Bandara Silangit Ganti Nama Bandara Sisingamangaraja XII

this formate

TAPANULI UTARA, bisniswisata.co.id: Bandar Udara (Bandara) Internasional Silangit di Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara (Sumut), resmi berganti nama menjadi Bandara Internasional Raja Sisingamangaraja XII. Perubahan nama ini, ditandai dengan terbitnya Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 1404 Tahun 2018.

Terbitnya keputusan itu diketahui dari surat Kepala Biro Hukum Kementerian Perhubungan kepada Sekretaris Ditjen Perhubungan Udara Direktur Bandar Udara Ditjen Perhubungan Udara. Pada surat bernomor 243/Srt/B.IV/IX/2018 itu dijelaskan bahwa keputusan menteri yang mengganti nama bandara itu dibuat pada 3 September 2018. Namun, tidak dijelaskan alasan yang melatarbelakangi pergantian nama itu.

Pada surat bertanggal 4 September 2018 itu, Kepala Biro Hukum Kemenhub Wahju Adji meminta agar aparat terkait untuk menindaklanjuti keputusan Menteri Perhubungan.

Bupati Taput Nikson Nababan membenarkan pergantian nama Bandara Silangit menjadi Bandara Raja Sisingamangaraja XII. Kebijakan ganti nama itu telah disetujui Presiden Joko Widodo. “Iya benar sudah diganti dan sudah diresmikan,” kata Bupati Nikson.

Bandara Silangit digarap sejak zaman penjajahan Jepang. Tahun 1995 landasan pacunya diperpanjang menjadi 1.400 meter. Di masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), landasan pacunya kembali diperpanjang menjadi 2.400 meter x 30 meter.

Bandara Internasional ini sangat representatif baik dalam hal teknis maupun non teknis. Bandara ini pun telah siap menyambut direct flight internasional. Penerbangan langsung internasional pertama Bandara Silangit dilakukan maskapai Malindo Air pada Jumat (17/8/2018). Malindo ini menghubungkan Bandara Sultan Abdul Aziz Shah, Subang, Malaysia, dengan Bandara Silangit.

Selain rute tersebut, Silangit juga siap menyambut kehadiran AirAsia. Maskapai ini menghubungkan Silangit dengan Bandara Internasional Kuala Lumpur 2, Malaysia. Jadwal penerbangan ini akan dimulai 28 Oktober 2018.

“Secara menyeluruh, Bandara Silangit sudah siap mendukung direct flight untuk Malindo. Lalu, artinya juga siap menerima kehadiran AirAsia nanti. Kami tentu gembira karena bisa mendukung flight perdana Malindo secara lancar dan aman,” ujar Executive General Manager Bandara Internasional Silangit, Eri Braliantoro seperti dilansir laman Liputan6.com.

Persiapan matang sudah dilakukan otoritas Bandara Silangit. Sehari jelang kedatangan Malindo Air, otoritas Bandara melakukan simulasi kedatangan dan keberangkatan wisatawan internasional. Berbagai piranti pendukung teknis maupun non-teknis diaktifkan. Hasilnya positif dan proses simulasi berjalan lancar.

“Kami mempersiapkan semuanya secara matang. Semua aspek dilihat. Pemeriksaan juga pengecekan dari sisi custom, immigration, dan quaratine semuanya clear. Dari sisi sistem, pengamanan, hingga X-Ray juga bagus. Sebab, kami memang didukung peralatan yang memadai,” ucap Eri.

Guna meningkatkan efisiensi waktu, Bandara Silangit menerapkan fasilitas semi Baggage Handling System (BHS), khususnya untuk penerbangan internasional. Bandara Silangit juga memiliki fasilitas self check in atau check in mandiri. Digital banner juga sudah dipasang di banyak spot, sehingga wisatawan dapat melihat informasi dengan mudah.

Juga untuk menunjang mobilitas wisatawan, Bandara Silangit mejalankan konsep Flight Information Display System (FIDS). Sementara itu, guna enjamin akurasi, X-Ray baggage dan cabin telah terpasang di pintu kedatangan.

Pengecekan dari custom dan instansi terkait dilakukan secara berkala. Proses layanan gate internasional juga sesuai standard Level of Service milik Kementerian Perhubungan. Artinya, proses antre imigrasi hingga pengambilan bagasi bisa dilakukan lebih cepat.

“Bandara ini sudah siap melayani direct flight internasional secara reguler. Pengecekan sistem oleh Bea Cukai dan instansi lain sudah bagus. Penumpang datang hingga keluar ini bisa dilakukan lebih singkat. Semua masih sesuai regulasi standard dari Level of Service. Secara umum, pengembangan bandara ini sedang gencar. Akhir tahun ini semua pengembangan fisik akan selesai,” kata Eri.

Bandara Silangit juga terus melakukan upgrade secara fisik. Kapasitas terminal akan terus dikatrol hingga 750 ribu penumpang per tahun. Saat ini, Bandara Silangit memiliki daya tampung 500 ribu wisatawan. Namun, hingga akhir 2017 realisasi kunjungan baru 280 ribu wisatawan. Target 400 ribu sampai 450 ribu orang pun dibidik sepanjang 2018 ini.

“Bandara ini sudah sesuai fungsinya. Semua sistem sangat mendukung direct flight dari mancanegara. Sejak awal dibangun hingga menjadi bandara kelas menengah, perkembangannya sangat cepat sekali. Bukan hanya wisman, traffic untuk domestik juga sangat padat,” ujar Direktur Utama Otorita Danau Toba (BPODT), Ari Prasetyo.

Pengembangan Bandara Silangit memang kompleks. Apron pesawat diperluas hingga bisa menampung parkir enam pesawat. Jumlah taxiway juga ditambah menjadi dua. Bandara ini memiliki runway 45 meter dan panjang 2.650 meter. Semua proyek ini ditarget selesai akhir tahun 2018. (EP)

Bandara Baru hingga Kereta Listrik Lengkapi Infrastruktur Pariwisata Bali

this formate

DENPASAR, bisniswisata.co.id: Gubernur Bali I Wayan Koster serius membenahi infrasrastruktur pariwisata Bali. Sehingga keluhan wisatawan terkait kemacetan dapat teratasi, juga lamanya jarak tempuh perjalanan wisata dapat dipercepat. Jika infratruktur baru bisa terwujud, dampaknya kunjungan wisatawan terus meningkat.

