Komunitas Bukalapak Sinergikan UMKM Jadi Pahlawan Ekonomi Baru

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Komunitas Bukalapak berkomitmen memberdayakan UMKM melalui pemanfaatan digital. Memiliki lebih dari 4 juta pelapak di seluruh Indonesia, Komunitas Bukalapak percaya UMKM merupakan pahlawan ekonomi baru yang dapat membantu mewujudkan agenda pemerintah dalam mendorong perekonomian nasional.

Demikian komitmen yang tercetus dalam gelaran Kopdar Akbar Komunitas Bukalapak 2018 yang dihadiri ribuan pelapak dan pengguna setia Bukalapak ini, Achmad Zaky (Founder & CEO Bukalapak) dan Triawan Munaf (Kepala Badan Ekonomi Kreatif) di Jakarta, Sabtu (24/11/2018)

Achmad Zaky mengatakan para pelapak ini adalah pahlawan ekonomi kreatif, di mana mereka termasuk orang-orang yang mampu mendobrak keterbatasan, mampu berinovasi dan berkreasi untuk mendorong kemajuan perekonomian bangsa. Mampu mendobrak keterbatasan untuk menjadi lebih baik.

“Kopdar Akbar Komunitas Bukalapak kali ini mengangkat tema Pahlawan Ekonomi Baru dan menghadirkan sembilan kelas workshop bisnis kreatif yang dapat diikuti oleh seluruh pelapak dan pengguna Bukalapak.” lontarnya.

Lebih dari itu, sambung dia, seluruh pelapak dapat berdiskusi lebih dekat dengan Fajrin Rasyid (Co-Founder dan President Bukalapak) dan Ibrahim Arief (Vice President of Engineering Bukalapak).

Kopdar komunitas Bukalapak juga mengundang komunitas difabel untuk berpartisipasi dalam kegiatan konferensi dan workshop. Ini merupakan kegiatan UMKM (digital) pertama di Indonesia yang turut mengajak komunitas difabel untuk mengambil peran aktif sebagai pahlawan ekonomi baru sebagai entrepreneur.

Kopdar Akbar Komunitas Bukalapak 2018 turut didukung oleh TIKI dan Mondelez Indonesia. “TIKI senang dapat menjadi bagian dari Kopdar Akbar Komunitas Bukalapak 2018. Kegiatan ini menunjukkan betapa berkembangnya UMKM di Indonesia melalui platform digital dan TIKI siap untuk membantu perkembangan ini melalui berbagai layanan yang kami miliki,” jelas Tomy Sofhian selaku Managing Director TIKI.

Berangkat dari semangat yang sama, Sabrina Purba selaku Brand Manager Chocolate, Mondelez Indonesia mengatakan, “Sejalan dengan Bukalapak, Mondelez Indonesia memiliki misi untuk memberdayakan komunitas. Senang rasanya bisa hadir di tengah-tengah pelapak dan para pelaku industri kreatif yang memiliki semangat kolaborasi serta inovasi.” sambungnya. (EP)

Kopi Khas Indonesia Bikin Penasaran Warga Inggris

this formate

LONDON, bisniswisata.co.id: East Wing Somerset House, gedung neoklasikal yang berusia 200 tahunan di jantung kota London dipadati importir dan pecinta kopi Inggris. Mereka datang sebab sanbgat penasaran ingin mencium harum ragam kopi Indonesia, yang dipertunjukkan dalam pameran dan forum bisnis Indonesia Coffee Day yang mengangkat tema “The Flavour of Hidden Treasure”, pada Kamis (22/11).

Sebanyak 10 pelaku industri kopi dari Indonesia, termasuk barista Indonesia terlibat sebagai bagian dari upaya diplomasi ekonomi Indonesia di Inggris. Diplomasi bertujuan meningkatkan kehadiran kopi khas Indonesia, dari sisi komoditas maupun sektor kreatif.

Dalam kegiatan forum bisnis Indonesia Coffee Day, Duta Besar RI untuk Inggris Raya, Republik Irlandia dan Organisasi Maritim Internasional, Rizal Sukma menyoroti besarnya potensi transaksi perdagangan di sektor kopi antara Indonesia dan Inggris.

“Sebagai produsen kopi terbesar ke keempat, pameran tunggal kopi Indonesia yang pertama di Inggris ini, diharapkan akan makin banyak ekspor kopi Indonesia hadir di Inggris”, ujar Dubes Rizal Sukma dalam keterangan pers yang diterima, Sabtu (24/11).

Dalam acara tersebut, hadir sebagai pembicara dalam forum bisnis dengan tema Coffee Supply Chain Manager Fairtrade, Anna Pierides. Anna menyoroti peran sertifikasi Fairtrade dalam membantu petani kopi Indonesia.

