Becek, Kuliner Warisan Leluhur Ikon Grobogan

this formate

GROBOGAN, bisniswisata.co.id: Becek, kuliner tradisional yang tak asing lagi terdengar oleh telinga masyarakat Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Masakan berkuah asam yang mengandalkan olahan rendaman iga sapi sebagai senjata utamanya ini merupakan warisan leluhur yang telah menjadi ikon Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Dahulu kala, warga pedesaan di Kabupaten Grobogan meramu becek untuk disajikan sebagai hidangan khas saat ada hajatan rakyat saja. Seiring perkembangan dari masa ke masa, makanan berkuah segar yang begitu sedap menggoyang lidah itu mulai dikomersialkan. Saat ini cukup mudah menemukan sejumlah rumah makan yang menjajakan becek di wilayah Kabupaten Grobogan.

Kata dasar “becek” sendiri diartikan selayaknya jalanan yang berair dan berlumpur. Seperti halnya becek yang disajikan dengan kuah keruh yang membanjiri mangkuk. “Entah kapan nama becek itu mulai populer. Becek mulai dijual di warung-warung sekitar tahun 2000-an,” kata Sekda Kabupaten Grobogan, Moh Sumarsono seperti dilansir laman Kompas.com, Sabtu (02/02/2019).

Para pelaku usaha kuliner yang menggeluti santapan becek pada umumnya masih berupaya mempertahankan keaslian ramuan becek. Secara turun temurun resep nenek moyang itu terus dilestarikan. Bumbu-bumbu becek lazimnya sama, diantaranya bawang merah, bawang putih, kemiri, ketumbar, dan cabai. Dikombinasikan dengan daun kedondong dan daun dayakan untuk menciptakan rasa asam pada kuah.

Sayur becek dilengkapi iga sapi, dengan sisa daging yang masih melekat pada tulang. Sumsum pada tulang sapi yang dimasak bercampur kuah dengan suhu mendidih membuat cita rasa kaldu lebih berkarakter.

Salah satu warung makan spesial becek yang menjual cita rasa tradisional adalah warung makan “Yati Becek”. Rumah makan yang berlokasi di Desa Krangganharjo, Kecamatan Toroh, Grobogan ini beroperasi dari pagi hingga malam hari.

Meski letaknya jauh dari perkotaan, namun ramuan becek dari olahan tangan sang pemilik warung, Paryati (56), mampu menyedot pembeli dari berbagai kalangan masyarakat. Bahkan, rasa becek yang disajikan langsung oleh Paryati itu digemari oleh para pejabat. “Bupati terdahulu dan jajarannya sering jajan ke sini. Pejabat-pejabat banyak yang langganan becek saya. Becek ndeso tetapi idola para pejabat,” kata Bu Yati sapaannya.

Menurut Yati, ia mulai menggeluti bisnis kuliner becek iga sapi sekitar 27 tahun yang lalu. Semula, Yati yang hobi memasak itu berburu resep kuno becek ke pelosok-pelosok desa di wilayah Kabupaten Grobogan.

Setelah fasih mempelajari seluk beluk becek dari berbagai macam referensi, Yati pun akhirnya memutuskan membuka bisnis kuliner khusus becek iga sapi di depan rumahnya. “Resepnya sama dengan becek-becek lainnya. Hanya saja saya punya resep rahasia yang bisa menambah kenikmatan kuah becek. Iga sapi juga saya rendam dengan bumbu khusus yang menambah nendang rasa dagingnya. Ini resep kuno yang saya peroleh dari desa ke desa dan ini rahasia,” kata ibu tiga anak itu.

Tak Pelit Bumbu

Sepintas sajian becek iga sapi buatan Yati tidak berbeda jauh dengan becek-becek yang lain. Hanya saja, dari segi kualitas rasa, becek iga sapi milik Yati tak bisa diremehkan. Becek iga sapinya berkarakter kuat karena tidak pelit bumbu.

Kenikmatan becek iga sapinya langsung terasa saat pertama kali kita mencicipi kuahnya. Kuah rebusan iga sapi bercampur dengan asam pedasnya resep kuno becek begitu memikat. Susah menghentikan nafsu untuk menyeruput berkali-kali kuah beceknya yang segarnya sangat memanjakan lidah.

Selain kuahnya yang aduhai, tebalnya daging sapi yang melekat pada tulang itu begitu mulus mengelupas saat bersentuhan dengan bibir.
Iga sapi dalam becek Bu Yati, dagingnya lebih tebal jika dibandingkan dengan becek-becek lain. Karenanya, dari segi harga lebih mahal yakni Rp 37.000 per porsi. Cukup sebanding juga dengan kepuasannya. Apalagi Bu Yati mempersilakan menambah nasi sekenyangnya.

Becek Bu Yati tidak disajikan dengan cabai hijau yang telah digoreng. Untuk menambah cita rasa pedas, Bu Yati lebih memilih langsung merajang cabai untuk dijadikan satu dengan bumbu becek.

“Saya tidak pelit bumbu. Inilah sebenarnya yang membedakan. Umumnya supaya irit, bumbu ditumbuk, sedangkan saya bumbunya dirajang. Kalau dirajang membutuhkan setengah kilogram bawang merah untuk 10 kilogram iga. Nah kalau ditumbuk lebih irit lagi atau istilahnya pelit bumbu. Becek buatan saya, cabai langsung dirajang dijadikan satu dengan kuah. Jadi kuahnya terasa lebih pedas,” ungkap Yati.