Infrastruktur yang menjadi Gubernur baru antara lain memastikan pembangunan Bandara Udara berstandar internasional di Kubutambahan Buleleng berlanjut. “Lebih baik membangun bandara baru di Buleleng atau Bali Utara daripada memperluas runway Bandara I Gusti Ngurah Rai. Sebab, perluasan runway kemungkinan dilakukan dengan cara reklamasi yang menelan dana sangat besar Rp25 triliun,” papar Gubernur Wayan Koster di Denpasar.

Gubernur baru mengaku, seperti dilansir laman Bisnis.com, Ahad (09/09/2018) sudah memiliki persamaan persepsi dengan Menteri Perhubungan terkait rencana pembangunan Bandara Internasional di Bali Utara. Bahkan, pihaknya sudah bertemu sebanyak 3 kali untuk membahas pembangunan Bandara Bali Utara.

“Daripada kita invest sangat besar Rp25 triliun dengan sejumlah teknologi tinggi, waktu lama, risiko tinggi, anggaran besar, kan lebih baik membangun bandara internasional yang baru di Bali Utara tepatnya di Buleleng yang studi kalayakannya tengah dikerjakan,” lontarnya.

Diprediksi, akhir tahun 2018, studi pembangunan bandara Bali Utara selesai. Sementara, dia memastikan, lokasi Bandara Bali Utara tersebut akan berada di darat. “Jadi Bandara Ngurah Rai yang dikembangkan hanya perpanjangan runway, apron untuk parkir dan terminal, semula ada keinginan runway baru dan harus di laut serta rekalamasi jauh ke dalam. Saya kira ini kurang efisien,” katanya.

Selain bangun bandara internasional yang baru, Bali juga rencananya memiliki kereta listrik untuk memenuhi pembangunan infrastruktur pendukung layanan publik an terutama industri pariwisata. “Kami sudah bertemu dengan Dirjen Perkeretapaian untuk membahas rencana ini. Mulanya, infrastruktur diusulkan kereta api lingkar. Dalam perkembangannya, diusulkan agar menggunakan kereta listrik untuk mendukung infrastruktur di Bali. Kami pun sepakat,” sambungnya.

Selain kereta api, juga mendorong pembangunan shortcut Denpasar- Singaraja untuk mendukung pariwisata Bali. Ditargetkan shortcut jalan Denpasar-Singaraja selesai pada 2021. Saat ini, pengerjaan telah dilakukan bertahap. “Jadi supaya nanti wisatawan bisa lebih menikmati Bali dan tidak bosan tinggal di Bali,” ungkap I Wayan Koster.

Dilanjutkan, selain infrastrukur juga berencana mengembangkan destinasi baru. Seperti pembangunan taman kunjungan wisata Disneyland maupun Universal Studio di Jembrana. Selain itu, kawasan wisata yang sudah ada dan terkenal juga ditata seperti Bedugul, Candi Kuning, hingga pusat oleh-oleh Joger Bali.

“Nanti juga akan ada pembangunan kawasan perekonomian untuk mendukung pariwisata di masing-masing kabupaten Buleleng, Jembrana, Bangli, Karangasem, Tabanan, dan Gianyar,” katanya. (EP)

10 – 20 September 2018, Festival Tabut 2018

this formate

BENGKULU, bisniswisata.co.id: Bengkulu gencar mempromosikan pariwisata. Salah satunya dengan menghelat Festival Tabut 2018 yang diyakini dapat menjadi magnet menarik wisatawan. Festival ini digelar di Lapangan Merdeka, Kota Bengkulu, pada 10 hingga 20 September 2018.

Festival Tabut ini menjadi festival utama di Bengkulu sekaligus top 100 event wisata skala nasional. Bahkan dengan festival Tabut ini, menambah jumlah agenda wisata di Bengkulu. Sebab jumlah yang ada sekarang kalah jauh dengan jumlah agenda wisata yang digelar di provinsi lain. Apalagi pada 2018 Bengkulu menargetkan jumlah wisatawan meningkat 40% dari dua tahun sebelumnya.

Festival Tabut 2018 diadakan sebagai manifestasi kecintaan sekaligus mengenang kisah kepahlawanan dan kematian cucu Nabi Muhammad SAW, Husein bin Ali bin Abi Thalib. Festival Tabut memiliki beberapa urutan, Hari pertama: mengambik (mengambil) tanah. Hari Kedua: duduk penja atau mencuri jari-jari. Hari ketiga: Menjara (mengandun).

Hari keempat dilanjutkan yaitu Meradai (sosialisasi kematian Husein dan wujud kepedulian masyarakat dalam bentuk apapaun). Hari kelima Arak Penja (mengarak jari-jari). Hari keenam memasuki prosesi Arak Serban (mengarak sorban). Hari ketujuh Gam (tenang atau berkabung). Hari kedelapan Arak Gendang (taptu akbar). Hari kesembilan Tabot bersanding. Hari kesepuluh sebagai puncak prosesi Tabot Tebuang (pembuangan Tabot).

Festival Acara tahunan Tabut Bengkulu yang sudah ada sejak 1685 ini, juga menawarkan kegiatan lain selain serangkaian prosesi ritual tersebut. Salah satunya sejumlah kontes yang harus diperlombakan setiap tahun, seperti lomba kereta kuda tradisional, pertunjukan tarian Tabut, bentuk seni serta budaya lainnya.

Juga berbagai pertunjukan seni, perlombaan tradisional yang akan diikuti oleh sepuluh kabupaten kota se-provinsi Bengkulu. Ada lomba ikan-ikan, lomba telong-telong, perlombaan musik Melayu khas Bengkulu dan Perlombaan Kreasi Musik Dol.

Wisatawan juga bisa mengunjungi wisata sejarah yang tak kalah menarik untuk dikunjungi seperti, Benteng Marlborough, Rumah Pengasingan Bung Karno (1934-1938), dan rumah Fatmawati yang dikenal sebagai Ibu Negara Republik Indonesia.

