Kuliner India Paling Pas Dilidah Turis Indonesia

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Nama India sangat familiar bagi orang Indonesia. Utamanya karena filmnya yang sejak dulu memenuhi layar lebar dan layar kaca warga Indonesia. Tak mengherankan bila negeri itu menjadi menarik untuk dikunjungi. Beberapa tahun belakangan, banyak turis yang mulai menyerbu negeri Bollywood. Jumlah turis ke India meningkat 18 persen pada 2017.

Masalah klasik para traveler, tak mudah menemukan makanan enak yang pas dilidahnya. Dan travel blogger Indonesia Aris Suhendra selama tiga kali ke India, baru menemukan makanan enak pada perjalanan ketiga. “Pas perjalanan yang ketiga, saya baru menemukan makanan yang lumayan enaklah bagi lidah saya, lidah turis Indonesia,” papar Aris seperti dilansir laman Liputan6, Jumat (09/11/2018).

Ternyata India dikenal sebagai salah satu negara yang punya banyak ragam kuliner. Makanan khas India juga sudah diterima global. Jadi enggak susah menemukan makanan India di beberapa negara. Biasanya restoran-restoran India di luar negeri menyediakan menu favorit seperti 25 masakan India ini. Mulai dari makanan pokok India seperti nasi biryani sampai camilan khas India seperti panipuri.

Kuliner India yang paling enak dan cocok dengan lidah turis Indonesia, adalah:

#. Kari

India adalah surga bagi para pecinta kari ada sering disebut Rogan Josh atau kari dari daging kambing juga ada Tikka Masala atau kari ayam. Hampir seluruh makanan yang ada di negeri ini dimasak menggunakan daun kari dan rempah-rempah dengan rasa dan aroma yang sangat kuat. “Karinya enak banget sih, nggak nanggung,” ujarnya.

Rogan Josh, biasanya kari yang satu ini disajikan dengan potongan daging kambing tapi ada juga yang memakai ayam ataupun sapi. Bahkan ada Tikka Masala atau kari ayam ini juga sangat terkenal bahkan beberapa chef internasional membuat resepnya. Kari ayam ini dimasak berwarna yoghurt, cream, dan tomat jadi warnanya lebih orange. Tikka masala juga punya rasa kari yang sangat kuat.

#. Butter Chicken
Selain kari, butter chicken menjadi menu pilihan yang bisa membantu Anda saat berada di India. Butter chicken merupakan ayam yang dimasak atau digoreng dengan saus tomat yang direbus halus dan diberi sedikit bumbu rempah-rempah sebagai pelengkapnya. Rempah-rempah tersebut bisa berupa, cengkeh, kayu manis, ketumbar, dan lada.

Butter chicken salah satu makanan khas India favorit yang bisa kamu temukan dimana-mana. Masakan khas India ini bukan ayam mentega seperti yang ada di sajian khas Cina. Makanan yang satu ini lebih mirip dengan kare ala Jepang yang penuh dengan rempah. Menu yang satu ini pasti selalu bisa kamu temukan di restoran yang menjual makanan India.

#. Biryani
Banyak sebutan untuk salah satu makanan khas India yang terkenal hampir di seluruh dunia. Ada yang menyebutnya biryani, beryani, biriani, atau nasi briyani. Walaupun punya banyak nama nasi biryani ini salah satu masakan rumahan ala India yang mengandalkan banyak rempah-rempah mulai dari ketumbar sampai kapulaga. Satu hal yang enggak boleh lepas dari nasi briyani adalah beras basmati yang punya ciri khas dengan bentuk panjang dan sedikit kering.

Kuliner India lainnya Idli menyerupai pancake atau mirip dengan serabi ala Indonesia. Idli terbuat dari fermentasi lentil dan beras yang dikukus dan biasanya dimakan bersama dengan kari sayuran pedas.

Juga Ayam tandoori ini sama terkenalnya dengan nasi biryani, ayam panggang khas India ini juga jadi favorit orang luar negeri termasuk di Indonesia. Ayam panggang dengan warna khas merah dengan ras gurih ini menjadi salah satu makanan yang wajib dimakan saat berpegian ke India.

Kuliner lainnya adalah Kofta atau bola-bola daging yang sangat terkenal di India. Kalau di negara asalnya kofta biasanya terbuat dari daging kambing. Tapi sekarang sudah banyak modifikasinya bahkan ada kofta untuk vegetarian.

