Tamara Bleszynski Terjun Bisnis Kuliner di Bali

this formate

DENPASAR, bisniswisata.co.id: Lama tak muncul di dunia entertaiment, ternyata Tamara Bleszynski membuka sebuah warung di Bali. Warung yang berada di Jalan Batu Mejan, Echo Beach, Canggu, Bali, diberi nama Teh Manis itu diresmi dibuka pada 9 Januari 2018. Kecintaan aktris, penyair, dan model kelahiran Bandung 45 tahun lalu, pada kuliner Nusantara cukup tinggi. Karenanya ingin melestarikannya.

Itulah menjadi salah satu alasan ibu dua anak Teuku Rassya dan Kenzou Lion Bleszynski Lewis, membuka warung. Untuk pasokan bahan-bahannya, ia rela berbelanja di pasar tradisional. “Selain suka makan di warung/warteg, aku juga hobby belanja di pasar tradisional, karena menurutku makanan yg enak dan bergizi, tentu bahan2nya harus segar,” tulis Tamara dalam akun instagram pribadinya.

“Hari Rabu 9/1/2019 aku mau buka pintu buat semua yg mau cobain masakan rumahan di tempatku. Namanya WARUNG TEH MANIS dari jam 9 pagi sampai Jam 4 sore. Datang yah…kutunggu,” tulis Tamara.

Seporsi mi goreng favoritnya, Tamara mematok harga Rp15 ribu. Isinya, telur, sayuran segar dengan racikan bumbu yang istimewa. “Nah photo diatas ini mie goreng favorit aku; telur, sayuran segar dengan racikan bumbu yg istimewa buat kamu 😀 PS: ? Only 15K @tehmanisbali #miegoreng #tehmanisbali #masakanrumah,” tulis Tamara Bleszynski dalam sebuah keterangan video yang diunggahnya.

“Terima kasih yah, teman2 yg sdh mampir di hari pertama pembukaan TEH MANIS. Mudah2an sering mampir lagi yahhh. Nah…bagi teman2 yg belum sempat mampir, besok @tehmanisbali buka lagi dari Jam 11 pagi. See you tomorrow Manis ? #tehmanisbali,” tulis Tamara sebagai keterangan foto.

Menurut wanita cantik yang punya nama lengkap Tamara Natalia Christina Mayawati Bleszyński, hidup penuh dengan perjuangan, membuka usaha warung tak semudah yang dibayangkan. Meski begitu, ia akan memberikan yang terbaik.

“Tapi, Team Teh Manis @tehmanisbali walau sekarang team intinya hanya 4 org, akan terus berjuang utk memberikan yg terbaik. Maju terus bukan hanya utk warung Teh Manis…tapi utk Seluruh Warung di Indonesia. SEMANGAT ? #hidupwarung #hidupwarteg #tehmanisbali #indonesia,” tulis Tamara dalam keterangan foto yang lain.

Sejumlah warganet memberikan dukungan pada Tamara. Mereka mengucapkan selamat kepada .peraih Most favorite actrees for Panasonic Award 2004 dan 2005. “Ada menu Vegetarian nya. Mampir yahh,” jelas pemain film Air Terjun Pengantin Phuket (2013). (EP)

Shutdown Amerika Serikat Ancam Penerbangan

this formate

WASHINTON DC, bisniswisata.co.id: Penghentian sebagian atau shutdown yang dilakukan pemerintahan Amerika Serikat mulai berdampak pada sistem penerbangan negara itu. Petugas pemindai, petugas air-traffic controllers dan petugas keamanan bandara mulai menjerit karena tak digaji oleh pemerintah Amerika Serikat.

Dikutip dari AP, Ahad (13/01/2019), Bandara Internasional Miami, Amerika Serikat menjadi contoh nyata dampak shutdown atau penghentian sementara pemerintah. Di Bandara ini, banyak pegawai pemindai yang memilih bolos dari pada kerja tak digaji.

Serikat pekerja air-traffic controllers yang juga kerja tak digaji selama masa shutdown, mulai menggugat pemerintah atas tuduhan telah secara ilegal menolak membayar pegawai. Hari kerja tanpa gaji para pegawai ini sudah memasuki hari ke 22. Sedangkan petugas pengecek keamanan bandara membolos karena menilai tak terlalu penting untuk tetap bekerja selama pemerintahan shutdown.

