Fair de Braga: Kolaborasi Seni, Musik & Lifestyle di Akhir Pekan

this formate

BANDUNG, bisniswisata.co.id: Akhir pekan di Bandung selalu diwarnai atraksi wisata. Sehingga tak kekurangan beraktifitas. Salah satunya persembahan de Braga by Artotel dengan menggelar “Fair de Braga”, pada 9-11 November 2018. Acara ini memadukan pasar seni, pertunjukan musik, hingga pameran seni dalam satu tempat.

Dalam pagelaran kali ini, karya dari Rega Rahman dan Addy Debil dipertunjukkan di area art space lantai 2. Kedua seniman dengan latar belakang berbeda ini mengusung pameran seni bertajuk “Semblans”.

“Semblans itu berbicara soal trace. Saya mengingat kembali saat kecil. Saya fokus ke komik Amerika, seperti Marvel dan DC Comic. Saya terpikat pada bentuk visualnya dan ingin membuat lagi karya yang sama seperti yang saya rasakan waktu kecil,” tutur Rega seperti dilansir laman Liputan6.com, Sabtu (10/11/2018).

Rega menggunakan proses kolase digital dengan mengambil gambar-gambar dan deretan bentuk di dalam komik yang ada di internet. Komik dipilih sebagai salah satu contoh mudah representasi membludaknya informasi.

Imej berupa komik dengan alur cerita, informasi, karakter, dan lain sebagainya diubah menjadi hal yang berbeda secara bentuk dengan metode autotrace pada software design. “Bentuk pada komik diubah secara otomatis oleh software dengan sedemikian rupa menjadi sebuah abstraksi imej, tetapi tetap terlihat seperti sebuah komik,” kata Rega.

Sementara itu, karya Adi berusaha menggambarkan perasaan mania yang ada pada seorang pengidap bipolar. Berdasarkan berbagai referensi, mania adalah keadaan seseorang yang merasakan euforia yang amat hebat.

Berangkat dari referensi itu, Adi ingin mengimajinasikan bagaimana ketika mania itu muncul pada pengidap bipolar lalu orang tersebut tidur dan bermimpi. Mimpi yang muncul akan melebihi mimpi manusia pada umumnya. Adi lalu membuat lukisan dengan memunculkan karakter-karakter lucu dan absurd dengan ekspresi senang.

Tak hanya pameran lukisan, Fair de Braga juga menggelar pasar seni yang menempati ruang kafe B Ten. Lebih dari sepuluh brand berpartisipasi, di antaranya Tulisan, Tahi Lalats, Budi Rejeki, dan Notes.

Produk yang ditawarkan beragam sesuai spesifikasi masing-masing. Budi Rejeki misalnya, menawarkan deretan pottery dengan bentuk dasar kasar yang tetap fungsional. Anda bisa menggunakannya sebagai mug atau tempat menyimpan aksesoris.

Selama event digelar, Anda juga bisa mengikuti sejumlah workshop seni. Salah satunya adalah workshop Lino Cut, karya seni yang dihasilkan lewat gambar yang dicungkil. Dibawakan oleh Paru-Paru, peserta gratis mengikuti kegiatan ini.

Ada pula pertunjukan seni yang bisa diikuti. Sederet musikus independen tampil, di antaranya Nonaria, Nissan Fortz, Pemuda Salah Jalan, dan Munireng.

Assistant Director Marketing Communication Artotel Group, Yulia Maria mengatakan Fair de Braga merupakan festival seni, musik, kreativitas, yang rencananya bakal rutin digelar. Gelaran itu seiring dengan visi misi Artotel yang selalu mendukung karya seni anak-anak muda setempat. “Kami berharap hotel ini menjadi tempat hangout pilihan anak-anak muda,” ujarnya. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Pengunjung Serbu Monas, Sayang Pemandu Wisata Terbatas

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Objek wisata Monumen Nasional (Monas) semakin diserbu pengunjung. Sayangnya tenaga pemandu wisata sangat terbatas. Padahal ikonik Ibu Kota itu didatangi pengunjung hingga 20.000 orang perhari. Ramainya pengunjung, tidak dibarengi dengan pelayanan yang memadai.

“Untuk tour guide kita hanya punya 11 orang, terdiri dari 2 orang PNS dan 9 Orang honorer, sangat kurang sekali,” kata Kepala Seksi Pelayanan UPK Monumen Nasional Endrati, di Jakarta, Jumat (9/11).

