Gerakan Indonesia Raya Bergema Awali Kebangkitan Nasional

this formate

 

Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Gusti Kanjeng Ratu Hemas dengan sejumlah aktivis kebangsaan lintas kalangan sosialisasikan Indonesia Raya Bergema

YOGYAKARTA, bisniswisata.co.id: Rasa cinta tanah air dan sikap bela negara penting terus digelorakan sebagai upaya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berlandaskan Pancasila, ungkap siaran pers FOR YOU INDONESIA, hari ini.

Oleh sebab itu diperlukan kampanye kesadaran berkelanjutan agar api semangat nasionalisme terus berkobar dalam dada tiap warga negara. Salah satu perwujudannya adalah mendorong gerakan Indonesia Raya Bergema.Yakni mengumandangkan lagu kebangsaan Indonesia Raya secara kontinyu setiap hari di ruang-ruang publik.

Hal itu tercetus dalam acara buka puasa bersama Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Gusti Kanjeng Ratu Hemas dengan sejumlah aktivis kebangsaan lintas kalangan yang tergabung dalam Forum Rakyat Yogya untuk Indonesia (FOR YOU INDONESIA) Jumat 16 April 2021 di Kraton Kilen Yogyakarta.

Ketua FOR YOU INDONESIA Subkhi Ridho mengungkapkan konsep gerakan Indonesia Raya Bergema itu sederhana, namun mengandung makna sangat fundamental. Yakni mengumandangkan lagu kebangsaan Indonesia Raya secara kontinyu setiap hari.

Lagu kebangsaan itu bergema di perkantoran pemerintah, perkantoran swasta, sekolah, pasar, pusat perbelanjaan dan tempat-tempat lain yang memungkinkan pada jam telah ditentukan. Saat diperdengarkan publik diminta menghentikan sejenak aktivitasnya untuk berdiri tegak dalam sikap sempurna. 

“Indonesia Raya Bergema adalah gerakan nyata, simpel, mudah, tanpa biaya, dan menjadi edukasi semangat kebangsaan yang masif dan simultan. Aktivitas keseharian masyarakat hanya akan terinterupsi selama dua menit untuk bersikap sempurna saat mendengar lagu kebangsaan kita. Namun meski dua menit niscaya jika dilakukan setiap hari akan memperkokoh sikap cinta tanah air,” tegas Subkhi Ridho. 

Menurut aktivis muda Muhammadiyah ini gerakan Indonesia Raya Bergema memiliki dua tujuan substansial. Pertama sebagai salah satu bentuk pernyataan rasa kebangsaan sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 24 tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan.

“Kedua sebagai gerakan untuk memupuk kebersamaan, persatuan rasa cinta tanah air, dan sikap bela negara. Gerakan nasional yang dicetuskan dari Yogyakarta untuk Indonesia ini akan dicanangkan bertepatan dengan momentum Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2021 mendatang. Kami berharap Ngarso Dalem Sri Sultan Hamengku Buwono X berkenan mencanangannya,” demikian ungkap Ridho.

FOR YOU INDONESIA merupakan wadah para aktivis kebangsaan lintas kalangan. Pegiatnya antara lain Sekretaris Wilayah GP. Ansor DIY Hasan Syaifulloh, Ketua Pusat Studi Pancasila UPN Yogyakarta Lestanta Budiman, pendiri museum Rumah Garuda Nanang Rahmat Hidayat, pegiat Kawruh Jiwa Ki Prasetyo Atmosutidjo, aktivis Barisan Nasionalis Pancasila Bhayu Malam, ketua Aliansi SMA Yogya Bersatu Nana Je.

Ada juga ketua Paguyuban Kawula Mataram Bimo Subandi, sutradara ketoprak Nano Asmorodono, koordinator Sekber Keistimewaan DIY Widihasto Wasana Putra, dosen APMD Tri Agus Siswowiharjo, pekerja seni Eko Bebek, guru Sekoĺah Anak Alam Budi Gemak, pegiat Tirta Kelapa Art Space Riko Dwisetyanto, perupa Pambudi Sulistyo.

Pegiat lainnya adalah Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia Peradah DIY Ketut, aktivis Perkumpulan Kepercayaan & Budaya Nusantara PKBN Kris Triwanto, aktivis muda Nono Karsono, para alumni Kemah Pelajar Pancasila Indonesia serta sejumlah aktivis muda lainnya. 

Sri Sultan Hamengku Buwono X mempersilakan inisiatif masyarakat untuk menggelorakan sikap nasionalisme melalui gerakan Indonesia Raya Bergema.

Sultan berpesan agar gerakan itu mempertimbangkan situasi dan kondisi lapangan sebab sesuai ketentuan perundangan pada saat lagu kebangsaan dikumandangkan maka ada kewajiban publik untuk berdiri dalam sikap sempurna.

“Jadi sebaiknya sasarannya dilakukan di tempat-tempat yang memungkinkan seperti di lingkungan sekolah atau lembaga pendidikan, instansi pemerintah, perkantoran swasta, pusat perbelanjaan maupun lokasi lain yang memungkinkan “

Jangan dilakukan di jalan raya. Tentunya kan tidak mungkin orang yang tengah berkendara harus berhenti dan turun dari kendaraan. Kan tidak mesti seperti itu, pesan Sultan.

