Banjir Menerjang Kota Wisata Venesia

this formate

VENESIA, bisniswisata.co.id: Hampir sepekan, kota wisata Venesia, Italia diterjang banjir. Sejak banjir menerjang, bagian-bagian kota itu terendam air dengan ketinggian hingga 1,8 meter. Bahkan banjir yang terjadi di Venesia disebut-sebut merupakan bencana terburuk dalam setengah abad ini. Bencana tersebut mengakibatkan 85 persen jalanan di Venesia terendam air.

Sesaat setelah air pasang menerjang, warga dan para turis mencari perlindungan. Kota kanal di Italia itu pun lumpuh. Para wisatawan yang biasanya memenuhi jalanan dan kanal-kanal memilih untuk langsung meninggalkan Venesia. Bahkan, para pekerja berbondong-bondong mulai menyelamatkan karya seni yang ada di seluruh penjuru kota.

Kota kanal ini terakhir kali mengalami banjir pada tahun 1966 dengan ketinggian 1,94 meter. Banjir yang menerjang pun sontak langsung menjadi perhatian media-media dunia. Setelah itu, beredar foto yang memperlihatkan kondisi kota saat ini. Wali Kota Venesia, Luigi Brugnaro pun lantas menyatakan kondisi banjir di Venesia sebagai keadaan darurat.

Lantas mengapa banjir di Venesia menjadi perhatian dunia? Melansir laman CNN, Ahad (17/11/2019), banjir yang menerjang Venesia menimbulkan kerusakan parah. Kerusakan yang ada bukan hanya terjadi di jalanan dan gedung-gedung saja, namun juga mengancam eksistensi kota sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.

Kota ini menympan sejarah berupa karya seni dan arsitektur yang melimpah. Venesia memiliki salah satu karya arsitektur dengan konsentrasi tertinggi di dunia. Di seluruh penjuru kota terdapat arsitektur menawan hasil karya para seniman dan arsitek kelas dunia.

Sebut saja Lapangan St. Mark yang menjadi ikon kota. Gedung Basilika yang baru terkena banjir selama sembilan kali sejak eksistensinya di Venesia saat ini menjadi keprihatinan para arsitek. Interiornya, yakni narthex dan baptistery, telah dibanjiri air. Adapun tekanan air saat pasang telah merusak jendela bagan bawahnya dan menenggelamkan ruang bawah tanah bangunan itu.

“Situasinya sangat kompleks dan mengkhawatirkan, tidak hanya untuk ketinggian air, tetapi juga jumlah jam lantai marmer yang berharga dan lapisan kayu Basilika telah terendam,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian Warisan Budaya dan Aktivitas Italia, Salvo Natasi.

Kekhawatiran akan kerusakan basilika bukan hanya ada pada ruangan yang terendam. Namun para ahli juga mengkhawatirkan adanya kerusakan pada kolom breksi hitam-putih serta kemungkinan adanya korosi yang disebabkan oleh air asin pada ubin di Basilika.

Banjir juga merendam situs bersejarah yang lain. Gereja yang dibangun bergaya baroque, yakni San Moise di belakang Lapangan St. Mark juga turut terendam. Bangunan ini merupakan rumah bagi karya seni Tintoretto dan Palma il Giovane. Selain itu, di dalamnya terdapat patung marmer yang dikaitkan dengan seniman Jerman Heinrich Meyring.

Ada pula bangunan mewah lain seperti Istana Doge yang penuh dengan sejarah. Istana ini sekarang menjadi museum dengan arsitektur klasik abad XIV. Kemudian Teatro La Fenice yang dibangun pada abad ke-18 serta Universitas Ca ‘Foscari juga turut terendam.

Keprihatinan lain warga dunia juga beralasan. gambar Gritti Palace abad ke-15, sebuah bangunan mewah di Grand Canal juga tak lepas dari terjangan air pasang. Tak hanya bangunan dan karya arsitekturnya yang menjadi perhatian. Kota ini pun menjadi rumah bagi beberapa lukisan terbaik para seniman seperti Canaletto, J. M. W Turner dan Francesco Guardi. Kemudian ada pula karya-karya kontemporer, seperti contohnya mural Shipwrecked Girl karya Banksy.

Akibat banjir yang terjadi di kota kanal ini meninggalkan kerusakan dikarenakan pengaruh air asin. “Ketika garam menyerap bahan-bahan bangunan ini , baik itu marmer, ubin, plester atau kayu, itu mengkristal dan naik secara vertikal begitu cuaca semakin kering, dari tanah ke lantai pertama dan seterusnya,” ujar direktur Venetian Heritage, Toto Bergamo Rossi.

Rossi menimpali, pengaruh air asin layaknya kanker pada struktur bangunan,. Terlebih, gedung-gedung di kota ini rata-rata berumur sangat tua. Basilika St. Mark saat ini merupakan yang paling parah terkena dampaknya. Ini karena salah satu bangunan tertua tersebut berada di lokasi dengan ketinggian yang lebih rendah dibanding wilayah lain. “Untungnya, artefak dan koleksi tampaknya selamat, karena biasanya tidak disimpan di lantai dasar,” tutur dia.

Perdana Menteri (PM) Italia Giuseppe Conte telah menyatakan Venesia dalam keadaan darurat, sejak Kamis (14/11). Tempat ini menghadapi gelombang pasang luar biasa pada Selasa malam, menyebabkan banjir terburuk sejak 1966. Banjir terburuk dalam 50 tahun ini mengakibatkan kerusakan senilai ratusan juta euro.

Risiko banjir diperburuk oleh fakta Venesia sendiri memang telah tenggelam. Studi terbaru menggunakan data GPS dan gambar radar. Pemantauan itu memperlihatkan berbagai bagian kota dan laguna-lagunya masih tenggelam antara 1 dan 4 milimeter per tahun dan seluruh kota miring ke timur.

Para ilmuwan dulu berpikir banyak wilayah tenggelam disebabkan oleh pemompaan buatan mengambil air tanah dari bawah kota, yang menyebabkan kompresi sedimen. Namun, penelitian baru menunjukkan, meskipun pemompaan telah berhenti, kondisi tetap saja tidak surut.

Banjir besar ini pun datang pada waktu yang paling buruk bagi Venesia, menambah sederetan masalah pada tempat wisata yang terkenal di Italia. Kota ini tengah berjuang dengan kelebihan wisatawan sedangkan warga lokal berkurang populasinya, dan sekarang, bangunan bersejarahnya tenggelam pada tingkat yang mengkhawatirkan.

Kondisi Venesia penuh sesak, sangat ramai. Angka Badan Pariwisata Nasional Italia, bulan Agustus rata-rata 465.100 orang melakukan perjalanan ke kota ini dengan di atas 2,2 juta wisatawan yang menginap. Otoritas Pelabuhan menyatakan, antara April hingga Oktober, diperkirakan 32.000 penumpang kapal pesiar turun di kota setiap hari. Pihak berwenang Venesia telah memperingatkan tingkat wisatawan yang sudah berlebihan.

