LCC Pertama Peraih Status Diamond

this formate

SINGAPURA,bisniswisata.co.id: Scoot meraih status Diamond dalam audit maskapai dari Global Airline Passenger Experience Association (APEX) Health Safety, didukung firma strategi aviasi SimpliFlying.

Langkah-langkah kesehatan dan keamanan yang dilakukan oleh Scoot untuk merespon pandemi COVID-19, dinilai telah memenuhi 58 poin di sepuluh tahap perjalanan penumpang, antra lain  mencakup check-in dan proses pra-penerbangan lainnya, dalam penerbangan, serta pasca-penerbangan.

Hanya maskapai yang memiliki standar kesehatan dan keamanan sekelas rumah sakit, dengan skor sedikitnya 200 poin di atas standar gold, yang bisa meraih status diamond. Standar tersebut didasarkan pada langkah-langkah kesehatan dan keamanan yang telah diverifikasi, divalidasi, dan disertifikasi secara independen.

“Scoot berkomitmen untuk memberikan tingkat kepercayaan tertinggi kepada penumpang saat mereka terbang. Sejak awal pandemi COVID-19, menejemen telah meningkatkan prosedur dan menerapkan langkah-langkah selama perjalanan penumpang, mulai dari meningkatkan kebersihan dan menjaga jarak, menerapkan check-in1 dan pemesanan dalam penerbangan tanpa kontak, dan uji coba verifikasi digital tes COVID-19 sebelum keberangkatan, selain inisiatif-inisiatif lainnya. Scoot bangga menjadi LCC pertama di dunia yang menerima status tertinggi Diamond, dan kami senang upaya kami untuk menjaga kesehatan dan keamanan penumpang dan staf mendapat pengakuan,” ungkap Campbell Wilson, CEO Scoot

“Langkah terdepan Scoot untuk kesehatan dan keamanan termasuk menjaga jarak aman selama perjalanan penumpang dan menyediakan perlengkapan kebersihan menunjukkan kepedulian yang tinggi kepada penumpang,” kata CEO APEX Dr. Joe Leader.

“Scoot telah menetapkan standar yang tinggi untuk kesehatan dan keamanan di antara LCC dan menjadi LCC pertama di dunia yang meraih sertifikasi standar diamond. Langkah-langkah seperti memvaksin semua staf di garda depan, menyesuaikan layanan dalam penerbangan menjadi tanpa kontak yang dapat diakses melalui perangkat pribadi penumpang, dan kerangka penilaian risiko COVID-19 yang beroperasi 24 jam sehari 7 hari seminggu membuat maskapai ini menonjol di antara yang lain,” kata CEO SimpliFlying, Shashank Nigam.

Mengambil langkah-langkah lebih dari yang diharuskan dalam memastikan kesehatan dan keamanan akan membantu Scoot mendapat kepercayaan dari penumpang, lanjutnya.

Dalam peringkat keselamatan maskapai versi Airline Ratings,—- situs internasional yang mengulas keamanan maskapai dan peringkat –, Scoot juga meraih skor tertinggi — tujuh bintang,— baik untuk keselamatan maupun kepatuhan prokes COVID-19. Sistem peringkat keamanan tersebut mempertimbangkan faktor-faktor seperti catatan insiden maskapai, audit dari badan regulasi aviasi dan asosiasi, serta kepatuhan maskapai terhadap standar internasional COVID-19.

Di Indonesia, Scoot saat ini mengoperasikan penerbangan setiap hari antara Singapura dan Surabaya. Mulai bulan Maret, Scoot menguji coba portal online gratis yang memungkinkan penumpang yang terbang dari Singapura, Indonesia, dan Hong Kong SAR, Tiongkok untuk membuat janji tes COVID-19 pra-keberangkatan dengan klinik mitra yang diakui dan terakreditasi, melakukan pembayaran tes, dan menerima hasil tes dalam bentuk digital dalam 36 jam.

Scoot saat ini melakukan uji coba solusi verifikasi digital untuk tes COVID-19 pada saat check-in untuk penerbangan tertentu dari Singapura, Malaysia, dan Indonesia. Dengan memindai kode QR menggunakan aplikasi yang aman, petugas check-in dapat dengan cepat dan tepat menentukan keaslian hasil tes COVID-19 digital atau cetak dengan kode QR yang dapat diverifikasi, yang dikeluarkan oleh klinik tertentu. Hal ini akan mempersingkat waktu yang dibutuhkan pemumpang untuk menyelesaikan proses check-in, oleh karena itu akan meningkatkan pengalaman perjalanan mereka. *

 

TCEB meluncurkan ‘MICE Winnovation’ Untuk Solusi Digital

this formate

BANGKOK, bisniswisata.co.id: Thailand Convention & Exhibition Bureau (TCEB) telah meluncurkan ‘MICE Innovation, Winning with the Innovation’ untuk menawarkan dukungan  agar para pengusaha MICE tingkatkan dan terapkan inovasi dalam semua aspek manajemen acara.

Tujuannya adalah untuk memastikan kelangsungan bisnis dan daya saing jangka panjang industri MICE Thailand.

