Capital Gate: Gedung Termiring di Dunia, Kalahkan Menara Pisa

this formate

Gedung termiring di dunia (foto: world authentic news)

ABU DHABI, bisniswisata.co.id: Kalau di Italia ada Menara Pisa yang terlihat miring setelah tingkat ketiganya rampung dibangun pada 1178, di Abu Dhabi ada gedung yang sengaja dibuat miring. Kemiringannya bahkan mengalahkan Menara Pisa, ikon terkenal dari negara asal pizza itu.

Gedung pencakar langit berjulukan Capital Gate alias Gerbang Capital merupakan bangunan ikonik berdinding kaca yang terletak di Abu Dhabi. Pada siang hari, gedung setingi 160 meter yang bersandar pada kemiringan 18 derajat ke barat ini akan nampak berkelap-kelip akibat efek cahaya matahari. 

Sekadar perbandingan, kemiringan gedung ini empat kali lebih banyak dari menara miring Pisa di Italia.

Dilansir dari CNN Travel, setiap hari kaca-kaca berbentuk berlian ini dibersihkan. Para pembersih jendela akan bergantungan di tali memoles 728 panel kaca yang dibuat secara khusus untuk memenuhi kebutuhan bentuk bangunan yang tak biasa ini.

Para pekerja ini dijuluki sebagai “cliffhagers.” Mereka tergabung dalam sebuah tim yang terdiri dari 12 orang dan bekerja secara bergantian. Per bulan, setiap orang kebagian dua kali putaran untuk membersihkan kaca-caka di Capital Gate berlantai 35 ini.

Gerbang Capital merupakan salah satu bangunan tertinggi di Abu Dhabi. Meski bukan yang tertinggi, membangun gedung dengan kemiringan 18 derajat ini memiliki tantangan tersendiri. 

Para insinyur dan arsitek yang terlibat dalam membangun gedung ini boleh berbagga. Kerja keras mereka mengatasi tantangan yang sering melawan alam akhirnya membuahkan hasil. Capital Gate kini dikenal luas sebagai salah satu ikon dunia. 

Pada Juni 2010, Guinness Book of World Record bahkan menobatkannya sebagai ‘Menara buatan manusia paling miring di dunia’. Sudah 10 tahun ini, Capital Gate masih memegang rekor itu.

Dengan kemiringan 18 derajat ke barat maka bangunan di lantai 17 dan yang ada di atasnya praktis menggantung di tepian, menciptakan ribuan ton tekanan pada inti bangunan, tutur Ahmed Al Mansoori, pimpinan para insinyur untuk Capital Gate sekaligus Direktur Teknik di Perusahaan Pameran Nasional Abu Dhabi.

Dia menambahkan, itu semua menentang hukum alam.

“Alam menginginkannya runtuh. Segala sesuatu tentang menara membuatnya ingin runtuh, tetapi ia telah dirancang untuk berhenti,” imbuhnya.

 

DPR Sepakati Pagu Anggaran Kemenparekraf/Baparekraf Tahun Anggaran 2021

this formate

Menparekraf/ Bekraf Whisnutama bersama anggota Komisi X, saat pengesahan pagu anggaran 2021. ( Foto: Kemenparekraf)

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) menyepakati pagu anggaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk tahun anggaran 2021 sebesar Rp 4.907.148.382.000.

Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar 19,4 persen atau sebesar Rp795.710.814.000 dari pagu indikatif (ancar-ancar pagu anggaran) TA 2021 sebesar Rp 4.111.437.568.000.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Wishnutama Kusubandio dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR, Rabu (23/9/2020), mengapresiasi dukungan yang diberikan DPR kepada pemerintah khususnya dalam membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif akibat pandemi COVID-19.

“Belanja pemerintah merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga perputaran roda ekonomi dalam masa pandemi ini. Kebijakan mampu memberikan harapan baru untuk tahun depan sebagai tahun pemulihan,” kata Wishnutama Kusubandio.

Menurut dia, anggaran tidak hanya bicara seputar angka-angka rupiah, tapi anggaran yang ada merupakan upaya implementasi dari kebijakan agar berdampak bagi masyarakat.

Dalam penggunaan APBN tahun 2021, Wishnutama menjelaskan Kemenparekraf/Baparekraf memiliki tiga program strategis. Yakni percepatan pemulihan pariwisata, pariwisata berkualitas, dan ekonomi kreatif, serta digitalisasi dan kedaulatan digital. Ketiga program strategis tersebut akan diimplementasikan di tiap level kedeputian.

Dalam kesempatan tersebut, Menparekraf juga menyampaikan kembali strategi Kemenparekraf/Baparekraf yang telah dan akan dijalankan dalam upaya pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif akibat pandemi COVID-19.

Sesuai dengan arahan Presiden, mitigasi dampak pandemi COVID-19 bertujuan untuk membangun ketahanan dan menyelamatkan perekonomian, yang dilaksanakan melalui tiga program utama. Yaitu program perlindungan sosial, program padat karya, juga program stimulus.

Terlepas dari upaya yang sudah dilakukan, pihaknya juga melihat perlu adanya usaha ekstra agar industri sektor pariwisata dan ekonomi kreatif segera pulih.

Usaha ekstra ini diperlukan karena ada beberapa isu yang menghambat pemulihan, di antara sekian isu tersebut ada dua isu yang dominan.

Isu yang pertama adalah “Fear Factor” yang menurut data dari McKinsey, masyarakat Indonesia mayoritas khawatir tentang penggunaan layanan transportasi umum, bepergian menggunakan pesawat, dan menginap di hotel. Tiga kategori kegiatan oleh McKinsey tersebut sangat terkait dengan sektor pariwisata.

Isu yang dominan kedua adalah soal daya beli. Menurut data dari McKinsey, terlihat ¾ dari konsumen mengalami penurunan pendapatan dan penurunan nominal tabungan yang dialami masyarakat.

Dari data ini bisa disimpulkan bahwa secara logika masyarakat hanya akan mengeluarkan uang untuk kebutuhan pokok karena pendapatan yang menurun.

“Pengeluaran untuk berwisata akan menjadi hal yang sekunder bagi kebanyakan orang. Ini tentu menjadi tantangan bagi kami untuk membangkitkan industri pariwisata pascapandemi, dan membantu industri pariwisata bertahan di tengah pandemi,” kata Wishnutama.