Dijelaskan setiap tahun pengunjung monas mengalami peningkatan, khusus tahun ini naiknya signifikan berkat pesta olahraga Asian Games yang diramaikan di Monas dengan pertunjukan video mapping.

Menurut dia, tahun lalu ada total 1,7 juta pengunjung yang masuk ke Tugu Monas. Sementara tahun ini sampai 31 Oktober 2018 saja sudah 1,5 juta estimasi naik menjadi 1,8 juta diakhir tahun.

Salah satu pengunjung Monas, Radi Perwiratama mengeluhkan kurangnya pemandu wisata di Monas, membuatnya kebingungan saat berada di sana. “Tadi saya nyari tour guide susah banget, keder jadinya mau tanya ke siapa” kata Radi.

Nursalim, pemandu wisata Tugu Monas mengungkapkan kebanyakan pengunjung berasal dari anak-anak sekolah, selebihnya masyarakat umum dari Jakarta bahkan luar kota. “Rata-rata jumlahnya bisa tembus 20 ribu pengunjung. Kalau akhir pekan bisa mencapai 40.000 orang ,” kata Nursalim, ditemui di kawasan Monas, Jumat.

Nursalim mengatakan, pengunjung yang datang biasanya melihat lihat relief yang ada di Tugu Monas yang menampilkan sejarah Nusantara. “Relief timbul yang dibuat berjajar menceritakan sejarah Indonesia secara kronologis,” tuturnya.

Sebagai pemandu, ia juga pernah mendampingi beberapa tokoh terkenal, seperti Guruh Soekarno Putra, Dewi Soekarno Putri serta tamu dari negara tetangga. “Bagi saya sih itu pengalaman yang sangat menarik dan membanggakan bagi saya,” ucap Nursamin, yang sudah bekerja sebagai pemandu Monas selama 36 tahun itu.

Dia berharap pemerintah Provinsi DKI akan menambah jumlah personel yang ada di kawasan Monas, sehingga bisa mengatur para pengunjung dalam memberikan informasi.

Salah satu pengunjung, Sherly Marlinton, mengaku puas dengan pelayanan dari pemandu wisata di Monas. “Saya sangat puas setelah berkeliling dan melihat kota Jakarta dari atas, cuma petugas nya masih kurang nih,” kata Sherly pengunjung yang berasal dari Tambun Bekasi. (EP)

Wisata Halal Sumbar Belum Dipayungi Hukum

this formate

PADANG, bisniswisata.co.id: Perkumpulan Pariwisata Halal Indonesia (PPHI) Sumatera Barat (Sumbar) berharap peraturan daerah (perda) tentang wisata halal segera diterbitkan oleh pemerintah setempat sebagai payung hukum dalam pengembangan di Ranah Minang.

“Potensi wisata halal di Sumbar terbilang besar, apalagi sejak 2016 Kementerian Pariwisata menetapkan provinsi ini sebagai salah satu daerah tujuan wisata halal, agar pengelolaanya lebih optimal perlu ada payung hukum dalam bentuk peraturan daerah,” kata Ketua PPHI Sumbar Havid Dt Rang Kayo Basa dalam keterangan resminya, Jumat (09/11/2018)

Memang, lanjut dia, pengembangan wisata halal di Sumbar memiliki potensi besar sejalan dengan falsafah adat yaitu “Adat Basandi Syara Syara Basandi Kitabullah” yang berarti adat berdasarkan syarak dan syara mengacu kepada Al Quran. “Artinya jika potensi tersebut dikelola dengan baik tentu akan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan asing ke Sumbar seperti dari Timur Tengah,” kata dia.

Selain itu, wisata halal tidak hanya diperuntukan bagi muslim semata karena identik dengan bersih, higienis, sehingga dapat dinikmati semua kalangan. “Kami meminta segera ditertibkan, karena perda itu memiliki nilai strategis,” jelasnya.

Sejalan dengan itu Sekretaris PPHI Sumbar Meldian seperti dilansir Antara menyampaika salah satu pasar yang bisa dibidik dari wisata halal adalah turis dari Timur Tengah karena mereka punya kebiasaan liburan membawa keluarga dan dalam waktu lama.

Namun harus diakui sarana yang dimiliki di Sumbar belum sepenuhnya memadai seperti kondisi toilet dan tempat shalat yang perlu ditingkatkan agar pengunjung nyaman. “Kehadiran regulasi dalam bentuk perda akan mendukung kebijakan pariwisata halal,” tambahnya.

