Flynas Air Pertimbangkan Rekrut Co-Pilot Wanita

this formate

JEDDAH, bisniswisata.co.id: Maskapai penerbangan Flynas mempertimbangkan merekrut wanita Saudi sebagai co-pilot di perusahaan itu. Maskapai berbiaya murah itu berencana membuat perubahan dalam dunia penerbangan Arab Saudi.

“Flynas memungkinkan perempuan Saudi untuk memiliki peran lebih besar dalam mendukung ekonomi Arab Saudi,” kata kata Pejabat Tertinggi Eksekutif Flynas, Bandar Almohanna dilansir dari Arab News, Rabu (12/9).

Sebelumnya, perusahaan yang berdiri pada 2007 itu bernama Nas Air. Kemudian, Nas Air mengubah nama menjadi Flynas pada 2013. Berdasarkan situsnya, perusahaan itu memiliki 30 armada pesawat dengan lebih dari 1.000 penerbangan terjadwal mingguan.

Tahun lalu, maskapai itu mengumumkan akan menjadi perusahaan penerbangan pertama Saudi yang terbang ke Irak setelah penghentian selama 27 tahun. Penghentian penerbangan dilatar belakangi serangan yang dilancarkan Presiden Saddam Hussein pada Kuwait pada 1990.

Di bawah Visi 2030 untuk rencana mereorientasi ekonomi Saudi, perempuan diberi peran lebih besar berpartisipasi dalam strategi pembangunan Kerajaan. Pada Juni lalu, perempuan Saudi mulai mengemudi untuk pertama kalinya. (EP)

21 Hotel di Nusa Dua Bali Tampung Delegasi IMF-World Bank Meeting

this formate

NUSA DUA, bisniswisata.co.id: Panitia IMF-World Bank Meeting 2018 menunjuk 21 hotel yang tersebar di Nusa Dua hingga Jimbaran untuk tempat menginap delegasi sekitar 18.000 delegasi dari 189 negara. Juga, menyediakan 101 ruangan rapat di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) serta 600 ruang kantor. Ratusan kantor ini akan tersebar di Hotel Westin, Bali Nusa Dua Hotel, serta Grand Whiz.

Seluruh kamar di Westin dan Bali Nusa Dua Hotel akan diubah peruntukkannya untuk ruangan kantor. “Semua kamar di Westin, Bali Nusa Dua Hotel, dan Grand Whiz itu kami sulap. Semua perlengkapan di kamar seperti kasur dikeluarkan seluruhnya kecuaali seperti kursi dan meja. Kami mulai set up pada 24 September 2018 untuk dapat digunakan bermacam-macam,” papar Direktur Pemasaran dan Operasional PT Pactoconvex Niagatama Wiwin Kurniawan di Nusa Dua Bali, Rabu (12/09/2018).

Selain itu, sambung dia, Panitia pelaksana teknis IMF-World Bank Group Annual Meeting 2018 menyediakan 435 unit kendaraan mewah yang diperuntukkan bagi delegasi gubernur bank sentral hingga pejabat eksekutif IMF dan Bank Dunia. Juga menyediakan 378 unit mobil jenis Mercedez Benz, 42 unit Toyota Camry, dan 15 unit Toyota.

Jenis Mercedez Benz digunakan gubernur bank sentral, eksekutif IMF dan Bank Dunia menggunakan Camry dan Alphard. Pactoconvex Niagatama sudah terpilih sebagai congress organizer IMF-World Bank Group Annual Meeting 2018 melalui tender di Kementerian Keuangan (Kemenkeu). “Kami bekerja sama dengan vendor lokal dan nasional untuk memenuhi kebutuhan kendaraan. Semuanya dari Bali,” jelasnya.

Wiwin mengungkapkan selain kendaraan mewah untuk delegasi penting, pihaknya juga menyediakan 42 unit shuttle bus rute Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai ke hotel, 90 unit shuttle bus untuk mengantarkan delegasi dan pihak terkait dari hotel resmi ke lokasi, serta 120 shuttle bus untuk acara dinner host di Garuda Wisnu Kencana (GWK).

Pihaknya juga bekerja sama dengan perusahaan taksi hingga Persatuan Angkutan Pariwisata Bali (Pawiba). Menurutnya, hingga saat ini, persiapan pelaksanaan event tiga tahunan itu sudah mencapai 95%.

