Sekuel Venom Mulai Diproduksi

this formate

HOLLYWOOD, bisniswisata.co.id: Produksi sekuel film antihero Venom dilaporkan telah mulai digarap. Penulis skenario Kelly Marcel dikonfirmasi tengah mengembangkan kelanjutan cerita dari film yang berada di bawah naungan rumah produksi Sony. Sekuel ini dianggap penting lantaran film Venom pertama meraih sukses luar biasa.

Sebelumnya, Marcel diketahui turut menjadi salah satu penulis skenario film pertama Venom. Selama kariernya, ia dikenal berada dibalik film hit Fifty Shades of Grey, dan belakangan ia tercatat ikut terlibat dalam produksi film Disney ‘Cruella’ serta biopik Elvis Presley.

Kabar terkait penggarapan sekuel ini muncul setelah Sony diketahui menetapkan tanggal perilisan sekuel film Marvel yang belum berjudul pada Oktober 2020. Sejumlah pihak meyakini penetapan tanggal itu untuk Venom 2, mengingat film pertamanya dirilis pada Oktober 2018.

Hanya saja, menurut Hollywood Reporter, pihak Sony masih menolak untuk memberikan tanggapan terkait produksi sekuel tersebut lebih lanjut. Pada film sebelumnya, Venom berhasil mengantongi pendapatan sekitar US$855 juta (Rp12 triliun) untuk penjualan secara global, meski mendapat ulasan bernada negatif.

Nantinya, Michelle Williams, begitu juga Woody Harrelson yang sempat muncul sebagai cameo, diharapkan dapat kembali bergabung dengan Tom Hardy di sekuel. Avi Arad, Matt Tolmach dan Amy Pascal akan kembali sebagai produser.

Meski demikian, hingga kini belum ada nama yang bakal mengisi posisi sutradara. Reuben Fleischer, yang sebelumnya menyutradarai film pertama disebut akan diganti karena kesibukannya menggarap sekuel Zombieland. (EP)

Resto Peraih Michelin Tawarkan Pengalaman Autentik

this formate

BANGKOK, bisniswisata.co.id: Thailand kerap jadi rekomendasi tujuan wisata. Selain keindahan Phuket, juga pantai yang indah, dipadu birunya laut Andaman, jadi magnet tersediri. Namun, apa artinya melancong tanpa mencicip sajian khas di Thailand? Bukan cuma camilan serangga atau teh, Thailand punya segudang bahan utama lokal tak kalah nikmat disantap.

Anda bisa menemukannya di sebuah restoran bernama Pru. Michelin baru saja menyematkan bintang pada restoran tersebut pada November 2018. Restoran ini terletak di resort mewah Trisara. Dibuka pada 2016, restoran dijalankan koki asal Belanda, Jim Ophorst. Nama Pru merupakan kependekan dari plant, raise, understand.

Restoran berkiblat pada rumus 80/20, yakni penggunaan 80 persen bahan lokal dan 20 persen impor. Ophorst dan timnya berfokus pada bahan-bahan di sekitar Andaman, termasuk juga di perkebunan milik resort seluas 16 ribu meter persegi.

“Semuanya tentang asal muasal bahan dan apa yang Thailand harus tunjukkan ke dunia luar. Tapi, tak melulu harus dalam konsep makanan Thailand, tapi Eropa,” ujar Ophorst, melansir CNN, Rabu (9/1/2019).

Bagi Ophorst, menikmati sajian di Pru bukan cuma urusan menikmati kuliner, tapi lebih pada pengalaman autentik, yang belum pernah ditawarkan resto lainnya. “Kami membawa tamu ke dalam sebuah perjalanan,” katanya.

Tak seperti restoran lain yang menyajikan sumber-sumber protein sebagai bahan utama, Pru lebih senang bermain dengan sayuran. Di sana ada menu batang kembang kol yang dimasak dengan mentega cokelat ditambah krim sumsum tulang, jamur, dan bubuk sarden. Lalu ada wortel yang dimasak di tanah asalnya dengan jus wortel fermentasi dan kuning telur dari peternakan.

“Simpel. Apa yang kami lakukan berbeda. Itu bagus karena kami ingin jadi beda. Kami tidak ingin serupa dengan yang lain,” kata Ophorst.

Sejalan dengan resort, komitmen Pru adalah soal keberlanjutan. Managing Director Trisara Resort, Anthony Lark, mengaku percaya kemewahan adalah hasil dari pengalaman, bukan produk. “Ini semua tentang memberikan sesuatu yang lebih dari ekspektasimu,” kata dia. (EP)

Penumpang Akhir Tahun Turun, Tiket Kemahalan Biang Keroknya

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Liburan akhir tahun 2018, tidak menggembirakan bagi dunia penerbangan nasional. Penyebabnya terjadi penurunan penumpang hingga 7,8 persen. Penurunan ini sangat mengejutkan, mengingat setiap memasuki liburan penutup tahun terjadi lonjakan penumpang. Penyebabnya?

