RI Jaring MLM dan Komunitas Muslim China ke Indonesia

this formate

China -RI sama-sama giat menjaring wisatawan Muslim dari ke dua negara.

JIMBARAN, Bali, bisniswisata.co.id: Komunitas Multi Level Marketing ( MLM) kosmetik dari China mulai mengalihkan kegiatan incentive dari Korea Selatan ke Indonesia. Kunjungan MLM China diharapkan mendongkrak target kunjungan 17 juta wisman tahun ini, kata Vinsensius Jemadu, hari ini.

Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II yang membidangi pasar China, Kementrian Pariwisata ini mengatakan bulan September ini ada 2050 wisatawan China yang terbang langsung ke Bali dengan charter flight. Bulan Oktober pihaknya juga menanti 3000 wisatawan China lainnya dari komunitas MLM.

“Biasanya untuk komunitas MLM terutama kosmetik mereka yang berhasil melakukan target penjualan yang tinggi akan mendapat bonus jalan-jalan ke Korsel namun kini konsentransi ke tujuan wisata di Bali,” kata Vinsensius.

China memang merupakan negara penyumbang wisatawan terbesar ke Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), hingga Juni 2018, jumlah kunjungan wisatawan asal China telah mencapai 1.048.456. “ Target 2018 untuk wisatawan China adalah 2.620.000 orang. Jadi masih ada 4 bulan lagi mengejar target tersebut,” tegasnya.

Vinsensius mengaku akibat gempa di Lombok, pihaknya kehilangan 10.000 wisatawan China yang semula dijadwalkan datang ke Bali saat gempa dan pasca gempa. Pihaknya optimistis dengan menggarap MLM yang masuk kategori Meeting, Incentive, Conference & Exhibition ( MICE) maka target tetap akan tercapai.

Saat ini pemerintah daerah di China juga gencar menjaring wisatawan Indonesia ke China terutama Pemda Hainan yang menjadi tujuan wisata utama di China juga. Komunitas Muslim Indonesia sejak tahun lalu juga gencar ikut paket wisata Muslim ke beberapa kota di China termasuk ke Hainan

“Pemda Hainan promosi paket wisata menggunakan penerbangan Indonesia seperti Lion Air, Sriwijaya dan Citilink dengan terbang langsung dari Jakarta maupun Surabaya. Penerbangan charter dari China di isi wisatawannya yang ke Bali,” jelasnya.

Kementerian Pariwisata akan  terus menggarap potensi pasar wisatawan China dan pekerjaan rumah yang belum digarapnya, kata Vinsensius, yaitu menggarap potensi 100 juta Muslim asal China yang jumlahnya sangat besar.

Wisatawan Muslim China juga berminat berwisata ke Indonesia. Promosi menggaet potensi 100 juta Muslim China mulai tahun 2019.

“Tahun depan Kemenpar akan fokus menyasar potensi wisatawan dari wilayah Ningxia dan Xi’an. Dua daerah tersebut merupakan wilayah yang ditempati mayoritas masyarakat Muslim di China,”

Menurut Vinsen, karakteristik wisatawan Muslim China memiliki ketertarikan dengan destinasi Muslim Friendly dan menyukai wisata bahari yang menyuguhkan pemandangan alam serta laut yang jernih dan kehidupan bawah laut yang indah karena mereka hidup jauh dari lautan.

“Secara umum, preferensi mereka sama namun sebagai wisatawan Muslim ingin fasilitas yang memenuhi kebutuhan dasar wisatawan musli, mulai sarana ibadah dan makanan halal.

“Mereka sangat memperhatikan soal makanan hala dan juga memerhatikan tempat dan sarana ibadah. Kalau soal suka belanja dan wisata bahari sama seperti wisatawan China umumnya,” ujar Vinsensius

Menurut Vinsensius, Kemenpar telah menyiapkan strategi promosi untuk meraih wisatawan dari dua daerah tersebut. Diantaranya memulai branding dan advertising di berbagai saluran media di Ningxia dan Xi’an.

“Kita juga akan mulai memperhatikan waktu promosi di waktu puasa dan lebaran di sana,” kata Vinsensius.

Data Konsumen British Airways Diretas

this formate

LONDON, bisniswisata.co.id: British Airways, maskapai asal Inggris mengalami peretasan terhadap kartu pembayaran pelanggannya sebanyak 380.000. Pencurian data melalui dunia maya ini membuat rincian data pribadi dari pemilik kartu turut dicuri peretas.

Dilansir dari AFP, Jumat (7/9/2018), para pelanggan yang memesan tiket dari tanggal 21 Agustus hingga 5 September yang mengalami pencurian data. Namun, perusahaan menjamin pencurian tidak meliputi nomor paspor dan perincian perjalanan konsumen maupun paspornya.

