EasyJet “Rescue Flights”, SIA “Grounding” Armada

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id; MASKAPAI penerbangan murah Inggris, EasyJet membatalkan sebagian besar penerbangannya mulai dari Selasa, 24 Maret 2020, sehubungan dengan pembatasan perjalanan yang diberlakukan di negara-negara di seluruh dunia karena pandemi mematikan COVID-19. Perusahaan menghentikan 90% layanan, namun tetap menjalankan penerbangan penyelamatan (rescue flight) yang diharapkan semua operasi penyelamatan utama selesai hari ini.

Demikian disampaikan Johan Lundgren, Kepala Eksekutif, EasyJet menjawab Bisniswisata.co.id melalui surel Selasa, 24 Maret 2020.  Dijelaskan juga bahwa perusahaan memahami pentingnya menyediakan transportasi kembali ke tanah air bagi pelanggan EasyJet yang masih berada di luar negeri. Karenanya memutuskan untuk melanjutkan rescue flight  kembali ke tanah air selama beberapa hari. Ditegaskannya saat sebagian besar negara telah menyarankan warganya untuk menahan diri dari bepergian kecuali jika perlu, mengurangi operasi penerbangan tampaknya menjadi langkah yang tepat saat ini.

Grounding Armada

Sementara di kawasan Asia, Singapore Airlines (SIA) akan mengurangi kapasitas sebesar 96% dari total kapasitas yang semula dijadwalkan hingga akhir April 2020, seiring dengan semakin ketatnya kontrol perbatasan di seluruh dunia selama sepekan terakhir guna mengendalikan wabah COVID- 19. Menyebabkan grounding terhadap sekitar 138 dari total 147 armada milik SIA dan SilkAir.

Sementara itu, Scoot, anak perusahaan berbiaya rendah milik IA, juga akan menangguhkan sebagian besar jaringannya yang menyebabkan grounding pada 47 dari total 49 armada miliknya.

SIA Group telah melakukan diversifikasi jaringan dan mempersiapkan Scoot untuk mengantisipasi berbagai risiko serta melayani berbagai segmen penumpang dan pasar. Namun, tanpa segmen domestik, maskapai penerbangan SIA Group menjadi lebih rentan ketika pasar internasional semakin membatasi pergerakan orang secara bebas atau melarang perjalanan udara secara keseluruhan.

Pada laman perusahaan SIA, termaktub bahwa belum dapat dipastikan kapan SIA Group dapat kembali melayani secara normal, mengingat ketidakpastian akan dicabutnya kontrol perbatasan yang ketat. Penurunan permintaan terhadap perjalanan udara, telah menyebabkan penurunan yang signifikan terhadap pendapatan SIA.

Perusahaan secara aktif mengambil langkah-langkah untuk membangun likuiditasnya, serta mengurangi pengeluaran modal dan biaya operasional. Seperti disebutkan pada tanggal 17 Maret 2020, bahwa SIA mengambil kebijakan antara lain: Meminta produsen pesawat untuk menunda pengiriman pesawat, untuk menunda kewajiban pembayaran. Pemotongan gaji bagi manajemen SIA Group, skema cuti sukarela tanpa gaji hingga ke posisi manajemen tertentu. Seiring dengan situasi yang memburuk, serikat pekerja telah terlibat dalam upaya-upaya pemotongan biaya tambahan yang diperlukan dan langkah-langkah lebih lanjut akan segera diambil.  

Setelah di Tinjau Presiden Jokowi, RS Darurat Covid-19 Siap Tampung 3000 Pasien

this formate

Presiden Jokowi ( kanan) tinjau kesiapan RS Darurat Covid-19 di dampingi Menteri BUMN BUMN Erick Thohir dan Kepala BNPB ( foto: Sekneg) 

JAKARTA, bisniswisata.co.id:  Presiden Joko Widodo  meninjau Rumah Sakit (RS) Darurat Penanganan Pasien COVID-19 di Wisma Atlet Kemayoran. Memakai masker bedah dan sarung tangan latex, Jokowi berharap rumah sakit sudah bisa beroperasi Senin Sore.

Presiden memulai pengecekan dengan melihat ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) di lantai 1, Tower 7, didampingi Menteri BUMN Erick Thohir dan Kepala BNPB/Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo.

Usai mengecek, Jokowi mengatakan harapannya RS Darurat sudah dapat beroperasi pada sore nanti. Saat ini, kata Jokowi, RS Darurat mampu menampung 3.000 pasien. 

“Saya juga melihat sarana-prasarana sudah siap. Baik untuk ruang penanganan pasien, ventilator, APD juga siap. Sehingga kita harapkan nanti sore. RS darurat Corona ini bisa dipakai,” kata Jokowi.

Dia kemudian menyampaikan adanya keluhan dari tim medis soal ketersediaan alat pelindung diri (APD). Namun dia mengklaim pemerintah siap mendistribusikan lagi 105 ribu APD ke seluruh RS di Tanah Air.

“Sebanyak 45 ribu unit akan didistribusikan di DKI, di Bogor, dan di Provinsi Banten. Kemudian 40 ribu unit akan didistribusikan untuk Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bali. Dan 10 ribu akan didistribusikan ke seluruh provinsi yang ada di luar Jawa, serta 10 ribu sebagai cadangan,” papar Jokowi.

