Tiga Destinasi Asia Tenggara Raup Pengeluaran Tertinggi Turis

this formate

NEW YORK, bisniswisata.co.id: Sebagai salah satu wilayah dengan pertumbuhan pariwisata tercepat di dunia, Asia Tenggara berhasil menarik wisatawan dengan pengeluaran tertinggi. Singapura, Bangkok dan Phuket menjadi tiga destinasi Asia Tenggara teratas yang masuk dalam 10 Besar Kota dengan Tingkat Pengeluaran Tertinggi Secara Global menurut riset Mastercard.

Dalam keterangan tertulis, Kamis (27/09/2018), total pengeluaran di tiga kota itu tembus US$ 43,85 miliar. Singapura mempertahankan posisinya urutan 4 secara global sebagai kota tertinggi dalam hal pengeluaran wisatawan mencapai US$ 286 per hari. Jumlah wisman yang menginap sepanjang 2017 menghasilkan 17.02 miliar dolar AS dengan proyeksi pertumbuhan tahun 2018 sebesar 7,4 persen.

Di bawah Singapura, diduduki Bangkok dengan mempertahankan posisinya urutan 5 secara global sebagai kota tertinggi dalam hal pengeluaran wisatawan mencapai US$ 173 per hari. Jumlah wisman yang menginap sepanjang 2017 menghasilkan 16.36 miliar dolar AS dengan proyeksi pertumbuhan tahun 2018 sebesar 13,8 persen.

Sementara Tokyo menempati posisi kesembilan dalam secara global sebagai kota tertinggi dalam hal pengeluaran wisatawan mencapai US$ 154 per hari. Jumlah wisman yang menginap sepanjang 2017 menghasilkan 11.91 miliar dolar AS dengan proyeksi pertumbuhan tahun 2018 sebesar 7,76 persen.

Sebagai pendatang baru dalam Indeks ini, Phuket, Thailand berhasil masuk dalam daftar 10 besar destinasi dengan tingkat pengeluaran tertinggi, dengan jumlah rata-rata transaksi harian sebesar US$ 239, kota tertinggi kedua dalam kategori subwilayah. Sementara Jumlah wisman yang menginap sepanjang 2017 menghasilkan 10.46 miliar dolar AS dengan proyeksi pertumbuhan tahun 2018 sebesar 12.6 persen

Riset yang merupakan bagian dari Mastercard Global Destination Cities Index ini juga mengidentifikasi kategori-kategori pengeluaran wisatawan ketika sedang mengunjungi kota-kota terfavorit di Asia. Di seluruh kawasan Asia Pasifik, wisatawan yang berkunjung ke Bali memiliki pengeluaran terbesar untuk akomodasi (44,6%) dan terkecil untuk berbelanja (13,4%).

Sementara, pengeluaran terbesar wisatawan yang berkunjung ke Hong Kong (22,2%) dan Osaka (22,4%) adalah untuk makanan. Sedangkan wisatawan yang berkunjung ke Singapura melakukan pengeluaran terkecil untuk makanan (12,9%). Wisatawan melakukan pengeluaran tertinggi untuk berbelanja ketika mengunjungi Osaka (43,4%), Tokyo (43,1%), dan Seoul (47,4%).

Selain itu, Mastercard Global Destination Cities Index memberikan analisis penting menyangkut perjalanan di kota-kota di dunia. Destinasi di wilayah Asia Pasifik kembali menduduki posisi teratas dalam Indeks tahun ini dengan lima kota, yaitu Bangkok, Singapura, Kuala Lumpur, Tokyo dan Seoul, masuk dalam peringkat sepuluh besar.

Indeks Mastercard, yang tahun ini diperluas dan mencakup 162 kota secara global, tidak hanya membahas destinasi-destinasi perjalanan terfavorit. Berdasarkan jumlah pengunjung dan nilai transaksi selama tahun 2017, analisis ini juga menyediakan proyeksi pertumbuhan pada tahun 2018. Riset ini untuk kali pertama juga mencakup rata-rata durasi menginap dan biaya yang dikeluarkan per hari.

Seiring dengan pertumbuhan ekonomi global, pertumbuhan tahunan wisatawan mancanegara yang menginap di 10 kota destinasi terfavorit juga meningkat pada tahun 2017. Terkecuali Seoul di mana kota ini mengalami penurunan dari posisi ketujuh menjadi posisi kesepuluh.

Proyeksi untuk tahun 2018 mengindikasikan bahwa pertumbuhan akan terjadi di semua kota dalam daftar tersebut. Khususnya, Bangkok (9,6%) yang diproyeksikan tetap menjadi kota dengan jumlah pengunjung terbesar di Asia.

Dengan total sekitar 20 juta wisatawan mancanegara yang berkunjung dan menginap, tahun ini Bangkok kembali menduduki posisi teratas. Secara rata-rata, para pengunjung di Bangkok menginap selama 4,7 malam dan mengeluarkan US $ 173 per hari.

Wisatawan yang berkunjung ke wilayah Asia Pasifik mayoritas berasal dari China. Kota-kota di wilayah Asia Tenggara, seperti Bangkok, Singapura, Kuala Lumpur, Phuket, Pattaya, dan Bali menjadi destinasi-destinasi yang wajib dikunjungi wisatawan Tiongkok.

