Sayap Nabrak Tiang, Lion Air Rute Bengkulu-Jakarta Gagal Terbang

this formate

BENGKULU, bisniswisata.co.id: Lion Air kembali mengalami insiden. Lion Air JT 633 rute Bengkulu-Jakarta gagal terbang lantaran sayap kiri atau wing tip menabrak tiang lampu di depan VVIP Namdara Fatmawati Bengkulu, Rabu (7/11/2018) malam saat akan mengudara.

“Benar ada insiden, sayap kiri pesawat Lion Air tabrak tiang lampu. Kejadian ini tidak menyebabkan bandara di-close, karena pesawat masih berada di appron sehingga bisa dipinggirkan dan penerbangan di (bandara) Fatmawati masih normal,” papar Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara (OBU) Wilayah VI, Agoes Soebagio di Bengkulu, Rabu (7/11/2018).

Terkait masalah ini, lanjut dia, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui OBU Wilayah VI langsung menurunkan Inspektur Kelayakan Udara bersama dengan Tim Bandara UPBU Fatmawati untuk melakukan investigasi terkait insiden tersebut.

Sementara terkait nasib penumpang di dalam penerbangan tersebut, pihaknya langsung menerbangkan mereka dengan pesawat Lion Air yang baru tiba dari Jakarta. “Langkah-langkah penanganan tersebut segera kita dilakukan agar tidak terjadi penumpukan penumpang sehingga membuat masyarakat menjadi kecewa. Dalam hal ini kami tetap memprioritaskan keselamatan dan pelayanan,” tegas Agoes.

Ia juga tidak mau berandai-andai terkait penyebab dari insiden ini. Dirinya meminta semua pihak agar bersabar menunggu hasil investigasi yang dilakukan pihaknya pada Kamis (8/11/2018). Setelah ini UPBU Fatmawati akan memberikan laporan terkait insinden tersebut.

Seorang warga net bernama Romidi Karnawan di akun medsosnya mengunggah kejadian Lion Air di Bandara Bengkulu. “Pesawat Lion Air yang kami tumpangi tertunda terbang karena ada insiden kecil pesawat Lion Air yakni menyenggol tiang sehingga menyebabkan sayap kiri pesawat Lion Air tujuan Bengkulu-Jakarta batal berangkat malam ini,” tulis Romidi Karnawan di akun medsosnya.

Corporate Communications Strategic Lion Air Danang Mandala Prihantoro membenarkan kejadian tersebut. “Lion Air JT-633 yang mengangkut tujuh kru pesawat dan 143 penumpang mengalami keterlambatan terbang dari jadwal semula pukul 18.20 WIB, akibat lekukan pada ujung sayap sebelah kiri menyenggol tiang lampu koordinat di bandar udara,” ungkap Danang dalam keterangan tertulis, Rabu malam.

Kondisi itu terjadi, lanjut dia, saat pesawat bersiap menuju landas hubung (taxiway). Saat ini pesawat sudah berada di landas parkir. Seluruh penumpang diarahkan dan dikembalikan menuju ruang tunggu terminal.

Penerbangan JT-633 rencananya akan diberangkatkan pada malam ini, dengan menggunakan pesawat yang didatangkan dari Jakarta. “Lion Air menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang atas ketidaknyamanan yang timbul. Terkait kondisi yang terjadi, Lion Air saat ini telah mengirimkan tim guna pemeriksaan terhadap pesawat tersebut,” lontarnya. (EP)

Potensi Pariwisata Sulut Diapresiasi Tim Ekspedisi APPSI

this formate

MANADO, bisniswisata.co.id: Tim Ekspedisi Jalur Darat, Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) mengunjungi Sulawesi Utara (Sulut) untuk menggali berbagai potensi komoditas unggulan dan pariwisata di Bumi Nyiur Melambai.

“Melalui ekspedisi ini akan dibuat tabulasi supply-demand berbagai komoditas. Tabulasi ini akan menjadi pedoman sinergi kerja sama perdagangan antardaerah. Tim ini diharapkan bisa mengupas atau mengeksplorasi apa yang dimiliki Sulawesi Utara agar terekspos ke daerah lain seperti potensi pariwisata,” papar Ketua Tim Ekpedisi, Kiagus Firdaus di Manado, Rabu (7/11/2018)

Kiagus menyatakan baru mengetahui berbagai potensi yang dimiliki oleh Sulut dalam kunjungannya tersebut. Misalnya, kemajuan sektor pariwisata Sulut usai dibukanya rute penerbangan internasional langsung dari Manado ke sejumlah Kota di China (PP), yakni: Makau, Guangzhou, Changsa, Hongkong, Wuhan, Chengdu, Nanchang, dan Hangzhou.

Adanya konektivitas ini terbukti efektif meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Sulut. “Keunggulan ini nantinya akan APPSI formulasikan dalam buku e-katalog yang bisa dimanfaatkan seluruh pemerintah daerah,” ungkap Kiagus.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Edison Humiang memaparkan potensi Sulut kepada Tim Ekspedisi APPSI. Dia menyebutkan strategisnya posisi geografis Sulut yang terletak di bibir pasifik. “Sulut berada di jalur perdagangan dunia dan pusat distribusi barang dan jasa serta sangat prospektif untuk perdagangan regional maupun internasional,” kata Humiang.

