Cara Merencanakan Perjalanan Berkemah & Kayak dengan Sempurna

this formate

JAKARTA,bisniswisata.co.id: .Jika Anda dan keluarga selalu siap berpetualang, berkemah kayak bisa menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Namun, Anda harus merencanakan perjalanan Anda terlebih dahulu untuk menikmati waktu Anda dan memastikan keselamatan Anda.

 Apakah Anda seorang pemula yang lengkap atau seorang pembuat kayak profesional, fase perencanaan dan persiapan adalah yang paling penting. Dilansir dari Travel News Daily, berikut merupakan langkah-langkah untuk merencanakan perjalanan berkemah kayak yang sempurna.

Langkah 1: Pilih lokasi yang optimal, Ini dapat dilakukan dengan mempelajari jenis air untuk kayak dan lokasi berkemah yang Anda minati.

  • Jenis air

Pengalaman kayak pertama Anda akan bergantung pada jenis air yang Anda pilih untuk didayung. Untuk pemula, jenis terbaik adalah air datar karena memberikan stabilitas yang cukup. Setelah Anda mendapatkan pengalaman, Anda dapat beralih ke arung jeram atau perairan terbuka.

  • Lokasi berkemah

Kumpulkan informasi tentang beberapa danau, sungai, dan lokasi berkemah di sekitar Anda. Siapkan daftar dan bandingkan jarak dan keamanan dengan memeriksa ulasan online dan mengambil rekomendasi dari teman dan keluarga Anda. 

Jika Anda memilih lokasi terpencil, Anda harus mempelajari lebih lanjut tentang jalur akses situs Anda untuk keluar selama keadaan darurat.

Langkah 2: Kumpulkan peralatan dan perlengkapan Anda

Tanpa alat dan perlengkapan yang tepat, pengalaman berkemah kayak Anda akan berubah menjadi kegagalan besar. Anda membutuhkan peralatan berkemah, kayak, dan keselamatan yang tepat untuk mengalami perjalanan berkemah tanpa repot.

  • Perlengkapan berkemah

Meskipun Anda memang membutuhkan perlengkapan berkemah yang diperlukan, Anda harus membawa barang ringan agar perjalanan Anda lebih lancar. Beberapa alat dan perlengkapan berkemah yang diperlukan meliputi:

Sebuah tenda,Sekop kotoran,Kantung tidur , Beberapa kantong kering, Perlengkapan mandi, Kompor, Minum dan membersihkan ai, Senter, Korek api atau korek api, Perlengkapan hujan, Pakaian berkemah.

Jika Anda memiliki kondisi medis atau rentan terhadap reaksi alergi mendadak, bawalah juga obat-obatan Anda.

  • Perlengkapan kayak

Hal pertama yang Anda butuhkan adalah kayak yang kuat dan tahan lama. Anda tidak perlu menghabiskan banyak uang untuk menemukan kayak yang bagus; jika Anda melihat online, Anda akan menemukan kayak memancing terbaik di bawah US$1000 yang sesuai dengan anggaran Anda. 

Selain biaya, Anda harus mempertimbangkan aspek lain yang diperlukan seperti panjang kayak, ukuran, dan gaya, serta jenis air yang akan Anda kayuh. Jika Anda seorang pemula yang mencari sesuatu yang stabil, kayak rekreasi bisa menjadi pilihan yang ideal untuk Anda. 

Anda juga dapat mempertimbangkan untuk berwisata atau mendayung kayak, tergantung pada ruang penyimpanan yang Anda miliki dan jenis air yang akan Anda kayuh. 

Selain kayak yang kuat, Anda juga membutuhkan dayung untuk mendayung kayak Anda. Saat memilih dayung, perhatikan faktor-faktor seperti berat, kualitas, daya tahan, panjang dayung, bentuk bilah, dan sudut bulu. 

Jika Anda seorang pemula, pilihlah dayung ringan yang biasanya terbuat dari serat karbon atau laminasi komposit.

  • Peralatan keamanan

Bawalah kotak pertolongan pertama dengan obat-obatan, perban, dan salep secukupnya untuk mengatasi kecelakaan atau cedera. Jika lokasinya jauh atau di dalam hutan, bawalah obat nyamuk untuk menghindari gigitan. 

Selain itu, bawalah peta dan kompas untuk menandai arah Anda. Jika Anda berencana untuk bermalam di area camp, jangan lupa membawa senter.

Langkah 3: Periksa pedoman mendayung LNT di zona Anda

LNT, atau pedoman mendayung Tinggalkan Tanpa Jejak, mengacu pada serangkaian tujuh prinsip yang dikuratori untuk pendayung dan berkemah untuk mendapatkan pengalaman berkemah yang aman dan menyenangkan sambil melestarikan tempat berkemah.

Pada dasarnya, ketujuh prinsip ini bertujuan untuk membantu para pelancong melakukan perjalanan mereka semaksimal mungkin, dan itu adalah sebagai berikut:

*Rencanakan sebelumnya dan persiapkan perjalanan Anda.

*Pastikan lokasi dan permukaan berkemah Anda tahan lama.

*Buang limbah di tempat yang tepat.

*Jangan menyentuh atau mengambil apa yang Anda temukan.

*Bakar api unggun sepenuhnya sebelum Anda meninggalkan lokasi.

*Lindungi dan hormati satwa liar.

*Hormati pengunjung lain dan pertimbangkan mereka.

Langkah 4: Kemasi makanan yang cukup

Jika Anda ingin tinggal lebih dari satu hari di lokasi camping, Anda harus mengemas makanan yang cukup, apalagi jika lokasinya jauh. Kebanyakan orang meremehkan jumlah makanan yang mereka kemas dalam perjalanan. 

Karena kayak adalah aktivitas intens yang akan menguras energi, Anda akan lebih lapar dan membutuhkan lebih banyak makanan daripada biasanya. Lebih bijaksana untuk mengemas lebih banyak makanan untuk perjalanan Anda. 

Kemasi beberapa makanan ringan berkalori tinggi seperti kerupuk, coklat, kacang-kacangan, selai kacang, fritos, energy bar, minyak zaitun, dan kue untuk dimakan kapanpun Anda merasa lapar. Jika Anda memiliki kemewahan, bawalah pemanggang barbekyu Anda untuk memasak hamburger di tepi danau.

Langkah 5: Hitung jarak tempuh mendayung Anda

Jika Anda seorang pemula, Anda harus menghitung jumlah mil yang dapat Anda kayuh dalam sehari. Karena kayak adalah aktivitas yang melelahkan, pertahankan jarak yang disarankan tanpa menjadi terlalu ambisius. 

Jika Anda merencanakan perjalanan selama dua hari atau lebih, lebih bijaksana untuk mengikuti mileage plan tersebut. Untuk menghitung jarak tempuh harian Anda, pertimbangkan jenis badan air dan arusnya. Lihatlah bagan ini dan tentukan jenis badan air dan arusnya untuk menghitung jarak tempuh mendayung Anda: Air datar tanpa arus: 10 hingga 15 mil. Perairan terbuka dengan arus normal: 10 hingga 15 mil Air datar, sungai: 15 mil atau lebih Whitewater: Konsultasikan dengan kayaker profesional atau pemandu.

Meskipun pendayung pemula dapat melakukan perjalanan lebih dari 15 hingga 20 mil sehari, lebih bijaksana untuk memulai dengan jarak yang lebih pendek dan meningkatkan jarak Anda dengan pengalaman.

Langkah 6: Siapkan kendaraan Anda.

