Terombang-ambing 10 Jam, Turis Inggris Jatuh dari Kapal Pesiar

this formate

ZAGREB, bisniswisata.co.id: Seorang turis wanita asal Inggris dilaporkan selamat setelah jatuh dari kapal pesiar di lepas pantai Kroasia, kata penjaga pantai negara itu. Dikutip laman BBC, Senin (20/8/2018), insiden sangat tragis ini terjadi pada Sabtu 18 Agustus, sekitar tengah malam waktu setempat.

Para pejabat mengatakan wanita berusia 46 tahun itu berhasil diselamatkan, setelah 10 jam terapung bahkan terombang-ambing di lautan Adriatik, sekitar 60 mil dari lepas pantai Kroasia.

Wanita itu, yang menurut laporan surat kabar setempat diketahui bernama Kay Longstaff, segera dibawa ke rumah sakit di kota Pula, sesaat setelah berhasil diselamatkan dari lautan.

Longstaff mengaku jatuh dari bagian buritan kapal, dan “sangat beruntung bisa hidup,” lontarnya. Kini ia berada di bawah pengawasan kedutaan besar Inggris di ibu kota Kroasia, Zagreb.

Dilanjutkan, kebiasaanya melakukan yoga, membantunya mengatur nafas dan keseimbangan selama terombang-ambing di lautan, hingga kurang lebih 10 jam, sebelum ditemukan oeh regu penyelamat.

Berbicara kepada saluran berita Kroasia HRT, setelah meninggalkan kapal patroli penjaga pantai Cavtat, dia menambahkan, “Saya berada di dalam air selama 10 jam, dan orang-orang hebat ini membantu menyelamatkan saya.”

Kapten kapal penyelamat, Lovro Oreskovic, mengatakan dia ditemukan pada hari Minggu dengan konsisi “kelelahan”. “Kami sangat senang karena menyelamatkan nyawa manusia.” paparnya.

Sebuah pernyataan dari Norwegian Cruise Line menegaskan bahwa seorang tamu telah jatuh ke laut, saat kapal sedang dalam perjalanan dari Vargarola ke Venesia. “Kami bersyukur memberi tahu bahwa tamu tersebut ditemukan hidup, saat ini dalam kondisi stabil, dan telah dibawa ke darat di Kroasia untuk perawatan lebih lanjut,” lanjutnya.

Pihak pengelola kapal pesiar mengatakan tamunya yang berkewarganegaraan Inggris itu telah berada dalam kondisi aman, dan segera bersatu kembali dengan teman dan keluarganya.

Pihak kementerian luar negeri Inggris mengaku masih berkoordinasi dengan otoritas Kroasia, untuk mengetahui penyebab terjatuhnya Longstaff. Insiden di atas terjadi berminggu-minggu setelah seorang pekerja kapal pesiar jatuh ke laut, saat bepergian dengan Norwegia Getaway, juga dijalankan Norwegian Cruise Line. Pekerja itu dikabarkan terdampar di pesisir Teluk Meksiko.

Pekerja malang itu diketahui sebagai seorang pria berusia 33 tahun, yang diyakini dari Filipina. Ia diselamatkan 22 jam kemudian, setelah ditemukan 42 kilometer di luar zona pencarian penjaga pantai pada bulan Juli.

Mundur beberapa bulan sebelumnya, seorang pria Australia juga sempat dikabarkan terjatuh dari kapal pesiar Sun Princess, saat melakukan perjalanan dari Indonesia ke Malaysia. Sayangnya, pria berusia 80 tahun itu tidak berhasil diselamatkan nyawanya. (NDY)

IOF: 80% Jeep Wisata Tak Sesuai Standar Keselamatan

this formate

BANTUL, bisniswisata.co.id: Indonesia Off-Road Federation (IOF) DI Yogyakarta (DIY) mengingatkan agar berhati-hati jika ingin berwisata mengendarai jeep wisata yang tersebar di wilayah Yogya, seperti wisata Jeep Merapi. Pastikan jeep wisata yang anda pilih telah sesuai standar keselamatan.

Mengingat IOF DIY membongkar data yang mengejutkan. Hasil penyelidikannya, ternyata hanya sekitar 20% saja jeep wisata yang ada di wilayah Yogya memenuhi standar keselamatan. Sisanya sekitar 80% atau mayoritas belum memiliki stadar keselamatan yang dianjurkan IOF.

“Catatan kami, jumlah mobil jeep yang digunakan untuk layanan jelajah wisata alam mencapai ribuan unit. Dari jumlah itu hanya sekitar 20% yang sesuai standar keselamatan penumpang yang dikeluarkan IOF DIY,” papar Ketua Bidang Organisasi IOF DIY Probo, saat acara ulang tahun pertama Dlingo Adventure Communty di Puncak Becici, Dlingo, Bantul, Senin (20/8/ 2018).