Menurut Badan Administrasi Transportasi Amerika Serikat atau TSA, sekitar 5,1 persen petugas pemindai membolos pada Kamis, 10 Januari 2019. Jumlah itu naik dibanding periode sama pada tahun lalu yang tercatat sebanyak 3,3 persen. TSA menyebut ada 51 ribu petugas keamanan transportasi yang masih tetap bekerja karena mereka memegang posisi kunci.

Petugas pemindai bandara ini hanya mewakili 6 persen dari jumlah pegawai negeri atau PNS di Amerika Serikat yang tak mendapat gaji pada Jumat, 11 Januari 2019 lalu karena shutdown. Para pelaku industri penerbangan di Amerika Serikat mulai ketar-ketir dengan kondisi ini.

Mereka khawatir aktivitas bandara benar-benar berhenti karena pegawai dengan gaji rendah akan menjadi pihak yang paling terpukul akibat shutdown sebab tidak ada pemasukan. Gaji para petugas pemindai sekitar US$ 24 ribu sampai US$26 ribu per tahun atau Rp 366 juta per tahun. (EP)

Kopi Indonesia Diserbu Pencinta Kopi Austria

this formate

WINA, bisniswisata.co.id: Cita rasa kopi Indonesia ternyata sangat diminati oleh warga Austria. Hal tersebut terlihat dari ramainya antrean di depan stan Indonesia di Vienna Coffee Festival yang berlangsung di Wina pada 11-13 Januari 2019. Indonesia menghadirkan kopi unggulan dari delapan daerah, yaitu Aceh Gayo, Bali, Ijen, Toraja, Manggarai, Trawas, Garut, dan Papua.

“Kopi Aceh Gayo memiliki rasa dan aroma yang kuat, tapi tidak pahit. Ada sedikit rasa rempah di dalamnya dan tingkat keasamannya juga rendah. Sangat enak jika diminum dalam bentuk espresso atau cappuccino,” ujar Reinhard Grebien, barista asal Austria bekerja sama dengan KBRI Wina di Vienna Coffee Festival (VCF).

Barista yang beberapa kali memenangkan penghargaan itu juga mengaku senang bisa ikut membantu stan Indonesia menyiapkan minuman bagi para pencinta kopi. Selain itu, komentar positif dari para pengunjung turut menunjukkan bahwa kopi Indonesia mendapat tempat tersendiri bagi para pencinta kopi di Austria, khususnya Wina.

“Selama ini, saya hanya tahu kopi Sumatra, tapi setelah mencicipi kopi Aceh dan Papua, saya jadi tahu betapa kayanya kopi yang kalian miliki,” ujar Brigitte, salah satu pengunjung VCF.

Festival ini merupakan acara tahunan yang menghadirkan lebih dari 70 eksibitor berbagai negara seperti Italia, AS, Inggris, Belanda, Jerman, Norwegia, dan Indonesia. Sejumlah perusahaan kopi terkemuka dunia seperti Julius Meinl, Lavazza, J. Hornig, La Marzocco, Alt Wien Kaffee, Dallmayr Kaffee, Nespresso, dan Bailyes juga turut mengikuti perhelatan tahunan ini.

Tak hanya menawarkan aneka kopi, para pengunjung di festival ini juga dihibur dengan kegiatan berupa lomba barista dan latte art. Dengan membayar biaya masuk seharga 15 euro, pengunjung bisa mencicipi kopi dari stan mana pun secara gratis.

Kegiatan minum kopi bagi orang Wina telah menjadi budaya turun-temurun lebih dari satu abad yang lalu. Tak heran jika di Wina ada banyak kedai kopi legendaris yang menawarkan aneka menu kopi ditemani dengan menu pastry khas Austria.

Viennese Coffee House pun telah diakui UNESCO sebagai warisan budaya tak-benda. Vienna Coffee Festival ini, merupakan pameran kopi terbesar di Austria yang diselenggarakan rutin setiap tahun dan menarik lebih dari 12.000 pengunjung. Tahun ini adalah kali ketiga bagi Indonesia melalui KBRI Wina berpartisipasi pada festival ini.

“Kopi Indonesia memiliki peluang besar di pasar Austria dan perlu terus dipromosikan. Kopi Indonesia memiliki rasa dan aroma khas karena keunikan kontur alam Indonesia yang tidak ditemui di negara lain di manapun,” kata Duta Besar (Dubes) RI untuk Wina Darmansjah Djumala, seperti dilansir laman Bisnis.com, Ahad (13/01/2019).