Dalam sehari, di warung kecilnya itu, Yati mengaku mampu menghabiskan 20 kilogram iga sapi untuk becek yang ia jual. Yati hanya dibantu seorang pekerja dalam urusan melayani pengunjung warung beceknya. “Alhamdulilah, sehari rata-rata seratus pengunjung yang datang,” kata Yati. (NDY)

Kunjungan Turis Malaysia ke Jateng Meningkat

this formate

SEMARANG, bisniswisata.co.id: Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah mencatat jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Jawa Tengah pada akhir tahun atau bulan Desember 2018 lalu mengalami kenaikan sebesar 4,66%.

Kepala BPS Provinsi Jateng, Sentot Bangun Widoyono mengatakan, jumlah wisman yang berkunjung ke Jateng melalui pintu masuk bandara Ahmad Yani pada Desember 2018 tercatat sebanyak 1.930 kunjungan, mengalami kenaikan sebesar 4,66% dibandingkan bulan November 2018 yang tercatat sebanyak 1.844 kunjungan.

Wisman yang berkunjung kata dia, masih didominasi oleh warga kebangsaan Malaysia. “Jumlah kunjungan wisman terbanyak berasal dari warga negara berkebangsaan Malaysia yaitu sebanyak 922 kunjungan, disusul Singapura 402 kunjungan dan India sebanyak 87 kunjungan,” kata Sentot seperti dilansir laman BPSJateng.co.id, Sabtu (02/02/2019).

Sementara Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Jawa Tengah pada bulan Desember 2018 tercatat sebesar 52,50%, mengalami kenaikan sebesar 5,90 poin dibanding TPK bulan November 2018 yang tercatat sebesar 46,60 persen.

Namun demikian, kta dia bila dibanding periode yang sama di tahun 2017 maka TPK Desember 2018 mengalami penurunan sebesar 4,23 poin.
“TPK bulan Desember 2018 tertinggi terjadi pada hotel bintang 4 yaitu sebesar 61,22% dan terendah hotel bintang 1 sebesar 34,52%,” ujarnya.

Dilanjutkan, Rata-rata Lama Menginap (RLM) tamu hotel bintang pada bulan Desember 2018 tercatat sebesar 1,25 malam, mengalami penurunan 0,04 poin dibanding bulan November 2018 yang tercatat sebesar 1,29 malam.

“Pada bulan Desember 2018, RLM mancanegara tercatat sebesar 1,94 malam, mengalami penurunan sebesar 0,08 poin dibandingkan bulan sebelumnya (November 2018) yang sebesar 2,01 malam. Sedangkan untuk RLM domestik tercatat 1,24 malam, mengalami penurunan 0,04 poin dibandingkan dengan periode November 2018 yang sebesar 1,28 malam,” katanya. (NDY)

Tips Hemat Internet Saat Liburan ke Luar Negeri

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Bekal yang penting untuk dipersiapkan saat ingin liburan ke luar negeri adalah konektivitas internet pada smartphone. Hal ini menjadi penting karena agar tetap bisa berhubungan dengan keluarga di negara asal, menggunakan media sosial, memanfaatkan peta online, hingga mencari informasi-informasi menarik seputar negara yang sedang dikunjungi.

Anda memang bisa memanfaatkan jaringan WiFi di tempat-tempat tertentu. Namun, tidak semua negara memiliki fasilitas WiFi yang disediakan secara gratis dan hidup Anda jadi sangat bergantung dengan konektivitas WiFi tersebut. Untuk tetap dapat terhubung saat berada di luar negeri ini Anda memang membutuhkan bujet khusus yang dipersiapkan secara matang.

Berikut ini adalah tips yang perlu diperhatikan agar tetap hemat internetan saat berada di luar negeri.

#. Cek ketersedian WiFi gratis di negara yang dikunjungi

Beberapa negara memiliki fasilitas WiFi gratis yang bisa digunakan oleh siapa saja. Negara-negara tersebut antara lain Singapura, Jepang, dan Korea. Anda bisa menggunakan fasilitas ini di tempat-tempat yang banyak dikunjungi oleh wisatawan internasionalnya seperti bandara, stasiun, hingga pusat perbelanjaan. Cara ini bisa mampu menghemat pengeluaran Anda untuk tetap bisa terhubung dengan dunia internet saat liburan ke luar negeri.

#. Aktifkan paket data roaming

WiFi memang bisa digunakan, tapi sebaiknya Anda tetap menggunakan pilihan paket data roaming sebagai pilihan utama. Saat ini telah tersedia banyak operator di Indonesia yang menawarkan pilihan paket data roaming dengan paket dan harga yang menarik. Berikut ini adalah beragam pilihan paket data roaming dari berbagai operator.

Cara beli paket roaming-nya pun cukup mudah. Misalnya, cara beli paket roaming Telkomsel di Traveloka adalah dengan mengaktikan mode roaming terlebih dahulu di ponsel, sebelum membeli paket roaming. Langkah berikutnya adalah dengan mengatur APN (APN: internet; Username: [kosongkan]; Password: [kosongkan]) pada smartphone. Saat pengaturan roaming ini telah aktif Anda tinggal membeli paket roaming Telkomsel sesuai dengan kebutuhan.