Phuket merupakan destinasi terpopuler di antara wisatawan Tiongkok dengan tingkat pertumbuhan mencapai 56,1% dalam delapan tahun terakhir (2009-2017, CAGR basis). (redaksibisniswisata@gmail.com)

Alumni Al-Azhar Mesir di Indonesia Bentuk Komunitas ATP

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Alumni Universitas Al – Azhar Kairo Mesir di Indonesia, ternyata bukan hanya berkecimpung di dunia pendidikan saja, namun banyak yang berkiprah di dunia jasa travel haji dan umroh. Untuk itu, para jebolan perguruan tinggi tertua di dunia membentuk komunitas Azhary Travel Partner (ATP)
.
“ATP merupakan komunitas atau perkumpulan Travel wisata umrah haji yang dimiliki lulusan Univeritas Al Azhar Mesir. Para almuni ini tersebar di penjuru nusantara yang punya kepedulian tinggi di sektor pariwisata syariah,” papar Edy Fr, presidium ATP dalam keterangan tertulis yang diterima Bisniswisata.co.id, Kamis (27/09/2018).

Dilanjutkan, kehadiran komunitas hasil Musyawarah Besar (Mubes) AzharyTravel Partner di Ciwiday, Bandung, Jawa Barat, kemarin ini, merupakan implementasi dari bentuk silaturahim dalam mengangkat potensi alumni Mesir dalam di dunia bisnis Umroh Haji.

“Platform Al Azhar sebagai kawah canderadimuka dalam bidang dakwah dan pendidikan keummatan telah menginsipari semua potensi alumninya untuk ikut berkiprah di masyarakat. Sebagai bentuk tanggung jawab keummatan yang diimplementasikan melalui cara wasthiyyah, moderat, namun tetap menjaga profesionalitas dalam menjalankan tugasnya,” ujarnya.

Motto sinergi, dakwah dan profesional telah mengarahkan ATP memiliki program kerja yang berkonsep amanah spiritual, memiliki sinergi yang professional serta dakwah wasathiyyah, sambungnya.

Faisal Patria, presidium ATP lainnya menambahkan kebersamaan yang ada dalam ATP menambah nilai lebih dari sisi bisnis dan peningkatan perusahaan masing-masing anggota. Diantaranya dengan mengadakan pelatihan marketing dan pengelolaan keuangan travel bagi karyawan-karyawan anggota ATP.

“Melakukan bimbingan pembuatan perusahaan travel haji dan umroh bagi khirrij azhar yang berminat dan menjadi anggota ATP. Serta membantu prosesi pembuatan BPW (Biro Perjalanan wisata), PPIU (Penyelengara perjalanan Ibadah Umroh) dan PIHK (Penyelenggara Ibadah Haji Kusus), dan beberapa yang lainnya,” papar Faisal.

Hal senada juga disampaikan lanjut Zainur Rofiq dan Firdaus juga bagian dari presidium ATP mengemukakan selain sisi bisnis yang professional dan sinergi amal jama’I, ATP memiliki komitmen dakwah azhary yang terpola dalam manhaj wasathiyyah sebagaimana yang dilakukan Al-Azhar.

“Untuk itu kami bersepakat bersinergi dengan banyak kalangan, terutama pekerja dakwah dan penghafal al-quran untuk dakwah ummat. Meski kami tetap berkomitmen membantu menjembatani para anggota ATP dalam beberapa sisi pelayanan dan bimbingan terkait dengan wisata, umrah dan haji,” pungkasnya.

Ada 3 poin tujuan terbentuknya komunitas Azhary Travels Partner. Pertama: sinergi dalam penguatan terkait dengan usaha travel masing-masing, dari semua sisi dan semua lini baik tiketnya maupun paketnya, bimbingan dan pelayanannya.

Kedua: terkait dengan dakwahnya karena melekat dari travel haji dan umroh adalah manasik maupun bimbingan, sehingga kita harus turut juga bertanggung jawab bimbingan dapat diserap dengan optimal.

Ketiga: Profesionalitas, kita dorong seluruh anggota dari anggota ATP untuk berlaku menjadi pebisnis yang profesional, kita akan dorong sertifikasi yang diwajibkan oleh peraturan dan seluruh komponen yang menuntut adanya profesionalitas dalam pelaksanaan kegiatan pelayanan dan bimbingan umroh dan haji.

Azhary Travels Partner melihat dengan jumlah orang Indonesia yang melakukan ibadah umroh dan haji mencapai 1,2 Juta orang melakukan ibadah ke Tanah Suci. “Kami alumni Al-Azhar harus memaksimalkan fungsi dan perannya. Diharapkan dengan adanya perkumpulan ini akan tumbuh konsumen Indonesia, yang terkait dengan umroh ini harus menjadikan Khirrijil Azhar berbenah dan melakukan perbaikan agar dinikmati umat,” ucap Zainuddin Rofiq.

Adapun pasar Azhary Travels Partner akan menjajaki wisata berbagai negara muslim. Seperti diantaranya Azerbaijan, Turki, Yerusalem, Mesir, Maroko, Uzbekistan dan berbagai wisata halal travel lainnya. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Kongres PWI ke 24 Ingatkan Fungsi Strategis Wartawan Profesional

this formate

SOLO, bisniswisata.co.id: Panitia Kongres Persatuan Wartawan Indonesia ( PWI) ke 24 yang berlangsung di Solo 27-30 September 2018 memilih tema “Menegakkan Pers Kebangsaan yang lndependen, Profesional, dan Berintegritas”.

