Bisnis Katering Tak Punya Dapur, Kok Bisa?

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Bisnis kuliner memang selalu menggiurkan untuk dicoba. Karena makan merupakan kebutuhan dasar manusia, bisnis kuliner dengan aneka jenisnya pun nyaris tidak pernah mati. Bisnis kuliner tidak melulu soal membuat restoran atau rumah makan yang menyediakan menu-menu unik dan spesial. Namun, bisa juga menawarkan menu makanan sehari-hari yang mungkin bisa dibuat oleh semua orang.

Beberapa tahun terakhir muncul layanan makan siang berlangganan yang memanfaatkan teknologi untuk menghubungkan konsumen dengan dapur katering. Layanan tersebut seperti Kulina, Berry Kitchen, Gorry Gourmet, PapaBento, Bebitang dan lain-lain. Segmentasi pasarnya adalah karyawan kantor di kota besar, yang memiliki kesibukan tinggi namun ingin mengkonsumsi makan siang sehat dan bervariasi.

Melalui website atau aplikasi, menu makan siang untuk beberapa hari ke depan ditampilkan dan konsumen bisa memilih menu yang mereka sukai. Mereka bisa memilih untuk memesan secara harian maupun bulanan kemudian membayarnya via transfer. Makanan pun akan datang pada hari dan jam yang ditentukan.

Bagi konsumen, mereka diuntungkan karena tidak perlu repot lagi keluar kantor untuk membeli makan siang. Selain itu, mereka juga mendapatkan makanan yang bervariasi dan yang pasti higienis. Sementara dari sisi bisnis cukup menarik karena layanan katering seperti ini umumnya justru tidak mempunyai dapur katering.

Mereka lebih tepat diposisikan sebagai sebuah perusahaan teknologi, yang menghubungkan dua pihak layaknya layanan ride sharing yang berkembang lebih dulu. Untuk menjaga kualitas makanan, layanan seperti ini umumnya mengkurasi terlebih dahulu dapur mitra yang akan diajak kerjasama.

Sementara dalam operasionalnya, mereka memiliki tim quality control yang mendatangi dapur mitra sehari-hari. Fitur feedback mereka siapkan di website atau aplikasi, sehingga kepuasan konsumen terhadap makanan yang diberikan dapat dievaluasi dengan baik.

Fitur feedback yang sangat membedakan layanan katering berbasis teknologi ini dengan layanan katering konvensional. Komentar pelanggan baik dalam bentuk rating maupun ulasan menjadi bahan evaluasi untuk mencari tahu apa yang diinginkan oleh pelanggan.

Selain untuk menampung feedback dari pelanggan, teknologi dalam jenis usaha ini juga berguna untuk menghubungkan lokasi pelanggan dengan katering terdekat. Hal ini tentunya berhubungan dengan ongkos pengiriman. Layanan katering berlangganan seperti ini bisa jadi ide bisnis untuk Anda atau bagi pemilik usaha katering bisa mencoba melakukan kerja sama dengan salah satu dari layanan itu.

Lantas bagaimana membangun kepercayaan pelanggan?. Memang ini kunci kesuksesan untuk semua bisnis, termasuk kulner. Keputusan pelanggan untuk membeli atau tidak membeli sebuah produk salah satunya disebabkan karena kredibilitas penjualnya.

Kepercayaan dari pelanggan itu sesuatu yang harus dibangun dan terus menerus dijaga. Sudah banyak contoh di mana sebuah perusahaan bisa mengalami penurunan omset yang tajam, akibat suatu kasus yang terjadi di perusahaan tersebut, menyebabkan runtuhnya kepercayaan pelanggan. Pelanggan bahkan sudah kabur terlebih dahulu bila tahu bahwa reputasi penjualnya buruk.

Ketika tren bisnis sudah merambah ke dunia digital, masalah kepercayaan merupakan faktor yang menghambat pertumbuhan bisnis ini. Banyaknya kasus penipuan, barang tak sampai di rumah, atau berbeda dengan spesifikasi yang ditawarkan di toko online membuat sebagian masyarakat masih enggan membeli sesuatu di internet. Hal tersebut secara langsung atau tidak langsung juga memengaruhi ke penjual lagi.

Persoalannya, bagaimana jika kita sebagai pelapak atau pedagang baru kuliner di internet, dapat meraih kepercayaan pelanggan. Apa saja langkah-langkah yang bisa kita lakukan? Simak pembahasannya berikut ini.

#. Tampilkan detail produk

Baik di platform ecommerce maupun toko online Anda sendiri, produk yang Anda jual sebaiknya ditampilkan secara detail baik pada foto maupun deskripsinya. Anda juga bisa belajar dasar-dasar fotografi untuk produk agar mampu menghasilkan foto produk yang baik. Usahakan agar foto produk yang diupload tak hanya menampilkan satu sisi saja, namun bisa terlihat dari berbagai sisi. Ini akan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pelanggan. Pada bagian deskripsi , tulis spesifikasi produk dengan sejelas-jelasnya. Terapkan juga teknik-teknik copywriting yang baik sehingga menggugah orang lain untuk membeli. Banyak sekali teknik-teknik menulis deskripsi produk yang bisa Anda pelajari di internet.

