Per 1 April, Pembatasan Terminal 1 & T 2, AirAsia Indonesia Hentikan Layanan

this formate

TANGERANG, bisniswisata.co.id; RABU, 1 April  s.d 29 Mei 2020 dilakukan pembatasan operasi Terminal 1 dan Terminal 2, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK). Pembatasan operasional Terminal 1 dan Terminal 2 ini mengacu pada Keputusan Menteri Kesehatan Republik lndonesia Nomor HK.01.07/MENKES/104/2020 jo SE Dirjen Perhubungan Udara No.6 Tahun 2020 terkait dengan meluasnya penyebaran wabah Coronavirus Disease (COVID-19) di berbagai negara termasuk di Indonesia.

Executive General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta PT Angkasa Pura II, Agus Haryadi menjelaskan bahwa pembatasan pengoperasian Terminal 1 dan Terminal 2 dilakukan dalam rangka optimalisasi pengendalian alur penumpang baik domestik mau pun internasional. Mendukung upaya  pencegahan penyebaran COVID-19 melalui pergerakan penumpang, pengunjung dan pekerja di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Pelayanan penumpang di Terminal 1 hanya dilakukan di Sub Terminal 1A, Sub Terminal 1B tidak dioperasikan atau ditutup sementara, jelas Agus Haryadi.

Artinya, pelayanan penumpang di Terminal 1 hanya dilakukan di Sub Terminal 1A untuk seluruh rute domestik dengan maskapai Lion Air (all destination domestic) Trigana (Pangkalanbun) dan Airfast Indonesia.

“Sementara, untuk Terminal 2 hanya mengoperasikan Sub Terminal 2D dan 2E. Sedangkan Low-cost carrier Terminal (LCCT) atau Terminal 2F tidak dioperasikan dan penerbangan rute Internasional dialihkan ke Terminal 3,” kata Agus Haryadi.

Di Terminal 3, penerbangan LCC yang dialihkan dari Terminal 2F (LCCT) dilayani di Check-In konter Island E.  Meski pun dialihkan ke Terminal 3, Passenger Service Charge (PSC) tidak mengalami perubahan atau tetap berlaku menggunakan PSC Terminal 2F.

“Untuk mengantisipasi adanya penumpang yang masih ke Terminal 2F, kami menyediakan shuttle bus dan petugas helpdesk di Terminal 2F,” jelas Agus Haryadi.

Ada pun maskapai LCC yang dialihkan operasionalnya dari Terminal 2F ke Terminal 3 antara lain, Air Asia Bhd, Indonesia Air Asia, Jet Star Asia, Cebu Pacific, Fly Scoot, Lion Air, Batik Air, Malindo, Thai Lion, Citilink.

Pembatasan pengoperasian Terminal 1 dan Terminal 2 bersifat sementara selama masa Darurat Bencana Wabah COVID-19 di Indonesia. Sebagaimana dituangkan pada Keputusan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 13.ATahun 2020.

Hentikan Seluruh Penerbangan 

Sementara manajemen AirAsia Indonesia, juga menetapkan per 1 April menghentikan sementara seluruh layanan angkutan udara rute domestik sampai dengan 21 April dan rute internasional sampai dengan 17 Mei 2020. Keputusan menghentikan layanan antara lain mempertimbangkan situasi risiko wabah COVID-19 di tanah air dan untuk mendukung upaya pemerintah Republik Indonesia dalam mengatasi penyebarannya.

AirAsia Indonesia akan terus memantau perkembangan situasi dan akan melakukan langkah antisipasi yang diperlukan untuk memulai kembali layanan penerbangan saat situasi mulai membaik. Penumpang yang terdampak akan menerima pemberitahuan melalui email dan SMS yang terdaftar saat pembelian tiket.

AirAsia menawarkan fleksibilitas pilihan termasuk kesempatan  untuk ubah jadwal tanpa batas dan tanpa biaya tambahan, atau  akun kredit berupa saldo  senilai pembelian yang dapat digunakan untuk pembelian tiket berikutnya selama 365 hari.

Bagi calon penumpang yang mempunyai kebutuhan mendesak untuk melakukan perjalanan dalam waktu dekat, AirAsia Indonesia menyarankan untuk mengubah jadwal keberangkatannya  menjadi sebelum tanggal 1 April 2020. AirAsia Indonesia tetap ​berkomitmen menawarkan layanan penerbangan khusus dalam upaya repatriasi warga negara Indonesia dan warga negara asing, mau pun pengiriman barang bantuan ke lokasi-lokasi yang terdampak oleh situasi pembatasan perjalanan.

Tetap Happy di Rumah Meski Tidak Bisa Traveling

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Radio Republik Indonesia ( RRI) Program Pro I di kanal 91,2 FM membahas tema Tetap Happy di Rumah Meski Tidak Bisa Traveling dengan nara sumber Hilda Ansariah Sabri, Ketua Departemen Pariwisata Persatuan Wartawan Indonesia ( PWI) Pusat dipandu penyiar RRI, Riska, hari ini.

“Meski harus bekerja di rumah ( Work From Home) akibat wabah Covid-19, bukan berarti harus kehilangan kebahagian karena tidak bisa keluar dari rumah. Banyak sisi positifnya dengan mematuhi anjuran social distancing dan mengikuti prosedur menghindari wabah virus yang mendunia,” ungkap Hilda.

Bagi para pekerja kantoran dan kalangan profesional berstatus single justru memiliki waktu untuk menyelesaikan tugas-tugas kantor dari rumah dengan waktu yang fleksibel karena bisa hemat waktu, biaya transportasi, biaya makan dan lebih hemat energi sehingga sisa waktu bisa untuk melakukan hobi yang bisa dilakukan di rumah.

Memang mereka yang biasa jadi orang kantoran kerap wisata kuliner di jam makan siang bersama rekan kerja. Saat harus berada di rumah juga bisa untuk berekspresi dengan membuat masakan sendiri maupun kue dengan panduan di YouTube dan media sosial lainnya.

” Semua panduan secara digital tersedia dan mudah sekali karena buat kue juga dijamin anti gagal. Intinya kreatif dan lakukan perencanaan yang baik. Buat orangtua yang tidak biasa membimbing pelajaran ada aplikasi gratis Ruangguru, yang tidak ada panduan kegiatan bersama anak di rumah ada Klub Oase, inspirasi kegiatan belajar di rumah dengan anak-anak,” jelasnya.

