Menelusuri Jalur Sutra 3

this formate

William Satriaputra, Ketua Forum Komunikasi Alumni ( FKA) ESQ wilayah Eropa dan Afrika yang juga eksekutif INNIO Groups menuliskan perjalanan wisata religinya Menelusuri Jalur Sutra. Berikut laporan perjalanannya bagian ke tiga.

“Bukhara sumber pengetahuan. Oh, Bukhara pemilik pengetahuan.”

Demikian Rumi dalam syairnya mengagumi Bukhara. Bukhar berarti lautan ilmu. Bukhara adalah kota tua (2500 thn) kedua yang kami kunjungi setelah Samarkand yang berusia 2750 tahun.

Sebelum Islam masuk penduduk disini penganut agama zoroaster (penyembah api). Tentara Islam memasuki Bukhara tahun 675 M dibawah pimpinan Ubaidillah bin Ziyad. Pada tahun 850 Bukhara menjadi ibu kota Dinasti Samanid.  Selama 150 tahun Dinasti Samanid berkuasa menjadikan Bukhara maju pesat sebagai pusat perdagangan dan ilmu pengetahuan. 

Setelah itu berbagai dinasti menguasai Bukhara hingga Jengis Khan dengan tentara Mongol menaklukkan Bukhara dan meluluh lantaka nya hingga seolah-olah tidak ada apa apa sebelumnya (Ibnu Asir). Di kota Bukhara inilah lahir tokoh tokoh besar yang berkontribusi besar seperti Imam Bukhori, Ibnu Sina, Ahmad Al-Karamani, Al- Khajandi dan banyak lagi.

Untuk ke Bukhara dari Samarkand kami menggunakan bullet train atau high speed train Afrosiyab. Dalam waktu 1.5 jam, alhamdulillah kami sudah tiba di Bukhara dan langsung melakukan city tour di kota tua yang seluruhnya menjadi world herritage.

Ada puluhan bangunan megah peninggalan masa lalu yang dapat kita lihat di Bukhara. Salah satunya adalah istana Emir atau disebut Ark Citadel. Ini adalah salah satu struktur arsitektur kuno. Bangunan raksasa dan terlihat tangguh dengan temboknya yang tinggi menjulang. menunjukkan akan sangat sulit ditembus pada zamannya.

Setelah masuk melalui gerbang utama kastil, terlihat jeruji besi tempat tinggal narapidana ditahan pada sisi kanan dan kiri. Seperti forbidden city di Peking, kota dalam kota, demikian juga dengan istana Emir ini. Disamping Emir, disana tinggal para pejabat negara, pasukan pengawal dan pelayan sebanyak 3.000 orang.

Dalam kastil benteng ini ada ruang emir, masjid, kamar perbendaharaan negara, harem, dan penjara bawah tanah. Keindahan desainnya terlihat pada pintu kayu di dalam kastil benteng yang dibangun dan di tempati sekitar abad ke-5 Masehi sebagai garnisun pasukan kerajaan disini yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban kota. 

Kastil benteng ini jatuh ketangan Rusia pada tahun 1920 dan emir terakhir mengungsi ke Dushanbe ibu kota Tajikistan sampai meninggal disana.

Setelah pertempuran pada tahun itu yang dimenangkan oleh tentara merah Soviet, Emir Bukhara mengasingkan diri ke Dushanbe ibu kota Tajikistan.

Sebelumnya Emir Mir Sayid Muhammad Alim Khan memprakarsai pembangunan sebuah istana baru yang dipersembahkan kepada sang istri Sitora. Pembangunan berlangsung beberapa tahun dan melibatkan arsitek Soviet yang menghasilkan istana baru dan keindahannya belum pernah terjadi sebelumnya karena merupakan gabungan gaya Oriental dan Barat.

Setelah istri Emir meninggal namanya diabadikan sebagai nama istana, Sitora Mokhi-Khosa (bahasa Tajik). Istana sempat mengalami kehancuran dan dibangun kembali oleh Emir Mir Sayid Muhammad.

Sekarang istana tersebut menjadi musium seni dan kerajinan. Berbagai benda seni dan barang antik dari masa lalu berada disini. Inilah sisa-sisa ke emiran Bukhara terakhir.

Masjid-Masjid yang indah

Di Bukhara terdapat kompleks Masjid Po-I Kalyan dengan dua bangunan bersejarah Menara Kalyan yang dibangun tahun 1127 pada masa pemerintahan Mohammad Arslan Khan. Disamping itu juga ada Madrasah Mir-i Arab yang dibangun tahun 1536 dengan penggagasnya Syekh Abdullah Yamani yang menjadi gurunya Ubaydullah Khan emir Bukhara saat itu.

Tinggi menara horor Kalyan ini 48 m dan digunakan sebagai tempat eksekusi para penjahat dengan cara melemparkannya kebawah. Menara Kalyan berbentuk silindris dengan diameter 6 m sampai 9 m. Menara ini masih berfungsi sebagai tempat eksekusi hingga tahun 1920. 

Lingkungan mesjid, Kasti Benteng dan menara pembantaian

Seratus tahun setelah menara ini didirikan,  Jengis Khan meluluh lantakan Bukhara dan dilapangan dekat menara Kalyan menjadi saksi puluhan ribu mayat disusun seperti piramid. 

Konon menara ini dibiarkan utuh karena Jengis Khan mengagumi keindahannya.Baru pada abad ke 16 Kompleks Masjid dan madrasah dibangun di sekitar menara.

Dari banyak jenis masjid di Bukhara terdapat satu masjid yang tidak memiliki ciri khas seperti masjid lainnya di Asia Tengah yaitu Masjid Bolo Hauz. Mesjid ini merupakan salah satu masjid yang memiliki keunikan karena memiliki pilar atau tiang-tiang kayu tinggi.

Penggunaan pilar-pilar inilah yang juga dikenal dengan nama masjid empat puluh pilar. Sedangkan nama Masjid Bolo Hauz itu artinya masjid berkolam.

Masjid ini memiliki kolam berbentuk oktagonal atau bersegi delapan, yang terletak pada halaman depan masjid. Bolo Hauz dibangun pada 1712 oleh Abu’l Fayud Khan (1711-1747), yang diperuntukkan bagi Bibi Khanum, ibu dari Dinasti Astarkhanid.

Dinasti ini merupakan bagian dari Khanate Bukhara yang menguasai Transoxiana dan Khurasan antara 1599 dan 1753. Masjid ini awalnya didirikan sebagai bagian dari masjid di lingkungan kerajaan yang berada di kawasan alun-alun Bukhara.

Masjid Bolo Hauz satu-satunya situs sejarah yang telah dirawat cukup baik di lingkungan ini. Kawasan alun-alun Registan Bukhara, layaknya alun-alun Registan di kota Samarkand.

Di alun-alun Registan Samarkand terkenal dengan pusat situs sejarah Islam penting, seperti madrasah Ulugh Beg era Timurid (abad ke 14-15) hingga makam para penguasa Dinasti Shaybanid (abad ke 16).