Jumlah penduduk yang mencapai 2,6 Juta Jiwa dapat hidup rukun dan damai dalam kemajemukan baik dari sisi etnis, religi, budaya dan adat istiadat. “Realitas keberagaman ini disyukuri sebagai anugerah, sehingga masyarakat dapat hidup dalam suasana persaudaraan, rukun dan damai,” beber Humiang.

Dilanjutkan, kemajuan sektor pariwisata Sulut yang ditunjang segenap pihak, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota dalam bersinergi meningkatkan infrastruktur, memacu aliran investasi, menggalakkan kesadaran masyarakat serta memacu produktivitas masyarakat untuk berani berwirausaha, khususnya di sektor penunjang pariwisata.

“Seperti souvenir dan kuliner, menjaga stabilitas keamanan daerah, serta mensukseskan brand pariwisata sebagaimana telah ditetapkan, seperti “North Sula We See” yang merupakan ajakan kepada masyarakat di seluruh penjuru dunia untuk melihat potensi, keindahan alam serta keberagaman adat-istiadat, seni dan budaya Sulawesi Utara yang tersebar 11 Kabupaten dan 4 Kota,” ujarnya.

Sementara Biro Pusat Statistik (BPS) Sulut mencatat wisatawan asal Tiongkok mendominasi kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Sulawesi Utara (Sulut) pada bulan September 2018. “Wisman Tiongkok yang datang sebanyak 11.182 orang atau sebesar 87,84 persen dari total wisman ke Sulut,” kata Kepala Bidang Statistik dan Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut Marthedy Tenggehi.

Dilanjutkan, Jerman 321 orang (2,52 persen), Amerika 125 orang (0,98 persen), Belanda 116 orang (0,91 persen), Inggris 106 orang (0,83 persen). Lantas Singapura 105 orang (0,82 persen), Jepang 98 orang (0,77 persen), Australia 86 orang (0,68 persen), Malaysia 74 orang (0,58 persen), Hongkong 65 orang (0,51 persen).

Jumlah wisman yang datang ke Sulut melalui pintu masuk bandara Sam Ratulangi bulan September 2018 sebanyak 12.730 orang atau menurun sebesar 17,59 persen dibanding bulan Agustus 2018 yang berjumlah 15.448 orang. Dibandingkan dengan kunjungan wisman bulan yang sama tahun sebelumnya September 2017 sebanyak 6.306 Orang terhadap bulan September 2018 meningkat sebesar 101,87 persen.

Perkembangan Wisatawan Mancanegara kumulatif sampai September 2018 mencapai 99.178 orang. Angka ini meningkat dibandingkan jumlah wisatawan mancanegara pada bulan yang sama di Tahun 2017 yaitu 56.670 Orang. “Kami berharap pemerintah daerah akan terus meningkatkan objek wisata di Sulut, sehingga mampu menarik wisman datang ke daerah tersebut,” sambungnya. (EP)

Gaet Wisatawan, Korut Bangun Water Park Raksasa

this formate

ONJONG-RI, bisniswisata.co.id: Korea Utara (korut) rencana membangun water park berskala besar di Gunung Kumgang di pantai timur Korea dan mencoba menarik investasi asing ke dalam proyek tersebut.

Dilaporkan dari Yonhap News Agency, Rabu (7/11/2018), situs web Kumgangsan International Travel mengunggah panduan investasi pada Rabu, dan mengatakan akan membangun Kompleks Kolam Kumgangsan untuk wisatawan di lokasi seluas 200.000 meter persegi di Onjong-ri, Provinsi Kangwon.

Menurut panduan situs, kolam renang luar ruangan dari water park yang akan dibangun memiliki luas lantai 80.000 meter persegi dan meliputi area seluas 150.000 meter persegi, sedangkan kolam renang indoor memiliki luas lantai 15.000 meter persegi dan mencakup area seluas 50.000 meter persegi.

Mount Kumgang Water Park yang akan digarap Korea Utara diyakini akan menjadi proyek raksasa, karena dibandingkan Ocean World Water Park Korea Selatan yang terletak di Hongcheon, dekat Seoul, yang hanya mencakup area seluas 160.000 meter persegi.

“Kolam renang indoor dan outdoor dengan berbagai seluncuran air dan fasilitas renang akan dibangun di taman laut di pelabuhan Kosong untuk menyediakan berbagai layanan hiburan dan hiburan bagi wisatawan,” kata panduan investasi Korea Utara.

Metode investasi, water park akan dibangun dalam jangka waktu enam bulan dan dioperasikan selama 10 tahun dalam bentuk joint venture. Panduan ini juga mengatakan bahwa investor asing diundang untuk berinvestasi dalam pembangunan ruang pameran produk regional dan rumah sakit di samping taman air.

Rumah sakit yang dirancang untuk mengobati wisatawan dan staf Korea Utara di zona wisata Gunung Kumgang akan dibangun tiga lantai dan area seluas 2.500 meter persegi. Aula pameran akan terdiri dari berbagai toko yang menjual produk kelautan, sayuran, buah-buahan dan produk-produk peternakan.

Para pengamat mengatakan Korea Utara yang terkena sanksi tampaknya berusaha meningkatkan pendapatan mata uang asing di bidang pariwisata dengan membangun waterpark berskala besar di Gunung Kumgang. Juga mempersiapkan wisatawan Korea Selatan berkunjung ke resor pegunungan yang indah. Seoul menutup tur ke Gunung Kumgang pada 2008 setelah seorang wisatawan Korea Selatan tewas ditembak di sana.