Dilansir dari Traveldailynews.asia, ini adalah versi yang diperluas dari program inkubasi inovasi MICE biro ‘MICE Startup Thailand’ yang dimulai pada tahun 2018 dimana sejauh ini telah melibatkan 37 perusahaan rintisan dan perusahaan teknologi yang sukses serta sumber daya dan pengalaman yang telah dikonsolidasikan untuk proyek yang baru diluncurkan.

Pada peluncuran ‘MICE Winnovation’, 29 perusahaan teknologi memamerkan produk dan layanan mereka kepada 126 pengunjung perdagangan yang mewakili tempat konvensi, hotel, penyelenggara acara, agen perjalanan, asosiasi perdagangan, dan lembaga pendidikan.

Produk dan layanan mereka termasuk perangkat lunak untuk memantau lalu lintas pengunjung, kamera pengenal wajah, robot, tenaga kerja sesuai permintaan, dan layanan streaming langsung.

Technomart, segmen pencocokan bisnis dari program hari ini, memberikan kesempatan kepada wirausaha MICE untuk bertemu dengan sekumpulan mitra teknologi potensial yang memahami persyaratan khusus MICE.

Sebanyak 101 pertemuan bisnis yang cocok diadakan di tempat sementara 51 lainnya dilakukan secara online. Beberapa rapat online terjadi sebagai hasil dari penelusuran yang dilakukan oleh para peserta di Katalog Inovasi MICE online TCEB.

Untuk memacu adopsi teknologi MICE, TCEB memperluas dukungan pendanaan dalam bentuk Inno-Vouchers. Voucher ini dapat digunakan oleh penyelenggara pameran domestik dan internasional, konvensi internasional, dan festival untuk mengimbangi investasi mereka dalam solusi digital baru.

Presiden TCEB, Mr Chiruit Isarangkun Na Ayuthaya, mengatakan proyek ‘MICE Winnovation’ akan memungkinkan wirausahawan Thailand mengambil langkah konkret untuk merangkul inovasi digital dalam menghadapi lanskap bisnis yang berubah cepat.

“Menerapkan inovasi adalah salah satu dari empat pilar Rencana Operasional TCEB untuk 2021 untuk mempertahankan daya saing Thailand. ‘MICE Winnovation’ akan membuka sumber daya yang dibangun di bawah program ‘Thailand’s MICE Startup’ kami sejak 2018,” kata Chiruit

Dia telah menyaksikan kreasi bersama berbagai solusi teknologi dari program dan akan terus mendukung wirausahawan MICE untuk membuktikan bisnis mereka di masa depan melalui inovasi sambil menciptakan peluang perdagangan untuk startup dan perusahaan teknologi, katanya.

MICE Winnovation’ terdiri dari empat komponen:

Katalog Inovasi MICE – inovasi online dan teknologi daftar bank data produk dan layanan untuk pra-acara, di tempat, dan manajemen pasca-acara.

Technomart – platform pencocokan bisnis untuk wirausahawan dan startup MICE di seluruh Thailand.

Inno-Voucher – skema pendanaan untuk mempromosikan implementasi inovasi

Literasi Digital untuk MICE – sebuah inisiatif untuk mendorong para wirausahawan MICE menghadiri lokakarya online atau offline di mana mereka dapat bertukar ide dengan para ahli untuk memajukan strategi digitalisasi mereka.

TCEB akan meluncurkan podcast triwulanan pada tahun 2021 untuk membantu para profesional MICE tetap mengikuti perkembangan teknologi dan tren yang relevan.

MICE Innovation, Winning with the Innovation’ adalah kolaborasi antara TCEB dan mitra berikut: Digital Economy Promotion Agency (depa), National Innovation Agency (NIA), National Science and Technology Development Agency (NSTDA), Thai Exhibition Association (TEA) , Asosiasi Insentif dan Konvensi Thailand (TICA), dan Asosiasi Perdagangan Acara dan Festival International Thailand ( TIEFA).

Menparekraf: KEK Tanjung Lesung Akan Serap Investasi Rp 92,4 T dan 85 Ribu Tenaga Kerja

this formate
Menparekraf Sandiaga Uno memberikan perhatian penuh pada produk ekraf di KEK Tanjung Lesung. ( Foto: Kemenparekraf)

BANTEN, bisniswisata.co.id:  Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mendukung pengembangan infrastruktur di kawasan ekonomi khusus (KEK) Tanjung Lesung, Banten karena akan mendongkrak kinerja sektor pariwisata dan ekonomi kreatif secara keseluruhan.

KEK Tanjung Lesung ini merupakan KEK Pariwisata pertama dari 10 KEK di Indonesia yang telah diresmikan oleh Presiden Jokowi dan mulai beroperasi sejak Februari 2015.

Presiden Jokowi langsung menargetkan untuk mempercepat aksesibilitas dari Jakarta ke Tanjung Lesung dengan membangun jalan tol baru Serang-Panimbang sepanjang 84 km.

Seksi I direncanakan beroperasi pada pertengahan 2021 dengan jalan tol sepanjang 26 km dan diproyeksikan pada 2022 jalan tol tersebut sudah dibuka hingga Panimbang.  Perjalanan dari Jakarta ke Tanjung Lesung diperkirakan hanya ditempuh selama 2 jam perjalanan.

