Labuan Bajo Kini Dilengkapi Internet Gratis bagi Turis

this formate

LABUAN BAJO, bisniswisata.co.id: Infrastruktur pariwisata di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus dibenahi. Kini wisatawan yang berwisata menyaksikan hewan purba Komodo, dapat mengakses internet di beberapa titik secara mudah, nyaman bahkan gratis. Setelah PT PLN melalui anak usahanya PT Indonesia Comnets Plus (ICON+) memasang fasilitas internets di 6 titik atau Warung Ides (Internet Desa) di Kampung Air, Labuan Bajo,

“Pemasangan fasilitas internet gratis di 6 titik atau Warung Ides (Internet Desa) di Labuan Bajo, bertujuan agar masyarakat dan wisatawan lebih nyaman, lebih mudah dalam berkomunikasi ke dunia luar. Dan yang paling penting serta memiliki nilai strategis pemasangan fasilitas internet gratis yakni membantu pengembangan pariwisata di Labuan Bajo,” papar Vice President Public Relation PLN Dwi Suryo Abdullah.

Dilanjutkan, ICON+ membuat aplikasi AIRSale yang dibangun untuk mempertemukan kemudahan antara pembeli, pemilik bisnis, dan pemerintah daerah pada transaksi retail. Melalui aplikasi AIRSale ini, bisa dimanfaatkan pelaku bisnis menjual jasa atau barangnya. “Salah satunya digitalisasi sistem pembayaran tiket penyebrangan dermaga, hingga tiket masuk taman nasional komodo, snorkling dan diving,” ucapnya, Ahad (06/10/2019).

Pada 2020, PLN menargetkan memasang fasilitas internet di 100 titik di Labuan Bajo. “Hari ini kami luncurkan di 6 titik namun bisa bertambah nanti sesuai permintaan, Saat ini ICON+ telah menyediakan 4.092 desa berinternet di sejumlah lokasi mulai dari Aceh, Belitung, Tasikmalaya, Wonosobo, Makassar, Banyuwangi, Mandalika, Kutai Timur, Samarinda dan Bali,” ungkapnynya.

Sementara Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno yang meninjau keberadaan Warung Internet Desa (Ides) milik PT Indonesia Comnets Plus (ICON+) di Kampung Air mencoba langsung koneksi internet gratis yang dipersembahkan ICON+ bagi masyarakat setempat.

Warung Ides merupakan program internet rakyat yang bertujuan untuk memberikan kontribusi dalam meningkatkan bandwidth per kapita, program ini diinisiasi oleh ICON+, anak perusahaan PLN yang bergerak pada bidang penyediaan layanan telekomunikasi dan teknologi informasi.

Program ini merupakan bentuk dukungan ICON+ terhadap kegiatan bisnis PLN dalam mewujudkan penyediaan insfrastruktur kelistrikan di setiap desa sehingga secara bertahap mampu mewujudkan “Desa Berlistrik dan Berinternet”. “Dengan keberadaan Warung Ides, masyarakat terutama di daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) akan dapat memanfaatkan koneksi internet secara gratis namun dengan layanan yang andal.” lontarnya.

Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani menambahkan keberadaan Warung Ides di Kampung Air, Labuan Bajo salah satu dari realisasi pembangunan Warung Ides di NTT. Hal Ini sejalan dengan rencana penyediaan infrastruktur fiberoptik di NTT yang juga dikerjakan oleh ICON+. Apalgi Kebutuhan akan internet adalah hal yang tidak bisa ditawar lagi saat ini, untuk itu melalui anak perusahaan PLN,

“Kami mencoba memberikan layanan internet terutama didaerah yang sulit diakses. Khusus untuk Labuan Bajo kami pilih dengan harapan bisa meningkatkan daya tarik pariwisata dengan menghadirkan akses internet yang mudah dan nyaman,” ujar Sripeni Inten Cahyani.

Menurut rencana, hingga 2023, Warung Ides juga akan beroperasi di Ruteng, Larantuka, Maumere, Kupang, Ende, Bajawa, Waingapu, dan Waikabukak. Masing-masing lokasi tersebut direncanakan akan dapat menampung 100 access point.

Dilanjutkan, Warung Ides memiliki tiga tujuan. Pertama ialah peningkatan pendidikan masyarakat melalui kemudahan akses informasi dan distance learning. Kedua, pemberdayaan ekonomi masyarakat dan menciptakan komunitas digital di pedesaan. Dan ketiga ialah solusi digital village yang menyinergikan pelayanan pemerintah desa dengan masyarakat melalui teknologi informasi dan komunikasi.

Dengan keberadaan Warung Ides, bisa meningkatkan daya saing masyarakat desa dalam menghadapi persaingan global. Selain berkontribusi menghadirkan Warung Ides, ICON+ juga menghadirkan aplikasi ‘AIRSale ‘ , sebuah platform aplikasi yang dibangun untuk mempertemukan kemudahan antara pembeli, pemilik bisnis, dan pemerintah daerah pada transaksi retail, sambungnya.

Melalui aplikasi AIRSale ini, pelaku bisnis dapat secara efektif melakukan penyesuaian pada tempat bisnisnya secara langsung, termasuk dapat dengan segera memberikan ketepatan dan transparansi pelaporan pajak kepada pemerintah daerah. Dalam kunjungan tersebut, sempat pula didemonstrasikan Aplikasi AIRSale Ticketing, tambahnya. (ndy)

Terminal Bandara Minangkabau Ditingkatkan Kapasitasnya

this formate

PADANG, bisniswisata.co.id: PT Angkasa Pura II (Persero) fokus mengembangkan terminal penumpang pesawat di Bandara Internasional Minangkabau, Padang. Pengembangan dimulai dari pembangunan gedung baru yang terletak persis di sebelah gedung terminal eksisting. Setelah pengembangan itu, kapasitas terminal nantinya meningkat drastis sekitar 125% atau dari saat ini 2,3 juta penumpang per tahun menjadi 5,17 juta penumpang per tahun.

Executive General Manager Bandara Internasional Minangkabau Yos Suwagiyono mengatakan salah satu alasan dilakukan peningkatan kapasitas terminal adalah karena pertumbuhan penumpang pesawat yang cukup signifikan di Padang. Tahun 2018, jumlah penumpang pesawat di Padang mencapai 4,13 juta penumpang. Padahal kapasitas terminal di bandara jauh di bawah itu.