Sultan juga memaparkan berbagai pengalaman dan pandangannya mengenai  kehidupan kebangsaan. Bagi Sultan, dirinya selaku kepala daerah memiliki kewajiban untuk membina dan memupuk kesadaran politik berbangsa masyarakatnya.

Kemajemukan masyarakat selain diikat oleh konsensus nasional Pancasila juga diatur berbagai peraturan perundang-undangan. Sultan mencontohkan. Pernah suatu ketika ada tindakan intoleransi terhadap kelompok masyarakat yang secara jumlah kecil.

Pelaku mengaku melakukannya dengan alasan kesepakatan mayoritas warga sebagai wujud kearifan lokal. Bagi Sultan masalah tersebut bukan soal kearifan lokal dan bukan pula masalah mayoritas atau minoritas.

Apapun alasannya tetap tidak boleh siapapun baik individu atau kelompok membuat kesepakatan yang bertentangan dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Baginya ini soal prinsip dan tidak ada tawar menawar. 

“Untuk menghindari kejadian serupa berulang dibutuhkan sikap tenggang rasa, tepo seliro, hormat menghormati serta dialog yang dilandasi niat baik dan kejujuran semua pihak.

Rasa Ketuhanan, rasa kemanusiaan dan rasa keadilan harus senantiasa dikedepankan. Kita bisa lentur dan fleksibel dalam berdinamika satu dengan yang lain, namun tetap harus tegas dalam prinsip,” terang Sultan. 

Selain itu Sultan menggaris bawahi pentingnya merumuskan pendidikan ideologisasi Pancasila secara berjenjang. Materi atau kurikulumnya disesuaikan sesuai tingkat pendidikan dari PAUD, pendidikan dasar hingga perguruan tinggi.

“Untuk tingkatan mahasiswa idealnya sudah bukan pendidikan lagi melainkan sudah tahapan mengaplikasikan nilai-nilai Pancasila,” papar Sultan. 

Aktivis Aliansi Nasional Bhinneka Tunggal Ika dari Jakarta Nia Syaifudin mengapresiasi gagasan Indonesia Raya Bergema. Menurutnya dari masa revolusi kemerdekaan hingga saat ini gerakan sosial yang dimunculkan dari Yogyakarta selalu jadi inspirasi secara nasional.

Dirinya mengaku bersyukur Yogyakarta memiliki Sultan dan Ratu Hemas sebagai tokoh nasional yang berintegritas serta rakyat Yogyakarta yang selalu bersemangat menjadi perisai NKRI.

 

 

Pemkot Yogya Kembangkan Jalur Sepeda Wisata Monalisa

this formate

YOGYAKARTA, bisniswisata.co.id: Pemerintah Kota Yogyakarta akan mengembangkan wisata olahraga (tourism sport) dengan konsep menikmati harmoni Yogya dengan lima jalur sepeda wisata atau Monalisa.

Jalur sepeda wisata Monalisa ini melintasi destinasi wisata dan kampung-kampung wisata dan bisa menjadi salah satu alternatif menikmati wisata di Kota Yogyakarta.

“Pemkot Yogyakarta menggagas jalur wisata sepeda Monalisa. Ini bisa menjadi salah satu alternatif masyarakat untuk menikmati Yogya,” kata Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti dalam workhshop pengembangan objek daya tarik wisata terkait wisata sepeda di Hotel Cavinton.

Menurutnya bersepeda menjadi tren masyarakat di masa pandemi. Bersepeda juga menjadi gaya hidup masyarakat dan menjadi inovasi wisata sepeda atau sport tourism. Hal itu membuka peluang-peluang baru dalam mempromosikan pariwisata Kota Yogyakarta dan harapan masyarakat mendapat manfaat.

“Sepeda bukan sekadar olahraga, tapi juga silaturahmi dan jadi sport tourism. Ini jadi bisnis baru. Di media sosial banyak orang yang bersepeda di masa pandemi ini,” tambahnya.

Haryadi menjelaskan Pemkot Yogyakarta juga telah membuat 5 jalur wisata sepeda Gowes Susur Kampung yaitu: Romansa Kota Lawas, Tilik Jeron Beteng, Jelajah Kampung Susur Sungai, Jelajah Kampung 2 dan Rute Taman Pintar. Jalur sepeda itu melalui kampung-kampung wisata, kawasan cagar budaya, daerah-daerah pinggir sungai dan ruang terbuka hijau.

“Kami jamin jalur-jalur sepeda wisata di Yogya aman untuk masyarakat. Tidak melewati jalanan yang curam,” imbuh Haryadi,

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Wahyu Hendratmoko mengatakan sport tourism adalah bidang baru dan belum banyak berkembang. Sport tourism menjadi daya tarik wisata baru di masyarakat.

Oleh sebab itu Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta mengadakan workshop pengembangan objek daya tarik wisata dengan tema sepeda wisata sebagai inovasi sport tourism wisata speda dan strategi untuk meningkatkan daya tarik pariwisata Yogyakarta di era pandemi.

