Pertumbuhan Hotel Marak, Massindo Tawarkan Spring Bed Berkualitas

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Pertumbuhan hotel di Indonesia semakin marak bahkan hotel baru diprediksi tumbuh 20 persen. Pertumbuhan itu tentunya membutuhkan matras atau sping bed berkualias demi kenyamanan tamu hotel saat tidur. Untuk itu Massindo Group menawarkan spring bed berkualitas dengan harga kompetitif.

“Kami selalu menghadirkan model spring bed terkini dan inovasi-inovasi terbaru dengani menampillan merk-merk springbed internasional terkemuka yaitu Spring Air (USA), Therapedic (USA), Comforta dan Protect A Bed (USA), yang sangat cocok bagi perhotelan maupun kebutuhan masyarakat yang ingin tidur nyaman,” papar President Director Of Massindo Group Jeffri Massie dalam siaran pers yang diterima Bisniswisata.co.id, Senin (04/02/2019).

Inovasi yang dimaksud, lanjut dia, adalah SmartComfort™ yang memungkinkan konsumen merubah tingkat kenyamanan/kekerasan kasur sampai 16 tingkat yang berbeda. Inovasi yang telah mendapatkan perlindungan paten internasional ini dimungkinkan dengan adanya akses ke dalam lapisan kasur sehingga konsumen dapat merubah tingkat kekerasan sendiri di rumah tanpa bantuan teknisi.

Diakui ada beberapa hotel di Jakarta yang menjadi costemer Massindo. Umumnya mereka sangat puas dengan kualitas spring bed sehingga menjadi pelangan tetap. “Karena itu kami berharap hotel lainnya seperti di Bali, Lombok, Yogyakarta, Banyuwangi, serta hotel lainnya yang berdiri di kawasan destinasi wisata bisa menjadi costemer kami,” harapnya.

Head of Research & Development Massindo Group Silvia Kho menambahkan kasur Comforta X yang sangat fleksibel memungkinkan konsumen dapat mengganti-ganti lapisan kenyamanan kasur sesuai kebutuhan dan budget mereka. Inovasi-inovasi ini sangat sesuai gaya hidup Generasi X dan Millenial saat ini yang sangat dinamis.

Dikatakan, Comforta X adalah inovasi terbaru sebuah kasur pegas lantaran dapat diganti lapisan kenyamanan dan pegasnya kapan pun dengan mudah sampai dengan 8 kombinasi tingkat kenyamanan. Sehingga, slogan produk ini adalah “fleXible for life”.

Membuat konsumen bisa merakit kasurnya sendiri dengan sistem surface dan core. Surface adalah lapisan paling atas yang menentukan tingkat kekerasan (feel) kasur dan direkatkan ke bagian core menggunakan magnet neodymium yang sangat kuat.

“Comforta X diciptakan oleh Silvia Kho, seorang disainer yang produknya telah memenangi penghargaan International Bed of the Year di Amerika Serikat. Massindo Group telah mendapatkan perlindungan paten atas teknologi yang digunakan di Comforta X baik di Indonesia maupun di negara negara besar lainnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, spring bed ini memungkinkan konsumen menyesuaikan tingkat kekerasan kasurnya menjadi empuk, sedang, atau keras kapan pun diperlukan hanya dengan mengganti bagian surface. “Dengan demikian, pengguna bisa dengan mudah menyesuaikan rasa kasur dari waktu ke waktu tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam untuk membeli seperangkat kasur baru,” katanya.

Produk ini juga didukung dengan bahan dan teknologi terbaik saat ini. Di antaranya adalah lateks yang merupakan material alam pilihan yang sangat lembut dan higienis untuk kenyamanan ekstra saat tidur. Ada pula fitur unik yang cocok bagi gaya hidup modern masa kini yakni Phone & TV Remote Attachment.

Magnet neodymium yang berfungsi merekatkan bagian surface dan core juga dapat dimanfaatkan sebagai penahan gawai favorit atau pun remote control televisi. Dengan adanya magnet holder tersebut, pengguna bisa leluasa mengobrol melalui speaker phone dan kamera ponsel sembari berbaring nyaman di atas kasur.

“Dalam usia pemakaian kasur spring bed selama 10-15 tahun, tingkat kenyamanan dan kekerasan kasur dapat terus disesuaikan dengan mudah. Dan bagi hotel yang sudah beroperasi sangat lama dan ingin menggantikan matrasnya, kami siap melayani sepenuh hati,” ungkapnya.

Fasilitas layanan di SLEEPcenter mengedepankan service excellence, terdiri dari showroom yang sangat nyaman yang terletak di lantai 2 Mall Taman Anggrek dengan luas area lebih dari 200 meter persegi. Fasilitas ini menampilkan lebih dari 15 tipe kasur terpilih juga asesoris seperti bantal dan pelindung kasur anti air, tambahnya.

Konsumen akan disambut dan dilayani oleh Sleep Consultant terlatih untuk menemukan merk dan tipe kasur yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka. Untuk mendekat kepada costemer, Massindo Group membuka SLEEPcenter yang merupakan showroom untuk berbagai merek spring bed ternama di kawasan Jakarta Barat.

Apalagi, sambung dia, pertumbuhan hotel baru dan lama di kawasan Jakarta Barat terus melonjak. Dan khusus dalam rangka Grand Opening ini, showroom SLEEPcenter Mall Taman Anggrek memberikan penawaran yang sangat spesial yaitu kasur Comforta Super Sleep dengan Special Price Rp 99.000 per bulan untuk cicilan 0% 24 bulan.

Juga konsumen bisa mendapatkan special tambahan diskon 10% bagi semua tipe kasur yang ada di dalam SLEEPcenter Mall Taman Anggrek. Penawaran terbatas ini hanya berlaku di bulan Februari 2019, sambungnya. (redaksibisniswisata@gmail.com)

2018, Kunjungan Wisman ke Sumbar Merosot

this formate

PADANG, bisniswisata.co.id: Sepanjang tahun 2018, kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) ke Sumatra Barat (Sumbar) hanya 54.369 orang atau turun 4,41% dibandingkan dengan 2017 yang mencapai 56.876 orang asing.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar Sukardi menyebutkan kunjungan wisman yang masuk ke Sumbar langsung dari luar negeri melalui pintu Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dan Pelabuhan Teluk Bayur turun 4,41%. “Totalnya [wisman] dibandingkan tahun sebelumnya, mengalami sedikit penurunan, yaitu sebesar 4,41%,” ujarnya.

