Amphuri: Calon Jemaah Umumnya Bisa Menerima Penundaan Keberangkatan Umroh

this formate

Jemaah haji dan umroh dari seluruh dunia bertawaf di depan Kabah ( Foto: Haidan/ unsplash.com) 

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Calon jemaah umroh yang mendaftar di berbagai Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah ( PPIU ) resmi anggota Amphuri umumnya dapat menerima keputusan Pemerintah Arab Saudi soal penundaan menerima jemaah umroh, kata Joko Asmoro, Ketua Amphuri, hari ini.

Sedikitnya 500 perusahaan yang tergabung dalam Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia ( Amphuri) sudah menerima kabar bahwa Arab Saudi menghentikan izin umrah untuk waktu yang belum ditetapkan, ungkapnya.

” Pesawat Lion, Garuda Indonesia dan Saudia Airlines yang membawa jemaah Indonesia ke tanah suci keberangkatan sebelum jam 11.00 WIB tadi pagi ( 27 Feb) telah selamat sampai dan masih diterima untuk melaksanakan umroh. Sementara yang berangkat setelah jam itu sudah ditolak,” kata Joko Asmoro.

Seperti diketahui, virus Corona (COVID-19) dipastikan telah menyebar ke enam benua di dunia. Ketidakpastian terkait upaya mengontrol penyebaran virus corona membuat Pemerintah Arab Saudi memutuskan untuk menghentikan izin masuk ke negaranya dalam rangka ibadah umrah.

Media Arab Saudi, Arab News, yang dilansir Anadolu Agency, melaporkan, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menyatakan bahwa kebijakan penangguhan tersebut tidak hanya untuk calon jamaah umrah. Tapi juga berlaku bagi mereka yang ingin mengunjungi Masjid Nabawi di Madinah.

Joko mengatakan pihaknya kini tengah memantau calon jemaah umroh yang sudah berangkat tapi ditolak masuk Saudi Arabia karena pengumuman yang sangat mendadak. Hal ini mengingat jemaah umroh asal Indonesia menggunakan beragam maskapai penerbangan via Singapura, Kuala Lumpur, Abhudabi, Dubai, Istambul ( Turki) dan Yordania.

” Jemaah Indonesia ada yang melaksanakan umroh plus Aqsa, Umroh plus wisata Turki dan lainbya. Mereka yang umroh via Colombo dengan Srilanka Airlines akan lebih sulit dipulangkan karena masalah konektivitas,” kata Joko Asmoro

Menurut dia, selama para calon jemaah dapat menerima penundaan keberangkatan dan tidak membatalkan keberangkatannya ke tanah suci maka Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah ( PPIU ) Inshaa Allah tidak mengalami banyak kesulitan.

” Uang calon jamaah umumnya satu-dua bulan sebelummya sudah disetor untuk pembayaran tiket penerbangan, hotel, transportasi setempat dan lainnya. Jadi jika klien membatalkan ibadahnya maka dampak finansialnya pada usaha kami akan sangat terasa,” tambahnya.

Joko Asmoro mengaku kaget dengan kebijakan Pemerintah Arab Saudi karena negara itu berpengalaman menangani penyebaran Middle East Respiratory Syndrome (MERS) pada tahun 2013 yang lalu sehingga seharusnya lebih siap untuk menghadapi penyebaran Virus Corona.

Warga Arab Saudi telah dilarang berkunjung ke negara-negara yang berdampak Corona, sedangkan penangguhan visa turis juga berlaku bagi mereka dari negara-negara yang telah menyatakan terinfeksi corona. 

Untuk diketahui, hampir tujuh juta peziarah tiba di Saudi setiap tahun. Mereka mayoritas mendarat di bandara di Jeddah dan Madinah. 

Penjadwalan ulang keberangkatan umroh akan disiapkan Amphuri dari kasus yang bersifat force majeure dan melanda dunia ini. Pihaknya optimistis umat Muslim yang tertunda keberangkatan ibadahnya bertambah tawakal.

COVID-19, Penangguhan Kunjungan Umroh dan Wisata

this formate

JEDDAH, bisniswisata.ci.id: MENCERMATI perkembangan penyebaran virus corona (COVID-19), Pemerintah Arab Saudi secara resmi mengeluarkan penyataan penangguhan sementara akses masuk warga asing ke wilayah Arab Saudi, baik untuk tujuan umroh dan ziarah, termasuk ke kawasan masjid Nabawi di Madinah. Menunda masuknya turis asing ke Arab Saudi yang berasal dari negara-negara dengan kasus virus Corona (COVID-19) yang oleh Otoritas Kesehatan Arab Saudi dinilai berbahaya.

Arab Saudi juga menangguhkan penggunaan kartu identitas nasional oleh warga negara Saudi dan warga negara-negara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) untuk melakukan perjalanan dari dan ke Arab Saudi. Pengecualian dikhususkan bagi warga Saudi yang berada di luar negeri dan ingin kembali ke negaranya serta warga negara GCC yang saat ini berada di Arab Saudi yang ingin pulang ke negaranya.

Sebagai tindakan pencegahan, Pemerintah Arab Saudi memberlakukan sistem verifikasi terhadap para pemegang ID Nasional Arab Saudi di pintu perlintasan, berdasarkan arah (negara) ke datangan mereka sebelum memasuki Wilayah Arab Saudi, serta memberlakukan prosedur pemeriksaan kesehatan terhadap mereka. Pemerintah Arab Saudi menegaskan, prosedur tersebut hanya bersifat sementara dan akan terus dievaluasi oleh pihak berwenang. Ketentuan ini mulai berlaku Kamis, 27 Februari 2020.

Pemerintah Arab Saudi kembali menegaskan dukungannya terhadap semua upaya dunia internasional untuk menekan penyebaran virus tersebut. Kementerian Luar Negeri Arab Saudi meminta warganya untuk tidak melakukan perjalanan ke negara-negara yang terinfeksi virus Corona (COVID-19).

Sementara informasi yang didapat bisniswisata.co.id dari pihak KJRI Jeddah, bahwa sejauh pemantauan KJRI Jeddah di lapangan, jemaah umrah asal Indonesia yang saat ini sedang berada di Wilayah Arab Saudi masih bisa melanjutkan kegiatan ibadah seperti biasa: umrah dan ziarah ke Madinah. Dari hasil pantauan di bandara internasional King Abdulaziz, jemaah umroh Indonesia telah mendarat pada pukul 7:25 waktu Arab Saudi (WAS), Kamis, 27 Februari 2020 dengan pesawat Saudia Airlines.

Konjen RI Jeddah, Eko Hartono memantau langsung kedatangan Jamaah Umroh di bandara Jeddah.

Pihak Otoritas Bandara Internasional King Abdul aziz Jeddah, menyebutkan bahwa penangguhan sementara penerbangan jemaah umroh ke Arab Saudi dari seluruh negara, larangan masuk ke Arab Saudi bagi warga asing dari negara-negara yang terpapar virus corona (COVID-19).