Probo mengaku tak kaget lagi jika ada kecelakaan jeep wisata menyebabkan korban meninggal dunia seperti beberapa waktu lalu di wisata Lava Tour Merapi. “Sesuai standar keselamatan penumpang minimal, mobil yang digunakan harus menggunakan sabuk pengaman,” ungkapnya

Selain itu mobil hanya ditumpangi empat orang termasuk sopir, tidak boleh lebih. Juga menggunakan helm pelindung kepada, ban mobil standar off road, pelindung bagian luar mobil yang bisa menahan ketika mobil terbalik atau terguling, penumpang tidak boleh posisi berdiri saat mobil berjalan.

“Selama ini penumpang berdiri dibiarkan. Padahal ini sangat membahayakan. Sopir juga harus benar-benar tahu cara mengeporasikan mobil berpenggerak roda empat sehingga harus dilatih terlebih dahulu,” lontar Probo.

Menurut Probo beberapa kejadian kecelakaan jeep wisata yang menyebabkan penumpang atau wisatawannya meninggal dunia diketahui akibat jeep yang dioperasionalkan tidak memenuhi standar keselamatan yang dikeluarkan oleh IOF.

“Kecelakaan jeep wisata bukan hanya dua kali saja, tapi cukup banyak kejadian yang tidak terekspos media. Ini harus menjadi perhantian pengelola jeep wisata untuk mengutamakan keselamatan penumpang,” katanya seperti dilansir laman Sindonews.com.

Pengelola Hutan Pinus Gandi Saputro mengakui banyak anggota Dlingo Adventure Community yang mobilnya belum sesuai standar keselamatan dari IOF. “Kami menggandeng IOF DIY untuk memberikan pembekalan,” sambungnya. (NDY)

Gempa Lombok, Status Bencana Nasional Ganggu Pariwisata

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Gempa Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB) terus terjadi. Tiga kali skala besar dan puluhan gempa susulan skala kecil. Terakhir gempa kembali melanda pada Ahad (19/08) malam dengan kekuatan 7 skala Richer. Gempa ini menyebabkan 10 orang meninggal dan ratusan bangunan rusak.

Sementara itu, gempa besar sebelumnya yang terjadi pada 5 Agustus lalu telah menyebabkan tak kurang dari 548 orang dan ratusan ribu warga mengungsi. Kerugian ekonomi diperkirakan mencapai lebih dari Rp 7 triliun.

Banyak pihak mendesak agar dijadikan bencana nasional. Namun Pemerintah memiliki alasan cukup kuat mengapa hingga saat ini bencana gempa Lombok, tidak ditetapkan sebagai bencana nasional. Pasalnya, penetapan sebagai bencana nasional diyakini bisa merugikan negara.

“Pemerintah berkaca kepada bencana letusan Gunung Agung di Bali tahun lalu. Pengalaman kita seperti di Bali, begitu kita bilang bencana nasional semuanya turun. Sebab, status bencana nasional itu berdampak kepada travel warning, menggangu pariwisata kita,” papar Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan di Kompleks Istana Kepresidean, Senin (20/8).

Hal senada juga diutarakan Sekretaris Kabinet Pramono Anung menyampaikan pemerintah memiliki alasan tak menetapkan status bencana nasional pada gempa di Lombok. Hal ini dikarenakan mempertimbangkan dampak penurunan pariwisata di Lombok jika ditetapkan status bencana nasional.

Jika bencana tersebut ditetapkan sebagai bencana nasional, lanjut Pramono, Pulau Lombok tertutup dari wisatawan sehingga menimbulkan kerugian lebih banyak. Bahkan, dampak dari status bencana nasional bukan hanya merugikan pariwisata Lombok, namun juga pariwisata sekitarnya seperti Bali.

“Kalau kita nyatakan bencana nasional berarti bencana itu adalah seluruh nasional RI dan menjadikan travel warning negara-negara bukan hanya ke Lombok tapi bisa ke Bali dampaknya luar biasa yang biasanya tidak diketahui oleh publik,” jelas Pramono di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Senin (20/8).

Kendati demikian, pemerintah pusat akan memberikan bantuan penanganan secara penuh terhadap para korban bencana. Penanganan dampak bencana secara khusus akan ditangani oleh Kementerian PU-PR, BNPB, dan juga TNI-Polri dengan memperbaiki kerusakan baik pada pemukiman, tempat ibadah, maupun fasilitas umum lainnya. “Jadi penanganannya sudah seperti bencana nasional,” tambahnya.