“Rincian pribadi dan keuangan pelanggan yang membuat pemesanan di situs web dan aplikasi kami disusupi. Pelanggaran telah diselesaikan dan situs web kami berfungsi dengan normal. Kami telah memberi tahu polisi dan otoritas terkait,” kata Juru Bicara British Airways, Kamis (6/9).

Dilansir dari Reuters, serangan ini memperpanjang daftar panjang serangan yang British Airways. Pada Mei 2017, maskapai mengalami kegagalan sistem komputer besar-besaran yang disebabkan oleh masalah pasokan listrik di dekat Bandara London Heathrow. Aksi ini membuat 75.000 pelanggan terlunta-lunta di bandara tersibuk di Eropa selama liburan akhir pekan.

Juga pada Juni 2018, lebih dari 2.000 penumpang British Airways mengalami pembatalan penerbangan karena harga tiket mereka lebih murah dari yang seharusnya akibat kesalahan dalam sistem tiketing.

Kepala eksekutif BA saat itu mengatakan akan mengambil langkah untuk memastikan insiden seperti itu tidak pernah terjadi lagi. Sayangnya, kejadian serupa tetap terjadi pada Juli 2017. Mereka membatalkan dan menunda penerbangan dari bandara yang sama karena masalah dengan sistem TI pemasok.

Maskapai penerbangan itu telah meluncurkan penyelidikan dan memberi tahu polisi dan otoritas terkait lainnya. Bahkan pihak keamanan siber perusahaan dikerahkan juga kepolisian setempat serta otoritas lainnya sudah dihubungi terkait kejadian peretasan.

Seluruh konsumen yang terpengaruh peretasan telah dihubungi oleh British Airways. Konsumen disarankan untuk menghubungi perusahaan penyedia kartu kredit mereka apabila merasa terdampak penyalahgunaan data oleh para peretas. (EP)

Ford EcoSport Community Helat Touring sambil Baksos

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Ford EcoSport Community (ForESCom) Indonesia kembali mengadakan Jambore Nasional 3 di Solo 8-10 September 2018. Kegiatan nasional ini diikuti oleh 120 mobil Ford EcoSport, yang dihadiri lebih dari 450 orang keluarga besar ForESCom seluruh Indonesia.

Peserta touring dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Krawang, Cianjur, Bandung, Cirebon, Surabaya, Malang, Jogja, Semarang, Solo dan Bali. Mulai Jumat malam, 7 September 2018, persertah bergerak beriringan menuju Solo. Dari luar Pulau Jawa dan Bali juga hadir Citra Bellina (Kalsel) dan Ricky (Makasar).

Pada tiga hari perhelatan akbar ini, akan dilakukan berbagai kegiatan seperti : Touring, Rapat Kordinasi Nasional (Rakornas), Pelantikan Ketua Umum yang baru, Perayaan Ulang Tahun ForESCom ke 4, Gala Dinner, hiburan/tarian daerah serta pembagian Doorprize, Coaching clinic, perlombaan Amazing Race dengan menjelajah tempat-tempat wisata di kota Solo dan sekitarnya.

Tidak lupa diadakan Bakti Sosial di Yayasan Permata Hati, Solo. Telah disiapkan bantuan bagi penghuni panti asuhan ini, termasuk pemasangan penerangan listrik bertenaga surya.

Ketua Panitia Jambore Nasional 3 ForESCom, Lisan W Prabawa, memastikan bahwa semua persiapan telah berjalan baik. Diharapkan event ini sukses dan berjalan dengan lancar.

Dudi Darmadi, Ketua Umum ForESCom priode 2015-2018, berharap semua kegiatan dapat berjalan lancar dan roda organisasi dapat berjalan baik. Rembuk nasional pada Rakornas dan regenerasi pengurus adalah amanat dari AD/ART ForESCom. Wajib dijalankan karena ForESCom sudah berbadan hukum sejak tahun 2016. (redaksibisniswisata@gmail.com)

YouTube Kids Kini Bisa Diakses di Indonesia

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: YouTube Kids kini resmi meluncur di Indonesia. Sebuah aplikasi yang dibangun dari bawah ke atas yang membawa kumpulan konten menarik dari seluruh dunia untuk keluarga. YouTube Kids diklaim berhasil diluncurkan lebih dari 37 negara, ditonton lebih dari 70 miliar kali. Juga, memiliki lebih dari 11 juta penonton aktif mingguan, dan puluhan juta unduhan oleh keluarga yang memberikan peringkat lima terbaik dalam kategori aplikasi anak.

