Banyuwangi Tunda Festival dan Tutup Sementara Objek Wisata

this formate

BANYUWANGI, bisniswisata.co.id: MENCEGAH penyebaran pandemic global COVID-19,  Pemkab Banyuwangi memutuskan untuk membatalkan semua atraksi wisata dalam agenda Banyuwangi Festival sepanjang bulan Maret dan April.  

”Demi kebaikan dan keselamatan bersama, agenda Banyuwangi Festival selama Maret-April ditunda. Untuk calendar of event bulan Mei dan seterusnya menunggu perkembangan lebih lanjut,” ujar Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Senin (16/3/2020). 

Atraksi wisata yang diagendakan sepanjang bulan Maret-April di Kabupaten The Sunrise of Java ini  antara lain Jaranan Buto Milenial, Wongsorejo Corn Festival,  Festival Lembah Ijen,  Festival Posyandu Creative, Banyuwangi Art Week, Banyuwangi Fashion Festival, International BMX Competition,  Muncar Food Festival, Bangsring Underwater Festival, Banyuwangi Fishing Week, Festival Lembah Ijen 4, Festival Oling River Food, Festival Musik Anak Negeri, Gintangan Bamboo Festival.

Penundaan tersebut adalah bagian dari upaya social distancing, pembatasan interaksi sosial, termasuk menghindari kerumunan orang seperti dalam atraksi wisata yang biasanya memang selalu dihadiri ribuan orang, ujar Anas. 

Selain menunda semua atraksi wisata, berdasarkan rapat dengan seluruh Forpimda dan lintas elemen termasuk kelompok sadar wisata pengelola berbagai destinasi, Pemkab Banyuwangi memutuskan untuk menutup sementara seluruh layanan destinasi wisata mulai tanggal 16-29 Maret 2020.

Pihak hotel/homestay agar menginformasikan kepada Dinas Kesehatan terkait kondisi masing-masing tamunya. 

Sejumlah lokasi yang bersinggungan dengan kerumunan wisatawan, seperti Bandara Banyuwangi juga mulai dilakukan langkah-langkah pembersihan menggunakan disinfektan. Demikian pula penyelenggaran layanan pelabuhan penyeberangan memastikan fasilitas seperti cuci tangan pakai sabun tersedia dengan baik, lanjutnya.

Potensi wisata Banyuwangi sangat tinggi. Tak heran jikalau Banyuwangi jadi salah satu destinasi favorit di Jawa Timur. Jumlah kunjungan wisatawan domestik sejak tahun 2013 hingga tahun 2019 mengalami peningkatan yang signifikan. Pada tahun 2013 wisatawan domestik yang mengunjungi Kabupaten Banyuwangi sejumlah 1.057.952 orang dan di tahun 2019 jumlah wisatawan domestik yang mengunjungi Kabupaten Banyuwangi menjadi 5.307.054 orang. Tidak hanya wisatawan lokal, keindahan Banyuwangi juga disorot mancanegara. Terbukti dari jumlah kunjungan wisatawan mancanegara di Kabupaten Banyuwangi pada tahun 2013 sebanyak 10.462 orang, meningkat signifikan menjadi 101.622 orang di tahun 2019.

PHBS

Di sektor kesehatan, seluruh elemen di Banyuwangi bersepakat menggelorakan perilaku hidup bersih dan sehat di semua lapisan masyarakat.Anas mengatakan, Pemkab Banyuwangi menyiapkan dan memobilisasi semua tenaga kesehatan serta sarana yang dibutuhkan untuk mencegah penyebaran COVID-19. RSUD Blambangan juga telah ditetapkan sebagai rumah sakit rujukan. RS  tersebut mempunyai pengalaman menjadi RS rujukan ketika terjadi penyebaran SARS dan MERS beberapa tahun lalu. 

”Selain di RSUD Blambangan, semua rumah sakit kami minta menyediakan ruang isolasi,” ujar Anas.

Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi dr Widji Lestariono  yang akrab dipanggil Rio, menambahkan, masyarakat juga bisa memanfaatkan layanan Call Center 112 sebagai pusat informasi. 

”Sejumlah rumah sakit juga telah meniadakan jam bezuk atau berkunjung demi pencegahan penyebaran COVID-19,” ujar Rio, sapaan akrab Widji Lestariono.

Dia menambahkan, Pemkab Banyuwangi juga telah menerbitkan surat edaran agar seluruh kantor/tempat pelayanan pemerintah/BUMN/swasta/pelabuhan/bandara untuk meningkatkan kualitas sanitasi kantor dan lingkungannya, termasuk menyiapkan fasilitas cuci tangan pakai sabun beserta kelengkapannya bagi karyawan dan pengunjung. 

”Pengelola sarana transportasi darat, laut, udara kami minta meningkatkan kualitas sanitasi di lingkungannya, termasuk untuk keperluan CTPS, dan melakukan pengecekan suhu tubuh,” ujarnya.

Bagi warga yang akan melakukan perjalanan ke luar negeri, untuk memperhatikan perkembangan COVID-19 di negara tujuan. Bagi warga yang kembali dari luar negeri, mendapatkan gejala demam, batuk, dan sesak nafas, agar segera mengisolasi diri di rumah dan melaporkan kepada layanan pengaduan yang tersedia,” jelas Rio.

Dia memaparkan, Pemkab Banyuwangi juga telah memutuskan untuk membatasi kegiatan perjalanan dinas ke luar daerah.

”Termasuk kami mengambil kebijakan untuk membatasi kunjungan studi banding dari berbagai kabupaten/kota yang biasanya setiap hari cukup banyak datang untuk melihat inovasi Banyuwangi,” ujar Rio.

Rio pun memastikan seluruh pengobatan terkait Covid-19 telah ditanggung oleh pemerintah pusat. (*)

Wabah Penyakit dalam Sejarah Islam &  Social Distancing Ajaran Rasullulah SAW

this formate

Warga China menerapkan social distancing, menikmati  semangkuk mie dengan berjauhan, tanpa interaksi dengan warga lain. 

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Akhir Pekan lalu muncul foto di Whatsapp Messenger ( WA) Group foto kemacetan panjang kawasan Puncak, Bogor akibat membludaknya wisatawan yang ingin berlibur imbas dari penutupan sejumlah lokasi wisata di Jakarta yang ternyata tidak benar alias hoax.

“Jalur puncak tidak ada peningkatan yang berarti, berita yang beredar tentang Jalur Puncak diserbu adalah tidak benar,” kata Kasatlantas Polres Bogor AKP Fadli Amri, dikonfirmasi, Minggu.

Arus lalu lintas normal saja dan masih kondusif dan untuk informasi resmi arus lalu lintas di Kabupaten Bogor khususnya Jalur Puncak, masyarakat bisa melihatnya di akun Instagram @tmcpolresbogor supaya tidak terkecoh berita hoax, pesannya.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menutup sejumlah lokasi wisata yang dikelola Pemprov seperti Ancol, Ragunan dan museum di wilayahnya mulai Sabtu, 14 Maret 2020. Bagi para buzzer politik, rupanya kebijakan Anies jadi momen untuk menyudutkannya.

Selain memojokkan Anies, ulah para buzzer itu juga mencoreng wajah warga Indonesia yang seolah tidak patuh dan menganggap sepele himbauan pemerintah yang mulai hari ini 16 Maret 2020  meliburkan anak sekolah, kampus bahkan kantor-kantor untuk belajar dan bekerja secara online guna pencegahan masif virus Covid-19.

Masih dari medsos, beredar pula foto-foto mulai pulihnya ekonomi di China, dimana warga tengah menikmati mangkuk mie dan teko minumannya dengan duduk berjejer rapi tapi berjauhan satu sama lainnya mencegah interaksi di keramaian yang sibuk diulas di WA sebagai social distancing.

