Komunitas Moge Malaysia Jelajahi Obyek Wisata Perbatasan

this formate

ENTIKONG, bisniswisata.co.id: Komunitas Motor Besar (Moge) asal Malaysia menjelajahi obyek wisata wilayah perbatasan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Selama dua hari pada 18-19 Agustus 2018, rombongan moge malaysia terpikat dengan event atraksi wisata yang digelar di perbatasan Indonesia – Malaysia.

“Perbatasan Indonesia kini sudah bagus. Sudah sangat layak didatangi berbagai komunitas otomotif. Atraksinya juga selalu ada, termasuk event ini. Di Malaysia, sudah terkenal bahwa event perbatasan di Indonesia itu wajib didatangi oleh kita para penggemar motor,” kata Zaidan Bin Ali salah satu pimpinan rombongan Moge asal Malaysia.

Pria yang biasa disapa Zaidan itu juga datang ke Indonesia tidak main-main. Pihaknya memboyong pelbagai pihak yang mendukungnya macam enam wartawan, biro perjalanan asal Malaysia enam orang, dan dari pihak Konjen RI di Kuching delapan orang. Dalam tur itu, ada sekitar 186 moge yang dibawa.

Kepala Bidang Pengelolaan PLBN Entikong Viktorius Dunand mengucapkan banyak terima kasih kepada Kementerian Pariwisata yang terus menghidupkan atraksi-atraksi wisata di perbatasan. “Kesehariannya dilewati hanya 50 hingga 100 orang pelintas batas. Namun kalau ada Kemenpar bisa melonjak hingga ribuan pelintas. Ini sangat bagus untuk ekonomi masyarakat sini,” ujar Viktorius.

PLBN sendiri sedang melakukan persiapan pembangunan pasar tradisional dan pasar modern yang terletak di depan PLBN Entikong. “Inilah yang dimaksud bapak Presiden Joko Widodo, bahwa kegiatan dan pergerakan ekonomi di perbatasan akan hidup jika dilakukan dengan bersama dan berkesinambungan,” kata Viktorius.

Kedatangan romobongan Moge Malaysia dihibur dengan penyanyi dangdut Uut Permatasari. Perayaan atraksi wisata ini disinergikan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Republik Indonesia. Ada beragam hiburan yang telah disiapkan, mulai dari pameran hingga aneka jenis lomba.

Pengunjung dan Wisman Malaysia disuguhkan hiburan, macam pagelaran musik, parade seni budaya, lomba memasak, dan lomba panjat pinang. Di Entikong, wisatawan memiliki banyak opsi berkunjung ke destinasi wisata lainnya. Wilayah ini memiliki wisata alam Pancur Aji, Air Terjun Saka Dua, Riam Odong, hingga Riang Enghasal.

Ada juga Riam Macam, Air Lotup Jangkang, Danau Laet, Kampung Santana, hingga Goa Thang Raya. Semua destinasi di Entikong memang sangat eksotis. Semua itu semakin berwarna dengan kekayaan budaya yang dimiliki.

Sanggau juga memiliki atraksi budaya unik yang menjadi pilar wilayah tersebut. Ini macam Festival Gawai Dayak sebagai representasi kultur Dayak, Festival Paradje untuk Melayu, dan Tionghoa diwakili perayaan Cap Go Meh. Demikian pula, Festival Malam 1 Syuro yang identik bagi suku Jawa. (CNN)

Gelombang Kuliner Halal Terus Menguncang New York

this formate

NEW YORK, bisniswisata.co.id: Berwisata ke New York memang menyenangkan. Puluhan film, serial televisi, dan berita menggambarkan kehidupan New York sebagai sebagai kota ajaib dengan gedung bertingkat dihiasi pesona lampu neon menghiasi malam. Wajar saja apabila warga Indonesia bermimpi untuk berkunjung ke New York minimal sekali dalam hidupnya.

Memang masih ada rasa khawatir bagi wisatawan muslim yang berlibur di kota terbesar di Amerika Serikat. Kekhawatiran terkait soal makanan dan minuman halal. Namun jangan suudhon dulu, karena kini gelombang kuliner halal mulai melanda New York.

Salah satunya kedai Halal Guys yang sudah populer hingga ke Indonesia. Sebenarnya masih banyak pilihan restoran halal lain yang ada di kota New York. Berikut lima restoran di New York yang menyajikan makanan halal dan lezat.

#. Ariana Afghan Kebab Restaurant

Sulit menemukan pelanggan yang memiliki pengalaman buruk saat bersantap di Ariana Afghan Kebab Restaurant. Restoran ini menyajikan hidangan-hidangan klasik Timur Tengah yang penuh rasa dan berporsi cukup besar Ambiance restoran ini pun sangat kental nuansa Timur Tengah dengan ornamen-ornamen permadani yang menghiasi dinding. Restoran ini juga menyediakan menu-menu vegetarian yang digemari oleh kalangan progresif New York. Sehingga restoran ini bukan hanya dipenuhi oleh para muslimin dan muslimah yang ingin menikmati makanan halal, namun semua warga New York yang mencari hidangan lezat

#. Rasa Resto

Apabila Anda rindu dengan masakan Asia maka Anda bisa datang ke Rasa yang berlokasi di 25 West 8th Street. Restoran ini menyajikan makanan khas berbagai negara di Asia seperti Jepang, Thailand, China, dan Malaysia. Tidak perlu khawatir karena selain nikmat, makanan di Rasa ini tentu saja halal. Wajar apabila restoran ini dinobatkan sebagai restoran Malaysia terbaik di New York.