Head of Kids and Learning Partnerships YouTube Asia Pacific, Don Anderson, menuturkan prioritas utama YouTube adalah memberikan pengalaman terbaik bagi keluarga dan anak-anak untuk mengakses kekayaan konten ramah keluarga.

“Sebagai orang tua, saya juga ingin tahu bahwa saya memiliki alat untuk membantu mengelola pengalaman keluarga saya. YouTube Kids memberi orang tua kontrol untuk memberikan pengalaman yang sesuai untuk anak-anak mereka mengeksplorasi keingintahuan mereka yang tak ada habisnya dan belajar tentang topik-topik yang baru,” kata Don Anderson dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (7/9/2018).

Sejak pertama kali YouTube Kids diperkenalkan pada tahun 2015, tim YouTube Kids, yang banyak diantaranya merupakan orang tua, telah bekerja keras untuk menambahkan fitur untuk orang tua dan anak-anak, serta melakukan peningkatan berdasarkan masukan dari komunitas YouTube.

Fitur terbaru ini salah satunya ditandai dengan desain yang cerah dan menyenangkan. Desain ramah keluarga dari aplikasi ini membuatnya lebih mudah untuk menemukan Naura TV atau video terbaru dari Kids Tv Indonesia.

YouTube Kids kini memiliki lebih banyak warna dan karakter yang menjadi contoh keajaiban YouTube. Mulai dari botol air, sandal pria hingga karakter roti bakar, anak-anak sekarang dapat menemukan lebih banyak karakter untuk dicintai dalam aplikasi.

Selain itu, konten yang berfokus pada keluarga yakni membuat aplikasi YouTube Kids untuk menjadi versi YouTube yang lebih ramah keluarga, sebuah tempat bagi anak-anak untuk mengeksplorasi imajinasi dan keingintahuan mereka.

“Cari video yang menarik bagi keluarga Anda, seperti mengapa penguin berlenggang-lenggok di National Geographic Kids, atau tonton video favorit dari Kastari Sentra dan Keira Charma,” ungkap Don.

Aplikasi berbagi video yang berisi kumpulan konten keluarga ini sudah bisa diunduh di Google Play Store. “Prioritas utama kami adalah memberikan pengalaman terbaik bagi keluarga dan anak-anak untuk mengakses kekayaan konten ramah keluarga,” kata Don.

Menurut dia, YouTube Kids memberi orangtua kontrol untuk memberikan pengalaman yang sesuai untuk anak-anak mereka mengeksplorasi keingintahuan mereka yang tak ada habisnya dan belajar tentang topik-topik yang baru.

Lenggogeni Halilintar, ibu dari keluarga YouTube terbesar di Indonesia, Gen Halilintar, mengatakan di era milenium dan digital ini, YouTube telah menjadi kebutuhan, terutama untuk generasi milenial.

“Kami benar-benar membutuhkan aplikasi yang aman, positif, dan sehat yang benar-benar ramah anak-anak, di mana anak-anak dapat terjun dan menonton konten yang baik,” tuturnya.

Berikut fitur-fitur utama YouTube Kids:

1. Desain ramah keluarga
Tampilan YouTube Kids dirancang agar penggunanya mudah mencari konten yang diinginkan.

2. Konten untuk keluarga
YouTube menjanjikan konten-konten yang masuk dalam aplikasi merupakan konten yang positif dan aman bagi anak-anak.

3. Pengawasan orang tua
YouTube menyediakan opsi pengawasan bagi orang tua untuk mengatur bagaimana anak-anak mengguna YouTube.

Fitur-fitur yang ada di antaranya: Profil anak (Orang tua dapat membuatkan profil anak, berguna untuk satu perangkat yang digunakan bersama) dan Timer (Aplikasi ini memiliki fitur timer bawaan untuk membatasi waktu anak menonton konten di YouTube). (redaksibisniswisata@gmail.com)

9 – 23 September 2018, Sail Indonesia Moyo Tambora 2018

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Kementrian Pariwisata (Kemenpar) sangat apresiasi digelarnya Sail Indonesia Moyo Tambora (Sail Motam) 2018, karena akan mendorong investasi sekaligus menjadi sarana promosi pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB). Sail Motam 2018 yang diikuti 42 negara akan berlangsung di Pulau Sumbawa pada 9 hingga 23 September 2018.

Nama Pulau Moyo sudah terkenal di dunia, sejak almarhum Lady Di atau Putri Dunia dari Inggris pernah berlibur di Pulau Mojo, sehingga namanya sempat mendunia. Dan kini dibangkitkan lagi dengan even sail Moyo Tambora

Selain itu, NTB sangat konsisten dalam mempromosikan pariwisata NTB, sehingga berbagai event wisata selalu menjadi perhatian wisatawan “Untuk mensukseskan Sail Motam 2018 dijalankan strategi promosi yang lengkap yaitu saat pre-event, on-event, dan post-event (POP).

