Ultah ke-25, Millennium Hotel Sirih Tebar Diskon Kuliner

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: September merupakan hari bersejarah, hari istimewa bagi Millennium Hotel Sirih Jakarta. Pada bulan ini, genap berusia 25 tahun melayani tamu dari berbagai kota bahkan negara. Merayakan HUT ke-25 tahun hadir dengan berbagai promo dan diskon kuliner yang menarik.

Diskon itu, mulai menikmati kopi bercampur pisang di Lobby Lounge, hingga lembutnya kue coklat berisi selai stroberi, dan gurihnya Hainanese duck yang kaya akan rempah pilihan. Promo ini berlaku di Lobby Lounge, Café Sirih dan Art & Bakery Corner Millennium Hotel Sirih Jakarta selama bulan september 2019. Juga ada diskon 25% Ala Carte Menu dan Sunday Dimsum Feast Special 25th Anniversary

“Menyambut perayaan ulang tahun ke-25 Millennium Hotel Sirih Jakarta menghadirkan berbagai macam promo istimewa. Mulai dari promo 25% diskon untuk menu Ala Carte hingga spesial Sunday Dimsum Feast diskon 25%,” papar Marketing Communication Executive Millennium Hotel Sirih Jakarta, Rita dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (10/09/2019).

Dilanjutkan, bagi pecinta Cheese Cake legendaris Millennium Hotel Sirih Jakarta siap disajikan sesuai selera. Bahkan sop buntut yang menjadi menu all-time favorite Café Sirih serta berbagai menu lainnya seperti hainanese duck, pizza, weekdays buffet breakfast, ayam betutu, pan seared salmon, oxtail ganemo, tenderloin dan masih banyak lagi.

“Selain menu di atas, Special Sunday Dimsum Feast juga menghadirkan promo diskon 25% dari Rp. 260.000++/2 orang kini menjadi hanya Rp. 195.000++/2 orang. Nikmati berbagai diskon menarik dari berbagai menu favorit di Millennium Hotel Sirih Jakarta selama periode September 2019,” lontar Rita.

Dan untuk hari spesial, Millennium Hotel Sirih mempersembahkan Hainanese Duck. Kuliner ini sangat pulen bahkan gurihnya nasi Hainan dipadukan dengan daging bebek yang lembut dan empuk serta kaya akan rempah pilihan untuk sajian makan siang maupun malam. “Kami selalu menghadirkan menu dengan paduan yang istimewa dengan cita rasa otentik Asia,” sambungnya.

Dengan tambahan sup hangat berbahan dasar jahe dan rempah lainnya serta dilengkapi dengan tiga pilihan sambal yaitu hoisin, cabai merah dan sambal bawang yang gurih, menambah sempurna hidangan khas Asia ini. Dengan cita rasa kuat dari rempah dan bumbu pilihan membuat hidangan ini pilihan yang tepat untuk lidah orang Indonesia yang menyukai makanan yang kaya akan cita rasa, tambahnya.

“Menu Hainanese Duck ini tersedia di Café Sirih dengan harga IDR 120.000++. Namun khusus untuk merayakan anniversary ke-25 tahun maka menu ini bisa Anda dapatkan dengan potongan diskon 25% selama bulan September 2019,” ucap Rita.

Selain itu untuk hidangan ringan ada Summerberry Cake. Dengan tampilan yang menggugah selera, kue istimewa edisi bulan September ini menghadirkan rasa yang tak terlupakan. Dengan tekstur kue coklat yang lembut, dan rasa manis yang pas dilidah serta lapisan selai stroberi ditengahnya memberikan rasa yang manis asam menyegarkan.

“Lelehan selai stroberinya yang berlimpah membangkitkan mood bagi setiap penikmatnya, cocok untuk momen bersantai bersama teman atau orang terkasih. Kue istimewa ini dapat Anda pesan di Art & Bakery Corner Millennium Hotel Sirih Jakarta dengan harga IDR 375.000++ (whole) selama bulan September 2019,” katanya.

Di hari Istimewa juga ada Banana Coffee Smoothie. Minuman ini diperuntukkan bagi para pecinta kopi yang mendambakan tidak hanya sebuah pembangkit semangat di pagi hari namun juga minuman yang sehat dan mengenyangkan, Banana Coffee hadir sebagai pilhan yang pas dan nikmat. Dengan paduan manis dan lembutnya buah pisang asli dan kopi pilihan, smoothie yang satu ini tidak hanya dapat menghilangkan kantuk namun juga sebagai penunda lapar yang aman bagi lambung dan nikmat untuk para pecinta kopi.

Dengan topping whipped cream lembut serta taburan coklat bubuk dan cheese stick menambah lezat suguhan kopi yang satu ini. Banana Coffee Smoothie ini dapat Anda pesan di Lobby Lounge dengan harga IDR 55.000++ selama bulan September 2019.