Berbicara pada jumpa pers, Ketua Pelaksana Kongres XXIV PWI  Rita Sri Hastuti mengatakan, Solo dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan Kongres XXIV karena perjalanan pers di Indonesia tidak lepas dari Solo. PWI lahir di Solo pada 9 Februari 1946, ujarnya hari ini.

Tema itu juga untuk mengingatkan semua insan pers dan masyarakat luas akan tantangan menghadapi tahun politik dimana RI menghadapi dinamika demokratisasi menyongsong pemilihan Legislatif/Pileg dan Pilihan Presiden/Pilpres 2019.

Karena itu PWI  yang menggelar kongres mulai 27 hingga 30 September 2018, di dahului dua seminar nasional di Universitas Muhammadyah Surakarta dan dilanjutkan sarasehan di Monumen Pers.

“Ini memang niat PWI untuk membentuk wartawan yang independen, profesional dan berintegritas ditengah banyaknya berita palsu beredar di media sosialsaat ini,” jelas Rita yang sehari-hari menjabat sebagai Wakil Pemimpin Umum bisniswisata.co.id

Tema ini menurutnya begitu relevan dengan tantangan Indonesia ke depan. Di antaranya dalam menghadapi dinamika demokrasi, kedaulatan NKRI dan kemandirian bangsa di tengah globalisme.

“Kami ingin kongres ini menghasilkan sesuatu yang bisa menghabisi hukum yang tak berkeadilan, tsunami informasi yang menjurus ke hoax dan lain-lain,” terang dia.

Rita menjelaskan, Kongres XXIV PWI memiliki rangkaian acara antara lain, pada Kamis (27/9) digelar seminar di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dilanjutkan sarasehan di Monumen Pers. Kemudian Kamis malam digelar welcome dinner di Balai Kota Solo dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

“Jumat tanggal 28 September, Alhamdulillah Presiden RI Joko Widodo sudah konfirmasi untuk hadir dan membuka kongres ini pada pukul 16.30 WIB,” ujarnya.

Kongres akan dimulai Jumat malam hingga Sabtu (29/9). Kemudian kongres ditutup pada Ahad (30/9). Kongres ini  diikuti oleh perwakilan PWI dari 34 provinsi, ditambah PWI Solo sebagai cabang khusus.

“Peserta terdiri dari ketua PWI masing-masing provinsi serta sekretaris dan ketua harian. Selain pemilihan Ketua Umum PWI, dalam kongres tersebut juga akan dilakukan pemilihan Ketua Dewan Kehormatan,” ungkap Rita.

Ketua Panitia Pengarah, Ilham Bintang mengatakan, tema kongres tersebut sangat relevan dengan tantangan Indonesia ke depan. Antara lain, dalam menghadapi dinamika demokratisasi menyongsong pemilihan Legislatif/Pileg dan Pilihan Presiden/Pilpres 2019.

“Kedaulatan NKRI, dan kemandirian bangsa di tengah globalisme, dan perang dagang AS dan China yang berdampak pada gejolak ekonomi, memudarnya jati diri dan budaya bangsa akibat mental korup, hukum yang dianggap tidak berkeadilan, dan lain-lain menjadi perhatian serius kami,” kata Ilham Bintang.

Oleh karena itu, lanjutnya, pilihan Solo sebagai lokasi kongres mengisyaratkan PWI kembali ke khittah. Dalam arti saat PWI didirikan 72 tahun lalu menyatakan setiap wartawan Indonesia berkewajiban bekerja bagi kepentingan Tanah Air dan Bangsa serta selalu mengingat Persatuan Bangsa dan Kedaulatan Negara.

Kongres XXIV PWI akan memilih Ketua Umum pengganti Margiono yang telah memimpin PWI dua periode berturut-turut. Ilham menyatakan, masing-masing kandidat, harus menandatangani pakta integritas. Di antaranya berjanji tidak terlibat dalam politik uang, guna memenangkan sebagai ketua umum.

“Nah yang terpnting setelah terpilih, tidak akan terlibat dan membawa-bawa PWI dalam politik praktis.
Pakta integritas itu memang tidak ada sanksi hukum karena itu adalah komitmen moral. Tapi yang tertinggi dari profesi wartawan adalah komitmen moral. Yang mengawasi nanti seluruh masyarakat,” kata Ilham.

Dalam proses pemilihan Ketua Umum PWI, jika tidak bisa musyawarah dan mufakat, disepakati Iewat pemilihan suara. Pemungutan suara dilakukan sepenuhnya mengacu pada AD/ART dan kaidah Kode Etik Jurnalistik.

Kongres kali ini akan diikuti sekitar 150 peserta dan peninjau. Selain para pengurus Harian PWI Pusat, PWI Provinsi dan se-Indonesia, plus PWI Solo sebagi peserta serta unsur-unsur PWI lainnya sebagai peserta.

Hadir pula para peninjau dari unsur PWI dan organisasi lainnya antara lain dari  Dewan Pers, Serikat Penerbit Surat Kabar, organisasi perusahaan periklanan, radio, televisi, aliansi jumalis, dan organisasi pers nasional Malaysia.

Selama menjabat Ketua Umum PWI, Margiono menitik beratkan pada pendidikan, kompetensi, dan profesionalisme wartawan. Program lokomotif untuk itu berupa Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI), Sekolah Jurnalisme Kebudayaan (SJK), dan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

Terkait dengan peringatan Hari Pers Nasional, meluncurkan Piagam Palembang, memberikan berbagai penghargaan kepada para wartawan berprestasi dalam bentuk Press Card Number One (PCNO), Medali Emas Spirit Jurnalisme, penerbitan Ensiklopedi Pers Indonesia dan buku-buku jumalistik, biografi hingga seni budaya.