Menurutnya, penurunan itu salah satunya disebabkan ditutupnya penerbangan langsung maskapai Air Asia rute Padang – Singapura, sehingga mengurangi angka kunjungan langsung wisman ke Sumbar. Untuk bulan Desember 2018 kunjungan wisman ke Sumbar sebanyak 4.801 orang, turun hingga 44,37% dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 8.630 orang.

Kunjungan wisman ke Sumbar didominasi oleh wisman asal Malaysia yang mencapai 43.344 orang atau berkontribusi 79,72% terhadap total kunjungan wisman ke daerah itu. Disusul Australia sebanyak 3.004 orang, Singapura sebanyak 1.729 orang, Perancis 688 orang, Amerika Serikat 562 orang, Inggris 438 orang, Jerman 319 orang, Jepang 295 orang, India 251 orang, dan Belanda 232 orang.

Pemerintah Provinsi Sumatra Barat menargetkan kunjungan wisman tahun ini bisa menembus 100.000 orang, dengan menggelar berbagai kegiatan pariwisata skala nasional maupun internasional untuk menarik minat wisatawan, jelasnya seperti dilansir bisnis.com, Senin (04/02/2019).

Data pemda setempat menyebutkan beberapa agenda pariwisata besar yang sudah dirancang tahun ini adalah Tour de Singkarak (TdS), Sawahlunto Internasional Songket Carnival (SISCa), Festival Siti Nurbaya, dan berbagai agenda lainnya.(NDY)

Koper Penumpang Hilang, Layanan Singapore Airlines Dikeluhkan

this formate

SINGAPURA, bisniswisata.co.id: Liburan seharusnya menjadi saat yang berkesan, apalagi jika jauh-jauh hari semuanya telah direncanakan dengan sempurna. Namun apa daya, akibat keteledoran pihak lain, liburan indah bisa berantakan alias berbalik 180 derajat.

Seperti yang dialami @linaeugene, liburan keluarganya sedikit berantakan akibat kopernya hilang dalam penerbangan Singapore Airlines (SQ) 955 dari Jakarta ke Singapura.

“Holiday tahun ini paling berkesan..karena koper kami tidak ada alias missing..tapi kami yakin @singaporeair akan membantu kami untuk mencarinya biarpun sekarang jadinya beli pakaian per harinya dan berharap koper akan ketemu dan dikirim ke hotel @ritzcarltonmilleniasingapore,” tulisnya dalam akun Instagramnya.

Dalam curhatnya di media sosial tersebut, @linaeugene menjelaskan atas kehilangan tersebut, pihaknya telah melaporkan ke maskapai melalui surat elektronik. “..sent email already to SQ untuk complain tapi belum ada balasan email. Lihat di website-nya tulisan masih tracking @singaporeair mohon bantuannya untuk mencari koper kami. Pls call us secepatnya,” tulisnya.

@linaeugene juga menceritakan betapa repotnya mereka akibat kehilangan kopert tersebut, sampai-sampai tidur pun harus menggunakan bath towel hotel. “Still hoping @singaporeair for your fast respons. Thank you,” tutupnya.

Hal yang sama juga terjadi pada seorang penumpang yang tidak mau disebutkan namanya. Seperti dilansir Sindonews.com, Senin (04/02/2019), penumpang tersebut menyebutkan kopernya hilang saat menggunakan penerbangan SQ038 dari Singapura ke Los Angeles, Amerika Serikat, pada Jumat (1/2) untuk menghadiri rapat penting.

Penumpang itu mengaku menghubungi pihak maskapai mengenai kopernya itu. Pihak Singapore Airlines ternyata melakukan kesalahan. Koper milik penumpang itu tidak terbawa ke dalam pesawat SQ038. Alasannya, waktunya mepet sehingga koper tak terangkat.

Akhirnya, penumpang yang mengeluhkan hal tersebut disarankan untuk menghubungi bagian Lost & Found, setibanya di Los Angeles. Penumpang lalu mengikuti saran itu kemudian memberikan alamat dirinya tinggal selama di Los Angeles. Dengan harapan, agar koper setibanya di Los Angeles dapat segera dikirim ke kediamannya.

Ternyata hingga Senin 5 Februari 2019, koper itu tak kunjung sampai di kediaman penumpang itu selama berada di Los Angeles. Bahkan, hari ini penumpang tersebut akan kembali ke Tanah Air. Tapi, belum juga ada titik jelas dari Singapore Airlines soal koper yang hilang itu. Penumpang itu mengatakan, layanan maskapai tersebut tidak seimbang dengan tarif premium atas tiket yang mereka kenakan. (NDY)

Rasakan Serunya Perayaan Imlek,  Ayo Datang ke Pulau Kemaro

this formate

Pagoda di Pulau Kemaro, Palembang ( foto: Google) 
JAKARTA, bisniswisata.co.id: Pernak-pernik berwarna merah dan emas banyak menghiasi pusat-pusat perbelanjaan dan daerah-daerah Pecinan di berbagai daerah. Semarak menyambut tahun babi tanah ini bukan hanya   terasa di negara asalnya saja, namun juga di tempat-tempat warga keturunan Tiongkok berada.

Di Indonesia, perayaan yang lebih akrab disebut Imlek ini juga ramai di beberapa pusat kota. Banyak wisatawan   yang berburu tanggal untuk dapat pergi ke destinasi-destinasi yang terkait dengan perayaan ini untuk melihat sendiri bagaimana keunikan asimilasi 2 budaya –Indonesia dan Tiongkok-yang tergambar dari tiap ritualnya.

Tak   banyak   travel agent   besar yang juga   menawarkan paket wisata   ke Pulau Kemaro, namun Panorama JTB Tours tahun ini memiliki produk perjalanan selama 3 hari 2 malam ke Palembang termasuk kunjungan ke Pulau Kemaro untuk merayakan Imlek.

Andini Tirtawisata, Manager of Strategic Management Panorama JTB Tours Indonesia mengatakan paket tour yang ditawarkannya ini agar wisatawan lokal, ekspatriat maupun wisman yang berwisata ke Indonesia bisa merasakan tradisi imlek yang tak biasa di paket terbarunya.

