Ke Seberang, Merasakan Libur Musim Dingin

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: DI bulan Juni- Agustus, kegiatan sekolah, kuliah masuk masa libur. Yang bekerja, masih boleh minta cuti? Pasalnya tahun ini, di  Indonesia memasuki masa liburan panjang mulai dari perayaan Idul Fitri di bulan Mei, hingga jadwal liburan sekolah di bulan Juni. Yuk mencoba menikmati liburan musim dingin di negeri tetangga Australia yang sedikit berbeda dengan negara- negara empat musim lainnya.

Australia menyambut musim dingin pada bulan Juni hingga Agustus dan  Australia Barat dapat dikatakan sangat beruntung karena memiliki cuaca yang bersahabat sepanjang tahun. Temperatur ketika musim dingin di Australia Barat tidak mengganggu wisatawan beraktivitas, tidak harus memakai pakaian super tebal. Udara sejuk dan segar di Australia Barat ketika musim dingin justru memudahkan para wisatawan untuk menjelajahi negara bagian tersebut.

Periode liburan panjang ini menjadi waktu yang tepat untuk mengeksplorasi destinasi wisata di Australia Barat. Mulai dari berjalan-jalan mengelilingi ibu kota Perth dan sekitarnya, menyaksikan secara langsung keindahan alam Coral Coast, hingga menikmati produk olahan lokal seperti wine, cokelat, dan keju dengan latar pemandangan area South West. Berpergian ke Perth bisa menjadi sangat terjangkau dan ringkas apabila Anda memilih transportasi, akomodasi, serta agenda yang tepat.

Ketika sampai di bandara, Anda dapat naik taksi atau transPerth Bus untuk mencapai pusat kota. Untuk mengelilingi daerah lain dan mendapatkan pengalaman musim dingin yang maksimal, lakukan perjalanan darat dengan keluarga atau teman-teman dengan menyewa mobil atau campervan. Musim dingin yang cerah di Perth membuat jalan-jalan terasa lebih nyaman bagi wisatawan Indonesia yang tidak terbiasa dengan suhu dingin.

Ketika mengunjungi Perth dan sekitarnya, pastikan untuk mencoba kue terkenal, honeycake. Honeycake merupakan kombinasi yang unik dari biskuit madu dan krim karamel manis yang halus dilengkapi dengan kacang walnut gurih dan crumble renyah yang hanya dapat ditemukan di tempat ini. Honeycake menjadi dessert favorit penduduk setempat, penggemar makanan, dan para wisatawan. Toko kudapan di Perth,  menyediakan pilihan menu halal untuk pengunjung muslim.

Sepanjang musim dingin, Perth juga mengadakan berbagai kegiatan dan pop-up yang bertema musim dingin seperti instalasi seni, hujan salju di area mal, dan arena ice skating. Sementara itu, Swan Valley, tempat favorit para pecinta kuliner yang berlokasi hanya 25 menit dari pusat kota Perth, menawarkan beragam pilihan cokelat, kopi, keju, dan berbagai pilihan kuliner premium lainnya di satu tempat dengan latar pemandangan perbukitan yang sangat indah.

Perth Hills salah satu destinasi yang direkomendasikan di Perth, khususnya pada musim dingin. Hanya dengan perjalanan darat selama 45 menit dari pusat kota, pengunjung disuguhkan pilihan destinasi outdoor menarik seperti Vineyard Kitchen yang menyediakan hidangan terbaik di Perth Hills dengan pemandangan indah Brookside Vineyeard.

Selain itu, tempat lain yang bisa dikunjungi adalah CORE Cider House. Bistro ini berlokasi di kebun lemon dan jeruk seluas 40 hektar yang dapat pengunjung panen ketika musim dingin. Sementara itu Araluen Botanic Park memberikan ketenangan dari hamparan pemandangan bunga kamelia, mawar, tulip, dan lainnya.

Dikenal sebagai kota pelabuhan, Freemantle memiliki produk andalan seperti seafood segar yang dihidangkan di berbagai restoran terkenal. Selain seafood, para pengunjung juga dapat mengikuti tur untuk mengunjungi butik bir di Fremantle untuk merasakan bir unik yang hanya diproduksi di berbagai wilayah di Australia Barat dan beberapa pilihan lain asal Australia secara umum. Anda dapat melakukan wisata kuliner tiada akhir di Freemantle dengan sajian yang beragam.

Menyebrang ke Rottnest Island

Hanya dengan naik kapal feri selama 25 menit dari Freemantle atau 50 menit dari Elizabeth Quay, Anda tiba di Rottnest Island dan dapat menghirup udara segar musim dingin di daerah pantai yang jauh dari keramaian. Dikelilingi dengan air laut jenih dan pasir putih, Rottnest Island melarang penggunaan kendaraan mobil dan motor pribadi. Pengunjung dapat mengelilingi pulau  dengan berjalan,bersepeda atau menaiki Explorer Bus Services. Rekomendasi destinasi di Rottnest Island ketika musim dingin di antaranya adalah Pinky Beach, yang berlokasi dekat dengan Bathurst Lighthouse, khususnya ketika matahari terbit atau terbenam untuk melihat langit cantik dengan semburat warna pink. Untuk area yang lebih natural dan terpencil, Anda dapat mengunjungi Cathedral Rocks Viewing Platform, melihat sekelompok anjing laut berbulu asli Rottnest Island sembari menikmati hempasan ombak.

Lanjutkan perjalanan Anda ke area Coral Coast, di mana petualangan menyenangkan dan satwa liar menakjubkan menunggu. Di Coral Coastbisa mengunjungi The Pinnacles di Nambung National Park. Waktu terbaik untuk menikmati The Pinnacles adalah pada malam hari ketika langit berbintang menemani formasi limestones yang luar biasa. Hanya dengan menempuh 30 menit perjalanan darat dari The Pinnacles, Anda bisa mengunjungi Lobster Shack untuk menyantap lobster segar dan terbaik di Australia Barat.