Margiono juga berhasil mengajak para pemangku kepentingan Pers Tanah Air, merayakan Hari Pers Nasional (HPN) setiap 9 Februari yang hingga ini konsisten dirayakan bersama.




Event Gondhal Gandhul Sukunan, Upaya Dimas & Diajeng Sleman Peduli Lingkungan

this formate

SLEMAN, Jogjakarta, bisniswisata.co.id; Bertajuk Gondhal Gandhul Sukunan, sebuah kegiatan workshop pengolahan limbah diselenggarakan komunitas Dimas Diajeng Sleman di Desa Wisata berbasis lingkungan.

Kegiatan yang berlangsung sejak tengah hari hingga sore, Rabu 26 September, di Dusun Sukunan, Desa Banyuraden, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman Yogyakarta ini mendapat dukungan dari berbagai pihak.

Pengelola bisniswisata.co.id, Hilda Sabri Sulistyo, Pemimpin Umum yang kerap diundang menjadi juri Desa Wisata Tingkat Nasional dari Kementrian Pariwisata juga menyempatkan hadir di desa wisata ini mendukung program yang dilakukan oleh para finalis Dimas dan Diajeng Jogjakarta 2018.

Acara dihadiri pula oleh Muhari, perwakilan Dinas Pariwisata Sleman, Ima Ismara, Dosen Universitas Negeri Jogjakarta ( UNJ) sekaligus menjadi instruktur pengolahan limbah, Suharto, tokoh kebersihan lingkungan Sukunan serta jajaran muspida setempat.

Pemimpin Umum bisniswisata.co.id, Hilda Sabri Sulistyo bersama Ima Ismara, dosen UNJ  ( kanan) mendampingi Dimas dan Diajeng Sleman dan produk suvenir. ( Foto-foto: Anton Bayu Samudra)

Merupakan field Program Finalis Dimas Diajeng Jogja 2018 yang tengah berlangsung tahap penyeleksian, program ini bentuk para calon duta wisata daerah istimewa ini pada kebersihan lingkungan dan pengolahan limbah.

Peduli limbah elektronik yang tidak mengandung 3B menjadi perhatian utama. Oleh karena itu para finalis dibimbing seniornya Nindya mempersembahkan workshop gratis bagi masyarakat untuk mengubah limbah menjadi suvenir sebagai buah tangan wisatawan yang berkunjung ke Sukunan.

Pembukaan kegiatan yang sekaligus memperingati Hari Pariwisata Internasional 2018 yang jatuh pada 27 September didahului dengan prosesi gunungan berisi suvenir berasal dari limbah elektronik. Prosesi dilakukan pemuda/pemudi desa dengan barisan prajurit berkostum ala prajurit Keraton Jogjakarta.

Di atas panggung juga ada grup kesenian gamelan dari penduduk setempat. Acara berlangsung di lapangan milik desa dengan dihiasi gapura besar berbentuk Gunungan dari botol bekas air mineral yang menjadi pintu gerbang dari kegiatan ini dan menambah semarak suasana.

“Kita tidak mewarisi bumi ini dari nenek moyang kita, namun kita meminjamnya dari anak cucu kita”. Semboyan inilah yang menginspirasi warga Kampung Sukunan untuk tetap menjaga lingkungan” kata Suharto yang menjadi tokoh Sukunan.

Sedangkan Ima Ismari yang juga konsuItan sejumlah instansi pemerintah a.l Direktotarat Pembinaan SMK Kemendikbud mengatakan mereka yang peduli lingkungan dan punya mindset bahwa sampah adalah berkah akan sukses menjaga lingkungannya menjadi asri.

“Kata kuncinya sampah adalah berkah sehingga bersedia mengolah limbah dan menjadi kaya. Kalau limbah tidak berharga menjadi suvenir meski seharga Rp 5.000 an bisa menambah penghasilan,” kata Ima Ismara yang banyak menularkan technopreneurship pada masyarakat pedesaan dan para mahasiswanya.

Suharto menambahkan , Dusun Sukunan telah merintis untuk menjadi sebuah desa wisata berbasis lingkungan atau disebut ecotourism sejak tahun 2003. Tingginya kesadaran masyarakat Desa Sukunan akan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan serta usaha mereka untuk mengubah nilai sampah yang menganggu lingkungan akhirnya tidak sia-sia.

Pada 19 Januari 2009 Desa Sukunan resmi menjadi kampung wisata. Masyarakat Sukunan telah menjalankan proses pengolahan sampah secara mandiri baik di tingkat rumah tangga hingga di tingkat kelompok.

Kegiatan ini pun menghasilkan berbagai produk olahan sampah yang memiliki nilai lebih seperti aneka produk kerajinan dari sampah plastik, kerajinan dari kain perca serta pupuk kompos dari sampah organik.

Prosesi dan beragam produk daur ulang sampah di rumah Iswanto, tokoh masyarakat Sukunan

“Pelopornya adalah Iswanto, dosen lingkungan sebuah perguruan tinggi di Jogja dan tokoh masyarakat di sini yang menginspirasi banyak pihak,” ujar Suharto.