Dia pun menuturkan belasungkawa atas meninggalnya para dokter, perawat, dan tenaga medis yang meninggal dunia dalam tugas penanganan pasien Corona. Presiden menyampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani telah menghitung insentif yang akan diberikan kepada tenaga medis per bulan dalam masa wabah ini.

“Dokter spesialis akan diberikan Rp 15 juta, dokter umum dan dokter gigi akan diberikan Rp 10 juta, bidan dan perawat akan diberikan Rp 7,5 juta. Dan tenaga medis lainnya akan diberikan Rp 5 juta. Kemudian juga akan diberikan santunan kematian sebesar Rp 300 juta dan ini hanya berlaku untuk daerah yang telah menyatakan tanggap darurat,” terang Jokowi.

Gugurnya dokter, perawat dan tenaga medis lainnya saat bertugas menangani pandemi virus corona membuat Presiden Jokowi berduka.”Saya ingin menyampaikan ucapan duka cita yang mendalam, belasungkawa yang mendalam atas berpulangnya dokter, perawat, dan tenaga medis, yang telah berpulang ke haribaan Allah SWT,” kata Presiden Joko Widodo di sela-sela kunjungannya ke RS Darurat Covid-19 itu.

Jokowi menilai mereka yang gugur telah berdedikasi dan berjuang sekuat tenaga untuk menangani virus corona ini. Atas nama pemerintah, negara dan rakyat, Jokowi mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perjuangan dalam mendedikasikan dalam penanganan COVID-19.

Hingga saat ini, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) melaporkan bahwa sudah ada enam dokter yang meninggal dunia akibat wabah virus corona.

Tak hanya itu, Gubernur Jakarta Anies Baswedan juga mengatakan di Jakrta saat ini ada sekitar 25 tenaga medis yang terinfeksi virus corona, dimana satu di antaranya meninggal dunia.

 

COVID-19 di Wisma Atlet Kemayoran

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id;  – JIKA pemerintah RRT membangun rumah sakit darurat di Wuhan, perintah sejumlah negara Eropa menyewa hotel bagi para tuna wisman untuk mengendalikan laju penyebaran COVID-19. Pemerintah Indonesia menggunakan pulau- pulau terdepan dan Wisma Atlet Kemayoran untuk layanan COVID-19.

Dalam empat hari Wisma Atlet yang pernah digunakan saat perhelatan Asian Games “disulap” menjadi rumah sakit. Hal ini adalah hasil kerjasama berbagai pihak, termasuk swasta. BUMN akan mensuplai kebutuhan-kebutuhan RS Darurat Penanganan COVID-19 ini, baik peralatan kesehatan, obat-obatan, alat pelindung diri dan masker, serta jaringan telekomunikasi hingga 500 MB.

Berdasarkan release tertulis yang dikeluarkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19,   rumah sakit ini dapat menampung kurang lebih 2.500 pasien dengan beberapa diklasifikasi, mana yang harus masuk di ruang isolasi dan ruang observasi. Ada beberapa gedung yang sudah di-upgrade menjadi tempat perawatan pasien COVID-19, diantaranya ada empat gedung. Khusus  gedung atau Tower  6 dan 7 dilengkapi peralatan seperti laboratorium dan ruang radiologi, ruang isolasi (ICU mau pun non ICU) untuk merawat pasien Corona.

Pada saat pelaksanaannya, RS Penanganan Darurat COVID-19 ini, dibagi dalam 3 zona :

Zona Hijau adalah Tower 1, diisi oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19. Hanya orang yang berkepentingan yang dapat memasuki daerah ini. Termasuk di dalamnya dari pihak TNI, Polri, BNPB dan kelompok relawan.

Zone Kuning adalah Tower 3, diisi oleh Dokter, Perawat dan Petugas Paramedis lainnya.

Zone Merah adalah Tower 6-7, adalah RS Darurat Penanganan COVID-19. Hanya mereka yang menggunakan APD lengkap yang dapat masuk ke zona ini selain pasien.

Para tenaga medis terdiri dari tenaga medis TNI, Polri, BUMN termasuk dari rumah sakit swasta dan kelompok yang memiliki kemampuan untuk memberikan tenaganya.

Sementara itu, Markas Besar Angkatan Darat Pusat Kesehatan, telah mengirimkan 155 personil kesehatan angkatan darat ke RS Darurat Penanganan COVID-19 di Kemayoran.

Terdiri dari 11 dokter spesialis, 30 dokter umum, 1 apoteker, 3 asisten apoteker, 5 analis laboratorium, 5 penata rontgen, 50 perawat umum, 50 personil non medis. Mereka akan bertugas selama 1 bulan, sesuai surat nomor B/882/III/2020 tertanda Kepala Pusat Kesehatan Angkatan Darat, Mayjen TNI dr. Tugas Ratmono.

TNI tercatat memiliki 109 rumah sakit mulai dari tingkat satu, dua, tiga dan empat yang ada di seluruh Indonesia, sudah dan sedang dipersiapkan sebagai ruang isolasi yang mampu menampung 10 sampai 30 pasien COVID-19 setiap rumah sakit.

Disamping itu, rumah sakit milik BUMN dapat juga digunakan untuk menampung pasien terpapar COVID-19 termasuk rumah sakit darurat yang ada di Pulau Galang, semuanya di bawah kendali Kepala Gugus Pusat COVID-19.