Karena itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) terkait penanganan gempa Lombok yang sama dengan penanganan bencana nasional. Pramono mengatakan, dalam Inpres tersebut diatur kewenangan MenPU-PR dan juga BNPB untuk melakukan penanganan.

Inpres penanganan dampak bencana Lombok itupun saat ini telah memasuki tahap finalisasi. Sehingga diharapkan Inpres tersebut akan diteken oleh Presiden pada esok hari. “Hari ini finalisasi mudah-mudahan besok naik ke Presiden,” kata dia.

Usai pertemuan dengan PM Korea Selatan pada siang ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga menyampaikan, instruksi presiden tentang penanggulangan dampak bencana gempa masih disiapkan. “Ini baru disiapkan Inpres,” kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta.

Terkait status bencana nasional, menurut Jokowi, yang terpenting bukanlah status ditetapkan bencana nasional atau bukan. Namun, bagaimana upaya penanganan langsung di lapangan untuk membantu para korban terdampak gempa.

Jokowi mengaku terus memantau perkembangan yang terjadi di Lombok dan sekitarnya. Ia juga tak menutup kemungkinan untuk kembali mengunjungi Lombok.

Pemerintah memiliki anggaran Rp 4 triliun untuk membangun kembali Nusa Tenggara Barat (NTB) usai diguncang gempa sejak pekan lalu. Untuk tahap pertama ini pemerintah telah menggelontorkan sekitar Rp 38 miliar. Sehingga, menurut Jokowi, status bencana nasional tidak lagi menjadi penting.

“Yang paling penting menurut saya bukan ditetapkan atau tidak ditetapkan status tersebut, namun yang paling penting adalah penanganan langsung di lapangan,” jelas dia. (NDY)

Kabut Asap Mengguncang, Sriwijaya Air Tunda Terbang

this formate

NATUNA, bisniswisata.co.id: Penerbangan Sriwijaya Air Sj-037 dari Ranai, Natuna tujuan Batam, yang seharusnya berangkat pukul 13.55 WIB terpaksa tertunda ke pukul 16.00 WIB akibat kabut asap kiriman menyelimutinya

“Penerbangan ditunda karena kabut asap di daerah Pontianak sehingga mempengaruhi jadwal ke Natuna,” kata salah seorang petugas Avsec Bandara Ranai Raden Sadjad, Randi saat dikonfirmasi, dilansir Antara, Senin (20/8/2018).

Pesan serupa juga disampaikan manajemen maskapai bersangkutan ke para calon penumpang perihal penundaan karena kabut asap di Pontianak.

Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Ranai, Demitrius mengatakan dalam beberapa hari ini kabut asap telah terlihat menutupi wilayah Kabupaten Natuna. “Hari ini makin tebal karena terdapat 168 titik api di wilayah Kalimantan Barat,” katanya.

Menurut dia, banyaknya titik api itu mempengaruhi cuaca Natuna, sehingga ada penundaan penerbangan di Ranai. Jika titik api di provinsi tetangga makin banyak bukan tidak mungkin hari-hari ke depan, kabut asap makin tebal menutupi wilayah Natuna. Pasalnya, arah angin bertiup dari Tenggara ke Baratdaya.

“Natuna mendapat kiriman kabut asap. Mudah-mudahan sumber api di Kalimantan cepat dapat tertangani agar cuaca kita di Natuna kembali cerah,” katanya. (NDY)

The Meg Puncaki Box Office Dunia

this formate

HOLLYWOOD, bisniswisata.co.id: Film The Meg berhasil melewati kompetisi di box office internasional untuk minggu kedua Agustus 2018 dalam penayangannya di bioskop. Film ini tetap menjadi nomor 1 di box office internasional.

Film genre thriller yang diproduksi Warner Bros menghasilkan USD67 juta di 55 wilayah di luar negeri pada akhir pekan ini, di mana penghitungan pendapatannya mencapai USD230,4 juta. Adapun pemasukan di Amerika Utara sebesar USD21,5 juta dan perhitungan global lebih dari USD314 juta.

Seperti dilansir Variety, Senin (20/08/2018) The Meg yang merupakan film produksi bersama dengan pihak China dan telah melampaui angka USD100 Juta di Middle Kingdom. Dibuka di Korea dengan pemasukan sebesar USD3.2 juta di 601 tempat, diikuti Australia dengan USD2.5 juta pada 413 layar.

Pasar holdover teratas, termasuk Meksiko meraup sebesar USD3.7 juta, di Inggris film ini juga suskses dengan meraup pendapatan sebesar USD2.8 juta pada 720 layar. Untuk Rusia, pemasukannya sebesar USD2.3 juta.

