Eksotis Curug Panjang Jadi Buah Bibir Turis

this formate

MUSIRAWAS, bisniswisata.co.id: Curug Panjang kini menjadi buah bibir wisatawan. Perbincangan itu berkembang, setelah eksostis air terjun ini muncul di media sosial. Jadi viral sehingga memberikan dampak positif. Padahal destinasi wisata alam selama ini, tersembunyi dan jarang disentuh wisatawan.

Air terjun yang berada di Desa Durian Remuk, Musirawas Sumatera Selatan memiliki panorama alam masih alami, punya daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang suka wisata alam bebas. Air terjun terbentuk dari cerukan bebatuan besar atau napal sungai yang “terbelah” ini panjangnya sekitar 40 meter dengan ketinggian sekitar empat meter.

Lokasinya relatif mudah dijangkau, dengan kondisi jalan yang relatif baik. Untuk mencapai lokasi Curug Panjang, dapat ditempuh melalui jalan darat sekitar lebih kurang 30 menit perjalanan dari ibukota Kecamatan Muarabeliti.

Sejak jadi buah bibir, setiap akhir pekan, tercatat 500 wisatawan lokal dan nasional mengunjunginya. Dari luar pulau Sumatera seperti Bogor, Bandung, Yogyakarta, dan beberapa daerah lainnya yang pernah menyambangi.

Kepala Desa Durian Remuk, Surya mengungkapkan pihaknya sangat bangga karena Objek Wisata Curug Panjang ini saat ini telah menjadi perhatian wisatawan. Karenanya terus melakukan inovasi dan evaluasi pengembangan agar objek wisata alam semakin lebih dikenal sekaligus memanjakan wisatawan.

Surya mengatakan, dengan dikembangkannya objek wisata Curug Panjang ini maka banyak hal yang positif yang dicapai, seperti membuka lapangan pekerjaan dan meningkatan perekonomian masyarakat yang pada akhirnya akan memajukan Desa Durian Remuk, Muara Beliti ini.

Kepala desa bersama warga gotong royong memanjakan wisatawan dengan memberikan fasilitas pelengkap di Curug Panjang. Ada kursi panjang, dilengkapi warung penjaja kuliner, souvenir. Bahkan bagi wisatawan yang ingin mandi, juga disediakan tempat ganti pakaian dan alat bantu renang untuk anak-anak seperti pelampung dan lainnya.

Bahkan untuk menjaga keamanan wisatawan yang ingin mandi, ditentukan spot-spot yang aman dan memberikan tanda peringatan untuk daerah-daerah yang berbahaya dengan tulisan “hati-hati di sini licin” dan peringatan lainnya.

Bupati Musirawas H Hendra Gunawan menyatakan, air terjun Curug Panjang kini menambah jumlah destinasi wisata di Musirawas dan terus akan dikembangkan sekaligus dipromosikan di dalam maupun luar negeri, sehingga diharapkan banyak wisatawan datang. “Kalau banyak wisatawan kan efek dominonya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pendapatan warga juga naik,” lontar Bupati.

“Saya meminta instansi terkait agar segera membuat perencanaan pengelolaan obyek wisata Curug Panjang ini, dengan melibatkan pemerintah desa, pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna dan masyarakat setempat. Kita gerakan semuanya, agar Curug Panjang semakin maju dan berkembang bagus,” kata Hendra Gunawan

Kedepan, lanjut dia, ditetapkan sebagai desa wisata dan Curug Panjang menjadi salah satu destinasi wisata andalan Kabupaten Musirawas.
Sehingga dengan dijadikannya Curug Panjang sebagai destinasi wisata andalan ini semakin terkenal.

Wisata alam memang salah satu daya tarik wisata daerah, nasional maupun manca negara dalam bentuk sumberdaya alam maupun budaya. Untuk itu, bupati mengintruksikan kepada OPD terkait agar melakukan perencanaan pengembangan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Sehingga obyek wisata ini dapat menjadi salah satu destinasi unggulan didaerah ini.

Bupati berpesan agar tetap menjaga kebersihan obyek wisata dari sampah, tidak mencoret-coret keindahan batu curug, tidak menebang pohon, menjaga lingkungan Curug Panjang agar tetap terjaga dengan baik. “Dan harus menghormati adat istidat setempat,” pesanya.(NDY)

PKPU Human Initiative & Grab Raih MURI Penyaluran Daging Kurban

this formate

Para drivers Grab siap menyalurkan daging kurban di lima kota.