Panitia juga sudah merekrut 1.500 orang sukarelawan yang akan membantu kelancaran ajang bergengsi tingkat global ini. Dari jumlah tersebut, 450 orang sukarelawan berasal dari Kemenkeu dan Bank Indonesia (BI) yang melekat dengan delegasi. Adapun sisanya merupakan sukarelawan tenaga lapangan, tambahnya seperti dilansir laman Bisnis.com.

Bali diklaim sangat siap menggelar acara ini karena sudah berpengalaman menjadi tuan rumah bagi berbagai pertemuan besar skala internasional lainnya, seperti Konferensi Tingkat Tinggi APEC 2013. Satu-satunya kerumitan dalam mempersiapkan ajang ini adalah masifnya skala pekerjaan, banyaknya ruangan dibutuhkan, dan besarnya jumlah delegasi.

Di tempat terpisah, Kementrian Pariwisata (Kemenpar) siap menjual 63 paket wisata untuk menyambut perhelatan IMF-WB Annual Meetings 2018 yang akan berlangung pada 12-14 Oktober 2018. Perhelatan event tahunan dunia ini menjadi momentum penting dalam mempromosikan pariwisata Indonesia.

Selain didatangi sekitar 18.000 delegasi, potensi pendapatan dari para delegasi juga sangat besar. “Mengacu data Bappenas, kemampuan spending delegasi IMF-WB Annual Meetings diperkirakan mencapai Rp 943,5 miliar dimana 95,2% merupakan wisman,” papar Menpar Arief Yahya di Jakarta, kemarin.

Kemenpar menggandeng ASITA dan stakeholders untuk menyiapkan 63 paket wisata unggulan di tujuh destinasi yaitu Bali, Lombok, Yogyakarta, Banyuwangi, Danau Toba, Tana Toraja, dan Komodo-Flores & Sumba. “Berbagai persiapan juga telah dilakukan dalam menyambut IMF-WB Annual Meetings 2018 ini, salah satunya perbaikan infrastruktur,” lontarnya.

Bandara I Gusti Ngurah Rai kini sedang diperluas apronnya dan diperkirakan rampung pada September 2018 ini. Bandara Banyuwangi juga diperbesar sebagai penyangga dari Bandara I Gusti Ngurah Rai di Bali. “Potensi ini memang harus dioptimalkan dengan pembukaan akses udara yang memadai. Sebab, Bali menjadi tuan rumah IMF-World Bank Annual Meetings 2018,” ujarnya.

Sebanyak 63 paket wisata itu akan dijual secara online dan offline. Untuk online, paket wisata tersebut telah ditayangkan dalam landing page website resmi Kemenpar yaitu www.indonesia.travel.

Selain itu, Paket wisata juga akan dijual secara offline yaitu melalui counter khusus Kementerian Pariwisata bersama ASITA, juga melalui counter penjualan paket wisata di 21 officials hotels selama tanggal 08-14 Oktober 2018 di antaranya Hotel Sofitel, Grand Hyatt, Intercontinental, Mulia Hotel, dan lainnya. (EP)

Ellen asal Papua Masuk Final Kontes Kecantikan Internasional

this formate

INDIA, bisniswisata.co.id: Ellen Rachel Aragay, runner-up Miss Indonesia 2014, yang kesehariannya guru bahasa Inggris, menjadi perempuan asal Papua pertama yang mewakili Indonesia dalam kontes kecantikan internasional, yang menjadi finalis dalam kontes Face of Beauty International 2018 di New Delhi, India pada 7-17 September 2018.

Pernah mengalami perudungan karena perbedaan fisik saat sekolah, puteri asal Papua, Ellen Rachel Aragay percaya diri dengan mengkampanyekan stop kekerasan dalam rumah tangga di kontes kecantikan internasional, Face of Beauty International 2018.

Alumni International Miracle Institute, Florida, Amerika Serikat ini pernah aktif sebagai pebasket dan ikut dalam Kejuaraan Basket ASEAN U-18 di Vietnam pada 2007 lalu. Kontes kecantikan yang diikutinya ini mulai diselenggarakan pada 2012 sebagai Miss Teen Face of Beauty International. Belakangan berubah menjadi Face of Beauty International, hingga sekarang.

Menurut Ellen, kontes ini bertujuan untuk berbagi visi dan gagasan perempuan di seluruh dunia. “Kita akan kampanye mengenai, bagaimana stop kekerasan terhadap perempuan baik di dalam rumah tangga ataupun dalam hubungan,” kata Ellen kepada Ata Hasegem yang mewawancarainya untuk BBC Indonesia, Rabu (12/9/2018).

