RSUD Ulin Gelar Seminar, Stunting Harus Jadi Perhatian Bersama

0
55

Pemateri seminar stunting di RSUD Ulin dalam rangkaian HPN bersama moderator Ninuk Mardiana, Pemred Kompas ( kiri) dan Nurcholis dari PWI Pusat. ( foto : Humas HPN)

BANJARMASIN, bisniswisata.co.id: RSUD Ulin Banjarmasin gelar seminar kekerdilan ( stunting)  dirangkaian hari HPN 2020. Gubernur Kalsel H Sahbirin Nor bersama Menteri Kesehatan dan Menko PMK menghadiri seminar stunting di RSUD Ulin Banjarmasin, hari ini.

“Permasalahan gizi merupakan isu yang cukup besar di dunia dan penurunan kekerdilan juga masih dinilai lambat,” ucap Gubernur Kalsel H Sahbirin Nor di Banjarmasin, Sabtu.

Gubernur Kalsel yang biasa disapa Paman Birin itu mengatakan kekerdilan harus menjadi perhatian bersama. Bukan itu saja permasalahan ini juga menjadi agenda strategis dalam beberapa tahun ini, kalau tidak bisa menghilangkan paling tidak meminimalisir.

“Ke depan, kita harus bisa menyelesaikan masalah ini, ya, kalau kita tidak bisa menghilangkan, paling tidak kita bisa meminimalisir,” katanya usai menghadiri seminar kekerdilan di RSUD Ulin Banjarmasin itu.

Permasalahan terkait stunting terjadi mulai dari dalam kandungan dan baru terlihat saat anak berusia dua tahun. Kekerdilan adalah masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu lama. Hal ini terjadi karena asupan makan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi.

Sementara itu Menko PMK Prof Dr Muhadjir Effendy juga menyampaikan  Presiden RI Joko Widodo memiliki misi  peningkatan kualitas manusia Indonesia oleh karena itu ibu hamil harus mendapatkan asupan gizi yang baik agar bayinya tumbuh sehat dan kelak menjadi SDM unggul.

Visi dan Misi Presiden 2020-2024 seperti dalam visi terwujudnya Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian, berlandaskan gotong royong.

Dia juga menyampaikan sembilan misi Presiden RI Joko Widodo diantaranya peningkatan kualitas manusia Indonesia; struktur ekonomi yang produktif, mandiri, berdaya saing; Pembangunan yang merata dan berkeadilan; mencapai lingkungan hidup yang berkelanjutan.

Kemudian kemajuan budaya yang mencerminkan kepribadian bangsa;  Penegakan sistem hukum yang bebas korupsi, bermartabat, dan terpercaya; perlindungan bagi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga Selanjutnya pengelolaan pemerintahan yang bersih, efektif, dan terpacaya; terakhir sinergi pemerintah daerah dalam kerangka negara kesatuan.

Sementara itu Menkes Terawan Agus Putranto dalam seminar itu juga mengatakan harus adanya komitmen peningkatan status gizi. Di mana titik dimulainya pembangunan sumber daya manusia dimulai dengan menjamin kesehatan ibu hamil, kesehatan bayi, kesehatan balita dan kesehatan anak sekolah karena dengan penjaminan itu merupakan umur emas untuk mencetak manusia Indonesia yang unggul 

Seminar kekerdilan yang bertempat di Jalan Simpang Ulin Banjarmasin Tengah Ulin Tower lantai 8 RSUD Ulin Banjarmasin, mengangkat tema “Pemetaan Masalah dan Solusi Penanganan Stunting Guna Menyiapkan Generasi SDM Unggul Menuju Indonesia Emas”.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.