“Dimulainya kembali tur Korea Selatan ke Gunung Kumgang hanya akan terjadi setelah penerapan denuklirisasi Korea Utara dan pelonggaran sanksi anti-Korea Utara. Proyek (water park) tampaknya menunjukkan persiapan Korea Utara untuk memulai kembali (tur wisata),” kata Lim Eul-chul, profesor di Far Eastern Studies at Kyungnam University.

“Water park adalah fasilitas umum di Korea Selatan, dan Korea Utara tampaknya berupaya membujuk wisatawan Korea Selatan berlibur ke Gunung Kumgang,” tambah Lim. (EP)

Jennifer Bachdim Wakil Indonesia di Victoria’s Secret Fashion Show

this formate

NEW YORK, bisniswisata.co.id: Victoria’s Secret Fashion Show 2018 menjadi salah satu agenda fashion yang ditunggu-tunggu para pecinta mode di penjuru dunia. Merek pakaian dalam ternama ini, selalu berhasil menampilkan acara yang seru dan meriah, dengan model ternama menampilkan pakaian dalam terbaru Victoria’s Secret dan dimeriahkan beberapa penyanyi ternama.

Marketing Manager Victoria’s Secret Indonesia Jessica Sutanto mengatakan, untuk pertama kalinya, Victoria’s Secret Indonesia tahun ini mengirimkan perwakilan pertama, model Jennifer Bachdim, ke acara yang berlangsung di New York AS pada Kamis, 8 November 2018 yang disiarkan ulang di stasiun televisi setempat pada 2 Desember. Sebelumnya, fashion show tahunan itu digelar di Paris pada 2016 dan di Cina pada 2017.

“Jennifer Bachdim menjadi representatif pertama dari Victoria’s Secret Indonesia. Dia akan ikut nonton acaranya, dari tanggal 5 November sampai tanggal 8 November,” kata Jessica Sutanto seperti dilansir laman Tempo, Rabu (07/11/2018).

Jessica Sutanto menjelaskan, Jennifer Bachdim dipilih sebagai perwakilan dari Indonesia karena dia memiliki karakter Victoria’s Secret yang menyenangkan, tapi tetap mengutamakan kesehatan. “Satu, karena dia tubuhnya sangat wow. Dia working mom juga dan dia sangat sehat. Dan sangat Victoria’s Secret, sih,” ujarnya.

Jennifer Bachdim kini menjadi lifestyle influencer dan video blogger. Istri pesepak bola Irfan Bachdim itu memang selalu menampilkan gaya hidup sehatnya di media sosial.

Sementara Model Behati Prinsloo membuktikan kalau melahirkan dua anak bukan alasan seorang wanita tak lagi memperhatikan kesehatan dan bentuk tubuhnya. Istri dari penyanyi Adam Levine ini mengembalikan bentuk tubuhnya seperti semula setelah dua tahun berturut-turut hamil dan melahirkan Dusty Rose Levine dan Gio Grace Levine. Behati Prinsloo kembali melenggang di ajang Fashion Show ini.

Mengutip E! Online, Rabu (07/11/2018) wanita 30 tahun ini menunjukkan video latihan dan persiapan dia untuk acara tersebut. “Aku sangat senang bisa kembali ke Victoria’s Secret Fashion Show dan bangga dengan tubuhku dan apa yang bisa dilakukannya,” kata Behati Prinsloo. “Aku merasa lebih kuat dan lebih sehat dari sebelumnya dengan dua bayi perempuan cantik. #Girlpower.”

Behati Prinsloo 2 tahun absen dalam Victoria’s Secret Fashion Show. Peragaan busana Victoria’s Secret yang terakhir diikuti pada 2015 di New York, Amerika Serikat. Beberapa bulan setelah peragaan busana itu, dia mengumumkan kehamilan anak pertamanya Dusty Rose Levine. Satu tahun setelahnya, Behati Prinsloo belum bisa kembali ke runway Victoria’s Secret karena hamil anak kedua, Gio Grace Levine. (EP)

Spa Bali Raih Penghargaan Terbaik di Inggris

this formate

LONDON, bisniswisata.co.id: Spa Indonesia Raih penghargaan terbaik pilihan pembaca majalah Selling Travel. Penghargaan ini untuk ketiga kalinya berturut-turut sejak tahun 2017. Penghargaan yang diterima Spa Indonesia merupakan pengakuan dunia akan keberhasilan Indonesia dalam memberikan pelayanan bagi wisatawan mancanegara yang memang ingin menikmati spa dan kebugaran made in Indonesia.

“Suatu kehormatan bagi Indonesia meraih penghargaan dalam ajang bergengsi ini. Atas nama Indonesia khususnya Bali, saya bangga karena Bali sekali lagi dianugerahi sebagai tujuan spa dan kesehatan terbaik untuk ketiga kalinya.” papar Deputi Bidang Pemasaran Pariwisata Internasional Nia Niscaya pada pembukaan pameran pariwisata WTM London, di London mulai 5 hingga 7 November 2018.

Menurut Nia, Indonesia diberkati dengan berbagai tradisi yang menyebar dari Sabang ke Merauke dan Miangas ke pulau Rote yang kaya akan rempah-rempah, yang digunakan untuk perawatan khusus dalam setiap tahap kehidupan mulai dengan yang baru lahir, usia remaja, pernikahan, selama kehamilan, setelah periode persalinan, dan usia yang ramah.