Sedangkan di lingkungan Registan Bukhara, Masjid Bolo Hauz merupakan bagian penting dari situs bersejarah Islam di kota ini hingga abad ke-19. Di kawasan masjid ini dikelilingi oleh dua masjid lain, dan di sekitarnya terdapat tempat tinggal para komandan tentara kerajaan.

Di lingkungan ini juga terdapat gudang senjata, tempat pembuatan senjata dan Khanqah atau dikenal dengan tempat berkumpulnya para sufi. Dalam perkembangannya beberapa ikon bagian masjid ini telah ditambahkan oleh penguasa setelah era Dinasti Astarkhanid. 

Di antaranya penambahan dekorasi fasad/eksterior pada bagian timur masjid oleh penguasa Dinasti Manghit terakhir Sayyid Alim Khan pada tahun 1914.

Pada tahun 1917, seorang seniman terkenal Shirin Muradov menambahkan dengan membangun sebuah menara kecil di halaman depan, terpisah dari bangunan masjid.

Bagian eksterior bangunan di balkon koridor tingkat dua pun ditambahkan pada awal abad ke 19. Dengan penyempurnaan tersebut, kini Masjid Bolo Hauz dikenal menjadi sebuah karya seni dekoratif nasional Uzbek.

Masjid ini terdiri dari sebuah teras yang menghadap ke timur, di ruang utama masjid terdapat ceruk seperempat kubah di setiap sudut atas ruang shalat. Sebuah ceruk setengah kubah di bagian depan menghadap kiblat, serta sebuah mihrab.

Jendela dengan ceruk bertingkat juga terdapat di bagian halaman depan sebagai ruang masuknya cahaya ke ruang utama masjid. Motif-motif geometris dan stalaktit atau sarang lebah menjadi dekorasi dari pintu masuk dan langit-langit masjid ini. Inilah sisa-sisa ke emiran Bukhara terakhir. ( bersambung).

EXPLORE! eps.11: Menikmati Keistimewaan Kota Yogyakarta (Part 2)

this formate

EXPLORE! by bisniswisata.co.id
eps. 11: Menikmati Keistimewaan Kota Yogyakarta (Part 2)

Sembari menghabiskan waktu liburan tahun baru, saya kembali melancong ke tempat kelahiran dari Ayah saya, Kota Yogyakarta. Selain memiliki kenangan tersendiri bagi saya, kota ini seakan selalu memanggil saya untuk kembali menikmati keistimewaan Kota Yogyakarta.

Kali ini, saya diajak oleh sanak saudara di Yogyakarta untuk mengawali perjalanan dengan mengunjungi Puncak Sosok. Sebuah obyek wisata yang bisa dibilang terletak tak jauh dari tempat keluarga kami tinggal. Obyek wisata yang mendapatkan review sangat baik dari pengguna Google ini menawarkan pemandangan Kabupaten Bantul yang dikelilingi bukit-bukit hijau dan langit senja nan indah.

baca juga : https://bisniswisata.co.id/explore-eps-5-menikmati-keistimewaan-kota-yogyakarta-part-1/

Selain itu, para pengunjung juga dapat ber-piknik dan menikmati jajanan yang dijual disekitaran area dengan harga yang sangat ramah di kantong. Dalam beberapa hari tertentu, pengunjung yang beruntung bahkan dapat menikmati ‘Live Music’ dari para seniman lokal Yogyakarta.

Keesokan harinya, saya kembali diajak oleh sanak saudara saya untuk berkunjung ke Tebing Breksi, sebuah area bekas penambangan kapur di Desa Sambirejo, Sleman, Yogyakarta yang disulap menjadi obyek wisata kekinian dengan berbagai macam ukiran-ukiran raksasa yang sangat ciamik untuk dijadikan spot-spot foto.

Dengan dibuatnya tempat wisata di daerah ini, para pelancong yang mendapatkan pilihan baru untuk berwisata di Kota Yogyakarta. Selain itu, penduduk sekitar juga mendapatkan banyak keuntungan. Dikutip dari tempo.co, pada awalnya tercatat sekitar 5.000 warga Desa Sambirejo bekerja sebagai petani. Namun setelah tempat ini dibuka pada tahun 2016, mayoritas warga mendapatkan mata pencarian yang lebih variatif.

Sepulang dari Tebing Breksi, saya dihubungi oleh Kiniko Benardo, Ferio Tersinida, Natascha Sabrie dan Rizqi Lee untuk berkunjung ke Hutan Pinus Pengger pada keesokan harinya. Obyek wisata yang satu ini bisa dibilang sudah eksis sejak lama. namun semenjak makin banyaknya anak-anak muda yang mencari spot-spot foto ‘Instagrammable’, para pengelola hutan-hutan pinus di wilayah ini mulai memperbaharui spot-spot di area hutan masing-masing dan berhasil menarik kaum milenial untuk berkunjung kesana.

beberapa foto penulis di Hutan Pinus Pengger, Yogyakarta.

Dengan hanya membayar tiket masuk sebesar Rp 2.500, kami dapat menikmati suasana sejuk asri dan alami disertai dengan harum aroma getah pinus seperti layaknya hutan pinus yang tumbuh di dataran tinggi,. Di area hutan, pengunjung bisa berkeliling dengan berjalan kaki melalui jalan-jalan setapak yang dibangun melalui rindangnya pohon pinus.

Bagaikan ciri khas hampir semua obyek wisata di Kota Yogyakarta, Hutan Pinus Pengger juga menawarkan pemandangan alam yang bisa dinikmati dari tepi bukit. Pada malam hari, para pengunjung juga dapat menikmati kesejukan malam ditemani lampu remang-remang yang sangat menenangkan.

Sebagai penutup, saya dan beberapa teman berkunjung ke Tugu Yogyakarta untuk merayakan malam pergantian tahun bersama ribuan pengunjung lainnya sambil menyaksikan parade kembang api yang menghiasi indahnya langit Yogyakarta.

Hotel Bintang 4 Jadi Rumah Sementara Tenaga Medis.  

this formate

Gubernur Anies Bawesdan mengecek kesiapan restoran hotel Grand Cempaka untuk para medis beristirahat. ( foto: instagram Anies Bawesdan)

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan hotel dengan kapasitas 700 kamar untuk menampung tenaga medis yang menangani pasien virus corona atau Covid-19. Mulai kemarin Hotel Grand Cempaka di kawasan Cempaka Putih telah diisi 400 orang tenaga medis.

Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Bawesdan mengatakan sebagian besar tenaga medis memilih untuk tidak pulang ke rumah lantaran takut menularkan virus kepada keluarganya. Oleh karena itu pihaknya menggunakan Hotel Grand Cempaka dan tiga hotel lainnya milik Pemprov DKI Jakarta  untuk menjadi tempat tinggal sementara bagi seluruh tenaga medis dari 24 rumah sakit yang menangani pasien corona.

“Mulai hari ini kami menyiapkan fasilitas tempat tinggal kepada tenaga medis, bagi dokter dan perawat sehingga mereka bisa istirahat dengan tenang, nyaman dan semua kebutuhannya dipenuhi, tidak harus jauh-jauh pulang ke rumah,” kata Anies saat menggelar konferensi pers di Jakarta, Kamis (26/3).