“Penurunan trafik penumpang di beberapa bandara Angkasa Pura I disebabkan harga tiket yang cukup tinggi, kemahalan apalagi semakin banyaknya pilihan moda transportasi lain seiring dengan jalan tol trans Jawa mulai dioperasionalkan,” lontar Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi dalam keterangan resminya, Rabu (9/1/2019).

Selain itu, sambung dia, adanya kekhawatiran sebagian masyarakat untuk melakukan perjalanan udara akibat beberapa peristiwa bencana alam yang terjadi di beberapa daerah dan insiden kecelakaan transportasi udara di tahun 2018, yang menyebabkan trauma bagi sebagian masyarakat.

Dilanjutkan, angka penurunan penumpang udara itu berdasarkan perhitungan selama 18 hari, mulai 20 Desember 2018 hingga 6 Januari 2019 di 13 bandara yang dikelola Angkasa Pura I.

“Secara persentase, angka ini turun 7,8 persen dibandingkan trafik libur Natal dan Tahun Baru 2018 yang tercatat sebanyak 4,97 juta penumpang. Namun, pengitungan ini diukur dalam kurun waktu 22 hari, 18 Desember 2017 hingga 8 Januari 2018,” jelasnya.

Ditambahkan tahun ini, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali menjadi penyumbang trafik tertinggi dengan melayani 1,24 juta penumpang, tumbuh 18,5 persen dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai 1,04 juta penumpang.

Puncak kedatangan penumpang di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, terjadi pada 22 Desember 2018, di mana sebanyak 74.611 penumpang datang dan berangkat menggunakan 484 pesawat udara.

Sementara pergerakan penumpang di Bandara Sam Ratulangi, Manado, pada musim libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 mengalami penurunan dibanding musim liburan tahun sebelumnya yakni turun sebesar sebesar 21% dengan total sekitar 120.191 penumpang. Pergerakan pesawat dan kargo juga merosot, untuk pesawat turun 16% dengan total 1.163 dan kargo turun sebesar 7% atau dengan total 673 ton dibandingkan periode Nataru tahun 2017/2018.

General Manager Bandara Sam Ratulangi Minggus E.T Gandeguai menjelaskan rata-rata per hari pergerakan penumpang sejumlah 6.677 penumpang, pergerakan pesawat sejumlah 68, dan kargo sejumlah 37 ton. Puncak arus mudik sendiri terjadi pada H-4 Natal (21/12/2018) pergerakan penumpang mencapai 8.898 pax dan puncak arus balik terjadi pada H+4 Tahun Baru 2019 (5/1/2018) sebesar 7.095 penumpang. On Time Performance (OTP) rata-rata sebesar 72%.

“Meskipun jumlah pesawat dan kargo mengalami penurunan dibanding musim libur Natal dan Tahun Baru 2017/2018, namun pelayanan angkutan udara terpantau semakin baik. Dapat disampaikan bahwa tidak ada kejadian menonjol yang mempengaruhi operasional bandara maupun penerbangan selama periode Natal dan Tahun Baru 2018/2019,” kata Minggus.

Berdasarkan hasil evaluasi masa Penyelenggaraan Angkutan Nataru 2018/2019, telah berjalan dengan lancar, tertib, aman, dan kondusif. Penutupan Posko Terpadu ini dihadiri perwakilan dari Otoritas Bandara, personel dari TNI Polri, Kantor Kesehatan Pelabuhan, BMKG dan lainnya.

“Secara khusus saya ingin memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para pihak yang telah memberikan pelayanan terbaik dalam rangka mengoptimalkan jasa pelayanan udara dalam pelaksanaan Angkutan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 di Bandara Sam Ratulangi sesuai dengan Standart Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku,” ujarnya. (EP)

ASITA Minta OTA dan Airlines Miliki Keinginan Sinergi dan Tumbuh Bersama

this formate

Maskapai nasional Garuda Indonesia akan hapuskan komisi agent yang jadi ujung tombak penjualan tiketnya. ( foto: Google)

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Association of the Indonesian Tours & Travel Agencies ( ASITA) meminta agar Online Travel Agency ( OTA) dan Airlines agar bersinergi dan miliki keinginan tumbuh bersama untuk mengembangkan pariwisata Indonesia.

