JFFE Persiapkan Penyelenggara Festival di Jogja Sepanjang 2020

this formate

JOGJAKARTA, bisniswisata.co.id: Beragam kegiatan mewarnai Jogja Festivals Forum & Expo (JFFE) yang digelar pada 19-21 November 2019 di Pendopo Agung Kedaton Ambarrukmo, Jalan Laksda Adisucipto No. 62, Ambarukmo, Caturtunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta. 

Selama tiga hari penyelenggaraan itu antara lain Festival Expo,Workshop,Kelas Panel Presentasi Festival,Presentasi Stakeholder,FGD -Ekosistem Festival dan one on one Meeting.

“Festival Expo akan di ikuti oleh sekitar 22 penyelenggara festival yang telah terkurasi,memiliki materi program dan konsep yang jelas untuk penyelenggaraan tahun 2020 mendatang,” papar Dinda Intan selaku perwakilan dari Jogja Festivals, hari ini.  

Dinda berharap kegiatannya ini bisa menjadi penghubung dan ruang presentasi yang representatif para pegiat festival di Jogja, serta stakeholders di Indonesia dan mancanegara.

“Jogja Festivals sendiri merupakan satu-satunya platform strategis untuk festival di Indonesia yang didirikan oleh 15 festival terbaik Yogyakarta, yang mana telah menyelenggarakan festival lebih dari 5 tahun berturut-turut dalam bidang estetika, sains, dan teknologi,” ungkapnya..

Festival-festival yang sudah memiliki materi program dan konsep yang jelas untuk perhelatan di tahun 2020 mendatang, di antara lain ARTJOG, Biennale Jogja, Festival Film Dokumenter (FFD), Festival Musik Tembi, Indonesian Dramatic Reading Festival (IDRF).

Ada juga Jogja-Asian Netpac Film Festival (JAFF), Jogja Volkswagen Festival (JVWF), Keroncong Plesiran, Kustomfest, Ngayogjazz, Pesta Boneka, Yogyakarta Gamelan Festival (YGF), dan masih banyak lagi.

Pihaknya mengundang sponsor dari kelompok stakeholders untuk hadir dari berbagai perusahaan. Dengsn demikian di November 2019 mereka melihat kemungkinan untuk berkontribusi di festival mana pada tahun 2020. Bagaimana mereka akan masuk mendukung festival-festival di tahun mendatang,” papar Dinda Intan.

Di hari pertama JFFE, salah satu agenda yang akan digelar yaitu Presentasi Stakeholders, baik dari bidang art & culture maupun show business. Program ini memberikan kesempatan kepada lembaga atau institusi untuk mempresentasikan kebutuhan dan kemungkinan-kemungkinan kolaborasi yang dapat dilakukan dengan penyelenggara festival.

Program ini juga akan membahas strategi-strategi untuk mendapat dukungan dari lembaga atau intitusi yang tentunya akan bermanfaat bagi para pegiat festival.

Pada hari kedua, Presentasi Festivals yang akan dihadirkan adalah sebuah program di mana para penyelenggara festival diberi kesempatan untuk mempresentasikan tujuan dan detail event di depan para stakeholders. 

“Nantinya mereka dapat memilih dan melanjutkan detail presentasi dalam program ‘1 on 1 Meeting’, dengan harapan di situ akan terjalin kesepakatan dan kerja sama,” kata Dinda.

Sementara pada hari terakhir penyelenggaraannya, JFFE akan menggelar Creative Sharing dengan tema ‘Festive Your Passion’ dan ‘Creative Cultural Hub & Hack’ bersama tokoh pegiat festival di Yogyakarta.

Mereka di antaranya adalah Anas Alimi (Jogjarockarta/Prambanan Jazz/Mocosik Festival), Lulut Wahyudi (Kustomfest), Ajie Wartono (Ngayogjazz), Ria Papermoon (Pesta Boneka), Heri Pemad (ARTJOG), Kamila Andini (JAFF).

Di luar kegiatan forum, ada juga expo atau ajang presentasi festival, pasar merchandise, open air cinema, dan workshop yang bisa dinikmati oleh pengunjung umum secara gratis untuk kenalan lebih dekat dengan festival-festival yang ada di Jogja.

“Kami berharap JFFE dapat menjadi wadah sinergitas antar festival, festival dengan akademisi, festival dengan masyarakat, festival dengan pemerintah, dan festival dengan swasta. Serta terjalinnya kerja sama investasi dengan institusi dan lembaga dalam konteks pengembangan Yogyakarta sebagai kota festival,” jelas Heri Pemad,Ketua Jogja Festivals. 

 

Forwapar Soroti Spirit Joglosemar Menuju Wisata Kelas Dunia

this formate

Forum Wartawan Pariwisata (Forwapar)  menyelenggarakan Famtrip ke Solo, Boyolali dan Klaten pada  18-21 November 2019. Di awali dengan dialog serius tapi santai ( sersan) pada Senin malam (18/11/2019) bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Acara bertema “Spirit Joglosemar Menuju Wisata Kelas Dunia” ini dilangsungkan di rumah makan Dapur Lawang Djoendjing, Surakarta, Jawa Tengah. Berikut beberapa petikannya;

Bisa dijelaskan wisata kelas dunia yang bapak harapkan seperti apa ? 

Ukurannya mudah. Banyak didatangi wisatawan asing dan di dukung oleh ekosistem yang baik dari masyarakat dan pemerintah daerahnya, termasuk menjaga kebersihan dan mengelola sampah dengan baik.

Kalau ekosistem atau masyarakatnya tidak mendukung bagaimana mau mendunia ? saya dengar waktu shooting film Eat, Pray and Love ada yang malak, wisman asing masuk obyek wisata tarifnya jauh lebih tinggi lalu masalah kebersihan tidak di jaga. Kalau destinasi wisatanya penuh sampah pastinya tidak akan mendunia. 

Kalau kawasan Jogja, Solo, Semarang  ( Joglosemar) mau masuk kelas dunia maka ekosistem masyarakatnya harus mendukung sehingga banyak wisatawan mancanegara ( wisman)  yang berkunjung. Kalau wisman banyak datang kan menjadi destinasi kelas dunia. 

Presiden berpesan pariwisata bisa lebih menarik jika unsur kreatifitasnya juga dikelola. Bukan sekedar alamnya yang bagus, daya tariknya juga harus dibuat. Bagaimana menurut bapak ?.

Kami baru selesai menggelar Borobudur Marathon pada 17 November 2019 di Magelang, Jateng. Urat kaki saya masih sakit-sakit semua tapi saya bahagia dan optimistis kegiatan yang di dukung oleh Kompas dan Bank Jateng ini ke depan akan menjadi mega event internasional yang lebih besar lagi karena berlangsung di kawasan candi Borobudur yang mendunia dan sekarang saja sudah diikuti 35 negara.