Papua, tempat asalnya, sampai sekarang masih menjadi daerah yang dirundung panyak persoalan politik dan keamanan. Namun Ellen memutuskan untuk tidak membicarakan hal itu di India.

“Saya tidak akan banyak bicara masalah konflik atau apa, karena bukan di Papua saja yang punya konflik kayak gitu. Di belahan dunia lain juga punya konflik seperti itu,” Ellen beralasan. Ia memutuskan melihat dari sudut pandang lain, yakni profesinya sebagai guru akan menjadi dasar yang kuat untuk mengembangkan dunia pendidikan di Papua, khususnya dalam bidang Bahasa Ingggris.

Menurut Ellen, kesertaannya dalam kontes kecantikan itu menegaskan bahwa orang Papua setara dengan warga Indonesia lain, dan warga dunia lain. “Kita sama saja, punya daya saing, prestasi, dan kreatifitas yang tak kalah dibandingkan dengan puteri lainnya di dunia. Seperti kecerdasan intelektual dan kemampuan bersosialisasi,” katanya.

Ellen mengatakan, kesertaannya dalam kontes ini juga merupakan semacam perjuangan pribadi. “Dulu, saat pindah pertama kali ke Jakarta, saya pernah menjadi korban perundungan karena warna kulit dan rambut yang begini sebagai orang Papua,” katanya.

Waktu itu ia masih SMP, dan belum begitu siap mengalami diskriminasi dan perisakan seperti itu. “Saya sempat mogok tidak mau sekolah, sampai tiga bulan. Tapi saya menggunakan sebagai motivasi untuk berprestasi. Saya berjuang, saya bisa masuk kelas inti di sekolah, saya lulus dengan nilai saya yang bagus. Jadi saya membuktikan,” katanya sembari tertawa.(BBC)

71,3 Juta Turis Cina Pelesiran ke Mancanegara

this formate

BEIJING, bisniswisata.co.id: China Tourism Academy (CTA), lembaga penelitian wisata berafiliasi penyedia jasa perjalanan wisata daring Ctrip mencatat semester pertama 2018, sedikitnya 71,3 juta turis China melakukan perjalanan wisata ke luar negeri.

Jumlah kunjungan tersebut naik 15 persen dibandingkan dengan periode sama tahun 2017. Para wisatawan Tiongkok bertolak dari 200 kota di daratan Cina menuju 130 negara selama enam bulan pertama tahun 2018, demikian laporan thepaper.cn mengutip pernyataan CTA, Rabu (12/09/2018).

CTA mencatat Kota Xian mengalami pertumbuhan terpesat dalam mengirimkan wisatawan ke mancanegara selama periode tersebut. Jumlah turis dari Ibu Kota Provinsi Shaanxi, yang banyak dihuni umat Islam tersebut meningkat hingga 180 persen. Namun tingkat konsumsi turis dari Changchun tertinggi dibandingkan dengan kota-kota lain di Cina.

Turis dari Ibu Kota Provinsi Jilin itu bisa menghabiskan 6.946 RMB atau setara Rp14,9 juta (dengan asumsi 1 RMB = Rp 2.159) untuk sekali kunjungan wisata ke luar negeri.

CTA juga mencatat bahwa Thailand masih menjadi tujuan utama wisatawan China. Beberapa negara lain yang ramai dikunjungi wisatawan Cina meskipun tidak seramai Thailand antara lain Jepang, Vietnam, Korea Selatan, Singapura, Indonesia, Malaysia, dan Rusia.

Meledaknya pasar wisata mancanengara menandakan besarnya minat warga Cina untuk berpelesiran, mengetahui kebijakan belanja bebas pajak dan fasiltas bebas visa, dan beragam produk inovatif pariwisata, seperti pernyataan Kepala CTA Dai Bin yang dikutip People’s Daily.

Kementerian Pariwisata RI menyadari fenomena ledakan turis China ke luar negeri itu dengan menggencarkan promosi pariwisata Nusantara melalui pameran di berbagai kota di daratan Cina.

