Lupakan Novelcorona dan ASF

this formate

BALI, bisniswisata.co.id:” WEEKEND pulkam yuuuk?” Ajakan teman saya ini adalah tantangan. Dia asli dari Bali Utara, desa Bengkala Buleleng. “Explore babi hitam asli Bali”, lanjutnya. Nah, ini dia, explore babi hitam ditengah semaraknya pemberitaan virus Novelcorona dan African Swine Fever (ASF) —penyebab kematian ternak babi di Bali—.

Pemberitaan dan sebaran medsos tanpa menyebutkan babi jenis apa yang terserang virus ASF. Babi- babi yang tewas tersebut apakah di peternakan besar, kecil, menengah, atau babi peliharaan  rumahan? Tanpa menyebutkan jenis babi, jenis kandang dan pakan babinya. Dan sampai saat ini, Balai Veteriner Bali menegaskan status virus ASF di Daerah Bali masih suspect, belum positif. Akibatnya permintaan babi dan daging babi, di perkotaan “terjun bebas”, tetapi masyarakat di desa- desa tidak sepanik masyarakat perkotaan.

“Paparan hoax relatif minim, maklum daerah blankspot, signal up and down, jadi sepentingnya saja berlayar di dunia maya, ” ungkap teman di Rumah Intaran Gede Kresna.

Hal explore babi hitam yang identik dengan kebutuhan upacara di Bali, bukan reaksi atas virus corona atau ASF.

“Mencari solusi menurunnya minat masyarakat untuk beternak babi hitam. Khewan yang diperlukan sebagai pelengkap upacara. Dan beberapa dekade yang lalu beternak babi hitam adalah sebuah gaya hidup rumah-rumah, di desa-desa di Bali,” ungkap Ketua Koprasi Pangan Bali Utara, Tobing Crysnanjaya.

Koprasi Pangan Bali Utara menggelar lokakarya “Beternak Babi Hitam Rumahan”, Sabtu, 15 Februari 2020. Lokakarya dipandu langsung oleh Ketua Koperasi Tobing Crysnanjaya,  menghadirkan dua narasumber yaitu Ketut Erawan dari Desa Julah yang beternak babi di pekarangan rumahnya. Dan Jend Oktavianus May, seorang arsitek muda asal Ende, Flores, NTT yang masa kecil dan masa remajanya peternak babi  di rumahnya. Mereka adalah orang-orang yang sangat mengerti bagaimana memelihara babi mulai dari mengerti kebiasaan dan ketidaksukaan babi, merawat kandangnya, makanan kesukaannya, pantangan-pantangan dan sebagainya.
Lokakarya ini terbuka untuk umum yang berniat menambah pehaman, seperti biasa, kegiatan di koperasi adalah kegiatan social, tidak berbayar.  Semua peminat wajib mendaftar pada Dudek Biroe Saputra agar tuan rumah mempersiapkan diri dan mempersiapkan konsumsi yang cukup. Peserta boleh membawa jajanan atau minuman khas desanya.Dengan catatan tanpa pengawet, tanpa pemanis buatan, tanpa pewarna buatan, tanpa MSG, tanpa kemasan plastik. Atau boleh membawa bibit-bibit otentik untuk dipertukarkan.
.
Babi yang Bahagia
Di tengah derasnya isu virus yang menyerang babi di Bali, kampanye konsumsi daging babi ala Pemrov Bali dan himbaukan “pengingat” masyarakat Bali untuk  mepatung (urunan untuk membeli khewan sembelihan). Pengurus Koprasi Pangan Bali Utara, terdorong untuk menyampaikan bagaimana nenek moyang masyarakat Bali yang Hindu, memelihara babi hitam di Bali Utara.

Makanan babi pun diolah, dimasak dengan baik dan benar, seperti menyediakan konsumsi sehari- hari keluarga. Bagian penerapan Tri Hita Karana bagi masyarakat Bali yang Hindu. (@Rumah Intaran)

“Babi- babi peliharaan itu, bahagia. Makanannya sehat, hanya dari bahan-bahan alami dan direbus hingga matang. Organik dan vegan. Kandangnya bersih, babi-babi juga dimandikan setiap hari,” ungkap Gede Kresna.
Harus diakui, isu tentang virus ASF ini begitu dahsyatnya sehingga permintaan babi menjelang hari raya Galungan menurun. Padahal babi-babi hitam yang diternakkan oleh masyarakat di rumah-rumahnya dengan cara-cara yang sehat tidak terkena dampaknya. Untuk itu Koperasi Pangan Bali Utara mengajak masyarakat Bali, kembali beternak babi hitam dengan cara-cara yang sehat.

 “Konsumsi daging babi sudah kita lakukan sejak dulu dan terekam di dalam DNA kita. Kita tidak mesti meninggalkan tradisi ini, hanya karena pengaruh aliran atau isu global warming yang justifikasinya diambil entah dari mana,” tegas Tobing Crysnanjaya mengingatkan.