Dan Chloe bhature, masakan bergaya rumahan ini bisa ditemukan dengan mudah di India. Kalau diperhatikan chloe bhature ini mirip dengan kari kacang bedanya kuliner yang satu ini disajikan bersama roti yang punya rasa gurih dan garing.

Selain itu Gajar halwa, menjadi makanan penutup ini juga sangat populer lho, terbuat dari parutan wortel gajar halwa punya rasa unik. Bayangkan saja setelah menyantap makanan India yang penuh bumbu, kamu menutupnya dengan hidangan manis yang terbuat dari wortel yang dicampur susu kental manis. Pasti enak banget kan!

Sementara untuk minumannya ada Lassi. Minuman ini juga sama terkenalnya dengan smoothie ala barat. Lassi ini cara pembuatannya mirip dengan milkshake, bahan-bahan yang digunakan adalah yoghurt dan rempah-rempah. Selain rempah-rempah ada juga lassi yang dicampur dengan buah-buahan. Juga ada Chai Tea berupa Teh rempah-rempah ala India ini juga sangat terkenal bahkan Starbucks sempat punya menu Chai Tea Latte.

Untuk menu camilan samosa yang saat ini banyak digemari masyarakat maupun turis di India. Ada chapati atau serupa dengan roti, es krim kulfi yang terbuat dari susu segar, dan gulab jamun. (EP)

Pembangunan Hotel Trump Ancam Krisis Air di Bali

this formate

TABANAN, bisniswisata.co.id: Selama ribuan tahun, para petani di Bali menjaga kesuburan sawah dengan menerapkan sistem irigasi subak, yang masuk dalam daftar warisan budaya dunia UNESCO. Dengan sistem ini, musim hujan mengisi kembali akuifer dengan air yang cukup untuk bertahan sepanjang tahun, menjaga populasi manusia dan memungkinkan flora dan fauna untuk berkembang.

Sayangnya, pariwisata telah merusak sistem yang dikalibrasi dengan teliti ini. Lebih dari setengah air tanah Bali dikonsumsi oleh industri pariwisata, dan tidak cukup lagi untuk berotasi. Pembangunan hotel baru di Tabanan bisa menjadi ancaman terburuk. Trump International Hotel akan membangun kawasan perhotelan yang mencakup vila dan kolam renang mewah, serta lapangan golf yang luas.

Kemitraan antara jaringan hotel presiden AS dan pengusaha Hary Tanoesoedibjo, membuat marah penduduk setempat karena berdampak buruk bagi lingkungan dan sumber air tanah di Tanah Lot. Trump Hotel tidak menanggapi pertanyaan media, tentang apakah ada rencana untuk meminimalisir dampak pembangunan terhadap lingkungan dan pasokan air.

Para ilmuwan dari Politeknik Bali mengatakan sumur yang dibor oleh hotel, resor dan industri pendukung, telah mengakibatkan air laut bocor ke dalam air tanah. Setelah ini terjadi, kerusakan tidak dapat diubah dan pertaniann yang merupakan sumber kehidupan masyarakat terancam kelangsungannya.

Komang Arya Ganaris, manajer program Bali Water Protection (BWP), sebuah proyek organisasi IDEP di Bali. Dia mengatakan perlu ada pengelolaan yang tepat atas sumber daya di Bali. “Bali adalah pulau tropis. Bagaimana mungkin kita bisa punya krisis air? Kita punya masalah pengelolaan air. Belum ada pemantauan penggunaan air tanah.” papar Komang seperti dilansir laman DW.com, Jumat (09/11/2018).

Teknologi sederhana bisa mengatasi masalah itu. BWP ingin membangun 136 sumur “isi ulang” berdasarkan gravitasi atau sumur hujan di titik-titik strategis di pulau. Demikian hasil tiga tahun penelitian Politeknik Negeri Bali.

Sistem ini memiliki rekam jejak yang terbukti di Afghanistan, Bangladesh dan India, dan proyek pilot di Denpasar sudah menunjukkan hasil yang menjanjikan. Pemerintah daerah mendukung proyek pilot dengan 100 juta rupiah per tahun. Namun hanya cukup untuk membiayai dua atau tiga sumur.