Pada tahun 2018, pemerintah Indonesia menargetkan tiga juta kunjungan wisatawan Cina. Pada tahun 2017 target 2,5 juta wisatawan Cina sedikit meleset karena terdampak letusan Gunung Agung di Bali. (EP)

18—20 September 2018, Festival Suling Tambur

this formate

RAJA AMPAT, bisniswisata.co.id: Festival Suling Tambur kembali dihelat. Festival yang menyajikan pertunjukan budaya leluhur Raja Ampat bertajuk “Festival Suling Tambur”, diselenggarakan di kampung Kabare, distrik Waigeo Utara, Kabupaten Raja Ampat Papua Barat, pada 18 hingga 20 September 2018.

Kegiatan festival ini digelar dengan tujuan mengangkat adat dan budaya Raja Ampat, yang sangat unik dan terkenal selain keindahan alam Bahari Raja Ampat. Selain itu, festival ini diharapkan mendapat perhatian khusus dari wisatawan nusantara maupun mancanegara untuk datang menyaksikan budaya tradisional yang sangat unik, menarik dan artistik

Festival Suling Tambur ini terbuka untuk umum. Peserta tidak hanya yang ada di Waigeo Utara, tetapi dari seluruh di kabupaten Raja Ampat. Bahkan, group yang dari luar Raja Ampat dapat juga bergabung dalam meramaikan event besar festival Suling Tambur ini dengan turut serta dalam berbagai pertunjukan.

Selama ini event besar seperti festival selalu diadakan di Kota Waisai, dan tidak pernah dilakukan di distrik atau kampung. Nah untuk pertama kali akan dilakukan diluar Kota Waisai. Kalau sukses, ke depan akan lakukan di distrik lain. Terpenting infrastruktur pendukung siap, wilayah kampung bersih, dan masyarakat juga mau menyambut dengan antusias.

Suling Tambur dikenal sebagai musik tradisional masyarakat adat Raja Ampat. Festival suling tambur sendiri dikemas dalam bentuk perlombaan yang terbuka umum sehingga semua masyarakat Raja Ampat bahkan sekitarnya.

Perlombaan Suling Tambur dibuka untuk umum dan tidak dibatasi berapa banyak dari setiap kampung atau distrik peserta terdiri 1 grup 25 orang alat tambur pun dari kulit kayu, suling asli dari bambu busana traditional khas Raja Ampat.

Raja Ampat tidak saja kaya dengan potensi sumber daya alam seperti kekayaan bawah laut dan panorama alamnya tetapi juga memiliki kekayaan budaya yang melekat erat dalam entitas masyarakat Raja Ampat.

Suling tambur hanyalah salah satu dari aneka ragam budaya yang hidup dan tumbuh dalam masyarakat Raja Ampat. Saling tambur merupakan perpaduan seni musik dan seni tari, karena itu selain kita mendengarkan merdunya musik tambur yang dipadu dengan irama suling tetapi juga kita menyaksikan liak-liuk para penari.

Karena itu setiap grup suling tambur terdiri dari para penabuh tambur yang biasanya kaum lelaki atau bapak-bapak tetapi juga peniup suling yang biasanya dimainkan ibu-ibu/wanita. Dibelakangnya ada para penari.

Masyarakat Raja Ampat biasanya mementaskan musik suling tambur saat-saat acara resmi seperti acara keagamaan, acara pemerintahan, acara budaya seperti melamar gadis atau pesta pernikahan atau acara-acara lain yang melibatkan seluruh masyarakat baik di tingkat kampung, distrik maupun kabupaten. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Enam Makanan Sebaiknya Jangan Dipesan via Jasa Antar

this formate

NEW YORK, bisniswisata.co.id: Ketika lapar datang tapi sedang disibukkan pekerjaan atau dalam kondisi malas gerak, kemudian memesan makanan lewat jasa antar adalah solusinya. Memesan makanan via layanan antar memang praktis. Sayangnya, tidak semua jenis makanan layak dipesan lewat jasa tersebut.

Alih-alih menyantap hidangan lezat, justru mendapati kondisi makanan tak lezat lagi. Bahkan, beberapa makanan bisa menyebarkan bakteri karena terlalu lama diantar kepada pemesannya. Rabu (12/09/2018) Insider merangkum enam jenis makanan yang sebaiknya tidak boleh dipesan lewat jasa antar. Rekomendasi tersebut disarikan dari pendapat chef, manajer jasa antar, dan penulis spesialis kuliner.