“ Selama ini, Singkawang merupakan daerah paling identik dengan perayaan Imlek. Tiap tahunnya, ratusan ribu pengunjung datang untuk turut memeriahkan tahun baru China tersebut. Nah Pulau Kemaro, Palembang juga tak kalah ramai dan menyimpan cerita dan akar adat yang unik.

Menurut Andini, Pulau Kemaro memang menyimpan berbagai cerita dan akar adat yang unik untuk dikulik. Salah satu yang paling terkenal adalah cerita tentang  cinta sejati antara Tan Bun An – Pangeran dari Tiongkok dengan Siti Fatimah, Puteri Raja Palembang. Tan Bun An datang ke Palembang untuk berdagang.

“Kisah cinta beda budaya ini menjadi bukti kedekatan budaya antara Indonesia dan China. Selain itu, budaya   menyembelih kambing hitam di depan gundukan tanah, dipercayai sebagai makam Siti Fatimah, serta   sakralnya upacara dan doa yang dipimpin Lochu juga selalu menarik perhatian,” tambahnya.

Daya tarik Kemaro adalah Pagoda berlantai 9 yang menjulang di tengah-tengah pulau. Bangunan ini baru dibangun tahun 2006. Selain pagoda ada klenteng yang sudah dulu ada. Klenteng Hok Tjing Rio atau lebih dikenal Klenteng Kuan Im dibangun sejak tahun 1962.

Di depan klenteng terdapat makam Tan Bun An (Pangeran) dan Siti Fatimah (Putri) yang berdampingan. Kisah cinta mereka berdualah yang menjadi legenda terbentuknya pulau ini.

Kemeriahan Imlek dan Cap Gomeh di Pulau Kemaro semakin terasa karena penampilan kesenian-kesenian khas perayaan Imlek seperti barongsai, wayang orang khas Cina, dan kesenian tradisional lainnya yang jarang dijumpai di hari-hari biasa.

Antusiasme masyarakat untuk turut hadir dan berpartisipasi dalam rangkaian acara Imlek di Pulau Kemaro ini makin bertambah dari tahun ke-tahunnya. Karena itulah,  pihaknya mengemas paket Imlek dan memfasilitasi kebutuhan dan demand pengunjung.

“ Sambil melihat perayaan Imlek kami juga menawarkan berbagai paket tour, baik untuk wisata Pulau Kemaro saja ataupun sekaligus berwisata ke tempat-tempat menarik lainnya di Palembang,” kata Andini.

Miris, Warga Pekanbaru Serbu Singapura Saat Imlek

this formate

PEKANBARU, bisniswisata.co.id: Liburan Imlek warga Pekanbaru serbu destinasi wisata Kuala Lumpur dan Singapura ketimbang berwisata di dalam negeri. Pasalanya, tiket pesawat Pekanbaru-Kuala Lumpur dipatok Rp365.000 dan Pekanbaru-Singapura Rp478.500, sehingga warga Pekanbaru memilih berliburan imlek ke negara tetangga.

“Saat ini tiket pesawat Pekanbaru-Jakarta dibanderol di atas Rp1.000.000. Kondisi demikian menjadi miris bagi industri pariwisata dalam negeri, di tengah momen libur nasional Tahun Baru Cina atau Imlek,” ungkap Ketua Association of The Indonesia Tour and Travel Agencies (Asita) Riau Dede Firmansyah

Karena itu, sambung Dede seperti dilansir laman Bisnis.com, Ahad (03/02/2019), Malaysia dan Singapura panen turis dari Indonesia di saat libur Imlek. “Apa lagi yang dipertahankan maskapai dengan tiket domestik mahal seperti ini? Bukannya mereka juga menderita kalau tidak ada penumpang,” lontarnya serius.

Saat ini harga tiket sekali jalan Pekanbaru-Jakarta untuk Senin, 4 Februari 2019 menurut aplikasi Traveloka misalnya, dijual mulai Rp1.048.000 per penumpang dengan maskapai Lion Air. Tapi untuk tiket Jumat, 1 Maret 2019 rute Pekanbaru-Jakarta dijual mulai Rp863.400 per penumpang dengan maskapai Air Asia, transit Kuala Lumpur

Sebelum kenaikan tiket seperti sekarang, untuk terbang ke Jakarta, penumpang dari Pekanbaru bisa membayar mulai Rp600.000 dengan maskapai penerbangan berbiaya murah.

Kondisi ini jauh berbeda dengan harga tiket internasional. Tiket Pekanbaru-Kuala Lumpur misalnya, hanya dijual mulai Rp365.000, atau tiket Pekanbaru-Singapura seharga Rp478.500, tentu membuat masyarakat setempat lebih memilih ke negeri seberang untuk berlibur, dibandingkan di negeri sendiri.

Dede mengaku sudah berulang kali menanyakan langsung masalah ini ke manajer maskapai di Pekanbaru, lewat sejumlah pertemuan, namun belum ada hasilnya dan tiket domestik Pekanbaru-Jakarta tetap mahal.

Pihaknya juga menyesalkan belum ada respon dari Menteri Pariwisata Arief Yahya, karena masalah ini jelas berimbang pada target kunjungan wisata dalam negeri, yang angkanya dipatok sekitar 250 juta pada tahun ini.

Padahal saat awal tahun seperti ini, merupakan low season di bisnis pariwisata, menjelang momen mudik pada Ramadan serta Idul Fitri di pertengahan tahun, tapi harga tiket malah sama saja dengan libur Lebaran.

“Memang anggota kami merasakan langsung, lebih banyak peminat wisata luar negeri sekarang, ke Malaysia dan Singapura. Bagi yang tetap mau wisata di Sumatra, kami tawarkan paket jalur darat dengan bus,” katanya. (NDY)

Tips Sehat Berwisata Kuliner

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Wisata kuliner saat melancong semakin diminati. Minat muncul karea selain melihat berbagai destinasi wisata di daerah juga merasakan kuliner di daerah itu. Hanya sekali saja salah ketika menjalani wisata kuliner, bisa jadi semua agenda perjalananmu kacau.

Kalau sudah sakit perut atau alergi kambuh karena makanan tertentu, maka kamu tak bisa leluasa bepergian dan menderita di tempat asing. Sebab itu, penting untuk memperhatikan apa yang disantap saat wisata kuliner. mengingatkan agar selalu memperhatikan higienitas setiap makanan dan minuman yang akan dikonsumsi.