“Yang menarik dari kopi Fairtrade adalah hampir seluruh produksi kopi Fairtrade berasal dari bahan organik dan bahwa keikutsertaan petani Indonesia dalam Fairtrade telah menghasilkan premium senilai 4,8 juta dolar AS,” ujarnya.

Kopi Pagalaram, Gayo Mandiri, Malabar, Bali Arabica, Dialog Coffee, Kopi Sarongge, Work Coffee, Ngopi Yuk serta Petimera hadir membawa ragam kopi dari Aceh, Bali, Jawa Barat, Jawa Barat, Sumatera dan Flores. Seluruh jenis kopi tersebut kemudian dipresentasikan dalam sesi coffee cupping yang dipandu oleh Syafrudin, dari Specialty Coffee Association Indonesia.

Dubes Rizal Sukma juga menyampaikan, dengan terjadinya pergeseran budaya minum teh menjadi minum kopi di Inggris, Indonesia berada posisi yang strategis untuk memasuki pasar kopi, khususnya specialty coffee. Meskipun besar, potensi Indonesia di Inggris masih belum dioptimalkan.

“Hal ini yang menjadikan promosi kopi Indonesia melalui Indonesia Coffee Day menjadi salah satu prioritas diplomasi ekonomi KBRI London,” lanjut Dubes Rizal Sukma. Dia juga mendorong berbagai pihak turut mendorong pengembangan industri kopi Indonesia, sebagaimana yang dilakukan oleh Bank Indonesia dan Bank Mandiri, yang telah bermitra dengan beberapa petani kopi Indonesia.

Work Coffee Indonesia (WCI) menyelenggarakan program Indonesia 5 dalam rangka memperkenalkan kopi khas Indonesia ke seluruh dunia secara berkesinambungan. “Kami serius ingin memperkenalkan biji kopi spesial dari Indonesia, demi memperbesar pasar dan memberi nilai tambah bagi produsen dan petani kopi Indonesia ” ungkap Prima dari Work Coffee Indonesia.

Keberangkatan tim WCI kali ini merupakan yang ke-3 kalinya. Sebelumnya WCI hadir dalam forum bisnis internasional di Osaka, Jepang pada bulan Agustus, kemudian event Indonesian Trade and Tourist Promotion di Phnom Penh, Kamboja pada bulan September. Lima kopi terbaik yang dibawa oleh WCI dikurasi secara khusus oleh Awan SP dari Libertad Union Roastery selama setahun.

Work Coffee Indonesia bekerjasama dengan produsen dan koperasi kopi yang secara etik melakukan produksi yang berwawasan lingkungan demi melawan pemanasan global. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Puthul, Kuliner Ekstrem Gunungkidul

this formate

GUNUNGKIDUL, bisniswisata.co.id: Gunungkidul DI Yogyakarta bukan hanya dikenal dengan panorama keindahan objek wisata. Namun, juga mempunyai daftar kuliner ekstrem. Selain belalang, jangkrik, kepompong dan kelelawar, ada satu lagi makanan ekstrem musiman yang layak dicoba, yakni puthul.

Puthul merupakan hewan sejenis kumbang yang muncul di awal musim penghujan, dan sudah menjadi makanan alternatif. Hewan yang biasa muncul di malam hari dan di dedaunan pohon pisang diburu warga. Diburu lantaran dianggap hama bagi masyarakat Gunungkidul sehinga diburu untuk dijual maupun dikonsumsi pribadi menjadi makanan untuk lauk.

Puthul sering muncul pada sore hari menjelang malam karena waktu itu puthul keluar dari sarangnya untuk mencari makanan. Meski dipandang menjijikkan oleh sebagian orang, namun rasa puthul ini tidak kalah dengan belalang. Bahkan, lebih empuk dan menjadi lebih nikmat jika disajikan dengan bumbu bacem goreng.

Suharni, salah satu warga di desa Ngawu, Kecamatan Playen menuturkan, dirinya setiap habis maghrib berusaha berburu puthul. Setiap satu kilogram, dia masak dan dijual dengan harga Rp60 ribu. “Mencarinya juga mudah. Hanya saja munculnya di awal musim hujan saja. Nanti hilang juga,” lontar Suharni seperti dilansir laman Sindonews.com, Sabtu (24/11/2018).

Dengan munculnya puthul, kata Suharni, dirinya bisa meraup keuntungan yang lumayan besar. “Saya pernah jual sampai dua kilogram. Kadang satu kilogram,” ungkapnya sambil menambahkan setiap kali berburu puthul, dirinya menghabiskan waktu sekitar dua hingga tiga jam. Hasil berburu puthul ini tidak hanya dijual oleh Suharni, namun juga untuk lauk yang disantap bersama tiga anak laki-lakinya.

