Serunya Offroad dan Lava Tour di Kaki Gunung Guntur, Garut

this formate

Reporter bisniswisata.co.id, Arum Suci Sekarwangi mendapat undangan Famtrip ke Kabupaten Garut, Jawa Barat dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Ekraf dari 28 –  30 Oktober 2020 bertepatan dengan libur bersama yang ditetapkan pemerintah berkaitan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW. Berikut laporan ke tujuh

GARUT, bisniswisata.co.id: Hari terakhir Famtrip, rombongan diajak berpetualang di Garut dengan menikmati Lava Tour dan juga Fun Offroad di Gunung Guntur. Pukul 08.15 kami berangkat menuju Gunung Guntur yang terakhir meletus pada tahun 1847.

Letusannya membentuk track yang cukup menantang untuk wisata off road. Di dampingi rekan-rekan dari Ikatan Travel Agent Garut (ITGA)  kami mengikuti salah satu daya tarik wisata di Kabupaten Garut yang disebut  lava tour. 

Lahar bekas letusan Gunung Guntur dua abad silam telah membentuk trek yang dapat menguji adrenaline apalagi menyusuri trek sejauh lima kilometer itu dengan jeep di jalan yang benar-benar masih alami. 

Petualangan pagi ini semakin menantang manakala batu-batu bekas lahar panas Gunung Guntur yang telah membeku dibiarkan memenuhi badan lintasan. Tentu saja semakin membuat aliran darah berdesir kencang mengaliri seluruh tubuh.

Tak dapat dipungkiri, salah satu kekuatan wisata di Garut panorama alamnya yang cukup asri. Ya, Kabupaten Garut memang kaya potensi. Hampir seluruh potensi itu kini telah disulap menjadi daya tarik wisata yang patut untuk kita kunjungi. 

Salah satu yang menarik adalah menikmati wisata offroad di Gunung Guntur ini  bersama  Kumpulan Jeep Anak Garut (Kujang) yang secara konsisten mempromosikan offroad di Gunung Guntur ini.

Pengembangan potensi wisata offroad ini juga mendapat perhatian dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) agar dapat menjadi atraksi yang terus mendatangkan wisatawan berlibur ke Garut. 

Koordinator Pemasaran Pariwisata Regional I Area I Kemenparekraf / Baparekraf, Taufik Nurhidayat mengatakan syarat 3 A yaitu Aksesibilitas, Amenitas dan Atraksi  terpenuhi. 

Kabupaten Garut, amat memenuhi ketiga unsur tersebut. Apalagi jika ditinjau dari aspek atraksi, Garut menawarkan beragam pilihan destinasi untuk dinikmati oleh wisatawan, salah satunya adalah affroad di Gunung Guntur ini.

Offroad di Gunung Guntur ini selain wisatawan akan merasakan sensasi petualangan  juga mendapatkan pemandangan panorama alam yang indah, yang menjadi kekuatan destinasi wisata di sini,” kata Taufik, 

Wisata lava tour ini patut untuk dikembangkan karena menjadi cara lain untuk mengeksplor keindahan panorama alam Gunung Guntur.

“Wisata petualangan ini menambah khasanah atraksi wisata di Kabupaten Garut. Tentu difenrensiasi ini menjadi kekuatan tersendiri untuk semakin mengembangkan pariwisata di Garut. Dan kami sangat mendukung ini,” ujarnya.

Anggota Komisi X DPR RI, Ferdiansyah yang juga hadir menerangkan, meski wisata petualang ini memacu adrenaline, namun ia juga tak melepaskan tren wisata yang berkembang belakangan ini yaitu spot Instagrammble.

“Trek wisata lava tour ini juga cukup Instagrammable. Jadi relevan dengan kebutuhan wisata di era digital saat ini,” tutur dia.dari ketinggian dan juga menikmati pemandangan Gunung Putri yang puncaknya dijadikan titik awal paralayang.

Gunung Guntur yang meletus pada 1847,
letusannya membentuk track yang cukup menantang untuk wisata offroad. ( Foto: Arum Suci Sekarwangi)

Menurut Ferdianstah, 80% kekuatan pariwisata Kabupaten Garut adalah berbasis alam,  seni dan budaya. Kekayaan alam dan seni-budaya ini harus terus dilestarikan agar sektor pariwisata Garut memiliki filosofi yang kuat.

” Eksplorasi kekayaan alam dan seni-budaya Garut dalam konteks pariwisata pasti akan memberi nilai tambah bagi perkonomian masyarakat,” kata Ferdiansyah.

Direktur Pemasaran Regional I, Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf Vincensius Jemadu yang hari ini ikut bergabung menambahkan, lava tour  ini harus terus didukung dan dipromosikan, sehingga mendapat porsi seimbang dalam hal pemasarannya.

Sebagai destinasi yang terbilang baru, namun ia memiliki atraksi dan pasarnya tersendiri. “Lava tour ini punya pasar sendiri. Bahkan, yang bukan pecinta offroad atau adventure pun tertantang untuk ikut menikmati terjalnya trek lava tour,” kata Vincent.

Dia sepakat paket ini harus didukung dan terus dikembangkan, selain tetap dipertahankan diferensiasinya dengan lava tour daerah lain. Kekuatannya adalah masih alaminya trek di sini, tegasnya.

Stevano, ketua ITGA, mengatakan bahwa mereka juga menyediakan paket fun offroad sambil berkemah yang pastinya sangat menarik. Wisata petualangan yang baru dibentuk beberapa bulan yang lalu ini sangat menarik untuk dikembangkan.

Stevano yang juga ikut menemani rombongan dalam trip tersebut mengatakan sebulan terakhir baru efektif melayani wisatawan, karena sebelumnya terganggu akibat Covid-19.

Disamping karena adanya pandemi Covid-19, wisata alam di kaki Gunung Guntur ini bisa dibilang masih kurang dipromosikan, sehingga belum banyak wisatawan yang mengetahui dan datang. Padahal dari kaki gunung ini wisatawan dapat menikmati pemandangan Kota Garut 

Tapi wajar rasanya karena trek fun offroad dan lava tour ini sebelumnya adalah kawasan konservasi, dan baru pada awal tahun 2020 ini Perhutani menjadikan beberapa zona sebagai Taman Wisata Alam.

Tidak hanya di kaki Gunung  Guntur dengan Lava Tournya, Destinasi ITGA Jeep Fun Offroad Garut juga bisa anda nikmati di Cirolek dengan pemandangan rindang hutan pinus, di Dayeuh Manggung serta Cikajang yang bisa dinikmati sambil menelusuri kebun teh.

Rute terdekat bisa menghabiskan waktu dua  jam dan rute terjauh bisa dinikmati dengan waktu sekitar 6 jam perjalanan. Tarif sewa Jeep untuk offroad adalah sebesar Rp. 350.000/orang. Untuk satu mobil Jeep dapat diisi maksimal 3 orang.

Bagi wisatawan yang ingin menikmati serunya berwisata off-road dengan suguhan pemandangan alam yang sangat indah di Garut, wisatawan dapat menghubungi hotel atau penginapan yang telah melakukan kerjasama dengan Ikatan Travel Agent Garut (ITGA). 

Pastinya, Gunung Guntur yang memiliki ketinggian 2249 mdpl ini memiliki sejuta pesona yang akan membuat pengunjung berdecak kagum akan keindahannya. Yuk berwisata ke Garut!

 

Pelancong Merespons Positif Tawaran Qantas Tour ke Destinasi Spesial

this formate

Qantas rilis program ‘flight to somewhere’ bertarif mulai Rp 25 juta (foto: CNN)

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Setelah sukses dengan program “flight to nowhere” alias penerbangan tanpa tujuan atau ke antah-berantah, Qantas menawarkan sesuatu yang bahkan lebih besar.

Maskapai penerbangan Australia ini menyebutnya “flight to somewhere” atau penerbangan ke suatu tempat dengan pengalaman tak biasa. 