Hari-hari belakangan pemerintah DKI Jakarta memang meminta warganya melakukan jaga jarak dengan orang lain karena penularan terjadi akibat interaksi orang ke orang. Oleh karena itu warga harus melakukan social distancing measure pada hari-hari ke depan agar tak terinveksi melalui interaksi sosial.

Warga Jakarta harus mengurangi aktivitas di luar rumah, menghindar tempat-tempat keramaian dan kontak fisik dengan orang lain hingga pergi ke luar kota mencegah penyebaran virus Covid-19.

Pandemi global ini per 15 Maret 2020, jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia mencapai 117 orang. Dari jumlah itu, lima kasus di antaranya meninggal dan 8 lainnya dinyatakan negatif atau sembuh.

Jika dihitung tingkat kematiannya (death rate) maka Indonesia berada di angka 4,27 persen atau berada di atas tingkat kematian global sebesar 3,72 persen per 15 Maret 2020. Sementara tingkat kesembuhan berada di angka 6,83 persen. Cukup jauh di bawah tingkat kesembuhan global yang berada di angka 46,48 persen.

Secara statistik, Indonesia menempati urutan ketiga dengan tingkat kematian tertinggi. Di peringkat pertama ada Italia dengan 6,81 persen, lalu disusul Iran sebesar 5,19 persen. Cina menempati urutan keempat yakni 3,8 persen. Kendati demikian, jumlah kasus positif di ketiga negara adalah yang tertinggi.

Untunglah Week-end kemarin juga banyak ulasan-ulasan menyejukkan rohani, membeberkan hikmah dibalik musibah yang melanda dunia ini. Seorang teman di Eropa mengajak untuk membuka Alquran dan membahas bagaimana hari ini umat manusia dihadapkan pada masalah bumi ini, sebuah virus/wabah yg tak terlihat. Tapi membuat seisi bumi takut.

Yang membuat semua kekuatan, senjata, dan kesombongan bertekuk lutut, lumpuh, dihadapan kekuasaan Allah SWT. Memang begitulah sunatullahnya, Allah SWT menghancurkan tingginya kesombongan dunia dengan sesuatu yang kecil yaitu virus agar runtuh dengan sehina-hinanya, seperti kisah Raja  Namrud yang mati dengan hina karena seekor lalat. 

Sifat sombong menjadi salah satu sifat yang dibenci oleh Allah SWT. Bahkan, karena sifat itu, seorang raja yang hidup di masa Nabi Ibrahim, yakni Raja Namrud diazab oleh Allah dimuka bumi ini.

Indahnya agama Islam adalah karena semua masalah sudah ada solusinya dan Rasulullah SAW bersama para sahabatnya adalah orang-orang paling berjasa dalam hidup kita. Dalam kebingungan kita hari ini pun akibat Covid-19, mereka semua hadir dengan petunjuknya. Bukan hanya itu, tapi mereka juga hadir membawa kabar gembira untuk kita.

Kisah ini detail diceritakan dalam buku tentang khalifah Umar bin Khattab ra karya Syaikh Ali Ash Shalabi.

Hari itu Khalifah Umar bin Khattab ra bersama para sahabatnya berjalan dari Madinah menuju negeri Syam. Mereka berhenti didaerah perbatasan sebelum memasuki Syam karena mendengar ada wabah Tha’un Amwas yang melanda negeri tersebut. 

Sebuah penyakit menular, benjolan diseluruh tubuh yg akhirnya pecah dan mengakibatkan pendarahan. Abu Ubaidah bin Al Jarrah, seorang yang dikagumi Umar ra, sang Gubernur Syam ketika itu datang ke perbatasan untuk menemui rombongan.

Dialog yang hangat antar para sahabat, apakah mereka masuk atau pulang ke Madinah. Umar yang cerdas meminta saran muhajirin, anshar, dan orang-orang  yang ikut Fathu Makkah. Mereka semua berbeda pendapat.

Bahkan Abu Ubaidah ra menginginkan mereka masuk, dan berkata mengapa engkau lari dari takdir Allah SWT?

Lalu Umar ra menyanggahnya dan bertanya. Jika kamu punya kambing dan ada 2 lahan yang subur maupun kering, kemana akan engkau arahkan kambingmu? Jika ke lahan kering itu adalah takdir Allah, dan jika ke lahan subur itu juga takdir Allah ?

Sesungguhnya dengan kami pulang, kita hanya berpindah dari takdir satu ke takdir yg lain. Akhirnya perbedaan itu berakhir ketika Abdurrahman bin Auf ra mengucapkan hadist Rasulullah SAW.

*Jika kalian mendengar wabah melanda suatu negeri. Maka, jangan kalian memasukinya. Dan jika kalian berada didaerah itu janganlah kalian keluar untuk lari darinya* (HR. Bukhari & Muslim)

Akhirnya mereka pun pulang ke Madinah. Umar ra merasa tidak kuasa meninggalkan sahabat yang dikaguminya, Abu Ubaidah ra.. Beliau pun menulis surat untuk mengajaknya ke Madinah. 

Namun  Abu Ubaidah ra memilih hidup bersama rakyatnya dan mati bersama rakyatnya.Umar ra pun menangis membaca surat balasan itu..Dan bertambah tangisnya ketika mendengar Abu Ubaidah, Muadz bin Jabal, Suhail bin Amr, dan sahabat-sagabat mulia lainnya radiyallahuanhum wafat karena wabah Tha’un dinegeri Syam.

Total sekitar 20 ribu orang wafat, hampir separuh penduduk Syam ketika itu. Pada akhirnya, wabah tersebut berhenti ketika sahabat Amr bin Ash ra memimpin Syam.

Kecerdasan beliaulah yang menyelamatkan Syam.Hasil tadabbur beliau dan kedekatan dengan alam ini.Amr bin Ash berkata:

*Wahai sekalian manusia, penyakit ini menyebar layaknya kobaran api. Jaga jaraklah dan berpencarlah kalian dengan menempatkan diri di gunung-gunung..* 

Mereka pun berpencar dan menempati gunung-gunung. Wabah pun berhenti layaknya api yang padam karena tidak bisa lagi menemukan bahan yang dibakar. Lalu, belajar dari bagaimana orang-orang terbaik itu bersikap. Maka inilah panduan dan kabar gembira ditengah kesedihan ini untuk kita semua

*Pertama, karantina*

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW diatas,  Maka itulah konsep karantina yang hari ini kita kenal. Mengisolasi daerah yang terkena wabah. Seluruh negara menjalaninya, namun ada negara yang entah darimana mengambil petunjuknya, malah menyuruh orang2 masuk karena dalih ekonomi.

*Kedua, bersabar.* 

Karena Rasulullah SAW bersabda: *Tha’un merupakan azab yang ditimpakan kepada siapa saja yang Dia kehendaki. Kemudian Dia jadikan rahmat kepada kaum mukminin.* 

Maka, tidaklah seorang hamba yang dilanda wabah lalu ia menetap dikampungnya dengan penuh kesabaran dan mengetahui bahwa tidak akan menimpanya kecuali apa yang Allah SWT tetapkan, baginya pahala orang yang mati syahid* (HR. Bukhari dan Ahmad)

Masya Allah, ternyata mati syahid lah balasan itu. sesuatu yang didambakan kaum muslimin. Maka, sabar dan tanamkanlah keyakinan itu. Jika takdir Allah menyapa kita, berharaplah syahid.