Tercatat, selama 8 tahun NTB menunggu realisasi penyelenggaraan Sail Motam dan Baru tahun 2018 baru terlaksana. Sail Motam yang diikuti peserta dari 42 negara ini diharapkan menjadi mendorong masuknya investasi serta menjadi sarana mempromosikan pariwisata NTB khususnya Pulau Moyo dan Tambora, Kabupaten Sumbawa.

Sail Motam 2018 menjadi sarana promosi dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke NTB yang tahun ini mentargetkan 4 juta wisatawan, 2 juta di antaranya wisatawan mancanegara (wisman). Diharapkan event ini menjadi pendorong invetasi dalam upaya meningkatkan perekonomian NTB. Investasi yang masuk ke NTB masih kurang dari 5% dari total investasi nasional yang tahun lalu sebesar Rp 650 triliun.

Masuknya investasi tersebut, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah NTB tahun lalu mencapai 7,1% atau di atas pertumbuhan nasional. Dampaknya, dapat menurunkan angka kemiskinan hingga 2% dan diharapkan dalam lima tahun ke depan tinggal 1%.

Untuk pre-event digelar kegiatan Bulan Pesona Lombok Sumbawa 2018 berlangsung dari tanggal 18 Agustus hingga 16 Sepetember 2018. Untuk on-event, Sail Motam 2018 berlangsung pada 9 hingga 23 September 2018. Even ini kemudian dilanjutkan dengan post-event yaitu Festival Pesona Moyo yang akan berlangsung pada 10 September hingga 8 Oktober 2018.

Sail Indonesia Moyo Tambora 2018 diselenggarakan bersama oleh Pemkab Sumbawa dan Pemprov NTB bekerjasama dengan Kemenko Maritim dan Kemenpar. Event ini merupakan upaya mempromosikan potensi wisata bahari NTB khususnya Pulau Satonda, Pulau Moyo, dan Tambora atau Samota di Kabupaten Sumbawa ke kancah internasional, sebagaimana tema yang diangkat dari Sai Indonesia Moyo Tamboran 2018 yakni Discover Samota.

Dan demi mensukseskan even Sail Motam 2018 akan digelar rangkaian acara antara lain; Tambora Vulcano Tour, International Yacht Rally, Culture Performance Moyo Tambora, City Parade, Expo Maritim, Moyo Tambora Fun Run,
International Culinary Program, Dialog Budaya Maritim,

Selain itu Investment Forum, Seminar Internasional Asia Pasifik Geopark Network, Barapan Kebo & Pacuan Kuda, International Paragliding Competition, dan juga pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat setempat. (redaksibisniswisata@gmial.com)

Baim Wong Buka Rahasia Bisnis Kuliner

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Selama 10 tahun artis Baim Wong sukses menjalankan bisnis kuliner. Aktor tampan ini menggeluti restoran mie. Bakmi Wong, namanya yang merupakan perpaduan antara nama sekaligus kuliner bakmi yang mendunia. Bukan hanya banyak peminat dan pelanggan, namun Baim ingin bisnisnya terus berkembang dengan membuka cabang di beberapa lokasi baru.

Tujuannya Bakmi Wong semakin dekat dengan pelanggan setianya, mudah dijangkau serta bisa mengurangi penggaguran. Sukses mengembangkan usaha kuliner bakmi selama 10 tahun, Baim Wong mengaku tidak memiliki trik apapun untuk menjadi sukses.

“Semuanya bermodal dari mimpi dan angan-angan. Jadi kalau mau sukses usaha yah berimajinasi aja dulu. Saya baca dari banyak buku, semua orang mencapai kesuksesan berawal dari mimpi dan imajinasi. Jadi gapai cita-cita aja setinggi langit, Inilah rahasianya,” lontar lelaki kelahiran Jakarta, 27 April 1981 saat ditemui di Jakarta, Kamis kemarin.

Selain itu, Muhammad Ibrahim – nama sesuai KTP mengaku usaha kulinernya tersebut terbentuk dari passionnya terhadap industri makanan. Dia mencotohkan mie yang membuatnya tertarik untuk menciptakan bisnis tersebut sebagai sampinganya di dunia perfilman. “Saya dari dulu memang suka mie, makanya saya membuat rumah makan mie sebagai usaha sampingan,” jelas artis jebolan Universitas Atma Jaya Jakarta dan Universitas Prof. Dr. Moestopo

Disinggung apa tak bentrok jadwal bisnis kuliner dengan dunia akting? “Saya nggak kebingungan, kelimpungan dalam menjalankan dua perkerjaannya sekaligus. Rahasianya ya karena bisnis kuliner ini sangat sesuai dengan passionnya. Jadi saya ngak merasa keberatan saat menjalankannya,” lontar anak bungsu dari 5 bersaudara dari pasangan pengusaha Johnny Wong dan Kartini Marta Atmadja.

