TRANSPORTASI

Bandara Sepinggan Sabet ASQ Awards 2017

BALIKPAPAN, bisniswisata.co.id: Airport Council International, lembaga pemeringkat bandar udara dunia berkantor di Montreal, Kanada memberi penghargaan Bandara Sepinggan Balikpapan. Penghargaan pertama kali diterima berupa Airport Service Quality (ASQ) Awards 2017 sebagai bandara terbaik kedua di dunia untuk bandara berkapasitas 5-15 juta penumpang per tahun.

“Bandara terbaik pertama di kategori ini, adalah Bandara Mumbai di Hyderabad, India. Penghargaan ini merupakan apresiasi atas komitmen perbaikan terus menerus dari kami di bandara-bandara yang dikelola PT Angkasa Pura I,” kata Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi, di Balikpapan, Jumat (14/9/2018).

Bersamaan dengan Bandara Sepinggan juga menjadi kampiun yakni Bandara I Gusti Ngurah Rai di Denpasar, Bali, dan Bandara Djuanda di Surabaya. Ketiga bandara di bawah pengelolaan PT Angkasa Pura I.

Tanda penghargaan untuk Bandara Sepinggan diterima Faik Fahmi dari Direktur Jenderal ACI Angela Gittens dalam rangkaian kegiatan ASQ Customer Excellence Global Summit diikuti 127 otoritas dan pengelola bandara dari seluruh dunia di Halifax.

Penghargaan ini bukan hanya untuk Angkasa Pura selaku pengelola bandara, tetapi juga untuk semua masyarakat Kalimantan Timur yang bangga dengan Bandara Sepinggan Balikpapan. “Saya ucapkan terima kasih kepada semua yang berperan serta dalam penghargaan ini,” kata General Manager PT Angkasa Pura I Sepinggan Farid Indra Nugraha dalam kesempatan yang sama.

Seperti dilansir laman Antara, Farid berjanji akan terus meningkatkan layanan agar pengguna jasa selalu mendapatkan pelayanan terbaik selama berada di bandara tersebut.

Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali menjadi bandara terbaik dunia untuk kapasitas 15-25 juta penumpang per tahun, bandara terbaik kedua di regional Asia-Pasifik dengan kapasitas dua juta penumpang per tahun, dan bandara terbaik di Asia-Pasifik yang berkapasitas 15-25 juta penumpang per tahun.

Bandara Djuanda di Surabaya mendapatkan peringkat ketiga untuk kategori yang sama dengan Bandara Ngurah Rai, yaitu untuk bandara berkapasitas 15-25 juta penumpang per tahun.

Bandara Sepinggan di Balikpapan menjadi terbaik kedua untuk kategori bandara berkapasitas 5-15 juta penumpang per tahun. Saat ini arus penumpang di Bandara Sepinggan sudah mencapai 10 juta penumpang lebih per tahun. Sampai hari ini masih banyak penumpang yang terkesan dengan kelapangan dan kebersihan Bandara yang pertama kali dibangun perusahaan minyak Belanda BPM tahun 1925 tersebut. (EP)

Endy Poerwanto