Terakhir, siapkan kendaraan Anda dan isi bahan bakar yang cukup untuk mencapai tujuan dan kembali. Hal terakhir yang Anda tidak inginkan adalah mobil rusak di tengah jalan untuk merusak perjalanan Anda. 

Periksakan ke profesional jika ada kesalahan dan ban kempes. Siapkan peralatan dan pelajari cara mengganti ban kempes, terutama jika Anda berencana mengunjungi daerah terpencil yang tidak memiliki mekanik di sekitarnya.

Pastikan pasangan Anda, teman, atau orang yang menemani Anda dalam perjalanan mengetahui cara mengemudikan mobil untuk memiliki cadangan. Periksa dan tandai SPBU yang dapat diakses di dekat lokasi berkemah Anda.

Langkah-langkah sederhana ini akan memastikan bahwa Anda menghabiskan perjalanan kayak dan berkemah yang tak terlupakan bersama teman dan keluarga Anda. 

Dengan mengikuti panduan langkah demi langkah ini, Anda tidak hanya akan mengalami perjalanan kayak yang berkesan tetapi juga akan memastikan keselamatan teman Anda. Dengan mengingat kiat-kiat ini, Anda sekarang harus siap untuk merencanakan perjalanan berkemah kayak berikutnya.

Bandara Ungkapkan Perubahan Langkah Dalam Kemajuan Berkelanjutan Menuju Dekarbonisasi

this formate

MONTREAL, bisniswisata.co.id: Airport Council International ( ACI) mengungkapkan dua tingkat pencapaian dalam program Akreditasi Karbon Bandara globalnya, menandai tekad industri untuk membangun kembali bisnis yang lebih baik melihat ke arah pemulihan.

Dilansir dari Travel Daily News, pada Kongres Tahunan ACI Eropa, yang disiarkan langsung dari Bandara Brussels, Olivier Jankovec mengumumkan perubahan struktural besar pertama pada program sejak dimulainya tahun 2009: dua tingkat akreditasi baru – Transformasi Level 4 dan Transisi Level 4+.

Pengenalan dua level baru ini menandai pergeseran level ambisi program. Pengurangan emisi CO2 dan peningkatan berkelanjutan telah menjadi inti dari Akreditasi Karbon Bandara sejak diluncurkan. Pemetaan Level 1 hingga Level 3+ Netralitas memungkinkan fleksibilitas dalam besaran pengurangan yang dicapai.

Sebaliknya, Level 4 dan 4+ menetapkan kewajiban lebih lanjut – yaitu:

Selaras dengan Perjanjian Paris: mengharuskan bandara untuk menyelaraskan strategi dan rencana pengelolaan karbon mereka dengan ambisi Perjanjian Paris, yang menurutnya pemanasan global harus dibatasi hingga di bawah 2 ° C dan idealnya 1,5 ° C. 

Tujuan ini telah diterjemahkan ke dalam skenario pengurangan emisi oleh Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim (IPCC), dan bandara harus menentukan target pengurangan dan jalur emisi terkait yang sesuai.

Jejak karbon yang diperpanjang: sumber emisi tambahan harus disertakan, terutama mencakup semua emisi operasional yang signifikan dari pihak ketiga, termasuk maskapai penerbangan.

Keterlibatan pemangku kepentingan yang ditingkatkan: persyaratan yang terkait dengan keterlibatan pemangku kepentingan diperketat, dengan kemitraan efektif yang berorientasi pada pengurangan emisi semakin mengemuka.

Olivier Jankovec, Direktur Jenderal ACI Eropa, mengatakan: “Program Akreditasi Karbon Bandara selalu menetapkan standar yang tinggi dalam hal kepemimpinan dan komitmen industri kami untuk berjuang menuju perubahan yang terukur.

Kami tidak menghindar dari peran yang dimainkan penerbangan dalam keadaan darurat iklim – ini adalah salah satu industri yang paling sulit untuk dekarbonisasi. Namun di dunia global kita yang terhubung, bekerja dengan paradigma baru setelah pandemi yang melumpuhkan, ambisi kami untuk tidak hanya melanjutkan tetapi untuk meningkatkan tidak pernah menjadi hal yang lebih penting, ungkap Oliver.

“Selama pandemi terparah, bandara di seluruh dunia terus mendapatkan akreditasi di semua tingkatan program. Faktanya, sejak Maret lalu, 29 bandara mengikuti program ini untuk pertama kalinya dan 22 bandara lainnya meraih tingkat akreditasi baru. 

Pihaknya sangat bangga dengan pencapaian mereka. Pengenalan dua level lebih lanjut ini menetapkan standar yang lebih tinggi. Mereka menyelaraskan program dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebijakan terbaru dalam beberapa tahun terakhir.

“Selain itu dengan tepat mencerminkan ekspektasi publik yang meningkat dari peran sosial dan lingkungan yang kita mainkan. Dan sudah, bandara menunjukkan diri mereka dapat meningkat. “

Pujian untuk program dari UNFCCC

Program Akreditasi Karbon Bandara, dan ambisi yang diwakili oleh tingkat baru yang diumumkan, telah dipuji oleh Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim (UNFCCC).

Patricia Espinosa, Sekretaris Eksekutif UNFCCC, mengatakan: “Untuk mencapai transformasi mendalam yang diperlukan untuk pembangunan berkelanjutan dan stabilisasi suhu global, kita harus membutuhkan komitmen dan partisipasi dari semua sektor dan tingkat masyarakat. “

Bandara telah terpukul parah oleh krisis Covid-19, namun mereka terus berupaya memetakan dan mengurangi emisi CO2 dari tahun ke tahun, serta melibatkan mitra bisnis mereka dalam upaya ini. Program ini melangkah lebih jauh tahun ini dengan memperkenalkan dua tingkat baru yang lebih ambisius, selaras dengan sasaran iklim global.

“Hal Ini menggembirakan. Saya memuji bandara untuk kepemimpinan ini; sinyal yang dapat menjadi contoh bagi orang lain untuk diikuti dengan tindakan iklim yang ambisius. ”  kata Patricia.

Akreditasi pertama di Level 4+ sudah dicapai

Pada Kongres Tahunan ACI Eropa yang baru lalu, diumumkan bahwa dua bandara telah mencapai Level 4+, yang pertama di wilayahnya masing-masing yang mencapai Level 4+. Selamat untuk Bandara Internasional Dallas Fort Worth           ( DFW)  di Amerika Serikat, dan Bandara Internasional Indira Gandhi    ( DIAL) di India atas pencapaian mereka.

“Pengakuan ini adalah contoh terbaru dari komitmen DFW Airport untuk melayani komunitas kita dan dunia dengan pendekatan holistik yang komprehensif untuk keberlanjutan ” kata Sean Donohue, CEO DFW Airport.

DFW  terus mencari cara yang inovatif dan bermakna untuk mengurangi jejak karbon Bandara dengan praktik dan proses yang penuh perhatian dan bertanggung jawab. Kami dapat dan akan melakukan lebih banyak berkat fokus dan kerja keras semua orang di Bandara DFW. 

Videh Kumar Jaipuriar, CEO, DIAL, berkata, “Pencapaian akreditasi Level 4+ adalah kesaksian dari komitmen kami untuk memastikan pembangunan berkelanjutan di IGIA. Ke depannya, kami akan terus mengembangkan infrastruktur terbaik di kelasnya.

Dia juga menyediakan layanan dengan menggunakan teknologi inovatif dan berkelanjutan. Dengan pencapaian ini, pihaknya telah menyiapkan patokan baru untuk diikuti oleh bandara lain di wilayah ini. 