Proses pembeliannya pun mudah, Anda tinggal membuka aplikasi Traveloka lalu pilih menu Internet Luar Negeri, pilih negara tujuan perjalanan dan tanggal diaktifkannya paket internet. Terakhir lakukan proses pembayaran dan tunggu konfirmasi SMS dan e-mail yang berisikan detail aktivasi. Lakukan semua proses di atas sebelum hari keberangkatan Anda.

#. Aktifkan aplikasi yang dianggap perlu saja

Tutup semua aplikasi yang memakan data internet dan hanya gunakan aplikasi yang benar-benar Anda butuhkan saat itu saja. Misalnya, Anda bisa pilih hanya mengaktifkan aplikasi chat dan media sosial saja karena dua hal itu yang penting saat liburan ke luar negeri. Sisanya jangan biarkan aplikasi yang tidak penting berjalan di smartphone karena bisa saja menyedot data tanpa Anda ketahui.

Untuk mendapatkan informasi seputar negara yang dikunjungi bisa dilakukan saat mendapatkan jaringan WiFi saja. Lalu simpan laman tersebut secara offline di browser sehingga Anda bisa mengunjunginya tanpa harus menggunakan jaringan internet. Selain itu, Anda juga bisa mengunduh peta secara offline agar bisa tetap diakses tanpa menggunakan data.

#. Ubah mode smarpthone ke flight mode saat tak dipakai

Untuk menghindari “pencurian” data oleh aplikasi yang tidak Anda ketahui, sebaiknya ubah mode smartphone ke dalam mode penerbangan saat tidak dipakai. Mode ini akan membuat smartphone kehilangan sinyal telepon dan internet, tapi akan bisa menghemat data lebih banyak. Selain itu, flight mode juga bisa membuat Anda menghemat daya baterai smartphone sehingga bisa dipakai seharian penuh.

Mempersiapkan konektivitas internet sebelum liburan ke luar negeri perlu dilakukan agar liburan Anda tetap bisa berjalan sesuai rencana dan menyenangkan. Hanya saja Anda perlu bijak dalam menggunakannya datanya agar bujet liburan tidak membengkak hanya gara-gara kebutuhan internet ini. Selamat mencobanya! (NDY)

Agenda Jakarta Akhir Pekan Awal Februari 2019

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Liburan akhir pekan di Ibukota Jakarta, memang mengasyikkan. Karena tak pernah sepi acara hiburan. Ada pertunjukkan musik lantai, menimkati alunan musik, ketangkasan jari DJ menunjukkan kebolehannya, juga ada program nonton film bareng, hingga acara donggeng yang menggugah perasaan.

Berikut agenda akhir pekan minggu pertama pada bulan Februari 2019, yang digelar di beberapa titik di wilayah Jakarta, antara lain:

#. Phenomenon feat. Hernan Cattaneo

Bagi penggemar musik lantai dansa, nama Hernan Cattaneo jelas tidak usah diperkenalkan panjang lebar. ‘Pendiri’ skena musik house underground ini akan menggelar pertunjukan di Jenja Jakarta, pada Jumat 1 Januari 2019 puul 22.00 Wib.

#. Tranceformation – Christopher Lawrence

Menjadi saksi permainan seorang DJ yang sudah berkarir lebih dari dua dekade, adalah momen yang istimewa bagi sebagian orang. Punggawa musik elektronik asal Amerika Serikat, Christopher Lawrence, akan melangsungkan pertunjukan di Colosseum Jakarta, pada Jumat 1 Februari 2019, pukul 22.00 Wib.

#. Another Disco Club

Menikmati alunan gitar dan dentuman bass era kejayaan musik disko adalah sebuah oase bagi sebagian orang. Bagi yang rindu suasana pub di tahun 1980-an, bisa segera mengunjungi the safe house Jakarta pada hari Sabtu 2 Januari 2019, mulai pukul 21.00 Wib.

#. Cine-Macet : Havre

Program nonton bareng (nobar) reguler Pusat kebudayaan Prancis di Jakarta, akan menyuguhkan sebuah film komedi berlatar belakang kaum bohemian yang berjudul ‘Havre’. Acara ini akan berlangsung pada Sabtu 2 Januari 2019, pukul 10.00 Wib.

#. Dongeng Kejutan di Hutan Mangrove
Memperingati Hari Lahan Basah Sedunia (World Wetlands Day) Taman Wisata Alam (TWA) Mangrove Angke Kapuk dan Ayo Dongeng Indonesia mempersembahkan: “Dongeng Kejutan di Hutan Mangrove”. Acara gratis tanpa dipungut biaya ini akan dilaksanakan pada Sabtu 2 Februari 2019, pukul 14.00 Wib.

#. Kemang BBQ Party
Acara party ini digelar Sabtu 2 hingga 3 Febuari 2019 di Avenue of The Stars Lippo Mall Kemang.

#. Bride Story Fair 2019

Pameran pernikahan bertema “Modern Heritage” ini diadakan selama tiga hari 1-3 Februari di Grand Ballroom Sheraton Grand Jakarta, Gandaria City Hotel. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Badung ; Desa Wisata “Home Base” Daya Tarik

this formate

BADUNG, bisniswisata.co.id,- PEMBANGUNAN kepariwisataan merupakan salah satu program unggulan pemerintah kabupaten Badung, sekaligus penyumbang PAD terbesar. Untuk itu Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta,  mengingatkan agar steakholder pariwisata memperhatikan tren lama tinggal tamu di Bali yang diperkirakan terus menurun. Dikhawatirkan, Bali hanya tempat transit saja, oleh sebab itu kualitas desa wisata sebagai home base daya tarik harus ditata dengan lebih baik.