“Kota Yogya memiliki lima jalur wisata sepeda melalui kampung-kampung wisata dan unik. Dengan branding Monalisa kami sempurnakan lagi lima jalur sepeda wisata dengan koordinasi para pelaku terkait seperti kerja sama wilayah LPMK, PKK pelaku kuliner dan atraksi, layanan jasa sepeda dan asuransi, tegas Wahyu Hendratmoko.. Kepala Dinas Pariwisata Kota Jogja.

Untuk pencinta Goes sendiri biasanya berwisata sambil Goes kliling Kota Jogja dan di wilayah DIY. Levi, misalnya, di setiap minggu pagi atau sore sering kali menyempatkan diri berwisata kliling kota jogja bahkan sampai pingiran kota jogja bersama suaminya, untuk menghilangkan kepenatan selama seminggu aktifitas bekerja di hari minggu di khususkan untuk berwisata besepeda.

Levi bersama komunitas sepedanya juga kerap bersepeda di kala luang waktu dan di hari libur kerja dengan tetap mematuhi protokol kesehatan karena berwisata sambil bersepeda punya keasyikan tersendiri  dan bisa mempunyai banyak teman yang sesama hobi bersepeda.

“Jelas bikin sehat badan dan bisa bisa tambah awet muda, tahu tempat-tempat wisata kuliner atau pun tempat wisata  baru di pinggiran kota Jogja “. tutur Levi pencinta goes sepeda.

Spanyol Upayakan Travel Ramah Muslim untuk menarik lebih banyak turis Muslim

this formate

CORDOBA, bisniswisata.co.id: Spanyol ingin menarik dua kali lipat jumlah pengunjung Saudi yang menghabiskan waktunya sebagai bagian dari rencana pasca-pandemi, tetapi peningkatan Islamofobia baru-baru ini dapat mencoreng citra ramah Muslimnya.

Dilansir dari Salaamgateaway, sekitar 90.000 wisatawan Saudi mengunjungi Spanyol pada 2019, 21% lebih banyak dari tahun sebelumnya, kata Daniel Rosado, direktur Kantor Pariwisata Spanyol untuk Timur Tengah.

Rencananya adalah menggandakan jumlah ini setelah penerbangan internasional dilanjutkan di kerajaan mulai 17 Mei 2021 mendatang, seperti yang baru-baru ini diumumkan oleh otoritas Saudi.

“Jika semuanya berjalan sesuai rencana itu, kami akan berusaha melakukannya dalam periode 12 bulan,” Glenn Johnston, wakil presiden Timur Tengah dan Urusan Publik Global di AviaReps.

Perusahaan pemasaran pariwisata global ditunjuk oleh Spain Tourism pada Februari tahun ini sebagai perwakilan resminya di Arab Saudi. Keputusan untuk bermitra dengan AviaReps di Kerajaan mencerminkan pentingnya perjalanan Arab Saudi untuk negara Eropa.

Sebelum COVID-19, orang Saudi melakukan rata-rata 9,6 juta perjalanan liburan ke luar negeri setiap tahun, menghabiskan 80% dari anggaran hiburan mereka saat mereka pergi, atau sekitar US$ 5,6 miliar per tahun, menurut perkiraan Kementerian Investasi Arab Saudi.

Sebagian besar fokus AviaReps adalah mendidik profesional pariwisata keluar Arab Saudi tentang Spanyol sehingga mereka dapat mengembangkan rencana perjalanan liburan untuk klien mereka. 

Perusahaan juga akan mempromosikan Spanyol kepada konsumen dan menjangkau aliansi dan grup melalui pemasaran dan kemitraan digital.Tapi bisakah peningkatan Islamofobia baru-baru ini di Spanyol berpotensi menggagalkan upaya pemasaran?

Tanggapan Pariwisata Spanyol

Spanyol adalah negara kedua yang paling banyak dikunjungi di dunia setelah Prancis sebelum wabah virus Corona dengan menyambut 83,7 juta turis pada 2019, dan memecahkan rekor jumlah turis selama tujuh tahun berturut-turut.

Pandemi melumpuhkan kedatangan menjadi 19 juta pada tahun 2020, penurunan hampir 77%, menurut Institut Statistik Nasional. Untuk membatasi penyebaran COVID-19 lebih lanjut, Spanyol baru-baru ini memperkenalkan undang-undang yang mewajibkan masker wajah di semua ruang publik terlepas dari komitmen jaga jarak.

Negara tersebut juga telah memperpanjang pembatasan perjalanan dari negara-negara di luar Uni Eropa dan Zona Schengen dari 31 Maret hingga 30 April.

Tampaknya, wisatawan Muslim akan mengunjungi Spanyol terlepas dari kasus Islamofobia, tetapi seorang analis mengatakan lebih banyak akan dibutuhkan jika pihak berwenang ingin mencapai tujuan mereka untuk menggandakan pengunjung Saudi.

Ramah Muslim

Spanyol telah memperkuat ekosistem pariwisata ramah Muslimnya selama bertahun-tahun tetapi masih banyak yang harus dilakukan, menurut Dr. Ruiz-Bejarano.

“Spanyol tidak terlalu berkembang dalam hal pariwisata ramah Muslim. Dibutuhkan lebih banyak hotel dan restoran bersertifikat halal, karena makanan dan minuman adalah kebutuhan paling dasar dari wisatawan Muslim.” ujarnya.