The Meg menceritakan kapal selam laut yang diserang hiu megalodon, hiu yang sudah diperkirakan punah. Akibat serangan hiu magalodon, kapat tersebut rusak. Disisi lain ahli tentang laut dan para penyelam harus berusaha untuk menyelamatkan awak kapal. Cerita ini didasarkan pada buku fiksi ilmiah 1997 Meg: A Novel Deep Terror oleh Steve Alten.

Film lain produksi Warner Bros yang juga sukses di dunia adalah Crazy Rich Asians. Film ini telah mengantongi pendapatan sebesar USD730 ribu ketika memulai debutnya di enam wilayah internasional.

Berdasarkan buku terlaris Kevin Kwan, film yang dibintangi Constance Wu, Henry Golding, Gemma Chan, Awkwafina, Ken Jeong dan Michelle Yeoh memperoleh USD208 ribu di Belanda dan USD196 ribu di Uni Emirate Arab. (NDI)

Danau Weekuri, Daya Tarik Perpaduan Wisata Alam Dan Bahari

this formate

KUPANG, bisniswisata.co.id: Nama Weekuri berasal dari bahasa Sumba berarti air percikan. Sebutan ini karena danau ini, terbentuk dari percikan air laut yang menembus batu karang sehingga membentuk laguna tersendiri.

Danau Weekuri bukan hanya wisata alam juga pemandangan laut lepas sekaligus dari satu titik ketinggian di antara bebatuan karang. Sehingga danau ini menyuguhkan pemandangan menakjubkan. Inilah daya tariknya.

Di Weekuri, pengunjung dapat menyaksikan hempasan gelombang laut yang memecah karang, buih-buihnya menerobos terowongan dan sela-sela karang membentuk danau nan hijau. Di danau ini, pengunjung bisa bermandi ria dan berenang sepuas-puasnya. Warga juga menyiapkan ban mobil untuk mereka yang belum mahir berenang tanpa mematok harga, untuk alat berenang.

Danau Weekuri merupakan danau air asin, dari air laut yang menembus batu karang yang mengelilingi danau. Karena kadar garamnya tinggi, kata Oktavianus Dadu, warga desa itu, orang bisa mengapung tanpa harus menggunakan pelampung dalam waktu cukup lama.

Danau Weekuri dikelilingi batuan cantik yang sering disambangi pengunjung sebagai tempat berteduh. Ada pula batuan gua yang membentuk bundaran seolah melindungi danau itu dari hempasan gelombang laut.

Kondisi ini menyebabkan air di Danau Weekuri yang berbentuk oval dengan panjang sekitar 150 meter dan lebar 50 meter itu lebih tenang dan tidak berombak. Selain itu, ada juga batuan karang yang dengan tumbuhan seperti kaktus. Di tengah-tengah karang juga menjadi tempat kawanan tawon untuk singgah dan berkembang biak.

Beberapa titik air di Danau Weekuri memiliki gradasi warna yang cantik. Ada yang berwarna biru, kehijauan, hingga putih dari pantulan dasar danau. “Orang di desa ini menyebutnya danau air asin karena airnya berasal dari air laut yang masuk melalui lubang-lubang batu karang yang memisahkan laut dengan danau,” ucap Oktavianus

Kedalaman Danau Weekuri berkisar 30 centimeter hingga 2,5 meter. Akan tetapi, saat air sedang pasang kedalaman danau bisa mencapai lima meter. Kepada wisatawan yang ingin mengunjungi objek wisata itu, sebaiknya mulai pukul 16.00 Wita hingga menjelang sore.

“Itu adalah waktu yang paling tepat karena anda bisa melihat air danau yang sangat biru dari pantulan sinar matahari yang telah bergerak ke barat dan melihat pemandangan ‘sunset’ (matahari terbenam),” kata Oktavianus seperti dilansir laman Antara, Senin (20/08/2018).

Danau Weekuri terletak di Desa Moromanduyo, Kecamatan Kodi Utara, sekitar 60 kilometer utara Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya. Untuk ke lokasi itu, pengunjung harus menempuh perjalanan selama sekitar 1,5 hingga dua jam dari Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Di samping itu, pengunjung harus mengeluarkan biaya sebesar Rp800 ribu untuk menyewa mobil satu hari penuh, karena belum ada akses transportasi umum menuju lokasi itu. Untuk menuju Weekuri, pengunjung bisa memilih jalan tengah trans Weetabula-Kodi Utara atau jalan pantai utara (pantura) yang sebagian besarnya sudah beraspal hotmix.

Jalan pantura ini juga langsung menuju Bandara Tambolaka, sehingga memudahkan wisatawan yang berkeinginan langsung kembali ke Pulau Jawa atau Bali setelah menikmati keindahan Danau Weekuri.