Jadi bagi mereka yang sudah berumahtangga dan memiliki tanggungjawab anak, istri dan anggota keluarga besar lainnya saatnya bonding menghabiskan waktu dengan keluarga dengan membuat aktivitas bersama,” kata Hilda yang juga Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi www.bisniswisata.co.id.

Dia menilai orangtua harus memahami dulu bagaimana penularan virus Covid-19 yang tak lazim dan menjelaskan pada anak-anak secara sederhana sehingga seisi rumah timbul kesadaran dari dalam diri untuk mendukung pemerintah.

Untuk bonding dan menciptakan rumah serasa traveling, orangtua harus terlibat langsung melatih kebiasaan di rumah dengan suasana yang riang seperti membereskan kamar, membuat sarapan dan mencuci mobil bersama.

Membereskan kamar atau membersihkan mobil bisa pendekatannya dengan perang bantal di tempat tidur atau main perang-perangan siram-siraman air di garasi. Tapi kemudian anak diajarkan membereskan kamar dan cara pasang seprei. Di Garasi, mobil mengkilat karena ada keterlibatan anak ikut membersihkan.

Menanggapi pertanyaan para pendengar radio mengenai tur virtual mengatasi rasa bosan bagi penggemar traveling. Hilda menganjurkan untuk mencoba aplikasi Street View di Google, melihat channel TV tentang traveling, kuliner dan vlog-vlog perjalanan di YouTube dan media lainnya. 

“Portal berita wisata ini juga memiliki program Explore yang sudah di edisi ke 11 mengajak jalan-jalan. Jadi semuanya harus balance buka medsos jangan untuk browsing soal wabah Covid 19 melulu karena sekarang sudah banyak yang ‘merasa” terpapar penyakit itu padahal sehat walafiat cuma terserang ketakutan atau psikomatik,”

Psikosomatik adalah suatu kondisi atau gangguan ketika pikiran memengaruhi tubuh, hingga memicu munculnya keluhan fisik. ” Insya Allah untuk umat beragama terutama Islam, berwudhu lima kali sehari dan kerap cuci tangan pakai sabun sudah cukup,” kata Hilda.

Menurut dia, keinginan untuk keluar rumah apalagi tetap traveling di saat ini sama saja menjerumuskan diri sebagai pembawa ( carrier) virus. Apalagi Indonesia hari ini yang sudah positif Corona 1046 orang, 87 orang wafat dengan tingkat kematian 8,3 % padahal di dunia dibawah 3%.

Organisasi Badan Pariwisata Dunia dan Asosiasi Perusahaan Travel dan Tourism seperti WTTC, PATA sudah mengkampanyekan tagar #Stay at home. #Traveling Tomorrow. Industri pariwisata di seluruh dunia sangat terpukul dengan kerugian setara Rp 106,5 triliun dan ancaman 50 juta orang kehilangan pekerjaan.

“Patuhilah anjuran social distancing karena ancaman kehilangan pekerjaan di industri wisata sebanyak 30 juta orang diantaranya adalah di Asia termasuk Indonesia. Sulit menerapkan karena kita banyak yang pekerja harian, penghasilan hari ini untuk makan hari ini. Sekarang di Jakarta dan kota-kota lainnya banyak yang sudah tidak bisa makan 3 x sehari,” kata Hilda.

Generasi Milenial ( Gen Y) dan Gen Z yang suka traveling bisa menyusun rencana perjalanan berikutnya dan lebih mendekatkan diri pada Allah SWT agar wabah ini cepat berlalu. Bali, Banyuwangi, Malang, Jogjakarta yang banyak memiliki obyek wisata baru patut dijadwalkan untuk dikunjungi setelah wabah hilang.

Pihaknya berharap parenting di saat di rumah agar membangun kebiasaan berinisiatif dan mewujudkan ide-ide yang menarik. Hal ini bisa diterapkan mulai dari tingkat anak-anak hingga orang dewasa karena disinilah kelemahan pendidikan di Indonesia, tidak berani wujudkan ide.

 ” Latih otak kanan juga dong dengan menulis, membuat puisi, buat Folksong di dalam rumah atau Tiktok di jaman digital ini. Bisa buat kerajinan tangan, latihan line dance dan olahraga di halaman bersama. Semuanya ada tutorialnya di internet,” kata Hilda.

Dia berterima kasih Programa Satu Radio Republik Indonesia (Pro 1 RRI) konsisten dengan menyajikan Informasi mengenai pariwisata, budaya, hiburan dan religi yang dipancarkan melalui 84 stasiun Programa 1 RRI di seluruh Indonesia dan menyajikan lagu hiburan bergenre pop, klasik, country, dan nostalgia.

Ratih sebagai pengelola menjelaskan Programa 1 adalah salah satu dari 4 kanal utama Radio Republik Indonesia. Kanal ini merupakan pusat pemberdayaan masyarakat Indonesia dan kanal inspirasi yang tersebar di seluruh jaringan RRI.

 

Hadapi COVID-19, Kesiapsiagaan Tenaga Medis dan Tenaga Pengaman

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id;  MENGHADAPI  wabah COVID-19 yang terjadi di dunia termasuk di Indonesia, diperlukan sebuah upaya serius untuk menyiapkan tata kerja kesiapan tim medis dan tim pengamanan sipil. Mereka juga perlu dibekali prosedur penanganan karyawan yang terserang COVID-19 yang umumnya tiba-tiba kolaps dan tak sadarkan diri. Mengingat Jabodetabek adalah daerah dengan zona merah wabah COVId-19, dan sebaran tempat tinggal karyawan KLHK yang ada di Gedung Manggala Wanabakti ada di Jabodetabek, maka sangat perlu dilakukan edukasi bagaimana menghadapi kondisi darurat wabah COVID-19 ini. 

Sekretaris Jenderal Kementerian LHK Bambang Hendroyono mengatakan, kesiapan SDM Tim Medis dan Tim Satuan Pengamanan KLHK diperlukan, mengingat tempat kerja lebih kurang 2.500 karyawan di gedung KLHK yang tersebar di 3 blok besar yaitu Blok 1, Blok 4 dan Blok 7. 

“Idealnya, pada tiap Blok Gedung minimal masing-masing ada satu tim yang siap menangani masa darurat ini,” ujar Bambang saat membuka Diklat Kesiapsiagaan Paramedis dan Tenaga Pengaman KLHK dalam Menghadapi Situasi Darurat COVID-19, di Jakarta (27/3).