Untuk menekan angka tersebut, pemerintah lokal bahkan telah melontarkan ide mengenakan biaya masuk bagi wisatawan. Pelarangan wisatawan harian dari kapal pesiar besar pun diterapkan karena menyebabkan kerusakan lingkungan dan merusak pemandangan. Bulan Agustus, pemerintah mulai mengarahkan beberapa kapal pesiar ke terminal tetangga.

Meski jumlah wisatawan yang terus meningkat dan membuat kewalahan, kondisi ini kebalikan dengan jumlah penduduk lokal di Venesia. Keramaian membuat penduduk lokal merasa tidak nyaman, hanya ada 53.000 orang menjadikan Venesia rumah mereka, sekitar sepertiga dari tingkat itu pada 50 tahun lalu. (ndy/CNN)

Batam Tawarkan Paket Wisata Gerhana Matahari Cincin, Mau?

this formate

BATAM, bisniswisata.co.id: Pelaku usaha pariwisata bersama Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau, menawarkan paket wisata gerhana matahari cincin kepada wisatawan dalam dan luar negeri. Paket wisata yang dijual, termasuk akomodasi dan amenitas di Pulau Galang, yang disebut sebagai lokasi terbaik menyaksikan gerhana matahari cincin pada 26 Desember 2019.

“Kami sudah informasikan ke pelaku usaha sejak tahun lalu, dan mereka sudah membuat paket wisata dan dijual ke wisman,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata di Batam, Ahad (17/11).

Menurut Ardi, sebenarnya gerhana matahari cincin bisa disaksikan di beberapa tempat, namun yang paling bagus di Pulau Galang, sekitar Jembatan V. Karena itu, paket wisata yang ditawarkan kepada wisman, antara lain menyaksikan di lokasi terbaik, di sekitar Pulau Galang. “Karena mungkin di Singapura bisa juga disaksikan, tapi cincin paling bagus di Galang,” kata dia

Selain di Pulau Galang, kegiatan serupa juga dilaksanakan di sekitar kawasan wisata Dendang Melayu, Jembatan I dan Dataran Engku Putri. “Pemerintah, bersama Batan juga melaksanakan lokakarya, demi memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai apa itu gerhana matahari cincin. Ini merupakan peristiwa yang terjadi 365 tahun sekali,” kata Ardi seperti dilansir Antara.

Lokakarya sengaja dibuat untuk pelajar, namun jika pelancong ada yang tertarik maka dimungkinkan untuk turut serta. “Kami belum dapat memastikan paket wisata gerhana matahari cincin yang sudah terjual di luar negeri, namun ia optimistis kejadian langka itu mampu menyerap banyak kunjungan wisman,” sambungnya.

Memang sebagian masyarakat Indonesia mengenal Batam hanya sebagai kota tempat transit ketika ingin mengunjungi Singapura. Tak kalah dengan negara tetangga, Batam juga menyimpan pesona yang menakjubkan. Secara geografis, posisi Batam sangatlah strategis diakses dari Singapura dan Malaysia. Pulau itu hanya dibatasi Selat Melaka yang merupakan jalur laut nomor dua tersibuk di dunia.

Batam memiliki sekitar 40 lebih tempat wisata, namun ada beberapa destinasi wisata di Batam yang ngetren, antara lain:

Wisata Pantai

Batam yang lokasinya memang di Selat Malaka memiliki pantai yang indah dan menarik. Ada lima pantai yang sangat terkenal dan kerap dikunjungi wisatawan antara lain Pantai Nongsa, Pantai Via-via, Pantai Melur, Pantai Marina, Pantai Nuvasa Bay yany merupakan salah satu destinasi unggulan di Batam yang sudah ada sejak 2016 lalu. Pantai itu berada di Jalan Hang Lekiu, Sambau, Nongsa, Kota Batam, Kepulauan Riau. Dari pusat kota, turis bisa mengendarai mobil sekitar satu jam dengan kecepatan normal. Banyak destinasi wisata yang ditawarkan di Nuvasa Bay. Selain pemandangan pantai yang indah, pantai ini menawarkan beberapa wahana permainan. Sebut saja Aqua Adventure, Jet Ski, Banana Boat, Water Bubbles, Land Adventure, Paint Ball, Shooting Target, Flying Bike, dan Flying Fox.

Wisata Belanja

Berkunjung ke Batam belum lengkap rasanya kalau tak belanja tas dan parfum murah. Nagoya Hill Shopping Mall merupakan salah satu tempat belanja murah di Batam yang menjadi buruan para turis. Berbagai tas dengan brand ternama bisa didapat dengan harga miring. Selain Nagoya juga wisata belanja di Batam City Square yang merupakan sebuah tempat perbelanjaan modern paling terkenal, di tempat ini tersedia berbagai macam produk mulai produk khas Batam hingga produk lokal maupun luar negeri.

Wisata Golf

Palm Spring Golf, Lokasi seluas 274 hektar (ha) adalah salah satu lapangan golf berskala internasional yang terdapat di Batam. Tepatnya di Nongsa Batam. Selain lapangan, Palm Spring juga memiliki resort golf premier yang menawarkan pemandangan indah dengan latar pantai dan gedung pencakar langit Singapura. Untuk mencapai tempat ini, wisatawan butuh waktu sekitar 30 menit dari pusat kota dengan kendaraan pribadi.

Barelang Bridge

Jembatan yang sekilas mirip dengan Golden Gate di San Fransisco ini adalah ikon dari kota Batam. Menghubungkan banyak pulau, seperti Pulau Batam, Pulau Tonton, Pulau Nipah, Pulau Rempang, Pulau Galang, dan Pulau Galang Baru, jembatan ini terlihat begitu menawan dengan latar belakang pemandangan laut yang berwarna biru dan pulau-pulau kecil di sekelilingnya. Jembatan ini juga disebut Jembatan habibie karena diprakarsai oleh Presiden RI ke-3 B.J, sehingga menjadi ikon dan landmark Kota Batam dan dikenal karena nilai sejarah dari pulau yang dihubungkannya. Wisatawan biasanya mengabadikan keindahan jembatan dan pemandangan di sekitarnya dengan lewat foto. Jembatan Barelang pun menjadi salah satu tempat wisata dengan spot yang romantis untuk berfoto dengan pasangan. Pemandangan saat malam hari di jembatan ini juga terlihat menawan.

Kampung Vietnam,

Wisata Kampung Vietnam atau disebut Ex-Camp Vietnam. Tempat ini dahulu sempat menjadi pengungsian bagi 250.000 orang vietnam mencari perlindungan. Karena dianggap bersejarah, maka Ex-Camp Vietnam menjadi destinasi wisata sejarah di Pulau Galang ini masih menyisakan barak-barak pengungsian, rumah sakit, gereja, wihara, hingga kantor polisi yang sengaja masih dibiarkan begitu saja seperti aslinya. Saat terjadi perang di Vietnam banyak masyarakat Vietnam gunakan perahu sederhana. Pemerintah Indonesia mengijinkan mereka untuk mengungsi di tempat tersebut sementara waktu hingga perang yang terjadi di Vietnam reda, dan setelah ada perdamaian masyarakat mulai kembali ke negaranya dan membiarkan tempat tersebut kosong, hingga sekarang tempat tersebut menjadi tempat wisata tersendiri dan unik karena ada sebuah desa tak berpenghuni.

