Mulai dari insentif finansial hingga dukungan di lapangan, berikut hal-hal yang harus diperhatikan oleh perencana acara – dan bagaimana Makau memenuhi semua kriteria.
SINGAPURA, bisniswisata.co.id: Dengan dukungan pemerintah, jaringan global, dan konektivitas yang kuat, Makau menjadi destinasi yang ramah bagi perencana acara.
Anda telah menetapkan agenda dan menyempurnakan anggaran untuk acara MICE Anda berikutnya. Sekarang tibalah keputusan besar berikutnya: di mana Anda akan mewujudkannya.
Destinasi yang tepat dapat menentukan keberhasilan atau kegagalan sebuah pertemuan perusahaan, membentuk segalanya mulai dari jumlah peserta hingga pengalaman peserta secara keseluruhan.
Dilansir dari Meetings & Conventions Asia, semakin sering, keputusan itu bergantung pada lebih dari sekadar tempat dan kamar hotel. Dukungan pemerintah, jaringan mitra, dan infrastruktur pendukung yang cerdas menjadi pembeda yang sebenarnya – dan hanya sedikit destinasi yang bergerak sejelas Makau dalam hal ini.
Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan saat mengevaluasi kota tuan rumah Anda berikutnya – dan bagaimana Makau memenuhi semua kriteria tersebut.
1. Cari dukungan pemerintah dengan bantuan keuangan yang mudah diakses
Di seluruh dunia, destinasi MICE yang paling kompetitif tidak hanya menyambut acara; mereka berinvestasi di dalamnya. Makau adalah salah satu contoh yang menonjol, memberikan dukungan keuangan langsung untuk acara yang diadakan di Makau dan kota tetangga Hengqin melalui Program Stimulasi Konvensi dan Pameran dari Institut Promosi Perdagangan dan Investasi (IPIM).
Penyelenggara dapat dengan mudah memperkirakan potensi pendanaan di muka, menghilangkan salah satu ketidakpastian yang paling membuat frustrasi pada tahap awal pemilihan destinasi.
2. Manfaatkan jaringan global yang dibangun untuk perencana
Dukungan keuangan hanyalah sebagian dari gambaran keseluruhan. Program Aliansi Mitra MICE Global yang baru diluncurkan IPIM membahas pertanyaan yang sama pentingnya, yaitu dengan siapa perencana dapat berkolaborasi di lapangan.
Dirancang khusus untuk PCO, penyelenggara acara, agensi perencanaan, DMC, dan pemasok, program ini memberi anggota akses ke serangkaian manfaat praktis seperti berbagi informasi, dukungan pemasaran merek, dan bantuan penawaran.
Anggota juga dapat memanfaatkan paket hak istimewa “Macao MICE Plus” yang mencakup perjalanan udara, hotel, makan, atraksi, ritel, dan layanan MICE.
Hal ini memastikan proses perencanaan yang lebih efisien bagi perencana, dengan manfaat komersial bawaan yang dapat membantu mengimbangi biaya sekaligus memperkuat pelaksanaan program.
3. Pilih pusat dengan konektivitas yang dibangun untuk delegasi internasional
Melalui insentif dan kebijakan pintu terbuka, IPIM membangun sistem pendukung yang menjadikan Macao kota yang mudah bagi perencana MICE untuk mengatakan ya.
Aksesibilitas, khususnya bagi delegasi internasional, tetap menjadi landasan dari setiap destinasi MICE yang sukses.
Posisi Makau di dalam Kawasan Teluk Besar (GBA) Tiongkok merupakan aset logistik yang signifikan – bandara-bandara GBA secara kolektif terhubung ke lebih dari 200 kota di seluruh dunia dan menangani lebih dari 230 juta penumpang pada tahun 2025.
Di dalam kawasan ini, pergerakan sangat mudah. Jembatan Hong Kong-Zhuhai-Makau menghubungkan tiga pusat utama, menawarkan fleksibilitas kepada para delegasi dalam memasuki kawasan tersebut .
Ini sangat berharga bagi kelompok besar yang datang dari berbagai tempat asal. Bagi para perencana, konektivitas ini juga membuka kemungkinan pemrograman yang kreatif: rencana perjalanan pra- atau pasca-acara di seluruh GBA atau format multi-kota yang menggunakan Hengqin dan Makau secara bersamaan.
4. Prioritaskan destinasi dengan akses visa yang mudah
Persyaratan visa tetap menjadi pertimbangan utama dalam pemilihan destinasi. Seperti banyak destinasi di Asia, Makau menerapkan pendekatan yang ramah terhadap delegasi dan acara internasional.
Warisan budaya Makau yang kaya dilengkapi dengan infrastruktur kelas dunia dan pendanaan yang didukung pemerintah, menjadikannya semakin menarik bagi para perencana MICE.
Pada Indeks Keterbukaan Henley, peringkat tahunan yang mengukur berapa banyak kewarganegaraan yang diizinkan masuk tanpa visa ke suatu negara atau wilayah,
Makau berada di peringkat keenam, menempatkannya di antara destinasi yang paling mudah diakses bagi delegasi internasional. Wisatawan dari lebih dari 80 negara dan kota dapat memasuki Makau tanpa harus mendapatkan visa.
Bagi perencana, hambatan visa yang lebih sedikit berarti lebih sedikit pembatalan mendadak, komunikasi pra-acara yang lebih sederhana, dan alasan yang lebih kuat untuk disampaikan saat mempresentasikan destinasi kepada pemangku kepentingan senior yang perlu menyetujui perjalanan.
5. Pilih ruang yang serbaguna dan mutakhir
Makau memiliki berbagai macam hotel dan resor terpadu yang menggabungkan akomodasi, makanan & minuman, hiburan, dan ruang pertemuan di satu lokasi.
Kota-kota terbaik untuk MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions) unggul dengan infrastruktur kelas dunia yang memenuhi kenyamanan delegasi dan kebutuhan digital mereka.
Tempat-tempat yang luas dan fleksibel di Makau, termasuk Galaxy International Convention Center dan resor terpadu seperti MGM Cotai, Wynn Palace, The Venetian Macao, Studio City Macau, dan Grand Lisboa Palace Resort, menggabungkan akomodasi, makanan & minuman, hiburan, dan ruang pertemuan dalam satu lokasi.
Hal ini memungkinkan peserta untuk berpindah dengan lancar antara sesi pleno dan ruang pameran, sehingga perencana tidak perlu memesan beberapa lokasi.
Jika digabungkan, faktor-faktor ini memberikan alasan yang kuat. Bagi mereka yang siap melangkah ke tahap selanjutnya, IPIM berperan sebagai mitra kunci dalam mewujudkan ide-ide acara di Makau.