*Ketiga, berbaik sangka dan berikhtiarlah.*

Karena Rasulullah SAW bersabda: *Tidaklah Allah SWT menurunkan suatu penyakit kecuali Dia juga yang menurunkan penawarnya* (HR. Bukhari)Umar bin Khattab berikhtiar menghindarinya serta Amr bin Ash berikhtiar menghapusnya.

*Yang keempat, banyak berdoalah.

Dan doa-doa keselamatan itu sudah kita lafadzkan di setiap pagi dan sore: *Bismillahilladzi laa yadhurru ma’asmihi, say’un fil ardhi walafissamaai wahuwa samiul’alim* (Dengan nama Allah yang apabila disebut, segala sesuatu dibumi dan langit tidak berbahaya. Dialah maha mendengar dan maha mengetahui)

*Barang siapa yang membaca dzikir tersebut tiga kali sehari dipagi dan petang. Maka tidak akan ada bahaya yg memudharatkannya* (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)

Yang terakhir, sebagaimana solusi dari Amr bin Ash untuk berpencar. Menjaga jarak dari keramaian dan menahan diri untuk tetap di rumah. Cara inilah yang banyak ditiru dunia luar, mereka menyebutnya social distancing. 

Semua solusi itu sudah ada, solusi langit dan bumi. Solusi pertama dan terakhiri adalah dengan ikhtiar  karantina & menjaga diri dari keramaian atau social distancing.

Selama ini social distancing sudah dilakukan bahkan oleh orang-orang didunia barat. Namun sayangnya, mereka tak semua punya solusi langit. Yaitu dengan bersabar, berkeyakinan dan berbaik sangka akan ketetapan Allah.

Akibatnya chaos dan terlambat setelah banyak korban terinveksi. Virus mengingatkan kita bahwa ada yang MAHA  KUASA dan manusia hanyalah mahlukNya yang lemah.Mari kita sikapi datangnya Pandemi Convid-19 ini secara rasional dan terukur, tidak abai tapi juga tidak lebay.

Libur Sekolah, Anak-Orangtua Bisa Belajar dan Berwisata di Rumah

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Himbauan pemerintah untuk menyetop penyebaran virus Covid-19 dengan bekerja dari rumah, belajar dari rumah, dan meningkatkan ibadah ditanggapi dengan positif oleh kalangan ibu rumah tangga terutama yang memiliki anak-cucu yang masih duduk di bangku sekolah dasar.

” Cucu saya yang serumah, Denzell Muhammad Artomoro Sipan Nasution, 9 tahun yang bersekolah di SDN 10 kemanggisan sudah paham dengan cara penyebaran virus Corona,” ungkap Santi Mia Sipan, CEO PT Jaty Arthamas Rizki yang bergerak di bisnis perkebunan jati, hari ini.

Dengan demikian, libur sekolah hingga  14 hari ke depan tidak masalah karena banyak kegiatan yang sengaja diciptakan untuk bonding bersama cucu. Keinginan untuk main di Mall juga tidak muncul karena kesadaran diri dan banyaknya video penyebaran virus itu lewat chat Whatsapp Messenger ( WA) group.

Santi menambahkan bahwa jika China asal muasal virus itu efektif menggerakkan ekonomi dan mampu menaklukkan dengan menerapkan kebijakan termasuk menerapkan social distancing, maka kebijakan pemerintah RI saat ini akan efektif jika rakyatnya patuh dan mendukung.

“Secara sederhana, social distancing kan kita diminta untuk membatasi interaksi sosial  guna menghentikan atau memperlambat penyebaran penyakit menular. Nah untuk anak-cucu yang biasanya 10 jam berada di luar rumah karena sekolah dan berbagai macam les maka kita harus buatkan jadwal kegiatan selama di rumah,” ujarnya.

Santi mengaku banyak terinspirasi dari postingan chat di WA Grup sehingga membuat daftar kegiatan selama seminggu dan seminggu ke depannya lagi agar sang cucu tetap belajar dengan berbagai aktivitasnya bak sedang berwisata meski tetap berada di rumah

” Saya salut dengan kebijakan Belva Devara, pendiri dan Dirut dari aplikasi Ruangguru yang menggratiskan seluruh siswa dan mahasiswa untuk mengunduh aplikasinya secara gratis selama Covid-19 jadi pandemi global dan banyak yang belajar secara online,” kata Santi.

Program Sekolah Online Ruangguru gratis dimulai hari ini mulai pukul 08.00-12.00 WIB, mencakup semua mata pelajaran untuk semua jenjang sesuai dengan kurikulum nasional, mulai dari kelas 1 SD sampai dengan 12 SMA (IPA dan IPS). Pembelajaran akan dipandu oleh Master Teachers Ruangguru.

Sebagai seorang nenek yang aktif mengikuti aktivitas cucu di sekolah dan tempat les ditengah kesibukan mengelola bisnisnya, Santi mengaku terbantu dengan aplikasi Ruangguru itu dalam mendampingi belajar. Apalagi selain live teaching, pengguna Ruangguru juga bisa melatih pemahamannya lewat fitur Bank Soal dan Online Tryout yang tersedia secara gratis.

“Di sisi lain, guru-guru juga bisa memanfaatkan aplikasi Ruangguru untuk meningkatkan kapasitasnya lewat program Pelatihan Guru Online. Ada 250 video dan modul pelatihan guru yang bisa dimanfaatkan secara gratis selama 1 bulan ke depan. Ini terobosan yang luar biasa semoga menjadi amalan berjalan Ruangguru bagi bangsa ini,” ungkapnya terharu.

Denzzel dan nenek Santi Mia Sipan bonding dengan merancang kegiatan bersama. sebelum belajar online ( foto: dok. pribadi)

Dalam hal membuat kegiatan cucu di rumahnya, Denzell yang sehari-hari juga sudah sering mengikuti aktivitas sang nenek juga harus bisa belajar formal dulu hingga jam 12.00 siang, setelah itu mengerjakan kegiatan yang sudah disepakati bersama.

“Sewaktu membuat jadwal kegiatan harus disepakati bersama sehingga anak atau cucu bisa bermain dan belajar bahkan mungkin bisa berasa seperti berwisata. Prinsip kegiatan di rumah adalah anak akan ikut apa yang kita kerjakan,” ungkap Santi. 

Salah satu aktivitas yang disukai dari kegiatan bersama sejak Denzzel sekolah PAUD adalah dengan memanfaatkan bahan-bahan yang ada disekitar rumah atau bisa di daur ulang yang dalam dunia pendidikan disebut kegiatan Loose Parts.

Loose Parts menciptakan kemungkinan kreasi tanpa batas dalam aktivitas pembelajaran dan mengundang kreativitas anak. Bahan bisa dipindahkan, dibawa, digabungkan, dirancang ulang, dipisahkan dan disatukan kembali. Dikerjakan di halaman terbuka bisa berasa berwisata deh,” kata Santi yang juga menjabat sebagai Sapphire Executive Director Jeunesse Global.

Anak-anak akan belajar menghargai bahan-bahan atau benda-benda di sekeliling mereka dan ikut memelihara lingkungan ketika mereka memahamai bahwa barang-barang bekas dapat didaur ulang dan dirakit menjadi barang yang berguna sehingga mengembangkan sikap ekonomis anak

” Jadwal lainnya masak, bikin kue maksudnya, menata ulang kamar, menata ulang mainan menjadi satu pojok bermain untuk membangun imajinasinya Denzzel dan banyak kegiatan lainnya,” kata nenek satu cucu ini.

Dia optimistis social distancing, belajar dan bekerja online yang dijadwalkannya bisa berjalan dengan sukses karena Santi juga sudah memindahkan jadwal-jadwal meetingnya untuk bisnis produk kecantikan Jeunesse Global ke rumahnya dibilangan Petamburan, Jakarta.