Program diganti mereknya untuk mencerminkan ambisi hari ini – dan kesiapan untuk hari esok

Untuk mencerminkan program Akreditasi Karbon Bandara yang ditingkatkan, ACI Eropa meluncurkan merek baru yang diperbarui untuk program tersebut. Menarik secara visual dan mencakup semua level baru, rangkaian identitas Level bekerja dengan mulus di semua media dan lokasi. 

Dengan ambisi program yang secara tegas tertuju pada tujuan akhir emisi Net Zero CO2, itu juga merupakan bukti masa depan – berkembang dan beradaptasi bersama dengan program itu sendiri.

Fluktuasi Investasi Sektor-Sektor  Industri Halal Akibat COVID-19

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Investasi dalam sektor-sektor yang sesuai dengan ekonomi Islami di pasar utama konsumer Muslim turun 13% menjadi  US$11.8 milyar di 2019/20, dari US$13.6 milyar di 2018/19. 

Dilansir dari laporan Executive Summary DinarStandard yang baru diluncurkan 17 November 2020 oleh Indonesia Halal Lifestyle Center ( IHLC), Indonesia, Malaysia, dan UEA mencatat jumlah investasi tertinggi, dengan Indonesia mengantongi 25% dari seluruh transaksi tercatat.

Halal Food

Menyangkut sektor makanan halal dan keuangan Islami,  menyumbang masing-masing 52% dan 42% dari nilai transaksi.

Digitalisasi tengah mengubah dengan cepat sektor makanan halal, suatu kecenderungan yang mengalami percepatan dengan persebaran COVID-19. 

E-commerce dan belanja/antar online menjadi kritis karena orang harus tinggal di rumah karena pembatasan pembatasan dan aturan jaga jarak sosial. 

Industri makanan halal maju selangkah lebih dekat menuju pembakuan regulasi halal, dengan Institut Standard dan Metrologi untuk Negara-Negara Islam (Standards and Metrology Institute for Islamic Countries/SMIIC) menerbitkan standard-standard halal kunci.

Dalam ekosistem yang lebih luas, bank-bank Islami Malaysia, CIMB an Standard Chartered Saadiq telah meluncurkan inisiatif untuk membantu tumbuhnya makanan halal dan UKM/SME di Malaysia, sebuah tindakan yang sangat dibutuhkan di seluruh Ekonomi Islami. 

Belanja makanan Muslim naik 3.1% di 2019 dari US$1.13 triliun jadi US$1.17 triliun dan diperkirakan turun sedikit di 2020, kemudian tumbuh lagi dengan CAGR 4.4% di antara 2020 dan 2024. Tahun lalu, sektor Keuangan Islami mencatat penguatan regulasi untuk mendorong kepercayaan dan pertumbuhan dalam sektor tersebut. 

UEA meluncurkan sebuah inisiatif baru untuk menciptakan sebuah kerangka hukum dan regulasi keuangan Islami global yang terpadu. Indonesia, Qatar dan Kuwait juga mengumumkan regulasi-regulasi baru yang terpusat.

Sektor keuangan Islami mencatat padatnya kegiatan merger & accuisition (M&A) dalam sektor perbankan dan takaful, dan konsolidasi diharapkan berlanjut di tengah kondisi ekonomi yang tengah lemah sekarang. 

COVID-19 juga menjurus pada percepatan adopsi fintech dalam bentuk robo-advisory, bank-bank digital, dan platform-platform investasi berbasis aplikasi, yang lebih jauh akan menuju peluncuran dana investasi berfokus fintech semacam MEC Ventures yang diluncurkan oleh Al Salam Bank-Bahrain dalam kemitraan dengan MSA Capital yang berbasis di China. 

Aset keuangan Islami ditaksir senilai US$2.88 triliun di 2019, dan diperkirakan akan tetap sama di 2020 dan tumbuh dengan CAGR 5% di antara 2020 dan 2024 untuk mencapai 3.67 triliun dolar.

Industri perjalanan & wisata

Sifat COVID-19 yang belum pernah dikenal sebelumnya mewujud ketika dia melumpuhkan industri perjalanan dan wisata dalam cara-cara yang sepenuhnya tak terduga – acara-acara global termasuk Olimpiade Tokyo ditunda, maskapai-maskapai penerbangan jatuh bangkrut dan sektor jasa pelayanan runtuh. 

Lebih penting lagi, pilar-pilar dari bisnis perjalanan Muslim, pergi haji dan umroh, dibatalkan atau dibatasi, menambah besar kerugian. Di tengah lingkungan yang suram tersebut, investor terus membayangkan pertumbuhan jangka panjang, terutama dalam bidang teknologi perjalanan.

Traveloka dari Indonesia menghimpun US$250 juta pada bulan Juli 2020 sementara perusahaan perjalanan Pigijo dari Indonesia menggalang US$861.000 dalam IPO-nya. Belanja perjalanan Muslim naik 2.7% di 2019 menjadi US$194 milyar dan diperkirakan akan turun menjadi US$58 milyar di 2020. Diperkirakan keadaan akan pulih ke US$195 milyar seperti 2019 pada tahun 2023. 

Fashion

Fesyen Modest terus menarik perhatian pemain-pemain arus-utama di sepanjang tahun lalu, termasuk Banana Republic dan Disney, di mana Disney berkolaborasi dengan merek hijab Malaysia dUck dalam koleksi Frozen-2 mereka. Pakaian-olahraga modest, terutama pakaian renang, makin populer ketika pemain-pemain baru pangsa niche muncul di segmen pasar tersebut. 

Perintis hijab olahraga Belanda, Capsters BV, diambil alih oleh Innovatia dari Malaysia dan lini produk pakaian pria juga diluncurkan. Datangnya pandemi, bagaimanapun juga, merupakan kemunduran besar bagi industri tersebut.

Banyak usaha-usaha kecil terpaksa tutup, sebagian permanen, seperti The Modist. Kemampuan untuk E-commerce, termasuk perniagaan sosial, menjadi esensial bagi para pemilik usaha.

Industri fesyen ini diperkirakan akan pulih secara lambat, tetapi tanpa sebuah ekosistem yang kuat serta pembiayaan yang berkelanjutan, usaha-usaha tersebut tidak akan mampu bangkit. 

Pengeluaran Muslim untuk busana bernilai  US$277 milyar di 2019, dan diperkirakan akan turun 2.9% ke IS$ 268 milyar di 2020, dan naik kembali pada CAGR 3.8% dari 2020 ke 2024 menjadi US$311 milyar di 2024. 

Farmasi

Pasar produk farmasi halal siap untuk tumbuh, khususnya di segment perawatan pencegahan, ketika COVID-19 telah menjurus pada kembalinya fokus pada peningkatan kesehatan dan kekebalan tubuh. 

Perusahaan-perusahaan farmasi tengah bekerja sama dengan pemerintah dan dengan satu-sama-lain untuk meluncurkan obat-obatan serta peralatan medis yang bersertifikasi halal. 

Pandemi ini juga telah mendongkrak sektor pelayanan kesehatan jarak jauh (telemedicine), dengan perusahaan-perusahaan seperti aplikasi pelayanan kesehatan Vezeeta dari Mesir, menghimpun pendanaan sebesar US$40 juta. 

Pembelanjaan Muslim pada produk farmasi ditaksir sebesar U$94 milyar  di 2019, dan diperkirakan akan turun ke US$87 milyar di 2020, tumbuh dengan CAGR 4.7% di antara 2020 dan 2024 ke 105 milyar dolar. 