Pemegang visa non-umroh yang terlanjur mandarat di Bandara Arab Saudi akan dilakukan pemeriksaan (verifikasi) apakah 2 minggu sebelumnya pernah pergi ke negara-negara yang terpapar virus corona (COVID-19).

KJRI Jeddah menurut Agus Muktamar, Pelaksana Fungsi Pensosbud KJRI Jeddah, wilayah kerjanya meliputi kawasan barat Arab Saudi yang mencakup 7 provinsi: Mekkah, Madinah, Asir, dan Tabuk (berbatasan dengan Yordania). 

Tetap Terbang

Terkait layananan penerbangan umroh dari Lion Air hingga saat ini (27/ 02) masih mengoperasikan layanan penerbangan umroh atau belum mengalami pembatalan. Lion Air senantiasa berkoordinasi dengan otoritas penerbangan setempat di Arab Saudi (kota tujuan) serta akan terus mengumpulkan data dan berbagai keterangan.

 Operasional Lion Air di Arab Saudi meliputi Madinah -bandara Pangeran Mohammad bin Abdulaziz (MED) dan Jeddah -bandara King Abdulaziz (JED). Lion Air akan menyampaikan pemberitahuan kepada para tamu jamaah dan mitra sesuai perkembangan lebih lanjut.

Lion Air mengoperasikan rata-rata 4-5 kali penerbangan umroh per hari dari Indonesia, melalui bandar udara Sultan Iskandar Muda, Aceh (BTJ), bandara internasional Kualanamu di Deli Serdang, Sumatera Utara (KNO), bandara Sultan Syarif Kasim II, Riau (PKU), bandara Hang Nadim, Batu Besar, Kepulauan Riau (BTH), Sultan Mahmud Badaruddin II, Talang Betutu, Sukarami, Sumatera Selatan (PLM), bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten (CGK), bandara Adi Soemarmo, Jawa Tengah (SOC), bandara Juanda di Sidoarjo, Jawa Timur (SUB), bandara Syamsuddin Noor di Banjarbaru, Kalimantan Selatan (BDJ), .bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Kalimantan Timur (BPN), bandara Sultan Hasanuddin di Maros, Sulawesi Selatan (UPG), bandara Zainuddin Abdul Majid, Lombok Praya, Nusa Tenggara Barat (LOP).

Promosikan Seminyak & Ubud, Bali Tetap Primadona Wisatawan Swedia

this formate

Dubes Bagas Hapsoro bersama tamu-tamunya dari kalangan industri Ri-Swedia. ( Foto: KBRI Swedia)

STOCKHOLM, Swedia, bisniswisata.co.id:  KBRI Stockholm,  Swedia mengadakan Business Meeting Travel Agent/Tour Operator Indonesia-Swedia,  mempertemukan ketertarikan entitas bisnis pariwisata kedua negara dan berusaha saling meningkatkan peluang kedatangan wisatawan Indonesia dan Swedia, kata Bagas Hapsoro, Dubes RI untuk Swedia dan Latvia, hari ini.

“Narasumber dari Indonesia adalah I Made Angga Adiguna, General Manager Tonys Villas and Resort, Seminyak, Bali, dan Dewantara Narottama, General Manager Santi Mandala Villa & Spa, Ubud, Bali. Selain itu, Sales Manager Aeroflot, Johan Magnus Eriksson juga turut memberikan paparan mengenai jalur baru dari Swedia ke Bali,” kata Bagas.

Bali, ujarnya, masih menjadi primadona pariwisata Indonesia. Namun demikian, Pemerintah Indonesia juga tengah merambah destinasi baru yang digadang-gadang sebagai 10 New Bali. Indonesia juga mendukung terciptanya sustainable tourism yang juga sangat disukai oleh warga Swedia.

“Bali memang sangat populer di kalangan wisatawan mancanegara, dan kami bangga akan hal itu, namun demikian, Indonesia juga tengah menggalakkan 10 New Bali  seperti Danau Toba di Sumatra Utara, Lombok Mandalika di Nusa Tenggara, hingga Wakatobi dan Morotai di Maluku Utara” ujar Dubes Bagas.

I Made Angga dan Dewantara memaparkan keunikan dan hospitality yang ditawarkan villa dan resort di Seminyak dan Ubud. Keduanya sepakat bahwa daya pikat Bali masih sangat membahana. Bali menawarkan paket wisata lengkap dari keindahan pantai, kedamaian hamparan sawah dan gunung, wisata kuliner yang beraneka ragam hingga nightlife yang glamor. Namun demikian, keduanya juga mengharapkan semakin meningkatnya wisatawan Swedia ke Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut juga, Johan Magnus dari Aeroflot memaparkan jalur penerbangan baru Swedia-Moskow-Bali yang akan beroperasi mulai bulan Oktober 2020. Penerbangan tersebut akan tersedia sebanyak 4 kali seminggu.

Usai meeting, para hadirin mencicipi kopi dan hidangan khas Indonesia. Kopi Sumatra Mandailing Natal dari pengusaha kopi Indonesia di Swedia, Budha Sutedja dan sajian sate ayam, pastel, dan kue lumpur, menghangatkan suasana dan mengakrabkan hadirin peserta meeting.

Sebanyak 7 Tour Operator Swedia turut dalam meeting ini, antara lain Oden Resor, Orient Tour, RES, Resia, dan Aventyr Resor, serta Ketua PATA (Asosiasi Travel Agent di Swedia). Selain itu, hadir pula Asien Paradis Resor yang dikelola oleh WNI, Lestari Hellin dan suaminya asal Swedia.

 

Renny Djajoesman, Teater Bulungan & Drama Ayahku Pulang Karya Usmar Ismail

this formate

Renny Djajoesman ( Foto: Tribunnews.com)

Teater Bulungan bangkit lagi setelah 41 tahun mati suri. Lady Rocker Renny Djajoesman tampil sebagai sutradara drama Ayahku Pulang karya Usmar Ismail.

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Usmar Ismail dikenal sebagai Bapak Perfilman Indonesia. Banyak hal ihwal dunia perfilman Indonesia, dikaitkan dengan nama besar Usmar Ismail; Sebut misalnya Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail (PPHUI) di Jakarta.

Hari pertama saat Usmar Ismail muda (sebagai sutradara pertama ber’darah’ Indonesia) memulai syuting film Long March, itulah ihwal hijrahnya pasukan TNI Divisi Siliwangi di awal Revolusi Indonesia, dari Jawa Barat menuju Jogya, yang kini dijadikan Hari Perfilman Nasional (HPN) Indonesia. 