Wisatawan juga bisa mencoba wisata alam panjat tebing di Bukit Kandis, arung jeram, dan pusat pelatihan Gagah Seblat. Acara ini bisa diharapkan bisa mengenalkan Bengkulu sebagai obyek wisata yang bisa dikunjungi wisatawan domestik dan wisatawan mancanegara. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Hutan Sindoro Dilalap Api, Wisatawan Dilarang Mendaki

this formate

TEMANGGUNG, bisniswisata.co.id: Perum Perhutani KKPH Kedu Utara mengeluarkan surat penutupan jalur bagi aktivitas wisatawan pendakian di Gunung Sindoro. Hal tersebut menyusul terbakarnya hutan di lereng gunung volkano aktif ini. Penutupan ini berlaku bagi seluruh jalur menuju puncak Sindoro, di wilayah Temanggung maupun Wonosobo, Jawa Tengah.

Wakil Administratur KKPH Kedu Utara, Johni Andarhadi mengatakan, melalui surat bernomor : 1090/ 002.7/ Kompers/ KDU/ Divre Jateng penutupan jalur pendakian berlaku mulai Sabtu (8/9) ini hingga batas waktu yang belum ditentukan. “Penutupan jalur pendakian ini dikeluarkan KKPH Kedu Utara dengan pertimbangan faktor keamanan serta keselamatan bagi aktivitas pendakian,” ujar Johni dalam keterangan tertulis secara resmi, Ahad (09/09/2018).

Surat KKPH Kedu Utara ini, lanjutnya, ditujukan kepada segenap pengelola jalur (basecamp) pendakian serta seluruh LMDH se wilayah gunung Sindoro. Guna mengantisipasi meluasnya kebakaran di lereng gunung dengan ketinggian 3.150 meter dari permukaan laut (mdpl) ini, KKPH Kedu Utara juga mengimbau jika masyarakat sekitar hutan melihat kebakaran agar segera melapor kepada petugas Perum Perhutani terdekat.

“Warga sekitar hutan di lereng gunung Sindoro juga diminta untuk turut membantu mengendalikan kebakaran hutan yang terjadi di wilayah mereka,” katanya.

Kawasan hutan di Gunung Sindoro, Kabupaten Temanggung, Provinsi Jawa Tengah, di bawah pengelolaan Perum Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Kedu Utara terbakar pada Sabtu (8/9) siang.

Asisten Perhutani Bagian Kesatuan Pemangku Hutan (BKPH) Temanggung, Kusino, mengatakan kawasan hutan yang terbakar berupa alang-alang atau savana. Kebakaran hutan itu diketahui sekitar pukul 10 WIB. Saat itu titik api berada di petak X di Dusun Sibajak, Desa Canggal, Kecamatan Candiroto, Kabupaten Temanggung.

Kawasan hutan yang terbakar merupakan daerah perbatasan antara BKPH Temanggung dengan BKPH Wonosobo. “Karena angin bertiup cukup kencang di atas gunung, kebakaran tersebut menjalar ke kawasan hutan BKPH Wonosobo,” ujar Kusino.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho telah merilis kebakaran hutan dan lahan di lereng gunung Sindoro. Kebakaran hutan dan lahan ini ditengarai dipicu oleh terbakarnya semak belukar yang mengering akibat dampak musim kemarau.

Lokasi kebakaran hutan dan lahan ini terjadi di wilayah Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Wonosobo, tepatnya di Petak 10. Api terpantau kali pertama pada Jumat (7/9). Pada Jumat malam pukul 21.00 WIB, titik api terlihat di sekitarvkawasan pos 2 gunung Sindoro yang masuk wilayah Kabupaten Wonosobo.

Api terus merembet ke Timur dan sampai ke daerah Hutan Kabupaten Temanggung pada pukul 11.00 WIB dan sampai saat ini api masih terpantau di lokasi hutan yang terbakar.

Bagi para pendaki di Indonesia, Gunung Sindoro merupakan salah satu yang menjadi tujuan ketika berada di Jawa Tengah. Apalagi posisi gunung ini bersebelahan dengan Gunung Sumbing, sehingga banyak ang menyebutnya sebagai gunung kembar. Dengan ketinggian 3.153 meter di atas permukaan laut, Gunung Sindoro memiliki jalur pendakian yang panjang dan penuh tantangan.

Pendakian ke Gunung Sindoro kerap dianggap menyenangkan karena akan melewati sabana yang dipenuhi bunga edelweiss, tepatnya setelah melewati Pos 3. Di puncak Gunung Sindoro terdapat kawah aktif bernama kawah Jolotundo.

Tak jauh dari lokasi kawah ada sebuah danau yang dijuluki danau ajaib, karena danau tersebut hanya terisi air ketika musim hujan, dan mengering seiring dengan kehadiran pendaki yang memanfaatkannya sebagai bekal di perjalanan.

Untuk menuju Gunung Sindoro ada beberapa jalur yang bisa dilalui seperti Kledung, Sigedang Tambi, Sibajak, dan Jlumprit. Namun jalur yang paling mudah dilalui para pendaki adalah Kledung.

Untuk menuju Kledung, naiklah bus jurusan Magelang – Wonosobo dan turun di Desa Kledung atau Restoran Dieng Kledung Pass. Dari pinggir jalan raya, base camp Kledung sudah bisa terihat. (redaksibisniswisata@gmail.com)

September Ceria, Aston Solo Hotel Persembahkan Menu Spesial

this formate

SOLO, bisniswisata.co.id: Aston Solo Hotel mempersembahkan sajian menu spesial, sepanjang bulan September 2018. Sajian itu dengan beberapa pilihan mulai hidangan main course, dessert, dan beverage yang bisa dinikmati bersama keluarga maupun kerabat.

“Ada empat menu spesial pada bulan September ini, diantaranya Solo Beauty, Oreo Signature Mousse, juga dua jenis minuman green better mocktail dan happy health mocktail,” ujar Paulina Yuga Delfia, Public Relations Aston Solo Hotel dalam keterangan tertulis diterima Bisniswisata.co.id di Jakarta, Ahad (09/09/2018).

Dilanjutkan, Hidangan khusus hadir di Bulan September ini, sangat cocok untuk berkumpul bersama keluarga atau kerabat di Cashmere Restaurant, semi-outdoor restaurant yang berlokasi tepat di tepi kolam renang Aston Solo Hotel.

Executive Chef Aston Solo Hotel, Felix Ridwan menambahkan Aston Solo Hotel memberikan nuansa warna-warni pada makanan untuk mengusung tema September Ceria. Untuk sajian Solo Beauty yaitu nasi goreng berbahan dasar sayur bayam dan tomat. Selain berbumbu dasar unik, sensasi rasanya juga segar dan gurih.