Pandemi COVID-19 telah mendorong banyak perbatasan nasional di seluruh dunia ditutup. Maskapai penerbangan dituntut untuk kreatif agar bisa survive.

Program yang ditawarkan Qantas Airways ini membuktikan hal itu. Baru saja rilis, tiket penerbangan “flight to somewhere” ini sudah ludes terjual hanya dalam 10 menit. 

“Kami kewalahan dengan respons terhadap penerbangan wisata kami, saat sebagian besar perbatasan masih diberlakukan,” kata Eksekutif Qantas Group, Alan Joyce, dalam siaran pers seperti dilansir CNN Travel.

“(Tiket) itu terjual habis dalam waktu 10 menit dan respons dari penumpang di dalamnya sangat fantastis. Bahkan, orang yang sering terbang mengatakan tak pernah mengalami penerbangan keliling Australia seperti itu. Dan, kru kami senang bisa kembali ke kapal,” dia menambahkan.

Program “flight to somewhere” Qantas dirancang khusus bagi pelancong Australia yang hingga kini masih belum dapat meninggalkan negara.

Mereka diizinkan keluar dan berlibur tetapi di dalam negeri. Konsep program ini adalah mengajak wisatawan untuk melakukan perjalanan ke beberapa tujuan khusus, salah satunya Uluru di Australia.

Liburan 24 jam dari Sydney ke Uluru ini akan berlangsung dari 5-6 Desember 2020. Wisatawan akan diajak tamasya dan menginap di hotel.

Cara ini mungkin bisa menjadi penawar bagi orang-orang yang sudah tak sabar melakukan wisata dengan menaiki pesawat.

“Sekarang setelah lebih banyak perbatasan mulai dibuka, kami bermitra dengan operator pariwisata di lapangan untuk menawarkan penerbangan khusus ke tujuan khusus,” kata Alan.

Untuk pengalaman penerbangan kali ini, penumpang tak hanya merasakan sensasi terbang di pesawat. Tapi, juga berlibur semalam di Sails in the Desert, sebuah hotel resort Ayers Rock.

Selama penerbangan, penumpang akan menikmati penerbangan tingkat rendah dan menyaksikan keindahan landmark populer Australia itu, termasuk Sydney Harbour.

Menurut siaran pers dari Qantas, pelancong yang ikut program ini akan meninggalkan Sydney pada pukul 08.00 pagi menuju Northern Territory. Setibanya di Uluru, mereka akan diajak menyaksikan pameran Field of Light di malam hari.

Makan malam tiga menu di bawah bintang-bintang dan menyaksikan pertunjukan didgeridoo tradisional untuk mendengarkan anggota komunitas pribumi bercerita tentang sejarah dan makna Uluru.

Malam itu juga para tamu akan diinapkan di Sails in the Desert, sebuah resort kelas atas. Para pelancong disarankan untuk bangun lebih awal agar dapat menikmati matahari terbit di atas Uluru. Setelah itu, mereka akan makan siang sebelum kembali ke pesawat untuk terbang pulang ke Sydney.

Penerbangan dari Sydney ke Ulura akan memakan waktu sekitar tiga setengah jam. Rute ini biasa dioperasikan oleh maskapai penerbangan bertarif rendah milik Qantas, Jetstar yang sejak pandemi virus corona telah berhenti beroperasi.

Uluru, yang sebelumnya dikenal dengan nama kolonial Ayers Rock, adalah tempat suci bagi masyarakat Pribumi Australia. Tempat ini memiliki arti khusus bagi orang Anangu, yang memiliki hubungan sejarah panjang dengan situs tersebut.

Uluru resmi ditutup bagi para pendaki pada Oktober 2019 untuk menjaga kelestariannya. Sebelum pandemi COVID-19, lebih dari 300.000 orang datang ke Uluru setiap tahunnya.  

Tarif eknomi untuk paket “flight to somewhere” tour 24 jam ini dibandrol dengan harga 2.499 dollar Australia atau sekitar Rp 25,7 juta. Sedangkan untuk kelas bisnis tarifnya 3.999 dollar Australia atau Rp 41,1 juta.

 

Libur Panjang, Penumpang Perjalanan Kereta Priority Tambahan Capai 100%

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id:  Penumpang perjalanan tambahan Kereta Priority meningkat di masa libur long weekend dan cuti bersama, kataTotok Suryono Direktur Utama PT Kereta Api Pariwisata. hari ini.

“Peningkatan jumlah penumpang tersebut terdapat pada KA Bima Priority relasi Gambir-Surabaya Gubeng, KA Turangga Priority relasi Bandung-Surabaya Gubeng, KA Taksaka Fakultatif Priority relasi Gambir-Yogyakarta dan KA Argo Wilis Priority relasi Bandung-Surabaya Gubeng,” tambahnya.

Peningkatan penumpang di kereta priority tambahan rata-rata mencapai kurang lebih 100% dengan seat tempat duduk yang terjual hingga 31 seat tempat duduk dari kapasitas 21 seat tempat duduk yang di sediakan atau 70% di masa adaptasi kebiasaan baru.

Peningkatan penumpang lebih dari 21 seat tempat duduk yang terjual karena  adanya penumpang yang naik dan turun di stasiun antara atau lintas.

Perjalanan Kereta Priority tambahan tetap menerapkan protokol Adaptasi Kebiasaan Baru. Para Penumpang diharuskan untuk tetap mematuhi persyaratan sesuai yang diatur oleh Gugus Tugas Covid-19, yakni para penumpang harus dalam kondisi sehat, tidak sedang menderita flu, baik batuk, maupun deman dengan suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celcius.

“Kami terus dan selalu siap menyambut para pelanggan setia kami dengan tetap memberikan pelayanan yang terbaik, serta aman dan nyaman pada masa Adaptasi Kebiasaan Baru,sesuai dengan protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah”, ujar Totok Suryono.

Bagi setiap penumpang KA yang melakukan perjalanan wajib menggunakan masker selama berada di area stasiun maupun di atas Kereta dan memakai Face Shield yang disediakan oleh petugas saat akan naik ke atas KA, serta mengikuti protokol kesehatan dan 3M yaitu mencuci tangan, memakai masker serta menjaga jarak saat berada di stasiun dan di kereta.

Para penumpang juga diminta untuk menggunakan pakaian lengan panjang atau jaket sebagai pelindung diri, mengurangi kegiatan berbicara saat berada di dalam KA untuk menghindari penyebaran virus melalui droplet.

Ilud Siregar, Humas PT KA Pariwisata mengatakan sebelum naik kereta  para calon penumpang dan pelanggan setia Kereta Wisata sudah melaksanakan Rapid Test. Pihaknya saat ini bekerjasama dengan Rajawali Nusindo, grup usaha Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) menyediakan layanan Rapid Test Covid-19 seharga Rp.85.000,- yang tersedia di Stasiun Gambir, Stasiun Bandung dan beberapa stasiun lainnya,tutup Ilud siregar.

Pameran Masker Indonesia di Yogya Libatkan Desainer dari Berbagai Kota  

this formate

YOGYAKARTA, bisniswisata.co.id: Masker yang merupakan sarana vital dan sangat penting menjadi perhatian utama pada saat pandemi ini untuk digunakan sehari-hari oleh seluruh lapisan masyakat Indonesia dan warga dunia lainnya.

Acara yang dibuka oleh Gusti Kanjeng Bendara Raden Ayu Arya (GKBRAA ) ini menunjukkan perilaku hidup New Normal ini  yang menggiatkan kepedulian dan kreativitas pelaku industri kreatif bagaimana membuat masker penutup wajah bisa tampil keren tetapi dengan mementingkan unsur kesehatan dan fungsi secara benar.

Masker yang tidak hanya sebagai alat penutup mulut dan hidung namun lebih dari itu bagi para pelaku industri kreatif yaitu para fashion designer masker bisa dirancang dengan gaya yang lebih fashionable.