#. Ravagh Persian Grill

Ravagh Persian Grill menyajikan hidangan khas Persia yang kaya rempah. Restoran ini memiliki lokasi yang sangat strategis, yaitu di Time Square sehingga mudah untuk menemukannya. Selain menawarkan cita rasa lezat, restoran ini juga menawarkan porsi yang tidak sedikit dan pelayanan yang istimewa. Restoran ini juga memiliki menu yang cukup lengkap untuk memenuhi kebutuhan sarapan, makan siang, makan malam, yang ditutup dengan pencuci mulut yang spesial.

#. Burgers by Honest Chops

Bukan hanya halal, restoran ini menyajikan burger terlezat di New York. Terletak di 99 McDougal Street, restoran ini gunakan bahan organik untuk mendukung kelezatan burgernya. Tomat, selada, kentang, sausnya pun menggunakan bahan natural bebas zat kimia berbahaya. Namun bintang utamanya tentu saja patty menggunakan daging sapi pilihan diolah sesuai syariat. Patty-nya yang tender, juicy, dan penuh rasa ini terbukti mampu membuat para pecinta burger di New York untuk kembali lagi dan lagi. Menikmati burgernya pun tidak akan lengkap apabila tidak ditemani oleh french fries bertabur keju parmesan dan aneka pilihan soda dengan cita rasa unik.

#. Naya Mezze & Grill

Restoran terletak di 1057 2nd Ave ini merupakan salah satu restoran khas Lebanon terbaik di New York. Lokasinya yang dekat dengan subway juga membuat restoran ini sangat mudah untuk dikunjungi. Restoran ini siap menyajikan menu-menu Lebanon dengan sentuhan Mediterania, lengkap dengan keramahan stafnya. Selain itu tersedia juga menu-menu spesial harian yang kaya rasa. Setelah selesai menikmati hidangan utama, jangan lupa untuk memesan kanafe atau halawet el jibn yang kaya keju untuk pencuci mulut.

Mengingat penerbangan menuju New York membutuhkan waktu yang cukup panjang maka sebaiknya Anda menggunakan maskapai penerbangan yang memiliki pelayanan terbaik sekaligus menyajikan makanan dan minuman halal selama penerbangan.

Saat ini cukup banyak maskapai yang memenuhi kriteria tersebut, salah satunya adalah Etihad. Dengan demikian Anda tidak perlu khawatir lagi soal kehalalan makanan dan minuman yang Anda nikmati selama penerbangan. (redaksibisniswisata@gmail.com)

HUT RI Ke-73 di Moskow Dan Aksi Peduli Lombok

this formate
JAKARTA, bisniswisata.co.id: Bersamaan dengan peringatan  HUT ke-73 Republik Indonesia, KBRI Moskow juga mengadakan   sosialisasi Pemilu 2019, acara ramah tamah dan hiburan masyarakat, serta penggalangan dana peduli Lombok.
Perayaan HUT RI di KBRI Moskow ini dirasakan spesial.
Sekitar 350 orang Warga Negara Indonesia yang berada di Rusia, WNI yang kebetulan sedang berlibur di Rusia,  dan masyarakat Rusia turut hadir merayakan acara yang sangat penting bagi bangsa Indonesia ini.
Semua berbaur menyatu dalam kebersamaan.
Selain staf KBRI Moskow, di antara WNI yang hadir adalah mahasiswa, tenaga kerja Indonesia dan rombongan wisatawan dari Indonesia, termasuk beberapa pendaki Gunung Elbrus dari Indonesia. Hadir pula Valery Radchenko, Konsul Kehormatan RI di St. Petersburg dan Leningrad Region, serta para warga Rusia pecinta Indonesia (Indonesianis) dan diaspora Indonesia.
HUT Kemerdekaan RI ini diperingati secara meriah, dimulai dengan upacara penaikan Bendera Merah Putih di pagi hari. Duta Besar RI untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, M. Wahid Supriyadi, meminta agar WNI di Rusia senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan, serta turut membangun bangsa Indonesia, meskipun jauh dari Tanah Air.
“Kerja kita, prestasi bangsa, sesuai dengan tema peringatan HUT ke-73 RI tahun 2018 ini,” kata Wahid dalam siaran pers yang dikirim KBRI Moskow.
Perayaan HUT RI tahun ini, katanya, juga diwarnai  pula  dengan aksi peduli Lombok. Masyarakat Indonesia di Rusia turut merasakan kesedihan, atas peristiwa gempa bumi di Lombok yang terjadi beberapa waktu lalu.
Konsul Kehormatan RI di St. Petersburg dan Leningrad Region, secara langsung menyampaikan surat ucapan duka dan simpati kepada Dubes Wahid. Selain doa agar warga Lombok yang sedang mengalami musibah, diberikan kekuatan dan kesabaran oleh Tuhan Yang Esa. KBRI Moskow  juga membuka kotak amal peduli Lombok.
Dubes  menuturkan tahun depan, bangsa Indonesia akan menyelenggarakan pesta demokrasi Pemilihan Umum.
“Sebagai WNI di Rusia, kita wajib turut menyukseskan Pemilu tersebut, antara lain dengan menunjung tinggi nilai-nilai demokrasi dan menggunakan hak pilih sebaik-baiknya untuk masa depan bangsa. Kita boleh beda pilihan, namun kita tetap bersatu sebagai bangsa,” ujarnya.
Menyoroti hubungan Indonesia dengan Rusia, dia mengatakan hubungan kedua negara terus berkembang di berbagai bidang, khususnya ekonomi, perdagangan, pariwisata, pendidikan dan sosial budaya.
“Indonesia dan Rusia sedang menuju pada suatu tahapan kemitraan strategis. Upaya-upaya ini tidak terlepas dari kerja sama KBRI Moskow dengan berbagai pihak, termasuk kontribusi WNI di Rusia,” ungkap Wahid.