Film-film karya Usmar Ismail memang selalu menggetarkan rasa. Namun demikian, mantan perwira TNI AD dan wartawan nasional ini tak cuma meninggalkan jejak karya di dunia film. Selain sebagai penulis skenario film, Usmar Ismail juga dikenal sebagai penulis naskah drama panggung yang tangguh. Satu naskah panggung karya Usmar Ismail adalah drama bertajuk Ayahku Pulang.

Ini naskah realis, drama tragedi satu babak berdurasi sekitar 45 menit. Berkisah ihwal seorang Ibu dengan tiga anak, yang ditinggal minggat suaminya. Duapuluh tahun kemudian, sang suami kembali pulang dalam keadaan tua, papa dan renta. Konflik terjadi. Diantara rindu yang bertalu-talu, ada dendam membakar. Seorang anak menolak kahadiran Sang Ayah.

“Sebuah drama yang pedih. Banyak pesan moral disampaikan Usmar Ismail. Pengalaman berharga yang patut dimiliki keluarga Indonesia,” ungkap Sutradara Renny Djajoesman yang hendak menggelar drama legendaris ini, pada Sabtu sore tanggal 29 Februari 2020, di Auditorium Gelanggang Remaja Jakarta Selatan (GRJS) di Jalan Bulungan, Kebayoran Baru.

Lho, Mbak Renny Djajoesman jadi sutradara drama panggung? Bukankah ia cuma…Lady Rocker?” tanya heran seorang muda, aktivis kesenian, saat ke telinganya sampai berita bahwa di Warung-nya…Renny sibuk melatih dan men-direct sohib-sohib lamanya main drama. 

Benar, Renny Djajoesman adalah penyanyi rock. Bahkan di dekade tahun duaribuan, bersama Achmad Albar, Renny sempat ditabalkan kalangan pers sebagai Raja & Ratu Penyanyi Rock Indonesia. Sejak itu, dunia musik rock seakan identik dengan kiprah Renny di bidang kesenian. Padahal…Renny lebih dari sekadar predikat itu. 

Tak banyak yang ‘ngeh, atau barangkali…lupa, bahwa jauh sebelum zaman medsos dan media-online, jauh sebelum namanya ditabalkan sebagai Lady Rocker, Renny adalah seorang pemain drama panggung dan pembaca puisi yang tangguh, yang bahkan oleh almarhum Rendra dan Sutardji Calzoum Bachri pernah disebut sebagai aktris panggung dengan energi dinamit. 

Renny memang memulai kiprahnya di dunia kesenian lewat panggung drama. Tahun 1972, saat ia mulai duduk di bangku SMP, ia memilih aktivitas kulikuler di luar jam sekolah dengan menjadi anggota Teater Bulungan yang bermarkas di GR Bulungan. 

Renny Djajoesman juga belum lulus SMP ketika menerima penghargaan sebagai Aktris (Muda) Terbaik pada Festival Teater Remaja (FTR) 1974 yang digelar Dewan Kesenian Jakarta. Prestasi ini antara lain berkat aktingnya yang gemilang saat memerankan tokoh Nenek dalam drama Les Chaises karya Eugene Ionesco, yang diterjemahkan WS Rendra sebagai Kereta Kencana

Kereta Kencana merupakan drama surealis berdurasi 60 menit, berkisah tentang Nenek dan Kakek/Henry (diperankan oleh Mamok Pratomo), masing-masing berusia sekitar 2 abad, dan keduanya saling menyinta. Renny berhasil memerankan sosok Nenek, dan menabalkannya sebagai Akrtis (Muda) Terbaik FTR 1974/1975.

“Saya berlatih dan bermain di panggung GR Bulungan ini bersama Teater Bulungan,” ungkap Renny. Tak cuma di Teater Bulungan, ia pun melebarkan sayap dengan bermain drama bersama Teater Mandiri pimpinan  Putu Wijaya, dan bahkan kemudian (bersama Yos Marutha Effendi dan Jose Rizal Manua) tercatat sebagai pendiri Teater Adinda, grup teater untuk anak berusia 7 – 14 tahun,” ungkapnya.

Di Teater Adinda bakat penyutradaraan Renny terasah. Tercatat, Renny berkali-kali menjadi sutradara Teater Adinda dan berhasil mengantar grup teater anak-anak itu menjadi Juara Festival Teater Anak Se-Jakarta selama tiga tahun berturut-turut, 1975-1978.

Tak cuma berakting dan berkiprah di panggung drama, Renny juga dikenal sebagai pembaca puisi yang tangguh. Popularitas ini juga sempat membawanya melenggang-lenggok sebagai model di catwalk, dan lalu…terkenal sebagai penyanyi cadas alias rocker.

Namun begitu, Renny tak pernah ‘lupa kacang pada kulit’. Di antara kesibukannya manggung sebagai penyanyi rock, Renny trus menekuni hobinya membaca puisi dan main drama panggung.  Namanya antara lain selalu tercatat sebagai pelakon ataupun kru dalam pertunjukan-pertunjukan drama musikal yang digelar oleh Remy Sylado. Renny juga tak lupa pada Teater Bulungan, wadah aktivitas yang melahirkannya sebagai seniman. 

Teater Bulungan lahir di tahun 1971 dengan nama Teater Gelanggang. Dinamakan Teater Gelanggang karena merupakan Pilot Project DKJ (Dewan Kesenian Jakarta) tentang pembinaan teater remaja. Teater Gelanggang juga merupakan kelompok teater remaja pertama yang dibina, dan pentas di TIM atau Taman Ismail Marzuki.

Posisi atau domisili di Gelanggang Remaja Jakarta Selatan (GRJS) yang beralamat di Jalan Bulungan, maka saat pernas pertama di Teater Arena TIM, Teater Gelanggang lantas diubah namanya menjadi Teater Bulungan.

Teater Bulungan juga merupakan kelompok kegiatan pertama yang lahir dan ,hadir di lingkar GRJS, yang juga akrab disebut sebagai Gelanggang Remaja (GR) Bulungan. Setelah Teater Bulungan, kelompok-kelompok kegiatan remaja lainnya pun bermunculan di GR Bulungan.

Sebut misalnya Kelompok Sastra Bulungan, Sanggar Lukis Garajas, aktivitas tari-menari (tari Sunda, Tari Jawa, Tari Bali), silat, Bina Vokalia, Badan Kerja Pelajar atau BKP, dan Youth Scient Club (Y.Sc.C) Bulungan yang merupakan cikal bakal hadirnya Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) di sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA) seluruh Indonesia.

Sekitar 8 tahun berkiprah di dunia teater, bahkan sempat pentas berkeliling Jawa, tahun 1979 Teater Bulungan matisuri, karena para anggotanya sibuk dengan kehidupannya masing-masing. Namun begitu, Renny terus menjalin silaturahim dengan teman-temannya sealmamaternya di Teater Bulungan. 