“Perlu kesepahaman strategi pembangunan kepariwisataan yang dijalankan secara harmonis satu dengan yang lainnya. Baik industrinya, pemasaran dan pengelolaan, dalam hal ini peran semua asosiasi akan sangat menentukan keberhasilan pembangunan kepariwisataan yang berkualitas dan berkelanjutan,’’ tegas Giri Prasta dalam seminar bertema Synergy and Harmony for Quality Tourism Development in Bandung.

Pembahasan strategi pembangunan kepariwisataan selayaknya tidak hanya berhenti dalam perencanaan dalam kertas, tetapi diwujudkan dalam keseharian. Untuk itu Giri Prasta meminta  ada pertemuan khusus membicarakan bagaimana mewujudkan sinergitas semua steakholder kepariwisataan.

“Pembangunan kepariwisataan tidak bisa dilakukan secara parsial, PHRI Badung, jadilah motor upaya ini. Terlebih jika berbicara community base in tourism, kuncinya ya desa wisata, dimana masyarakat terlahir, tumbuh dan berkembang,” tegasnya.

Tumpuan harapan keberhasilan pembangunan kepariwisataan Bali sebagai pulau kecil juga disampaikan Ketua PHRI Bali Cok Ace. Menurutnya, Badung adalah dapurnya pembangunan kepariwisataan Bali, serta menegaskan bahwa pola pembangunan pariwisata Bali dilandasi dengan konsep “Padma Bhuwana”, dimana masing-masing kabupaten kota di Bali yang memiliki dasar keunggulan masing-masing akan terus diperkuat.

 

Tujuh Strategi

Dalam seminar serangkaian Rakercab PHRI Badung, Ketua PHRI BPC Badung I Gusti Agung Rai Suryawijaya, SE., MBA memaparkan 7 strategi andalan Kabupaten Badung yaitu 1) Quality Tourism, 2) Badung Connectivity, 3) Act Local Think Global, 4) Integrated System, 5) Community Based Tourism, 6) Sustainable Tourism, dan 7) Single Destination, Single Management.

Ketujuh strategi andalan tersebut akan membawa Badung sebagai destinasi yang berkualitas serta berkelanjutan. Agung Rai Suryawijaya menekankan bahwa Pariwisata Badung mendukung pariwisata Bali sebagai single destination dan sudah seyogyanya menerapkan single management agar dapat melakukan perencanaan, tatakelola, serta promosi secara bersamaan dan terpadu, niscaya hasil dan manfaat yang akan didapatkan akan lebih maksimal.

Sinergitas yang sudah dilakukan oleh BPC PHRI Badung selama ini dengan Pemda Badung dan pihak lain adalah memberikan sosialisasi SMPH, sosialisasi Sapta Pesona, pengawasan dan pembinaan perijinan, menyalurkan sertifikasi kompetensi bantuan Pemda Badung, turut serta dalam tim Kabupaten Badung Sehat, menyalurkan keluhan anggota berkaitan dengan limbah dan kesehatan lingkungan, duduk dalam Tim Koordinasi Pemberdayaan Sumber Daya Air Bali-Penida, mendorong percepatan mekanisme sertifikasi usaha, menjadi narasumber kesekolah-sekolah, memfasilitasi bantuan bencana, membentuk FTJSP untuk menjaga pembangunan kepariwisataan yang berkelanjutan.

Salah satu tantangan kedepan yang harus diubah menjadi peluang adalah dengan mulai adanya permintaan pasar China akan daftar perusahaan yang dinilai layak untuk diajak bekerja sama termasuk pelaksanaan perijinan OSS dimana mewajibkan semua perusahaan untuk diaudit sebagai persyaratan perijinan komersial atau operasional, jelas Executive Director PHRI Badung, Jro Mangku Sulasa. *Dwi

Ben Affleck Gantung Jubah Batman

this formate

HOLLYWOOD, bisniswisata.co.id: Selepas film trilogi The Dark Knight, peran Batman telah dipindah tangankan ke Ben Affleck, yang memerankan tokoh superhero tersebut di film Batman v Superman: Dawn of Justice, Suicide Squad, serta Justice League.

Tidak lama setelah film Justice League rilis, sempat terdengar kabar bahwa ada kemungkinan Ben Affleck akan undur diri menjadi Batman untuk film-film selanjutnya, walau berita ini sendiri masih simpang siur.

Berdasarkan laporan dari media Deadline, Ben Affleck nampaknya resmi mengantungkan baju alias mengundurkan diri menjadi Batman untuk film Batman terbaru yang akan ditulis dan disutradarai oleh Matt Reeves. Alasan utama mengapa Affleck tidak lagi membintangi film Batman baru karena fokus cerita akan lebih tertuju kepada Batman di masa mudanya.

Alasan lain mengapa Affleck memilih untuk mundur dari karakter Batman kali ini juga adalah kesibukannya di berbagai proyek lainnya, seperti film “I Am Still Alive” dan film drama “Torrance”.