“Warna merah dan hijau terdapat pada olahan menu Solo Beauty ini disajikan dengan saus paprika untuk mempercantik perpaduan warna dan omelet bayam serta ikan kakap yang dipanggang sebagai pelengkap,” lontarnya.

Selain itu, menu solo beauty ini memiliki kandungan gizi lebih banyak dibanding nasi goreng biasanya, karena sari bayam dan juga sari tomat sebagai bahan dasar olahan menu ini memiliki kandungan vitamin K dan vitamin C. Hanya dengan Rp 30.000,- nett makanan ini sudah bisa anda nikmati.

Untuk hidangan penutup atau dessert, Aston Solo Hotel memiliki Oreo Signature Mousse yaitu perpaduan antara Chocolate cake dan cream mousse oreo. Untuk menikmati hidangan ini, cukup mengeluarkan Rp 25.000,- nett saja.

Sebagai pelengkap santap tidak ada salahnya juga pengunjung dan tamu hotel menikmati aneka minuman yang menyegarkan. Aston Solo Hotel menghadirkan 2(dua) minuman sehat yang wajib dicoba yaitu Green Better memadukan buah manga, sawi hijau dan jeruk nipis hanya dengan Rp20.000,- nett dan Happy and Healthy minuman berbahan buah jeruk, seledri, strawberry di campur dengan soda yang membuat minuman ini sangat menyenggarkan hanya dengan Rp. 22.000,- nett. (redaksibisniswisata@gmail.com)

The Nun Geser Rekor Annabelle

this formate

HOLLYWOOD, bisniswisata.co.id: The Nun baru saja mencetak rekor pembukaan yang amat fantastis. Film horor yang baru premier 6 September di Amerika ini, langsung mendapatkan 5,4 juta dollar AS. Ini adalah sebuah rekor dahsyat dalam Conjuring Cinematic Universe.

Film horor satu ini adalah film kelima dari Conjuring Cinematic Universe. Baru dirilis ia bisa langsung menguasai box office domestik Amerika Serikat. Spin off kisah si hantu Valak yang dirilis tahun 2016 ini, diprediksi meraih 36-45 juta dollar.

Sebelum THE NUN, ada THE CONJURING, ANNABELLE, THE CONJURING 2, dan ANNABELLE: CREATION yang meneror pecinta horor dunia. Secara global, keempat film sebelumnya telah mengumpulkan pendapatan sebesar 1,1 miliar dollar. ANNABELLE sendiri meraih peringkat pertama dengan pendapatan hari pertama sebesar 4 juta dollar sebelum digeser THE NUN dengan 5 juta dollar.

THE NUN adalah spin off THE CONJURING 2, yang berlatar Romania tahun 1952. Film ini mengisahkan seorang pastur dan biarawati muda yang menguak misteri bunuh dirinya seorang biarawati. Film ini ditulis penulis naskah ANNABELLE dan IT. Sutradaranya masih sama dengan film sebelumnya, yaitu Corin Hardy.

Film ini bersaing dengan romantic-comedy CRAZY RICH ASIANS yang meraih posisi pertama di boxoffice. THE NUN sendiri juga telah diputar di 60 negara selain Amerika, termasuk Indonesia. Dari pasar internasional menyumbang 12,1 juta dollar. Film ini pun memiliki rating cukup baik di rottentomatoes, sebesar 71%.

Pendapatan pemutaran hari pertama ini sungguh luar biasa. Mengingat budget pembuatan THE NUN hanya 22 juta dollar. Dalam satu hari pemutaran saja setengah budget telah kembali.

Hantu biarawati yang dikenal dengan nama Valak muncul sebagai tokoh utama dalam The Nun. Tentunya kamu masih ingat betul seberapa horornya wajah dari Valak. Sukses memerankan Valak pada Conjuring 2, Bonnie Aarons dipercaya kembali untuk perankan tokoh yang sama dalam The Nun.

Film The Nun ini terinspirasi oleh sisi gelap dan mimpi buruk yang kerap menghantui Lorraine Warren yang diperankan oleh Vera Farmiga. Dikabarkan pula The Nun ini diadaptasi dari kisah nyata yang dialami oleh Lorraine Warren. Lorraine menyatakan jika dirinya kerap dihantui oleh setan bertudung.

Namun, benarkan keseluruhan film garapan sutradara Corin Hardy ini berdasarkan true story?. Dilansir laman PopSugar, simak fakta berikut ini:

#.. Catatan kehidupan nyata Lorraine Warren

Ada dua sumber yang menyatakan kisah nyata dari Lorraine. Yang pertama diungkapkan langsung oleh sutradara The Conjuring 2, James Wan. Lorraine adalah seorang paranormal mendeskripsikan sosok yang menghantuinya setiap waktu. “Dia menyebutkan hal astral yang menghantuinya di rumahnya adalah sosok berkerudung,” . Keterangan inilah yang terinspirasi untuk menciptakan tokoh iblis Valak.

#. Sumber mitologi Valak
Lorraine tidak pernah mengklaim telah dihantui secara khusus oleh Valak. Tapi itu bukan berakti jika Valak bukan sosok yang sudah ada di dunia kita ini. Nama tokoh Valak sendiri tidak mengikuti mitologi yang ada. Sebenarnya, karakter Valak adalah seorang anak kecil malaikat yang mengunggang naga kepala dua. Kisah dari sosok Valak ini bisa kamu baca secara lengkap dalam buku Lesser Key of Solomon.

#. Sisi terkelam di Conjuring Universe

Jadi The Nun sepenuhnya bukanlah berdasarkan dari fakta nyata. Hanya sekedar terinspirasi oleh sosok yang menghantui Lorraine. (EP)

Perancang Indonesia Rambah Pasar Rusia dan Eropa Timur

this formate

Desainer Batik Chic Novita Yunus menampilkan produk  Toraja Kaboro
di CPM Moscow yang berlangsung pada 1 – 10 september 2018. ( foto-foto: Novita Yunus).

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Perancang Indonesia kini mulai melirik pasar Rusia dan Eropa Timur. Selain melalui Festival Indonesia Moskow (FIM), koleksi busana mereka juga ditampilkan dalam  pameran  Collection Première Moscow (CPM) yang baru saja diadakan.