Jika Anda masih mencari pemandangan berwarna pink setelah mengunjungi Pinky Beach di Rottnest Island, Anda bisa pergi ke keajaiban alam yang langka yaitu Pink Lake di Hutt Lagoon. Pink Lake di Hutt Lagoon paling cocok dinikmati dari atas dengan menaiki helicopter atau pesawat baling -baling yang terbang dari bandara Kalbarri pada pukul 10 pagi hingga 2 siang. Ketika mengunjungi area tersebut, jangan lupa untuk datang ke atraksi ikonik lainnya seperti lengkungan batu alami di Nature’s Window dan Kalbarri Skywalk di area Kalbarri National Park yang sangat memesona dan gratis. Catat!

Petualangan di Selatan

Hanya dengan menempuh dua jam perjalanan dari Perth, Anda dapat sampai di South West untuk menikmati keragaman destinasi ini, mulai dari satwa liar, pemandangan yang luar biasa, hingga kuliner gourmet. Di South West terdapat Kota Margaret River yang terkenal sebagai satu-satunya destinasi ideal di mana pengunjung bisa mengelilingi area wineries peraih berbagai penghargaan, hutan dengan pepohonan tinggi, serta berbagai gua kuno.

Humpback Whale breaching off Dunsborough Coast (dok.ist)

 Di ujung selatan wilayah Augusta, pengunjung dapat menyaksikan Humpback Whales dan Southern Right Wales . Apabila beruntung, Anda dapat melihat Blue Whale yang langka dengan anjing laut, lumba-lumba, dan berbagai jenis burung dari berbagai belahan dunia.

Lebih lanjut ke Selatan di sekitar wilayah Great Southern, para pengunjung dapat mengeksplor Valley of the Giants Tree Top Walk, jalan setapak setinggi 40 meter dari atas permukaan tanah dan sepanjang 600 meter di dalam hutan. Di sini pengunjung dapat melihat berbagai macam burung dari pepohonan megah khas Australia Barat.

Untuk mengakhiri perjalanan di Southwest, wisatawan dapat mengunjungi Natural Bridge dan The Gap di sekitar wilayah Albany untuk melihat pemandangan laut yang luar biasa Southeast Ocean dari atas tebing-tebing. Apabila beruntung, Anda akan dilewati oleh paus yang berdatangan ketika musim dingin.

Hal menarik dari Australia Barat ketika musim dingin tidak hanya sampai di sini, karena Australia Barat juga mengadakan berbagai festival tiap tahunnya termasuk ketika musim dingin.

Festival yang wajib untuk didatangi adalah Truffle Kerfuffle dan Cabin Fever Festival. Truffle Kerfuffle digelar pada 19-21 Juni 2020 sebagai perayaan ke-10, di mana pengunjung bisa mendapatkan pengalaman mencari Black Truffle yang musiman di Manjimup, pusat dari truffle Australia. Pengunjung juga dapat menikmati hidangan lezat yang disajikan penduduk lokal setempat mau pun chefs berkelas dunia.

Sementara itu, Cabin Fever Festival diselenggarakan pada 17-26 Juli 2020 di daerah Margaret River, pusat kuliner gourmet Australia Barat. Hawa musim dingin, api unggun, makanan dan wine yang lezat, ditengah pesta dan musik yang meriah, membuat liburan musim dingin lebih terasa berkesan. Yuuk!

Wartawan Senior www.bisniswisata.co.id Endy Poerwanto Meninggal Dunia

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Kabar duka kembali hadir pada dunia pers Tanah Air. Wartawan senior, Endy Poerwanto menghembuskan nafas terakhirnya, hari ini, Sabtu (22/2/2020) pukul 04.20 WIB.

Redaktur dan kordinator liputan di portal berita wisata www.bisniswisata.co.id ini sudah bergabung di media online ini sejak peluncuran resmi oleh Wakil Menteri Pariwisata Dr. H. Sapta Nirwandar, SE,  Kabinet Indonesia Bersatu II pada 28 Juni 2013 di Balairung Soesilo Soedarman, Kemenpar.

Bersama 15 orang tim redaksi lainnya,  Endy yang malang melintang di dunia pers dan pernah bergabung di beberapa media seperti Bali Post, Berita Batavia dan media lainnya selalu aktif mempromosikan pariwisata Indonesia selain melalui website juga lewat berbagai media sosial dengan nama Endy Marcapada.

Informasi berpulangnya Wartawan yang kerap disapa “Cak Endy” tersebut pertama kali disampaikan dari istrinya, Ni Luh Emmy Dharmaningsih atau Emi melalui grup WA Forum Wartawan Polri (FWP) dan Forum Wartawan Pariwisata dan Ekraf ( Forwaparekraf)

“Telah meninggal dunia sahabat dan saudara kita ENDY PURWANTO di Rumah Sakit Pusat Pertamina pada hari ini, Sabtu, 22 Febuari 2020, jam 04.20 jelang azan subuh. Almarhum disemayamkan di rumah anak keduanya, Bagus, di Komplek Jatibening AL, Pondok Gede, Bekasi, ” demikian berita melalui media sosial itu kemudian menyebar. 

Awal kejadian tiga minggu lalu, Minggu 2 Febuari 2020,  Endy tengah liputan di hotel Century, Senayan Jakarta dan saat mengajukan pertanyaan tiba-tiba terjatuh. Oleh manajemen Hotel Century langsung dengan cepat di bawa dengan mobil pribadi salah satu manajer hotel ke Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta Selatan.

Alm Endy Poerwanto bersama istri, anak, menantu dan tiga orang cucu.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih pada Manajemen Hotel Century, Jakarta dan Manajemen RSPP yang telah memberikan pertolongan pertama dan perawatan rumah sakit  hingga akhirnya Endy menghembuskan nafasnya yang terakhir,” ungkap Emi yang mendampinginya terus saat kejadian hingga wafat.

 Cak Endy, merupakan sosok wartawan yang rajin dan militan. Selain itu, mudah akrab dan bergaul dengan rekan sesama profesi. Dia juga selalu bersahaja, dan tak pernah marah. 

“Saya kenal beliau Tahun 2000, ketika hijrah dari Surabaya ke Jakarta sebagai Wartawan Bali Post. Malang melintang di Wartawan Polri, Pariwisata, dan aktif di banyak kegiatan orangnya rajin,” kata Sadono, wartawan Suarakarya.id

Cak Endi memang dikenal aktif di wartawan Kementerian Pariwisata. Laki laki kelahiran 13 Oktober 1960 ini pernah menjabat koordinator wartawan di sana. Dia juga beberapa kali menjadi tim formatur pembentukan Koordinator Forum Wartawan Polri (FWP). 