JAKARTA, bisniswisata.co.id
Merayakan Idul Adha 1439 H, PKPU Human Initiative bekerja sama dengan Grab hari ini bagikan 5.000 paket daging kurban  di lima kota, dengan menggunakan layanan kurir online. Upaya ini berhasil memecahkan Rekor MURI.

Penyaluran 5.000 paket daging kurban di Hari Raya Idul Adha 1439 H tersebut, berhasil memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI),  untuk kategori pembagian paket daging kurban melalui layanan kurir online terbanyak di Indonesia.

Kelima kota yang mendapat saluran daging kurban tersebut adalah Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Makassar, dan Padang. Kegiatan tersebut dalam rangkaian kampanye #KemenanganItuDekat yang mengajak masyarakat untuk berbagi semangat kemenangan berkurban di hari Idul Adha.

Aan Suherlan, Ketua Program Sebar Kurban Nusantara PKPU Human Initiative, menuturkan pendistribusian daging kurban itu terlaksana berkat kerja sama yang kembali terjalin antara Grab dan pihaknya.

“Program pembagian daging kurban ini membawa Grab selangkah lebih dekat dengan visi misi perusahaan untuk everyday super app. Dimana Grab menjadi one stop solution dalam memenuhi kebutuhan masyarakat sehari-hari,” kata Tri Sukma Anreianno, Head of PublicAffairs Grab Indonesia, hari ini

Dia menambahkan pihaknya mengajak para pengguna layanan Grab untuk turut berdonasi kurban dengan memberikan likes di media sosial Grab, dan bersedekah langsung melalui laman khusus donasi kurban PKPU. Kemudian daging kurban disalurkan ke berbagai wilayah di Tanah Air dengan layanan GrabExpress.

24 – 26 Agustus 2018, Festival Krakatau

this formate

BANDAR LAMPUNG, bisniswisata.co.id: Peningkatan aktivitas vulkanis Gunung Anak Krakatau di Perairan Selat Sunda, belum berpengaruh signifikan terhadap Festival Krakatau yang akan digelar pada 24-26 Agustus 2018. Penyelenggara namun akan membatasi tur ke Gunung Anak Krakatau dalam radius yang diperkenankan.

Dalam beberapa hari terakhir, terjadi peningkatan aktivitas vulkanis Gunung Anak Kratau. Sehingga status level II atau waspada masih berlaku. Masyarakat dan wisatawan dilarang mendekati apalagi menginjakkan kaki di kawasan Gunung Anak Krakatau. Abu vulkanis Anak Krakatau yang keluar dari puncak kawah sebelumnya mencapai satu kilometer.

Kondisi yang sedang mengeluarkan abu vulkanis menambah daya tarik wisatawan untuk menyaksikan Gunung Anak Krakatau meski tidak harus mendekati atau turun ke gunung. Wisatawan dapat mengamati aktivitas gunung dari jauh, semburan awan atau debu vulkanis dari kawah puncaknya akan menjadi pusat perhatian.

Peningkatan aktivitas vulkanis bahkan diharapkan mampu menyedot wisatawan untuk melihat langsung dari jauh prosesnya. Hal tersebut sangat langka terjadi, karena selama ini Festival Krakatau, kondisi Gunung Anak Krakatau biasa saja.

Lampung Krakatau Festival 2018 digelar di empat tempat yaitu Lapangan Saburai, Taman Gajah (Elephant Park), Pulau Sebesi Lampung Selatan, hingga Gunung Anak Krakatau. Menu yang disajikan lengkap. Ada parade seni budaya, sport tourism, live music, kuliner hingga petualangan.

Sedikitnya ada 18 sub event yang akan disajikan. Start-nya sudah dilakukan 13 Juli lalu. Yaitu lewat event Road to Lampung Krakatau Festival 2018. Event ini digelar di Ballroom Hotel Bukit Randu.

Sepekan berikutnya, atau 21 Juli, giliran Classic Rock rilis di cafe dMonangs. Suhu festival akan semakin panas lantaran Lomba Lagu dan Tari Kreasi Daerah Lampung juga disajikan. Tepatnya di Taman Budaya, 20-21 Juli.

Acara pre event Lampung Krakatau Festival 2018 akan dihangatkan juga dengan panggung Jazz Night. Event ini dibuka di The Coffee pada 27 Juli. Selang dua hari berikutnya giliran Pemilihan Muli Mekhanai Lampung yang dihelat, 29 Juli3 Agustus.