” Bisnis multilevel produk kecantikan ini biasanya meeting di mall atau dikantor Soho Capital tapi demi cucu bisa dilakukan di rumah,” ucapnya penuh semangat.

 

 

Okupansi Kawisata Masih Tinggi Belum Terganggu Kebijakan  Social Distancing

this formate

Kawisata Tematik yang dapat di sewa atau charter ( foto: PT Kereta Api Pariwisata)

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Manajemen PT Kereta Api Pariwisata (Kawisata) mengungkapkan jadwal perjalanan kereta api wisara  yang terjadwal ( Priority ) maupun tipe Tematik masih berjalan dengan aman dan lancar meski ada himbauan agar masyarakat tetap tinggal di rumah akibat wabah global Covid-19, kata M Ilud Siregar, Manajer Humas, hari ini.

“Untuk okupansi penumpang dari data keberangkatan di hari Minggu,(15/03) rata-rata kurang lebih 80%- 100%,” ungkapnya.

Ilud juga menjelaskan bahwa saat ini jadwal perjalanan Kereta Wisata Tipe Priority sebagai berikut :

1.Argo Parahyangan no.37A relasi Bandung – Gambir keberangkatan 04.55 Wib.

2.Argo Parahyangan no.67F relasi Bandung-Gambir keberangkatan pukul 10.30 Wib.

3.Argo Parahyangan no.41 relasi Bandung-Gambir keberangkatan pukul 11.35 Wib.

4.Argo Parahyangan no.45 relasi Bandung-Gambir keberangkatan pukul 15.00 Wib.

5.Argo Parahyangan no.69A relasi Bandung-Gambir keberangkatan pukul 19.30. Wib.

6.Argo Parahyangan no.49 relasi Bandung-Gambir keberangkatan pukul 20.45 Wib.

7.Argo Parahyangan no.65F relasi Bandung-Gambir keberangkatan pukul 22.45 Wib.

8.Argo Parahyangan no.66F relasi Gambir-Bandung keberangkatan pukul 00.40 Wib.

9.Argo Parahyangan no.38 relasi Gambir-Kiaracondong keberangkatan pukul 08.55 Wib.

10.Argo Parahyangan no.40 relasi Gambir-Bandung keberanglatan pukul 14.25 Wib.

11.Argo Parahyangan no.68F relasi Gambir-Bandung keberangkatan pukul 15.40 Wib.

12.Argo Parahyangan no.44 relasi Gambir-Bandung keberangkatan pukul 18.45 Wib.

13.Argo Parahyangan no.48 relasi Gambir-Bandung keberangkatan pukul 18.45 Wib.

14.Argo Parahyangan no.70F relasi Gambir-Bandung keberangkatan pukul 23.30 Wib.

15.Turangga no.78 relasi Gambir-Surabaya Gubeng keberangkatan pukul 14.00 Wib.

16.Turangga no.77 relasi Surabaya Gubeng-Gambir keberangkatan pukul 16.30 Wib.

17.Muria no.14 relasi Gambir-Semarang Tawang keberangkatan pukul 06.55 Wib.

18.Muria no.13 relasi Semarang Tawang-Gambir keberangkatan pukul 16.00 Wib.

19.Wilis no.2 relasi Gambir-Surabaya Gubeng keberangkatan pukul 05.00 Wib.

20.Wilis no.1 relasi Surabaya Gubeng-Gambir keberangkatan pukul 07.00 Wib.

21.Senja Utama Yogyakarta no.148 relasi Pasar Senen-Yogyakarta keberangkatan pukul 18.55 Wib.

22.Senja Utama Yogyakarta no.147 relasi Yogyakarta-Pasar Senen keberangkatan pukul 19.05 WIB.

Sebagai upaya mengantisipasi penyebaran virus Covid-19, maka manajemen menyediakan masker dan hand sanitizer di kereta wisata tipe Priority dan kereta wisata tipe Tematik.

PT Kereta Api Pariwisata (Kawisata) mengelola kereta wisata tipe Priority yang dioperasikan secara reguler pada beberapa kereta api reguler dan tiketnya dijual secara perseorangan/ FIT (Free Independent Traveller).

Sementara tipe Tematik adalah pola charter, seperti Kereta Wisata tipe Nusantara, Jawa, Bali, Sumatera, Toraja, dan Imperial. Untuk kereta wisata Nusantara merupakan kereta khusus Kepresidenan dimana di dalamnya terdapat sebuah ruang balkon dilengkapi dengan sebuah kamar tidur, menambah kenyamanan penumpang selama beristirahat.

“Menghadapi wabah Covid-19 kami sudah menyediakan masker dan hand sanitizer di dalam gerbong. Kami juga melakukan penyemprotan disinfektan sebelum KA berangkat oleh tim fasilitas PT KAI (Persero),” jelasnya.

Penyediaan masker dan hand sanitizer pada sarana Kereta Wisata Tipe Priority dan Kereta Wisata Tematik untuk pencegahan dan antisipasi penyebaran virus Covid-19  serta upaya memberikan rasa keamanan dan kenyamanan bagi para penumpang kereta api terutama dalam perjalanannya ” kata M Ilud Siregar.

Selain itu, Kawisata juga mengelola kegiatan-kegiatan tour, traveling, event (MICE) dan perjalanan rohani, seperti Haji, Umroh dan Holyland.Kereta api wisata komersial di Indonesia ini dioperasikan oleh anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia, yakni PT KA Pariwisata yang dibentuk tahun 2009.

“Kereta wisata ini dapat ditarik dengan kereta api reguler kelas eksekutif atau kelas ekonomi AC dengan pembangkit berdaya listrik minimal 300 kVA maupun dijalankan sebagai Kereta Luar Biasa (KLB),”

Sejauh ini kerap  disewa untuk reuni, gathering, launching produk, bahkan pernikahan. Dengan menggandeng sejumlah mitra, KA Pariwisata juga menyelenggarakan paket wisata menggunakan kereta api, paket angkutan wisata lanjutan, serta layanan penunjang. 

Namun Ilud tidak mengungkapkan bagaimana nasib kereta wisata Tematik ini menghadapi seruan pemerintah untuk social distancing,  strategi kesehatan publik untuk mencegah atau memperlambat penyebaran virus dan menjaga orang terpisah satu sama lain agar tak dekat secara fisik.

 

NTT Promosikan Wisata Pantai Menuju  KTT G-20 dan ASEAN Summit 2023

this formate

Labuan Bajo, pintu gerbang wisata ke Flores ( foto: Antara).

LABUAN BAJO,  bisniswisata.co.id: Labuan Bajo memiliki seluruh potensi kekayaan ekowisata dan pantai-pantainya yang indah. Tidak salah oleh Presiden Jokowi, kota pelabuhan ini ke depan diproyeksikan untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata premium berskala internasional.

NTT adalah daerah yang optimistis dengan potensi wisata pantai yang dimiliki. Untuk itu akan diadakan Festival Lima Bidadari untuk mempromosikan lima obyek wisara pantai yang menjadi unggulan. 

Maklum Presiden Jokowi telah menetapkan Labuan Bajo sebagai tuan rumah KTT G-20 dan ASEAN Summit 2023 yang akan digelar di  Kabupaten Manggarai Barat itu.

Untuk lebih menggaungkan potensi wisata di NTT, Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah mempromosikan lima destinasi wisata yang sangat indah di pantai selatan Kabupaten Sumba Tengah.