Kemenparekraf Siapkan Kebijakan Untuk Penanganan COVID-19

this formate

Menparekraf Whisnutama ( foto: Humas Kemenparekraf)

JAKARTA. bisniswisata.co.id: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mempersiapkan berbagai kebijakan dan langkah untuk menangani dan mengurangi dampak wabah pandemik COVID-19 bagi pelaku dan industri yang bergerak di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Menparekraf Whisnutama berbicara saat live streaming Press Statement “Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Tengah Wabah COVID-19″ , menjelaskan, pemerintah akan segera mengumumkan langkah-langkah dan berbagai strategi untuk mengurangi dampak COVID 19 pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Hal itu, menurut Wishnutama, sejalan dengan Intruksi Presiden (INPRES) nomor 4 tahun 2020 yang terbit pada 22 Maret 2020 tentang refocussing kegiatan, realokasi anggaran, serta pengadaan barang dan jasa dalam rangka percepatan penanganan COVID-19.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Kepala BNPB mempersiapkan kerja sama dengan jaringan hotel untuk menjadi tempat istirahat para tenaga medis dan Gugus Tugas di berbagai daerah. Agar mereka lebih dekat dengan Rumah sakit yang menangani wabah dan jika diperlukan bisa dijadikan lokasi isolasi mandiri,” katanya.

Tidak hanya itu, Kemenparekraf, lanjut Wishnutama sedang melakukan koordinasi dengan penyedia transportasi untuk menyediakan sarana angkutan bagi petugas medis dan gugus tugas.

Pemerintah juga berupaya mengusulkan berbagai stimulus ekonomi agar dapat meringankan beban dan biaya untuk para pelaku usaha sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Sehingga dapat mengurangi potensi PHK karyawan di sektor tersebut.

“Presiden sudah menekankan bahwa pemerintah menaruh perhatian yang sangat besar pada sektor pariwisata sebagai salah satu _leading sector_ perekonomian nasional, namun untuk menangani dampak COVID19 ini, diperlukan kerja sama dari berbagai pihak,” katanya.

Wishnutama juga mengajak para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif, untuk saling membantu, dalam menghadapi kondisi yang tidak mudah ini. Khusus untuk para pelaku sektor ekonomi kreatif, seperti televisi, film, rumah produksi, konten kreator, radio, animasi, desain grafis, artis, seniman, juga berbagai komunitas dan jeraring kreatif di berbagai daerah, untuk aktif terlibat dalam membantu pemerintah dalam menyosialisasikan langkah kepada masyarakat dalam menghadapi COVID-19.

“Kami telah melihat banyak inisiatif yang luar biasa dari para pelaku kreatif di Indonesia. Untuk itu saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih. Peran dan partisipasi pelaku industri kreatif akan sangat membantu usaha Pemerintah dalam mengedukasi masyarakat. Karena pada kenyataannya masih banyak lapisan masyarakat yang masih belum menjalankan berbagai arahan pemerintah,” katanya.

Wishnutama juga menekankan kepada masyarakat bahwa pemerintah amat serius dalam menangani wabah COVID-19 dan mengimbau masyarakat untuk mengikuti arahan pemerintah dan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 dalam menghadapi pandemik ini.

“Tantangan setiap negara dalam menghadapi wabah ini berbeda satu dengan yang lainnya. Tapi satu yang pasti, pemerintah Indonesia, pasti mencari solusi yang terbaik bagi masyarakatnya,” ujarnya.

Ini adalah kondisi yang tidak mudah, bagi negara manapun, bagi siapapun. Namun ini adalah saatnya masyarakat Indonesia bersatu, dan mengedepankan kemanusiaan, dari kepentingan pribadi, kelompok, dan kepentingan-kepentingan lainnya.

Semakin cepat semua pihak bersama-sama menjalankan imbauan pemerintah, akan semakin cepat juga kita dapat mengalahkan dan akhirnya dapat mengakhiri wabah ini.

“Saya juga ingin berpesan kepada rekan-rekan wartawan untuk tetap menjaga kesehatan dan keselamatan dalam bertugas. Dengan semangat persatuan dan kemanusiaan, mari kita hadapi COVID-19,” ujar Wishnutama.

 

WTTC : 320 Juta Orang Yang Bergantung di Industri Wisata Berjuang Untuk Bertahan Hidup.

this formate

Pembatasan perjalanan akibat pandemi global Covid-19 membuat industri Travel dan Pariwisata kesulitan hidup (foto:unsplash.com/@markusspiske)

LONDON, bisniswisata.co.id: World Travel & Tourism Council ( WTTC) menyatakan kalangan industri pariwisata yang dipimpinnya sedang berjuang untuk bertahan hidup dimana sedikitnya 320 juta orang di dunia bergantung pada sektor ini,  kata Virginia Messina, Direktur Pelaksana WTTC

Dalam surat terbukanya World Travel & Tourism Council meminta bagi pemerintah untuk turun tangan dan menyelamatkan jutaan pekerjaan di sektor perjalanan dan pariwisata yang berisiko.

“Kami menyerukan kepada dunia untuk mengambil tindakan segera mencegah krisis kesehatan global ini menjadi bencana ekonomi dunia.  Tidak melakukan apa pun bukanlah pilihan,” ujarnya.