Oleh karena itu ke depan Kemenparekraf/Baparekraf uga akan melakukan berbagai upaya, salah satunya menjalankan program sertifikasi CHSE gratis bagi industri pariwisata dan ekonomi kreatif dalam memulihkan kepercayaan masyarakat.

Unsur pimpinan dan anggota Komisi X DPR RI memberikan apresiasi atas upaya keras Kemenparekraf/Baparekraf membangun geliat pemulihan dan peningkatan implementasi protokol kesehatan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Agustina Wilujeng Pramestuti selaku pimpinan sidang mewakili seluruh pimpinan dan anggota Komisi X berharap anggaran dan program Kemenparekraf/Baparekraf tahun 2021 dapat terlaksana dengan sebaik-baiknya.

“Harapan kami anggaran bisa dipergunakan sebaik-baiknya agar dapat memberikan dampak terhadap pemulihan ekonomi dari sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” kata Agustina.

 

 

Jaringan Qatar Airways memperluas Rute ke Lebih Dari 90 Tujuan

this formate

DOHA, Qatar, bisniswisata.co.id: Qatar Airways terus memimpin industri penerbangan yang menawarkan konektivitas global lebih banyak daripada maskapai lain.  Dengan jaringan maskapai yang tidak pernah turun di bawah 30 tujuan sejak dimulainya pandemi.

Dimulainya kembali layanan ke Amman, Entebbe, Hanoi, Seychelles, Windhoek dan Yerevan dan peluncuran penerbangan baru ke Accra akan membuat jaringan global maskapai ini menjadi lebih dari tiga kali lipat pada pertengahan Oktober.  

Ketahanan dan komitmen maskapai untuk menyediakan konektivitas juga telah membuatnya meluncurkan beberapa tujuan baru sejak awal pandemi, termasuk Accra, Brisbane, dan Cebu.

Berbagai pesawat hemat bahan bakar dan manajemen jaringan strategis maskapai ini telah memungkinkannya untuk segera melanjutkan penerbangan dan memperluas layanan sesuai dengan permintaan penumpang.  Tujuan berikut ini direncanakan untuk melanjutkan penerbangan atau meningkatkan frekuensi:

 *Amman (penerbangan harian mulai 15 September, pengangkutan penumpang terbatas hanya untuk AMM-DOH)

 *Clark (meningkat menjadi sembilan penerbangan mingguan mulai 20 September)

* Kopenhagen (meningkat menjadi 10 penerbangan mingguan mulai 15 Oktober)

* Dhaka (meningkat menjadi tujuh penerbangan mingguan mulai 19 September)

* Entebbe (tiga penerbangan mingguan mulai 2 Oktober)

 *Hanoi (empat penerbangan mingguan mulai 3 Oktober)

* Madrid (meningkat menjadi 10 penerbangan mingguan mulai 1 Oktober)

* Manchester (meningkat menjadi 17 penerbangan mingguan mulai 15 Oktober)

* Manila (meningkat menjadi 17 penerbangan mingguan mulai 2 Oktober)

 *Seychelles (tiga penerbangan mingguan mulai 15 Oktober)

* Stockholm (meningkat menjadi 10 penerbangan mingguan mulai 15 Oktober)

* Windhoek (tiga penerbangan mingguan mulai 15 Oktober)

 *Yerevan (lima penerbangan mingguan mulai 15 September, meningkat menjadi setiap hari dari 5 Oktober)

 *Kami bangga menjadi maskapai penerbangan global terkemuka yang menghubungkan penumpang dengan dunia, membantu membawa orang dengan aman dan berkelanjutan ke tempat yang mereka butuhkan,” kata Akbar Al Baker, Chief Executive Qatar Airways Group

Memiliki salah satu armada termuda dan paling hemat bahan bakar memungkinkan pihaknya untuk gesit dan merespons permintaan penumpang dengan cepat.  

Kini  fokus di seluruh pembangunan kembali jaringan tidak hanya pada memulai kembali tujuan tetapi juga mengoperasikan frekuensi sebanyak mungkin untuk memberi penumpang fleksibilitas untuk bepergian kapan pun mereka mau, tambahnya.

 “Dengan terus terbang selama pandemi sementara yang lain berhenti, kami mendapatkan kepercayaan dari penumpang sebagai maskapai yang dapat mereka andalkan,”

Maskapainya  telah membawa lebih banyak penumpang internasional pulang daripada maskapai lain selama pandemi ini dan seiring dengan kemudahan pembatasan masuk. Pihaknya tetap fokus pada misi mendasar untuk membawa penumpang ke seluruh dunia dengan aman dan andal, kata Akbar Al Baker

Masih ada jutaan orang yang belum dapat bersatu kembali dengan teman dan keluarga mereka dan sungguh menghangatkan hati mengetahui jaringan Qatar yang berkembang akan memberi mereka kesempatan untuk melakukan perjalanan pulang atau melakukan perjalanan untuk melihat orang yang dicintai, kara 

Untuk memastikan para pelancong dapat merencanakan perjalanan mereka dengan tenang, maskapai penerbangan telah memperpanjang kebijakan pemesanannya untuk menawarkan lebih banyak pilihan kepada penumpangnya.  

Maskapai ini akan mengizinkan perubahan tanggal tanpa batas, dan penumpang dapat mengubah tujuan mereka sesering yang mereka butuhkan jika jaraknya 5.000 mil dari tujuan awal. 

Maskapai tidak akan membebankan perbedaan tarif apa pun untuk perjalanan yang diselesaikan sebelum 31 Desember 2020, setelah itu peraturan tarif akan berlaku.  Semua tiket yang dipesan untuk perjalanan hingga 31 Desember 2020 akan berlaku selama dua tahun sejak tanggal penerbitan.

Menurut data IATA terbaru, Qatar Airways telah menjadi maskapai penerbangan internasional terbesar antara April hingga Juli dengan memenuhi misinya untuk membawa pulang orang. 

Hal ini memungkinkan maskapai untuk mengumpulkan pengalaman tak tertandingi dalam mengangkut penumpang dengan aman dan andal serta memposisikan maskapai secara unik untuk membangun kembali jaringannya secara efektif.  

Pengangkut telah dengan ketat menerapkan langkah-langkah keselamatan dan kebersihan paling canggih di atas pesawatnya dan di Bandara Internasional Hamad.