Selain itu, pengembangan terminal dilakukan sebagai upaya kami menggarap potensi pasar penerbangan yang terus tumbuh. Saat ini progres pengembangan sudah mencapai 60%. “Padang adalah salah satu destinasi wisata utama di Indonesia, dan Angkasa Pura II berkomitmen untuk turut mendukung pengembangannya dengan meningkatkan konektivitas transportasi udara di Padang.” papar Yos dalam keterangan resminya, Ahad (06/10/2019).

Dilanjutkan, pengembangan terminal berjalan lancar dan ditargetkan pada awal tahun depan sudah mulai dioperasikan. “Kami juga akan melakukan perancangan ulang tata letak atau relayout sehingga area tambahan yang ada bisa optimal digunakan untuk mendukung peningkatan pelayanan di terminal penerbangan internasional mau pun domestik,” jelasnya

Saat ini luas terminal eksisting adalah 400,46 hektare dan nantinya setelah pengembangan menjadi 438,84 hektare. Seiring dengan pengembangan terminal penumpang pesawat, Angkasa Pura II juga memiliki rencana memperluas gudang kargo lebih dari dua kali lipat atau dari saat ini 1.583 meter persegi menjadi 3.677 meter persegi.

Tidak hanya itu, area parkir kendaraan bermotor juga diperluas dari eksisting 27.840 meter persegi menjadi 49.115 meter persegi. “Seluruh fasilitas pendukung operasional bandara diperluas, mulai dari terminal penumpang, gudan kargo, sampai area parkir. Ini dilakukan demi pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat Padang dan Sumatera Barat secara keseluruhan,” ujarnya.

Bandara Internasional Minangkabau merupakan bandara ke-6 tersibuk yang dikelola Angkasa Pura II, setelah Soekarno-Hatta (Tangerang), Kualanamu (Deli Serdang), Halim Perdanakusuma (Jakarta), Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang), dan Supadio (Pontianak).

Maskapai yang melayani penerbangan dari dan ke Padang antara lain Garuda Indonesia, Aviastar, Sriwijaya Air, Citilink, Lion Airlines, Batik Air, dan Wings Airlines. Sementara itu, rute internasional dilayani oleh AirAsia Group dari dan ke Kuala Lumpur. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Pukul Kentongan, membuka Nusa Penida Festival 2019

this formate

NUSA PENIDA, bisniswisata.co.id,- KENTONGAN bagi masyarakat Nusantara adalah alat komunikasi popular, khususnya untuk mengumpulkan masyarakat. Pukulan kentongan yang dilakukan Gubernur Bali, Wakil Gubernur, Bupati Klungkung, Wakil Bupati, Konjen RRT di Bali, Ketua GIPI Bali, didampingi Sekda Prov dan Tenaga Ahli Bidang Pemasaran dan Kerjasama Kementerian Pariwisara Republik Indonesia I Gede Pitana. Mengundang semakin banyak masyarakat Nusa Penida memenuhi bibir Pantai Banjar Nyuh, Desa Ped, Kecamatan Nusa Penida Kabupaten Klungkung.

Festival dengan tema  The Blue Paradise Island  berlangsung dari tanggal 5 sampai dengan 8 Oktober. Diawali dengan kegiatan bersih pantai, coral plantation, dan island tour bagi media dan tour operator anggota Asita Bali sebagai bagian pengenalan produk wisata di P Nusa Penida.

“Kami melibatkan lebih dari 50 perusahaan anggota Asita yang selama ini sudah ‘menjual Nusa Penida”, selain up date objek, atraksi. Juga memberikan saran bagi pemerintah Klungkung menyikapi perkembangan dan pertumbuhan sector kepariwisataan di Nusa Penida,” ungkap Ketut Tunggu coordinator island tour Nusa Penida Festival 2019.

Sementara media baik cetak mau pun elektronik  sebagai bagian penthahelix, dibei kesempatan mengenal objek- objek baru yang belum sepopular objek wisata di wilayah lain di kecamatan Nusa Penida.

Mulang Pakelem

Ngayah: Seribu Orang penari Rejang Rente saat Mulang Pakelem NPF2019

Sebelum pembukaan resmi festival dengan pemukulan kentongan, diselenggarakan upacara mulang pakelem, sebagai ucapan terimakasih dan permohonan ijin kepada alam semesta untuk penyelenggaraan festival. Mulang pakelem ini sejalan dengan kepercayaan Segara atau Samudra Kerthi merupakan permohonann atau bentuk syukur atas kekayaan alam laut yang melimpah. Prosesi mulang pakelem yang dipuput Ida Pedanda Gede Jelantik,  diiringi tarian1000 Rejang Renteng  yang penarinya adalah anggota PKK se kecamatan Nusa Penida. wujud pakelem adalah prosesi menghanyutkan sesajen ke laut yang bertujuan  untuk persembahan kepada bathara Baruna yang berstana di laut serta memohon amerta terutama kesuksesan pelaksanaan NPF V tahun 2019.

Suwirta berharap melalui NPF dapat meningkatkan perkonomian masyarakat loka, sejalan dengan konsep kepariwisataan dunia yaitu mensejahterakan masyarakat ditempat tujuan wisata dan memberikan penyegaran jasmani rohani bagi yang berkunjung.

“Meningkatnya sektor pariwisata,  meningkatkan perekonomian masyarakat. Namun, saya selalu menghimbau kepada masyarakat untuk selalu bersyukur dengan mengingat disaat kita ramai jangan lupa sepi karna dulu asal muasal kita sepi,” lanjut Suwirta.
Menurut  Prof. Dr. I Gde Pitana, M.Sc, Tenaga ahli Menteri Pariwisata Bidang Pemasaran dan Kerjasama Pariwisata, Kementrian Pariwisata, festival/event merupakan salah satu cara yang efektif untuk mempromosikan suatu daerah/destinasi pariwisata. Beberapa destinasi wisata di Dunia menjadi terkenal karena pelaksanaan festival yg konsisten setiap tahunnya. Di samping sbg media promosi, festival juga memotivasi masyarakat lokal untuk dapat mengembangkan kreatifitas dan secara langsung terlibat dalam kepariwisataan.