Peserta diklat terdiri dari tenaga medis di lingkungan gedung Manggala Wanabakti, diantaranya dokter umum, bidan, praktisi laboratorium, supir ambulance, dan tenaga satuan pengamanan di sejumlah akses masuk gedung.

Beberapa materi yang disampaikan diantaranya prosedur situasi darurat, tanda-tanda orang yang mengalami COVID-19, dan standar peralatan yang digunakan.

Terkait pelayanan publik, Bambang menyampaikan layanan administrasi, penerimaan surat masuk dan pengiriman surat keluar serta layanan administrasi lainnya, tetap dilayani petugas piket harian sesuai jam kerja baik secara manual mau pun online. Pelayanan perizinan berusaha terintegrasi juga tetap berjalan sesuai ketentuan, sehingga pelayanan publik tidak terganggu.

Kementerian LHK juga menerapkan pengaturan pegawai untuk bekerja dari rumah (work from home) mulai tanggal 17 Maret sampai dengan 31 Maret 2020, dengan mekanisme dan target kerja harian yang ditetapkan. Di tengah pandemi virus Corona, jajaran Kementerian LHK juga tetap berkoordinasi melalui video teleconference dalam melaksanakan tugas-tugasnya.

“Semua pegawai tetap bekerja, baik di rumah mau pun di kantor, dengan tetap menjaga kesehatan, dan mengikuti setiap arahan pemerintah,” ujar Bambang.

Lebih lanjut, Bambang menjelaskan, melalui Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan tertanggal 15 Maret 2020 tentang Pencegahan Penyebaran COVID-19 di KLHK, adanya penundaan beberapa kegiatan yang berpotensi dalam penyebaran virus corona. Misalnya kegiatan kediklatan dalam bentuk tatap muka ditunda pelaksanaannya dan selanjutnya dilakukan secara online dengan metode e-learning. Selain itu, pertemuan/acara yang memobilisasi/mengumpulkan pegawai dan/atau anggota masyarakat dalam jumlah besar juga ditunda sampai dengan batas waktu yang ditentukan kemudian. 

Dalam surat edaran tersebut juga diatur pemberlakuan pemeriksaan suhu badan di pintu masuk bagi seluruh pegawai dan tamu/pengunjung. Hal tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi sesuai protokol COVID 19. Klinik KLHK juga dioptimalkan fungsinya guna mendukung langkah-langkah strategis yang sedang dijalankan. Dalam hal terindikasi gejala COVID-19, mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan Kementerian Kesehatan. 

Kebersihan dan kesehatan gedung dan lingkungan juga menjadi perhatian. KLHK secara intensif melakukan kebersihan tempat dan lingkungan kerja, dan penyemprotan desinfektan pada sarana prasarana gedung, dan menyediakan sarana cuci tangan berupa air mengalir dan sabun atau hand sanitizer di tempat-tempat umum. “Untuk yang bekerja di kantor juga ada protapnya. Kami lakukan penyemprotan desinfektan sesuai protokol kesehatan, termasuk menjaga jarak satu sama lain, memakai masker, serta selalu mencuci tangan dengan sabun dan hand sanitizer. Intinya berbagai langkah antisipasi telah kami lakukan di gedung KLHK,” pungkas Bambang.

Menelusuri Jalur Sutra 3

this formate

William Satriaputra, Ketua Forum Komunikasi Alumni ( FKA) ESQ wilayah Eropa dan Afrika yang juga eksekutif INNIO Groups menuliskan perjalanan wisata religinya Menelusuri Jalur Sutra. Berikut laporan perjalanannya bagian ke tiga.

“Bukhara sumber pengetahuan. Oh, Bukhara pemilik pengetahuan.”

Demikian Rumi dalam syairnya mengagumi Bukhara. Bukhar berarti lautan ilmu. Bukhara adalah kota tua (2500 thn) kedua yang kami kunjungi setelah Samarkand yang berusia 2750 tahun.

Sebelum Islam masuk penduduk disini penganut agama zoroaster (penyembah api). Tentara Islam memasuki Bukhara tahun 675 M dibawah pimpinan Ubaidillah bin Ziyad. Pada tahun 850 Bukhara menjadi ibu kota Dinasti Samanid.  Selama 150 tahun Dinasti Samanid berkuasa menjadikan Bukhara maju pesat sebagai pusat perdagangan dan ilmu pengetahuan. 

Setelah itu berbagai dinasti menguasai Bukhara hingga Jengis Khan dengan tentara Mongol menaklukkan Bukhara dan meluluh lantaka nya hingga seolah-olah tidak ada apa apa sebelumnya (Ibnu Asir). Di kota Bukhara inilah lahir tokoh tokoh besar yang berkontribusi besar seperti Imam Bukhori, Ibnu Sina, Ahmad Al-Karamani, Al- Khajandi dan banyak lagi.

Untuk ke Bukhara dari Samarkand kami menggunakan bullet train atau high speed train Afrosiyab. Dalam waktu 1.5 jam, alhamdulillah kami sudah tiba di Bukhara dan langsung melakukan city tour di kota tua yang seluruhnya menjadi world herritage.

Ada puluhan bangunan megah peninggalan masa lalu yang dapat kita lihat di Bukhara. Salah satunya adalah istana Emir atau disebut Ark Citadel. Ini adalah salah satu struktur arsitektur kuno. Bangunan raksasa dan terlihat tangguh dengan temboknya yang tinggi menjulang. menunjukkan akan sangat sulit ditembus pada zamannya.

Setelah masuk melalui gerbang utama kastil, terlihat jeruji besi tempat tinggal narapidana ditahan pada sisi kanan dan kiri. Seperti forbidden city di Peking, kota dalam kota, demikian juga dengan istana Emir ini. Disamping Emir, disana tinggal para pejabat negara, pasukan pengawal dan pelayan sebanyak 3.000 orang.

Dalam kastil benteng ini ada ruang emir, masjid, kamar perbendaharaan negara, harem, dan penjara bawah tanah. Keindahan desainnya terlihat pada pintu kayu di dalam kastil benteng yang dibangun dan di tempati sekitar abad ke-5 Masehi sebagai garnisun pasukan kerajaan disini yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban kota. 

Kastil benteng ini jatuh ketangan Rusia pada tahun 1920 dan emir terakhir mengungsi ke Dushanbe ibu kota Tajikistan sampai meninggal disana.