Sumaryanto (27) warga dusun Pengos, Desa Giring, Paliyan mengakui saat memasuki musim penghujan dirinya bersama warga lainnya mencari puthul. Untuk mendapatkan putul sangat mudah. Dalam kurun waktu satu jam dapat mengumpulkan banyak puthul. Saat mencari dirinya hanya menggunakan alat sederhana yaitu berupa botol plastik bekas air mineral, dan satu buah lampu senter untuk penerangan.

“Saat puthul keluar tinggal diambil saja biasanya puthul berada di pohon pisang, kalau kesulitan biasanya pohon digoyangkan agar puthul terjatuh dan tinggal memasukkan kedalam botol,” paparnya.

Sekali pencarian bisa mendapatkan puthul satu penuh botol air mineral berukuran 1,5 liter. “Ya saat mudah dicari ya bisa satu hingga tiga botol air mineral puthulnya, kalau pas sulit tidak sampai satu botol air mineral puthulnya,” katanya sambil menambahkan selain dikonsumsi puthul juga mempunyai nilai ekonomi sendiri dimata warga Gunungkidul, satu botol penuh bisa dijual seharga Rp 40 ribu.

Pengamat pertanian di Gunungkidul, Supriyadi menerangkan, puthul merupakan hama yang mengganggu tanaman pertanian. Hewan ini ketika masih menjadi larva sering menyerang akar tanaman padi yang disebut uret. Puthul memiliki nama latin Phyllophaga Hellery, merupakan famili Scarabaeidae, sub famili Melolonthinae dari Ordo Coleoptera.

“Puthul akan bertelur di dalam tanah. Lalu menetas menjadi uret bersamaan dengan perkembangan padi. Uret berkembang baik yaitu di tempat yang banyak mengandung bahan organik. Setelah itu, uret masuk ke dalam tanah, dan lamanya uret di dalam tanah sekitar 4-6 bulan. Lalu muncullah puthul,” ucapnya. (EP)

Pariwisata Sumsel Raih Juara Umum API 2018

this formate

PALEMBANG, bisniswisata.co.id: Pariwisata Sumatera Selatan (Sumsel) meraih gelar juara umum Anugerah Pesona Indonesia (API) 2018. Juara ini diraih setelah menggalkan kompetitor provinsi lainnya, juga meraup beberapa kategori dalam API. Selain itu, menunjukkan komitmen Sumsel dalam pariwisata benar-benar komitmen untuk memajukannya.

Menjadi juara umum mendapat apresiasi Gubernur Sumsel Herman Deru. Di kantor Gubernur Sumsel Jalan Kapten A Rivai, Jumat (23/11), Gubernur Herman Deru menerima langsung piala juara umum API 2018 dari Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbupar) Irene Camelyn.

“Alhamdulilah keberhasilan Sumatera Selatan sebagai juara umum API 2018 harus menjadi pemantik untuk mendorong semakin banyaknya kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara ke Sumatera Selatan,” kata Herman.

Herman mengaku, bangga dengan prestasi yang diraih Sumsel dari tujuh kategori. Salah satunya untuk kategori Wisata Halal Terpopuler yang berhasil meraih juara pertama untuk Alquran Al Akbar, Palembang.

“Kita turut bangga sebab destinasi halal kita sudah diakui menjadi yang terpopuler. Ini sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan saat ini,” ujarnya.

Gubernur mengharapkan, prestasi tersebut bisa dipertahankan dan ditingkatkan. “Pada API yang akan datang Sumatera Selatan dapat menambah kemenangan dari kategori yang lain,” pesannya.

Atas prestasi menjadi juara umum API 2018 menurut Kepala Disbudpar Sumsel Irene Camelyn, saat ini pariwisata Sumatera Selatan masih terus berbenah. “Masih banyak potensi wisata terus digali, ada wisata alam, kuliner hingga pakaian khas daerah,” katanya.

Pada API 2018, dari 18 kategori yang dilombakan, pariwisata Sumsel berhasil masuk nominasi dalam tujuh kategori. Menurut Irene Camelyn, dari tujuh kategori tersebut seluruhnya berhasil meraih menjadi juara I dan II.

“Untuk juara I Sumsel berhasil kategori wisata halal terpopuler yaitu Alquran Al Akbar – Kota Palembang, kategori kampung adat terpopuler Kampung Al Munawwar – Kota Palembang dan juara I kategori wisata kreatif terpopuler yaitu Pelancu – Kabupaten Lahat,” ujarnya.