#. Program bergaransi

Program bergaransi bisa Anda terapkan dengan memberikan paket pengiriman bergaransi untuk barang-barang yang tertentu, misalnya yang mudah rusak. Anda juga bisa menerpakan kebijakan uang kembali bila barang tidak sesuai dengan apa yang diinginkan oleh pelanggan. Semua itu dilakukan sebagai upaya menguatkan kepercayaan pelanggan terhadap produk Anda.

#. Sediakan kemudahan membayar
Memberikan beberapa pilihan pembayaran kepada konsumen bisa jadi menambah kepercayaan konsumen kepada Anda. Mereka akan menganggap bahwa toko online Anda benar-benar serius dalam menjual produk. Metode pembayaran sekarang bahkan sudah lebih dari transfer via ATM atau eBanking seperti biasanya, tetapi menggunakan platform dompet online seperti Doku dan Paypal.

#. Lakukan Komunikasi yang Baik

Buatlah diskusi yang baik dengan pelanggan Anda. Mereka biasanya mencoba menanyakan dulu hal-hal yang kurang jelas sebelum membeli sesuatu. Ini jangan sampai Anda kehilangan momentum pada tahap ini. Konsumen yang sudah tertarik dengan produk Anda, malah tidak jadi membeli hanya karena kurang baik pelayannya. (EP)

Kabut Asap Selimuti Bandara Syamsuddin Noor

this formate

BANJARMASIN, bisniswisata.co.id: Kawasan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin di Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, diselimuti kabut asap hampir setiap hari dalam beberapa pekan terakhir. Untungnya, sejauh ini kabut asap tidak berdampak pada penerbangan karena jarak pandang minimal untuk pilot masih tergolong aman.

Kondisi adanya kabut asap belum sampai mengganggu jadwal penerbangan pesawat baik yang akan take off atau terbang landas maupun landing (mendarat). “Jarak pandang untuk take off minimal 400 meter dan landing 600 meter,” ungkap Airport Operation & Services Department Head Bandara Syamsudin Noor, Ruly Artha di Banjarbaru, Jumat (14/9/2018).

Pergerakan penerbangan di Bandara Syamsudin Noor dalam sehari, menurut dia, normalnya rata-rata terjadi 90 pesawat, baik take off maupun landing. Ruly juga terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait menyikapi kondisi alam saat ini. Apalagi, hal ini berpotensi membahayakan keselamatan penerbangan, termasuk kepada seluruh maskapai yang beroperasi.

Tebalnya kabut asap di kawasan bandara diketahui akibat dampak dari kebakaran lahan yang terjadi di sejumlah wilayah. Apalagi, titik api (hotspot) banyak bermunculan di Jalan Tegal Arum dan Guntung Damar, Kelurahan Syamsudin Noor yang lokasinya sangat dekat dengan bandara.

Kawasan gambut dan lahan kosong kerap terbakar di lokasi yang sudah dipasangi sumur bor oleh Badan Restorasi Gambut (BRG) Kalsel itu. Bahkan, Pos Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) juga didirikan di sana dengan dikomandoi oleh Polres Banjarbaru.

Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya di Banjarbaru mengatakan bahwa petugas di pos tersebut senantiasa siaga 24 jam dan secara intens melakukan patroli. Kehadiran polisi pun diharapkan dapat menekan dan mencegah pelaku jika berniat sengaja melakukan pembakaran lahan.

Namun, hingga Jumat ini, terbakarnya lahan gambut diduga akibat faktor alam pada musim kemarau, yang menyebabkan tanah kering dan panas hingga mudah terbakar. Antisipasi menanggulangi agar kebakaran lebih luas lagi sudah dilakukan, paparnya seperti dilansir laman Antara.

“Penanggulangan karhutla adalah tanggung jawab bersama. Seluruh unsur harus selalu bersinergi. Sebagai penegak hukum, saya akan tindak tegas jika ada pelaku yang sengaja melakukan pembakaran. Selain itu, turut membantu upaya pemadaman dengan semaksimal mungkin,” kata Kelana. (EP)

Lagu Bengawan Solo Mendadak Viral di Korsel

this formate

SEOUL, bisniswisata.co.id: Lagu Bengawan Solo karya maestro keroncong Gesang, kembali mendadak viral setelah lagu itu dilantunkan seorang wanita Korea dengan iringan alat musik tradisional Korea Gayageum (sejenis kecapi). Penyanyi wanita yang memainkan Gayageum itu, Profesor Lee Jungpyo. Profesor Musik di Seoul Institute of Art (SIA) ini dengan suara indah penuh makna menyanyikan Bengawan Solo.