Karena itu, Menjaga kesehatan tubuh dengan kuliner yang sehat ketika melakukan liburan tetap sehat itu, sangatlah penting. Salah satu cara untuk menjaga kesehatan adalah dengan menjaga makanan yang masuk ke tubuh dengan menu makanan yang sehat. Namun kita perlu memperhatikan juga beberapa tips sehat wisata kuliner, seperti dikutip tipsjalan.com, antara lain:

#. Cari Info Tempat Wisata Kuliner Yang Menarik

Memang kegiatan wisata kuliner terlihat sederhana dan mudah dilakukan. Namun sebelum Anda meneruskan hobi wiskul tersebut Anda harus memperhatikan tips kuliner sehat yang pertama yaitu mencari informasi wisata kuliner yang sehat dan menarik. Informasi tempat wisata kuliner dari mulut ke mulut merupakan salah satu referensi wiskul yang baik sebelum mencoba menu makanan baru dan di tempat baru. Di era saat ini, Anda juga sudah dengan mudah untuk mencari info wisata kuliner dengan menggunakan media internet.

#. Perhatikan Kebersihan Makanan dan Tempat Kuliner

Pilihlah tempat makan yang bersih dan higienis, lengkap dengan kamar mandi dan wastafel bagi para pengunjung. Tempat wisata kuliner yang bersih dan lengkap seperti itu sudah pasti bisa menunjukkan bahwa pemilik atau pelayan yang bekerja di tempat tersebut telah terbiasa hidup bersih dan memperhatikan kesehatan. Sehingga untuk menu makanan pun bisa dipastikan akan terjaga dan cara pengolahan makanan pun dilakukan dengan bersih pula. Dengan seperti itu, kita bisa lebih nyaman saat menikmati kuliner. Kita sendiri juga harus bisa menjaga kebersihan. Salah satunya yaitu dengan cuci tangan sebelum makan di tempat yang telah disediakan.

#. Perhatikan Jam Makan

erhatikan kapan waktu yang tepat untuk makan makanan ringan atau berat. Jangan menyantap makan porsi besar menjelang malam karena proses pencernaan makanan pada malam hari metabolismenya tidak maksimal seperti pada siang hari. Akibat wisata kuliner pada malam hari dengan makan berat akan menumpuk pada lambung karena organ lambung pun beristirahat, dan bisa menyebabkan kita malas untuk bangun keesokan harinya.

#. Perhatikan Jumlah Pengunjung
Jumlah pengunjung atau pembeli ini bisa dijadikan salah satu tanda bahwa tempat kuliner tersebut masakan nya selalu baru dan cepat habis. Karena rumah makan yang sepi pengunjung terkadang terpaksa menghangatkan sisa makanan dan dijual kembali. Jika yang dihangatkan berkali – kali masakan bersantan, maka bisa menumpuk kolesterol dalam tubuh. Belum lagi jika ada makanan berjamur dan bau, lebih baik relakan saja uangnya dan pindah tempat cari menu yang baru. Selain itu, rumah makan yang selalu ramai juga ada kemungkinana antara makanannya enak dan atau harga makannya murah.

#. Pilih Menu Makanan Sehat
Pilih menu makan yang bergizi dan sehat, bukan berarti harus menghindari makanan tertentu. Tapi pilihlah menu yang lengkap yang dapat memberikan asupan gizi seimbang terhadap tubuh kita. Lengkap maksudnya adalah terdiri dari karbohidrat, protein, vitamin, lemak dan mineral yang seimbang. Perhatikan juga apakah kita memiliki alergi terhadap jenis makanan tertentu. Jangan karena fotonya yang menarik, kita langsung pesan dan makan tanpa memikirkan efek buruknya terhadap kesehatan. Sebisa mungkin carilah menu dengan sajian yang masih panas atau baru di masak, misalnya nasi goreng, soto panas, sate bakar, bubur panas, ikan bakar dan ikan goreng, cah sayuran segar yang baru ditumis. Penyajian dalam kondisi panas minimal akan mengurangi resiko ada kuman – kuman. Hindari makanan yang terlihat sudah dihangatkan berkali – kali.

#. Pilih Jenis Bumbu dan Rasa Makanan Sehat
Jika Anda memiliki riwayat penyakit tertentu, tips wisata kuliner yang sehat satu ini harus Anda perhatikan. Contoh saja ketika Anda pernah sakit maag, hindari masakan pedas dan asam. Jika Anda pernah sakit diabetes, hindari atau kurangi sajian kuliner yang terlalu manis. Dan tips kuliner sehat untuk yang punya atau pernah sakit hipertensi, kurangi atau hindari wisata kuliner dengan rasa yang asin. Ketika melakukan wisata kulinerpun, Anda harus mengenal terlebih dahulu jenis khas bumbu yang digunakan untuk diperhatikan demi kesehatan. Karena setiap daerah ada kekhasan bumbu yang dominan, misalnya masakan Jawa tengah cenderung manis, masakan Padang cenderung pedas asin, masakan Maluku dan Indonesia timur cenderung beraroma rempah.

#. Makanan Dikukus Lebih sehat
Makanan yang dikukus atau direbus akan lebih sehat daripada gorengan. Memilih makanan cepat saji memang lebih praktis ketika sedang liburan, tapi itu belum tentu sehat. Karena makanan cepat saji kaya akan lemak dan kalori yang tentu tak baik untuk kesehatan Anda. Anda penyuka minuman es ? Jika iya Anda harus lebih hati-hati jika minum es yang menggunakan es batu atau es cristal, karena dapat berpotensi mengandung kuman. Alasannya kita tidak tahu air untuk membuat es batu tersebut diambil dari mana. Blog tips wisata hemat lebih memberikan tips kuliner sehat, lebih baik minum air mineral kemasan saja. (NDY)

Yogyakarta Tak Ingin Wisman Numpang Tidur di Hotel

this formate

YOGYAKARTA, bisniswisata.co.id: Pemerintah Provinsi DI Yogyakarta akan mengembangkan tujuh kawasan destinasi wisata untuk meningkatkan waktu kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) selama berwisata di Kota Budaya ini. Ketujuh destinasi tersebut adalah Kraton-Malioboro, Candi Prambanan-Ratu Boko, Lereng Merapi, karst Gunung Sewu, Pantai Parangtritis-Depok dan Kwaru, Pegunungan Menoreh, serta Desa Wisata Kasongan-Tembi-Wukirsari.