Pada sisi lain PPHI juga melihat salah satu kendala pengembangan wisata halal adalah faktor sumber daya manusia yang perlu ditingkatkan. Ini harus dilakukan dengan sinergi semua pihak agar pengelola wisata bisa lebih ramah dalam melayani tamu, katanya.

Tidak hanya itu, sambung dia, sarana penunjang juga perlu ditambah mulai dari hotel syariah, restoran yang memiliki sertifikat halal, spa halal, hingga butik. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Wings Air Didesak Buka Kembali Rute Kualanamu-Sabang

this formate

SABANG, bisniswisata.co.id: Pemerintah Kota (Pemko) Sabang mendesak maskapai Wings Air kembali melayani penerbangan dari Kualanamu (Sumatera Utara) menuju Sabang (Aceh) dan sebaliknya usai maskapai tersebut batal mendarat di Sabang, Minggu (4/11).

“Kita minta Wings Air tetap melayani penerbagan Sabang-Kualanamu dan sebaliknya agar industri pariwisata bertumbuh kembang di Sabang,” kata Wali Kota Sabang, Nazaruddin saat dihubungi Antara dari Sabang, Jumat (09/11/2018).

Pernyataan ini disampaikannya terkait maskapai Wings Air yang batal mendarat di Bandar Udara Maimun Saleh, Sabang pada Minggu (4/11) dan hingga kini belum kunjung melayani penerbangan dari, Bandara Internasional Kualanamu tujuan Bandara International Maimun Saleh, Sabang dan sebaliknya.

“Pemko Sabang bersama TNI AU atau Pangkalan Udara Maimun Saleh berkomitmen akan mendukung penuh penerbangan Wings Air Kualanamu-Sabang dan sebaliknya,” kata Nazaruddin seperti dilansir Antara.

Maskapai Lion Air Group melalui anak perusahaan Wings Air mulai melayani penerbagan dari, Kualanamu-Sabang dan sebaliknya sejak 8 Desember 2016 dan dalam sepekan sebanyak tiga kali yakni, Selasa, Kamis dan Minggu.

“Selasa, Kamis dan Minggu ini Wings Air belum ada jadwal melayani penerbangan Kualanamu-Sabang dan sebaliknya sampai batas waktu yang tidak ditentukan,” kata Manajer Wings Air Bandar Udara Maimun Saleh, Sabang, Djoni Zulfan.

Dia mengaku itu keputusan manajemen dan informasi yang diterima dari manajemen statusnya until future notice (UFC). Bandara Udara Internasional Maimun Saleh, Sabang merupakan fasilitas militer dengan panjang landasan 1.844 meter dan lebar 30 meter.

Pesawat Wings Air jenis ATR 72-500 nomor penerbangan IW1214 sebelumnya batal mendarat di Bandara Maimun Saleh, Sabang pada Minggu karena tidak memperoleh izin penambahan jam operasional dari pihak otoritas bandara.

Padahal maskapai tersebut sudah 40 menit lepas landas atau take off dari Bandara Kualanamu tujuan Sabang dan karena tidak mendapat izin penambahan jam operasional Wings Air pun terpaksa kembali ke Bandara Kualanamu.

Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) Maimun Saleh, Sabang, Letkol Yudha Irawan kala itu menyatakan, penerbangan maskapai Wings Air sering tidak sesuai dengan waktu yang telah disepakati bersama baik waktu kedatangan (arrival) maupun waktu keberangkatan (departure).

Penerbangan Wings Air di Bandara Maimun Saleh kata Danlanud, sering tidak memenuhi waktu kedatangan maupun waktu keberangkatan (slot time) yang diajukan oleh Manajemen Wings Air sendiri.

“Insiden kemarin itu murni kesalahan Manajemen Wings Air dan saya sudah mengingatkan maskapai tersebut jauh-jauh hari. Saya ingin berbuat yang terbaik untuk warga Sabang dan keputusan kemarin saya ambil untuk keselamatan penumpang semata,” sambungnya. (EP)

Genta Sriwijaya, Berlatar Sejarah Masa Lalu Dipadu Seni Modern

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Pagelaran Genta Sriwijaya jadi satu suguhan yang menghadirkan cerita sejarah dipadu pagelaran seni modern seperti seni tari, musik, teater, dan komedi. Gelaran mengisahkan sejarah kebesaran Indonesia di masa lampau, utamanya kerajaan Sriwijaya, bakal diselenggarakan di Teater Besar Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada 20 November 2018.