Jurnalis tamatan AWS (Akademi Wartawan Surabaya) itu juga rajin beribadah saat tengah bertugas dan kerap memposting kutipan Alquran dan hadist maupun memberikan kata-kata motivasi di media sosialnya.

Junior Almarhum saat menempuh studi di AWS, Ganefo, menyampaikan Cak Endy ketika wartawan muda, kerap dipercaya untuk membuat siaran pers oleh beberapa tokoh ternama di Kota Surabaya dan selalu senang membantu pekerjaan yunior maupun rekan media lainnya.

“Iya, dia kakak kelas saya di AWS, pernah satu media di FAKTA, sering ngasih saya rilis Sinshe Soesanto, dan saya juga kenal keluarganya. Dia orangnya baik. Semoga amal ibadah kebaikannya diterima Allah SWT, dan diampuni dosa-dosanya” ujar Ganefo.

Diketahui, tubuh tak berdaya Cak Endy sudah dirasakannya kurang lebih sejak tiga minggu yang lalu. Adapun, diagnosa dari Tim Medis Rumah Sakit Pusat Pertamina Jakarta terhadap Cak Endy ialah serangan Stroke.

Sebelumnya, kiprah terakhir Cak Endy dalam dunia Wartawan Polri, kala ia dipercaya menjadi Ketua Panitia Pelaksana Futsal Kapolda Cup.Almarhum yang putra asli Keputran Panjunan Surabaya, meninggalkan seorang Istri Emmy, dan tiga orang anak Anis, Bagus, dan Elisa. 

Kini, ketidakberdayaan sahabat kita telah berubah menjadi kebahagiaan abadi di sisi Sang Khalik. Orang baik akan selalu bertemu tempat yang baik. Selamat jalan Cak Endy. Semoga Husnul Khotimah. 

“Goes” di Gianyar, Dapat Sehatnya, Berhadiah Pula

this formate

BALI, bisniswisata.co.id: MASIH menikmati libur Galungan dan Kuningan di Bali dan punya hobi bersepeda? Atau sekadar menonton pesepeda berlomba? Undangan dari Rumah Luwih yang menjadi tuan rumah para pesepeda peserta Gran Fondo New York (GFNY) Bali, boleh menjadi panduan mengisi hobi.

GFNY adalah maraton bersepeda terbesar di Indonesia, dan seri pembuka GFNY World Series. Mereka balap di Gianyar, Bali pada Minggu (23/2), mulai jam 06.30 wita menusuri jalan Prof. Dr. IB Mantra dan kemudian masuk kelintasan- lintasan berpemandangan indah sesuai klas yang diikuti.

Peserta terbagi menjadi dua rute, yaitu Medio Fondo (jarak menengah) dengan jarak 105 km dan Gran Fondo (jarak jauh) dengan jarak 135 km dengan mengusung tema Be a Pro for a Day. Dengan suasana pagi yang sejuk, pesepeda dapat menikmati keindahan alam Bali dengan rute yang menantang.

Mereka  juga akan melewati sejumlah pantai keren dan lokasi wisata lainnya di Pulau Dewata, seperti Pura Goa Lawah, Candidasa, Amlapura, Sidemen, Pura Besakih, Susut, Bangli, lalu kembali ke Gianyar. Mengikuti acara ini, sehatnya dapat, pasti dapat hadiah, paling tidak dari sponsor.

“Kami berharap acara ini akan menjadi annual event dan branding untuk destinasi Gianyar pesisir, “  ungkap Agus Suananda, CHA, General Manager di Rumah Luwih.

Tahun ini ada 1.758  pengendara sepeda dari 36 negara berkumpul untuk mengayuh sepedanya di rute kabupaten seni, Gianyar yang menantang. Resort Rumah Luwih menyediakan ruang khusus ribuan pesepeda GFNY berkumpul dan berbagi kiat “balap” lintas alam yang aman, nyaman, sembari menikmati uniknya resort Rumah Luwih. Peserta juga mendapat sajian makan malam menu khusus pengendara sepeda, menu carbohydrate loading (carbo-loading) atau pemuatan karbohidrat sehari sebelum acara besar, balap lintas alam.

Taman Ujung

Bukan tanpa alasan jika penyelenggara GFNY memilih Gianyar dengan Rumah Luwihnya menjadi tempat penyelenggaraan lomba. Resort yang dirancang arsitek Hadiprana, menggabungkan gaya kolonial Belanda dengan keindahan Istana Taman Ujung di Karangasem. Capel Rumah Luwih adalah duplikat Bale Kapal di Taman Ujung Karangasem, berdiri anggun menghadap Pulau Nusa Penida menantang pesisir Sanur, berlatar belakang Gunung Agung. Dilengkapi 75 kamar suite mewah dengan luas tanah 3,4 hektar, dengan landscape hijau subur Dengan fasilitas bintang lima, meski pun pantai berpasir hitam berkilau, tamu dapat melihat keindahan alam Bali dengan pemandangan yang menakjubkan sejak matahari terbit sampai terbenam.

Dibawah kepemimpinan Agus Suananda, CHA sebagai general manager sejak tahun 2019, Rumah Luwih tidak hanya rumah bagi honey mooner usai penyelenggaraan pesta pernikahan. Juga tempat diselenggarakannya pertemuan baik official meeting, social event, arisan, gathering, reuni bahkan outbond activity.

Resort ini, peraih Indonesia Leading Luxury Wedding Resort dalam acara the 10th INDONESIA TRAVEL TOURISM AWARD 2019, Gold Medal,Tri Hita Karana Award, Traveller Review Awards 2020 (9 out of 10) dari Booking.com dan excellent score 8.9 Agoda, Guest Review Awards 2019, meraih Certificate of Excellence di Trip Advisor dan Winner of Luxury Architecture Design Hotel di World Luxury Hotel Award.

Wakil Gubernur pun “Ngayah Masolah” Topeng Sidakarya

this formate

BALI, bisniswisata.co.id: PERAYAAN Galungan di Bali saat ini. Beruntung lah wisatawan yang sedang berlibur dalam 10 hari ke depan, pasalnya usai Galungan umat Hindu menutup rangkaiannya dengan penyelenggaraan upacara Kuningan. Eksplore lah keunikan tradisi Hindu dengan banyak bertanya kepada pelaku- pelakunya. Bali dikenali pariwisata dari keunikan tradisi beribadahnya, spirit yang memberi “taksu” pada pulau  Bali dengan segala isinya.