Penyebaran virus corona terus meluas bukan hanya masyarakat tetapi juga para dokter dan tenaga medis lainnya. Berdasarkan catatan Anies, hingga kini terdapat total 50 orang terdiri dari dokter dan perawat yang terinfeksi Covid-19 di ibu kota. Jumlah tersebut meningkat dua kali lipat dibandingkan data pada 20 Maret 2020. 

Oleh karena itu, pemerintah DKI Jakarra gerak cepat dan memberikan dukungan penuh bagi seluruh tenaga medis. Selain tempat tinggal sementara, dukungan diberikan dengan menyiapkan alat pelindung diri dengan jumlah dan kualitas yang memadai serta memprioritaskan tenaga medis untuk mendapatkan rapid test.

Menurutnya, saat ini peran dan tanggung jawab tenaga medis begitu besar untuk menanggulangi pandemi virus corona ( Covid-19). Oleh karena itu, untuk mengurangi beban para petugas medis, Anies menegaskan agar masyarakat membatasi interaksi.

Perang melawan pandemi ini akan berlangsung lama. Maka itu, diperlukan kerja sama baik itu dari pemerintah, lembaga-lembaga swasta dan masyarakat untuk mengurangi risiko penularan.

“Ini berlangsung bukan sehari dua hari atau seminggu dua minggu. Mungkin waktunya panjang, karena itu kami berharap langkah yang kami lakukan membutuhkan keterlibatan semua pihak,” kata Anies

Fasilitas Hotel 

Sebanyak 220 kamar dengan 414 tempat tidur disediakan di Hotel Grand Cempaka. Novita Dewi, Direktur Utama PT Jakarta Tourisindo (Jaktour) mengatakan di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat  hingga saat ini baru dua RSUD yang mengirimkan tenaga medisnya untuk tinggal di hotel yang disediakan oleh Pemerintah itu, yaitu RSUD Pasar Minggu dan RSUD Tarakan.

Dia mengatakan seluruh karyawan Hotel Grand Cempaka dites laboratorium. Ini untuk memastikan siapa pun yang berada di dalam hotel negatif korona. Pengecekan ketat juga dilakukan di pintu masuk dan keluar hotel. 

Pemprov DKI, kata dia, telah menyediakan dua bilik disinfeksi masing-masing untuk tenaga medis dan untuk umum.Kemudian di kamar setiap hari begitu mereka check out untuk berangkat ke rumah sakit, kamar dibersihkan dan disemprot disinfektan.

Gubernur Anies Bawesdan mengecek kenyamanan kamar hotel Grand Cempaka untuk para medis beristirahat. ( foto: instagram Anies Bawesdan)

Hotel yang berada di Jalan Jenderal Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat ini telah ditempati sebanyak 400 tenaga medis yang menangani pasien virus corona di RSUD Tarakan, dan RSUD Pasar Minggu, mulai kemarin.

Lokasinya cukup  strategis misalnya depan hotel dekat dengan halte busway yang memiliki jaringan bus ke penjuru kota. Jaraknya hanya 1 kilometer dari Rumah Sakit Islam Jakarta, kurang dari 2 kilometer dari pusat perbelanjaan  ITC Cempaka mas, sekitar 2,6 Km ke Wisma Atlit yang menjadi Rumah Sakit Darurat Covid-19 serta dekat dengan Stasiun Pasar Senen.

Ada 6 tipe kamar di hotel ini yaitu Grand Deluxe Room, Superior Room dan Deluxe Twin Room, Deluxe King Room, Junior Suite serta  Standard Family Room. Fasilitas kamar ini untuk memenuhi semua kebutuhan para tamu. 

Kamar didesain dengan ruang yang luas dan dilengkapi dengan kamar mandi pribadi lengkap dengan shower, bathtub air hangat dan dingin, serta pengering rambut. Kamar dilengkapi dengan telepon dengan akses jaringan nasional dan internasional, TV satelit, surat kabar harian, dan akses internet tanpa kabel (wireless). Selain itu, sebuah minibar, satu set setrika, dan AC juga disediakan di semua kamar.

Sebagai hotel bisnis, Grand Cempaka yang banyak dimanfaatkan berbagai instansi pemerintah dan swasta untuk menyelenggarakan kegiatan MICE ini jadi hunian yang nyaman kepada para tamunya baik para pebisnis atau para pelancong. 

Hotel menyediakan fasilitas kepada para tamu seperti lobi, fasilitas pertemuan (meeting room), ballroom dengan kapasitas 1200 orang, serta restoran, lounge dan bar. Ada akses internet tanpa kabel (wireless), ruang Fitness, kolam renang out door, sauna dan juga tersedia pelayanan spa, laundry (keduanya dikenakan biaya).

Hotel BUMD milik Jaktour Group atau PT. Jakarta Tourisindo, salah satu Badan Usaha Milik Daerah DKI Jakarta, yang pengelolaannya berada di bawah naungan Pemprov DKI Jakarta. Di kelola sejak 1996, hotel  ini tarifnya juga terjangkau antara Rp 400.000 hingga Harga Rp 690 ribu per malam.

Selain Hotel Grand Cempaka Business, ada sebanyak 6 hotel lainnya yang berada di bawah naungan Jaktour, yakni Grand Cempaka Resort Bogor, D’Arcici Alhijra, D’Arcici Plumpang, D’Arcici Sunter, C’One Pulomas, dan C’One Cempaka Putih.

Novita Dewi mengatakan tenaga medis yang menginap, beristirahat, dan makan disediakan cuma-cuma oleh hotel ini. Sebelumnya tenaga medis mesti memenuhi persyaratan yaitu mendapatkan surat pengantar dari rumah sakit dan kemudian berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan.

Pihaknya  sebagai penyedia jasa dan layanan bagi para tenaga medis tersebut berkomitmen memberikan layanan bagi para garda terdepan itu sesuai dengan arahan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Begitu pula untuk makan sistemnya ‘free flow’, baik pagi, siang, malam termasuk snack dan kopi. 

“Hotel-hotel lainnya milik Pemprov sedang dipersiapkan pula untuk rumah sementara bagi para tenaga medis garda terfepan wabah virus Covid-19 karena di DKI ada  tenaga medis dari 24 rumah sakit  yang akan ditampung sementara ” kata Novita Dewi.

 

Qatar Bantu Penumpang Yang Terhambat Pulang ke Negaranya  

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id :  Qatar Airways melakukan sejumlah upaya untuk tetap beroperasi dalam melayani penumpang yang hendak kembali ke negara asalnya di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Perusahaan penerbangan yang bermarkas di Doha ini terus beroperasi dan memulangkan para penumpang sebisa mungkin dalam situasi  sulit pandemi global Covid-19 untuk menyatukan kembali para penumpang yang terhambat perjalanannya dengan keluarga tercintanya.  