Pengembangan hendak dilakukan karena pada 2018, rata-rata waktu tinggal wisman di provinsi itu hanya selama dua hari. Kepala Seksi Pengelolaan Informasi Dinas Pariwisata DIY R.R. Sanida mengatakan pihaknya ingin wisatawan mancanegara (wisman) tak hanya menumpang tidur selama berkunjung ke kawasan tersebut.

“Kami tidak ingin [wisman] hanya numpang tidur di hotel, tapi menghabiskan pengeluaran selama berada di sini,” tuturnya di Pusat Studi Pariwisata UGM, seperti tertulis dalam rilis, Ahad (03/02/2019)

Berdasarkan data Pemerintah Provinsi (Pemprov) DIY, ada 10 negara penyumbang wisman terbesar ke daerah itu. Negara-negara yang dimaksud adalah Belanda, Jepang, Malaysia, Perancis, AS, Singapura, Australia, Jerman, China, dan Korea Selatan.

Pemprov DIY juga akan menggencarkan promosi wisata ke 4 negara dan 1 kawasan. Promosi besar-besaran dijanjikan terlaksana di Belanda, Jepang, Perancis, Jerman, dan kawasan Asean.

Berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) pada Jumat (1/2), jumlah wisman yang berkunjung ke Indonesia sepanjang 2018 naik 15,58% secara year-on-year (yoy). Tetapi, kenaikan itu belum mampu mencapai target yang dicanangkan pemerintah yakni 17 juta kunjungan wisman.

Sepanjang 2018 ada 15,81 juta wisman masuk ke Indonesia. Wisman yang datang sebagian besar berasal dari Singapura dengan porsi 17,25%, Malaysia 17,03%, Timor Leste 10,76%, China 10,18%, dan Australia 8,1%.

Khusus untuk kawasan DIY dan Jawa Tengah, pemerintah pusat menargetkan ada 2 juta wisman yang berkunjung ke sana pada 2019 . DIY diharapkan mampu menarik 30% dari total wisman yang datang ke wilayah itu. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Satkaara Berbagi Kebahagian bagi Penyandang Cacat Ganda

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Sekitar 10 anak penyandang cacat ganda (fisikdan mental) riang gembira, tertawa, berjoget, menerima hadiah hingga menikmati es krim saat karyawan dan sahabat Cetta Satkaara Communications menggelar bakti sosial bertajuk “Satkaara Berbagi” di panti sosial “Wisma Tuna Ganda” di Palsigunung, Cimanggis Jakarta Timur, Sabtu (02/02/2019).

Jumlah anak itu masih beruntung mengikuti acara yang meriah ini, ketimbang 19 anak lainnya tergolek di tempat tidur karena tak mampu melakukan berbagai aktivitas pribadi. Seperti mandi, makan, pup hingga aktifitas pribadi dasar lainnya. Mereka mengalami ketunaan total, mulai plastis (lumpuh), wicara, mental, rungu, dan mental.

Panti ini bernaung di bawah Yayasan Rumah Piatu Muslimin dihuni sebanyak 29 anak dari kapasitas 30 anak dengan rincian 19 perempuan dan 10 lelaki yang berasal dari Jakarta, Depok, Bogor, Cirebon, Padang, Medan, hingga Ternate. Usia anak penghuni ini 9 tahun hingga tertua 48 tahun. Tercatat ada 80 persen dititipkan keluarganya, 20 persen titipan Dinas Sosial dan ditemukan masyarakat.

Penguni Wisma Tuna Ganda ini banyak yang telah berusia dewasa diatas 40 tahun, namun tetap memiliki mental seperti anak-anak, tak bisa bergerak hanya tiduran di kasur yang dipagari jeruji besi.

“Mereka semua ini punya cerita sendiri. Ada yang dititipkan ayah ibunya, ada yang yatim piatu (tak punya bapak ibu karena meninggal), ada yang korban kecelakaan sehingga otaknya tergangu, ada yang dibuang oleh keluarganya di pinggir jalan dan ditemukan orang kemudian dititipkan kesini. Bahkan ada yang menaruh lantas orang tuanya menghilang, banyak kisah menyedihkan terhadap nasib mereka,” papar Kepala Wisma Tuna Ganda Kristanti.

Para disablitas ganda ini, lanjut dia, umumnya mengalami kecacatan sejak lahir. Juga ada anak yang mengalami kecatatan dari perkawinan sedarah atau keluarga sendiri yang tidak baik secara genetik. “Namun mereka adalah hamba Allah, selama masih ada nyawa, selama itu pula mereka masih punya hak untuk hidup. Jadi kami mengurasi mereka dengan tulus ikhlas sampai mereka meninggal dunia,” tambahnya.

Krisnanti menyadari siapa lagi yang merawat mereka dalam kondisi seperti ini. “Saya hanya ingin hidup saya berguna buat mereka. Mendampingi mereka dengan cinta yang saya punya. Menjadikan mereka bagian dari hidup saya. Saya sadar masa depan mereka tidak ada, suram misalnya jadi pejabat atau pegawai, jadi ya beginilah kondisi mereka,” ucap wanita berjilbab yang sudah 25 tahun menjadi pengelola panti.

Selain merawat dan melayani, juga diberikan terapi. Mulai terapi fisik (fisiotherapy) hingga terapi wicara (speech therapy). “Ada 12 anak yang ketika dititipkan keluarganya di panti tidak bisa jalan, kini sudah bisa berjalan. Bahkan ada 3 anak yang sudah mandiri, Bisa mandi dan makan sendiri. Target speech therapy bukan agar bisa bicara karena bagaimana pun anak-anak tidak akan bisa, tapi supaya mereka bisa menggerakan rahang. Sehingga nantinya memudahkan para perawat saat menyuapi mereka,” jelasnya.

Dicontohkan ada namanya Teguh Idadi. Usianya sudah 48 tahun. Teguh mengalami Celebral Palsy (kerusakan otak), MR (mental retradasi), Tuna Wicara, Tuna Netra dan lumpuh. Tinggal dipanti sejak tahun 1975. Jadi sudah lebih dari 40 tahun. Selama itu pula Teguh tergolek di kasur, dirawat oleh para suster yang siap Selama 24 jam penuh dan terbagi ke dalam 3 shift.