Songket Sriwijaya Menyapa Eropa Dari Puncak Gunung Elbrus

this formate

Tiga pendaki berselempang songket

JAKARTA, bisniswisata.co.id:
Apa jadinya kalau para pecinta alama mendaki gunung yang tinggi di luar negeri, memakai songket? Wow fantastis! Adalah tiga pendaki Indonesia Faldi Riswandi, Riza Husin dan Riki Andriansyah, yang berhasil menaklukan puncak Gunung Elbrus, Rusia pada 14 Agustus 2018.

Mereka mengenakan kain songket Sriwijaya dari Palembang di puncak gunung yang merupakan gunung tertinggi di Eropa, dengan ketinggian 5.624 meter di atas permukaan laut (mdpl). Ketiga pendaki tersebut adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Palembang, Sumatera Selatan, yang tergabung dalam Mapala Alfedya.

Riza Husin mengatakan dari awal pelaksanaan ekspedisi ini Mapala Alfedya bermimpi untuk mencapai atap Eropa melalui puncak Elbrus, yang merupakan salah satu puncak gunung tertinggi di Eropa dan dunia.
Tema ekspedisi adalah Songket Sriwijaya menyapa Eropa. Yaitu Ekspedisi Pemakaian Songket Sriwijaya di puncak Elbrus.

“Pendakian ini juga dalam rangka mempromosikan Asian Games 2018, dan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-73 di Rusia,” kata Reza dalam rilis KBRI Moskow hari ini.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus M. Wahid Supriyadi menyampaikan apresiasi atas keberhasilan para pendaki tersebut, karena turut membawa nama baik bangsa Indonesia.

“Kesuksesan ini merupakan hasil dari niat dan usaha yang kuat. Mencapai puncak Elbrus tidaklah mudah. Selain jalur yang sulit karena salju, cuaca dan suhu dingin juga sangat berpengaruh pada perjalanan,” kata Dubes Wahid saat bertemu ketiga pendaki di acara perayaan HUT ke-73 Kemerdekaan RI di KBRI Moskow, Jumat (17/8/2018).

Disebutkan bahwa para pendaki itu tiba di Moskow Selasa (7/8/2018), dan melanjutkan perjalanan ke Mineralny Vody, kemudian ke Terskol pada Kamis. Setelah melakukan aklimatisasi, ketiganya mulai mendaki pada Senin (13/8/2018).

Menurut Faldi Riswandi, sebelum mendaki puncak tertinggi Elbrus, mereka melakukan tiga kali aklimatisasi ke puncak gunung yang berbeda yaitu Gunung Cheget (3.100 mdpl), Gunung Azau (3.700 mdpl) dan Gunung Pastukhov Rocks (4.500 mdpl).

Jalur pendakian yang tidak mudah, berselimut salju abadi, suhu udara yang dingin hingga minus 11 derajat Celcius, bahkan sempat mengalami mountain sickness, tidak mematahkan semangat mereka untuk mencapai puncak Elbrus.

Summit attack kami mulai lakukan pada Selasa (14/8/2018) sekitar pukul 03.00 dinihari, dan mencapai puncak Elbrus pukul 09.00 pagi,” ujar Faldi sambil mengenang perjuangannya.

Mereka tidak menyangka perjalanannya akan sampai sejauh ini. Dari Palembang sampai Moskow hanya bertiga dengan segala keasingan saat berada di Rusia. “Kami berterima kasih banyak kepada Dubes Wahid dan KBRI Moskow atas dukungan yang diberikan,” tambah Riza.

Pada 2017 ketiga pendaki ini sukses membawa songket khas Palembang ke salah satu puncak dunia, yaitu Gunung Cartensz Pyramid di Papua, Indonesia.

“Tahun depan kami berangan-angan dapat membawa songket Sriwijaya ke puncak Gunung Kilimanjaro di Afrika, dan Aconcagua di Argentina,” ujar Faldi.