Pesawat dilengkapi dengan  sistem filter udara  yang canggih serta dikombinasikan  dengan penyaringan bio-keamanan (bio- security screening),  menandakan bahwa penerbangan terus  beroperasi dengan okupansi yang signifikan 

Berdasarkan keterangan resminya, maskapai ini menyampaikan terus beroperasi dengan jumlah yang signifikan untuk melayani kembali para penumpang yang terhambat perjalanannya.

“Komitmen untuk memulangkan penumpang meningkat pada 24 Maret 2020 dengan menambahkan 10.000 ekstra kursi dalam jaringan maskapai kami. Kami juga menyediakan layanan carter ke Eropa dan Amerika dari Asia,” jelas manajemen.

Selain itu, upaya penambahan jadwal penerbangan ke Paris, Perth dan Dublin dari Doha. Untuk pelayanan dari Frankfurt, London Heathrow dan Perth ditingkatkan dengan menambahkan pesawat jenis Airbus A380 pada rute-rute tersebut.

Secara statistik, maskapai yang berbasis di Timur Tengah ini mencatat selama tujuh hari terakhir lebih dari 80 persen load factor adalah penerbangan menuju Inggris Raya (UK). Disusul Perancis dan Jerman sebesar 36 persen untuk pelayanan keluar dari negara-negara tersebut.

Data tersebut mengilustrasikan tingginya permintaan untuk perjalanan kembali ke negara – negara tersebut. Selain itu maskapai yang menyandang status bintang lima dari Skytrax ini juga telah menerbangkan lebih dari 100.000 penumpang pulang dalam tujuh hari terakhir. Qatar Airways mengklaim 72 persen penumpang yang diterbangi merupakan kewarganegaraan negara yang mereka tuju.

Maskapai tersebut juga bekerja sama dengan kedutaan besar seluruh dunia untuk mengoperasikan pelayanan tambahan sekali jalan dari destinasi – destinasi seperti Phnom Penh, Denpasar, Manila dan Kuala Lumpur ke Eropa.

Hingga kini Qatar Airways masih beroperasi ke 70 destinasi. Namun angka ini dapat berkurang kedepannya karena berbagai negara mulai memberlakukan pembatasan. Hingga 25 Maret 2020, Qatar Airways masih terus terbang dari Jakarta dan Denpasar untuk melayani para penumpang yang ingin kembali pulang ke negaranya.

 

    

 

471 Penumpang Rossiya Airlines Kembali ke Moskow

this formate

BALI, bisniswisata.co.id; SEJUMLAH 471 orang penumpang jasa angkutan udara Rossiya Airlines (Aeroflot) SU 6296, boleh bernapas lega dan kembali ke Moskow dengan nyaman. Setelah dikeluarkan release penjelasan hal SE Gubernur Bali No. 45/Satgas Covid19/III/2020  yang ditujukan kepada aparat keamanan, bendesa adat dan pecalang, sekaligus menjawab permohonan Duta Besar Rusia di Indonesia perihal keleluasaan transportasi darat menuju bandara Ngurah Rai.

Pasalnya himbauan untuk tetap tinggal di rumah, meniadakan acara- acara yang melibatkan banyak personalia sehari setelah perayaan Nyepi (Rabu 25 Maret 2020) oleh Gubernur Bali, menimbulkan beragam bentuk implementasi di lapangan sesuai kesepakatan aparat  daerah. Dari larangan melintas sampai tidak ada angkutan umum, mau pun layanan tranportasi on- line yang beroperasi. Kondisi ini, sangat merisaukan wisatawan yang harus meninggalkan Bali pada hari Kamis, 26 Maret 2020.

Kondisi yang mengharuskan pihak Kedutaan Besar rusia turun tangan, membantu warganya yang sedang berlibur di Bali. Duta Besar Rusia Liudmila Vorobieva memohon keleluasaan bagi moda transportasi wisman Rusia menuju bandara Ngurah Rai. Riskan bagi wisatawan jika melakukan penjadualan ulang keberangkatannya dalam situasi kurang menentu akibat wabah COVID-19.

Selain keterbatasan angkutan udara, sejumlah bandara point- point transit perjalanan wisata telah melakukan pembatasan layanan meski pun sekadar transit, ungkap sumber bisniswisata.co.id dari DPD ASITA Bali.

Khusus untuk penerbangan ke Moskow- Bali dan sebaliknya hanya dilayani dua (2) kali seminggu setiap Senin dan Kamis, sampai  tanggal 2 April mendatang. “Kami belum mendapat summer schedule dari pihak Rusia,” ungkap Manager PT. Duta Buana Express GSA for Aeroflot Airlines, Agustinus Pakeseko.

Penjelasan resmi dari pihak Kominfo Prov. Bali tersebut membantu para pemegang tiket Rossiya Airlines tiba di bandara Ngurah Rai tepat waktu dan kembali ke negaranya dengan aman.

Aeroflot, maskapai nasional Rusia yang didirikan pada 9 Februari 1923 dan merupakan anggota aliansi SkyTeam. Aeroflot sejauh ini telah membuka jalur penerbangan ke 148 tujuan di 56 negara. Rossiya Airlines adalah anak perusahaan Aeroflot Russian Airlines, yang melayani penerbangan bandara internasional Ngurah Rai, Bali dengan bandara Sheremetyevo Moskow.

Memiliki 248 armada, operator penerbangan ini telah meraih penghargaan : Sebagai maskapai penerbangan terbaik di Eropa Timur Airline Awards 2018 ketujuh kalinya di – Skytrax World. Penerbangan Bintang 4 – Skytrax.  Penerbangan global bintang lima oleh asosiasi penerbangan USA- APEX dan maskapai penerbangan terkuat di dunia menurut konsultan strategi – Brand Finance.

Pada 29 Oktober 2018, resmi melayani  rute penerbangan ke bandara Ngurah Rai, yang membuka peluang makin meningkatnya kunjungan warga Rusia berwisata ke Bali. Tecatat dalam situasi industri yang terdampak wabah kesehatan CONVID-19, pasar Rusia masih masuk 10 besar pasar wisman berlibur di Bali.

Dalam catatan statistik yang dikeluarkan pengelola bandara Ngurah Rai termaktub pada periode Januari –  Februari tahun 2020, sebanyak 901.670 wisatawan manca negara memasuki Bali, turun 2.2% jika dibandingkan periode sama tahun 2019.–sebanyak 921.839 wisman–.

Dengan jumlah 185.652 wisatawan, Australia menempati urutan pertama terbanyak pada periode Januari – Februari 2020, disusul oleh Cina dan India dengan jumlah total masing-masing sebanyak 118.466 dan 60.380 wisawatan. Jika diukur dengan persentase, jumlah wisatawan Australia, Cina, dan India masing-masing menempati porsi sebanyak 20,6%, 13,1%, dan 6,7% dari total kunjungan dua bulan pertama di tahun 2020.

Jika dilakukan perbandingan jumlah wisatawan di bulan Februari 2020 dibanding dengan Februari 2019, dari 10 besar negara penyumbang wisatawan terbanyak di bulan Februari 2020 wisatawan asal Rusia mengalami pertumbuhan tertinggi, dengan tingkat pertumbuhan sebesar 59%. Menyusul di tempat kedua dan ketiga adalah Perancis dan Jerman, masing-masing dengan pertumbuhan sebesar 34% dan 22%. 