Ada sekitar 55 orang yang bekerja di Wisma Tuna Ganda ini yang mengurusi 29 anak. “Kapasitas kami cuma 30 anak, kami tak bisa menerima lebih dari itu. Namun jika ada yang meninggal dunia, kami menerima baru lagi. Rata-rata pengeluaran kami sebulan Rp200 juta untuk makan mereka, beli obat, juga membayar karyawan yang digaji dibawah UMR. Jadi kami bisa bernafas dari sumbangan-sumbangan masyarakat, tak ada bantuan dari pemerintah. Jika tak ada yang nyumbang, ya berat bagi kami,” paparnya serius.

Kristanti mengucapkan syukur dan berterima kasih kepada Satkaara yang menghibur anak-anak, memberi bantuan dan sumbangan “Mudah-mudahan, sedikit dari kawan-kawan satkaara ini berguna bagi anak-anak dan para perawat di sini,” ucapnya.

Ruth Andriani, Senior Advisor Cetta Satkaara. menjelaskan Satkaara Berbagi ke-7 kali ini sangat istimewa karena memiliki kesempatan untuk berbagi kebahagiaan bersama penyandang disabilitas Wisma Tuna Ganda Palsigunung. “Bantuan yang diberikan bukan hanya dari perusahaan saja tetapi setiap individu Satkaara turut serta memberikan bantuan begitu juga sahabat Satkaara lainnya,” ujar Ruth

Satkaara Berbagi kali ini juga menggandeng Spider-Verse Indonesia, Komunitas Cosplay Spiderman yang memberikan kejutan dan menghibur sepanjang acara baksos berlangsung. Gelak tawa dan senyum riang anak-anak rawat terlihat saat Spiderman tampil dengan berbagai atraksi menarik.

“Program Satkaara Berbagi selaras dengan nilai-nilai yang kami tanamkan di Spider-Verse Indonesia. Kami harap program seperti ini dapat terus dilakukan karena berbuat kebaikan dengan berbagi kepada orang lain dapat dimulai dari diri sendiri dan dari hal yang kecil,” ujar Rahmat Soerodjo, anggota Spider-Verse Indonesia.

Ruth berharap Program Satkaara Berbagi dapat bermanfaat dan memberikan kenangan yang indah bagi anak-anak rawat atau teman-teman penyandang disabilitas di Wisma Tuna Ganda Palsigunung. Sementara bagi Satkaara dan para relawan, semakin diharapkan menumbuhkan rasa peduli dan cinta kasih terhadap sesama dan menjadi pribadi yang selalu bersyukur.

Memasuki usianya ke-7, Ruth ingin Cetta Satkaara terus konsisten berinovasi memberikan layanan komunikasi terbaik. “Acara ini sekaligus tasyakuran untuk apa yang telah Satkaara raih selama ini. Semoga seluruh pencapaian yang ada tidak membuat kami jumawa dan terlena tetapi selalu terus memberikan yang terbaik serta tetap menjadi pribadi yang rendah hati, menjunjung tinggi integritas dan kredibiilitas,” terangnya. (ENDY)

Berpacu Aktivitas Sepanjang Perjalanan Cruise Voyager of The Seas

this formate

Beragam fasilitas olahraga dengan pemandangan laut terbuka

SINGAPURA, bisniswisata.co.id: Tetap sehat selama dalam perjalanan dengan cruise, itulah yang didambakan setiap penumpang. Oleh karena itu Royal Caribbean Cruises akan membuat tamu-tamunya tetap bugar dan terus-menerus bergerak dengan aktivitas dan fasilitas menyenangkan yang ada di atas kapal.

Berpetualang di atas kapal pesiar ini dari 25-28 Januari 2019 lalu memberikan saya  banyak pengalaman dan aktivitas, berkumpul dengan wisatawan dari sedikitnya 20 negara di dunia dan tentunya mendapat teman-teman baru

Perjalanan hari ke tiga dengan Voyager of the Seas dari Royal Caribbean International bersama roommate Helma Sabri Nurima diawali dengan membaca tuntas jadwal hari ini yang tertera di Cruise Compass yang sudah sejak semalam kami terima di kamar.

Cruise Compas dan peta digital

Setiap sore semua penumpang akan menerima lembaran kegiatan itu dari petugas room service yang selama ini mengurusi kerapihan kamar kami di deck 7 oleh Fendi, pria asal Bali yang sudah empat tahun bergabung bersama ratusan crew asal Indonesia yang bekerja di kapal ini.

Cruise Compass berisi jadwal kegiatan hampir di semua deck di penjuru kapal, termasuk ramalan cuaca, kecepatan kapal, arah angin, saat matahari terbit dan tenggelam dan apa yang menjadi trending topik hari ini di kapal.

Informasi ini juga bisa di dapat jika membuka TV di kamar jenis stateroom yang saya tempati bersama Helma selama perjalanan cruise start dari Marina Bay Cruise Center, Singapura.  Seharian ini kapal akan berada terus dilautan tidak ada persinggahan lagi seperti sehari sebelumnya di Penang, Malaysia,

Matahari baru muncul jam 7.30 pagi dan dari balkon kita bisa melihat matahari bersinar. Kali ini makan pagi kami putuskan untuk menuju  deck 11 yaitu Windjammer Cafe yang satu lantai dengan fasilitas olahraga.

Kolam renang dewasa

Keluar dari lift kami melewati spa beauty salon, day spa, fitness centre, outdoor pool open air alias kolam renang dengan beberapa ukuran, khusus anak-anak, kolam semua umur, juga ada kolam khusus untuk dewasa yang sudah mahir berenang alias kolam dengan ke dalaman 2 meteran dan ada sejumlah whirpool tak jauh dari setiap kolam renang di deck 11 ini.

Sambil berjalan menuju Windjammer Cafe untuk sarapan, saya sudah tergiur untuk nyemplung di kolam dewasa meskipun tidak terlalu panjang kolamnya. Untung perlengkapan renang sudah dibawa sehingga tidak perlu bolak balik ke kamar.

Kapal berlantai 15  ini memberikan kemudahan bagi tamu-tamunya untuk bisa kembali ke kamarnya dengan menyediakan peta digital di seputar dinding di lorong khusus lift. Jadi jangan takut nyasar, jelajahi saja seluruh sudut kapal dan ternyata makin ke atas adalah kamar-kamar yang dihuni tamu-tamu istimewa dengan akses khusus serta fasilitas super lainnya. Di peta digital tertera ada gereja juga untuk yang mau beribadah di deck 15.