“Meski ini pagelaran tradisional, tapi kemasan modern dari sisi lagu, kostum artistik, video mapping. Saya kondisikan berisi babak per babak, peperangan, serta roman,” jelas Sutradara Teguh Kenthus Ampiranto dalam keterangan tertulis, Jumat (09/11/2018)

Kenthus mengajak sejumlah penyanyi, artis peran, politikus, dan pemain bola untuk ikut berakting. Memang para pemain bukan dari kalangan teater dan mereka akan mendapat latihan selama tujuh bulan. “Pemilihan pemain itu memang saya harus lihat dulu wujudnya seperti apa. Ya, meski saya tahu betul mereka bukan pemain teater murni, tapi digembleng beberapa bulan pasti bisa lah jadi seperi pemain teater profesional,” ungkap Kenthus.

Denny Malik selaku Creative & Show Director pertunjukan menambahkan, pementasan ini kental dengan unsur budaya Indonesia yang dikemas secara modern dan kolosal. “Jadi ini bisa dibilang sebuah pertunjukan sejarah dari budaya Indonesia. Kita ingin buat suatu yang kolosal, memang sifatnya dilakukan di gedung teater,” kata Denny.

Melalui pementasan ini, Denny ingin menunjukkan jika Indonesia juga memiliki budaya yang menjadi identitas bangsa dan tidak kalah dengan budaya luar. “Buat saya ini original, enggak ikut budaya luar, kita punya budaya kita tapi kita buatnya modern, kekinian dengan era sekarang. Bagaimana tradisi ini supaya tidak ketinggalan zaman,” terang Denny.

Sentuhan modern dalam pagelaran ini, tidak akan melenceng jauh dari pakemnya. Dan berusaha menjaga orisinalitas setiap tarian yang ditampilkan. “Tentunya dari tariannya kita juga harus mengeksplor, tidak merusak pakemnya tapi kita modifikasi, membuat suatu yang lebih menarik. Walaupun ceritanya masa lalu tapi kita tampilkan enak untuk ditonton,” papar Denny.

Menariknya, pagelaran ini melibatkan berbagai pihak seperti selebritas, politikus dan juga atlet seperti Andrea Miranda, Daniel Christianto, Ruth Sahanaya, Ivy Batuta, Inaya Wahid, Yenny Wahid, Bambang Pamungkas, Cathy Sharon, Ncess Nabati, Sogi Indra Dhuaja, dan Deasy Novianty. Nantinya, pagelaran ini akan menghadirkan 200 penampil.

“Ini tantangan buat saya karena mereka bukan profesional. Ini banyak ibu-ibu muda, mayoritas orang yang pecinta seni budaya, yang, mereka ini tampil untuk melestarikan seni budaya. Ini saya mengarahkan mereka tampil layaknya profesional,” demikian Denny Malik.

Rangga Djoned selaku Art Director menambahkan pagelaran ini dikemas dalam balutan masa lalu dan kini. “Promotor ingin konsepnya video mapping tradisi dan kekinian. Sempat ada pembicaraan video mapping seperti apa. Saya harus desain panggung dan desain set nya seperti apa,” kata Rangga.

Kendala terbesar pemainnya lebih dari 200 orang, itu yang sangat menjadi isu karena saya selalu bermain video mapping minimalis di konten. “Saya harus menjaga balancing antara isi video mapping dan aktivitas di panggung,” tambahnya.

Selain itu, jalannya pagelaran tentunya melibatkan unsur musik dan Genta Sriwijaya mendaulat Tohpati sebagai Music Director. Sang musikus mengaku ini menjadi kali pertamanya ambil bagian dalam pagelaran kebudayaan. “Saya merasa tertantang karena Sriwijaya di masa itu musiknya belum jelas seperti apa. Saya buat musiknya tidak terlalu berat, inti acaranya merupakan kolaborasi Melayu dan Jawa dalam kemasan menarik,” ungkap Tohpati.

Genta Sriwijaya turut menampilkan deretan pesohor Negeri juga pekerja seni. Mereka adalah Andrea Miranda, Daniel Christianto, Ivy Batuta, Bambang Pamungkas, Ruth Sahanaya, Inaya Wahid, Yenny Wahid, Cathy Sharon, Ncess Nabati, Sogi Indra Dhuaja, serta Deasy Novianty. Pagelaran kolosal ini menghadirkan 200 pemain.