Pariwisata Spanyol setidaknya telah mengkonsolidasikan situs web pariwisata halal khusus yang menyertakan daftar restoran ramah Muslim dan halal. Portal saat ini mencantumkan 26 restoran serupa di tujuh kota.

Di lapangan, Instituto Halal memiliki skema sertifikasi untuk pariwisata ramah Muslim dan profesional, mengembangkan ekosistem layanan dan bisnis pariwisata halal yang mencakup hotel, restoran, toko suvenir kecil, aktivitas, dan panduan.

Pandemi pada tahun 2020 merupakan kemunduran bagi sektor ini karena hanya dua perusahaan bersertifikat halal — Hotel Alanda di Marbella dan Hotel Costa del Sol di Torremolinos — tidak memperbarui sertifikat mereka, kata Dr. Ruiz-Bejarano. 

Tidak ada alasan untuk melakukannya, mengingat tidak ada turis internasional yang masuk. Situasinya serupa untuk Mandarin Oriental di Barcelona yang menawarkan layanan ramah Muslim dan menu halal, dan sebuah restoran di Córdoba.

Alanda Hotel, yang dimiliki oleh perusahaan bisnis Saudi, Fawaz Al Hokair, terletak di Golden Mile Marbella yang megah. Hotel ini menarik sejumlah besar tamu Saudi setiap musim panas sebelum pandemi.

“Turis Saudi mewakili sekitar 20% dari total jumlah tamu kami selama musim ramai. Selain itu, kenaikan tarif kamar rata-rata kami sebagian besar didorong oleh pasar Saudi karena mereka adalah salah satu tamu suite terbaik kami, ”kata Khaldoun Hayajneh, manajer umum Alanda Hotel Marbella.

Dia mengatakan banyak warga Timur Tengah memiliki rumah di Marbella, yang telah mendorong investor lokal dan asing untuk membuka hotel, restoran, dan supermarket yang ramah Muslim.

“Jelas, ada pasar pariwisata halal yang besar di Spanyol dan kami sedang berupaya untuk memanfaatkannya,” kata Hayajneh.

Pasar besar yang dia rujuk telah mundur oleh pandemi tetapi kabar baiknya adalah bahwa minat untuk melayani wisatawan Muslim tampaknya telah tumbuh, kata Dr. Ruiz-Bejarano.

“Kami telah melakukan lebih banyak seminar dan pelatihan [tentang perjalanan ramah Muslim] dibandingkan tahun-tahun sebelum pandemi. Jadi, semoga mereka segera siap menyambut turis muslim, ”ucapnya.

Spanyol akan dibuka kembali untuk turis internasional di musim panas dengan pembatasan, seperti tes PCR negatif wajib atau paspor vaksinasi, tambahnya.

Kebutuhan untuk tujuan berbeda

“Spanyol secara tradisional mempromosikan dirinya sebagai negara pantai dan matahari. Ini mungkin bukan daya tarik terbaik bagi wisatawan Muslim dan banyak hotel dan restoran tidak [dilengkapi untuk memenuhi] standar halal, ”kata Amina Zekri, CEO dan pendiri Best Halal Trip yang berbasis di Barcelona.

Meskipun beberapa resor di wilayah selatan Spanyol ramah Muslim — mengizinkan pakaian renang sederhana dan menyediakan makanan halal berdasarkan permintaan — tidak ada yang menawarkan kolam renang terpisah untuk pria dan wanita atau jam renang khusus wanita, poin yang dibagikan oleh para tamu di ulasan HalalBooking.

“Semua hotel dan resor, ketika mereka secara serius melihat pasar tertentu yang mereka inginkan untuk menarik pengunjung, hal pertama yang harus mereka lakukan adalah melihat kebutuhan mereka. Setelah perbatasan dibuka, saya tidak akan terkejut jika beberapa resor memiliki waktu berenang yang berbeda untuk pria dan wanita, “kata Johnston dari AviaReps.

Tapi ini bukan hanya tentang makanan dan hotel halal. Masih banyak lagi. Baik Zekri dan Dr. Ruiz-Bajarano menyerukan tujuan baru yang terkait dengan segmen berbeda dari perjalanan ramah Muslim, seperti kesehatan dan medis, wisata petualangan, olahraga, dan belanja.

Pejabat Instituto Halal juga bergabung dengan Fazal Bahardeen dalam menekankan warisan Islam Spanyol yang dalam dan kaya membentang dari abad ke-8 hingga abad ke-17. Dalam hal ini, Dr. Ruiz-Bejarano menyarankan otoritas nasional untuk fokus pada pendekatan seluruh negara untuk pariwisata ramah Muslim.

“Spanyol harus memiliki rencana nasional dan mulai mengidentifikasi serta memanfaatkan aset Islam lainnya di wilayahnya. Misalnya masjid tempat Ibn Arabi biasa sholat, ”ujarnya mengacu pada filsuf muslim abad ke-13 dan sufi ternama.

“Sedikit orang yang mengetahui informasi ini, tetapi Murcia, di mana Ibn Arabi lahir, bisa menjadi ziyarat paling penting untuk ditemukan kembali di Eropa,” kata Dr. Ruiz-Bejarano.