Mengambil peran penting dan mendukung pemerintah adanya himbauan wajib menggunakan masker maka Indonesian Fashion Chamber ( IFC)  sangat peduli akan hal tersebut. 

Kerjasama antara berbagai pihak dengan difasilitasi oleh Galeria Mall menyambut baik program Pameran  Masker Indonesia hadirkan fashion designer yang tergabung di Jakarta, 8Pontianak, Makassar, Bandung. Semarang, Malang, Padang, Surabaya dan pastinya Yogyakarta sebagai tuan rumah.

Diharapkan pameran yang sekaligus juga ajang bisnis ini disambut baik oleh masyarakat sehingga bisa memberikan edukasi yang baik bahwa masker bisa tampil fashionable.

Tentunya dengan tetap  memakai bahan yang nyaman dan pola yang benar sehingga masker tetap terlihat indah, cantik, nyaman dipakai dan tentunya tampil fashionable.

“Pada akhirnya kebutuhan masker ini dijembatani oleh kebutuhan pokok dari sisi fashion, tapi fashion designer berkreasi tidak hanya pakaian namun juga serasi dan matching dengan masker yang dipakai,” kata  Philip Iswandono Ketua IFC, hari ini.

Dampak dari virus Corona yang muncul sejak akhir tahun 2019 lalu tidak hanya pada kesehatan saja. Terutama pada bidang industri pariwisata yang mengalami penurunan yang sangat drastis.

 

Salah satu kota yang merasakan penurunan di industri pariwisata adalah Kota Yogyakarta. Tetapi sejak kehidupan new normal dimulai, maka aspek lintas kreatifitas pariwisata pun sudah mulai bergerak. 

Seluruh bidang-bidang ekonomi dan kreatifitas harus segera bergerak agar perekonomian dan pariwisata Kota Yogyakarta khususnya segera akan bangkit kembali.

Sedemikian pentingnya masker bagi masyarakat dunia saat ini bahkan kita masih belum tahu kapan akan berakhimya pandemi COVID-19, dengan rasa kebersamaan dan saling memotivasi maka para designer dan kreator masker Indonesia.

Pentingnya masker untuk kehidupan merubah lifestyle masyarajat. Untuk itulah maka House of L’Mar yang disupport oleh Galeria Mall, Kopi Lawoek dan juga Organized by Efar Indonesia mengadakan “Pameran Masker Indonesia selama kurun waktu 3 bulan di Galeria Mall Yogyakarta.

Pameran masker Indonesia ini diapresiasikan pada para fashion designer dan kreator untuk terlibat di acara ini dengan beberapa jadwal misalnya Jadwal Minggu 1 dan Minggu 2 di bulan November bekerja sama dengan IFC (Indonesia Fashion Chamber).

Para designer yang terlibat adalah Lia Mustafa, Rengganis, Insaicle, Sofie Design, Elkana Gunawan,  Adhy & Alie Accessories, RENDA by ‘rief House, Santri Muslim Wear, Alphiana C, Lenny Agustin, Phillip,  Alma Riva, Luvia, House Of Mia.

Ada pula designer Irna Mutiara,  Nabila Sajidah/Bandung, Sofie/Jakarta, Elkana Gunawan/Semarang, Adhy & Alie/Makassar, Arief/Pontianak,  Lily Gunawan/Makasar,  Alphiana Chandrajani/Surabaya.

Desainer lainnya , Lenny Agustin Jakarta, Phillip Iswardono, Alma Riva, Lutfi Vadisa, Mia Ridwan semuanya dari Yogyakarta. Ada pula Wening’s Line, DewiQu, Hendri Budiman dan Dannique

 

Bali Teratas, Menyusul Semarang & Yogya Tujuan Libur Panjang Oktober 2020

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Bali, Yogyakarta, Semarang  menjadi pilihan masyarakat yang memanfaatkan libur panjang, cuti bersama yang ditetapkan pemerintah berkaitan dengan peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW.

Libur bersama mengapit Hari Besar Umat Islam dimulai 28-30 Oktober dilanjutkan dengan 31 Oktober & 1 November sehingga total libur panjang menjadi lima hari yang memungkinkan wisatawan domestik lebih leluasa memilih tujuan wisatanya.

Anton Thedy, CEO TX Travel mengatakan untuk perjalanan udara, tujuan Bali terbanyak dimana wisatawan domestik mulai berdatangan ke Bali dalam libur cuti bersama pekan ini sejak 28 Oktober.

” Tujuan wisata yang paling di minati tetap Bali, walaupun peminatnya tidak melonjak seperti tahun  2019 lalu tapi tetap ada peningkatan meski di bawah 30%,” ungkap bos travel agent dengan 255 cabang franchaise ini.

Dia tidak tahu persis apakah lonjakan kunjungan wisatawan domestik ini juga di dukung dengan promo harga tiket dari Air Asia Domestik periode 26 okt – I November 2020, diikuti penghapusan airport tax di 13 bandara termasuk Bali, Yogya dan Semarang. 

Communication and Legal Manager AP I Ngurah Rai Andanina Dyah Permatasari Mega mengatakan kedatangan domestik ke Bali pada hari pertama libur panjang 28 Oktober tercatat 15.000 penumpang.

“Angka  itu cuma minus 19 persen saja dibanding tanggal yang sama tahun 2019 lalu, jadi hampir sudah mendekatilah angka dengan tahun lalu.  Kedatangan domestik ini tertinggi semenjak pandemi ya,” kata Mega saat dikutip  detikcom.

Anton menambahkan sebagian besar wisatawan domestik memang memilih untuk berwisata dengan kendaraan pribadi karena lebih aman bersama keluarga memanfaatkan jalan tol baru.

” Adik saya sendiri, Lily bersama keluarganya dari Sukabumi, Jawa Barat pilih ke Semarang via tol untuk mengunjungi obyek-obyek wisata baru yang Instagramable seperti ke Ayanaz Gedong Songo, Jawa Tengah Krajan, Banyukuning, Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Tempat wisata di Semarang ini menyuguhkan banyak spot foto instagenic di alam terbuka yang pastinya disukai oleh para penyuka swafoto. Diresmikan dan dibuka pada tanggal 11 Juni 2019, obyek wisata yang berada di dalam komplek Candi Gedong Songo ini langsung melejit dan menjadi salah satu tempat wisata favorit muda mudi.

Trend jalan- jalan zaman pandemi ini, kata Anton, menggunakan mobil sendiri, mungkin takut terbang.  Micro tourism perginya yang dekat-dekat di bawah 5-6 jam perjalanan. Makanya  perjalanan ke kawasan Bogor, Puncak dan Bandung menjadi macet.

Wisatawan domestik dari Jakarta sambangi lava tour Merapi dengan Jeep di Yogyakarta.( Foto: Paranitha).

Menurut Anton, wisatawan domestik maupun lokal mencari tujuan wisata yang open air, luas, lega, outdoor, udara terbuka dan  menghindari tempat wisata  yang banyak kerumunan.

Dari hasil survey terbatas, 90 % responden menjawab memanfaatkan libur panjang karena merasa bosan setelah berbulan-bulan bekerja dan sekolah dari rumah saja. Selain itu pilihan obyek wisata adalah yang menerapkan  kebersihan, kesehatan dan keamanan dari penyebaran virus jadi prioritas utama.

” Wisatawan juga pilih akomodasi dan hotel yang menerapkan  less touching, menghindari yang banyak bersentuhan termasuk melakukan pembayaran dengan uang digital,” ungkap Anton.

Lily melalui WA menjelaskan bahwa dari Semarang dia juga akan melanjutkan ke Yogyakarta baru kembali ke Sukabumi. “Perjalanan darat lewat tol enak, lagi pula baik Semarang maupun Yogya banyak tempat menarik yang bisa dikunjungi dan makanannya enak-enak,” kata Lily.