Disela event, LKF 2018 menyelipkan Krakatau Award dan disusul konser jazz. Bertema Jazz Romantic Dinner, panggung elegan ini berada di Swissbell Hotel dan dihelat 3 Agustus.

LKF 2018 akan memanas lagi pada 14-15 Agustus. Event yang disajikan Lampung Fashion. Venuenya di Mall Boemi Kedaton. Memberikan warna lain, Lampung Fun Run pun digelar pada 19 Agustus dengan start di Saburai. Lokasi ini juga akan diramaikan dengan Lampung Krakatau Expo, 20-26 Agustus.

Bersamaan Krakatau Expo, dirilis juga Pesona Kemilau Sai Bumi Ruwa Jurai pada 20-25 Agustus. Lalu, digelar Pameran Foto dan Jajanan Kekinian yang digelar di Taman Gajah, 20-26 Agustus dan Parade Kuliner Lampung. Sedangkan saat opening ceremony, digelar Pemutaran Film Pariwisata dan Foto IMA Lampung pada 24-26 Agustus.

Mendekati pembukaan, event yang digelar sangat padat. Meski beberapa digelar lebih awal, tapi akhir dari event tetap bersamaan dengan closing. Jadi kemeriahan festival tetap terjaga dan tersebar merata di beberapa venue. Festival ini juga luar biasa karena menggelar Seminar Internasional Krakatau mulai 24-26 Agustus. Agenda dan tata waktunya padat.

Untuk menggairahkan pariwisata Lampung, Krakatau Travel Fair digelar 24-26 Agustus. Event ini akan menawarkan beragam paket wisata pada para buyer mancanegara dan lokal. Bagi para penikmat petualangan maka ala Trip Krakatau pada 24-25 Agustus wajib diikuti. Rangkaian festival akan ditutup dengan Lampung Culture and Tapis Carnival pada 26 Agustus. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Korea Utara Tunda Penerbitan Visa Turis

this formate

PYONGYANG, bisniswisata.co.id: Wisatawan yang tertarik mengajukan visa turis ke Korea Utara (Korut) dalam waktu dekat, kemungkinan harus berujung pada penantian dan kekecewaan. Pasalnya pemerintah Korea Utara memutuskan untuk menghentikan pemberian visa turis hingga 9 September 2018.

Hal ini diungkapkan sejumlah operator tur ke Korea Utara tentang pembekuan sementara Vis Turis, setelah mendapatkan pemberitahuan dari pemerintah pimpinan Kim Jong Un, demikian seperti dilansir laman tripzilla.id.

Tidak dijelaskan alasan penghentian pemberian dan pengurusan visa turis ke Korut. Namun demikian, turis yang dijadwalkan berkunjung pada Agustus dan September mendatang, dan sudah memegang dan mendapatkan visa turis ke Korea Utara, tidak akan terpengaruh dengan keputusan tersebut. Semua tur yang sudah dijadwalkan setelah 9 September juga tidak terkena imbas keputusan ini.

Penghentian pemberian visa turis ke Korea Utara oleh pemerintah setempat memunculkan beragam spekulasi, di antaranya akan ada perayaan besar memperingati berdirinya Republik Rakyat Demokratik Korea pada 9 September, yang diduga akan ada perayaan besar-besaran khusus untuk warga Korea Utara di hari tersebut.

Parade militer dan Mass Games yang melibatkan banyak orang untuk melakukan pertunjukan akrobatik diperkirakan akan meramaikan acara tersebut. Spekulasi lain menyebutkan Korea Utara akan memamerkan beberapa senjata dalam pawai tersebut.

Pihak operator tur meminta turis untuk bersabar, setidaknya hingga akhir bulan untuk mendapatkan kepastian terkait proses pengurusan visa dan perizinan untuk masuk ke Korea Utara.

Salah satu agen wisata, Koryo Tours, menulis keterangan dalam situs resmi mereka bahwa “seluruh kegiatan wisata ditunda karena penerbitan visa turis sedang dibekukan oleh pemerintah Korut.” Penundaan penerbitan visa turis itu berlaku untuk semua visa yang masih dalam proses pengajuan. Sedangkan visa yang telah terbit tetap bisa digunakan.