Ada enam brands terkenal Indonesia yang ikut dalam pameran CPM yang berlangsung  pada 4-7 September 2018 di Expocenter Moscow, Rusia. Keenam brands tersebut adalah Batik Chic, Intan Songket, NurZahra, Itang Yunasz, JavaNova, dan Warnatasku. Semua merupakan pelaku industri fashion dari Jakarta dan Sumatera Selatan.

Desainer Itang Yunaz bersama Novita Yunus yang menampilkan karya fashion di Rusia

Setiap desainer menampilkan koleksi busana mereka dalam fashion show dengan durasi masing-masing 30 menit. Koleksi pakaian yang ditampilkan dengan beragam motif, rancangan, dan kompisisi warna yang mendapat sambutan hangat dari para pecinta dan industri fashion Rusia yang hadir.

 “Indonesia memiliki berbagai macam corak fashiontradisional. Seperti batik, tenun ikat, jumputan, dan songket yang tetap dapat tampil menarik dalam gaya fashion modern,” kata M. Wahid Supriyadi, Duta Besar RI untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, dalam sambutannya pada peragaan busana, seperti dikutip dari rilis yang dikirim KBRI Moskow.

Selain peragaan busana, katanya, terdapat pavilion Indonesia yang menampilkan produk fashion unggulan Indonesia seperti kain tenun, songket, tas, dan berbagai produk Indonesia lainnya.

CPM merupakan pameran fashion terbesar di Eropa Timur. Pada CPM kali ini diikuti lebih dari 1.280 brands dari 30 negara, seperti Indonesia, Italia, Turki, Jerman, Perancis, Spanyol. Indonesia sendiri telah tiga kali mengirimkan para desainernya di CPM dengan dukungan Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah, Kementerian Perindustrian.

Diperkirakan sebanyak 25.000 pengunjung hadir dalam empat hari penyelenggaraan pameran. Selama ajang CPM, terdapat 40 peragaan busana yang menampilkan berbagai merek, seminar mengenai trendfashion terkini dan sesi fashion lecture dari para ahli di bidang fashion.

Selama pameran, para peserta berkesempatan untuk saling bertemu dan menjalin jejaring dengan para pelaku industri fashion yang hadir. Para peserta Indonesia menyatakan bahwa mereka mendapat mitra dan kerja sama bisnis. Tidak hanya dari Rusia, tetapi juga dari negara Eropa lainnya,” tambah Wahid.

Dubes Wahid yang juga pernah menjabat sebagai Staf Ahli Menteri Luar Negeri Bidang Ekonomi dan Sosial Budaya, menuturkan selain melalui CPM, produk fashion Indonesia dari berbagai daerah juga ditampilkan tiap tahun dalam Festival Indonesia Moskow (FIM). yang diadakan KBRI Moskow sejak 2016.

Menpar: Target Kunjungan Wisman 2018 Kurang 7 Juta

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya bersyukur terjadi kenaikan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Juli 2018 mencapai sebanyak 1,5 juta wisatawan. Dibandingkan bukan Juni 2018 hanya 1,4 juta wisman. Peningkatan bulan Juli ini melampaui angka psikologis.

“Ini berarti sejak Januari hingga Juli 2018 sudah mencapai 9 juta wisman berkunjung ke Indonesia. Berarti kurang 7 juta lagi untuk memenuhi target tahun ini. Jadi semakin confidence karena ini angka psikologis pertama yang terlampaui,” lontar Menpar Arief Yahya kepada Bisniswisata.co.id, disela-sela rilis Pesona Indonesia Synergy Run 2018 di gedung Kemenpar, Kamis kemarin.

Menurut dia, jika jumlah kunjungan wisman bisa dipertahankan 1,5 juta perbulan sampai akhir tahun ini, sangat bagus jadi memenuhi target kunjungan wisman selama 2018. Bahkan angka target untuk 2019 pasti dapat dipenuhi. Tahun 2018 ditetapkan target tinggi sebesar 18 juta wisman dan target rendah 16 juta wisman, sementara tahun depan jumlah target naik menjadi 18 juta-20 juta wisman.

Sebenarnya, sambung dia, sejak Agustus sudah yakin target kunjungan wisman 2018 terlampau. Sayangnya, di luar dugaan terjadi gempa bumi di Lombok. Dampaknya tidak kecil karena banyak terjadi pembatalan wisatawan datang. “Yang cancel di Lombok sekitar 30%. Misalnya yang melalui Jakarta ada 200.000 wisman dari negara-negara Asia turun menjadi 140.000 wisman,” katanya.

Kondisi ini diperparah dengan gempa susulan yang lebih besar dengan 7 SR pada Minggu (5/8/2018). Sehingga berdanpak besar pada industri pariwisata di Lombok benar-benar anjlok, jelasnya,

Untungnya, sambung menteri, Indonesia menggelar Asian Games 2018 yang menyumbankan kunjungan 100.000 atlet, ofisial, dan wisatawan sehingga total penurunan jumlah kunjungan akibat gempa Lombok tertutupi.

Dengan demikian total penurunan hanya sekitar 40.000 wisman. Selain itu Indonesia diuntungkan dengan rencana digelarnya pertemuan IMF-World Bank di Bali pada Oktober 2018. Diperkirakan ajang internasional mampu menjaring 18.000-20.000 wisatawan high end dengan tingkat pengeluaran dua kali lipat lebih tinggi daripada wisatawan reguler.

Dilanjutkan, untuk mendongkrak target kunjungan wisman yang sisa 7 juta, ada tiga program marketing yang diterapkan Kemenpar. Pertama, memberikan isentif bagi airlines dan wholesaler. Kemenpar telah melakukan penandatanganan kerja sama dengan 15 airlines dan delapan wholesaler.

“Dalam program isentif ini komitmen dari airlines dan wholesaler akan menghasilkan proyeksi sebesar 730.669 pax wisman pada periode Agustus – Desember 2018. Data menyebutkan, 75 persen wisman ke Indonesia melalui konektivitas udara (airlines) baik regular maupun chartered flight. Selain itu pola pembelian paket wisata ke Indonesia dilakukan melalui wholesaler dan retailers,” lontarnya.