Walaupun lokasinya jauh dari pusat kota, Danau Weekuri masih tetap menjadi magnet para wisatawan lokal dan mancanegara. Pada akhir pekan dan musim liburan, ratusan orang datang setiap harinya untuk menikmati pemandangan di Danau Weekuri sambil berswafoto.

Pemerintah Sumba Barat sejak 2016 mulai menata kawasan wisata ini secara bertahap, dengan membangun jembatan kayu agar wisatawan bisa menikmati pemadangan ke danau sekaligus ke lautan lepas sambil berswafoto dari ketinggian. Juga tempat khusus bagi perenang yang mau melompat dari ketingian ke danau itu, selain membangun jalan rabat beton dan beberapa “lopo” dan rumah ganti serta rumah penjaga.

Walaupun pemerintah sudah menyiapkan sejumlah fasilitas untuk wisatawan yang berkunjung ke lokasi itu, para pengunjung tidak dipungut biaya. “Kami tidak menetapkan tarif, baik orang maupun kendaraan, yang masuk kawasan wisata itu. Namun, wisatawan diberi kesempatan sukarela untuk memberikan biaya masuk objek wisata ini,” papar Yustinus YK Lay, penjaga danau

Hal tersebut, karena belum ada peraturan daerah (perda) tentang retribusi masuk kawasan wisata. “Terserah pengunjung saja. Ada yang bayar Rp5.000 dan ada pula yang membayar sampai Rp20 ribu, serta ada banyak juga yang tidak membayar” katanya.

Damianus Dengi Wungo, petugas dari Dinas Pariwisata Sumba Barat Daya berharap, pemerintah dan DPRD segera menerbitkan peraturan daerah tentang retribusi kawasan wisata itu. Dia mengatakan pemerintah masih terus berupaya membenahi kawasan wisata itu.

Saat ini, kata dia, sedang dibangun pelataran parkir untuk kendaraan yang masuk kawasan itu serta bangunan untuk kuliner. “Masih dibenahi dan tentu dilakukan secara bertahap karena membutuhkan anggaran cukup besar,” katanya.

Selain itu, masih ada sejumlah fasilitas pendukung yang perlu diadakan, seperti air bersih, penerangan, dan akses telekomunikasi ke kawasan itu. “Saya bertugas di Weekuri bersama anak-anak. Kami mencatat keluhan pengunjung, seperti air bersih, penerangan, dan juga jaringan seluler,” katanya.

Jumlah kunjungan wisatawan ke lokasi itu rata-rata 75-100 orang per hari. Jumlah ini meningkat menjadi 300-400 orang pada hari libur panjang. “Destinasi ini tidak ada di daerah lain di Indonesia. Hanya ada di Sumba Barat Daya,” kata Muhammad Karim Saputra, seorang wisatawan.

Oleh karena itu, pemerintah tidak perlu segan-segan membenahi objek wisata ini, karena ke depan bisa memberi manfaat untuk daerah dan masyarakat sekitar kawasan wisata ini. “Kita berharap, masyarakat sekitar harus dibina dan dibantu untuk memulai usaha, karena merekalah yang lebih pantas mendapatkan manfaat dari kunjungan wisatawan ke objek wisata ini,” katanya. (NDY)

Berwisata Belanja, Atlet Asian Games Beli Baju Khas Bali

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Kazakhstan menjadi delegasi Asian Games 2018 pertama yang mengunjungi Smesco Indonesia untuk berwisata belanja. Irina misalnya, fisioterapis atlet yudo Kazakhstan ini membeli sejumlah produk suvenir yang dipasarkan di Gedung Smesco UKM Jalan Gatot Subroto Jakarta.

Irina Ia berbelanja antara lain baju khas Bali, kopi, dan sejumlah cincin. “Saya mau membeli baju buat cucu,” kata Irina saat ditemui wartawan, di gedung SMESCO UKM Jakarta, Senin (20/08/2018).

Irina yang berada di Smesco sekitar satu jam lebih ini merasa sangat puas dengan apa yang tersedia di tempat tersebut. “Ini adalah tempat yang bagus untuk dikunjungi. Besok saya akan mengajak tim official lainnya ke Smesco,” ujarnya.

Selain Kazakhstan, seperti dilansir laman Antara, Smesco Indonesia juga kedatangan buyer dari delegasi Cina terdiri dari seorang official dan atlet non peserta. Mereka tertarik dengan hasil kerajinan UKM Indonesia.

Direktur Utama Lembaga Layanan Pemasaran (LLP) KUKM Emilia Suhaimi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin, 20 Agustus 2018, mengatakan pihaknya menyambut baik kedatangan rombongan delegasi Asian Games 2018 di Smesco Indonesia.