Pihaknya meminta setiap pemerintah untuk melindungi kontribusi sektor Perjalanan & Pariwisata, di mana lebih dari 320 juta orang dan keluarga mereka bergantung pada mata pencaharian mereka.

Untuk mengatasi hal ini, WTTC menyerukan kepada pemerintah semua negara untuk mengambil tindakan segera guna membantu memastikan kelangsungan hidup dari sektor penciptaan lapangan kerja yang penting ini.

” Dari 50 juta pekerjaan yang bisa hilang, sekitar 30 juta akan berada di Asia, tujuh juta di Eropa, lima juta di Amerika dan sisanya di benua lain,” kata Virginia Messina memproyeksikan.

Itulah sebabnya sekaranglah waktunya untuk mengambil tindakan. WTTC usulkan tiga langkah penting selain dana pemulihan yang akan melindungi kelangsungan hidup jutaan orang yang mengandalkan Travel & Pariwisata untuk mata pencaharian dan kesejahteraan mereka dalam minggu-minggu dan bulan-bulan mendatang yang bergejolak.

 “Pertama, bantuan keuangan harus diberikan untuk melindungi pendapatan jutaan pekerja di sektor yang menghadapi kesulitan ekonomi yang parah.

 “Kedua, pemerintah harus memberikan pinjaman vital bebas bunga tanpa batas kepada perusahaan Perjalanan & Pariwisata global serta jutaan usaha kecil dan menengah sebagai stimulus untuk mencegah mereka dari keruntuhan.

 “Ketiga, semua pajak pemerintah, iuran, dan tuntutan keuangan pada sektor perjalanan harus dihapuskan dengan segera setidaknya untuk 12 bulan ke depan.

Perusahaan perjalanan dan pariwisata memainkan peran mereka untuk melindungi karyawan mereka. Bersama-sama, langkah-langkah ini bisa menyelamatkan sektor yang sudah menghadapi keruntuhan.

Dampak pandemi Covid-19 akan tergantung pada berapa lama wabah berlangsung dan masih dapat diperburuk oleh tindakan pembatasan baru-baru ini, seperti yang diambil oleh Pemerintah Amerika Serikat.

Presiden AS Donald Trump pekan lalu mengumumkan bahwa Amerika Serikat membatasi semua perjalanan dari Eropa, dengan pengecualian pada Inggris dalam upaya untuk mencegah penyebaran virus Covid-19, tambah Virginia Messina.

 “Pembatasan perjalanan yang juga diikuti banyak negara dalam hal tertentu tidak membantu dan mereka dapat mendorong dampak ekonomi menjadi  lebih anjlok dengan signifikan,” kata Messina merujuk pada keputusann pembatasan AS itu.

Dia berpendapat bahwa kebijakan seperti itu terlalu generik dan tidak terbukti efektif untuk menahan virus.  Pembatasan tersebut dapat mempersulit perjalanan oleh para ahli medis dan pengiriman pasokan medis.

Sekitar 850.000 orang melakukan perjalanan setiap bulan dari Eropa ke Amerika Serikat, setara dengan kontribusi bulanan US $ 3,4 miliar untuk ekonomi AS, kata Messina.

“Akibat pandemi global ini, dari 50 juta pekerjaan yang bisa hilang, sekitar 30 juta akan berada di Asia, tujuh juta di Eropa, lima juta di Amerika dan sisanya di benua lain,” ujarnya memproyeksikan.

Hal itu setara dengan hilangnya tiga bulan perjalanan global pada tahun 2020 yang  dapat menyebabkan pengurangan pekerjaan yang sesuai antara 12% dan 14%, katanya.

WTTC, juga menyerukan kepada pemerintah untuk menghapus atau menyederhanakan visa jika memungkinkan, memotong pajak perjalanan dan memperkenalkan  insentif begitu pandemi terkendali.

 Dia juga mendorong fleksibilitas di sektor ini, sehingga para pelancong dapat menunda dan tidak membatalkan rencana mereka. Kalangan industri penerbangan dan kapal pesiar saat ini lebih banyak terkena dampak daripada hotel.

Ketika pemerintah di seluruh dunia terus memberlakukan pembatasan perjalanan yang ketat dalam upaya menahan wabah COVID-19, dampak ekonomi terus berdampak buruk pada banyak operasi bisnis.

Resesi global yang membayangi kemungkinan akan semakin mengurangi prospek, karena industri pariwisata saat ini menyumbang 10% dari PDB dan pekerjaan dunia.  S&P Global Ratings memperkirakan resesi global tahun ini, dengan PDB 2020 diperkirakan akan naik hanya 1,0% – 1,5,%.

WTTC memperkirakan bahwa akan dibutuhkan sekitar 10 bulan bagi industri pariwisata  untuk kembali ke “tingkat normal” setelah pandemi ini dapat dikendalikan.

 

UNWTO: ‘Tetap di Rumah Hari Ini Hingga Anda Dapat Melakukan Perjalanan Besok’,   

this formate

MADRID, Spanyol, bisniswisata.co.id:  Organisasi Pariwisata Dunia (UNWTO) menyelenggarakan konfrensi tingkat tinggi untuk membentuk Komite Krisis Pariwisata Global secara Virtual guna menyatukan badan-badan utama PBB, ketua Dewan Eksekutif dan Komisi Regional, dan para pemimpin sektor swasta dalam menghadapi pandemi global virus Covid-19.

