ART & CULTURE SOSOK

Spriadi Terus Berkarya Lewat 13 Mobil Pop Art

Spriadi bersama karya lukisnya di atas mobil

YOGYAKARTA, bisniswisata.co.id:  Bangkit di saat pandemi penuh semangat berkarya seni lukis yang di tuangkan di media mobil oleh pelukis Spriadi dengan karya seni aliran Pop Art.

Pop art merupakan aliran seni yang memanfaatkan simbol-simbol dan gaya visual yang berasal dari media massa yang populer seperti surat kabar, televisi, iklan, media sosial, dan lain sebagainya.

Pop Art merupakan sebuah gerakan seni yang muncul di Inggris pada Tahun 1950an di awal awal post modern art, di mana semua orang bosan dengan gaya modern. Pop Art merupakan seni yang mendobrak batas-batas konvensional seni yang dianggap agung.

Aliran ini  kemudian populer sebagai aliran Pop Art di Amerika Serikat dan seluruh dunia termasuk  juga di Indonesia. 

Karya seni Pop Art kebanyakan berupa seni lukis karikatur yang memuat sindiran, kritik, atau obyek humor.  Karya Aliran Pop Art    dalam perkembanganya bisa di tuangkan ke benda atau  mobil bahkan ada yang di kayu di lukis penuh arti dan makna.

Salah satu seniman seni lukis Pop Art. Spriadi yang tengah berpameran di Balikpapan, di tuangkan di media mobil menceritakan tentang aktivitas sosial. Dia memilih memamerkan lukisan di tubuh 13 mobil yang dikerjakan dalam satu Tahun karena tempat wisata di Balikpapan Superblock ( BSB) itu dekat dengan calon ibukota negara yang baru.

Pria yang sudah banyak mendapatkan penghargaan baik di luar negri maupun di dalam negri  ini,jenis mobil yang di lukis adalah mercy limousine di lukis dengan bergambar Naga.

Bagi masyarakat yang pingin melihat hasil karya bisa langsng datang berwisata di BSB (Balikpapan Super Block) jadi pas datang berkunjung berwisata bisa menikmati langsung sambil  bisa selfy-selfy. 

“Kami ingin ikut serta menggairahkan dunia pariwisata di Balikpapan. Seni itu indah, dan indahnya kalau industri pariwisata bisa bangkit kembali di masa pademi,” tegas Spriadi saat di temui dii studio Munggur Art99 di Jln Munggur no:99 Kramat Sidoarum Godean Sleman Yogyakarta.   

Karena baik di dunia seni lukis dan  dunia pariwisata sangat terkena dampak COVID -19. Saat semua ruang  gerak terbatas semua orang pilih berdiam diri dirumah, 

akhirnya Spriadi berkaya dengan melukis 13 mobil. 

” Disamping untuk menghilangkan kejenuhan di rumah terus dan memotivasi diri bahwa kalau sudah jadi hasil karyanya bisa menghibur orang banyak,” kata Spriadi.

Harapannya terwujud, kini masyarakat Kalimantan Timur bisa menikmati keindahan mobil-mobilnya di Balikpapan Super Block. setelah itu dia bersemangat untuk memamerkannya kembali di luar pulau Jawa.

 

Satrio Purnomo