Restoran di Jerman Larang Anak-anak Masuk

this formate

BINZ, bisniswisata.co.id: Restoran umumnya tak membatasi usia pengunjungnya untuk masuk, termasuk anak-anak yang datang bersama keluarganya. Sebaliknya tak semua restoran ramah anak. Banyak restoran yang memberlakukan banyak peraturan jika membawa si kecil. Mulai dari tak memberikan kursi makan khusus anak, hingga melarang anak-anak menangis selama bersantap di dalam restoran.

Kini ada sebuah restoran di Jerman membuat aturan kontroversial. Terang-terangan menolak anak-anak sebagai pengunjung, Juga melarang anak-anak masuk. Alasannya sederhana, tak ingin tamu-tamunya sedang menikmati makanan terganggu akibat tingkah laku anak-anak. Larangan itu juga demi kenyamanan tamunya.

Restoran Omas Kuche berarti dapur nenek, memang tidak sepanjang waktu melarang anak-anak masuk. Restoran tersebut hanya melarang anak-anak berusia kurang dari 14 tahun datang setelah pukul lima sore.

Sang pemilik restoran yang bernama Rudolf Markl mengaku terpaksa menerapkan aturan itu. Lantaran kehadiran anak-anak di restorannya kerap menimbulkan kegaduhan dan kerusakan properti restoran.

Menurutnya, sebagian orang tua tak mampu mengontrol perilaku anak-anak yang diajak ke restoran. Suatu hari ada anak-anak yang merusak dekorasi restoran dengan mematahkan penyangga foto yang antik. Ulah anak-anak jelas sangat merugikan.

Selain itu, anak-anak dinilai Markl tak bisa makan dengan rapi. Mereka tak jarang menumpahkan minuman ke taplak dan ada yang merobek taplak. “Kami sudah memikirkan peraturan ini sejak lama,” kata Markl kepada DPA News Agency yang dikutip Independent, Ahad (19/08/2018).

“Kami sudah mencapai titik di mana anda mengucapkan: Ini tidak bisa dibiarkan begitu saja,” ujarnya sambil menambahkan peraturan di restorannya adalah peringatan agar anak-anak bisa berlaku lebih teratur, sopan, tidak merusak properti serta kepada orang tua yang hanya membiarkan tingkah laku anak-anaknya akan mengganggu orang lain yang menikmati hidangan makanan.

Markl berharap aturan pelarangan masuknya anak-anak di sore hari bisa menciptakan oasis kedamaian di restorannya yang terletak di Binz, Pulau Rugen Jerman.

Menurutnya peraturan ini tak mendiskreditkan anak-anak nakal. Namun lebih ke orangtua yang tak tak peduli dengan apa yang dilakukan anaknya di restoran. Mereka dianggap berperilaku acuh tak acuh dan tetap melahap hidangan yang tersaji. Walaupun sang anak menggangu pengunjung lain dan merusak fasilitas yang ada.

Dia mengklaim pengunjung mengapresiasi keputusan tegasnya. Sebaliknya, juga ada suara-suara sumbang yang mengkritisinya, memprotes dan mencibirnya. Dan menganggap Markl tak punya belas kasih. Bahkan beberapa media massa Jerman mengecam sekaligus menuding Markl dilabeli sebagai inisiator gerakan yang tidak berperasaan. (IND)

Spa Mewah Lengkapi Joali Maldives Resor

this formate

MALADEWA, bisniswisata.co.id: Pariwisata Maldives terus melakukan inovasi. Bahkan, bermunculan resor baru yang eksklusif. Hal ini sejalan dengan meningkatnya kunjungan wisatawan asing ke negara di Samudra Hindia. Kini resor yang beroperasi di Maladewa terus bertambah.

Kini, Joali Maldives menjadi destinasi resor baru sekligus mewah yang segera dibuka pada September 2018. Resor berada di Maladewa ini menyediakan fasilitas spa mewah untuk memanjakan para wisatawan yang datang menikmati wisata bahari di Maldives.

Director of Sales Joali Maldives, Sarah Foster menerangkan resor baru ini terletak di Pulau Muravandhoo di Raa Atoll di Maladewa utara. Joali memiliki fasilitas spa, yakni Espa. “Espa adalah spa mewah dengan produk-produk perawatan eksklusif yang didatangkan dari Inggris.” lontarnya.

Espa menawarkan relaksasi total dengan berbagai fasilitas dan treatment terbaik, seperti Turkish Hammam, Vitality Pools, Forest Onsen Pools, Rock Saunas, Crystal Steam Rooms, Tangerine, dan Spa Cafe. Turkish Hammam menjadi salah satu perawatan yang dihadirkan di Espa.

Menurut Sarah, setiap treatment akan disesuaikan dengan kebutuhan masingmasing tamu. “Karena itulah, sebelum treatment dilakukan, akan ada sesi konsultasi dari terapis ke tamu selama 10 hingga 20 menit, Hal ini dilakukan guna mengetahui kondisi tubuh para tamu, dan jenis perawatan apa yang paling sesuai,” ujar Sarah seperti dilansir laman sindonews.com, Ahad (19/08/2018).