Renny juga sangat antusias saat Komunitas Seni Bulungan (KSB) – wadah organisasi nirlaba dan non-politik dari para pekerja seni dan wartawan yang jadi aktivis GR Bulungan tahun 1971 – 2010, menggagas bangkitnya Teater Bulungan, antara lain dengan merancang pergelaran (insyaallah akan berkeliling ke berbagai kota) membawakan drama Ayahku Pulang karya Usmar Ismail. 

“OK, gue setuju…!” kata Renny Djayoesman saat teman-temannya di KSB mendapuknya sebagai sutradara dari produk bangkitnya Teater Bulungan setelah 41 tahun mati suri.  Silakan datang menonton. Kita rayakan lagi persaudaraan kita di dunia teater, ” kata Renny.

Dia juga mengingatkan pada 29 Febuari 2020, pagi harinya sebelum pentas Ayahku Pulang, KSB juga menggelar Workshop Jurnalistik Bagi Pegiat Medsos dan Media Online. Ada Yudhistira ANM Masardi (mantan wartawan Majalah Tempo dan Majalah Gatra, Sastrawan, Pendiri dan Pengelola Sekolah Batutis Al Ilmi) yang akan kasih kiat “Bagaimana Menulis Features”. 

Hilda Ansariah Sabri (Ketua Departemen Pariwisata PWI Pusat, mantan wartawan Harian Bisnis Indonesia, pendiri dan pengelola media online www. bisniswisata.co.id) akan memberikan info ihwal perlunya faham “Rumus 5W+1H.

Sementara Cakti Prawirabishma (pemuda milenial alumni Fakultas Film Institut Kesenian Jakarta, fotografer lepas untuk music personalities a.l The Adams dan Erwin Gautawa, CEO Rumah Produksi Djagoeng Manis) yang akan kasih tip “Maksimalkan HP-mu!” serta ada Heryus Saputro akan kasih trik “Bagaimana Menjangkau Obyek”. Seru pokoknya…!” kata Renny. 

Kegiatan edukasi yang dilakukan oleh KSB maupun pementasan teater diharapkan mengundang penonton dari berbagai wilayah Jabodetabek. ” Nantinya seperti Singapura, bisnis pertunjukkannya mendatangkan penonton dari Indonesia dan negri jiran lainnya. Ke depan pertunjukkan teater  juga harus bisa menjaring wisatawan lokal maupun mancanegara,” tambahnya.

 

Raysoeli Moeloek: Yuk Berlomba-lomba Berbuat Kebaikan

this formate

      Raysoeli Moeloek ( Foto ; Jasa Ferrie Pratama)

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Apa yang istimewa dari perusahaan berumur panjang atau disebut The living Company), tanya Raysoeli Moeloek, Founder PT Jasa Ferrie Pratama ( JFP),  perusahaan jasa arsitektur yang tahun 2019 lalu genap berusia 50 tahun.

Semua karyawannya bekerja dalam tim dan bahagia melakukan tugasnya. ” Perusahaan yang hidup terus karena sejak awal berdiri,  saya sebagai pendiri percaya penuh dengan tugas-tugas yang saya berikan pada tim kerja yang membangun usaha ini,”  ungkapnya.

Menanamkan rasa memiliki dan memberikan kepercayaan penuh memang tidak mudah namun akan terlihat di setiap angkatan atau generasi siapa yang mampu menjadi bintang dan membuat klien puas dengan hasil kerja tim Jasa Ferrie Pratama, tambahnya.

Terbukti dari tahun ke tahun kepuasan klien membawa kembali JFP mendapatkan kepercayaan untuk mengerjakan proyek-proyek pembangunan gedung-gedung industri dan pendudikan di Jakarta hingga berbagai daerah.

Berlomba-lomba menanamkan kebaikan atau do your best dalam setiap pekerjaan yang ditangani adalah kunci terbaik dalam menjalankan jasa firma arsitektur ini sehingga membentuk reputasi dan citra diri, ungkapnya saat berjumpa di Pacific Place beberapa waktu lalu.

Berlomba-lomba dalam kebaikan atau Fastabiqul Khoirot, Alquran: Surat Al Baqarah ayat 148 menjadi panduan hidup yang dicontohkan ayahanda tercinta Abdul Moeloek,”

Ayahnya, Abdul Moeloek, pria asal Padang Panjang, Sumatra Barat adalah Tokoh Kesehatan Masyarakat Lampung. Namanya diabadikan menjadi nama sebuah rumah sakit di kota Bandar Lampung, yaitu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Abdul Moeloek, lulusan Stovia yang mendapatkan gelar dokter dari perguruan tinggi tersebut pada tahun 1932. 

” Pada masa pendudukan Jepang, keluarga kami berpindah-pindah tempat dari Semarang ke Desa Winong, kota Liwa,  Lampung untuk menghindari misi pembunuhan para intelektual Indonesia yang dilakukan pemerintahan pendudukan Jepang,” kata Raysoeli mengenang masa kecilnya.

Masih lekat dalam ingatan, kalimat Fastabiqul Khoirot atau berlomba-lomba berbuat kebaikan itu kerap dipraktekan ayahnya dalam kehidupan sehari-hari untuk membantu  masyarakat di desa-desa.

“Naik turun gerobak sapi menjadi dokter keliling desa di Liwa, mengobati masyarakat yang sakit dikerjakan oleh ayah saya dengan senang hati. Saya sering mendampingi ayah mengobati pasien, berkunjung dari rumah ke rumah tanpa meminta imbalan,” ujarnya.

Sementara dari sang ibu, Poeti Alam Naisjah, wanita asal Solok, Sumatra Barat, Raysoeli melihat kesungguhan sang ibu untuk menjadi guru bagi lima anaknya dan masyarakat sekitar. Memberantas buta huruf dan mencerdaskan anak-anak untuk mendapat pendidikan yang layak menjadi perjuangan tersendiri yang dilakukan sang ibu di tanah perantauan.

Seperti sang ayah, ibunya juga menjadi wanita aktif di berbagai organisasi masyarakat, menggagas pendirian sekolah-sekolah, menjadi anggota DPRD Lampung, namun tetap sukses mencetak anak-anak cerdas karena dua adiknya adalah Faried Anfasa Moeloek yang pernah menjadi menteri kesehatan Indonesia dan Nukman Moeloek, adalah seorang pakar andrologi dan guru besar di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI).

” Saya dan saudara-saudara bisa terus mendapat pendidikan sejak kecil karena kegigihan beliau agar kami tetap belajar di tengah pengungsian dan uberan tentara Jepang karena kedua orangtua saya adalah kaum intelektual yang paling dicari musuh,”

Kondisi demikian tidak menggoyahkan ayah bundanya untuk berhenti membantu umat. Di sadari atau tidak Raysoeli banyak belajar dari sikap mulia orangtuanya. Kemuliaan manusia bisa kita pahami dari iman dan amal saleh atau kebaikannya dalam bersikap dan bertingkah laku di mana pun dia berada dan dalam keadaan bagaimanapun situasi dan kondisinya. 