Menurutnya, Nusa Penida merupakan salah satu growing destination di Indonesia, yang tumbuh pesat dalam beberapa tahun terakhir ini. Dikenal sebagai the Blue Paradise, tentu tidak lepas dari sentuhan tangan dingin pimpinan daerah. “Sukses tidaknya kepariwisataan daerah tergantung komitmen EO yaitu kepala daerahnya,” tegas Pitana menjawan bisniswisata.co.id, ditengahlangkah menuju dermaga penyeberangan untuk kembali ke Bali pada Minggu, 6 Oktober 2019.

Dikancah nasional, ungkap Pitana lebih jauh, Nusa Penida  jadikan contoh, dimana pariwisata mampu meningkatkan ekonomi masyarakat secara cepat, sekaligus melakukan pelestarian terhadap alam dan kebudayaan. Dalam Pariwisata berlaku postulat bahwa alam dan budaya, semakin dilestarikan, semakin menyejahterakan.  Karena alam dan budaya yg lestari itulah sumberdaya utama pembangunan pariwisata, sesuai dengan sad kertih loka Bali. Namun demikian, belajar dari pengalaman di berbagai daerah wisata, sangat diperlukan perencanaan atau tourism master plan yang baik, utamanya dari aspek keruangan (spatial).

Pitana meyakini melalui event ini,  semakin menaikkan citra pariwisata Nusa Penida sebagai destinasi pariwisata berkualitas, ada pada top of mind setiap wisatawan yang berkunjung ke Bali, sehingga semakin menarik kedatangan wisatawan baik wisatawan mancanegara mau pun wisatawan nusantara. “Tentu saja muaranya adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya. * dwi

Belajar dari Turki, Jangan Ragu Beri Label Halal Tourism  

this formate

Para pembicara dari Turki berfoto bersama dengan tuan rumah Sapta Niwardar, Ketua IHLC, Yanti Sukamdani dari Sahid Group, Dadang Solikhin, Deputy Gubernur DKI Jakarta bidang Pariwisata serta undangan VIP lainnya seperti Dubes Turki 

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Pelaku industri wisata halal di Turki sudah menerapkan konsep Islami sejak 30 tahun lalu dan sepakat melabelkan halal tourism untuk memberikan pelayanan lebih bagi wisatawan Muslim dari dalam dan luar negri.

“Konsep halal sudah kami terapkan sejak 30 tahun tapi label halal tourism baru dua tahun terakhir seiring kami mendirikan International Halal Tourism Organization ( IHATO) yang memberikan pilihan bagi para pelaku usaha untuk memberikan fasilitas ( services) pada wisatawan, kata Yusuf Gerceker, ketua IHATO hari ini.

Berbicara pada Halal Tourism Benchmarking Workshop, Sharing Experience from Turkey yang diselenggarakan oleh Indonesia Halal Lifestyle Center (IHLC), Turkish Airlines dan organisasi lainnya, Yusuf Gerceker mengatakan inisiatif swastalah untuk melabel, menyediakan fasilitas bagi Muslim terutama di kawasan destinasi Antalya.

” Awalnya ada perdebatan sengit antar pelaku usaha, pemerintah dan masyarakat untuk mendeklarasikan Antalya sebagai tujuan halal tourism Turki. Namun akhirnya swasta kompak memakai label Halal Tourism untuk memberikan pelayanan lebih bagi wisatawan dan pemerintah mengikuti keinginan industrinya,” kata Yusuf Gerceker.

Antalya di Selatan Turki terkenal dengan keindahan Pantai Mediterania. Di Indonesia, kata Yusuf, mungkin seperti layaknya Pulau Bali yang diburu wisman karena pantai-pantai yang indah.

“Di Antalya kami menawarkan pelayanan tambahan untuk Muslim Traveler artinya kami memberikan fasilitas untuk wisatawan konvensional dan juga Muslim Traveler yang butuh kepastian makanan halal, perangkat sholat dan arah kiblat di kamar serta kebutuhan lainnya,” kata Yusuf Gerceker.

Dia didampingi pembicara dari Turki lainnya seperti Taner Aydin, praktisi usaha perjalanan dan manajemen hotel serta Amrullah Ahmet Turhan, Sekjen IHATO yang juga mengelola hotel bintang lima dengan konsep Halal Tourism.

Sapta Nirwandar, Pendiri dan Ketua Indonesia Halal Lifestyle Center (IHLC) mengatakan inisiatif kalangan swasta Turki telah membuat Antalya dikunjungi sedikitnya 15 juta wisman/ tahun, sementara di Indonesia angka kunjungan 15,8 juta wisman dari semua destinasi yang ada.

“Itulah sebabnya di workshop ini kita bisa belajar bagaimana dari satu destinasi wisata seperti Antalya, Turki bisa mendapat 15 juta wisman dari negara-negaea tetangga di Eropa hingga dari Afrika,” kata Sapta Nirwandar, Wakil Menteri Pariwisata di era Presiden SBY ini.

Emrullah Ahmet Turhan, Sekjen IHATO mengatakan setelah menggunakan label Halal Tourism untuk Antalya, pihaknya juga aktif sosialisasikan pada masyarakat Turki definisi Halal Tourism, membuat riset dan pelatihan bagi kalangan industri pariwisata terutama hotel bagaimana memberikan pelayanan tambahan dalam konsep Halal Tourism.

Kontribusi wisatawan domestik di Turki pada 15 hotel mewah bintang lima yang menerapkan Halal Tourism sangat besar. Banyak keluarga yang berlibur hingga 1-2 minggu di Antalya dan memanfaatkan fasilitas yang ada.

“Tamu kami bahkan 67% warga Turki dan sisanya wisatawan mancanegara terutama dari Itali, Spanyol, Perancis, Belanda,” ujarnya.

Sapta Nirwandar menjelaskan di Indonesia, label halal seringkali menimbulkan persoalan bahkan penolakan-penolakan dari destinasi wisata lainnya. “Padahal Halal Tourism adalah services extended bagi Muslim traveler saat melakukan perjalanan wisata. Misalnya layanan untuk salat, makan, spa, dan lain-lain. Halal tourism bukan berarti menghalalkan destinasi wisata.

“Misalnya kita wisata ke Danau Toba, jadi bukan Tobanya dihalalkan, mana mungkin danau dihalalkan, danau itu buat semua orang. Atau misal ke Kawah Ijen, bukan Kawah Ijennya yang dihalalkan, karena Kawah Ijen adalah ciptaan Tuhan buat semua manusia, bukan untuk Islam saja,” tegas Sapta di sela-sela acara workshop Halal Tourism Sharing Experience From Turkey itu.