Ingin mengujinya? Mintalah pemilik hotel, restoran membangun fasilitasnya di tempat lain di luar Bali dan coba Anda berlibur di sana, Anda akan merasakan bedanya. Meski pun fasilitas tersebut “mencontek” Bali habis- habisan.

Karena pariwisata bukan “keseragaman”, tetapi keberagaman yang harmonis, berwarna- warni dengan kekhasannya masing- masing. Kuncinya adalah respek pada nilai- nilai kelokalan, bukan mengintrodusir nilai pada komunitas tujuan wisata. Dan Nusantara itu kaya raya dengan saujana tak ternilai.

Sepanjang ritme tersebut, sejumlah pura menyelenggarakan upacara khusus, seperti pelaksanaan Puncak Karya Pengurip Gumi di Pura Luhur Batukau, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, pada Umanis Galungan – sehari setelah Hari Raya Galungan/Kamis, 20/2). Dalam upacara seperti ini, umat berlomba- lomba menunjukkan rasa terimakasihnya atas karunia, berkat yang dilimpahkan Hyang Widhi, Tuhan Yang Esa dalam kehidupannya.

Upacapan syukur berupa doa, “sesajen”, tenaga dan waktu yang diluangkan untuk ikut serta mempersiapkan upacara tersebut. Ada juga dengan menghaturkan keahliannya sebagai ungkapan terimakasih. Seperti bergabung dengan “sekehe” (kelompok) “penabuh gamelan, mekidung” (menyanyi melantunkan ayat- ayat suci Wedha), menari tarian sakral khusus untuk upacara tersebut. Atau membantu mempersiapkan konsumsi sepanjang rangkaian upacara berlangsung.

Topeng Sidakarya

Pada Umanis Galungan 2020, Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, arsitek yang piawai menari ini, juga berbagi rasa syukur dengan “mesolah”/menari topeng Sidakarya. Tarian yang berkaitan erat dengan pelaksanaan Dewa Yadnya, sebagai simbol “sidanya karya (puput lan mapikolih)”, dilancarkan dan diberkatiNya upacara tersebut.

Topeng Sidhakarya ditampilkan melengkapi rangkaian upakara “Nyenuk”,  tiga hari setelah puncak acara. Upacara “Nyenuk”, dimaknai sebagai simbol kehadiran para Dewa yang berstana di pura tersebut dengan segala berkat sehingga upacara berjalan lancar.Pementasan Topeng Sidhakarya, tari sakral (Wali dan Bebali), dengan maksud mengusir “bhutakala” agar tidak mengganggu pelaksanaan “yadnya” atau “nyomya bhutakala”, agar dapat membantu pelaksanaan” yadnya” dari” bhuta, kasupat” menjadi dewa. 

Wagub yang akrab disapa Cok Ace, juga berharap generasi muda iklas mempelajari dan melestarikan seni budaya terkait ibadah. “ Upaya menjaga keseimbangan nyata secara “skala” dan juga” niskala”,” tegas Cok Ace.

Menurut ajaran sastra agama Hindu, Panca Yadnya yang wajib dilaksanakan, yakni : Dewa Yadnya, Bhuta Yadnya, Rsi Yadnya, Pitra Yadnya dan Manusa Yadnya. Dilatarbelakangi oleh unsur keyakinan adanya tiga hutang, Tri Rna yang wajib “dilunasi”  yaitu : Dewa Rna, Resi Rna dan Pitra Rna.

Unik dan membangkitkan rasa penasaran bukan? Nuansa spiritual dan peluang mengeksplore keunikan itulah yang menjadi nilai unggulan kepariwisataan di Bali. Bagi wisatawan asing terutama penggiat spiritual, berlibur di Bali adalah ruang “mengisi” rohani.

Oh ya, jangan lupa etika ya, jika berwisata ke ruang ibadah/pura umat Hindu. Lengkapi diri dengan kain panjang dan selendang alias “senteng” yang dililitkan di pinggang dengan bloues atasan yang sopan.

PWI Tolak Pasal-pasal Halangi Kemerdekaan Pers

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: PERSATUAN  Wartawan Indonesia (PWI) menolak hadirnya pasal-pasal yang berpotensi menghalangi kemerdekaan pers dalam RUU Omnibus Law Cipta  Kerja. Selain itu, PWI juga menolak pasal-pasal yang memberi kewenangan pemerintah memberi sanksi kepada pers.

Meski demikian, ada pasal-pasal dalam draft RUU itu yang akan mendukung pers agar makin profesional yang perlu didukung. Ketua Umum PWI Pusat, Atal S Depari, menegaskan hal itu, Kamis (20/2/2020)di Jakarta, usai melakukan diskusi terbatas mengenai RUU Cipta Kerja yang bersentuhan dengan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers.

“Kami menolak adanya Pasal 18 ayat (4) yang memberikan kewenangan kepada pemerintah untuk membuat peraturan pemerintah untuk mengatur sanksi administrasi terkait pelanggaran Pasal 9 ayat (2) dan Pasal 12 UU Pers,” tegas Atal Depari.

UU Pers tidak boleh membuka pintu belakang dengan memberikan kewenangan melalui PP. Silakan sanksi diatur pada Pasal 18 ayat (3) UU Pers saja seperti sekarang ini. Namun bila nominalnya mau dinaikkan silakan, PWI setuju, asal tidak membunuh kemerdekaan pers.

Mengenai naiknya sanksi sebagaimana diatur Pasal 18 ayat (1) dan Pasal 18 ayat (2), sikap PWI setuju. Inikan bentuk kesetaraan dihadapan hukum, baik untuk orang yang menghalangi kerja jurnalistik maupun perusahaan pers pelanggar Pasal 5 ayat (1) UU Pers.

Naiknya sanksi ini diharapkan bisa menjadi pengingat baik kepada masyarakat atau pers itu sendiri. Sanksi pidana pers yang semula pidana dendanya Rp 500 juta naik menjadi Rp 2 miliar.