Tak heran, sejak kecil sudah tertanam dalam diri Raysoeli bahwa semakin banyak perbuatan baik yang dilakukannya maka akan semakin mulia harkat dan martabat seseorang di hadapan Allah SWT. 

Itulah sebabnya setelah masa Kemerdekaan RI dan meneruskan sekolah di Jakarta hingga ke ITB, Raysoeli mengaku orientasinya adalah melakukan perbuatan-perbuatan yang bermanfaat untuk kesejahteraan umat manusia.

Ke Amerika

Sempat kerja di Caltex Rumbai dan Dumai setelah lulus sebagai Arsitek, panggilan kampus ITB untuk melanjutkan kuliah S2 ke Amerika Serikat langsung disambutnya dengan semangat. Alhasil kuliah yang dipatok selama dua tahun bisa diselesaikan dalam 1,2 tahun saja.

Sisa waktunya digunakan untuk bekerja terutama di proyek-proyek pemerintah AS karena sponsornya dari USAID. Sebagai master di bidang urban design, Raysoeli berpindah-pindah kota dari Washington, Puerto Rico, Virgin Island hingga ke Chicago mengikuti penugasan dari pemerintah AS.

“Selama tiga tahun di Amerika Serikat, saya banyak mengerjakan proyek Urban Development Centre dan mendapat gelar sebagai warga kehormatan di Elk Grove Village, Illionis, Chicago pada tahun 1965,” kata Raysoeli

Dia menjadi satu-satunya orang Indonesia yang mendapat penghargaan itu karena karya-karyanya dalam membangun masterplan urban design kota. Elk Grove Village adalah salah satu dari 29 kota di Cook County, Illinois, AS.

Penghargaan yang diterimanya itu tak lepas dari kepiawaiannya mengasah sisi otak kanannya terutama dalam hal kreativitas, selera seni, imajinasi, intuisi dari profesinya sebagai arsitek yang sehari-hari memadukan teknik, seni keindahan dan fungsi bangunan.

Bidang jasa yang ditekuninya ini juga membuatnya sadar agar selalu menyediakan waktu untuk terus belajar, menyesuaikan diri dengan kemajuan tekhnologi, desain bahkan perkembangan bahan bangunan.

 “Gunakan waktu untuk berfikir kreatif karena yang kita butuhkan bukan sekedar kerja keras tapi kerja pintar dan memberikan solusi bagi klien sehingga seorang arsitek memang dituntut untuk berfikir kreatif,” ungkapnya.

Untuk motivasi diri maupun tim kerja, Raysoeli selalu mengacu pada ekspektasi yang tinggi seperti slogan If Better can be achieve, good is not enough, kalau bisa mencapai yang lebih baik maka kerja baik saja tidak cukup, tambahnya.Motto itu masih sejalan dengan ajaran agama Islam yang dianutnya yaitu Fastabiqul Khoirot. 

Sebagai pendiri PT Jasa Ferrie Pratama ( JFP) yang berusia 50 tahun dan memimpin anak perusahaan PT Inti Karya Persada Tekhnik ( IKPT) selama 28 tahun,  hubungan baik antar manusia ( networking) saja tidak cukup.

” Hubungan dengan sang pencipta Allah SWT harus terus terjaga dengan mengikuti perintah dan mengagumi penciptaan langit dan bumi beserta segala isinya. Selalu bersyukur diberi kesempatan hidup dan mengisi kehidupan dengan lebih baik,” kata Raysoeli.

Suka berwisata

Pria yang dalam kehidupannya sehari-hari baik karena pekerjaan maupun liburan sering berkunjung dari satu kota ke kota lain, dari satu destinasi wisata ke obyek wisata lainnya mengatakan rasa syukur yang selalu diungkapkannya pada tuhan malah membuatnya terus berwisata bersama istri tercinta.

” Saya baru pulang dari Aussi ( Australia) selama dua minggu. Nengok anak, mantu, cucu. Pokoknya sudah setua ini selalu ada jalan untuk berwisata,” katanya sambil tertawa.

Jelajah negrimu, Cintai Negrimu, kata Raysoeli, bukan sekedar ajakan kampanye iklan promosi pariwisata Indonesia. Jika kalangan milenial dan Gen Z  yang menjadi generasi asli digital pertama memperkaya pengalaman berwisatanya di dalam negri maka Indonesia akan menjadi negara tujuan wisata utama di dunia.

Generasi Z merupakan generasi setelah Generasi Y, yang didefenisikan sebagai orang-orang yang lahir dalam rentang tahun kelahiran 1995 sampai 2010 dimana hampir 90 persen anggotanya mendapatkan inspirasi perencanaan perjalanan dari jejaring sosial online seperti Facebook, Instagram, dan Snapchat.

“Mereka berbagi foto dari perjalanan mereka sehingga Gen Z ini sebenarnya adalah duta-duta pariwisata Indonesia,” kata Raysoeli.

Dia percaya, jika generasi milenial ( Gen Y) dan Gen Z ini memiliki akhlak yang baik, suka berwisata dan selalu bersyukur serta memposisikan diri sebagai duta wisata bangsanya maka negri ini akan hebat devisanya.

“Kalau kita makin bersyukur akan banyak nikmat lainnya yang akan Allah berikan pada umatnya. Begitu juga dengan Pariwisata jika dikelola dengan baik juga akan memberikan manfaat berlipat ganda,”

Jadi, kata Raysoeli Moeloek, nasehatnya sederhana saja. ” Jangan tunda untuk berbuat kebaikan dan bersyukur, “. Nah siap mempraktekkan nasehat hidupnya ?.

Paket Insentif COVID-19, Sasar Pasar ASPA Tinggi

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: MENTERI  Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengatakan paket insentif khusus pariwisata diharapkan mampu mengakselerasi kinerja kepariwisataan Indonesia,sekaligus menarik kunjungan wisatawan.

Usai Rapat Terbatas Mengenai Lanjutan Pembahasan Dampak Virus Covid-19 Terhadap Perekonomian Indonesia, Selasa (25/2/2020) di Kantor Presiden, Jakarta, dijelaskannya, pariwisata yang telah ditetapkan sebagai leading sector menjadi salah satu sektor paling terdampak akibat mewabahnya virus corona, COVID-19.

Pariwisata merupakan sektor padat karya yang menyerap lebih dari 13 juta pekerja, belum termasuk dampak ikutannya.   Merespons hal tersebut Pemerintah RI menginisiasi sejumlah terobosan sebagai upaya memobilisasi wisatawan baik wisatawan mancanegara mau pun wisatawan nusantara untuk tetap berwisata.

“Pemerintah menerbitkan beberapa kebijakan yang sangat penting untuk menyelamatkan industri pariwisata sehingga bisa memberikan manfaat bagi masyarakat lokal yang bekerja di industri pariwisata,” kata Wishnutama.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di kesempatan yang sama menjelaskan, insentif untuk wisatawan mancanegara, pemerintah memberikan alokasi tambahan sebesar Rp298,5 miliar. Terdiri dari insentif airlines dan travel agent, insentif dalam skema joint promotion, kegiatan promosi pariwisata  serta familiarization trip .