Langkah-langkah keselamatan dalam pesawat Qatar Airways untuk penumpang dan awak kabin mencakup penyediaan Alat Pelindung Diri (APD) untuk awak kabin dan perlengkapan pelindung gratis serta pelindung wajah sekali pakai untuk penumpang. 

Penumpang Kelas Bisnis di pesawat yang dilengkapi Qsuite dapat menikmati privasi yang ditingkatkan yang diberikan oleh kursi bisnis pemenang penghargaan ini, termasuk partisi geser privasi dan opsi untuk menggunakan indikator ‘Jangan Ganggu (DND)’.  

Qsuite tersedia untuk penerbangan ke lebih dari 30 tujuan termasuk Frankfurt, Kuala Lumpur, London dan New York.  Untuk detail lengkap dari semua tindakan yang telah diterapkan di pesawat dan di HIA, silakan kunjungi qatarairways.com/safety.

Operasi Qatar Airways tidak bergantung pada jenis pesawat tertentu.  Variasi pesawat hemat bahan bakar modern yang dimiliki maskapai ini membuatnya dapat terus terbang dengan menawarkan kapasitas yang tepat di setiap pasar.  

Mengingat  dampak COVID-19 pada permintaan perjalanan, maskapai telah mengambil keputusan untuk menghentikan armada Airbus A380-nya karena tidak dapat dibenarkan secara komersial atau lingkungan untuk mengoperasikan pesawat sebesar itu di pasar saat ini.  

Armada 49 Airbus A350 dan 30 Boeing 787 maskapai ini adalah pilihan ideal untuk rute jarak jauh yang paling strategis dan penting ke Afrika, Amerika, Eropa, dan kawasan Asia-Pasifik.

Home base dan hub Qatar Airways, Bandara Internasional Hamad (HIA), telah menerapkan prosedur pembersihan yang ketat dan menerapkan tindakan jarak sosial di seluruh terminalnya.

Titik kontak penumpang dibersihkan setiap 10-15 menit dan gerbang keberangkatan serta loket gerbang bus dibersihkan setelah setiap penerbangan.  Selain itu, pembersih tangan disediakan di tempat pemeriksaan imigrasi dan keamanan. 

HIA baru-baru ini menduduki peringkat “Bandara Terbaik Ketiga di Dunia”, di antara 550 bandara di seluruh dunia, oleh SKYTRAX World Airport Awards 2020. HIA juga terpilih sebagai ‘Bandara Terbaik di Timur Tengah’ untuk tahun keenam berturut-turut dan ‘Staf Terbaik  Layanan di Timur Tengah ‘selama lima tahun berturut-turut.

Laju Adopsi Teknologi Tanpa Kontak di Industri Pariwisata Makin Pesat

this formate

Indusri pariwisata adopsi teknologi tanpa sentuhan (foto: Forbes)

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Perusahaan pariwisata makin gencar memanfaatkan teknologi tanpa kontak untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan pelanggan.

Teknologi ini banyak diaplikasikan terutama di sektor transportasi dan penginapan. Lembaga riset inovatif GlobalData mencatat bagaimana mereka semakin masif menerapkan teknologi ini di era pandemi COVID-19.

Aturan lockdown yang berkepanjangan telah menghantam industri pariwisata. Kini, secara perlahan beberapa otoritas pemerintah di sejumlah negara mulai melonggarkan pembatasan perjalanan udara, membuka kembali bandara, dan hotel.

Pelaku industripun mencoba membangun kembali kepercayaan para pelancong. Salah satu caranya adalah dengan mengurangi kontak fisik.

Perusahaan data dan analitik terkemuka GlobalData lewat kajiannya mengatakan teknologi tanpa sentuhan telah menjadi semacam pengubah dalam menjalankan industri pariwisata.

Sneha Nigade, analis teknologi disruptif di GlobalData, mengatakan pandemi COVID-19 telah menjadi wakeup call bagi industri perjalanan dan pariwisata untuk mempercepat investasi dalam bidang teknologi tanpa kontak, seperti: penerapan teknologi biometrik saat check-in di bandara dan sistem tanpa kunci di hotel-hotel. 

“Itu akan secara signifikan mengurangi potensi risiko yang ditimbulkan karena kontak fisik,” imbuhnya seperti dilansir traveldaily news.

GlobalData juga mengungkapkan area mana saja yang menjadi perhatian perusahaan perjalanan dan pariwisata dalam menerapkan teknologi tanpa kontak. Berikut sejumlah temuannya: 

Teknologi Biometrik untuk boarding

Bandar Udara Internasional di Kota Beijing telah menjalin kerjasama dengan perusahaan teknologi Swiss SITA untuk mengotomatisasi sistem dengan teknologi biometrik. Seluruh prosedur perjalanan telah menggunakan sistem yang memanfaatkan karakteristik fisiologi para penumpang pesawat.

Mulai dari check-in dan penyerahan bagasi, hingga pemeriksaan keamanan dan boarding terakhir, penumpang cukup berjalan di jalur khusus yang telah dilengkapi dengan sistem pengenalan wajah.

Check-in tanpa kontak

Bandara Changi di Singapura telah membangun banyak lokasi berupa kios-kios yang memungkinkan calon penumpang melakukan check-in tanpa kontak. Kios-kios ini terintegrasi dengan sistem sensor inframerah yang dapat mengidentifikasi data penumpang dengan hanya menggerakan jari yang menunjuk ke layar.

Elevator tanpa kontak

Bandara Internasional Abu Dhabi bahkan telah memasang fasilitas elevator tanpa sentuhan. Pemasangan teknologi panel lift tanpa sentuhan ini dikerjakan bekerja sama dengan perusahaan rintisan teknologi UEA Meta Touch. Panel kontrol yang terpasang di 53 elevator ini memungkinkan orang menggunakannya tanpa menekan tombol apapun.

Keramahan meski tanpa kontak

Jaringan hotel milik perusahaan Belanda citzenM telah meluncurkan aplikasi pintar yang menawarkan klien untuk menginap di hotel tanpa perlu kontak fisik dengan pengelola. Aplikasi ini memungkinkan para tamu untuk check-in dan check-out secara digitial. Selain itu, para tamu juga dapat mengontrol lampu dalam kamar, tirai, dan suhu di druangan dengan menggunakan aplikasi di smartphone.