Selain itu, pagelaran Genta Sriwijaya akan berlangsung selama 1,5 jam dan siap mengajak penonton untuk berwisata sejarah ke masa lalu. Besarnya antusiasme pada gelaran ini terbukti dari tiket yang telah ludes terjual. Sementara, keuntungan Genta Sriwijaya akan didonasikan untuk pendidikan anak-anak kurang mampu di Sumatera Selatan. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Space Girls Nangis pasca Umumkan Tur Reuni

this formate

LONDON, bisniswisata.co.id: Sehari setelah mengumumkan reuni dan jadwal tur kepada publik, para personel Spice Girls menangis terharu. Tangis ini pecah lantaran mereka merasa lega bahwa rencana selama berbulan-bulan akhirnya dapat terwujud.

Dalam sebuah acara TV, Mel B, personel grup vokal yang debut pada 1994 ini menceritakan kisah tersebut. Ia menuturkan sehari setelah pengumuman tur reuni mereka, keempatnya berkumpul di rumah Geri Halliwell alias Ginger Spice, dan membicarakan perihal tur.

“Saat kami bersama, kami tak ingin ada orang lain lagi, entah itu suami atau anak-anak kami. Kami meminta mereka ke ruangan lain, jadi kami memiliki waktu berempat,” ujar Mel B, mengutip Ace Showbiz, Jumat (09/11/2018)>

“Kami berpelukan dan menitikkan air mata sebagai tanda lega kami. Akhirnya, kami akan melakukannya,” tambahnya lagi.

Meski reuni pelantun lagu Wannabe ini tak lengkap karena absennya Victoria Beckham dalam tur tersebut, Mel B mengaku kelima personel Spice Girls tetap saling mendukung. Victoria memang sempat mengunggah sebuah video berisi harapan dan memberi semangat untuk para sahabatnya. Tak hanya dukungan lisan, Mel B mengatakan bahwa Vic akan berencana hadir dalam tur mereka.

“Meski Victoria tak bergabung dengan kami di dalam tur, ia mengirimkan harapan baiknya dan semoga saja akan datang. Kami akan terikat dan kompak selama-lamanya,” ucapnya.

Spice Girls, grup musik yang terbentuk tahun 1994, terdiri 5 wanita: Melanie Brown, Geri Halliwell, Emma Bunton, Victoria Adams, dan Melanie Chisholm. Mereka adalah grup vokal wanita dari Inggris yang paling sukses. Grup yang bernaung di bawah bendera Virgin Record ini merilis album perdana yang berjudul Wannabe pada tahun 1996 dengan lagu andalan dengan judul yang sama.

Lagu ini bertahan hingga 7 pekan dalam UK Single Chart. Mereka berhasil mengeluarkan 3 album studio dengan penjualan lebih dari 55 juta kopi di seluruh dunia. Spice Girls adalah salah satu grup vokal terbesar dan paling sukses di seluruh dunia baik dilihat dari penjualan album, tur reuni, dan hal-hal lainnya.

Spice Girls yang bergenre musik Pop, Dance-pop, Europop dan Eurodance juga terkenal dengan slogannya Girl Power. Masing-masing personel juga mendapatkan julukan masing-masing sesuai dengan kerakter merak masing-masing. Brown mendapatkan julukan Scary spice karena penampilannya yang cenderung menakutkan dengan rambutnya yang khas.

Ginger spice adalah julukan Gery karena penampilannya yang seksi dan rambutnya yang merah. Emma mendapat julukan Baby spice karena dia adalah anggota paling muda dan pipinya yang bulat seperti bayi. Dan anggota yang paling terkenal, Victoria Adams mendapat julukan Posh spice. Melanie C mendapatkan julukan Sporty spice karena gaya dan penampilannya yang tomboy dan sporty.

Terakhir aktif pada 2007 silam, mereka telah mengumumkan reuni dan turnya pada musim panas mendatang yang disambut antusias para penggemarnya di seluruh dunia, termasuk penyanyi Adele. (EP)

Ernest Prakasa Kaget Pertanyaan Jokowi

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Komedian Stand Up Comedy, Ernest Prakasa menceritakan pengalamannya bertemu Presiden Jokowi di sela perayaan Sumpah Pemuda, di Istana Bogor, Jawa Barat, belum lama ini. Saat itu, acara terpaksa dibatalkan karena terkendala hujan deras. Alhasil, Jokowi dan para tamu, termasuk Ernest Prakasa, hanya bisa bercengkrama di dalam Istana.

“Pak Jokowi sudah telanjur hadir, beliau datang ke pendopo gitu untuk sekadar menyapa para pengisi acara yang sudah berkumpul. Jadi kami baris, terus beliau datang satu-satu nyalamin,” tutur aktor Ernest Prakasa, seperti dilansir laman Tabloidbintang, Jumat (09/11/2018).