“Kami selalu menghadirkan menu dan suguhan istimewa setiap bulannya merupakan salah satu komitmen kami untuk memberikan pelayanan terbaik untuk setiap tamu kami sehingga selalu ada saja hal baru yang dapat menggugah rasa ingin tahu untuk datang dan mencoba menu-menu baru kami. Menjadikan setiap bulan sebagai bulan yang istimewa dan selalu dinantikan oleh setiap tamu” lanjut Rita (end)

Kabut Asap, 7 Penerbangan di Bandara Banjarmasin Terganggu

this formate

BANJARBARU, bisniswisata.co.id: Kabut asap cukup tebal akibat kebakaran hutan menyelimuti udara di kawasan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Selasa (10/09/2019). Kondisi ini menyebabkan pesawat yang ingin lepas landas atau take off maupun mendarat atau landing terganggu. Bahkan, ada satu pesawat dengan nomor penerbangan JT 320 asal Jakarta sempat mutar-mutar di atas bandara tak bisa mendarat lantaran tebalnya kabut asap menutupi landasan pacu (runway).

GM Bandara Syamsudin Noor, Indah Preastuty mengatakan karena jarak penglihatan (visibility) tidak terpenuhi, keberangkatan pagi mengalami keterlambatan. “Rata-rata mundur sekitar 1 jam 20 menit, kecuali kalau memang jadwalnya dekat dengan saat visibility membaik,” papar Indah seperti dilansir Antara.

Tercatat ada tujuh jadwal penerbangan yang mengalami penundaan dari jadwal lepas landas seharusnya, yaitu JT311 tujuan Surabaya, JT321 tujuan Jakarta, IW1394 tujuan Balikpapan, JT521 tujuan Yogyakarta, IN360 tujuan Surabaya, IW1382 tujuan Batulicin, dan GA533 tujuan Jakarta. “Untuk tujuan Batulicin kelihatannya bandara tujuan juga ketutup asap, pesawat pun sempat standby on ground,” lontarnya.

Dilanjutkan, untuk jarak pandang di kawasan landasan pacu Bandara Syamsudin Noor pada pukul 06.00 WITA hanya 600 meter, pukul 06.15 WITA 400 meter, pukul 06.30 WITA 200 meter, pukul 07.00 WITA 400 meter, pukul 07.25 WITA 500 meter, dan pukul 08.17 WITA 400 meter.

Atas pertimbangan keselamatan, sambung dia, pilot memutuskan menunda keberangkatan hingga jarak pandang minimal terpenuhi yaitu 500-600 meter untuk take off. Sedangkan ambang jarak pandang yang aman untuk pendaratan, yakni di atas 800 meter.

Bandara yang segera memiliki gedung terminal baru berstandar internasional itu rawan diselimuti kabut asap setiap musim kemarau, lantaran kawasan sekitar banyak terdapat hamparan lahan kosong yang kerap terbakar, seperti Guntung Damar dan Tegal Arum di Kelurahan Syamsudin Noor, Kelurahan Landasan Ulin Selatan, Kecamatan Liang Anggang, kawasan Jalan Gubernur Soebarjo Lingkar Selatan, Jalan Gubernur Syarkawi Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar hingga lahan gambut di Kecamatan Tambang Ulang dan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut. (ndy)

Badai Faxai Menyambar, 17 Ribu Penumpang Udara Terdampar

this formate

TOKYO, bisniswisata.co.id: Sedikitnya 17 ribu penumpang terdampar di Bandara Narita Tokyo Jepang, sejak Senin (9/9), setelah kota tersebut dihantam Badai Faxai yang menyebabkan kekisruhan transportasi di Ibu Kota Jepang. Badai itu, menyebabkan lebih dari 100 penerbangan dibatalkan serta jalan dan kereta menuju bandara terhambat. Hal itu menyebabkan mayoritas orang tidak memiliki opsi transportasi menuju Tokyo yang terletak 70 kilometer dari bandara.

Seperti dilansir AFP, Selasa (10/09/2019) Badai itu bergerak melewati Tokyo dan melumpuhkan transportasi. Stasiun kereta bawah tanah utama di Tokyo dijejali banyak penumpang pada Senin pagi. Kemacetan terjadi saat penumpang menunggu kereta peluru dan layanan kereta bawah tanah yang telah ditutup. Layanan kereta api secara bertahap dilanjutkan pertengahan pagi, tetapi semua jalur masih mengalami penundaan.

Badai ini memicu peringatan evakuasi terhadap ribuan masyarakat, membuat pemadaman listrik, dan mengganggu perjalanan moda transportasi umum. Stasiun televisi nasional Jepang, NHK, mengabarkan melalui akun Twitter resminya bahwa sebanyak 5.000 warga di prefektur Chiba dan Kanagawa telah diperintahkan untuk melakukan evakuasi.

Selain itu, petugas setempat juga menerbitkan imbauan evakuasi tidak wajib bagi lebih dari 390 ribu orang, seiring dengan munculnya perkiraan terkait hujan dan angin kencang yang dapat mencapai proporsi tertentu.

Juru bicara Bandara Narita Kei Miyahara mengatakan bahwa sekitar 16.900 orang terjebak di bandara pada Senin (9/9) malam. “Saat ini, para penumpang telah bergerak meninggalkan bandara menuju tujuan mereka setelah bus dan kereta kembali beroperasi,” ujar Miyahara, Selasa (10/9).

Bandara narita yang terletak di Kota Chiba, timur Tokyo, berada dalam jalur Badai Faxai yang membawa angin dengan kecepatan hingga 207 kilometer per jam.