Koryo Tours menjelaskan bahwa pihaknya tak diberi penjelasan lebih lanjut mengenai penundaan visa turis tersebut. Tapi mereka berharap pemerintah Korut bakal buka suara pada akhir bulan ini. “Kami menduga bahwa alasannya karena adanya kunjungan resmi ke Pyongyang pada 9 September mendatang untuk merayakan Hari Kemerdekaan Korea Utara,” tulis Koryo Tours, Selasa (21/08/2018).

Pihak Koryo Tours meminta agar semua calon turis tak panik dan kembali melakukan pengajuan visa setelah pemerintah Korut memberikan penjelasan resmi. (NDI)

Asian Games: Okupansi Hotel di Jakarta Rendah, Palembang Tinggi

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Event Asian Games 2018 hinga kini belum mampu mendongkrak tingkat hunian (okupansi) kamar hotel. Terbukti okupansi kamar hotel di Jakarta masih sangat rendah dan belum sesuai harapan. Justru yang mengalami kenaikan sejak berlangsungnya Asia Games 2018. Kenaikan tersebut khususnya dirasakan secara merata oleh hotel-hotel di Palembang.

“Kalau mau ditanya Asian Games sedih, karena hingga kini kenaikan okupansi hotel di Jakarta belum sesuai harapan. Kita berharap supporternya yang datang kenyataannya tak terlalu banyak. Mungkin masalah sosialisasi dan sebagainya,” papar Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Hariyadi Sukamdani di Hotel Veranda, Jakarta, Selasa (21/8/2018)

Selama Asian Games berlangsung, lanjut dia, mayoritas hotel di Jakarta hanya dihuni staf official dan atlet. Sedangkan untuk supporter masih relatif kecil. “Jadi kalau yang sekarang ini tinggal di hotel adalah yang official, atletnya, pendukung tim dan medianya. Tapi kalau supporter relatif sangat kecil,” kata dia.

Justru yang mengalami lonjakan okupansi cukup besar adalah hotel di Palembang. Sementara untuk di Jakarta, hanya hotel-hotel yang lokasinya di sekitar venue. “Dampaknya jadi lebih banyak di Palembang, lebih bagus di Palembang okupansi nya bisa sekitar 70-80 persen,” ungkapnya seperti dilansir laman Merdeka.com.

Sementara Jakarta yang rame hanya dekat venue saja, dekat Senayan itu bisa 90-100 persen. Bahkan beberapa hotel sampai over booking, tapi yang dekat-dekat saja. “Kita kan pengennya dampak ini bisa merata tidak hanya dinikmati sama yang dekat venue, hotel yang lainnya juga bisa merasakan,” tandas dia.

Di tempat terpisah, Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DKI Jakarta, Krishandi mengaku perhelatan Akbar Asian Games 2018 berdampak besar pada peningkatan jumlah hunian atau okupansi hotel. Jumlah unit atau kamar hotel di Jakarta yang sudah dipesan atau dihuni meningkat 80 persen.

“Tingkat okupansi hotel DKI meningkat 80 persen karena Asian Games 2018. Permintaan datang dari wilayah terdekat venue. Cukup drastis, dalam lingkaran venue rata-rata bisa mencapai 80 persen, seperti di Senayan dan Velodrome. Pokoknya yang dekat venue pasti naik drastis,” lontar Krishandi seperti dilansir laman Liputan6.com.

Krishandi menambahkan, pihak hotel biasanya menaikkan harga sewa hingga 10 persen. “Biasanya naik sedikit, 10 persenlah, diperbolehkan. Jadi ini bakal berlaku selama 3 minggu Asian Games,” ujarnya.

“Mostly yang pesen turis mancanegara ini jauh-jauh hari, enam bulan lalu, tapi ada juga yang minggu lalu baru pesan. Ya tergantung kondisi keuangan mereka. Yang pasti kalau pesannya dekat-dekat, mereka enggak punya bargain atau tawar harga lebih murah. Tapi prinsipnya di Jakarta pasti terakomodasilah kalau hotel,” ujar dia.

Meski begitu, Krishandi menyatakan, pendapatan per hotel di DKI Jakarta tidak bisa dinominalkan secara pasti dari keuntungan pagelaran Asian Games 2018 tersebut. “Beda-beda dong, di rupiahnya kan juga beda, standar hotel bintang 3 yang satu ke hotel yang lainnya juga beda. Jadi enggak bisa disamaratakan,” tandasnya. (NDY)

Tiga Pulau di Kepulauan Seribu Jadi Instagramable

this formate

KEPULAUAN SERIBU, bisniswisata.co.id: Jakarta tak hanya kaya akan gemerlap kehidupan metropolitan. Pasalnya, setiap sudut kota ini menawarkan berbagai pengalaman berbeda bagi para wisatawan, mulai dari wisata bersejarah hingga alam nan indah pun bias ditemui di sini.