#. Kentang Goreng

Kerenyahan kentang goreng akan sirna jika memesannya lewat jasa antar. Kenikmatan kentang goreng terletak pada kegaringan dan kerenyahannya seusai diangkat dari wajan. Perjalanan yang ditempuh kentang goreng dari restoran ke hadapan Anda akan membuat kentang goreng jadi lembut dan layu. Kalau sudah begini, berkurang kelezatan kentang goreng. “Semakin jauh jarak pengantaran, kerenyahan kentang goreng akan semakin hilang,” kata pengelola restoran Pinch Boil House, Sean Wen.

#. Telur

Jika memesan telur lewat jasa antar, kemungkinan besar akan memperoleh telur dalam versi yang sudah tidak optimal. “Telur akan bau jika tidak disajikan dalam keadaan segar. Telur yang sudah dingin juga tidak seenak telur yang baru matang,” kata Ari Banayan, salah satu pendiri Habit Nest yang mempelajari gaya hidup masyarakat.

#. Nachos

Makanan asal Meksiko ini semakin populer di kalangan masyarakat Indonesia. Kripik tortilla yang disiram keju cair dan taburan cabai tersebut paling nikmat disantap segera. Memesan nachos lewat jasa antar bisa membuat keripik tak lagi renyah. Apalagi jika keju cairnya sudah dicampurkan sejak dari restoran. Wah, siap-siap saja makan nachos selembek bubur.

#. Semua kuliner dengan alpukat

Semua makanan atau minuman yang menggunakan bahan alpukat sebaiknya jangan dipesan lewat layanan pengantaran. Chef Joe Martinez selaku pendiri jasa antar makanan Healthy Meal Service mengatakan daya tahan alpukat yang sudah diolah tidak lama. Jika tak cepat-cepat disantap, alpukat berubah rasa menjadi hambar. “Alpukat juga mudah berubah warna jadi cokelat kalau terlalu lama berada di kotak kemasan,” ujar chef Joe.

#. Salad

Sama seperti alpukat, salad yang terdiri atas campuran buah atau sayur juga sebaiknya segera dimakan segera setelah tersaji. “Salad bisa menjadi media berkembangnya bakteri kalau berada di suhu ruangan dan ruang lembab. Dua kondisi itu adalah lingkungan yang mendukung berkembangnya bakteri,” ungkap Dan Scalco, pendiri situs pengulas kuliner FoodBoxHQ.

#. Sushi dan seafood

Jika disimpan dalam suhu yang salah, sushi dan seafood juga bisa menjadi media berkembangnya bakteri. “Makanan atau minuman terburuk yang dibawa oleh jasa antar adalah golongan makanan yang membutuhkan temperatur tertentu agar tetap layak makan,” kata Dan Scalco. (EP)

IMF-World Bank Meeting, Komunitas Bali Sajikan Pawai Budaya

this formate

DENPASAR, bisniswisata.co.id: Komunitas Masyarakat Bali dari berbagai sanggar dan lembaga rencana menyajikan ritual siklus kehidupan masyarakat Bali untuk memeriahkan pertemuan IMF-World Bank pada 8-14 Oktober 2018. Ritual dimulai dari proses kelahiran hingga kematian dengan atraksi berjalan dalam pawai budaya.

“Hal ini mengacu pada tema pawai budaya yakni The Life and Economy Bali. Tema ini memiliki makna bahwa ritual tentang siklus hidup orang Bali dapat menyebabkan terjadinya perputaran ekonomi yang dinamis dan harmonis, sehingga upacara ini wajib dilestarikan,” kata Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Dewa Putu Beratha di Denpasar, Rabu (12/9).

Untuk pawai budaya dihelat pada 12 Oktober 2018, sudah siapkan dengan isian pawai budaya yang dikemas atraktif, inovatif dan dinamis. Serta semua bentuk seni ditampilkan dengan aktraksi berjalan.

“Pawai budaya dalam pertemuan IMF-World Bank itu merupakan permintaan Bapak Presiden karena tertarik dengan pawai Pesta Kesenian Bali. Pemprov Bali sendiri sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp 1 miliar untuk pelaksanaan pawai budaya tersebut,” ujar Dewa Beratha.

ISI Denpasar, sejumlah komunitas, sanggar dan lembaga seni akan dilibatkan dalam prosesi pawai budaya yang lokasinya sesuai surat yang diterima Dinas Kebudayaan Bali bisa digelar di kawasan Nusa Dua ataupun di Renon, Denpasar.

