ART & CULTURE INTERNATIONAL KOMUNITAS

Wayang Kulit dan Gamelan di ASEAN Week Moskow

MOSKOW, bisniswisata.co.id: Sebanyak 100 mahasiswa dan dosen Universitas MGIMO Moskow  menghadiri workshop dan pagelaran wayang kulit dan gamelan Indonesia yang dibawakan Sanggar Gamelan Dadali binaan KBRI Moskow. Workshop serangkaian  ASEAN Week 2021— pertunjukan seni budaya negara-negara ASEAN–  diselenggarakan ASEAN Center Universitas MGIMO, 22 November 2021.

Wakil Rektor MGIMO bidang Hubungan Internasional, Andrey Baykov, menyampaikan gelar  ASEAN Week 2021 dipastikan dapat memberi pemahaman lebih baik mengenai budaya negara-negara ASEAN di kalangan mahasiswa.

Mewakili Dubes RI Moskow dalam kegiatan, koordinator Fungsi Penerangan, Sosial dan Budaya KBRI Moskow Nanang Syaiful Fadilah menyampaikan bahwa gamelan dan wayang kulit adalah salah satu dari banyak seni budaya yang hidup di Indonesia dan kerap dipagelarkan di kalangan masyarakat Jawa. Dan wayang kulit kebanggaan Indonesia pada 7 November 2003 ditetapkan UNESCO sebagai Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity.

Dalam pagelaran yang berlangsung sekitar 50 menit, sanggar Gamelan Dadali dengan para penabuh yang seluruhnya warga Rusia, memainkan beberapa nomor tembang dan pagelaran singkat “Perang Kembang” yang mengisahkan pertarungan raksasa melawan ksatria dalam bahasa Jawa.

Ada yang Rindu

Usai pertunjukan, dilakukan dialog interaktif dalam bahasa Rusia mengenai sejarah dan komposisi gamelan oleh salah seorang penabuh anggota sanggar Gamelan Dadali Julia Ryzhaya. Cara pembuatan dan memahami karakter tokoh wayang kulit oleh Ekaterina Makanina. Para peserta juga diberi kesempatan memainkan langsung gamelan dan wayang kulit.

Valeriya, mahasiswi Universitas Negeri Moskow, mengatakan kegembiraan bisa mengenal langsung budaya Indonesia. “Malam ini sungguh sangat menarik karena saya bisa menyentuh langsung wayang kulit dan memainkan gamelan,’’ ujarnya.

Nikolay, mahasiswa MGIMO juga menyampaikan hal serupa dan menilai suara gamean sangat unik dan berbeda dengan alat musik konvensional. “Melodi gamelan lebih didasarkan pada ketukan,” jelasnya.

Dosen Universitas MGIMO, Dr. Viktor Sumsky, menyatakan kegembiraannya karena bisa kembali mendengar suara mendayu-dayu gamelan dan pertunjukan wayang kulit setelah lama tidak ke Indonesia.  “Mungkin suatu hari nanti perlu digelar pertunjukan wayang kulit dan gamelan lengkap di sini, misalnya untuk merayakan ulang tahun MGIMO,” ujar Dr. Sumsky yang juga mantan Direktur ASEAN Center MGIMO.

Sementara Direktur ASEAN Center MGIMO Ekaterina Koldunova juga menyampaikan apresiasi kepada para mahasiswa dari negara ASEAN lain yang telah berpartisipasi dalam ASEAN Week. Khususnya kepada KBRI Moskow yang telah bersedia memenuhi undangan pagelaran gamelan dan wayang kulit. Dan menjadikan ASEAN Week 2021 makin semarak ditengah pertunjukan tari, lagu dari Vietnam, Laos oleh para mahasiswa. *

Dwi Yani

Representatif Bali- Nusra Jln G Talang I, No 31B, Buana Indah Padangsambian, Denpasar, Bali Tlp. +628100426003/WA +628123948305 *Omnia tempus habent.*