“Saya memiliki passion di bidang kuliner, saya nggak merasa capek mengerjakan pekerjaan ini. Semua orang, jika melakukan pekerjaan yang disukainya, pasti tidak akan merasa bosan, capek apalagi mengeluh. Bahkan jika harus bekerja 24 jam pun, akan terasa menyenangkan,” tutur yang main film pertama kali tahun 2012 berjudul Dilema. Dalam film ini Baim menjadi nominasi – Aktor Pendatang Baru Terbaik di Indonesian Movie Awards 2012. (EP)

Standarisasi Kompetensi Wisata Selam Perlu Dibenahi

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Destinasi wisata selam atau diving di Indonesia, luar biasa banyaknya, bahkan pemandangan alam bawah laut sangat indah, kaya keragaman hayati dan banyak wisatawan asing tertarik diving di republik ini. Sayangnya, standirasi kompetensi wisata selam masih rendah, masih membutuhkan banyak langkah pengembangan sehingga pelaku usahanya bisa bersaing secara global.

“Memang, Indonesia banyak spot atau titik selam, juga dive guide yang punya dive log (pengalaman menyelam) sampai ribuan kali. Tapi kalau ditanya sertifikatnya apa, ternyata mereka masih open water (tingkat dasar). Ini yang harus kita benahi,” papar Ketua Perkumpulan Usaha Wisata Selam Indonesia (PUWSI) demisioner John E. Sidjabat, di Jakarta, Kamis (6/9/2018).

Karena itu, sambung penyelam profesional ini, industri selam perlu melakukan standarisasi kompetensi mulai standar kualitas pelayanan, standar keamanan dan keselamatan kerja, legalitas usaha, serta kemitraan industri selam dengan berbagai pihak.

“Standarisasi ini sangat penting dan memiliki nilai strategis, karena kemampuan personil dive guide yang dilandasi oleh pengetahuan, keterampilan dan didukung sikap serta penerapannya yang bagus, akan berdampak pada ketertarikan wisatawan untuk datang menyelam lebih banyak lagi,” ungkapnya.

Pentingnya standarisasi ini juga karena maraknya kasus kecelakaan saat menyelam bahkan snorkling kerap terjadi di Indonesia. Salah satu faktor penyebabnya bisa karena para dive guide maupun pelaku usahanya belum memiliki standar. “Karena itu kita terus melakukan pembenahan dengan standirasi kompetensi untuk menekan kejadian yang tak kita inginkan,” paparnya.

Ketua Dewan Pengawas PUWSI, Abi Carnadie mengatakan wisata selam di Indonesia saat ini menunjukkan peningkatan signifikan. Bahkan, survei media internasional menunjukkan, Indonesia adalah destinasi selam terbaik dunia. Bahkan Indonesia memiliki titik penyelaman paling banyak. Saat ini ada 736 titik atau slot penyelaman dari Sabang hingga Marauke. Dan hanya 4 empat provinsi yang tak punya laut.

Dari jumlah itu, sambung Abi, terbanyak di wilayah timur. Belum lagi kini pemerintah mengembangkan 10 destinasi Bali baru, ternyata hasil pantau PUWSI banyak spot-spot diving yang terus digali. “Harapanya semakin banyak wisatawan selam dari luar negeri datang ke Indonesia,” lontar Abi juga anggota Tim Percepatan dan Pengembangan Wisata Bawah Laut.

Saat ini di Indonesia ada sebanyak 124 operator selam, bahkan jumlah ini bisa lebih namun belum menjadi anggota PUWSI, sedangkan agency resmi ada 6 agency yang sudah memiliki sertifikasi internasional.

Agus Widayanto, anggota Tim Percepatan dan Pengembangan Wisata Bawah Laut (TPPWB) Kemenpar mengatakan target kunjungan wisata Indonesia tahun 2019 sebanyak 20 juta. Sebanyak 4 juta di antaranya diharapkan bisa disumbang dari wisata bahari, termasuk wisata selam. Karena itu, promosi wisata selam terus digencarkan di luar negeri, termasuk mengikuti pameran global.

“Negara saingan wisata diving di Indonesia saat ini adalah Malaysia, Filiphina dan Thailand, namun Indonesia lebih banyak memiliki spot atau titik selam. Dan soal harga wisata selama kita sangat kompetitif. Namun yang menjadi kendala adalah akses transportasi. Ya mungkin jika ada investor yang mengembangkan seaplane tentu wisata selam banyak dikunjungi wisman,” paparnya.