“Smesco Indonesia memang salah satu dari empat destinasi wisata belanja bagi delegasi Asian Games bersama Grand Indonesia, Senayan City, dan Plaza Senayan. Smesco Indonesia ditunjuk Inasgoc sebagai marketing agency official merchandise Asian Games 2018,” kata Emilia.

Emilia mengatakan, para atlet dan official Asian Games bisa mendapatkan merchandise resmi di Smesco Indonesia. “Kelebihan Smesco selain menjual merchandise Asian Games, kami juga menjual produk-produk UKM unggulan dari 34 propinsi di Indonesia. Jadi cukup datang ke sini sudah bisa mendapatkan produk dari berbagai daerah,” ucapnya.

Para delegasi yang akan berkunjung ke Smesco Indonesia disediakan shuttle bus khusus oleh Inasgoc. Shuttle bus ini berangkat dari wisma atlet setiap 15 menit sekali.

Smesco Indonesia yang dikelola oleh LLP-KUKM itu juga sudah bekerja sama dengan perusahaan kargo untuk pengiriman barang-barang ke berbagai negara yang dibeli para delegasi Asian Games dengan harga khusus. Namun bila tujuan pengirimannya wilayah Jabodetabek, akan bebas ongkos kirim. (NDI)

Ingin Bisnis Kuliner, Nirina Zubir Berbagi Kiat

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Artis dan pembawa acara, Nirina Zubir kini menekuni dunia bisnis. Ada tiga jenis bisnis kuliner. Restoran steik dan usaha thai tea dikelola Nirina Zubir bersama sahabatnya, Lucy Wiryono. Sementara dendeng balado dirintis bareng suami, Ernest Fardiyan Syarif.

Na, sapaan akrab Nirina, mengakui bagian tersulit dari membesarkan bisnis adalah konsistensi. Untuk hadir di tengah karyawan dan mengontrol kualitas dibutuhkan niat serta konsistensi. Ibu dua anak tak segan-segan mempromosikan dagangannya melalui media sosial.

Tiga bisnis ini, seperti dilansir laman Tabloidbintang, Senin (20/08/2018) memiliki karakter berbeda. Perbedaan ini merupakan tantangan tersendiri sehingga membuat Na bersemangat. Bahkan ketekunan, kesabaran dan ketelatenan membuat bisnis kuliner tetap eksis.

Pemain film “30 Hari Mencari Cinta” (tahun 2003) berbagi kiat buat yang ingin berwirausaha. “Pertama, Anda harus bisa membedakan antara hanya ingin punya usaha dan benar-benar ingin punya usaha,” kata Na kelahiran Antananarivo, Madagaskar, 12 Maret 1980.

Kalau cuma ingin punya usaha, sambung peraih Most Favourite Actress di MTV Indonesia Movie Awards 2004, biasanya seseorang hanya menanam uang dan maunya tahu beres. “Kalau benar-benar ingin punya usaha, ia mau terlibat dari fase menggagas ide, rancangan desain, menu, dan detail lainnya,” lontar Best Actress di Bali International Film Festival 2006.

Kedua, tambah Na, tidak ada istilah bisnis kecil-kecilan. Mereka yang mengatakan itu biasanya menjadikan bisnis sebagai aktivitas sampingan. Ketiga, ubah pola pikir bahwa hal pertama yang harus dilakukan saat merintis bisnis adalah mengumpulkan uang.

“Menurut saya, hal pertama adalah memiliki ide orisinal, bukan mengumpulkan uang. Saat uang terkumpul tapi belum ada ide, ujung-ujungnya uang itu terpakai untuk keperluan lain. Ketika ide orisinal sudah ditemukan, kita bisa memperkirakan berapa banyak uang yang dibutuhkan sehingga lebih mudah bagi kita mengumpulkan modal, karena sudah ada gambaran,” ujar ibu dua anak ini.

Sibuk berbisnis tak mengurangi produktivitas Na di dunia akting. Bulan ini, ia merilis film terbaru DOA: Doyok, Otoy, Ali Oncom Cari Jodoh. Dalam film besutan Anggy Umbara itu, Na memerankan Elly. Yang disyukuri Na, Ernest memahami kesibukannya.