Dilanjutkan, Hammam adalah fasilitas pemandian umum khas Turki yang merupakan variasi dari pemandian Romawi, mandi uap, dan sauna. Menurutnya, Turkish Hammam dimulai dengan relaksasi dalam ruangan pertama yang dipanaskan oleh aliran udara panas yang kering.

Hal ini memungkinkan para tamu bernapas dengan lega. Para tamu kemudian melanjutkan terapi dengan memasuki ruangan yang lebih panas. Selanjutnya, menurut Sara, para tamu akan mandi air dingin. “Setelah mandi sempurna dengan membersihkan seluruh bagian tubuh, para tamu kemudian akan menikmati pijat, kemudian akhirnya memasuki ruangan pendinginan untuk relaksasi dan bersantai,” jelasnya.

Sarah menuturkan, area Espa di Joali akan membawa para tamu kembali ke alam yang benar-benar tenang. Para tamu dapat sekadar berendam di kolam air hangat yang dikelilingi oleh hutan dengan pohon dan bebatuan besar.

“Para tamu dapat menikmati perawatan dari para terapis profesional selama 60 hingga 90 menit. Para terapis tersebut berasal dari Thailand, Indonesia, dan India,” sebut Sarah. Tak hanya memiliki fasilitas spa, Joali memiliki 73 vila yang terdiri dari vila pantai dan vila di atas air.

“Setiap vila terinspirasi oleh kisah-kisah individual dan dirancang untuk membangkitkan suasana rileks dan nyaman,” ujar Sarah. Vila di atas air, menurut Sarah, menjadi signature facilities.

Vila ini memiliki lantai parket di dalam ruangan dan lantai kayu ringan di luar ruangan. Vila ini memiliki kamar mandi terbuka dengan pancuran luar ruangan, tempat tidur putih berayun. “Kamar tidur utama dipenuhi potongan-potongan kecil karya seni,” ujar Sarah.

Selain vila pantai dan vila di atas air, Joali juga memiliki fasilitas The Private Ocean Residence. Residence seluas 500 meter persegi ini terdiri dari ruang tamu mewah di tiga kamar tidur, dengan tiga ruang ganti—masing-masing dengan dua lemari pakaian walk-in dan dua ruang keluarga.

Juga Private Duplex Beach Residence seluas 500 meter persegi. Residence ini memiliki 4 kamar tidur indah bisa ditempati hingga delapan orang. “Dengan fasilitas tersebut, Joali cocok menjadi resor tak hanya untuk pasangan, juga rombongan keluarga,” ujar Sarah. Karya seni yang ada di setiap arsitektur dan interior vila didesain khusus oleh Autoban dan Studio Glitt yang bermarkas di Tokyo.

Menurut Sarah, menginap di Joali akan terasa seperti berada di instalasi seni hidup karena para tamu dapat menikmati karya seni perancang muda yang terkenal, termasuk Misha Kahn. “Misha Kahn terkenal dengan karya seninya yang menampilkan instalasi seni dengan warnawarna yang kontras,” ujar Sarah. (SIN)

Tarian Tradisional Boyolali Pukau Warga Swedia

this formate

STOCKHOLM, bisniswisata.co.id: Memperkenalkan budaya asli Indonesia kepada dunia bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya melalui pementasan tari tradisional di luar negeri. Cara ini juga menjadi upaya untuk mendekatkan budaya lokal Tanah Air kepada para calon wisatawan asing agar mau berkunjung ke Indonesia. Promosi wisata inilah yang dilakukan Kedutaan Besar RI untuk Swedia.

Bertempat di Kungstrad Garden, Stockholm, Swedia, acara ini berlangsung selama dua hari berturut-turut dengan mengusung tema “Kampung Indonesia”. Kemeriahan terasa saat warga ibu kota Swedia itu disuguhi beragam tarian khas Indonesia, salah satunya oleh anak-anak duta seni dan misi kebudayaan pelajar Boyolali.

Tak hanya satu, tetapi ada beberapa tarian yang mereka sajikan, yakni Kusuma Bangsa, Kolo Krido, Bedaya Temanten, Jaran Kepang, Gotong Royong, dan tari Topeng Ireng. Para penari tampak lincah seirama dengan lagu yang didendangkan.

Penampilan mereka begitu menarik perhatian karena make-up dan kostum yang dikenakan sangat mencolok dan penuh warna-warni. Alhasil momen tersebut membuat warga setempat terpesona.

Dubes Indonesia untuk Swedia Bagas Hapsoro mengatakan, pihaknya sudah lama mempersiapkan tarian Kusuma Bangsa yang dipersembahkan untuk melambangkan bakti terhadap negara. Persiapannya cukup lama karena harus menghubungi Pemprov Jawa Barat juga DI Yogyakarta

“Alhamdulillah Pemerintah Kabupaten Boyolali ikut menyemarakkan event ini. Jadi atas arahan Pak Bupati kami senang sekali,” ujar Bagas sambil menambahkan, acara kesenian seperti ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan Swedia ke Indonesia.