“Serasa terbayar lelahnya ketika melihat pemandangan laut di Tanjung Lesung yang indah. Oleh karenanya, saya mengapresiasi dan mendukung PT. Banten West Java dalam pengembangan jalan tol Serang-Panimbang,” ujar Menparekraf Sandiaga

Hal ini sesuai dengan konsep tren baru wisata yaitu localize, karena wisatawan akan lebih memilih destinasi yang jaraknya tidak terlalu jauh dari tempat tinggalnya. Dan Banten merupakan salah satu tujuan wisata yang dekat dengan wilayah Jabodetabek, tambahnya.

Selain jalan tol Serang-Panimbang, dibutuhkan juga jalan penunjang lainnya, sehingga kawasan wisata seperti ke Anyer, Baduy, dan Desa Cikeusik bisa terintegrasi. Jadi tidak hanya point to point, tapi juga harus melakukan pendekatan yang lebih holistik, karena infrastruktur itu harus berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.

KEK Tanjung Lesung sendiri memiliki luas area 1.500 hektare dengan potensi pariwisata yang beragam, antara lain keindahan alam pantai, keragaman flora dan fauna, serta kekayaan budaya yang eksotis.

Selain itu, atraksi wisata yang ditawarkan adalah jetski, banana atau donut boat naik stand up paddle board, snorkeling, diving, mancing, bersepeda, ATV, golf, dan wisata kuliner.

Diproyeksikan KEK Tanjung Lesung mampu menarik investasi sebesar Rp92,4 triliun dan dapat menyerap tenaga kerja sebanyak 85.000 orang hingga tahun 2025.

“KEK Tanjung Lesung merupakan salah satu KEK Pariwisata pertama yang menggabungkan seluruh elemen dari pilar-pilar yang ingin kita bangun. Pertama semangat optimisme bahwa pariwisata dan ekonomi kreatif akan bangkit, dengan menghadirkan berbagai event menarik,” ungkap Sandiaga.

Kedua membuka peluang melalui inovasi, adaptasi, dan kolaborasi dengan mendorong UMKM untuk masuk ke dalam ekosistem digital. Ketiga desa wisata ikut terlibat dalam pengembangan kawasan ini. Dan yang terakhir adalah bagian dari pada wisata minat khusus yang dihadirkan di kawasan ini, seperti sport tourism dan eco-tourism,” katanya.

Pengembangan dan penguatan kapasitas SDM di bidang kepariwisataan dan ekonomi kreatif juga harus menjadi target prioritas dalam upaya pemulihan ekonomi yang saat ini terus digalakan oleh pemerintah.

Program scaling up SDM meliputi pemberian training,  workshop, hingga program padat karya bagi masyarakat setempat di kawasan Tanjung Lesung.

“Saya harap kita semua, baik pemerintah, pihak swasta, serta komunitas dapat bersinergi untuk membantu mempercepat pemulihan sektor pariwisata dan bersama-sama mewujudkan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan, khususnya di KEK Tanjung Lesung,” ujar Sandiaga.

Dalam kesempatan itu, Direktur Utama PT. Banten West Java, Poernomo Siswoprasetijo, berharap kawasan Tanjung Lesung mampu menjadi lokomotif pariwisata di Provinsi Banten. Jadi atraksi wisata yang dekat dengan KEK seperti Gunung Krakatau, Ujung Kulon, Banten Lama, dan Baduy juga memperoleh manfaatnya.

“Sudah ada beberapa investor yang berkomitmen untuk pengembangan KEK Tanjung Lesung, seperti Faunaland dari Group Mercure, Golf dan juga ada beberapa support dari pemerintah untuk pelaku UMKM, yang kita harapkan juga bisa menjadi bagian dari pengembangan pariwisata di kawasan Tanjung Lesung,” kata Poernomo.

 

Jaga Kebugaran Sambil Berwisata? Wellness Tourism Solusinya!

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Pandemi Covid-19 terbukti mengubah perilaku masyarakat dalam berwisata. Masyarakat kini jadi sangat peduli dengan kebersihan, kesehatan, dan kebugaran. Hal itu merupakan respons agar kegiatan berwisata bisa tetap dilakukan di tengah pandemi, sembari menggerakkan roda perekonomian.

Salah satu tren pariwisata yang semakin berkembang dalam masa pendemi Covid-19 adalah wellness tourism

Pada dasarnya wellness tourism merupakan wisata minat khusus yang bertujuan menjaga kebugaran tubuh wisatawan. Kegiatan yang biasanya dilakukan dalam wellness tourism adalah yoga, meditasi, juga perawatan spa tradisional.

Saat ini wellness tourism telah berkembang menjadi tren, dan memiliki segmen pasar yang tidak sedikit. Bahkan wisatawan yang melakukan kegiatan wellness tourism juga memiliki tingkat pengeluaran lebih tinggi, dibanding wisatawan umum.

Menurut laporan terakhir Global Wellness Economy Monitor tahun 2018, pada 2017 dampak perekonomian dari wellness tourism di seluruh dunia menembus angka US$ 639,4 miliar atau meningkat sebesar 6,5 persen dibanding tahun 2015.

Pada tahun yang sama terdapat 830 juta perjalanan untuk wellness tourism, atau mengalami kenaikan sebanyak 139 juta dibandingkan tahun 2015. Untuk kawasan Asia-Pasifik sendiri, ada sekitar 238 juta perjalanan wellness dengan total pengeluaran sebesar US$ 136,7 miliar.