Setelah pertempuran pada tahun itu yang dimenangkan oleh tentara merah Soviet, Emir Bukhara mengasingkan diri ke Dushanbe ibu kota Tajikistan.

Sebelumnya Emir Mir Sayid Muhammad Alim Khan memprakarsai pembangunan sebuah istana baru yang dipersembahkan kepada sang istri Sitora. Pembangunan berlangsung beberapa tahun dan melibatkan arsitek Soviet yang menghasilkan istana baru dan keindahannya belum pernah terjadi sebelumnya karena merupakan gabungan gaya Oriental dan Barat.

Setelah istri Emir meninggal namanya diabadikan sebagai nama istana, Sitora Mokhi-Khosa (bahasa Tajik). Istana sempat mengalami kehancuran dan dibangun kembali oleh Emir Mir Sayid Muhammad.

Sekarang istana tersebut menjadi musium seni dan kerajinan. Berbagai benda seni dan barang antik dari masa lalu berada disini. Inilah sisa-sisa ke emiran Bukhara terakhir.

Masjid-Masjid yang indah

Di Bukhara terdapat kompleks Masjid Po-I Kalyan dengan dua bangunan bersejarah Menara Kalyan yang dibangun tahun 1127 pada masa pemerintahan Mohammad Arslan Khan. Disamping itu juga ada Madrasah Mir-i Arab yang dibangun tahun 1536 dengan penggagasnya Syekh Abdullah Yamani yang menjadi gurunya Ubaydullah Khan emir Bukhara saat itu.

Tinggi menara horor Kalyan ini 48 m dan digunakan sebagai tempat eksekusi para penjahat dengan cara melemparkannya kebawah. Menara Kalyan berbentuk silindris dengan diameter 6 m sampai 9 m. Menara ini masih berfungsi sebagai tempat eksekusi hingga tahun 1920. 

Lingkungan mesjid, Kasti Benteng dan menara pembantaian

Seratus tahun setelah menara ini didirikan,  Jengis Khan meluluh lantakan Bukhara dan dilapangan dekat menara Kalyan menjadi saksi puluhan ribu mayat disusun seperti piramid. 

Konon menara ini dibiarkan utuh karena Jengis Khan mengagumi keindahannya.Baru pada abad ke 16 Kompleks Masjid dan madrasah dibangun di sekitar menara.

Dari banyak jenis masjid di Bukhara terdapat satu masjid yang tidak memiliki ciri khas seperti masjid lainnya di Asia Tengah yaitu Masjid Bolo Hauz. Mesjid ini merupakan salah satu masjid yang memiliki keunikan karena memiliki pilar atau tiang-tiang kayu tinggi.

Penggunaan pilar-pilar inilah yang juga dikenal dengan nama masjid empat puluh pilar. Sedangkan nama Masjid Bolo Hauz itu artinya masjid berkolam.

Masjid ini memiliki kolam berbentuk oktagonal atau bersegi delapan, yang terletak pada halaman depan masjid. Bolo Hauz dibangun pada 1712 oleh Abu’l Fayud Khan (1711-1747), yang diperuntukkan bagi Bibi Khanum, ibu dari Dinasti Astarkhanid.

Dinasti ini merupakan bagian dari Khanate Bukhara yang menguasai Transoxiana dan Khurasan antara 1599 dan 1753. Masjid ini awalnya didirikan sebagai bagian dari masjid di lingkungan kerajaan yang berada di kawasan alun-alun Bukhara.

Masjid Bolo Hauz satu-satunya situs sejarah yang telah dirawat cukup baik di lingkungan ini. Kawasan alun-alun Registan Bukhara, layaknya alun-alun Registan di kota Samarkand.

Di alun-alun Registan Samarkand terkenal dengan pusat situs sejarah Islam penting, seperti madrasah Ulugh Beg era Timurid (abad ke 14-15) hingga makam para penguasa Dinasti Shaybanid (abad ke 16).

Sedangkan di lingkungan Registan Bukhara, Masjid Bolo Hauz merupakan bagian penting dari situs bersejarah Islam di kota ini hingga abad ke-19. Di kawasan masjid ini dikelilingi oleh dua masjid lain, dan di sekitarnya terdapat tempat tinggal para komandan tentara kerajaan.

Di lingkungan ini juga terdapat gudang senjata, tempat pembuatan senjata dan Khanqah atau dikenal dengan tempat berkumpulnya para sufi. Dalam perkembangannya beberapa ikon bagian masjid ini telah ditambahkan oleh penguasa setelah era Dinasti Astarkhanid. 

Di antaranya penambahan dekorasi fasad/eksterior pada bagian timur masjid oleh penguasa Dinasti Manghit terakhir Sayyid Alim Khan pada tahun 1914.

Pada tahun 1917, seorang seniman terkenal Shirin Muradov menambahkan dengan membangun sebuah menara kecil di halaman depan, terpisah dari bangunan masjid.

Bagian eksterior bangunan di balkon koridor tingkat dua pun ditambahkan pada awal abad ke 19. Dengan penyempurnaan tersebut, kini Masjid Bolo Hauz dikenal menjadi sebuah karya seni dekoratif nasional Uzbek.

Masjid ini terdiri dari sebuah teras yang menghadap ke timur, di ruang utama masjid terdapat ceruk seperempat kubah di setiap sudut atas ruang shalat. Sebuah ceruk setengah kubah di bagian depan menghadap kiblat, serta sebuah mihrab.

Jendela dengan ceruk bertingkat juga terdapat di bagian halaman depan sebagai ruang masuknya cahaya ke ruang utama masjid. Motif-motif geometris dan stalaktit atau sarang lebah menjadi dekorasi dari pintu masuk dan langit-langit masjid ini. Inilah sisa-sisa ke emiran Bukhara terakhir. ( bersambung).

EXPLORE! eps.11: Menikmati Keistimewaan Kota Yogyakarta (Part 2)

this formate

EXPLORE! by bisniswisata.co.id
eps. 11: Menikmati Keistimewaan Kota Yogyakarta (Part 2)

Sembari menghabiskan waktu liburan tahun baru, saya kembali melancong ke tempat kelahiran dari Ayah saya, Kota Yogyakarta. Selain memiliki kenangan tersendiri bagi saya, kota ini seakan selalu memanggil saya untuk kembali menikmati keistimewaan Kota Yogyakarta.