Untuk membiayai proyek di seluruh Bali, BWP mengatakan membutuhkan dekitar US$ 1 juta – nilai kecil dibandingkan dengan jumlah besar yang mengalir melalui sektor pariwisata pulau itu setiap tahun. Resor Trump sendiri dikabarkan membutuhkan biaya US$ 1 miliar.

Tapi Ganaris mengatakan pemerintah Indonesia tidak akan mendanai proyek tanpa bukti lebih lanjut bahwa sistem tersebut akan benar-benar berfungsi. BWP kemudian beralih ke crowdfunding, donor swasta, komunitas lokal dan bisnis.

Lilik Sudiajeng, ilmuwan yang bertanggung jawab atas proyek pilot di Denpasar, menulis dalam laporannya bahwa semua pembangunan baru dan bahkan rumah pribadi harus memiliki sumur resapan mereka sendiri.

Ganaris berpikir bahwa pemerintah juga perlu mengenakan tarif pada penggunaan air oleh industri seperti pariwisata. “Bisnis industri sangat besar. Kami membutuhkan langkah besar dan kebijakan besar,” tandasnya. (EP)

Komunitas Suzuki Katana Ngumpul di Lampung

this formate

LAMPUNG, bisniswisata.co.id: Lampung mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah Jambore Nasional Suzuki Katana Jimny Indonesia (SKIin) ke-6, pada 17-18 November 2018. Jambore Skin ini kegiatan besar dan berskala nasional para komunitas Suzuki Katana. Event ini bagi Lampung untuk berkesempatan mempromosikan wisata, kuliner, potensi daerah, dan memperkenalkan Lampung di mata komunitas yang datang dari penjuru nusnatara

“Lampung siap menerima pecinta Suzuki Katana Jimny dari seluruh Indonesia pada jambore yang berlangsung di Zona 235 Kemiling, Bandar Lampung, pada 17-18 November 2018,” kata Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri saat menerima audiensi Komunitas SKIn Lampung di Rumah Dinas Wakil Gubernur Lampung, seperti dikutip antara, Jumat (9/11/2018).

Komunitas SKIn Lampung juga memanfaatkan even besar sebaik-baiknya. Kemudian, berkolaborasi dan bekerja sama dengan Dinas Pariwisata maupun dinas terkait, sehingga memberikan kesan baik kepada seluruh komunitas yang datang dari se Indonesia. “Saya berharap nanti dapat bekerja sama dengan Dinas Pariwisata terkait kunjungan wisata, komunitas atau dengan dinas terkait,” katanya.

“Mungkin nanti kita bisa promosikan kopi Lampung atau pertontonkan seluruh budaya yang ada di Provinsi Lampung, sehingga memberikan kesan yang baik dan positif kepada para komunitas SKIn. Buat mereka tertarik untuk berkunjung kembali ke Lampung,” ujar Bachtiar.

Pada audiensi tersebut, Ketua SKIn Lampung, M Iwan Syarif, menyebutkan telah terdaftar sekitar 450 peserta akan hadir membawa 210 kendaraan. Persiapan Komunitas SKIn Lampung kurang lebih berlangsung empat bulan dengan persentase mencapai 80 persen.

“Kami sudah persiapkan dari mulai terpilihnya Lampung saat ajang Jambore SKIn Ke-5 di Surabaya tahun lalu. Jadi sekarang semua sudah dilakukan, registrasi selesai dan jumlah peserta fix. Tinggal persiapan teknis lapangan saja,” tambah Iwan.

Lampung memiliki lebih dari 120 objek wisata yang menaik, unik dan instagramnabel. Ada wisata alam, bahari, relegi, budaya, situs bersejarah, spot foto-foto dengan lansekap ikonik, penangkara hewan eksotik hingga air terjun yang memanjakan mata. dari jumlah itu ada beberapa destinasi wisata Lampung yang menjadi Hits, antara lain:

#. Lihat Lumba-Lumba di Teluk Kiluan

Letak Teluk Kiluan memang tersembunyi, sekitar 80 kilometer dari kota Bandar Lampung. Di teluk ini bisa melihat lumba-lumba hidung botol (Tursiops aduncus) dan lumba-lumba paruh panjang (Stenella longirostris) berkejaran, mengejutkan dengan lompatannya. Atau jika beruntung, Anda bisa mengelus punggung mereka dari pinggir perahu.