Pada empat kategori lainnya, pariwisata Sumsel berhasil meraih juara II untuk kategori dataran tinggi terpopuler : Gunung Dempo – Kota Pagaralam, katgeori objek wisata unik terpopuler : Taman Nasional Sembilang – Kabupaten Banyuasin, kategori wisata olahraga & petualangan terpopuler : Mountain Bike Bukit Sulap – Kota Lubuklinggau dan kategori promosi pariwisata digital terpopuler : Pesona Sriwijaya (IG/TW) – Provinsi Sumatera Selatan. (EP)

Jelang G20, 370 Pilot Maskapai Argentina Mogok

this formate

BUENOS AIRES, bisniswisata.co.id: Aerolineas Argentinas, maskapai penerbangan milik negara Argentina membatalkan semua penerbangan yang dijadwalkan Senin. Pembatalan ini dilakukan terkait rencana pemogokan massal yang dilakukan pilot serta awak kabin lainnya. Pemogokan ini dilakukan beberapa hari menjelang negara itu menjadi tuan rumah pertemuan G20.

Lebih dari 370 penerbangan, yang mempengaruhi kunjungan 40.000 wisatawan ke negara yang dikenal dengan sebutan “Parisnya Amerika Selatan”, telah dicoret dari jadwal, kata Aerolineas dalam sebuah pernyataan resminya, di Buenos Aires, Jumat (22/11).

Pada 30 November 2018, pertemuan tahunan para pemimpin 20 negara ekonomi terbesar dunia akan diadakan di Buenos Aires. KTT G20 akan menjadi yang terbesar yang pernah diadakan di Argentina. Negara dengan inflasi dan resesi berharap untuk menggunakan pertemuan G20 untuk memamerkan kebijakan ramah lingkungan dari Presiden Mauricio Macri.

Sejak menjabat pada akhir 2015, Macri dinilai gagal menarik investasi asing yang signifikan. Industri di Argentina sering diwarnai dengan aksi pemogokan oleh aktivis serikat pekerja. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa investor masih pikir-pikir untuk masik ke Argentina.

“Mengingat kebutuhan untuk melindungi penumpangnya, Aerolineas terpaksa membatalkan seluruh operasi yang dijadwalkan untuk hari itu (Senin) dan memprogram ulang penerbangan dengan cara yang paling teratur,” kata pernyataan itu.

Dua serikat pilot ditambah Asosiasi Personel Aeronautika dan Asosiasi Tenaga Teknis Aeronautika di antara kelompok akan menyerang, kata pernyataan itu. “Mulai pukul 00:00 Senin pagi (03:00 GMT) 26 November akan ada penghentian total kegiatan,” kata sebuah pernyataan di situs serikat pilot lokal APLA.

Pemogokan terbuka berakhir masalah termasuk apa serikat disebut upah yang tidak memadai. Penghentian tenaga kerja adalah hal yang umum di Argentina. Mereka umumnya menuntut kenaikan gaji sesuai inflasi yang sulit dipenuhi oleh para majikan mereka.

Pada Oktober lalu, harga konsumen di Argentina naik 5,4 persen. Inflasi tahunan diperkirakan akan mencapai 47 persen pada akhir tahun ini, menurut jajak pendapat terbaru dari bank sentral. (EP)

Penumpang Sambat, Tiket Pesawat ke Lombok Mencekik

this formate

MATARAM, bisniswisata.co.id: Tingginya harga tiket pesawat ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), dikeluhkan, para calon penumpang pesawat. Harga tiket dari Jakarta tujuan Lombok hampir Rp 1 juta, bahkan kadang lebih saat peak season yang dianggap mencekik

Calon penumpang yang sambat adalah warga Cibinong, Jawa Barat, Ayu Aliffia (29), termasuk yang mengeluhkan harga tiket pesawat dari Jakarta ke Lombok hampir Ayu menilai harga tiket sebesar hampir Rp 1 juta dari Jakarta ke Lombok terbilang mahal.

Ayu membandingkan dengan rute penerbangan dari Jakarta ke Bali yang masih bisa didapat seharga Rp 500 ribu sampai Rp 600 ribu. Ayu menyayangkan tingginya harga tiket ke Lombok. Padahal, Lombok saat ini sedang menjadi salah satu destinasi tujuan wisata. “Bagaimana mau bersaing dengan Bali. Saat ini, ke Bali tetap bisa dapat Rp 500 ribu,” ujar Ayu di Mataram, Jumat (23/11).

Diharapkan, pemerintah dan maskapai mencari solusi atas tingginya harga pesawat ke Lombok. Mengingat banyak orang yang hendak berlibur ke Lombok akan berpikir dua kali jika melihat harga tiket yang begitu tinggi. “Masak dari Jakarta ke Singapura dan Malaysia lebih murah daripada ke Lombok, sayang sekali,” kata Ayu

Seperti dilansir Laman Republika.co.id, Ayu sendiri terpaksa membeli tiket dengan harga relatif mahal karena sudah ada acara di Lombok. Dia berharap pemerintah memberikan perhatian terhadap harga tiket pesawat ke Lombok karena sangat berdampak bagi pemulihan sektor pariwisata Lombok pascagempa lalu.

Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengatakan, kenaikan harga tiket pesawat merupakan hal yang wajar dari segi bisnis maskapai. “Sekarang biasa hukum ekonomi kalau permintaan banyak, harga naik, kalau permintaan turun, harga juga akan menyesuaikan,” ujar Zul.

Zul menjelaskan, sejumlah maskapai seperti Garuda Indonesia dan Lion Air Group juga menurunkan frekuensi penerbangan ke Lombok pada saat ini. Zul mengatakan, hal ini terbilang normal karena November merupakan low season. Kondisi ini dimanfaatkan manajemen maskapai melakukan perawatan pesawat untuk mengantisipasi banyaknya penumpang saat peak season pada Desember mendatang. (EP)

Memprihatinkan, Minat Seni Tari Lintas Gender Memudar

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Sebagai warisan budaya dan tradisi Indonesia, seni tari lintas gender saat ini banyak dilupakan dan ditinggalkan oleh masyarakat khususnya generasi muda. Padahal sebelumnya tarian lintas gender adalah salah satu seni tari, yang sering dibawakan di hadapan raja sejak zaman kepemimpinan Hamengkubuwono ke-I.

“Tradisi tarian lintas gender ini sudah ada sejak lama, namun tidak banyak generasi muda yang tertarik untuk mempelajarinya, ini sangat memprihatinkan dalam pelestarian seni tari lintas gender yang semakin memudar” lontar seniman tari Didik Nini Thowok di Jakarta.

Tarian lintas gender merupakan sebuah tarian di mana penari memerankan karakter yang berkebalikan dengan jenis kelamin dirinya. Ketika di panggung, penari lintas gender akan memerankan seorang penari perempuan dengan segala atribut perempuannya, seperti memakai sanggul, kebaya dan riasan wajah, tetapi di luar panggung dia adalah laki-laki.

Tidak hanya karakter perempuan yang dibawakan oleh pria, lanjut Didik, tarian lintas gender juga banyak yang dilakukan oleh perempuan untuk membawakan karakter pria. Salah satunya karakter Arjuna dalam pertunjukkan wayang orang Solo dulunya selalu diperankan oleh perempuan. Selain itu, ada juga tarian Baladewan dari Banyumasan.

Menurut pemilik nama asli Didik Hadiprayitno, tarian lintas gender sudah menjadi bagian dari tradisi Indonesia yang coraknya dapat dilihat mulai dari Pawestren (Jawa Timur), Bebancihan (Bali), Bissu (Sulawesi Selatan) hingga Randai (Sumatra Barat). Tarian tradisional itu juga sudah tertulis dalam babad maupun buku kuno seperti Centhiini.

Tidak hanya di Indonesia, seni tari lintas gender juga bisa ditemukan di sejumlah negara di dunia, salah satunya di Jepang. Bahkan Jepang sudah memiliki istilah sendiri untuk orang yang berprofesi sebagai penari lintas gender yaitu Onagata. “Kalau di Jepang saya dikenal sebagai Onagata, sayang di Indonesia belum punya istilah untuk penari lintas gender,” kata pencipta tari Dwimuka ini.

Oleh karena itu, sebagai warisan budaya Indonesia, Didik mencoba mendekatkan kembali tarian ini dengan masyarakat khususnya anak muda. Walau bukan hal yang baru, bagi Didik, memperkenalkan tradisi tarian lintas gender ini bukanlah hal yang mudah.

Di Indonesia, seperti dilansir laman Republika, Jumat (23/11/2018) segala sesuatu yang berkaitan dengan lintas gender masih sangat tabu untuk diangkat. “Tantangan terbesarnya yaitu tarian lintas gender kerap dikaitkan dengan LGBT. Padahal, itu merupakan dua hal yang berbeda,” kata Didik.

Meski demikian, Didik mengaku cukup senang karena antusiasme anak-anak muda untuk mengenal dan mempelajari tarian lintas gender semakin meningkat. Sekolah seni dari beberapa daerah di Indonesia mulai banyak yang berani menampilkan seni tari lintas gender. Bahkan di Bali masih cukup mudah menemukan tarian Legong Wani yang dibawakan oleh pria. (EP)

Hany Seviatry : Cilegon Geh Derebe Batik

this formate

Hany Seviatry bersama rekan-rekan aktif promosikan batik Banten.