Taner Aydin, pengurus IHATO yang juga pimpinan biro perjalanan wisata halal mengatakan selama 30 tahun memberikan pelayanan Halal Tourism, harus konsisten dan tidak bosan memberikan pemahaman, menyatukan persepsi dan sosialisasikan definisi Halal Tourism.

” Hotel-hotel kami dengan konsep Halal Tourism kini bukan hanya dipenuhi wisatawan domestik dari Turki tapi Muslim Traveler dunia karena fasilitas tambahan yang ada bagi kenyamanan wisatawan. Label Turki tujuan wisara halal ini kami sosialisasikan di bursa-bursa wisata internasional juga ,” kata Taner Aydin.

Dia memberikan gambaran bahwa hotel halal di Antalya, punya kolam renang yang banyak dan luasnya hingga 10 ribu meter. Di bagi-bagi untuk wisatawan konvensional, khusus untuk para wanita dan anak-anak dibawah 6 tahun dan ada juga kolam khusus untuk muslimah saja tanpa anak. 

Menurut dia, wisatawan sudah punya pilihan sendiri mau memakai fasilitas Halal Tourism atau tidsk karena  semuanya pilihan jadi pasarnya besar dan jangan ragu menyatakan sebagai tujuan wisata halal ( Halal Tourism),” kata Taner Aydin.

Menurut laporan lembaga penelitian, Thomson Reuters dan DinarStandard 2016, Turki adalah salah satu tujuan wisata halal global. Banyak Negara-negara berpenduduk Muslim menjadikan Turki sebagai tujuan wisata untuk mengisi menghabiskan liburan keluarga.

Hotel halal di Turki jumlahnya mencapai 200 hotel, sedangkan di Antalya sendiri ada 15 hotel yang memiliki fasilitas bintang lima. Sementara jumlah hotel di bawah bintang lima diperkirakan sekitar 50 hotel.

Ngeri, Tangan Jahil Wisatawan Curi Pasir Pink Pulau Komodo

this formate

LABUAN BAJO, bisniswisata.co.id: Indonesia dikaruniai alam yang mempesona! Salah satunyam Pantai Merah Muda atau Pink Beach yang berada di Taman Nasional Komodo, Labuan Baja, Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur (NTT). Sesuai namanya, pantai ini memiliki pasir berwarna pink. Pantai berwarna ini memang memanjakan mata, sehingga menjadi daya tarik tersendiri.

Sayangnya, belakangan ini banyak tangan-tangan jahil mengambil pasir pink yang diduga dilakukan wisatawan domestik. Saat berwisata, para wisatawan mengambil dengan cara sembunyi-sembunyi dan jumlahnya memang tidak banyak. Paling satu kantong plastik atau sebotol minuman. Ya mungkin dipakai kenang-kenangan atau souvenir bahwa menunjukkan pernah datang ke Pantai Pasir pink Pulau Komodo di Labuan Bajo.

Padahal mengambil pasir pink itu jelas merusak kelestarian sekaligus keindahan alam. Bukti terjadi aksi pencurian pasir pink, petugas bandara Labuan Bajo maupun Terminal Penyeberangan Kapal Laut menyita botol berisi pasir Pantai Pink Pulau Komodo yang dicuri para wisatawan domestik usai mengunjungi pantai pasir yang tiada duanya di dunia.

Kepala Balai Taman Nasional Komodo Budhy Kurniawan membenarkan terjadinya kasus pencurian pasir pink yang berasal dari Taka Makassar dan Pink Beach, Pulau Komodo. ”Ulah pencurian ini rupanya telah berlangsung sejak lama dan kini semakin parah. Meski telah diingatkan dan diperingatkan, wisatawan-wisatawan tak bertanggung jawab ini tetap saja mengambil pasir pantai,” papar Budhy seperti dilansir laman Phinemo.

Akibat perbuatan jahat wisatawan itu, lanjut dia, Pantai Pink Pulau Komodo tak lagi nampak berwarna pink lagi. Diketahui bahwa tersisa bagian timur di Pantai Pink masih berwarna senada, namun pada bagian barat warna pink tersebut sudah memulai memudar dan menghilang.

Ditegaskan, mencuri pasir pantai barangkali merupakan perbuatan yang sepele, namun bila ini dibiarkan berlarut-larat, akan merusak kelestarian alam. Mari menjadi traveler yang berwawasan luas dan juga bertanggung jawab, sudah saatnya kita mulai peduli pada sesama dan juga alam kita.

Operator tur di Labuan Bajo, Luthfi Hakim membenarkan aksi pencurian pasir warna merah muda kian marak. Bukan hanya pasir pink yang dibawa pulang, namun juga karang serta kerang aneka bentuk yang terdampar di pantai-pantai Taman Nasional Komodo yang sangat indah dipandang sekaligus menjadi daya tarik wisatawan.

“Tak heran banyak wisatawan dalam maupun luar negeri tertarik membawa pasir, kerang, dan karang dari pantai di TN Komodo sebagai sovenir.”Kalau (wisatawan) yang nakal ( bawa pasir, karang, kerang) ada tetapi nggak banyak,” lontar Luthfi Hakim seperti diunduh laman Kontan, Sabtu (05/10/2019),

Dilanjutkan, wisatawan yang gemar membawa pasir, karang, atau kerang dari pantai TN Komodo biasanya adalah wisatawan domestik. Ia juga mengatakan banyak wisatawan yang akhirnya tertahan di bandara karena membawa pasir, kerang, atau karang.

Seorang petugas Aviation Security (Avesec) di Bandara Komodo, Labuan Bajo, NTT mengatakan baik wisatawan dalam negeri maupun wisatawan luar negeri sering ditahan karena membawa pasir, kerang, dan karang. “Kalau wisatawan luar negeri sukanya bawa pasir, kalau wisatawan dalam negeri sukanya bawa kerang atau karang,” jelas petugas Avsec.

Saat di Bandara Komodo, Labuan Bajo kamu dapat melihat tumpukan botol mineral plastik berisi pasir warna-warni, kerang dan karang mati dalam berbagai bentuk dan ukuran. “Sampai saat ini (sanksinya) disita, nanti pasir dan lainnya ini dikembalikan oleh pihak bandara ke tempat semula,” kata petugas Avsec

Pantai Pasir Pink di Dunia

Sampai sekarang, tidak diketahui secara pasti dari mana asal pasir berwarna pink ini. Beberapa orang sih berpendapat bahwa warna pink berasal dari pecahan karang berwarna merah yang sudah mati. Namun ada yang beranggapan hal ini disebabkan karena hewan mikroskopik bernama foraminifera yang dapat menghasilkan warna merah atau pink terang pada terumbu karang.