Sang profesor melantukan Bengawan Solo pada acara jamuan makan malam kenegaraan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu negara Iriana Joko Widodo yang diadakan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in dan Ibu Negara Kim Jung-sook di Istana Kepresidenan Korea Selatan atau Blue House di Seoul, Korea Selatan pada Senin, 10 September 2018.

Dalam hitungan hari, lagu Bengawan Solo dalam video klip versi cover sudah ditonton lebih dari 230 ribu orang. Berbagai komentar pun bermunculan saat lagu ini viral di media sosial. “Wow, ini sangat indah. Terima kasih sudah menyanyikan lagu ini, saya sangat terkesan,” komentar beberapa masyarakat Korea.

“Wow, I was shocked when I saw this, but I definitely give out my respect, thanks for singing this song and introducing Indonesian culture to the world especially South Korean people,” tulis Carrisa Etna Putri dalam kolom komentar.

Pengajar world music di SIA sebenarnya tak asing dengan musik tradisional Indonesia karena pernah berkolaborasi dengan Djaduk Ferianto dalam Oneness World Music Festival 2017 di SIA. Penterjemah lagu Bengawan Solo bernama Chang Ok-kyung, warga Korsel yang telah bekerja di KBRI Seoul sebagai Sekretaris Duta Besar sejak tahun 1974. Ia mengadaptasi lagu Bengawan Solo dalam bahasa Korea dengan sangat puitis.

Sang Profesor juga kerap membuat komposisi ataupun menyanyi untuk berbagai kelompok musik seperti K-Pop, K-Drama dan Film Korea. Wanita yang kini berusia 65 tahun ini mendedikasikan lebih dari separuh hidupnya untuk Indonesia. Ibu Chang, begitu beliau kerap dipanggil, juga hadir sebagai salah satu undangan khusus dalam acara jamuan makan malam kenegaraan.

“Saya amat sangat merasa terhormat dapat diundang ke Istana pada acara ini, apalagi dapat secara langsung mendengarkan lagu Bengawan Solo dinyanyikan dengan iringan gayageum, perpaduan budaya yang sangat indah,” ujar Ibu Chang.

Duta Besar Umar Hadi yang menggagas ide lagu Bengawan Solo diperdengarkan dalam acara kenegaraan ini menyatakan, dirinya ingin memberikan suguhan yang khas Indonesia dengan nuansa Korea. Lagu Bengawan Solo sangat tepat untuk diluncurkan pada kunjungan balasan Presiden Jokowi ke Korea Selatan.

“Dengan meningkatnya hubungan diplomatik Indonesia – Korea Selatan dari Strategic Partnership ke Special Strategic Partnership pada kunjungan Presiden Moon Jae-in ke Indonesia November 2017 lalu, saya berharap lagu ini dapat menjadi simbol hubungan kedua negara yang semakin meningkat,” ujar Umar.

Video klip lagu Bengawan Solo dibuat melalui kerja sama dengan perusahaan Korea yang sudah berinvestasi besar di Indonesia yaitu CJ E&M. Video klip diunggah di akun Stone Music Entertainment, anak perusahaan CJ. Video dibuat dengan menampilkan berbagai keindahan alam, masyarakat dan budaya Indonesia. Tak urung, hal inipun mendapat respons positif dari warganet. (EP)

Selandia Baru Serius Tawarkan Wisata Halal

this formate

AUCKLAND, bisniswisata.co.id: Negara anggota persemakmuran Inggris, Selandia Baru, mulai melirik pangsa pasar wisatawan Muslim dunia. Sejumlah paket wisata yang mengakomodasi wisatawan Muslim, khususnya dari Indonesia mulai ditawarkan agen travel di negeri kiwi ini.

Apalagi, pariwisata Selandia Baru terus tumbuh positif, terlebih setelah keindahan alamnya kerap diekspos di film-film Hollywood, seperti trilogi The Lord of The Rings yang terkenal.

Pemerintah Selandia Baru mencatat, jumlah kunjungan wisatawan asing tumbuh sembilan persen pada 2017 lalu menjadi 3,6 juta orang, dibanding tahun sebelumnya. Dari angka itu, 24 ribu orang di antaranya wisatawan asal Indonesia yang tumbuh 22 persen dibanding 2016.
Dari angka statistik bisa terlihat Selandia Baru mulai dilirik wisatawan dari belahan dunia lain, termasuk wisatawan Muslim Indonesia.

Selandia Baru memang serius dalam menggarap pasar Muslim ini. Contoh sederhana, petunjuk mengenai wisata halal bisa dengan mudah didapat di situs resmi pariwisata Selandia Baru. Melalui situs ini, wisatawan bisa memperoleh panduan untuk menemukan kuliner halal dan jenis-jenis masakan yang ditawarkan.

Di Selandia Baru, restoran yang menyajikan masakan halal dibagi ke dalam beberapa jenis. Jenis pertama adalah restoran yang memiliki sertifikat dari Federation of Islamic Associations of New Zealand (FIANZ). Kedua, restoran yang dimiliki oleh seorang Muslim dan pemiliknya menjamin bahwa masakan yang disajikan halal. Ketiga, restoran yang menawarkan menu-menu bagi vegetarian.