Foto-foto menunjukkan jalan-jalan yang banjir, dipenuhi dengan pohon-pohon dan cabang-cabang yang tumbang. Pada hari Senin, para pekerja cenderung memasang rambu-rambu dan lampu-lampu jalan yang meledak. Para karyawan di stasiun kereta Higashi Chiba memeriksa atap yang terpelintir dan terbelah.

Badai Faxai diperkirakan akan menyebabkan kekacauan perjalanan kereta komuter, akibat penundaan jadwal pada berbagai jalur utama. “Kami perlu memeriksa jalur dan memastikan apakah ada kerusakan karena topan diperkirakan akan melewati wilayah ini semalam,” ujar seorang juru bicara perusahaan kereta.

Operator Kereta Api Jepang Utara menyatakan bahwa kereta peluru di lima jalur sedang beroperasi meskipun dengan kecepatan lebih rendah, sedangkan pihak Kereta Api Pusat Jepang menunda operasional kereta peluru Tokaido dengan tujuan kota Tokyo dan Odawara karena angin kencang.

Badai tersebut sebelumnya telah menyebabkan gangguan perjalanan kereta, dengan menyebabkan sekitar 100 jadwal kereta peluru yang menghubungkan Tokyo dengan kota-kota di pusat dan barat Jepang ditunda pada Minggu (8/9) kemarin, bersamaan dengan pembatalan perjalanan kapal feri di teluk Tokyo.

Tidak hanya kereta api, lebih dari 100 penerbangan yang dijadwalkan pada hari Senin dibatalkan, dan sebagian jalan raya pantai ditutup di bagian barat Kota Kanagawa akibat badai. Beberapa pusat perbelanjaan dan taman bermain, termasuk Tokyo Disneyland, ditutup lebih awal dari jadwal biasanya akibat badai yang akan datang.

Topan Faxai yang berkecepatan 216 kilometer per jam sebelumnya menerjang prefektur Chiba, bagian utara Tokyo, pada dini hari setelah melewati Teluk Tokyo. Saat ini badai telah bergerak ke arah utara dengan kecepatan 25 kilometer per jam dan diperkirakan akan menghantam wilayah timur laut Jepang sebelum kembali ke Pasifik.

Jepang sudah terbiasa dengan terjangan badai tropis dan angin topan pada saat akhir musim panas dan awal musim gugur. Pertengahan Agustus lalu, Badai Krosa menyerang wilayah barat Jepang dengan membawa angin kencang dan hujan deras hingga menelan satu korban jiwa. Sedangkan pada akhir Agustus, banjir besar akibat hujan deras di wilayah yang sama juga menelan tiga korban meninggal. (ndy)

Lintas Instansi Bersinergi Untuk Bangun 5 Destinasi Super Prioritas

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan untuk meningkatkan infrastruktur dasar dan  pengembangan 5 destinasi super prioritas pada tahun 2020, pemerintah menambah dana anggaran sebesar Rp 6,3 triliun, kata Menteri Pariwisata Arief Yahya, hari ini.

Berbicara pada Rakornas III, Kemenpar yang berlangsung mulai 10-11 September 2019 di Swissotel Jakarta PIK Avenue, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, Arief Yahya mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo menginginkan pembangunan infrastruktur di kawasan destinasi super prioritas  dipercepat sehingga bisa dipromosikan secara masif pada tahun 2020 mendatang. 

“Dana tersebut meningkat dari dana pengelolaan 5 destinasi super prioritas tahun 2019 yang hanya sebesar Rp 3,1 triliun. Untuk infrastruktur dasar di 5 destinasi super prioritas, pemerintah menambah anggaran pada tahun 2020 sebesar Rp 6,3 triliun sehingga total dana  pengembangan ke 5 destinasi super prioritas ini totalnya mencapai Rp 9,4 triliun,” tambahnya.

Hingga saat ini, Kemenpar bersama instansi terkait menindak lanjuti instruksi Presiden Jokowi terkait pengembangan 5 destinasi super prioritas tersebut. Adapun progres yang telah dicapai yaitu telah berdirinya The Kaldera – Toba Nomadic Escape di Lahan Zona Otorita Kabupaten Toba Samosir.

“The Kaldera pada 10 Oktober 2019 juga akan berlangsung Groundbreaking Glamping di area yang sama.Sementara itu,  untuk mendorong perkembangan wisata di Borobudur, pemerintah telah membangun Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulon Progo,”

Per Oktober 2019, bandara ini telah melayani 66 penerbangan dengan kapasitas bandara mencapai 3 juta penumpang.Adapun untuk destinasi Mandalika, proses pengukuran topografi dan konstruksi untuk pembangunan Sirkuit Moto GP akan dimulai pada Oktober 2019 dan ditargetkan selesai pada 2020.

Semangat pembangunan juga tercermin di destinasi Labuan Bajo do mana saat ini telah mencapai tahap finalisasi pembangunan hotel, marina, area komersial dan pelabuhan ferry.

Sementara itu, pada Oktober 2019, pemerintah menargetkan percepatan penetapan Peraturan Pemerintah (PP) perihal KEK Pariwisata Likupang yang telah disepakati pada 27 Agustus 2019 lalu.