Pink Beach di Pulau Komodo ini merupakan satu dari tujuh pantai berpasir pink yang ada di dunia, lho! Enam sisanya berada di Harbor Island (Bahamas), Bermuda, Santa Cruz Island (Filipina), Sardinia (Italia), Bonaire (Dutch Caribbean Island), dan di Balos Lagoon (Crete- Yunani).

Tidak hanya pasirnya yang unik, Pink Beach juga menyimpan kekayaan dan pesona bawah laut yang luar biasa. Pink Beach menjadi surga bawah laut yang memiliki beragam jenis ikan, batu karang, dan berbagai biota laut lainnya. Di laut ada 1.000 spesies ikan, 260 spesies terumbu karang, dan 70 spesies spong.

Banyaknya biota laut membuat Pink Beach menjadi tujuan pecinta snorkeling dan diving. Sangat cocok untuk Anda yang hobi diving dan sekalian menyalurkan hobi fotografi. Untuk mencapai pantai yang masih sepi dan tidak berpenghuni ini, Anda bisa mulai dari Labuan Bajo dan menuju Pulau Rinca menggunakan kapal atau speed boat. Kemudian dari sana, langsung menuju ke Pink Beach dengan memakan waktu selama 30 menit.

Tapi, jika Anda mau mencoba pengalaman yang lebih menantang, dapat menempuh jalur trekking melewati tebing-tebing karang dan hutan bakau dengan berjalan kaki selama 4 jam. Walaupun sedikit berjalan-jalan, rasa lelah akan langsung hilang saat Anda menginjakkan kaki di Pink Beach. Mata Anda disegarkan dengan pemandangan perbukitan hijau yang membentang di sekitar pantai.

Pasir pantai yang berkilauan jika terkena sinar matahari dan jernihnya air pantai berwarna biru, membuat Anda dapat melihat langsung begitu mempesonanya alam bawah laut pantai ini. Jika Anda lelah bermain air, tidak ada salahnya untuk bersantai atau beristirahat di pinggir pantai dengan pasirnya yang lembut. Tunggu sampai sore menjelang malam, Anda akan menyaksikan pesona matahari terbenam.

Pink Beach memang masih sangat terjaga kealamiannya, tidak berpenghuni dan sangat tenang, memang sangat cocok untuk Anda yang ingin berelaksasi, jauh dari kebisingan dan hiruk pikuk perkotaan.Namun ingat jangan mencuri pasirnya karena merusak lingkungan dan keindahan alam. (end/Kontan)

Karhutla di Palembang, Hunian Hotel Turun Wisman Berkurang

this formate

PALEMBANG, bisniswisata.co.id: Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumatera Selatan Herlan Aspiudin mengatakan tingkat hunian hotel di Palembang dan daerah lainnya dalam beberapa bulan terakhir mengalami penurunan sekitar 20 persen.

Sejak terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karutla) terutama pada puncak kemarau Agustus dan September 2019 yang mengakibatkan udara dicemari asap, jumlah wisatawan lokal dan mancanegara yang berkunjung ke daerah ini berkurang. “Sehingga (ini) mempengaruhi tingkat hunian hotel,” kata Herlan ketika diminta penjelasan mengenai kondisi aktivitas bisnis anggotanya di Palembang, Sabtu (5/10).

Anggota PHRI Sumatera Selatan, kata dia, sekarang ini mengeluhkan kondisi menurunnya jumlah pengguna jasa hotel dan penikmat makanan di restoran. “Kini anggota mengeluhkan masih terus terjadi penurunan jumlah tamu atau pengunjung tempat usaha mereka. Penurunan diawali adanya kenaikan tarif tiket pesawat dan diperparah dengan adanya polusi asap yang hingga kini belum ada tanda-tanda peningkatan,” ujarnya.

Dilanjutkan, pengunjung hotel dan restoran mengalami penurunan sekitar 20 persen. Kondisi ini memerlukan perhatian serius pemerintah agar bisnis pariwisata tidak semakin terpuruk. Turunnya tingkat hunian tidak hanya mempengaruhi berkurangnya pendapatan anggota PHRI tetapi juga sumbangan ke kas daerah atau Pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten dan kota setempat.

Khusus sumbangan ke PAD, kata dia, anggota PHRI di Kota Palembang memberikan kontribusi yang cukup besar yakni mencapai Rp 185 miliar pada 2018. “Jika kondisi sulit sekarang ini tidak segera diatasi, sumbangan ke PAD Palembang yang pada tahun ini ditargetkan lebih besar lagi sekitar Rp200 miliar, dikhawatirkan tidak bisa terealisasi karena jumlah pengunjung tamu hotel dan restoran mengalami penurunan,” kata Herlan.

Kepala Dinas Pariwisata Palembang Isnaini Madani menjelaskan pihaknya prihatin dengan kondisi yang dialami anggota PHRI tersebut. Untuk membantu mengatasi masalah terus berkurangnya jumlah tamu hotel dan restoran.

“Kami berupaya mendorong semua pihak menggelar berbagai kegiatan yang dapat mendatangkan orang banyak ke Bumi Sriwijaya ini, penyelenggaraan seminar, pelatihan, pertandingan olah raga, pameran, rapat koordinasi berskala nasional dan internasional,” lontarnya seperti dilansir laman Republika, Sabtu (05/10/2019) (ndy/Republika)

David Foster Meriahkan Batik Music Festival

this formate

YOGYAKARTA, bisniswisata.co.id: Musisi, komposer dan penyanyi internasional David Foster kembali hadir di Indonesia. Kehadiran pengarang lagu kelahiran Victoria Kanada, 1 November 1949 memeriahkan pertunjukkan musik bertajuk Batik Music Festival, yang digelar di kompleks Candi Prambanan Yogyakart, pada Sabtu (05/10/2019) malam ini.

Festival musik ini menyajikan tiga maha karya yakni batik, Candi Prambanan, dan musik. David Foster pun mengaku tertarik dengan Batik Music Festival. “Fashion, musik, dan budaya sesuatu yang sangat natural, seperti kakak dan adik,” lontar David Walter Foster dalam keterangannya di Yogyakarta, Jumat kemarin.