Lion Air Group “Suspend” Layanan Papua

this formate

JAYAPURA, bisniswisata.co.id; BERDASARKANpemberitahuan dari Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah X mengenai penutupan angkutan penumpang di bandar udara Provinsi Papua,  Lion Air Group menghentikan sementara (suspend) layanan penerbangannya per Kamis, 26 Maret 2020 pukul 00.00 waktu setempat sampai Kamis, 9 April 2020 pukul 23.59 WIT.

Suspend dilakukan dalam upaya menekan laju penyebaran COVID-19, demikian surel yang diterima bisniswisata.co.id dari manajemen Lions Air Group.

Operasional layanan penerbangan penumpang domestik di Provinsi Papua, Lion Air Group memiliki rata-rata 35 frekuensi penerbangan per hari pergi pulang (PP), mencakup kota sebagai berikut:

1.       Jayapura – Bandar Udara Internasional Sentani (DJJ),

2.       Merauke – Bandar Udara Mopah (MKQ),

3.       Mimika – Bandar Udara Internasional Mozes Kilangin, Timika (TIM),

4.       Nabire – Bandar Udara Douw Aturure (NBX),

5.       Yahukimo – Bandar Udara Nop Goliat Dekai (DEX),

6.       Jayawijaya – Bandar Udara Wamena (WMX).

Dari Papua Lion Air melayani penerbangan Jayapura – Sorong  1 kali per hari, ke Makassar, 2 kali per hari, ke Merauke 1 kali per hari, Jayapura – Sorong – Manado 1 kali per hari , Soekarno-Hatta – Jayapura 1 kali per hari,  Jayapura – Makassar – Soekarno-Hatta 2 kali per hari.

 Wings Air  melayani rute Jayapura – Wamena 2 kali per hari, ke Dekai 2 kali per hari,  Nabire 2 kali per hari,  Nabire – Manokwari 1 kali per hari, ke Sorong 1 kali per hari, ke Ambon 1 kali per hari. Rute Timika – Wamena 1 kali per hari, ke Nabire 1 kali per hari, ke Tual, ke Langgur 1 kali per hari.

Batik Air melayani rute Jayapura – Timika 1 kali per hari, ke Makassar  1 kali per hari, rute Jayapura – Makassar – Soekarno-Hatta 1 kali per hari,  Jayapura – Soekarno-Hatta 1 kali per hari, rute Timika – Makassar 1 kali per hari, ke  Soekarno-Hatta 1 kali per hari. Sampai berita ini ditayangkan, belum diperoleh informasi kebijakan layanan angkutan udara dari operator penerbangan lainnya.

Pasar Mama-mama Papua Dibatasi Jam Operasionalnya.

this formate

Wanita Papua menjual buah pisang di Pasar Mama Mama Papua ( foto: Dok. Edy Sutrisno)

JAYAPURA, bisniswisata.co.id: Pasar Mama-Mama Papua yang legendaris karena keberadaannya diperjuangkan sejak 2003 dan baru terwujud menjadi bangunan permanen di jantung kota Jayapura terkena imbas  wabah Covid-19.

Mulai Kamis ini hingga 14 hari ke depan Pemerintah Provinsi Papua secara resmi menutup bandara dan pelabuhan di 29 kabupaten dan kota termasuk Pasar Mama Mama Papua untuk memaksimalkan upaya pencegahan virus Corona atau Covid-19.

Pasar Mama Mama Papua tepatnya di depan Hotel Aston Jayapura, sebuah pasar permanen bergaya modern. Keberadaannya unik karena pasar Mama-Mama Papua menjadi satu-satunya pasar tradisional di Indonesia yang dikhususkan bagi perempuan asli Papua.

Letaknya di depan hotel Aston membuat tamu-tamu hotel kerap menghabiskan waktu luang untuk membeli oleh-oleh. Dibangun 4 lantai di Jalan Percetakan, salah satu jalan protokol di Kota Jayapura. Pasar Mama-Mama Papua menjadi bukti pemerintah dalam upaya mendukung pemberdayaan perempuan di Papua, khususnya pada bidang ekonomi kerakyatan.

Pasar yang dibangun pada era pemerintahan Presiden Joko Widodo periode pertama, tak hanya ada di Kota Jayapura. Pasar Mama-Mama Papua juga terdapat di Sentani, Kabupaten Jayapura dengan nama Pasar Prahaa, hingga di Provinsi Papua Barat.

Pasar yang di Kota Jayapura ini dapat menampung hingga 300-an pedagang. Lantai 1 pada pasar itu ditempati oleh pedagang buah, sayur hingga ikan dan daging. Lalu, lantai 2 ditempati oleh pedagang yang menjual kerajinan tangan Papua, seperti noken, –tas rajutan tradisional Papua atau cinderamata lainnya.

Sedangkan pada lantai 3, dikhususkan untuk penjualan makanan khas Papua, termasuk ruangan untuk Rumah Anak Harapan yang diperuntukkan bagi anak-anak pedagang.

“Khusus bagi Pasar Mama Mama Papua beroperasinya mulai jam 16.00 sampai dengan pukul 20.00 WIT saja ” kata Lukas Enembe dikutip dari Papuaprov.go.id. Padahal biasanya justru malam hari pasar ini makin ramai oleh pembeli.

Keputusan pembatasan pengoperasian pasar dan penutupan bandara dan pelabuhan  ini merupakan hasil kesepakatan antara Gubernur Papua Lukas Enembe bersama Forum koordinasi pimpinan daerah (Forkompinda) serta para bupati, dalam rapat penanganan dan penanggulangan Covid-19 di Papua.  

Selain penutupan bandara dan pelabuhan Pemerintah Provinsi Papua juga berlakukan pembatasan sosial dengan memblokir pergerakan penduduk lokal Papua terutama dari dan ke wilayah La Pago, Mee Pago, Animha serta Mamta.

Menurut Gubernur Enembe pembatasan sosial dimaksud melarang sementara waktu orang masuk ke Papua, baik lewat jalur udara maupun laut. Namun transportasi barang boleh masuk.

Keputusan ini terpaksa diambil mengingat sudah ada dua Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dinyatakan positif Covid-19. Kendati dilakukan pembatasan sosial, status Papua terkait pendemi Covid-19 masih siaga darurat.

Penutupan akses transportasi juga dilakukan pada pos lintas batas darat negara (PLBN). Sementara hasil keputusan Gubernur, Forkompinda dan para bupati juga menyepakati memberi waktu aktivitas masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dan aktivitas lainnya secara terbatas antara pukul 06.00 sampai pukul 14.00

 

‘Antisipasi Kasus Covid-19, Hotel dan Balai Diklat Bisa Jadi Ruang Isolasi ‘

this formate

Ganjar Pranowo, Gubernur Jateng tengah berkordinasi dengan jajarannya seandainya ada lonjakan kasus Covid-19 ( Foto: Jatengprov.go.id)

SEMARANG, bisniswisata.co.id: Tak ada rotan, akar pun jadi. Kekurangan rumah sakit dalam menangani wabah virus corona, hotel dan balai pendidikan latihan pun bisa beralih fungsi menjadi fasilitas kesehatan.