“ Para stakesholder ini agar membuat kebijakan yang tidak merugikan pihak terkait. Traveloka misalnya sebagai OTA yang dikuasai asing atas nama strategi pemasarannya bisa menjual harga tiket jauh lebih murah, memberikan harga promosi berbulan-bulan dan insentif yang menarik sehingga merugikan bisnis biro perjalanan wisata ( BPW),” kata Asnawi Bahar, Ketua ASITA, hari ini

Berbicara pada jumpa pers di kantor DPP ASITA, Fatmawati, Asnawi mengatakan di awal tahun 2019, OTA dan Airlines kehilangan komitmen dan mengambil kebijakan jalan sendiri tanpa memikirkan akibatnya bagi usaha terkait apalagi dilakukan saat masyarakat Indonesia sudah melek wisata.

“Di saat industri pariwisata berkembang dan banyak peluang yang bisa digarap bersama,  Garuda Indonesia malah menghapuskan komisi agent yang selama ini menjadi ujung tombak dalam penjualan tiket penerbangannya,” ujarnya di dampingi Sekjen ASITA, Nunung Rusmiati

Selain itu juga tingginya tiket pesawat rute domestik Garuda Indonesia memicu wisatawan Indonesia malah ramai-ramai berwisata ke luar negri karena penerbangan asing ke Jepang, misalnya untuk return tiket Jakarta-Tokyo cukup membayar Rp 4 juta/orang.

Bukan hanya itu, Lion AirGrup khususnya pesawat Lion Air dan Wings Air per 8 Januari 2019 ini juga mengenakan biaya bagasi kepada penumpangnya. Hal ini, kata Asnawi membuat kericuhan di tengah masyarakat apalagi untuk 30 kg harga bagasi bisa mencapai Rp 930.000.

“Kebijakan LionGrup ini selain meningkatkan biaya logistik di semua sektor juga akan mempengaruhi pergerakan wisatawan terutama domestik ( nusantara),” ungkap Asnawi.

Pihaknya berharap pemerintah turun tangan dengan ulah OTA maupun kalangan penerbangan ini sehingga tidak merugikan masyarakat dan menciptakan persaingan usaha yang sehat.

“Kami minta pemerintah menyoroti kiprah OTA asing apakah punya agenda untuk mengembangkan usaha atau memang politik sengaja ‘membunuh’ usaha BPW,” kata Rusmiati.

Dia juga menyinggung langkah Garuda menghilangkan komisi untuk agent pastinya juga akan dilakukan oleh penerbangan asing yang selama ini menjadi mitra BPW sehiuntukanggita ASITA makin sulit beroperasi.

“Kami sudah menulis permohonan bertemu Presiden Jokowi agar OTA, Airlines dan Kementrian terkait berpihak pada pengembangan pariwisata nasional termasuk usaha BPW di dalamnya, kata Rusmiati.

Asnawi Bahar: ‘Tidak ada Pergantian Pimpinan Dan Perpecahan di ASITA ‘

this formate
  1.  Asnawi Bahar, Ketua Umum DPP  Association of the  Indonesian Tours & Travel Agencies (ASITA),

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Ketua Dewan Pengurus Pusat ( DPP) Association of the Indonesian Tours & Travel Agencies (ASITA), Asnawi Bahar menegaskan bahwa tidak ada pergantian jabatan ketua umum dan perpecahan di lingkungan internal organisasi yang dipimpinnya.

“Kami tetap solid mendukung kinerja pemerintah dan dalam kesempatan ini saya tegaskan bahwa saya tetap menjadi Ketua umum dan mendapatkan dukungan penuh dari pengurus,  para Dewan Pertimbangan dan anggota,” kata Asnawi Bahar saat jumpa pers di kantor pusat Asosiasi Perusahaan Perjalanan Indonesia itu, hari ini.

Didampingi Nunung Rusmiati, Sekjen ASITA, Asnawi mengakui sebelumnya beredar isyu yang meresahkan bahwa Ketua Umum sudah diberhentikan oleh salah satu pengurus, padahal permasalahannya ada d kebijakan mitra kerja yang merugikan anggota dan pihaknya harus bersabar untuk mengambil langkah yang bijak.

Diakuinya,  saat ini ketika organisasi berusia 48 tahun, ASITA banyak menghadapi masalah eksternal terutama dari pihak airlines yang jalan sendiri-sendiri dan Online Travel Asing ( OTA) yang mengancam kelangsungan hidup usaha biro perjalanan wisata karena melanggar etika dan ketentuan harga.

“Masalah internal seolah Ketua Umum sudah diganti telah kami selesaikan, Ketua Umum DPP ASITA tetap Asmawi Bahar. Namun untuk peningkatan kinerja DPP maka akan diadakan pergantian pengurus yang merupakan kewenangan Ketua Umum sesuai pemegang mandat Munas sebagai formatur tunggal,” jelasnya.