Jujur penyelenggaraan ke depan harus dipikirkan unsur kreativitasnya supaya menonjol. Lah setelah lomba malamnya cari cafe atau restoran yang punya live music saja tidak ada. Musik itu adalah bagian dari unsur kreativitas dan banyak lagi aktivitas penunjang yang bisa kita buat untuk membuat wisatawan dan pelari dunia tinggal lebih lama di Magelang, Jawa Tengah.

Saya sendiri turun lapangan dan menjadi pelari Borobudur Marathon 2019 di nomor 10 km bersama istri, Siti Atiqoh Supriyanti. Kegiatan ini memberikan pengalaman baru bagi wisatawan dan pelari untuk menjelajahi Magelang dengan cara yang unik. 

Usai lomba, bahagia rasanya menyambangi ibu-ibu sepuh yang menonton pertandingan bahkan dengan  ibu sepuh lainnya sambil berteriak-teriak kegirangan bertemu saya, mas Ganjar. Saya juga senang sekali bisa melayani dan mengobrol dengan mereka.

Seperti kami, pelari dunia juga merasakan keramahan lokal yang hangat, kelezatan kuliner, dan semua yang ditawarkan Magelang. Jadi ke depan sport tourism mendorong pertumbuhan di sektor ekonomi dan dipengaruhi oleh program pariwisata yang baik.  Pariwisata olahraga memberi dampak signifikan dan positif bagi ekonomi dan pendidikan bagi masyarakat setempat.

Borobudur Marathon 2019 mengusung tema Synergy & Harmony telah ditetapkan Kemenparekraf menjadi Mega Event unggulan Indonesia pada 2020. Bagaimana kesiapan internal Pemprov Jateng ?

Kesiapan internal Pemprov Jateng sebagai penyelenggara mudah saja namanya juga perintah gubernur ! harus dilaksanakan. Tapi ternyata hal itu tidak cukup. Untuk menjadi sebuah Mega Event tidak cukup cuma perintah gubernur, kita harus punya mitra-mitra kerja yang kompeten karena sport tourism mensinergikan kegiatan olahraga dan pariwisata secara harmonis.

Hasil bincang-bincang dengan mas Deni Malik yang menampilkan tarian istimewa di pembukaan Asian Games 2018 bisa menjadi spektakuler karena ada kurator panggung, kurator musik, kurator tari, kurator lighting ( pencahayaan).

Melatih tak kurang 5.000 penari untuk perhelatan bergengsi, dia bekerja sama dengan penari dan koreografer Eko Supriyanto sehingga akhirnya Jepang akan belajar bagaimana semua dilakukan Denny Malik bersama creative director Wishnutama dengan presisi dan membuat Indonesia menjadi pusat perhatian dunia. Jadi intinya berkaca pada Asian Games, kita bisa buat Mega Event lainnya.

Untuk promosinya, jajaran Pemprov Jawa Tengah, semua Kepala Dinas dan timnya harus bisa memanfaatkan media sosial seperti Instagram, WA group. Saya malah minta wartawan mengajarkan kepala dinas agar bisa membuat konten yang baik. Kami berkordinasi di lapangan dengan WA Group sehingga semua bisa diatasi dengan cepat.

Dalam perjalanan saya selalu periksa IG saya dan memantau bagaimana dampak penyelenggaraan Borobudur Marathon 2019. Hasilnya luar biasa karena selain dihadiri 35 negara terbanyak dari Malaysia, dampak ekonominya juga besar.

Coba simak dan cek narasi event dalam websites resmi borobudurmarathon.com sehingga akhirnya lebih dari 11.000 an pelari berpartisipasi.

“Bagi mereka yang berlari dengan hati, menikmati dan menghormati alam dan budaya Magelang,

Untuk orang-orang yang mendukung Anda dalam setiap langkah,

Bagi mereka yang percaya dengan perjalanan dan proses yang telah Anda lalui,

Untuk mereka yang berpegangan tangan menciptakan hari yang lebih baik

Untuk mereka yang menyambut semua orang dengan tangan terbuka dan senyum tulus,

Bagi mereka yang memberikan yang terbaik dalam mengubah harapan menjadi kenyataan.

Perjalanan tidak berakhir sekarang, karena ini hanyalah awal dari sinergi.

Perjalanan kemarin tidak hanya menjadi kenangan, tetapi juga menjadi langkah pertama untuk besok.

Langkah pertama untuk terus bergerak dan menambah nilai kepada orang lain dalam sinergi dan harmoni. Terima kasih

Narasi pembuka itu ajakan yang menggugah bagi mereka yang berpartisipasi di tiga kategori lomba dan pastinya kami siap, apalagi Borobudur Marathon telah ditetapkan menjadi program Mega Event 2020 oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Dengan sentuhan kreativitas yang tinggi dan profesional Borobudur Marathon ke depan bisa menjadi  event marathon terbaik dunia (the best marathon in the world). 

Pemerintah akan genjot industri film dan musik dalam pengembangan pariwisata. Lantas apa program yang ditawarkan Jateng ? 

Pariwisata akan jauh lebih maju manakala didukung bidang kreatif dan sebaliknya. Pariwisata dan ekonomi menjadi kekuatan tersendiri karena kedua bidang tersebut saling mendukung. Program pertama menarik produsen film Hollywood sebanyak-banyaknya untuk mengambil lokasi shooting film di Jateng.

Ada keinginan sineas Hollywood menjadikan Jateng lokasi shooting.  Saya katakan silakan bawa kesini, kami sangat terbuka dan film Hollywood, Eat Pray and Love, dan Java Heat ada yang syutingnya di Jateng. Namun, ada pengalaman tidak nyaman dirasakan kru film yang diperankan aktris Julia Robert ketika syuting di Jateng.

Menurut Konjen RI di Los Angeles, kru film Eat, Pray, and Love sering dipalak waktu syuting di sini. Saya bilang, hal itu adalah premanisme yang merusak ekosistem pariwisata kita. Harus ada edukasi agar praktik itu ditinggalkan, sehingga wisata kita berkelas dunia.

Selain itu saya juga memberikan insentif bagi sineas Indonesia yang memproduksi film di wilayah kami. Saya siapkan fasilitas mesin diesel, dan tidak akan ada pungutan liar bagi sineas Indonesia yang syuting film di Jawa Tengah. Potensi dari sebuah film cukup besar dalam mempromosikan destinasi wisata. Kita lihat contohnya film “Dilan 1990” yang telah ikut melambungkan nama kota Bandung di Jawa Barat.

Pemberian insentif berupa diesel dan pembebasan biaya di lokasi merupakan permintaan dari para sineas langsung pada saya dan saya akan berikan. Hubungi saya  kalau ada yang mau syuting di Jawa Tengah.