Jika dikaitkan dengan program ASEAN Gastronomy Tourism, Bali identik dengan Babi Guling, Lawar, be Tutu dengan base genep nya. Dan ini kudapan yang digandrungi wisatawan RRT, Jepang, Korea dan sejumlah etnis di kawasan ASEAN. Kekhasan olahan dapur anggota (10 negara se ASEAN) tersebut memperkaya khasanah Gastronomy Tourism ASEAN. Memperkaya pilihan, memenuhi selera lidah, paham budaya, respek tradisi.

Aksi Karyawan: Brand Ambassador Perusahaan

this formate

HELLO teman-teman hotelier dan industri pariwisata, juga penggiat industri ikutanya!

Memasuki bulan ke-dua perihal wabah corona virus (2019-nCoV), pemerintah pusat rupanya masih meng-godog untuk mematangkan strategi penanganannya demi kepentingan nasional.

Daripada berhandai-handai menunggu keputusan tepat tetapi indefinetely, yang saya pikirkan sekarang adalah terobosan kinerja. Aksi darurat ini perlu kita lakukan dengan memberdayakan semua sumber, supaya kita jangan sampai memasuki masa paceklik atau krisis keuangan di bisnis perusahaan kita.

 Apakah teman-teman sudah membaca tulisan saya tentang “seragam”?

Inilah saatnya untuk empowering karyawan kita. Program darurat untuk kepentingan jangka panjang dalam hal menjadikan karyawan sebagai brand ambassador yang” menjuara”.

Maaf ini opini dan pemikiran saya.

Doc.KumHam

Di era digital dan sosial media freak ini,  jelas bahwa siapa pun ingin dan bisa menjadi brand nya sendiri. Segala sesuatu yang kita posting secara online adalah menunjukkan identitas personal kita. Dari mulai siapa-nya, apa-nya seperti kegiatannya – makanannya – busananya dll, dan mengapa-nya.

Karena ini kondisi “siaga”, maka mulai hari ini, perusahaan perlu mengutamakan, mengajak partisipasi aktif kreatif karyawan untuk berinteraksi dengan networknya di sosial medianya masing-masing. Mari kita gunakan forum meeting mau pun briefing harian untuk mengajari karyawan kita, menjadi #BrandAmbassadors.

Tentunya sangat perlu kita memberikan panduan yang jelas dan sosmed pribadi yang bisa dipergunakan adalah semuanya. Yes, sepunyanya saja tidak usah diminta membuat yang baru. Sosmednya termasuk Linkedin, Instagram IG, Facebook FB, Stories IG dan FB, Twitter, WA status, Line, Telegram, Viber dan masih ada beberapa lagi.

Tetapi manajemen perusahaan “bukan” menginstruksikan brand ambassadors untuk “menjual”, melainkan menciptakan koneksi yang lebih intim dan penuh perhatian juga jangan lupa mengarahkan untuk mendrive traffic sosmed nya ke website perusahaan.  Manajemen perlu mempersiapkan video, foto-foto dan cerita-cerita menarik untuk di copy-paste atau dimodifikasi oleh semua #brandambassadors. Go personal. Make it fun and happen.

Ingat, tujuan dari setiap sosial media berbeda-beda, maka konten pun harus menyesuaikan medianya. Secara logis kalau kita berhitung, satu karyawan mempunyai berapa followers atau friends? Maka dengan semua karyawan secara aktif ber-aksi memposting banyak hal sesuai panduan tentang tempat kerjanya,  perusahaan kita akan berkembang secara organik. Perkembangannya bisa sampai termasuk perubahan  corporate culture, visi, misi, values dan brand promise perusahaan kita. Aksi kerja “bareng” ini dapat menghemat  banyak uang marketing untuk beriklan!

Teman-teman mestinya sependapat dengan saya, bahwa di dalam semua bisnis yang nomer satu (1) harus ada adalah pasarnya dulu. Dan cara untuk mendapatkan pasar adalah membangun kepercayaan. Dan untuk mendapat kepercayaan pasar, kita melakukan banyak kegiatan aktif kreatif yang terfokus pada customer service.

Jadi siapakah yang memberikan service kepada customer? Ya, semua karyawan dari pimpinan tertinggi perusahaan sampai jabatan terendah. Maka, sudah cocoklah kalau kita sebut karyawan adalah #brandambassador.

Beginilah fakta ilmu marketing sebenarnya orang tidak hanya membeli brand. Mereka membeli dari orang yang mereka kenal dan mereka percayai. Karyawan kita paling tahu tentang perusahaan tempat mereka bekerja jauh lebih baik dibandingkan siapa pun!

Sangat banyak perusahaan berpartner dengan karyawan mereka sendiri dan memperhitungkan karyawan sebagai salah satu aset perusahaan yang paling berharga.  Secara otomatis semua karyawan membantu memasarkan brand perusahaan, tempat mereka menggantungkan kehidupan.