Penyanyi bergenre musik Pop, rock, popklasik, gospel serta R&B ini, udah sekitar 20 kali tampil di Indonesia sejak 1991 dan terakhir beraksi di De Tjolomadoe, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, dan Surabaya medio Maret 2018 ini, mengaku selalu senang bisa tampil di Indonesia karena masyarakat Indonesia sangat suka musik, ramah, dan tempatnya indah.

Penampilan David Foster pada Batik Music Festival dinilai paling special karena David yang pernah sebagau juri dalam babak grand final Asia Got Talent akan didampingi istrinya Katharine McPhee, yang dinikahi pada 28 Juni lalu. Keduanya menikah di Gereja Saint Yeghiche di South Kensington, London.

Meski ini merupakan kunjungan kedua David di Yogyakarta, namun tidak untuk McPhee. Perempuan 35 tahun ini baru pertama kali ke Yogyakarta dan langsung terkesan. “Ini pertama kali aku datang ke Yogyakarta, saya sangat senang di sini melihat keramahan di Indonesia dan aku sangat excited dengan acara Batik Music Festival dan tentunya sebagai istri David Foster,” ungkap bapak 5 anak: Erin Foster, Sara Foster, Amy S. Foster, Allison Jones, Jordan Foster.

McPhee, salah satu finalis American Idol mengaku tak sabar untuk mengenakan batik dalam acara yang akan menghadirkan penampilan suaminya di panggung Spesial Show Batik Music Festival “Saya akan mengenakan busana batik yang dirancang indah dan sangat berwarna. Ini batik yang sangat indah ya, tak sabar untuk mengenakannya,” ujar McPhee.

Sebelumnya, kisah cinta David dan McPhee terbilang unik. Dikutip dari People, keduanya pertama kali bertemu di American Idol. Saat itu McPhee menjadi kontestan di tahun 2006. David juga merupakan produser single pertama McPhee. David Foster kemudian melamar Katharine McPhee di Anacapri, Italia. Sejak itu hubungan mereka kerap menjadi bahan perbincangan karena perbedaan usia keduanya.

David tahun ini akan berulang tahun yang ke-70, sedangkan McPhee berumur 35 tahun. Lucunya, umur McPhee sama dengan umur anak-anak David. Bahkan, lebih muda tiga tahun dari putri pertama David Foster, Sara.

Ini merupakan pernikahan kedua untuk McPhee, sementara untuk David ini adalah pernikahan kelimanya setelah sebelumnya ia menikah dengan Yolanda Hadid, B.J. Cook, Rebecca Dyer dan Linda Thompson. (end)

Mendaki Gunung Raung, 7 Turis Singapura Terjebak Kebakaran

this formate

BANYUWANGI, bisniswisata.co.id: Sebanyak 13 wisatawan pendaki sempat terjebak di hutan lindung Gunung Raung, Banyuwangi, Jawa Timur akibat kebakaran hutan pada Jumat (4/10) petang hingga Sabtu (5/10). Dari jumlah tersebut, 7 di antaranya merupakan wisatawan asal Singapura.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan kebakaran hutan di Gunung Raung mulai terdeteksi pada pukul 18.00 Jumat kemarin (4/10). Setelah itu, BNPB lantas mengirim tim berjumlah 25 orang untuk melakukan evakuasi.

Tim terdiri dari personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi, BPBD Bondowoso, BPBD Jember, serta Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas). Sejumlah personel TNI dan Polri serta relawan juga turut dilibatkan. Tim berangkat untuk melakukan pemadaman sekaligus evakuasi para pendaki pada pukul 22.00 WIB, Jumat (4/10).

“Menuju lokasi kebakaran guna melakukan evakuasi terhadap pendaki, serta melakukan droping logistik dan membuat sekat bakar,” tutur Kepala Pusat Data dan Informasi Masyarakat BNPB Agus Wibowo melalui siaran pers, Sabtu (5/10/2019).

Tim tidak berhenti menuju lokasi para pendaki terjebak meski waktu sudah menunjukkan lewat tengah malam. Mereka berupaya selekas mungkin menemukan para pendaki lantaran titik kebakaran sudah semakin meluas. Usai menemukan para pendaki, tim membawanya ke kamp logistik. Setelah itu, tim lanjut melakukan pemadaman di jalur pendakian.

Pada pukul 06.00 WIB, para pendaki belum turun dari Gunung Raung dan masih berada di kamp logistik. Mereka menunggu api di jalur pendakian benar-benar berhasil dipadamkan oleh tim gabungan di jalur pendakian agar bisa turun.

Kemudian, usai jalur pendakian sudah relatif aman untuk dilewati, tim gabungan secara berangsur-angsur mengevakuasi para pendaki dari Gunung Raung. Sekitar pukul 09.00 WIB Sabtu (5/10), seluruh pendaki yakni 13 orang sudah berhasil dievakuasi. “Pukul 09.50, 3 survivor WNA Singapura sudah berhasil di evakuasi. Saat ini sudah diturunkan menggunakan roda 2 dari camp 1 menuju ke basecamp pendakian,” tutur Agus Wibowo.

Identitas para pendaki yang sempat terjebak antara lain, Widi, Sam, Sinyo Gimbal, Putri, Lutfi Sofian, dan Felisianus Jeremy. Kemudian wisatawan Singapura yang juga turut terjebak yakni Ng Hui-Lin, Kom Jun Wei, Shervon Ong, Teo Yi Xian, Pang Jia Hui, Beh Ing Tsyr, dan Chua Ying Jie.

Gunung Agung

Peristiwa kebakaran juga melanda lereng Gunung Agung, Kabupaten Karangasem, Bali. Kebakaran di hutan lindung Gunung Agung sudah terjadi sejak Jumat (4/10) malam. Dengan mempertimbangkan keselamatan dan kondisi cuaca, tim padam kebakaran baru diturunkan hari ini Sabtu (5/10).

“Tim full sudah berangkat ke lokasi untuk melokalisir api yang terbakar sejak tadi malam. Tim berasal dari Dinas Kehutanan, BPBD Karangasem, para relawan seputaran Desa Ban, Kecamatan Kubu, mereka sudah di lokasi. Informasi terakhir, api saat ini sudah ditangani sehingga kebakaran bisa dilokalisir dengan baik dan tidak meluas,” papae Ketua Relawan Pasebaya, Agung Gede Pawana, Sabtu (5/10).