Banyak daerah di Jateng yang lebih indah dan layak dikunjungi wisman namun kurang dipromosikan, mengapa ?

He he salah wartawannya juga ya menulis laporan destinasi wisatanya mustinya yang anti mainstream, jangan yang itu-itu saja padahal banyak tempat lain yang bisa ditulis. Yuk naik motor piknik dengan saya lihat yang lain. Ketika kulineran di Semarang, saya bertemu dengan turis Perancis yang istrinya orang Malang. Keluhannya sama orang Perancis tahunya kalau ke Solo tujuan wisatanya cuma Keraton Solo.

Rupanya turis Perancis itu di negaranya mendirikan rumah Indonesia, jadi dia mengajak saya ‘menghidup’ kan rumah Indonesianya di Perancis dan saya tertarik untuk memperkenalkan kopi-kopi dari Jateng. Eh dia malah nantang untuk promosikan jamu juga. Chef Perancis terkenal bisa meramu masakan dari seluruh dunia sehingga bisa diterima lidah mancanegara, jadi begitu pula dengan jamu.

Nah di era saat ini termasuk dalam hal kulineran maka storynomics tourism menjadi formula baru dari pemerintah dalam mengakselerasi percepatan pembangunan wisata di 5 kawasan destinasi super prioritas yaitu Danau Toba, Borobudur, Manado, Mandalika dan Labuan Bajo. 

Penetapan strategi storynomisc tourism berlandaskan pada kekayaan budaya Indonesia, sehingga nantinya promosi kawasan wisata akan dilakukan dengan narasi story telling serta dikemas dalam konten menarik yang terkait dengan budaya setempat.

Saya yakin kalau wartawan Forwarpar gunakan strategi storynomisc tourism akan banyak wisatawan dalam dan luar negri yang tertarik untuk datang sehingga banyak daerah-daerah baru yang bisa mendunia pula. Jateng juga banyak tempat untuk menawarkan wisata kesunyian loh.

Bisa dijelaskan yang pak Gubernur maksud dengan wisata kesunyian ?

Menjual kesunyian merupakan bagian diferensiasi produk wisata. Turis-turis itu ternyata sudah mulai bosan dengan aktivitas wisata yang hingar bingar seperti di Pulau Dewata Bali. Mereka mengaku ingin mencari suasana baru yang jauh lebih menenangkan dibanding Bali.

Jawa Tengah memiliki potensi untuk menjual kesunyian. Salah satunya terletak di dekat kawasan objek wisata Bukit Cinta. Di tempat ini terdapat sebuah perkampungan kecil dengan segudang pemandangan alam yang spektakuler. Lokasinya memang cukup sulit dijangkau oleh kendaraan roda empat maupun sepeda motor. Bahkan, satu-satunya cara menuju tempat ini adalah menggunakan sepeda atau berjalan kaki.

“Mereka bilang di sana pemandangannya wow. Ada lereng, hutan, dan ada kampung kecil. Bagus, bersih dan isinya bule semua. Jadi wisata kesunyian itu tidak bisa dipandang sebelah mata. Konsep wisata seperti ini memiliki daya tarik tersendiri bagi sebagian wisatawan.

Berkunjung ke tempat-tempat yang tersembunyi sensasinya memang berbeda. Saya pernah datang ke suatu desa, ada penjual makanan. Dia masak pakai kayu, yang pawonnya penuh asap. Masakannya juga tidak pakai micin. Terus kemudian bahan makanannya mereka ambil dari kebun sekitar. 

Pedesnya minta ampun, terus dimakan pakai nasi jagung, kemudian saat lagi makan, kabutnya lewat. Nah, itulah yang namanya potensi wisata kesunyian. Saya percaya, dengan adanya destinasi yang berbeda dengan daerah lain bisa menarik minat wisatawan asing untuk lebih menikmati Jawa Tengah dengan cara yang berbeda.

Mega Event Jadi Andalan Jateng Untuk Tingkatkan Kunjungan Wisman

this formate

Johan Soputan, Ketua Forwapar( kedua kanan) bersama Gubernur Ganjar Pranowo, Hariyanto dan moferator Bayu. ( Foto: HAS)

SOLO, bisniswisata.co.id:  Mega event menjadi fokus pada pengembangan wisata di kawasan Joglosemar untuk menjaring kunjungan wisatawan mancanegara, kata Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Hernowo.

Berbicara pada Forum Wartawan Pariwisata (Forwapar), Ganjar menegaskan bahwa Mega event sesuai arahan Presiden Joko Widodo adalah yang bisa menjaring sebanyak mungkin wisatawan mancanegara ke Indonesia.

Acara yang diinisiasi Forum Wartawan Pariwisata ( Forwarpar) ini berkangsung di rumah makan Dapur Lawang Djoendjing, Surakarta sertas dihadiri 21 awak media yang tergabung dalam Forwapar, Kepala Disparda Pemkot Solo, Hasta Gunawan dan Kepala Bagian Humas Protokol Pemkot Solo, Heri Purwoko,

Forwarpar menggelar Famtrip ke destinasi super prioritas Joglosemar yang dibuka oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Acara bertema “Spirit Joglosemar Menuju Wisata Kelas Dunia”  

Kawasan Jogja, Solo, Semarang atau yang akrab disingkat Joglosemar dengan segudang potensi wisatanya membuat tiga kota di pulau Jawa ini menarik untuk disambangi. Tidak cuma sekadar disinggahi, tapi juga tidak ada habisnya untuk dieksplor.

Asdep Strategi dan Komunikasi Pemasaran I, Kemenparekraf, Hariyanto, yang memfasilitasi kunjungan dan hadir sebagai salah satu narasumber mengatakan mega event nasional menjadi  salah satu perubahan besar Kemenparkeraf dalam mengembangkan dan memasarkan lima destinasi super prioritas.

“Kami akan mulai pada 2020 ini. Mega Event Nasional yang dimaksud adalah sebuah event yang bisa membuat pariwisata tanah air bergeliat, baik dari income maupun jumlah kunjungan wisatawan asing,” 

Ketua Forum Wartawan Pariwisata (Forwapar) Kemenparekraf,  Johan Soputan menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemkot Surakarta atas sambutan ini.

“Pak Gubernur kita datang ke sini itu untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Borobudur salah satu destinasi super prioritas yang ditetapkan Presiden Jokowi,” kata Johan dalam sambutannya.

Solo adalah salah satu destinasi yang masuk Jogolosemar karena di dalamnya ada Borobodur yang ditetapkan Presiden sebagai destinasi super prioritas, tambah Johan

Diskusi membahas seputar strategi yang dijalankan Pemprov Jateng maupun Pemkot Surakarta dalam mengembangkan sektor pariwisata. Kegiatan yangkangsung serius tapi santai ini mendengarkan pengalaman Ganjar Pranowo yang rajin bermedsos dan mempromosikan pariwisata Jateng lewat Borobudur Marathon yang baru lalu.