“Semua yang hadir menyambut tagline UNWTO untuk ‘Tetap di rumah hari ini sehingga Anda dapat melakukan perjalanan besok‘, yang dipromosikan di media digital melalui tagar #TravelTomorrow. Konfrensi secara virtual itu berlangsung sukses pada 20 Maret,” ujar Zurab Pololikashvili, Sekretaris Jenderal UNWTO dalam rilisnya hari ini.

Dalam beberapa hari mendatang, UNWTO akan merilis serangkaian rekomendasi untuk pemulihan.  Menyoroti langkah-langkah yang perlu diambil pemerintah dan pihak berwenang lainnya untuk mengurangi dampak COVID-19 pada sektor pariwisata dan kemudian mempercepat pemulihan.

” Pertemuan kemarin akan diperhitungkan dalam rekomendasi UNWTO.  Ini akan dilengkapi dengan komponen dinamis yang bertujuan untuk terlibat dengan inovator di seluruh dunia melalui tantangan inovasi yang berpusat pada respons pariwisata,”  tambah Zurab Pololikashvili.

Pembentukan komite dengan dukungan WHO ini menghadapi tantangan dan  akan mengidentifikasi ide-ide baru yang dapat diterapkan untuk membantu pariwisata kembali ke pertumbuhan berkelanjutan.

Peserta dalam rapat koordinasi hari Kamis sepakat bahwa wabah virus ini adalah tantangan bersama yang hanya dapat diatasi dengan bekerja bersama, dengan pemulihan bergantung pada upaya bersama pada skala yang belum pernah terlihat sebelumnya.

Para peserta yang menerima undangan UNWTOujuga sepakat menjadi bagian dari komite koordinasi global yang akan mengadakan pertemuan virtual rutin untuk mengevaluasi dan memajukan rekomendasi ketika situasinya berkembang.

Badan-badan terkait pariwisata utama PBB semuanya akan berpartisipasi, bersama dengan WHO dan perwakilan utama dari maskapai penerbangan dan sektor transportasi laut, serta sektor swasta dalam komite krisis ini.

Anggota UNWTO adalah bagian penting dari komite ini, yang diwakili melalui ketua regional dan ketua Dewan Eksekutif. Dari  Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) juga hadir para petingginya.

Pertemuan virtual ini  dihadiri juga oleh Direktur Kesehatan dan Kemitraan Multilateral WHO, Gaudenz Silberschmidt , duduk sebagai Direktur Jenderal Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus, Sekretaris Jenderal ICAO (Organisasi Penerbangan Sipil Internasional), Dr.  Fang Liu, dan Sekretaris Jenderal IMO (Organisasi Maritim Internasional), Mr Kitack Lim.

Anggota UNWTO diwakili oleh Ketua Dewan Eksekutif UNWTO Najib Balala, Sekretaris Kabinet untuk Pariwisata dan Margasatwa, Kenya, dan oleh Ketua Komisi Regional UNWTO: untuk Afrika, Bpk. Ronald K. Chitotela, Menteri Pariwisata, Zambia.

Perwakilan untuk Benua Amerika ada Edmund Bartlett, Menteri Pariwisata, Jamaika dan untuk Asia dan Pasifik, Mohd Daud, Wakil Menteri Kebijakan Pariwisata dan Urusan Internasional, Malaysia. 

Untuk wilayah Eropa, hadir Harry Theoharis, Menteri Pariwisata Yunani;  dan untuk Timur Tengah, diwakili Mohammed Khamis Al Muhairi, Wakil Menteri Pariwisata, UEA.  Intervensi khusus dilakukan oleh Reyes Maroto, Menteri Pariwisata Spanyol, dan oleh Ahmed bin Aqil Alkhateeb, Menteri Pariwisata Arab Saudi.

 Mewakili sektor swasta adalah Ketua Dewan Anggota Afiliasi UNWTO dan juga Direktur IFEMA, Ana Larrañaga, Direktur Jenderal Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) Alexandre de Juniac dan Adam Goldstein, Ketua Global, Asosiasi Pelayaran Internasional (CLIA);  Agnela Gittens, Direktur Jenderal Airports Council International (ACI), dan Jeff Pool dari World Travel & Tourism Council (WTTC).

Paling Terpukul

Pariwisata adalah sektor yang paling terpukul dan semua perkiraan terbaik yang telah dilakukan diambil alih oleh kenyataan yang berubah. Padahal sejak dimulainya pandemi, UNWTO telah bekerja sama dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk memandu sektor pariwisata saat menghadapi tantangan COVID-19.  

Pertemuan ini lebih jauh menekankan seruan kerjasama internasional untuk menggarisbawahi pentungnya bersatu dalam menerapkan  rekomendasi kesehatan menangani Covid-19 yang telah menciptakan dampak dan riak ekonomi yang mendalam serta biaya sosial pandemi yang besar.

“Kondisi yang belum pernah terjadi sebelumnya ini akan menjadi keadaan darurat kesehatan masyarakat yang belum pernah terjadi sebelumnya dan telah menjadi krisis ekonomi yang akan menelan biaya sosial”, kata Zurab Pololikashvili, Sekretaris Jenderal UNWTO

Tanpa kepastian tentang berapa lama krisis ini akan berlangsung atau apa dampak ekonomi dan nasib akhir pada pariwisata, semua peserta dipersatukan dalam kepedulian mendalam mereka atas jutaan pekerjaan yang berisiko hilang.  