Dilanjutkan keikutsertaan KBRI Wina dalam festival ini mampu mendongkrak ekspor kopi Indonesia ke Austria. Ketika pertama kali ikut serta pada 2017, perdagangan kopi Indonesia ke negara Eropa Tengah itu melonjak 44% menjadi sekitar 1.200 ton. “Memang dengan promosi yang tepat dan gencar, potensi peningkatan ekspor langsung kopi Indonesia ke Austria akan semakin tinggi lagi,” lontarnya

Stan Indonesia merupakan satu-satunya yang mewakili negara dan membawa beragam jenis kopi Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Para pengunjung yang hadir di Vienna Coffee Festival (VCF) pun sangat antusias mencicipi kopi Indonesia.

Austria merupakan negara tujuan yang sangat potensial bagi ekspor produk kopi Indonesia. Konsumsi kopi Austria menempati urutan ke-12 tertinggi di dunia dengan jumlah konsumsi 6,1 kilogram (kg) per kapita per tahun. (EP)

Kalbar Gelar Festival Durian Borneo

this formate

PONTIANAK, bisniswisata.co.id: Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji membuka Festival Durian Borneo 2019 di Desa Punggur, Kabupaten Kubu Raya. Festival tersebut akan berlangsung pada 12 -13 Februari 2019.

“Festival durian ini harus dijadikan kalender event daerah dan saya minta Dinas Pertanian betul-betul menggarapnya agar bisa menarik wisatawan. Hadiah kontes juga harus besar. Juga harus dikembangan agrowisata kebun durian sehingga menarik wisatawan datang,” ujar Sutarmidji saat membuka festival di Punggur, Sabtu (12/1).

Diakuinya, durian terbaik di Indonesia ada di Kalbar. Saat ini di Kalbar ada 12 jenis varietas unggulan. Dari segala aspek kajian kita sudah memiliki varietas durian unggulan seperti Durian Balening, Durian Jemungko Kuning, Durian Serumbut, Durian Slipi, Durian, Durian Jarum Mas dan beberapa jenis lainnya. Itu semua rata – rata adalah durian hutan.

“Sehingga tahannya, tekstur dagingnya, warna, biji dan rasa bisa direkayasa dengan teknologi pertanian. Karena itu durian Kalimantan harus dikembangkan lebih baik, sehingga namanya bisa dikenal di internsional,” harapnya.

Menurutnya saat ini, durian asal Kalbar yang cenderung menjadi andalan dari sekian banyak jenis adalah Serumbut karena tekstur isi buahnya yang halus, tahan lama buahnya, bijinya kecil, warna menarik dan rasanya enak.

“Intinya kita memiliki kekayaan plasma nutfah tanaman durian yang sangat kaya dan beragam. Pesan saya jangan sampai durian kita diekspor orang atas nama negara lainnya,” papar dia seperti dilansir Antara.

Dilanjutkan, masyarakat atau pelaku usaha untuk membuat produk turun dari buah durian tersebut sebab saat ini turunan durian baru hanya sebatas pada lempok dan tempoyak. “Produk turunan durian harus lebih banyak dan jangan hanya sebatas pada tempoyak dan lempok durian. Harusnya seperti lidah buaya yang saat ini turunannya sudah sekitar 38 produk,” jelas dia.

Ketua Panitia Festival Durian Borneo 2019, Prijono memaparkan di dalam festival yang berlangsung dua hari tersebut diisi berbagai rangkaian, satu di antaranya kontes durian dari berbagai daerah yang ada di kawasan Borneo.

“Selain kontes durian juga ada pesta durian bagi pengunjung, lomba makan durian, sarasehan durian, lomba-lomba, kunjungan ke sentra durian, lomba olahan durian dan lainnya. Kegiatan ini sebagai upaya dan langkah kita mempromosikan durian yang ada di Kalbar termasuk di Kubu Raya ini,” kata dia. (EP)

Mens Fashion Style 2019 Melenggak-lengok di Kota Surabaya

this formate

SURABAYA, bisniswisata.co.id. Pembuka tahun 2019, kota Surabaya punya acara fashion secara khusus buat busana pria. Mens Fashion Style 2019, nama evantnya digelar di Grand City Surabaya pada 25-27 Januari 2019, dengan menampilkan karya 30 desainer.

