Incredibles 2, Dongkrak Kinerja Walt Disney

0
75
Incredibles 2 2

HOLLYWOOD, bisniswisata.co.id: Sekuel Film kartun “Incredibles 2” mampu mendongkrak kinerja Walt Disney Co pada kuartal IV/2018 yang berakhir pada September 2018. Kondisi serupa dialami film “Ant-Man and the Wasp” mengangkap nasib Marvel.

Film “Incredibles 2” serta “Ant-Man and the Wasp” mampu mendongkrak pendapatan di divisi film hingga 50% menjadi US$2,2 miliar. Menurut data Box Office Mojo, kedua film ini masing-masing meraup pendapatan US$1,23 miliar dan US$622,5 juta secara global.

Film “Incredibles 2” berada di urutan keempat film terlaris sepanjang 2018, sedangkan “Ant-Man and the Wasp” berada di posisi tujuh.

Dikutip laman Bloomberg dari laporan keuangan perseroan, Jumat (8/11/2018), Walt Disney membukukan pendapatan US$14,3 miliar dalam periode Juli-September 2018 atau tumbuh 11,95% secara year-on-year (yoy) dari sebelumnya US$12,77 miliar. Laba bersihnya melonjak 32,91% dari US$1,74 miliar menjadi US$2,32 miliar.

Pertumbuhan kinerja juga didukung oleh kenaikan jumlah pengunjung di taman bermain tematik Disney di seluruh dunia. Secara keseluruhan, pendapatan tahun fiskal 2018 perseroan naik 7,79% dari US$55,13 miliar menjadi US$59,43 miliar. Sementara itu, laba bersih meningkat 40,28% dari US$8,98 miliar menjadi US$12,59 miliar.

Chairman dan CEO Walt Disney Robert A. Iger mengatakan pihaknya sangat senang dengan hasil ini karena menjadi rekor baru di sisi pendapatan, laba bersih, dan laba per saham.

“Kami akan tetap fokus dalam menyelesaikan akuisisi 21st Century Fox dan pengembangan lebih lanjut dalam bisnis direct-to-consumer, termasuk peluncuran layanan streaming Disney pada akhir tahun depan,” paparnya dalam keterangan resmi yang dikutip Bisnis.

Bloomberg melansir realisasi kinerja ini lebih tinggi dari proyeksi Wall Street. Iger juga dilaporkan tengah menyusun rencana bisnis untuk setidaknya tiga platform online termasuk ESPN+, layanan tayangan olahraga yang diperkenalkan pada April 2018, dan Hulu—yang sahamnya akan dikuasai Disney melalui akuisisi aset Fox.

Untuk menghadapi persaingan dengan layanan streaming konten seperti Netflix dan Youtube, Disney juga akan meluncurkan Disney+. Beberapa program yang sudah masuk kantong di antaranya live action “Lady and the Tramp” dan serial “Star Wars”, salah satunya prekuel film “Rogue One” yang tayang pada 2016.

Bahkan ada pula serial yang diangkat dari kisah Loki dalam semesta Marvel. “Disney+ akan menampilkan personalisasi dan konten tersegmentasi yang disusun oleh merek utama kami,” lanjut Iger. (EP)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.