#. Bercengkrama dengan Gajah di Taman Nasional Way Kambas

Berkunjung ke Taman Nasional Way Kambas, bisa menyaksikan salah satu mamalia terbesar di darat, yaitu gajah Sumatra (Elephas maximus sumatranensis), sebagai atraksi utamanya. Taman ini tak hanya menjadi taman konservasi gajah, tapi juga menjadi tempat pelatihan dan perlindungan gajah sumatera. Anda pun bisa melihat pelatihan seperti apa yang dijalani para gajah

#. Menelusuri Hutan mangrove

Ingin menghabiskan waktu datang ke Pantai Dewi yang menawarkan suasana dan spot menelusuri Dermaga Asmara dengan latar panorama hutan mangrove, kemudian Dermaga Cinta yang berbentuk hati dan masih ada lagi spot lainnya. Bahkan, Pantai Dewi Mandapa sudah biasa menjadi spot spesial bagi mereka yang mengambil foto prewedding.

#. Menikmati Wisata Pulau

Ada tiga pulau di Lampung yang terkenal yakni Pulau Mengkudu, Pulau Balak, dan Pulau Tangkil. Aktifitas wisata pulau antara lain sensasi menguji adrenalin lewat aktivitas seru di air, mulai dari banana boat, flying fish, snorkeling, kano, jetski, glass bottom dan parasailing. Melihat pemandangan terumbu karang indah di bawah permukaan laut Jika beruntung, Anda bisa melihat Nemo, si ikan badut, berseliweran di antara terumbu karang, atau bahkan penyu sisik.

#. Wisata Curug atau Air Terjun

Lampung memiliki pesona surga wisata tersembunyi air terjun atau curug antarea lain Curup Gangsa, Air Terjun Ciupang, Air Terjun Putri Malu. Memang menuju wisata air terjun dibutuhkan perjalanan panjang, sulit dan menantang. Namun selama perjalanan dibayar mahal dengan menyaksikan indahnya pemandangan alam, lanskap yang istimewa dan hawa pegunungan yang sejuk. Saat paling mengesankan melihat curug adalah struktur bebatuan air terjun itu sendiri. Tebing batu hitam menjadi background yang menarik untuk berswafoto. Pohon yang menjulang tinggi apalagi cucuran air terjun menjadi tak seberapa deras karena merambat di dinding tebing, meski juga tak bisa dianggap remeh.

#. Menyaksikan gunung berapi legendaris: Gunung Krakatau

Tak sedikit yang mengenalnya sebagai salah satu gunung api aktif dan paling berbahaya di dunia. Namun tak banyak pula yang mengetahui keindahan dan eksotisme yang ditawarkan. Untuk bisa mendapatkan sensasi dan kesan tak terlupakan dari krakatau, wisata trekking menjadi kegiatan yang harus Anda lakukan. Tracking ke Anak Krakatau yang tidak terlalu tinggi. Dengan medan yang berpasir, dibutuhkan tenaga ekstra untuk bisa sampai titik aman terakhir menuju puncak.

#. Jelajah Wisata Bukit

Menjelajah kawasan perbukitan di Lampung pasti mengasyikkan dan bikin seru. Ada beberapa bukti namun ini paling hits, yakni Bukit BLT di Kabupaten Pringsewu. Bukit Pangonan juga di Pringsewu. Bukit batu di Tanjung Bintang. Bukit Mandi Angin Lumbok Seminung. Bukit Batu Bara & Bukit Batu Dampit Linggapura. Wisata bukit ini memiliki pemandangan yang seru. Dan untuk bisa menikmati semaksimal mungkin panorama alam yang indah. Dengan sedikit tracking, Anda sudah tiba di spot yang pas untuk menikmati keindahan ciptaan Tuhan itu. Tak hanya perbukitan, Anda juga bisa melihat hamparan sawah, aliran sungai hingga perumahan warga lewat lanskap yang istimewa.