Kali ini, saya diajak oleh sanak saudara di Yogyakarta untuk mengawali perjalanan dengan mengunjungi Puncak Sosok. Sebuah obyek wisata yang bisa dibilang terletak tak jauh dari tempat keluarga kami tinggal. Obyek wisata yang mendapatkan review sangat baik dari pengguna Google ini menawarkan pemandangan Kabupaten Bantul yang dikelilingi bukit-bukit hijau dan langit senja nan indah.

baca juga : https://bisniswisata.co.id/explore-eps-5-menikmati-keistimewaan-kota-yogyakarta-part-1/

Selain itu, para pengunjung juga dapat ber-piknik dan menikmati jajanan yang dijual disekitaran area dengan harga yang sangat ramah di kantong. Dalam beberapa hari tertentu, pengunjung yang beruntung bahkan dapat menikmati ‘Live Music’ dari para seniman lokal Yogyakarta.

Keesokan harinya, saya kembali diajak oleh sanak saudara saya untuk berkunjung ke Tebing Breksi, sebuah area bekas penambangan kapur di Desa Sambirejo, Sleman, Yogyakarta yang disulap menjadi obyek wisata kekinian dengan berbagai macam ukiran-ukiran raksasa yang sangat ciamik untuk dijadikan spot-spot foto.

Dengan dibuatnya tempat wisata di daerah ini, para pelancong yang mendapatkan pilihan baru untuk berwisata di Kota Yogyakarta. Selain itu, penduduk sekitar juga mendapatkan banyak keuntungan. Dikutip dari tempo.co, pada awalnya tercatat sekitar 5.000 warga Desa Sambirejo bekerja sebagai petani. Namun setelah tempat ini dibuka pada tahun 2016, mayoritas warga mendapatkan mata pencarian yang lebih variatif.

Sepulang dari Tebing Breksi, saya dihubungi oleh Kiniko Benardo, Ferio Tersinida, Natascha Sabrie dan Rizqi Lee untuk berkunjung ke Hutan Pinus Pengger pada keesokan harinya. Obyek wisata yang satu ini bisa dibilang sudah eksis sejak lama. namun semenjak makin banyaknya anak-anak muda yang mencari spot-spot foto ‘Instagrammable’, para pengelola hutan-hutan pinus di wilayah ini mulai memperbaharui spot-spot di area hutan masing-masing dan berhasil menarik kaum milenial untuk berkunjung kesana.

beberapa foto penulis di Hutan Pinus Pengger, Yogyakarta.

Dengan hanya membayar tiket masuk sebesar Rp 2.500, kami dapat menikmati suasana sejuk asri dan alami disertai dengan harum aroma getah pinus seperti layaknya hutan pinus yang tumbuh di dataran tinggi,. Di area hutan, pengunjung bisa berkeliling dengan berjalan kaki melalui jalan-jalan setapak yang dibangun melalui rindangnya pohon pinus.

Bagaikan ciri khas hampir semua obyek wisata di Kota Yogyakarta, Hutan Pinus Pengger juga menawarkan pemandangan alam yang bisa dinikmati dari tepi bukit. Pada malam hari, para pengunjung juga dapat menikmati kesejukan malam ditemani lampu remang-remang yang sangat menenangkan.

Sebagai penutup, saya dan beberapa teman berkunjung ke Tugu Yogyakarta untuk merayakan malam pergantian tahun bersama ribuan pengunjung lainnya sambil menyaksikan parade kembang api yang menghiasi indahnya langit Yogyakarta.

Hotel Bintang 4 Jadi Rumah Sementara Tenaga Medis.  

this formate

Gubernur Anies Bawesdan mengecek kesiapan restoran hotel Grand Cempaka untuk para medis beristirahat. ( foto: instagram Anies Bawesdan)

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan hotel dengan kapasitas 700 kamar untuk menampung tenaga medis yang menangani pasien virus corona atau Covid-19. Mulai kemarin Hotel Grand Cempaka di kawasan Cempaka Putih telah diisi 400 orang tenaga medis.

Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Bawesdan mengatakan sebagian besar tenaga medis memilih untuk tidak pulang ke rumah lantaran takut menularkan virus kepada keluarganya. Oleh karena itu pihaknya menggunakan Hotel Grand Cempaka dan tiga hotel lainnya milik Pemprov DKI Jakarta  untuk menjadi tempat tinggal sementara bagi seluruh tenaga medis dari 24 rumah sakit yang menangani pasien corona.

“Mulai hari ini kami menyiapkan fasilitas tempat tinggal kepada tenaga medis, bagi dokter dan perawat sehingga mereka bisa istirahat dengan tenang, nyaman dan semua kebutuhannya dipenuhi, tidak harus jauh-jauh pulang ke rumah,” kata Anies saat menggelar konferensi pers di Jakarta, Kamis (26/3).

Penyebaran virus corona terus meluas bukan hanya masyarakat tetapi juga para dokter dan tenaga medis lainnya. Berdasarkan catatan Anies, hingga kini terdapat total 50 orang terdiri dari dokter dan perawat yang terinfeksi Covid-19 di ibu kota. Jumlah tersebut meningkat dua kali lipat dibandingkan data pada 20 Maret 2020. 

Oleh karena itu, pemerintah DKI Jakarra gerak cepat dan memberikan dukungan penuh bagi seluruh tenaga medis. Selain tempat tinggal sementara, dukungan diberikan dengan menyiapkan alat pelindung diri dengan jumlah dan kualitas yang memadai serta memprioritaskan tenaga medis untuk mendapatkan rapid test.

Menurutnya, saat ini peran dan tanggung jawab tenaga medis begitu besar untuk menanggulangi pandemi virus corona ( Covid-19). Oleh karena itu, untuk mengurangi beban para petugas medis, Anies menegaskan agar masyarakat membatasi interaksi.

Perang melawan pandemi ini akan berlangsung lama. Maka itu, diperlukan kerja sama baik itu dari pemerintah, lembaga-lembaga swasta dan masyarakat untuk mengurangi risiko penularan.

“Ini berlangsung bukan sehari dua hari atau seminggu dua minggu. Mungkin waktunya panjang, karena itu kami berharap langkah yang kami lakukan membutuhkan keterlibatan semua pihak,” kata Anies

Fasilitas Hotel 

Sebanyak 220 kamar dengan 414 tempat tidur disediakan di Hotel Grand Cempaka. Novita Dewi, Direktur Utama PT Jakarta Tourisindo (Jaktour) mengatakan di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat  hingga saat ini baru dua RSUD yang mengirimkan tenaga medisnya untuk tinggal di hotel yang disediakan oleh Pemerintah itu, yaitu RSUD Pasar Minggu dan RSUD Tarakan.