Kepri Coral

Kepri Coral merupakan destinasi wisata populer saat ini karena memiliki kolam renang dan akuarium bawah laut yang menakjubkan. Pemandangan bawah laut di Kepri Coral bisa Anda nikmati tanpa harus berenang. Cukup masuk ke dalam akuarium untuk bisa melihat ikan dan terumbu karang. Selain menikmati pemandangan bawah laut, Anda juga bisa bermain jetski, perahu kano, dan sepeda air, atau menikmati keindahan pantai.

Bukit Senyum

Tempat wisata Bukit Senyum di Batam tergolong menarik dan wajib dikunjungi. Bukit Senyum merupakan kawasan perbukitan dan menjadi tempat lalu lalang jalur kendaraan umum. Tempatnya yang tinggi membuat pemandangan kawasan yang ada di bawahnya terlihat secara menyeluruh. Dari Bukit Senyum, akan terlihat pula pemandangan megahnya gedung-gedung di Singapura. Saat malam hari pun, suasana lebih romantis dan para pengunjung dapat melihat pemandangan kota malam dari Bukit Senyum.

Wisata Pulau

Selain Batam, juga bisa menjalajah wisata Pulau antara lain Pulau Petong, Ranoh Island yang sangat menarik lantaran hamparan pasir pantainya yang bersih, jernihnya air laut dan terumbu karang dengan aneka bentuk unik serta bermacam ikan hias berwarna-warni. Selain Pulau Ranoh, ada juga gugusan pulau-pulau sekitar yang pemandangannya tak kalah menarik. Rugi rasanya jika Anda tidak menyambangi pulau ini. Juga Mubud Island, Pulau ini merupakan pulau tidak berpenghuni, sehingga nuansa asri dan tropis masih terasa begitu kental saat mengunjungi lokasi ini. Lantaran kosong, banyak hal yang bisa Anda lakukan di pulau ini. Bersantai, menikmati sunset dan bermain air, serta pasir putih merupakan cara terbaik menikmati alam di Pulau Mubut.

Bukit Senyum

Tempat wisata Bukit Senyum di Batam tergolong menarik dan wajib dikunjungi. Bukit Senyum merupakan kawasan perbukitan dan menjadi tempat lalu lalang jalur kendaraan umum. Tempatnya yang tinggi membuat pemandangan kawasan yang ada di bawahnya terlihat secara menyeluruh. Dari Bukit Senyum, akan terlihat pula pemandangan megahnya gedung-gedung di Singapura. Saat malam hari pun, suasana lebih romantis dan para pengunjung dapat melihat pemandangan kota malam dari Bukit Senyum. (ndy/Antara)

Tanjung Priok, Pelabuhan Tersibuk Tetap Setia Layani Kapal Pesiar

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Pelabuhan Tanjung Priok tak pernah lelah beraktifitas. Hiruk pikuk penumpang dan barang ekspor impor ditambah lagi perdagangan dalam negeri seakan tak ada habisnya. Datang pergi silih berganti, mulai pagi hingga pagi lagi. Tak bisa dipungkiri, pelabuhan terbesar di Indonesia merupakan pelabuhan tersibuk. Apalagi saat musim libur Lebaran tiba, terminal penumpang Pelabuhan Tanjung Priok dipadati hilir mudik para pemudik.

Itulah gambaran nyata suasana Pelabuhan Tanjung Priok, yang memiliki sejarah panjang keberadannya. Sejak zaman dulu, Pelabuhan ini menjadi alternatif tempat penyebaran Hindu, dan era kolonial Belanda dikembangan menjadi kawasan pelabuhan komersial abad ke-18.

Sebelum menjadi Pelabuhan, dulu kawasan ini merupakan tanah partikelir Tanjung Priok dan tanah partikelir Kampung Kodya Tanjung Priok yang dikuasi beberapa tuan tanah yaitu, Hana birtti Sech Sleman Daud, Oeij Tek Tjiang, Said Alowie bin Abdulah Atas, Ko Siong Thaij, Gouw Kimmirt dan Pattan. Setelah itu diambil alih pemerintah Hindia Belanda.

Mulanya pemerintah Hindia Belanda Mengembangkan kawasan Tanjung Priok Sebagai Pelabuhan baru Batavia menggantikan Pelabuhan Sunda Kelapa di pasar ikan, karena dianggap terlalu kecil untuk menampung peningkatan lalu lintas perdagangan yang terjadi akibat pembukaan Terusan Suez, yang merupakan transportasi air untuk mempersingkat dari Eropa ke Asia tanpa mengelilingi Afrika.

Pelabuhan baru mulai dibangun pada Mei 1877 dan selesai pada tahun 1886. Kawasan Tanjung Priok juga memiliki beberapa fasilitas yang mendukung fungsi pelabuhan seperti stasiun Tanjung Priok, kawasan perdagangan hingga tempat rekreasi.

Era kini Pelabuhan Tanjung Priok berkembang sangat pesat dan sudah memiliki banyak dermaga, fasilitas modern serta layanan berteknologi informasi untuk melayani aktifitas kapal besar yang beroperasi penuh di bawah perusahaan IPC PT. Pelabuhan Indonesia II (Persero). Bukan hanya kapal besar untuk penumpang dan barang, namun kapal pesiar atau cruise yang membawa ratusan wisatawan asing diterima dengan tangan terbuka, dilayani dengan sepenuh hati.

”Pariwisata menjadi sektor yang sangat menjanjikan, apalagi keberadaan wisatawan yang menumpang kapal pesiar harus mendapat pelayanan yang terbaik agar mereka berkesan dan diharapkan bisa datang lagi, sekaligus dapat memberikan informasi kepada wisatawan lainnya tentang pelayanan dan kondisi kami,” papar Supervisor Pelayanan Pelanggan dan Humas Cabang Pelabuhan Tanjung Priok Arif Nugroho kepada bisniswisata.co.id, Ahad (17/11/2019).

Arief melanjutkan pelayanan wisatawan asing dengan menghadirkan garbarata sepanjang 30 meter dengan tinggi 5 meter, sehingga penumpang dapat naik dan turun kapal sama seperti ketika naik pesawat tanpa perlu menggunakan tangga lagi. Penumpang cukup masuk ke sebuah lorong penghubung antara gedung ruang tunggu ke kapal. “Keberadaan garbarata ini bukan hanya untuk melayani turis kapal pesiar, namun juga untuk penumpang umum, bahkan memudahkan penumpang difabel,” tambahnya.