Di restoran vegetarian, meski tidak secara tegas menyebutkan menunya halal, namun seluruh menu yang disajikan hanya masakan bagi vegetarian saja.Salah satu pengusaha yang terjun di bisnis pariwisata di Selandia Baru, Syarief Thalib, mengungkapkan sejumlah agen perjalanan memang mulai serius menyambut wisatawan Muslim.

Pemilik penyedia jasa perjalanan Kia Ora Tour Ltd ini mengaku, sejak awal banyak wisatawan Muslim khususnya dari Indonesia yang meminta secara khusus diantar ke restoran halal, masjid, dan tempat menarik lainnya yang ramah bagi Muslim. Bahkan tak jarang agen umrah menghubungi dirinya untuk disediakan jadwal perjalanan ke Selandia Baru.

“Apalagi sektor pariwisata di Selandia Baru mulai mengungguli industri peternakan dan perkebunan. Sekarang, industri ini menggeliat dan kami mengambil peluang,” kata Syarief yang memilih menetap di Auckland, ibu kota Selandia Baru.

Syarief, seperti dilansir laman Republika, Jumat (14/09/2018) juga membuka peluang kerja sama bagi agen perjalanan di Indonesia yang menawarkan tur ke Selandia Baru. Menurutnya, Selandia Baru menjadi salah satu pilihan menarik bagi wisatawan Muslim yang ingin menjajal kehidupan di negara empat musim.

Apalagi, lanjutnya, sebagai negara yang meraup keuntungan dari ekspor daging sapi ke negara-negara Muslim, Selandia Baru paham bagaimana menyajikan produk makanan yang halal. (EP)

Bandara Sepinggan Sabet ASQ Awards 2017

this formate

BALIKPAPAN, bisniswisata.co.id: Airport Council International, lembaga pemeringkat bandar udara dunia berkantor di Montreal, Kanada memberi penghargaan Bandara Sepinggan Balikpapan. Penghargaan pertama kali diterima berupa Airport Service Quality (ASQ) Awards 2017 sebagai bandara terbaik kedua di dunia untuk bandara berkapasitas 5-15 juta penumpang per tahun.

“Bandara terbaik pertama di kategori ini, adalah Bandara Mumbai di Hyderabad, India. Penghargaan ini merupakan apresiasi atas komitmen perbaikan terus menerus dari kami di bandara-bandara yang dikelola PT Angkasa Pura I,” kata Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi, di Balikpapan, Jumat (14/9/2018).

Bersamaan dengan Bandara Sepinggan juga menjadi kampiun yakni Bandara I Gusti Ngurah Rai di Denpasar, Bali, dan Bandara Djuanda di Surabaya. Ketiga bandara di bawah pengelolaan PT Angkasa Pura I.

Tanda penghargaan untuk Bandara Sepinggan diterima Faik Fahmi dari Direktur Jenderal ACI Angela Gittens dalam rangkaian kegiatan ASQ Customer Excellence Global Summit diikuti 127 otoritas dan pengelola bandara dari seluruh dunia di Halifax.

Penghargaan ini bukan hanya untuk Angkasa Pura selaku pengelola bandara, tetapi juga untuk semua masyarakat Kalimantan Timur yang bangga dengan Bandara Sepinggan Balikpapan. “Saya ucapkan terima kasih kepada semua yang berperan serta dalam penghargaan ini,” kata General Manager PT Angkasa Pura I Sepinggan Farid Indra Nugraha dalam kesempatan yang sama.

Seperti dilansir laman Antara, Farid berjanji akan terus meningkatkan layanan agar pengguna jasa selalu mendapatkan pelayanan terbaik selama berada di bandara tersebut.

Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali menjadi bandara terbaik dunia untuk kapasitas 15-25 juta penumpang per tahun, bandara terbaik kedua di regional Asia-Pasifik dengan kapasitas dua juta penumpang per tahun, dan bandara terbaik di Asia-Pasifik yang berkapasitas 15-25 juta penumpang per tahun.

Bandara Djuanda di Surabaya mendapatkan peringkat ketiga untuk kategori yang sama dengan Bandara Ngurah Rai, yaitu untuk bandara berkapasitas 15-25 juta penumpang per tahun.

Bandara Sepinggan di Balikpapan menjadi terbaik kedua untuk kategori bandara berkapasitas 5-15 juta penumpang per tahun. Saat ini arus penumpang di Bandara Sepinggan sudah mencapai 10 juta penumpang lebih per tahun. Sampai hari ini masih banyak penumpang yang terkesan dengan kelapangan dan kebersihan Bandara yang pertama kali dibangun perusahaan minyak Belanda BPM tahun 1925 tersebut. (EP)

Kostum Jember Carnival Pikat Pengunjung Otdykh Leisure Moskow

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Stand Indonesia di Otdykh Leisure, pameran pariwisata internasional terbesar di Eropa Timur yang berlangsung di Moskow ramai dikunjungi masyarakat internasional dan para peserta dengan kehadiran perwakilan Jember Festival dengan kostumnya yang mewah.