JAKARTA  bisniswisata.co.id: Tulisan  Cilegon geh derebe batik yang artinya Cilegon juga punya batik menyita perhatian meski terbungkus plastik di atas lipatan kain batik dengan motif unik dan warna-warni cerah.

“Tulisan itu sekaligus mengingatkan masyarakat bahwa sentra batik bukan hanya di Pekalongan, Jogja, Solo tapi Banten juga memiliki beragam motif batik yang unik, kata Hany Seviatry, pemilik dan pembina Batik Krakatoa.

Ditemui disela-sela Forum Group Discussion ( FGD) mengenai Investasi di Destinasi Pariwisata Indonesia yang diselenggarakan Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) pekan lalu, Hany Seviatry menggelar produk batiknya di arena bazaar UMKM yang diisi oleh anggota IWAPI dari berbagai daerah.

Pertemuan dengan Hany dan dua rekannya  di Hotel Amos Cozy Lantai 3, Jl. Melawai Raya, Jakarta Selatan itu memberikan pencerahan pada peserta FGD  yang hadir melihat variasi motif batik Cilegon dengan warna-warna pastelnya yang jarang ditemui

“Batik Krakatoa merupakan batik khas Kota Cilegon. Produksinya pun dilakukan warga setempat. Batik ini cocok jadi oleh-oleh dan cinderamata, kata Hany Seviatry, pengusaha dan pembina batik Krakatoa.

Nama Krakatoa sebenarnya lebih dipilih karena Cilegon terkenal dengan pabrik baja PT Krakatau Steel dan terkenal dengan Gunung Krakatau juga. Ide menggunakannya sebagai merek ( brand) untuk batik asal Banten itu ternyata tepat.

“ Konsumen menyukai namanya karena selain mudah diucapkan juga mudah diingat sebagai brand di mancanegara. Sebagai souvenir atau oleh-oleh juga identik dengan daerah asalnya yang dikenal dengan Gn. Krakatau dan suku Baduy,  kelompok masyarakat adat di wilayah Kabupaten Lebak, Banten.

Batik Krakatoa dari provinsi Banten sendiri mempunyai corak warna yang cenderung ceria dengan memanfaatkan kombinasi warna-warna pastel yang berkesan lembut. Hal tersebut untuk merepresentasikan karakter orang Banten yang ekspresif dengan hati yang lembut.

Warna pastel yang ditimbulkan pada batik sebenarnya karena sudah terjadinya asimilasi dengan budaya China benteng. Sedangkan untuk motif batik baduy sendiri susah untuk mengubah warnanya yang hanya terdiri dari warna biru dan hitam saja.

“Motif batik Banten yang paling terkenal adalah motif batik paku debus dan motif Surosowan. Mengabadikan  atraksi debus yang merupakan kesenian bela diri dari Banten dan motif bangunan di keraton Surosowan banyak disukai masyarakat,” ungkapnya.

Debus memang unik karena mempertunjukan kemampuan manusia yang luar biasa. Misalnya kebal senjata tajam, kebal air keras dan lain- lain. Kesenian ini berawal pada abad ke-16, pada masa pemerintahan Sultan Maulana Hasanuddin (1532-1570).

Batik krakatoa sendiri sudah di pasarkan sampai ke luar negeri dan produknya menyebar ke Jambi, Batam, Aceh dan Jogja. Batik Krakatoa sudah memiliki lebih dari 40 motif dan yang paling digemari motif khas Banten diantaranya motif debus, rampak bedug, landmark Cilegon dan motif kue gipang

“Alhamdulillah respon masyarakat Cilegon serta Banten cukup bagus dan antusias karena sebelumnya belum ada batik di Cilegon,” jelasnya.

Hani berharap batik krakatoa bisa menjadi salah satu cindera mata khas Cilegon serta Banten yang dapat dibanggakan dan harganya juga terjangkau mulai dari Rp 140 ribu sampai Rp 1,5 juta untuk batik tulis.

Batik cap ukuran 2 meter dengan bahan katun primis dibanderol Rp 140 ribu, untuk bahan doby kisaran harga Rp 170 ribu sampai Rp 220 ribu. Sementara untuk batik tulis harganya antara Rp 700 ribu sampai Rp 1,5 juta, bahan sutra dibanderol Rp 550 ribu dan bahan ATBM (Asli Tenun Bukan Mesin) Rp 750 ribu.

Batik Krakatoa ini berada di Link. Kadipaten RT.06/02 Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Cibeber Kota Cilegon, Banten. Motifnya lahir  dari kearifan lokalnya seperti batik Badrong Lesung, batik Mariam Kiamuk, batik rampak Bedug, batik Masjid Agung Cilegon, batik Urang Kenekes, batik Industri Kota Cilegon, batik Melinjo, batik Golok, batik Trisula, batik Sate Bandeng, batik Pelabuhan Merak dan batik Gunung Krakatoa.