“Suami saya dari dunia seni juga. Ia memahami passion saya di bidang bisnis serta akting. Berbisnis bukan untuk persiapan pensiun dari dunia seni. Anggap saja keuntungannya untuk jalan-jalan sekeluarga, ha ha ha!” pungkas Nirina Raudhatul Jannah Zubir, namanya sesuai KTP (TBO)

Gempa Lombok, Penghuni Hotel Tidur di Jalan

this formate

MATARAM, bisniswisata.co.id: Gempa dengan kekuatan 7.0 skalarichter (SR) kembali mengguncang Lombok pada Minggu (19/8/2018) malam. Akibatnya masyarakat Lombok berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Begitu juga para penghuni salah satu hotel terbaik di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) ikut terkena imbas gempa bumi yang berdurasi selama 10 detik.

Pasca kejadian, seperti dilansir laman Medcom, Senin (20/8/2018) para wisatawan dan tamu terpaksa berhamburan keluar hotel dan terpaksa tidur di pinggir jalan. Gempa susulan terjadi sebanyak tiga kali ketika kebanyakan para penghuni hotel baru akan beranjak tidur, yakni antara pukul 22.00 WITA hingga pukul 23.00 WITA. Listrik sempat padam beberapa detik ketika gempa susulan itu terjadi.

Tanpa pikir panjang, para penghuni hotel langsung berhamburan untuk menyelamatkan diri melalui tangga darurat. Selain itu, mereka juga tak segan meninggalkan barang-barang bawaannya.

Gempa Lombok juga terasa hingga Bali. Para wisatawan asing yang berada di Bali berhamburan keluar hotel dan tempat perbelanjaan. Video para wisatawan asing yang berhamburan keluar gedung tersebut diunggah oleh Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam akun twitternya @Sutopo_PN.

BMKG melaporkan gempa bumi berkekuatan 7 SR dengan pusat gempa di laut, 30 km timur laut Lombok Timur NTB pada kedalaman 10 km dan tidak berpotensi tsunami. Posko BNPB telah melakukan konfirmasi ke BPBD untuk mengetahui dampak gempa. Guncangan gempa dirasakan keras Lombok Timur, Lombok Utara, Sumbawa Barat, Sumbawa Besar, Lombok Barat dan Kota Mataram selama 5-10 detik.

“Gempa dirasakan sedang di Bali seperti di Jembrana, Kota Denpasar, Karangasem, Badung, Gianyar, Bangli, Kulungkung dan Buleleng selama 5-10 detik. Gempa juga dirasakan ringan di Jawa Timur bagian timur dan Makassar,” ujar Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB dalam siaran pers, Senin (20/08/2018).

“Masyarakat panik dan berhamburan keluar rumah di Lombok. Sebagian masyarakat histeris karena merasakan guncangan gempa yang lebih keras dibandingkan sebelumnya. Mereka mendengar suara gemuruh yang kemungkinan berasal dari longsoran di perbukitan dan Gunung Rinjani. Belum dapat dipastikan dampak gempa karena listrik padam dan komunikasi mati di Lombok Timur,” tutur Sutopo.

Kondisi listik PLN padam di seluruh Lombok. Kondisi gelap gulita sehingga menyulitkan untuk memperoleh informasi dampak gempa, sambungnya.

Gubernur NTB mengimbau pada masyarakat Lombok untuk tetap waspada dan tenang. Bagi masyarakat di sekitar Sembalun dan Sambelia Lombok Timur agar menjauhi perbukinan. Masyarakat agar menjauhi bangunan dan rumah yang sudah tidak memenuhi standar keamanan. Aktivitas pendidikan pada berbagai tingkatan agar diliburkan sampai batas waktu yang ditentukan kemudian.

Gempa dirasakan keras di Lombok Timur yang paling berdekatan dengan pusat gempa. Gempa dirasakan VI MMI di Lombok Timur. Berdasarkan laporan dari aparat di Lombok Timur belum dapat dipastikan berapa korban jiwa dan kerusakan. Situasi listrik padam. Gempa susulan masih terasa. Warga mengamankan diri dan mengungsi di lapangan yang ada dan menjauhi bangunan-bangunan.

Di Kecamatan Sembalun Lombok Timur, evakuasi warga yang sedang dirawat di Pustu Sembalun menuju Rumah sakit Lapangan Yonkes di Lapangan Sembalun. Masyarakat juga diarahkan mengungsi di lapangan Sembalun. Beberapa rumah dan bangunan roboh. “Banyak bangunan roboh di Kecamatan Sambelia. Masyarakat berkumpul di lapangan dan di tempat yang aman. Masyarakat merasakan trauma dengan gempa,” ujar Sutopo.