Bagi saya, sudah saatnya semua karyawan boleh membawa hape masing masing ke tempat kerjanya. SOP harus diubah. Karena perusahaan yang hendak serius menciptakan future leaders, harus mampu memberikan kepercayaan kepada tim kerjanya dengan tetap menggunakan fungsi kontrol. Wis ndak jaman mencurigai karyawan dengan seorang pimpinan perusahaan mengatakan “kalau staff dikasih bawa masuk hapenya nanti malah mengerjakan yang lain-lain di hape, bukan menyelesaikan tugasnya”

 Are you ready? Saya ucapkan selamat mempraktekkannya dan please share hasilnya dikemudian hari. Semoga bermanfaat.

Bali, 10 February 2020

Jeffrey Wibisono V.

Kelar Cicipi Kanada, “Bias” Rilis ke Barat

this formate

JOGYAKARTA, bisniswisata.co.id: TIDAK banyak musisi yang bertahan di kota Jogjakarta berkompromi dengan kebutuhan hidup (baca: UMP terendah se Indonesia) sembari bermain musik. Mereka yang bertahan setelah lulus pendidikan, harus bisa mensiasati diri, agar tidak ditarik dealer (disuruh pulang orang tua) setelah lulus kuliah.

Bias adalah salah satu band Jogja yang memutuskan untuk tetap bertahan meski pun sebagian dari mereka telah lulus kuliah. Agung Gabres ( Gitar ), Billi Billy ( Bass ), dan Rudi Anduk ( Drum & Vokal ) sepakat untuk tetap berjalan bersama band yang terbentuk tahun 2015 ini.

Trio yang melabelkan diri sebagai band Alternative – Grunge ini meramu komposisi musik mereka dengan benang merah musik yang sempat populer di era 90an seperti Grunge, Shoegaze sampai ke Post Hardcore.

“Secara garis besar, musik Bias sangat dipengaruhi oleh band-band tahun 90-an,  kemudian di-twist ala kami dengan hooks dan riff yang catchy, plus nada murung dengan judul yang menyedihkan” ungkap mereka mengenai musik yang diusungnya.

Dengan mengusung konsep lintas genre, Bias yang berarti “berbelok dari arah“ ini memiliki kebebasan dalam mengkomposisi lagu – lagu-nya. Mulai dari alunan “Overdosis Visual” yang trippy sampai ke “Magnolia”.  Bias tidak sungkan untuk bermain di segala tempo. Rudi pun mendapatkan porsi lebih dengan suara vokalnya yang bisa menjangkau dari melodius ke screaming ala band – band Post Hardcore sembari tetap menggebuk drum.

Tidak sia– sia, kepiawaian mereka pun diganjar dengan memenangi kompetisi Planetrox 2019. Kompetisi inilah yang memberikan mereka kesempatan untuk mewakili Indonesia di Festival Musik Envol et Macadam, dihelat di Quebec City, Kanada pada 5 September 2019 lalu.

Sepulangnya dari Kanada, trio yang 2017 lalu sudah merilis EP berjudul “Basabasi” memutuskan untuk merilis single baru yang berjudul “Ke Barat”. Music Videonya dirilis pada 14 Februari 2020 melalui kanal Youtube mereka di https://www.youtube.com/channel/UCNC338BDdfhpxjF4uEuCuHg dan akan disusul di platform digital music streaming Bandcamp. Yuk, dengar dan tonton.***

Kolaborasi Seniman Sumedang-Prancis Pererat Hubungan Diplomatik Indonesia-Prancis

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id:  Seniman Sumedang berkolaborasi dengan para musisi dari Prancis menggebrak Aula Simponia Jakarta pada konser yang bertajuk Le Concert Impromptu Meets Simpay Panaratas, kata Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir di Jakarta, hari ini.

Sebanyak 6 orang seniman asal Sumedang dari Simpay Panaratas, pentas bareng dengan 5 musisi kelas dunia dari Prancis membawakan komposisi klasik Beethoven dan Desbussy serta lagu tradisional Sunda. Dibuka dengan komposisi Les Indes Galantes, dilanjutkan dengan sajian etnik karya Nano S, Ngalagena. Selanjutnya alunan musik yang berbeda gentre tersebut saling bersahutan di empat belas segmen pertunjukan.

Penampilan menarik tersebut dipungkas dengan eksplorasi bersama kesebelas musisi dalam balutan lagu klasik Danse Des Sauvages dan lagu Sunda Sabilulungan. Standing applause hadirin pun menggema di J.S. Bach Recital Hall Aula Simponia sebagai tanda sukses dan klimaknya konser tersebut.

“Saya bangga pada para seniman Sumedang yang multi talenta. Mereka memiliki kemampuan musikalitas yang luar biasa. Semuanya dapat memainkan lebih dari 3 alat musik, mulai alat musik tabuh/pukul seperti saron, bonang dan kendang, alat musik gesek seperti rebab dan tarawangsa, alat musik tiup suling, sampai dengan alat musik petik kacapi ” ujarnya.