#DiIndonesiaAja ada banyak pilihan untuk melakukan aktivitas wellness tourism. Salah satu destinasi wellness tourism di Indonesia yang sudah mendunia adalah Bali.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan saat ini Bali sedang disiapkan untuk menyambut kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara ketika penerbangan internasional kembali dibuka. 

“Kita berharap ekonomi Bali dapat kembali bangkit seiring upaya menekan penularan COVID-19,” kata Sandiaga, akhir Maret 2021.

Bali diperhitungkan sebagai destinasi wellness yang disegani di dunia, karena para pelaku wellness tourism di Pulau Dewata juga melibatkan unsur pelestarian budaya dalam pengembangannya. Beberapa destinasi andalan di Bali untuk melakukan beragam aktivitas wellness tourism adalah Ubud, Karanganyar, Kintamani, Sanur, hingga Canggu.

Tak heran jika pada tahun 2009 Bali menyabet gelar World‟s Best Spa Destination. Penghargaan ini diberikan oleh  Berlin-based fitness magazine Senses pada acara tahunan International Tourism Bourse (ITB) Berlin.

Selain menjaga kebugaran lewat beragam aktivitas wellness tourism, kita juga tidak boleh mengabaikan protokol kesehatan yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Karena salah satu kunci kesehatan dan kebugaran di masa pandemi adalah disiplin menerapkan 3M.

 

Kompetisi Starup Cari Ide Percepat Bangun Desa Lewat Pariwisata

this formate

MADRID, bisniswisata.co.id: Organisasi Pariwisata Dunia (UNWTO) telah meluncurkan kompetisi baru untuk mengidentifikasi ide-ide terbaik yang akan membantu masyarakat pedesaan pulih dari dampak pandemi COVID-19.

Kompetisi Startup Pariwisata Pedesaan Global juga akan mendukung wirausahawan dan perusahaan yang dapat membantu masyarakat pedesaan merebut peluang ekonomi dan sosial yang akan datang saat pariwisata dimulai kembali.

Badan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa ini  telah mencatat peningkatan minat pada pengalaman perjalanan yang unik dan otentik, termasuk dalam pariwisata berbasis alam dan luar ruangan.

Dengan tren ini yang diharapkan akan meningkat seiring dengan dimulainya kembali pariwisata, Startup Competition sedang mencari ide-ide yang akan membantu memastikan masyarakat pedesaan di tempat terbaik untuk mendapatkan keuntungan. Kompetisi juga akan mencari ide-ide yang akan membantu membangun ketahanan di masyarakat pedesaan.

Kompetisi ini bertujuan untuk mendukung pariwisata pedesaan sebagai alat utama untuk memerangi depopulasi, mempromosikan inklusi, dan mengurangi ketidaksetaraan regional dalam pendapatan dan pembangunan sebagai bagian dari fokus khusus UNWTO pada pariwisata untuk pembangunan pedesaan.

Aplikasi sekarang terbuka untuk empat kategori:

Orang – Tidak meninggalkan siapa pun: Proyek yang mendorong terciptanya lapangan kerja dan peluang, mempromosikan pemberdayaan gender dan pemuda, dan membangun peluang bagi kelompok rentan di daerah pedesaan.

Planet – Membangun kembali Proyek yang lebih baik terkait dengan promosi dan perlindungan sumber daya alam, termasuk menangani dampak pariwisata terhadap perubahan iklim, kita serta limbah dan konsumsi sumber daya.

Kemakmuran– peluang untuk pertumbuhan Startup yang memberikan solusi inovatif melalui model bisnis baru, instrumen yang mempromosikan akses ke keuangan, pasar, dan pemasaran untuk pariwisata di daerah pedesaan.

Propulsion of Rural Tech – Implementasi teknologi baru untuk memajukan pariwisata dan pembangunan di daerah pedesaan.
Batas waktu pendaftaran adalah 1 Juli 2021. Pemenang akan diundang untuk mengikuti Sidang Umum UNWTO, yang akan diadakan di Marrakesh, Maroko, Oktober ini.

Kompetisi baru ini dibangun di atas keberhasilan pencarian UNWTO untuk perusahaan rintisan terbaik di Spanyol. Inisiatif tersebut menghasilkan lebih dari 150 proyek yang diajukan untuk dipertimbangkan, dengan para pemenang menerima bimbingan dan dukungan dari Pemerintah Spanyol dan Google.

Untuk edisi global ini UNWTO menyambut Viajes National Geographic sebagai mitra medianya. Ia juga mendapat dukungan dari kolaborator kelembagaan utama, yaitu Air Europa dan Wakalua sebagai Mitra Perjalanan bersama Amazon Web Services Activate, HèPic, Impact Hub, International Trade Center, Fademur, Kementerian Transisi Ekologi dan Tantangan Demografis Spanyol, NEST Portugal, Telefonica Open Future dan TUI Care Foundation.

