Imlek, Swiss-Belhotel International Beri Penawaran Menarik

this formate

HONG KONG, bisniswisata.co.id: Swiss-Belhotel International, jaringan manajemen hotel global, merayakan tahun baru Imlek dengan memberikan penawaran menarik yang berlaku di seluruh properti Swiss-Belhotel International di seluruh dunia.

Memasuki “Tahun Babi” pada 5 Februari 2019, Swiss-Belhotel International menawarkan potongan harga 25 percent dari Best Flexible Rate, termasuk makan pagi untuk 2 orang.

Penawaran istimewa ini berlaku di semua properti Swiss-Belhotel International dan Zest Hotel International di seluruh dunia, termasuk hotel dan resor di Australia, Bahrain, Cina, Indonesia, Selandia Baru, Filipina, Qatar dan Uni Emirat Arab.

Promosi spesial ini berlaku untuk pemesanan kamar yang dilakukan hingga 18 Februari 2019, untuk masa tinggal antara 25 Januari dan 18 Februari 2019. Promo tidak berlaku pada periode tertentu dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Untuk mendapatkan discount tersebut, pemesanan harus dilakukan langsung melalui swiss-belhotel.com.

Salah satu sifat utama babi adalah kemurahan hati, sementara angka dua serta lima adalah angka keberuntungan pada tahun babi ini, jadi diskon 25% merupakan promosi yang sangat menguntungkan.

“Tahun Baru Imlek merupakan saat yang istimewa untuk berkumpul dan merayakan bersama keluarga dan teman. Dengan jajaran hotel yang berkualitas di seluruh dunia, mulai dari hotel budget hingga resor mewah, Swiss-Belhotel dan Zest Hotels menyediakan pilihan sempurna untuk semua momen istimewa,” papar Gavin M. Faull, Chairman and President Swiss-Belhotel International dalam keterangan resmi, Rabu (16/01/2019).

Dilanjutkan, dengan potongan harga 25 termasuk makan pagi, merupakan saat yang tepat untuk memesan liburan tahun baru Imlek. Tamu yang ingin merayakan Tahun Baru Imlek dengan suasana pantai dapat Swiss-Belhotel atau Zest hotels di Bali.

Juga bagi mereka yang gemar berpetualang dapat menikmati suasana berlibur di kota-kota besar seperti Jakarta, Manila atau Doha, dan bagi mereka yang merencanakan perjalanan yang lebih jauh dapat mempertimbangkan untuk berkunjung ke Sydney, Brisbane, Auckland ataupun Queenstown

Dengan keragaman konsep hotel yang mulai dari brand budget seperti Zest Hotels, SwissBelexpress dan Swiss-Belinn, hingga konsep modern midscale dan stylish upscale seperti Swiss-Belhotel, Swiss-Belresort, Swiss-Belboutique, Swiss-Belsuites, Swiss-Belvillas dan Swiss-Belresidences, hingga yang mewah seperti Grand Swiss-Belhotels dan Grand SwissBelresorts, para tamu dapat memilih hotel yang sesuai dengan kebutuhan mereka, sambungnya. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Wisatawan Jangan Mendaki Merapi, Merbabu Dibuka bagi Pendaki

this formate

SLEMAN, bisniswisata.co.id: Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) masih mengimbau tidak ada aktivitas pendakian di lereng Gunung Merapi terkait statusnya di Level II atau Waspada. BPPTKG hanya merekomendasikan pendakian untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana.

BPPTKG juga mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 KM dari puncak Gunung Merapi. “Radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi agar dikosongkan dari aktivitas penduduk. Masyarakat yang tinggal di KRB lll mohon meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas Gunung Merapi,” demikian imbauan BPPTKG, diikutip dari Antara, Rabu (16/1/2019).

Berdasarkan pemantauan pada Rabu pagi menyatakan, cuaca berkabut menyelimuti Gunung Merapi yang hingga saat ini masih berstatus waspada. Cuaca juga mendung dan gerimis.

Berdasarkan pengamatan BPPTKG dari Pos Pengamatan Gunung Merapi (PGM) Kaliurang, Sleman, selain berkabut, suhu udara di gunung teraktif di Indonesia itu tercatat 20,8 derajat Celcius, kelembaban udara 87 persen RH, tekanan udara 916 HpA, dengan kecepatan angin mencapai 5 KM per jam.