Sementara untuk wisatawan domestik, pemerintah memberikan diskon 30 persen penerbangan ke 10 tujuan wisata. 30 persen itu untuk kuota 25 persen seats di setiap penerbangan ke 10 tujuan wisata.

“Dan ini berlaku selama tiga bulan yaitu Maret, April, dan Mei 2020. Program ini apabila dirasakan manfaatnya dapat dilanjutkan,” kata Airlangga Hartanto.

ASPA Tinggi

Menurut  Wishnutama, insentif untuk pasar mancanegara akan diarahkan ke pasar-pasar wisatawan mancanegara yang memiliki average spending per arrival (ASPA) tinggi.

“Insentif dengan angka Rp298,5 miliar akan memberikan dampak untuk mengakselerasi atau menarik wisatawan sebesar 736 ribu orang dari negara-negara fokus pasar dengan ASPA tinggi. Dari jumlah kunjungan tersebut diperkirakan bisa menghasilkan devisa sebesar Rp 13 triliun,” kata Wishnutama.

Adapun pasar wisman yang memiliki ASPA tinggi, seperti Australia sebesar USD 1.800, Timur Tengah USD 2.200, serta pasar lainnya seperti Amerika, Eropa, dan Asia.

Sedangkan untuk wisatawan nusantara,  selain diskon penerbangan 30 persen yang diambil dari APBN, juga akan ada tambahan diskon sebesar 15,8 persen Avtur dari Pertamina. Serta 5,64 persen diskon tarif penerbangan (PJP2u/PSC dan NAV) dari AP dan Airnav.

Sehingga total diskon tiket domestik yang bisa dimanfaatkan wisatawan nusantara secara rata-rata adalah 51,44 persen untuk 25 persen dari kapasitas tempat duduk dalam satu penerbangan. Kebijakan ini akan berlangsung selama tiga bulan.

Diskon tersebut berlaku untuk maskapai domestik dengan tujuan destinasi Denpasar, Batam, Bintan, Manado, Yogyakarta, Labuan Bajo, Belitung, Lombok, Danau Toba dan Malang.

Pemerintah juga mendorong adanya insentif sesuai dengan usulan asosiasi bahwa untuk pajak hotel dan restoran, di 10 destinasi wisata tarifnya dinolkan. Untuk itu, pemerintah akan mensubsidi atau memberikan hibah kepada pemerintah daerah yang terdampak akibat penurunan tarif pajak hotel dan restoran di daerah sebesar Rp3,3 triliun.

Dalam  APBN juga terdapat Rp147 miliar DAK Fisik pariwisata yang sampai saat ini belum mampu digunakan daerah. Rencananya DAK tersebut akan dikonversi menjadi hibah ke daerah sehingga bisa memacu perkembangan pariwisata.

Intensifikasi

Kebijakan lain yakni mendorong pergerakan wisnus dengan terus melakukan kampanye promosi wisata dalam negeri, mendorong dilakukannya pertemuan-pertemuan dari instansi pemerintah dan korporasi di destinasi-destinasi wisata dalam negeri. Selain itu, intensif mempromosikan event-event (musik, olahraga) yang sudah ada di dalam negeri. Disamping upaya menarik potensi MICE dan event internasional agar bisa diselenggarakan di Indonesia.

Wishnutama berharap dengan skema insentif yang diberikan pemerintah ini menjadi solusi terbaik bagi sektor pariwisata. “Tidak hanya berdampak pada kunjungan wisman, tapi pada akhirnya akan berdampak kepada kesejahteraan masyarakat melalui aktivitas pariwisata,” ujar Wishnutama.

“Against COVID-19”, Gelontorkan Insentif bagi Industri Pariwisata

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: PEKAN lalu pemerintah Camboja/Kamboja (tuan rumah ASEAN Tourism Forum 2021 mendatang) mengumumkan perihal keringanan pajak empat bulan untuk hotel bintang sampai dengan home stay yang dikelola penduduk, dan restoran di kawasan wisata Siem Reap.  Bebas pajak untuk tahap awal diberlakukan mulai tagihan Februari – Mei untuk meringankan kerugian akibat menurunnya kunjungan wisatawan mancanegara ke destinasi wisata Kamboja.

Dalam release yang diterima bisniswisata.co.id,  Perdana Menteri Hun Sen menyampaikan  COVID-19 adalah tantangan lain yang dihadapi dunia, ditengah  perang dagang dan perlambatan ekonomi global. COVID-19 menyebabkan efek serius pada ekonomi di Asia, mendorong beberapa negara ke dalam krisis.

“Seperti negara lain, Covid-19 juga mempengaruhi beberapa sektor penting di Kamboja. Dua sektor yang terkena dampak serius adalah sektor pariwisata karena wisatawan takut bepergian dan juga menghadapi beberapa pembatalan penerbangan. Kedua adalah sektor garmen yang sekarang kekurangan bahan baku untuk diproses, ”kata PM Hun Sen.

Dia menambahkan bahwa Covid-19 telah menyebabkan efek serius pada sektor pariwisata di Kamboja dengan penurunan jumlah kunjungan wisatawan asing sampai 60 persen dan wisatawan Tiongkok  penurunanya mencapai  90 persen.

“Saat ini, kami akan fokus membantu bisnis pariwisata di Siem Reap. Langkah ini diatur untuk membantu hotel dan guesthouse melanjutkan operasi mereka dan mempertahankan pekerjaan dan daya saing, ”katanya.

“Pemerintah akan membebaskan semua jenis pajak untuk hotel dan wisma yang telah terdaftar di departemen pajak di Siem Reap. Mulai Februari hingga Mei, bisnis hotel dan wisma tamu masih harus menyerahkan deklarasi pajak pertambahan nilai bulanan, secara online, ”kata Hun Sen.

Pemerintah juga mendesak  penyelenggaraan lokakarya, seminar, kursus pelatihan singkat dan acara lainnya yang diperlukan lembaga pemerintah, sektor swasta dan organisasi non pemerintah untuk diselenggarakan di Siem Reap dan Sihanoukville.