Kosmetika

Dalam industri kosmetika halal, lebih banyak perusahaan, termasuk Cosmecca Kora dan Biozer dari Brasil, mengajukan sertifikasi halal untuk ekspor ke pasar Muslim, terutama Indonesia, di mana sertifikasi halal untuk kosmetika tengah disiapkan. 

Platform e-commerce kosmetika baru Indonesia, Sociolla, mengumpulkan US$40 juta dalam putaran modal ventura terbarunya. Penghargaan Golden Globe tahun ini menampilkan merek halal dari Inggris Baroque & Rose dalam bingkisan hadiah, sementara perusahaan multinasional Nivea meluncurkan produk cream dan semprot bersertifikat halal selama Ramadhan di Indonesia. 

Seperti halnya di sektor-sektor lainnya, COVID-19 menyebabkan anjloknya penjualan, memaksa perusahaan-perusahaan untuk mengadopsi pemasaran digital dan saluran e-commerce untuk penjualan. 

Pembelanjaan Muslim pada kosmetika naik 3.4% di 2019 ke  US$66 milyar dan diramalkan turun 2.5%  tahun 2020 ini sebelum naik pada CAGR 3.8% mencapai  US$76 milyar  di 2024.

Media dan Rekreasi

COVID-19 memberikan dampak relatif positif pada sektor media. Sementara pembatalan acara-acara dan produksi live memukul berat industri ini, konsumsi media online melonjak. 

Ramadhan, satu bulan penting bagi perusahaan-perusahaan media di pasar Muslim, menunjukkan pemirsa tertinggi ketika konsumen Muslim menghabiskan bulan suci tersebut dalam lockdown.

Bulan Ramadan juga mencatat film-serial tv diriliş: Ertu rul menjaring jutaan penggemar dari seluruh dunia tatkala ia dialih-bahasakan ke dalam bahasa Urdu. 

Malaysia meluncurkan Nurflix, sebuah platform siaran streaming bertema Muslim,sementara Arab Saudi melanjutkan investasi dalam sektor medianya dengan Kementerian Kebudayaan menciptakan dewan-dewan kebudayaan untuk mensupervisi film, seni dan arsitektur. 

Pembelanjaan Muslim untuk media dan rekreasi ditaksir sebesar US$222 milyar  di 2019, dan diperkirakan akan turun ke  US$214 milyar  di 2020 sebelum kembali ke tingkatan 2019 di tahun 2021. Pertumbuhan dengan CAGR 5.9% diharapkan terjadi sejak 2020 untuk menuju pembelanjaan Muslim sebesar US$ 270 milyar di 2024. 

Sementara kerugian melonjak dan ketidak-pastian menggantung membayangi masa depan, peluang peluang dalam ekonomi Islami merupakan sumber harapan di dunia yang diubah secara dramatis oleh COVID-19. 

Ekonomi Islami juga terus menangani tantangan-tantangan global lain menyangkut ketimpangan sosio-ekono mik dan perubahan iklim yang memburuk oleh pandemi. 

Dengan menerangi perkembangan berlanjut dalam ekonomi Islam dan pada sinyal-sinyal peluang, kami berharap laporan ini akan membantu pemerintah, bisnis dan investor untuk bukan saja bertahan, tetapi juga bertumbuh di hari-hari ke depan.

 

DinarStandard: Laporan Kondisi Ekonomi Islam Global 2020/2021

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Dalam satu tahun yang akan tercatat dalam sejarah, pandemi COVID-19 menyulut reaksi berantai perubahan yang mendasar atau fundamental (disrupsi) ekonomi global yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Bisnis, investor, dan pemerintahan dan ekonomi Islami di seluruh dunia terjerat dalam krisis keuangan. Sebagian telah memanfaatkan disrupsi ini untuk bertahan, sementara sebagian bisnis berkembang.

Demikian ungkap edisi kedelapan dari Laporan Status Ekonomi Islami Global dari DinarStandard ini yang mencakup perkembangan selama tahun luar biasa ini – sebelum dan sesudah COVID-19.

Laporan tahun ini memperkirakan bahwa warga Muslim membelanjakan US$2.02 milyar di 2019 untuk sektor-sektor makanan, produk farmasi, kosmetika, fesyen, perjalanan dan media/rekreasi, kesemuanya ikut dipengaruhi oleh kebutuhan konsumsi yang etis, diilhami oleh ajaran Islam. 

Tingkat pengeluaran ini mencerminkan pertumbuhan 3.2% year on year ( y.o.y) sejak 2018. Di samping itu, aset keuangan syariah diperkirakan telah mencapai US$2.88 triliun di 2019. 

Pandemi ini diramalkan akan menyebabkan 8% penurunan dalam pengeluaran warga Muslim global di 2020 untuk sektor-sektor ekonomi Islami yang diliput dalam laporan ini. Seluruh sektor-sektor tersebut, kecuali perjalanan, diperkirakan akan kembali ke tingkat pengeluaran pra-pandemi di akhir 2021. 

Pengeluaran warga Muslim akan mencapai US$ 2.3 triliun di 2024 pada Tingkat Pertumbuhan Kumulatif Tahunan (CAGR) 3.1%. Meskipun kekacauan yang ditimbulkan oleh COVID-19, tahun lalu mencatat banyak perkembangan penting dalam ekonomi Islami.

Hal ini dipimpin oleh percepatan dalam transformasi digital, disrupsi dalam rerantai pasokan global, dan naiknya fokus pemerintah pada investasi yang berkaitan dengan keamanan-pangan. 

Ekonomi Islami global terus bertumpu pada delapan pendorong kunci, termasuk jumlah penduduk Muslim yang besar dan bertumbuh, naiknya ketaatan pada nilai-nilai etis Islami yang mempengaruhi konsumsi, dan sejumlah strategi nasional yang ditujukan pada pengembangan produk dan layanan jasa halal. 

Negara-negara terus membangun ekosistem ekonomi Islami yang lebih kokoh. Malaysia baru-baru ini memimpin dalam daftar peringkat Indikator Ekonomi Islami Global (GIEI) untuk tahun kedelapan, sementara Arab Saudi tergeser ke peringkat kedua, diikuti oleh Uni Emirat Arab (UEA) dan Indonesia. 

Pendatang baru pada 15 peringkat tertinggi termasuk Nigeria (#13), Sri Langka (#14), dan Singapura (#15). Brunai, Sudan dan Bangladesh telah terdepak dari 15 peringkat teratas. Singapore (#15). 

Beberapa strategi ekonomi Islami nasional diluncurkan tahun lalu, paling menonjol adalah Undang-Undang Jaminan Produk Halal, yang diberlakukan untuk produk-produk makanan halal. 

Arab Saudi juga meluncurkan sistem regulasi nasional untuk produk-produk halal di bulan yang sama. Indonesia dan Filipina mengikat kemitraan strategis untuk memperluas perdagangan halal di kedua negara, seperti halnya Jepang dan Malaysia. Di sektor keuangan Islami, Pakistan, Qatar dan Kuwait mengumumkan rencana untuk menerapkan regulasi terpusat yang baru.

Di tengah pukulan ke sektor pariwisata, Arab Saudi tetap mengusung strategi Visi 2030-nya dan tengah merencanakan untuk meluncurkan sebuah dana pariwisata sebesar US$ 4 milyar yang berfokus pada teknologi perjalanan dan dukungan pada tujuan-wisata serba-guna. 

Gangguan-gangguan karena COVID-19 telah memaksa 57 negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI/OIC) yang bergantung pada impor untuk memprioritaskan keamanan pangan, dengan UEA dan Arab Saudi meluncurkan program-program meluas untuk memperkuat swa-sembada. 