Curah hujan di Gunung Merapi mulai pukul 00.00-00.15 WIB tercatat mencapai 1,5 milimeter (MM) kemudian pada pukul 04.00-04.17 mencapai 4,5 MM, dan 05.30-5.50 mencapai 2 MM.

Berdasarkan pengamatan BPPTKG Pada Selasa (15/1) malam mulai pukul 18.00 hingga 24.00 WIB, Gunung Merapi terpantau kembali meluncurkan guguran lava dua kali ke arah Tenggara Kali Gendol. Gempa guguran tercatat sebanyak 15 kali dengan amplitudo 2-63 MM yang berlangsung 13,6 hingga 85,4 detik.

Berdasarkan analisis morfologi kubah lava Gunung Merapi yang terakhir dirilis BPPTKG, volume kubah lava mencapai 439.000 meter kubik dengan laju pertumbuhan mencapai 3.400 meter kubik per hari atau lebih kecil dari pekan sebelumnya. Saat ini kubah lava masih stabil dengan laju pertumbuhan yang masih rendah, rata-rata kurang dari 20.000 meter kubik per hari.

Sementara itu, jalur pendakian ke Gunung Merbabu kembali dibuka mulai hari ini, Rabu (16/1/2019). Hal tersebut disampaikan pihak pengelola Taman Nasional Gunung Merbabu melalui surat resmi bernomor SE 34/T.35/TU/EVLAP/2019.

Dalam surat bertanda tangan Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merbabu, Edy Sutiyarto, disebutkan bahwa dibukanya kembali jalur pendakian ini berlaku untuk seluruh jalur yang ada. Pembukaan jalur pendakian ini dikarenakan pantauan kondisi cuaca yang mulai membaik.

Sebelumnya, jalur pendakian Gunung Merbabu ditutup mulai 30 Desember 2018. Penutupan itu disebutkan karena cuaca ekstrem seperti hujan badai disertai angin kencang, sehingga berbahaya bagi kegiatan pendakian.

Ditegaskan, sebelum melakukan kegiatan pendakian, calon pendaki harus mempersiapkan peralatan-peralatan yang dibawa dan mematuhi SOP (standard operational procedure) pendakian yang ada. Selain itu, kondisi jasmani dan rohani juga harus diperhatikan, untuk mengantisipasi apabila terjadi kondisi cuaca yang ekstrem saat melakukan kegiatan pendakian.

Petugas basecamp via Selo, Eko Martoyo menyampaikan, hari pertama dibukanya jalur pendakian ke Gunung Merbabu, sudah ada rombongan yang melakukan pendakian. “Sudah ada (yang mendaki), lima orang dari Jakarta,” kata Toyo, sapaan akrabnya, seperti dilansir Kompas.com. Pengumuman dibukanya jalur pendakian ini juga diunggah oleh akun Instagram Pendaki Gunung Indonesia, @mountnesia. (EP)

Perilaku Buruk, Turis Inggris Dideportasi dari Selandia Baru

this formate

AUCKLAND, bisniswisata.co.id: Pemerintah Selandia Baru mengambil langkah tegas terhadap satu keluarga turis asal Inggris dengan mendeportasi mereka karena dianggap telah berperilaku buruk. Keluarga turis itu, dilaporkan terlibat dalam serangkaian insiden di sekitar Auckland dan Hamilton.

Melansir dari AFP, Rabu (16/01/2019) Mereka dituduh telah meninggalkan sampah sembarangan, tidak membayar makanan di restoran, serta mengintimidasi warga lokal. Warga setempat yang kesal bahkan menyebut tingkah laku keluarga turis tersebut lebih buruk dibandingkan babi.

Wali kota Auckland, Phil Goff, mengatakan pihaknya telah melayangkan protes nasional terhadap tingkah laku wisatawan tersebut dan mendesak polisi untuk mengambil tindakan. “Orang-orang ini adalah sampah. Mereka seperti lintah,” kata wali kota saat wawancara dengan stasiun radio lokal.

“Jika Anda berkata satu kali telah menemukan rambut atau serangga dalam makanan, Anda masih bisa dipercaya. Tapi mereka menemukannya di setiap makanan yang mereka gunakan sebagai cara untuk menghindari membayar. Itu sudah tindak kriminal. Mereka lebih buruk daripada babi dan saya ingin mereka pergi dari negara ini,” tambah wali kota.