Dia mengatakan seluruh karyawan Hotel Grand Cempaka dites laboratorium. Ini untuk memastikan siapa pun yang berada di dalam hotel negatif korona. Pengecekan ketat juga dilakukan di pintu masuk dan keluar hotel. 

Pemprov DKI, kata dia, telah menyediakan dua bilik disinfeksi masing-masing untuk tenaga medis dan untuk umum.Kemudian di kamar setiap hari begitu mereka check out untuk berangkat ke rumah sakit, kamar dibersihkan dan disemprot disinfektan.

Gubernur Anies Bawesdan mengecek kenyamanan kamar hotel Grand Cempaka untuk para medis beristirahat. ( foto: instagram Anies Bawesdan)

Hotel yang berada di Jalan Jenderal Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat ini telah ditempati sebanyak 400 tenaga medis yang menangani pasien virus corona di RSUD Tarakan, dan RSUD Pasar Minggu, mulai kemarin.

Lokasinya cukup  strategis misalnya depan hotel dekat dengan halte busway yang memiliki jaringan bus ke penjuru kota. Jaraknya hanya 1 kilometer dari Rumah Sakit Islam Jakarta, kurang dari 2 kilometer dari pusat perbelanjaan  ITC Cempaka mas, sekitar 2,6 Km ke Wisma Atlit yang menjadi Rumah Sakit Darurat Covid-19 serta dekat dengan Stasiun Pasar Senen.

Ada 6 tipe kamar di hotel ini yaitu Grand Deluxe Room, Superior Room dan Deluxe Twin Room, Deluxe King Room, Junior Suite serta  Standard Family Room. Fasilitas kamar ini untuk memenuhi semua kebutuhan para tamu. 

Kamar didesain dengan ruang yang luas dan dilengkapi dengan kamar mandi pribadi lengkap dengan shower, bathtub air hangat dan dingin, serta pengering rambut. Kamar dilengkapi dengan telepon dengan akses jaringan nasional dan internasional, TV satelit, surat kabar harian, dan akses internet tanpa kabel (wireless). Selain itu, sebuah minibar, satu set setrika, dan AC juga disediakan di semua kamar.

Sebagai hotel bisnis, Grand Cempaka yang banyak dimanfaatkan berbagai instansi pemerintah dan swasta untuk menyelenggarakan kegiatan MICE ini jadi hunian yang nyaman kepada para tamunya baik para pebisnis atau para pelancong. 

Hotel menyediakan fasilitas kepada para tamu seperti lobi, fasilitas pertemuan (meeting room), ballroom dengan kapasitas 1200 orang, serta restoran, lounge dan bar. Ada akses internet tanpa kabel (wireless), ruang Fitness, kolam renang out door, sauna dan juga tersedia pelayanan spa, laundry (keduanya dikenakan biaya).

Hotel BUMD milik Jaktour Group atau PT. Jakarta Tourisindo, salah satu Badan Usaha Milik Daerah DKI Jakarta, yang pengelolaannya berada di bawah naungan Pemprov DKI Jakarta. Di kelola sejak 1996, hotel  ini tarifnya juga terjangkau antara Rp 400.000 hingga Harga Rp 690 ribu per malam.

Selain Hotel Grand Cempaka Business, ada sebanyak 6 hotel lainnya yang berada di bawah naungan Jaktour, yakni Grand Cempaka Resort Bogor, D’Arcici Alhijra, D’Arcici Plumpang, D’Arcici Sunter, C’One Pulomas, dan C’One Cempaka Putih.

Novita Dewi mengatakan tenaga medis yang menginap, beristirahat, dan makan disediakan cuma-cuma oleh hotel ini. Sebelumnya tenaga medis mesti memenuhi persyaratan yaitu mendapatkan surat pengantar dari rumah sakit dan kemudian berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan.

Pihaknya  sebagai penyedia jasa dan layanan bagi para tenaga medis tersebut berkomitmen memberikan layanan bagi para garda terdepan itu sesuai dengan arahan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Begitu pula untuk makan sistemnya ‘free flow’, baik pagi, siang, malam termasuk snack dan kopi. 

“Hotel-hotel lainnya milik Pemprov sedang dipersiapkan pula untuk rumah sementara bagi para tenaga medis garda terfepan wabah virus Covid-19 karena di DKI ada  tenaga medis dari 24 rumah sakit  yang akan ditampung sementara ” kata Novita Dewi.

 

Qatar Bantu Penumpang Yang Terhambat Pulang ke Negaranya  

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id :  Qatar Airways melakukan sejumlah upaya untuk tetap beroperasi dalam melayani penumpang yang hendak kembali ke negara asalnya di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Perusahaan penerbangan yang bermarkas di Doha ini terus beroperasi dan memulangkan para penumpang sebisa mungkin dalam situasi  sulit pandemi global Covid-19 untuk menyatukan kembali para penumpang yang terhambat perjalanannya dengan keluarga tercintanya.  

Pesawat dilengkapi dengan  sistem filter udara  yang canggih serta dikombinasikan  dengan penyaringan bio-keamanan (bio- security screening),  menandakan bahwa penerbangan terus  beroperasi dengan okupansi yang signifikan 

Berdasarkan keterangan resminya, maskapai ini menyampaikan terus beroperasi dengan jumlah yang signifikan untuk melayani kembali para penumpang yang terhambat perjalanannya.

“Komitmen untuk memulangkan penumpang meningkat pada 24 Maret 2020 dengan menambahkan 10.000 ekstra kursi dalam jaringan maskapai kami. Kami juga menyediakan layanan carter ke Eropa dan Amerika dari Asia,” jelas manajemen.

Selain itu, upaya penambahan jadwal penerbangan ke Paris, Perth dan Dublin dari Doha. Untuk pelayanan dari Frankfurt, London Heathrow dan Perth ditingkatkan dengan menambahkan pesawat jenis Airbus A380 pada rute-rute tersebut.

Secara statistik, maskapai yang berbasis di Timur Tengah ini mencatat selama tujuh hari terakhir lebih dari 80 persen load factor adalah penerbangan menuju Inggris Raya (UK). Disusul Perancis dan Jerman sebesar 36 persen untuk pelayanan keluar dari negara-negara tersebut.