Kelima lokasi itu meliputi, Pantai Konda yang memiliki keunggulan berupa bentangan pasir hitam sejauh mata memandang dan dikelilingi hutan lindungi yang indah dan sejuk. Pantai Aili dengan alam yang sejuk dan bisa menikmati matahari terbenam saat senja hari dengan nyaman.

Ada pula Pantai Maloba yang memiliki keunggulan dengan pasir putih yang luas sehingga dapat dijadikan sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan Festival Budaya Pasola yang bukan sekadar festival dan menjadi bentuk keramaian, tetapi menjadi salah satu bentuk pengabdian dan aklamasi ketaatan kepada sang leluhur. 

Pasola merupakan kultur religius yang mengungkapkan inti religiositas agama Marapu. Pasola menjadi perekat jalinan persaudaraan antara dua kelompok yang turut dalam pasola dan bagi masyarakat umum. Pasola menggambarkan rasa syukur dan ekspresi kegembiraan masyarakat setempat, karena hasil panen yang melimpah.

Pantai lainnya adalah Pantai Taman Eden yang berada dihadapan Pantai Aili merupakan satu pulau yang tidak berpenghuni namun memiliki pemandangan alam yang indah. 

Pantai Aili merupakan pantai disebelah selatan Kawasan TNMT ( Taman Nasional Manupe Tanadaru). Pantai ini memberikan pesona yang berbeda, ombaknya yang begitu tenang membuat aktivitas sekitarnya menjadi nyaman. 

Karang – karang disekitar pantai ini menjadi lebih menarik dan menjadi daya tarik tersendiri dari pantai-pantai yang lain pada umumnya. Sementara Pantai Tangiri, selain pantainnya indah juga memiliki berbagai potensi sumber daya alam laut yang melimpah.

” Hal yang paling penting juga bahwa kita ingin mempersiapkan Labuan Bajo ini untuk G20 di 2023 dan ASEAN Summit di 2023,” ujar Presiden Jokowi, sebagaimana dikutip dari siaran pers resmi Istana.

KTT G20 dan ASEAN Summit adalah forum bergengsi di tingkat dunia. KTT G20 adalah pertemuan kepala negara kelompok ekonomi besar di dunia, sedangkan ASEAN Summit adalah pertemuan pemimpin negara-negara anggota ASEAN.

Menjadikan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata premium tentu tidak bisa dilepaskan dari tujuan Indonesia jadi tuan rumah bagi penyelenggaraan KTT G20 dan ASEAN Summit nanti.

Patut diingat, di sepanjang 2018 pemerintah Indonesia juga menjadi tuan rumah bagi Asian Games XVIII dan Pertemuan Tahunan IMF dan Bank Dunia. Bertempat di Jakarta-Palembang dan Pulau Dewata.

Kedua acara berskala internasional ini bukan hanya sukses diselenggarakan. Acara itu juga menjadi ajang promosi besar-besaran di tingkat dunia yang notabene berdampak bagi perkembangan dunia pariwisata di tanah air.

Presiden Joko Widodo saat meresmikan Kawasan Marina Labuan Bajo di Hotel Inaya Bay Komodo, Labuan Bajo, Januari lalu di Manggarai Barat, NTT mengarakan akan menjadikan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata premium.

“Ini sebuah pekerjaan yang besar yang harus kita selesaikan akhir tahun ini yaitu memperbaiki produk yang ada di sini. Infrastruktur, landscape, sampah, air baku yang juga kurang, semuanya ini kita siapkan dan kita harapkan akhir tahun ini selesai,” kata Jokowi.

Dia optimistis pada 2021 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif  langsung bisa promosi besar-besaran, Kabuan Bajo sebagai tujuan wisara Meeting Incentive, Confrence & Exhibutuon ( MICE).

Kawasan Labuan Bajo disiapkan untuk sejumlah agenda internasional seperti , pertemuan negara-negara KTT G20 serta Asean Summit, di mana Indonesia bakal jadi tuan rumah di tahun 2023.

United Nations World Tourism Organization (UNWTO, 2017) menjelaskan, dalam lima tahun terakhir pertumbuhan sektor pariwisata merupakan salah satu sektor ekonomi terbesar dan tercepat yang mampu melebihi perdagangan dunia

Bahkan menurut UNWTO, sektor ini mampu menunjukkan ketangguhannya saat terjadi tren pelemahan dan ketidakpastian ekonomi global.Tak jauh berbeda ialah pendapat G David Garson.

Dalam karyanya GLM Multivariate, Manova & Canonical Correlation (2015), Garson juga memprediksi jasa pariwisata pada 2050 diperkirakan menjadi salah satu sektor terbesar di dunia.

Menuju Destinasi Premium

Apa kata kunci di balik pertumbuhan sektor pariwisata ini? Ya, dalam 20 tahun terakhir, kelompok kelas menengah dunia diestimasi telah melakukan perjalanan wisata dua kali lipat lebih besar dari sebelumnya.

Terkait ini ada hipotesa lain bahwa kini kita memasuki sebuah era atau zaman yang karakteristiknya berbeda dari sebelumnya. Orang sering menyebut sebagai era “leisure economy.”

Istilah leisure economy sendiri dipopulerkan Linda Nazareth, melalui karyanya, The Leisure Economy How Changing Demographics, Economics, and General Attitudes Will Reshape Our Lives and Our Industries, yang terbit pada 2007.

Istilah leisure economy ini digunakan untuk melukiskan fenomena pergeseran pola konsumsi masyarakat secara global, dari konsumsi berbasis barang (good based consumption) ke arah model konsumsi berbasis pengalaman (experience based consumption).

Ya, aktivitas leisure sangat diidentikkan dengan aktivitas konsumsi. Beberapa aktivitas konsumsi yang termasuk dalam kategori leisure meliputi kegiatan traveling, akomodasi di hotel, menikmati aneka kuliner, menonton film, konser musik, dan keinginan mengenal budaya lain yang beragam.

Selain mencari aneka ragam pengalaman, leisure economy juga merupakan perilaku konsumsi masyarakat yang lekat dengan tujuan mengekspresikan “gaya hidup.”

Indonesia berpeluang mengeruk keuntungan yang optimal, sekiranya mampu menjawab tantangan dari tren era leisure economy ini. Ditengarai pasar wisata global ke depan bukan hanya menuntut tersedianya produk yang beragam, unik, dan bermutu tinggi. Melainkan juga, cenderung meninggalkan produk dan model wisata berskala massal.

Berpijak dari realitas inilah, pemerintah bermaksud serius mendorong tumbuhnya sektor ini. Pemerintah hendak membangun lima destinasi pariwisata super prioritas, yaitu pengembangan destinasi wisata Danau Toba, Borobudur, Labuan Bajo, Mandalika, dan Likupang.

Dengan status destinasi Labuan Bajo sebagai “Destinasi Super Prioritas”, sebuah badan khusus dibentuk, yaitu Badan Otorita Pariwisata (BOP) dibentuk melalui Perpres No. 32/2018 tentang Badan Otoritas Pengelolaan Pariwisata Labuan Bajo Flores.

Tak hanya itu, Presiden Jokowi juga tengah menyiapkan sebuah Peraturan Presiden (Perpres) tentang Rencana Zonasi Kawasan Strategis Nasional Kawasan Taman Nasional Komodo. Terkait itu, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan keluarkan Peraturan MenteriNo.P.8/MENLHK/SETJEN/KUM.1/3/2019.

Isinya tentang Pengusahaan Pariwisata Alam di Suaka Margasatwa, Taman Nasional, Taman Hutan Raya, dan Taman Wisata Alam, sebagai revisi atas Permen tahun 2010.

Menariknya, melalui regulasi ini pelaku usaha dipermudah memperoleh Izin Pengusahaan Pariwisata Alam dalam kawasan Taman Nasional. Jika sebelumnya harus menempuh proses berbelit-belit dan panjang.