Ratas Presiden Jokowi

Sementara di Indonesia, Presiden Jokowi hari ini menyelenggarakan Ratas hal COVID-19 di Istana Negara Jakarta.  Dalm Ratas tersebut di putuskan kebijakan yang sangat penting dalam membantu pemulihan pariwisata dan perekonomian yaitu:

Pertama, Pemerintah memberikan tambahan anggaran sebesar Rp. 298,5 Milyar untuk insentif airline dan travel agent dalam rangka mendatangkan wisatawan asing ke dalam negeri;

 Kedua, untuk wisatawan dalam negeri diberikan sebesar Rp. 443,39 Milyar insentif dalam bentuk diskon sebesar 30% potongan harga  untuk 25% seat per pesawat yang menuju ke sepuluh destinasi wisata;

Ketiga, sepuluh destinasi pariwisata yang tersebar di 33 Kabupaten/Kota tidak dipungut pajak hotel dan restoran (sebesar 10%) selama 6(enam) bulan. Sepuluh destinasi pariwisata tersebut yaitu: Danau Toba, Yogyakarta, Malang, Manado, Bali, Mandalika, Labuan Bajo, Bangka Belitung, Batam, dan Bintan. Sebagai gantinya, Pemerintah Pusat akan memberikan hibah sebesar Rp. 3,3 Triliyun kepada sepuluh destinasi pariwisata;

Keempat, dalam APBN juga tersedia anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Pariwisata sebesar Rp. 147 Milyar yang akan dikonversi menjadi hibah ke daerah-daerah untuk memacu pariwisatanya.

Pemerintah Siapkan Stimulus Tarif Penerbangan Untuk Tingkatkan Sektor Pariwisata  

this formate

Kementrian Keuangan berikan stimulus berupa insentif transportasi kepariwisatan untuk penerbangan nasional aelama tiga bulan. ( foto: Ikagi.or.id).

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Adanya travel warning dan larangan penerbangan terkait penyebaran Virus Corona COVID 19, sangat berdampak terhadap sektor pariwisata dan juga industri penerbangan di Indonesia. Hal itu terungkap dalam Rapat Terbatas Presiden Joko Widodo.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pemerintah memutuskan memberikan stimulus berupa insentif transportasi kepariwisatan yang telah disetujui Kementerian Keuangan. Hal ini telah disepakati sesuai hasil Rapat Terbatas hari ini  di Jakarta yang dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Novie Riyanto menyampaikan bahwa stimulus yang diberikan oleh pemerintah ditujukan untuk meningkatkan sektor pariwisata nasional dengan meningkatkan minat masyarakat untuk melakukan perjalanan wisata di Indonesia terutama ke wilayah destinasi prioritas.

“Stimulus ini berupa insentif yang diberikan terhadap tarif penerbangan menuju ke daerah pariwisata yaitu Batam, Denpasar, Yogyakarta, Labuan Bajo, Lombok, Malang, Manado, Toba(Silangit), Tanjung Pandan dan Tanjung Pinang selama tiga bulan”, lanjut Novie.

Nantinya penumpang akan menikmati diskon antara 40-50% dari tarif riil yang berlaku untuk 25 persen dari total kursi yang tersedia dari tiap penerbangan. Untuk sementara akan diberlakukan selama low season yaitu dari bulan Maret sampai dengan Mei 2020.

Kemenhub akan terus bekerja sama dengan kementerian lembaga lainnya untuk mensukseskan program pemerintah dalam rangka menjadikan pariwisata Indonesia diminati oleh warga negara Indonesia (Wisnus) dan warga negara asing (Wisman).

“Kami akan terus memastikan untuk terus meningkatkan pelayanan terbaik bagi pengguna jasa transportasi udara dengan tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan penerbangan, “tutupnya.

Sementara itu, pengamat pariwisata Tedjo Iskandar mengatakan stimulus dengan diskon  tarif hingga 50%  tiket pesawat diharapkan dapat mendorong pergerakan wisatawan nusantara mengingat perusahaan penerbangan saat ini kurang dapat mengandalkan pemasukan keuangan dari rute panjang ( long haul) sebagai dampak dari merebaknya virus Corona Covid-19.

” Maskapai penerbangan  yang bermarkas di Singapura dan Hongkong saja yang keuangannya solid mulai melemah. Mungkin harus fokus ke negara Asean yang  belum kena dampak Corona. Tapi upaya seperti ini tidak bisa instant,” kata Tedjo.

Sebagai negara kepulauan, maskapai penerbangan Indonesia sebaiknya mendukung paket-paket wisata nusantara sehingga sumber devisa dari kegiatan wisatawan nusantara juga memperkuat perekonomian negara, tegasnya.

 

 

Komunitas Seni Bulungan (KSB) Gelar Workshop Jurnalistik dan Drama Realis Ayahku Pulang

this formate

JAKARTA,bisniswisata.co.id: Komunitas Seni Bulungan (KSB) akan menggelar program edukatif bagi masyarakat berupa Workshop Jurnalistik bagi pegiat media sosial dan media online, serta pertunjukan drama Ayahku Pulang karya Usmar Ismail disutradarai oleh Lady Rocker Indonesia, Renny Djajoesman.

Kegiatan berlangsung Sabtu tanggal 29 Februari 2020, Pukul 09:00 s/d 18:00 WIB, bertempat di Auditorium Gelanggang Remaja Jakarta Selatan (GRJS) Jalan Bulungan No 1C Kebayoran Baru – Jakarta Selatan.

Diawali dengan pelatihan jurnalistik dengan tema Tips & Trik Menulis Untuk Media Online termasuk bagaimana menjangkau objek dan memaksimalkan Handphone yang kita miliki diselingi dengan melakukan praktek langsung menulis, memotret dengan menggunakan HP masing-masing peserta.

Acara pertunjukan teater Ayahku Pulang ini memang di bundling dengan pelatihan jurnalistik yang berlangsung di tempat  sama pada pagi hari mulai jam 9.00 – 14.00 WIB di tempat yang sama. Pelatihan ini diselenggarakan karena keprihatinan banyaknya masyarakat yang belum optimal membuat kalimat dan konten yang baik di media sosial maupun dimedia online.

Seperti diketahui, Indonesia masuk 5 besar negara pengguna media sosial a.l Facebook, Twitter dan Instagram. Sayangnya banyak masyarakat yang tidak bisa membuat konten dengan baik dan benar sesuai kaidah penulisan berita 5 W + 1 H. Padahal sudah ada ide, ada foto dan juga ada  peristiwa. Tapi untuk menuangkannya dalam sebuah caption,  tulisan atau berita ternyata tidak semua orang bisa melakukannya.

Rumus menulis berita yang dikenal dengan istilah 5W+1H ini sudah sering kita dengar, tapi terkadang masih bingung untuk menerapkannya. What (Apa), Where (Di Mana), When (Kapan), Who (Siapa), Why (Mengapa) + How (Bagaimana) adalah hal – hal yang tidak boleh diabaikan dalam penulisan.

Jika masyarakat terutama kalangan milenial paham penulisan dengan kaidah 5 W + 1 H maka diharapkan mereka memiliki sensifitas yang tinggi untuk tidak ikut menyebarluaskan berita hoax karena sudah memahami penerapan 5 W + 1 H. Mereka juga bisa mengisi media sosialnya sendiri dengan konten yang lebih menarik.