Sejak tahun 2015, Kementerian Pariwisata Indonesia menginventarisasi pijat dan tradisi kesehatan di Indonesia dan berhasil mencatat spa bagi kesehatan tradisional Indonesia.

Dalam keterangan tertulis, Rabu (7/11/2018) Nia menjelaskan berbagai spa yang dilakukan di Indonesia seperti di kalangan Suku Batak disebut Martup yakni perawatan untuk tubuh, pikiran, dan kesehatan spiritual menggunakan 14 rempah-rempah dan didedikasikan untuk wanita yang baru saja melahirkan .

Di Sumatra Barat dikenal dengan Batangeh perawatan detox menggunakan bumbu rebus yang didedikasikan untuk mereka berusia 40 tahun atau lebih yang ingin tetap sehat. Sementara di Betawi – Jakarta disebut Tangas menggunakan rempah-rempah dan berbagai bunga menghasilkan tubuh yang rileks dan harum. Ini bukan hanya perawatan untuk wanita sebelum menikah tetapi juga setelah persalinan.

Sementara di Yogyakarta dikenal Lulur perawatan untuk kulit, tidak heran menjadi favorit wanita dari remaja hingga dewasa. Sedangkan di Madura dikenal So’oso, selain pijat, perawatan menggunakan minuman herbal. Spa ini terutama untuk kesuburan karena memperkuat organ reproduksi.

Di Banjar Kalimantan Selatan dikenal dengan Batimung Banjar, perawatan ini menggunakan 41 ramuan herbal yang bertujuan untuk mendapatkan kulit dan detoks yang indah.

Spa Bali disebut Boreh, masker tradisional Bali yang terbuat dari bahan herbal digunakan untuk menghangatkan tubuh dan menjaga sirkulasi darah. Dari Bugis – Sulawesi Selatan disebut Bedda Lotong, perawatan kecantikan yang membuat hasil lembut, lembab dan halus untuk kulit.

Di Sulawesi Utara disebut dengan Bakera Minahasa, perawatan menekankan pada keseimbangan elemen panas dan dingin dalam tubuh manusia. “Saya percaya tradisi Indonesia adalah harta yang paling berharga patut dilestarikan dan dibagikan kepada dunia,” sambungnya. (EP)

Bupati Sleman: Jeep Wisata Lava Tour Jangan Bikin Turis Khawatir

this formate

SLEMAN, bisniswisata.co.id: Bupati Sleman, Sri Purnomo mendesak agar pemilik jeep wisata Lava Tour di lereng gunung Merapi agar melakukan evaluasi mulai dari kondisi kendaraan hingga kelengkapan keselamatan bagi para wisatawan. Mengingat kasus kecelakaan yang menimpa jeep wisata Lava Tour sepanjang tahun 2018 jangan sampai membuat khawatir para wisatawan.

“Jika wisatawan khawatir maka berdampak menurunnya wisatawan berwisata menikmati destinasi wisata lereng Merapi. Juga akan merugikan Jeep wisata. Karena itu agar pengemudi jeep wisata memenuhi syarat keselamatan dalam berkendara,” saran Bupati Sleman saat meninjau Jeep Wisata Lava Tour di Lereng Gunung Merapi Sleman, seperti dilansir laman Republika.co.id, Rabu (07/11/2018)

Saat ini, sambung Bupati, wahana jeep wisata lereng Merapi banyak digemari wisatawan. Sehingga faktor keselamatan harus tetap diutamakan dan dipegang teguh. Apalagi, lintasan yang dilalui Jeep Wisata merupakan kawasan yang terdampak langsung erupsi Gunung Merapi 2010 sehingga banyak timbunan material vulkanik dan cukup berbahaya. “Di kawasan tersebut juga banyak tebing dan jalan naik turun. Termasuk lintasan yang melalui aliran Sungai Opak maupun Gendol,” ungkapnya.

Karena itu, lanjut dia, armada yang digunakan jeep wisata harus memenuhi standar keamanan seperti rem berfungsi dengan baik, sabuk pengaman, helm pengaman dan lainnya. Jumlah maksimal penumpang juga harus diperhatikan, jangan melebihi kapasitas. Selain itu akan lebih baik jika jalur yang dilalui bukan kawasan yang berbahaya.

Pemkab Sleman sudah mengonfirmasi dengan pihak Jasa Raharja terkait jaminan bagi para pengguna jasa jeep wisata ini. Sayangnya dari pihak Jasa Raharja tidak bisa menanggung jaminan untuk jasa wisata Lava Tour dengan kendaraan Jeep.

Jeep Wisata lereng Merapi diantaranya tersedia di Tlogoputri Kaliurang sebanyak 48 jeep, Taman Rekreasi Anak di Kaliurang sebanyak 33 jeep, dan di Kinahrejo, Cangkringan 94 jeep.

Ketua Asosiasi Jeep Lava Tour Merapi Sisi Timur, Bambang Sugeng pun mengaku akan terus berbenah untuk lebih baik lagi dalam menyediakan jasa wisata jeep di Merapi.

Selama ini mencatat insiden yang terjadi pada jeep wisata ini. Salah satunya adalah rombongan Bupati Sleman dan jajaran saat melakukan sidak untuk rencana pertemuan Ahli Gunung api Kota Sedunia yang rencananya akan diselenggarakan di Sleman pada September 2014.