Lelaki kelahiran Jakarta, 29 Januari 1982, ingin memanfaatkan kesempatan berharga itu untuk berswa foto dengan Jokowi. Namun Ernest Prakasa mengurungkan niatnya, karena sang presiden terlihat cukup lelah. Saat itulah Jokowi melontarkan pertanyaan yang mengejutkan Ernest Prakasa.

“Gue mikir, kalau udah capek diajak selfie, bawaannya kesal. Jadi gue kayak enggak tega. Jadi gue memutuskan untuk enggak ngajak foto. Beliau cuma ngucapin selamat, Tuhan memberkati, tiba-tiba dia nanyain, film berikutnya kapan,” bilang bapak dua anak Sky Tierra Solana dan Snow Auror Arashi

Pertanyaan sederhana Jokowi memiliki arti besar bagi Ernest Prakasa. “Terharu lah ya. Artinya Pak Jokowi ingat sama… Paling enggak dia tahu siapa saya. Gimana kalau pertanyaannya, kapan album berikutnya? Ernest Cokelat, dia salah orang,” gurau penulis dan sutradara yang menghasilkan tiga film yakni Ngenest (2015), Cek Toko Sebelah (2016), dan Susah Sinyal (2017).

Menurut penulis skenario terbaik dalam Indonesian Box Office Movie Awards, Jokowi sempat menonton filmnya yang berjudul Cek Toko Sebelah. Ernest Prakasa sangat berharap mantan Wali Kota Solo itu bisa menyaksikan film teranyarnya, Milly & Mamet, yang bakal tayang 20 Desember 2018. (EP)

Agenda Akhir Pekan di Jakarta

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Bagi yang terlewatkan Guns N’ Roses karena konsernya berlangsung saat hari kerja, ada berbagai acara musik yang tepat untuk mengisi akhir pekan minggu ini di Jakarta. Mulai dari musik rock hingga elektronik. Tak hanya itu saja, bazar kamera analog hingga wadah berdiskusi inspiratif juga bisa dijadikan pilihan.

Berikut adalah beberapa kegiatan yang patut dilirik akhir pekan November 2018 ini seperti dilansir CNNIndonesia, Jumat (09/11/2018):

1. The 90 s Festival

Memeriahkan akhir pekan Anda, The 90 s Festival akan kembali diselenggarakan untuk keempat kalinya. Festival musik 90-an ini mengundang sederet musisi hits di tahun 90-an, seperti Padi Reborn, Sheila On 7, BE3, Iwa K. /RIF, Lingua, fatur & Nadila, Wayang, 2D (Dian Pramana dan Dedy Dhukun), Fungky Kopral hingga Java Jive. Acara akan bertempat di Gambir Expo Jiexpo Kemayoran, Jakarta pada Sabtu, 10 November 2018.

2. ISMAYA 15

Merayakan 15 tahun ISMAYA Group, sebuah Festival 15 tahun ISMAYA akan diselenggarakan pada Jumat (9/11/2018) di Istora Senayan Jakarta. Acara dimeriahkan oleh dua musisi mancanegara populer, yakni Khalid dan Flight Facilities. Selain itu, beberapa musisi tanah air juga akan berlaga di festival ini, seperti Barasuara, Kunto Aji dan Dipha Barus feat A. Nayaka.

3. De La Show Present: Komunal

Salah satu band rock dengan penggemar yang loyal dan ugal-ugalan, Komunal, akan menggelar konser di Eastern Promise, Kemang, Jakarta pada hari Minggu, 11 November 2018. Konser ini menjadi salah satu agenda yang cukup dinanti oleh para pendengar musik keras yang tidak terlalu memusingkan politik dan uang.

4. Seni Bersama, Bersama Seni

Memperingati 50 tahun Taman Islamil Marzuki, Seni Bersama, Bersmaa Seni mengundang sederet musisi ternama, meliputi Kunto Aji, Maliq & D essentials hingga Tohpati Ethnomission. Acara berlokasi di Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada 7 hingga 11 November 2018. Pengunjung dapat menikmati dentuman musik dan ragam pagelaran seni lainnya secara cuma-cuma.

4. Lowlight Bazaar

Jelly Playground, komunitas fotografi analog terbesar di indonesia, kembali menyelenggarakan Lowlight Bazaar untuk kesekian kalinya. Bertempat di AD Premier, Jakarta, pada Minggu, 11 November 2018, pengunjung dapat berburu kamera analog, roll film dan aksesoris lainnya di sini. Tiket masuk per orang dapat dibanderol dengan harga Rp15 ribu.