” Yang disebut pariwisata Jateng yang mendunia, ya simpel saja contohnya Borobudur Marathon yang dampak ekonomi penyelenggaraannya besar bagi masyakarat dan dihadiri peserta dari 35 negara ” jata Ganjar Hernowo.

 Di akhir Diskusi, Gubernur Ganjar mengatakan kepada para awak media “Selamat piknik semoga anda menjadi orang-orang yang menyenangkan dan ceritakan keindahan Indonesia”.

Acara ditutup dengan pemberian souvenir dari Kemenpar dan Forwapar kepada Gubernur Ganjar dan Kabag Humas Pemkot Surakarta. Acara famtrip forwapar berlangsung hingga tanggal 21 November 2019. Selama famtrip berlangsung para awak media di ajak mengunjungi sejumlah destinasi andalan Jawa Tengah seperti di Solo, Boyolali dan Klaten.

 

Tips Memperoleh Hotel Murah saat Liburan

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Liburan Akhir tahun hampir dekat. Saat sedang berlibur, tentu ingin mendapatkan pelayanan dan tempat tinggal yang nyaman untuk istirahat. Terutama jika ingin istirahat layaknya seorang yang tidak mau diganggu atau terganggu oleh pekerjaan, Anda harus memilah fasilitas yang tepat agar perjalanan bisa lancar dan sesuai ekspektasi.

Sayangnya tidak semua bisa terwujud akibat finansial atau keuangan yang tidak melimpah. Ya harus bisa mengaturnya sedemikian rupa dan salah satunya adalah penginapan ketika sedang liburan. Lalu bagaimana menemukan penginapan murah? Juga tiket transportasi, dan kepastian akomodasi atau hotel tempat Anda menginap.

Kadangkala masalah hotel menjadi kendala karena di musim liburan harganya menjadi naik padahal uang Anda pas-pasan. Lantas, bagaimana caranya agar Anda bisa tetap liburan dengan menginap di hotel murah tapi tidak murahan. Berikut tipsnya menurut Wikihow.com, Senin (18/11/2019) :

Memakai agen penjual sewa hotel

Sebagian besar situs perjalanan bisa digunakan untuk mencari penawaran harga spesial dari hotel. Tetapi bukan berarti seluruh situs memberikan informasi yang sama. Sebelum melakukan pemesanan, sebaiknya Anda coba periksa tiga atau lebih situs perjalanan lagi.

Mengikuti loyality program

Hubungi hotel favorit Anda untuk mencari tahu apakah mereka menawarkan loyalty program atau tidak. Fairmont, Hilton, Hyatt, Joie de Vivre, Kimpton, Marriott, Starwood dan banyak hotel besar lainnya memberikan penawaran khusus kepada para pelanggan setia. Hubungi bagian pelayanan pelanggan untuk mencari tahu program apa yang mereka tawarkan.

Membuat paket akomodasi

Gunakan maskapai penerbangan yang Anda gunakan untuk memesan kamar hotel. Anda bisa mendapatkan penawaran yang baik untuk hotel, transportasi dari bandara ke hotel, sewa mobil dan lain-lain dengan menggabungkan pemesanan tiket pesawat dengan hal-hal ini.

Minta diskon

Hubungi hotel atau mendatangi tempat secara langsung dan coba menawar untuk mendapatkan akomodasi dengan harga lebih murah. Sampaikan berapa harga yang Anda inginkan kepada pihak hotel. Katakan pada mereka jika Anda ingin memeriksa apakah mereka berkenan memberikan penawaran kepada Anda sebelum Anda pindah ke hotel lain.

Cari Voucher Hotel

Hal pertama yang bisa Anda lakukan adalah rajinlah mencari voucher hotel jauh-jauh hari sebelum melakukan liburan. Manfaat merencanakan jauh-jauh hari adalah agar banyak promo dan juga voucher yang diberikan hotel atau tempat menginap untuk Anda. Bahkan jika Anda sudah yakin dengan penginapan tersebut, segeralah memesan dari jauh-jauh hari. Maka ini akan mengurangi biaya, bahkan hingga setengahnya. Sebab, jika Anda booking dalam waktu dekat untuk liburan, biasanya harga akan sangat mahal, dan hal utamanya tidak ada potongan harga atau diskon yang didapatkan.

Hal ini banyak dilakukan para backpacker jika mereka menginginkan hotel layak dan fasilitas juara, namun keuangan pas-pasan. Karena liburan tentu perlu rencana, mereka tidak akan takut untuk melakukan booking penginapan dari jauh-jauh hari. Nah, Anda bisa mengikuti cara mereka dan carilah voucher di internet atau tempat lainnya. Hotel sering melakukan kerjasama dan menyebar voucher potongan harga hingga gratis menginap satu atau dua malam di hotel tersebut.

Langganan Situs Online Khusus

Sekarang ini semua hal sudah modern termasuk masalah liburan dan fasilitas lainnya. Bahkan hal seperti ini bisa diurus dalam waktu sekejap saja tanpa harus pergi ke hotelnya atau menghubungi customer service dan lainnya. Gunakan aplikasi online khusus untuk pesan hotel yang sangat mudah digunakan dan bisa dilakukan di gadget atau komputer Anda. Selain itu, karena adanya kerja sama maka tak jarang beberapa situs menyediakan diskon atau potongan harga khusus untuk para pelanggan yang memesan hotel lewat aplikasi atau situs mereka. Tak tanggung-tanggung, mereka juga sering memberikan hadiah untuk para member baru atau yang baru pertama kali menggunakan situs online tersebut.

Waktu Off Season

Jika Anda bekerja mungkin hal ini bisa diatur, namun jika masih bersekolah memang agak sulit karena ketika musim liburan sekolah, biasanya harga penginapanpun akan naik. Salah satu cara menghemat dan mendapatkan harga yang murah adalah mengambil liburan ketika off season atau saat bukan masa liburan. Bahkan Anda tetap bisa mendapatkan harga penginapan yang lebih murah di musim liburan bila sudah memesan dari jauh-jauh hari. Namun pastinya akan jauh lebih murah ketika memesan penginapan untuk liburan di saat hari kerja (weekday).

Carilah Homestay

Solusi selanjutnya untuk mendapatkan penginapan yang murah dan nyaman adalah carilah homestay, hostel atau sejenisnya. Jika Anda terbiasa dengan hotel bintang 5 namun uang tidak memungkinkan, maka jangan memaksakan diri. Ketika liburan, tempat penginapan memang menjadi hal yang paling penting. Tapi ketika Anda sedang liburan dengan bujet terbatas, pilihlah penginapan murah namun layak dan sesuai dengan kantong. Ada banyak banyak penginapan yang tergolong murah namun fasilitas masih dianggap layak bahkan bagus. Anda hanya perlu rajin mencarinya dan berselancar di internet untuk menemukannya.