ISI Denpasar akan membawakan garapan tentang ritual Pecaruan Rsi Gana yakni upacara mengenai pembersihan alam semesta yang dilakukan oleh pemangku (pemimpin ritual keagamaan), serati banten (pembuat sesajen), tukang kidung, petugas ngiderang (pemutar) caru, pasukan bhuta kala dan sebagainya. Ritual akan diiringi gamelan Ketug Bumi.

Sanggar Paripurna Gianyar akan membawakan ritual Dewa Yadnya, khususnya upacara persembahan terhadap Dewi Sri Sedana sebagai Dewi Kemakmuran. “Garapan ini divisualisasi dengan atraksi Ogoh-Ogoh Dewi Sri Sedana diiringi tari Rejang dan Baris Gede serta dimeriahkan perangkat upacara seperti tedung, umbul-umbul, pasukan gebogan buah, gebogan bunga, serta diiringi gamelan balaganjur,” katanya.

Sementara itu, Sanggar Penggak Men Mersi, Denpasar, menampilkan garapan mengenai ritual kelahiran. Khususnya yang disajikan upacara “Tigang Sasih” di atas mobil hias yang dilanjutkan dengan permainan 100 anak-anak SD bertemakan Goak Ngalih Ikut.

Sanggar Pancer Langit akan membawakan ritual Raja Sewala, yang divisualisasikan dengan lima pasang muda-mudi yang diupacarai di atas mobil hias. Pada bagian ini juga dimeriahkan dengan tradisi Perang Ketupat yang ada di Desa Kapal, Badung.

Sementara SMKN 3 Sukawati, Gianyar, akan membawakan ritual Potong Gigi yang dilakukan di atas mobil hias. Kegiatan ini dilanjutkan dengan pagelaran busana singkat berbagai jenis pakaian adat Bali yang dibawakan pemuda-pemudi. Bagian ini diiringi gamelan Semara Pagulingan.

Sanggar Gumi Art, Denpasar, menampilkan prosesi pengantin Bali. Kedua pengantin diarak dengan “gayot” atau tandu, dengan diiringi prosesi perangkat upacara, keluarga, perangkat desa. Bagian ini dimeriahkan dengan penampilan tari Joged Bumbung massal.

Yang terakhir, Sanggar Gases Denpasar mendapat bagian menampilkan ritual kematian dengan divisualisasikan dalam prosesi upacara Ngaben tradisi puri. Atraksi dapat dilakukan dengan menarikan sarana bade, lembu, dan naga banda. Bagian ini diiringi gamelan balaganjur dan perangkat prosesi lainnya.

Dewa Beratha menyebut tak kurang 1.500 seniman akan mengisi rangkaian pawai dihadapan para peserta IMF. “Untuk jadwalnya, kita diberi waktu kira-kira 12 Oktober. Nanti delegasi IMF akan dipecah sebagian mengikuti gala dinner di Garuda Wisnu Kencana dan sebagian menyaksikan pawai budaya,” ucapnya.

Perhelatan IMF-WB Annual Meetings 2018 Nusa Dua, Bali pada 8-14 Oktober 2018, rencana dihadiri sekitar 18.000 delegasi dari 189 negara. Berbagai persiapan untuk menyemarakkan pertemuan internasional itu dengan mempersembahkan 63 paket wisata, yang diharapkan dapat menghasilkan dari spending delegasi IMF-WB Annual Meetings diperkirakan mencapai Rp 943,5 miliar dimana 95,2% merupakan wisman.

Sebanyak 63 paket wisata itu akan dijual secara online dan offline. Untuk online, paket wisata tersebut telah ditayangkan dalam landing page website resmi Kemenpar yaitu www.indonesia.travel.

Selain itu, Paket wisata juga dijual secara offline yaitu melalui counter khusus Kementerian Pariwisata bersama ASITA, juga melalui counter penjualan paket wisata di 21 officials hotels selama tanggal 08-14 Oktober 2018 di antaranya Hotel Sofitel, Grand Hyatt, Intercontinental, Mulia Hotel, dan lainnya. (EP)

#FatatFashionWeek Semarakkan NYFW 2019

this formate

NEW YORK, bisniswisata.co.id: Gema pekan mode New York Fashion Week (NYFW), semakin populer. Bukan hanya menampilkan tren terbaru yang ditampilkan melalui karya-karya para desainer yang berpartisipasi, namun moment ini juga menjadi kesempatan untuk menggemakan kampanye-kampanye sosial seperti isu keberagaman.

Memang keberagaman adalah hal yang menarik atensi akhir-akhir ini. Tak hanya mengenai kepercayaan saja, namun ras juga fisik menjadi salah satu masalah yang menjadi perhatian.