Agus menyarankan industri selam perlu juga bermitra dengan berbagai lembaga, seperti dengan asosiasi dokter kelautan untuk penanganan kecelakaan selam, ataupun bermitra dengan pemerintah mulai dari Kemenpar, Kemenaker, KKP, dan berbagai instansi terkait lainnya.

Rusman Hariyanto, Kepala Subdit Wisata Bahari dan BMKT, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) juga menekankan pentingnya kepedulian lingkungan dalam membangun industri selam. KKP sangat support pengembangan industri wisata selam. Dengan catatan, jangan target jumlah wisatawan yang dikejar.

“Laut itu kan punya carrying capacity, jadi kalau wisatawan selam terlalu banyak, terumbu karang bisa rusak, laut bisa rusak. Industri wisata selam harusnya mengejar length of stay yang panjang. Jadi tidak perlu mendatangkan banyak orang, tapi mendatangkan banyak uang,” jelas Rusdi.

Banyaknya permasalahan di wisata selam Indonesia, PUWSI menggelar Munas kedua pada Rabu, 5 September 2018, di Menteng, Jakarta. Di samping menjadi ajang diskusi perihal strategi pengembangan industri selam nasional, Munas ke-2 PUWSI juga memilih Ricky Soerapoetra sebagai Ketua PUWSI periode 2018-2021.

“Saya harap ke depannya PUWSI bisa terus mengembangkan industri selam Indonesia menjadi lebih profesional, berkelanjutan, dan bisa lebih menyejahterakan anggotanya,” ujar Ricky.

Munas ke-2 PUWSI terselenggara atas dukungan Wanita Selam Indonesia (WASI), Dive&Co, Masyarakat Selam Indonesia (MASI), majalah Scuba Diver Australasia Indonesia serta puluhan pelaku usaha wisata selam dari seluruh Indonesia.

Perkumpulan Usaha Wisata Selam Indonesia (PUWSI) adalah organisasi yang mewadahi para pelaku usaha di bidang wisata bawah laut (underwater tourism) di Indonesia. PUWSI terbentuk pada tahun 2015, dan sejak saat itu PUWSI telah terlibat dalam sejumlah kegiatan yang terkait dengan pengembangan industri wisata selam nasional seperti, Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan DPR Komisi X tentang regulasi wisata selam, Perumusan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) di bidang Kepemanduan Wisata Selam dan Snorkeling, FGD Industri Diving Indonesia bersama Kemenpar RI, dan lainnya.

Saat ini PUWSI beranggotakan puluhan pelaku wisata selam mulai dari dive center, dive operator, dive shop, dive travel agent, dive resort sampai dengan pengelola liveaboard atau kapal wisata selam dari seluruh wilayah Indonesia. (end)

Kreasi Baru Sambal Khas Indonesia Dengan Campuran Daun Koja  

this formate
JAKARTA, bisniswisata.co.id
Bagi mereka yang suka bersantap, rasanya ada yang kurang kalau tidak ada rasa pedas dalam menunya. Untuk memenuhi kebutuhan para pecinta kuliner itu, kini banyak bermunculan aneka sambal dengan berbagai rasa dan level kepedasannya.
Salah satunya Sambal Koja kreasi baru tim dapur Sailendra Restaurant, JW Marriott Hotel Jakarta.
Sambal of Sailendra dengan produk perdananya Sambal Koja ini baru saja diluncurkan.
Terbuat dari bahan-bahan unik khas Indonesia. Bahan dasarnya cabai rawit hijau, daun koja, bawang putih, terasi, kemiri, daun melinjo, air jeruk limau dan garam. Daun koja atau daun salam koja banyak tumbuh di daerah Aceh, dan dikenal dengan daun kari atau daun temurui.
Banyak digunakan oleh masyarakat Aceh untuk campuran masakan. Daun koja bisa menimbulkan aroma wangi. Salah satu masakan Aceh adalah menu ayam tangkap, yang memakai daun koja yang digoreng kering. Aromanya wangi dan mengundang selera.
Heri Purnama, Executive Sous Chef Sailendra Restauran JW Mariott Hotel Jakarta, yang menciptakan Sambal Koja, menuturkan daun koja biasa dipakai untuk bahan kari.  “Saya berkreasi untuk membuatnya jadi sambal yang khas. Rasanya tidak memakai level pedas,” ujarnya, hari ini.
Heri menjelaskan sambal koja ini bagus juga untuk kesehatan. Sebab, cabe rawit, garam, dan daun koja, jika dicampur dengan daun melinjo bagus sebagai anti oksidan.
Sambal koja bisa tahan sampai tiga bulan kalau dipakai dengan benar.
“Kami tidak pakai bahan pengawet. Yang membuatnya tahan lama adalah dari kadar bawang putih,” ungkapnya. Selain itu sambal koja juga bisa dipakai sebagai bahan bumbu aneka masakan. Sambal ini juga bisa dinikmati oleh semua kalangan.
Adeza Hamzah, Cluster Director of Marketing Communications dari JW Marriott Hotel Jakarta dan The Ritz-Carlton Jakarta, Mega Kuningan, menjelaskan dalam waktu bersamaan, pihaknya juga luncurkan buku resep yang berisi aneka kreasi hidangan khas Indonesia yang menggunakan sambal koja.
“Kami juga bekerjasama dengan GrabFood dalam layanan pesan antar untuk setiap pembelian Sambal of Sailendra. Selain itu juga akan hadir Sambal Gallery di  area lobi JW Marriott Hotel Jakarta,” ujar Adeza.