Siapa sangka ternyata Ibu Kota Jakarta masih memiliki destinasi wisata bahari yang alami dengan hamparan pasir putih dan rerindangan pepohonan. Seperti dilansir laman Marketeers, Selasa (21/08/2018) yang merangkum tiga destinasi pulau cantik yang bisa Anda temui di Kepulauan Seribu, Ibu Kota Jakarta, antara lain:

#. Pulau Bidadari

Pulau Bidadari atau sempat dikenal dengan Pulau Sakit merupakan salah satu resor di Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta. Nama Pulau Sakit diperoleh pada zaman kejayaan Belanda di tanah Jakarta ketika VOC membangun rumah sakit kusta di area ini. Seiring dengan perkembangan sejarah, bukan hanya nama Pulau Sakit yang ditinggalkan, melainkan berbagai peninggalan Belanda yang masih tersisa di sini.

Sempat tak berpenghuni hingga tahun 1970, siapa sangka kini Pulau Bidadari justru menjadi lokasi yang cukup digemari para traveller. Pasalnya, Pulau Bidadari memiliki floating cottage alias resor yang berada di atas laut. Namun, cottage di darat dengan model panggung dan non-panggung juga tersedia di sini.

Pulau Bidadari memiliki berbagai fasilitas bermain, mulai dari banan boat hingga jetski bisa ditemui di sini. Yang menyenangkan, pulau ini juga dekat dengan Pulau Onrust. Traveller yang mengunjungi Pulau Bidadari pun bisa menyewa speedboat untuk menyebrang ke sana. Bila ingin berwisata air, bisa bermain dengan banana boat, jetski, kano, kayak laut, memancing dan berenang di pantai.

Di bibir pantai terdapat sejumlah pendopo untuk tempat duduk bersantai atau sekadar rebahan melepas kepenatan dan menikmati sejuknya hembusan angin pantai. Resor Pulau Bidadari juga memiliki taman yang berada di bawah rindangnya pohon-pohon sehingga tak perlu khawatir akan kepanasan.

Bila pengunjung hendak menyeberang ke Pulau Onrust, pengelola pulau menyediakan speedboat kecil untuk mengantar. Berkapasitas hingga ratusan orang, pulau ini cocok dijadikan lokasi outbond, gathering maupun outing.

#. Pulau Sepa

Hamparan pasir putih dengan bibir pantai yang landai ternyata bisa ditemui di wilayah Jakarta. Melangkah ke Kepulauan Seribu, Anda bisa mengunjungi Pulau Sepa yang menawarkan keindahan alam nan menawan.

Tak hanya pemandangan pasir putih yang memesona, Pulau Sepa juga menjadi lokasi ideal untuk snorkelling, diving, ataupun sekadar berenang. Pasalnya, lokasi ini memiliki titik diving yang bisa dieksplor para diver. Sama seperti sejumlah Pulau lain di Kepulauan Seribu, Pulau Sepa dilengkapi dengan fasilitasi cottage, banana boat, play ground, canoe, dan lain-lain.

Tak kalah menarik, selain bisa menikmati keindahan biota laut di pulau ini, Anda juga bisa berkunjung ke konservasi Penyu Sisik dan Terumbu Karang yang dikelola secara alami. Pilihan cottage yang tersedia pun cukup beragam, namun cottage yang mengapung di atas permukaan laut menjadi salah satu favorit para traveller.

#. Pulau Pari

Pulau Pari merupakan salah satu destinasi yang cukup populer di kalangan traveller Ibu Kota. Pasalnya, pulau ini memiliki tiga pantai yang menawan, yakni Pantai Pasir Perawan, LIPI, dan Kresek. Berkunjung ke Pantai Pasir Perawan, Anda bisa merasakan pengalaman bermain pasir putih dengan ombak tenang dari air laut yang jernih.