Dalam permen terbaru ini, para pelaku usaha cukup berurusan melalui satu lembaga khusus yang disebut OSS (online single submission). Skema perizinan melalui OSS juga nisbi dilakukan secara terintegrasi dan elektronik.

Posisi Labuan Bajo, sebagai pintu gerbang wisata setelah dari Bali dan Lombok di Nusa Tenggara Barat, membuat kota ini  strategis untuk dikembangkan sebagai destinasi super prioritas. 

Jaraknya  menuju Pulau Komodo sekitar 50 kilometer dan menuju Pulau Rinca 40 kilometer. Sudah tentu Labuan Bajo bisa mengekspos Taman Nasional Komodo sebagai salah satu daya tarik utamanya.

Adanya populasi kadal raksasa purba atau komodo (Varanus komodoensis) yang menyebar di Pulau Komodo, Pulau Rinca, dan beberapa pulau kecil lainnya, jelas bakalan menjadi magnet sangat kuat. Selain Taman Nasional Komodo sendiri masuk daftar World Heritage UNESCO, merujuk laman UNESCO disebutkan populasi komodo di sana berkisar 5.700 ekor.

 

Indonesia Negara Kepulauan, Derajad Tingkat Penyebaran COVID-19 Bervariasi

this formate

BOGOR, bisniswisata.co.id; SEJAK pemerintah Indonesia mengumumkan adanya kasus COVID-19 di awal bulan ini, Presiden Joko Widodo telah memerintahkan kepada Menteri Kesehatan dan kementerian terkait untuk meningkatkan langkah-langkah ekstra dalam menangani pandemik global COVID-19.

“Beberapa negara yang mengalami penyebaran lebih awal dari kita, ada yang melakukan lock-down dengan segala konsekuensi yang menyertainya. Tetapi ada juga negara yang tidak melakukan lock-down, namun melakukan langkah dan kebijakan yang ketat untuk menghambat penyebaran COVID-19, “ ungkap Persiden.

Berikut pernyataan penting yang disampaikan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor terkait COVID-19:

Bahwa, pemerintah berkomunikasi secara intensif dengan WHO dan mempergunakan Protokol Kesehatan WHO, serta berkonsultasi dengan para ahli kesehatan masyarakat dalam menangani penyebaran COVID-19. Membentuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, diketuai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Letjen TNI Doni Monardo. Gugus tugas ini telah bekerja secara efektif dengan mensinergikan kekuatan nasional, baik di pusat mau pun di daerah, melibatkan ASN, TNI dan POLRI, serta melibatkan dukungan dari swasta, lembaga sosial dan perguruan tinggi.

Sebagai negara besar dan negara kepulauan, derajad tingkat penyebaran COVID-19 bervariasi antar daerah. Oleh karena itu, Presiden minta kepada seluruh Gubernur dan Bupati serta Walikota:

– Untuk terus memonitor kondisi daerah dan terus berkonsultasi dengan pakar medis dalam menelaah situasi;

– Berkonsultansi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana untuk menentukan status daerahnya siaga darurat ataukah tanggap darurat bencana non-alam. Berdasarkan status kedaruratan daerah tersebut, jajaran Pemerintah Daerah dibantu jajaran TNI dan POLRI serta dukungan dari pemerintah pusat untuk terus melakukan langkah-langkah yang efektif dan efisien dalam menangani penyebaran dan dampak COVID-19.

– Membuat kebijakan tentang proses belajar dari rumah bagi pelajar dan mahasiswa.

-Membuat kebijakan tentang sebagian ASN bisa bekerja di rumah dengan menggunakan interaksi on-line, dengan tetap mengutamakan pelayanan yang prima kepada masyarakat.

– Menunda kegiatan-kegiatan yang melibatkan peserta banyak orang.

– Meningkatkan pelayanan test infeksi COVID-19 dan pengobatan secara maksimal, dengan memanfaatkan kemampuan rumah sakit daerah, dan bekerja sama dengan rumah sakit swasta, serta lembaga riset dan pendidikan tinggi, yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan.

Presiden juga telah memerintahkan untuk memberikan dukungan anggaran yang memadai untuk digunakan secara efektif dan efisien, dengan merujuk pada UU No 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, yang memungkinkan pemerintah dan pemerintah daerah untuk memprioritaskan dan menggunakan anggaran secara cepat.

Selain itu, Menteri Keuangan juga sudah mengeluarkan peraturan dan pedoman untuk penyediaan anggaran yang diperlukan oleh seluruh Kementerian Lembaga dan Pemerintah Daerah dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.  Peraturan ini memberikan landasan hukum agar pihak yang relevan dapat menggunakan anggarannya dan mengajukan kebutuhan anggaran tambahan untuk menangani tantangan penyebaran COVID-19.

Presiden juga menegaskan bahwa pandemik COVID-19, telah memperlambat ekonomi dunia secara masif dan signifikan, termasuk terhadap perekonomian Indonesia. Untuk itu, pemerintah telah dan terus melakukan langkah-langkah cepat untuk mengantisipasi beberapa dampak ini.

Pemerintah memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok yang cukup dan memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Pemerintah juga telah memberikan insentif kebijakan ekonomi, sebagaimana telah diumumkan oleh Menko Perekomian dan jajaran menteri perekonomian, untuk menjaga agar kegiatan dunia usaha tetap berjalan seperti biasa.

“Saya juga minta kepada Kepala Daerah untuk mendukung kebijakan ini dan melakukan kebijakan yang memadai di daerah,” pinta Presiden Jokowi.

Presiden juga meminta kepada seluruh rakyat Indonesia, untuk tetap tenang, tidak panik, dan tetap produktif dengan meningkatkan kewaspadaan agar penyebaran COVID-19 ini bisa dihambat.

Solo Siapkan Dua Nomor Hotline Posko Kesehatan COVID-19

this formate

SOLO, bisniswisata.co.id: PEMERINTAH  Kota (Pemkot) Solo menetapkan kasus Corona sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). Keputusan itu diambil dalam rapat darurat di Rumah Dinas Walikota Loji Gandrung, Jumat (13/3) malam. Pemkot juga menetapkan dua nomor hotline Posko Kesehatan COVID-19 atas nama dr Tenny Setyoharini di nomor 08122612307, dan atas nama Moch Abdul Rochim di nomor 08156583296.

Berdasarkan hasil rakor, Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo menyatakan Solo KLB virus Corona. Menyusul adanya dua pasien RSUD dr Moewardi yang positif Corona dan salah satunya meninggal dunia, Rabu (11/3). Selain itu, ada 62 orang yang pernah kontak dengan pasien positif korona dikarantina mandiri

Rapat juga menyepakati kegiatan-kegiatan yang ditiadakan maupun ditunda. Di antaranya meniadakan sementara acara car free day (CFD), kegiatan olahraga di Stadion Manahan, Stadion Sriwedari, ketoprak Gedung Wayang Orang (GWO), kegiatan kunjungan kerja (kunker), event-event dan kegiatan budaya lain. Seperti dikutip Radar Solo, tempat-tempat wisata, seperti Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ), Museum Keris ditutup, termasuk transportasi wisata tidak dioperasikan. . Mal dan pasar harus sediakan tempat cuci tangan dan sabun, pemusnahan kelelawar, kalong dan codot di Pasar Depok.

Untuk kegiatan pemerintahan, seperti musrenbang, lomba kelurahan ditunda. Sementara, apel pagi dan upacara di tiap organisasi perangkat daerah (OPD) ditiadakan.  Murid sekolah mulai TK sampai SMA baik negeri dan swasta belajar di rumah.

