Dubes Bagas Hapsoro bersama tamu-tamunya dari kalangan industri Ri-Swedia. ( Foto: KBRI Swedia)
STOCKHOLM, Swedia, bisniswisata.co.id: KBRI Stockholm, Swedia mengadakan Business Meeting Travel Agent/Tour Operator Indonesia-Swedia, mempertemukan ketertarikan entitas bisnis pariwisata kedua negara dan berusaha saling meningkatkan peluang kedatangan wisatawan Indonesia dan Swedia, kata Bagas Hapsoro, Dubes RI untuk Swedia dan Latvia, hari ini.
“Narasumber dari Indonesia adalah I Made Angga Adiguna, General Manager Tonys Villas and Resort, Seminyak, Bali, dan Dewantara Narottama, General Manager Santi Mandala Villa & Spa, Ubud, Bali. Selain itu, Sales Manager Aeroflot, Johan Magnus Eriksson juga turut memberikan paparan mengenai jalur baru dari Swedia ke Bali,” kata Bagas.
Bali, ujarnya, masih menjadi primadona pariwisata Indonesia. Namun demikian, Pemerintah Indonesia juga tengah merambah destinasi baru yang digadang-gadang sebagai 10 New Bali. Indonesia juga mendukung terciptanya sustainable tourism yang juga sangat disukai oleh warga Swedia.
“Bali memang sangat populer di kalangan wisatawan mancanegara, dan kami bangga akan hal itu, namun demikian, Indonesia juga tengah menggalakkan 10 New Bali seperti Danau Toba di Sumatra Utara, Lombok Mandalika di Nusa Tenggara, hingga Wakatobi dan Morotai di Maluku Utara” ujar Dubes Bagas.
I Made Angga dan Dewantara memaparkan keunikan dan hospitality yang ditawarkan villa dan resort di Seminyak dan Ubud. Keduanya sepakat bahwa daya pikat Bali masih sangat membahana. Bali menawarkan paket wisata lengkap dari keindahan pantai, kedamaian hamparan sawah dan gunung, wisata kuliner yang beraneka ragam hingga nightlife yang glamor. Namun demikian, keduanya juga mengharapkan semakin meningkatnya wisatawan Swedia ke Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut juga, Johan Magnus dari Aeroflot memaparkan jalur penerbangan baru Swedia-Moskow-Bali yang akan beroperasi mulai bulan Oktober 2020. Penerbangan tersebut akan tersedia sebanyak 4 kali seminggu.
Usai meeting, para hadirin mencicipi kopi dan hidangan khas Indonesia. Kopi Sumatra Mandailing Natal dari pengusaha kopi Indonesia di Swedia, Budha Sutedja dan sajian sate ayam, pastel, dan kue lumpur, menghangatkan suasana dan mengakrabkan hadirin peserta meeting.
Sebanyak 7 Tour Operator Swedia turut dalam meeting ini, antara lain Oden Resor, Orient Tour, RES, Resia, dan Aventyr Resor, serta Ketua PATA (Asosiasi Travel Agent di Swedia). Selain itu, hadir pula Asien Paradis Resor yang dikelola oleh WNI, Lestari Hellin dan suaminya asal Swedia.