Keindahan dari pantai unggulan Pulau Pari ini juga bisa Anda nikmati dengan bersepeda di pinggir pantai atau melihat sunrise dan sunset. Selain Pantai Pasir Perawan, area Pulau Pari juga memiliki pusat konservasi penelitian oceanografi Indonesia. Di sisi barat Pulau Perawan terdapat area pemeliharaan dan penelitian biota serta tanaman laut yang dikelola oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Nama pantai ini pun disebut Pantai LIPI. Sebagai lokasi pemeliharaan, sudah tak diragukan lagi jika pantai LIPI memiliki pemadangan yang menakjubkan. Menikmati sunset di pantai ini menjadi rekomendasi yang mungkin bisa Anda coba. Tak jauh dari Pantai Lipi, Anda juga bisa menemui Pantai Kresek. Pasir ini memiliki hamparan pasir putih yang luas dengan padang ilalang yang tentunya instagramable. (*)

Regenerasi Gerakan Membatik Lewat Gebyar Batik

this formate

SLEMAN, bisniswisata.co.id: Gebyar Batik Sleman 2018 kembali digelar. Event dua tahun sekali ini menyajikan beragam atraksi terkait dengan batik. Gebyar digelar di Hotel Alana Sleman, pada 24 hingga 26 Agustus 2018. Acara dilanjutkan dengan mengikuti Jogja International Batik Biennale (JIBB) di Yogya, pada 6 Oktober 2018.

Kini, gebyar mengangkat tema “Innovation for Sustanable Future”. Tujuannya, mempertahankan predikat Yogyakarta sebagai Kota Batik Dunia yang ditetapkan World Craft Council. Tema itu sendiri dipilih sesuai dengan perjalanan batik di Indonesia yang terus berinovasi. Baik dari segi corak batik, strategi pemasaran, sampai proses produksi yang ramah lingkungan.

Gebyar ini juga diramaikan dengan bazaar, pameran batik, pagelaran busana, bincang-bincang soal perkembangan batik, UKM batik, lomba desain busana batik khas Kabupaten Sleman dan pelatihan langsung bertajuk “Ayo Membatik”.

“Kegiatan ini merupakan usaha pemerintah daerah Sleman yang senantiasa memberikan kontribusi, ikut peduli juga mendukung perkembangan batik di Indonesia. Sekaligus sebagai media mengenalkan tradisi batik ke seluruh dunia,” papar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman, Tri Endah Yitnani dalam keetrangan rilis diterima Bisniswisata.co.id, Selasa (21/8/2018).

Saat ini, lanjut dia, terdapat 500 pengrajin batik yang siap memberi edukasi membatik langsung kepada masyarakat melalui “Ayo Membatik”. Karenanya diharapkan melalui acara Ayo Membatik dapat meregenerasi gerakan membatik mulai dini,.

Ditambahkan, Pemkab Sleman melakukan sejumlah usaha mendukung DI Yogyakarta sebagai Kota Batik Dunia. Salah satunya, lewat Peraturan Bupati Nomor 35 Tahun 2015 tentang Tata Kelola Batik Sleman. Perbup berisikan pegawai di ruang lingkun Kabupaten Sleman diharuskan untuk menggunakan batik yang sesuai dengan aturan Perbup. Yaitu, batik tulis, batik cap atau batik tulis dan cap (kombinasi).

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY, Tri Saktiyana menambahkan Gebyar Batik Sleman 2018 ini merupakan usaha untuk memberikan edukasi. Utamanya, dalam pengenalan batik sesungguhnya bukan batik-batikan. Sebab, kriteria batik sesungguhnya diakui World Craft Council menitikberatkan kepada proses di balik pembuatan batik itu sendiri. Karenanya, edukasi langsung penting dilakukan.

“Edukasi sekaligus menjual batik sesungguhnya, bukan printing, yakni yang melalui proses pemalaman atau perintangan yang dapat dilakukan menggunakan canting tulis atau canting cap,” ujar Tri. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Tipe Traveler Paling Menyebalkan

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Saat merencanakan berlibur traveling, satu hal yang sering kali kita bayangkan adalah perjalanan indah menyenangkan. Mengunjungi objek wisata, merasakan kuliner daerah, hingga menambah pengalaman baru dalam menjelajah daerah. Sering kali untuk menikmati itu rekan perjalanan yang cocok dan asik sangat diperlukan agar tetap nyaman, bahkan mengasyikkan.

Namun sering kali, rekan seperjalanan merusak suasana berlibur. Terkadang mereka teman baik dalam keseharian, ketika sudah liburan bersama, akan terlihat sifat aslinya.

Dikutip dari channelnewsasia, Selasa (21/08/2018), berikut tipe orang-orang yang paling menyebalkan dalam perjalanan. Mengetahui tipe ini lebih memudahkan untuk menyeleksi rekan perjalanan.