Peter Devoy, asisten manajer umum imigrasi Selandia Baru mengatakan, pihaknya telah mengeluarkan pemberitahuan deportasi untuk keluarga asal Inggris itu dengan alasan “masalah yang berkaitan dengan karakter”.

Diberitakan media setempat, salah seorang anggota keluarga turis itu, yang berusia 26 tahun, mengaku telah bersalah karena mencuri barang senilai 55 dollar Selandia Baru (sekitar Rp 500.000) dari sebuah toko di pompa bensin.

Sebuah video yang beredar menunjukkan keluarga turis itu meninggalkan bungkus bir, botol-botol, dan sampah lain berserakan di pantai yang popouler. Saat seorang warga mengingatkan mereka untuk membersihkan sampah mereka, anak dalam keluarga itu justru mengancam dan berkata kasar kepadanya.

John Johnson, salah satu anggota keluarga turis itu menyampaikan kepada New Zealand Herald bahwa mereka memutuskan untuk mengakhiri liburan mereka lebih cepat dan akan pulang pada minggu ini.

Johnson juga mengatakan bahwa mereka berasal dari keluarga berada dengan kakek mereka adalah orang terkaya ke-10 di Inggris. Dia juga mengeluhkan bahwa mereka merasa tidak disukai di Selandia Baru. (EP)

Agrowisata Kebun Kopi, Koleksi Obyek Wisata Baru Bengkulu

this formate

BENGKULU, bisniswisata.co.id: Provinsi Bengkulu tengah melengkapi koleksi objek wisata teranyar. Koleksi baru itu dalam ranah wisata alam. Provinsi yang terletak di bagian barat daya pulau Sumatera ini, tengah mengembangkan areal agrowisata kebun kopi seluas 50 hektare. Wisata kebun kopi sangat cocok dikembangkan mengingat besarnya potensi, juga kopi kini menjadi ngetren di penjuru dunia.

“Ada dua kabupaten yang menjadi fokus pengembangan, yaitu Kepahiang dan Rejang Lebong yang mempunyai lahan perkebunan kopi yang sangat luas,” kata Kepala Bidang Perkebunan TPHP Provinsi Bengkulu, Rasmawan seperti yang dikutip dari Antara, Rabu (16/1).

Dilanjutkan, pengembangan agrowisata perkebunan kopi akan memberi opsi alternatif bagi para wisatawan yang berkunjung ke Bengkulu, baik domestik maupun mancanegara. “Di lokasi itu, wisatawan dapat berinteraksi dengan petani, memproses kopi, hingga meminum seduhan kopi langsung di perkebunan,” ujarnya.

Ditambah lagi, kondisi geografis dan iklim di dua kawasan tersebut juga sangat mendukung untuk berlangsungnya beragam aktivitas khas kawasan agrowisata. Sehingga wisatawan dapat merasakan sensasi baru berwisata. “Dengan agrowisata kebun kopi ini, kunjungan wisatawan nusantara hingga mancanegara dapat meningkat,” harapnya.

Catatan Dinas Pertanian dan TPHP, Kabupaten Kepahiang memiliki hamparan perkebunan kopi seluas 24 ribu hektare. Sementara Kabupaten Rejang Lebong terdapat 21 ribu hektare yang sebagian besar dikelola secara mandiri oleh petani lokal. Di Kabupaten Kepahiang, kawasan agrowisata kebun kopi itu berada di kawasan Bukit Kaba dan memiliki sejumlah spot air terjun yang menawarkan keindahan panorama alam.

Wisatawan tidak hanya dimanjakan oleh kopi, namun juga Bukit Kaba dengan kawah vulkanik dan air terjun. “Kami berharap dengan adanya wisata kebun kopi dapat membuat wisatawan betah berlama-lama di Bengkulu,” katanya.

Bukit Kaba merupakan gunung api aktif dengan ketinggian berkisar 1.900 meter di atas permukaan laut. Bisa dikatakan Bukit Kaba adalah salah satu tujuan wisata mendaki gunung yang cukup dipadati pengunjung, terutama akhir pekan dan hari libur.