Selain itu Pelabuhan Tanjung Priok menyediakan ruang tunggu VIP dilengkapi penyejuk udara dan toilet bersih, juga ada toilet khusus wisatawan dan penumpang penyandang disabilitas. Di dalam toilet terdapat hand railing sekaligus ruang yang cukup luas untuk kursi roda bermanuver. Rencananya juga akan tersedia ruang laktasi dan area bermain untuk anak. “Di dalam toilet terdapat hand railing sekaligus ruang yang cukup luas untuk kursi roda bermanuver.

“Kami juga menyediakan area wisata belanja untuk souvenir, kuliner hingga Pusat Informasi Pariwisata yang menggandeng Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta yang menyajikan destinasi wisata Jakarta sehingga memudahkan turis asing ke destinasi wisata yang dituju,” lontar Arief.

Namun selama ini, lanjut dia, wisatawan kapal pesiar sudah memiliki jadwal kunjungan ke lima destinasi utama di wilayah Jakarta. Hal ini sesuai dengan paket tournya. Mulai kawasan Kota tua, Monumen Nasional (Monas), Pelabuhan Sunda Kelapa, Museum Nasional Indonesia atau Museum Gajah dan Taman Mini Indonesia Indah.

“Namun juga ada yang berwisata ke Taman Safari Indonesia dan Kebun Raya Bogor. Umumnya turis kapal pesiar di Jakarta cuma satu hari kemudian berlayar ke Pelabuhan Jawa Tengah atau Bali kemudian kembali ke Singapura dan negara lainnya. Nah, kami ingin turis kapal pesiar ini bisa menginap di Jakarta sehingga lama tinggal wisatawan lebih lama, yang dampaknya akan mempengaruhi pendapatan negara maupun masyarakat bertambah,” ungkapnya.

Saat ini, tengah menjadi bahasan stakeholder pariwisata bagaimana agar wisatawan kapal pesiar bisa menginap di Jakarta. Sekaligus tertarik dengan destinasi wisata yang ada di Jakarta lainnya, bukan cuma lima destinasi wisata ungulan itu. Mengingat destinasi wisata di Ibukota tercatat ada 48 objek wisata. “Ini PR (pekerjaan rumah) bagi kita semua, agar Jakarta menjadi destinasi wisata yang ramai dikunjungi wisata seperti daerah lainnya,” harapnya.

Harapan ini memang sangat realita karena kunjungan kapal pesiar yang berlabuh di Terminal penumpang Pelabuhan Tanjung Priok tahun 2018 sebanyak 11 ship call dengan total penumpang sebanyak 9.693 turis asing dari negara Belanda, negara-negara Eropa, Australia dan Singapura. Dan tahun 2019 sampai Oktober 2019 tercatat sebanyak 5 ship call yang bertambat di Pelabuhan Tanjung Priok dengan memuat penumpang asing sebanyak 2.585 orang.

“Rencananya pada 22 Desember 2019 ada kapal pesiar Ms. Seven Seas Voyager akan datang ke Pelabuhan Tanjung Priok, kami belum mendapat informasi lengkap jumlah penumpangnya juga dari negara mana saja. Namun sudah ada pesanan dari management Ms Seven Seas Voyager akan datang ke Jakarta. Juga pada tahun 2020, ada beberapa kapal pesiar yang akan ke Tanjung Priok,” jelas Arief.

Direktur Operasional Pelindo II, Prasetyadi mengatakan pelabuhan Tanjung Priok kini jauh lebih baik setelah dilakukan renovasi dilakukan beberapa waktu lalu. Kini pelabuhan itu jauh lebih baik dengan fasilitas lengkap seperti garbarata untuk penumpang dari Terminal Pelabuhan hingga ke Kapal.

“Kami juga telah mengeruk sedimen lumpur. Jadi kapal pesiar dengan kedalaman 12 meter masih bisa bersandar di Priok,” ungkap Prasetyadi saat menyambut ship tour Explorer Dream yang transit di Terminal Penumpang, Pelabuhan Tanjung Priok, pertengahan Oktober 2019.

Assiten Deputi Jasa Kementerian Koordinator Maritim Okto Irianto mengakui daya tarik Indonesia yang cukup besar sebagai negara maritim membuat pengelola kapal pesiar mempertimbangkan Indonesia sebagai salah satu titik keberangkatan pelayarannya. Kini sudah ada lima pelabuhan yang siap disinggahi kapal bertonase besar. “Kita sebenarnya sudah siap dengan lima Pelabuhan yang siap menerima kunjungan cruise seperti pelabuhan di Belawan Medan, Tanjung Priok Jakarta, Tanjung Perak Surabaya, Benoa Bali dan Makasar,” katanya.

Meski begitu, sudah banyak pelabuhan yang bersandar internasional. Setiap minggunya, Okto menambahkan kapal besar sudah sering merapat kita pelabuhan tersebut. “Pelabuhan yang siap untuk dilayari atau dkunjungi itu banyak. Mohon maaf gak bisa disebut satu-satu. Tapi yang pasti kita bisa menjual destinasi Indonesia Kita jual ke pantai banyak Indonesia seperti Nias, Teluk Bayur,” jelasnya.

Sayangnya 6 juta wisatawan menumpang cruise, hanya 200 ribu yang masuk ke Indonesia. Jumlah ini sangat kecil, mengingat potensi wisata Indonesia begitu luas. Obyek wisata Indonesia sangat beragam, dan Indonesia bisa menjual destinasi, tidak seperti negara lain yang hanya menjual fasilitas kapalnya “Karena itu kita tengah menggenjot, supaya wisatawan kapal pesiar yang ke Indonesia bisa lebih banyak, apalagi larangan menaik-turunkan penumpang asing di Indonesia telah dicabut. Sehingga wisatawan asing bisa lebih mudah naik turun di Indonesia,” katanya

Menurutnya, Pengembangan wisata laut via cruise memiliki dua tujuan utama. Yakni, mendatangkan wisatawan asing ke Indonesia dan memfasilitasi wisatawan Indonesia yang ingin berlayar. Karena itu, upaya terus dilakukan untuk memacu pertumbuhan industri kapal pesiar di Indonesia. Sebab, sektor ini diyakini akan terus tumbuh dan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara. Semoga. (endy)

Turnamen Futsal Hydro Coco Jaring Wisatawan Milenial dari Berbagai Kota.

this formate

SOLO, Jateng, bisniswisata.co.id: Turnamen futsal bertajuk Hydro Coco Cup National Futsal Tournament (HCNFT) 2019 di GOR Sritex Arena, Solo, Jawa Tengah, Sabtu,  sebagai atraksi yang menyasar milenial Solo dan wisatawan dari berbagai kota.

” Kegiatan yang digelar mitra Co Branding Wonderful Indonesia Hydro Coco ini diikuti oleh 1.152 tim SLTA dari 31 kota di Indonesia. Event ini telah menarik 230 ribu wisatawan. Selama fase kualifikasi, event terbagi dalam 2 kategori yakni Gold Qualification dan Silver Qualification,” kata Hariyanto Asisten Deputi Strategi dan Komunikasi Pemasaran I Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, hari ini.