Dia mengatakan bahwa ASITA sudah eksis selama 48 tahun dinegri ini sejak terbentuk  pada 1971 hingga sekarang dimana jabatan Ketua Umum diamanahkan padanya hingga Desember 2019. Selama kurun waktu itu, asosiasi dari perusahaan perjalanan wisata Indonesia ini selalu membantu kinerja pemerintah yang ditahun 2019 ini targetnya adalah menjaring kunjungan wisman sebanyak 20 juta orang dan devisa mencapai US$ 20 miliar.

“ASITA terus mendorong pariwisata Indonesia maju dan berkembang oleh karena itu pemerintah maupun airlines juga jangan lupa dengan andil Biro Perjalanan Wisata ( BPW) mendatangkan wisman ke Indonesia,” tegasnya.

Menurut Asnawi Bahar, dari 7000 anggota ASITA di seluruh Indonesia yang aktif sekitar 6000 perusahaan. Anggota terus berbenah menghadapi tantangan besar digitalisasi. Dari jumlah anggota yang aktif  hanya 10% kategori perusahaan besar, 20% usaha menengah dan 70% sisanya adalah kelas usaha mikro ( UMKM) yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia.

Asnawi mengatakan kemajuan teknologi memang akan ada dampaknya, seperti halnya penjualan tiket dan pemesanan hotel yang dikuasasi oleh online asing. Namun, hal tersebut bukan sesuatu yang harus ditakuti.

“Biro perjalanan punya sentuhan kemanusiaan, ada pelayanan, sentuhan alam, dan budaya. Bukan mesin. Oleh sebab itu tidak usah khawatir, biro berjalanan tidak akan bernasib seperti wartel di era tahun 1980 an” ucapnya.

Untuk itu, Pemerintah agar lebih meningkatkan sinergi dan membuat program bersama yang melibatkan organisasinya. Program promosi pariwisata di luar negri juga agar mengedepankan kerjasama dengan ASITA yang mengemas paket wisata ke Indonesia.

ASITA sendiri terus berupaya meningkatkan kemampuan usaha anggotanya melalui kegiatan ASITA Travel Fair di Jababeka Febuari mendatang, disusul menyelenggarakan Festival Palang Pintu di Kemang, Jakarta Sekatan  dan menyelenggarakan event Cult. Id di Taman Mini Indonesia Indah yang dikemas dalam festival musik dan budaya, didukung pesta laser untuk menjaring kalangan milenial lebih cinta budaya.

“Kami berharap Pemerintah berpihak pada usaha BPW. Ketika mitra-mitra kerja seperti airlines dan Online Travel Asing ( OTA) banting harga dan ber jualan tanpa etika atas nama stategi marketing, pemerintah harus bertindak karena kita perlu tumbuh bersama bukan membunuh usaha,” tegas Asnawi.

Traveling ke Luar Negeri Lebih Asyik Bawa Makanan Sendiri

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Mencicip kuliner lokal di dalam maupun luar negeri, mungkin jadi agenda wajib saat traveling. Meski mengasyikkan, nyatanya tak semua cita rasa kuliner lokal hingga internasional kadang cocok di lidah. Perbedaan bumbu, taste yang tak cocok, cara penyajian tentu sangat memengaruhi kenikmatan saat menyantap makanan.

Ketimbang nantinya malah malas makan dan bisa berujung sakit, ada baiknya mengantisipasi kemungkinan ini dengan membawa makanan sendiri dari rumah. Tak bisa semua diboyong, namun harus memilih mana yang bisa dikemas ketika bepergian.

Salah seorang Muslim traveler, Bella Hasky, merekomendasikan sejumlah makanan yang bisa dibawa saat traveling ke luar negeri. “Yang gampang dikemas seperti rendang, teri kacang, kerupuk, abon, dan sambal,” kata pemilik akun Instagram @missturis seperti dilansir laman Liputan6.com, Selasa (8/1/2019).

Dilanjutkan jika ingin, Anda bisa membawa serta mi instan untuk tetap mengisi perut. Juga, kalau memang benar-benar tidak bisa tidak makan nasi dan tengah pergi dalam waktu minimal dua minggu, tak ada salahnya membawa mini rice cooker.

Bella sendiri mengaku selalu membawa makanan sendiri ketika traveling ke luar negeri. Hal ini disebabkan dirinya punya penyakit maag sehingga tidak boleh telat makan. “Bisa 15 kilogram sendiri bawa makanan,” ujarnya.