#. Tipe Seorang Putri

Mereka tidak akan melonggarkan anggaran, tidak akan menginap di hotel yang kurang dari hotel bintang lima dan tidak akan pergi ke mana pun tanpa pengering rambut. Sebagai akibatnya, koper yang dibawa akan lebih besar dari kebutuhannya dan mereka selalu membutuhkan bantuan untuk membawanya. Mereka tidak akan pergi mendaki, berkemah, berenang, atau ke tempat lain di mana akan membuat kotor. Bahkan, tipe putri ini bersikeras untuk naik taksi ke mana-mana, bahkan ketika tujuan terlihat dari tempat berdiri.

#. Tipe Anak Rumahan

Mereka datang ke tempat indah dan jauh dari tempat asal, namun, yang ingin dilakukan hanya tinggal di kamar hotel. Ide mereka tentang liburan adalah tidur, memesan layanan kamar dan menonton Netflix dengan tenang. Tipe rumahan ini akan lebih menyebalkan saat perjalanan pulang. Sebab, biasanya mereka akan mengatakan “Kapan perjalanan kita berikutnya? Ingat waktu yang menyenangkan yang telah kita lakukan sebelumnya?”

#. Tipe Pekerja Keras

Tipe pekerja keras adalah kerabat dekat tipe rumahan, kecuali mereka tidak bepergian dengan santai. Tipe ini akan membawa tas ekstra yang penuh dengan dokumen, dua laptop, dan perangkat pendukungan untuk kebutuhan pekerjaan. Selama perjalanan, mereka menghabiskan lebih banyak waktu berbicara dengan bos di telepon daripada berbicara dengan Anda. Jika Anda berhasil menyeret mereka keluar dari kamar hotel untuk kegiatan di luar ruangan seperti, katakanlah, mendaki gunung, mereka akan membawa kedua laptop untuk mencoba bekerja.

#. Tipe Penjaga Makan

Tipe ini akan begitu sulit untuk diajak mencari wisata kuliner khas tempat wisata. Merek begitu ketat dengan diet yang dijalankan, sehingga sering kali merepotkan rekan perjalannya. Menjaga konsumsi makanan memang suatu yang baik, namun, ketika berlibur maka pembauran akan lebih memudahkan. Anda tidak maukan direpotkan dengan harus mengikuti kebiasaan makan yang menyulitkan ketika ada hidangan lezat di depan mata.

#. Tipe Influencer

Influencer memiliki waktu yang sangat menyenangkan untuk berlibur dan tidak ingin siapa pun tertinggal berita seputar mereka. Tipe ini akan menghabiskan waktu Anda dengan permintaan foto yang tidak sebentar. Mereka juga memonopoli kamar mandi di pagi hari dengan tata rias, melilitkan rambut dan mencoba semua pakaian yang dibawa di koper. Tipe ini akan lebih tertarik dengan membagikan momen kepada warganet ketimbang bersenang-senang dengan Anda. Anda termasuk tipe yang mana? (NDY)

Sylvester Stallone Mulai Garap Rambo V

this formate

LOS ANGELES, bisniswisata.co.id: Film heroik Rambo akan hadir dalam bentuk sekuel dengan judul Rambo 5. Film ini dikabarkan akan digarap oleh aktor kawakan Sylvester Stallone. Saat ini, Sylvester pun tengah melakukan sejumlah persiapan.

Dilansir laman Comicbook, Selasa (21/08/2018), kabar ini beredar setelah aktor 72 tahun itu mengunggah sebuah poster yang menampilkan sosok Rambo dengan ikat kepala merahnya yang khas, beberapa waktu lalu di akun Instagram pribadinya. Di foto itu, Sylvester tampak memegang pisau komando di tengah hujan.

Menurut Geeks Worldwide, seri kelima Rambo ini akan disutradarai Adrian Grunberg yang sebelumnya menukangi Get the Gringo. Dia menggantikan Sylvester yang sebelumnya didapuk sebagai sutradara selain menjadi bintang utama film ini.

Karakter dan plot tenang film ini sudah mengemuka beberapa waktu lalu. Di seri terbaru ini, Rambo yang sudah mapan dan pensiun ditarik seorang wartawan untuk ikut misi menyelamatkan sekelompok gadis dari jaringan perdagangan manusia.

“Rambo bersatu dengan seorang wartawan untuk menelusuri dan menyelamatkan sekelompok gadis yang diculik jaringan perdagangan manusia Meksiko setelah berusaha hidup mapan di sebuah peternakan keluarga di Arizona setelah puluhan tahun berada di luar negeri,” demikian bunyi sinopsis film ini.