Mereka bisa mengimbangi permainan musisi kelas dunia Le Concert Impromptu dari Prancis, bahkan untuk beberapa segmen melampauinya, tambah  Dony Ahmad Munir. Konser bersama tersebut digelar dalam rangka memperingati hubungan diplomatik ke 70 antara Indonesia dan Prancis.

Selain dihadiri Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Olivier Chambard, konser musik klasik dan tradisional tersebut dihadiri pula oleh Music Director sekaligus pemilik Aula Simponia, Stephen Tong, serta para diplomat dan ekspatriat dari berbagai negara, khususnya dari Prancis dan negara-negara Eropa.

“Ini kontribusi Sumedang untuk Indonesia. Hubungan diplomatik di bidang kebudayaan dengan Prancis ini sudah kami jalin hampir satu tahun. Sebelumnya, pada bulan Mei 2019, dalam rangka ulang tahun peresmian menara Eiffel ke 130, seniman Sumedang dengan Gamelan Sarioneng Parakansalak, tampil memukau bersama Jakarta Simponia Orchestra di Aula Simponia pada konser Impressions Universelles,” ujar Dony.

Dijelaskan bahwa beberapa bulan setelah nya, tepatnya bulan Juli 2019, Duta Besar Prancis untuk Indonesia saat itu berkunjung ke Sumedang. Beliau menginap dan menikmati suguhan seni budaya, destinasi wisata dan kuliner khas Sumedang.

“Sebagai kelanjutannya, Insyaallah bulan Juni 2020 ini, kami diundang Atase Kebudayaan pada Kedutaan Besar Indonesia di Prancis untuk melaksanakan konser gamelan di Paris. Selain lanjutan peringatan hubungan diplomatik Indonesia-Prancis ke 70, kunjungan tersebut kami manfaatkan untuk menjalin hubungan diplomatik yang lebih erat melalui sister city antara Sumedang dengan salah satu kota di Prancis,” kata Bupati Dony.

Dijemput, 61 Wisman China Kembali ke Hubei

this formate

BALI, bisniswisata.co.id: PESAWAT China Eastern, MU799, Pk. 14.10 meninggalkan bandara Ngurah Rai dengan mengangkut 61 warga RRT (49 dewasa 12 anak- anak) menuju Bandar Udara Internasional Tianhe, Wuhan di Distrik Huangpi, Hubei. Kedatangan pesawat dari Guangzhou dan keberangkatan pesawat angkutan kemanusiaan akibat virus Corona tersebut telah mengikuti protocol kesehatan angkutan udara internasional.

“Kemenhub telah menerbitkan persetujuan Penerbangan Irreguler dari Guangzhou-Denpasar-Wuhan (CAN-DPS-WUH) guna mengangkut Warga Negara China yang berada di Bali. Penerbangan dilakukan oleh maskapai China Eastern Ailines dengan tipe pesawat B 737-800 NG,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Hengki Angkasawan dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Dari data yang dikeluarkan pihak manajemen Angkasa Pura I Ngurah Rai, pada periode 13 Januari 2020 s.d 2 Februari 2020, pergerakan pesawat dibandingkan periode sama tahun 2019 terjadi penurunan 3 persen, jumlah penumpang yang diangkut tahun 2019 sebanyak 88.134 penumpang tahun 2020 hanya 74.577 penumpang, turun 15,38 persen.

Pihak asosiasi perjalanan wisata ASITA Bali mendata bahwa per 4 Februari telah terjadi 22.946 pax pembatalan dan wisman RRT yang sedang berlibur di Bali sampai dengan 22 Februari terdata 983 orang.

“Angka tersebut dari anggota ASITA saja, FIT dan lainnya yang di handel operator lain diluar kewenangan ASITA,” ungkap SekJen ASITA Bali, Putu Winastra menjawab bisniswisata.co.id.

Sementara Konsulat RRT di Bali mencatat lebih dari 5000 warga RRT masih menikmati libur panjang Tahun Baru China di Bali. Pihak Indonesia Tourism Development Coorporation (ITDC) per 4 Februari telah terjadi pembatalan 39.000 roomnite dan 5.200 MICE business.