Dengan Pengembangan pariwisata di berbagai belahan dunia selama ini digerakkan oleh perusahaan kecil dan menengah. Sedikitnya 80% UMKM diseluruh dunia menjadi motor penggerak pariwisata dunia.

Oleh karena itu dampak sosial yang lebih luas dari krisis akan jauh melampaui pariwisata, menjadikannya perhatian utama bagi masyarakat internasional. Pariwisata telah terbukti di masa lalu sebagai mitra yang dapat diandalkan untuk memimpin pemulihan berbagai krisis yang terjadi.

“Pemulihan sektor pariwisata yang cepat hanya  jika ada kebijakan ekonomi pemerintah dan paket dukungan dari donor dan lembaga keuangan mencerminkan bagaimana sektor ini menyentuh setiap bagian masyarakat,” kata Zurab Pololikashvili.

Mata pencaharian jutaan orang dan keluarga mereka dipertaruhkan di sektor pariwisata, baik itu di pusat-pusat kota atau di masyarakat terpencil di mana pariwisata kadang-kadang merupakan penghasil pendapatan utama dan kendaraan untuk inklusi sosial, melindungi warisan seni dan budaya dan memulai pembangunan, tambahnya.

Hal Ini membutuhkan pengakuan dan kerja sama politik lintas kementerian, yang melibatkan sektor publik dan swasta dan dilatarbelakangi oleh rencana aksi yang lebih luas oleh lembaga keuangan dan badan-badan regional, tegasnya.

PT Kawisata Membatalkan Jadwal Perjalanan Tipe Priority 21-31 Maret 2020

this formate

Kenyamanan kereta api wisata type Priority ( foto: dok Kawisata) 

JAKARTA, bisniswisata.co.id:  – PT Kereta Api Pariwisata (Kawisata) membatalkan penjualan 22 jadwal Kereta Wisata Tipe Priority  dengan jumlah perjalanan sebanyak 159 perjalanan pola FIT (Free Independent Traveller) mulai tanggal 21 – 31 Maret 2020. 

Manager Humas Kawisata M.Ilud Siregar  menyampaikan untuk sementara waktu perjalanan Kereta Wisata Tipe Priority dibatalkan perjalanannya guna mendukung program pemerintah untuk penanggulangan penyebaran virus corona (Covid-19). 

” Occuoancy seat sebelum pembatalan rata-rata mencapai 30%. Masyarakat agaknya juga sudah memahami untuk mengikuti anjurannpemerintah agat terap di rumah dan social distancing,” kata Ilud.

Dia menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan Kereta Wisata Tipe Priority dengan adanya pembatalan tersebut. Bagi para pelanggan yang sudah membeli tiket dan tidak berkenan dapat mengajukan  full refund/pengembalian biaya tiket 100% di luar biaya pesan di loket-loket penjualan tiket kereta api di stasiun pembatalan, serta  melalui aplikasi KAI Access.

Sementara, bagi pelanggan yang tetap menginginkan keberangkatan pada tanggal yang sama sesuai dengan tiket yang sudah dibeli, bisa menukar tiketnya menjadi tiket kereta api kelas eksekutif  ke Customer Service di Stasiun keberangkatan dan memproses pengembalian selisih dari biaya tiket yang sudah dibeli sebelumnya. 

Adapun ketentuan pengembalian biaya sebagai berikut, 1. Apabila penumpang membatalkan perjalanannya di stasiun keberangkatan penumpang karena menolak menggunakan sarana kereta pengganti, maka biaya  tiket dikembalikan 100% diluar biaya pesan. 

Syarat ke 2. Apabila penumpang tetap berangkat menggunakan sarana kereta pengganti dan kelas pelayanannya lebih rendah, maka biaya tiket dikembalikan dengan perhitungan tarif tiket kelas Priority dikurangi dengan tarif subclass tertinggi pada sarana pengganti sesuai dengan relasi tiket penumpang diluar biaya  pesan.  

Berikut di bawah ini 22 jadwal perjalanan Kereta Wisata Tipe Priority  yang di batalkan perjalanannya :