Untuk menjangkau lokasi ini, pengunjung harus berkendara menggunakan roda dua atau roda empat dari Kota Bengkulu menuju Desa Sumber Urip, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejanglebong. (EP)

Ombudsman: Masih Wajar, Kenaikan Harga Tiket Pesawat

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Ombudsman Republik Indonesia menilai hasil pantauannya sejak ribut-ribut kenaikan harga tiket pesawat belakangan ini masih dalam taraf yang wajar. Pasalnya, tidak ada maskapai yang melanggar ketentuan tarif batas atas saat menaikan harga tiket.

“Kami mencermati tidak ada satu maskapai yang melanggar tarif batas atas dan tarif batas bawah. Jadi kenaikan itu kami anggap wajar-wajar saja, tak ada yang menyalahi aturan,” ungkap aAnggota Ombudsman Republik Indonesia Alvin Lie dalam keterangan resminya, Rabu (16/01/2019)

Dilanjutkan, sejauh ini konsumen yang paling banyak mengeluh tentang naiknya harga tiket, adalah para penumpang penerbangan berbiaya murah atau Low-cost carrier (LCC). Sementara untuk kelas medium dan “full service” masih dalam tahap normal.

Ombudsman mencermati maraknya maskapai yang ikut menaikan tarif karena ingin memperbaiki kondisi keuangan. “Garuda sejak Oktober tidak pernah melepas harga tinggi, ketika memasang subclass tertinggi, maskapai lain ikut-ikutan karena tidak mampu bertahan hidup,” kata mantan anggota DPR perioda 1999-2004 dan 2004-2009 dari daerah pemilihan Jawa Tengah dan Kota Semarang

Menurut dia, kenaikan tiket pesawat adalah hal yang wajar, namun di sini pemerintah perlu juga merespon kebutuhan masyarakat. Alvin menyebutkan terjadi penurunan jumlah penumpang pesawat sebesar 9,75 persen dari 2018, angka ini sangat jauh signifikan dengan rata-rata kenaikam jumlah penumpang sebesar 10 persen. Adapun, pergerakan pesawat turun hingga 5,56 persen.

“Jadi ada apa ini, berarti maskapai juga menurunkan jumlah penerbangannya, karena jumlah penumpangnya juga turun kalau kalau tidak dikurangi tidak akan turun, jadi lebih baik ditinggikan tingkat keterisiannya,” katanya.

Hal itu, menurut dia, juga dipengaruhi dengan adanya peralihan penumpang menggunakan kendaraan pribadi lewat tol Trans Jawa. “Ini berpengaruh ke peta bisnis industri penerbangan. Cikampek-Surabaya di bawah enam jam, Cirebon-Semarang hanya dua jam, yang tadinya tiket Rp1 juta sekarang lebih murah, ini memaksa maskapai putar otak,” katanya. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Turnamen MPL Season 3, 1000 Team Berjuang Rebut Rp1,7 Miliar

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Mobile Legends: Bang Bang Professional League Indonesia (MPL -Indonesia), kembali bergulir. Turnamen yang memasuki tahun ketiga ini, bakal lebih seru. Serunya karena diikuti sekitar 1000 team dari penjuru tanah air, yang berjuang merebut total hadiah sebesar 120.000 dolar AS atau sekitar Rp1,7 miliar.

Lebih seru lagi, kompetisi game seluler terbesar juga paling bergengsi di Indonesia, bahkan Asia Tenggara menjadikan dunia Esports Indonesia semakin bergairah. Bahkan MET, organisasi pengelola turnamen Esports terbaik di Asia menjadi penyelenggara kompetisi terbesar ini, semakin menunjukkan perhatiannya bagi dunia gamers nasional. Apalagi ditunjang dengan teknik teknologi mutakhir.

“Mobile Legends adalah game pioner industri e-sport di Indonesia. Dengan pengguna aktif bulanan sebanyak 30 juta, kami yakin MPL Season 3 ini bisa memberi dampak luar biasa kepada industri. Terbukti peminat turnamen ini semakin banyak,” ujar eSport Manager Moonton Indonesia, Lius Andre, kepada wartawan di Jakarta, Selasa (15/01/2019).

Luis melanjutkan MPL Season 3 2019, hadir lebih besar dan spektakuler, diikuti tim terbaik dan didukung studio professional terbaik serta teknologi level broadcast yang canggih. Sehingga, akan membuat suasana pertandingan jauh lebih seru dari gelaran serupa tahun sebelumnya.