Standar

Menangani warga RRT yang masih berlibur di Bali, Pemprov Bali dari stake holder kepariwisataan telah mengambil kebijakan khusus mengacu pada kebijakan negara. Pada Jumat, 7 Februari 2020, untuk menyepakati Standard Operations Procedures (SOP) Penanganan Penerbangan tersebut. Menurut Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Hengki Angkasawan,  garis besar dari SOP penanganan penerbangan penjemputan warga negara China di Bali, adalah, penerbangan rute CAN-DPS sebagai penerbangan tanpa penumpang umum (ferry flight), parkir pesawat ditempatkan jauh dari parkir pesawat reguler, dilakukan proses disinfektan oleh petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kemenkes setelah pesawat mendarat, serta proses check in, ruang tunggu dan boarding gate disediakan secara khusus oleh penyelenggara bandara dengan pengawasan dari instansi masing-masing yaitu KKP, Otoritas Bandara (Otban) IV Bali, PT. Angkasa Pura (AP) 1, TNI dan Polri. Sebelum penumpang menaiki pesawat, dilakukan pemeriksaan kesehatan menggunakan thermo scanner oleh petugas KKP di ruang tunggu, dicek ulang oleh petugas medis China di tangga pesawat, petugas ground handling dan KKP yang memasuki pesawat harus memakai pakaian proteksi sesuai standar.

Di bandara Ngurah Rai penumpang disiapkan fasilitas proses check-in dilakukan di check-in counter khusus di area Island D Terminal Keberangkatan Internasional. Isolated parking stand di area apron Selatan untuk menampung pesawat penjemput di parking stand nomor 53. Team ground handling dan apron passenger bus khusus yang mengangkut penumpang dari terminal keberangkatan menuju pesawat yang terparkir. Penerbangan Bali- Mainland China dilayani 164 penerbangan per minggu, dengan ditutupnya jalur langsung ke Mainland China, wisman RRT dapat memilih penerbangan kembali ke negaranya melalui Hongkong atau Taiwan. Rute Bali – Hongkong dilayani 55 penerbangan perminggu, Bali- Taiwan dengan 28 penerbangan. ***

Putri Tanjung di Kampus UnLam: Anak Muda Jangan Takut Memulai Bisnis Sendiri

this formate

Putri Tanjung ( tengah) bersama tiga staf khusus presiden yang milenial,  ikut berbagi kiat sukses mereka yakni Gracia Billy Mambrasar, Aminuddin Ma’ruf, dan Andi Taufan Garuda Putra.

BANJARMASIN, bisniswisata.co.id: Suasana auditorium gedung General Building Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) Banjarmasin berubah riuh ketika ratusan mahasiswa di dalamnya menyambut kehadiran ikon milenial Hari Pers Nasional (HPN) 2020, Putri Tanjung.

Tepuk tangan dan teriakan membahana. Putri Tanjung pun melempar senyum sambil terus melangkah menuruni tangga.

Di depan kursi yang disediakan buat Putri Tanjung sudah menanti Budi Adiputro sebagai pemandu acara bertajuk PWI Milenial Talk Show 2020 tersebut.

“Putri, kali ke berapa loe ke Banjarmasin,” tanya Budi yang lantas disahutnya singka: “Pertama.”

Kesan-kesan loe?” tanya Budi lagi.

“Sebelumnya gue mau nyapa dulu, assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,” ucap Putri memberi salam.

“Waalaikum salam warrohmatulahi wabarakatuh,” jawab kompak para mahasiswa itu.

“Selamat siang semuanya, sudah pada makan?” lanjut Putri menyapa.

“Beluum,” sahut mereka serentak membuat suasana kembali pecah.

Putri tak sendirian. Ada tiga staf khusus presiden milenial yang lain ikut berbagi kiat sukses mereka yakni Gracia Billy Mambrasar, Aminuddin Ma’ruf, dan Andi Taufan Garuda Putra.

“Putri, gini tepuk tangan tadi lumayan banyak buat lo, artinya branding loe sudah jadi, ada ceritanya ga?” tanya Budi.

Putri merasa branding dirinya sudah cukup lama melekat. Justru menurut dia, tantangan baru karena dirinya bukan mem-branding seperti kebanyakan orang dari awal.

“Kalau gue di-branding, karena sejak lahir sudah ada brandingnya, yaitu gue adalah anak bapak gue, anak seorang pengusaha. Jadi gue mau mandiri, bangun bisnis sendiri segala macamnya, gue harus branding lagi diri gue. Itu membutuhkan waktu yang sangat lama, tapi sekarang gue sudah lebih berdamai dengan diri sendiri, dalam arti emang nggak apa-apa, emang gue anak seorang pengusaha,” ulasnya.

Karena itulah ia merasa seringkali ekspektasi orang terhadapnya selalu tinggi. “Ya sudahlah gue harus lebih bisa membuktikan diri gue sendiri bahwa gue juga bisa berkarya. Gue bekerja sangat keras, Alhamdulilah branding itu tercipta sendiri,” tutur putri sulung konglomerat pendiri CT Corp, Chairul Tanjung ini.

Ia mengamati beberapa anak muda Indonesia takut membangun usaha bisnis sendiri. “Ide bagus, tapi nggak jalan-jalan. Saya selalu bilang kalau mau maju di era ini harus bisa bersaing,” jelasnya.

Putri menyebut setidaknya ada empat hal yang harus dibangun pada diri anak muda yaitu enterpreneurship mindseat, kreatif, inovatif dan berkolaborasi. “Karena kita tidak bisa sendiri,” ucap Putri.