Robot disinfektan

Bandara internasional di Hong Kong mengerahkan robot-robot cerdas untuk melakukan disinfeksi dengan cepat area-area publik dan fasiltas penumpang. Robot-robot ini dilengkapi dengan sinar ultraviolet dan alat sterilisasi udara yang dapat mensterilkan area dalam 10 menit dengan akurasi 99,9%.

Teknologi tanpa kontak memang sudah secara luas diadopsi oleh industri pariwisata termasuk dalam urusan pengecekan suhu tubuh, fasilitas cuci tangan otomatis, aplikasi seluler yang memungkinkan akses ke tujuan wisata tanpa sentuhan, dan pembayaran tanpa kontak.

Nigade menyimpulkan teknologi ini akan mampu memberdayakan perusahaan untuk segera pulih dari krisis akibat pandemi COVID-19. Caranya dengan mendigitalisasi urusan perjalanan para pelancong dari ujung ke ujung. 

Meski demikian, dia mengaku masih ada kekhawatiran sejumlah orang bahwa teknologi biometrik dapat membocorkan data pribadi sehingga meningkatkan risiko keamanan di masa depan. Ini menjadi tantangan yang perlu dicarikan solusinya.

 

Kebun Raya Bogor Tetap Buka Meski Aturan PSBM Diperpanjang  

this formate

Suasana Kebun Raya Bogor yang hijau dan asri (foto: Rin Hindryati)

BOGOR, bisniswisata.co.id: Pemerintah Kota Bogor baru-baru ini memutuskan untuk memperpanjang aturan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) hingga akhir bulan. Aktivitas warga dibatasi hingga pukul 21.00 WIB. Selain itu, operasional unit usaha pun dibatasi hanya boleh buka hingga pukul 18.00.

Kami yang tinggal di kota Bogor pun bertanya akankah aturan ini memengaruhi jam operasi Kebun Raya Bogor. Maklum, kami termasuk pengunjung rutin. 

Saban weekend sebisanya kami usahakan untuk menghabiskan 3-4 jam untuk sekadar duduk-duduk, membaca buku, makan siang di atas tikar di hamparan padang rumput yang hijau, main harmonika, bersepeda keliling kebun raya, atau ngopi di bawah pohon rindang sampil menikmati angin sepoi-sepoi.

Kami merasa beruntung tinggal di Kota Bogor. Ada kebun raya yang luas dan hijau yang merupakan kebun botani pertama dan tertua di Asia. Apalagi Kebun Raya terbesar se-Asia Tenggara ini berlokasi persis di jantung kota dan tak jauh dari tempat kami tinggal. 

Setelah menghubungi pihak KBR, kami mendapat info bahwa Kebun Raya tetap buka. “Kami tetap beroperasi hanya kunjungan secara rombongan yang tidak kami izinkan,” kata seorang petugas kepada bisniswisata.co.id. 

Saat kami datang pada week-end kamarin, jumlah pengunjng memang terlihat lebih lengang dibanding sebelumnya. Matahari sudah tinggi, jam menunjukkan pukul 11.00, kami pun memutuskan untuk langsung ke tempat penyewaan sepeda yang berlokasi dekat Masjid Kifayatul Abidin. 

Meski sudah siang, ternyata kamilah pelanggan pertama. Tarif untuk menyewa sepeda Rp. 25.000 per orang selama sejam. Itu adalah waktu yang sangat cukup untuk keliling kebun raya, ‘mencari’ keringat, latihan tubuh terutama jantung dan paru-paru. Ada beberapa spot jalan menanjak yang cukup memforsir tenaga.

Selama di Kebun Raya, kami perhatikan baik pengunjung maupun staf yang bertugas mematuhi protokol kesehatan. Semua mengenakan masker dan menjaga jarak. Tempat-tempat mencuci tangan pun tersedia di hampir sejumlah sudut. 

Saat sedang bersepeda, beberapa kali kami berpapasan dengan mobil ambulance. Ketika kami tanyakan ke petugas apakah ada yang celaka, mereka mengatakan itu hanya patroli rutin untuk memastikan semua pengunjung aman. “Jadi petugas medis dan ambulance standby siapa tahu ada yang sakit atau celaka,” katanya. 

Disamping itu, Kebun Raya Bogor juga menugaskan tenaga tambahan yang akan kontrol berkeliling kawasan. Apabila ada pengunjung yang melanggar peraturan dan membuat kerumunan, maka petugas akan langsung memberikan peringatan.

Protokol kesehatan ini sudah diterapkan mulai dari pintu masuk hingga pintu keluar kebun raya. Selama masa pandemi ini, Kebun Raya Bogor beroperasi mulai pukul 08.00 – 16.00 WIB saat week-day dan pukul 07.00 – 16.00 WIB saat week-end.

Melansir situs Kebun Raya Bogor, kebun ini mulanya hanya digunakan sebagai kebun percobaan untuk tanaman perkebunan yang akan diperkenalkan di Hindia Belanda.

Seiring berjalannya waktu, kebun raya ini pun bertransformasi dan mengawali perkembangan ilmu pengetahuan di bidang konservasi, penelitian tumbuhan, pendidikan lingkungan, dan pariwisata.

Di dalamnya dibangun pula spot-spot menarik seperti Taman Teijsmann, Taman Soedjana Kassan, Taman Orchidarium, Taman Obat, Taman Meksiko, dan Taman Bambu.

 

 

 Penerapan CHSE Jadi Media Pemasaran Efektif Bagi Desa Wisata

this formate

Dr. Ir. Hari Santoso Sungkari minta desa wisata promosikan CHSE melalui medsos. ( Foto: HAS)

Direktorat Pengembangan Destinasi Pariwisata Regional I Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Parekraf mengundang bisniswisata. co.id untuk menghadiri Rapat Kordinasi Desa Wisata Super Prioritas Borobudur di Hotel The Phoenix Hotel Yogyakarta – MGallery Collection. Berikut tulisan ke enam

MUNGKID, Kab. Magelang, bisniswisata.co.id: Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf, Dr. Ir. Hari Santoso Sungkari mengatakan masalah kebersihan menjadi modal bagi pengelola desa wisata memasarkan desa mereka untuk menyerap kunjungan masyarakat.