Dia mengaku selama masa pandemi global ini  sudah empat kali berwisata dan selalu dengan persiapan sesuai protokol kesehatan, pakai masker, bawa handsanitizer dan rajin cuci tangan serta menjauhi kerumunan dan targetnya pulang tetap dalam keadaan sehat.

” Berwisata dengan kendaraan pribadi dan mengatur sendiri perjalanan jadi lebih flexible, anggaran juga tidak banyak berkisar Rp 2-3 juta saja,” kata lily.

Bos Eztu Glass Art , Brian Yaputra, pria kelahiran Semarang yang ahli dalam hal kaca patri juga  semula ingin memanfaatkan libur panjang untuk melihat proyeknya di Gresik, Jatim, tapi akhirnya lima hari terakhir tetap di Jakarta.

Buah karyanya memang terpampang di sejumlah tempat monumental. Dari masjid, gereja, istana kesultanan hingga Disneyland Hong kong dan dia baru rampung merias masjid besar terbaru di Gresik. 

“Mesjidnya  besar , mewah dan agung namanya Masjid Akbar Moedhar Arifin menjadi masjid paling megah di Kabupaten Gresik, Jawa Timur yang berdiri di tanah seluas 5 hektare. Saat ini Kemegahan masjid tidak hanya tampak dari bangunannya tapi juga kaca patrinya dong,” kata Brian Yaputra berseloroh.

Dia tetap akan melakukan perjalanan darat ke Jatim melihat proyeknya di hari kerja. Hotel pilih bsrkisar Rp 750 ribu/ malam dan untuk makan budget Rp 200 ribu/ orang.

Seni kaca patri, ujarnya,  telah dipakai untuk menghiasi rumah ibadah sejak abad 10, terbukti menyajikan nuansa damai, tenang dan khidmat kepada umatNya. Dia mengaku bahagia bisa mempersembahkan seni kaca patri yang indah untuk saudara-saudara kaum Muslimin, tambah Brian

Pria yang gemar travelling ini mengaku sudah bosan berkutat dengan urusan kantor dan ingin berwisata namun karena border juga belum dibuka dan banyak negara didunia masih tegang dengan urusan COVID-19 maka dia berupaya menekan keinginan karena usia yang rentan di masa pandemi.

” Bagitu COVID-19 minggat saya akan langsung ke China karena ada proyek baru menuggu. Saya  juga mau ke Hongkong karena Disneyland  menambah bangunan dengan kaca patri sepenuhnya dipercayakan karya Eztu Glass Art yang sudah terpasang di gedung tambahan Disney,” jelasnya.

Selanjutnya dia sudah rindu dengan tempat-tempat yang biasa disambanginya di kota London  dan dua kota di AS lainnya yang ingin dikunjunginya tahun depan adalah Boston dan New York karena banyak museum yang tidak pernah cukup waktu untuk dinikmatinya.

Brian mengaku akan mengatur sendiri perjalanan antar kotanya supaya lebih fleksibel dan mendaparkan suasana berbeda sehingga bisa refreshing, kata seniman papan atas kaca patri ini mengakhiri WA chat nya.

 

 

 

Awas, Bisa ‘Demam’ atau ‘Ketagihan’ Setelah Tahu Nikmatnya Berwisata dengan Kapal Pesiar

this formate

Oleh  Sylvia Samuel

JAKARTA, bisniswisata.co.id:  Demam dan ketagihan, dua kata sakti ini bisa menggambarkan bagaimana orang-orang yang mengklaim dirinya sebagai traveler sejati akhirnya membuktikan bahwa berlayar dengan kapal pesiar baik mengarungi samudra maupun sungai-sungai besar adalah pengalaman liburan yang perlu minimal dicoba sekali seumur hidup.

Setelah pengalaman pertama, bisa jadi Anda atau keluarga akan ketagihan naik kapal pesiar atau istilahnya jadi ‘demam’ jika dalam setahun tidak melakukan aktivitas all in one diatas kapal.

Tidak heran kalau perkembangan industri wisata kapal pesiar dalam dekade terakhir membuktikan bahwa industri ini bertumbuh dan perusahaan kapal pesiar terus-menerus mengembangkan industri ini dengan merancang kapal pesiar yang lebih modern sesuai dengan permintaan konsumen dan juga destinasi-destinasi yang semakin banyak pilihan sesuai dengan karakteristik para konsumen. 

Liburan panjang Golden Week di China awal Oktober lalu atau liburan cuti bersama di Indonesia pekan ini selama lima hari membuktikan kegiatan berwisata tidak ada matinya meski kita masih hidup di tengah pandemi. Nah mau mencoba memutuskan liburan berikutnya untuk Anda dan keluarga dengan kapal pesiar begitu pandemi global COVID-19 angkat kaki dari muka bumi ini ?.

Hal menarik adalah jika pilih berlibur di resort tepi pantai maka pemandangannya hanya satu, sedangkan dengan kapal pesiar pemandangannya selalu berubah mengikuti pergerakan kapal.

Sekali berlayar maka penumpang mengunjungi sekaligus beberapa tempat tanpa harus bolak-balik packing koper. Cukup sekali dan selebihnya siap untuk tampil trendy selama  liburan dengan begitu banyak aktivitas yang bisa dilakukan.

Mau makan tidur sepanjang hari dan tinggal di dalam kamar, mau nonton pertunjukan langsung ala Broadway dengan seniman tari dan musik yang multi talenta, mau aktivitas olahraga sepanjang hari dari kegiatan renang yang biasa-biasa saja sampai yang ekstrim panjat tebing, berselancar di atas kapal atau melayang-layang di atas lautan ?

Salah satu manfaat utama dari naik kapal pesiar adalah tidak ada waktu yang terbuang untuk bepergian antar tempat yang dikunjungi. Buat yang suka kuliner bisa mencicipi beragam menu karena di satu kapal pesiar besar bisa memiliki hingga 35 restoran.

Ada lagi keunggulan lainnya yaitu menawarkan value for money yang hemat, karena tarif per orang ada yang mulai dari US30 -US$70/ per orang/ per hari untuk kabin , semua makanan, penginapan, hiburan, dan transportasi jika dibutuhkan dari satu pelabuhan ke pelabuhan lain.

Bayangkan Anda tidak perlu bergegas sekedar menyaksikan matahari terbit / terbenam seperti di darat bahkan hingga harus mendaki Gunung Bromo misalnya. Di atas kapal pesiar menyaksikan matahari terbit dan terbenam di laut sangat luar biasa. Cukup duduk manis dan memandang keindahan saat sun rise maupun sun set.

Dijamin emotional spiritual quotient ( ESQ)  akan muncul di atas kapal karena menyadari keindahan alam itu ada Sang Penciptanya. Muncul pertanyaan untuk diri sendiri seperti Siapa saya, dimana saya dan apa tujuan hidup selanjutnya bisa Anda jawab sendiri dalam pelayaran ini.

Nah  sudah siap merencanakan liburan masa depan pasca COVID-19 ?. Secara umum terdapat 7 tipe kapal pesiar yang membedakan masing – masing kapal pesiarnya yaitu ukuran, destinasi yang dituju, harga dan kualitas layanannya. Mari disimak apa saja rupa-rupa kapal pesiar berikut ini:

1. Mainstream Cruise Ship (Kapal pesiar standar)

Kapal pesiar jenis ini berlayar di destinasi yang paling umum atau sudah standar seperti Lautan  Mediteranea di Eropa dan Lautan Karibia di Amerika. 

Di destinasi tersebut, sepanjang 365 hari selalu ada kapal pesiar yang berlayar mengangkut penumpang. Ukuran berat standar seperti 110.000 ton dengan kapasitas memuat 2000 – 3000 penumpang.