Sementara sejak Januari 2018 hingga kini tercatat kecelakaan jip wisata lava tour Gunung Merapi di Kabupaten Sleman terjad tiga kali yang menyebabkan dua penumpang tewas.

Peristiwa pertama terjadi pada 7 Januari 2018 kecelakaan dialami jip wisata lava tour Merapi. Saat itu jip yang dikemudikan oleh WJS (18), mengangkut enam orang penumpang kecelakaan setelah berusaha menyalip sebuah bus wisata di Jalan Kaliurang Km 20, Pakem. Jip membentur bodi belakang bus dan oleng. Satu penumpang jip tewas yakni Fatun Hikmah (50) warga Gabus, Pati, Jawa Tengah. Kejadian itu mengakibatkan satu korban meninggal dunia, korban merupakan penumpang jip.

Kecelakaan jip lava tour Merapi kembali terjadi pada 7 April 2018 di sekitar Bunker Kaliadem, Cangkringan. Akibatnya seorang penumpang, Anton Kurniawan (30) warga Kota Yogya mengalami patah tulang pada tangannya.

Dan yang terakhir Selasa (19/6), jip wisata lava tour Merapi kecelakaan di Dusun Tangkisan, Desa Umbulharjo, Cangkringan. Jip terperosok ke jurang sedalam 4 meter. Diduga penyebabnya karena kerusakan setir sehingga sopir tidak bisa mengendalikan laju kendaraan.

Seorang wisatawan tewas yakni Enny Fatmawati (42), perempuan warga Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat. Sedangkan korban luka-luka yakni Sandhy Mas Nugroho (14), Ngatmadi (54), Atik Rahmawati (40), dan Sriyatun (52), seluruhnya warga Cokro Tulung, Klaten.(EP)

Ho Chi Minh, Destinasi Baru Pilihan Turis Milenial Indonesia

this formate

SINGAPURA, bisniswisata.co.id: Milenial terkenal jiwa petualang, spontanitas, dan cenderung memilih gaya traveling yang ramah di kantong. Berdasarkan data Scoot, maskapai penerbangan bertarif rendah milik Singapore Airlines Group, sekitar 85% traveler milenial Indonesia memilih tarif FLY fares

Maskapai Scoot, merilis daftar 10 destinasi favorit di kalangan milenial Indonesia tahun 2018, yaitu Bangkok, Hong Kong, Melbourne, Sydney, Taipei, Guangzhou, Malé (Maldives), Jeddah, Ho Chi Minh, dan Phuket.

Daftar tersebut disusun berdasarkan pemesanan tiket terbanyak oleh penumpang milenial Indonesia sejak Januari hingga Oktober 2018. Kota-kota di Asia mendominasi daftar, di mana Bangkok menjadi destinasi liburan terfavorit untuk milenial, sedangkan Hong Kong dan Melbourne masing-masing berada di peringkat kedua dan ketiga.

Destinasi baru yang mulai populer di kalangan milenial Indonesia adalah Ho Chi Minh, terkenal akan biaya yang terjangkau, wisata kuliner, dan pemandangan alam yang menakjubkan.

Chief Commercial Officer Scoot, Vinod Kannan, mengatakan Scoot terus mencari destinasi baru dan menarik untuk penumpangnya. “Milenial selalu terdepan dalam inovasi traveling, Scoot juga selalu berkomitmen menjadi terdepan dalam tren traveling untuk mengembangkan ide dan produk yang meningkatkan pengalaman konsumen,” ujar Vinod Kannan dalam keterangan tertulis, Rabu (7/11/2018).

Data Scoot juga mengungkapkan selama 10 bulan terakhir, lebih dari 50% milenial Indonesia telah melakukan traveling dua kali, masing-masing selama satu hingga empat hari, menunjukkan bahwa milenial lebih suka traveling singkat namun sering.

Untuk penumpang yang tidak bisa lepas dari dunia digital, Scoot menawarkan fasilitas digital dalam penerbangan yang menggunakan armada Boeing 787 Dreamliner, seperti stopkontak saluran listrik di kursi, konektivitas Wi-Fi, layanan hiburan streaming, dan microchip data supaya penumpang tetap terhubung kapanpun dan di manapun mereka berlibur.

Scoot juga melakukan berbagai aktivitas “Scootitude” dalam penerbangan sekitar sebulan sekali untuk memberi pengalaman lebih kepada penumpang, seperti penampilan akapela, atraksi lampu neon, pesta dansa, dan masih banyak lagi, artinya liburan dimulai bahkan sebelum pesawat mendarat! (redaksibisniswisata@gmail.com)

Wisata Sejarah Banten Kian Pikat Wisatawan

this formate

SERANG BANTEN, bisniswisata.co.id: Pariwisata Banten terus berinovasi dalam menjaring wisatawan nusantara (wisnus) maupun mancanegara (wisman). Selain menawarkan wisata bahari pantai yang instagramable, juga wisata alam, wisata petualangan, wisata budaya, wisata pulau, arum jeram dan kini wisata sejarah yang semakin memikat wisatawan untuk datang.

Pada masa lalu Banten merupakan daerah dengan kota pelabuhan yang sangat ramai. Sebagai kota pelabuhan, masyarakat Banten terbuka terhadap perkembangan dari luar. Banten bagian dari Kerajaan Tarumanagara. Salah satu buktinya adalah Prasasti Cidanghiyang atau Prasasti Lebak, yang ditemukan di Kampung Lebak.