Berbicara saat penyerahan bantuan alat-alat kebersihan dan pengecekan kesehatan program Cleanliness, Healthy, Safety & Environment Sustainability (CHSE), Hari mengatakan desa wisata jangan hanya mempromosikan keindahan alam atau keunikannya saja di era tatanan baru ini.

Tapi penerapan unsur kebersihan adalah bagian dari  Sapta Pesona yaitu Aman, Tertib, Bersih, Sejuk, Indah, Ramah Tamah, dan Kenangan terus tampilkan di media sosial  ” kata Hari Sungkari.

Sosialisasi program Cleanliness, Healthy, Safety & Environment Sustainability (CHSE) Kemenparejraf selama pandemi global yang merupakan bagian dari Sapta Pesona  bukan hanya untuk internal pengelola tapi harus ditayangkan di Youtube, IG Live dan medsos lainnya untuk mendorong wisatawan memiliki kepercayaan tinggi dan mengunjungi desa-desa wisata di DSP Borobudur.

Menurut Hari, pengelola desa wisata juga harus memahami bahwa tipe wisatawan di era pandemi ini lebih kepada wisatawan nusantara atau wisnus yang berkendaraan overland. “Jadi desa-desa wisata di sini harus bersiap diri menyambut kehadiran wisnus pada liburan akhir tahun dan natal tahun ini,” terangnya

Penyerahan yang  berlangsung di Taman Buah, Desa Wisata Karangrejo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Rabu (23/9/2020) diikuti warga desa setempat dan penerima bantuan.

“Tunjukkan juga kalau desa-desa wisata di sini bersih, menjalankan protokol kesehatan, dan aman. Itu menjadi modal pemasaran buat wisatawan datang ke sini nanti, ” terang Hari Sungkari.

Desa wisata yang mendapatkan bantuan di Kabuparen Magelang ini adalah  Desa Wisata Karanganyar (Magelang), Karangrejo (Magelang), Borobudur (Magelang) dan  Kaligono (Purworejo).

Jenis wastafel portable, handsanitizer, masker, sarung tangan medical latex, face shield, alat semprot sprayer elektrik, tempat sampah organik dan anorganik serta thermogun.

Kepala Desa Wisata Kaligono, Suroto yang hadir dalam acara penyerahan barang CHSE tersebut, berucap syukur karena terpilih menerima dukungan dari Kemenparekraf.

“Alhamdulillah kami senang dan berterima kasih, bantuan ini sangat bermanfaat dan kami akan menerapkan protokol kesehatan CHSE, Sapta Pesona, dan mempomosikannya agar wisnus tahu kalau desa kami siap menerima kunjungan dengan menerapkan protokol kesehatan,” ungkap Suroto.

Kepala Desa tiga periode ini mengaku terbentuknya Kaligono sebagai desa wisata justru berdampak positif bagi masyarakat desa terutama dalam hal kesejahteraan.

“Kami juga penghasil duren yang jika panen harus menjual ke luar desa. Tapi setelah menjadi desa wisata maka warga desa tidak perlu repot-repot menjual hasil panen ke luar karena sekarang wisatawan yang datang membeli langsung,”jelas Suroto.

Desa wisata di Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo, Jateng ini a.l memiliki obyek wisata alam Curug Siklothok, Bukit Wukir Kencono (Gunung Condong), Taman Sidandang. Ada juga air terjun Walangan yang dapat digunakan untuk aktivitas outbond misalnya turun tebing untuk Canyoning.

Suroto yang memimpin 1400 KK dengan 4000 warga ini warganya  rata-rata petani duren lokal dan hasil tani lainnya serta perajin suvenir dari hasil limbah. Program  CHSE diyakininya membuat desa wisatanya  mampu mengentaskan kemiskinan dan menambah peningkatan ekonomi.

Oni Yulfian (kaos biru) tengah menyerahkan bantuan

Deputi Hari S Sungkari menegaskan desa-desa wisata yang menerapkan protokol kesehatan diyakininya  akan didatangi wisatawan. “Kabarkan pula kalau desa-desa wisata di sini sangat konsen dengan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 tapi tetap menerima kehadiran para turis,” jelas Hari 

Direktur Pengembangan Destinasi Regional I Kemenparekraf Oni Yulfian MBTM menjelaskan usai penyerahan bantuan CHSE, Pihaknya juga melakukan  visitor management, dan sadar wisata di MesaStila Resort, Magelang, Jateng dengan jumlah peserta sekitar 60 orang dan diakhiri dengan 

Dilanjutkan penyerahan bantuan untuk wilayah DIY ada 8 desa wisata yang juga akan menerima dukungan bantuan alat kebersihan dan kesehatan pada 26 September 2020.

Bantuan di pusatkan di The Atrium Hotel and Resort, Kab. Sleman untuk Desa Glagah, Segajih, Tinalah, dan Desa Jatimulyo di Kabupaten Kulonprogo; Desa Bleberan Sri Getuk (Kabupaten Gunung Kidul); Desa Pulesari dan Desa Garongan (Kabupaten Sleman); Desa Mangunan (Kabupaten Bantul); dan Desa Kaligono (Kabupaten Purworejo)

“Kita sudah mendengar bahwa vaksin COVID-19 ini paling cepat baru akan dipasarkan pada tahun 2022 mendatang.Tentu kita tidak bisa pasrah begitu saja dengan perkembangan kondisi ini,” kata Oni Yulfian.

Kondisi ini  akan menyebabkan ekonomi akan semakin memburuk dan dapat menimbulkan berbagai dampak sosial dan keamanan sehingga masyarakat  harus melakukan sesuatu yang dapat membangkitkan kembali ekonomi di tengah pandemik ini.

“Ini harus kita melakukan secara bersama, pemerintah saja tidak cukup. Kemenparekraf telah mengeluarkan pedoman peraturan ini untuk diterapkan di usaha pariwisata dan ekonomi kreatif.

Dalam mempersiapkan tatanan kenormalan baru di sektor parekraf adalah membangun destinasi yang menerapkan protokol Cleanliness, Health, Safety, dan Environment (CHSE).

Selanjutnya Kemenparekraf akan menyiapkan proses sertifikasi terhadap usaha2 pariwisata dan ekonomi kreatif yang telah mengimplementasikan protokol pencegahan Covid 19 tersebut.