Untuk mencapai target ini, pemerintah menganggarkan Rp6,5 triliun kepada 4 destinasi super prioritas dengan rincian; Danau Toba (Rp2,2 triliun), Borobudur (Rp2,1 triliun), Labuan Bajo (Rp6,3 triliun), dan Mandalika (Rp1,9 triliun).

Presiden Jokowi meminta seluruh kementerian terkait agar memberikan dukungan penuh. Baik itu dalam hal yang berkaitan dengan kepemilikan tanah, maupun penghijauan kembali kawasan wisata, terutama di Danau Toba, Borobudur, Labuan Bajo, dan Mandalika.

“Ini sangat penting sekali. Kita harapkan betul-betul di akhir 2020 produk ini siap untuk dipromosikan secara besar-besaran. Dan juga kita harapkan infrastruktur pendukung baik airpor maupun jalan menuju ke tempat-tempat yang telah dan akan dikembangkan ini betul-betul bisa memberikan dukungan yang baik bagi aktivitas wisata,” kata Arief Yahya mengutip Presiden Jokowi.

Alasan Presiden Jokowi ingin mempercepat pengembangan destinasi wisata ini dikarenakan sektor pariwisata dapat menjadi motor peningkatan devisa negara di tengah gejolak ekonomi global. Kunjungan wisman akan menggerakan perekonomian nasional.

Adapun target jumlah wisman dari ke 5 destinasi super prioritas antara lain, untuk Danau Toba mencapai 1 juta wisman, Borobudur sebanyak 2 juta wisman, Mandalika dengan 2 juta wisman, Labuhan Bajo mencapai 500 ribu dan Likupang mencapai 500 ribu wisman.

“Dari target jumlah wisman ini, baru Mandalika yang mendekati 2 juta orang, dan 90 persen wismannya datang dari Bali,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo yang hadir dalam Rakornas III mengatakan, Kemenkeu juga menambah dana untuk pengembangan 5 destinasi super priotitas kepada kementerian terkait

” Kementrian seperti PUPR, Kementerian Perhubungan, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Agraria dan Tata Ruang, Kemenpar dan Kementerian Desa Tertinggal semua fokus pada infrastruktur destinasi super prioritas tersebut,”

Diharapkan  tambahan dananya pada tahun 2020 sebesar  Rp 6, 3 triliun bisa membuat ke 5 destinasi super prioritas lebih cepat pengembangannya sehingga bisa meningkatkan jumlah wisatawan dan juga meningkatkan jumlah devisa, tambah Mardiasmo.

Sementara Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadi Mulyono mengatakan, dengan  percepatan dan peningkatan pengembangan fasilitas di 5 destinasi super prioritas ini diharapkan 4 tahun ke depan destinasi  ini akan menjadi ladang emas.

Dijelaskan, adapun peningkatan fasilitas yang dilakukan antara lain penambahan jalan, jembatan, sumber daya air, permukiman dan perumahan. Dengan total anggaran pada tahun 2019 mencapai Rp 1,71 miliar menjadi Rp 7,27 miliar.

Sementara Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bambang Brojonegoro mengatakan,  pariwisata harus menjadi pemeran utama dalam sumber pendapatan negara yang bisa menstabilkan ekonomi.

” Pariwisata itu bukan lagi sektoral tapi harus diposisikan sebagai penghasil devisa utama sehingga diharapkan lebih fokus untuk meningkatkan pendapatan devisa,” 

Bambang mengatakan, Bappenas menargetkan  pada tahun 2024 jumlah wisatawan yang berkunjung ke Indonesia mencapai 26 juta orang. Dan pergerakan wisata nusantara mencapai 350-400 juta orang. Sedangkan devisa yang diperoleh dari wisman sekitar 28 miliar dolar AS.

Bahkan Bappenas juga menargetkan jumlah wisman hingga 2045 atau pas di usia Indonesia ke 100 tahun, sebanyak 73 juta orang. “Kalau pariwisata bisa mendatangkan devisa yang cukup besar, kita tidak perlu deg degan dalam menghadapi perekonomian global seperti saat ini, Apalagi defisit ekonomi yang makin melebar. 

Bambang optimistis pariwisata bisa menstabilkan devisa Indonesia dan menstabilkan perekonomian Indonesia, tegasnya. 

 

Kominfo Dorong UMKM Mengenal Marketplace

this formate

JAMBI, bisniswisata.co.id: Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kominfo) gencar mendorong pelaku UMKM untuk segera mengenal marketplace. Lewat acara bertajuk Grebeg Pasar UMKM Go Online di Kota Jambi lebih dari 2000 pedagang berhasil memiliki toko online di marketplace.

Puti Adella Elvina Kepala Seksi Pengembangan dan Fasilitasi Platform Perdagangan Kominfo RI mengatakan bahwa sosialisasi, edukasi dan pendampingan door-to-door kepada pelaku UMKM paling efektif mengingat kesibukan para pedagang di kios mereka.

“Kami menggelar acara di pasar-pasar untuk menjaring dan menciptakan kantung-kantung ekosistem baru di pusat perniagaan. Di Jambi pada 23 Agustus hingga 5 September 2019 kami door-to-door ke enam pasar,” papar Ade di tengah kesibukannya menyiapkan agenda Grebeg Pasar dalam keterangan resminya, Selasa (10/09/2019).