5. Rasamala
Pada Sabtu, 10 November 2018, Rasamala menyuguhkan kesempatan berdiskusi kesehatan mental dan kerja keras dalam lingkungan kerja bersama Devi Asmarani selaku Editor in Chief Magdalene dan Ellena Ekarahendy dari Sindikasi. Selain itu, juga akan diselenggarakan pemutaran film Posesif dan keseruan lainnya. Bertempat di COCOWORK DLab, Jakarta, acara akan dimulai pukul 14.00 sampai 18.00 WIB.

6. Date Night, Dance Now!

Jumat malam ini, Hotel Monopoli, Jakarta kembali mewadahi pengunjung akan kesempatan menaklukan lantai dansa. Mulai pukul 21.00 WIB, Hotel Monopoli dimeriahkan oleh ragam DJ dan musisi lokal, meliputi Funk B*astard, Ricky Razu, Jnaro hingga Aditya Permana. (EP)

Kesunyian Pantai Krokoh, Daya Tarik Wisatawan Suka Nyepi

this formate

GUNUNGKIDUL, bisniswisata.co.id: Pantai memang menjadi wisata andalan Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Itu wajar karena pantai-pantai di pesisir selatan Gunungkidul begitu indah dengan pasir putihnya. Setiap akhir pekan, pantai-pantai di Yogyakarta selalu ramai oleh kunjungan wisatawan. Berbagai fasilitas seperti payung dan gazebo kini juga telah banyak dibangun di atas pasir pantainya.

Namun, seperti dilansir laman Kompas.com, Jumat (09/11/2018) pantai-pantai di Yogyakarta tidak selalu identik dengan keramaian saat akhir pekan. Masih ada pantai yang cukup sepi, bahkan di Hari Sabtu dan Minggu. Pantai itu bernama Krokoh.

Pantai Krokoh berada di Desa Songbayu, Kecamatan Girisubo, Gunungkidul. Krokoh juga merupakan pantai paling timur di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Jarak Pantai Krokoh dari Kota Yogyakarta adalah sekitar 92 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih 3 jam. Rute terbaik menuju Pantai Krokoh yang pertama adalah lewat jalan utama menuju Kecamatan Pracimantoro, Wonogiri.

Perjalanan dilanjutkan menuju Kecamatan Paranggupito. Nantinya ikuti plang penunjuka arah menuju Pantai Sembukan. Kemudian dilanjutkan melalui jalan desa sehingga membutuhkan aplikasi penunjuk jalan seperti Google Maps.

Kondisi jalan desa yang harus dilalui tidak terlalu luas dan terbuat dari cor. Beberapa bagian ada yang sudah dicor halus, tetapi ada pula yang kondisi cornya sudah berlubang.

Setelah melaju sekitar 4,5 kilometer, perjalanan dengan kendaraan berakhir meski belum sampai kawasan pantai. Di sini kendaraan bisa diparkir di halaman rumah warga dan lanjut berjalan kaki sekitar 500 meter untuk sampai bibir Pantai Krokoh.

Hal itu karena akses jalan sampai ke bibir pantai belum bagus. Memang sempat ada perbaikan, tetapi masih belum maksimal. Kendaraan seperti sepeda motor masih rawan terperosok jika melaluinya.

Menurut warga setempat, jalan menuju bibir Pantai Krokoh akan kembali diperbaiki tahun 2019. Targetnya setelah perbaikan usai, maka kendaraan bisa menjangkau bibir pantai dengan lebih mudah.

Ketika berjalan menuju bibir pantai, hanya terdengar suara langkah kaki dan embusan angin yang menerpa pepohonan. Suasana begitu sunyi tanpa bising lalu-lalang kendaraan bermotor. Sesekali suara kicau burung terdengar menghiasi pendengaran.

Birunya laut akan mulai terlihat dari kejauhan setelah beberapa saat berjalan kaki, seiring dengan suara ombak yang mulai samar terdengar. Terus melangkah, akhirnya tibalah perjalanan di Pantai Krokoh.

Pantai ini berada di antara dua tebing yang menjulang tinggi dengan ciri khas pantai Gunungkidul, yakni berpasir putih. Suasanya pun masih begitu asri karena belum ada fasilitas yang dibangun di sekitar bibir pantai.