 

 

EIC Fasilitasi Uji Kompetensi dan Sertifikasi Digital Pelaku Industri Event

this formate

Uji kompetensi secara virtual (foto: twitter)

WASHINGTON DC, bisniswisata.co.id: Pandemi COVID-19 telah mengubah mindset orang menjalani hidup. Dengan berbagai pengetatan, banyak kegiatan kini beralih dari offline menjadi online.

Dewan Industri Event (EIC), organisasi non profit berbasis di Amerika Serikat yang membawahi sejumlah perusahaan penyelenggara acara nasional maupun internasional, salah satunya. 

Mereka menyatakan akan menyelenggarakan ujian sertifikasi secara online bagi para profesional di industri ini. Kualifikasi untuk mendapatkan sertifikat ini diukur berdasarkan pengalaman profesional, pendidikan, dan ujian yang ketat.

Ada dua program sertifikasi online yang akan diselenggarakan, yakni CMP (certified Meeting Professional) yang didesain bagi para profesional pegiat penyelenggara meeting (pertemuan) dan CMP-HC (healthcarae)  atau pertemuan terkait kesehatan.

Sekadar informasi, CMP adalah sertifikat yang harus dimiliki para pegiat penyelenggara acara/event sebagai ukuran profesionalisme mereka. CMP penting sebagai referensi untuk ditunjukkan kepada rekan kerja, klien, atau atasan.

EIC bekerja sama dengan Credly, penyelenggara sertifikat digital terkemuka. Di era disrupsi yang luar biasa seperti saat ini, profesionalitas tetap harus diasah dan dijaga.

Lewat platform Credly, peserta akan diberi kesempatan untuk mengasah pengalaman, menambah portofolio, serta meningkatkan keterampilan. Pengetahuan mereka juga akan dibarukan seiring tren terkini sehingga dapat terus maju berkarir.

“Dengan menyediakan sertifikat digital yang aman, para profesional ini akan lebih mudah mengelola, membagi, dan memanfaatkan kredensial atau sertifikat ini ke seluruh jaringan mereka melalui berbagai platform media sosial,” kata CEO EIC Amy Calvert, seperti dilansir traveldailynews.com.

Saat ini ada lebih dari 11.000 profesional penyelenggara event dari 55 negara telah memperolah CMP. “Kami bangga dengan komunitas yang profesional dan berdidikasi ini,” kata Ketua Komisi Tata Kelola CMP, Barbara Connell. 

“Lencana ini akan membantu komunitas kita mempromosikan dan menguatkan personal brand mereka sambil terus meningkatkan kesadaran betapa powerful-nya industri event ini,” imbuhnya.

EIC menawarkan lencana ini tanpa biaya alias gratis kepada para profesional pemegang sertificat CMP. Mereka bahkan menyediakan bantuan bagi para kandidat yang terkena dampak COVID-19 dan ingin mendapatkan CMP. Berikut ini penjelasan detailnya: 

Aplikasi: bagi mereka yang ingin mendapatkan sertifikat CMP, EIC menyediakan bantuan US$50. Ini berlaku bagi mereka yang baru pertama ikut ujian sertifikasi.

EIC juga memberi bantuan US$50 untuk biaya ujian sertifikasi para pelamar yang telah memiliki sertifikat tetapi karena COVID-19 mereka tak lagi bekerja atau terkena pengurangan pendapatan. Untuk keterangan lebih lanjut silakan hubungi certification@eventscounrcil.org.

Ujian: EIC juga memberi keringanan US$ 50 untuk biaya ujian sertifikasi bagi mereka yang terdampak COVID-19. Karena pandemi virus corona, banyak sertifikat yang dicabut, sejumlah jabatan dieliminasi, dan sebagian dari mereka mengalami pengurangan gaji.

Sertifikasi ulang: EIC ingin membantu para pemegang sertifikat CMP untuk mempertahankan lencana mereka. Caranya dengan mempertahankan biaya sertifikasi ulang tetap US$ 225 hingga 30 September 2020. 

EIC juga menawarkan sejumlah webiner gratis yang dapat diikuti para pemegang CMP sertifikat. Dengan mengikuti webinar ini peserta dapat menambah 1 poin CE (credit pendidikan) setelah menyelesaikan kuis yang ada di akhir acara.

CE kredit adalah ukuran yang digunakan untuk mengukur profesionalitas seseorang terutama para pemegang lisensi dalam profesinya. EIC bertekad akan terus menambah penyelenggaraan webinar gratis. Mereka saat ini telah meningkatkan kapasitas untuk menampung hingga 3.000 peserta.

CEO Credly, Jonathan Finkelstein, mengatakan industri acara yang melibatkan 26 juta profesional di seluruh dunia perlu membangun komunitas, mengembangkan kualitas sumber daya manusia, dan pendidikan dalam skala besar.

“Kredensial digital yang baru diperkenalkan EIC muncul di saat krisis. Tujuannya adalah untuk membantu para profesional membuktikan keahlian mereka, membangun koneksi yang lebih luas, dan menunjukkan kesiapan mereka untuk melayani dengan keunggulan,” tutupnya.

 

KreatIPO, Upaya Kemenparekraf Perkenalkan Pasar Modal Bagi Pelaku UMKM

this formate

Para nara sumber kegiatan KreatIPO untuk memperkenalkan pasar modal dan mendorong insan pelaku UMKM khususnya di sektor parekraf   ( Foto : Kemenparekraf)

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf/Baparekraf, Fadjar Hutomo mengatakan jika Indonesia ingin membangun knowledge, innovation, and creativity based economy maka hal ini harus didukung oleh investing society

Berbicara dalam acara KreatIPO yang bertajuk “Persiapan untuk Melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) Melalui Skema Initial Public Offering (IPO)”, di Hotel Tentrem, Yogyakarta (22/9/2020), mengatakan pihaknya mendorong pelaku usaha di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif masuk pasar modal melalui IPO (_Initial Public Offering_).

Pihaknya menggelar KreatIPO bertujuan untuk memperkenalkan pasar modal dan mendorong insan pelaku UMKM khususnya di sektor parekraf untuk dapat masuk ke pasar modal melalui skema Initial Public Offering

Menurut dia, skema-skema alternatif pendanaan dalam bentuk ekuitas atau penyertaan modal harus diperbanyak. Karena, kalau hanya bertemu dengan solusi-solusi pembiayaan atau pinjaman saja, maka akan bertemu dengan permasalahan penjaminan yang tidak pasti.