Sementara Rambo merupakan film waralaba yang pernah dibintangi oleh Sylvester Stallone. Film yang terakhir dirilis pada tahun 2008 dengan judul Rambo itu sangat ikonik dengan sosok Sylvester. Film ini sukses meraup untung besar.

Kabarnya, pemasukan terakhir yang didapat film Rambo tahun 2008 lalu lebih dari USD42 juta. Sedangkan secara internasional, film ini meraih USD70 juta. Untuk box office, Rambo mendapatkan USD113 juta. (NDI)

22 – 26 Agustus 2018, Sanur Village Festival

this formate

DENPASAR, bisniswisata.co.id: Sanur Village Festival, pesta rakyat desa Sanur Bali kembali unjuk gigi. Festival yang dihelat pertama kali pada 2006, tahun ini berlangsung di Pantai Matahari Terbit Sanur pada 22-26 Agustus 2018.

Tema yang diusung tahun ini: Mandala Giri, yaitu sebuah refleksi atas meningkatnya aktivitas vulkanik Gunung Agung agar menjadi kesadaran bersama dalam kemanusian, persaudaraan, dan kecintaan pada semesta.

Ada banyak program yang bisa dipilih untuk turut berpartisipasi maupun sekadar menikmati suasana festival yang penuh pesona keindahan dan keramahan masyarakat Sanur. Juga memanfaatkan layanan teknologi digital untuk transaksi. Karena itu, Sanur Village Festival menggandeng aplikasi dalam jaringan Boost.

Pasalnya, wisatawan yang kini didominasi generasi melek teknologi dan milenial menginginkan praktik pariwisata yang mudah, cerdas, aman dan semua dapat dilakukan dengan ponsel. Sehingga, hadirnya aplikasi ekonomi digital Boost milik PT Axiata Digital Services Indonesia menambah nama baru ajang pariwisata itu pada 2018 menjadi Boost Sanur Village Festival.

Aplikasi digital itu, salah satunya diimplementasikan dalam layanan penyewaan sepeda atau Gowes yang diakses melalui telepon pintar. Di sepanjang pantai dan Jalan Danau Tamblingan terdapat 12 titik yang menyediakan 110 sepeda Gowes yang bisa diakses melalui ponsel dengan biaya murah. Dengan begitu, wisatawan juga bisa menyusuri desa dan pantai di Sanur menggunakan sepeda yang ramah lingkungan.

Selain itu, transaksi setiap penjual dan pembeli Sanur Village Festival, harus memiliki aplikasi yang dapat diunduh di play store atau Itunes app store guna memudahkan bertransaksi melalui kode bar dan tidak lagi menggunakan tunai.

Sanur Village Festival menghadirkan sejumlah atraksi wisata yang terinspirasi dari semangat kebersamaan masyarakat Bali ketika menghadapi peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Agung, sesuai dengan tema besar Mandala Giri. Mandala Giri secara harfiah dapat diartikan sebagai lingkaran dan gunung yang bagi orang Bali adalah hulu atau kepala yang menjadi orientasi spiritual dan budaya.

Festival dimeriahkan pagelaran budaya tradisional Bali dan Nusantara berbaur dengan beragam jenis musik modern. Pergelaran sendratari kolosal, kreativitas seni ditampilkan bagi publik seperti melukis di tubuh, pameran seni rupa dan fotografi, seni pahat memanfaatkan es dan buah yang diramu selama penyelenggaraan festival tersebut.

Wisatawan bisa menikmati aktivitas bersepeda menjelajahi Sanur sambil menikmati aktivitas nelayan, keindahan pantai, arsitektur, lansekap, kuliner, situs-situs bersejarah, museum dan galeri seni. Juga dimeriahkan festival layang-layang dunia yang menampilkan berbagai macam layang-layang tradisional Bali sampai kontemporer dari peserta mancanegara.

Sensasi kuliner dari warung hingga restoran dan hotel bintang lima yang digelar di bazar makanan juga bisa dinikmati wisatawan dengan harga terjangkau. SVF juga akan menggelar aksi hijau dan lestari, di antaranya penanaman terumbu karang, pelepasan tukik, aksi bersih pantai, penanaman bibit mangrove, penanaman pohon langka, edukasi lingkungan hidup dan kampanye peduli lingkungan. (redaksibisniswisata@gmail.com)