“Kegiatan yang diikuti oleh 861 peserta dari 85 negara ini berlangsung dari 11 – 13 September 2018. Paviliun Indonesia yang menampilkan berbagai atraksi, dan keunikan kostum Jember Carnival dipadati pengunjung,” M. Wahid Supriyadi,Duta Besar RI untuk Rusia dan Belarus dalam rilisnya dari KBRI Moskow, hari ini.

Tidak sedikit dari para tamu tersebut yang mengabadikan sosok garuda emas dan tokoh wayang, yang dikemas dalam balutan kostum Jember Carnival, dengan mengambil foto dan video, termasuk melalui telepon genggamnya. Mereka bahkan rela antri untuk bisa berfoto atau swafoto bersama modelnya.

Indonesia tampil dengan paviliun seluas 80 meter persegi berkonsep open space, dilengkapi dengan miniatur perahu Pinisi dan gapura Bali. Tampil pula seorang barista yang menyajikan berbagai cita rasa kopi dari beberapa daerah Indonesia.

Kopi Indonesia yang sangat dikenal di Rusia banyak menarik minat dan langsung diserbu para pengunjung pameran yang diselenggarakan setiap awal musim gugur untuk menggaet wisatawan Rusia yang akan mengisi liburan musim dingin antara November hingga Maret.

Tren peningkatan wisatawan Rusia ke Indonesia dalam tiga tahun terakhir menjadi perhatian dan mendapat sambutan positif dari Kementerian Pariwisata dan pelaku industri pariwisata Tanah Air.

Terlebih lagi saat ini pemerintah Indonesia tengah gencar mempromosikan 10 destinasi wisata baru, the New Bali untuk lebih mengoptimalkan potensi pariwisata Indonesia yang tersebar di berbagai daerah. Hingga saat ini Bali masih menjadi destinasi favorit wisatawan Rusia ke Indonesia.

“Bali adalah Indonesia. Tapi Indonesia bukan hanya Bali. Tahun ini Indonesia menempatkan tiga pulau di peringkat teratas dalam kategori the 15 Best Islands in the World versi Travel & Leisure,”

Posisinya yaitu Lombok di peringkat 3, Bali di peringkat 2, dan Jawa di posisi teratas, jelas Wahid saat industrial gathering yang dihadiri tour operator dan travel agent Rusia, di sela-sela Otdykh Leisure. Dia juga mengajak mereka untuk mengeksplore lebih banyak lagi destinasi wisata di Indonesia, melalui Bali sebagai gerbang utama.

Menyinggung rencana penerbangan langsung maskapai penerbangan Rusia Aeroflot-Rossiya dari Moskow ke Denpasar, yang akan dimulai pada 28 Oktober 2018 hingga 30 Maret 2019, Wahid mengatakan hal itu mendapat sambutan antusias dari para pelaku industri pariwisata Indonesia dan Rusia.

Frekuensi penerbangan sebanyak tiga kali seminggu, dan harga yang bersaing dapat semakin meningkatkan jumlah wisatawan Rusia ke Indonesia. Di samping itu, adanya penerbangan ini bisa dipastikan akan turut mendorong perkembangan sektor-sektor bisnis lain, seperti potensi ekspor buah tropis Indonesia dan produk unggulan lainnya ke pasar Rusia.

Grand Whiz Poins Square Sajikan Sop Buntut Spesial

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Sepanjang September 2018, Grand Whiz Poins Square kembali menggelar promo menu baru yang spesial yakni aneka sop buntut. Hotel yang berlokasi di Lebak Bulus, Jakarta Selatan ini menyediakan tiga varian sop buntut yakni sop buntut bakar kecap, sop buntut rica-rica, dan sop buntut garang asem.

Masing-masing dibanderol dengan harga Rp100.000 nett, termasuk segelas minuman segar Summer Mission. Promo menu spesial ini adalah hasil racikan Chef Doly, yang baru bergabung dengan Grand Whiz Poins Square.

“Aneka sop buntut sudah diluncurkan dengan harga yang relatif murah, tapi memiliki rasa yang berkelas dan sudah terjamin halal serhat sehat untuk dikomsumsi,” ungkap Chef Doly, dalam keterangan resmi yang diterima Bisniswisata.co.id, Kamis (13/9/2018).

Tidak seperti sop buntut yang biasa disajikan resto maupun hotel lainnya, di tangan Chef Grand Whiz Poins Square, sop buntut ini tampil beda. Karena dihiasi dengan berbagai garnish serta aneka sayur menjadi penambah selera. Sop buntut rica-rica dan sop buntut bakar kecap pun disajikan pada piring tersendiri berukuran besar sehingga dijamin memuaskan.