Jauhi Area Wisata

Terakhir, tips untuk mendapatkan penginapan yang murah menjauhi tempat wisata dan carilah penginapan di area perhotelan biasa. Di mana beberapa orang justru melakukan kesalahan dengan memilih atau mencari hotel disekitar tempat wisata. Tentu saja hotel yang berada di lokasi wisata harganya mahal karena lokasinya strategis. Pilihlah yang agak jauh namun jangan terlalu jauh sampai keluar dari area wisata. Nah, Anda bisa mencari di area perkampungan atau perumahan penduduk. Pasti Anda akan mendapatkan harga penginapan yang murah.

Rencanakan Liburan dengan Baik

Jika semua cara mendapatkan penginapan murah sudah dilakukan, maka Anda sudah berhasil mengurangi kemungkinan banyaknya biaya yang keluar ketika melakukan perjalanan atau liburan. Jika masih ingin menekan biaya liburan, Anda bisa menggunakan tips ini untuk hal lainnya seperti transportasi, atau untuk membeli oleh-oleh yang terkadang melewati batas. (Wikihow.com)

Turis Indonesia Dominasi Wisata Medis di Penang

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Wisatawan Indonesia hingga kini masih mendominasi wisata medis atau medical tourism di Penang, Negara bagian Malaysia. Rata-rata perbulan sekitar 300 – 400 orang Indonesia mendatangi Penang Adventist Hospital. Tahun 2018, jumlah turis Indonesia yang berobat ke rumah sakit yang sudah berdiri 95 tahun lalu mencapai 450.000 orang Indonesia yang berobat.

Data Kementrian Pariwisata, mencatat Wisata kesehatan di Penang telah berkontribusi sangat besar terhadap total pendapatan wisata. Jumlah kunjungan wisatawan kesehatan ke Malaysia di tahun 2017 mencapai 1,05 juta dengan pendapatan RM 1,3 miliar (Rp.4,5 triliun). Pendapatan ini ditargetkan akan meningkat menjadi Rp.2,8 miliar pada 2020. Kunjungan wisatwan asing ke Malaysia/penang pada 2017 sebanyak 25,948,459 orang. Sebanyak 2,796,570 turis diantaranya berasal dari Indonesia.

“Selain Indonesia, turis asing yang melakukan pengobatan dari negara China, Jepang, Hong Kong, Mynmar, Bangladesh, Vietnam bahkan Amerika Serikat. Mereka yang berobat umumnya kena penyakit jantung, kanker, saraf dan spinal (tulang belakang),” papar CEO Penang Adventist Hospital, Ronald Koh saat Soft Launcing Kantor Perwakilan Penang Adventist Hospital, Jakarta di Hotel Kartika Aston Jakarta, Senin (18/11/2019).

Dijelaskan, sebelumnya Penang Adventist Hospital, membuka kantor perwakilan di Medan dan Surabaya. Dibukanya kantor pewakilan Penang Adventist Hospital, untuk memudahkan warga Indonesia yang ingin berobat. Sehingga pasien dapat memperoleh informasi secara lengkap tentang pelayanan, harga serta berbagai fasilitas selama menjalani pengobatan.

“Dengan adanya perwakilan di Medan, Surabaya da Jakarta, ada kemudahan pendaftaran bagi pasien dari Indonesia,. Setelah mendaftar dan mengadakan perjanjian untuk bertemu dokter, pasien dan/atau pendamping akan dijemput dan diantar dari bandara ke rumah sakit tanpa biaya.

Bagi warga yang sakit pasti mendambakan kesembuhan total di tangan seorang dokter yang dapat dipercaya. Tentu dokter-dokter di Indonesia tak kalah pintarnya dengan dokter yang ada di Penang. Pendekatan para dokter di Indonesia kepada pasien itu sudah sangat “service oriented”, memberikan penjelasan apa yang diagnosa dan tindakan apa yang akan dilakukannya.

Namun, pasien yang berobat dengan indikasi penyakit seperti kardiologi, ortopedi, onkologi, neurologi, fertiliasi on vitro, mata , gigi dan sebagainya itu butuh sekali penanganan medis yang tepat dan cepat, tanpa birokrasi yang bertele-tele.

Tentang transportasi, sambung dia, sudah banyak pasien yang berobat menuju Penang, karena ada beberapa penerbangan langsung dari Aceh, Medan, Jakarta, dan Surabaya sehingga pasien tidak perlu repot transit atau pindah ke moda transport lainnya. “Jadi urusan pengaturan berobat di RS Adventist Penang, lebih gampang untuk melakukan apponitment dengan dokter yang akan dituju. Nah semua ini bisa meminta informasi di kantor perwakilan kami,” ungkapnya.

Ronald menjelaskan dalam pelayanan medis, Penang Adventist Hospital gunakan alat-alat medis yang canggih dan modern. Kecanggihan peralatan menjadi pendukung untuk mendapatkan hasil diagnosa yang akurat dan cepat. Juga jajaran dokter spesialis, perawat hingga staf rumah sakit di sana memperlakukan setiap pasien secara profesional dan ramah. “Mereka mampu berbahasa Indonesia, sehingga tidak ada kendala saat pasien berkonsultasi,” ucapnya.

Diakui, untuk urusan biaya menjadi hal yang penting setiap kali seseorang melakukan pengobatan. Untungnya biaya berobat ke Penang cukup terjangkau, bahkan besarnya sama dengan biaya berobat di Indonesia. “Selama berobat, kami melakukan tes-tes tertentu ataupun rawat inap atas keperluan pasien terkait kondisi namun bukan karena kemauan pasien atas alasan tertentu. Bila pasien sudah cukup sehat, ya diharuskan pulang,” tambahnya

Hampir semua dokter spesialis yang praktek di Penang merupakan lulusan dari universitas-universitas terbaik dunia. Mereka menempuh pendidikan dan pelatihan di Inggris, Jerman, Amerika, Singapura, India dan Australia. Dimana negara-negara tersebut tergolong maju di bidang kedokterannya.

Kepala Humas Penang Adventist Hospital, R Jeannie Erde menambahkan Penang selain menjadi sumber wisata kesehatan juga memiliki deestinasi wisata yang sangat menarik. Selain memiliki pantai yang indah, juga ada wisata sejarah peninggalan kolonial Inggris. “Peninggalan berupa gedung, tempat bersejarah itu masih banyak terlihat . Setelah merdeka , orang asing pun masih sering berwisata ke Penang untuk menikmati wisata sejarah peninggalan,” paparnya.