Dia menilai event seperti ini merupakan kesempatan bagi industri travel, operator tur, dan maskapai penerbangan untuk bekerja sama. “Jadi ini mudah-mudahan bisa melancarkan hubungan atau lalu lintas turis tidak hanya dari Swedia, tapi juga dari Latvia,” ujar Dubes seperti dalam keterangan tertulis, Ahad (19/08/2018).

Bupati Boyolali Seno Samodro mengatakan, Festival Indonesia di Eropa ini merupakan event penting untuk menunjukkan budaya asli Indonesia, khususnya Boyolali. Keikutsertaan Boyolali pada festival kesenian bukan kali ini saja karena dalam enam tahun terakhir mereka selalu rutin ikut di beberapa negara.

“Kita sudah enam kali berturut-turut baik itu yang di Kanada, Amerika, Asia, Eropa. Dengan ini kita bisa memperkenalkan budaya tari ini ke seluruh penjuru dunia, dan sambutannya luar biasa. Tari tradisional Indonesia bisa diterima di mancanegara,” ujarnya.

Mengenai keikutsertaan pada penari remaja di acara promosi wisata itu, Seno mengatakan bahwa setiap tahunnya Pemkab Boyolali mengadakan audisi untuk mencari penari muda. Mereka yang lolos dilatih oleh kelompok budayawan di daerahnya.

Dengan memilih penari yang masih berusia muda, menurut dia, diharapkan saat dikirim ke luar negeri mereka akan melihat dunia luar sehingga cakrawala berpikir nya akan semakin luas.

Martin, warga Swedia yang menyaksikan gelaran tari di Kedubes RI di Swedia, mengatakan, pertunjukan yang disajikan para penari sangat baik dan berwarna. “Anak-anak kami menyukainya karena ini dapat membangun imajinasi dari para pemerannya,” katanya. (NDY)

6.000 Pelari Marakkan Taiwan Excellence Happy Run 2018

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Taiwan Excellence Happy Run kembali digelar. Gelaran kelima kalinya ini, diikuti sekitar 6000 peserta warga Jakarta dan warga Taiwan di Indonesia. Happy Run berlangsung di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Ahad (19/8) juga ikut menyemarakkan Asian Games 2018.

“Happy Run merupakan bentuk dukungan yang diberikan Taiwan bagi pesta olahraga Asian Games 2018 di Indonesia. Kami ingin berkolaborasi bersama dengan masyarakat Indonesia untuk sama-sama berjuang dan memberikan semangat bagi atlet Taiwan dan Indonesia yang bertanding di Asian Games 2018,” papar James CF Huang, Chairman of Taiwan External Trade Development Council usai pelepasan Happy Run.

Dilanjutkan, Taiwan Excellence Happy Run menjadi acara tahunan yang dinantikan pelari Indonesia. Terbukti jumlah peserta mengalami grafik kenaikan setiap tahunnya. Bahkan even lari ini dibagi menjadi dua kategori untuk 5 Kilometer dan 10 Kilometer mengilingi Taman Mini Indonesia Indah.

Happy Run, lanjut dia, secara rutin juga bekerjasama dengan badan amal untuk menyebarkan nilai-nilai positif Taiwan Excellence sambil memperkenalkan gaya hidup sehat dan berkualitas. Tidak terkecuali pada tahun ini, Taiwan Excellence Happy Run bekerjasama dengan Obor Berkat Indonesia.

“Intinya berlari sambil beramal, dengan turut mendonasikan buku-buku pelajaran yang akan disalurkan oleh Obor Berkat Indonesia kepada anak-anak korban gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Tadi banyak pelari yang memberikan bukunya. saya bersyukur Happy Run dapat membantu meringankan para korban gempa di Lombok,” ungkapnya.

Setelah berlomba, sambung James, menikmati perlombaan ringan seperti basket mini, melempar bola kriket, foto selvie juga menyaksikan berbagai produk terbaru dari Taiwan yang dikenalkan kepada masyarakat Indonesia. “Produk Taiwan Excellence di tahun ini ada 59 produk yang mana 11 diantaranya yaitu produk olahraga. Salah satu diantaranya yaitu sepeda gunung seri BIG 7 merek Merida,” tukasnya.

Produk lainnya seperti ACER, China Airlines, Eva Air, PX, Tokoyu, dan SYM. “Beberapa produk sudah mendapatkan distributor seperti sepeda Marida yang telah dijual di Ace Hardwere, namun ada beberapa yang masih mencari distributor. Makanya kita ingin menyebarluaskan informasi ini agar bisa menjadi distributor resmi kami,” ucapnya.

Distributor Sepeda Marida, Dion Romano menjelaskan jumlah sepeda di Belanda lebih banyak dari pada mobilnya sehingga orang-orang Belanda indeks kebahagaiannya lebih baik dan hidupnya jauh lebih panjang. Salah satunya dari olahraga.

“Sekarang orang-orang mulai takut sakit, takut ke dokter makanya pada makan makanan organik, diet hingga berolahraga. Makanya itu menjadi salah satu penyumbang bahwa bisnis peralatan olahraga semakin berkembang,” katanya.