Kebijakan tersebut berlaku efektif untuk tingkat SD, SMP dan sederajat mulai Senin (16/3) pekan depan. Sementara untuk tingkat SMA, KBM di sekolah mulai dihentikan setelah ujian.

Kepala Dinas Pendidikan Solo, Etty Retnowati menegaskan meski KBM di sekolah diberhentikan, guru-guru tetap diharuskan masuk seperti biasa. Penugasan diberikan kepada murid-murid melalui WhatsApp dengan pengawasan wali murid.

“Guru dan karyawan tetap masuk ke sekolah untuk menjaga kebersihan dan keamanan sekolah,” katanya.

Selain menghentikan sementara KBM, Pemkot juga menginstruksikan agar sekolah menunda semua kegiatan yang melibatkan banyak orang. Pentas seni, Pramuka, study tour, pokoknya yang menimbulkan kerumunan orang banyak kita minta ditunda dulu sambil melihat perkembangan, katanya.

Selain itu, ada 62 orang yang pernah kontak dengan pasien positif korona dikarantina mandiri. “Mereka yang dikarantina setelah hasil penelusuran atau tracking kami ketahui pernah kontak lansung dengan pasien positif Corona,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih, Sabtu (14/3).

Ning mengatakan, karantina sebanyak 62 orang ini sebagai tindakan cepat agar Virus Corona tidak menyebar luas. Tracking dilakukan mulai riwayat kontak fisik pasien positif Virus Corona pasca pulang dari acara seminar di Bogor, Jabar.

Sebanyak 62 orang tersebut, perinciannya, yakni tenaga kesehatannya ada 37 orang, kemudian keluarga ada 19 orang, dan karyawan pasien ada enam orang. Pasien yang masuk karantina mandiri, disepakati setiap jam 9 harus laporan ke DKK Solo.

Nyepi Caka 1942, Bromo, Tenger, Semeru Ditutup

this formate

MALANG, bisniswisata.co.id: BALAI  Besar Taman Nasional Bromo Tengger dan Semeru (TNBTS) menutup kawasan wisata Gunung Bromo pada 25 Maret pukul 00.00 WIB sampai 26 Maret pukul 05.00 WIB. Penutupan ini untuk memperingati Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1942.

“Memperhatikan surat dari Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia Kabupaten Probolinggo tanggal 28 Februari perihal Hari Raya Nyepi 2020, maka kawasan wisata Bromo ditutup total pada 25 Maret pukul 00.00 WIB hingga 26 Maret 05.00 WIB,” ujar Kepala TNBTS, John Kennedie, dalam pengumuman resmi yang diterima bisniswisata.co.id

Penutupan itu dibarengi dengan larangan wisatawan untuk masuk ke kawasan Gunung Bromo melalui tiga jalur yakni Desa Wonokerto, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo; Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan; dan pintu masuk Jemplang. Kawasan wisata Bromo akan dibuka kembali pada 26 Maret pukul 05.01 WIB.

Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1942 jatuh pada 25 Maret 2020, umat Hindu memperingati pergantian Tahun Baru Saka dengan meniadakan semua aktivitas. Tujuan utama Hari Raya Nyepi adalah memohon ke hadapan Tuhan Yang Maha Esa, untuk menyucikan Bhuana Alit (alam manusia) dan Bhuana Agung (alam semesta).

Dalam perayaan Nyepi, dikutip dari wikipwedia.org, terdapat beberapa rangkaian upacara yang dilakukan umat Hindu, khususnya di daerah Bali. Tiga atau dua hari sebelum Nyepi, umat Hindu melakukan Penyucian dengan melakukan upacara Melasti atau disebut juga Melis/Mekiyis. Pada hari tersebut, segala sarana persembahyangan yang ada di Pura (tempat suci) diarak ke pantai atau danau, karena laut atau danau adalah sumber air suci (tirta amerta) dan bisa menyucikan segala leteh (kotor) di dalam diri manusia dan alam.

Sehari sebelum Nyepi, yaitu pada tilem sasih kesanga (bulan mati yang ke-9), umat Hindu melaksanakan upacara Buta Yadnya di segala tingkatan masyarakat, mulai dari masing-masing keluarga, banjar, desa, kecamatan, dan seterusnya, dengan mengambil salah satu dari jenis-jenis caru (semacam sesajian) menurut kemampuannya. Buta Yadnya itu masing-masing bernama Pañca Sata (kecil), Pañca Sanak (sedang), dan Tawur Agung (besar). Tawur atau pecaruan sendiri merupakan penyucian/pemarisuda Buta Kala, dan segala leteh (kekotoran) diharapkan sirna semuanya. Caru yang dilaksanakan di rumah masing-masing terdiri dari nasi manca (lima) warna berjumlah 9 tanding/paket beserta lauk pauknya, seperti ayam brumbun (berwarna-warni) disertai tetabuhan arak/tuak. Buta Yadnya ini ditujukan kepada Sang Buta Raja, Buta Kala dan Batara Kala, dengan memohon supaya mereka tidak mengganggu umat. Mecaru diikuti oleh upacara pengerupukan, yaitu menyebar-nyebar nasi tawur, mengobori-obori rumah dan seluruh pekarangan, menyemburi rumah dan pekarangan dengan mesiu, serta memukul benda-benda apa saja (biasanya kentongan) hingga bersuara ramai/gaduh. Tahapan ini dilakukan untuk mengusir Buta Kala dari lingkungan rumah, pekarangan, dan lingkungan sekitar. Khusus di Bali, pengrupukan biasanya dimeriahkan dengan pawai ogoh-ogoh yang merupakan perwujudan Buta Kala yang diarak keliling lingkungan, dan kemudian dibakar. Tujuannya sama yaitu mengusir Buta Kala dari lingkungan sekitar.

Rangkaian terakhir dari perayaan Tahun Baru Saka adalah hari Ngembak Geni yang jatuh pada pinanggal ping kalih (tanggal 2) sasih kedasa (bulan X). Pada hari ini Tahun Baru Saka tersebut memasuki hari ke dua. Umat Hindu melakukan Dharma Shanti dengan keluarga besar dan tetangga, mengucap syukur dan saling maaf memaafkan (ksama) satu sama lain, untuk memulai lembaran tahun baru yang bersih. Inti Dharma Santi adalah filsafat Tattwamasi yang memandang bahwa semua manusia di seluruh penjuru bumi sebagai ciptaan Ida Sanghyang Widhi Wasa hendaknya saling menyayangi satu dengan yang lain, memaafkan segala kesalahan dan kekeliruan. Hidup di dalam kerukunan dan damai.

Batasi kegiatan Masyarakat di Ruang Terbuka, Pemprov DKI Tutup Sejumlah Obyek Wisatanya.

this formate

Kawasan Kota Tua Jakarta. (Foto: Nana Iyana)

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, melakukan penutupan sementara selama dua minggu beberapa obyek wisata yang ada serta tempat hiburan milik Pemerintah DKI Jakarta. 

“Selama penutupan, Pemprov DKI akan melakukan penyemprotan disinfektan terhadap seluruh fasilitas di objek wisata agar terjamin kebersihannya,” ungkapnya, kemarin.

Sebagai Ibu Kota Negara, katanya, posisi Jakarta sangat sentral karena didatangi oleh tamu asing dari berbagai negara, sehingga risiko penyebaran wabah virus lebih tinggi.

Data terakhir per 13 Maret 2020 di Indonesia akibat  wabah ini 4 orang meninggal dan ada 69 kasus. Secara global jumlah kasus infeksi di seluruh dunia yang terdampak virus mencapai 139.619 dengan 70.733 pasien disembuhkan.