Bahkan, tambah dia, di dalam area Penang Adventist Hospital, juga ada gedung peninggalan sejarah yang hingga kini masih terawat dengan bagus, “Meski kami terus melakukan renovasi pembangunan kamar operasi dan ruangan pendukung namun gedung bersejarah yang ada di area Penang Adventist Hospital tetap dijaga dan dilestarikan,” ucap Jeannie yang asli Medan.

Disisi lain, Penang juga memliki berbagai festival seni budaya yang hingga kini masih tetap digelar. Pasalnya di Penang ada keturunan Hindu, Budha, Islam, Katalik yang memiliki kekhasan budaya yang secara rutin digelar setiap tahunnya. “Nah ini menjadi daya tarik wisata budaya yang kerap didatangi wisatawan asing,” tambahnya. (end)

Denny Malik Rancang Event Spektakuler di Borobudur

this formate

SEMARANG, bisniswisata co.id: Masih ingat dengan penampilan koreografi keren dalam pembukaan Asian Games 2018 lalu? Dalam waktu dekat, koreografer Asian Games 2018 akan membuat pertunjukan spektakuler di Borobudur. Dipilihnya pertunjukan seni budaya tingkat internasional di candi peninggalan dinasti Syailendra, karena Borobudur memiliki daya tarik tersendiri, menjadi keagungan ikon. Bahkan mampu menarik wisatawan nusantara maupun mancanegara untuk datang.

Adalah Denny Malik, koreografer, pemeran sekaligus penyanyi kondang yang ada di balik ciamiknya penampilan pembukaan Asian Games 2018 di Jakarta.
Tahun depan, Denny Malik – seperti dilansir laman Bisnis, akan mencoba meng-eksplore kesenian Jawa Tengah dan membuat sebuah pertunjukan spektakuler di Candi Borobudur bertajuk Festival Suling Internasional.

“Rencananya akan digelar pada April tahun depan. Sebanyak 12 ribu peserta akan dilatih untuk menampilkan tontonan yang menarik. 10 ribu peserta akan kami optimalkan dari Jawa Tengah, sementara dua ribu peserta lain dari internasional,” kata Denny saat audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di Semarang, Senin (18/11/2019).

Ketertarikan Peraih Penghargaan: AMI Award untuk Artis Solo Pria Dangdut Kontemporer Terbaik ini, menggelar event di Jawa Tengah khususnya Borobudur tidak terlepas dari potensi kesenian Jateng yang sangat banyak, variatif dan memiliki nilai sejarah tinggi. Ditambah keagungan icon Borobudur, dirinya meyakini pertunjukan di sana akan sangat menarik.

“Jateng itu pusat kesenian di Indonesia, banyak sekali potensi seni budaya di sini. Apalagi ada icon Borobudur, yang sudah sangat menarik bagi wisatawan,” tambah pria terlahir sebagai bangsawan Kerajaan Inderapura, Pesisir Selatan, Sumatra Barat, dikarenakan ia merupakan keturunan Raja Inderapura yang ke-37

Denny sepakat dengan Gubenur Ganjar, bahwa destinasi wisata harus diperbanyak event untuk mendukung perkembangannya. Tanpa event, sebuah tempat wisata tidak akan mungkin selalu ramai dikunjungi wisatawan.

“Borobudur kalau tidak ada event, maka hanya seperti museum. Memang harus diperbanyak event berkelas internasional di lokasi itu, agar menarik wisatawan dari mancanegara. Kita sudah punya tempat bagus, kalau ditambah dengan event menarik, tentu akan luar biasa,” papar Deny yang sudah menelurkan Album: Puteri Impian, Asap Asmara, Jalan Jalan Sore.

Pertunjukan spektakuler di Candi Borobudur bertajuk Festival Suling Internasional. Rencananya akan digelar pada April 2020. Sebanyak 12 ribu peserta akan dilatih untuk menampilkan tontonan yang menarik. Ada 10 ribu peserta akan kami optimalkan dari Jawa Tengah, sementara dua ribu peserta lain dari internasional,” kata Denny bapak satu anak. (ndy/ant)

Tujuh Maskapai Asia Batalkan Penerbangan ke Hong Kong

this formate

SYDNEY, bisniswisata.co.id: Sejumlah maskapai Asia mengurangi penerbangan ke Hong Kong selama beberapa pekan mendatang, di tengah aksi protes anti-pemerintah yang semakin keras bahkan mengganggu kehidupan sehari-hari di bekas koloni Inggris itu. Apalagi Bandara Hong Kong sempat lumpuh karena dikuasai para pendemo.

Routes, perusahaan pengembangan jaringan rute maskapai, menyebutkan, jadwal terbaru menunjukkan pembatalan dari Garuda Indonesia, SpiceJet (India), AirAsia (Malaysia), JejuAir dan Jin Air (Korea Selatan), serta Philippine Airlines dan Cebu Air (Filipina).

Unjuk rasa prodemokrasi yang berlangsung selama hampir enam bulan dan perang dagang Amerika Serikat (AS)-China yang berkecamuk lebih dari 16 bulan sudah mendorong Hong Kong memasuki resesi untuk pertama kali dalam satu dekade.

Ahad (17/11), Otoritas Bandara Hong Kong melaporkan penurunan jumlah penumpang selama Oktober 2019 sebesar 13% dan frekuensi penerbangan dari dan ke pusat keuangan Asia ini sebanyak 6,1%. Ini merupakan penurunan paling curam sejak aksi protes bergulir. Bukan cuma itu, proporsi wisatawan menggunakan Hong Kong hanya sebagai titik transit ketimbang tujuan akhir semakin meningkat.

Senin (18/11), data Routes memperlihatkan, Garuda Indonesia memangkas penerbangan ke Hong Kong menjadi empat kali dari sebelumnya 21 kali hingga pertengahan Desember. Kemudian, SpiceJet menangguhkan rute Mumbai-Hong Kong hingga 15 Januari 2020 mendatang, dan AirAsia mengurangi penerbangan dari Kuala Lumpur dan Kinabalu untuk Desember dan Januari.

Garuda dan SpiceJet tidak menanggapi permintaan wawancara Reuters. Sedang AirAsia mengatakan, jumlah penumpang mereka ke Hong Kong turun selama beberapa bulan terakhir sehingga harus menyesuaikan frekuensi penerbangan.

Juru bicara PAL Holdings, induk Philippine Airlines, menyatakan, saat ini Philippine Airlines menggunakan pesawat yang lebih kecil untuk penerbangan ke Hong Kong. Sebab, banyak penumpang yang menunda perjalanan ke Hong Kong karena masalah keamanan. “Ini juga memangkas penerbangan harian dari Manila menjadi empat dari sebelumnya lima kali,” katanya kepada Reuters, Senin (18/11/2019).