Ada juga keuntungan mengemas Spanyol dengan Portugal dan Maroko, keduanya merupakan bagian dari Andalusia, atau dengan Turki untuk paket Umrah Plus, tambahnya.

“Kami sekarang berpartisipasi dalam Proyek Eropa yang disebut “Pasar Halal “, yang dipimpin oleh Andalucía dan Portugal, yang berfokus pada penguatan pariwisata halal di wilayah ini.”

Pada akhirnya, jika pariwisata Spanyol ingin menarik lebih banyak pengunjung Muslim, seperti dari Arab Saudi, ia perlu mempromosikan destinasi tersebut dengan jaminan bahwa ada bisnis, baik besar atau kecil, yang siap melayani pelanggan, kata Dr. Ruiz-Bejarano.

 

 

Acara Ramadhan Untuk Tunjukkan Keberagaman di Taiwan

this formate

TAIPEI, bisniswisata.co.id: Kementerian Luar Negeri Taiwan memuji penduduk dan pengunjung Muslim atas kontribusi mereka terhadap keragaman budaya dan agama Taiwan.

Dilansir dari Taipei Times  Kementerian Luar Negeri (MOFA), sebagai negara Ramah Muslim, pihaknya akan bergabung dengan dunia Muslim dalam merayakan bulan Ramadhan dengan mengadakan dua acara untuk mempromosikan keragaman budaya dan agama di Taiwan.

Sebuah pameran budaya Islam berlangsung dari Jumat 18 April di Sun Yat-sen Memorial Hall di Taipei untuk menyambut bulan Ramadhan, yang berlangsung dari Selasa di malam hari hingga malam 12 Mei, kata Yang Syin-yi , Direktur Departemen Urusan Asia Barat dan Afrika. Pameran ini menampilkan artefak dan arsitektur Islam, tambah Yang.

Barang-barang yang akan dipamerkan merupakan sumbangan dari Asosiasi Muslim Cina dan misi lokal Bahrain, Brunei, Indonesia, Yordania, Kuwait, Malaysia, Nigeria, Oman, Arab Saudi, Turki, Uni Emirat Arab dan Somali, katanya.

Pada hari Sabtu dan Minggu 18 April, sebuah acara interaktif akan berlangsung di luar Sun Yat-sen Memorial Hall. Selama dua hari, orang dapat menyaksikan seniman membuat kaligrafi Arab, mempelajari bagaimana industri halal tumbuh di Taiwan dan nantinya merasakan tradisi Idul Fitri dan mencicipi makanan halal, katanya.

Idul Fitri adalah hari raya keagamaan yang dirayakan oleh umat Islam di seluruh dunia untuk menandai berakhirnya puasa selama Ramadhan. “Kedua acara tersebut, pameran dan perayaan Ied bertujuan untuk memperdalam pemahaman masyarakat tentang budaya Muslim, dan mempromosikan keragaman budaya dan agama di Taiwan,” kata Yang.

Sekitar 250.000 Muslim tinggal di Taiwan, di mana sekitar 200.000 adalah orang asing, data MOFA menunjukkan.

Warga asing Muslim di Taiwan biasanya adalah pekerja migran, pelajar atau pasangan warga negara Taiwan, kata kementerian tersebut dan memuji atas kontribusi mereka terhadap keragaman budaya dan agama setempat.

Pemerintah telah membangun lingkungan yang ramah Muslim, kata Yang, menambahkan bahwa CrescentRating, yang menilai perjalanan halal, telah beberapa kali mengakui upaya Taiwan sebagai negara Ramah Muslim.

 

Meriam Ramadhan Kota Kairo, Mesir, Berfungsi Saat Buka Puasa

this formate

CAIRO, bisniswisata.co.id: Kanon Ramadhan Kairo kembali dibunyikan saatnya berbuka puasa setelah jeda hampir 30 tahun. Meriam akan ditembakkan saat matahari terbenam setiap hari selama bulan suci untuk mengumumkan berbuka puasa, ungkap rilis Kementerian Pariwisata dan Purbakala Mesir.

Dilansir dari Salaam Gateaway, Kanon Ramadhan akan ditembakkan dari alun-alun Museum Polisi di Benteng Salah Al-Din Al-Ayyubi di Kairo seperti di masa lalu, setelah Kementerian memulihkan penggunaannya.

Eman Zidan, Asisten Menteri Situs Arkeologi dan Museum, mengatakan bahwa pekerjaan restorasi kanon dilakukan sebagai bagian dari rencana kementerian untuk meningkatkan efisiensi layanan pariwisata di museum dan situs arkeologi.  Ini termasuk layanan yang ditemukan di Benteng Kairo.

Dia mengatakan bahwa meriam akan ditembakkan saat matahari terbenam setiap hari selama Ramadhan untuk mengumumkan buka puasa.  Ini akan memastikan pelestarian warisan arkeologi Benteng, sambil tetap mengikuti penggunaan teknologi modern dengan menembakkan sinar laser di sebelah kanon.

Mustafa Waziri, Sekretaris Jenderal Dewan Purbakala Tertinggi, mengatakan bahwa pemulihan kanon termasuk menghilangkan lapisan karat yang terbentuk di tubuh meriam dan membersihkannya dari dalam

Osama Talaat, Kepala Sektor Purbakala Islam, Koptik, dan Yahudi di Kementerian, mengatakan bahwa ada banyak cerita seputar kanon Ramadhan.  Mereka semua memastikan bahwa itu berasal dari kota Kairo, tepatnya di Benteng Salah al-Din di Kairo.