Dikesempatan ini dia membukakan pintu rumah Iswanto untuk tamu-tamu yang ingin melihat hasil kerajinan masyarakat dari daur ulang sampah mulai dari bangku taman dari botol air mineral, dompet, tas dari bekas bungkus dan produk unik lainnya bernilai jual tinggi.

Dusun Sukunan kini dikenal menjadi Desa Wisata Pengolah Limbah yang banyak dikunjungi wisatawan dalam dan luar negri. Wisatawan dari negri jiran Malaysia bahkan Jepang rutin datang dengan rombongan untuk melihat masyarakat mengolah limbah, mengelola bank sampah, membuat lubang biopori.

“Istri mantan Bupati Raja Ampat pernah mengirim 400 warganya untuk belajar pengelolaan kebersihan lingkungan, belajar masak hingga membuat beragam suvenir di Desa Wisata Sukunan,” kata Suharto yang akrab dipamggil Harto ini.

Paket wisata edukatif dan rekreasi berbasis lingkungan akhurnya menjadi salah satu produk wisata desanya yang kini dilengkapi 30 kamar homestay dan membuat warganya makmur karena kunjungan wisatawan menjadi penggerak ekonomi desa.

“Alhamdulilah kami sekarang juga rajin bertanam dengan cara organik sehingga wisatawan yang berkunjung dan membutuhkan beragam pelayanan dapat kami tawarkan produk yang sehat,” tambah Suharto bangga

2019-2024, Pariwisata Butuh Investasi Rp500 Triliun

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menegaskan dalam lima tahun ke depan (2019-2024) sektor pariwisata butuh investasi sebesar Rp 500 triliun untuk pengembangan 10 destinasi pariwisata prioritas (DPP) dan pengembangan kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) lainnya, juga untuk pariwisata secara keseluruhan.

“Hingga hari ini sudah diperoleh 30 persen dari Rp 500 triliun. Angka 30 persen itu termasuk investasi asing yang sudah masuk tiga besar yakni Singapura, China dan Korea Selatan. Yang mengejutkan selama ini investasi dari China tidak masuk dalam urutan tiga besar. Namun kini menyodok urutan kedua,” papar Menpar saat jumpa pers Rakornas Pariwisata III di Jakarta, Rabu (26/9/2018).

Investasi asing itu di bidang perhotelan, akomodasi dan restoran yang tersebar di tiga kota besar yakni Bali, Jakarta, dan Kepri. “Kami optimis investasi asing untuk sektor pariwisata ke depan lebih bagus lagi, karena seperti Mandalika NTB sudah ada investor dari Negara Timur Tengah yang masuk,” jelasnya.

Menpar Arief kembali menjelaskan investasi pariwisata Rp500 Triliun periode 2019 – 2024, untuk membangun 120.000 kamar hotel, 15.000 restoran, 100 taman rekreasi, 100 operator diving, 100 Marina, dan 100 Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dengan melibatkan peran serta dunia usaha, serta program pembangunan 100.000 homestay dengan melibatkan UKM pariwisata.

Kebutuhan investasi sebesar itu, lanjut menteri, terdiri pembiayaan pariwisata Rp 295 triliun dari pemerintah Rp10 triliun dan swasta diharapkan Rp 285 triliun. Sedangkan investasi pariwisata senilai Rp205 triliun dari pemerintah Rp170 triliun dan swasta Rp35 triliun.

Sementara Investasi pariwisata dari pemerintah dengan rincian Kementerian PUPR Rp 32,5 triliun, Kementerian Perhubungan Rp77,3 triliun, PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II Rp 56 triliun, Kementerian Kominfo Rp 0,05 triliun, DAK Pariwisata Rp1 triliun; dan Kementerian Pariwisata Rp 3 triliun.

Rakornas yang mengusung tema Investasi dan Pembiayaan, sambung Menpar, ada tiga isu kebutuhan pembiayaan yang diperlukan dalam mendukung sektor pariwisata, yakni, kebutuhan pembiayaan untuk membangun 10 destinasi pariwisata prioritas, kebutuhan pembiayaan Usaha Homestay 2018-2019, serta kebutuhan pembiayaan Usaha UMK Pariwisata.

“Untuk homestay membutuhkan investasi Rp 2 triliun dan Usaha UMK Pariwisata Rp 25 triliun. Tahun ini jumlah pelaku usaha mikro dan kecil di sektor pariwisata sebanyak 6,7 juta pelaku usaha,” lontarnya.

Menteri Arief ingin agar investasi pariwisata yang masuk ini bisa menetes dan dinikmati langsung oleh masyarakat yang membutuhkan. Ini juga sebagai bukti bahwa Pemerintah hadir untuk rakyat. “Kementerian Pariwisata ini akan lebih ada gunanya, kalau semua skema investasi ini bermanfaat ke rakyat,” tegasnya serius.

Menteri juga menyayangkan kecepatan pemerintah dalam berinvestasi sektor pariwisata belum diimbangi pelaku bisnis pariwisata dari dunia usaha swasta nasional. “Triliunan rupiah sudah digelontorkan pemerintah untuk membangun 10 destinasi pariwisata prioritas (DPP) dan kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) lainnya. Sayangnya, investasi ini kurang diikuti swasta. Saya heran pemerintah sudah bergerak cepat, tapi swasta merespon lamban,” tandasnya.