Segendang sepenarian, juru bicara Cebu Air mengungkapkan, perusahaan penerbangan berbiaya murah ini telah memotong penerbangan dari Cebu dan Clark ke Hong Kong masing-masing hingga Desember dan Januari karena permintaan yang menurun. Meski begitu, dia menambahkan, Cebu Air tetap meluncurkan rute baru Puerto Princesa-Hong Kong pada Minggu (17/11) sesuai jadwal.

Juru bicara Jeju Air mengatakan, maskapai berbiaya rendah asal Korea itu juga mengurangi penerbangan harian dari Seoul ke Hong Kong menjadi satu dari sebelumnya dua kali hingga 17 Desember karena permintaan yang turun.

Sementara juru bicara Jin Air menyatakan, maskapai berbiaya murah yang jadi pesaing Jeju Air menangguhkan penerbangan Seoul-Hong Kong hingga 24 Desember mendatang. (ndy/reuter)

Liburan Natal & Tahun Baru, KAI Operasikan 404 Perjalanan

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Menyambut liburan Natal dan Tahun Baru 2020, PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan mengoperasikan 404 perjalanan yang terdiri dari 374 kereta api (KA) reguler dan 30 KA. Jumlah ini meningkat 2,5 persen dari 2018 sebanyak 394 KA, di antaranya 346 KA reguler dan 48 KA Natal dan Tahun Baru.

Direktur Utama KAI Edi Sukmoro mengungkapkan peningkatan jumlah kereta yang beroperasi untuk mengakomodasi jumlah penumpang yang diperkirakan mencapai 5,9 juta orang atau meningkat 4 persen dibanding tahun lalu, 5,6 juta orang.

Tahun ini, masa angkutan Natal dan Tahun 2020 akan berlangsung 18 hari mulai 19 Desember hingga 5 Januari 2020. “KAI memperkirakan tanggal 22 dan 29 Desember 2019 sebagai tanggal favorit masyarakat untuk menggunakan jasa kereta api,” ujar Edi seperti dikutip dari Antara, Senin (18/11).

Untuk tiket KA jarak jauh reguler pada masa Natal dan Tahun Baru 2020 dapat dibeli mulai 19 November 2019 atau H-30 keberangkatan di seluruh kanal resmi penjualan tiket. Sementara, untuk KA lokal, tiket dapat dipesan mulai H-7 keberangkatan.

Seiring peningkatan perjalanan, kapasitas tempat duduk harian juga meningkat 4 persen dari 240.162 tempat duduk menjadi 250.012 tempat duduk. Jika dirinci 30 KA tambahan Natal dan Tahun Baru di antaranya dua KA Argo Lawu Fakultatif relasi Solo-Gambir (PP), dua KA Argo Dwipangga Fakultatif Solo-Gambir (PP), dua KA Argo Muria Fakultatif Semarang Tawang-Gambir (PP), dan dua KA Taksaka Fakultatif Yogyakarta-Gambir (PP).

Berikutnya, dua KA Argo Sindoro Fakultatif Semarang Tawang-Gambir (PP), dua KA Gajayana Fakultatif Malang-Gambar (PP), dua KA Sembrani Fakultatif Surabaya Pasar Turi-Gambir (PP), dan KA Purwojaya Fakultatif Cilacap-Gambir (PP).

Selanjutnya, Lodaya Nataru Solo-Bandung (PP), Kutojaya Utara Fakultatif Kutoarjo-Pasar Senen (PP), Sawugalih Fakultatif Kuotarjo-Pasar Senen (PP), dan Matarmaja Nataru Malang-Pasar Senen (PP).

Lalu, dua KA Brantas Nataru Blitar-Pasar Senen (PP), Kertajaya Nataru Surabaya Pasar Turi-Pasar Senen (PP), dan dua KA Sancaka Fakultatif Surabaya Gubeng-Yogyakarta (PP). (ndy)

Pameran Jogja Street Sclupture Project (JSSP #3) Berlangsung Hingga 10 Desember 2019

this formate

JOGJAKARTA,bisniswisata.co.id: Sedikitnya 33 patung menghiasi pembukaan pameran Jogja Street Sclupture Project #3 (JSSP #3) yang berlangsung di Monumen Serangan Oemoem 1 Maret dari pukul 15.00 -22.00 WIB. Pameran patung ini berlangsung dari tanggal 17 November-10 Desember 2019.

Rosanto Bima Pratama, S.Sn., selaku panitia pelaksana menyampaikan bahwa JSSP #3 ingin menjadikan Jogjakarta kota berbudaya, salah satunya dengan patung. Memamerkan patung di tiga tempat berbeda yaitu Bantul, Kota Jogjakarta, dan Sleman, agar patung masuk dan dekat dengan masyarakat.

Mengusung tema Pasir Bawono Wukir untuk merespon garis imajiner Jogjakarta, kegiatan ini adalah proyek seni patung di ruang publik yang hadir sebagai bentuk kontribusi pematung atas perkembangan dinamika ruang hidup masyarakat. 

Pembukaan JSSP #3  oleh Erlina Hidayati Sumardi, Seketaris Dinas Kebudayaan DIY dan menampilkan Performing Sculpture, Wedha Trisula Flashmob, Tari Sekar Pudyastuti, Berisik Percussion, Tari Modern (Looneta), Tari Kreasi (Krekep), Mr. Imz dan Si Muka Lakban, Jono Terbakar, Nona Sepatu Kaca, dan Kopibasi.

Kegiatan JSSP #3 melibatkan pemuda, perangkat desa, dan masyarakat setempat dan diisi sejumlah kegiatan seperti pameran maket, pameran utama, dan seminar. Diskusi tidak hanya soal karya, tetapi juga soal branding wisata melalui patung-patung, workshop edukasi pada masyarakat soal pembuatan dan marketing merchandise.

Acara lainnya adalah  JSSP tour kamisan, JSSP performing art ruang publik, dan aneka lomba. JSSP #3 hendak memasyarakatkan patung, menggabungkan budaya dan wisata.

“Harapan saya ke depannya adalah seniman-seniman yang tergabung di Asosiasi Pematung Indonesia (API) baik yang berada di Jogjakarta maupun kota-kota lain, lebih aktif dan  semoga pemerintah D.I Jogjakarta dan kabupaten mendukung seniman,”ujar Ali Umar salah satu pematung.

Erlina Hidayati Sumardi, SeketarisDinas Kebudayaan DIY membuka acara di Monumen Serangan Oemoem 1 Maret

Menurut dia, seniman berkontribusi menyumbangkan pikiran dan karya mereka ke daerah tertentu agar publik  bisa menikmati dari sisi wisata, kota lebih maju dan baik” “Kami sangat berterima kasih pameran JSSP #3 diadakan di Gumuk Pasir, Parangtritis,”

Kebanyakan pengunjung datang ke gumuk pasir selain menikmati keindahan gumuk pasir juga suka swafoto. ” Adanya patung yang dipajang di sini, semoga bisa menambah view untuk foto dan wisatawannya makin meningkat” ungkap Wusana selaku Dukuh Grogol 10.