Traveling Milineal, Peluang Baru Industri Pariwisata

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Jumlah milenial di kawasan Asia Pasifik mencapai 45% dari total populasi. Angka ini diprediksi pada 2020 akan memiliki kekuatan daya beli sebesar US$ 6 triliun. Apalagi, kebiasaan kalangan milenial adalah berwisata. Mereka rela menabung untuk berkunjung ke lokasi tertentu dan berbagi cerita tentang perjalanan mereka.

“Kebiasaan traveling, menumbuhkan peluang baru dalam industri pariwisata. Namun, ada beberapa hal yang harus dipahami ketika mencoba menggarap pasar millenial dalam industri pariwisata,” lontar Karun Budhraja selaku Vice President Corporate Marketing and Communications Asia Pacific Amadeus di ajang Asean Marketing Summit di Jakarta, Kamis (6/9/2018),

Dilanjutkan, tercatat ada empat hal terkait dengan perilaku milenial dalam hal travelling. Pertama, adalah masalah aspirasi. Ini merupakan tantangan buat brand untuk memahami keinginan mereka bahkan sebelum konsumen tahu bahwa mereka butuh.

Kedua, milenial merupakan generasi yang berlomba-lomba mencari pengalaman melalui digital maupun konvensional. Ketiga, Sebelum melakukan travelling, milenial ini mencari dan mendapatkan inspirasi dari rekanan terdekat mereka. Keempat, Setelah itu mereka akan mendengarkan pendapat dari digital reviewers dan platform travel seperti Agoda dan TripAdvisor

“Jadi Milenial ini ketika travelling selalu ingin terhubung dengan internet, Sebanyak 54% milenial di Asia Pasifik tetap terhubung dengan Internet selama liburan. 52% terhubung untuk bisa mengakses peta dan lokasi. 49% terhubung dengan alasan untuk bisa memberikan informasi kepada rekanan bahwa mereka aman selama berlibur,” ungkapnya.

Karenanya, lanjut dia, ini peluang baru bagi pelaku pariwisata seperti hotel atau provider seluler. Bisa hadirkan Wi-Fi gratis dan kartu perdana dengan fitur khusus. Mengingat, Milenial ini ingin mendapatkan rekomendasi terkait travelling berdasarkan sumber yang tepat. Data dari Amadeus mencatat sebanyak 31% menyukai promosi dari email, 23% dari media sosial, dab 20% dari travel apps.

Bagi Karun, saat ini milenial bukan soal berkunjung saja. Mereka menekankan pentingnya sebuah pengalaman yang nyata ketika berliburan. Terkait masalah keamanan, sebanyak 61% akan menghindari lokasi yang sempat menjadi lokasi terorisme, dan 51% menghindari lokasi yang terdampak bencana alam.

“Bagi mereka sesuatu yang nyata atau yang benar-benar dekat dengan jati diri mereka akan menjadi hal yang menarik, ketimbang hal-hal yang terlalu dibuat-buat,” tutup Karun.

Sementara itu. Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menyampaikan Nomadic Tourism sebagai Solusi Sementara Sebagai Solusi Selamanya (5S) bagi wisatawan milenial. “Tidak mungkin membangun berbagai destinasi yang begitu banyak di Indonesia jika menggunakan konsep yang lama, seperti Nusa Dua yang membutuhkan waktu 20 tahun,” kata Menpar sebagai keynote speaker

Menpar membandingkan konsep Nomadic Tourism dengan Telkomsel. “Telkomsel mengembangkan Pre-Paid, yang dulu saya desain sebagai solusi sementara. Sekarang justru menjadi solusi selamanya, 98% pelanggan telkom itu pre-paid service,” jelasnya.