Arab Saudi dan Indonesia juga tengah mendorong manufaktur lokal untuk produk-produk farmasi. Laporan Global tentang krisis pangan juga memperkirakan bahwa COVID-19 akan mengakibatkan penggandaan dua kali lipat dari tingkat ketidak amanan pangan saat ini, dengan 265 juta orang di seluruh dunia berada pada ambang-batas kelaparan, banyak di antaranya dari negara-negara OKI. 

Bank Pembangunan Islam (IsDB) menanggapinya dengan meluncurkan paket senilai US$2.3 milyar untuk mendukung 27 negara anggota dalam mengendalikan COVID-19.

Bagian Dampak Sosial yang diperkenalkan tahun lalu terus mengemukakan bisnis dan organisasi-organisasi yang mengambil langkah-langkah menuju Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) untuk 2030. 

Setahun lebih dekat ke tenggat waktu 2030, industri telah menghasilkan beberapa kemajuan – BIMB (Investment Management Berhad), anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya oleh Bank Islam Malaysia Berhad, meluncurkan platform online untuk investasi yang patuh pada kriteria Lingkungan, Sosial dan Pengelolaan (ESG) – walaupun jalannya masih akan panjang. 

Investasi dalam Ekonomi Islam turun drastis ketika COVID-19 menyebar ke seluruh dunia. Laporan tahun ini melebarkan lensa analisis investasinya untuk mengikuti transaksi merger/acquisitions (M&A), private equit dan venture capital di seluruh pasar Ekonomi Islami

Wapres KH Ma’ruf Amin Apresiasi DinarStandard yang Luncurkan The State of Global Islamic Economy Report 2020/ 2021.

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Wakil Presiden Republik Indonesia KH. Ma’ruf Amin mengapresiasi Dinar Standard yang telah memberikan anslisis ekonomi negara-negara Islam sehingga menjadi acuan penting dan tiap negara islam menjadi tahu dimana posisinya masing-masing dalam halal Industry.

” Terima kasih pada DinarStandard yang telah menerbitkan report edisi ke 8 bertajuk The State of Global Islamic Economy Report 2020/2021 yang  kembali diluncurkan di 11 negara,” kata Wakil Presiden ketika memberikan sambutan pada peluncuran laporan tersebut yang diterbitkan dalam bahasa Indonesia dan Inggris.

Wapres berbicara langsung pada  Abdulla Muhammad Al Awaar, CEO Dubai Islamic Economy Development (DIEDC) yang membiayai report tersebut dan juga Rafi Uddin Shikoh, CEO/ Managing Partner DinarStandard.

Acara yang dilakukan secara hybrid baik di Raffles Hotel, Jakarta maupun pembukaan oleh Wapres KH Maruf Amin di ruang kerjanya secara daring pada 17 November 2020 lalu menandakan keseriusan Indonesia untuk mendedikasikan pengembangan ekonomi halal.

Di Indonesia, kata Wapres, pengembangan ekonomi dan keuangan Syariah difokuskan kepada 4 (empat) hal yaitu: Pengembangan Industri Produk Halal, Pengembangan Industri Keuangan Syariah, Pengembangan Dana Sosial Syariah, dan Pengembangan dan perluasan kegiatan usaha Syariah, urainya.

” Tekad Indonesia untuk menjadi negara produsen halal industry terbesar dunia 2024 semoga bisa cepat terwujud,” kata KH Maruf Amin optimistis.

Sapta Nirwandar, Chairman Indonesia Halal Lifestyle Center (IHLC), menyatakan, laporan ini dibuat oleh lembaga research Dinar Standard. Laporan  diluncurkan di negara tempat research ini dilakukan di UEA pada Senin, 16 November 2020.

“Indonesia menjadi negara pertama penerima peluncuran report pada Selasa, 17 November 2020. Disusul Malaysia, Rabu 18 November 2020, Maroko 19 November 2020, Spanyol, Senin 23 November 2020, Nigeria 25 November 2020, India 26 November 2020, Singapore 2 Desember 2020, London 15 November 2020, Turki 23 Desember dan Jepang 26 Januari 2021,” kata Sapta Nirwandar

Proses panjang penelitiannya ini didanai oleh Dubai Islamic Economy Development (DIEDC) yang berdiri di tahun 2013, dan merupakan Lembaga pemerintahan UEA yang telah memimpin transformasi pembangunan perekonomian Dubai,” kata Sapta Nirwandar.

Peluncuran tahun ini, ujarnya, terasa istimewa mengingat kondisi pandemi global yang telah menggeser kenormalan baru. Keistimewaan tersebut tidak hanya terkait konten laporan yang diluncurkannya, tetapi juga bagaimana prosesi peluncuran ini dilakukan.

Pada tahun sebelumnya, peluncuran laporan ini dilakukan dalam prosesi pertemuan antara Lembaga riset dan pengguna hasil riset. Namun kali ini peluncuran dilakukan secara hybrid yang memadukan pertemuan maya dan pertemuan nyata. 

Pertemuan nyata (Offline) di Jakarta dilaksanakan dengan sekitar 30 pimpinan dan lembaga penggerak ekonomi Islam Indonesia. Acara berlangsung di Hotel Raffles, Kuningan Jakarta yang mengedepankan kepatuhan protokol kesehatan dalam masa pandemi. 

Selanjutnya pelaku ekonomi halal dari sejumlah sektor halal berkembang seperti makanan dan minuman, modest fashion, farmasi, kosmetik, pariwisata, media dan rekreasi bergabung dalam acara secara daring mencapai 1.000 peserta. Selain itu juga dihadiri peserta-peserta hybrid dari 11 negara lainnya.

Keberadaan Indonesia di kancah perekonomian global seperti menjadi satu-satunya negara di kawasan Asia Tenggara yang masuk dalam kelompok negara G-20 tidak menutup kemungkinan Indonesia akan menjadi ranking teratas besar negara pemimpin perekonomian islam global.

Ditahun sebelumnya Indonesia berada di peringkat 5 karena posisi Indonesia lebih sebagai negara konsumen. Namun dengan keseriusan pemerintah Indonesia, menjadi kemungkinan dan menjadi semangat bersama untuk Indonesia menjadi negara produsen produk halal terbesar dunia, sehingga menjadi negara yang memimpin perekonomian islam dunia. 

Bonus demografi muslim bukan hanya berperan dalam fungsi konsumsi, tetapi juga berperan dalam fungsi produksi. Lembaga setingkat kementerian ini memiliki tanggung jawab dalam menentukan investasi pembangunan Dubai, UEA dan penentu kebijakan pembangunan perekonomian Islam dunia. 

“Setiap tahunnya IHLC berkolaborasi dengan Dinar Standard untuk meluncurkan report terpercaya dalam ekonomi islam. Mengingat laporan inilah yang menjadi rujukan dan menjadi masukan dan usulan untuk pembuatan kebijakan pengembangan ekonomi Islam di Indonesia,” katanya.

 

Setelah Menunggu Lama, Masjid Pertama di Athena Akhirnya Resmi Dibuka

this formate

Inilah penampakan masjid pertama di Athena (foto: Jerussalem Post)

ATHENA, bisniswisata.co.id: Masjid pertama di Athena yang dibangun dengan biaya pemerintah akhirnya resmi dibuka. Setelah penundaan bertahun-tahun karena kendala birokrasi dan penentangan dari sejumlah faksi agama serta politik, masjid ini resmi dibuka untuk jamaah pada Jumat (6/11) lalu.