Menurut Anies, penutupan tersebut dilakukan untuk membatasi kegiatan di luar ruangan untuk mengurangi interaksi antar warga. Sehingga ke depan penyebaran virus corona dapat diminimalisir.

Meski tempat wisata ditutup untuk sementara waktu, tapi pelayanan jasa publik tetap dibuka seperti biasa. Transportasi umum tetap berjalan. Pelayanan masyarakat tetap berjalan seperti biasa, kelurahan, kecamatan, kemudian kantor wali kota, balai kota, puskesmas berjalan seperti biasa.

Anies menyatakan dari data yang dibuat pihaknya ini sebaran masyarakat yang terkait virus corona cukup luas terjadi di Jakarta. Ia khawatir penyebaran ini semakin meluas jika tak dilakukan pencegahan dengan cepat.

“Ini menyebar kesemua tempat, kami enggak punya cukup waktu menunggu. Kami memiliki kewajiban melindungi semua. Penting cepat gerak dan lebih cepat,” ujarnya di kutip dari berbagai sumber dan CNN Indonesia.

Anies belum melakukan isolasi terhadap kota Jakarta, namun ia meminta warganya untuk hanya keluar rumah untuk urusan yang penting, sehingga bisa mengurangi kekhawatiran pemaparan Covid-19.

Jadi bagi yang berencana pelesir atau piknik di sejumlah tempat wisata di DKI Jakarta pada akhir pekan ini, maka berikut  daftar lengkap tempat wisata yang dikelola Pemprov DKI Jakarta yang tutup selama dua minggu demi mencegah penyebaran virus corona:

1.Kawasan Monumen Nasional (Monas)

2.Kawasan Kota Tua

3.Taman Impian Jaya Ancol

4.Kebun Binatang Ragunan

5.Anjungan DKI di TMII

6.Taman Ismail Marzuki

7.PBB Setu Babakan

8.Rumah Si Pitung

9.Pulau Onrust

10.Museum Sejarah Jakarta

11.Museum Prasasti

12 Museum Gedung Mohammad Hoesni Thamrin.

13.Museum Seni Rupa dan Keramik

14. Museum Tekstil.

15.Museum Wayang

16 Museum Bahari

17.Gedung Joang ’45

Gubernur  minta warga Jakarta tinggal di rumah demi cegah virus Corona ( Covid-19)  dan dia berharap Kementerian Kesehatan menjalankan arahan Presiden Jokowi, khususnya masalah kecepatan dan transparansi pengetesan kepada orang-orang yang diduga memiliki atau terjangkit Covid-19. 

Anies mengaku ingin tahu siapa saja pasien dan di mana saja mereka melakukan aktivitas sehingga bisa dilakukan tracing, beberapa hari sebelumnya, kegiatan di mana saja, kontak di mana saja.

Untuk Wilayah DKI Jakarta tracing telah   dikerjakan Dinas Kesehatan. Jadi Dinkes beberapa minggu ke depan terus melacak orang  yang interaksi dan punya potensi dipantau dan tes karena kalau tidak cepat penyebaran bisa lebih luas, kata Anies.

Dia mengaku akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk mengatasi penyebaran virus yang sudah berstatus pandemi ini. “Langkah yang dilakukan Jakarta di hari ke depan, ini semua dalam kerangka melakukan biasa dilakukan social distancing major,” tuturnya.

Gubernur DKI Jakarta ini sebelumnya meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) melibatkan Jakarta untuk melakukan uji spesimen pasien terkait virus corona (covid-19). Anies menyebut Jakarta memiliki fasilitas yang bisa digunakan untuk melakukan tes corona.

“Karena itu kami harapkan bapak Presiden koordinasikan daerah dilakukan dengan pengujian tidak dilakukan di pusat Balitbangkes tapi juga di Jakarta,” kata Anies di Balai Kota Jakarta, Jumat 

Anies mengatakan Jakarta memiliki Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) dengan status Bio Safety Level (BSL) atau Level Keselamatan Biologi 2 plus. Menurutnya, laboratorium milik DKI ini bisa menjadi pendamping untuk melakukan tes corona.

Pemprov DKI Jakarta juga telah  membuat website corona.jakarta.go.id, sebagai kanal informasi kepada masyarakat mengenai wabah virus corona. Dalam situs tersebut dijelaskan mekanisme pencegahan dan pelaporan virus corona yang mulai merebak di Indonesia, khususnya DKI Jakarta.

Situs pemantauan perkembangan informasi wabah virus corona milik Pemprov DKI Jakarta, corona.jakarta.go.id, diserang hacker dan tidak bisa diakses pada Kamis (12/3/2020) pukul 18.03.

Akun Twitter @DKIJakarta pun menginformasikan serangan hacker itu. “Mohon maaf, situs http://corona.jakarta.go.id sedang sulit diakses karena mendapat serangan DDoS. Saat ini sedang ditangani tim Kominfotik DKI,” tulis akun tersebut.

Seperti diketahui DDos Attack atau Distributed-Denial-of-Service attack adalah sebuah usaha serangan untuk membuat komputer atau server tidak bisa bekerja dengan baik.DDoS adalah serangan yang sangat populer digunakan oleh hacker.

 

Eropa “a Tragic Milstone” COVID-19

this formate

GENEVA, bisniswisata.co.id:  EROPA kini menjadi pusat pandemi Coronavirus yang telah merenggut 5.000 nyawa di seluruh dunia. “ A tragic milestone (tonggak tragis) dengan lebih banyak kasus dan kematian yang dilaporkan daripada seluruh dunia yang digabungkan dengan China,” kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi pers virtual di Jenewa.

Tedros mengumumkan bahwa WHO meluncurkan Dana Respons Solidaritas Coronavirus. Ini akan memungkinkan orang dan organisasi berkontribusi untuk membantu mendanai masker, sarung tangan, pakaian khusus dan kacamata untuk pekerja kesehatan, serta peralatan diagnostik dan investasi dalam penelitian dan pengembangan, termasuk untuk vaksin.

Facebook akan berdonasi hingga $ 10 juta, sementara Google Alphabet Inc menyumbangkan $ 5 juta, bersama WHO dan Yayasan dibawah PBB. Lebih dari 137.000 kasus virus telah dilaporkan di 117 negara sejak muncul pada bulan Desember di kota Wuhan di Cina Tengah.

Social distancing, di mana orang menghindari kedekatan atau sentuhan, adalah “metode yang dicoba dan diuji” untuk memperlambat penyebaran virus tetapi “bukan obat mujarab” yang akan menghentikan penularan, kata  emergency expert WHO, Dr. Mike Ryan.
Setiap negara harus memutuskan langkah-langkahnya sendiri untuk melindungi populasinya, katanya, menambahkan. Deteksi dan isolasi orang yang terinfeksi, serta melacak kontak mereka dan pengujian yang lebih luas, harus menjadi bagian dari strategi yang komprehensif, kata Ryan.

Sementara di Amerika, Presiden A.S. Donald Trump telah mengumumkan pembatasan perjalanan untuk mencegah orang dari 26 negara Eropa – kecuali Inggris dan Irlandia – dari bepergian ke Amerika Serikat dalam upaya untuk membatasi penyebaran virus.
Sejumlah negara lain dalam beberapa hari terakhir telah mengumumkan peningkatan pemeriksaan perbatasan, dan membatalkan penerbangan ke negara lain, dalam upaya untuk menahan penyebaran.

Trump pada hari Jumat mendeklarasikan keadaan darurat nasional terkait virus corona yang menyebar cepat, membuka donasi penyediaan bantuan pendanaan sekitar $ 50 miliar untuk memerangi penyakit tersebut.