HONG KONG, bisniswisata.co.id: Dalam langkah yang menandai arah baru bagi pariwisata di Asia, Badan Pariwisata Kamboja (CTB) telah menandatangani Nota Kesepahaman (MOU) dengan Oceanus Media Global (OMG Studios) di Hong Kong FilmArt.
Kerjasama ini untuk bersama-sama mengeksplorasi dan mengembangkan ekosistem konten pariwisata berbasis drama pendek.
Kolaborasi ini menandai pergeseran dari pemasaran destinasi tradisional, memanfaatkan penceritaan singkat, talenta lintas negara, dan distribusi digital untuk memposisikan Kamboja sebagai destinasi wisata yang kaya budaya, modern, dan menarik secara global.
Inti dari inisiatif ini adalah penggunaan konten drama mikro episodik—format naratif singkat yang dirancang untuk distribusi multi-platform di seluruh ekosistem digital dan streaming.
Kolaborasi ini akan memanfaatkan jaringan talenta regional OMG, termasuk biro talenta Korea Selatan (OMGT), untuk memungkin- kan format penceritaan lintas budaya yang mencerminkan pengaruh global konten Korea yang semakin meningkat di seluruh Asia.
Berbeda dengan inisiatif pariwisata konvensional, strategi ini mengintegrasikan penceritaan, lokasi dunia nyata, dan kemitraan lokal ke dalam ekosistem konten yang dapat diskalakan.
Tempat-tempat budaya, tempat-tempat gaya hidup, dan destinasi pengalaman di seluruh Kamboja akan disematkan ke dalam konten berbasis narasi, memungkinkan audiens untuk menemukan negara ini melalui pengalaman nyata dan emosional.
Kolaborasi ini bertujuan untuk mendukung tujuan pariwisata Kamboja dengan meningkatkan persepsi global, meningkatkan keterlibatan digital, dan mendorong minat perjalanan melalui konten.
Kerjasama ini juga berupaya menciptakan peluang bagi talenta lokal, bisnis, dan industri kreatif untuk berpartisipasi dalam ekonomi konten regional yang berkembang.
“Ini merupakan langkah maju yang menarik dalam cara Kamboja menampilkan dirinya kepada dunia,” kata Kim Minea, CEO Dewan Pariwisata Kamboja.
Dengan merangkul format penceritaan baru dan platform digital, pihaknya dapat terhubung dengan audiens baru dan menampilkan kedalaman dan semangat Kamboja dengan cara yang lebih menarik, ujarnya.
“Kami percaya masa depan pemasaran pariwisata terletak pada penceritaan, bukan hanya iklan,” kata Nick GC Tan, CEO Oceanus Media Global.
Menurut dia, melalui drama mikro dan kolaborasi lintas batas, kami membangun ekosistem konten yang memungkinkan penonton untuk merasakan Kamboja secara emosional bahkan sebelum mereka tiba.
Nota Kesepahaman (MOU) ditandatangani di Hong Kong FilmArt, salah satu pasar hiburan terkemuka di Asia, yang menyoroti konvergensi yang semakin meningkat antara konten, teknologi, dan pariwisata di seluruh wilayah.
Setelah penandatanganan, para pihak akan mulai mengembangkan serangkaian konten drama mikro dan kemitraan pertama, dengan pengumuman lebih lanjut yang diharapkan seiring perkembangan inisiatif ini.