Ratusan ribu Muslim dari negara-negara termasuk Pakistan, Suriah, Afghanistan dan Bangladesh yang tinggal di Athena menyambut baik pembukaan masjid ini.

Inilah masjid resmi pertama yang dimiliki para Muslim di Athena sejak penjajah Ottoman pergi dari wilayah Yunani hampir 200 tahun yang lalu.

Rencana pembangunan masjid di Athena sebenarnya sudah digagas sejak 1890. Butuh waktu puluhan tahun untuk betul-betul mewujudkannya karena tentangan dari komunitas Ortodoks dan nasionalis yang sebagian besar beragama Kristen.

Selain juga karena birokrasi yang lamban dan krisis keuangan yang menerpa Yunani selama satu dekade. Sekadar informasi Athena adalah satu-satunya ibu kota Uni Eropa yang tak memiliki masjid resmi. Menurut Reuters, populasi Muslim di kota ini ada sekitar 500.000.

“Alhamdulillah, akhirnya kami memiliki masjid yang terbuka dan kami bisa sembahyang di sini dengan leluasa,” kata Heider Ashir, anggota dewan pengurus masjid seperti dilansir Reuters.

Meski demikian sebagian Muslim lainnya merasa tidak senang dengan penampakan masjid. Struktur abu-abu persegi panjang tanpa kubah atau menara, menurut mereka tidak memiliki kemiripan dengan masjid anggun dan hiasan lainnya di Eropa.

Sedangkan Naim El Ghandour, kepala Asosiasi Muslim Yunani, mengatakan bangunan itu sama sekali tidak terlihat seperti tempat ibadah. “Itu hanya sebuah bangunan kecil, [berbentuk] persegi, dan menyedihkan.” 

“Kami sangat berterima kasih kepada mereka atas tawaran tersebut, tetapi kami akan berjuang untuk mencapai tingkat yang kami layak dapatkan.”

Pemerintah masih memberlakukan aturan lockdown untuk mengendalikan lonjakan infeksi COVID-19. Oleh sebab itu pertemuan untuk ibadah formal masih dilarang hingga 30 November mendatang.

“Kami akan shalat di rumah, dan segera setelah penguncian selesai, masjid akan kembali dibuka untuk jamaah,” kata Ashir.

 

Dimsum, mungil, indah, hangat dalam sesuap

Dim-sum, Indah Dipandang, Hangat, Mudah Disantap

this formate

BALI, bisniswisata.co.id: KELAHIRAN Pontianak 26 Oktober 1985, keahliannya fruit carving & vegetebles. Menjalani profesi dengan spirit menjaga keaslian olahan dapur masyarakat dunia. Dalam gelar Stars Chef Series on the Road, Jumat dan Sabtu malam, weekend ini Chef Lim panggilan Hartono Lim tampil dengan Dim-sum Warrior

“Saya memperjuangkan recipe authentik Dimsum yang saat ini sudah banyak di modifikasi dengan harga sangat murah tapi kurang nikmat. Mengembalikan ciri khas negara asalnya, penyesuaian hanya pada peringkat halalnya,” paparnya ke pada bisniswisata.co.id

Sembari menambahkan, menikmati dimsum — kudapan ringan teman minum teh warga Kanton (Guangdong), Cina Selatan — cicipi dulu yang asin terakhir kudapan rasa manis.

“Gunakan chop stik dan saat memilih menu waitress akan membantu pelanggan, “ jelasnya

 Dimsum istilah dari bahasa Kantonis,  artinya makanan kecil, dikonsumsi sebagai sarapan atau makan siang bersama teh Cina nya. Kudapan ringan berlabel asli dianxin, dipopuler ke dunia dari Hongkong dengan istilah dimsum.

Menurut Chef Lim ada lebih dari 170 item dimsum, keragaman bentuk unik dan citarasa isi menjadikan dimsum istimewa bagi pencinta kuliner.

Dalam dua malam Dimsum Warrior, Chef Lim menyiapkan olahan dimsum dengan isian menggunakan daging ayam dan udang pilihan. Dari 170 item dimsum dipilihkan belasan item dalam dua malam Dimsum Warrior antara lain: Siomay campuran / Siumai mixed, Hakau / Prawn Dumpling, Pao ayam Chasiew / BBQ Chicken Bun, Pao Jamur / Mushroom Bun, Pao Pasir Emas / Salted Egg Custard Bun, Pao Pandan / Pandan Bun, Pao Apel Malang / Apple Bun, Pao Icon, Lumpia Kulit Tahu / Deep Fried Bean curd with chicken, Lumpia ayam / Chicken springroll, Money bag, Kuotiew / Shanghai Dumpling, Ceker Ayam / Chicken feet, Siomay Rambutan

“ Unggulannya Hakau, prawn dumpling yang asin, ceker ayam dan Pao Karakter dengan isi coklat lumer,” ujarnya

Pada dasarnya kudapan ringan ini enak, Hakau / Prawn Dumpling keistimewaannya pada olahan isi dari udang segar, kulit dari tepung tang mien saat di kukus akan menjadi transparan. Ceker ayam / Chicken Feet ukuran besar, di goreng dulu dan di kukus dengan rempah- rempah selama dua (2) jam untuk menghasil tekstur yg lembut.

“ Pao Karakter, sengaja saya buat untuk menyesuaikan selera anak- anak  apalagi dengan isiian coklat lumer di dalamnya, “ jelasnya mengundang.

Hangat dan Sekali Suap

Menurut Chef Lim, dimsum (dalam dialek Cantonese) dalam Bahasa Mandarin  secara harafiah berarti sedikit dari hati atau menyentuh hatimu. Kata ini disunting dan frasa yi dian xin yi yang artinya sedikit tanda mata, kemudian secara umum digunakan sebagai istilah untuk menyebut camilan ringan.

Dim sum sudah dikenali sebagai makanan popular sejak ribuan tahun lalu. Kebiasaan makan dimsum konon bermula pada periode Jalur Sutra (Asia Tengah ke Cina) dan Dinasti Han (206 SM) hingga Dinasti Yuan (Abad 14 M).

Ketika itu para petani, buruh dan pedagang yang berbisnis di sepanjang Jalur Sutra kerap mampir di kedai teh pinggir jalan untuk minum teh pada sore hari. Kebiasaan ini sempat memudar pada abad ketiga gara-gara Tabib terkenal Hua Tuo mengatakan kebiasaan ngemil dim sum sembari minum teh menyebabkan badan jadi gemuk.

 Orang Kanton (Guangdong/Kwangtung) di Cina Selatan tidak mengindahkan imbauan ini, dan menjadikan dimsum sebagai makanan tradisional yang dinikmati bersama teman-teman ditemani teh.  Dari sinilah muncul istilah yumcha dalam bahasa Mandarin yincha yakni minum teh di kedai teh bersama teman-teman dekat menyantap dimsum.

Dim sum kemudian menjadi sarapan pagi khas Hong Kong yang secara geografis  terletak tepat di seberang Propinsi Guangdong, Cina, sehingga masyarakatnya mengikuti kebiasaan di Guangdong). Di Hongkong Dim sum kerap dinikmati bersama dengan teh sambil main mahjong/maciok. Para pria lansia biasanya datang ke restoran dim sum atau kedai teh dengan membawa kandang burung kesayangan mereka.