Balai diklat dan hotel dipilih sebagai ruang isolasi karena memiliki banyak kamar. Adalah Ganjar Pranowo, orang nomor satu Jawa Tengah yang memiliki ide itu dikutip dari situs jatengprov.go.id, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan TNI/Polri untuk memanfaatkan aset milik dua lembaga negara itu sebagai ruang isolasi.

” Kami akan mempersiapkan balai diklat dan hotel milik Pemerintah Provinsi Jateng sebagai ruang isolasi darurat untuk pasien Covid-19.Bahkan sekarang saya sudah meminta BPBD untuk mendata, berapa jumlah tenda yang kita punya. Kami sudah mengantisipasi sampai sedetil itu sambil terus berusaha melakukan langkah-langkah preventif,” kata Ganjar, Gubernur Jateng.

Namun Gubernur Jawa Tengah tak berharap hal itu terjadi. Ia akan berupaya menekan persebaran Covid-19 seoptimal mungkin. Beberapa rumah sakit swasta telah dipersiapkan. Meski tidak memiliki ruang isolasi banyak, namun bantuan dari rumah sakit swasta itu diharapkan mampu menanggulangi wabah ini.

Sebagai antisipasi melonjaknya pasien positif Covid-19 Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyiapkan rumah sakit lini satu sebanyak 13. Rumah sakit lini dua sebanyak 45 dan lini tiga adalah sisanya. Beberapa rintisan rumah sakit di Solo dan Brebes juga akan disiapkan khusus untuk ini.

Ganjar menjelaskan tindakan preventif harus dilakukan agar tidak tertular dan lari ke rumah sakit. Itu pasti memberatkan dan rumah sakit tidak akan mampu. “Untuk itu saya perintahkan seluruh bupati/wali kota, camat, lurah hingga RT/RW gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar warga tetap tinggal di rumah,” tegasnya.

Dia juga memerintahkan jajarannya untuk menghitung dampak sosial akibat virus corona. Ini sesuai arahan presiden, yang memerintahkan pemerintah daerah untuk melakukan relokasi dan realokasi anggaran yang ada. Sejumlah anggaran yang tidak mendesak, harus diarahkan pada kepentingan penanganan corona.

Pemprov Jawa Tengah telah menyiapkan Rp100 miliar untuk kebutuhan di sektor kesehatan. Karena dinilai kecil Ganjar menyebut  social safety net, sedang dipersiapkan dengan meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan penghitungan.

 

 

Insan Wisata Jogjakarta ‘Reresik’ Lokasi Wisata

this formate

Insan wisata Jogjakarta tengah membersikan ukiran batu di obyek wisata Tebing Breksi ( foto: Visitjogja.com)

JOGJAKARTA, bisniswisata.co.id: Penyebaran wabah Covid-19 seolah tak punya batasan dan terbukti semua diterabas. Tak memedulikan tempat, siapa dan waktu. Virus yang berawal dari wilayah Wuhan Provinsi Hubai Tiongkok sejak Januari 2020 ini telah menelan ribuan korban meninggal di ratusan negara di dunia.

Sebagai bentuk pencegahan penyebaran virus berbahaya ini semua bidang, semua pihak, mau tidak mau, suka tidak suka harus mendukung negeri ini agar Covid-19 tidak meluas. Imbauan pemerintah agar jaga jarak (social distancing) pun harus dipatuhi masyarakat. 

Masyarakat diimbau tidak berkerumun, tidak melakukan perjalanan yang bersentuhan dengan fasilitas publik. Berdiam di rumah sesuai anjuran yang dilakukan pemerintah hingga awal April 2020 mendatang.

Akibatnya banyak agenda besar kegiatan olahraga, seni bahkan ujian nasional pun ditiadakan. Semua itu harus dilakukan demi menjaga kesehatan masyarakat banyak.

Selain itu pelbagai pihak pun berinisiatif melakukan bersih lingkungan, di antaranya membersihkan sarana publik dengan disinfektan. Kesadaran bersih-bersih agar Covid-19 tidak meluas juga ditunjukkan pelaku wisata di Jogjakarta, destinasi wisata ke dua setelah Bali yang banyak dikunjungi wisatawan nusantara atau domestik maupun mancanegara.

Beberapa waktu lalu Gerakan Masyarakat Pelaku dan Pengelola Wisata pun melakukan aksi ‘Reresik Wisata Jogja’. Gerakan ini dilaksanakan sebagai respons cepat atas perkembangan terbaru dan arahan Gubernur DIY agar bersih desa dilakukan di masing masing wilayah termasuk destinasi wisata.

Gerakan reresik wisata Jogja ini dilaksanakan selama 5 hari di beberapa  destinasi wisata di wilayah DIY. Obyek-obyek wisata di antaranya Tebing Breksi, Penting Sari, Kampung Flory, Blue Lagoon, Taman Candi Kedulan, Kawasan Candi Banyunibo dan Tebing Banyunibo.

Destinasi atau obyek wisata lainnya yang dibersihkan adalah Pinussari, Seribu Batu, Lintang Sewu, Pinus Pengger, Becici, Pinus Asri, Telaga Jonge, Ngingrong, Nglanggeran, Nglinggo dan Dewa Wisata Segaji.

Para pelaku wisata melakukannya sebagai komitmen dan kemandirian para pelaku wisata untuk mewujudkan Sapta Pesona Wisata DIY dengan harapan bisa berimbas ke sektor yang lain, tak hanya wisata saja. Gerakan Reresik Wisata Jogja ini menyasar pada fasilitas yang sering tersentuh tangan dengan memaksimalkan disinfektan.

Selain itu destinasi wisata wajib menyediakan sarana cuci tangan dengan sabun dan air mengalir yang dilengkapi dengan tissue dan tempat sampah tertutup pada akses masuk obyek wisata. ‘Reresik Wisata Jogja’ melibatkan seluruh pelaku wisata di masing-masing obyek wisata agar fokus dalam rangka pembersihan lingkungan dan perbaikan sarana wisata. 

Sugeng Handoko, penggerak ekowisata Gunung Api Purba Nglanggeran mengatakan sejak Senin 23 Maret 2020 mulai pukul 12.00 WIB tutup sementara sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan.

Pengelola Desa Wisata Nglanggeran ini mengikuti himbauan pemerintah untuk mengurangi Dampak Covid-19 dengan mengurangi kontak fisik ( Social Distancing) Kami pengelola Desa Wisata Nglanggeran memutuskan untuk menutup sementara semua aktivitas kegiatan kepariwisataan di Desa Wisata Nglanggeran.