 

Malaysia: Mihas 2021 berkembang menjadi showcase hybrid, 9-12 September 2021

this formate

KUALA LUMPUR, bisniswisata.co.id: Dalam misi untuk melibatkan dan menginspirasi komunitas halal lokal dan global. The Malaysia External Trade Development Corporation (MATRADE) umumkan bahwa Pameran Halal Internasional Malaysia (MIHAS) ke-17, yang dijadwalkan dari 9 hingga 12 September 2021, akan untuk pertama kalinya disajikan dalam format hybrid.

Dilansir dari Halalfocus.net, saat mengumumkan format baru, Chief Executive Officer MATRADE, Mohd Mustafa Abdul Aziz, mengatakan selama 17 tahun terakhir, MIHAS telah tumbuh menjadi pasar internasional utama bagi komunitas halal global untuk mengeksplorasi peluang bisnis dan mengembangkan jaringan mereka.

“Sesuai dengan tren saat ini, tim dengan hati-hati membuat pameran hibrida serbaguna dengan kemampuan digital untuk menghadirkan pelanggan, investor, dan mitra dagang yang terbaik dari kedua dunia,” 

MIHAS secara historis menjadi platform sumber halal marquee, dengan potensi penjualan lebih dari RM1,6 miliar yang tercatat pada tahun 2019 saja. Kami berharap dapat memperkuat Malaysia sebagai jantung dari hub halal global dengan pameran sukses lainnya tahun ini.

Format showcase baru, dengan mempertimbangkan masalah kesehatan dan keselamatan, akan menampilkan kehadiran pameran di lapangan yang terkontrol di MATRADE Exhibition and Conference Center (MECC).

Mencakup semua protokol yang relevan, terintegrasi dengan komponen virtual termasuk pameran virtual, Sesi pencocokan bisnis bantuan Artificial Intelligence (AI), ruang jaringan virtual, sesi khusus industri, dan konferensi langsung.

Dalam upaya untuk memperluas perspektif tentang industri halal, acara ini akan berfokus pada menampilkan 12 pilar utama yang mewakili pasar halal yang sedang berkembang di seluruh dunia. 

Ini termasuk sektor yang sudah lama berdiri seperti makanan dan minuman, pendidikan, farmasi, jasa dan pendukung, serta waralaba. Sedangkan sektor yang lebih kontemporer terdiri dari fesyen sederhana, keuangan Islam, kosmetik dan perawatan pribadi, media dan rekreasi, perjalanan ramah Muslim, e-commerce dan teknologi makanan.

Mengomentari tren global konsumen yang memilih merek yang mempraktikkan praktik bisnis yang etis, bebas kekejaman, dan bertanggung jawab, kata Mustafa berbagi infornasi.

“Promosi bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan secara global sangat sejalan dengan sistem nilai Halal. Mengingat hal ini, showcase MIHAS ke-17 akan memberikan penekanan khusus pada membantu pemain lokal dan internasional mencari inovasi dan inisiatif berkelanjutan untuk mempelopori pertumbuhan yang stabil untuk ekonomi Halal. ” kata Mohd Mustafa Abdul Aziz, 

MIHAS adalah tempat bagi pemain Halal lokal dan internasional untuk mendapatkan eksposur global kritis untuk produk atau layanan mereka guna meningkatkan pangsa pasar. 

Tahun ini, MIHAS telah mengalokasikan lebih dari 750 booth baik fisik maupun virtual di MATRADE Exhibition and Conference Center (MECC). Peserta pameran juga memiliki opsi untuk mengamankan stan virtual yang dapat diakses oleh pengunjung online kapan saja.

Fitur yang berguna bagi pengunjung internasional dari zona waktu yang berbeda. Setiap stan virtual akan dilengkapi dengan poin info untuk menampilkan produk dan layanan utama.

Diselenggarakan oleh MATRADE di bawah naungan Kementerian Perdagangan dan Industri Internasional Malaysia, MIHAS adalah pameran Halal kelas dunia yang memanfaatkan dan memperkuat kekuatan Malaysia sebagai pusat halal global.

Tahun 2021 ini, Showcase MIHAS ke-17, bertema “Empowering Halal, Tomorrow, Together”, bertujuan untuk memposisikan bisnis Malaysia menjadi juara Halal dunia dengan merangkul Revolusi Industri 4.0 dan berfungsi sebagai landasan peluncuran utama untuk merek dan inovator Halal yang didukung secara digital.

Sejak didirikan pada tahun 2004, MIHAS telah menyelenggarakan keterlibatan lebih dari 8.200 peserta pameran dari 44 negara, dan menarik lebih dari 400.000 pengunjung dari 88 negara. Acara ini telah menghasilkan lebih dari RM17,2 miliar dalam bisnis lead dalam 16 tahun terakhir organisasinya.