Selama 12 hari Direktorat Ekonomi Digital Kementerian Kominfo RI lewat Relawan Pandu Digital telah melakukan sosialisasi, edukasi dan pendampingan pemanfaatan marketplace untuk menunjang pelaku UMKM berdagang. Ade berharap dengan adanya ekosistem baru akan memudahkan stakeholder melakukan pembinaan.

“Berdagang di marketplace ini kan butuh trik-trik tertentu. Mereka yang baru bergabung (di marketplace) butuh pembinaan lebih jauh agar mereka segera go digital. Saya berharap dari marketplace maupun dari dinas-dinas terkait segera melakukan pendampingan dan pembinaan agar pelaku UMKM ini merasakan manfaat hadirnya platform digital yang lebih aman dan nyaman untuk berdagang,” lanjut Ade.

Enam pasar yang menjadi target adalah Pasar Angso Duo, Pasar Talang Banjar, Pasar Mega, Pasar Mama, Pasar Istana dan Pasar Kecamatan. Disamping enam pasar tersebut para relawan juga berpencar ke pusat-pusat perniagaan lain untuk memaksimalkan waktu.

Dari enam pasar yang menjadi target adalah para pedagang di Pasar Kecamatan atau biasa disebut juga Pasar Malioboro yang memiliki antusias paling tinggi untuk mengenal marketplace. Para pedagang di pasar Kecamatan rata-rata usianya relatif masih muda. Mereka bukan hanya berasal dari Jambi melainkan juga dari Padang, Palembang, Medan, Makassar bahkan dari Pulau Jawa. 

Misa Purnama (29) pedagang pakaian di pasar Kecamatan menyambut baik acara Grebeg Pasar. Sudah lama ia berniat untuk membuat akun penjual di salah satu marketplace. Tapi bingung untuk memulainya karena banyak kolom yang harus diisi. Relawan Pandu Digital pun memandu Misa hingga bisa meng-upload satu produk dagangannya. “Saya sih kalau marketplace ya cuma untuk belanja. Pengen bisa berjualan disitu tapi cara mendaftarnya saya bingung takut salah,” kata Misa.

Sebagai penjual hijab di Pasar Kecamatan, Yuliana (26) memiliki beberapa aplikasi marketplace di gadgetnya. Ia sering memeriksa model-model busana muslim yang lagi tren lewat aplikasi tersebut. Ia juga telah berjualan online namun hanya lewat media sosial saja. Ia ingin fokus di marketplace jika peluangnya memang besar. “Lewat medsos sih udah (jualan). Kalau memang jualan di marketplace bisa laku banyak ya nanti saya mau fokus juga,” kata Yulia.

Bergabungnya para pelaku UMKM di pasar-pasar ke marketplace akan membuka peluang baru berkembangnya pasar tradisional ke pasar digital. Tidak lagi hanya mengandalkan cara-cara konvesional, pedagang juga dapat aktif berdagang di kanal-kanal e-commerce.

“Dengan berkembangnya pasar tradisional ke pasar digital maka industri-industri lain juga akan mendapat keuntungan. Jasa pengiriman misalnya, platform pembayaran digital dan perlengkapan packaging sudah pasti akan tumbuh sebagai industri pendukung layanan belanja online,” terang Ade.

“Saya yakin jika ekosistem ini benar-benar terwujud, pasar tradisional tetap akan menjadi sentra perdagangan dua jalur. Pertama adalah jalur offline dan kedua jalur digital,” tutup Ade. (end)

Bisnis Wisata NTB Meningkat, Investor Malaysia Terpikat

this formate

MATARAM, bisniswisata.co.id: Bisnis wisata di Nusa Tenggara Barat (NTB), kini semakin meningkat. Grafik kunjungan wisatawan dalam dan luar negeri naik. Akses wisata seperti Infrastrultur terus dibenahi. Kondisi ini membuat Investor asal Malaysia dikabarkan terpikat untuk berinvestasi.

Presiden DPIM, Datuk Sahar mengatakan, kedatangannya bersama para investor ke NTB untuk melihat langsung potensi-potensi bisnis yang bisa dikembangkan di Lombok dan Sumbawa. Datuk meminta penjelasan kepada dinas dan lembaga terkait di NTB yang berhubungan dengan regulasi atau aturan-aturan berinvestasi di Indonesia, khususnya di NTB.”Terutama masalah perpajakan, biaya masuk dan lain sebagainya,” papar Sahar di Mataram, Senin (9/9).

Wakil Presiden DPIM, Datuk Rizal menambahkan, semua investor yang datang bersamanya memiliki keseriusan untuk berinvestasi di NTB dalam waktu dekat. Ia mengharapkan agar proses investasi dipercepat dengan memperpendek alur birokrasi. Kebijakan ini perlu dilahirkan agar dapat segera ditindaklanjuti dengan penandatanganan MoU antara Pemprov NTB dengan Malaysia.

Di hadapan semua Kepala OPD yang hadir, ia menjelaskan bahwa kedatangannya ke NTB untuk melihat langsung potensi investasi, termasuk melakukan pembicaraan dengan sejumlah pemilik hotel di kawasan Senggigi. “Investor Malaysia siap menghidupkan kembali hotel-hotel yang sudah mati di kawasan Senggigi,” lontarnya seperti dilansir Antara, Selasa (10/09/2019).