Untuk Silver Qualification diselenggarakan di 22 kota yakni Balikpapan, Banyuwangi, Bekasi, Bogor, Cirebon, Denpasar, Jember, dan Kediri. Pada Gold Qualification digelar di 9 kota, yaitu di Batam, Medan, Semarang, Bandung, Makassar, Solo, Surabaya, Banjarmasin, dan Jakarta. 

Hariyanto mengatakan kehadiran event ini di Solo, Sabtu 16 Nov 2019 memberikan banyak manfaat positif salah satunya kaum milenial memiliki saluran positif dan peluang karier yang jelas di olahraga futsal. Aktivitasnya pun ikut memengaruhi perkembangan pariwisata Solo, khususnya wisatawan milenial sehingga Co-branding antara Wonderful Indonesia dan Hydro Coco menjadi sangat positif.

“Kemenparekraf selalu memberikan dukungan kepada event positif seperti ini. Kami gembira sebagai mitra Hydro Coco karena dari event ini akan lahir banyak talenta hebat di bidang futsal,” kata Hariyanto.

Hariyanto lalu menambahkan, konsep co-branding menjadi semangat Indonesia incorporated. Saat ini Wonderful Indonesia telah menjalin kerja sama dengan 131 merek dari berbagai kategori produk. Melalui konsep co-branding, kedua belah pihak akan mendapatkan banyak keuntungan. Dari konsep kerja sama ini, ada efisiensi anggaran, co-creation, dan meningkatkan exposure. 

“Ada banyak keuntungan dari konsep co-branding. Pada prinsipnya, Kemenparekraf terbuka dengan produk manapun. Sejauh ini peminat co-branding juga besar. Meski demikian, proses kurasi akan ketat diberlakukan untuk mendapatkan kerja sama yang berkualitas. Tujuannya agar value juga dirasakan lebih luas, khususnya oleh masyarakat,” katanya.

Pihaknya juga menyambut gembira penyelenggaraan Grand Final HCNFT 2019. Solo akan mendapatkan banyak manfaat, khususnya dari sisi pariwisata. 

“Pasti ada keuntungan ekonomi, terlebih dari besarnya branding yang diterima Solo. Apalagi, ini event milenial yang sangat lekat dengan media sosial dan aktivitas dunia maya lainnya,” katanya.

Grand final HCNFT 2019 diikuti oleh 9 tim SMA yang lolos dari seleksi Gold Qualification. Mereka adalah SMAN Kebakkramat Solo, SMAN 1 Ungaran, SMAN 12 Surabaya, SMAN 16 Bandung, SMAN 3 Cibinong, SMAN 3 Batam, SMANKO Bengkulu, SMKN 5 Makassar, dan SMAN 2 Banjarmasin.

“HCNFT 2019 menjadi ajang unjuk skill para milenial Indonesia dalam bermain futsal. Mengarahkan para milenial beraktivitas positif dan menginspirasi publik. Kehadirannya di Solo bagus bagi pariwisata. Sebab, event akan menarik banyak wisatawan. Selain tim dan officialnya, keramaian akan muncul dari supporter,” kata Ronald Unadi, Head of Kalbe Beverages PT Kalbe Farma.

 HCNFT 2019 menyediakan hadiah total Rp320 juta. Ada juga Trophy Emas Hydro Coco Cup bergilir plus sertifikat. Kemudian sang juara akan mewakili Indonesia di Turnamen Futsal Internasional U-18 di Bangkok, Thailand, 3-5 Desember 2019.

 

Tragis, Perajin Batik Lokal Tergerus Batik Impor

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Di Indonesia ada banyak Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang potensial mampu berkembang di pasar domestik. Sayangnya ragam produk impor kian membanjiri Indonesia membuat beberapa produk lokal menjadi lesu. Batik, salah satu produk UMKM yang tergerus munculnya batik impor, yang harga cenderung lebih murah dengan kualitas yang tak jauh berbeda daripada batik kreasi lokal.

“Memang ada beberapa industri yang sekarang memiliki persoalan cukup akut seperti batik yang mostly impor dan batik impor itu hasil mesin yang tidak mampu menyaingi punya lokal. Karena secara cost, itu jauh sekali bedanya,” papar Direktur Eksekutif Indef Enny Sri Hartati

Padahal sekilas mata, lanjut Enny seperti dilansir laman Kompas, Ahad (17/111/2019) modelnya sama. Jadi kalau kita enggak bisa optimalisasi sektor hulunya, sudah pasti garmen dan tekstil kita bisa kalah saing. “Jika sektor potensial industri yang tidak rentan terhadap gejolak adalah produk yang unik. Di Indonesia yang cukup besar adalah yang berbasis kreatifitas dan budaya,” lontarnya.

Namun kendala yang muncul adalah sisi produksi dan pemasaran yang kurang difasilitasi. “Yang menjadi persoalan adalah batik terkendala dari sisi produksi dan pemasaran. Intinya kalau ini bisa difasilitasi, maka enggak hanya mereka yang mampu bersaing dalam negeri tapi juga mereka bisa menjadi komoditas ekspor,” jelas Enny.

Sebelumnya Paguyuban Pecinta Batik Indonesia (PPBI) Sekar Jagad meminta pemerintah membatasi impor tekstil bermotif batik untuk melindungi dan melestarikan batik nusantara sebagai warisan tak benda yang telah diakui UNESCO. Bahkan bila perlu, impor tekstil bermotif batik dihilangkan.

“Harus dibatasi atau malah dihilangkan,” kata pengurus Paguyuban Pecinta Batik Indonesia Sekar Jagad Hani Winotosastro dalam dialog “Batik, Warisan Budaya Nusantara dan Solusi di Era Ekonomi Global” di Yogyakarta, seperti dilansir laman Republika.

Menurut Hani, kemunculan tekstil bermotif batik di pasaran lebih dari lima tahun terakhir cukup dirasakan oleh perajin batik lokal. Harga tekstil bermotif batik yang dibanderol jauh lebih murah membuat penjualan para pelaku usaha batik lokal menurun. “Kami merasakan dampaknya karena memang bersaing sekali. Harganya (tekstil bermotif batik) dijual murah sampai Rp25.000 per potong,” kata dia.

Para perajin maupun pelaku usaha batik tulis lokal, menurut dia, tidak bisa mencegah serbuan tiruan batik tersebut karena justru banyak digemari masyarakat. “Kami berharap para pengusaha batik jujur menjelaskan kepada konsumen mana batik asli dan tekstil bermotif batik,” kata dia.

Untuk menghadapi tantangan itu, Hani yang juga pemilik merek Batik Winotosastro mengatakan para perajin batik perlu mengikuti tren fesyen yang berkembang saat ini. “Batik harus berkembang menyesuaikan kebutuhan konsumen. Sekarang sudah mulai bermunculan anak-anak muda yang membuat batik kontemporer,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Bidang Industri Logam, Sandang dan Aneka, Disperindag DIY, Intan Mestikaningrum mengatakan, untuk melestarikan dan meningkatkan daya saing IKM Batik di Yogyakarta, pihaknya terus menggencarkan pelatihan dan memfasilitasi pameran batik baik di dalam maupun luar negeri. “Untuk melestarikan batik, Pemda DIY juga telah mendirikan Museum Batik Jogja serta forum batik tulis, batik cap, dan batik kombinasi,” kata dia.