“Kami pun sangat senang bisa meramaikan dunia Esports Indonesia yang dinamis dan semakin bergairah bagi kalangan milenial. Kami yakin penggemar di Indonesia dapat turut merasakan keseruan dari persaingan antar pemain profesional Mobile Legends: Bang Bang,” lontar Lius sambil menambahkan Indonesia player-nya rame banget dan keberadaan turnamen MPL ini mendapat sambutan luar biasa.

Head of Marketing MET. Indonesia, Reza Ramadhan menjelaskan tahap kualifikasi online berlangsung pada 9 hingga 13 Januari 2019. Tahap selanjutnya final dari kualifikasi yang diadakan pada 24 sampai dengan 27 Januari 2019. Regular season sendiri dimulai pada 16 Februari hingga 31 Maret 2019. “Buka pendaftaran kurang dari seminggu, tim yang mendaftar hampir seribu untuk Indonesia,” jelasnya.

Babak utama MPL Season 3 akan diikuti oleh 12 tim terbaik di Indonesia. Enam tim terbaik di MPL Season 2 lalu berhak mendapatkan undangan langsung ke turnamen utama. Sementara enam sisanya harus diperebutkan di fase kualifikasi. Beberapa tim terbaik, termasuk EVOS, RRQ dan Louvre, akan berkompetisi menjadi yang terbaik tahun ini, papar Reza.

Untuk kualifikasi, sambung Reza, MPL Season 3 terbagi menjadi dua fase. Fase pertama adalah kualifikasi online, di mana maksimal 512 tim dari seluruh Indonesia akan bertanding dengan konsep bracket single elimination best of one hingga babak 32 besar. “Dalam babak 32 besar, format pertandingan akan berubah menjadi best of three, namun tetap dengan single elimination bracket,” tambahnya.

Ditambahkan, Delapan tim terbaik dari kualifikasi online akan maju ke fase final kualifikasi. Pada fase ini, delapan tim dari kualifikasi online akan berhadapan dengan tim peringkat tujuh dan delapan dari MPL Season 2 dan 10 tim tersebut akan dibagi menjadi dua grup untuk bertanding dalam format round robin best of three.

Kemenangan 2-0 akan memberikan tiga poin, kemenangan 2-1 memberikan dua poin, sementara kekalahan dengan skor 1-2 akan memberikan satu poin. Tiga tim terbaik dari masing-masing grup akan maju ke regular season babak utama. “MPL Season 3 ini akan berbeda dari musim sebelumnya dengan didukung studio profesional serta teknologi level broadcasting yang canggih. Tapi waktu dan lokasi nanti ada informasi lanjutan,” sambungnya. (endy)

2019, Geliat Bisnis Perhotelan di Kaltim Tumbuh Positif

this formate

BALIKPAPAN, bisniswisata.co.id: Bisnis perhotelan di Kalimantan Timur (Kaltim) pada 2019 masih bisa tumbuh positif seiring dengan tingginya okupansi pada akhir 2018. Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim mencatat Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Kaltim pada November 2018 mencapai 53,38%, mengalami peningkatan 1,22 poin dibanding TPK Oktober 2018 yang sebesar 52,15%.

Menurut klasifikasnya, pada November 2018 lalu hotel berbintang 4 mengalami TPK tertinggi yakni 67,04% dan TPK terendah pada hotel berbintang 1 sebesar 17,13%. Sementara untuk hotel berbintang lain, misalnya bintang 2 mencapai 43,25%, lalu hotel bintang 3 sebesar 54,31%, dan hotel berbintang 5 mencapai TPK sebesar 47,44%.

Dari rata-rata tamu yang menginap di hotel berbintang pada November 2018 tercatat selama 1,85 hari. Rata-rata lama tamu mancanegara menginap adalah 2,13 hari, dan rata-rata lama tamu nusantara menginap selama 1,84 hari.

BPS Kaltim juga mengatakan, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara pada bulan November 2018 tercatat sebesar 146 kunjungan atau berkurang 194 kunjungan dibanding bulan sebelumnya yang mencapai 340 kunjungan.