Gubernur NTB Zulkieflimansyah menyambut baik keseriusan para investor asal Malaysia untuk berinvestasi di provinsi itu. Keseriusan investor Malaysia untuk berinvestasi tersebut muncul saat dialog antara Gubernur NTB dengan Dewan Perdagangan Islam Malaysia (DPIM) di Ruang Rapat Utama (RRU), Kantor Gubernur NTB.

Dijelaskan, kunjungan dari DPIM ini merupakan tindak lanjut dari kunjungannya ke Malaysia beberapa waktu lalu. Kini DPIM membalas kunjungan tersebut dengan membawa serta sejumlah investor dari Malaysia untuk berinvestasi di NTB.

Menurutnya, kedatangan DPIM bersama sejumlah investor, merupakan langkah kongkrit untuk berinvestasi di NTB di multisektor yang potensial. “Cukup banyak peluang investasi di NTB, seperti di bidang farmasi, pengolahan sampah, pengolahan daging dan lain sebagainya,” kata Zulkiefli.

Gubernur juga berharap, dengan banyaknya kesamaan antara Malaysia dan Indonesia, khususnya NTB, ke depan akan lebih banyak terbangun koneksi langsung antara Lombok-Malaysia. Kemudian, dengan adanya direct flight antara dua daerah akan mampu meningkatkan angka kujungan wisata. (ndy)

Dian Sastro Berlari hingga New York

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Jika sudah hoby, dimanapun dan kapanpun ada event lomba lari selalu dikejar. Itulah hoby yang kini dijalani Dian Sastrowardoyo. Aktris cantik pemeran Cinta dalam film Ada Apa Dengan Cinta gencar mengikuti kompetisi lari marathon tingkat nasional hingga internasional. Bermula dari Bali Marathon dilanjutkan Berlin Marathon pada 2018, dan kini mempersiapkan untuk mengikuti New York Marathon 2019, pada 3 November 2019 di Amerika Serikat.

“Olah raga itu bagian dari hidup kita. Yuk kita mulai olah raga dengan persiapan yang bagus dan matang. Jangan sampai merusak badan kita dengan berolah raga. Berolah raga dengan baik dan benar, step by step,” lontar Dian Paramita Sastrowardoyo, nama lengka wanita kelahiran Jakarta .

Lewat akun media sosialnya, dengan hastag Jangan Kasih Kendor, latihan rutin sebelum melakukan kompetisi lari marathon sebuah kewajiban. “Tidak sedikit orang yang melalaikan proses ini. Alhasil, jika lari maraton dilakukan dengan cara yang tidak tepat akan menimbulkan dampak negatif,” saran ibu dua anak: Shailendra Naryama Sastraguna Sutowo, dan Ishana Ariandra Nariratana Sutowo.

Bersama tujuh rekannya di Pertemanan Sehat, jeblotan Universitas Indonesia tahun 2014 dan 2017 mengakui baru memulai olah raga yang baik dan benar dengan persiapan mental dan fisik yang fit dalam beberapa tahun belakangan ini. Setiap pagi, Dian Sastrowardoyo harus bangun pukul 4 pagi untuk berlatih. Dirinya juga memiliki strength training untuk memperkuat kakinya.

Diceritakan, kebiasaan olah raga lari berawal saat syuting film Ada Apa Dengan Cinta 2 di Yogyakarta. Kamar Adinia Wirasti yang bersebelahan dengan kamar Dian Sastro selalu mendapat teror dari Dian dengan menggedor-gedor kamar Adinia sambil berteriak “Ayo Lari.”

Lari bareng ini berlanjut sampai ke Jakarta dengan sebuah movement untuk lebih aktif berolahraga bersama teman-teman. Selain itu memberi pesan bahwa ibu-ibu yang sudah punya anak dan suami juga bisa berolah raga dan lari marathon. (ndy)

“Sulap” Desa Wisata Terong, PLN Babel Raih Penghargaan

this formate

BANGKA BELITUNG, bisniswisata.co.id: Pariwisata Belitung kian diperhitungkan. Sejak film Laskar Pelangi booming, banyak wisatawan penasaran menyaksikan keindahan alam maupun wisata baharinya yang sangat menakjubkan. Bukan cuma Pantai Tanjung Kelayang sebagai lokasi shooting Laskar Pelangi, Belitung menyimpan banyak destinasi wisata lainnya. Salah satunya Desa Wisata Terong, Kecamatan Sijuk, Belitung.

Di desa wisata yang dulunya bekas tambang timah dan tak terawat, kini menjadi desa wisata yang dilengkapi taman di tepi genangan air bekas tambang menjadi oase sebuah danau yang indah, ditambah suasana hijau pepohon yang rindang serta akses jalan menuju lokasi semakin bagus. Bahkan dibangun guest house dengan 48 kamar untuk para wisatawan.

Bagusmya kondisi itu berdamak pada kunjungan wisatawan. Tercatat sudah dikunjungi sebanyak 7.000 orang wisatawan hingga saat ini. Tak hanya lokal, wisatawan ini juga berasal dari Korea, Singapura, Malaysia bahkan Jepang.