Pihaknya pedulikpada masyarakat terutama wisarawan semua, seperti peduli kepada keluarga sendiri yang sangat bernilai. Oleh karena itu obyek wisata Gunung Api Purba, Embung Nglanggeran, Air Terjun Kedung Kandang, Kampung Pitu dan kegiatan paket Desa Wisata  melakukan penutupan sementara aktifitas wisata tersebut

Untuk tamu yang sudah melakukan pemesanan dan sudah mengatur jadwal agar dapat melakukan komunikasi dan menjadwalkan ulang kunjungan ke Desa Wisata Nglanggeran, tambah Sugeng.

 

Menelusuri Jalur Sutra 2

this formate

William Satriaputra dan istri Emma Rodini di komplek Makam Imam Bukhari. ( foto: dok. pribadi) 

William Satriaputra, Ketua Forum Komunikasi Alumni ( FKA) ESQ wilayah Eropa dan Afrika yang juga eksekutif INNIO Groups menuliskan perjalanan wisata religinya Menelusuri Jalur Sutra. Berikut laporan perjalanannya bagian kedua.

Rasanya tidak lengkap kalau kita tidak mengunjungi alun alun kota Samarkand,  tempat orang ramai berkumpul. Berbagai kegiatan dan acara diadakan di Registan Square seperti sesi foto pernikahan, sunatan, tari tarian tradisional, sholat Idul Fitri, Idul Adha dan lainnya.

Ada tiga madrasah yang dibangun disini adalah akademi bagi ulama Muslim sejak abad pertengahan. Madrasah Ulugh Beg, madrasah tertua, dibangun pada 1417-1420, kemudian Madrasah Sher Dor (1619-1636) dan yang termuda, Madrasah Tillya Kori (1646-1660).

Gerbang nan megah dengan jendela-jendela melengkung di tiga Madrasah ini menghadap ke alun-alun. Sudut-sudutnya diapit menara-menara tinggi dengan bentuk proporsional. Panel mosaik di atas lengkungan pintu masuk dihiasi dengan ornamen berbentuk geometris. 

Halaman dalamnya berbentuk persegi terdiri dari sebuah masjid dan ruang-ruang kuliah yang dibatasi dengan kamar-kamar asrama tempat para murid tinggal. Awal mulanya, Madrasah Ulugh Beg adalah sebuah bangunan bertingkat dua dengan empat ruang kuliah di setiap sudutnya. Madrasah ini menjadi salah satu universitas Islam terbaik di abad XV.

Seperti kebanyakan pintu gerbang pada bangunan berarsitektur Islam, di setiap pintu gerbang Madrasah akan terlihat sebuah serambi bertingkat dua yang berada di bagian halaman dan terhubung dengan ruang-ruang kelas yang berjumlah 50 ruangan. Ruangan kelas ini berdekatan dengan bangunan masjid emas yang terdapat di dalam kompleks Madrasah Ulugh Beg.

Sebuah ruang berkubah menempati empat penjuru bangunan utama masjid yang dilapisi emas 37 kg, mengapit lorong masjid yang mengarah ke barat. Ruang kelas dan bangunan masjid ini dibatasi oleh ruang asrama, tempat tinggal para siswa.

Bagian dinding luar bangunan yang terdapat di kompleks Madrasah berhiaskan aneka ragam mosaik dan marmer. Sebagai salah satu lembaga pendidikan tinggi tertua, Madrasah Ulugh Beg telah melahirkan sejumlah ilmuwan Muslim hebat pada zamannya.

Salah satunya adalah Abdurakhman Djami, seorang penyair, ilmuwan, sekaligus filsuf terkemuka. Bahkan Emir Ulugh Beg, sang penggagas berdirinya madrasah ini pun pernah mengajar di sana.

God is my judge

Tuhan adalah penentu saya, inilah kalimat yang menjadi arti nama nabi Daniel yang makamnya terdapat di Samarkand. Nabi Daniel dihormati oleh agama Islam, Kristen dan Yahudi. Dalam agama Yahudi beliau termasuk 4 nabi besar yang bukunya masuk dalam perjanjian lama. 

Nabi Daniel lahir di Yerusalem yang hidup pada tahun 620 SM hingga 538 SM dari keturunan nabi Daud dan nabi Sulaiman. Kisah kehidupannya tidak diceritakan dalam Al-Quran tetapi namanya dikenal saat penaklukan Iskandariyah pada masa Khalifah Umar bin Khatab.

Setelah Nabi Musa wafat, Nabi Daniel menyeru kebaikan kepada umatnya. Namun ia di dustakan oleh kaumnya sehingga ditangkap dan diadili oleh raja Nebukadnezar yang memberikannya pada singa- singa lapar.

Pertolongan Tuhan memang tidak pernah terlambat singa – singa buas tersebut menjadi jinak. Nabi Daniel hidup bersama mereka sampai seseorang bernama Armiya diutus untuk membebaskannya. Panjang makam sekitar 17 m karena bagian tubuhnya (lengan) yang dibawa Emir Timur dan dikuburkan di Samarkand setiap tahunnya tumbuh 1 cm. 

Komplek makam Nabi Daniel yang kisah kehidupannya tidak diceritakan dalam Al-Quran tetapi namanya dikenal saat penaklukan Iskandariyah pada masa Khalifah Umar bin Khatab.

Kata-kata bijak Orang diciptakan untuk Agama bukan agama diciptakan untuk orang No man was created for religion, but religion for man  adalah kata-kata yang disampaikan oleh Sayid Ahmad sayid jallaluddin atau juga dikenal dengan nama Mahdumi Azam.

Siapa Imam Mahdumi Azam? Beliau dilahirkan tahun 1461 di kota Kasan di lembah Fergana Uzbekhistan. Beliau keturunan Nabi Muhammad SAW dan Theolog dan pemimpin sufi terkenal Burkhanudin Kilich.

Informasi tentang ini bersumber dari  “Djomeul-makomat”, “Ravoyihul-kuds”, “Tuhfatul-zoirin” Nasir ad-din ibn amir Muzaffar, “Tazkirai Azizon”, “Hidoyatnam”.

Waktu masih remaja Mahdumi Azam sekolah di madrasah terkenal di Tashkent dan menjadi murid Khoja Ahrar, seorang tokoh terkemuka di  Asia Tengah dan pengikut Naqsabandi. Setelah sang guru meninggal beliau menjadi murid Maulan Muhammad Qazi tokoh Naqsabandi hingga akhirnya dia juga menjadi mentor Naqsabandi.

Mahdumi Azam tiba di Kashgar tahun 1533. Beliau penulis “Tazkerei Khodzhagan” beliau sangat dihormati dan mendapat lahan yang luas dari penguasa penguasa Kashgar dan meninggal di Samarkand tahun 1542.

Banyak orang terkenal termasuk penguasa saat itu yang menganggap Mahdumi Azam sebagai guru spiritual mereka. Termasuk keturunan Amir Timur seorang pujangga dan penguasa Zahiriddin Muhammad Babur. 

Atas inisiatif pimpinan militer Janibek Sultan, beliau pindah ke  lembah Mienkal – 12 km dari Samarkand di Dagbit (Distrik Akdarya) dan tinggal disini sampai meninggal tahun 1542. Wisarawan yang datang masih bisa menyaksikan rumahnya yang luas (lebih dari 20 ha) ditanami pohon dan tanaman yang hidup hingga saat ini.