Acara ini turut dihadiri Komisaris Trans Media, Ishadi S.K bersama jajarannya, Rektor ULM Sutarto Hadi, para wakil rektor, dekanat dan dosen kampus ULM.

RSUD Ulin Gelar Seminar, Stunting Harus Jadi Perhatian Bersama

this formate

Pemateri seminar stunting di RSUD Ulin dalam rangkaian HPN bersama moderator Ninuk Mardiana, Pemred Kompas ( kiri) dan Nurcholis dari PWI Pusat. ( foto : Humas HPN)

BANJARMASIN, bisniswisata.co.id: RSUD Ulin Banjarmasin gelar seminar kekerdilan ( stunting)  dirangkaian hari HPN 2020. Gubernur Kalsel H Sahbirin Nor bersama Menteri Kesehatan dan Menko PMK menghadiri seminar stunting di RSUD Ulin Banjarmasin, hari ini.

“Permasalahan gizi merupakan isu yang cukup besar di dunia dan penurunan kekerdilan juga masih dinilai lambat,” ucap Gubernur Kalsel H Sahbirin Nor di Banjarmasin, Sabtu.

Gubernur Kalsel yang biasa disapa Paman Birin itu mengatakan kekerdilan harus menjadi perhatian bersama. Bukan itu saja permasalahan ini juga menjadi agenda strategis dalam beberapa tahun ini, kalau tidak bisa menghilangkan paling tidak meminimalisir.

“Ke depan, kita harus bisa menyelesaikan masalah ini, ya, kalau kita tidak bisa menghilangkan, paling tidak kita bisa meminimalisir,” katanya usai menghadiri seminar kekerdilan di RSUD Ulin Banjarmasin itu.

Permasalahan terkait stunting terjadi mulai dari dalam kandungan dan baru terlihat saat anak berusia dua tahun. Kekerdilan adalah masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu lama. Hal ini terjadi karena asupan makan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi.

Sementara itu Menko PMK Prof Dr Muhadjir Effendy juga menyampaikan  Presiden RI Joko Widodo memiliki misi  peningkatan kualitas manusia Indonesia oleh karena itu ibu hamil harus mendapatkan asupan gizi yang baik agar bayinya tumbuh sehat dan kelak menjadi SDM unggul.

Visi dan Misi Presiden 2020-2024 seperti dalam visi terwujudnya Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian, berlandaskan gotong royong.

Dia juga menyampaikan sembilan misi Presiden RI Joko Widodo diantaranya peningkatan kualitas manusia Indonesia; struktur ekonomi yang produktif, mandiri, berdaya saing; Pembangunan yang merata dan berkeadilan; mencapai lingkungan hidup yang berkelanjutan.

Kemudian kemajuan budaya yang mencerminkan kepribadian bangsa;  Penegakan sistem hukum yang bebas korupsi, bermartabat, dan terpercaya; perlindungan bagi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga Selanjutnya pengelolaan pemerintahan yang bersih, efektif, dan terpacaya; terakhir sinergi pemerintah daerah dalam kerangka negara kesatuan.

Sementara itu Menkes Terawan Agus Putranto dalam seminar itu juga mengatakan harus adanya komitmen peningkatan status gizi. Di mana titik dimulainya pembangunan sumber daya manusia dimulai dengan menjamin kesehatan ibu hamil, kesehatan bayi, kesehatan balita dan kesehatan anak sekolah karena dengan penjaminan itu merupakan umur emas untuk mencetak manusia Indonesia yang unggul 

Seminar kekerdilan yang bertempat di Jalan Simpang Ulin Banjarmasin Tengah Ulin Tower lantai 8 RSUD Ulin Banjarmasin, mengangkat tema “Pemetaan Masalah dan Solusi Penanganan Stunting Guna Menyiapkan Generasi SDM Unggul Menuju Indonesia Emas”.

Coronavirus di Singapura, Apakah Tetap Aman?

this formate

SINGAPURA, bisniswisata.co.id: MEREBAKNYA virus yang sedang menghantui dunia ini memang membuat resah. Beberapa negara memberlakukan larangan masuk, juga pengecekan yang sangat ketat.SGB_Family ada rencana berkunjung ke Negeri Singa? Baca update Wuhan Coronavirus di Singapura ini sebelum datang. Apakah tetap aman dikunjungi? Ini jawabannya

Kalau sebelumnya banyak pasien terpapar virus Corona karena sempat berkunjung ke China, maka kasus baru ini berbeda. Warga berusia 41-an dikonfirmasi menjadi korban ke 30 Coronavirus di Singapura. Anehnya, korban tidak memiliki sejarah perjalanan ke Cina, tetapi menghadiri sebuah rapat di Grand Hyatt. Diduga, korban berinteraksi dengan kasus-kasus sebelumnya, atau turis dari Cina saat berada di hotel Singapura tersebut.