Menparekraf Optimistis Paruh Kedua Tahun 2021 Pariwisata RI Bangkit  

this formate

SERANG, bisniswisata.co.id: Menparekraf/Ketua Baparekraf Sandiaga Salahuddin Uno memprediksi paruh kedua tahun 2021 bisa menjadi awal kebangkitan pariwisata dan ekonomi kreatif. Sektor ini termasuk yang paling terpukul dan terpuruk terkena pandemik COVID-19.

Namun, Sandiaga memberi catatan bahwa hal itu bisa tercapai dengan sejumlah syarat tertentu, termasuk program vaksinasi COVID-19. “Jika angka COVID-19 bisa kita tekan, semua disiplin prokes yang ketat, jika testing tracing bisa diperluas. Tahun ini mungkin kita mengawali kebangkitan,” katanya usai membuka dialog tentang ekonomi kreatif di Kota Serang, Selasa (6/4/2021).

Jelang Ramadhan dan Lebaran mendatang, Menparekraf mengingatkan jajaran Dinas Pariwisata Pemprov Banten untuk bersiap menerima kembalinya wisatawan domestik berwisata.

Menurut dia, warga yang biasanya ke arah timur, namun karena mudik dilarang bisa saja beralih ke daerah Barat seperti di pesisir Banten. “Jangan sampai ekonomi kreatif dituduh jadi klaster baru. Pariwisata dan ekonomi kreatif adalah jawaban,” ujarnya.

“Pemerintah akan memastikan prokes yang ketat dan disiplin, testing tracing dan treatment terakhir vaksinasi kita genjot supaya pariwisata dan ekonomi kreatif menjadi lokomotif untuk membangkitkan kita,” katanya.

Sandiaga Uno menyampaikan harapannya agar seluruh pihak dapat menekan angka penularan VOVID -19 lewat protokol kesehatan yang ketat dan disiplin. Selain itu, langkah 3T, yakni testing, tracing dan treatment, dan vaksinasi harus terus digenjot guna mengakhiri pandemi COVID-19.

“Semua ini kita lakukan supaya pariwisata dan ekonomi kreatif bisa menjadi bagian lokomotif untuk membangkitkan dan memulihkan agenda pembangunan kita,” tegasnya.

Provinsi Banten Masuki Era Baru Pariwisata Dengan Kehadiran Kampung Agrinex

this formate

CIKEUSIK, Banten, bisniswisata.co.id: Provinsi Banten masuki era pariwisata baru dengan kehadiran Kampung Agrinex yang menghasilkan paduan agrowisata dan eduwisata Pesantren Al-Ikhlas, kara Menparekraf Sanduaga Salahuddin Uno, hari ini, Selasa (6/4/2021).

“Perpaduan antara agrowisata dan eduwisata di Kampung Agrinex ini yang dikelola oleh para santri Pesantren Al Ikhlas, merupakan bentuk kesiapan masyarakat menyambut era pariwisata baru,” ujarnya.

Kampung Agrinex di Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Banten seluas 27 ha ini memenuhi konsep era pariwisata baru yang lebih personalized, customized, localized, dan smaller in sized

Menurut Sandiaga Uno,  wajah pariwisata yang sebelumnya penuh sesak oleh kedatangan pengunjung kini berubah. Tren pariwisata dunia adalah lebih ramah terhadap lingkungan, serta lebih tertib dengan mengacu protokol kesehatan yang ketat dan disiplin

“Ini adalah pariwisata era baru eco tourism, berbasis nature ( alam) , juga berbasis edukasi karena ada Pesantren Al Ikhlas yang hari ini kita resmikan bersama dengan Prof Nasrudin Umar, imam besar Mesjid Istiqlal, Jakarta,” kata Sandiaga Uno.

Dulunya, Kampung Agrinex merupakan lahan kosong yang penuh ilalang seluas 27 hektare, yang disulap menjadi beragam kebun buah. Mulai dari pohon kelengkeng, jambu kristal, pisang tanduk, hingga duren.

Dikembangkan oleh PT. Kampung Agrinex Farm, menghadirkan konsep kebun hortikultural serta agrowisata. Berbagai jenis buah ditanami, antara lain lengkeng, jeruk, durian, mangga, dan alpukat.

Kampung Agrinex juga dilengkapi berbagai sarana seperti rumah-rumah panggung, restoran, villa, masjid, dan pesantren tahfiz yang melengkapi kawasan tersebut. 

” Konsep ini sebagai peluang baru untuk menghadirkan wisata yang berkualitas dan mengedepankan kearifan lokal, sehingga terdapat nilai keberlanjutannya,”

Menparekraf melihat ini sebagai peluang, karena memang wisatawan mancanegara belum datang, tapi dikasih solusi wisatawan nusantara yang  memiliki satu karakteristik yang cukup menarik, bahwa mereka juga datang dengan keluarga, mereka belajar dan ada edu tourism.

“Dengan potensi hasil pertanian yang begitu besar diharapkan ini mampu menjadi solusi di tengah pandemi dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, sekaligus mendorong potensi agrowisata,” kata mentri yang akrab disapa Sandi.

Menparekraf berharap Kampung Agrinex mampu menghasilkan produk pertanian yang unggul dan mampu membuka lapangan kerja yang seluas-luasnya.

Sementara, Pemilik Kampung Agrinex, Rifda Ammarina adalah pendiri Performax The Event Organizer yang rutin menyelenggarakan event tahunan Agrobisnis di JCC, Jakarta.