Ia menyebutkan hingga saat ini tercatat sebanyak 715 unit usaha batik di DIY dengan total jumlah tenaga kerja mencapai 2.760 orang. Adapun sentra industri batik di DIY antara lain terdapat di Dusun Tancep, Trembowo (Kabupaten Gunung Kidul), Imogiri, Pandak (Kabupaten Bantul), Sapon, Gulurejo, Lendah (Kulon Progo), Turi/lereng merapi (Kabupaten Sleman), dan Taman Sari (Kota Yogyakarta). (ndy/Kompas)

Angkringan, Kuliner Murah Meriah di Tengah Malam

this formate

KULONPROGO, bisniswisata.co.id: Kuliner Angkringan Mbak Ika di Timur patung Nyi Ageng Serang Wates Kulonprogo sisi Utara seperti terus ramai dikunjungi pembeli. Angkringan ini kerap menjadi pilihan bagi warga Kulonprogo saat mencari kuliner yang murah meriah di larut malam hari.

“Angkringan mbak Ika ini sudah sejak tahun 2000 sampai sekarang. Sekitar sini kan banyak angkringannya,” kata Sutarto pemilik angkringan seperti dilansir laman Liputan6, Sabtu (16/11/2019).

Pembeli angkringan bisa memilih menu khas Yogyakarta di tempat ini seperti gorengan, nasi bungkus dan berbagai macam sate. Namun ada satu menu yang ditempat lain tidak ada yaitu tahu kupat. “Menu biasa kayak nasi tempe tapi nasi goreng, lalu ada tahu kupat atau kupat tahu sama bajigur,” katanya.

Tahu kupat yang dijual di angkringan Mbak Ika berbeda dengan di tempat lain. Sebab, cita rasanya sudah disesuaikan dengan lidah Kulonprogo. “Sebenarnya dari Kulonprogo, tapi bumbu modifikasi dari Magelang. Ramuan sini kalo di Magelang digoreng mendadak kita tidak ada tempatnya,” katanya.

Selain tahu kupat yang sering dicari pelanggan Angkringan Mbak Ika Wates, menu minumannya juga menarik dipesan. Seperti Wedang Bajigur, Wedang Jahe, Susu hingga Wedang Tape. “Baru aja ini ada Godhok-godhokan (digodok) kayak ada kentang, kimpul, pisang, telo baru dikit sih,” katanya.

Menikmati menu di Angkringan Mbak Ika Wates ini cukup terjangkau. Menu makanannya cukup murah mulai dari harga seribu rupiah. “Seribu sampai Rp2,500 ada yang Rp7500. Kalau minuman mulai dari 2,500 sampai Rp 4 ribu. Bajigur empat ribu,” katanya.

Angkringan Mbak Ika Wates ini buka dari jam 18.30 WIB sampai shubuh. Karena buka sampai dini hari hampir semua menu ludes terjual. “Angkringan Mbak Ika sampai shubuh ya tinggal segitu. Kadang tinggal mi instan. Mi Instan ada juga kita,” katanya.

Lokasinya yang ada ditengah kota Wates menjadi pilihan kuliner mahasiswa yang sedang belajar di Kabupaten paling barat DIY ini. “Kebanyakan si campur tapi memang mahasiswa banyak kesini,” katanya. Menurutnya, selain murah makanannya rasa kulinernya juga enak. Sehingga banyak warga yang ingin menitipkan menu makanannya untuk dijual. “Nasi oseng bakmi sambel teri, nasi goreng dulu ada, pecel juga tapi tempatnya tidak memadai,” katanya.

Angkringan Mbak Ika memang sering menjadi incaran para pemburu kuliner. Namun begitu ia tidak menaikkan harga makanannya. “Ambil untung cuma sedikit yang penting kerjasama dengan yang nitip makanan. Kita kuatin disitu dulu,” katanya.

Ia mengaku tidak memiliki waktu libur yang pasti. Jika kondisi capek maka libur terlebih dahulu. “Kalo ada acara dua minggu sekali rata rata minggu malam senin libur,” katanya.

Ternyata selain mahasiswa pelanggannya juga datang dari anggota dewan juga Camat. Namun begitu ia tidak begitu mengenal dengan baik nama-nama tokoh yang datang ke angkringannya. “Pak Camat banyak. Sering dapat pesenan kupat tahu sama bajigur,” katanya.

Menikmati kuliner sembari menghadap patung Nyi Ageng Serang di Kabupaten Wates memang memiliki sensasi sendiri. Ditemani deru motor kendaraan menambah suasana malam di Wates semakin bewarna. “Biasanya habis olahraga futsal pasti kesini. Makanannya banyak variasinya juga. Murah,” kata Agung warga Wates.

Selain itu minumannya juga dapat menghangatkan badan. Variasi minumnya juga bagus sehingga tidak perlu pusing memilih sesuai selera. “Kalo datang kesini minumnya selalu beda beda pokoknya,” katanya.

Baginya menikmati makanan malam hari di Wates saat ini mulai banyak. Termasuk angkringan hingga warung makan. “Porsi makanan dan minumannya juga pas bagi saya. Jadi ga kekenyangan juga ga kelaparan,” katanya.

Agung mengatakan setiap datang kesini memang tidak fokus pada salah satu makanan. Namun ia menyukai makanan yang selalu dipesannya. “Biasanya pesen Kopi sama minum wedang tape,” katanya. (ndy/Liputan6)

Meriah, Festival Pesona Lokal 2019 di Jakarta

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Kota Jakarta menjadi penutup rangkaian kegiatan Festival Pesona Lokal (FPL) 2019 yang digelar dalam rangka HUT Ke-29 Adira Finance. FPL Jakarta 2019 merupakan program CSR kolaborasi antara Adira Finance, RCTI, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang didukung Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf)/Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf).

Festival yang berlangsung sangat meriah dan sukses dalam penyelenggaraan, sebagai wujud untuk mempromosikan potensi budaya dan kearifan lokal daerah Betawi. Lebih dari 10.000 pengunjung memadati Plaza Tenggara Gelora Bung Karno Senayan untuk ikut memeriahkan dan merasakan sensasi pesona lokal FPL Jakarta 2019.

“Lebih dari 5000 peserta yang terdiri dari ekosistem Adira Finance yakni karyawan, mitra bisnis, dan karyawan beserta keluarganya serta masyarakat Jakarta ikut berpartisipasi memeriahkan acara ini. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang telah berkolaborasi dan mendukung terselenggaranya acara Festival Pesona Lokal Jakarta 2019” papar Direktur Utama Adira Finance, Hafid Hadeli dalam sambutan pembukaan Festival Pesona Lokal di Senayan Jakarta, Sabtu (16/11/2019).