Sejak abad ke 10 telah dikenal sekitar 2.000 jenis macam dimsum, dengan kekiniannya sebuah restoran besar dimsum biasanya menyajikan sekitar 100 jenis dimsum. Dimsum dibuat dan disajikan dengan memperhatikan keharmonisan warna, bentuk, rasa, aroma, kualitas bahan dasarnya, jenis masakannya dan bahan-bahan alami yang baik untuk kesehatan. Dim sum dibagi atas 4 kategori yaitu dimsum kukus, ceker, acar, dan aneka masakan, dimsum goreng dan dimsum manis.

“Dim sum disajikan dalam wadah kukusan bambu agar tetap panas. Sengaja dibuat kecil agar mudah disantap dalam satu kali suapan. Bentuknya harus indah agar enak dinikmati bersama teh,” jelas Chef Hartono Lim menutup percakapan. Lagi staycation di Bali? Mampirlah diseputaran jalan Dewi Sri Kuta.

Produktif Dimasa Pandemi Hasilkan Bisnis Kuliner Bagi Princessa Nadia

this formate

KARAWACI, bisniswisata.co.id: Menjalani aktivitas di masa pandemi memang berbeda sekali dengan beraktivitas sebelum Pandemi COVID-19 menyerang. Namun satu hal yang dipelajari oleh Princessa Nadia Valeska adalah selalu produktif membuat dirinya menjadi lebih berfikir optimistis.

Gadis yang akrab di sapa Nadia ini berbagi kisahnya selama pandemi berlangsung. Seperti warga lainnya, dia merasa bahwa awalnya memang menakutkan karena maraknya pemberitaan COVID-19 diseluruh dunia

Namun untuk sekarang ini ia sudah melakukan aktivitas seperti biasa. Hanya saja selalu menerapkan protokol kesehatan seperti selalu menggunakan serta membawa masker cadangan, dan hand sanitizer, tidak lupa sehabis bepergian dari luar rumah ia mencuci tangan, mandi, serta mengganti baju.

“Selama Pandemi ini saya lebih memiliki banyak waktu luang, dengan banyaknya waktu luang yang saya miliki  saya jadi bisa lebih bersyukur, dalam keadaan apapun dan memotivasi diri sendiri lebih semangat untuk menjalani kehidupan,” kata Princessa Nadia Valeska.

Menurut dia, sebagai manusia harus selalu bisa beradaptasi dengan keadaan, dan tidak mudah menyerah, keluarganya mengajarkan untuk selalu berpikiran positif  serta mengingatkan untuk selalu produktif, seperti berolahraga.

“Dengan menjadi produktif maka kita bisa lebih berfikiran positif, dan karena suka kuliner, sambil menyalurkan hobi kuliner  dan untuk menambah penghasilan, kami membuka usaha makanan Bernama Ayam Geprek Karawaci yang di masak sendiri,  lalu dijual melalui GoFood,” ungkap Nadia, panggilan akrabnya.

Alhamdulilah responsnya bagus dan hingga kini masih jadi usaha yang menopang ekonomi di saat pandemi, selaim membantu masyarakat tidak keluar rumah di saat pandemi COVID-19, ungkapnya.

Nadia juga berkata ketika terjadi masalah orang tua lebih memilih untuk mencari solusi permasalahan dan membuat dia berusaha lebih baik dalam setiap kegiatannya.  

” Penting banget buat anak muda yang suka galau bagaimana cara  dia mengatasi masalah. Jadi kita akan terbiasa mengikuti pola pikir orangtua cari solusi secepatnya sehingga tidak membebani pikiran,” ungkapnya.

Selain itu dengan keadaan yang seperti sekarang dimana setiap daerah atau wilayah ditandai dengan zona merah, hijau menandakan tingkat jumlah warga yang terpapar COVID Nadia berharap kepatuhan untuk menerapkan protokol keseharan harus tinggi.

” Kita berharap keadaan pandemi COVID-19 Di Indonesia segera berlalu. Kuncinya adalah pada diri kita sendiri, komunitas dan lingkungan yang juga sama-sama menjaga. Semoga saja pandemi yang terjadi di Indonesia mulai bisa terkendali hingga rantai penyebarannya terputus. 

Untuk memutus rantai penyebaran COVID-19 tentu dimulai dari diri sendiri terlebih dahulu agar rantai pandemi bisa dihilangkan. Peranan keluarga sangat penting untuk saling mengingatkan dan tidak mengabaikan protokol kesehatan, tegas Nadia.

24 Pelaku Seni Budaya DIY Dapat Penghargaan dari  Sri Sultan HB X

this formate

 

 YOGYAKARTA, bisniswisata.co.id: Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X memberikan penghargaan kepada 24 orang seniman, budayawan, pelaku dan pelestari adat, serta pemeliharaan dan pemanfaatan cagar budaya.

Pemberian penghargaan tersebut dilakukan pada agenda Anugerah Kebudayaan DIY yang digelar di Bangsal Kepatihan, Kamis (19/11) pagi dengan penerapan protokol kesehatan.

Penerima penghargaan ini telah ditetapkan melalui SK Gubernur DIY No. 289/KEP/2020 tentang Pemberian Anugerah Kebudayaan Kegiatan Seniman dan Budayawan 2020.

Adapun keduapuluhempat penerima penghargan dibagi ke dalam lima kategori sesuai dengan bidang masing-masing sebagai berikut:

Kategori Pelestari dan Pelaku Seni

  1. Susilo Nugroho
  2. Shaggydog
  3. Theresia Suharti
  4. Nasirun
  5. Garin Nugroho Riyanto
  6. Indonesia Visual Art Archive (IVAA)

B. Kategori Pelestari dan atau Pelaku Adat Tradisi

  1. Hariyadi
  2. Bambang Nursinggih
  3. Amir Junawan
  4. Noto Sukamto
  5. Pemangku Upacara Adat Gubug Gedhe
  6. Trah RT. Singolodra
  7. Sutilah Suhardjo Prawrodilogo
  8. Pametri Wiji

C. Pelestari dan atau Pelaku Warisan Budaya dan Cagar Budaya

  1. Bangunan Indis Kantor Pos Besar
  2. Bangunan Indis Jalan Malioboro
  3. Bangunan Indis SD Marsudirini
  4. Gardu Listrik Jalan Abu Bakar Ali
  5. Bangunan Indis SMP Bopkri II Yogyakarta
  6. Bangunan Indis DOWA Jl. Margo Utomo
  7. Rumah Indis Jl.Sultan Agung

D. Kreator (Pelopor dan atau Pencipta Karya Budaya)

  1. Eko Agus Prawoto

E. Budayawan (Pemikir/Pemerhat/Pengamat/Analis Budaya)

  1. Purwadmadi
  2. Peter Carey

Untuk Anugerah Kebudayaan kali ini tidak hanya diberikan kepada para seniman dan pemerhati budaya skala lokal. Spektrum penerima penghargaan dibuat semakin luas dan beragam.

“Baru kali ini kita berikan penghargaan kepada pakar asing, seorang sejarawan Universitas Oxford Inggris, Dr. Peter Carey, yang suntuk meneliti Pangeran Diponegoro,” ungkap Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Hal ini bertolak dari pemahaman, bahwa budaya merupakan seluruh totalitas kehidupan manusia. Oleh sebab itu, perluasan ruang lingkup penghargaan menjadi suatu keniscayaan

Pemberian penghargaan ini sesuai dengan amanah Peraturan Daerah Istimewa Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pemeliharaan dan Pengembangan Kebudayaan, BAB VIII Pasal 31 ayat (1),

Pemerintah Daerah dapat memberikan penghargaan kepada Setiap Orang yang berjasa dan/atau berprestasi luar biasa dalam Pemeliharaan dan Pengembangan Kebudayaan.