Keindahan pasir putih dan jernihnya air laut langsung menyambut kedua mata ketika sampai di sini. Kesan pantai-pantai di Jogja yang ramai seakan sirna seketika. Krokoh seolah merupakan pantai pribadi.

Jika ingin menyepi dan mencari ketenangan, maka pantai ini adalah destinasi yang sempurna. Hanya ada suara ombak dan angin laut yang begitu mendamaikan hati.

Kegiatan berkemah di Pantai Krokoh juga cukup digemari. Kunjungan wisatawan yang berkemah di pantai ini paling banyak ialah ketika libur long weekend dan malam tahun baru.

Air Pantai Krokoh juga sangat menyegarkan terutama di siang hari yang terik. Pengunjung bisa bermain air di sini. Namun hendaknya tetap berhati-hati karena tidak ada penjaga pantai seperti di pantai-pantai ramai lainnya.

Jika berkunjung ke Pantai Krokoh, sebaiknya membawa makanan dan minuman sendiri. Belum ada warung makan di sini. Kalau ingin makan di warung, maka harus kembali berjalan kaki sejauh sekitar 500 meter untuk sampai di perkampungan terakhir.

Tidak ada tiket masuk yang harus dibeli untuk menikmati suasana sepi di Pantai Krokoh. Tarif parkir di rumah warga pun adalah seikhlasnya untuk membantu perekonomian mereka. (EP)

Incredibles 2, Dongkrak Kinerja Walt Disney

this formate

HOLLYWOOD, bisniswisata.co.id: Sekuel Film kartun “Incredibles 2” mampu mendongkrak kinerja Walt Disney Co pada kuartal IV/2018 yang berakhir pada September 2018. Kondisi serupa dialami film “Ant-Man and the Wasp” mengangkap nasib Marvel.

Film “Incredibles 2” serta “Ant-Man and the Wasp” mampu mendongkrak pendapatan di divisi film hingga 50% menjadi US$2,2 miliar. Menurut data Box Office Mojo, kedua film ini masing-masing meraup pendapatan US$1,23 miliar dan US$622,5 juta secara global.

Film “Incredibles 2” berada di urutan keempat film terlaris sepanjang 2018, sedangkan “Ant-Man and the Wasp” berada di posisi tujuh.

Dikutip laman Bloomberg dari laporan keuangan perseroan, Jumat (8/11/2018), Walt Disney membukukan pendapatan US$14,3 miliar dalam periode Juli-September 2018 atau tumbuh 11,95% secara year-on-year (yoy) dari sebelumnya US$12,77 miliar. Laba bersihnya melonjak 32,91% dari US$1,74 miliar menjadi US$2,32 miliar.

Pertumbuhan kinerja juga didukung oleh kenaikan jumlah pengunjung di taman bermain tematik Disney di seluruh dunia. Secara keseluruhan, pendapatan tahun fiskal 2018 perseroan naik 7,79% dari US$55,13 miliar menjadi US$59,43 miliar. Sementara itu, laba bersih meningkat 40,28% dari US$8,98 miliar menjadi US$12,59 miliar.

Chairman dan CEO Walt Disney Robert A. Iger mengatakan pihaknya sangat senang dengan hasil ini karena menjadi rekor baru di sisi pendapatan, laba bersih, dan laba per saham.

“Kami akan tetap fokus dalam menyelesaikan akuisisi 21st Century Fox dan pengembangan lebih lanjut dalam bisnis direct-to-consumer, termasuk peluncuran layanan streaming Disney pada akhir tahun depan,” paparnya dalam keterangan resmi yang dikutip Bisnis.

Bloomberg melansir realisasi kinerja ini lebih tinggi dari proyeksi Wall Street. Iger juga dilaporkan tengah menyusun rencana bisnis untuk setidaknya tiga platform online termasuk ESPN+, layanan tayangan olahraga yang diperkenalkan pada April 2018, dan Hulu—yang sahamnya akan dikuasai Disney melalui akuisisi aset Fox.

Untuk menghadapi persaingan dengan layanan streaming konten seperti Netflix dan Youtube, Disney juga akan meluncurkan Disney+. Beberapa program yang sudah masuk kantong di antaranya live action “Lady and the Tramp” dan serial “Star Wars”, salah satunya prekuel film “Rogue One” yang tayang pada 2016.

Bahkan ada pula serial yang diangkat dari kisah Loki dalam semesta Marvel. “Disney+ akan menampilkan personalisasi dan konten tersegmentasi yang disusun oleh merek utama kami,” lanjut Iger. (EP)