Sekalipun api sudah bisa dilokalisir dan tidak meluas, petugas saat ini masih berada di lokasi untuk memantau beberapa titik api yang bisa menimbulkan kebakaran hebat. Petugas kehutanan terutama masih berada di lokasi. Cuaca di lokasi sangat panas, hempasan angin sangat keras sehingga bila terjadi kebakaran akan kesulitan ditangani.

Lahan yang terbakar itu berada di wilayah hutan lindung Kecamatan Kubu, Karangasem. Penyebab kebakaran semalam diduga karena cuaca yang panas disertai dengan tiupan angin kencang. Percikan api diduga terjadi karena gesekan dahan cemara atau pinus yang sangat mudah terbakar karena hawa yang panas.

Menurutnya seperti dilansir laman MediaIndonesia, Sabtu (05/10), api muncul pertama kali di hutan lindung yang berada di wilayah Dusun Pucang, Desa Ban, Kecamatan Kubu. Lokasi ini hanya berjarak 8 kilometer dari puncak kawah Gunung Agung dan masih dalam zona berbahaya.

Titik api muncul berada pada Zone Merah Kawasan Rawan Bencana Erupsi Gunung Agung (KRB 3). Hasil pantauan BMKG juga memperlihatkan api muncul karena cuaca panas kemudian hempasan angin panas yang kencang sehingga keluarlah titik api. Kebakaran menimpa tegakan cemara, seming, nangi, semak belukar, bambu.

Beberapa fasilitas suci juga ikut dilalap api. Yaitu Pura Madia Dukuh Bujangga, meru tumpang 11 (1 buah), meru tumpang 7 (1 buah), meru tumpang 3 (1 buah) bale pesamuhan (1 buah), padmasana (1 buah), gedong (4 buah), dan prasasti (1 buah). Luas lahan yang terbakar sekitar 3 hektar lebih. Namun sebelum meluas, petugas sudah membangun sekat agar tanaman lain luput dari amukan api. (redaksi@bisniswisata.co.id)

Singapura Tawarkan Wisata Spot Foto Paling Instagramable

this formate

SINGAPURA, bisniswisata.co.id: Singapura, negara tetangga Indonesia yang dapat menjadi pilihan terbaik saat membutuhkan liburan sejenak. Tiket pesawat yang relatif terjangkau dan beragam pilihan aktivitas yang ditawarkan negara ultra-modern ini membuat para wisatawan Indonesia selalu punya alasan untuk kembali berkunjung.

Hanya menempuh penerbangan singkat selama 1 jam 30 menit, Anda dapat menjelajahi Singapura dengan campuran modernitas serta sentuhan historikal melalui warna dan bangunan yang dapat ditemukan di setiap sudut dan dapat menjadi peluang spot foto baru untuk konten Instagram Anda.

Sebagai panduan Anda untuk mencari inspirasi konten Instagram yang sempurna, SweetEscape menyusun daftar rekomendasi 10 spot foto terbaik untuk lokasi sesi foto Anda selanjutnya. Berikut ulasannya.

#. Jewel Changi Airport

Baru saja diresmikan pada 2019, Jewel Changi Airport adalah lokasi yang patut masuk dalam list rencana perjalanan Anda ke Singapura. Daya tarik utama dari Jewel Changi adalah keajaiban pusaran air terjun turun dari ketinggian 40 m dan dikelilingi tanaman hijau yang memukau. Setiap sudut dalam mall ini tentunya dapat menjadi spot foto menarik untuk konten Instagram Anda selanjutnya. Selain air terjun, satu lagi keajaiban dari Jewel Changi Airport adalah taman kanopi yang terletak di lantai paling atas yang dirancang dengan sempurna dan dikelilingi oleh bunga anggrek dari segala arah. Selain taman bunga, Anda dapat menemukan taman bermain tersembunyi serta area lompat sky nets untuk anak-anak.

 Joo Chiat Road
Setelah menerima penghargaan kota warisan pertama pada 2011, Joo Chiat Road tetap mempertahankan reputasi yang solid untuk nilai budayanya. Dengan latar tembok-tembok rumah peranakan yang penuh dengan warna, Joo Chiat Road menjadi salah satu spot foto paling happening di Singapura.

Upper Seletar Reservoir

Tidak hanya pemandangan kota dan bangunan yang menjulang tinggi, Singapura juga memiliki taman seluas 15 hektar dengan tanaman hijau subur yang kaya sejarah bagi para pecinta foto alam. Taman Upper Seletar Reservoir menjadi salah satu spot favorit terkini yang tentunya masih belum banyak disinggahi para wisatawan.

Marina Barrage

Berlokasi tepat menghadap ke Singapore Flyer, Marina Barrage adalah bendungan yang dibangun melintasi Marina Channel sebagai bendungan kota air tawar pertama di Singapura. Di akhir pekan, banyak pengunjung yang menghabiskan waktu untuk sekadar melihat pemandangan Marina Bay Sands dan Singapore Flyer serta sesekali menerbangkan layangan.

CHIJMES

Salah satu lokasi syuting film Box Office Crazy Rich Asian, CHIJMES merupakan bangunan warisan yang kali pertama dibangun sebagai biara Katolik pada 1852. Di dalamnya, Anda akan menemukan restoran, kafe, salon, bar, dan halaman yang indah untuk dijelajahi. Megahnya bangunan CHIJMES memberikan pesona tersendiri untuk Anda yang ingin melakukan sesi foto dengan gaya arsitektur neoklasik.

Helix Bridge

Hanya beberapa langkah dari pusat perbelanjaan Marina Bay Sands, Anda dapat menemukan jembatan unik karya arsitek asal Australia, Philip Cox. Helix Bridge dirancang menyerupai rantai heliks ganda yang menghubungkan Marina Center dengan area Marina Bayfront. Untuk mendapat konten foto Instagram yang sempurna, kunjungi Helix Bridge di pagi hari saat tidak terlalu padat dengan lalu-lalang pejalan kaki.

Singapore Botanic Gardens

Singapore Botanic Gardens adalah objek wisata bersejarah indah yang berusia lebih dari 150 tahun dan menjadi salah satu Warisan Dunia UNESCO. Sebelumnya, taman ini adalah taman tropis kolonial Inggris. Jika Anda ingin memberikan sentuhan teduh dan dikelilingi hutan dalam kota, Singapore Botanic Garden adalah pilihan yang tepat karena seluruh kawasannya menawarkan potensi spot foto yang sangat luas.