Berbeda dengan tahun sebelumnya, FPL Jakarta 2019 berlangsung pada hari Sabtu mulai pukul 14.00 hingga 21.00 malam. Acara ini dibuka oleh Direktur Utama Adira Finance beserta jajaran Direksi Adira Finance, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Direktur Utama Bank Danamon Indonesia Yasushi Itagaki dan Direktur Utama Adira Insurance Julian Noor. Sebagai informasi rangkaian Festival Pesona Lokal 2019 sebelumnya telah sukses dilaksanakan di 6 kota besar di Indonesia, diantaranya Medan, Bali, Surabaya, Bandung, Makassar, dan Yogyakarta.

Acara FPL Jakarta 2019 dibuka dengan parade karnaval budaya yang menampilkan atraksi kekayaan budaya Betawi mulai dari baju adat, musik tradisional hingga pertunjukan kesenian khas. Selain parade karnaval budaya juga terdapat beberapa aktivitas lainnya diantaranya lomba tari lokal kontemporer yang diikuti 10 grup dengan 95 peserta, lomba desain motif khas lokal kontemporer dengan 30 peserta, kompetisi ala selebgram lokal yang bisa diikuti oleh seluruh pengunjung, bazaar otomotif, UMKM, stand kuliner, serta terdapat juga permainan lokal dan wahana permainan anak.

Selain berbagai perlombaan yang menarik, pengunjung juga bisa menyaksikan hiburan dari sejumlah artis ibu kota yakni Raisa, Zaskia Gotik, Abdul dan Efek Rumah Kaca, pertunjukan parade kostum dan tarian kolosal nusantara yang dibawakan oleh 220 penari professional, penampilan LED night marching band serta art corner yang menampilkan karya-karya desain motif khas lokal kontemporer dari kota-kota penyelenggara FPL 2019.

“Hari ini kita menjadi saksi atas kemeriahan pada pergelaran Festival Pesona Lokal Jakarta 2019, dimana respon masyarakat terhadap budaya dan kearifan lokal masih sangat antusias. Semoga kegiatan Festival Pesona Lokal memberikan kesan yang baik bagi pengunjung maupun seluruh peserta yang ikut meramaikan, sehingga semakin menumbuhkan rasa cinta akan budaya dan kearifan lokal, serta promosi wisata daerah,” sambung Hafid. (ens)

17 November 2019, Borobudur Marathon 2019

this formate

MAGELANG, bisniswisata.co.id: Borobudur Marathon 2019, kembali digelar. Gelaran lomba lari di Taman Lumbini kawasan Candi Borobudur Magelang pada Ahad (17/11/2019) pagi, yang diikuti 10.900 peserta. Bukan hanya dari dalam negeri, peserta juga datang dari luar negeri dari 35 negara termasuk pelari asal Afrika. Dan Malaysia menjadi negara penyumbang pelari terbanyak setelah Indonesia, disusul Kenya dan Singapura.

Kategori Borobudur Marathon 2019 tak hanya menghadirkan lari Marathon tapi juga ada dua kategori lainnya yakni setengah marathon dan 10 kilometer. Untuk lari marathon dan setengah maraton masing-masing diikuti 4.300 peserta.

Borobudur Marathon 2019 mengusung tema Synergy & Harmony yang memiliki arti membangun sinergi bersama dan menemukan keharmonisan. Juga memberikan pengalaman baru bagi wisatawan dan pelari untuk menjelajahi Kota Magelang dengan cara yang berbeda. Para peserta juga akan merasakan sambutan yang hangat dari masyarakat, kelezatan kuliner, dan berbagai hal menarik yang ditawarkan oleh Magelang.

Memang Lomba lari ini membawa dampak positif bagi pariwisata, mengenalkan candi Borobudur di dunia internasional, dan meningkatkan perekonomian Magelang serta Jawa Tengah. Terbukti banyaknya peserta Borobudur Marathon turut mendongkrak pendapatan masyarakat Magelang dan Jawa Tengah. Sejak bergulir 2017, perputaran uang di Magelang selama Borobudur Marathon melesat.

Selain itu, dengan adanya Borobudur Marathon, akan meningkatkan lama tinggal dan perputaran uang dari wisatawan nusantara maupun mancanegara Pada tahun pertama 2017, perputaran uang di sekitar Borobudur selama acara sekitar Rp 17 miliar. Tahun lalu, naik jadi Rp 29 miliar. Dan tahun ini diprediksi mengalami kenaikan sejalan dengan peserta lebih banyak.

Dan untuk menjamin kelancaran Borobudur Marathon 2019, Pemprov Jateng telah melakukan persiapan maksimal. Faktor keamanan dan keselamatan pelari jadi perhatian utama. Panitia menyediakan 7 rumah sakit rujukan di Magelang dan Yogyakarta. Juga tenda kesehatan dengan kapasitas 15 orang. Tim kesehatan juga tersedia 15 tim.

Borobudur Marathon 2019 menyediakan hadiah total Rp 2, 7 miliar ini, diwarnai dengan agenda menarik dilakukan guna memeriahkanya. Kegiatan-kegiatan itu tak lepas dari suasana hangat dan ramah tamahnya warga lokal kawasan Candi Borobudur sebagai tuan rumah.

Bahkan Masyarakat sekitar rute Borobudur Marathon 2019 benar-benar ingin menyambut peserta lari layaknya tamu dalam momen Hari Raya. Sajian kuliner, kebersihan lingkungan sekitar, hingga budaya tradisional maupun kearifan lokal lainnya sangat kental terasa dan diperlihatkan dengan cantik.

Seperti dalam Friendship Run yang digelar pada Sabtu (16/11/2019) pagi WIB di Candi Pawon, Magelang misalnya. Mulai dari masyarakat lokal, tamu undangan VIP dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, pihak sponsor, dan warga negara asing menyatu menyemarakkan salah satu agenda jelang Borobudur Marathon 2019.

Acara fun run sejauh 3,1 km ini mengitari jalan-jalan Kampung sekitar Candi Pawon, Magelang. Sebelum start, sajian tarian tradisional Lima Gunung membuka gelaran Friendship Run. Begitu juga jelang garis finis, para penari Lima Gunung antusias menyambut peserta lari. Adapula yang menemani runners berlari sembari menari dengan kudanya hingga garis finis. (ndy)

2020, Kepulauan Faroe Ditutup bagi Wisatawan

this formate

TORSHAVN, bisniswisata.co.id: Daftar destinasi wisata yang ditutup bagi wisatawan, semakin panjang. Kini Kepulauan Faroe, sekelompok pulau di Samudra Atlantik Utara yang terletak di antara Skotlandia dan Islandia, ditutup untuk turis pada tahun 2020. Sebenarnya, Setiap akhir minggu, Kepulauan Faroe ditutup dari kunjungan wisatawan karena penduduk melakukan pemeliharaan pada alam dan infrastruktur mereka agar tetap terjaga

“Bagi kami, pariwisata tidak semua tentang angka, Namun kunjungan turis meningkat 10 persen selama beberapa tahun terakhir. Sehingga mengganggu pemeliharaan alam,” ucap Direktur di Visit Faroe Islands Guorio Hojgaard.