Data tersebut mengilustrasikan tingginya permintaan untuk perjalanan kembali ke negara – negara tersebut. Selain itu maskapai yang menyandang status bintang lima dari Skytrax ini juga telah menerbangkan lebih dari 100.000 penumpang pulang dalam tujuh hari terakhir. Qatar Airways mengklaim 72 persen penumpang yang diterbangi merupakan kewarganegaraan negara yang mereka tuju.

Maskapai tersebut juga bekerja sama dengan kedutaan besar seluruh dunia untuk mengoperasikan pelayanan tambahan sekali jalan dari destinasi – destinasi seperti Phnom Penh, Denpasar, Manila dan Kuala Lumpur ke Eropa.

Hingga kini Qatar Airways masih beroperasi ke 70 destinasi. Namun angka ini dapat berkurang kedepannya karena berbagai negara mulai memberlakukan pembatasan. Hingga 25 Maret 2020, Qatar Airways masih terus terbang dari Jakarta dan Denpasar untuk melayani para penumpang yang ingin kembali pulang ke negaranya.

 

    

 

471 Penumpang Rossiya Airlines Kembali ke Moskow

this formate

BALI, bisniswisata.co.id; SEJUMLAH 471 orang penumpang jasa angkutan udara Rossiya Airlines (Aeroflot) SU 6296, boleh bernapas lega dan kembali ke Moskow dengan nyaman. Setelah dikeluarkan release penjelasan hal SE Gubernur Bali No. 45/Satgas Covid19/III/2020  yang ditujukan kepada aparat keamanan, bendesa adat dan pecalang, sekaligus menjawab permohonan Duta Besar Rusia di Indonesia perihal keleluasaan transportasi darat menuju bandara Ngurah Rai.

Pasalnya himbauan untuk tetap tinggal di rumah, meniadakan acara- acara yang melibatkan banyak personalia sehari setelah perayaan Nyepi (Rabu 25 Maret 2020) oleh Gubernur Bali, menimbulkan beragam bentuk implementasi di lapangan sesuai kesepakatan aparat  daerah. Dari larangan melintas sampai tidak ada angkutan umum, mau pun layanan tranportasi on- line yang beroperasi. Kondisi ini, sangat merisaukan wisatawan yang harus meninggalkan Bali pada hari Kamis, 26 Maret 2020.

Kondisi yang mengharuskan pihak Kedutaan Besar rusia turun tangan, membantu warganya yang sedang berlibur di Bali. Duta Besar Rusia Liudmila Vorobieva memohon keleluasaan bagi moda transportasi wisman Rusia menuju bandara Ngurah Rai. Riskan bagi wisatawan jika melakukan penjadualan ulang keberangkatannya dalam situasi kurang menentu akibat wabah COVID-19.

Selain keterbatasan angkutan udara, sejumlah bandara point- point transit perjalanan wisata telah melakukan pembatasan layanan meski pun sekadar transit, ungkap sumber bisniswisata.co.id dari DPD ASITA Bali.

Khusus untuk penerbangan ke Moskow- Bali dan sebaliknya hanya dilayani dua (2) kali seminggu setiap Senin dan Kamis, sampai  tanggal 2 April mendatang. “Kami belum mendapat summer schedule dari pihak Rusia,” ungkap Manager PT. Duta Buana Express GSA for Aeroflot Airlines, Agustinus Pakeseko.

Penjelasan resmi dari pihak Kominfo Prov. Bali tersebut membantu para pemegang tiket Rossiya Airlines tiba di bandara Ngurah Rai tepat waktu dan kembali ke negaranya dengan aman.

Aeroflot, maskapai nasional Rusia yang didirikan pada 9 Februari 1923 dan merupakan anggota aliansi SkyTeam. Aeroflot sejauh ini telah membuka jalur penerbangan ke 148 tujuan di 56 negara. Rossiya Airlines adalah anak perusahaan Aeroflot Russian Airlines, yang melayani penerbangan bandara internasional Ngurah Rai, Bali dengan bandara Sheremetyevo Moskow.

Memiliki 248 armada, operator penerbangan ini telah meraih penghargaan : Sebagai maskapai penerbangan terbaik di Eropa Timur Airline Awards 2018 ketujuh kalinya di – Skytrax World. Penerbangan Bintang 4 – Skytrax.  Penerbangan global bintang lima oleh asosiasi penerbangan USA- APEX dan maskapai penerbangan terkuat di dunia menurut konsultan strategi – Brand Finance.

Pada 29 Oktober 2018, resmi melayani  rute penerbangan ke bandara Ngurah Rai, yang membuka peluang makin meningkatnya kunjungan warga Rusia berwisata ke Bali. Tecatat dalam situasi industri yang terdampak wabah kesehatan CONVID-19, pasar Rusia masih masuk 10 besar pasar wisman berlibur di Bali.

Dalam catatan statistik yang dikeluarkan pengelola bandara Ngurah Rai termaktub pada periode Januari –  Februari tahun 2020, sebanyak 901.670 wisatawan manca negara memasuki Bali, turun 2.2% jika dibandingkan periode sama tahun 2019.–sebanyak 921.839 wisman–.

Dengan jumlah 185.652 wisatawan, Australia menempati urutan pertama terbanyak pada periode Januari – Februari 2020, disusul oleh Cina dan India dengan jumlah total masing-masing sebanyak 118.466 dan 60.380 wisawatan. Jika diukur dengan persentase, jumlah wisatawan Australia, Cina, dan India masing-masing menempati porsi sebanyak 20,6%, 13,1%, dan 6,7% dari total kunjungan dua bulan pertama di tahun 2020.

Jika dilakukan perbandingan jumlah wisatawan di bulan Februari 2020 dibanding dengan Februari 2019, dari 10 besar negara penyumbang wisatawan terbanyak di bulan Februari 2020 wisatawan asal Rusia mengalami pertumbuhan tertinggi, dengan tingkat pertumbuhan sebesar 59%. Menyusul di tempat kedua dan ketiga adalah Perancis dan Jerman, masing-masing dengan pertumbuhan sebesar 34% dan 22%. 