Bukan berarti Anda jadi tak boleh menjajal kuliner lokal. Tapi, membawa makanan sendiri memungkinkan untuk tetap makan enak walau tak cocok dengan sajian setempat. Sebagai antisipasi, tindakan ini perlu dipertimbangkan saat traveling ke luar negeri, bukan? (EP)

Malaysia Penyumbang Utama Wisman ke Banda Aceh.

this formate

BANDA ACEH, bisniswisata.co.id: Kota Banda Aceh kian agresif promosikan pariwisatanya. Tahun 2019, Banda Aceh menargetkan jumlah kunjungan 1 juta wisatawan Nusantara (wisnus) dan mancanegara (wisman). Untuk itu, Promosi digencarkan, termasuk menggelar pameran objek wisatanya di Malaysia, pada Januari 2019. Pasalnya, Malaysia penyumbang utama wisman ke Banda Aceh.

“Banda Aceh dan Malaysia memiliki penerbangan langsung setiap hari, dari Kuala Lumpur dan Penang. Karena itu, kami bertekad menggaet lebih banyak lagi turis asal Malaysia untuk datang menikmati potensi wisata Islami, kuliner dan wisata zikir di Bumi Serambi Mekkah,” kata Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman dalam keterangan tertulis, Selasa (8/1/2019).

Memang, lanjut dia, dibandingkan dengan daerah wisata lain, Banda Aceh masih tertinggal jauh soal jumlah kunjungan wisatawan. Apalagi jika dibandingkan dengan Kepulauan Riau, Jakarta dan Bali yang merupakan 3 pintu masuk utama wisman ke Indonesia.

“Kami yakin dengan upaya semua pihak, dan promosi secara masif baik via medsos maupun media lainnya, target tersebut dapat tercapai. Terutama untuk menggelar pameran wisata di Kuala Lumpur awal tahun ini,” jelasnya.

Menurutnya, target itu tidak muluk-muluk dan realistis mengingat begitu banyaknya potensi wisata Banda Aceh yang dapat dijual kepada dunia luar. Wisata sejarah, wisata budaya, wisata religi, wisata edukasi tsunami, wisata kuliner hingga wisata bahari adalah potensi yang akan dipromosikan.

“Oleh karenanya, kita semua harus optimistis dengan prospek pariwisata di kota ini. Kami mengajak kepada para pelaku jasa pariwisata dan segenap elemen kota untuk menyatukan misi dan saling bersinergi dengan pemerintah untuk memajukan sektor pariwisata Banda Aceh. Ini juga menjadi salah satu cara untuk mendongkrak perekonomian masyarakat,” ajaknya.

Tercatat ada 22 destinasi wisata di kota Banda Aceh. Dari jumlah itu tercatat hanya 10 destinasi wisata yang ngehits. Mulai wisata religi, museum, bahari, alam dan air terjun. Berikut ini tempat wisata paling menarik untuk dikunjungi di Banda Aceh:

#. Wisata Religi
Ada dua masjid terkenal di Banda Aceh yang kerap dikunjungi wisatawan. Masjid Raya Baiturrahman dan Masjid Baiturrahim Ulee Lheue.
Dari dua masjid itu, cuma Mesjid Raya yang paling banyak dikunjungi. Masjid utama di Banda Aceh dan dibangun pada abad ke 19 oleh Sultan Iskandar Muda. Masjid ini dihiasi kubah cantik dan motif Islam tradisional Muslim yang cantik. Sangat indah dan merupakan favorit banyak fotografer di siang atau malam hari. Malam hari, cahayanya sangat indah dengan penerangan strategis.

#. Wisata Museum
Ada tiga museum yang selalu disambangi wisatawan. Museum Tsunami, Museum Negeri Banda Aceh dan Museum Rumah Cut Nyak Dhien. Memang Museum Tsunami tempat menarik yang dikunjungi. Museum ini dirancang sebagai penghormatan bagi orang-orang yang kehilangan nyawa saat tsunami berkecamuk di provinsi ini. Sekitar 170.000 orang dikatakan meninggal dan sekitar 500.000 orang kehilangan tempat tinggal. Sebagai monumen dan pengingat simbolis bencana yang luar biasa ini. Bangunan museum mengadopsi rumah tradisional Aceh serta menyerupai kapal dengan corong yang menonjol. Arsitektur museum menggabungkan rumah tradisional Aceh dengan tempat berlindung melayani sebagai pusat evakuasi dari tsunami di kemudian hari. Bangunan ini dihiasi dengan pola yang menggambarkan Tari Saman tradisional, sebuah grafis diterangi kata “Allah”, dan memiliki taman kota yang terbuka.