Kedua, Hot Deals. Program ini mengoptimalkan kapasitas yang menganggur atau optimizing idle capacity. Hotl Deals dengan kata lain less for more tourism ini dilaksanakan untuk mengoptimalkan kapasitas yang tidak terpakai (idle capacity).

Ketika idle capacity pada faktor 3A (Atraksi, Aksesibilitas dan Amenitas) digabungkan dan dimanfaatkan dalam sebuah platform, akan tersedia layanan turisme yang mudah dan murah, sehingga menjadi hal yang attractive dan competitive dalam meningkatkan kunjungan wisman.

“Program Hot Deals ini dilakukan di tiga pintu utama bagi kunjungan wisman. Yaitu Great Bali yang memberikan kontribusi wisman sebesar 40%, Great Jakarta 30%, dan Great Kepri 20%. Dengan paket Hot Deals Kepri, Paket Hot Deals Bali dan Paket Hot Deals Jakarta diharapkan dapat mengejar target kunjungan wisman sebesar 2,5 juta di tahun 2018,” urainya.

Ketiga, Competing Destination Model (CDM). Program ini sebagai customer acquisition. Metodenya menyediakan platform data driven marketing. Ini untuk mengarahkan calon wisatawan mancanegara yang sudah memiliki tujuan wisata ke destinasi tertentu.

Dengan CDM memungkinkan untuk mengambil data trevellers dari berbagai sumber online, profiling dan segmentasi data travellers. Dan menargetkan travellers dengan kampanye iklan yang customized dan targeted. CDM melakukan targeted ads campaign di sepanjang customer journey (inspiration, searching, planning, booking and paying / LBP). Hal ini dilakukan secara terintegrasi (end-to-end) dengan menerapkan data-driven marketing.

“Saat ini Kemenpar akan bekerjasama dengan penyedia metode CDM dalam pencapaian target tambahan kunjungan wisman diperkirakan mencapai 1 juta wisman. Jadi melibatkan semua pemangku kepentingan (stakeholder) yaitu kalangan akademisi, pelaku bisnis, komunitas, pemerintah, dan media sebagai kekuatan Pentahelix,” sambungnya. (END)

The Loght of Aceh Menggoda Wisatawan di MATTA Malaysia

this formate

BANDA ACEH, bisniswisata.co.id: Pariwisata Aceh terus berjuang mendatangkan wisatawan mancanegara (wisman) sebanyak mungkin. Branding “The Loght of Aceh”, tema wisata di Aceh meramaikan pameran industri pariwisata terbesar di Asia Tenggara, Malaysia Association Tour and Travel Agency (MATTA) Fair 2018, di Putra World Trade Center, Kuala Lumpur, Malaysia, pada 7-9 September 2018.

Kehadiran branding pariwisata Aceh dinilai menjadi peluang bagus dalam menggoda wisatawan untuk datang dan menikmati ragam pesona wisata di Serambi Mekkah. Bahkan aspresiasi wisatawan terhadap Aceh sangat positif

Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh dalam agenda MATTA Fair kali ini mengatakan selain membawa sejumlah paket wisata unggulan, pemerintah juga agenda Gayo Alas Mountain International (GAMI) Festival 2018.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh Amiruddin mengatakan, keikutsertaan Aceh pada berbagai event pameran nasional dan internasional dengan mengikutsertakan pelaku industri pariwisata Aceh adalah sebuah keniscayaan dan menjadi salah satu indikator penting dalam rangka mendukung kemajuan industri pariwisata Aceh.

“Keikutsertaan Aceh pada berbagai pameran industri pariwisata, khususnya MATTA Fair 2018 mengikutsertakan beberapa pelaku industri pariwisata telah menjadi pameran tetap Pemerintah Aceh yang diikuti setiap tahunnya, )” katanya melalui rilis, Sabtu (8/9/2018).

Ragam pesona alam, budaya dan atraksi wisata yang digelar sepanjang tahun 2018 di Aceh, juga menjadi daya tarik utama pengunjung saat berlangsungnya pameran MATTA Fair, terlebih lagi seluruh agenda GAMI Festival 2018 juga ikut ramaikan pameran tersebut.

“Penyelenggaraan GAMI Festival 2018 direncanakan akan dimulai 14 September mendatang, kita harapkan seluruh agenda kegiatan juga menjadi daya tarik wisatawan dari Malaysia untuk berkunjung Aceh dan melihat atraksi wisata perpaduan pesona alam dan budaya yang ada di dataran tinggi Gayo,” sebutnya.

Kegiatan GAMI Festival yang bertema “The Power of Nature” merupakan salah satu rangkaian top event dari Calendar of Event (COE) Aceh yang akan berlangsung hingga 3 (tiga) bulan dengan melibatkan 4 (empat) kabupaten seperti Kabupaten Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues dan Aceh Tenggara.

“Ragam atraksi wisata di GAMI Festival 2018 juga terus dikemas dan dipersiapkan dengan sebaik meliputi Destination Photo Contest, Tarian Massal, Pawai Budaya, Pentas Wonderful Gayo Alas, Festival Kuliner dan Kopi, Handicraft dan Photo Expo, Takengon Rafting, Aceh Bike Cross Country, Expedisi Burni Telong dan masih banyak lainnya yang sangat sayang jika dilewatkan,” kata Amiruddin.

Kepala Bidang Pemasaran Disbudpar Aceh, Rahmadhani juga ikut menambahkan, kegiatan MATTA Fair kali juga melibatkan biro perjalanan yang bekerjasama dengan pelaku industri pariwisata Aceh yang menghadirkan paket Discover Aceh, Aceh Underwater, Wonderful Basajan, Wisata Tsunami serta pelaku pariwisata Malaysia untuk menjual paket wisata bersama baik yang ada di Sabang dan Banda Aceh.

“Ada 8 pelaku industri pariwisata Aceh yang diundang untuk berpartispasi pada booth Aceh selama Pameran MATTA Fair 2018 antara lain Aceh Great Wall, Pasir Putih, Kaki Lasak, Kayate, Jemila, Gading Wisata, Asoenanggroe, Golden Holiday dan Tarah Melatih Grup. Selain itu ada dua yang dari Malaysia RBA Travel & Services dan Tumpuan Travel Assistance,” ungkap Rahmadhani.

Keterlibatan travel international yang ada di Malaysia ini, kata Rahmadhani juga menjadi bagian dari promosi untuk memperlihatkan bahwa destinasi wisata Aceh sudah mulai dilirik dan memiliki nilai tambah tersendiri bagi branding Aceh di mata wisatawan Malaysia.