Terkait Pasal 18 ayat (1) khususnya yang merujuk kepada Pasal 4 ayat (3), Atal meminta narasinya diubah. Legal standing pasal ini tidak semata perusahaan pers tetapi juga wartawan. “Setidaknya ada dalam penjelasan yang dimaksud pers nasional adalah perusahaan pers dan atau wartawan,” ujarnya.

UKW dan Verifikasi

Dalam hal UKW dan verifikasi, Ketum PWI Pusat mendukung uji kompetensi wartawan dan verifikasi perusahaan pers hadir dalam RUU Omnibus Law Cipta Kerja. “PWI akan usulkan agar UKW dan Verifikasi Perusahaan Pers diatur langsung dalam UU, tidak seperti sekarang ini,” jelasnya.

Pasal 7 UU Pers yang selama ini hanya dua ayat, perlu ditambah. PWI usulkan Pasal 7 ayat (1) wartawan Indonesia wajib mengikuti pelatihan khusus dan uji kompetensi wartawan.

Pasal 7 ayat (2) Wartawan Indonesia wajib masuk dalam organisasi profesi kewartawanan.

Pasal 7 ayat (3) Wartawan Indonesia wajib memiliki dan mentaati Kode Etik Jurnalistik.

Atal Depari juga meminta verifikasi perusahaan pers masuk menjadi syarat yang diatur pada Pasal 9 UU Pers. Jadi selain berbadan hukum wajib terverifikasi namun verifikasinya tidak mengarah kepada pers industri. Verifikasinya lebih untuk melihat apakah badan hukumnya sudah sesuai.

Hal lain yang menjadi konsentrasi PWI adalah sistem pertanggungjawaban sebagaimana diatur Pasal 12 UU Pers yang sekarang ini masih membuka celah, masuknya pidana lain.

” Kami usulkan pada Pasal 12 ini dikunci, bila terjadi sengketa pemberitaan hanya ditangani sesuai UU Pers. Bisa hak jawab, hak koreksi dan mediasi di Dewan Pers. Paling berat adalah pidana pers sebagaimana diatur Pasal 18 ayat (1) atau Pasal 18 ayat (2),” jelasnya.

Cara Santai Berlibur ke Thailand

this formate

BALI, bisniswisata.co.id: BERLIBUR, sudah jadi kebutuhan hidup buat kaum milenial. Meski COVID-19 masih tren dalam pemberitaan, piknik tetap jalan terus. “Sepanjang mengikuti SOP kesehatan berwisata,” kata teman yang  sedang menyusun itinerary dan mencari tiket pesawat ke Thailand?

Berlibur ke Thailand bisa menjadi short getaway trip yang menyenangkan di tengah jenuhnya pekerjaan dan tebaran berita COVID-19. Di bawah ini akan dibahas beberapa cara mendapatkan tiket pesawat murah ke Thailand dan tips berlibur ke negara tetangga ini. Selamat membaca!

Cara Mendapatkan Tiket Pesawat Murah ke Thailand

Karena banyaknya permintaan penerbangan ke Thailand, harga tiket pesawat ke negara ini kadang mahal. Namun, tidak mustahil mendapatkan tiket dengan harga miring. Anda bisa mencoba beberapa cara berikut.

  • Gunakan mode incognito

Semakin tinggi traffic ke sebuah situs pencarian tiket, maka harga tiket yang tersedia semakin tinggi. Sistem juga bisa melacak history pencarian Anda sehingga tiket yang sering Anda lihat akan meningkat harganya.

Namun, ada cara untuk mengakali hal ini. Caranya adalah dengan menggunakan mode incognito browser saat mencari tiket pesawat lewat situs web. Dengan mode incognito, history pencarian Anda tidak bisa dilacak dan kunjungan Anda ke situs tidak menaikkan traffic. Maka, Anda bisa mendapatkan harga yang lebih murah.

  • Mencari promo

Maskapai penerbangan sering memberikan promo. Ada baiknya Anda memanfaatkan promo yang ada sehingga bisa mendapatkan tiket pesawat ke Thailand dengan harga yang murah. Umumnya info promo muncul pada hari Senin atau setelah hari libur nasional. Tetap pantau harga untuk mengantisipasi adanya promo. 

  • Manfaatkan fitur Price Alerts

Tahukan Anda bahwa Traveloka memiliki fitur Price Alerts? Fitur ini dapat membantu Anda melacak dan mencari harga tiket yang sesuai dengan budget yang sudah Anda tetapkan. Ketika harga tiket turun dan sudah mencapai budget Anda, Traveloka akan mengirimkan notifikasi supaya Anda bisa membeli tiket dengan harga murah.

  • Cari tiket low cost carrier

Sekarang banyak pesawat low cost carrier (LCC) yang melayani rute penerbangan ke Thailand dengan harga miring. Harga maskapai budget seperti Air Asia atau Scoot jauh lebih murah dibandingkan dengan maskapai reguler.

  • Hindari peak season

Jika Anda berkunjung ke Thailand pada saat peak season, banyak orang yang berlibur ke negara ini. Jadi, harga tiket naik sesuai dengan jumlah permintaan. Selain itu, harga akomodasi pun akan lebih mahal.

Waktu yang tepat untuk berkunjung ke Thailand adalah saat low season yaitu bulan Juli sampai Oktober. Lebih sedikit pengunjung yang berlibur pada masa ini. Ditambah lagi, saat itu Thailand sedang musim sejuk sehingga temperatur udara tidak terlalu panas.

  • Menentukan hari keberangkatan dan kepulangan

Seperti yang kita ketahui, harga tiket lebih mahal pada akhir pekan dan long weekend. Maka, sebaiknya Anda menghindari memilih tiket keberangkatan dan kepulangan pada hari-hari sibuk seperti Jumat, Sabtu, Minggu, dan Senin. Akan lebih murah jika Anda memilih hari Selasa, Rabu, atau Kamis.

Tiket harga kantung sudah dapat, bagaimana mengisi liburan di negeri Gajah Putih ini? Teman bisniswisata.co.id menyarankan:

  • Akomodasi

Untuk urusan akomodasi, lebih murah dan praktis jika Anda mencari secara online. Selain itu lebih baik jika sudah mempunyai akomodasi dari jauh-jauh hari untuk mengantisipasi kemungkinan bahwa Anda tidak mendapatkan tempat menginap.