Dengan demikian, secara kumulatif, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Kalimantan Timur pada periode Januari 2017 – November 2018 mencapai 7.116 kunjungan.

Menurut asal negara wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Kalimantan Timur pada November 2018, terbanyak dilakukan oleh wisatawan asal Singapura, Malaysia dan China. Ketiga negara tersebut peranannya mencapai 49,32% terhadap total kunjungan pada November 2018.

Public Relation Grand Tjokro Hotel Balikpapan, Audi Chikal mengakui seluruh hotel di Balikpapan dalam kuartal terakhir 2018 memang mencapai okupansi yang sangat tinggi. Hampir semua pendatang kesulitan mencari kamar di Balikpapan karena semua hotel sudah dipesan.

“Kami paling kewalahan sewaktu akhir 2018 itu triwulan akhir banyak yang datang dan penuh sekali, hampir semua hotel di Balikpapan,” terang Chikal seperti dilansir laman Bisnis.com, Selasa (15/01/2019).

Dia menyebut peluang bisnis hotel di Balikpapan, akan membaik seiring dengan perbaikan perekonomian di Kalimantan Timur. Beberapa tanda yang bisa mulai dilihat adalah dengan geliat keramaian ritel dan pusat perbelanjaan di Balikpapan. Menurut Chikal, kondisi politik jelang Pilpres dan Pileg juga tidak terlalu banyak berpengaruh pada bisnis hotel.

Meskipun begitu Chikal mengaku para pelaku usaha juga perlu melakukan inovasi guna menarik perhatian calon penghuni dan masyarakat setempat berwisata sejenak di fasilitas hotel.

Salah satu inovasi perusahaan, misalnya kata Chikal, dengan menyediakan promo 13 unit Family Room seharga Rp500.000 per malam. Family Room ini sudah mulai dilaunching sejak akhir Desember 2018 lalu. Adapun harga promo saat pertama launching kata Audi sekitar Rp750.000. kapasitas Family Room ini berisi 4 orang yakni orangtua, dan dua anak.

Dilanjutkan, promo Family Room ini memiliki harga asli Rp900,000 per malam. Khusus selama Januari 2019 saja, dalam rangka merayakan ulang tahun Grand Tjokro yang ke 3, maka promo tersebut dibuat semakin murah. “Jadi ada dua, single bed dan two bed,” terang Chikal.

Total 13 room ini berawal dari revitalisasi Chinesse Private Room, yang ada di dalam Chinesse Restaurant. Dengan pembongkaran ruangan ini sebagai Family Room, pusat restoran di hotel terdekat dari Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan ini akan fokus mengembangkan resep makanan di restoran saja.

Salah satunya, adalah dengan mengembangkan menu baru dan promo seperti Ikan Dabu-dabu dan Siomay Bandung. “Ini kita sulap, jadi kamar. Chinesse Room juga kita ubah menjadi meeting room. Nanti semua fokus ke Tjokro Restaurant saja. Di restoran juga banyak inovasi menu baru. Januari ini ada Siomay Bandung dan Ikan Dabu-dabu,” terang Chikal lagi.

Beberapa fasilitas yang ditawarkan: swimming pool, free shuttle bus dari Bandara SAMS Sepinggan menuju hotel, serta ruang fitness atau pusat olahraga yang hanya bisa diakses oleh penghuni. Swimming pool di Grand Tjokro juga dibuka untuk umum dengan tarif sebesar Rp85.000 untuk hari kerja, dan Rp100.000 untuk hari biasa. Bagi setiap pengguna kolam renang akan memperoleh makanan gratis. (EP)

Gubernur Banten: Pindahkan Hotel dan Villa di Bibir Pantai

this formate

BANTEN, bisniswisata.co.id: Gubernur Banten, Wahidin Halim, menginginkan lokasi hunian pariwisata seperti hotel dan villa dipindahkan dari bibir pantai. Ia berkaca dari pengalaman terjangan tsunami yang meluluhlantakkan penginapan di pinggir pantai Banten beberapa waktu lalu. Dia berharap, dengan begitu tak banyak korban bila tsunami terulang.

“Kebijakan kita ke depannya ingin hotel dan villa dipindahkan ke tempat yang lebih tinggi, jangan di dekat pantai. Kalau saya sih maunya gitu,” kata Wahidin di Pendopo Gubernur Banten, Selasa (15/1/2019).