Ada juga seorang warga Singapura 27 tahun yang telah dikonfirmasi terkena Coronavirus di Singapura, namun tidak memiliki sejarah traveling ke Cina. Saat ini, pasien ini sedang diteliiti di Pusat Nasional untuk Penyakit Menular karena juga menghadiri meeting di Grand Hyatt Singapura pada tanggal 20-22 Januari lalu. Rapat tersebut rupanya juga dihadiri oleh peserta dari Cina. 

Beberapa negara di Asia Pasifik mengeluarkan larangan masuk bagi wisatawan yang memiliki sejarah perjalanan ke Cina selama 14 hari terakhir. Langkah ini pertama dilakukan oleh Amerika Serikat dan Kanada. Singapura juga mengikuti langkah yang sama. 

Selain larangan masuk bagi turis Cina dan mereka yang ada sejarah berkunjung ke Cina sebelum Desember 2019, pemerintah juga melakukan beberapa aksi untuk mencegah penyebaran Coronavirus di Singapura. Di antaranya, pembagian sebanyak 5.2 juta masker gratis untuk warga Singapura. Masker dibutuhkan untuk mereka yang tidak enak badan dan harus tetap beraktivitas di luar. Kalau SGB_Family sehat, maka masker tidak dibutuhkan Bukan rahasia, Singapura adalah destinasi yang difavoritkan banyak orang. Jumlah wisatawan Cina adalah yang terbanyak, diikuti oleh Indonesia pada urutan ke dua. Untuk mengurangi persebaran dari Coronavirus di Singapura, pemerintah mengeluarkan larangan masuk bagi siapa pun yang memiliki sejarah ke Cina. Larangan ini juga berlaku untuk penumpang transit. 

@ Hand Sanitizer di Stasiun MRT

Aksi lain juga terlihat di stasiun-stasiun MRT di Singapura. Seorang petugas MRT,  membersihkan setiap pegangan dengan alkohol agar tidak memudahkan bakteri dan virus untuk menyebar. Hand Sanitizer pun terlihat di berbagai sudut. Pastikan SGB_Family menggunakannya sebelum men-tap kartu, ya. 

Pemerintah Singapura melakukan segala hal agar penyebaran coronavirus di Singapura tidak semakin merajalela. Menjaga diri agar tetap sehat adalah modal utama. Gunakan masker bagi SGB_Family yang sedang tidak sehat. Jika masih ragu, jadwal ulang saja liburanmu. Semoga musibah ini cepat berlalu, ya. ***

HPN 2020 Gelar Expo dan Layanan Kesehatan Gratis

this formate

BANJARMASIN, bisniswisata.co.id:  APAKAH bapak merokok, tanya Direktur Medik dan Perawatan RSUD Ulin, Dr M Isa,Sp.P, spesialis paru- paru kepada seorang wartawan yang sedang diperiksanya. Ketika dijawab, “tidak,” dokter kelahiran Surabaya tersebut menitipkan pesan, agar wartawan bersangkutan bersama PWI yang memiliki jaringan luas ikut aktif mengkampanyekan anti rokok.

Sementara Kadinkes Pemprov Kalsel HM Muslim mengingatkan, agar wartawan tidak lalai menjaga kesehatan jangan lalai memeriksakan kesehatan, supaya tetap bugar dalam menjalankan tugas.

Bakti sosial berupa layanan kesehatan gratis yang dipusatkan di Taman Siring 0 (Nol) Kilometer, tepi Sungai Martapura, Banjarmasin, dibuka untuk umum selain wartawan peserta HPN 2020, selama Expo HPN 2020. Layanan kesehatan yang diberikan antara lain, test kebugaran, kepikunan dan kesehatan jiwa. Selain pemerikaaan umum berupa tensi, kadar gula darah, kolesterol dan asam urat. Tak ketinggalan pula konsultasi dengan dokter-dokter spesialis. Baksos Layananan Kesehatan dibuka Kepala Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), HM Muslim. Didampingi Ketua Bidang Kerjasama PWI Pusat, Zulkifli Gani Ottoh. Hadirin selain warga Banjarmasin juga Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Pusat yang dikomandoi oleh Indah Kirana Atal dan Yani Mirza.

HPN 2020: Presiden Bahas Serangan Platform Digital dan Ibukota Baru Ramah Lingkungan

this formate

Presiden Jokowi merayakan HPN 2020 bersama para Menteri dengan menabuh rebana ( foto: Humas HPN 2920).

BANJARMASIN, bisniswisata.co.id: Pemukulan rebana menandai perayaan Hari Pers Nasional ( HPN) 2020 bersama Presiden Joko Widodo di Banjarbaru, Kalimantan Selatan dengan tema ”Pers Menggelorakan Kalimantan Selatan sebagai Gerbang Ibu Kota Negara”.

Pada kesempatan itu, Presiden mengatakan bahwa Pemerintah segera menyiapkan regulasi untuk memproteksi dunia pers dari serangan platform digital. Ekosistem media massa harus dilindungi supaya masyarakat mendapatkan konten berita yang baik.