Diungkapkan, untuk mendukung target 20 juta wisman pada 2019 Presiden Joko Widodo (Jokowi) menetapkan 10 DPP sebagai Bali Baru yaitu Danau Toba, Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Pulau Seribu, Borobudur, Bromo-Tengger- Semeru, Mandalika, Labuhan Bajo, Wakatobi, dan Morotai. “Dari 10 DPP yang ditetapkan 4 destinasi super prioritas yaitu Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo. Di sini pemerintah telah melakukan banyak investasi yang diharapkan diikuti swasta,” ucapnya.

Menurut Menpar Arief Yahya sebagai destinasi pariwisata super prioritas, semua kebutuhan infrastruktur (jalan, listrik, air, dan unitilitas) dan sarana pendukung lain berkelas dunia sudah dibangun, termasuk bandara internasional dan pelabuhan/marina.

Dicontohkan, untuk mendukung destinasi prioritas di Tanjung Lesung, Banten telah dibangun jalan tol dari Serang ke Panimbang sepanjang 84 km sehingga mempersingkat perjalanan wisatawan dari Jakarta hanya sekitar 2 jam. “Tapi herannya, swasta tidak agresif dalam mengansipasi kecepatan pemerintah. Seharusnya investasi di sana jangan ditunggu ketika sudah jadi,” katanya mengulang

Menpar menambahkan, industri pariwisata ditetapkan sebagai sektor andalan dalam menghasilkan devisa, serta dapat menstabilkan defisit pada neraca perdagangan Indonesia. “Mulai tahun 2015, pariwisata masuk ke dalam sektor unggulan dan tahun 2019 kembali menjadi sektor unggulan dalan Rencana Kerja Pemerintah (RKM),” ungkapnya.

Menpar menjanjikan kepada pemerintah di tahun 2019, sektor pariwisata dapat menghasilkan devisa terbesar dari seluruh sektor yaitu mencapai USD 20 miliar dengan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) sebanyak 20 juta. Juga pergerakan 275 juta wisatawan nusantara (wisnus) sebagai pilihan dalam menstabilkan defisit pada neraca perdagangan Indonesia.

Target itu optimis tercapai, mengingat berdasarkan catatan Kementerian Pariwisata periode Januari-Juli 2018, sektor pariwisata menyumbang devisa sebesar USD 9 juta, khusus Juli 2018 berhasil menyumbang devisa sebesar USD 1,5 juta.

“Kalau kita bisa mempertahankan USD 1,5 juta sampai enam bulan kedepan, totalnya menjadi USD 16,5 juta. Target kita di 2018 sebesar USD 17 juta, artinya masih kurang USD 500 ribu. Karena itu, kita harus kerja keras untuk menggapainya, jangan sampai ngantuk untuk mengejar kekurangan agar tahun 2018 pariwisata menjadi sektor terbesar yang menghasilkan devisa dan menjadi yang terbaik,” paparnya.

Menurutnya, selama empat tahun terakhir pariwisata menghasilkan balance payment yang positif atau selalu surplus antara devisa yang diperoleh dari kunjungan wisman dengan uang yang dibelanjakan oleh wisatawan nasional (wisnas) yang berwisata ke luar negeri. (EP)

Dikira Toilet, Penumpang GoAir Mau Buka Pintu Darurat

this formate

NEW DELHI, bisniswisata.co.id: Seorang penumpang pesawat India memicu kepanikan ketika ia mencoba membuka pintu darurat pesawat saat terbang karena mengira pintu toilet. Penumpang pria tersebut melakukan perjalanan dengan GoAir dari New Delhi ke Patna pada Sabtu 22 September ketika dia berusaha membuka pintu belakang pesawat Airbus A-320.

“Seorang penumpang pesawat lain menekan alarm dan dia dicegat oleh kru,” kata pihak GoAir, seperti dilansir dari Dailymail.co.uk, Rabu (26/09/2018).

Laporan media India mengatakan dia baru pertama kalinya naik pesawat dan diperkirakan berusia 20-an akhir. The Telegraph, sebuah surat kabar yang berbasis di Kolkata, melaporkan bahwa ketika sesama penumpang pesawat bertanya pada pria tersebut apa yang sedang dilakukannya, dia mengatakan kepada mereka bahwa dia perlu menggunakan kamar kecil dan terus menarik pintu darurat.

GoAir mengatakan penumpang pesawat yang identitasnya dirahasiakan itu, diserahkan kepada pihak berwenang untuk penyelidikan lebih lanjut setelah pesawat tiba selamat di tempat tujuan.

Juru bicara maskapai menambahkan orang itu tidak akan berhasil membuka pintu karena tekanan udara di kabin. “Seorang penumpang di penerbangan G8 149 Del-Pat mencoba membuka pintu darurat belakang saat mengudara. Seorang penumpang pesawat lain langsung membunyikan alarm, sementara para kru mencegah pria tersebut. Setelah mendarat, penumpang pesawat tersebut diserahkan ke pihak keamanan bandara untuk penyelidikan,” kata juru bicara GoAir, dilansir dari Times of India.

Penumpang pesawat tersebut ditahan pihak keamanan bandara setelah mendarat pukul 7.30 malam waktu setempat. Pihak keamanan bandara mengatakan pria tersebut baru pertama kalinya naik pesawat dan tidak tahu pintu tersebut adalah pintu darurat. “Tidak ada motif yang disengaja dibalik aksinya,” kata Sanowar Khan, petugas polisi bandara.