Jika Anda memiliki budget terbatas, Anda bisa memilih untuk menginap di backpacker dormitory yang harganya bisa di bawah Rp 100 ribu per malam. Anda yang berlibur dalam kelompok juga bisa mempertimbangkan untuk menyewa apartemen atau rumah. Selain lebih memiliki privasi, Anda juga bisa membagi biaya sewa sehingga lebih murah.

  • Dokumen imigrasi

Untuk berlibur di Thailand dalam jangka waktu yang pendek, tidak memerlukan visa. Anda bisa langsung berangkat saja. Saat tiba di bandara Thailand, Anda harus mengisi form imigrasi dan menunjukkannya kepada pihak imigrasi di bandara.

Kartu ini harus dijaga baik-baik selama perjalanan Anda. Jangan sampai hilang, bisa-bisa Anda tidak bisa pulang!

  • Makanan

Urusan makanan di Thailand cukup terjangkau. Bahkan di tempat wisata yang ramai seperti food court di daerah Asiatique, Anda bisa mendapatkan makanan mulai dari harga sekitar Rp 15 ribu rupiah. Selain itu, urusan rasa, makanan Thailand cukup sesuai untuk lidah orang Indonesia dan yang paling penting standar higienisnya. Food street Thailand standarnya sama dengan di hotel berbintang, kemasannya yang disesuaikan.

Untuk Anda yang beragama Islam, tidak perlu khawatir kesulitan mencari makanan halal. Di kota besar di Thailand cukup mudah untuk mendapatkan makanan berlogo halal. Harganya pun masih terjangkau.

  • Transportasi

Nah, untuk berkeliling ke tujuan wisata yang hemat biaya, Anda bisa menggunakan transportasi umum selama di Thailand. Di Bangkok terdapat banyak alternatif transportasi seperti MRT, BTS, bus, tuk-tuk, bahkan ojek. Jangan lupa antisipasi macet karena Bangkok juga cukup macet seperti Jakarta pada jam- jam tertentu. Berlibur dulu!

Dubes RI di Swedia Rajin Promosikan Wisata Alam dan Budaya ke Milenial Kawasan Nordik

this formate

Dubes Bagas Hapsoro ( kiri)  mempromosikan Indonesia  dengan memainkan piano lagu-lagu daerah membuat gadis kecil Swedia kagum dan cinta Indonesia.

STOCKHOLM, Swedia, bisniswisata.co.id: Kalangan milenial termasuk anak-anak di Swedia dan kawasan Nordik lainnya menjadi pasar potensial paket wisata alam Indonesia, kata Bagas Hapsoro, Dubes RI untuk Swedia merangkap Latvia, hari ini.

” Kami melibatkan anak-anak Swedia secara aktif dalam kegiatan promosi, sosial dan budaya seperti acara tahunan Kampung Indonesia,” ungkapnya melalui chat WA, hari ini.

Anak-anak yang dilibatkan bukan dari perkawinan campur pasangan orangtua dari RI-Swedia tapi juga para penerima  beasiswa Darmasiswa dan masyarakat Swedia lainnya yang tertarik dengan kegiatan-kegiatan KBRI Swedia.

Pihaknya bekerjasama dengan diaspora Ninna Mussolini yang bersama suaminya Hans Hansson mendirikan Swedish-Indonesia Bagus Organization / Svensk-Indonesiska Bagusföreningen berkedudukan di kota Malmö yang kerap mendukung promosi Indonesia dengan mengikuti pawai Landskrona Karnevalen.

Organisasi Bagus mengikuti pawai bersama ribuan peserta dari berbagai organisasi dan negara. Selain juga mengisi acara di panggung pop-up dengan menampilkan tarian Betawi seperti Tarian Nandak Ganjen, Tari Topeng dan Tari Ondel-Ondel.

Kota Landskrona adalah kota yang dulu dikenal sebagai kota industri kapal dan tekstil Swedia yang berusia lebih dari 600 tahun ini dulunya adalah desa nelayan yang merupakan wilayah negara Denmark. Jaraknya sekitar 1,5 jam dari ibukota Swedia.

” Kami aktif presentasi tentang pariwisata Indonesia baik di Swedia, Latvia dan bursa wisata lainnya di kalangan para pelaku industri di sini. Selain juga rajin menggelar kegiatan seperti fashion show batik dan tenun ikat juga agar masyarakat serempat mengetahui, mengerti, dan kemudian mencintai Indonesia dan keragaman budayanya,” kata Dubes yang memiliki tourism minded tinggi ini.

Menurut Dubes  Bagas Hapsoro yang sudah pro-aktif pula mengundang investor Swedia ke calon ibukota RI yang baru, wisatawan Swedia menyukai paket wisata alam yang berkelanjutan (sustainable) dan menyukai hal-hal yang alami, natural termasuk kehidupan masyakarat lokal dengan keindahan seni dan budayanya.

“Seringkali mereka juga menolak wisata – wisata yang dianggap melukai binatang, seperti naik andong atau /delman yang dianggap menyiksa kuda,” jelasnya.

Bali masih menjadi tujuan utama, namun selain itu sekarang juga tengah berkembang Labuan Bajo dan Raja Ampat karena gencar dipromosikan ke mancanegara sebagai 10 destinasi wisata utama di Indonesia.

Dia optimistis ke depan apalagi di tahun 2020, ini Indonesia dan Swedia akan merayakan peringatan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Swedia maka sektor pariwisata juga akan terus ditingkatkan.

KBRI Stockholm berencana menyelenggarakan kegiatan business and investment forum. “Kami akan undang para pengusaha Indonesia dan Swedia dan dari kalangan pemerintah, tentunya untuk meningkatkan peluang investasi dari Swedia ke Indonesia,” tambah Bagas.

Untuk paket wisata alam promosi perlu digencarkan ke negara-negara Nordik, bukan hanya Swedia karena Nordik adalah sebutan untuk negara-negara yang secara geografisnya terletak di bagian Timur Eropa dan Samudera Atlantik Utara.

Pada dasarnya Negara-negara Nordik ini terdiri dari 3 Negara yang terletak di semenanjung Skandinavia yaitu Norwegia, Swedia dan Denmark ditambah lagi dua negara Eropa lainnya yaitu Finlandia dan Islandia.

Selain negara-negara berdaulat tersebut, terdapat pula beberapa daerah otonomi seperti Kepulauan Faroe dan Greenland yang merupakan daerah otonomi khusus Kerajaan Denmark dan Kepulauan Aland yang merupakan daerah otonomi khusus Republik Finlandia.