Mahdumi Azam menulis lebih dari 30 buku dalam bahasa Persia-teknik dalam bidang filosofi, geologi dan hukum. Beberapa iantaranya terangkum dan diberi nama “Majmua ar-Rasoil.

Sang Pencerah 

Salah satu tujuan kami ke Uzbekistan adalah ziarah ke makam Imam Bukhari yang letaknya sekitar 25 km dari kota Samarkand. Dia dijukuki Sang Pencerah dari Uzbekistan (Amirul Mukminin fil Hadits). Alhamdulillahdi pagi yang berkabut dan hujan rintik rintik rombongan kami tiba ditempat tujuan.

Nama Presiden Soekarno dari Indonesia begitu dikenal oleh para imam dan penjaga makam disini dan ini berkaitan dengan kisah ditemukannya makam Imam Bukhari, seorang perawi nabi yang sangat termasyur di kalangan umat Islam.

Nampak keistimewaan diberikan kepada orang Indonesia yang ingin ziarah sehingga boleh masuk ke makam Imam Bukhari dibawah lantai. Termasuk kami, alhamdulillah diperbolehkan masuk untuk berdoa dan menyaksikan dari dekat makamnya dan bahkan menyentuhnya.

Komplek makam Imam Bukhari yang banyak dikunjungi wisatawan Indonesia

Peran Soekarno di balik penemuan makam Imam Bukhari di Uzbekistan yang merupakan negara di Asia Tengah pecahan Uni Soviet. Sejarah Soekarno dengan bangsa Uzbekistan dimulai ketika paska Konferensi Asia Afrika (KAA) di Bandung tahun 1955. 

Pemerintah Soviet mengundang Soekarno untuk melakukan kunjungan kenegaraan ke Moskow. Saat itu, Soekarno sadar sebagai Presiden Indonesia yang dianggap sebagai pemimpin negara-negara non blok harus bersikap netral terhadap blok timur maupun blok barat.

Pada sisi lain, Soekarno menyadari bahwa Indonesia butuh dukungan Soviet untuk melegitimasi eksistensi negara-negara non blok dan kesepakatan yang telah dicapai di Konfrensi Asia Afrika. Situasi itu disiasati dengan sangat cerdas oleh Soekarno. 

Dia mau datang memenuhi undangan Pemerintah Soviet dengan meminta dicarikan atau ditemukan makam Imam Bukhari seorang perawi Nabi Muhammad SAW yang amat termasyhur itu karena Soekarno ingin menziarahinya.

Menjelang kedatangan Soekarno pada tahun 1956, kondisi makam tidak terawat dengan baik dan berada di semak belukar. Akhirnya pemerintah Soviet membersihkan dan memugar makam tersebut untuk menyambut kedatangan Soekarno.

Imam Bukhari lahir di kota Bukhara tanggal 21Juli 810 dan wafat di Samarkand tanggal 1 September 870. Dalam sebuah riwayat yang ditulis dalam kitab Karāmātul Auliyā, Syekh Hibatullah menceritakan bahwa Imam Bukhari saat kecil kedua matanya tidak dapat melihat karena buta.

Karena kejadian itu, ibu Imam Bukhari selalu menangis dan berdoa untuk kesehatan putranya. Inilah salah satu kelebihan ibu Imam Bukhari. Ketulusan doa seorang ibu itu memang tidak ada duanya dan dikabulkan Allah SWT

Selain Imam Bukhari, beberapa ulama yang lahir di Bukhara adalah Abdul Rahim bin Ahmad al-Bukhari dan Abu Hafs al-Bukhari. Imam Bukhari lahir dengan lingkungan yang memiliki semangat tinggi dalam menuntut ilmu. 

Sejak kecil, Imam Bukhari sudah menunjukkan bakat-bakat kecerdasan. Ketajaman ingatan dan hafalannya melebihi anak-anak seusianya. Saat berusia 10 tahun, Imam Bukhari berguru kepada ad-Dakhili, seorang ulama ahli hadis. 

Sang Imam tidak pernah absen belajar hadis dari gurunya itu. Setahun kemudian ia mulai menghafal hadis Nabi SAW. Saat itu ia sudah ditunjuk untuk mengoreksi beberapa kesalahan penghafalan matan maupun rawi dalam sebuah hadis yang diucapkan gurunya. 

Pada usia 16 tahun ia sudah mengkhatamkan hafalan hadis-hadis di dalam kitab karangan Waki al-Jarrah dan Ibnu Mubarak. Imam Bukhari tak berhenti hanya belajar pada satu guru saja. Siapa pun jika dipandang memiliki kapasitas dalam sebuah hadis akan dijadikan guru meski orang tersebut adalah temannya sendiri.

Imam Bukhari disebut memiliki lebih dari seribu guru. Ia sendiri pernah berujar bahwa kitab fenomenalnya, Jami’as as-Sahih, dikumpulkan dari menemui lebih dari 1.080 guru pakar hadis.

Pengarang Fathur Bari, sebuah kitab yang mensyarah Sahih Bukhari, Ibnu Hajar al-Asqalani mengungkapkan, guru-guru Imam Bukhari bisa dibagi menjadi lima tingkatan. Mulai dari para tabiin hingga kawan-kawan seangkatan yang bersama-sama menimba ilmu hadis.

Dia juga dikenal sangat objektif dalam memberi penilaian terhadap para gurunya itu. Penilaian ini dimaksudkan untuk menentukan dapat diterima atau tidak sebuah hadis yang ia dapatkan.Imam Bukhari terkenal gigih dalam memburu sebuah hadis. Jika ia mendengar sebuah hadis, maka ia ingin mendapat keterangan tentang hadis itu secara lengkap.

Bukhari harus bertemu sendiri dengan orang yang meriwayatkan hadis tersebut. Dalam mengumpulkan hadis-hadis itu, Imam Bukhari melanglang buana mulai daerah Syam, Mesir, Aljazair, Basra, menetap di Makkah dan Madinah selama enam tahun, Kufah, dan Baghdad. Tak jarang beliau bolak-balik ke tempat tersebut karena mendapati keterangan baru atau hadis baru.

Perjalanan panjang itu akhirnya membuat sang Imam dapat mengumpulkan sedikitnya 600 ribu hadis. Dari angka tersebut, 300 ribu di antaranya dihafal. Hadis-hadis yang dihafal itu terdiri dari 200 ribu hadis tidak sahih dan 100 ribu hadis sahih.

Jumlah yang banyak itu tidak lantas dimasukkan semua dalam Sahih Bukhari. Dari 100 ribu hadis yang  sahih, ia hanya mencantumkan 7.275 hadis dalam kitab tersebut. Jumlah ini diseleksi dengan metode yang sangat ketat. Karena itu, tak mengherankan jika para ulama menempatkan Sahih Bukhari sebagai kitab pertama dalam urutan kitab-kitab hadis yang muktabar.                                   ( bersambung)

 

                     ********