Sarapan prasmanan

Windjammer adalah restoran prasmanan yang bisa dikunjungi semua penumpang, jadi selalu ramai dan ada antrian masuk meskipun areanya luas sekali. Maklum jumlah penumpangnya 3000 an lebih plus seribuan crew yang punya tempat makan tersendiri di deck tiga ke bawah.

Suasana prasmanan kasual yang menyediakan sebagian besar makanan utama dari sarapan, makan siang, dan makan malam. Tamu yang datang juga memakai baju casual tidak seperti makan di Sapphire Dining Room yang biasa kami kunjungi untuk sarapan, makan siang dan malam sistem dilayani tinggal duduk manis dan makan.

Di sini kami harus berkeliling mencari tempat duduk karena jam sibuk disaat semua orang mau sarapan. Akhirnya saya nyasar ke deretan buffet  vegetarian yang menyediakan segala masakan India karena penumpang kapal 50% adalah keturunan India, sisanya Jepang, China, dan bangsa Melayu dari sebagian Singapura, Malaysia, Indonesia, Pilipina serta bule dari kawasan Amerika dan Eropa.

Terletak di bagian belakang kapal, resto ini memiliki salah satu pemandangan terbaik yang disediakan oleh jendela kaca penuh, yang membungkus seluruh restoran sehingga sambil makan kita bisa duduk santai memandang ke laut, berpapasan dengan kapal-kapal besar pula seperti tangker.

Windjammer Cafe( foto Cruisecritic)
Bersantap dengan pemandangan laut ( foto Cruisecritic)

Makanan yang tersedia berlimpah banget karena tarif kamar kapal pesiar sudah full board, termasuk makanan 3x sehari. Prasmanan menawarkan banyak sekali pilihan seperti telur dadar, pasta, salad, sup, hamburger, pizza.

Di susul lagi dengan stasiun buah-buahan segar dengan hiasan ukiran buah semangka serta youghurt. Bersambung lagi dengan stasiun hidangan penutup dengan aneka cookies,  puding dan muffin serta beragam minuman jus, teh, kopi di corner minuman.

Menu termasuk sosis, bacon, roti yang baru dipanggang, sereal, pancake, kentang goreng, yogurt aneka rasa. Buat yang Muslim tetap harus waspada memperhatikan tulisan petunjuk halal dan menghindari daging babi dan variasinya lard, ham, salami, dan pepperoni.

Saat mengambil pizza keju dan pepperoni yang sudah bersanding di piring saya, pria asal Malaysia yang antri tepat di belakang langsung bercakap  Melayu mengingatkan bahwa pepperoninya ternyata tidak halal.

Alhamdulilah sudah diingatkan pria itu dan saya mengucapkan terima kasih dengan ramah. Ditengah keramaian kita tetap harus fokus pada tulisan di atas menu hidangan yang tersedia. Begitu banyak pilihan  loh dan variasi makanan seperti vegetarian yang juga enak-enak dan aneka seafood udang, kerang, cumi-cumi hingga salmon.

Keinginan untuk segera berenang tertunda karena perut kenyang apalagi keluar dari Windjammer masih ada suguhan stasiun ice cream coklat, vanila dan strowberry yang tidak bisa diabaikan.

Explore di  ketinggian kapal

Duduk santai sambil  menyantap ice cream, perjalanan dilanjutkan ke haluan kapal, bagian depan dari badan kapal untuk naik lift ke lantai 13 tempat beragam sarana olahraga lainnya.

Ke luar dari lift dan menapaki sedikit lorong langsung bertemu dengan lapangan basket dimana setiap sudutnya ada patung pria dengan kostum basket sedang bersiap melempar bola ke ring di masing-masing empat sudut lapangannya.

Lepas dari area basket berlatar belakang wall climbing ( panjat tebing), ada golf simulator ( 9-hole mini golf) di sisi kiri kapal mengelilingi setengah deck di bagian haluan. Disamping golf terlihat langsung arena olahraga yang paling hit di atas kapal di tengah lautan yaitu  berselancar di papan dengan flowrider machine.

FlowRider surf simulator
Panjat tebing di atas laut lepas

Untuk permainan yang rada ekstrim seperti panjat tebing dan flowrider ini rupanya sejak di hari pertama berlayar sudah harus mendaftar terlebih dahulu tidak bisa nyelonong nimbrung.

Saat kami datang kegiatan stand up surfing atau flowrider latihan jam 9.00-11.00 dan rock climbing wall juga mulai jam 9.00 pagi tapi boleh sampai sore dan naik ke deck 14. Uniknya kenikmatan berada di puncaknya kapal ini sama seperti halnya kenyamanan di dalam kamar yang tidak pernah terasa ada guncangan dan tak ada mabok laut.

Banyak jejeran kursi untuk berjemur jadi yang mau santai bisa tiduran di kursi malas  yang tersedia. Saya sempat berpose dengan patung besi ibu dan anak yang sedang duduk di kursi membaca buku. Meski diisi beragam fasilitas olahraga tapi nuansa artistik tetap ada.

Berolahraga di deck 13-14 memang butuh nyali yang besar. Meski tidak berlatih panjat tebing, memandang dindingnya saja sudah meningkatkan sensasi luar biasa. Terbayang pijakan kaki para pemain harus bergerak cepat dengan tubuh menggantung dengan pemandangan laut terbuka.

Flowsurfing tampilannya seperti nuansa berselancar dan gabungan trik-trik ekstrim skateboard. pemain juga kemudian diperkenalkan dengan body boarding atau berselancar sambil berbaring telungkup, seperti halnya berselancar di dunia nyata.

Jangan khawatir jika kehausan karena kepanasan tinggal mampir di Poolside Bar Johnny Rockets, ngadem di ruang permainan games adventure ocean youth. Bisa juga main pingpong karena di hari ke tiga yang menjadi akhir pelayaran ada kompetisi tenis meja untuk para penumpang yang berminat.

Saya dan Helma kembali ke deck 13 untuk berenang di kolam dewasa dijaga oleh oleh para lifeguard yang mengawasi tamu-tamu berenang. Begitu nyebur ternyata airnya asin karena asli air laut. Cukup satu jam berenang dan bersosialisasi dengan tamu di kolam whirpool yang berair hangat.