Area display Bantul terdapat 13 karya yaitu di Pantai Gumuk Pasir, Dusun Grogol 10, Parangtritis, Kretek, dan Bantul. Melibatkan pematung dari Jogjakarta baik kelompok maupun individu. Ada sejumlah kelompok Ali & Agung (Ali Umar, Agung Pekik), Kelompok Ardite (Arsono, Meta Enjelita), Dunadi, Edi Priyanto, Kelompok Kom & Dedy (Komroden Haro, Dedy Sufriadi).

Kelompok pematung lainnya adalah Mata Air terdiri dari Kusna Hardiyanto, Liflatul Muhtarom, Dedy Maryadi, Purwanto, Galuh Kusuma atmaja. Ada kelompok Mata Kayu terdiri dari Albertho.A.A.Wanma, Bara Masta.

Bukan itu saja, Kelompok Napak juga berpartisipasi terdiri dari Gina Martha Ajeng .N, Felix Junio Sendhi Arpico, Bowo Hermanto. Sedangkan kelompok Pring Project  terdiri dari Anusapati, Lutse Lambert Daniel dan Tugiman.

Kelompok Tani Rupa (Mahendra Satria, Joko Apridinoto, Ruswanto, Wira Purnama, Afif Abdul Fatah), Wahyu Nugroho, dan Yulhendri. Sedangkan pematung dari Malaysia yang terlibat ialah Burhanuddin bin Bakri  dan Mohd Azhar abd Manan. 

Area display Kota Jogjakarta diisi 12 karya yaitu di Area titik 0 Km, Jl. Pangurakan, Gondomanan, Kota Jogjakarta. Para  pematung yang terlibat antara lain Ahmad Chotib Fauzi Sa’ad, Amboro Liring, Kelompok Klinik Art Studio (Indra Lesmana, Bio Andaru, Agung Qurniawan), Rame Adi, Suparman Baela, Win Dwi Laksono, dari Yogyakarta. 

Ada juga Rosli Zakaria dan Saharuddin Supar dari Malaysia. Kelompok Cahya (Agus Widodo, Yani Sastranegara, Cyca Leonita, Henry Kresna) dan Yana Wiyatna Sucipto dari Bogor. Hilman Syafriadi dari Bandung. Yoga Budhi Wantoro dari Magelang. 

Area display Sleman dipamerkan 8 karya di Utara Kopi Kali Petung, Petung, Kepuharjo, Cangkringan. Kelompok  API Jakarta/Yogyakarta (Harry Susanto, Benny Ronald Tahelele), Lab Sejarah Kajian Teknologi dan Desain FAD UKDW (Linda Octavia, Jimmy Machael Tirtayasa, Tifan Adi Kuasa, Wilfridus Budjen).

Kelompok Mata Air (Kusna Hardiyanto, Liflatul Muhtarom, Dedy Maryadi, Purwanto, Galuh Kusuma atmaja), dan Ronny Lampah dari Jogyakarta. Agoes Salim dari Tanggerang Selatan. Agung ‘Tato’ Suryanto dari Surabaya. Kelompok Buted (Budi PM Tobing, Teddy Murdiyanto) dari Jakarta dan Koko Sondaka dari Bandung. 

Hasil karya para pematung ini, diharapkan dapat menelusuri kembali kemungkinan poros-poros baru dan dapat menjembatani keterbatasan serta kepedulian sosial dalam merespons ruang.

Pameran ini juga diharspkan melahirkan tantangan untuk proses interaksi penonton dalam memberikan respons terhadap konsep karya, lokasi dan dampak sosial.

” Kami harapkan juga merangsang seniman dalam mengeksplorasi gagasan, material, dan karakteristik ruang serta memberi harapan akan kebaruan dari partisipan bagi seni patung Indonesia,” kata Rosanto Bima Pratama

 

Pilot “Pingsan”, Batik Air Kirim Pesawat Pengganti

this formate

KUPANG, bisniswisata.co.id,- PESAWAT Batik Air seri A- 320 dengan nomor penerbangan ID 6548 rute  Jakarta-Kupang mendarat darurat di Bandara El-Tari Kupang, Minggu, 17 November 2019 sekitar pukul 12.30 wita. Batik setelah pilot pingsan. Dikutip dari laman Tempo.com, dugaan sementara pilot terkena serangan jantung saat pesawat hendak landing. Petugas KNKT bergerak cepat memeriksa kondisi pesawat dan melarikan pilot ke Rumah Sakit Siloam Kupang.

Seluruh awak kokpit (pilot dan kopilot) sudah dilatih untuk terbang sendiri dan menjalankan SoP yang ada. Pesawat mendarat di Bandar Udara El Tari pada 12.46 WITA. Setelah pesawat berada di landas parkir (apron) dan pada posisi sempurna, pilot segera mendapatkan pertolongan dan dibawa ke rumah sakit.

“Batik Air sudah menerbangkan pesawat pengganti dari Bandar Udara Internasional Juanda di Sidoarjo, Jawa Timur (SUB) ke Kupang,” jelas Corporate Communications Strategic of Batik Air, Danang Mandala Prihantoro.

Batik Air meminimalisir dampak yang timbul, agar operasional Batik Air yang lain tidak terganggu, tegasnya menjawab bisniswisata.co.id.

Menurut Danag, penerbangan ID-6548 sudah dipersiapkan dengan baik, pesawat tersebut membawa tujuh kru dan 148 penumpang. Sebelum diberangkatkan, pesawat Airbus 320-200CEO registrasi PK-LUF sudah melalui pemeriksaan awal (pre-flight check) dan seluruh kru menjalani pemeriksaan kesehatan, dinyatakan laik terbang (airworthy for flight). Pesawat  mengudara 09.12 WIB dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta dan jadwal mendarat di El Tari  pukul 12.40 WITA.

Sebelum menurunkan ketinggian, Pilot in Command (PIC) merasa ada gangguan kesehatan dengan indikasi pusing berat sehingga membuat konsentrasi terpecah dan lemas. Seluruh kru yang bertugas bekerja berdasarkan prosedur dan tindakan yang tepat dan pilot mendapatkan pertolongan pertama.

Penerbangan ID-6548 dengan komando kopilot (first officer) menginformasikan bahwa akan mendarat dalam keadaan darurat (emergency landing). Kondisi ini sudah sesuai tindakan operasional penerbangan dalam buku manual. (redaksi@bisniswisata.co.id)