Cape Town Terus Menjadi Tujuan Utama Untuk Wisatawan Muslim

this formate

CAPE TOWN, bisniswisata.co.id:  Afrika Selatan dan lebih khusus lagi Cape Town, sering dinilai sebagai salah satu tujuan ramah Muslim terbaik di dunia – sebuah fakta yang tidak mengherankan bila Anda mempertimbangkan akar budaya yang kaya di kawasan Cape Town secara khusus. 

Namun menjadi destinasi ramah Muslim lebih dari sekadar menawarkan makanan Halal.  Ini tentang benar-benar memahami apa yang dibutuhkan dan diinginkan pasar ini, lalu melangkah lebih jauh.

Dilansir dari I Africa, Cape Town memiliki sejarah dan warisan Muslim yang kaya, dengan Muslim Cape Malay membentuk sekitar seperempat dari populasi lokal,” kata Leigh Dawber, Marketing Executive di Cape Town Tourism.

“Karena itu, kami berada dalam posisi yang sangat baik untuk menarik lebih banyak wisatawan Muslim ke pantai kami dan menawarkan paket yang melayani pasar yang sangat penting ini.” tambahnya.

Menurut dia, pandemi  telah membuat pihaknya melihat kembali semua strategi dan, sementara membangun strategi pemasaran yang ada adalah kuncinya, penting juga untuk menjangkau pasar khusus yang lebih kecil.  

“Kami telah mempersiapkan kota kami untuk wisatawan ramah Muslim sejak 2016, jadi kami siap untuk memberikan liburan yang menyenangkan dan aman. ”kata Leigh Dawber.

Cape Town adalah tempat bagi pemukim Muslim pertama di Afrika Selatan dan merupakan rumah bagi masjid tertua di Afrika Selatan, sejak 200 tahun yang lalu.  

Komunitas Muslim Cape Town yang besar adalah pusat dari setiap aspek kehidupan di kota dan, sebagai hasilnya, wisatawan Muslim dan penduduk lokal dapat menikmati apa yang ditawarkan Ibu Kota – baik itu makanan, akomodasi, pengalaman, dan banyak lagi.

“Kami bekerja sama dengan CrescentRating, otoritas terkemuka dunia dalam perjalanan Halal untuk mengakreditasi dan melatih industri secara langsung.  Sebagai bagian dari upaya pemasaran, penting untuk mengaudit destinasi Anda dan mempersiapkan industri pariwisata untuk melayani wisatawan Muslim internasional, ”catat Dawber.

Dengan pemikiran ini, Cape Town Tourism telah bermitra dengan Travelstart dan Aquila Private Game Reserve dalam kampanye ramah Muslim selama periode Ramadhan.  

Hal ini terus memperkuat hubungan dengan CrescentRating, dengan menawarkan rating unik dan layanan akreditasi organisasi kepada industri Cape Town, yang diakui secara global sebagai standar independen utama untuk pasar perjalanan Muslim.

“Bukan rahasia lagi bahwa kemitraan seperti ini sangat membantu dalam menarik wisatawan Muslim ke Cape Town karena kemitraan ini tidak hanya menampilkan beragam penawaran yang kami miliki sebagai tujuan, tetapi juga berbicara banyak tentang bagaimana industri ini beradaptasi dan berubah.  untuk lebih inklusif dengan apa yang ditawarkannya kepada calon wisatawan, ”tambah Dawber.

Anggota Komite Walikota Kota Cape Town untuk Peluang Ekonomi dan Manajemen Aset, Alderman James Vos, menambahkan bahwa sebagai kota kelas dunia, pihaknya bangga menjadi kota yang berwawasan ke depan dan inklusif.  

“Budaya Muslim adalah bagian dari DNA Cape Town, dan kami memiliki warisan yang kaya dan terjalin.  Bersama dengan CTT, kami akan terus menerapkan berbagai strategi untuk menarik segmen pasar yang berkembang ini. ”

“Menjadi destinasi yang menjadi pilihan utama wisatawan Muslim selalu ada di radar kami.  Sebelum pandemi, kami melihat pertumbuhan pengunjung Muslim dari tahun ke tahun, sementara juga mencatat bahwa lebih dari seperempat populasi dunia adalah Muslim. 

Jelas, pasar ini adalah pasar yang penting dan kami, sebagai organisasi pemasaran destinasi resmi Kota, akan terus memastikan paket yang lebih beragam, inklusif, dan spesifik yang melayani para pelancong ini, kata Alderman James Vos.

Besarnya pertumbuhan pasar wisata Muslim membuat masuk akal untuk memastikan bahwa kami siap untuk menyambut pengunjung dari pasar ini.  Baik pengunjung tersebut berasal dari negara kami sendiri, Timur Tengah, Afrika Utara, Asia atau bahkan dari pasar tradisional kami seperti Jerman atau Inggris.