Berpacu dengan acara

Setelah meninggalkan kolam renang, ternyata di berbagai deck lainnya penuh acara. Ada seminar mengencangkan wajah tanpa operasi di Vitality Spa, lomba main sudoku di Schooner Bar, kelas menari Bollywood di boulevard Royal Promenade, ada lelang anggur, lelang lukisan, diskon besar di duty free, hadiah tunai di permainan Royal Bingo di Star Lounge dan lainnya

Di atas kapal waktu terasa berlari dari waktu sholat, waktu makan siang,  melongok latihan permainan ice scating, nonton pawai tokoh-tokoh film produksi DreamWork, Fiona Sherk dan berfoto ria. Tak terasa siang berganti malam dan acara pertama yang kami harus lakukan adalah makan malam fine dinning terakhir di Sapphire dengan tepat waktu tiap jam 20.00.

Tentunya penampilan harus sesuai dengan makan dengan gaya elegant mulai dari makanan pembuka, menu utama hingga penutup. Jumpa kembali dengan waiter Jovita dari Indonesia yang membisikkan akan ada pertunjukkan pula dari para crew di Sapphire.

Bersama Jovita, waiter asal Indonesia di Sapphire Dinning Room

Namanya juga malam perpisahan, menu semuanya enak dan kejutannya terdengar lagu yang sekaligus menjadi kode bagi para crew untuk memulai aksinya menari dan bernyanyi bersama.

Ruang makan utama ini berlantai tiga seperti gedung opera, memiliki tangga yang makin melebar ke bawah. Di sanalah mereka turun berbaris dan menari bersama yang langsung mendapat sambutan tepuk tangan meriah para tamu.

Mengakhiri malam, jam 21.30 kami menuju La Scala Theater, mengejar pertunjukan terakhir Royal Caribbean Singer dan Dancer berjudul Music in Picture. Pertunjukan diiringi grup life band yang bisa muncul di permukaan panggung atau menghilang.

Panggung yang dapat berputar-putar, para penyanyi dan penari muncul silih berganti dengan tema The Pink Panther, Jazz in Hot dan Bolliwood di dukung tata lampu dan property lainnya membuat pertunjukan ini sangat menghibur, profesional dan berkelas.

Pertunjukan di La Scala Theater

Kembali ke kamar jelang midnight dengan mata mengantuk, kami kembali melakukan packing koper yang belum selesai karena besok pagi perjalanan dengan kapal pesiar ini berakhir. Jam 9.00 pagi sudah bisa meninggalkan kapal yang berlabuh kembali di Marina Bay Cruise Center, Singapura lalu langsung menuju Changi Airport kembali ke Jakarta.

Mau berlayar dengan cruise bersama keluarga, komunitas, grup kantoran dan lainnya ? Voyager of the Seas untuk kawasan Asia Tenggara beroperasi dari September 2018 hingga Juni 2019, dengan lebih dari 70 pelayaran untuk tiga hingga tujuh malam, berangkat dari Singapura.

Pilihannya banyak mulai dari 3- 4 malam ke Penang dan Phuket – pilihan jadwal antara Maret hingga Juni 2019. Pesiar selama 5 malam ke Bangkok (Laem Chabang) menginap semalam – jadwal tanggal 28 Januari 2019.

Pesiar selama 7 malam ke Kuala Lumpur (Port Klang), Penang, Langkawi, dan Phuket (menginap semalam) – pilihan jadwal antara 7 Januari hingga 4 Maret 2019. Nah buat pemula jajal dulu jarak pendek 3 malam. Di jamin pasti ketagihan akan pengalaman baru. Silahkan mencoba…………

Makam Firaun Tutankhamun Dibuka Lagi bagi Wisatawan

this formate

LUXOR, bisniswisata.co.id: Makam Firaun Tutankhamun yang termasyhur di Mesir telah dibuka lagi bagi wisatawan, setelah kerusakannya diperbaiki para arkeolog. Makam berumur lebih dari 3.000 tahun itu, kini lebih cerah dan wisatawan bisa melihat mumi firaun dengan lebih nyaman.

Makam itu ditemukan seabad silam. Kuburan kuno tersebut ditutup sepuluh tahun lalu setelah mengalami kerusakan akibat debu, lembab dan tingkat kunjungan yang padat. Lukisan dinding yang rumit dan langit-langit pada situs makam telah dipulihkan ke kondisi aslinya seperti ketika arkeolog Inggris Howard Carter pertama kali memasuki makam pada tahun 1922.

Proses perbaikan memakan waktu 10 tahun dan tertunda pergolakan politik pada tahun 2011, ketika protes massa memaksa pemimpin Mesir Hosni Mubarak lengser dari kekuasaan. Saat itu arkelolog menilai lantai kayu, penerangan dan lereng di dalam makam semuanya harus diganti. Itu berarti mumi Firaun Tutankhamun harus dipindahkan.

“Ini adalah objek yang sangat berharga, jadi itu adalah waktu yang sangat menegangkan untuk memindahkan mumi dengan aman,” kata Neville Agnew, direktur komunikasi Institut Konservasi Getty yang berbasis di Los Angeles, yang memimpin pekerjaan itu, dikutip Reuters, Sabtu (2/2/2019).

“Mengerikan,” katanya tentang operasi pengangkatan mumi. Casing-nya seberat 250kg dan para arkeolog membawa mumi itu dari makam dengan tangan.

Dua belas pria kala itu berteriak dan membawa mumi ke jalan. “Saya berkata; ‘jika seseorang tergelincir, itu akan meluncur dan akan membunuh seseorang’. Mereka berkata: ‘Jangan khawatir’,” tutur Agnew.

Situs makam kuno di Lembah Para Raja telah direnovasi beberapa kali sebelumnya, tetapi prosesnya tidak pernah sekaku pemindahan mumi Firaun Tutankhamun.

Ahli konservasi, arsitek, spesialis lingkungan, dan ilmuwan mulai menganalisi selama hampir lima tahun. Mereka menemukan dampak lingkungan serta kerusakan akibat kunjungan, termasuk grafiti, goresan, dan barang yang hilang.

“Uap air yang dihasilkan oleh pernapasan pengunjung memengaruhi semua yang ada di makam,” kata Hussein Shaboury, seorang profesor seni di Universitas Alexandria, yang menambahkan bahwa sulit untuk bernapas di sana pada kala itu.

“Kami harus mengubah ini dan menciptakan metode dengan udara segar memasuki makam, dan udara diedarkan dengan cara di mana semua udara di makam diubah dalam 30 menit,” sambungnya. (NDY)