Marketing Communications Grand Whiz Poins Square Rina Lumbantoruan menambahkan promo sop buntut ini berlangsung sejak awal bulan ini hingga 30 September 2018. Selain para pengunjung hotel, masyarakat umum juga bisa menikmati promo tiga Varian Sop Buntut Persembahan Grand Whiz Poins Square. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Bandara Sam Ratulangi Siap Terima Penerbangan Internasional

this formate

MANADO, bisniswisata.co.id: Pemerintah rencana membuka penerbangan langsung Manado-Davao, bahkan kini dijajaki rute Manado-Korea Selatan. Penambahan rute tersebut diharapkan menambah kunjungan wisatawan ke Sulawesi Utara. Rencana itu disambut dengan tangan terbuka oleh Bandara Sam Ratulangi yang siap menerima penerbangan internasional karena kondisi bandara masih sangat memungkinkan.

“Bandara Sam Ratulangi sangat siap penambahan rute penerbangan baru, baik domestik maupun internasional,” kata General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Sam Ratulangi Minggus Gandeguai di Manado, Kamis (13/09/2018).

Saat ini, Bandara Sam Ratulangi dibangun terminal internasional yang diharapkan bisa beroperasi pada 2019. Memang selama ini, proses check-in penerbangan domestik maupun internasional masih berada di tempat yang sama. Pemisahan penumpang baru terjadi setelah proses pemeriksaan bagian imigrasi. Padahal, pelayanan dan pengamanan seharusnya sudah dipisahkan dari awal.

Apalagi, sambung Minggus, ada lonjakan wisatawan mancanegara, khususnya dari Cina, yang selama ini menggunakan charter flight. Karena itu, penyediaan terminal berstandar internasional dinilai menjadi kebutuhan yang mendesak saat ini.

Terminal internasional dibangun di atas lahan seluas 30 ribu meter persegi ini, lanjutnya, masih menunggu Rencana Teknik Terinci (RTT) dari pusat. Namun demikian, dia telah meminta ada minimal dua garbarata. “(Kebutuhan dana investasinya) paling di bawah Rp 100-an miliar,” ujarnya.

Selain dari sisi terminal, juga mengaku akan membenahi fasilitas air side dan land side. Tidak hanya itu, pembenahan dari sisi lahan parkir kendaraan roda empat juga akan dijalankan, mengingat kondisi saat ini masih terbatas.

Bersamaan dengan momentum pembangunan terminal internasional ini, dia mengaku akan mewujudkan smart airport di Bandara Sam Ratulangi. Hal ini dilakukan dengan penguatan jaringan internet hingga implementasi transaksi nontunai.

Sebelumnya Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw menerima delegasi Filipina yang dipimpin Asisten Sekretaris Otoritas Penbangunan Mindanao Romeo Montenegro, Konsul Muda Manuel C Ayap, Konsulatan Jendral Filipina di Manado, Charlie TYu Fhilippine Airlines, ( ketua group) Enrico Nabongi Fhilippine Airlines Manila, Bryan Sansolis Fhilipine Airlines Jakarta, Jeremiah Reyes Atase Perdagangan Jakarta dan Perwakilan dari PAL Express.

Menurut Steven, delegasi Filipina melihat potensi pembukaan rute penerbangan Davao ke Sulawesi Utara sangat bagus. Sebab, mereka melihat Sulawesi Utara sudah menjadi hubport domestik maupun luar negeri.

Steven menambahkan delegasi Filipina sempat mengapresiasi pertumbuhan pariwisata Sulawesi Utara. Berdasarkan pantauan mereka melalui Duta Besar Filipina di Bali, banyak wisatawan mancanegara yang melakukan perjalanan ke Manado setelah berkunjung ke Bali.

“Untuk itu mereka berharap ke depan penerbangan-penerbangan wisatawan mancanegara baik dari Bali, Jakarta dan lainnya bisa transit di Bandara Sam Ratulangi Manado dan meneruskan perjalanan ke Filipina,” katanya seperti dilansir laman Antara. (EP)

Turis Denmark Pose Jongkok di Pelinggih Menuai Kritik

this formate

TABANAN, bisniswisata.co.id: Foto turis asing berpose dengan gaya jongkok di atas pelinggih (pura kecil) Pura Luhur Batakaru Wangaya, Tabanan Bali, mendadak viral di media sosial. Foto yang pertama kali diunggah pemilik akun Instagram @Tony.Jarvi, beberapa hari lalu ini menuai banyak kritik sekaligus mengecam perilaku turis itu yang tidak beretika.

Kejadian ini memang sudah kesekian kalinya terjadi, kasus wisatawan mancanegara naik ke palinggih pura. Karena mendapat kritikan. Instagram tony.jarvi, foto jongkok di palinggih tersebut sudah tidak ada. Pemilik akun bernama Tony Kristian Jarvi menghapusnya. “It will not happen again and I will respect your country. I,m sorry,” tulis bule.