 

 

ICCA Indonesia Committee Undang Pakar dari Organisasi Pusat Halau Dampak COVID-19  

this formate

Jumpa pers ICCA Indonesia Forum 2020 di Kakaktua Room JCC, hari ini.

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Mencegah dampak mewabahnya COVID-19 di dunia pada bisnis MICE di tanah air, ICCA Indonesia Committee akan menggelar ICCA Indonesia Forum 2020, kata Raty Ning, Ketua ICCA Indonesia, hari ini.

” Untuk pertama kalinya, ICCA Indonesia Committee yang merupakan komunitas anggota Asosiasi Kongres dan Konvensi Internasional atau disebut International Congress and Convention Association (ICCA) pada 25 Februari 2020 di JIExpo Convention Centre & Theatre, Jakarta. 

Seperti diketahui merebaknya COVID-19 bisa mempengaruhi bisnis di industri pertemuan, insentif, konvensi dan pameran (MICE). Oleh karena itu lewat kegiatan  ICCA Indonesia Forum 2020, Indonesia bisa menginformasikan pada dunia sebagai negara yang aman untuk dikunjungi berlibur, bisnis maupun untuk melakukan MICE, tambah Raty.

Apalagi secara infrastruktur dan akses, Indonesia banyak memiliki beragam fasilitas untuk MICE di berbagai kota di Indonesia. Begitu pula ini merupakan industri yang paling cepat mendatangkan devisa, dikarenakan karakter turis MICE memiliki jumlah spending atau belanja yang jauh lebih besar ketimbang wisatawan leisure

” ICCA Indonesia Forum 2020 juga diselenggarakan untuk memanfaatkan momentum dengan adanya pemerintahan yang baru (Kabinet Indonesia Maju) dan guna  mengetahui arah industri MICE dalam lima tahun ke depan, ” tegasnya.

Ironisnya, meski Indonesia memiliki pengalaman panjang dalam penyelenggaraan beragam pertemuan pemerintah skala sangat besar (mega event), diantaranya UN Climate Change Conference dan IMF-World Bank Group Annual Meeting. Namun, jumlah pertemuan asosiasi internasional berskala besar di Indonesia belum banyak. 

” Untuk itulah kami akan akan menghadirkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Gubernur Provinsi DKI Jakarta, para pembicara ahli dari kawasan Asia dan Pasifik supaya para pakar ICCA Pusat di Amsterdam nantinya bisanantinyaendasikan RI tuan rumah mega event lainnya,” kata Raty.

Data ICCA menunjukkan pada tahun 2018 Indonesia menduduki posisi ke-36 untuk Ranking Dunia Destinasi Pertemuan Asosiasi Internasional dengan total 122 pertemuan tingkat regional dan dunia.

Sementara itu, di kawasan Asia Pasifik, Indonesia berada di urutan ke-11. Namun Indonesia masih berada di bawah negara-negara ASEAN, seperti Thailand, Singapura dan Malaysia. 

“Melihat data ICCA tahun 2018, kami melihat masih banyak peluang bagi Indonesia untuk mendatangkan pertemuan asosiasi internasional (association meeting) melalui bidding internasional. 

Hal ini tidak saja membutuhkan dukungan dari Pemerintah namun juga kapasitas stakeholder industri MICE untuk dapat menangkap peluang ini,” Raty Ning melanjutkan.

Namun untuk jangka pendek, pihaknya berharap pemerintah dan asosiasi profesi di tanah air menggalakkan kegiatan MICE di tingkat nasional sehingga bisnis ini tetap tumbuh meski di serang isyu virus Corona dan lainnya.

” Pengalaman dalam menghadapi berbagai macam kejadian force majeure kita harus kompak, bersatu, gerakkan kegiatan lokal sehingga akhirnya bisa bangkit kembali,” ungkapnya.

ICCA Indonesia Forum 2020 akan menghadirkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Gubernur Provinsi DKI Jakarta, para pembicara ahli dari kawasan Asia dan Pasifik yang merupakan pelaku industri MICE global anggota ICCA dan  6 pembicara kompeten lainnya

Para pembicara internasional itu adalah Jason Yeh, CEO of GIS Group and Vice President and Chair of Asia-Pacific Chapter of ICCA, Taiwan (“Outlook of MICE Industry in the Next Five Years and Potency of Association Meetings”

Dr. Aman B. Pulungan, Sp.A(K), FAAP, FRCPI (Hon.), President of Indonesian Pediatric Society (“The Importance of International Association Meetings”)

 Sarah Markey-Hamm, CEO of ICMS Pty Ltd., Australia (“Every Bid has a Story”) serta Noor Ahmad Hamid, Asia Pacific Regional Director of ICCA, Malaysia (“Crunching Data – An Investment for Future Wins”).

Ada pula Tejendar Singh, Client Partner of Facebook, E-commerce and Travel Verticals dan Gunawan Susanto, Country General Manager of Amazon Web Services (AWS) Indonesia membahas  “Optimizing Digital Platforms to Make Your Service Business Stand Out from the Crowd of Competitors”.

Duh, Rusia Juga Tutup Pintu

this formate

MOSKOW, bisniswisata.co.id: DITENGAH mewabahnya COVID-19, pejabat Russia mengumumkan bahwa semua warga negara Cina dilarang memasuki Federasi Rusia efektif 20 Februari 2020. Larangan, berlaku bagi pengunjung yang datang ke Rusia untuk tujuan pekerjaan, untuk kunjungan pribadi, tujuan pendidikan dan wisata. Tidak berlaku bagi penumpang transit.

Wakil Perdana Menteri Federasi Rusia, Tatyana Golikova, dalam release tertulis yang diterima Redaksi BisnisWisata.co.id, menyatakan bahwa perjalanan warga Tiongkok melintasi perbatasan Rusia ditangguhkan sementara dari pukul 00:00 waktu setempat.

Per 19 Februari, penerimaan dokumen permohonan izin masuk dan penerbitan undangan bagi warga Tiongkok untuk keperluan pribadi dan pendidikan, sementara ditangguhkan. Pemerintah Rusia tidak mengeluarkan izin kerja bagi warga yang berada di luar Federasi Rusia.