Taiwan Excellence Happy Run diselenggarakan Taiwan External Trade and Development Council dibawah pengawasan dari Bureu of Foreign Trade (BOFT)of the Ministry of Economic Affairs (MOEA) of Taiwan.

Leo Wang, CEO of PX mengatakan Taiwan Excellence telah membantu banyak dalam hal pemasaran produk dari PX utamanya antena televisi digital. Produk unggulannya tersebut saat ini menjadi pemain utama di pasaran Indonesia baik pada pasar offline maupun online.

Area start lari dari Taiwan Excellence Happy Run dikombinasikan dengan pertandingan Asian Games, serta menjadikan olahraga sebagai tema utamanya. Mulai dari bola kasti, basket, sepakbola dan lainnya. Di arena ini, para peserta bisa melihat langsung berbagai produk Taiwan bersama keunggulannya serta mencicipi aneka kuliner asli dari Taiwan. (END)

Rossiya Airlines Buka Lowongan buat Pilot Asing, Berminat?

this formate

MOSKOW, bisniswisata.co.id: Rossiya Airlines, maskapai kenamaan di Rusia mencari pilot asing yang berkualitas karena kurangnya kandidat di Negiri Kremlin. Rossiya Airlines mencari seseorang untuk mengisi posisi kepala pilot di pesawat Boeing 737/777/747 dan Airbus 319/320, dengan gaji hingga 500 ribu rubel atau setara Rp 108,5 juta rupiah per bulan.

Demikian seperi dikutip laman Liputan6.com, Ahad (19/8/2018), kandidat yang berhasil akan bekerja pada penerbangan carteran yang berada di Rusia, dengan mengoperasikan armada baru dan menerima bonus, termasuk untuk penerbangan di atas tarif, dan satu kali uang penerimaan sebesar gaji satu bulan.

Selain itu, maskapai terbesar kedua di Rusia ini juga menawarkan manfaat lain bagi para karyawan dalam penerbangan korporat, asuransi kesehatan, bantuan visa, dan masih banyak lainnya.

Untuk melamar jadi pilot di maskapai tersebut, ada beberapa persyaratan yang harus Anda penuhi, antara lain:

1. Lisensi pilot yang sah dengan jenis pesawat yang dapat Anda terbangkan
2. Dokumen yang diterbitkan oleh otoritas penerbangan negara yang memberikan lisensi pilot, dan dokumen dari tempat kerja terakhir yang menegaskan tidak adanya kecelakaan penerbangan dan insiden karena kesalahan pribadi
3. Penilaian medis kelas 1 yang sah yang dikeluarkan sesuai dengan peraturan Rusia

4. Dokumen yang menunjukkan total jam terbang pilot. Setidaknya tiga ribu jam, tidak kurang dari 500 jam sebagai pilot utama pada jenis pesawat yang rencananya akan dioperasikan
5. Dokumen dari sekolah atau pusat pelatihan pilot bersertifikasi, yang menunjukkan selesainya pelatihan yang diperlukan pada jenis pesawat yang rencananya akan dioperasikan
6. Informasi dari otoritas penegak hukum negara yang menunjukkan kepatuhan hukum

Semua dokumen di atas harus diterjemahkan ke dalam bahasa Rusia dan dilegalisasi. Rossiya Airlines adalah bagian dari Aeroflot Group dengan jaringan rute lebih dari 120 tujuan. Armadanya mencakup 64 pesawat dengan 26 Airbus A319, 16 Boeing 737, lima Airbus A320, delapan Boeing 777, dan sembilan Boeing 747. Tahun 2017, perusahaan ini mengkalim telah mengangkut lebih dari 11 juta penumpang. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Hati-hati, Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi

this formate

LAMPUNG, bisniswisata.co.id: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan terjadi erupsi Gunung Anak Krakatau, Lampung pada Sabtu (18/8) petang. Dengan kondisi itu, wisatawan yang berada di kawasan itu diminta tidak dekati kawah dan hati-hati. Bagi pelancong punya rencana menjelajah Gunung Anak Krakatau diminta menunda lebih dulu hingga kondisi normal

Menurut BMKG, dalam rilis resmi, Ahad (19/8/2018) kondisi itu erupsi bersumber dari data Kementerian ESDM, Badan Geologi, PVMBG, Pos Pengamatan Gunung Api Anak Krakatau dengan tinggi kolom abu teramati 500 meter di atas puncak (805 meter di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal condong ke arah utara.

Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 42 mm dan durasi 2 menit 33 detik. Terdengar suara dentuman di Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau.

Saat ini, Gunung Anak Krakatau berada pada Status Level II (Waspada) dengan rekomendasi masyarakat/wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 2 km dari kawah.

Dalam beberapa pekan terakhir, Gunung Anak Krakatau menunjukkan peningkatan aktivitas, namun menurut Badan Geologi PVMBG masih status Waspada, sehingga belum membahayakan bagi warga sekitar maupun belum berdampak bagi penerbangan di atasnya.