Turut hadir menyaksikan penganugerahan itu a.l  Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X, Plt. Kepala Dinas Kebudayaan DIY Sumadi, dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda DIY Tri Saktiyana. 

Penyerahan penghargaan dilakukan secara simbolis oleh Gubernur DIY dan Wakil Gubernur DIY kepada lima perwakilan penerima penghargaan di atas Bangsal Kepatihan. Selanjutnya, diikuti penyerahan penghargaan kepada 19 penerima penghargaan yang berada di tempat duduk masing-masing. 

Agenda penyerahan penghargaan turut dimeriahkan dengan penampilan dua tarian yakni Tari Gores dan Tari Mantra Pandawa.

“Membahagiakan bagi pelestari dan penggiat Budaya, karena pengabdiannya kita apresiasi dalam bentuk penghargaan, yang meski sederhana namun memiliki nilai tersendiri yang menjadi legacy bagi generasi penerus budaya,” jelas Sultan.

 

Tips Meningkatkan Keamanan Otentikasi untuk Perusahaan Travel

this formate

Meningkatkan keamanan otentikasi di era pandemi sangat diperlukan. (foto: Phonex)

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Pandemi COVID-19 telah mengubah konsep dunia kerja. Model kerja jarak jauh kini bukan lagi pilihan melainkan telah menjadi bagian dari tatanan kehidupan normal baru. 

Pelaku bisnis perjalanan di berbagai belahan dunia sibuk menawarkan paket perjalanan yang menggabungkan kerja dengan liburan. Pemerintah Indonesia, misalnya, merilis program Work form Bali sebagai upaya menarik minat pelancong lokal maupun internasional untuk datang ke Pulau Dewata itu. 

Saat intensitas komunikasi dan beragam kegiatan dilakukan secara virtual, ada bahaya mengincar, yakni serangan cyber dan phising.

Phising berasal dari bahasa slang yaitu fishing yang berarti memancing. Lewat teknik “memancing” inilah seorang peretas bisa menjebak Anda untuk memberikan data-data penting secara tanpa disadari melalui jaringan internet.

Pelaku bisnis perjalanan menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk memastikan perangkat yang mereka gunakan aman dari ancaman tersebut. 

Di era sebelum pendemi COVID-19, sebagian besar atau 81 persen peretasan terjadi karena kata sandi yang mudah dibongkar. Saat pandemi, ancaman itu kian nyata. Serangan cyber dan physing naik 40%. Hal ini membuat prihatin banyak pelaku bisnis yang semakin mengandalkan transaksi online. 

Para pelaku kejahatan cyber betul-betul memanfaatkan kondisi dimana sebagian besar orang melakukan banyak hal secara online. 

Universitas Newcastle dan Northumbria di Inggris baru-baru mengalami serangan ransomware yang sangat parah sehingga melumpuhkan bisnis mereka. Yang paling buruk dari kejadian itu adalah rusaknya reputasi. Butuh waktu lama dan upaya keras untuk kembali membangun reputasi yang baik dan terpercaya.

Bisnis perjalanan tak luput dari serangan. Perlu upaya keras untuk mencegahnya. Apa yang pernah dialami British Airwasy dan easylet harus menjadi pembelajaran penting. Urusan perlindungan konsumen dan pencegahan serangan dunia maya harus menjadi perhatian utama. 

SkiftX bercakap dengan Lucinda McCaffrey, eksekutif di perusahaan perjalanan terkemuka LogMeln, untuk mengetahui apa saja yang perlu diperhatikan perusahaan agar terhindar dari serangan cyber dan phishing. Berikut ini tiga hal utama yang perlu diperhatikan:

Prioritaskan Karyawan Anda

Tim IT selalu menghadapi pilihan pelik antara menjaga keamanan bagi brand perusahaan dan pelanggan, serta memastikan karyawan tetap berada dalam jangkauan pegawasan. Isu ini sedikit lebih mudah diatasi di era sebelum pandemi karena seluruh karyawan menggunakan workstation yang ada di lingkungan kantor. 

Kerepotan tidak terlalu terjadi di era normal. Tetapi saat pandemi dimana sebagian besar orang kerja jarak jauh, keadaannya menjadi lebih rumit. Penjahat cyber memanfaatkan kondisi rentan ini untuk melakukan kejahatannya.

“Kita hidup di dunia di mana karyawan semakin terisolasi dan barangkali mengalami frustrasi yang lebih tinggi sehingga masalah sederhanapun menjadi serius. Misalnya, ketika mereka tidak dapat log in ke aplikasi,” kata McCaffrey.

“Perusahaan travel harus peka terhadap masalah ini dan pastikan bahwa solusi yang mereka tawarkan bukan hanya menguntungkan brand dan pelanggannya, tetapi juga memperkaya kehidupan kerja para karyawan.”

Ambil Langkah Nundur Laku Evaluasi Kembali Sistem dan Cocokkan dengan Konsep Kerja Jarak Jauh

Pandemi mendorong kerja tim IT untuk segera mengimplementasi konsep kerja jarak jauh. Perubahan terjadi dalam kecepatan cahaya. Proses yang selama ini dianggap esensial bisa jadi sudah dianggap ketinggalan zaman. 

Di era dimana identitas dan akses menjadi penting, perusahaan perlu memikirkan sistem yang aman agar pengguna merasa aman bertransaksi. Misalnya, dengan menerapkan otentifikasi multi faktor dan biometrik.

“Setiap pengguna digital yang mengakses sistem Anda berarti membuka peluang kejahatan cyber,” kata McCaffrey. “Untuk melindunginya sebenarnya tak perlu ribet dan tak mahal.”

Perusaaan perlu mencermati perubahan dimana konsep kerja jarak jauh semakin intens diterapkan di sepanjang 2020. Pastikan bahwa produk dan teknologi yang digunakan aman bagi semua.

Perkuat Sistem Keamanan Kerja Jarak Jauh 

Menurut McCaffrey 59 persen pemimpin digital percaya bahwa keamanan saat akses dan perlindungan identitas merupakan perkara yang maha penting. Salah satu cara termudah dan cepat untuk mengamankan sistem dari serangan cyber adalah lewat pengelolaan kata sandi.

Para pakar percaya bahwa sistem otentifikasi multi-faktor (MFA) masih dianggap sebagai cara paling efektif menangkal serangan cyber. Ini dibutuhkan bagi perusahaan yang memilih menerapkan kerja jarak jauh. 

“Kami sepenuhnya percaya hal itu. Di masa depan, kata sandi akan menjadi passowrdless. Pengelolaan kata sandi yang canggih dan penerapan sistem MFA memuluskan hal itu tercapai.”

Salah satu perusahaan yang bergerak di bidang itu adalah LastPass. Mereka menawarkan sistem bagaimana mengatasi manajemen kredensial yang buruk, termasuk menciptakan password yang lebih sehat. 

Manajemen kata sandi LastPass akan mengamankan semua yang terlewatkan oleh SSO dan sistem MFA. 

Selama ini SSO atau single sign on masih dianggap sebagai sistem paling aman. Pengguna hanya perlu mengautentikasi diri sekali. SSO adalah teknologi yang mengizinkan pengguna melakukan otentikasi pada beberapa aplikasi web dengan hanya menggunakan satu username dan satu password.

Menebak dan mengantisipasi apa langkah yang akan dilakukan para penjahat dunia maya tentu sulit. Setiaknya perusahaan seperti LastPass inilah yang akan menghadapinya agar pelaku kejahatan tak leluasa melaksanakan aksinya.