Dia mengucapkan terima kasih atas kunjungan Menprekraf ke Kampung Agrinex sebagai salah satu bentuk dukungan dan perhatian Menparekraf terhadap perkembangan agrowisata di Pandeglang, Banten

” Ke depan fasilitas dilengkapi pabrik jus, chips factory ( keripik buah) dan packing house,” kata Rifda.

Sementara itu Ketua Yayasan Pondok Pesantren Al Ikhlas Agro, Nasaruddin mengatakan pondok pesantren di lingkungan wisata agro menjadi keunikan tersendiri.

Pesantren sistem franchaise yang dikelolanya sudah menghasilkan banyak lulusan yang hebat dan bahkan berhasil lulus di Universitas Oxford dan Kairo.

Menurutnya, anak-anak pesantren yang berada disana selain dibekali oleh ilmu agama, dibekali juga oleh pendidikan formal lainnya seperti bahasa Arab dan Inggris.

 

Tour de Banten, Upaya Siapkan Destinasi Wisata Sambut Lebaran.

this formate

SERANG, bisniswisata.co.id: Hari pertama kunjungan kerja Menparekraf Sandiaga Uno di Provinsi Banten dimanfaatkan untuk tour de Banten, sekaligus mempersiapkan destinasi wisata untuk menghadapi limpahan kunjungan wisatawan domestik sambut Lebaran.

“Pagi hari saya lakukan tour de Banten untuk siapkan destinasi wisata dan berkordinasi dengan berbagai pihak. Saya pesan juga agar satgas Toilet siaga. Semua destinasi wisata harus menyiapkan protokol kesehatan termasuk kebersihan toilet,” ujarnya saat mengunjungi Kota Serang, Selasa (6/4/2021).

Sandiaga paparkan jadwal siangnya adalah ke Cikeusik dimana juga ada desa wisatanya sehingga wisatawan  bisa berkunjung ke desa-desa wisata yang ada di Provinsi ini. Desa wisata agar dioptimalkan mengantisipasi lonjakan kunjungan wisatawan.

“Desa wisata bisa kita tingkatkan karena harus ada alternatif jika memang beberapa destinasi wisata melebihi kapasitas. Kita bisa mengarahkannya,” kata Sandiaga.

Menurut Manparekraf larangan mudik Lebaran diyakininya akan membawa hikmah kebangkitan pariwisata Banten. “Dengan peniadaan mudik maka destinasi-destinasi wisata di Provinsi Banten akan banyak menerima limpahan kunjungan wisatawan lokal.

Selain Cikeusik yang dikembangkan menjadi kawasan agrowisata, dia juga mengunjungi kawasan ekonomi khusus ( KEK) Tanjung Lesung dimana 1-2 tahun ke depan sudah ada tol sehingga masalah aksesibilitas menjadi lebih mudah.

Sandiaga memang menaruh harapan  besar untuk kebangkitan pariwisata Banten. Pada webinar Peringatan Hari Pers Nasional ( HPN) Febuari lalu bersama Serikat Media Siber Indonesia ( SMSI)  dia menegaskan agar pariwisata di kawasan Carita dan Anyer hidup kembali seperti tahun 80-an.

Dia mengaku akrab dengan kawasan Anyer, sekitar 20 tahunan lalu saat baru memiliki keluarga kecil kerap berkunjung ke kawasan ini dan menginap di Hotel Marbella. 

“Kami berharap Banten akan terus menyiapkan destinasi-destinasi wisatanya. Mengedepankan wisata yang berkualitas dan berkelanjutan. Apalagi mudik ditiadakan. Tempat-tempat wisata yang ada di Banten pasti akan kedatangan banyak pengunjung dari daerah sekitar,” ujarnya.

Untuk menekan angka penyebaran  COVID-19 semua pihak harus berkolaborasi. “Kita sama-sama buktikan bahwa pariwisata bukanlah bagian dari masalah, melainkan solusi bangsa ini keluar dari pandemi dan bangkit dari masa sulit,”

Di Banten bisa temukan banyak sekali tempat wisata mulai dari objek wisata pantai, pegunungan, air terjun, hingga objek wisata berjenis edukasi semisal kampung wisata Badui dan Tanjung Lesung yang kita menjadi tujuan staycation.

Pantai Anyer, Pantai Carita, Gunung Krakatau,  Pantai Sawarna, Pulau Umang, Pantai Tanjung Lesung, Kampung Badui, Kampung Agrinex, Sungai Ciberang,  Pulau Burung, Pulau Sangiang, Masjid Agung Banten hanyalah sebagian kecil tujuan wisata di provinsi Banten yang dulu menyatu dengan provinsi Jawa Barat ini.

Menparekraf Dorong Fasilitas Ramah Disabilitas di berbagai Destinasi Wisata

this formate

SERANG, bisniswisata.co.id: Tampil bersahaja dengan T-shirt biru terang, Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno membuka acara di Hotel Horison Ultima, Serang, Banten dengan berpantun dihadapan para penyandang disabilitas, Selasa (6/4/2021).

Mencari ikan di tepi Sawah.                                     Ikan di jual di jalan raya.                                           Mari lestarikan seni budaya Indonesia.                 Agar ekonomi kreatif semakin jaya” ujarnya disambut teriakan Cakep ! dari para undangan.