Fasilitas di atas kapal pesiar juga sesuai standar umum seperti restoran, area perbelanjaan, teater pertunjukan, galeri seni, fasilitas olahraga, pusat spa dan kebugaran, kolam renang, kasino, dan perpustakaan.

2. Mega Cruise Ship (kapal raksasa)

Perusahaan kapal pesiar telah menjawab permintaan dunia yang terus meningkat untuk layanan kapal pesiar dengan desain dan bangunan kapal pesiar yang semakin besar yang mampu menampung lebih dari 3.000 orang hingga 5000 orang. 

Berdasarkan rekor yang tercatat, saat ini kapal pesiar raksasa di dunia ini dipegang oleh perusahaan kapal pesiar Royal Caribbean International untuk kelas Oasis, terdapat 4 armada dalam kelas mega ship ini yaitu Harmony of the seas, Allure of the seas, Symphony of the Seas dan Oasis of the seas.

Di tahun 2018, armada Symphony of the Seas dengan bobot 228.081 ton menjadi kapal pesiar terbaru dan terbesar di dunia dengan lebih dari 16 lantai, 20 restoran, dan fasilitas on-board yang unit dan sensasi tak berujung untuk dijelajahi di setiap sudut kapal pesiat terbesar di dunia.

Pilihan liburan di kapal pesiar sedikitnya miliki 7 keunggulan ketimbang liburan di hotel resort tepi pantai.

3. Ocean Cruise Ship (kapal pesiar mengarungi samudra)

Jenis kapal pesiar ini dibangun dengan standar yang lebih ketat dari pada kapal yang lebih konvensional dan dengan desain yang jauh lebih kokoh serta struktur yang lebih tahan untuk menahan kondisi pelayaran laut yang sangat keras selama dalam pelayaran yang panjang, menyebrangi samudra dan mengelilingi dunia.

Penumpang yang memiliki banyak waktu dan tidak suka melakukan perjalanan dengan durasi terbang yang lama, maka opsinya dapat menggunakan jenis kapal jenis ini untuk berwisata.

4. Luxury Cruise Ship (Kapal pesiar mewah)

Kapal pesiar mewah dilengkapi dengan sistem kemaritiman yang paling canggih dan berteknologi maju, fitur standar tinggi dan kenyamanan untuk memenuhi permintaan khusus klien eksklusif yang mencari rencana pelayaran yang lebih lama, eksklusif dan tujuan yang lebih eksotis di seluruh dunia.

Kapal jenis ini berukuran kecil dengan nuansa mewah terpahat pada ukiran dan desain interior kapalnya. Para penumpang dapat menikmati semua makanan dan minuman non-alkohol sekalipun.

Ada beberapa kapal pesiar mewah juga sudah memasukkan biaya perjalanan darat (shore excursion) hingga pelayanan antar jemput dalam biaya kapal pesiarnya.

5.Adventure Cruise Ship

Kapal pesiar jenis ini dirancang dan dilengkapi dengan fasilitas untuk berlayar ke tujuan terpencil yang tidak dapat diakses oleh kapal persiar yang besar. Dipasarkan ke sektor klien yang suka bertualang, dilengkapi dengan peralatan seperti diving dan kayak.

6. Expedition Cruise Ship

Kapal yang dirancang khusus untuk kegiatan pelayaran yang mampu memecah es pada saat berlayar, yang dioperasikan oleh perusahaan khusus yang menawarkan kepada penumpang pengalaman eksklusif ke destinasi atau perairan terpencil seperti di kawasan Arktik dan Antartika.

Kapal juga cocok untuk  kawasan pesisir guna kegiatan penelitian cagar ekologi dan ekosistem yang dilakukan melalui ekspedisi pribadi dengan tingkat kenyamanan, keselamatan, dan layanan yang memadai termasuk penggunaan helikopter untuk ekspedisi dan pendaratan di pantai.

7. River Cruise Ship

Kapal jenis ini berukuran lebih kecil dari kapal pesiar di laut dengan kapasitas penumpang sekitar 100 –200 orang saja, dirancang khusus untuk berlayar di sungai dan perairan pedalaman dan menawarkan  suatu pengalaman berlayar dengan menggunakan teknologi tinggi dan perlayaran yang bernostalgia.

Kapal jenis ini dapat dilihat berlayar di sungai seperti Amazon, Sungai Nil, Rhine, Siene, Volga, Mississippi, Yangtse, dan sungai lainnya di seluruh dunia.

Nah bagaimana ? menarik ya mengenal rupa-rupa kapal pesiar, sehingga perlu memilih kapal pesiar yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensinya supaya liburan mendatang Anda semakin ceria!

Penulis adalah : Mahasiswi Program Doktoral Manajemen Jasa Universitas Trisakti, Jakarta.

B.Kusuma: Banyak Kenangan Berlayar Bersama Kapal Pesiar

this formate

Oleh : Lianna Wijaya 

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Berwisata dengan kapal pesiar di Indonesia sedang naik daun tahun  2019 lalu. Tren wisata dengan kapal pesiar di Indonesia bahkan naik hampir dua kali lipat. Untuk rute favorit wisata kapal pesiar, orang Indonesia masih memilih memulai dari Singapura.

Beberapa destinasi kapal pesiar yang biasa ditawarkan kepada turis Indonesia adalah Singapura – Penang – Langkawi – Phuket, Singapura-Jakarta-Surabaya-Celukan Bawang (Bali Utara)-Singapura, dan rute-rute lain.

Namun pasangan Bruriadi Kusuma dan istrinya, Lanny,  adalah wisatawan Indonesia yang suka mengikuti pelayaran kapal pesiar bukan hanya dari Singapura tetapi juga dari negara-negara lain seperti HongKong maupun Alaska.

Jangan heran, pendiri PT Pakubumi Semesta yang juga alumnus Teknik Sipil ITB ini pengelana yang telah berkeliling dunia dengan mengunjungi 176 negara di dunia. Dan sampai sekarang masih aktif sebagai pengelana baik destinasi domestik dan mancanegara.

“Kapal pesiar yang paling berkesan adalah yang mampu memberikan service baik dengan destinasi menarik. Salah satu  destinasi yang paling menantang adalah menuju Antartica dan mengunjungi Easter Island di Samudera Pasifik” kata B. Kusuma, kelahiran 1935.

Sebagai warga senior dia masih kerap menyetir kendaraan sendiri seperti week-end ke Sentul yang tidak jauh dari Jakarta. Pengalamannya berlayar dengan kapal pesiar yang berkesan a.l adalah ke Easter Island atau Pulau Paskah yang dalam bahasa Polinesia adalah Rapa Nui.

Sebuah pulau milik Chili yang terletak di selatan Samudra Pasifik. Walaupun jaraknya 3.515 km sebelah barat Chili Daratan dengan ibu kotanya  Hanga Roa. Pulau ini terkenal dengan banyaknya patung-patung (moai), patung berusia 400 tahun yang dipahat dari batu yang kini terletak di sepanjang garis pantai.

Kapal Pesiar MSC saat di Rotterdam, Belanda
Kejutan dari anak-menantu-cucu saat cruise dan merayakan ulang tahun ke 57

Pengalaman tak terlupakan lainnya dengan kapal pesiar adalah saat mendapatkan kejutan dari anak-menantu serta para cucu saat merayakan ulang tahun perkawinan ke 57. 

Mendapat perlakuan khusus di hari istimewa buat B.Kusuma dan Lanny adalah dengan mengikuti semua program yang sudah diatur oleh anggota keluarganya sehingga semua happy.

Pria yang masih aktif travelling dan menulis kisah perjalanannya ini mengaku selalu rutin jalan kaki sehingga ketika berwisata maka mampu menikmati perjalanannya dengan baik sambil menikmati bangunan-bangunan bersejarah yang ada.

“Memang dasarnya harus sehat dan bugar, saya terbiasa melakukan gerak badan setiap pagi, dahulu melakukan jogging, sekarang berjalan kaki, dimana saya berada,” ungkapnya.