Event Mens Fashion ini, pertama kali diadakan berlatar keresahan industri fashion dan modeling pria di Jawa Timur, yang dinilai tidak seimbang dengan industri fashion wanita. Event ini melewati proses selama satu tahun untuk mengakomodir industri fashion pria, model pria dan kebutuhan lainnya untuk exhibition (bazar).

“Industri fashion di Surabaya dengan brand-brand yang terkenal memicu para desainer untuk menciptakan produk pria, sehingga ajang ini disambut dengan antusias,” ujar Founder Mens Fashion Style 2019, Bungsu Arif Santoso dalam keterangan tertulis, Sabtu (12/01/2019).

Konseptor MFS 2019, Embran Nawawi, menjelaskan Mens Fashion Style mengangkat konsep besar Cosmic (Cosmo Lite Etnic) sesuai dengan perkembangan Surabaya sebagai kota metropolis yang dinamis.

“Cosmic adalah gaya pria kosmopolitan yang stylish, memiliki gaya personal yang tinggi dan menyukai hal sederhana tapi mempunyai nilai tinggi. MFS scara detil membawa tema urban etnik sebagai representasi kekayaan budaya Indonesia atas tekstil yang sudah masuk dalam dunia fashion hingga ke mancanegara,” ujarnya.

Operational Team Support, Putri Nungky, menambahkan event tersebut menggandeng beberapa guest designer terkenal antara lain Ai Syarif dari Jakarta, pencetus Jakarta Fashion Week, Mickey AFI (Akademi Fantasi Indosiar), designer support dari Jakarta,

Embran Nawawi, Founder Surabaya Fashion Parade, serta Adji Subing yang sebelumnya adalah model kemudian menjadi desainer baju dengan konsep simple dan elegan.

Selama tiga hari event MFS 2019 akan ditampilkan rancangan 30 desainer. Pada Jumat, 25 Januari 2019, akan dihadirkan karya Ai Syarif, Listia, Eli Virgo, Yuyuk, Aldre dan Prita dari Surabaya. Pada Sabtu, 26 Januari 2019, akan dihadirkan karya Embran dan Batik Griya Wadane dari Surabaya, Kencana Tiedye by Laila Ruchiana dan Iskandar Yusri dari Jogja, Nizar Bordir Designer by Dina Assegaf dari Bangil, Pasuruan, Isyam Syamsi dari Banyuwangi, Hamiz by Andi Rifai, Lalake by Mucha dan Hasto dari Jakarta serta Muttaqin dari Bima NTB.

Pada Minggu, 27 Januari 2019, akan ditampilkan antara lain rancangan Alben Ayub Andal dari Surabaya, Nylima by Heriyenti, Rory Wardana dan Iskandar Yusri dari Jogja, Andy Sugyx dari Malang, Mickey AFI, Dedy Setyawan dan Adji Manhunt dari Jakarta serta Aripin Roni dari Bandung.

Sebanyak 80% peserta pameran juga produk pria antara lain Ri Clothing yang merupakan clothing custom premium, Batik Babel, Batik Sekar Padma Solo, Nikita Butik, booth Imam Mustafa, Indocock, Aromatika dan Chandra Batik Alam. Selain itu ada Viva kosmetik.

Pada MFS kali ini juga ada Model Competition yaitu Surabaya Model Hunt dan Male Model Hunt, serta Fashion Competition yaitu Fashion Design Competition dan Fashion Design Ilustration. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Tiket Pesawat Mencekik, Kunjungan Turis Rawan Paceklik

this formate

PONTIANAK, bisniswisata.co,id: Kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) mauoun mancanegara (wisman) ke Kalimantan Barat (Kalbar) terancam pacekilik, akibat harga tiket pesawat saat ini mulai mencekik.

“Sejak awal tahun ini harga tiket memang mulai dirasakan tinggi. Maskapai kita lihat dalam menjual tiket memaksimalkan harga batas atas. Itu tentu mempengaruhi jumlah kunjungan wisatawan ke berbagai daerah di Nusantara atau wisatawan asing ke penjuru wilayah negara kita,” ungkap Ketua Association of The Indonesian Tour and Travel Agencies atau Asita Kalimantan Barat, Nugroho Henray Ekasaputra
di Pontianak, Sabtu (12/01/2019).