Pasar Tiong Bahru

Jika Anda ingin menemukan sisi yang berbeda dari Singapura, Pasar Tiong Bahru adalah salah satu area yang sedang digemari masyarakat lokal. Di samping pasar tradisional, sederet kafe-kafe trendi, butik dan toko kue juga bermunculan di sekitar Pasar Tiong Bahru. Area ini juga terkenal dengan mural berisi sejarah yang digambarkan dalam serangkaian adegan serta dilukis indah menghiasi dinding gang dan bangunan.

Japanese Cemetery Park

Japanese Cemetery Park merupakan taman pemakaman terbesar di Asia Tenggara yang menyimpan sejarah Jepang dan Singapura. Batu nisan ditata apik dan harmonis sehingga menawarkan kedamaian dan ketenangan bagi pengunjung. Taman ini dihiasi dengan spesies tanaman asli bugenvil serta bunga-bunga mekar bagi Anda yang ingin mengambil foto indah ala musim semi di negara-negara beriklim sedang.

Haji Lane

Tetap menjadi spot foto paling digemari para wisatawan, Haji Lane masih termasuk dalam spot strategis untuk konten Instagram Anda. Haji Lane menawarkan berbagai sudut foto yang menampilkan campuran eklektik dari kafe, bar dan mural jalanan yang tidak membosankan. (ndy/*)

3 – 6 Oktober 2019, Mister Aladin Travel Carnival

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Mister Aladin kembali menggelar travel fair untuk ketiga kalinya. Tahun ini mengangkat temaa “Mister Aladin Travel Carnival”, yang berlangsung di Grand Atrium Mal Kota Kasablanka, pada 3 – 6 Oktober 2019.

Tema carnival dipilih sebagai bentuk penyambutan terhadap kemeriahan masa liburan akhir tahun dan ragam produk Mister Aladin yang makin bertambah. Selain memberikan beragam promo, travel fair tahun ini juga menjadi ajang peluncuran resmi fitur Pesawat Internasional dan Kereta Api di Mister Aladin. Ada dua sesi di event ini, yakni secara offlline dan online

Mister Aladin Travel Carnival secara offline dimeriahkan beragam promo fantastis semua produk, kesempatan liburan gratis, talk show bersama selebritas dan travel vlogger, serta masih banyak lagi. Sementara sesi online, pelanggan seluruh Indonesia bisa memperoleh diskon hotel hingga 50% pada saat Happy Hour, diskon kereta api, pesawat, aktivitas hingga 20%, dan promo spesial.

Tak ketinggalan ada Wheel of Fortune berhadiah voucher diskon. Semua promo sesi online dapat diperoleh hanya di aplikasi Mister Aladin. Apalagi menjelang Natal dan Tahun Baru, semakin banyak orang mempersiapkan liburan. Selain masa Idulftiri dan long weekend, akhir tahun memang jadi waktu favorit banyak orang untuk traveling. Berbeda dengan liburan Idulfitri yang didominasi destinasi domestik, diperkirakan destinasi internasional lebih populer untuk akhir tahun.

Data dari hubud.dephub.go.id, jumlah wisatawan Indonesia yang pergi ke luar negeri kurun waktu Desember 2018 – Januari 2019 meningkat 14,12% dibandingkan di periode yang sama tahun 2017. Juga Pemesanan hotel di luar negeri pun meningkat di kuartal IV.

Data Mister Aladin di kuartal IV 2018 menunjukkan pemesanan hotel di Bangkok meningkat sebesar 54%, Kuala Lumpur 48%, dan Penang 40% dibandingkan kuartal III. Tidak hanya Asia, semakin banyak pula orang yang memesan hotel di Eropa dan peningkatannya mencapai 2,3 kali lipat pada akhir tahun 2018 lalu.

Meskipun destinasi luar negeri diprediksi akan lebih populer di akhir tahun ini, beberapa destinasi domestik juga masih diminati wisatawan Indonesia. Hal ini terlihat dari data di Mister Aladin yang menunjukkan bahwa peningkatan pemesanan hotel di kuartal IV 2018 yang paling besar adalah Yogyakarta (53%), disusul Malang (50%), dan Bandung (30%) dibandingkan di kuartal III tahun 2018.

Mister Aladin melihat peningkatan jumlah wisatawan yang pergi ke luar negeri dan ke beberapa destinasi di Pulau Jawa adalah sebuah potensi yang perlu diakomodasi. Inilah yang menjadi alasan peluncuran fitur Pesawat Internasional dan Kereta Api secara resmi dalam acara Mister Aladin Travel Carnival.

Kereta api juga makin digemari karena beberapa alasan, antara lain harganya terjangkau, nyaman, dan rutenya melalui banyak destinasi Instagenic baru. Tidak hanya itu, kenaikan penjualan tiket kereta di Mister Aladin sudah terlihat sejak soft launching di bulan April 2018. Penjualan tiket kereta di Mister Aladin mengalami peningkatan secara konstan, yaitu sebesar 30% per kuartal, atau tumbuh 5 kali lipat sejak diluncurkan hingga Juli 2019.

Membandingkan revenue Mister Aladin secara keseluruhan di tahun 2018 dengan tahun 2019 hingga kuartal III, terjadi kenaikan sebesar 2,5 kali lipat. Ditambah dengan kontribusi penjualan tiket kereta yang terus meningkat mendekati kuartal IV serta peluncuran fitur Pesawat Internasional, Mister Aladin optimis jumlah revenue hingga akhir tahun 2019 nanti akan mencapai 3 kali lipat dibanding tahun 2018 lalu.

Menurut survei yang dilakukan Mister Aladin, rata-rata masyarakat Indonesia traveling sebanyak 2 – 7 kali dalam setahun untuk tujuan berbisnis dan berlibur. Hal ini menunjukkan bahwa traveling sudah menjadi bagian dari gaya hidup.

Di Grand Atrium Mal Kota Kasablanka, customer bisa menikmati banyak promo spesial, antara lain lelang produk mulai Rp10.000, Kejutan 99 Ribu, hingga kesempatan liburan gratis pada sesi Traveler Dadakan yang sudah jadi trademark. (redaksibisniswisata@gmail.com)