  1. Argo Parahyangan Priority (KA 37A), relasi Bandung–Gambir, keberangkatan jam 04.55 WIB.
    2. Argo Parahyangan Priority (KA 67F), relasi Bandung-Gambir, keberangkatan jam 10.30 WIB.
    3. Argo Parahyangan Priority (KA 41), relasi Bandung-Gambir, keberangkatan jam 11.35 WIB.
    4. Argo Parahyangan Priority (KA 45), relasi Bandung-Gambir, keberangkatan jam 15.00 WIB.
    5. Argo Parahyangan Priority (KA 69A), relasi Bandung-Gambir, keberangkatan jam 19.30. WIB.
    6. Argo Parahyangan Priority (KA 49), relasi Bandung-Gambir, keberangkatan jam 20.45 WIB.
    7. Argo Parahyangan Priority (KA 65F), relasi Bandung-Gambir, keberangkatan jam 22.45 WIB.
    8. Argo Parahyangan Priority (KA 66F), relasi Gambir-Bandung, keberangkatan jam 00.40 WIB.
    9. Argo Parahyangan Priority (KA 38), relasi Gambir-Kiaracondong, keberangkatan jam 08.55 WIB.
    10. Argo Parahyangan Priority (KA 40), relasi Gambir-Bandung, keberangkatan jam 14.25 WIB.
    11. Argo Parahyangan Priority (KA 68F), relasi Gambir-Bandung, keberangkatan jam 15.40 WIB.
    12. Argo Parahyangan Priority (KA 44), relasi Gambir-Bandung, keberangkatan jam 18.45 WIB.
    13. Argo Parahyangan Priority (KA 48), relasi Gambir-Bandung, keberangkatan jam 18.45 WIB.
    14. Argo Parahyangan Priority (KA 70F), relasi Gambir-Bandung, keberangkatan jam 23.30 WIB.
    15. Turangga Priority (KA 78), relasi Gambir-Surabaya Gubeng, keberangkatan jam 14.00 WIB.
    16. Turangga Priority (KA 77), relasi Surabaya Gubeng-Gambir, keberangkatan jam 16.30 WIB.
    17. Argo Muria Priority (KA 14), relasi Gambir-Semarang Tawang, keberangkatan jam 06.55 WIB.
    18. Argo Muria Priority (KA 13), relasi Semarang Tawang-Gambir, keberangkatan jam 16.00 WIB.
    19. Argo Wilis Priority (KA 2), relasi Gambir-Surabaya Gubeng, keberangkatan jam 05.00 WIB.
    20.Argo Wilis Priority (KA 1), relasi Surabaya Gubeng-Gambir, keberangkatan jam 07.00 WIB.
    21.Senja Utama Yk Priority (KA 148), relasi Pasar Senen-Yogyakarta, keberangkatan jam 18.55 WIB.
    22.Senja Utama Yk Priority (KA 147), relasi Yogyakarta-Pasar Senen, keberangkatan jam 19.05 WIB,tutur ilud. 

 

Pemerintah Distribusikan 105.000 APD COVID-19

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id; PEMERINTAH Indonesia melalui Kementerian Kesehatan telah mendistribusikan sebanyak 10.000 alat pelindung diri (APD) kepada sejumlah rumah sakit rujukan COVID-19 dan dinas kesehatan seluruh provinsi di Tanah Air.

“APD tersebut didistribusikan sejak Sabtu malam (21/3) hingga Minggu pagi (22/3),” ucap Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Oscar Primadi di Jakarta.

Kementerian Kesehatan dan Gugus Tugas Covid-19 selanjutnya juga akan segera mendistribusikan 95.000 APD ke seluruh Indonesia demi pemenuhan kebutuhan sesuai skala prioritas.

 “Tentunya gugus tugas telah memiliki daftar skala prioritas daerah mana yang sangat membutuhkan,” ucap Oscar.

Lebih lanjut menurut Oscar, pendistribusian tersebut dilakukan sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo pada Rapat Terbatas Mengenai Laporan Tim Gugus Tugas COVID-19 yang diselenggarakan pada Kamis, 19 Maret 2020. Dalam ratas tersebut, Presiden meminta perlindungan maksimal untuk para dokter, tenaga medis, dan jajaran yang berada di rumah sakit yang melayani pasien yang terinfeksi COVID-19.

“Pastikan ketersediaan alat pelindung diri (APD) karena mereka berada di garis terdepan sehingga petugas kesehatan harus terlindung dan tidak terpapar oleh COVID-19,” ujar Presiden dalam ratas tersebut.

Data sementara APD yang telah didistribusikan tahap pertama dengan jumlah 45.000 unit untuk DKI Jakarta sebanyak 35.000 unit, Bogor 5.000 unit, Banten 5.000 unit. Kemudian APD tahap berikutnya berikutnya dengan jumlah 50.000 unit didistribusikan untuk Jawa Barat sebanyak 15.000 unit, Jawa Tengah sebanyak 10.000 unit, Jawa Timur sebanyak 10.000 unit, D.I.Yogyakarta sebanyak 1.000 unit, Bali sebanyak 4.000 unit dan untuk cadangan 10.000 unit.

Sementara itu pada esok hari, Senin 23 Maret 2020, Oscar mengatakan akan dilakukan penyerahan bantuan alat kesehatan hasil kerjasama antara Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok dan Pemerintah Republik Indonesia.*

Pameran Bersama Jejak Estetik Prasidha 93

this formate

JOGJAKARTA, bisniswisata.co.id :Pameran Seni Rupa bertajuk Jejak Estetik Prasidha 93 berlangsung di Kiniko Art Room, Sarang Building, Kalipakis Tirtonirmolo, Kasihan Bantul DIY, hari ini.

Oskar Matano, Ketua Prasidha ’93 mengatakan wadah kelompok mahasiswa  FSR ISI angkatan 1993 Jurusan Seni Murni ini keseluruhan anggotanya ada 50an orang, nanun kali ini yang ikut pameran sebanyak 29 orang.

“Pameran berlangsung mulai hari ini, 21 Maret – 14 April 2020 dan kali ini merupakan pameran bersama yang ke lima kalinya sekaligus reuni anggota,” kata Oskar Matano.

Pengunjung memperhatikan lukisan diri Presiden Jokowi

Acara yang dibuka oleh pelukis Sudarisman dan Agus Kamal ini tujuannya untuk melaksanakan aktivitas seni yang positif agar anggotanya hidup  mulia,  sejahtera dan berdaya dalam dunia seni rupa, tambahnya.