#. Wisata Monumen
Peringatan lain tentang tsunami yang memporak-porandakan Kota Banda Aceh dapat ditemukan saat berkunjung ke PLTD Apung yang merupakan kapal besar yang pernah berlayar di perairan sekitar Aceh. Saat tsunami menghantam, kapal ini dibawa masuk ke darat dengan jarak yang cukup jauh dari laut dan telah ditinggalkan di sana sebagai monumen bagi mereka yang kehilangan nyawa. Anda dapat benar-benar naik ke kapal dan berjalan-jalan dan salah satu alasan terbaik untuk melakukan ini adalah dengan melihat ke seberang Banda Aceh dan menikmati pemandangan. Juga ada Monumen Pesawat RI, yang merupakan pesawat bersejarah ditumpangi Presiden Soekarno. Dan ada monumen Kapal Tsunami. Selain itu ada monumen Gunongan yang dibangun Sultan Iskandar Muda untuk istrinya sebagai pengingat kampung halamannya di Pahang di Malaysia. Gunongan ini juga digunakan sebagai tempat mandi untuk sang putri meski sekarang siapapun bisa berkunjung.

#. Wisata Makam
Wisata malam menjadi tujuan wisata religi untuk mengenang para pendiri Aceh. Ada Makam Raja Aceh, Makam Syiah Kuala, Makam Sultan Aceh Kandang XII juga ada Makam Kherkhof yang merupakan pemakaman besar dengan kuburan Belanda dan Indonesia. Para prajurit yang dikebumikan di sini meninggal saat berperang melawan Aceh dan ada prasasti nama orang-orang yang meninggal di pintu masuk pemakaman. Daerah itu hancur akibat tsunami dan batu-batu besar robek di perairan tapi sekarang diganti dengan salib kayu.

#. Wisata bahari pantai

Menikmati terik matahari di pantai berpasir putih, melihat sunset di sore hari dan berselancar di ombak laut yang biru, tidak hanya bisa dinikmati di Bali. Aceh punya Pantai yang indah. Air lautnya sangat jernih warna biru kehijauan disertai dengan ombak yang cukup besar dan cocok untuk berselancar. Itulah gambaran Pantai Lampuuk. Selain Pantai Lampuuk, juga ada Pantai Ulee Lheu, Pantai Alue Naga, Pantai pasir Putih Lhok Me, dan Pantai Lhoknga.

#. Puncak Geureutee
Geureute merupakan puncak gunung yang menghadap langsung ke Samudra Hindia. Puncak ini menawarkan pemandangan lautan yang begitu menakjubkan, Kaki gunung langsung berbatasan dengan lautan yang dalam. Dari sini, akan terlihat lautan biru yang indah ditambah dengan tiupan angin yang menyegarkan.

#. Air Terjun Kuta Malaka
Air Terjun Kuta Malaka memiliki ketinggian kurang lebih 600 m dpl, dengan bentuk bertingkat-tingkat dan keadan disekitarnya masih sangat alami. Konon kata masyarakat adat mencapai 7 tingkat dan bahkan ada yang mengatakan 20 tingkat. Bunyi gemericik air yang tumpah. Nyanyian burung berlomba dengan jangkrik. Aroma khas udara berembus sepoi-sepoi dari pepohonan hutan. Ketiganya bersatu menenteramkan jiwa dan mendamaikan pikiran kala menikmati Air Terjun Kuta Malaka.

#. Danau Laut Tawar

Tempat wisata di Kota Banda Aceh berikutnya adalah Danau Laut Tawar. Laut kok tawar? Ya, memang inilah salah satu keindahan dan keunikan tempat wisata di Banda Aceh. Danau Laut Air Tawar ini setidaknya ada 25 aliran anak sungai yang bermuara ke danau ini. Keadaan Air di danau ini sangat jernih ketika panasnya matahari menyinari danau ini. Semakin terik matahari maka akan semakin jernih air yang ada di danau ini. Anda dapat bersantai dan menikmati kuliner khas daerah Aceh di kawasan danau ini. Karena ikan yang ditangkap warga atau dibudidayakan di olah denga khas Banda Aceh. Dan anda dapat menikmati sembari bersantai di pinggir danau yang jernih. Danau ini berlokasi di di Dataran Tinggi Gayo, Kabupaten Aceh Tengah. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Tips Agar Tak Kena Flu Setelah Naik Pesawat

this formate

NEW YORK, bisniswisata.co.id: Berada di kendaraan umum selama berjam-jam seperti pesawat terbang tentu membosankan. Seringkali rasanya juga cukup menjengkelkan jika ada penumpang yang sakit. Gangguan semacam itu ternyata bisa saja berlanjut setelah penerbangan usai. Studi Annals of Global Health 2017 menemukan penumpang duduk tepat di depan dan belakang orang sakit kemungkinan akan jatuh sakit juga.

Konsultan nutrisi holistik di The Morrison Center, New York, Stephanie Mandel mengatakan ketika Anda berada dekat banyak orang untuk waktu yang lama, Anda biasanya akan terpapar lebih banyak kuman daripada biasanya.