Kepolisian Patna kemudian membebaskan pria yang berasal dari kankarbagh setelah dia menandatangani pernyataan. Pasar penerbangan India telah menyaksikan peningkatan enam kali lipat jumlah penumpang selama sepuluh tahun terakhir untuk kelas menengah yang sedang tumbuh dan mencoba menggunakan penerbangan murah untuk perjalanan jauh, dan karenanya banyak warga India yang menggunakan pesawat untuk pertama kali. (EP)

Pilpres dan Pileg, Industri Hotel di Daerah Kecipratan Berkah

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) memprediksi tahun 2019 bisa menjadi tahun yang baik bahkan berkah bagi pengusaha perhotelan terutama di daerah, karena pengaruh Pilpres dan Pileg yang akan menggunaan fasilitas Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE).

“Biasanya itu akan otomatis meningkatkan okupansi karena kampanye tidak melibatkan lokal saja, itu melibatkan Nasional, sehingga konsentrasinya pasti di dalam hotel dengan menyewa ballroom maupun meeting room untuk pertemuan dan rapat,” papar Wakil Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran dalam keterangan tertulis, Rabu (26/09/2018).

Namun, lanjut dia, untuk peningkatan yang terjadi tidak akan merata. Dikarenakan, Capres dan Cawapres hanya ada 2 calon sih?hingga diyakini mereka punya peta masing-masing di mana tempat potensial bagi mereka. “Berbeda jika calonnya banyak yang akan roadshow ke berbagai daerah. Kalo 2 calon saja mereka akan memilih daerah yang sangat penting bagi mereka saja,” tuturnya.

Meski demikian, dari sisi okupansi diyakini hotel di daerah-daerah yang dipilih untuk melakukan kampanye akan merasakan dampaknya. Hal tersebut berdasarkan pengalaman saat Asian Games kemarin, ungkapnya.

Dilanjutkan, dampak untuk hotel ada di Palembang lebih besar karena jumlah kamar 6.000-7.000 sedangkan Jakarta sampai 29.000-30.000. Sedangkan dari ajang ini, Maulana bilang proyeksi pendapatan akan meningkat 10%.

“Untuk pendapatan apabila daerah tersebut dipilih menjadi tempat kampanye bisa sampai 10% apalagi periode Januari-April saat low season ini akan menjadi menarik sebab pastinya Januari-Maret mereka akan roadshow ke berbagai tempat,” ujarnya (EP)

28 September – 1 Oktober 2018, Festival Kopi Temanggung

this formate

TEMANGGUNG, bisniswisata.co.id: Festival Kopi Temanggung kembali dihelat. Perhelatan tahunan yang dipersembahkan para pegiat kopi ini, diselenggarakan untuk keempat kalinya. Tahun ini berlangsung di Gedung Pemuda Temanggung pada 28 September hingga 1 Oktober 2018.

Festival tahun ini diikuti 60 stan, terdiri 42 di antaranya merupakan stan kopi dan 18 lainnya stan pendukung misalnya kuliner dan lain-lain. Jumlah ini mengalami kenaikan cukup tajam dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ini menandakan masyarakat semakin menggemari kopi Temanggung.

Tujuan festival kopi ini untuk memperkenalkan kopi Temanggung. Mengingat geliat usaha kopi di Temanggung semakin meningkat. Saat ini diperkirakan ada sekitar 100 merek kopi kemasan Temanggung. Kegiatan ini bermanfaat juga untuk menujukkan eksistensi kualitas dan kuantitas produk kopi temanggung serta juga sangat bermanfaat untuk mendukung sektor pariwisata Temanggung dengan even unik dan menarik agar Temanggung lebih dikenal sampai tingkat Nasional.

Sehingga Festival ini diharapkan dapat menarik kunjungan wisatawan terutama penggemar kopi, yang ingin merasakan maupun menikmati kopi Temanggung yang memiliki rasa berbeda. Juga sambil minum kopi dapat menikmati panorama pemandangan Temanggung yang kaya akan wisata alam.

Festival juga akan jadi ajang pertemuan antara buyer pabrikan, eksportir kopi, dan kopi shop, dan petani kopi. Jika semua pihak terkait sudah saling kenal dan ada kesepakatan diharapkan nantinya ada ekspor kopi langsung dari Temanggung.

Guna memeriahkan ini, beberapa kegiatan dilaksanakan dalam rangkaian Festival Kopi Temanggung adalah Festival Cita Rasa kopi Temanggung, Pelatihan Roasting Kopi Temanggung, Sarasehan Kopi Temanggung, Demo Barista, Forum Pengusaha HIPMI Jateng, Sarasehan Kewirausahaan, Anjangsana Tembakau Lintingan, Peta Pariwisata Temanggung,

Selain itu ada pementasan kesenian tradisional, seperti jaran kepang, topeng ireng, warokan, angklung, dan tarian dari Sanggar Didik Nini Thowok. Ada pula penampilan sembilan band akustik. Pada hari terakhir festival, 1 Oktober 2018, karena bertepatan dengan Hari Kopi Internasional panitia akan menyediakan 1.000 gelas kopi gratis. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Versace bakal Diakuisisi Desainer Michael Kors

this formate

MILAN, bisniswisata.co.id: Raksasa mode Italia Versace dikenal dengan logo kepala Medusa. Versace menjadi salah satu dari sedikit bisnis yang dikendalikan keluarga yang tersisa di industri fashion dan segera diakuisisi oleh desainer Amerika Michael Kors.