Ery Purnomo (38), dari komunitas pecinta wisata Sejarah dari Surabaya menceritakan pengalaman menarik berkunjung di Kawasan Banten Lama yang penuh pesona wisata sejarah yang harus tetap dilestarikan, dan dipromosikan ke wisatawan, terutama wisatawan milenial yang gemar dengan wisata sejarah Indonesia, termasuk Banten.

“Saya memang kerap meluangkan waktunya untuk berkeliling ke tempat-tempat bersejarah di Indonesia, termasuk kawasan Banten Lama ini. Lokasinya sangat menarik dan banyak pengalaman serta pengatahuan baru tentang sejarah Banten lama,” ujar Ery kepada Bisniswisata.co.id, Rabu (7/11/2018)

Ery mencatat wisata sejarah di Banten lama ada Kesultanan, Masjid Kuno, Pelabuhan Kuno, Benteng Spelmijck, Avaloki Teshvara Klenteng tertua di Indonesia, Makan Sultan Ageng Tirtayasa, dan masih banyak lainnya. “Kawasan Banten Lama memang perlu direvitalisasi sehingga menjadi daya tarik wisata sejarah,” sambungnya.

Tercatat ada beberapa wisata sejarah di Banten antara lain:

#. Masjid Agung Banten

Masjid ini berlokasi di Desa Banten Lama berjarak 10 kilometer sebelah utara Kota Serang. Masjid ini dibangun pertama kali oleh Sultan Maulana Hasanuddin (1552-1570), sultan pertama Kesultanan Demak. Ia adalah putra pertama Sunan Gunung Jati. Ciri khas masjid ini: atap bangunan utama bertumpuk lima, mirip pagoda China. Ini adalah karya arsitektur China yang bernama Tjek Ban Tjut. Dua buah serambi yang dibangun kemudian menjadi pelengkap di sisi utara dan selatan bangunan utama.

Di serambi kiri masjid terdapat kompleks makam Sultan-sultan Banten dan keluarganya, yaitu Maulana Hasanuddin dengan Permaisurinya, Sultan Ageng Tirtayasa, dan Sultan Abu Nashr Abdul Kahhar atau Sultan Haji. Di serambi kanan, terdapat makam Sultan Maulana Muhammad, Sultan Zainul Abidin, Sultan Abdul Fattah, Pangeran Aria, Sultan Mukhyi, Sultan Abdul Mufakhir, Sultan Zainul Arifin, Sultan Zainul Asikin, Sultan Syarifuddin, Ratu Salamah, Ratu Latifah, dan Ratu Masmudah.

#. Situs Istana Kaibon

Istana Kaibon adalah sebuah Istana tempat tinggal Ratu Aisyah, ibunda dari Sultan Syaifuddin. Bentuknya hanyalah tinggal reruntuhan saja. Disampingnya ada sebuah Pohon besar dan sebuah Kanal. Menurut penduduk sekitar, dulunya sebuah Istana yang sangat megah. Tahun 1832, Belanda menghancurkannya saat terjadi peperangan melawan Kerajaan Banten. Sekarang tempat ini sering digunakan untuk acara-acara persepsi pernikahan, padahal itu melanggar.

#. Situs Keraton Surosoan

Tak Jauh dari Istana Keraton Kaibon, terdapat Situs Istana Surosoan merupakan Kediaman para Sultan Banten, dari Sultan Maulana Hasanudin hingga Sultan Haji yang pernah berkuasa tahun 1672-1687, Istana ini dibangun tahun 1552. Dibanding Istana Kaibon yang terlihat masih berupa bangunan, Istana Surosoan, hanya tinggal berupa sisa-sisa bangunannya saja. Sisa bangunan megah ini berupa Benteng terbuat dari batu merah dan batu karang dengan tinggi 0,5 – 2 meter.

Ditengahnya terdapat kolam persegi empat. Konon, kolam ini bekas pemandian para putri termasuk Rara Denok. Dengan luas sekitar 4 hektare. Bangunan sejarah ini dihancurkan oleh Belanda pada masa kekuasaan Sultan Ageng Tirtayasa tahun 1680. Ditempat pemandian putri kalangan spiritual masih sering digunakan mandi kembang ditengah malam terutama malam Jum’at atau waktu-waktu tertentu.

#. Benteng Spellwijk

Lokasi Benteng Spellwijk tak jauh dari Masjid Agung Banten. Bangunan ini dibangun tahun 1585 memiliki ketinggi dinding 5 meter. Nama Spellwijk digunakan sebagai penghormatan terhadap Gubernur Jenderal VOC Cornelis Janzoon Spellwijk. Bentuk bangunan ini menyerupai segi empat dan tiap sisinya dibangun ruang inti atau menara pengintai. Sementara itu, benteng ini dikelilingi parit dengan luas mencapai 10 meter. Dahulunya Benteng Spellwijk digunakan sebagai Menara Pemantau yang berhadapan langsung ke Selat Sunda dan sekaligus berfungsi sebagai penyimpanan meriam-meriam dan alat pertahanan lainnya. Di tempat ini juga terdapat sebuah Terowongan yang katanya terhubung dengan Keraton Surosowan.