Terlebih udara kering di pesawat membuat saluran hidung dan tenggorokan ikut kering sehingga menghambat kinerja lendir sebagai pertahanan alami untuk menghilangkan kuman. Karena itu agar tidak terkena flu di pesawat, ada 5 tips agar tak terkena flu seteah naik pesawat, seperti dilansir The Huffington Post, Selasa (8/1/2019):

1. Cuci tangan saat akan naik atau setelah turun pesawat

Aturan untuk selalu mencuci tangan tidak hanya berlaku sebelum atau setelah makan. Setelah naik pesawat pun wajib untuk mencuci tangan. “Harus dilakukan dengan pembersih tangan atau dengan sabun dan air, tetapi harus menyeluruh, pastikan termasuk area yang sering terlewat seperti belakang tangan dan bawah kuku,” ujar Asisten Profesor Penyakit Menular dan Imunologi di Langone Health, New York University, Daniel Eiras.

Ia juga menyarankan untuk membersihkan area sekitar penumpang seperti sabuk pengaman dan meja makan. Biasanya, area tersebut tak didisinfeksi antarpenerbangan dan merupakan bagian paling berkuman di pesawat.

2. Pilih tempat duduk dengan baik

Tentu sulit untuk tahu siapa penumpang yang terkena flu. Namun menurut Business Insider, data menunjukkan kalau seseorang yang duduk di kursi lorong berpeluang 80 persen sakit jika ada penumpang sakit di kursi lorong yang berhadapan langsung dengan mereka.

Dalam studi tahun 2018 pada Prosiding National Academy of Sciences, insinyur Boeing menganggap udara di bagian belakang pesawat adalah yang paling kotor di pesawat. Namun kini udara di pesawat telah difilter melalui filter HEPA seperti yang digunakan di rumah sakit.

3. Istirahat yang cukup

Tidak hanya cukup tidur di pesawat, para ahli juga menyarankan untuk cukup tidur sebelum naik pesawat. “Anda harus selalu memastikan cukup istirahat sebelum melakukan perjalanan,” ujar internis di New York yang memiliki spesialisasi dalam hal perjalanan dan pengobatan internal, Marina Gafanovich.

Stres dan kelelahan membuat tubuh rentan terkena penyakit. Tidur setelah terbang pun penting karena jet lag bisa memengaruhi rutinitas kesehatan. Waktu tidur juga hendaknya disesuaikan dengan waktu di tempat tujuan. “Jika penerbangan Anda mendarat di malam hari, tidurlah. Jika siang hari, tetaplah terbangun agar Anda tidur tepat waktu dan bangun keesokan harinya dengan segar dan waspada,” ujar Gafanovich.

4. Makan makanan bergizi
Saat akan terbang, pilih menu makanan sehat untuk semakin memperkuat sistem kekebalan tubuh. Lebih baik jauhi makanan manis yang bisa mengurangi jumlah sistem imun dalam melawan bakteri jahat. Pilih makanan yang kaya antioksidan seperti beri dan sayuran hijau. Banyak orang meminum suplemen penambah kekebalan tubuh agar tidak jatuh sakit. Namun kebanyakan suplemen ternyata tidak begitu berpengaruh untuk melindungi diri dari sakit.

5. Tunda penerbangan ketika sakit
Jika terkena flu sebelum naik pesawat, akan lebih baik untuk membatalkan penerbangan jika memungkinkan. Penerbangan dapat membuat kondisi sakit semakin buruk dan juga bisa menulari penumpang lainnya. Beberapa maskapai mungkin akan memeriksa terlebih dahulu apakah penumpang terlihat sakit ketika berada di ruang tunggu. (EP)

Miss Intercontinental, Indonesia Tampilkan Busana Mitologi Jawa

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Sebelum bertolak ke Manila, Filipina, Selasa (8/1/2019), mengikuti masa karantina bersama 90 finalis lain di ajang Miss Intercontinental 2019, runner-up Miss Earth Indonesia 2018, Aluna Rifani, sempat memamerkan kostum nasional yang dibawa serta ke kontes kecantikan bergengsi.

Lewat unggahan di akun Instagram-nya @alunarifani, mahasiswi Universitas Gajah Mada jurusan Hubungan Internasional itu memperlihatkan busana ber-tittle, The Origin of Indonesian Mythology “Nagini: The Magical Jewel Encrusted Mask and The Scales of Gold”.

Di keterangan foto, Aluna Rifani menuliskan, Nagini atau Nagagini berasal dari bahasa Sansekerta, yakni Naga yang merujuk pada makhluk Mitologi dan Gini berarti putri. Dalam cerita Wayang, Nagagini dikisahkan sebagai perempuan cantik yang memiliki kemampuan berubah menjadi ular raksasa karena ayahnya merupakan Dewa Ular.