Padahal, kata Henray seperti dilansir laman Tempo.co, 60 persen aktivitas orang ingin berwisata dipengaruhi oleh harga tiket pesawat. Jika harga tiket tinggi tentu orang akan berfikir ulang atau akan sedikit memperhatikan untuk kegiatan berwisatanya.

“Apalagi ke Kalbar ini, saat hari kegiatan keagamaan dan hari besar sebelumnya saja tinggi. Jika dengan kondisi sekarang tentu akan jauh lebih tinggi. Pada Cap Go Meh saja di Singkawang, sudah ada tamu kita yang membatalkan ke sana. Sebab untuk transportasi sangat tinggi,” jelas dia.

Menurutnya, dengan kondisi ini juga akan mempengaruhi target kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia maupun kunjungan wisatawan Nusantara ke berbagai daerah. “Bagaimana target kunjungan wisata Nusantara dan 20 juta wisatawan mancanegara bisa tercapai jika harga tiket pesawat tinggi,” jelas dia.

Ia memaparkan seharusnya antar kementerian saling mendukung, Kementerian Perwisata juga didukung oleh Kementerian Perhubungan. “Bagaimana maskapai milik BUMN mendukung kebijakan pemerintah. Maskapai lainnya didorong oleh Kemenhub juga demikian. Semua harus sinkron dan saling mendukung baru bisa mencapai target,” ujarnya.

Ia menambahkan belum lagi saat ini satu di antara maskapai yaitu Lion Air, tidak lagi mengratiskan bagasi. Hal itu, kata dia, akan mempengaruhi minat wisatawan membeli produk usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM.

“Bagasi tidak lagi gratis, wisatawan berpikir panjang untuk membeli dalam jumlah banyak oleh-oleh hasil produk UMKM. Hal tersebut tentu berdampak negatif pada sektor UMKM tersebut,” katanya.

Karena itu, sebagai pemberi jasa perjalanan, pihaknya meminta pemerintah mempertimbangkan dan memperhatikan hal-hal tersebut terkait peningkatan kunjungan wisatawan. “Kami promosi ke sana kemari tidak akan berdampak maksimal tanpa didukung kebijakan yang memudahkan,” ujarnya. (EP)

Ferien Messe 2019, Indonesia Tampilkan Pariwisata hingga Kuliner

this formate

WINA, bisniswisata.co.id: Indonesia kembali berpartisipasi di pameran pariwisata terbesar di Austria, Ferien Messe 2019, yang berlangsung di Wina, Austria, pada 10-13 Januari 2019.

Indonesia yang pada tahun ini berhasil terpilih menjadi Partner Country Ferien Messe Wien 2019, menghadirkan ragam hiburan yang memamerkan kekayaan Nusantara, salah satunya adalah demo membatik yang dibimbing oleh seniman Batik Bayu Aria.

Para pengunjung Stan Indonesia di Ferien Messe ini diajarkan dasar-dasar teknik membatik dengan menggunakan canting dan malam yang dipersiapkan khusus dari Indonesia.

Antusiasme pengunjung tampak nyata dengan mengantrinya pengunjung di depan demo membatik, serta dipesannya sejumlah kain yang tengah dipamerkan oleh kalangan pengusaha setempat

Tak hanya itu, seni tari dari Tanah Air juga turut unjuk gigi, di antaranya tari Kalimantan, tari Rantak, tari Panji Semirang, dan tari lainnya yang ditampilkan oleh oleh Sanggar Hapsari dari Bandung, sanggar tari binaan KBRI Wina GPN (Gema Puspa Nusantara), dan Shivanata.

Ada pula alunan musik Kolintang yang membawakan berbagai lagu-lagu tradisional Indonesia, sekaligus mengajak pengunjung untuk berjoget besama dengan lagu Poco-Poco dan Maumere.

Tak ketinggalan, partisipasi KBRI Wina dalam Ferien Messe Wien 2019 juga dimeriahkan dengan penampilan Cooking Show juru masak Indonesia yang bermukim di Wina, Austria. Dalam acara Cooking Show, disajikan berbagai makanan khas Indonesia seperti Rendang, Sate Ayam, Gado-gado, dan Soto Betawi. Disajikan pula Nasi Goreng sebagai menu sarapan a la Indonesia.