Walau sudah bekerja keras untuk bisa menjadi Batman dalam film DC Universe tersebut, Affleck sadar bahwa dirinya bukan aktor yang cocok untuk memerankan Bruce Wayne muda tersebut di film Batman terbaru, sehingga kini pencarian aktor baru yang tepat tengah dimulai.

Secara terpisah, Warner Bros secara resmi mengumumkan film “Batman” akan rilis pada 25 Juni 2021, dan yang akan menjadi sutradaranya adalah Matt Reeves. Pengumuman ini sekaligus menegaskan bahwa Ben Affleck tidak lagi menjadi Batman. Sebab nantinya, film tersebut akan fokus pada Bruce Wayne yang lebih muda.

Meski demikian, Ben sepenuhnya tetap mendukung proyek terbaru dari Batman. “Bersemangat untuk #TheBatman di musim panas 2021 dan melihat visi dari @MattReevesLA,” tulis Ben melalui akun Twitter dilansir Aceshowbiz, Jumat (01/02/2019).

Matt mengambil alih tugas Ben yang awalnya bertindak sebagi sutradara film “Batman” pada Februari 2017. Matt mengatakan bahwa film “Batman” mendatang tidak akan berdasarkan seri komik “Year One” karya Frank Miller, meskipun seri tersebut adalah favoritnya.

“Jelas kami tidak akan mengambil kisah aslinya atau semacamnya. Kami sedang membuat cerita yang benar-benar Batman tentunya dan mencoba menceritakan sebuah kisah yang emosional namun sebenarnya tentang dia menjadi detektif terhebat di dunia dan semua hal yang membuat saya mencintai Batman sejak kecil,” ujar Matt.

Film ini akan terinspirasi dari cerita awal Batman. Matt menjelaskan, “Saya sudah berbicara membuat cerita Batman dalam alur yang sebenarnya, di mana ia menyelidiki beberapa kasus dan membawa kita keluar dari dunia gotham.” Matt juga mengungkapkan bahwa akan ada banyak penjahat dalam film ini dan proses casting akan segera dimulai. (NDY)

Desember 2018, Okupansi Hotel Bali 57,62%

this formate

DENPASAR, bisniswisata.co.id: Tingkat hunian kamar atau okupansi hotel berbintang di Bali selama Desember 2018 tercatat hanya mencapai 57,62% atau meningkat 1,70 poin dibanding periode sebelumnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Bali, Badung tercatat mencapai tingkat keterisian kamar hotel berbintang tertinggi yakni sebesar 59,38%. Sementara, tingkat hunian terendah tercatat di Karangasem yaitu sebesar 32,93%.

Kepala BPS Bali Adi Nugroho mengatakan jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, hampir seluruh kabupaten mengalami peningkatan tingkat hunian kecuali Karangasem. Pada Desember 2019, Karangasem justru mengalami penurunan tingkat hunian hingga 1,30 poin. Peningkatan tertinggi dicapai oleh Gianyar sebesar 3,63 poin.

Rata-rata lama menginap wisatawan mancanegara dan domestic pada hotel berbintang di Bali pada Desember 2018 tercatat mencapai 2,81 hari. Angka ini turun 0,23 poin dibandingkan dengan rata-rata lama menginap tamu pada November 2018 yang mencapai 3,04 hari.

“Secara keseluruhan, rata-rata lama menginap tamu Indonesia pada Desember 2018 selama 2,34 hari, lebih rendah dibandingkan rata–rata lama menginap tamu asing yang selama 3,17 hari,” kata Adi Nugroho seperti dilansir Bisnis.com, Jumat (1/2/2019).

Secara kumulatif, jumlah wisatawan yang datang langsung ke Bali selama 2018 tercatat mencapai 6.070.473 wisman atau, lebih tinggi 6,54% dibandingkan tahun lalu.

Kunjungan wisman selama tahun 2018 didominasi oleh wisman asal Tiongkok sebesar 22,43%, Australia 19,26%, India 5,83%, Inggris 4,46%, Jepang 4,31%, Amerika Serikat 3,90%, Perancis 3,22%, Malaysia 3,21%, Jerman 3,06%, dan Singapura 2,38%.

Walaupun menempati urutan teratas, wisman asal Tiongkok selama 2018 justru mengalami penurunan kunjungan hingga 1,76%. Hal ini diduga terkait terbongkarnya kasus praktek mafia perjalanan wisata dari Tiongkok pada Oktober 2018.

Sementara, negara yang mengalami peningkatan jumlah wisman terbesar selama 2018 berasal dari India, yaitu tercatat sebesar 29,75%. “Hal ini diduga terkait dibukanya penerbangan langsung Denpasar-Mumbai,” katanya. (NDY)

BPS: Asian Games tak Pengaruhi Kunjungan Wisman ke Sumsel

this formate

PALEMBANG, bisniswisata.co.id: Perhelatan Asian Games 2018 yang berlangsung di Kota Palembang Sumatera Selatan (Sumsel) ternyata tidak mampu mendongkrak jumlah wisatawan mancanegara (Wisman) yang bertandang ke daerah yang terkenal dengan kuliner Empek-empek

Hal itu terlihat dari data yang dilansir Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel, terkait jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di mana terjadi penurunan jumlah wisman dari semula 14.701 orang pada 2017 menjadi 13.806 orang pada 2018 atau turun 6,1%.