Kini ajang fashion show tak hanya menampilkan para model dengan bobot tubuh ideal saja, bahkan beragam desainer ternama sudah mulai memberikan gebrakan baru dalam industri fashion dengan menampilkan model-model bertubuh tambun atau dikenal dengan plus size model.

Meski angka pencapaian dari penampilan model bertubuh besar masih dalam golongan minoritas. Itu merupakan rata-rata dalam ajang fashion week yang digelar di New York, Paris, London, dan Milan.

Bahkan tak hanya modelnya saja, tapi kampanye mengenai diversity ini juga terus disuarakan sejak kritik yang didominasi akibat munculnya foto-foto street style yang diambil oleh para fotografer yang hanya menampilkan bentuk tubuh yang ideal. Padahal pengunjung yang datang cukup beragam.

Menyikapi hal tersebut, maka seorang blogger bernama Kellie Brown menginisiasi gerakan sosial lewat hashtag #FatatFashionWeek. Kellie Brown kerap meghadiri ragam pertunjukan di New York Fashion Week. Tak menyiakan kesempatan tersebut, ia juga tak segan ber-pose street style dan mengunggahnya dalam akun Instagram miliknya.

Walaupun bertubuh tambun, Kellie cukup percaya diri tampil dengan gaya busana seru dan stylish. Kellie mengungkapkan digunakannya tagar tersebut dikarenakan banyaknya wanita bertubuh besar yang berpartisipasi dalam industri fashion. Hal ini sebagai wujud apresiasi untuk menyerukan penampilan para wanita bertubuh besar yang juga memiliki hak yang sama.

Bahkan tak hanya Kellie saja, blogger dan influencer bertubuh lainnya yang hadir di New york Fashion Week adalah Alex Michael May, Alex Larosa, Kelly Augustine, dan nama lainnya. Bahkan kini sudah sebanyak 130 unggahan yang menyerukan tag #FatatFashionWeek.

Kellie percaya bahwa tag #FatatFashionWeek dapat membantu untuk mengingatkan orang-orang di segala industri akan keberadaan para wanita bertubuh tambun dan memberikan kesempatan yang sama dengan wanita bertubuh ideal yang menjadi kaum mayoritas. (EP)

Balkondes Siapkan Homestay Bagi Peserta Sidang ke-35 GA-ICW Untuk Nikmati Pedesaan

this formate

JOGJAKARTA, bisniswisata.co.id:
Seluruh peserta delegasi The 35th General Assembly of International Council of Women atau Sidang Umum ke-35 Dewan Perempuan Dunia akan menikmati tinggal di Balkondes yang dipersiapkan oleh sejumlah BUMN di sekitar Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.

Sekitar 200 undangan VIP dan delegasi internasional dari 80 negara yang ikut acara Temu Nasional 1001 Organisasi Perempuan Indonesia dan Sidang ke-35 GA-ICW yang berlangsung di Hotel Grand Inna Jogjakarta pada 12-18 September 2018.

“Jadi pada malam terakhir delegasi akan diajak tidur di 204 homestay yang dikelola Balai Ekonomi Desa (Balkondes),” kata Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia ( Kowani),  Giwo Rubianto Wiyogo, hari ini.

Untuk kegiatan di Balkondes,  Kowani bekerja sama dengan sedikitnya 35 BUMN. Gatot Subagio, Sekretaris Perusahaan PT Patra Jasa, salah satu BUMN yang mendukung kongres perempuan seluruh dunia mengatakan Balkondes merupakan sebuah program bentukan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yang akan dimanfaatkan sebagai sebuah etalase bagi perekonomian daerah.

“Balkondes akan memberikan ruang bagi pemerintah desa maupun masyarakat, untuk mengembangkan potensi ekonomi yang ada di desa,” kata Gatot.

BUMN mendirikan Balkondes, lanjut Gatot, sebagai dukungan untuk menggenjot kunjunan wisatawan di Indonesia. Hal ini sejalan dengan program yang dicanangkan oleh pemerintah.

Melalui Balkondes, masyarakat khususnya desa, akan dipersiapkan untuk menyambut serta memberikan pelayanan maksimal bagi para wisatawan yang datang ke daerahnya.