Gunung Anak Krakatau memiliki luas sekitar 320 hektar dan merupakan pulau tak berpenghuni. Gunung Anak Krakatau termasuk kawasan cagar alam Krakatau dengan total seluas 13.605 hektar yang dikelola oleh Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Lampung. Kawasan Krakatau sendiri mulai banyak di lirik karena lokasinya yang tidak begitu jauh dan menawarkan pemandangan yang tidak kalah menarik dengan gunung yang ada di Indonesia.

Banyak wisatawan yang ingin menjejakkan kakinya ke Gunung Anak Krakatau dan melihat dari dekat sisa letusan dahsyat Krakatau dan perkembangan Anak Krakatau. Sejak 2011, wisatawan sudah tidak dapat mendaki sampai puncak karena aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau yang masih aktif. Wisatawan hanya dapat mendaki sampai ketinggian sekitar 200 meter yang dapat ditempuh dalam waktu 30-45 menit sampai pos terakhir pendakian. Saat ada pengunjung, biasanya akan di dampingi petugas dari BKSDA Lampung yang ditugas kan selama seminggu secara bergantian di pulau ini.

Di kawasan ini tidak ada air bersih. Bila Anda ingin buang air kecil dan buang air besar, Anda harus mengambil air laut terlebih dahulu untuk digunakan di kamar mandi ala kadarnya yang berada di belakang pondok petugas BKSDA Lampung atau menggunakan cara lama dengan menggali lubang dan menutupnya segera setelah selesai. Untuk kebutuhan minum, petugas BKSDA Lampung membawa air bersih untuk minum yang di stok selama seminggu. Apabila air tersebut kurang, petugas biasanya akan mengambil air bersih dari pulau terdekat seperti mata air di Pulau Sertung atau Pulau Sebesi.

Jika para pelancong hengkang dari Gunung Anak Krakatau, bisa mengunjungi beberapa destinasi diwilayah Gunung Anak Krakatau antara lain:

#. Pulau Sebesi

Pulau Sebesi merupakan salah satu pulau besar yang berada di Selat Sunda dengan luas sekitar 16 kilometer persegi. Pulau ini dijadikan tempat transit sebelum ke Gunung Anak Krakatau. Banyak rumah warga yang dapat dijadikan tempat menginap (homestay). Selain homestay, juga tersedia penginapan dengan kamar yang dapat diisi 8 hingga 10 orang. Perlu diketahui, bahwa listrik di pulau ini menggunakan genset dan beroperasi mulai pukul 18.00 – 24.00 WIB. Jadi, pastikan gadget atau kamera Anda terisi penuh dengan membawa kabel roll atau stop kontak kaki tiga untuk mengisi daya peralatan elektronik Anda.

#. Pulau Umang

Pulau Umang tidak jauh dari Pulau Sebesi. Kurang lebih 15 menit dari Dermaga Sebesi untuk mencapai pulau ini dengan menyewa kapal. Pulau ini tidak berpenduduk dan sangat kecil, namun pesonanya dapat menghipnotis semua mata yang memandangnya. Ada beberapa keistimewaan Pulau Umang, yaitu bebatuan yang menawan yang bisa jadi spot foto, hamparan pasir putih yang halus dan lembut, dan air laut yang jernih. Untuk kegiatan snorkeling, kawasan ini tidak terlalu menarik dan tidak banyak menawarkan pemandangan bawah laut.

#. Pulau Rakata

Menikmati keindahan Lagoon Cabe di Pulau Rakata dapat dilakukan dengan menempuh perjalanan sekitar setengah jam dari pulau Gunung Anak Krakatau. Sepanjang perjalanan menuju Lagoon Cabe, wisatawan melihat kelestarian Pulau Rakata yang terjaga secara alami. Snorkeling di sekitar Lagoon Cabe menjadi hal yang mudah karena di kedalaman kurang dari 25 meter wisatawan akan melihat terumbu karang dengan aneka ikan hias yang berwarna warni dan sangat jinak. Berfoto di dalam air menjadi hal yang sayang untuk dilewatkan. Di pinggir pantai terlihat deburan ombak menghentak ke pinggir pantai dengan bebatuan berukuran tidak terlalu besar. Dispot snorkeling, Anda akan terpukau dengan kondisi terumbu karang di kawasan Lagoon Cabe yang terawat dengan baik dan memiliki berbagai jenis terumbu karang. Jenis ikan di spot ini juga cukup bervariatif, seperti ikan hias berwarna-warni yang menambah keindahan lagoon ini.

#. Pemantau Gunung Merapi

Di kawasan ini, terdapat alat pemantau aktivitas gunung berapi. Alat pendeteksi tersebut menggunakan tenaga solar cell untuk mengirimkan informasi ke Badan Vulkanologi Lampung dan Pusat. Bila terjadi peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau, alat pendeteksi ini akan langsung mengirimkan sinyal tersebut. Dari pos terakhir Anak Krakatau, wisatawan akan melihat Pulau Rakata, Pulau Sertung, dan Pulau Panjang serta Selat Sunda yang menjadi lokasi migrasi fauna bawah laut ke Samudera Hindia. Pemandangan dari pos terakhir ini menjadi pengalaman yang sangat berharga. (redaksibisniswisata@gmail.com)