Nomadic tourism sangat customer-centric sehingga harus mengetahui positioningnya, yaitu dengan memilih market millenials. “Marketnya adalah para millennials. Anak-anak muda mobile, digital dan interaktif. Mereka membutuhkan pengakuan, esteem needs, terutama melalui media sosial,” ujar Menpar.

Nomadic Tourism merupakan strategi Kemenpar untuk merebut wisman yang tahun ini ditargetkan 17 juta wisman dan 20 juta wisman pada 2019. “Nomadic Tourism sebagai solusi dalam mengatasi keterbasan unsur 3 A (atraksi, amenitas, dan aksesibilitas) khususnya untuk sarana amenitas atau akomodasi yang sifatnya bisa dipindah-pindah dan bentuknya bermacam-macam seperti glamp camp, home pod, dan caravan.,” lontarnya.

Target Kemenpar adalah membangun 100 pasar digital di 34 provinsi dan 10 nomadic tourism (glamp camp, home pod, dan caravan) di destinasi unggulan,” kata Menpar Arief Yahya. Saat ini jumlah backpacker yang kebanyakan adalah generasi millennials di seluruh dunia mencapai 39,7 juta orang. Peluang ini lah yang ingin ditangkap Kemenpar dengan menyediakan akomodasi nomadic tourism ini. (EP)

RI Gencar Bidik Wisatawan Kelas Menengah India

this formate

Wisatawan India bersama keluarga di Uluwatu, Bali

BALI, bisniswisata.co.id: Sedikitnya 500 juta warga India golongan menengah atas menjadi pasar wisata potensial baru bagi Indonesia, apalagi pengeluarannya tinggi, kata Dr. Komang Mahawira, Kabid area I Regional III yang menangani pasar India kementerian pariwisata, hari ini.

Berbicara di sela-sela Famtrip Forum Wartawan Pariwisata ke Satria Agrowisata, Komang mengatakan penduduk India yang mencapai 1, 3 milyar orang, 500 juta diantaranya adalah kelas menengah baru yang kini gemar berwisata kemancanegara temasuk Indonesia.

Sedikitnya jumlah wisatawan India yang ke mancanegara ( outbound) mencapai 23 juta orang per tahun dan puncak kunjungan ke Indonesia umumnya bulan Mei saat mereka juga libur keagamaan seperti hari raya Lebaran pada Muslim, tambah Komang.

Komang ( kanan) mencicipi kopi Bali dan minuman herbal lainnya di Satria Agrowisata

“Dengan meningkatnya taraf hidup masyarakat kelas menengah-atas, mereka mencari pengalaman wisata yang baru. Tidak heran untuk wisata kapal pesiar berangkat dari Singapua juga dipenuhi oleh wisatawan India,” kata Komang Mahawira, mantan Direktur Akademi Pariwisata Makassar ini.

Pihaknya sepanjang tahun ini sudah mengadakan tiga kali Famtrip untuk industri wisata dan media nasional dari India ke Bali dan Jogja sehingga pihaknya oprimistis untuk kunjungan wisatawan India ke Indonesia akan meningkat.

Wisatawan asal India ini selalu datang ke Bali dan wilayah pulau Jawa tepatnya di Yogyakarta.
“Orang India ke Bali sebanyak 55 persen setelah China, dan Australia. Di mana, di Bali terdapat kesamaan budaya, serta keyakinan agama,”

Terlebih, bagi warga India agama Hindu orang Bali sangat banyak ketimbang di India. Selain Bali, ada pula Yogyakarta karena di sana ada Prambanan dan Borobudur.
Dengan melihat pertumbuhan antusias wisatawan asal India ini maka pihak Kementerian Pariwisata Indonesia sangat yakin bisa menambah pasokan wisatawan mancanegara, khususnya dari India untuk mendongkrak target kunjungan 17 juta wisman tahun 2018 ini.

“Capaian  di 2017 kunjungan wisatawan India ke Indonesia  sebesar 485.314 wisatawan, kemudian di tahun 2018 naik 44 persen di pertengahan tahun ini menjadi 700 ribu. Oleh karenanya, kami berani menaikkan target pasar India hingfa akhir tahun bisa melonjak hingga 1.3 juta orang,”

Gaya hidup wisatawan India yang menggunakan hotel-hotel mewah dan pengeluaran belanja barang branded semuanya  dapat terpenuhi di Bali, Jakarta, Jogja dan kota lainnya. Oleh karena iru pihaknya berharap selain Garuda Indonesia yang melakukan penerbangan langsung juga ada peberbangan lainnya dari Indonesia menggarap pasar India.

Garuda Indonesia, April lalu resmi mengoperasikan penerbangan langsung Denpasar- Mumbai. Rute tersebut beroperasi dua kali dalam satu minggunya dan kini menjadi tiga kali seminggu.