#. Vihara Avalokitsevara

Bangunan ini terletak 15 kilometer arah utara dari Kota Serang, Banten. Letaknya di Kecamatan Kasemen, kawasan Banten Lama. Vihara ini dibangun sejak abad ke-16 dan memiliki luas mencapai 10 hektare dengan altar Dewi Kwan Im. Versi lain menyebutkan jika vihara ini dibangun pada 1652, yaitu saat masa keemasan kerajaan Banten saat dipimpin oleh Sultan Ageng Tirtayasa.

Vihara ini merupakan Vihara tertua di Indonesia. Keberadaan Vihara ini diyakini merupakan bukti bahwa pada saat itu penganut Agama yang berbeda dapat hidup berdampingan dengan damai tanpa Konflik yang berarti. Kondisi di dalam Vihara ini sendiri sejuk karena banyak pepohonan rindang dan terdapat tempat duduk yang nyaman untuk beristirahat. Selasar koridor Vihara yang menghubungkan bangunan satu dengan yang lainnya ini terdapat relief cerita hikayat Ular Putih, yang dilukis dengan berwarna-warni sebagai elemen estetis.

#. Prasasti Cidanghiyang Munjul

Kerajaan Tarumanegara merupakan kerajaan Hindu yang pernah berjaya sekitar abad ke-4 sampai abad ke-5 Masehi di Barat Pulau Jawa ini konon merupakan salah satu kerajaan tertua di Nusantara. Bukti sejarah diketahui melalui catatan dan peninggalan yang tersebar di sekitarnya, salah satunya seperti prasasti yang ditemukan di Desa Lebak, Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten tepatnya di tepi Sungai Cidanghiyang.

Prasasti yang dipahatkan pada batu alam dengan ukuran 3x2x2 meter ini merupakan 1 dari 7 prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanegara atau Kerajaan Taruma yang ditemukan di Nusantara. Prasasti ini bukanlah satu-satunya prasasti peninggalan kerajaan Tarumanegara. Karena, selain Prasasti Cidanghiyang/Munjul masih ada sekitar 6 prasasti lainnya yang ditemukan di tempat berbeda di antaranya Prasasti Tugu, Prasasti Kebon Kopi, Prasasti Jambu, Prasasti Ciaruteun, Prasasti Pasir Awi dan Prasasti Muara Cianten.

Prasasti Cidanghiyang berisikan sebuah puisi yang mempunyai beberapa baris kalimat dengan huruf pallawa dan dibuat menggunakan bahasa Sansekerta. Puisi tersebut berisikan sebuah pujian dan pengagungan terhadap raja Kerajaan Tarumanegara pada saat itu yaitu Raja Purnawarman.

#. Danau Kuno Tasik Kardi

Danau ini terletak tidak jauh dari Istana Kaibon, Konon, danau tersebut luasnya 5 hektare dan bagian dasarnya dilapisi oleh batu bata, Pada masa itu danau ini dikenal dengan nama “Situ Kardi” yang memiliki sistem ganda, selain sebagai penampung air di Ci Banten yang digunakan sebagai pengairan persawahan, danau ini juga dimanfaatkan sebagai pasokan air bagi keluarga keraton dan masyarakat sekitarnya.

Air dialirkan dari pipa-pipa yang terbuat dari terakota berdiameter 2–40 cm. Sebelum digunakan air danau harus disaring dan diendapkan di penyaringan khusus yang dikenal dengan Pengindelan Abang atau Penyaringan Merah, Pengindelan Putih atau Penyeringan Putih, dan Pengeindelan Emas atau Penyaringan Emas.

#. Museum Kepurbakalaan Banten Lama

Museum Situs Kepurbakalaan Banten Lama dibangun dengan gaya arsitektur tradisional Jawa Barat seperti yang terlihat pada bentuk atapnya. Museum yang terletak antara Keraton Surosowan dan Masjid Agung Banten Lama ini menyimpan banyak benda-benda purbakala. Dilihat dari bentuk bangunannya Museum Situs Kepurbakalaan lebih mirip seperti sebuah rumah yang kemudian dialihfungsikan menjadi museum.

Dari sekian banyak benda-benda purbakala yang menjadi koleksinya, benda-benda tersebut dibagi menjadi 5 kelompok besar. Arkeologika, benda-benda yang digolongkan dalam kategori ini adalah Arca, Gerabah, Atap, Lesung Batu, Numismatika, koleksi bendanya berupa Mata Uang, baik Mata Uang lokal maupun Mata Uang asing yang dicetak oleh masyarakat Banten.

Etnografika, benda-benda koleksinya berupa miniatur Rumah Adat Suku Baduy dan berbagai macam Senjata Tradisional dan juga senjata peninggalan Kolonial seperti Tombak, Keris, Golok, Meriam, Pistol. Keramologika, yaitu benda-benda koleksi berupa macam-macam Keramik. Keramik yang tersimpan berasal dari berbagai tempat seperti Burma, Vietnam, China, Jepang, Timur Tengah dan Eropa. Tidak ketinggaln pula keramik lokal asal Banten yang biasanya lebih dikenal dengan sebutan Gerabah dan biasanya gerabah ini digunakan sebagai alat-alat rumah tangga.

Selain menyimpan benda-benda koleksi kepurbakalaannya di dalam ruangan, terdapat dua Artefak yang disimpan di halaman Museum Situs Kepurbakalaan Banten Lama, yaitu artefak Meriam Ki Amuk dan juga alat penggilingan Lada. Yang paling terkenal adalah Meriam Ki Amuk, meriam yang terbuat dari tembaga dengan tulisan arab yang panjangnya sekitar 2,5 meter ini merupakan bantuan dari Ottoman Turki.