“Oleh karena itu, pelaku usaha UMKM harus mengetahui bagaimana cara melantai di bursa efek sehingga, dapat memperoleh akses pembiayaan yang pasti dari berbagai investor yang telah tersedia di bursa efek,” kata Fadjar Hutomo.

Bursa Efek Indonesia juga telah menyediakan beberapa platform yang bisa dimanfaatkan oleh para pelaku usaha parekraf yaitu papan akselerasi, papan pengembangan, dan papan utama.

“Untuk pelaku UMKM yang ingin melantai di bursa efek bisa menggunakan papan akselerasi. Namun, pelaku usaha yang tercatat di papan akselerasi juga memiliki kesempatan untuk dapat naik kelas ke papan pengembangan dan papan utama apabila telah memenuhi persyaratan di papan pengembangan maupun papan utama,” jelas Fadjar Hutomo.

Dia berharap melalui skema IPO ini pelaku UMKM di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dapat meningkatkan kapasitas usahanya guna memajukan perekonomian Indonesia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta, Singgih Raharjo, dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Kemenparekraf/Baparekrat atas inisasi dalam menggelar kegiatan KreatIPO ini.

“Karena hal ini yang diperlukan pelaku UMKM untuk mendapatkan pengetahuan baru guna bisa melantai di bursa efek. Karena ketika usaha para pelaku UMKM semakin berkembang, akan memberikan dampak kepada sektor lain seperti kuliner, kriya, dan lain-lain,” kata Singgih Raharjo.

Kegiatan ini menghadirkan beberapa narasumber yang memiliki kredibilitas di bidangnya, yaitu Kepala Unit Evaluasi dan Pemantauan Perusahaan Tercatat BEI Irawati Widyaningtyas, Komisaris Utama Pigijo Claudia Ingkiriwang, Analisis Kebijakan Ahli Muda Kemenparekraf/Baparekraf Megawati, Pakar Ekonomi Ki DR Saur Pandjaitan XIII, dan PT. Surya Fajar Sekuritas Steffen.

Kepala Unit Evaluasi dan Pemantauan Perusahaan Tercatat BEI, Irawati Widyaningtyas, mengatakan bahwa pasar modal mempertemukan pihak yang membutuhkan dana jangka panjang dengan pihak yang membutuhkan sarana investasi pada produk keuangan.

“Hal ini merupakan sebuah keuntungan bagi pelaku usaha yang masuk ke dalam skema IPO. Dimana pelaku parekraf mendapatkan akses pendanaan,” kata Irawati

Dia juga menjelaskan dokumen yang diperlukan dalam IPO antara lain informasi umum tentang perusahaan yang meliputi kegiatan usaha, anggaran dasar, manajemen, prospek dan risiko usaha.

Selanjutnya, pelaku usaha harus memberikan informasi keuangan selama 3 tahun terakhir, informasi legal seperti pendapat segi hukum dari konsultan hukum, terakhir informasi tentang IPO seperti penjamin emisi efek, lembaga dan profesi penunjang yang ditunjuk, kebijakan deviden, dan tujuan penggunaan dana.

“Melakukan IPO memang tidak mudah, karena banyaknya syarat yang harus dipenuhi dan hal ini harus disiapkan sebelumnya. Harus ada transparansi antara emiten dengan pihak investor,” jelas Irawati.

Pihaknya berharap para pelaku parekraf dapat memanfaatkan platform ini dengan maksimal. “Jangan menunggu besar untuk go public tapi jadilah besar dengan go public” kata Irawati.

Sementara itu, Komisaris Utama Pigijo, Claudia Ingkiriwang menjelaskan alasan pelaku usaha parekraf masuk ke pasar modal melalui skema IPO. Pertama, pelaku UMKM akan mendapatkan akses pendanaan dari masyarakat luas, selain itu perusahaan akan dimiliki oleh publik secara luas. Kedua, terjaganya transparansi bisnis dan  good corporate governance

Claudia melanjutkan keuntungan lainnya adalah untuk meningkatkan citra perusahaan serta meningkatkan eksposure pengenalan atas produk-produk yang dihasilkan perusahaan.

“Hal ini dapat menciptakan dan membuka peluang-peluang baru serta pelanggan baru dalam bisnis perusahaan atau pelaku usaha khususnya pariwisata dan ekonomi kreatif,” jelas Claudia.

 

Maskapai Penerbangan Thailand Hadapi Ancaman Berakhirnya Bantuan

this formate

THAILAND, bisniswisata.co.id : Maskapai penerbangan Thailand menghadapi ancaman nyata pada kuartal keempat ketika biaya operasi melonjak lagi setelah langkah-langkah bantuan pemerintah berakhir, sementara beberapa maskapai penerbangan mungkin tidak mendapatkan pinjaman lunak yang dijanjikan perdana menteri.

Setelah pertemuan antara tujuh maskapai penerbangan dan Perdana Menteri Prayut Chan-o-cha pada 28 Agustus, masih belum ada kesimpulan tentang bagaimana dan kapan bank-bank yang didukung negara akan mengalokasikan 24 miliar baht dalam bentuk pinjaman lunak kepada maskapai penerbangan untuk mengurangi dampak krisis wabah.

Tassapon Bijleveld, ketua eksekutif Asia Aviation (AAV), pemegang saham terbesar Thai AirAsia (TAA), mengatakan maskapai mengharapkan untuk mendapatkan rincian lebih lanjut tentang persyaratan pinjaman pada minggu depan, karena tim kerja Jenderal Prayut sering mengikuti perkembangan.

Dikutip dari itc.travel, Tassapon Bijleveld menolak mengomentari laporan bahwa TAA dan Bangkok Airways adalah dua dari tujuh maskapai yang akan menerima pinjaman lunak. Namun dia mengatakan keyakinannya sendiri adalah bahwa operator lain akan mendapatkan dukungan, meskipun tidak sebanyak yang mereka minta.

“Kami akan menghadapi ancaman nyata pada kuartal keempat jika Thailand tidak dapat membuka kembali untuk turis asing,” kata Tassapon. “Meskipun pemerintah telah menyetujui skema visa turis khusus, rencana aksi setelahnya lebih penting karena operator pariwisata tidak tahu bagaimana memulainya.”