Tahun 2017 sendiri, kunjungan wisatawan ke Aceh mencapai 2.944.169 orang terdiri 2.865.189 wisnus dan 78.980 wisman. Jumlah itu meningkat dibandingkan tahun 2016 yang mencapai 2.154.249 terdiri dari 2.077.797 wisnus dan 76.452 wisman.

“Kunjungan wisatawan ini diprediksikan akan terus meningkat terlebih setelah suksesnya PKA VII dan akan digelarnya GAMI Festival 2018 serta beberapa Top Event Aceh lainnya. Kita targetkan 4 juta orang (wisnus) dan lebih 150 ribu orang (wisman) di tahun 2018,” ujarnya.

Tercatat ada 22 destinasi wisata di kota Banda Aceh. Dari jumlah itu tercatat hanya 10 destinasi wisata yang ngehits. Mulai wisata religi, museum, bahari, alam dan air terjun. Berikut ini tempat wisata paling menarik untuk dikunjungi di Banda Aceh:

#. Wisata Religi

Ada dua masjid terkenal di Banda Aceh yang kerap dikunjungi wisatawan. Masjid Raya Baiturrahman dan Masjid Baiturrahim Ulee Lheue. Dari dua masjid itu, cuma Mesjid Raya yang paling banyak dikunjungi. Masjid utama di Banda Aceh dan dibangun pada abad ke 19 oleh Sultan Iskandar Muda. Masjid ini dihiasi kubah cantik dan motif Islam tradisional Muslim yang cantik. Sangat indah dan merupakan favorit banyak fotografer di siang atau malam hari. Malam hari, cahayanya sangat indah dengan penerangan strategis.

#. Wisata Museum

Ada tiga museum yang selalu disambangi wisatawan. Museum Tsunami, Museum Negeri Banda Aceh dan Museum Rumah Cut Nyak Dhien. Memang Museum Tsunami tempat menarik yang dikunjungi. Museum ini dirancang sebagai penghormatan bagi orang-orang yang kehilangan nyawa saat tsunami berkecamuk di provinsi ini. Sekitar 170.000 orang dikatakan meninggal dan sekitar 500.000 orang kehilangan tempat tinggal. Sebagai monumen dan pengingat simbolis bencana yang luar biasa ini. Bangunan museum mengadopsi rumah tradisional Aceh serta menyerupai kapal dengan corong yang menonjol. Arsitektur museum menggabungkan rumah tradisional Aceh dengan tempat berlindung melayani sebagai pusat evakuasi dari tsunami di kemudian hari. Bangunan ini dihiasi dengan pola yang menggambarkan Tari Saman tradisional, sebuah grafis diterangi kata “Allah”, dan memiliki taman kota yang terbuka.

#. Wisata Monumen

Peringatan lain tentang tsunami yang memporak-porandakan Kota Banda Aceh dapat ditemukan saat berkunjung ke PLTD Apung yang merupakan kapal besar yang pernah berlayar di perairan sekitar Aceh. Saat tsunami menghantam, kapal ini dibawa masuk ke darat dengan jarak yang cukup jauh dari laut dan telah ditinggalkan di sana sebagai monumen bagi mereka yang kehilangan nyawa. Anda dapat benar-benar naik ke kapal dan berjalan-jalan dan salah satu alasan terbaik untuk melakukan ini adalah dengan melihat ke seberang Banda Aceh dan menikmati pemandangan. Juga ada Monumen Pesawat RI, yang merupakan pesawat bersejarah ditumpangi Presiden Soekarno. Dan ada monumen Kapal Tsunami. Selain itu ada monumen Gunongan yang dibangun Sultan Iskandar Muda untuk istrinya sebagai pengingat kampung halamannya di Pahang di Malaysia. Gunongan ini juga digunakan sebagai tempat mandi untuk sang putri meski sekarang siapapun bisa berkunjung.

#. Wisata Makam

Wisata malam menjadi tujuan wisata religi untuk mengenang para pendiri Aceh. Ada Makam Raja Aceh, Makam Syiah Kuala, Makam Sultan Aceh Kandang XII juga ada Makam Kherkhof yang merupakan pemakaman besar dengan kuburan Belanda dan Indonesia. Para prajurit yang dikebumikan di sini meninggal saat berperang melawan Aceh dan ada prasasti nama orang-orang yang meninggal di pintu masuk pemakaman. Daerah itu hancur akibat tsunami dan batu-batu besar robek di perairan tapi sekarang diganti dengan salib kayu.

#. Wisata bahari pantai

Menikmati terik matahari di pantai berpasir putih, melihat sunset di sore hari dan berselancar di ombak laut yang biru, tidak hanya bisa dinikmati di Bali. Aceh punya Pantai yang indah. Air lautnya sangat jernih warna biru kehijauan disertai dengan ombak yang cukup besar dan cocok untuk berselancar. Itulah gambaran Pantai Lampuuk. Selain Pantai Lampuuk, juga ada Pantai Ulee Lheu, Pantai Alue Naga, Pantai pasir Putih Lhok Me, dan Pantai Lhoknga.

#. Puncak Geureutee

Geureute merupakan puncak gunung yang menghadap langsung ke Samudra Hindia. Puncak ini menawarkan pemandangan lautan yang begitu menakjubkan, Kaki gunung langsung berbatasan dengan lautan yang dalam. Dari sini, akan terlihat lautan biru yang indah ditambah dengan tiupan angin yang menyegarkan.

#. Air Terjun Kuta Malaka

Air Terjun Kuta Malaka memiliki ketinggian kurang lebih 600 m dpl, dengan bentuk bertingkat-tingkat dan keadan disekitarnya masih sangat alami. Konon kata masyarakat adat mencapai 7 tingkat dan bahkan ada yang mengatakan 20 tingkat. Bunyi gemericik air yang tumpah. Nyanyian burung berlomba dengan jangkrik. Aroma khas udara berembus sepoi-sepoi dari pepohonan hutan. Ketiganya bersatu menenteramkan jiwa dan mendamaikan pikiran kala menikmati Air Terjun Kuta Malaka.