Kekuatan supernatural yang dimiliki Nagini diceritakan berada di kulit dan topeng emas yang terbuat dari batu ajaib, di mana ia bisa bercahaya ketika Nagini marah. Cerita ini sudah dikisahkan sejak lama dan beberapa orang percaya deskripsinya terdapat di teks-teks Jawa kuno, yakni terdapat Naga setelah perempuan, setelah ular raksasa.

Makhluk mitologi Jawa ini pun dijadikan inspirasi atas kostum nasional rancangan Eggie Jasmin Couture Artisan yang terlihat begitu magis saat dikenakan Aluna Rifani. Detail busana yang siap menambah kemeriahan ajang Miss Intercontinental 2019 itu pun mengundang decak kagum tak sedikit penghuni dunia maya.

Didominasi warna cokelat dalam berbagai gradasi, juga sentuhan merah di sana-sini, busana ini memakai detail berupa kristal di beberapa bagian, terutama riasan kepala. Tampilannya makin menawan dengan pemakaian knee-boots senada.

Deretan busana lain yang akan dipakai di ajang Miss Intercontinental 2019 juga sempat diperlihatkan, di mana keseluruhan warna yang dipilih bakal menonjolkan kulit eksotis Aluna.

Aluna Rifani mengaku siap menjadi wakil Indonesia di ajang Miss Intercontinental 2019. Perempuan berusia 21 tahun ini akan menjalani masa karantina bersama 90 finalis dari seluruh benua pada 7 hingga 25 Januari 2019. Hingga malam puncak penobatan Miss Intercontinental 2019 berlangsung pada 26 Januari 2019 di Mall of Asia Arena, Manila, Filipina.

Segala upaya dan beragam persiapan pun dilakukan Aluna mulai dari mental, fisik, catwalk, hingga busana yang akan dikenakan nanti yang merupakan besutan sederet desainer ternama seperti Anaz Khairrunaz, Windy Chandra, Lukman Abadi yang akan merancang busana evening gown Aluna, juga Inggi Kendran yang fokus pada national costume demi memperkenalkan Indonesia pada dunia.

Memiliki kulit sawo matang nan eksotis membuat para perancang busana seperti Windy Chandra dan Lukman Abadi memilih dominasi warna biru untuk dipakai Aluna. “Melihat kulitnya yang eksotis, justru warna biru bisa membuat aura Aluna lebih terlihat lagi saat di atas panggung,” tutur Windy Chandra seperti dilansir Liputan6.com, Selasa (8/1/2019)

Selain biru, Lukman Abadi juga menambahkan beberapa varian warna seperti maroon, silver, dan putih di busana yang akan diboyong Aluna Rifani ke ajang Miss Intercontinental 2019, sedangkan Anaz Khairrunaz akan menampilkan warna terang seperti kuning dan merah. (EP)

Taman Bermain Legoland Dibangun di Korsel

this formate

SEOUL, bisniswisata.co.id: Merlin Entertainment Plc, pemilik Madame Tussauds, akan membangun taman bermain Legoland di Korea Selatan (Korsel). Merlin, yang mengoperasikan London Eye, mengatakan kesepakatan dengan pemerintah provinsi Gangwon bernilai 290 miliar won Korea (259,26 juta dolar AS) dan Legoland Korea akan dibuka pada 2022, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (8/1/2019).

Taman bermain yang bertema mainan lego warna-warni akan dibangun di pulau Hajungdo, Chuncheon, dan diperkirakan mempekerjakan 1.600 orang. Setelah pembukaan Legoland New York yang rencananya berlangsung pada 2020, Legoland Korea akan jadi Legoland Park ke-10.

Perusahaan itu mengatakan mereka akan menginvestasikan 210 miliar won dan sisanya akan diurus oleh LL Developments. Lego, singkatan dari bahasa Denmark “leg godt” atau “bermain dengan baik”, pertama diperkenalkan di Korea Selatan pada 1984. Negara Ginseng adalah pasar terbesar ketiga Lego Group di Asia Pasifik.

Merlin juga mengatakan ada pembicaraan dengan pihak ketika tentang jumlah tempat untuk Legoland Park di China dan peluang untuk membuka 20 lokasi baru secara global.

Pada musim panas, perkiraan pendapatan Legoland Park menurun dan perusahaan itu juga menekankan adanya peningkatan upah pekerja pada Oktober silam. Perusahaan itu memperkirakan kinerja Legoland akan bangkit pada tahun fiskal 2018-2019 berkat marketing dan promosi yang berhubungan dengan “Lego Movie 2” yang tayang Februari 2019. (EP)