Menurutnya seperti dilansir laman Liputan6.com, pantai di Banten harus bisa dinikmati masyarakat tanpa komersialisasi. Saat ini, di dekat pantai telah banyak dibangun villa dan hotel. Akibatnya, tidak semua masyarakat bisa menikmati pantai. “Ruang laut dan ruang pantai itu harus jadi akses yang bebas dinikmati buat masyarakat,” ujarnya.

Saat ini, Pemprov Banten sedang menyiapkan jalur-jalur evakuasi untuk warga yang berwisata di kawasan Banten. Salah satunya dengan melebarkan jalan-jalan desa sekitar kawasan pariwisata dan menyiapkan ruang-ruang kosong untuk proses evakuasi.

“Jalur-jalur pengungsian dan evakuasi harusnya memang lebih dekat. Jadi, saat mereka mencari tempat aman, itu jaraknya tidak boleh jauh dari 10 meter. Contoh di Carita, orang langsung bisa naik ke atas. Nanti bisa dibuat terminal atau dibuatkan tempat-tempat untuk orang mengungsi. Kita nanti siapkan programnya,” tuturnya.

Selain jalur evakuasi, juga sudah menyiapkan bantuan untuk pembangunan rumah-rumah penduduk yang rusak akibat tsunami. Rumah itu, kata dia, nantinya didirikan di lokasi tak terlalu jauh dari pesisir pantai namun bisa dipastikan aman jika bencana tsunami datang.

“Makanya, kita sekarang minta tanah-tanah kehutanan yang non produktif untuk lokasi lahan rumahnya. Kalau jumlahnya, saya beluim hitung lagi berapa,” katanya. (EP)

Tinggi, Animo Warga Austria Terhadap Wisata Indonesia

this formate

WINA, bisniswisata.co.id: Besarnya animo warga Austria terhadap pariwisata di Indonesia sangat tinggi, terlihat dari banyaknya pengunjung warga Austria di stan Indonesia yang mengikuti Ferien Messe Wien (FMW) 2019. Pameran wisata tahunan terbesar di Austria ini digelar 10-13 Januari 2019 di Wina, Austria.

Tahun ini, Indonesia terpilih menjadi partner country FMW 2019, mengalahkan sejumlah kandidat negara lain. Keiikutsertaan Indonesia diprakasai KBRI/PTRI Wina dengan mempromosikan Indonesia dalam kegiatan tersebut dengan mengangkat tema 10 Destinasi Bali Baru yang ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo.

Stan Indonesia menghadirkan 10 tour operator dan Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) yang memasarkan berbagai produk wisata kepada pengunjung dari Austria dan negara sekitarnya.

Dari 4 hari penyelenggaraannya, FMW telah menarik minat lebih dari 150.000 orang pengunjung yang berasal dari Austria dan berbagai negara sekitar seperti Slovenia, Slovakia, Hungaria, Polandia, dan Republik Ceko. Kalangan dunia usaha pariwisata yang hadir mengisi stan Indonesia telah menerima berbagai permintaan dari pengunjung.

Permintaan yang paling umum adalah informasi mengenai berbagai objek wisata yang dapat dikunjungi di Indonesia. Meskipun banyak di antara pengunjung tersebut mengenal Bali, banyak juga yang berkeinginan untuk menambah jalur wisatanya ke berbagai kota/kawasan lain seperti Yogyakarta, Pulau Komodo, Kepulauan Raja Ampat, dan Sulawesi.

Untuk menarik minat pengunjung, stand Indonesia mementaskan berbagai kesenian tradisional Indonesia, di antaranya Tari Eksotik Kalimantan, Tari Legong Keraton, Tari Piring, Tari Lambang Sari, Kolintang, Tari Rantak, Tari Roro Ngigel, Tari Baris, Tari, dan Tari Merak. Pengunjung juga diajak berdansa bersama dengan tarian Poco-Poco dan Maumere dengan iringan band Wisma Duta.

Di panggung kuliner, Indonesia menampilkan berbagai kuliner khas seperti rendang, sate ayam, soto betawi, nasi goreng, dan gado-gado. Pengunjung selain dapat menyaksikan demo masak, juga dapat mencicipi makanan-makanan tersebut dengan tata cara makan ala orang Indonesia.