         Hany mengeksplor motif batik Banten

Kehadiran Batik Krakatoa Cilegon ini bertujuan meningkatkan ekonomi kreatif masyarakat sekitar. “Alhmadulillah, ibu-ibu di sekitar Batik Krakatoa Cilegon punya kesibukan baru,” kata alumni Fakultas Ekonomi Universitas Pancasila ini.

Kehadiran usaha baru Batik Krakatoa Cilegon ini berawal dari kebiasaan suami, pengusaha Cilegon yang suka mengenakan batik dalam berbagai kesempatan hingga di mancanegara  sehingga mendorong Hany untuk mengembangkan usaha batik dengan motif khas Cilegon.

Tekad jadi pengusaha batik lalu diawalinya dengan mendatangi salah satu rekan yang memiliki usaha batik di Marunda, Jakarta Utara.  “Saya bertukar pikiran dan akhirnya buka usaha batik dengan memanggil instruktur dari Cirebon,” kata ibu tiga anak ini.

Keinginannya yang kuat untuk melestarikan batik Banten karena motifnya berasal dari kearifan lokal yang tersisa dari pusat kerajaan pemerintah Islam Kesultanan Banten yang mewarisi berbagai benda-benda kuno. Apalagi setiap motif memiliki makna dan membingkai sejarah budaya Banten sehingga menjadi ciri khas Batik Banten tersebut.

Kini selain aktif terlibat di perusahaan suaminya, pebisnis Helldy Agustian, dia  aktif terlibat di IWAPI Banten dan berpartisipasi di bazaar yang diselenggarakan oleh HIPPI maupun organisasi lainnya.

“Produk kami berkembang bukan sekedar membuat kain batik tapi juga produk fashion berupa sandal dan sepatu dari Motif Batik.” kata Hany.

Namun meski sesibuk apapun,  perannya sebagai ibu rumah tangga dan istri justru menjadi prioritas. Hany meyakini jika mengutamakan untuk mengurus segala keperluan anak-anak dan suami maka aktivitasnya mengurus usaha dan membimbing pembatik juga mendapatkan dukungan mereka.

Empat Wisatawan Finlandia Ditangkap di Malaysia

this formate

LANGKAWI, bisniswisata.co.id: Polisi di Malaysia menangkap empat wisatawan dari Finlandia atas dugaan melanggar hukum karena menyebarkan materi-materi agama Kristen di tempat umum kawasan wisata Pulau Langkawi. Penangkapan ini berdasarkan laporan masyarakat setempat adanya kelompok wisatawan yang menyebarkan bahan-bahan agama nasrani.

“Turis yang ditangkap, berumur 27 sampai 60 tahun. Mereka ditangkap berdasarkan tiga laporan dugaan kegiatan tersebut sejak mereka tiba di Malaysia pada tanggal 18 November. Pulau Langkawi adalah salah satu daerah turis di Malaysia,” papar Kepala kepolisian Mohammad Iqbal Ibrahim di Pulau Langkawi seperti dilaporkan situs Malay Mail yang dikutip BBC, Jumat (23/11/2018).

Para pejabat setempat mengatakan dua pria dan dua perempuan yang ditangkap di sebuah hotel tempat mereka menginap dan saat dilakukan penggeladahan ditemukan buku catatan keagamaan dan barang-barang lainnya. Polisi menyita 47 bolpen dan 336 buku kecil berisi sejumlah kutipan Injil yang diyakini untuk disebarkan ke masyarakat.

Perintah penyelidikan berdasarkan Section 298A Hukum Pidana terkait dengan kegiatan yang menciptakan ketidakharmonisan. Mereka juga akan diselidiki berdasarkan peraturan imigrasi terkait dengan pelanggaran izin kunjungan, tambah Mohammad Iqbal Ibrahim.

Warga Finlandia ini dituduh melanggar hukum yang melarang orang menganggu keharmonisan umat beragama. Bila dinyatakan bersalah, mereka dapat dipenjara antara dua sampai lima tahun. Saat ini para tersangka masih berada di tahanan sementara polisi melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Isu menyangkut agama dan ras serta bahasa dianggap sensitif di Malaysia. Salah satu insiden muncul pada tahun 2010, dengan tiga gereja diserang dengan bom molotov di tengah upaya pencegahan agar umat Kristen di sana tidak menggunakan kata “Allah.”

