Tunda Mudik, Bagian Kampanye Kemenparektaf #BersamaJagaIndonesia untuk Lawan COVID-19

0
20

 Menparekraf Whisnutama ( foto: Kemenparekraf )

JAKARTA, bisniswisata.co.id:  Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggencarkan rangkaian kampanye #BersamaJagaIndonesia sebagai upaya terus meningkatkan kesadaran dan kepedulian bersama menghadapi COVID-19.

“Kampanye-kampanye tersebut berada dalam payung besar #BersamaJagaIndonesia dengan melibatkan insan pariwisata dan ekonomi kreatif dengan memanfaatkan saluran komunikasi yang dimiliki Kemenparekraf juga melibatkan komunitas pariwisata dan ekonomi kreatif,” kata Wishnutama, Menteri  Parekraf, hari ini.

Kampanye yang telah dirilis, kata Whisnutama. diantaranya untuk mengajak masyarakat menunda mudik yang menceritakan seorang anak yang tengah menghubungi ibunya lewat telepon. Sang anak menyampaikan betapa rindunya ia untuk pulang ke kampung halaman namun harus ditunda sementara guna mencegah penyebaran COVID-19. Kampanye ini mendapat respons positif dari masyarakat dan banyak komunitas pegiat pariwisata dan ekonomi kreatif.

Peran Kemenparekraf/Baparekraf saat ini selain menekan dampak COVID-19 terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, juga melibatkan insan pariwisata dan ekonomi kreatif dalam mengampanyekan peningkatan kesadaran dan kepedulian bersama menjaga Indonesia dari COVID-19.

“Begitu juga dengan kampanye #JagaRamadanKita. Kampanye dalam bentuk video berdurasi 1 menit 39 detik yang  menceritakan percakapan antara bapak dengan anaknya lewat aplikasi pesan singkat.

Dalam percakapan itu sang anak menyampaikan kegiatannya saat ini yang aktif memproduksi masker kain untuk orang-orang di sekelilingnya. Video ini ditutup dengan sangat manis yang membuat tersentuh. Video ini juga sebagai bagian dari ucapan memasuki bulan suci Ramadhan.

Tidak hanya di own media, Kemenparekraf juga bekerja sama dengan pihak-pihak lain diantaranya dengan Asosiasi Televisi Nasional Indonesia (ATVNI) dan Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI), untuk bersama-sama membantu langkah-langkah pemerintah dalam sosialisasi penanganan pandemi COVID-19.

Dalam kerja sama ini pihak televisi akan menyiarkan berbagai informasi layanan publik dengan materi konten yang turut disiapkan Kemenparekraf. Nantinya materi tersebut akan disiarkan secara berkala setiap harinya hingga wabah COVID-19 dinyatakan selesai oleh pemerintah pusat.

“Menayangkan sesuatu yang serentak dengan pesan yang sama sehingga masyarakat makin peduli untuk Bersama menekan penyebaran COVID-19. Iklan layanan publik dengan frekuensi yang tinggi dinilai mampu menjadi sosialisasi pesan yang efektif,” kata Wishnutama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.