Animo yang tinggi dari pengunjung FMW 2019 juga tampak dari penuhnya setiap sesi demo membatik yang dibimbing oleh seniman Batik Bayu Aria. Para pengunjung diajarkan dasar-dasar teknik membatik dengan menggunakan canting dan malam yang dipersiapkan khusus dari Indonesia.

Pengunjung usia tua dan muda selalu mengantre di depan demo membatik. Sejumlah pengusaha Austria juga memesan kain-kain yang dipamerkan.

Stan Indonesia juga memberikan berbagai hadiah undian kepada pengunjung yang beruntung. Hadiah yang diberikan berupa berbagai souvenir barang kerajinan Indonesia dan hadiah utama berupa tiket PP Austria-Jakarta yang akhirnya dimenangkan oleh pemuda dari Niederosterreich, Austria.

Duta Besar RI untuk Austria dan Slovenia Darmansjah Djumala menyatakan terpilihnya Indonesia sebagai partner country FMW 2019 menunjukkan perhatian dan antusiasme kalangan dunia pariwisata Austria terhadap potensi wisata Indonesia.

“Melalui FMW 2019, akan makin banyak lagi wisatawan Austria dan negara sekitarnya yang berkunjung ke destinasi baru Indonesia – 10 Bali Baru, di masa mendatang,” ungkap Darmansjah seperti dilansir Antara, Selasa (15/01/2019). (EP)

Emirates Tawarkan Bagasi Gratis

this formate

DUBAI, bisniswisata.co.id: Saat Maskapai Low-cost carrier (LCC) atau tiket murah di Indonesia cabut bagasi gratis, justru maskapai Emirates membagi-bagi bagasi gratis sesuai yang diinginkan tanpa membayar. Tawaran ini bertepatan dengan digelarnya Dubai Shopping Festival (DSF) 2019, sehingga konsumen dapat menikmati penawaran spesial dari maskapai Emirates.

Pemegang tiket kelas ekonomi dapat menikmati layanan bagasi tambahan pada penerbangan pulang selama festival belanja terbesar tahun ini berlangsung, penawaran ini berlaku sampai 2 Februari 2019. Penumpang Emirates yang memesan tiket kelas ekonomi pulang-pergi menuju Dubai dapat berbelanja tanpa batas dan membawa pulang barang tanpa perlu mengeluarkan biaya tambahan.

Adanya fitur ini bisa jadi semakin menambah minat wisatawan untuk berbelanja sebanyak mungkin selama di Dubai Shopping Festival. Penumpang Emirates yang kembali ke destinasi Emirates di Kanada, Amerika Utara, Amerika Tengah, Amerika Selatan, atau Afrika dapat pulang dengan membawa satu koper tambahan.

Mereka yang bepergian ke tujuan selain yang disebutkan di atas namun tetap dalam jaringan Emirates pun tetap mendapat keuntungan yaitu tambahan bagasi 10 kilogram. Penawaran ini berlaku untuk penerbangan yang dipesan dari 17 Desember 2018 hingga 2 Februari 2019, serta dengan rencana perjalanan pulang pada 26 Desember 2018 hingga 4 Februari 2019.

Wakil Presiden Emirates bagian Produk Komersil Dubai, Mohammad Al Hashimi, mengatakan layanan ini untuk mendorong wisatawan ke Dubai untuk mendapatkan keuntungan penuh dari potongan harga menarik selama super sale, digelar selama enam minggu. “Ada sesuatu untuk dibelanjakan oleh semua orang di Tahun Baru ini sambil menikmati tambahan bagasi Emirates di perjalanan pulang.” dalam keterangan tertulis, Senin (14/01/2019).

Dubai Shopping Festival berlangsung dari 26 Desember hingga 2 Februari, festival belanja ini menghadirkan partisipasi oleh lebih dari 700 merek di 3.200 outlet di seluruh Dubai. Diskon yang ditawarkan mencapai 75% dari harga normal.

Ahmed Al Khaja selaku CEO Dubai Festivals and Retail Establishment, mengatakan Dubai Shopping Festival adalah salah satu acara paling populer di kalender ritel Dubai. “Kami berterima kasih kepada Emirates karena telah memberi pengunjung lebih banyak alasan untuk berbelanja.” sambungnya. (redaksibisniswisata@gmail.com)