Sebagai traveler, Kusuma biasanya melakukan persiapan yang lebih matang. Sebelum bepergian, pria gaek ini terlebih dahulu aktif mencari berbagai informasi mengenai negara yang dituju. Jika sudah punya keinginan jalan, maka dia siap menghadapi masalah sesulit apa pun.

Kendati negara yang dituju tidak memiliki kedutaan di Indonesia, dia akan mengirimkan surat elektronik ke kedutaan yang ada di negara terdekat. Dia juga  sudah kenyang dengan segala macam birokrasi mengurus perjalanan yang harus dilalui.

Pernah ke konsulat Amerika Serikat untuk memasuki dua negara di Amerika Tengah, Elsavador dan Nikaragua. Tapi malah ditahan selama dua jam di bandara hingga nyaris ketinggalan pesawat.

 “Saya sudah mengunjungi 176 Negara Merdeka dan Berdaulat ditambah puluhan, daerah koloni, territori, protkterat dan sebagainya. Negara yang paling berkesan tentunya Indonesia, dimana saya lahir dan besar disini,” katanya tegas.

Sebagai seorang yang senang berwisata, Bruriadi Kusuma senantiasa merasa senang dimana saja, istilahnya disini senang, disana senang, dimana-mana senang. Contohnya ada negara swiss, yang kondisi alamnya khas berbeda dengan di kawasan tropis, dia tetap betah di sana.

Biasanya kalau travelling dia juga suka bawa pulang oleh-oleh karena sebagai kolektor, mengumpulkan berbagai cendramata mini, terutama patung gajah, bejana, gelas, sendok, patung khas setempat.

Menyinggung perjalanan udara yang kerap memakan waktu hingga 17 jam bahkan 24 jam, B.kusuma mengatakan masalah jetlag misalnya, bisa teratasi.

“Upayakan di pesawat cukup istirahat dan badan tetap bugar. Dengan kemauan keras dan hati yang senang jetlag kiranya teratasi” tuturnya.

Bepergian memang butuh perencanaan yang baik selain menyusun jadwal ( itenerary), persiapkan dokumen perjalanan, kamera, alat komunikasi seperti handphone, charger, stopkontak di samping perlengkapan baju tentunya.

” Intinya melakukan perjalanan itu harus senang bukan beban dan semuanya penting supaya jangan sampai kita tidak bisa pulang” katanya tergelak.

Menurut dia, untuk wisata domestik, wilayah Indonesia  semuanya menarik dengan keberagaman suku, adat-istiadat namun untuk kesiapan daerah dalam melayani tamu memang Bali istimewa dan menyenangkan.

Dalam kondisi pandemi global yang masih berlangsung, B. Kusuma mengaku memang terpaksa mengerem keinginan untuk wisata, namun dia tetap memperhatikan potokol Kesehatan, tetap bergerak badan dan tetap menulis.

” Saya tetap melakukan perjalanan  sesekali dan yang telah saya kunjungi menjadi tulisan untuk mengisi rubrik-rubrik saya di media massa”

Kegiatan pariwisata setelah pandemi ini akan sangat berbeda dengan sebelumnya. Oleh karena itu pihaknya berharap pemerintah memiliki solusi terbaik dan prosedur kesehatan. Dia berprinsip selagi masih ada umur dan kesempatan, gunakan waktu untuk berwisata supaya dapat melihat kawasan lain.

Penulis adalah : Mahasiswi Program Doktoral Manajemen Jasa Universitas Trisakti.

 

RinduTravelling dengan Kapal Pesiar, Yuk Ikuti Protokol Kesehatannya

this formate

Oleh Lianna Wijaya

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Perusahaan pelayaran berada di garis depan dalam mengembangkan praktik lingkungan yang bertanggung jawab, memimpin dengan memberi contoh bagi industri perkapalan dunia.

 Di seluruh dunia, industri pelayaran telah menginvestasikan lebih dari US$ 23,5 miliar pada kapal dengan teknologi baru dan bahan bakar yang lebih bersih untuk mengurangi emisi udara dan mencapai efisiensi energi yang lebih besar.

Kini kapal-kapal pesiar bahkan telah berinovasi untuk masa depan rendah karbon. Kapal pesiar modern adalah pembangkit tenaga inovasi yang penuh dengan teknologi mutakhir. 

Seluruh industri perkapalan mendapat manfaat dari adopsi awal oleh jalur pelayaran teknologi baru yang tidak ada lima hingga sepuluh tahun yang lalu.  Contohnya termasuk penggunaan LNG sebagai bahan bakar dan pengenalan kapal pesiar berbahan bakar LNG pertama.

Dimana sistem pembersihan gas buang, sistem pemurnian air limbah canggih, sistem pelumasan udara dan pelapis cat khusus adalah  untuk mengurangi konsumsi bahan bakar, mesin dan banyak lagi.

Investasi dalam Penelitian dan Pengembangan (R&D), waktu, dan kolaborasi diperlukan agar teknologi lingkungan baru dapat ditingkatkan secara efektif dan aman.  Menyadari pentingnya kolaborasi, industri pelayaran telah bergabung dengan asosiasi maritim lainnya dalam mensponsori pembentukan Badan Litbang kolaboratif pertama di dunia.

Tujuan untuk  menghasilkan sekitar US$ 5 miliar selama periode sepuluh tahun untuk mengejar solusi lingkungan baru. Hal ini karena industri kapal pesiar menyadari bahwa upaya penelitian dan pengembangan yang kuat yang ditujukan untuk identifikasi jangka pendek dan produksi bahan bakar baru, sistem propulsi, dan teknologi terkait diperlukan untuk mencapai emisi karbon nol di armada maritim global. 

Perusahaan pelayaran yang bergabung dalam Cruising Lines International Association ( CLIA)  membuat komitmen seluruh armada global pada bulan Desember 2018 untuk mengurangi tingkat emisi karbon hingga 40% pada tahun 2030 dibandingkan dengan tingkat tahun 2008.  

Setelah seluruh dunia terdampak oleh penyebaran virus COVID-19 yang menghantam perekonomian dunia terutama membuat industri pariwisata terpuruk, bisnis kapal pesiar seolah mati suri. Namun bagi penggemar travelling dengan kapal pesiar kabar gembiranya Singapura yang menjadi home base banyak perusahaan pelayaran akan memulai operasionalnya lagi dari Marina Bay Cruise.

Kapal pesiar dengan home base Dingapura siap beroperasi kembali sesuai protokol kesehatan. ( foto: MSC cruise)

Rencananya mulai ada pelayaran pada 6 November 2020  yaitu kapal World Dream. Meski hanya berputar-putar di pangsa pasar Singapura saja karena  border masih dibatasi namun kapal lainnya juga, Royal Caribbean quantum of the seas juga segera beroperasi dengan protokol kesehatan yang diterapkan oleh otoritas di Singapura awal December 2020.

Berwisata dengan kapal pesiar memiliki daya tarik tersendiri, dimana wisatawan yang menjadi penumpang tidak perlu repot untuk selalu melakukan packing atau unpacking bagasi selama berlayar. 

Pandemi COVID-19 yang terjadi hingga saat ini, membuat industri kapal pesiar  mengalami tantangan hebat. Namun industri kapal pesiar tetap optimis dan berusaha beradaptasi dengan keadaan New Normal ini dengan menerapkan protokol kesehatan selama berlayar. 

Apa saja protokol kesehatan dan keselamatan yang penting untuk diketahui oleh penumpang dan awak kapal selama berada di atas kapal pesiar, berikut ini ulasannya.

Pre-boarding di terminal

Semua penumpang dan awak kapal akan menjalani tes pemeriksaan COVID-19 di terminal keberangkatan termasuk pemeriksaan suhu tubuh, pengisian kuesioner kesehatan dan tes usap COVID-19. 