Nuntaporn Komonsittivate, kepala operasi komersial di Thai Lion Air (TLA), mengatakan maskapai masih harus menjalankan mode self-survival dengan mempertahankan pendapatan domestik dan merampingkan biaya operasional.

Karena pasar sedang stagnan, TLA menghadapi tantangan dalam mengoperasikan penerbangan pada titik impas karena faktor muatan rata-rata berfluktuasi, terutama antara akhir pekan dan hari kerja.

Untuk mencegah kerugian, setiap penerbangan harus menggunakan faktor muatan 70%, tetapi angka untuk penerbangan hari kerja sebagian besar di bawah 50%.

Dengan permintaan yang lambat, sulit bagi maskapai penerbangan mana pun untuk mencapai faktor muatan 98% seperti yang mereka lakukan selama periode pra-pandemi, kata Nuntaporn.

Dia mengatakan faktor negatif lain yang harus diperhatikan adalah biaya operasi yang lebih tinggi, terutama dari pajak cukai bahan bakar jet yang naik kembali menjadi hampir 5,1 baht per liter dari 0,20 baht, karena skema pengurangan berakhir pada September dan Kementerian Keuangan tidak mungkin memperpanjang langkah tersebut.

“Pemerintah meminta kami mengurangi tiket pesawat untuk menarik lebih banyak turis lokal, tapi harga jual rata-rata sudah disesuaikan dengan biaya operasional dan kami harus menanggung biaya yang lebih tinggi dari pajak cukai mulai bulan Oktober setelah hanya dua bulan pengurangan.” kata Nuntaporn

 

Alasan Frozen Food jadi Pilihan Saat PSBB

this formate

Frozen food pilihan masyarakat selama PSBB (foto: Ronkonkoma)

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Aturan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) yang ketat kembali diberlakukan. Masyarakat diimbau untuk kembali membatasi aktivitas di luar rumah. Namun dengan ‘di-rumah-saja’, bukan berarti Anda tak bisa menikmati makanan berkualitas tinggi ala restoran. 

PSBB sebelumnya mengajarkan satu hal, konsumsi frozen food ternyata meningkat pesat. Ia menjadi salah satu pilihan makanan masyarakat selama berada di rumah. 

Pilihan jenis frozen food yang berkualitas pun banyak bermuncul bak jamur di musim hujan. Kualitas, rasa, dan ragam jenisnya tak kalah dengan menu restoran. Apa sebenarnya keunggulan frozen food dibandingkan dengan masakan lain? Berikut ini 5 alasan frozen food menjadi pilihan masyarakata di tengah masa PSBB:

Praktis diolah

Untuk bahan kuliner sehari-hari atau keadaan darurat, frozen food bisa jadi pilihan yang tepat karena lebih praktis untuk diolah. Anda bisa mengolah makanan beku siap saji dengan cara menggoreng, mengukus, atau sekedar merendamnya dengan air hangat. Proses pengolahannya pun cenderung lebih singkat daripada memasak makanan dari bahan mentah. 

Tetap Bernutrisi

Meski mudah diolah, frozen food itu tidak selalu bernutrisi rendah, lho. Beberapa produk makanan siap saji seperti sayuran dan buah beku bahkan memiliki nutrisi lebih tinggi daripada makanan biasa. 

Dilansir dari laman website The Academy of Nutrition and Dietetics Amerika Serikat, organisasi profesional nutrisi dan makanan ini menyebutkan bahwa frozen food dapat menyimpan vitamin dan mineral dan tidak mengubah kandungan karbohidrat, protein, dan lemak di dalamnya.

Hal ini karena frozen food buah dan sayuran langsung dibekukan setelah dipetik, sehingga kandungan nutrisinya cenderung masih utuh dibanding buah segar yang dapat dengan cepat berkurang nutrisinya jika hanya disimpan.

Tahan Lama

Salah satu keunggulan utama frozen food tentunya adalah kemampuannya bertahan lebih lama dibandingkan jenis makanan lainnya. Hal ini memungkinkan kita untuk menyimpan stok makanan hingga beberapa bulan kedepan.

Tapi meskipun dapat bertahan lama, frozen food tetap dapat mempertahankan nilai nutrisi yang terkandung di dalamnya, dan kini sudah banyak produk frozen food yang bebas bahan pengawet kimia. 

Founder bisnis kuliner dan catering Umara Group, Adhia Absar mengatakan, “Frozen food sekarang sudah semakin dilirik oleh konsumen sebagai salah satu pilihan makanan yang populer. Apalagi sekarang konsumen juga sudah mulai memahami bahwa frozen food itu tidak melulu soal penggunaan bahan pengawet.”

Misalnya saja di Umara Group sendiri, “kami telah mengembangkan produk frozen food yang bebas bahan pengawet dengan kualitas nutrisinya yang masih terjaga, dan kami melihat sambutan yang sangat positif dari konsumen terhadap hal ini.”

Variasi Masakan yang Beragam

Pilihan menu masakan frozen food kini sudah semakin beragam. Bukan cuma goreng-gorengan, sekarang sudah mulai bermunculan produk frozen food yang menawarkan berbagai macam pilihan masakan mulai dari masakan khas rumahan Indonesia sampai makanan barat.

Jenis frozen food ini biasanya terdiri dari berbagai komponen dalam suatu hidangan yang dibekukan seperti lauk, sayur, dan kuah, dalam satu kemasan secara bersamaan.

Misalnya adalah Laukita, produk frozen food besutan aktor Dimas Beck yang menghadirkan berbagai masakan khas Indonesia seperti Oseng Mercon dan Ayam Kecombrang. Selain lebih praktis, jenis frozen food ini juga memungkinkan anda mencoba berbagai variasi hidangan lezat tanpa harus mahir memasak.

Lebih Higienis

Dalam proses pembuatan dan penyimpanannya di ruang kedap udara, makanan frozen food menghentikan proses pembentukan bakteri dan menjaga kandungan nutrisi di dalam makanan tersebut. 

Selain itu, frozen food pada umumnya dikemas dengan sangat baik untuk menjamin kebersihan dan keamanan makanan dari produsen hingga sampai ke tangan konsumen. Pendistribusian frozen food juga sangat diperhatikan, agar bakteri maupun virus tidak masuk ke dalam yang dapat merusak kualitas makanan tersebut.