Kepala BNPB Willem Rampangilei telah berkoodinasi dengan Panglima TNI terkait pengiriman bantuan logistik dan peralatan menyusul gempa susulan 7 SR. Pesawat-pesawat Hercules TNI di Lanud Halim Perdanakusuma di Jakarta dan Lanud Abdurahman Saleh di Malang disiakan untuk mengangkut bantuan. Demikian juga kapal KRI jika diperlukan. Menteri BUMN akan lebih meningkatkan operasi pasar beras dan kebutuhan-kebutuhan dasar di Lombok. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Karnaval Batik, Perjuangan Melambungkan Eksistensi Batik

this formate

PEMALANG, bisniswisata.co.id: Nilai artistik, filosofis sampai ekonomis membuat batik mampu bersaing mengikuti perkembangan fashion dari masa ke masa. Disisi lain mahakarya Indonesia dianggap sebagai perlambang kain nasional. Dan sebuah kebanggaan bangsa, UNESCO mengangkat batik sebagai salah satu warisan budaya dunia.

Kebanggaan tak harus tertuang di atas kertas, terpatri di dalam hati, melekat dalam setiap penampilan. Namun harus terus berjuang melambungkan eksistensi batik, dengan berbagai cara. Salah satunya melalui karnaval yang dikibarkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng).

Karnaval ini merupakan ajang resmi pada setiap Pesta Rakyat HUT Jateng. Tak terkecuali perayaan ke 68 tahun ini yang digelar di Kabupaten Pemalang pada Ahad (19/8/2018). Karnaval menampilkan kreasi kostum 21 kabupaten/kota dengan panduan kreativitas desain, keselarasan dan penampilan.

Ketua Dekranasda Jateng, Siti Atiqoh, mengatakan Jateng sangat kaya kerajinan dan keseniannya. Khusus batik hampir setiap kabupaten – kota memiliki ciri khas corak masing-masing. “Itu kekayaan yang tidak hanya dijaga, tapi harus terus dikembangkan, dilestarikan dan melakukan berbagai inovasi,” lontarnya.

Mengenalkan dan memberi bekal pemuda soal batik, kata Atiqoh seperti dilansir laman Bisnis, menjadi cara yang harus dilakukan agar batik bertahan dan mampu melakukan penyesuaian dengan zaman. Harapan Atiqoh sepertinya bukan hal mustahil.

Terbukti tidak terdapat satupun peserta Dekranasda Carnival 2018 dari 21 kabupaten/kota dengan usia uzur. “Pelatihan-pelatihan kerajinan pada pelajar, batik khususnya terus kami tingkatkan, meskipun tetap menemui tantangan terjal,” ujarnya.

Tantangan itu, kata istri Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, dihadapkan dengan usia pascasekolah yang kebanyakan memilih menanggalkan dunia kerajinan dan berlari ke sektor industri. “Tugas kami meningkatkan keyakinan pada generasi muda, selain menjaga kebudayaan dan nilai filosofis, batik juga mampu menjawab persoalan ekonomi. Semangat berwirausaha dunia kreatif kami dorong,” ujarnya.

Kekayaan nilai filosofis dalam batik memang menjadi dasar utama peserta Dekranasda Carnival 2018 dalam menciptakan karya. Menariknya, peserta selalu mengangkat nilai tersebut dari kearifan lokal. Peserta dari Pati misalnya, menampilkan kostum kreasi batik yang mengandung spirit perpaduan antara karakter individu pesisir dengan sejarah.

Hasilnya, penyatuan garis-garis tegas dan bergelombang berbaur antara dominasi warna coklat. Mereka menyebut semangat batik yang mereka bawakan bernama Saridin Andum Waris.

Tim Kabupaten Jepara menampilkan kostum yang terinspirasi dari bunga sepatu yang sedang mekar dan berbahan organik. Tema ini dipilih karena bunga sepatu yang bisa tumbuh di mana-mana lekat dengan spirit Kartini, pahlawan wanita Kota Ukir, yang mampu menginspirasi Indonesia.

Kota Semarang yang tampil terakhir mengusung batik semarangan dengan motif fauna khas pesisir. Diantaranya kupu-kupu, burung blekok, dan biota laut. Tema ini mengusung pesan agar masyarakat terus merawat kekayaan khazanah budaya Semarang yang meruoakan akulturasi budaya berbagai bangsa.

Menyaksikan langsung kreativitas warganya dalam mengolah batik, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo ingin seluruh kabupaten/kota memiliki gelaran carnaval kostum. “Dekranasda Carnaval 2018 bermacam fashion dan produk kreatif ditampilkan dari kabupaten dan kota se Jateng. Semoga setiap kabupaten kota memiliki karnival fashion sendiri dan membawanya ke tingkat internasional,” katanya.

Kota Semarang berhasil menjadi penampil kreasi kostum terbaik, disusul Kabupaten Klaten dan Kabupaten Batang. Selanjutnya juara harapan berturut-turut diraih Kabupaten Kebumen, Kota Pekalongan, dan Kabupaten Banyumas. (BIS)