#. Unjuk Gigi di Pantai Gigi Hiu

Pantai identitik dengan Pasir putih, gelombang air yang tenang dan laut kebiruan. Namun di Pantai Gigi Hiu tak akan menemukan itu, tapi jauh lebih ekstrem lagi. Di pantai ini, pasti kesulitan menemukan tempat untuk bisa berenang. Hanya menemukan spot yang menarik untuk foto-foto dengan latar belakang yang eksotik. Yang menjadi andalan dari pantai ini adalah lansekap yang tidak biasa. Batu-batu karang menjulang dengan kesan tajam dan lancip layaknya deretan gigi ikan hiu menjadi ciri khasnya. Yang menjadikan spot ini istimewa adalah momen kala matahari terbit atau tenggelam, yang menjadikan semburat cahaya dari sang surya menambah eksotisme gugusan batu karang. Jika Anda mencari ketenangan, namun dengan atmosfer yang eksotis dan eksentrik, Pantai Gigi Hiu, atau juga disebut Pantai Pegadungan atau Karang Pegadungan, atau Pantai Batu Layar bagi warga lokal, adalah jawabannya.

#. Mengarungi danau terbesar kedua di Sumatera: Danau Ranau

Danau Ranau menawarkan segudang keistimewaan, mulai dari tempat wisata yang keren, hingga pengalaman dan sensasi yang tiada duanya. Hal istimewa pertama yang bisa Anda saksikan dan rasakan langsung adalah pemandangan alam yang indah dari Danau Ranau itu sendiri, juga Gunung Seminung sebagai latar belakang, dan Pulau Marisa di tengah danau. Bila si kecil ingin bersenang-senang di pinggiran danau, ada taman wisata air Danau Ranau yang bisa jadi jujukan. Istimewanya adalah bermain air dengan pemandangan danau, pegunungan dan pulau kecil nan asri.

#. Kawah Keramikan Suoh yang sangat unik

Suoh di Lampung Barat menyajikan fenomena alam vulkanik yang tidak ada di tempat lain, yaitu kawah keramik hasil dari Cincin Api. Kawah keramik ini merupakan hamparan lempengan batu yang mengeras, menyerupai kerak ketel uap panas dengan asap yang membumbung tinggi. Tak sedikit pula muncul air panas yang menyembur di beberapa sudut. Di bawah hamparan lempengan tersebut merupakan sumber air panas yang meletup-letup, ada yang membentuk kubangan dalam ukuran besar maupun kecil, yang tak sedikit mengalirkan air hangat. Terlihat menantang, tapi juga eksotis. Dan untuk bisa sampai ke lokasi Kawah Keramikan ini bukan hal yang mudah. Trek yang harus dilalui merupakan jalan tanah, yang tak bisa dilalui oleh kendaraan biasa. (redaksibisniswisata@gmail.com)

UNWTO Apresiasi Kenaikan Turis di Indonesia Tercepat di Dunia

this formate

LONDON, bisniswisata.co.id: United Nations The World Tourism Organization (UNWTO) mengapresiasi perkembangan pariwisata di Indonesia, terutama kenaikan jumlah wisatawan yang termasuk tercepat di dunia. Apresiasi itu dilontarkan delegasi UNWTO saat berkunjung ke paviliun Indonesia pada event World Travel Market London, Selasa (06/11/2018).

Kunjungan Deputi Sekretaris Jenderal UNWTO Jaime Alberto Cabal Saclamente dilanjutkan dengan pertemuan dengan Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya yang membahas berbagai program strategis antara Kemenpar-UNWTO. “Kenaikan tercepat ini merupakan hasil dari transformasi digital,” kata Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya dalam keterangan resminya, Jumat (09/11/2018).

Menpar melanjutkan Indonesia dapat menjadi model bagi negara lain untuk melakukan digital tourism. Selain itu, ada kebijakan Visa Free, Sustainable Tourism Observatories dan Conservatories, Go Digital, Story Telling on Tourism, dan Homestay yang dimunculkan sejak tahun 2016 hingga sekarang ini, sehingga menunjukkan hasil yang sangat baik bagi kemajuan pariwisata Indonesia.

“Sustainable Tourism Development di Indonesia juga sangat diapresiasi UNWTO melalui pengembangan 5 Sustainable Tourism Observatories (STOs). Dengan pertemuan ini diharapkan semakin mempererat hubungan antara Indonesia dan UNWTO,” lontar Menpar.