Aktifitas di Desa wisata Terong menawarkan kawasan wisata yang tak kalah menarik. Pengunjung dapat menikmati paket wisata berupa tanam dan panen sayur sawi, makan bedulang, outbond, dan camping. Makan bedulang merupakan tradisi makan khas Belitung. Satu dulang terdiri atas nasi, satu ekor ikan bakar, satu potong ikan sayur, cuki goreng, sambal serai, daun singkong, dan sayur genjer. Satu dulang cukup untuk dimakan bersama empat orang melingkar. Lebih dari itu, pengunjung juga dapat menikmati pengalaman menganyam dan melukis caping.

Kini desa wisata Terong semakin maju. Kemajuan ini juga berkat program Corporate Social Responsibility (CSR) PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Bangka Belitung (Babel), yang turun tangan membenahi Desa wisata ini. Dengan sebuah harapan dapat meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian desa. Tak mengherankan jika tangan dingin PLN diganjar dengan penghargaan emas dari Indonesia Sustainable Development Award (ISDA) 2019

Penghargaan dalam kategori social development goals (SDGs) diterima General Manager PLN Babel Abdul Mukhlis di Hotel Bidakara, Jakarta. “Kami berterima kasih atas pengakuan dari ISDA terhadap program CSR kami. Hal ini mendorong kami terus berkomitmen mendorong program-program kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan,” kata Abdul Mulhlis, Senin (9/9).

Ia menyebutkan. ISDA Award merupakan penghargaan CSR bergengsi kepada pelaku usaha atas komitmen melaksanakan program pemberdayaan masyarakat berkelanjutan. “Desa Wisata Terong yang dirintis sejak 2016 itu kini semakin mandiri. Desa itu bergerak melalui swadaya masyarakat dan didukung program bina desa wisata PLN Peduli dengan berkolaborasi bersama stakeholder pariwisata di Babel,” lontarnya.

Dijelaskan, desa wisata ini dapat menyediakan paket agrowisata aik rusa berehun, paket kuliner tradisional, paket tubing, paket melukis caping, agrowisata, hingga fasilitas homestay. Desa wisata ini dikelola dengan mengintegrasikan enam komunitas desa, terdiri atas empat komunitas pengelola destinasi dan dua komunitas pemberdayaan pengrajin. Untuk komunitas ibu-ibu banyak terlibat dalam kegiatan kerajinan dan kuliner.

“Dulunya Desa Terong merupakan tambang timah yang tak tergarap. Melihat potensinya yang besar, masyarakat menyambut baik dan ikut terlibat untuk kegiatan perekonomian di desa ini. Dengan pengembangan desa tersebut masyarakat bisa lebih diberdayakan dan ikut andil menambah pendapatan mereka dari sebelumnya yang rata-rata berprofesi sebagai nelayan. Pada akhirnya bisa menambah pendapatan masyarakat. Terutama para pemuda maupun ibu rumah tangga,” tambahnya.

Desa wisata Terong sebenarnya mempunyai empat destinasi wisata. Selain bekas tambang atau Aik Rusa Berehun, masih ada lagi Bukit Tebalu, kawasan hutan serta mangrove. Biasanya, wisatawan akan ditawari empat paket wisata ini sekaligus. “Kalau mengembangkan empat destinasi wisata ini kita sudah habiskan Rp 2 miliar,” katanya.

Bagi wisatawan yang ingin mengunjungi desa wisata ini, pertama kali diajak ke Aik Rusa Berehun. Di sini, wisatawan bisa sekaligus berkebun atau agrowisata. Kemudian, wisatawan akan disuguhi makanan tradisional di saung yang telah disediakan. Selainjutnya, wisatawan diajak ke Bukit Tebalu dan kawasan hutan seluas 62 hektar. Disediakan jalur hicking dan tracking bagi wisatawan. Di hutan juga wisatawan akan dimanjakan dengan tanaman herbal untuk obat-obatan.

Selain itu, wisatawan kemudian diajak ke hutan mangrove atau bakau untuk melihat budi daya kepiting atau ekowisata. Desa wisata ini terbukti menambah masa inap wisatawan di Babel. Biasanya 3 hari 2 malam kini sampai 4 atau 5 hari. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Naik Tipis, Tingkat Hunian Hotel Berbintang di Bali

this formate

DENPASAR, bisniswisata.co.id: Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mencatat tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Pulau Dewata sepanjang Juli 2019 rata-rata mencapai 61,71 persen. Rasio ini naik tipis 1,34 poin dibandingkan TPK bulan sebelumnya sebesar 60,37 persen.

“Kabupaten Gianyar tercatat mencapai TPK tertinggi yaitu 66,79 persen dan terendah di Kota Denpasar sebesar 58,61 persen,” kata Kepala BPS Provinsi Bali Adi Nugroho, di Denpasar, Senin (9/9).

Di luar Gianyar dan Denpasar, pada Juli 2019, TPK hotel berbintang di tiga kabupaten lainnya yakni di Kabupaten Badung (62,64 persen), Karangasem (63,76 persen) dan Buleleng (58,80 persen). Menurut klasifikasi hotel berbintangnya, TPK hotel bintang empat sebesar 69,45 persen merupakan yang tertinggi dibandingkan dengan kelas hotel berbintang yang lain. TPK terendah tercatat pada hotel bintang satu yang hanya 37,69 persen.