“Platform digital dari luar masuk begitu saja dan mengancam dunia pers. Meskipun tidak memiliki aturan main dan tidak membayar pajak, platform itu bisa mengambil iklan dalam jumlah tak terhitung. Padahal, aturan pers sangat rigid. Banyak negara mengalami hal seperti itu, jadi perlu segera diatur,” ujar Presiden Jokowi.

Menurut Presiden, pers telah konsisten memberikan masukan dan kritik kepada pemerintah. Presiden pun mengapresiasi peran pers sebagai pilar keempat bangsa Indonesia.

”Saya sudah berbincang-bincang dengan para pemimpin redaksi. Saya minta untuk segera disiapkan draf regulasi yang bisa memproteksi dunia pers. Jangan sampai semuanya diambil oleh platform digital dari luar,” kata Presiden.

Jokowi menambahkan bahwa negara sangat membutuhkan kehadiran pers dalam perspektif yang jernih. Pers berdiri di depan melawan penyakit penyimpangan informasi, kekacauan informasi yang sering dilakukan dengan sengaja, memerangi hoaks, ujaran kebencian, dan semburan fitnah yang juga mengancam kehidupan demokrasi.

Pers juga diperlukan untuk mewartakan berita baik dan agenda-agenda besar bangsa Indonesia, membangkitkan semangat positif yang mendorong produktivitas dan optimisme bangsa. Untuk itu diperlukan industri pers yang sehat.

 ”Karena masyarakat yang sehat adalah masyarakat yang mendapatkan informasi yang sehat dan baik. Informasi yang baik memerlukan jurnalisme yang baik dan ekosistem yang baik,” kata Presiden.

Jokowi  juga sempat memaparkan kembali tentang konsep ibu kota negara (IKN) baru di Kalimantan Timur yang ramah lingkungan dan yang pertama dibangun adalah nursery (lokasi pembibitan). 

“Akan ada 17 juta bibit disiapkan. Kami akan wujudkan ibu kota negara baru yang ramah lingkungan, smart city, semua kendaraan adalah listrik, ramah pejalan kaki, dan dekat dengan alam,” ujar Jokowi 

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Atal S Depari mengatakan, dukungan nyata dan tegas berupa hadirnya negara untuk mewujudkan berbagai regulasi sangat penting. 

”Kita butuh komitmen nyata untuk melindungi dan memastikan keberlanjutan media massa nasional berhadapan dengan perusahaan platform media digital global asing yang saat ini benar-benar tak menunjukkan sisi keadilan,” tutur Atal.

Perlu ada aturan yang lebih adil dalam tata cara perpajakan terkait fungsi media. Dalam konteks ini pihaknya berharap pemerintah dan DPR menunjukkan  komitmen nyata karena regulasi itu tak hanya akan menjamin terjadinya persaingan bisnis media yang sehat dan seimbang, tetapi pada saatnya mampu memberantas gelombang epidemi hoaks yang terutama menjalar melalui media sosial.

Atal S Depari dihadapan Presiden dan undangan lainnya menyerahkan piala pada beberapa jurnalis menerima Anugerah Jurnalistik Adinegoro dan 10 kepala daerah baik Bupati maupun walikota yang menerima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat pada perayaan Hari Pers Nasional.

Kegiatan yang berlangsung  di Banjarbaru juga dihadiri Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh, Ketua MPR Bambang Soesatyo, Ketua DPR Puan Maharani, beberapa menteri Kabinet Indonesia Maju, dan sejumlah duta besar negara sahabat.

Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh mengingatkan pers dengan adanya pergeseran dari physical space (ruang fisik) ke cyber space (ruang siber atau dunia maya) dalam kompetisi media.

“Jangan sampai pers tergelincir di persaingan ruang siber ini, jadi kawan-kawan jurnalis harus memahami fenomena ke depan,” kata Nuh.

Menurut dia, tugas Dewan Pers sekarang bagaimana menghubungkan antara physical space dan cyber space. Jika itu bisa dilakukan, maka pers tetap ada dan bisnisnya bisa tumbuh.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor mengatakan, pers berperan sangat luar biasa dalam menggelorakan berbagai potensi di Kalsel. 

”Kami merasa senang dan bahagia ketika Presiden menetapkan ibu kota negara di Kalimantan Timur. Walaupun tidak jadi ibu kota negara, Kalimantan Selatan menjadi gerbang ibu kota negara,” kata Sahbirin Noor yang dikenal denga. julukan Paman Birin.

Perayaan Hari Pers Nasional (HPN) yang dirayakan setiap tanggal 9 Februari, Presiden Jokowi mengucapkan selamat hari pers dan menyatakan tentang pentingnya insan pers sebagai pilar demokrasi. Kali ini kehadirannya di HPN lebih awal pasa 8 Febuari karena harus melakukan kunjungan kenegaraan ke Canbera, Australia.