Proses chek-in dilakukan dengan pelayanan online untuk menghindari terjadinya antrian atau kerumuman di terminal keberangkatan serta perlu menjaga jarak sosial. Tingkat sanitasi dan desinfeksi dengan frekuensi yang lebih tinggi di gangway atau koridor penumpang serta penanganan bagasi. 

Kapasitas kapal pesiar maksimal hanya 50% sehingga dengan mengurangi kapasitas ini dapat menambah kenyamanan dan dapat menjaga jarak selama di atas kapal pesiar.

Penumpang akan ditolak jika menunjukkan tanda-tanda penyakit seperti demam 37.5o C, gejala mirip flu, termasuk menggigil, batuk, sesak napas, nyeri otot/ tubuh, sakit kepala, kelelahan, sakit tenggorokan hingga hilangnya rasa/ bau atau kondisi dengan potensi paparan yang dicurigai atau dikonfirmasi kasus COVID-19.

Di atas kapal pesiar terjadi peningkatan tingkat sanitasi dan pembersihan di kabin penumpang dan area publik dengan menggunakan fasilitas disinfektan berstandar rumah sakit. Kegiatan Fogging disinfektan rutin dilakukan untuk kabin penumpang yang kosong.

Sirkulasi 100% udara segar dari luar dipasok ke semua kabin dan area tertutup serta area publik di dalam kapal sehingga tidak ada sirkulasi ulang untuk udara. 

Manajenen juga menambah jumlah tim atau staf medis yang telah dilatih menangani pasien gejala COVID-19 dengan rencana tanggapan yang sudah disiapkan dan bekerja sama dengan otoritas lokal. 

Pusat medis di atas kapal pesiar dilengkapi dengan peralatan pengujian dan ventilator untuk kasus COVID-19. Menyediakan ruang isolasi untuk penumpang yang dicurigai terkena paparan COVID-19 dan zona isolasi khusus dengan pasokan udara yang terpisah. 

Ada pemeriksaan suhu tubuh untuk penumpang dan awak kapal di atas kapal pesiar untuk pemantauan harian. Semua penumpang dan awak kapal harus menggunakan masker/alat pelindung mulut dan hidung. 

Pelatihan khusus diberikan untuk awak kapal yang berinteraksi langsung dengan penumpang dan selalu menggunakan sarung tangan.

Area restoran dan bar (Food & Beverage) akan bersihkan sebelum, selama dan setelah operasional. Para penumpang harus mencuci tangan sebelum masuk ke ruang makan dan menggunakan cairan pembersih tangan yang tersedia di depan pintu masuk area restoran dan bar. 

Tempat duduk penumpang dibuat jarak yang cukup. Layanan mandiri di restoran prasmanan tidak tersedia sehingga semua makanan dan minuman di area restoran dan bar akan disajikan oleh awak kapal yang memakai masker dan sarung tangan sekali pakai.

 Untuk menu restoran, para penumpang dapat mengakses kode QR melalui perangkat selular pribadi. Area di dek terbuka dan kolam renang dapat diakses dengan memastikan jarak sosial. 

Kursi berjemur (sun-deck chair) akan disterilkan sebelum dan setelah digunakan dan peningkatan sanitasi setiap malam. Teater pertunjukkan akan dibersihkan sebelum dan 

sesudah setiap pertunjukkan dan juga memastikan jarak sosial selama menonton pertunjukkan. Dispenser pembersih akan tersedia di berbagai tempat termasuk pintu masuk dan keluar area terbuka. Fasilitas spa dan kebugaran akan dibersihkan sebelum dan setelah digunakan para penumpang.

 Pusat informasi di atas kapal pesiar tersedia melalui sambungan telepon dan meja dengan memastikan jarak sosial dan menghindari antrian. Pembayaran tanpa uang tunai (cashless) sangat disarankan.

Protokol kesehatan dan keselamatan di atas kapal pesiar dilakukan karena kesehatan dan keselamatan para wisatawan dan awak kapal menjadi prioritas utama sehingga perlu dilakukan berbagai tindakan pencegahan dengan proses pemeriksaan kesehatan yang ketat sesuai dengan kebijakan dari pemerintah setempat. 

Dampak ekonomi industri kapal pesiar sangat besar sehingga dengan menangguhkan operasional kapal pesiar tidak menjadi solusi tepat, namun dengan penerapan protokol kesehatan dan keselamatan ini akan mengembalikan industri kapal pesiar untuk terus berkelanjutan

Penulis adalah : Mahasiswi Program Doktoral Manajemen Jasa Universitas Trisakti, Jakarta.

 

 

Bandara Dubai Bersiap untuk Hadapi Pemulihan yang Lambat

this formate

DUBAI, bisniswisata.co.id:  Bandara Internasional Dubai adalah bandara yang tersibuk di dunia untuk perjalanan internasional, dan terus semakin sibuk. Tapi kini kondisinya masih jauh dari apa yang dulu terjadi di tengah pandemi virus Corona saat ini dan bersiap untuk kemungkinan menghadapi lambatnya pemulihan,” kata Paul Griffiths CEO-nya kepada The Associated Press.

Dilansir dari Arabnews, Setelah maskapai penerbangan jarak jauh Emirates secara drastis menghentikan penerbangannya pada bulan Maret dan perlahan-lahan melanjutkan rutenya, jumlah penumpang di bandara raksasa yang melayani perjalanan Timur-Barat telah merangkak hingga lebih dari 1 juta per bulan – sedikit di bawah 15 persen dari jumlah mereka setahun yang lalu, kata CEO Paul Griffiths.

Untuk meningkatkan jumlah tersebut, Griffiths mendesak negara-negara untuk beralih dari karantina wajib pada penumpang yang tiba dan menuju strategi yang dianut oleh Dubai.

Hal Itu termasuk pengujian virus Corona yang ketat sebelum keberangkatan, diikuti dengan penggunaan pelindung wajah wajib di pesawat dan pengujian pada saat kedatangan.

“Yang harus kami lakukan adalah mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mengontrol dan mengelola risiko, yang sebenarnya bisa diterima. Maksud saya, hidup ini penuh dengan manajemen risiko. Tidak semuanya penuh dengan penghapusan risiko, “kata Griffiths.

“Tentunya hal yang sama harus diterapkan pada virus. Kita perlu mengendalikannya untuk meminimalkan risiko infeksi. Hal itu dapat dilakukan dengan beberapa tindakan yang kami sediakan untuk kami tanpa memperpanjang kerusakan sosial dan ekonomi yang saat ini terjadi.”

Lebih luas di Timur Tengah, jumlah penumpang tahun ini diperkirakan hanya mencapai 60 juta, turun dari 203 juta pada 2019, menurut Asosiasi Transportasi Udara Internasional. Itu hanya 30 persen dari angka tahun lalu.

Pemulihan mungkin membutuhkan waktu bertahun-tahun. Pada 2021, kelompok perdagangan berharap untuk melihat 90 juta pelancong di Timur Tengah, masih jauh lebih rendah dari 2019. Untuk membuat penumpang terbang sebelum vaksin tersedia secara luas. IATA menyerukan pengujian massal dan cepat terhadap penumpang daripada karantina negara.

Karantina itu membuat pincang mereka yang mempertimbangkan untuk melakukan perjalanan, kata Griffiths. Sebaliknya, negara-negara harus bergerak untuk menawarkan “paspor kesehatan” elektronik atau tindakan lain untuk membantu memastikan keselamatan saat berada di udara.

Griffiths mengatakan dia yakin perjalanan udara, dengan penumpang yang tertutup dengan benar, tetap aman. Bukti anekdotal yang dikutip dalam artikel Journal of Travel Medicine yang diterbitkan pada bulan September menunjukkan tidak ada penumpang yang tertular virus Corona.

Tidak ada yang tertular pada lima penerbangan delapan jam Emirates ke Hong Kong meskipun ada 58 penumpang yang tersebar di antara penerbangan yang dinyatakan positif pada saat kedatangan.