Adi Nugroho menambahkan, meskipun TPK hotel berbintang di Bali pada Juli mengalami sedikit kenaikan dibandingkan pada Juni 2019, jika dibandingkan TPK di bulan yang sama pada tahun sebelumnya tercatat menurun sedalam 12,69 poin. “Pada Juli tahun lalu, TPK hotel berbintang di Bali mencapai 74,40 persen Tapi Juli tahun ini tercatat 61,71 persen,” ujarnya.

Demikian pula dengan lama wisatawan mancanegara yang menginap pada hotel berbintang pada Juli 2019 yang mencapai 2,66 hari. Ini juga turun 0,03 poin dibandingkan rata-rata lama menginap pada Juni mencapai 2,69 hari. “Jadi ada kekhawatiran jangan-jangan tahun ini tidak bisa mencapai kunjungan 6 juta wisman kalau kita tidak mewaspadai situasi yang berkembang terus seperti ini,” ucapnya.

Apalagi, lanjut Adi Nugroho, jika dilihat kunjungan wisman secara nasional sesungguhnya sampai Juli masih bergerak naik dan belum ada penurunan. “Tetapi kenapa di Bali menurun? Jangan-jangan ini bagian dari isyarat wisatawan asing yang ke Indonesia tidak lagi mengalihkan kunjungan ke Bali, tetapi menuju wilayah lain di Indonesia,” katanya. (ndy)

Box Office, IT Chapter Two Dulang Pundi-pundi Pendapatan

this formate

HOLLYWOOD, bisniswisata.co.id: Ternyata membikin orang merasa takut itu menjual. Buktinya film yang terinspirasi dari novel Stephen King, IT Chapter Two sukses mendulang pundi-pundi pendapatan di beberapa negara. Bahkan memuncaki Box Office Amerika Utara dengan meraup sebesar US$91 juta. Raihan itu lebih rendah yang berhasil dibukukan film pertama It yang meraup US$123 juta saat diputar perdana pada 2017. Meski begitu kedua film itu kini menjadi dua film horor dengan raihan tertinggi saat pemutaran perdana sepanjang sejarah.

Seperti dilansir AFP, Senin (09/09/2019) IT Chapter Two menampilkan Jessica Chastain, James McAvoy, Isaiah Mustafa, dan Bill Hader sebagai versi dewasa dari anak-anak yang memerangi badut menyeramkan Pennywise, 27 tahun sebelumnya. Tidak ada film baru lain yang berhasil masuk lima besar Box Office.

Di Indonesia, film ini mendulang US$2,7 juta atau setara dengan Rp38 miliar. Dengan capaian tersebut, Indonesia termasuk 10 negara teratas yang memberikan pemasukan kepada Pennywise di pasar internasional. Capaian It Chapter Two di pekan debut di Indonesia ini meningkat dibandingkan pendahulunya, It (2017). Kala itu, Indonesia belum masuk ke pasar It dan masih asyik dengan Pengabdi Setan.

Di negara yang dikenal pencinta horor lainnya pun Pennywise mampu menarik penonton, seperti Meksiko yang menjadi negara dengan pendapatan debut It Chapter 2 tertinggi, US$10,2 juta. Setelah Meksiko, Inggris Raya menyusul dengan US$9,4 juta, lalu Rusia dengan US$8,8 juta. Perolehan di Inggris Raya dan Rusia ini naik dibandingkan saat It (2017) tayang perdana di kedua negara itu.

Kala itu, Inggris Raya mampu menyumbangkan pendapatan sebesar US$4,6 juta untuk It (2017) dan menjadi yang tertinggi di pasar internasional. Rusia juga saat itu baru menghasilkan US$2,7 juta dan ada di posisi tiga.

Secara umum, pendapatan pembuka It Chapter Two di pasar internasional lebih tinggi dibanding pendahulunya, terbantu berkat citra It dan Pennywise yang mampu menjadi film horor terlaris di Amerika Serikat. Namun, hal serupa tak terjadi di pasar domestik Amerika Utara. Di pasar terbesar perfilman dunia ini, It Chapter Two mendapatkan pendapatan akhir pekan debut US$91 juta.

Capaian tersebut lebih kecil dibandingkan perolehan awal It pada 2017 yang mampu mencatatkan US$123 juta. Meski begitu, dilaporkan Variety, It Chapter Two yang total membawa pulang US$185 juta dari seluruh dunia, menjadi film horor dengan pendapatan awal kedua tertinggi, di bawah It (2017).

Dalam daftar Box Office, posisi kedua ditempati pemuncak pekan lalu Angel Has Fallen yang meraup pendapatan sebesar US$6 juta. Film itu dibintangi oleh Gerard Butler sebagai personel paspampres yang dituding berusaha membunuh Presiden Amerika Serikat (AS) yang diperankan Morgan Freeman.

Good Boys juga turun satu peringkat ke posisi ketiga. Film komedi itu meraup pendapatan sebear US$5,4 juta. Film produksi Disney The Lion King menduduki posisi keempat dengan raihan US$4,2 juta. Bertahan di posisi kelima adalah Overcomer. Film religi itu meraup pendapatan sebesar US$3,8 juta. (end)