EVENT HALAL INTERNATIONAL

Umat ​​Muslim di Seluruh Dunia Merayakan Idul Adha

Jutaan umat Muslim memadati masjid-masjid di seluruh dunia pada dini hari untuk memperi- ngati hari pertama Idul Adha

ISTANBUL, bisniswisata.co.id: Umat Muslim di seluruh dunia memperingati hari pertama Idul Adha pada hari Rabu, yang juga dikenal sebagai Hari Raya Kurban, salah satu hari raya keagamaan utama dalam Islam.

Hari raya ini menghormati pengabdian Nabi Ibrahim kepada Tuhan dan kesediaannya untuk mengorbankan putranya sebagai tindakan ketaatan. Umat Muslim merayakan kesempatan ini melalui doa, makan bersama, sedekah, dan berkumpul dengan orang-orang terkasih.

Sebagai bagian dari tradisi, banyak keluarga mengorbankan hewan, seperti domba, kambing, atau sapi. Dagingnya kemudian dibagi di antara kerabat, tetangga, dan orang-orang yang membutuhkan.

Idul Adha juga terkait erat dengan ibadah haji tahunan di Arab Saudi. Ritual haji secara resmi dimulai pada hari Senin dengan kedatangan para jamaah di Mina, sebelah barat Arab Saudi, di tengah-tengah layanan dan langkah-langkah keamanan yang ekstensif yang bertujuan untuk memfasilitasi ibadah haji.

Haji selama enam hari meliputi berdiri di Arafat pada hari Selasa, bermalam di Muzdalifah, ritual pelemparan batu simbolis, dan tawaf perpisahan di Masjidil Haram di Mekah.

Ritual ini terdiri dari beberapa ritual yang dimaksudkan untuk melambangkan konsep-konsep penting agama Islam, dan untuk memperingati cobaan yang dialami Nabi Ibrahim dan keluarganya.

Di Turki, perayaan dimulai dengan salat subuh di masjid-masjid di seluruh negeri. Banyak orang, termasuk wisatawan lokal dan asing, berkumpul di Masjidil Haram Hagia Sophia dan Masjid Sultan Ahmed di Istanbul, membentuk antrean panjang untuk masuk mengikuti shalat Id. Setelah shalat, keluarga dan teman saling menyapa dan bertukar ucapan selamat hari raya.

Doa untuk dunia Islam

Umat Islam di luar Turki juga ikut serta dalam perayaan Idul Adga di berbagai wilayah, dari Timur Tengah hingga Asia.

Di Azerbaijan, para jamaah berkumpul di masjid-masjid di ibu kota Baku untuk berdoa bagi perdamaian dan kemakmuran bagi negara mereka dan dunia Islam yang lebih luas.

Warga berbondong-bondong ke masjid sejak dini hari dan mengantre untuk melaksanakan shalat.

Keramaian terlihat di masjid-masjid di seluruh Baku, dan di beberapa tempat, jamaah melaksanakan salat di halaman, taman, dan area sekitarnya, karena masjid tidak dapat menampung seluruh jamaah.

Sejumlah besar jamaah juga berkumpul untuk salat Id di Masjid Juma yang bersejarah di kota Sheki, yang terkenal dengan keindahan sejarah dan alamnya.

Di negara-negara Asia Tengah, termasuk Kazakhstan dan Kyrgyzstan, umat Muslim melaksanakan salat Idul Adha di masjid-masjid dan tempat ibadah lainnya.

Umat Muslim dari seluruh Kazakhstan berbondong-bondong ke masjid sejak dini hari untuk merayakan hari yang penuh berkah ini, yang melambangkan persatuan dan persaudaraan.

Para imam menyampaikan khutbah kepada jamaah tentang makna dan arti penting Idul Adha, serta sejarah dan hikmah di balik ritual pengorbanan. Doa juga dipanjatkan untuk perdamaian, keamanan, dan kemakmuran negara.

Umat ​​Muslim di Kyrgyzstan melaksanakan salat Idul Adha di alun-alun kota dan masjid-masjid di seluruh negeri. Di ibu kota Bishkek, warga berbondong-bondong ke Alun-Alun Ala-Too dan Alun-Alun Turdakun Usubaliyev, yang dikenal sebagai “Alun-Alun Tua,” untuk mengikuti salat Id.

Para jamaah memenuhi alun-alun dan jalan-jalan sekitarnya, menggelar sajadah yang mereka bawa di seluruh alun-alun dan jalan-jalan samping.

Umat Muslim di negara-negara Balkan, termasuk Bosnia-Herzegovina, Serbia, Montenegro, Kroasia, Macedonia Utara, Albania, dan Kosovo, juga merayakan Idul Adha dengan antusias.

140.000 umat Muslim salat di Masjid Al-Aqsa’

Ribuan jamaah Muslim berkumpul di Masjid Al-Aqsa di Yerusalem yang diduduki untuk salat Id di tengah kehadiran polisi Israel yang ketat di sekitar Kota Tua.

“Jumlah jamaah di Masjid Al-Aqsa untuk salat Idul Adha tahun ini diperkirakan mencapai 140.000 orang,” kata Departemen Wakaf Islam di Yerusalem.

Salat Idul Adha juga diadakan di 11 negara Arab, termasuk Arab Saudi, Qatar, Oman, UEA, Bahrain, Kuwait, Irak, Mesir, Palestina, dan Suriah.

Salat tersebut dihadiri oleh para pemimpin dan pejabat tinggi, dan ditandai dengan seruan untuk keamanan, stabilitas, dan dukungan bagi Palestina.

Idul Adha tahun ini dirayakan ketika ribuan warga Palestina di Tepi Barat dan Jalur Gaza yang diduduki terus memperingati hari raya tersebut di tengah perang, blokade, dan peningkatan militer Israel yang berkelanjutan meskipun gencatan senjata telah berlaku sejak Oktober 2025.

Gencatan senjata tersebut terjadi setelah perang genosida Israel selama dua tahun di Gaza yang menewaskan lebih dari 172.000 orang, melukai lebih dari 172.000 lainnya, dan menyebabkan kerusakan luas yang memengaruhi 90% infrastruktur sipil. (  Serdar Dincel).

Hilda Ansariah Sabri

Pendiri, Pemimpin Umum, Pemimpin Redaksi dan pemegang sertifikasi Wartawan Utama Dewan Pers dan Ketua Departemen Pariwisata PWI Pusat (2018-2023)