Anggota Badan Pemusyawaratan (BPD) Desa Wongaya Gede, Penebel, Tabanan, I Ketut Sucipta mengaku kecewa dengan kejadian itu. Pihaknya sudah mengecek kebenaran foto itu dan memastikan lokasi pengambilan foto berada di Beji Kauh, Pura Batukaru. “Tepatnya Pelinggih Pekiisan. Tempat itu biasanya digunakan oleh para karma subak yang ada di sekitar Pura Batukaru untuk mendem pakelem,” ungkapnya.

Saat dikonfirmasi ke petugas jaga, kata dia, tamu asing itu dari Denmark datang tidak dengan guide. “Ia datang bersama temannya sehingga tak ada yang memberi pengertian kepadanya bahwa tidak diperbolehkan untuk duduk atau jongkok di pelinggih,” ungkapnya.

Sucipta, seperti dilansir laman Liputan6.com, Kamis (13/09/2018) mengaku sangat kecewa kepada pihak pengelola pariwisata Batukaru. Pasalnya, setiap hari ada 12 orang yang berjaga untuk mengawasi para tamu yang datang dengan gaji di atas UMK.

“Sejauh yang saya tahu gaji mereka di atas UMK. Lalu apa yang mereka lakukan sampai bisa terjadi seperti ini? Saya sebagai masyarakat, jujur saja sangat kecewa karena otomatis tempat itu leteh kan? Jadi dimana tanggung jawabnya?” ujarnya.

Setelah insiden itu, ia mengatakan akan ada upacara khusus untuk menghilangkan leteh akibat aksi nekat WNA. “Mungkin nanti ada prosesi Bindu Piduka lagi, tapi itu harus ada paruman dulu. Saya harap kejadian seperti ini tidak akan terulang lagi, ini sudah kedua kalinya setelah kejadian di Besakih, beberapa waktu lalu. Artinya kita harus tegas, dan tegakkan aturannya,” tandasnya.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali, Prof. Ngurah I Gusti Ngurah Sudiana sangat menyayangkan kasus pelecehan terhadap tempat suci ini. Apalagi peristiwa pelecehan pura ini sudah terjadi di beberapa tempat suci atau pura di Bali. Dan mengimbau kepada masyarakat untuk lebih ketat dalam menjaga areal suci pura. Apalagi, kejadian tersebut sudah kedua kalinya.

“Kita juga salah, kita membuka semua akses tempat suci kita sebagai destinasi wisata. Padahal, seharusnya wisatawan tidak boleh masuk hingga areal inti atau suci pura. Boleh jika mereka ingin berkunjung. Tapi sebatas hingga jaba tengah saja! Jangan sampai mereka masuk ke areal suci kita,” ujar Sudiana.

Jika areal pura kecil, pengelola bisa buat pagar pembatas di Pelinggih atau pura tersebut. Pengelola semestinya menolak mengizinkan tamu memasuki pelinggih tanpa guide lokal. “Kejadian ini kan bule itu tidak membawa guide, jadi seharusnya tamu yang tidak membawa guide lokal tidak diperbolehkan masuk. Pengelola harus tegas soal aturan itu, ini sudah kedua kalinya kita tidak dihargai,” ujarnya.

Menurutnya, aturan dan imbauan Parisda terkait destinasi wisata berupa pura sudah jelas, mereka diharuskan menggunakan kamen ketika berkunjung, batas wilayah suci tidak boleh dilewati ataupun dimasuki mereka yang datang berkunjung, kecuali untuk sembahyang. “Kenyataannya masih banyak pengelola yang tidak taat aturan itu. Maka terjadilah hal ini,” ungkapnya.

Di sisi lain, ia juga menyarankan para pengelola memasang CCTV di areal pura. “Pasang saja CCTV jadi kita bisa segera tahu bahwa mereka melakukan perbuatan yang salah,” ucapnya.

Diharapkan pemerintah dan pihak terkait harus berani berkomitmen mencari dan menjatuhkan sanksi kepada pelaku. “Apakah pemerintah dan kepolisian berani mengusut kasus ini hingga tuntas? Jika berani, maka itu akan jadi pembelajaran bagi WNA asing, agar tidak berani berulah lagi di sini,” tuturnya.

Prof Sudiana menilai aparat penegak hukum belum bisa tuntas melaksanakan penegakan hukum terhadap kasus pelecehan pura ini. Buktinya dari dari beberapa kejadian serupa sebelumnya tidak ada sanksi.

Dicontohkan, kasus pelecehan yang dilakukan wisatawan asal Spanyol di Pura Gelap Besakih, hingga saat ini tidak jelas kelanjutannya apakah dikenakan sanksi atau tidak. “Jika dilakukan pembiaran, akan terus ada kejadian pelecehan seperti itu kedepannya,” tandas Rektor IHDN.