Ada beberapa hal yang harus diketahui tentang merek mewah berbasis di Milan ini. Dilansir dari Malay Mail, Rabu (26/9/2018), pertama sang pencipta Versace, Gianni Versace mulai mendesain pakaian pada usia muda dan pindah ke Milan ketika ia berusia 25 tahun. Pada 1978, ia mempersembahkan koleksi pertamanya. Versace bekerja sama dengan saudaranya, Santo yang mengurus bisnis label.

Director of the Luxury and Fashion Centre Bocconi University Dtefania Saviolo mengatakan Versace merupakan seniman sejati. Ia memiliki visi kreatif yang murni tentang warna dan material. Versace memukau dunia showbiz. Rancangannya dipakai oleh Madonna hingga Elton John. Supermodel seperti Claudia Schiffer dan Naomi Campbell pernah membawakan karya Versace di catwalk.

Kedua, koleksi Versace berwarna-warni, seksi, dan mewah. Desainnya mencampurkan cetakan barok, motif kulit binatang, dan sangat ketat. Pada pemutaran perdana Four Weddings and a Funeral tahun 1994, ia mendandani aktris Liz Hurley dengan pakaian hitam yang terkenal sugestif.

Pakaiannya terbuat dari sutra dan lycra, dengan kerah leher yang tajam dan celah panjang ke samping, gaun itu dipakaikan bersama oleh beberapa peniti emas yang sangat besar.

Ketiga, Versace ditembak mati oleh seorang pria bernama Andrew Cunanan ketika ia kembali ke vila mewahnya di Miami. Saat itu Versace tiba di vila setelah membeli koran pagi. “Pembunuhan itu mengejutkan dunia mode dan bisnis pertunjukan, pada saat merek Versace “di puncaknya”, kata konsultan David Pambianco.

Adik Gianni, Donatella mengambil alih sebagai direktur artistik, sementara Santo mengendalikan sisi uang dari bisnis. Namun kekuatan merek Versace menyusut karena tim manajemen berhasil satu demi satu, karyawan diberhentikan dan butik ditutup.

Keempat, Versace menjadikan sang adik Donatella sebagai muse. Mereka bekerja bersama-sama selama 14 tahun. Sedang Donatella mengalami depresi saat Versace meninggal. Pada 2005, ia pernah dirawat karena kecanduan kokain. (EP)

Sayang, Bandara Kertajati Belum Maksimal Serap Penumpang

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Keberadaan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) atau biasa disebut Bandara Kertajati di Majalengka dinilai masih belum maksimal dalam menyerap penumpang angkutan udara. Salah satu sebabnya lantaran operasional penerbangan di bandara ini masih sangat minim.

Direktur Bandar Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Polana B Pramesti, mengatakan saat ini yang masih menjadi kendala di bandara tersebut adalah soal aksesibilitas. Oleh sebab itu, pemerintah tengah mengupayakan adanya tol yang tersambung ke bandara tersebut. “Ya salah satu masalahnya akses, kemudian infrastruktur lain,” ujar dia di Kantor BKPM, Jakarta, Selasa (25/9/2018).

Selain masalah akses, lanjut dia, keberadaan infrastruktur penunjang lain juga menjadi kendala bagi bandara ini. Masalah tersebut harusnya mampu diatasi oleh pemerintah daerah (pemda) untuk mendorong peningkatan penumpang pesawat. “Infrastruktur lain seperti hotel, komersial area, itu yang kita tunggu dari daerah. Kalau itu sudah siap baru kita kembangkan,” kata dia.

Meski demikian, lanjut Polana, upaya pengembangan Bandara Kertajati tersebut akan terus dilakukan. Salah satunya dengan memperpanjang landasan pacu bandara dari sebelumnya 2.500 meter menjadi 3.000 meter. “Sedang on progress.‎ (Target?)‎ Tahun ini,” ujar dia.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan, Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) atau Bandara Kertajati di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat akan dapat tersambung dengan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan atau tol Cisumdawu pada akhir 2019.

Bandara Kertajati telah mulai beroperasi secara komersial sejak Mei 2018. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan Tol Cisumdawu akan disambung menuju Bandara Kertajati, sehingga memudahkan masyarakat Jawa Barat yang hendak berpergian dengan pesawat.

“Itu nanti kalau sudah ada Tol Cisumdawu, akan sampai ke sana (Bandara Kertajati). Tol Cisumdawu nanti juga ada dampaknya ke Kertajati, sehingga bisa kita manfaatkan Cisumdawu,” jelas dia seperti dilansir liputan6, Selasa (25/09/2018).

Tol Cisundawu merupakan jalan bebas hambatan sepanjang 61,6 km yang memiliki terowongan sejauh 472 meter dengan diameter 14 meter. Selain itu, jalan tol ini terdiri dari enam seksi, antara lain Seksi I Cileunyi-Rancakalong, Seksi II Rancakalong-Sumedang, Seksi III Sumedang-Cimalaka, Seksi IV Cimalaka-Legok, Seksi V Legok-Ujung Jaya, dan Seksi VI Ujung Jaya-Dawuan.

Pembangunan Tol Cisumdawu ini dikerjakan oleh pemerintah yang bekerja sama dengan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT). Adapun Seksi I dan II dikerjakan oleh pemerintah, sedangkan Seksi III-VI diambil oleh BUJT.

Menteri Basuki memperkirakan, pengerjaan Tol Cisumdawu paling cepat bakal selesai akhir tahun depan. “Kira-kira 2019 akhir mungkin, kalau enggak 2020. Tapi paling cepat akhir 2019 (Tol Cisumdawu),” tutur dia. (EP)