Kepala BPS Sumsel Endang Tri Wahyuningsih mengatakan pihaknya menghitung jumlah kunjungan wisman yang melalui pintu Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang. “Pariwisata kita tahun 2018 lebih rendah dibandingkan tahun 2017 terjadi penurunan sekitar 6,1% jumlah wisman,” kata Endang, Senin (1/2/2019).

Endang menjelaskan memang pada saat Asian Games yang berlangsung pada Agustus 2018 terjadi kenaikan sebesar 60% jumlah wisman, yakni dari 1.418 orang menjadi 2.263 orang (year on year).

Namun demikian, dia menilai, kenaikan kunjungan tersebut tidak terjadi sebelum event maupun setelah pesta olahraga terbesar di Asia itu usai. “Berbeda dengan tahun sebelumnya, data kami menunjukkan jumlah kunjungan wisman setiap bulannya relatif lebih tinggi,” katanya.

Dinas Pariwisata Kota Palembang mengklaim jumlah kunjungan wisman ke Palembang naik signifikan pada tahun lalu karena adanya Asian Games. Asian Games sudah memberikan efek positif terhadap pariwisata di kota itu.

“Data kami menunjukkan peningkatan jadi 12.000-an wisman yang ke kota Palembang dari semula 9.000 wisman pada 2017. Mungkin beda sumber dengan BPS, kami jelas menghitungnya dari okupansi hotel,” jelas Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, Isnaini Madani seperti dilansir laman Bisnis.com.

Isnaini menambahkan pihaknya berupaya menjaga jumlah kunjungan wisman tahun ini agar sama seperti tahun lalu. “Tahun ini bisa saja terjadi penurunan karena event besar seperti Asian Games tidak ada, namun kami optimistis jumlah wisman yang ke sini paling tidak sama seperti tahun lalu,” katanya.

Sebagai ibukota propinsi Sumatera Selatan, Palembang terus berbanah diri dalam pariwisatanya. Ada beberapa destinasi wisata di Kota Palembang yang kerap dikunjungi wisatawan lokal, nasional maupun internasional. Beberapa obyek wisata ynga ngehits dan menjadi trend kunjungan para pelancong antara lain:

#. Jembatan Ampera dan Sungai Musi
Tempat wisata pertama yang disambangi saat di Palembang: Jembatan Ampera dan Sungai Musi. Kedua lokasi ini ikon Palembang. Bahkan ada pameo tak lengkap ke Palembang sebelum mengunjungi tempat wisata ini. Waktu yang tepat datang ke jembatan yang dibuat rakyat pada malam hari, dikarenakan suasana malam sangat eksotik dipenuhi gemerlapan lampu. Tahun 1962 jembatan ini digunakan untuk penghubung dari Ulu dan juga Ilir. 50 meter dari Jembatan Ampera ini ada pusat souvenir dan kuliner sehingga memudahkan wisatawan.

# Masjid Cheng Hoo Palembang
Masjid bergaya Tionghoa ini bukti bangsa China memiliki hubungan dengan agama islam. Masjid ini berwarna merah, sesuai masyarakat China menyukai warna merah dan menganggap warna merah merupakan warna sakral. Semua ornamen masjid nuansanya China. Di dalam masjid ini ada bangunan mirip Kelenteng tempat peribadahan orang Khonghucu. Bangunan itu ada disamping dari masjid ini. Sehingga selain anda bisa beriwisata religi ke masjid juga bisa melihat lihat isi dari kelenteng di sebelah masjid.

#. Bukit Siguntang
Wisata dengan suasana pegunungan dan pemandangan hijau yang menakjubkan. Letak bukit ini ada di Bukit Lama, kecamatan Ilir Barat. Bukit setinggi 29 sampai dengan 30 meter di atas permukaan laut. Konon, bukit ini dulunya dijadikan tempat untuk persemedian. Jangan heran ada makam bangsawan jaman dahulu, yang bersemayam di bukit ini. Bangsawan itu merupakan pendiri Kota Palembang. Sehingga obyek wisata ini masih dianggap sakral dan suci. Nah, jika datang ke tempat ini Jangan berniat buruk dan berkata kotor.

#. Museum Sultan Mahmud Badaruddin II

Palembang juga memiliki wisata sejarah, Museum Sultan Mahmud Badaruddin II namanya. Museum ini untuk mengenang berbagai macam peninggalan kerajaan Palembang. Lokasi museum ini berada di Jembatan Ampera juga Benteng Kuto Besak. Museum ini sangat unik dan desain arsitekturnya pun unik dilihat dari kedua tangganya yang melingkar. Koleksi peninggalan Kerajaan Palembang menarik untuk dilihat, direnungi dan diresapi betap hebatnya zaman dulu.

#. Benteng Kuto Besak
Letak benteng ini dekat dengan jembatan Ampera. Benteng Kuto Besak ini menjadi bukti bahwa kerajaan Palembang Darussalam pernah berjaya dan berkembang d Indonesia. Di dalam Benteng Kuto Besak terdapat kantor kesehatan Kodam Sriwijaya 2 juga rumah sakit. Bahkan benteng yang dibangun menggunakan dinding batu ini berfungsi benteng pada jaman dahulu adalah digunakan sebagai benteng pertahanan dari serangan musuh.