Menghadiri acara Dialog Nasional Seni Budaya dan Ekonomi Kreatif Banten, Menparekraf dukung tema dialog untuk menggerakan parekraf melalui seni budaya yang inklusif, berkeadilan sosial serta ramah perempuan dan anak.

Para penyandang disabilitas ( inklusif)  yang memiliki keberbedaan kemampuan fisik / mental pada prinsipnya membutuhkan rekreasi, berwisata yang sama sehingga destinasi wisata perlu menyiapkan akses dan fasilitas yang meniadakan hambatan dan menyenangkan.

“Para penyandang disabilitas mempunyai hak yang setara sehingga harus diberi ruang kemudahan dalam berwisata,” kata Sandiaga.

Dia meminta para pengelola destinasi wisata untuk meningkatkan “awareness” dan menyiapkan segala aspek dalam pengembangan destinasi wisata khususnya di Provinsi Banten yang ramah bagi para penyandang disabilitas, mulai dari atraksi, amenitas, dan aksesibilitasnya.

“Dari segi infrastruktur semua harus diperbaiki, begitu pun dengan amenitas, khususnya fasilitas seperti toilet untuk penyandang disabilitas. Begitupun dengan atraksi wisatanya, karena kaum disabilitas ini harus menjadi bagian dari sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” tambahnya.

Menparekraf berinteraksi dengan anak-anak disabilitas ( Foto: Evan Maulana)

Dia mengapresiasi keterlibatan sejumlah penyandang disabilitas yang ikut serta dalam barisan penari saat penyambutan. Kehadiran penari disabilitas tersebut menjadi bukti terwujudnya pariwisata yang inklusif, berkualitas, berkelanjutan dan pariwisata yang berpihak kepada para penyandang disabilitas.

Kehadiran mereka dinilainya sebagai bentuk semangat atas kebangkitan sektor parekraf nasional. “Sekaligus ini sebagai penebar manfaat, semangat dan juga kebangkitan pariwisata dan ekonomi kreatif,” ungkap Sandiaga Uno.

Menparekraf mengucapkan  terima kasih kepada semua pihak yang sudah berkolaborasi dan bersamaan dengan hal tersebut, dirinya kembali mengingatkan sarana dan prasarana yang ramah disabilitas termasuk toilet bersih dan layak bagi para penyandang disabilitas.

“Karena temen-temen disabilitas ini harus menjadi bagian daripada pariwisata, jadi atraksinya harus juga inklusif bagi temen-temen disabilitas,” ungkap Sandiaga Uno.

Sandiaga mengingatkan pula pentingnya  pembukaan lapangan kerja di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif untuk para penyandang disabilitas. 

“Kita ingin sesuai dengan UU Nomor 8 tahun 2016 yang sudah ada PPnya bahwa target 1 sampai 2 persen dari penyandang disabilitas diberikan lapangan pekerjaan yang berkualitas pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” lanjutnya.

Sedikitnya da sekitar 3.989 penyandang disabilitas di Provinsi Banten. Untuk itu, Menparekraf menaruh perhatian kepada para penyandang disabilitas agar mendapatkan hak yang sama. Karena, Menparekraf tidak ingin ada diskriminasi pada kelompok masyarakat tertentu.

 

Yunani Menunggu Kembalinya Para Wisatawan Internasional

this formate

ATHENA, bisniswisata.co.id:  Di seluruh Eropa, orang-orang menunggu dan berharap untuk mengetahui apakah liburan musim panas di luar negeri akan memungkinkan.  Banyak negara saat ini melarang atau sangat mengecilkan hati mereka, dan pelancong yang kembali harus dikarantina pada saat kedatangan.

Dilansir dari  BBC. com, koresponden Bethany Bell menulis bahwa Yunani adalah salah satu negara yang sangat bergantung pada pariwisata dan ingin membuka diri bagi pengunjung asing yang telah divaksinasi atau yang baru-baru ini memiliki tes Covid negatif.  Dengan kasus virus Corona yang masih melonjak di banyak bagian Eropa, situasinya tidak pasti.

April biasanya merupakan awal musim turis bagi pemilik kapal di dermaga pelabuhan ini di Athena, tetapi banyak hal ditunda karena pandemi.

Eugene Theodoridis dan timnya menyewakan katamaran dan kapal pesiar untuk perjalanan ke pulau-pulau Yunani.  Klien mereka berasal dari Inggris, Amerika Serikat, Jerman, dan Afrika Selatan.

 “Sepanjang musim dingin, kami telah mempersiapkan perahu agar turis datang.Kami akan siap ketika perbatasan dibuka dan kami dapat menyambut semua tamu di seluruh dunia.” kata Eugene kepada Bethany Bell.

Mengapa pariwisata sangat penting bagi orang Yunani ? Yunani berharap bisa terbuka untuk pengunjung pada pertengahan Mei, tetapi Eugene mengatakan tidak jelas berapa banyak negara lain yang siap mengizinkan perjalanan.

 Kapan saya bisa pergi berlibur ke luar negeri atau di Inggris?  “Anda mengerti bahwa ini tidak hanya bergantung pada kami,” katanya.  Banyak negara perlu menyetujui protokol khusus untuk memungkinkan orang bepergian. tambahnya.