” Prasidha sendiri punya makna: terjadi, terlaksana atau terwujud. Dalam perjalanannya kelompok Prasidha ’93 ISI-Jogjakarta ini sudah berhasil menyelenggarakan lima kali pameran bersama sejak 1994,” kata Oskar.

Pameran bersama yang pertama itu berlangsung di Bentara Budaya,  Jogyakarta. Lalu setahun kemudian pada 1995 pameran lagi dengan tema “Hitam Putih Plus” di Show Room ISI-Yogyakarta. Masih di tahun yang sama dibuat pameran kecil  di Sasana Aji Yasa, Kampus (Gampingan) ISI-Jogyakarta.

Pada 1999, pameran bersama berlangsung di Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta dan kini di Kiniko Art Room dengan semangat  menumbuhkan rasa peduli, rasa persaudaraan wujud solidaritas seni yang bermanfaat bagi dunia seni rupa.

Jogjakarta sebagai kota wisata, Oskar berharap pameran ini mampu menjadi daya tarik tersendiri bagi pencinta seni dan juga para pengunjung pada umumnya untuk menikmati karya seni anggota Prasidha 93.

“Marilah kita saling memotivasi dalam pengembangan diri dan bersosialisasi sebagai sesama seniman untuk bisa menjadi seniman sejati yang berjiwa besar. Semoga dengan kerjasama yang baik. Kunjungan para seniman lukis dari daerah lainnya sangat kami harapkan supaya  bisa maju bersama dan saling mendukung “

Menurut Oskar, sejumlah anggota berkibar dan berprestasi sebagai perupa penting dalam perkembangan seni rupa Indonesia, diantaranya Nyoman Masriadi, Jumaldi Alfi, Yunizar, Suraji, Heru Londo Uthantoro, Muji Harjo, Setyo Priyo Nugroho dan Laksmi Shitaresmi

Dalam bidang pewacanaan seni Prasidha melahirkan nama Dr. Edwin Jurriens, ahli seni media baru yang juga staf pengajar Melbourne University dan Dr. Mikke Susanto, kurator dan staf pengajar ISI Yogyakarta.

Sebagian lagi berkarier dalam bidang non-lukis, baik sebagai kurator, pengajar, karikaturis, desainer, pematung, pebisnis/ wirausahawan, industri kreatif, penulis buku, peracik minuman, dan bahkan pencipta alat  seduh kopi 

 

PWI dan HIPPI Galang Dana Untuk Perlengkapan Cegah Virus Corona

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Dua organisasi profesi yaitu Pengurus pusat  Persatuan Wartawan Indonesia ( PWI) dan Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia sama-sama  mulai melakukan penggalangan dana terkait wabah virus Corona yang melanda negri, hari ini.

PWI Pusat melalui PWI Peduli, lembaga sosial, jaringan pers berbagi dibawah naungan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat memberi kesempatan kepada masyarakat/perusahaan/lembaga pemerintah dan swasta untuk  menyisihkan dana bantuan melalui PWI Peduli.

Bantuan yang terkumpul akan digunakan untuk membeli perlengkapan  memerangi virus corona (covid 19), serta memberi bantuan pangan bagi warga terdampak  terdampak Covid 19.  Donasi akan disalurkan langsung oleh Tim PWI Peduli dengan penuh tanggung jawab dan transparan. 

Salurkan donasi  ke rekening PWI Peduli: 1. Bank Mandiri  No rek : 1030009021946 (Bank Mandiri Cabang Jakarta Sabang) dan 2. Bank BNI No Rek : 867855994 (Bank BNI Cabang Gambir).

Ketua PWI Peduli Pusat M Nasir dan jajaran pengurus menyampaikan terima kasih kepada para donatur yang telah bersama peduli dalam  memberi bantuan pangan dan mencegah Covid 19.

Sementaea iru, organisasi lainnya yang menggalang dana adalah Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) yang membuat kegiatan dana peduli wabah corona dengan tema ; “10.000 Masker Untuk UKM” 

DPP HIPPI berinisasi untuk melakukan penggalangan dana untuk membeli masker anti kuman yang Insya Allah akan diberikan gratis kepada masyarakat yang membutuhkan namun tidak dapat akses untuk mendapatkannya.

Dengan harga Masker Rp. 5000/pcs, donatur dapat menolong menghambat penyebaran virus Covid 19 di lingkungan sekitar.Donasi dapat ditransfer ke Nomor *Rekening HIPPI Peduli : 001 073 4337 Bank BNI*

Penggalangan yang disebarkan oleh Sekjen HIPPI, Ariful Y. Hidayat ( Erik) dan ditandatangani Ketua Umum Suryani S Motik yang dikenal sebagai salah satu srikandi pejuang Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia.

Erik mengatakan segala aktivitas yang berkaitan dengan ‘interaksi’ antar manusia menjadi kekhawatiran tersendiri bagi masyarakat. Memakai masker dan hand sanitizer saja dirasa tidak cukup untuk mencegah virus corona masuk ke dalam tubuh.

Itulah mengapa, para pemilik bisnis UKM maupun UMKM merasa takut dan khawatir dengan kemajuan bisnis mereka, sementara akses untuk mendapatkan masker juga sulit. Oleh karena itu mengingat 4 juta lebih anggota pengusaha pribumi yang berasal dari UKM maka kebutuhan mereka menjadi prioritas.