Acara dipandu oleh pembawa acara dengan sangat menarik, dan menggunakan kamera dan layar besar, sehingga dapat disaksikan oleh banyak pengunjung yang hadir. Penyajian cara memasak yang praktis ditujukan untuk lebih menarik warga setempat untuk mencoba dan mempraktekannya. Masakan disajikan di meja makan ala Indonesia dan dicicipi oleh pengunjung.

KBRI/PTRI Wina pada kesempatan ini juga memanfaatkan event untuk mempromosikan produk Indonesia. Dengan dukungan perusahaan mie instant Indomie, para pengunjung yang hadir diberikan paket produk mie instant khas Indonesia tersebut.

Pengunjung Stan Indonesia juga memiliki kesempatan untuk merebut hadiah utama berupa satu tiket pesawat PP Wina-Bali-Wina.

Partisipasi KBRI/PTRI Wina dalam acara Ferien Messe ini merupakan hasil kerja sama dengan Kementerian Pariwisata RI. Ferien Messe merupakan pameran promosi pariwisata terbesar di Austria dengan rata-rata jumlah pengunjung lebih dari 150.000 orang selama empat hari pelaksanaan pameran.

Hasil survei penyelenggara pada tahun 2018 menyebutkan bahwa 99% dari total pengunjung merekomendasikan pameran tersebut kepada rekan dan kerabat mereka, dan sekitar 50% di antaranya datang ke pameran dengan maksud untuk mencari paket wisata liburan.

Tahun ini Ferien Messe diramaikan oleh partisipasi lebih dari 750 exhibitor dari 70 negara. Di samping paket-paket wisata liburan ke luar negeri, pengunjung juga dapat menikmati berbagai penawaran paket-paket wisata domestik yang menarik dari biro perjalanan lokal Austria. Pameran berlangsung selama 4 (empat) hari dari tanggal 10 hingga 13 Januari 2019 di Gedung Pameran Wien Messe. (EP)

Pentingnya Menyambung Silaturahim dan Bangun Persaudaraan

this formate

Ustad Iswanto menjelaskan pentingnya silaturahmi dalam Islam

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Jangan menyepelekan waktu dan kesempatan untuk bersilaturahmi karena memiliki banyak keutamaan antara lain membangun persaudaraan, kemuliaan, dan rasa saling percaya terhadap saudara seiman, kata Ustad Iswanto.

“Banyak orang yang mengabaikan undangan silaturahim padahal dalam agama Islam adalah salah satu amalan mulia dan kewajiban dalam agama. Banyak ayat Al Qur’an dan hadits yang menyuruh kita untuk menyambung tali silaturahim, utamanya dimulai dari dalam keluarga” tambahnya.

Berbicara saat syukuran renovasi rumah milik Rusadi Ramadhana Nurima di kawasan Kelapa Gading Permai, Iswanto menambahkan bahwa melakukan syukuran dan mengundang keluarga dan kerabat juga salah satu bentuk silaturahmi untuk membina hubungan baik antara sesama umat manusia.

Menjalin silaturahmi dengan keluarga, teman, kerabat, tetangga dan orang di sekitar merupakan bentuk kasih sayang dan kepedulian dengan sesama. “Intinya adalah saling mendoakan untuk kebaikan, tidak boleh ada dendam dan amarah,” jelasnya.

Menurut Iswanto, rukh dari silaturahmi ini adalah kasih sayang dan menyambung tali persaudaraan sehingga jika terputus maka dengan adanya silaturahmi suatu hubungan akan tersambung lagi.

Islam adalah agama yang mengatur seluk-beluk kehidupan manusia. Mulai hubungan manusia dengan Allah, dengan sesama manusia maupun dengan alam sekitarnya. Itulah mengapa Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW adalah agama yang rahmatan lil ‘aalamiin.

Maksudnya, Islam merupakan agama yang membawa rahmat dan kesejahteraan bagi semua, seluruh alam semesta, termasuk hewan, tumbuhan dan jin, apalagi sesama manusia.

Keluarga Rusadi Ramadhana Nurani mengundang silaturahmi keluarga dan kedabatnya

Silaturahim, kata Iswanto, selain menyambung kasih sayang juga bentuk keimanan kepada Tuhan YME sehingga seseorang selalu berbuat kebaikan. Apalagi setiap manusia menjadi saksi dari anak, adik, kakak, orangtua, teman dan lainnya yang mengetahui kebaikan dan keburukannya di dunia.