#. Hutan Punti Kayu
Hutan ini dibangun 1998 dijadikan sebagai hutan lindung sebab fungsi ekologis adalah tata air juga kesuburan tanah. Panorama hutan ini sangat indah berupa hutan pinus yang hijau membentang bahkan didalamnya ada kebun binatang mini: kera ekor panjang, gajah dan masih banyak lagi satwa lainnya. Kegiatan di Hutan Punti Kayu adalah atraksi gajah, berenang, menunggang kuda dan masih banyak lagi lainnya.

#. Pulau Kemaro
Salah satu wisata bahari di Palembang adalah Pulau Kemaro. Pulau ini lokasinya di tengah perairan Sungai Musi. Selain bisa melihat keindahan dan keelokan Sungai Musi, wisatawan bisa melihat obyek wisata yang menarik adalah vihara kuno. Juga ada legenda kisah putri di Pulau ini. Kisah dari Putri itu adalah putri itu menikah dengan anak raja dari negara China, mas kawin yang diberikan adalah 9 guci emas. Namun untuk menghindari bajak laut, guci emas ditutupi dengan sayuran sebab dikirim melalui jalur perairan. Ketika anak raja melihat yang datang hanyalah sayuran, maka sayuran dibuangnya ke Sungai Musi. Ketika sang anak raja tahu bahwa guci tadi bersama sayuran yang telah dibuangnya ke sungai, anak raja itu pun menyesal dan menceburkan diri ke sungai. Setelah beberapa lama suaminya tidak muncul, puteri itu ikut menerjunkan diri ke sungai namun sang puteri dan suaminya tewas ke dalam sungai tersebut. Oleh sebab itu untuk mengenang mereka dibangunlah kuil kuil di Pulau Kemaro ini.

#. Wisata Air Terjun

Ada tiga wisata air terjun di Palembang. Air terjun Lematang Indah, Air Terjun Bidadari dan Air Terjun Maung. Destinasi wisata air terjun Lematang Indah ini ada di kota Pagar Alam. Tinggi dari air terjun sendiri adalah 40 meter. Memang air terjun tersebut tidak terlalu tinggi namun volume airnya banyak tidak seperti air terjun lainnya. Keindahan air terjun ini terletak pada pemandangan yang ada di sekitar air terjun tersebut. Tidak hanya pemandangan yang ada di air terjun saja yang indah namun sepanjang perjalanan menuju ke tempat wisata air terjun, pengunjung akan disuguhkan pemandangan yang asri serta hawa yang sejuk.

#. Taman Kambang Iwak
Taman ini awalnya dibangun untuk para keturunan Belanda sebagai tempat olahraga. Taman Kambang Iwak juga memiliki danau di bagian tengahnya yang berfungsi sebagai penghias taman, juga untuk menampung air hujan, sehingga bisa menangkal banjir. Taman dengan luas 5 ha ini makin hari terus diperbaharui dengan berbagai fasilitas, yaitu taman bermain anak, fasilitas hotspot gratis bagi yang ingin mengakses internet, keran air yang bisa langsung diminum, dan tempat bersantai sambil menikmati keindahan taman.

#. Kampung Kapitan
Kampung Kapitan satu kawasan yang bernilai sejarah tinggi. Kampung ini tempat pertama kalinya warga Tionghoa menetap di Palembang saat kota tersebut masih dalam jajahan Belanda. Kini, Kampung Kapitan dijadikan sebagai obyek wisata. Nilai seni dan budaya di Kampung Kapitan terletak pada struktur bangunan rumah di sana. Rumah di kawasan Kampung Kapitan mengandung dua pengaruh budaya, yakni budaya Tionghoa dan budaya Palembang. Budaya Tionghoa bisa dilihat dari bagian dalam rumah dan bagian teras rumah. Sedangkan budaya Palembang terlihat dari bangunan rumah yang menyerupai limas dan ada tiang yang menopang berdirinya rumah. (redaksibisniswisata@gmail.com)

ANTIDA MUSIK INDONESIA TERBANGKAN RHYTHM REBELS KE INDIA

this formate

DENPASAR, bisniswisata.ci.id,- RHYTHM Rebels, group duo yang beranggotakan Reza Achman sebagai penabuh drum, dan juga Rizal Abdulhadi pemain alat musik tradisional Sunda Awi Goong, didapuk Antida Musik Indonesia menjadi satu-satunya delegasi Indonesia dalam rangkaian International Udaipur World Music Festival 2019.
Festival ini akan diselenggarakan di Udaipur, India, pada tanggal 15 – 17 Februari 2019 mendatang. Tahun 2019 tahun ketiga festival ini diadakan. Kendati demikian, festival ini telah menempati posisi teratas dalam festival musik yang diadakan di India.
“Indonesia mesti bangga. Udaipur World Music Festival ini merupakan jaringan atau koneksi yang dimiliki oleh Antida Musik Indonesia. Sebagai promoter sekaligus sebagai manajemen dari Rhythm Rebels, Antida Musik Indonesia siap menerbangkan musisi ke mana saja, merambah panggung-panggung dunia dan menjadi ikon terbaik bagi Indonesia,” ujar Anom Darsana pemilik Antida Musik Indonesia atau yang sering disebut sebagai Antida Music Productions.