UNWTO merupakan salah satu badan PBB yang menangani masalah pariwisata dunia yang markas besarnya berada di Madrid, Spanyol. Dibentuk pada tahun 1998, UNWTO kini telah menaungi 158 negara sebagai anggotanya. Sustainable tourism dan digital tourism menjadi topik pembahasan yang menarik. UNWTO juga mendukung sepenuhnya implementasi teknologi pada pengembangan pariwisata di Indonesia, yang sejalan dengan visi UNWTO.

Tercatat, Kunjungan wisatawan mancanegara periode Januari-September 2018 ke Indonesia sebanyak 11,93 juta orang atau naik 11,81 persen disbanding periode yang sama di 2017 yang berjumlah 10,67 juta orang, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).

Namun, jika dibandingkan dengan Agustus 2018, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara di September 2018 mengalami penurunan sebesar 10,56 persen. Wisatawan mancanegara pada September 2018 yang melancong ke Indonesia sebesar 1,35 juta orang, dibandingkan dengan Agustus yang mencapai 1,51 juta orang. Penurunan jumlah wisawatan asing tersebut, antara lain seiring berakhirnya Asian Games 2018 dan musim liburan. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Sukses Gaet China, Sulut Lirik Turis Korsel

this formate

[vc_row][vc_column][vc_column_text]MANADO, bisniswisata.co.id: Sukses mendatangkan wisatawan China, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mulai melirik potensi wisatawan asal Korea Selatan (Korsel) untuk pengembangan pariwisata Sulut ke depannya. Pasalnya, pariwisata Sulut mulai menggeliat sejak dua terakhir, setelah adanya penerbangan langsung charter Lion Air yang menghubungkan tujuh kota di China dengan Sulut.

“Kami terus berupaya membuka rute-rute penerbangan internasional langsung ke Bandara Internasional Sam Ratulangi. Sebelum Pak Gubernur Olly, kita masih mengandalkan Silk Air. Sebentar lagi akan ada Air Asia masuk melalui Kota Kinabalu, juga Philipphine Airlines sudah tertarik Maret 2019,” papar Ketua Satgas Pariwisata Dino Gobel di Manado, Kami (8/11/2018).

Dilanjutkan, penerbangan Air Asia dari Kinabalu berpotensi mendatangkan wismas asal Amerika Serikat dan Eropa yang singgah di Malaysia. Sementara, penerbangan internasional langsung ke Filipina berpotensi mendatangkan wisman Korea Selatan yang mengunjungi negara tersebut. “Dengan Filipina kita ada hubungan kekerabatan, dan kita juga punya investasi Korea di Likupang, ” jelasnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Utara, jumlah wisman yang berkunjung ke Sulut memang masih sedikit. Pada Agustus, jumlah wisman asal Korea Selatan ke Sulut hanya 13 orang atau hanya menyumbang 0.08% dari total wisman Sulut pada Agustus yang mencapai 15.448 orang.

Awal Oktober ini, kunjungan wisman ke Sulut tembus 100.000 orang. Jumlah itu mencapai 83,3% dari target kunjungan wisman 2018 sebesar 120.000 orang. Secara kumulatif, kenaikan jumlah wisman yang masuk melalui Bandara Sam Ratulangi Manado selama periode Januari-Agustus 2018 mencapai 88.312, meningkat 75%dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 50.364 orang.

Wisman ke Sulawesi Utara sejauh ini masih didominasi wisman dari China. Jumlah mereka naik mencapai 90% atau sebanyak 76.724 pada periode Januari-Agustus 2018 jika dibandingkan periode yang sama tahun 2017. Selanjutnya, wisman dari Singapura naik 10% atau sebanyak 1.580 serta wisman dari Jerman sebanyak 1.392 atau naik 34%.

Sulut memiliki panjang garis pantai kurang lebih 1.837 Km, memiliki tempat yang terkenal, di antaranya Bunaken merupakan kawasan yang meliputi lima pulau dan daratan pesisir utara dan selatan yang memiliki beragam keunikan, seperti lokasi selam, hutan bakau, dugong, burung, pulau ular, pendakian gunung, dan pantai pasir putih serta kuliner.

Selain itu, lanjut Happy, Lembeh berada di lokasi selam dan pantai serta pelabuhan samudera, Mahangetang yakni gunung api bawah laut dan lokasi selam serta pantai. Sepanjang pantai utara dan selatan daratan Sulut memiliki pantai indah, baik pasir putih maupun hitam.