Menurut data dari Perserikatan Bangsa-Bangsa ibukota Kepulauan Faroe, Torshavn, memiliki populasi sekitar 13 ribu. Kepulauan Faroe berstatus wilayah otonomi Kerajaan Denmark sejak 1948 ini memiliki masalah dengan pemeliharaan lingkungan yang terganggu akibat ulah wisatawan. Untuk itu pengelola mencoba Mencari cara inovatif untuk merawat rumah dan menyambut pengunjung pada saat yang sama.

Pemberitahuan resmi di situs web pariwisata nasional pulau itu berbunyi “ditutup untuk pemeliharaan, terbuka untuk kesukarelaan”. Artinya, tempat ini akan tutup untuk wisatawan yang berlibur, tetapi, bisa dikunjungi oleh orang luar daerah untuk membantu perawatan.

Mengikuti skema percontohan yang berhasil tahun ini, negara ini telah membuat keputusan untuk menutup tempat wisata utama dan atraksi selama akhir pekan 16-17 April 2020. Hotel akan dibuka dan penerbangan tetap berjalan.

Namun, orang luar yang ingin mengunjungi Faroes selama akhir pekan itu dapat mendaftar untuk membantu mengurus kepulauan tersebut. Pulau-pulau itu mencari 100 relawan untuk datang ke negara itu untuk membantu upaya pemeliharaan.

“Kami menyambut pengunjung ke pulau-pulau itu setiap tahun, tetapi kami juga memiliki tanggung jawab terhadap komunitas kami dan lingkungan kami yang indah, dan tujuan kami adalah untuk melestarikan dan melindungi pulau-pulau itu, memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan dan bertanggung jawab,” kata Hojgaard.

Gelombang pertama sukarelawan termasuk wisatawan dari Meksiko, Israel, Australia, China dan Amerika Serikat. Hojgaard mengatakan, begitu mengejutkan popularitas sukarelawan akhir pekan pada 2019 berhasil menarik minat orang luar. Untuk itu, Faroes akan mengulang acara tersebut setiap tahun.

Kepulauan Faroe , juga dikenal dengan sebutan Kepulauan Domba dengan kata lain jumlah domba lebih banyak ketimbang penduduknya. Terdapat 18 pulau yang mendiami Kepulauan Faroe. Kepulauan ini dikenal memiliki pemandangan alam yang berbeda, juga memiliki iklim yang cenderung basah dengan intensitas hujan yang tinggi

Hujan, angin kencang, dan kabut jadi hal umum di Kepulauan Faroe. Alasan ini kerap jadi penyebab terganggunya penerbangan di wilayah ini. Meski punya curah hujan yang tinggi, Kepulauan Faroe juga memiliki musim panas.

Daya tarik kepulauan ini, pemandangan alam yang indah, air terjun, danau wisata bahari yang sangat melekat juga Jajaran rumah dengan atap rumput menjadi pemandangan yang selalu ditemukan di Kepulauan Faroe. Model rumah ini sudah ada sejak lama di sana. Unik dan menakjubkan. (ndy)

Secara Global, Joker Kantongi Rp14 Triliun

this formate

HOLLYWOOD, bisniswisata.co.id: Dengan berbagai kontroversinya, film Joker justru mampu memberikan keuntungan besar bagi Warners dan mitrana Village Roadshow dan Bron. Tercatat, film yang dibintangi Joaquin Phoenix ini menghasilkan keuntungan 600 juta dolar AS (Rp8,4 triliun)

Dilansir Hollywood Reporter, Sabtu (16/11/2019) tayangan fenomenal ini telah melampaui semua harapan, terutama di Amerika Serikat. Di Negeri paman Sam, Joker meraup hampir 340 juta juta dolar AS. Dan 850 juta dolar AS didapatnya dari penayangan di luar AS. Total pendapatan secara global mencapai 1.190 miliar dolar AS (atau sekitar 14 Triliun)

Pencapaian ini menempatkan Joker menjadi film dengan pendapatan tertinggi sepanjang masa dalam kategori “R” atau dewasa sampai saat ini. Bahkan Joker akan menjadi film DC keempat yang memperoleh pemasukan melampaui 1 miliar, di belakang Aquaman (1,15 miliar dolar AS), The Dark Knight Rises (1,084 miliar dolar AS) dan The Dark Knight (1,005 miliar dolar AS).

Joker mengungguli Deadpool ($ 783 juta) untuk menjadi peringkat R-rating terlaris sepanjang masa. Joker akan menjadi film Warner keenam yang mencatatkan pendapatan miliaran dolar.

Dalam urutan pendapatan film terlaris dunia seluruh kategori film, Joker menempati urutan ke 44. Posisi pertama dan kedua ditempati oleh Avengers: Endgame dengan 2,79 miliar dolar dan Avatar dengan 2,78 miliar dolar AS. Situs CinemaScore memberikan skor B+, Rotten Tomatoes 69 persen (versi penonton 91 persen) dan IMDb 9 dari 10.

Joker bercerita tentang seorang pria bernama Arthur Fleck (Joaquin Phoenix) yang berjuang mencari jati dirinya di Kota Gotham. Arthur bekerja sebagai badut, seperti yang dikatakan oleh ibunya, tujuan hidupnya adalah membuat orang tertawa.

Namun nasib sial selalu dia dapatkan. Entah berasal dari penyakitnya (dia bisa tertawa terbahak tiba-tiba tanpa alasan yang jelas dan dalam waktu yang lama) atau berasal dari orang lain.

Kemudian dia mencoba tampil sebagai komika pada malam hari, tetapi lelucon yang Fleck buat selalu berbalik kepadanya. Keadaan buruk dari internal dan eksternal yang datang bertubi-tubi lambat laun membentuk Fleck menjadi sosok Joker, simbol perlawanan. Sosok Joker sebagai badut menyebar ke seluruh kota dan menciptakan gelombang perlawanan yang meluas.

Meskipun tokoh Joker berasal dari serial komik DC, Phillips mengatakan film Joker tidak akan mengikuti karakter di dalam komik. “Kami tidak mengikuti apa pun dari buku komik, yang mana akan membuat banyak orang marah” kata Phillips dalam laporan Empire.

“Kami hanya menulis versi kami sendiri terkait Joker berasal. Itu adalah hal yang menarik untukku. Kami bahkan tidak megerjakan Joker namun ceritanya tentang kemunculan Joker. Ceritanya tentang laki-laki ini (Arthur Fleck),” tambahnya.

Selain Phillips sebagai sutradara, dia juga menulis naskah bersama Scott Silver. Joker berada dalam naungan studio produksi Warner Bros. Pictures. Selain Joaquin Phoenix, pemain lain yang bergabung di antaranya Robert De Niro, Zazie Beetz, Shea Whigham, Brett Cullen, Frances Conroy, Douglas Hodge dan Shea Whigham. (ndy)