“Perjalanan dan pariwisata ( Travel & Tourism) serta kemampuan orang untuk bergerak bebas tentang bisnis mereka setiap hari sebenarnya adalah sesuatu yang akan memulai ekonomi,” kata Griffiths.

Kuncinya adalah perjalanan internasional dan penggunaan pesawat telah terbukti cukup maju dalam mengendalikan penyebaran virus.

Untuk Dubai, dimulainya kembali penerbangan tetap menjadi kepentingan bisnis mereka.Emirates tetap menjadi kunci utama dari kerajaan yang lebih luas yang dikenal sebagai “Dubai Inc.”, serangkaian bisnis yang saling terkait yang dimiliki oleh negara kota tersebut.

Perusahaan Investasi Dubai, dana kekayaan kedaulatan, memiliki Emirates secara keseluruhan, serta Bebas Bea Dubai yang menguntungkan. Penjualan bebas bea tersebut pada tahun 2019 menyumbang pendapatan US$ 2 miliar, termasuk lebih dari 15 juta cerutu dan 2,9 juta botol parfum.

Korporasi tidak menanggapi permintaan untuk mengomentari penjualan tahun 2020, meskipun laporan keuangan terakhirnya mengakui “tindakan untuk menahan virus telah mengakibatkan penutupan sementara toko.”

Beberapa toko bebas bea telah dibuka kembali di beberapa bagian bandara sejak saat itu. Otoritas Dubai juga telah memberi Emirates US$ 2 miliar bailout sambil memberhentikan ribuan staf.

Mengenai bandara, Griffiths mengatakan dia “tidak bisa mengesampingkan” kebutuhan untuk memecat lebih dari 2.000 karyawannya jika pemulihannya lambat.

Dubai dibuka kembali untuk turis pada Juli, bahkan ketika tetangganya Abu Dhabi masih mewajibkan penduduk UEA untuk menerima hasil tes virus agar bisa masuk ke emirat.

Ada peningkatan nyata dalam penerbangan di udara karena Emirates menawarkan check-in tanpa sentuhan dan tindakan lain untuk merayu wisatawan.

Namun, sebagian besar armada Airbus A380 bertingkat ikonik Emirates telah dilarang terbang. Pada awal tahun, dunia melihat 2.400 penerbangan dengan pesawat /seminggu – sebagian besar dilakukan oleh Emirates.

Menurut situs web pelacakan penerbangan FlightRadar24.com. Saat ini, paling banyak ada lebih dari 100 penerbangan dalam seminggu – sebagian besar masih diterbangkan oleh Emirates, kata situs web itu awal bulan ini.

“Masalahnya adalah apa yang harus kita pahami bahwa perjalanan udara akan pulih kembali. Maka kami akan kembali ke level yang pernah kami lihat sebelumnya, “kata Griffiths.

“Kami tidak bisa mengatakan berapa lama dan kapan. Dan 380 sekali lagi akan menjadi miliknya sendiri setelah volume itu kembali. “

Menikmati Makan Malam Khas Priangan di Kampung Muara Sunda  

this formate

Reporter bisniswisata.co.id, Arum Suci Sekarwangi mendapat undangan Famtrip ke Kabupaten Garut, Jawa Barat dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Ekraf dari 28 –  30 Oktober 2020 bertepatan dengan libur bersama yang ditetapkan pemerintah berkaitan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW. Berikut laporan ke tuju

GARUT, bisniswisata.co.id: Usai menikmati kehidupan di Desa Ciburial, malam harinya rombongan Forwarparekraf dari Kemenparekraf menikmati makan malam dengan suasana khas pedesaan sunda di Kampung Muara Sunda. 

Setelah beristirahat sejenak di hotel kami langung melanjutkan perjalanan ke restoran Kampung Muara Sunda yang hanya berjarak sekitar 10 menit dari hotel menggunakan kendaran roda empat dari tempat kami menginap di daerah Cimanuk. 

Setibanya di restoran yang terletak di Jalan Raya Bayongbong No. KM 3 Muara Sanding, Garut Kota ini, sesuai namanya bagian depan restoran dihiasi dengan caping-caping, dinding  menggunakan bilik bambu dan batu bata merah serta bambu bambu sebagai penyekat jendelanya membuat suasana khas sunda tampak sangat kental pada restoran ini.

Tamu disambut dengan musik kecapi suling khas Sunda, dipersilahkan memilih makanan di meja parasmanan dan kemudian memilih tempat makan yang duduk dengan meja dan kursi ataupun lesehan. 

Menu makanan seputar makanan Sunda dan Indonesian food. konsep seperti di Warung Nasi Ampera waktu rombongan kami jelang tiba di Garut.Namun menu di sini khusus seperti sop iga bakar atau soto juga bisa dipesan. Hal yang membuat suasana hati jadi tenang mungkin karena tamu disambut dengan musik kecapi suling khas Sunda.

Kami langsung dipersilahkan memilih makanan  dan kemudian memilih tempat makan yang duduk dengan meja dan kursi ataupun lesehan. Tapi saat tiba kami langsung disuguhkan Es Kang Mus sebagai welcome drink. Es kang mus sendiri terdiri dari buah nanas, buah naga, buah stroberi, buah mangga, jeli, sagu mutiara serta susu kental manis dan sirup. 

Rasanya sangat segar dan pas sekali untuk hidangan pembuka. Nikmat sekali rasanya sambil memandangi hamparan sawah yang terhampar di depan mata.

Bangunan restorannya memanjang dan kalau memilih duduk yang lesehan maka menuju ke tempat lesehan melewati kolam yang dihubungkan oleh jembatan kecil. kemudian di tempat lesehan di suguhi panorama pedesaan pemandangan sawah.

Suasana malam hari di Kampung Muara Sunda, bersantap diapit bentangan sawah. ( Foto-foto Arum Suci Sekarwangi)

Kampung Muara Sunda memang menawarkan pengalaman yang berbeda karena pengunjung dimanjakan dengan suasana pesawahan dan juga pegunungan yang tentunya sangat nyaman. Takjubnya, meski suasana malam pemandangan sawah ini masih bisa dinikmati.

Restoran ini menawarkan berbagai macam pilihan menu makanan dan juga minuman khas sunda. Menu favorit pengunjung disini adalah Sayur Sop Kikil, Iga Sapi dan juga Gurame Kuah Bumbu Merah. 

Ketiga makanan tersebut menjadi favorit pengunjung karena rasanya yang khas menggunakan rempah-rempah dan bumbu rahasia Kampung Muara Sunda. Jadi meskipun terdapat menu yang serupa di tempat lain, rasanya pasti tetap akan berbeda.

Makanan utama yang dihidangkan untuk rombongan kami kali ini adalah Ayam Bakar dan juga Gepuk yang dilengkapi dengan tiga macam sambal dan tentunya nasi serta lalapan. 

Lengkap dan tentunya nikmat karena harga makanannya juga terjangkau. di Kampung Muara Sunda harga berkisar antara Rp. 3.000 hingga Rp. 125.000 untuk makanan dan Rp. 7000 hingga Rp. 32.000 untuk minuman.

Tidak hanya itu, terdapat fasilitas yang cukup lengkap di Kampung Muara Sunda ini, diantaranya tempat bermain anak, tempat untuk berswafoto, mushala, panggung live music dan juga ruangan meeting yang juga lengkap dengan proyektor dan layar.

Untuk yang sedang berlibur ke Garut, tidak ada salahnya mencoba datang dan mencicipi makanan khas sunda yang ada di Kampung Muara Sunda ini baik waktu siang ataupun malam hari

Soalnya keunggulannya adalah suasana makan di tengah sawah dan kolam ikan emas sehingga menambah nikmat makan bersama keluarga. Bagi kawula muda yang ingin eksis di media sosial, disini pun ada sejumlah spot instagramable. Komplitkan, yuk merapat.