 Saat ini, dia mengatakan sangat sulit untuk merencanakan apapun. Padahal sangat penting untuk memiliki jawaban tentang kapan dan bagaimana orang akan bepergian.  Sebab, di penghujung hari, tamu perlu memesan tiket.  Ketidakpastian ini tidak membantu siapa pun

Sementara kasus virus Corona tampaknya menurun di Inggris, banyak bagian Eropa mengalami lonjakan infeksi.  Masih ada pembatasan Covid yang ketat di Yunani.  Di pusat kota Athena, restoran dan bar serta toko wisata tutup.

Penduduk setempat menjadi semakin frustrasi. Industri pariwisata menyumbang sekitar seperlima dari ekonomi Yunani dan negri ini berencana untuk memvaksinasi semua pekerja pariwisata pada musim panas.  Dan itu memimpin seruan untuk sertifikat vaksinasi atau paspor yang memungkinkan pengunjung asing untuk bepergian.

 Menteri Kebudayaan, Lina Mendoni, meyakini sertifikat vaksinasi sangat penting untuk membuat “semua orang merasa benar-benar aman”, sehingga mereka bisa datang dan melihat situs arkeologi dan museum Yunani.

“Moto kami adalah keselamatan yang pertama.  Untuk staf, situs arkeologi dan museum, dan tentu saja untuk umum,” kata Lina Mendoni, Menteri Kebudayaan Yunani.

Uni Eropa ( UE ) sedang mendiskusikan rencana untuk tiket digital umum yang akan menunjukkan apakah orang telah divaksinasi, diuji, atau memiliki antibodi.

 Apa rencana paspor vaksin untuk liburan musim panas di Eropa?

Kanselir Austria Sebastian Kurz adalah salah satu dari mereka yang sangat mendukung tindakan tersebut.  “Mereka yang telah divaksinasi harus memiliki kebebasan penuh,” katanya kepada surat kabar Jerman Bild.

“Tapi begitu juga mereka yang baru saja terkena Corona dan karena itu kebal. Dan juga, semua yang menjalani tes dan dapat membuktikan bahwa mereka dites negatif.”

 Apa yang diharapkan saat perjalanan dilanjutkan ? Saat ini, persyaratan pengujian untuk pelancong dan biayanya bervariasi dari satu negara ke negara lain.

Beberapa negara Eropa menerima tes aliran lateral / antigen cepat untuk masuk sementara yang lain bersikeras pada tes PCR yang lebih sensitif, yang membutuhkan waktu lebih lama untuk diproses.

Perjalanan antar negara saat ini merupakan proses yang kompleks, seperti yang ditemukan oleh koresponden kami. Tes PCR tidak boleh lebih dari 72 jam.  

Hal itu berarti penting untuk memesan janji bertemu di pusat pengujian terlebih dahulu, menyisakan waktu hingga 24 jam atau lebih untuk menerima hasil yang memungkinkan Anda naik ke pesawat.

Seperti yang pernah penulis alami tentang biaya perjalanan kerja dalam beberapa bulan terakhir, tidak semua laboratorium memberikan hasil tes tepat waktu.

 Pada satu kesempatan, penulis harus berjuang di menit-menit terakhir untuk mendapatkan tes kedua sehingga bisa terbang pulang ke Wina, setelah laboratorium pertama gagal mengirimkannya.

Jika Anda bepergian pada hari Senin atau Selasa, akan sangat sulit di beberapa tempat untuk menemukan laboratorium yang buka pada hari Minggu, dan itu bisa membuat pusing.

Sejumlah negara saat ini juga menuntut karantina bagi orang yang kembali dari perjalanan luar negeri.  Pemerintah Eropa berharap bahwa pembatasan semacam itu pada akhirnya dapat dikurangi, tetapi itu akan bergantung pada tingkat infeksi.

Beberapa orang sedang bepergian.  Beberapa ribu turis Jerman terbang ke pulau Majorca di Spanyol menjelang akhir pekan Paskah, meskipun pemerintah Jerman melarang perjalanan.

Bagaimana Eropa menghadapi gelombang ketiga?

 Di Athena, Acropolis baru saja dibuka kembali setelah berbulan-bulan terkunci.  Pada hari musim semi yang indah, biasanya tempat ini penuh dengan turis, tetapi ketika berkunjung hanya ada segelintir orang di sini, terutama penduduk setempat.

Berkeliaran di dekat kuil Parthenon, bertemu Laura Ferat dari Milan di Italia, yang belajar bahasa Yunani klasik di Athena pada program pelajar Erasmus Uni Eropa.

Senang rasanya karena biasanya tempat-tempat seperti ini sangat ramai.  Dan sekarang bisa memiliki kesempatan untuk melihat mereka hampir sendirian, seolah-olah mereka ada di sini untuk saya

 “Bepergian adalah salah satu hal yang tidak hanya saya tetapi hampir semua orang ingin lewatkan. Jadi saya sangat berharap semuanya akan menjadi lebih baik juga dengan cuaca panas. Saya sangat berharap.” kata Laura Ferat,  mahasiswa Italia yang saya jumpai di pusat kota Athena ini.