Pelatihan ini juga terbuka bagi para entrepreneur, start-up yang kerap menggunakan media sosial untuk mempromosikan produknya  tapi belum mendapat hasil optimal karena kontennya tidak menerapkan 5 W + 1 H.

Terselenggaranya kegiatan ini didasari keinginan KSB menggalakkan kegiatan seni dan budaya terutama pementasan teater yang ditulis oleh tokoh-tokoh sastrawan lama yang karya-karyanya tak lekang oleh waktu seperti Usmar Ismail,  seorang sastrawan dan sutradara yang juga pelopor perfilman Indonesia.

KSB adalah wadah organisasi nirlaba dan non-politik, beranggotakan pegiat dan pekerja seni, aktivis Gelanggang Remaja Jakarta Selatan atau Gelanggang BULUNGAN, periode tahun 1972 – 2010. 

Berlatar seni teater, seni rupa, seni sastra, seni musik, film dan jurnalistik, berbagai aktivis Bulungan berhimpun dalam KSB, yang berhidmad untuk terus mengasah kemampuan diri, potensi dan kreativitas seni, serta berbagi pengalaman khususnya kepada anak-anak serta remaja Indonesia. KSB merupakan motor penggerak atau pelaksana program Yayasan PEREMPUAN INDONESIA PEDULI (berbadan hukum) yang diketuai Renny Djajoesman.

Workshop Jurnalistik akan menghadirkan menghadirkan 4 (empat) pembicara dan penyaji dari KSB, yakni: Yudhistira ANM Massardi (sastrawan, mantan wartawan Majalah TEMPO dan Majalah Gatra, pendiri dan pengelola Sekolah Batutis Al Ilmi) yang akan memberi tips Bagai Mana Menulis secara Popular.

Hilda Ansariah Sabri , Ketua Departemen Pariwisata PWI Pusat, mantan wartawan Harian Bisnis Indonesia, Pendiri dan Pengelola Media Online www.bisniswisata.co.id akan memaparkan Pentingnya Pegiat Medsos dan Media Online mamahami Rumus 5W+1H. 

Heryus Saputro Samhudi , mantan Wartawan Majalah Femina dan Majalah Famili, Pencinta Alam dan Penjelajah Indonesia, penulis buku dan masalah-masalah sosial budaya, pariwisata dan lingkungan hidup akan memberi tips: Bagaimana Menjangkau Obyek.

Cakti Prawirabishma (alumni Institut Kesenian Jakarta, fotografer lepas untuk Music Personalities a.l The Adams, Erwin Gautawa, dan CEO Rumah Produksi Djagoeng Manis) akan memberi tips Bagaimana Memaksimalkan HP-mu…! 

Renny Djajoesman mengatakan, selain merupakan sarana silaturahim para alumni pegiat teater di GRJS Bulungan periode  tahun 1972- 2010, juga merupakan kepedulian KSB terhadap masalah-masalah sosial di era digital dengan mudahnya menyebar berita hoax, kecanduan gadget dan minimnya aktivitas seni dan budaya di tengah masyarakat.

Kegiatan seni dan budaya selain minim sponsor juga belum menjadi prioritas program dari pemerintah daerah maupun swasta sehingga kegiatan teater yang juga berperan besar dalam pendidikan karakter  positif harus digalakkan kembali.

Drama realis satu babak Ayahku Pulang karya Usmar Ismail yang disutradarai oleh Renny Djajoesman. ini diperankan oleh Maza Yudha (sebagai Ayah), Wita Yudharwita Dahlan (Ibu/Tina), David Karokaro (Gunarto), Jan Praba (Maimun) dan Hilda Ansariah Sabri sebagai Mintarsih.

Berkisah ihwal seorang Ibu dengan tiga anak yang ditinggal minggat suaminya selama 20 toahun, dan suaminya itu kembali dalam keadaan tua dan penyakitan. Konflik batin diantara anak, penolakan dan pesan moral yang disampaikan menjadi pengalaman berharga yang patut dimiliki keluarga Indonesia.

Didukung oleh Uki Bayu Sedjati. May Soebiakto MST (Si Toto), Yudhistira ANM Massardi, I Made Martha, Sokle dan segenap aktivis KSB, Pentas Drama Ayahku Pulang dan Workshop Jurnalistik bagi Pegiat Medsos & Media Online ini merupakan awal dari program KSB tahun 2020.

 

 

Artania Cruise Sandar di Benoa, Ditolak Masuk Sabang, Jakarta, Semarang

this formate

BALI, bisniswisata.co.id: DITENGAH simpang- siur pemberitaan COVID-19 dan setelah ditolak bersandar di pelabuhan Sabang, Jakarta dan Semarang, akhirnya Artania bisa merapat di Benoa Bali. Kapal bersandar Selasa (25/02/2020), subuh dengan 790 pax, wisatawan German. Mereka berada di Bali sampai dengan tanggal 27 jam 7 malam, selama di Bali membeli  sejumlah paket wisata daily tour.

“Ketibaan mereka di percepat 2 hari karena di tolak di pelabuhan- pelabuhan  lain. Pacto menyediakan 22 guide, 19 bus, dan 28 vw safari,” ungkap General Manager Pacto Bali, Freedy Rompas.

Siap- siap bersafari ke pedesaan di Bali

Manajemen Pacto berterimakasih kepada masyarakat dan pemerintah Bali, khususnya kepada otorita pelabuhan Benoa yang tidak terpengaruh dan ikut melarang cruise masuk ke Bali. Bersandarnya kapal pesiar Artania di Bali, memberi keyakinan operator kapal pesiar lainnya untuk tetap singgah dan tidak membatalkan perjalanan ke Bali.

“ Kami percaya  sistem pencegahan orang sakit di pelabuhan dan bandara kita. Kemaren kita sudah kuatir,  karena kalau sampai itu terjadi pasti semua cruise yang rencana mampir ke Bali akan membatalkan kunjungannya,” tegasnya lebih lanjut.

Jika Bali menolak di singgahi, operator Artania memutuskan meninggalkan Indonesia langsung ke Darwin, setelah mereka juga membatalkan singgah ke Probolinggo. Akibat trauma di tolak singgah di Sabang, Jakarta, Semarang.

SOP ketat diberlakukan

Selama di Bali wisatawan yang berlibur menggunakan kapal pesiar Artania menikmati objek wisata di kawasan Kintamani, Besakih,  Bedugul, Jatiluwih, kawasan Bali Utara dengan Lovina, Air Sanih, Pemuteran. Disamping objek kunjungan di Bali Selatan.

Penolakan sejumlah pelabuhan untuk sandar kapal pesiar Artania, tidak merugikan operator bersangkutan. Justru merugikan operator penyelenggara tour di darat, pasalnya bagi wisatawan cruise atraksi wisata dapat dilakukan di atas kapal bersangkutan. Alasan penolakan sandar di Sabang, Jakarta dan Semarang adalah kasus COVID-19, walau pun di daerahnya tidak suspect Corona.