Kementerian Luar Negeri Finlandia memastikan empat warganya ditahan di Malaysia tapi menolak memberikan rincian lebih lanjut.
Kantor berita Finlandia STT melaporkan salah seorang yang ditahan adalah anggota Joosua Missio, kelompok Kristen yang mempromosikan hidup sehat dan berkeliling selama festival musik negara Skandinavia dengan menggunakan bus sendiri bertuliskan “Finlandia menuju Yesus”. (EP)

Keren, Jalur Pendakian Merbabu Dipasang CCTV

this formate

BOYOLALI, bisniswisata.co.id: Pertama kali di Indonesia jalur pendakian menuju Gunung Merbabu, kini dipasang Closed Circuit Television (CCTV). Keberadaan CCTV ini untuk mempermudah pemantauan aktivitas pendakian.

“Kami memasang kamera CCTV di pos pendakian Sabana 1 dengan tiga arah agar dapat memantau langsung situasi aktivitas pendakian dari jarak jauh yakni Kantor BTNGMb Boyolali,” kata Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb) Edy Sutiyarto, di Boyolali Jawa Tengah, Jumat (23/11/2018).

Menurut Edy Sutiyarto, dengan dipasangnya CCTV di Pos Sabana tersebut petugas akan lebih mudah melakukan pemantauan aktivitas pendakian atau jika terjadi masalah terhadap para pendaki di kawasan itu.

Tiga kamera CCTV yang terpasang di menara di Sabana 1 jalur pendakian Merbabu di Boyolali tersebut yakni satu mengarah ke puncak Merbabu, ke area perkemahan, dan satu lainnya ke bawah atau memantau panel surya yang menjadi sumber listriknya. “CCTV ini sudah mulai dioperasikan. Kami berharap dengan CCTV diperoleh laporan dari pendaki atau pengamatan petugas atau sukarelawan yang datang langsung ke lokasi,” katanya.

Menurut dia, dengan dipasangnya kamera CCTV di Pos Sabana 1 tersebut, kini sudah ada dua titik. CCTV sebelumnya ada di kawasan Kantor Resort Selo untuk memantau aktivitas di pintu masuk pendakian Gunung Merbabu melalui Selo Boyolali.

Dia mengatakan kamera CCTV untuk sementara hanya terpasang di jalur pendakian Selo, Boyolali. Namun, pihaknya ke depan juga akan memasang di jalur pendakian lain seperti pintu pendakian di Cunthel, Thekelan, Suwanting, dan Wekas.

“Kami memilih jalur pendakian Selo Boyolali dipasang kamera CCTV karena pengunjung di lokasi itu, cukup ramai. Jalur itu, ada beberapa lokasi lahan cukup luas untuk berkemah para pendaki,” katanya seperti dilansir Antara.

Selain itu, BTNGMb juga bakal menerapkan pendaftaran untuk pengunjung yang akan melakukan pendakian ke puncak Merbabu dengan cara tiket online, tetapi sistem itu, sekarang masih tahap uji coba. Menurut dia, pembelian tiket secara online tersebut antara lain untuk memudahkan pendaftaraan pendakian bagi pengunjung yang akan naik ke puncak Gunung Merbabu dan memudahkan pengelola dalam mengawasi pendaki atau pembatasan kuota pendaki di masing-masing jalur.

Perangkat untuk pemberlakukan sistem pendaftaraan secara online, kata dia, kini sudah mulai dipasang antara lain kamera CCTV di Sabana 1. Pendaki yang akan naik ke puncak Merbabu bisa melakukan pendaftaraan melalui website resmi BTNGMb, dengan mengisi informasi identitas masing-masing pendaki. Pendaki yang sudah terdaftar, nantinya yang akan naik dan diberi gelang khusus barcode.

Secara administratif gunung ini berada di wilayah Kabupaten Magelang di lereng sebelah barat dan Kabupaten Boyolali di lereng sebelah timur dan selatan, Kabupaten Semarang di lereng sebelah utara, Provinsi Jawa Tengah.

Gunung Merbabu dikenal melalui naskah-naskah masa pra-Islam sebagai Gunung Damalung atau Gunung Pam(a)rihan. Di lerengnya pernah terdapat pertapaan terkenal dan pernah disinggahi oleh Bujangga Manik pada abad ke-15. Menurut etimologi, “merbabu” berasal dari gabungan kata “meru” (gunung) dan “abu” (abu). Nama ini baru muncul pada catatan-catatan Belanda.

Gunung ini pernah meletus pada tahun 1560 dan 1797. Dilaporkan juga pada tahun 1570 pernah meletus, tetapi belum dilakukan konfirmasi dan penelitian lebih lanjut. Puncak gunung Merbabu berada pada ketinggian 3.145 meter di atas permukaan air laut. Gunung Merbabu mempunyai kawasan Hutan Dipterokarp Bukit, Hutan Dipterokarp Atas, Hutan Montane, dan hutan Ericaceous atau hutan gunung. (EP)