“Jika seorang teman kita wafat maka saat membacakan doa di depan mayit, kita bisa bermunajat;  Ya Allah, saya menjadi saksi dari almarhum teman saya ini bahwa selama hidupnya dia selalu berbuat kebaikan. Maka kesaksian kita dan orang-orang lain, minimal pernyataan 2 orang untuk si mayit Inshaa Allah akan menempatkannya di surga,” jelasnya.

Oleh karena itu, ujarnya, menyambung tali silaturahmi harus diupayakan dan dilaksanakan karena merupakan konsekuensi iman kepada Allah SWT. Silaturahmi adalah tanda-tanda seseorang beriman kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah ia memuliakan tamunya, dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah ia menyambung hubungan silaturahmi”

Jadi janji Allah jika umatnya rajin bersilaturahmi maka akan dipanjangkan umurnya dan diluaskan rizqinya seperti yang dilakukan tuan rumah, bersyukur atas rejeki yang diberikan Allah sehingga orang lainpun dapat merasakan bentuk rasa syukurnya, kata ustad Iswanto.

Sayangnya, meskipun silaturahmi memiliki banyak keutamaan tidak sedikit orang yang meninggalkannya. Menyepelekan bersilaturahmi bukanlah hal yang baik. Meskipun orang yang kita kunjungi berbuat zhalim, melakukan fitnah atau memiliki sifat sombong kepada kita  namun tetap saja kita harus menjalin tali silaturahmi yang baik

Sedangkan orang yang memutuskan silaturahmi tidak hanya berdosa besar juga terancam tidak bisa masuk surga. Hadist HR Tarmidzi menjelaskan bahwa Tidak ada dosa yang Allah SWT lebih percepat siksaan kepada pelakunya di dunia, serta yang tersimpan untuknya di akhirat selain perbuatan zalim dan memutuskan tali silaturahmi.

“Sesungguhnya ancaman Allah terhadap pemutus tali silaturahmi benar-benar serius. Nah mulailah menjaga, menyambung silaturahmi dengan keluarga hingga akhirnya dengan masyarakat luas karena akan selalu dinaungi rahmat Allah SWT,” kata Ustad Uswanto menutup tausiahnya.

YLKI Tuding Maskapai LCC Naikan Harga Tiket Terselubung

this formate


JAKARTA, bisniswisata.co.id:
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menilai penetapan tarif bagasi berbayar yang diterapkan maskapai penerbangan Low Cost Carier atau atau berbiaya murah, merupakan upaya untuk menaikan harga tiket pesawat secara terselubung. Mengingat, kebijakan itu membuat masyarakat harus mengeluarkan kocek lebih dalam untuk menikmati transportasi udara.

“Penetapan tarif bagasi berbayar berpotensi membuat perusahaan melanggar ketentuan harga batas atas tiket pesawat,” ungkap Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi dalam keterangan resminya diterima Bisniswisata.co.id, Sabtu (12/01/2019).

Saat ini, sambung Tulus, aturan harga tiket pesawat termaktub dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 14 Tahun 2016 tentang Mekanisme Formulasi Perhitungan Dan Penetapan Tarif Batas Atas dan Batas Bawah Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga berjadwal Dalam Negeri.

“Seharusnya Kementerian Perhubungan bukan hanya meminta pihak maskapai untuk menunda pemberlakuan bagasi berbayar, tetapi juga mengatur besaran dan mengawasi pelaksanaan bagasi berbayar tersebut,” lontarnya.

Tulus meminta pemerintah menetapkan harga standar untuk bagasi berbayar. Jika tidak, perusahaan bisa saja menetapkan tarif tak wajar, bahkan bisa melampaui harga tiket pesawat maskapai penyedia jasa layanan full service.

Diketahui, Lion Air dan Citilink Indonesia berencana menerapkan bagasi berbayar kepada konsumen. Hanya saja, keduanya belum berbicara gamblang kapan tepatnya kebijakan baru itu akan dilakukan. Lion Air dan Citilink Indonesia berbasis low cost carrier (LCC) atau maskapai dengan biaya rendah. Kedua maskapai tersebut juga masuk dalam kelas standar minimum atau no frills service.

“Kalau bagasi berbayar diterapkan tanpa standar harga yang jelas, lalu apa gunanya kebijakan tarif batas atas dan batas bawah pada pesawat,” kata Tulus.