Konon Meriam Ki Amuk memiliki kembaran yaitu Meriam Ki Jagur yang saat ini tersimpan di halaman belakang Museum Fatahillah Jakarta. Sedangkan alat penggilingan lada yang terbuat dari batu padas yang sangat keras telah hancur menjadi beberapa bagian. Pada zaman dahulu Banten memang dikenal sebagai penghasil lada, itulah yang menyebabkan Belanda datang ke Banten, salah satunya ingin menguasai produksi lada. (redaksibisniswisata@gmail.com)

KAI Tawarkan Diskon Tiket Kereta Api, Mau?

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: PT Kereta Api Indonesia (KAI) kembali menawarkan diskon kepada masyarakat untuk naik kereta api. Diskon ini dipersembahkan terkait perhelatan Forum International Public Service Tahun 2018, yang digelar Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), di Jakarta Convention Center pada 7-8 November 2018.

PT KAI memberikan diskon tiket sebesar 10 persen untuk setiap pembelian tiket on the spot di stand KAI pada event Forum International Public Service Tahun 2018. Langkah ini demi memanjakan pecinta kereta api dengan berbagai promo tiket KA. Kali ini, para pengguna kereta api bisa berburu diskon tiket KA sebesar 10 persen digelaran Forum International Public Service Tahun 2018.

“Semoga dengan promo diskon ini, dapat meningkatkan minat masyarakat untuk terus naik kereta api, dan kereta api pun semakin menjadi transportasi yang diandalkan,” jelas Executive Vice President KAI Daop 1 Jakarta Dadan Rudiansyah, Rabu (7/11/2018).

Dilanjutkan, syarat dan ketentuan diskon tiket di event Forum International Public Service Tahun 2018, antara lain Berlaku untuk KA komersial jarak menengah dan jarak jauh. Juga, Diskon diberikan kepada pengunjung yang melakukan transaksi pembelian tiket KA di stand milik PT KAI (Persero).

Sedangkan Periode pembelian tiket KA pada tanggal 7 November 2018 untuk keberangkatan KA sampai dengan 90 hari ke depan selama tempat duduk masih tersedia. Diskon tidak berlaku untuk tiket keberangkatan pada tanggal 14 Desember 2018 s.d 6 Januari 2019.- Tiket diskon dapat dibatalkan dan diubah jadwal. Dan, Tiket diskon tidak dapat digabung dengan reduksi atau diskon lainnya.

Diingatkan bagi masyarakat yang ingin menikmati potongan harga tiket KA di acara Forum International Public Service Tahun 2018, agar membawa identitas diri. “Pastikan pemesanan tiket sesuai dengan identitas calon penumpang yang akan melakukan perjalanan. Jika tidak sesuai, maka dinyatakan tiket tidak berlaku,” sambungnya. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Penumpang Udara Tujuan Aceh Anjlok

this formate

BANDA ACEH, bisniswisata.co.id: Jumlah penumpang pesawat udara komersial yang datang ke-11 bandar udara (bandara) di Aceh pada September 2018 merosot 3,44 persen dibanding bulan sebelumnya. Total penumpang di Aceh, hanya 117.029 orang atau menurun dibanding Agustus 2018 dengan total 121.193 orang yang dilayani 1.301 unit pesawat.

“Pada September 2018 hanya dilayani 1.283 unit pesawat ke Aceh, di antaranya 842 pesawat membawa penumpang 101.978 orang di Bandar Udara (Bandara) Sultan Iskandar Muda, yang merupakan satu-satunya bandara internasional di provinsi ini dengan aktivitas tertinggi, baik lalu lintas pesawat, penumpang, dan barang,” papar Kepala Bidang Distribusi Badan Pusat Statistik Aceh, Kenda Prayatno dalam keterangan resmi, Rabu (07/11/2018).

Dilanjutkan, Bandara Malikuskussaleh di Aceh Utara membawa penumpang 4.637 orang dengan pergerakan pesawat 76 kali, dan Bandara Lasikin di Sinabang, Aceh, telah membawa 3.327 orang dengan 86 pesawat. “Itu, merupakan bandara tiga besar yang membawa penumpang terbanyak ke Aceh. Selain Bandara Rembele di Bener Meriah 3.019 orang, dan Cut Nyak Dhien di Nagan Raya 2.988 orang,” ucap dia.

Sedangkan yang lain merupakan bandara komersil berpenumpang di bawah 700 orang, dan mayoritas merupakan bandara melayani penerbangan perintis,” tutur Kenda. Ketua Komite Operator Penerbangan (AOC) Bandara Sultan Iskandar Muda, Andi Djamal mengaku, sejumlah maskapai di Aceh kini mulai memasuki low season atau musim sepi penerbangan yang berakibat pengurangan frekuensi terbang.

Saat ini masuk low season apalagi pada November 2018 ada beberapa maskapai mengurangi frekuensi penerbangannya di Aceh karena sepinya penumpang. Pengurangan itu terpaksa dilakukan operator transportasi udara demi melakukan efisiensi, karena bisnis penerbangan membutuhkan modal yang besar. “Bisanya penerbangan mulai normal lagi di Desember 2018, karen memasuki libur anak sekolah dan tahun baru,” kata Andi. (redaksibisniswisata@gmail.com)