Peningkatan jumlah pengunjung turis ini diharapkan berdampak positif pada perbaikan ekonomi masyarakat sekitar. Gatot Subagio mengatakan Balkondes adalah salah satu program buatan BUMN selain kemitraan dan CSR, yang berguna meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia. Untuk daerah Borobudur sendiri kini sudah ada 20 Balkondes.

Retno Hadiasiwi, Direktur Teknik dan Infrastruktur PT Taman Wisata Candi (TWC), menambahkan wisatawan lokal dan internasional dapat menginap di homestay, dan menikmati suasana pedesaan sekaligus aktif konservasi lingkungan melalui pengelolaan potensi ekonomi, warisan budaya, dan tradisi serta ekowisata (ecotourism) di Balkondes.

Giwo menambahkan Jogjakarta sengaja dipilih untuk pelaksanaan Sidang ke-35 ICW, untuk menunjukkan kemajuan Indonesia dalam mencapai Target Pembangunan Berkelanjutan (SDG’s) 2030, melalui pemberdayaan masyarakat yang dilakukan sinergi BUMN di Borobudur, Jawa Tengah, dengan konsep pariwisata berbasis masyarakat.

“Kita ingin tunjukkan kepada dunia mengenai kemajuan pencapaian SDG’s di Indonesia, melalui pemberdayaan masyarakat, yang sebagian besar dimotori perempuan,”ungkap Giwo.

Diporakporandakan Cempaka, Wisata Sungai Oyo Kembali Dibuka

this formate

GUNUNG KIDUL, bisniswisata.co.id: Pelaku wisata di Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mulai menata kembali Sungai Oyo yang rusak dan hanyut, akibat Badai Cempaka 2017 memporakporandakan destinasi wisata alam dan sungai ternama ini. Kini obyek wisata Sungai Oyo dibukan untuk wisatawan.

Salah satu pelaku wisata dan pengembang wisata Jelok, Kecamatan Patuk, Sukriyanto mengatakan Kampung Jeguran Jelok merupakan wisata baru yang dirintis oleh masyarakat selepas adanya bencana banjir pada akhir 2017.

“Kawasan Jelok saat terjadinya Badai Cempaka memang porak poranda. Aliran sungai tersapu banjir bandang dari Sungai Oyo yang meluap. Kini kami menata kembali. Kampung Jeguran Jelok sudah bangkit. Silahkan wisatawan datang untuk menikmati obyek wisata dengan nuansa baru,” lontar Sukriyanto

Dilanjutkan, berawal dari keinginan untuk bangkit dari keterpurukan yang terjadi, masyarakat kemudian berupaya berbenah agar tempat ini tetap dikenal dan dikunjungi oleh wisatawan. Aliran Sungai Oyo yang sebelumnya menjadi sumber bencana justru menjadi potensi yang dikembangkan oleh masyarakat.

Bentangan Sungai dengan kejernihan airnya sangat memikat mata. Juga susur Sungai Oyo digagas pelaku wisata. Letak geografis yang mirip dengan Sungai Maron Pacitan, kemudian dikembangkan oleh masyarakat setempat. “Selepas banjir itu, kami tidak memiliki akses, kegiatan ekonomi masyarakat lumpuh. Kini kami upayakan membuat daya tarik lain dari tempat ini,” sambungnya.

Sekarang ini, Kampung Jeguran Jelok yang awalnya luluh lantak, kembali digandrungi wisatawan yang berkunjung ke Gunung Kidul. Salah satunya, Kampung Jelok yang terletak di Desa Beji, Kecamatan Patuk, yang menyuguhkan panorama teramat indah. Bentangan Sungai Oyo yang di kelilingi pepohonan menjadi daya tarik tersendiri. Dengan cepat, obyek wisata ini digandrungi oleh masyarakat.

“Kedamaian dan keindahan akan langsung terasa saat wisatawan sampai ke lokasi wisata. Rasa lelah itu akan hilang dengan melihat keindahan Kampung Jelok,” katanya seperti dilansir laman Antara.

Selama menyusuri bentangan Sungai ini tentunya pengunjung tidak akan dibuat kecewa. Sepanjang kurang lebih 500 meter itu, terdapat spot-spot foto yang unik dan indah. Tidaklah mahal untuk menikmati keindahan di Sungai Oyo ini, pengunjung hanya dikenai biaya sebesar Rp10.000 per orang.

“Perahu yang kami gunakan sebenarnya akses untuk menyeberang warga. Kami hanya mengandalkan perahu ini dan kemarin membuat jembatan seberang ala kadarnya,” katanya. (EP)