#. Danau Laut Tawar
Tempat wisata di Kota Banda Aceh berikutnya adalah Danau Laut Tawar. Laut kok tawar? Ya, memang inilah salah satu keindahan dan keunikan tempat wisata di Banda Aceh. Danau Laut Air Tawar ini setidaknya ada 25 aliran anak sungai yang bermuara ke danau ini. Keadaan Air di danau ini sangat jernih ketika panasnya matahari menyinari danau ini. Semakin terik matahari maka akan semakin jernih air yang ada di danau ini. Anda dapat bersantai dan menikmati kuliner khas daerah Aceh di kawasan danau ini. Karena ikan yang ditangkap warga atau dibudidayakan di olah denga khas Banda Aceh. Dan anda dapat menikmati sembari bersantai di pinggir danau yang jernih. Danau ini berlokasi di di Dataran Tinggi Gayo, Kabupaten Aceh Tengah. (redaksi@bisniswisata.co.id)

Paris Fashion Week 2019, 5 Desainer Muda Indonesia Go Internasional

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Pertama kalinya startup Indonesia memboyong lima perancang busana Indonesia yang masih pemula dan berusia muda di bawah 23 tahun, memamerkan busana rancangannya di dalam rangkaian acara Paris Fashion Week 2019.

Startup yang bernama Fashion Division membawa dan mengadakan independent fashion show, yang masih dalam rangkaian acara dari Paris Fasion Week 2019, yang digelar akhir September hingga Oktober 2018. Fashion Division ini memberi kesempatan desainer muda agar bisa tumbuh berkembang juga membesarkan bisnis maupun jaringan sehingga mampu berkiprah di ajang internasional

Dalam Fashion Division Paris Fashion Show 2018 ini, kelima perancang busana muda dari Indonesia mendapat kesempatan memperlihatkan delapan rancangan busananya, yang berlangsung di Hotel Le Marois Salons France-Ameriques, Paris, pada Jumat, 28 September 2018 pukul 18.00 waktu setempat.

Ini adalah venue yang juga digunakan oleh John Galliano saat mengadakan showcase koleksinya tahun lalu. Acara ini akan dihadiri oleh calon pembeli potential kelas dunia, diantaranya pemilik The Goods departemen store, pemilik butik di eropa, serta sekitar 50 media dan fashion blogger dari Prancis, Rusia, Jerman dan Amerika Serikat.

“Event ini kami dedikasikan untuk mempromosikan Fashion Indonesia. Respon dari sana (Eropa) pun sangat baik. Setelah kami bocorkan salah satu koleksi busana lewat Instagram, sekitar 50 media dari Paris, Rusia, Jerman dan US menyatakan akan datang dan meliput secara langsung”, seperti yang dikatakan Wulan S. Haryono – Founder & Program Director Fashion Division Indonesia dalam siaran pers, Sabtu (08/09/2018).

Wulan melanjutkan, pihaknya saat ini tengah menjaring para desainer pemula Asia untuk bisa tampil di ajang Paris Fashion Week 2019. Sejauh ini, perancang pemula dari Thailand dan Filipina tertarik ikut seleksi. Ada dua tahap pendaftaran yang bakal dilakukannya, pada Februari dan Oktober. Ia optimistis peserta yang tertarik tidak cuma dari Indonesia tapi juga negara Asia lainnya.

Fashion Division memilih lima perancang lokal dari hasil seleksi. Jumlah peminatnya ada 37 perancang busana. “Kelima desainer tersebut dipilih lewat serangkaian proses seleksi dengan kriteria keunikan desain, ciri khas brand dan kualitas bahan,” katanya.

Ajang tersebut menjadi tahun pertama pelaksanaan Fashion Division dalam berkiprah di bidang fesyen. Sekaligus untuk mengenalkan lebih dekat hasil rancangan desainer Indonesia ke para mitra di luar negeri. “Acara ini bertujuan untuk mempromosikan fesyen Indonesia khususnya untuk fesyen desainer yang ingin memulai debutnya di skala internasional,” katanya yang menyebut sejumlah media asing siap meliput.

Lima perancang busana Indonesia yang akan berangkat, masih berusia sangat muda dan masih dalam tahap pemula. Bahkan salah satu diantaranya baru berusia 18 tahun. Mereka diseleksi lewat beberapa kriteria yaitu keunikan desain, ciri khas brand dan kualitas bahan.

Kelima perancang busana yang dibawa oleh startup Fashion Division menuju runway di Paris Fashion week adalah: Amelia Novarienne Barus (umur 23 Tahun) dengan membawa Brand: Dakada. Aurelia Joyann Trudy (18) memboyong Brand: TRUDY. Daniella Grace (23) dengan Brand: Danielle. Edrick Young (21) angkat Brand: EDR by Edrick Young dan Grasheli Andhini (23) melalui Brand: Grasheli Andhini.

Salah satu perancang busana bahkan berencana meluncurkan brandnya di fashion show ini, yaitu Amelia Novarienne Barus. Brand yang akan diluncurkan di Paris Fashion Week 2018 diberi nama Dakada dengan tema zero waste dimana selama proses produksi hasil desain nya tidak akan meninggalkan sisa bahan.

Amelia memilih Paris Fashion Week sebagai tempat untuk launching brandnya untuk menempa dirinya di event fashion yang tersulit dan terbesar di dunia.

“Paris Fashion Week itu kan Fashion Show terbesar Dunia dan sudah prestige. Akan memudahkan brandku untuk berkembang karena sudah melalui show tersulit dulu. Selain itu nanti kami punya akses after show party dimana kami akan dikenalkan dengan orang penting industri fashion seperti pemilik boutique dan departement store, seperti Galeries Lafayette Paris.” ungkap desainer kelahiran Amerika ini.

Sementara desainer termuda yang Aurelia Joyann Trudy berencana menampilkan desain yang terinspirasi dari karakter wanita Perancis yaitu femme fatale. “Saya menerjemahkan karakter Femme Fatale ini kedalam busana yang berwarna merah, hitam dan berbahan kulit yang menampilkan kesan berani dan misterius.” ungkap desainer berusia 18 tahun ini.

Selain membuka akses bagi para perancang busana Indonesia di runway Paris Fashion Week 2018, Fashion Division Indonesia juga akan mempertemukan kelima perancang busana muda ini, ke para pemilik departemen store dan butik ternama di benua Eropa, dalam sesi business networking. (redaksibisniswisata@gmail.com)