Tercatat pelancong asal RRT yang berlibur ke Rusia mencapai 1,3 juta hanya dalam masa 9 bulan pertama tahun 2019. Sheremetyevo, bandara terbesar Moskow, berfungsi sebagai pusat maskapai utama yang menghubungkan Eropa dan China.

Dalam catatan Asosiasi Travel Agent Rusia, pasar Cina mengalami lonjakan signifikan, sebagai efek kebijakan pemerintah terhadap wisatawan inbound Rusia. Untuk meningkatkan kinerja kunjungan wisatawan di kawasan Timur Jauh Rusia, Rusia memperkenalkan peraturan visa yang lebih sederhana. Diperuntukkan bagi warga negara dari 18 negara, termasuk Brunei, India, China, Korea Utara, Meksiko, Singapura, Jepang, Aljazair, Bahrain, Iran, Qatar, Kuwait, Maroko, Uni Emirat Arab, Oman, Saudi Arabia, Tunisia, dan Turki.

Pengusaha Restoran Didorong Perbanyak Restoran Vegetarian di Bali dan Lombok

this formate

Sepiring menu vegetarian yang eksotis di sebuah restoran. ( foto: unsplash.com)

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Banyaknya wisatawan India ke Bali, Lombok dan destinasi wisata lainnya membuat pemerintah daerah mendorong kalangan swasta untuk mendirikan restoran yang menyediakan menu vegetarian sesuai pola hidup wisatawan yang beragama Hindu itu.

Masyarakat India memang memiliki preferensi makanan yang beragam. Ada yang vegetarian dan ada yang tidak, ada juga yang punya pantangan makanan tertentu

Itulah sebabnya Bali yang banyak dikunjungi wisatawan India diharapkan pengusaha restorannya punya menu yang lebih variatif. Jika bertambah banyak hadir restoran India maka akan menarik minat turis India untuk mengunjungi Bali, Lombok dan tujuan wisata utama lainnya.

“Karena budaya atau kepercayaan tertentu membuat orang India ketat dalam memilih makanan. Oleh karena itu untuk rekan-rekan pengusaha lainnya saya dukung untuk mendirikan restoran vegetarian, tidak perlu khusus India saja bisa untuk pangsa pasar lainnya,” kata Achmad Sari Alam, Ketua PHRI BPD Banten untuk masa bakti 2017-2020, hari ini.

Pemilik Restoran A Mi Rang, Korea dan Restoran Jepang Asa di Cilegon ini mengatakan bahwa menu masakan vegetarian kini banyak diminati oleh masyarakat Indonesia pula bukan hanya wisman. Oleh karena itu prospek kehadiran resto vegetarian di daerah cerah.

Makkum dengan banyaknya proyek dan kawasan industri, di Cilegon banyak ekspatriat dari Korea dan Jepang yang juga banyak makan sayuran meski mereka juga makan daging sapi dan ayam. Dia mentediakan banyak menu khas Korea dan Jepang dengan menu halal.

“Untuk wisatawan India sebaiknya memang bisa mudah mendapatkan restoran vegetarian sehingga pengeluaran mereka untuk kuliner saja akan makin tinggi,” tambahnya.

Menurut Achmad Sari Alam, pengusaha yang mau investasi restoran vegetarian tetap harus memperhatikan yaitu akses, ‘atraksi’ atau dalam hal ini menu dan kenyamanan yang dalam industri pariwisata dikenal dengan 3 A: Acces, Atraction, Amenities.

” Dulu restoran menu utama vegetarian sepertinya untuk segment usia 50 tahun ke atas karena anak-anak muda lebih suka junkfood. Namun kini banyak anak muda atau kalangan milenial yang sudah menerapkan pola hidup sehat dengan banyak makan buah dan sayur sehingga pengunjung restoran vegetarian tidak terlalu segmented,”  kata Achmad Sari Alam yang juga mendirikan lembaga sertifikasi pariwisata ( LSP) Hospitality Cakrawala Indonesia.

Menurut dua, prospek restoran vegetarian terutama di Bali dimaksimalkan dulu untuk memenuhi kebutuhan wisatawan India dan mancanegara lainnya yang membutuhkan. Keberadaan restoran jenis ini diyakininya akan mendapatkan pangsa pasar domestik pula karena orang Indonesia juga  sudah menuju ke vegetarian.

“Di restoran kami di Cilegon, menu A Mi Rang dan di Asa banyak menu-menu sehat terutama sayur-sayuran sehingga restoran yang masing-masing berkapasitas 100 orang dan 60 orang tetap tinggi pengunjungnya. Letak restoran berdampingan sehingga bisa sharing tempat,” kata Achmad Sari Alam yang restorannya kini dikelola anak-anaknya.

Kunjungan Wisatawan India ke Indonesia hingga Desember  2019 dilaporkan mencapai sebesar 1,225,672 naik dibanding bulan sebulannya, yaitu November sebelumnya 1,091,946. Padahal Kemenpar hanya menargetkan 800.000 orang.

Mengenai kecendrungan masyarakat Indonesia memilih menjadi vegetarian dia menilai selain ada kesadaran tinggi dengan kesehatan juga seluruh dunia tiap tahun juga sudah merayakan Hari Vegetarian Sedunia untuk menyebarkan semangat vegetarian ke seluruh dunia. Gaya hidup vegetarian ini dinilai membawa manfaat dari segi etika, lingkungan, kesehatan, dan kemanusiaan.

Pola makan vegetarian untuk tujuan diet diperkirakan sudah ada sejak 700 tahun sebelum Masehi. Selain vegetarian, muncul pula istilah vegan. Acap kali vegan dikira singkatan dari vegetarian. Padahal dua hal yang berbeda, tapi juga memiliki beberapa persamaan.

Vegetarian Society mendefinisikan vegetarian sebagai gaya hidup yang dijalani oleh seseorang dengan menu makanan biji-bijian, kacang-kacangan, sayuran, buah-buahan, jamur, dan beberapa makanan non-hewani lainnya seperti garam dengan atau tanpa produk susu, madu dan/atau telur.

Sedangkan, tipe vegan dianggap paling ketat dan ekstrem. Diet ini tidak mengonsumsi produk hewani sama sekali termasuk susu dan telur  untuk menghindari semua bentuk eksploitasi dan kekejaman hewan sebanyak mungkin.