Lion Air Group “Suspend” Layanan Papua

this formate

JAYAPURA, bisniswisata.co.id; BERDASARKANpemberitahuan dari Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah X mengenai penutupan angkutan penumpang di bandar udara Provinsi Papua,  Lion Air Group menghentikan sementara (suspend) layanan penerbangannya per Kamis, 26 Maret 2020 pukul 00.00 waktu setempat sampai Kamis, 9 April 2020 pukul 23.59 WIT.

Suspend dilakukan dalam upaya menekan laju penyebaran COVID-19, demikian surel yang diterima bisniswisata.co.id dari manajemen Lions Air Group.

Operasional layanan penerbangan penumpang domestik di Provinsi Papua, Lion Air Group memiliki rata-rata 35 frekuensi penerbangan per hari pergi pulang (PP), mencakup kota sebagai berikut:

1.       Jayapura – Bandar Udara Internasional Sentani (DJJ),

2.       Merauke – Bandar Udara Mopah (MKQ),

3.       Mimika – Bandar Udara Internasional Mozes Kilangin, Timika (TIM),

4.       Nabire – Bandar Udara Douw Aturure (NBX),

5.       Yahukimo – Bandar Udara Nop Goliat Dekai (DEX),

6.       Jayawijaya – Bandar Udara Wamena (WMX).

Dari Papua Lion Air melayani penerbangan Jayapura – Sorong  1 kali per hari, ke Makassar, 2 kali per hari, ke Merauke 1 kali per hari, Jayapura – Sorong – Manado 1 kali per hari , Soekarno-Hatta – Jayapura 1 kali per hari,  Jayapura – Makassar – Soekarno-Hatta 2 kali per hari.

 Wings Air  melayani rute Jayapura – Wamena 2 kali per hari, ke Dekai 2 kali per hari,  Nabire 2 kali per hari,  Nabire – Manokwari 1 kali per hari, ke Sorong 1 kali per hari, ke Ambon 1 kali per hari. Rute Timika – Wamena 1 kali per hari, ke Nabire 1 kali per hari, ke Tual, ke Langgur 1 kali per hari.

Batik Air melayani rute Jayapura – Timika 1 kali per hari, ke Makassar  1 kali per hari, rute Jayapura – Makassar – Soekarno-Hatta 1 kali per hari,  Jayapura – Soekarno-Hatta 1 kali per hari, rute Timika – Makassar 1 kali per hari, ke  Soekarno-Hatta 1 kali per hari. Sampai berita ini ditayangkan, belum diperoleh informasi kebijakan layanan angkutan udara dari operator penerbangan lainnya.

Pasar Mama-mama Papua Dibatasi Jam Operasionalnya.

this formate

Wanita Papua menjual buah pisang di Pasar Mama Mama Papua ( foto: Dok. Edy Sutrisno)

JAYAPURA, bisniswisata.co.id: Pasar Mama-Mama Papua yang legendaris karena keberadaannya diperjuangkan sejak 2003 dan baru terwujud menjadi bangunan permanen di jantung kota Jayapura terkena imbas  wabah Covid-19.

Mulai Kamis ini hingga 14 hari ke depan Pemerintah Provinsi Papua secara resmi menutup bandara dan pelabuhan di 29 kabupaten dan kota termasuk Pasar Mama Mama Papua untuk memaksimalkan upaya pencegahan virus Corona atau Covid-19.

Pasar Mama Mama Papua tepatnya di depan Hotel Aston Jayapura, sebuah pasar permanen bergaya modern. Keberadaannya unik karena pasar Mama-Mama Papua menjadi satu-satunya pasar tradisional di Indonesia yang dikhususkan bagi perempuan asli Papua.

Letaknya di depan hotel Aston membuat tamu-tamu hotel kerap menghabiskan waktu luang untuk membeli oleh-oleh. Dibangun 4 lantai di Jalan Percetakan, salah satu jalan protokol di Kota Jayapura. Pasar Mama-Mama Papua menjadi bukti pemerintah dalam upaya mendukung pemberdayaan perempuan di Papua, khususnya pada bidang ekonomi kerakyatan.

Pasar yang dibangun pada era pemerintahan Presiden Joko Widodo periode pertama, tak hanya ada di Kota Jayapura. Pasar Mama-Mama Papua juga terdapat di Sentani, Kabupaten Jayapura dengan nama Pasar Prahaa, hingga di Provinsi Papua Barat.

Pasar yang di Kota Jayapura ini dapat menampung hingga 300-an pedagang. Lantai 1 pada pasar itu ditempati oleh pedagang buah, sayur hingga ikan dan daging. Lalu, lantai 2 ditempati oleh pedagang yang menjual kerajinan tangan Papua, seperti noken, –tas rajutan tradisional Papua atau cinderamata lainnya.

Sedangkan pada lantai 3, dikhususkan untuk penjualan makanan khas Papua, termasuk ruangan untuk Rumah Anak Harapan yang diperuntukkan bagi anak-anak pedagang.

“Khusus bagi Pasar Mama Mama Papua beroperasinya mulai jam 16.00 sampai dengan pukul 20.00 WIT saja ” kata Lukas Enembe dikutip dari Papuaprov.go.id. Padahal biasanya justru malam hari pasar ini makin ramai oleh pembeli.

Keputusan pembatasan pengoperasian pasar dan penutupan bandara dan pelabuhan  ini merupakan hasil kesepakatan antara Gubernur Papua Lukas Enembe bersama Forum koordinasi pimpinan daerah (Forkompinda) serta para bupati, dalam rapat penanganan dan penanggulangan Covid-19 di Papua.  

Selain penutupan bandara dan pelabuhan Pemerintah Provinsi Papua juga berlakukan pembatasan sosial dengan memblokir pergerakan penduduk lokal Papua terutama dari dan ke wilayah La Pago, Mee Pago, Animha serta Mamta.

Menurut Gubernur Enembe pembatasan sosial dimaksud melarang sementara waktu orang masuk ke Papua, baik lewat jalur udara maupun laut. Namun transportasi barang boleh masuk.

Keputusan ini terpaksa diambil mengingat sudah ada dua Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dinyatakan positif Covid-19. Kendati dilakukan pembatasan sosial, status Papua terkait pendemi Covid-19 masih siaga darurat.

Penutupan akses transportasi juga dilakukan pada pos lintas batas darat negara (PLBN). Sementara hasil keputusan Gubernur, Forkompinda dan para bupati juga menyepakati memberi waktu aktivitas masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dan aktivitas lainnya secara terbatas antara pukul 06.00 sampai pukul 14.00