Sebagai promoter musik di Bali, Antida Musik Indonesia kerap melakukan pertukaran budaya (cross-culture) yang tidak hanya sebatas musik, melainkan juga kesenian lainnya. Selain mendatangkan musisi-musisi mancanegara tampil di Bali, Antida Musik Indonesia juga membawa musisi-musisi Indonesia untuk tampil di panggung-panggung dunia.
“Ini bukan kali pertama Antida Musik membawa seniman Bali atau Indonesia ke luar negeri. Sebelumnya, sebut saja Gaya Gayo yang pernah kami kirim ke Malaysia dalam ajang Rainforest Festival. Untuk Rhythm Rebels sendiri, ini juga bukan kali pertama kami terbangkan ke luar negeri. Sebelumnya, kami telah mengorbitkan mereka ke Korea, dan bulan depan kami mengorbitkan mereka ke India. Pun di tahun ini banyak ada agenda festival-festival internasional di dunia, di mana kami selalu menawarkan Rhythm Rebels ke beberapa festival yang ada. Banyak festival yang memberikan tanggapan positif kepada Rhythm Rebels. Selain di India, Rhythm Rebels-pun akan menunjukkan aksi mereka di Rusia dan juga di China pada tahun ini,” sambung Anom Darsana.
Keikutsertaan diajang International Udaipur World Music Festival 201, merukan kabar baik dan kesempatan tersendiri bagi Rhythm Rebels. Berbagai persiapan yang matang untuk mendukung pementasan mereka telah mereka lakukan, dan latihan demi latihan telah mereka jalankan. “Kami sangat senang dan sangat antusias karena kami bisa membawa karya anak negeri ke kancah internasional. Kami sengaja latihan terus menerus agar lancar menuju India nanti,” papar Reza Achman, penabuh drum Rhythm Rebels.
Rhythm Rebels begitu unik dengan kepiawaian Rizal Abdulhadi meniup Awi Goong nya menjadi nada- nadi apik. “Misi kami bukan hanya mempertontonkan permainan kami sebagai Rhythm Rebels. Tetapi lebih dari itu, kami ingin menujukkan bahwa musik dan instrumen atau alat-alat musik khas Indonesia banyak sekali, dan semuanya luar biasa. Untuk India, saya membawa sebagian dari alat musik khas Indonesia yaitu Awi Goong, Genggong Bali, Terompet, dan kita juga menngunakan alat elektronik yaitu sampler. Selain itu, saya juga membawakan alat instrumen yang saya ciptakan sendiri, terbuat dari bambu dan saya beri nama 1 string Bamboo Bass. Kesemua alat musik ini akan saya mainkan satu persatu secara acak dan bergiliran dalam pementasan,” jelasnya.
Keragaman budaya Indonesia menumbuhkan pesona- pesona indah yang memerlukan ruang waktu untuk ditampilkan ke mata dunia. Selamat berfestival. *Dwi

Tips Cegah Perut Kembung di Pesawat

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Tekanan udara yang rendah saat Anda berada di ketinggian dalam perjalanan dengan menggunakan pesawat menimbulkan efek perut bergas dan kembung. Selain menyebabkan rasa tidak nyaman, perut yang dipenuhi gas akan membuat Anda terus-terusan ingin buang angin.

Meski begitu, kembung dan gas berlebih dalam perut selama berada di pesawat terbang adalah reaksi yang normal, Anda bisa membuat perjalanan dengan pesawat lebih nyaman tanpa gangguan kembung dan gas di perut dengan meminimalisir atau melakukan pencegahan.

Bagaimana caranya? Ada empat tips untuk mencegahnya seperti dilansir Tabloidbintang.com, Jumat (01/02/2019), antara lain:

#. Hindari Makanan FODMAP
Makanan FODMAP (Fermentable Oligosaccharides, Disaccharides, Monosaccharide and Polyols) atau makanan yang mengandung oligosakarida yang dapat difrementasi, disakarida, monosakarida, dan poliol. Ini adalah jenis karbohidrat yang sulit dicerna dan difermentasi oleh bakteri sehingga menyebabkan kembung dan tidak nyaman. Contoh dari FODMAP antara lain kacang-kacangan, buncis, kol, kembang kol, bawang merah dan putih, serta produk turunan susu. Menghindari makanan-makanan itu sehari sebelum penerbangan dapat membantu mencegah munculnya gas berlebihan di pencernaan.

#. Hindaro Minuman Soda
Hindari minuman berkarbonasi selama penerbangan. Gelembung udara yang terdapat dalam minuman berkarbonasi seperti soda adalah gas karbondioksida. Meminumnya berarti menambah kadar gas yang tidak diperlukan di perut Anda dan menyebabkan rasa tidak nyaman.

#. Konsumsi Obat Simetikon

Mengonsumsi obat simetikon atau obat kembung sebelum penerbangan. Simetikon bekerja dengan cara memecah gelembung gas besar menjadi lebih kecil dan mengurangi tekanan gas dalam perut sehingga Anda terhindar dari kembung dan gas di perut selama perjalanan.

#. Jangan Duduk terlalu lama

Ketika Anda melakukan penerbangan dalam waktu lama, upayakan agar Anda tidak duduk terus-menerus. Selain berguna untuk melancarkan peredaran darah, bangun dan berjalan-jalan di kabin pesawat selama beberapa menit dapat membantu memecah dan mengeluarkan gas yang terjebak di dalam perut lewat buang angin. Ingat, menahan untuk tidak buang angin saat merasa kembung sangat tidak dianjurkan. (NDY)