Hingga kini masih menyimpan banyak potensi Tempat Wisata bahari tersembunyi. Selain beragam Tempat Wisata budaya yang sudah tidak diragukan lagi keaneka ragamannya, Sulawesi Utara juga memiliki Tempat Wisata alam berupa Pulau yang keindahannya tak bisa ditemukan di tempat lain. Wisata bahari pulau antara lain:

#. Pulau Lembeh
Pulau Lembeh, destinasi Wisata yang dicari pecinta diving dan snorkling karena keindahan wisata bawah lautnya. Pulau terletak di Kota Bitung ini dipisahkan daratan utama Pulau Sulawesi oleh Selat Lembeh. Pesona Pulau Lembeh diberi nama Bastianos Diving Resort, karena keindahan pesona alam bawah laut yang mengagumkan yang tak kalah dari Raja Ampat. Diving Resort di Pulau Lembeh sejak 2006, yang miliki sepuluh cottage yang disuguhkan untuk dapat dinikmati pengunjung dengan nyaman. Informasi lengkap tentang Pulau Lembeh.

#. Pulau Mahoro
Pulau Mahoro di wilayah Kabupaten Sitaro dan masih berada ruang lingkup Nusa Utara. Pulau ini terkenal keindahan dan keunikan alamnya yang memukau. Gugusan Pulau Mahoro dan pulau-pulau kecil diantaranya sering disebut Cluster Buhias. Gugusan pulau-pulau kecil ada sebagian pulau yang tidak berpenghuni, termasuk Pulau Mahoro dan berada di paling ujung gugusan Cluster buhias. Pulau Mahoro merupakan titik paling timur dari cluster Buhias, sehingga menjadikan pulau ini semacam benteng bagi pulau-pulau lainnya. Salah satu sisinya langsung berhadapan dengan lautan bebas yang membuat dinding-dinding batunya terhantam ombak.

#. Pulau Lihaga
Pulau ini terletak di daerah di Kecamatan Likupang, Kabupaten Minahasa Utara (Minut). Lihaga, sebuah pulau hanya memiliki luas 8 ha. Untuk mempermudah imajinasi tentang posisi pulau ini, bayangkan saja peta Sulawesi Utara yang berbentuk mirip huruf K. Nah, posisi Pulau Lihaga persis di ujung atas huruf k itu. Pulau Lihaga punya keistimewaan tersendiri dibanding dengan pulau-pulau lainnya di Sulawesi Utara. Pasir putihnya sehalus tepung membuat pulau ini sangat menggoda untuk didatangi. Pulau Lihaga juga tanpa penduduk.

#. Pulau Gangga
Pulau Gangga ibaratnya surga tersembunyi belum banyak orang tahu akan keberadaannya. Kealamian Pulau ini sangat terjaga. Hampir 80 persen alam yang ada di daerah ini belum terjamah sedikitpun. Sebagian besar nelayan yang turut menjaga pulau tersebut. Keindahan Pulau Gangga menjanjikan pengalaman diving yang tidak akan terlupakan. Kekayaan biota laut yang bervariasi dari terumbu karang warna-warni sampai berbagai jenis ikan khas Samudera Indonesia dan Pasifik juga menjadi favorit untuk fotografi bawah laut.

#. Pulau Nain

Taman Laut Bunaken jadi destinasi paling populer. Bukan hanya punya Pulau Bunaken saja. Ada empat pulau lainnya yang punya keindahan sendiri, Salah satunya Pulau Nain yang terletak di Kecamatan Wori, Minahasa, Sulawesi Utara. Pulau Nain kini menjadi salah satu destinasi Tempat Wisata yang sering dikunjungi karena keunikan pasir timbulnya. Keindahan pasir putih yang berkilau saat air laut surut, juga disebut pasir timbul. Jika kondisinya surut, pasirnya bisa tampak menyembul ke permukaan yang seolah membentuk pulau tersendiri. Sebuah hamparan pasir putih, dikelilingi karang dan berada di tengah laut, melengkapi keindahan pasir timbul. (redaksibisniswisata@gmail.com)

The post Sukses Gaet China, Sulut Lirik Turis Korsel appeared first on Portal Berita Bisnis Wisata.

[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]