Kapolsek Penebel, AKP I Ketut Mastra Budaya menyatakan informasi lokasi tempat bule berfoto itu di palinggih yang terletak sekitar 100 meter dari Pura Batukaru. Hanya ia belum berani memastikan kebenaran pengambilan foto itu dilakukan pada Rabu kemarin. “Iya benar tempat bule fotonya di sana, di sebuah palinggih yang terletak di Pura Batukaru,” ujar AKP Mastra.

Untuk pengambilan foto, pihaknya baru bisa memastikan semua elemen yang terkait atau yang bertanggung jawab dengan kunjungan tamu ke objek Pura Batukaru dikumpulkan oleh pihak kepolisian. “Kami kumpulkan semua pengurus dan karyawan yang bertanggung jawab dengan kunjungan tamu-tamu ke objek Pura Batukaru untuk menggali lebih dalam informasi yang beredar ini,” tegas Mastra.

Selain itu, kata dia, apakah tamu tersebut didampingi pemandu atau tidak akan ditelusuri hari ini untuk kepastiannya. Karena dilihat dari pakaian yang digunakan wisatawan tersebut lengkap dengan udeng dan kamen. “Nah ini, karena dia kelihatan menggunakan pakaian adat seperti udeng dan kamen. Jadi ini ada yang memberi. Ini akan kita telusuri,” kata Mastra. (EP)

Festival Keroncong Dorong Milenial Lestarikan Musik Tradisional

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Festival Orkes Keroncong Anak Muda Pilar Indonesia kembali dihelat. Perhelatan keempat, bakal tampil beda. Perbedaannya festival yang digelar di Bogor, Sabtu (15/9/2018) menghadirkan penyanyi Iwan Fals, Kaka Slank, Tika Bisono serta legenda musik keroncong Indonesia, Waldjinah.

“Festival orkes keroncong ini tujuannya untuk mendorong generasi milenial agar tetap melestarik musik tradisional, dan tidak berkiblat ke musik barat maupun K-Pop dan lainnya,” demikian penyelenggara festival Sekolah Pilar Indonesia (SPI), dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (13/9/2018).

Selain itu, dalam festival juga disemarakkan malam apresiasi keroncong serta kompetisi orkes keroncong. Malam apresiasi antara lain menyajikan penampilan orkes keroncong anak muda Indonesia serta drama musikal keroncong.

Pada Sabtu siang, festival akan diisi dengan acara utama lainnya, yaitu perlombaan orkes keroncong anak muda se-Indonesia, yang akan memperebutkan piala bergilir Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI serta hadiah puluhan juta rupiah.

Kompetisi orkes keroncong tahun ini akan diikuti oleh kalangan anak muda berusia di bawah 22 tahun yang tergabung dalam berbagai kelompok orkes dari Bandung, Yogyakarta, Malang, Surakarta, Cilacap, Jombang, Kendal, Trenggalek dan Madiun.

Penampilan para pelajar dalam membawakan musik keroncong akan dinilai oleh dewan juri, yang terdiri atas wartawan dan pengamat musik Bens Leo, tokoh musik keroncong Koko Thole serta konduktor, pencipta lagu dan penata musik Singgih Sanjaya. Rangkaian festival akan dilangsungkan di Amphitheatre Sekolah Pilar Indonesia di Jalan Dewa No. 9, Ciangsana Kawasan Cibubur, Bogor.

Menurut SPI, yang merupakan sebuah sekolah unggulan di Cibubur, Bogor, festival tersebut telah dilangsungkan sejak 2015 dalam upaya untuk meningkatkan minat dan kecintaan kaum muda terhadap keroncong serta memberikan wadah bagi para penggiat musik keroncong di kalangan muda untuk tampil dan berkompetisi.

Festival Orkes Keroncong Anak Muda tahun ini mengusung tema antinarkoba “Say No to Drugs, Say Yes to Keroncong”. “Tema ini diambil dikarenakan permasalahan penyalahgunaan dan peredaran narkoba sangat memprihatinkan serta merusak masa depan generasi muda, yang merupakan masa depan bangsa,” kata SPI dalam pernyataan.

Tahun-tahun sebelumnya, festival tersebut mengangkat tema “Katakan dengan Cinta”, untuk meningkatkan kecintaan pada sesama, lingkungan dan bangsa, serta tema “Jangan Korupsi” untuk menyuarakan pesan-pesan antikorupsi kepada generasi muda.

Kompetisi orkes keroncong Sekolah Pilar Indonesia pada 2017 diikuti oleh 13 orkes keroncong muda yang berasal dari Jakarta, Bandung, Cilacap, Pacitan, Malang, Madiun, Jombang dan Kendal.

Orkes Keroncong Enem Songo (DSixty Nine) dari Cilacap tampil sebagai juara pertama pada kompetisi tahun 2017 dan 2016. Sementara itu, perlombaan tahun 2015 dimenangi oleh Komunitas Keroncong Anak Jombang (KKAJ) dari Jombang, sebagai juara I. (redaksibisniswisata@gmail.com)