Bila belum ada kebijakan standar tarif bagasi, YLKI meminta Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk membatalkan rencana Lion Air dan Citilink Indonesia untuk memungut biaya bagasi kepada konsumen. Ia khawatir penumpang membayar mahal untuk naik pesawat kategori LCC.

Corporate Communications Strategic Lion Air Danang Mandala Prihantoro mengatakan tarif bagasi akan bervariasi tergantung jam dan rute penerbangannya. Dengan begitu, masyarakat perlu teliti sebelum membeli tiket dan membayar harga bagasi.

Danang mencontohkan penumpang dengan jam penerbangan rata-rata lebih dari tiga jam dengan barang bawaan 5 kilogram akan dikenakan biaya Rp155 ribu, 10 kg sebesar Rp310 ribu, 15 kg sebesar Rp465 ribu, 20 kg sebesar Rp620 ribu, 25 kg sebesar Rp755 ribu, dan 30 kg sebesar Rp930 ribu.

“Struktur harga tersebut adalah penerbangan dengan jam penerbangan lebih dari tiga jam seperti Jakarta-Gorontalo, Jakarta-Manado, dan Jakarta-Kupang,” ucap Danang.

Ia menambahkan penumpang bisa membeli bagasi sebelum dan sesudah melakukan transaksi pembelian tiket. Konsumen bisa membelinya melalui agen perjalanan, website resmi Lion Air, dan kantor perwakilan Lion Air Group. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Imlek, Turis Shio Babi Gratis Renang di SnowBay

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Menyambut perayaan Imlek 5 Februari 2019, SnowBay Waterpark Taman Mini Indonesia Indah (TMII) kembali membuat kejuatan promo menarik bagi wisatawan lokal maupun nasional. Promo manarik ini bertema “Fantastic Lunar Year Special Promo from SnowBay Waterpark, Year Of The Pig And Get FREE ENTRY for Shio Babi.”

“Sesuai dengan tema, promo ini ditujukan bagi orang-orang yang memiliki Shio Babi. Yakni mereka yang lahir di tahun 1959, 1971, 1983, 1995, 2007 dan 2019. Keuntungan yang mereka dapatkan adalah bisa berenang secara gratis sepuasnya di SnowBay,” papar Event and Promotion SnowBay Waterpa, Deral Putra Wardana dalam keterangan tertulis yang diterima bisniswisata.co.id, Jumat (11/01/2019).

Deral melanjutkan guna memeriahkan perayaan Lunar New Year 2019, bertpatan dengan tahun Babi, SnowBay akan memberikan tawaran menarik untuk mereka yang memiliki Shio Babi. Syaratnya cukup mudah. Mereka yang berShio Babi mengajak dua orang pendamping untuk ikut berenang di SnowBay. Dua orang tersebut juga berhak mendapatkan diskon atau potongan harga sebesar 50%.

“Jadi, untuk Shio Babi gratis. Sedangkan untuk dua pendampingnya mereka dapat diskon 50%. Artinya mereka hanya bayar Rp70.000,- di weekday atau Rp90.000,- di weekend,” tambah Deral.

Dilanjutkan, yang menarik adalah masyarakat tak perlu menunggu lama untuk merasakan promo Imlek dari SnowBay. Karena promo ini sudah mulai berlaku sejak 10 Januari hingga 10 Februari 2019. “Jadi, bagi Anda yang belum punya rencana berlibur jelang Imlek 2019, rasanya promo yang ditawarkan SnowBay bisa menjadi jawaban,” lontarnya.

Media Relation SnowBay TMII, Nurusyifa menambahkan selain promo Imlek, pengunjung yang datang ke SnowBay juga akan dihibur dengan konten acara yang meriah. Di antaranya games Pillow Warrior di kolam The Cruise, Giant Ball, Crazy Ball, Spider Walk di Wave Pool, Snow Fun Party hingga games untuk anak-anak seperti Puzzle “I Love SnowBay”, Estafet Ball dan Cup of SnowBay.

“Ini yang membedakan SnowBay dari waterpark lain. Selain bisa menikmati wahana di kolam renang, pengunjung juga akan dihibur dengan acara yang seru. Tidak hanya itu saja, tapi pengunjung juga berkesempatan besar mendapat hadiah. Seperti tiket free pass SnowBay dan masih banyak lagi,” tambahnya. (redaksibisniswisata@gmail.com)