“Kami harus memberikan pengalaman perjalanan terbaik ke pasar Muslim, ”Dawber menyimpulkan.

pusat-wisata-kesehatan-di-thailand

Jakarta, Medan dan Bali: Potensi Hub Wisata Kesehatan di Indonesia

this formate

NUSA DUA, bisniswisata.co.id: Berdasarkan rilis Bank Dunia tahun 2018, sekitar 60% wisatawan kesehatan di Malaysia berasal dari Indonesia, dan 45% wisatawan kesehatan di Singapura adalah warga negara Indonesia. Layak jika wisata kesehatan (medical tourism) dikembangkan di dalam negeri dengan prediksi masyarakat dari 10 provinsi  menjadi pasar utama —di mana pengeluaran tertinggi untuk wisata medis — yaitu warga Jakarta, Medan, Bali, Riau, Pulau Riau, Balikpapan, Samarinda, Makassar, Palu, dan Palembang

“Berdasarkan Riset Roland Berger, Jakarta, Medan, dan Bali dipilih sebagai kota yang berpotensi menjadi hub wisata kesehatan di Indonesia,” jelas Bimo Wijayanto, Asisten Deputi Investasi Strategis Kedeputian Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan dalam  Bali Economic and Invesment Forum 2021 di Nusa Dua.

wisatawan-indonesia-menikmati-wisata-medis-di-luar-negeriMalaysia mulai membidik pasar wisata medis pertengahan tahun 1990. Awalnya untuk kebutuhan masyarakat Malysia yang memerlukan perawatan kesehatan,  dan kemudian ekspansi menggarap pasar wisatawan medis dari Indonesia. Pertumbuhan medical tourism Malaysia sejak tahun 2014- 2018 rerata 16% pertahun , angka pertumbuhan diatas pertumbuhan pasar wisata medis dunia yang hanya berkisar 10-12% per tahun. Kota Penang dengan Penang Centre of Medical Tourism (PMED) yang mengelola 11 rumah sakit besar dan memiliki 13 clinik spesialis, menjadi tujuan unggulan wisatawan asal Indonesia.

Selain Malaysia dan Singapura, negara tetangga Cina dan Thailand juga menjadi pilihan wisatawan medis asal Indonesia. Selama pandemi (tahun 2020), Lecheng International Medical Tourism Zone,di Boao, Hainan menerima 83,900 wisatawan medis, naik 12% dari tahun  2019. Meski terdampak pandemi COVID-19, Cina tetap memperkenalkan layanan dan penerapan tehnologi medis terbaru yang dimiliki.

Sementara Thailand menanggapi tren wisata kesehatan dengan mempersiapkan kawasan wisata kesehatan di Vachira Phuket Hospital, yang nilai konstruksinya saja sebesar 44 juta dolar Amerika. Targetnya ditahun 2023 mampu menarik wisatawan kesehatan 50.000 orang dengan pendapatan 79 juta dolar ditahun pertama dan target 1,6 milyar dolar di tahun 2026.

Bagaimana dengan Bali?

Menurut Bimo Wijayanto Pemprov Bali telah menyiapkan lahan untuk investasi medical tourism, yang nantinya memperkuat fasilitas layanan di Medan atau Jakarta. Tercatat ada 11 juta warga negara Indonesia menghabiskan liburannya di luar negeri, tidak hanya sekedar leisure, tetapi juga untuk mendapat perawatan kesehatan.

Hal kesiapan Bali menghadapi tren wisata kesehatan menurut Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) sudah selayaknya memiliki fasilitas health and wellness yang mumpuni. Bagi wisatawan dengan gangguan kesehatan khusus atau memiliki penyakit krusial yang kambuh dalam kunjungan wisatanya mendapatkan penanganan dengan baik. Tidak harus dikirim  ke Singapura atau Australia. Bali juga memiliki cukup tenaga dokter dengan keahliannya sebagai penunjang medical destination.

Ditambahkannya, Bali dengan 10% alam buatan tentu saja masih kalah jauh dengan tempat atau destinasi lainnya, namun masyarakat yang ramah dengan rasa toleransi  tinggi serta kentalnya adat istiadat, menjadikan Bali memiliki kelebihan dan daya tarik untuk dikunjungi. Bali, tegas Wagub Bali, mengejawantahkan visi pembangunan Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang merupakan penegasan konsep Tri Hita Karana dengan kaitannya terhadap turunan konsep tata ruang di Bali.

Turunan dari konsep tradisi kembali ke tanah atau konsep padma bhuana atau teratai dengan implementasi dengan tata ruang sangat harmoni dengan alam. Bali, dari karakter wilayah memiliki kekuatan spiritual yang mengatur Bali dengan sembilan (9) dewa sebagai penjaganya. “Namun kita fokus kepada  lima (5) dewa saja. Yang mana tengah ada Dewa Ciwa, kekuatannya adalah seni dan budaya,  dikembangkan dikawasan Gianyar dan Klungkung. Di Klungkung segera dibangun pusat kebudayaan Bali di atas lahan seluas 275 hektar, sedangkan pusat kesenian  di garap di Ubud,” ungkap Wagub Cok Ace.

Kawasan utara merupakan letak Dewa Wisnu, berfokus pada sumber daya air, dijadikan pusat konservasi alam, yakni kawasan Bedugul dan Batur. Sehingga pengunjung wilayah tersebut  adalah mereka yang ingin berbaur dengan alam langsung.

Kawasan timur, letak Dewa Iswara sebagai tempat terbitnya matahari dianggap sebagai kawasan suci. Di belahan timur Bali nampak sangat banyak didirikan pura Sad Kahyangan dan menjadi pusat spiritual bagi masyarakat Hindu di Bali.

Sedangkan selatan, merupakan tempat Dewa Brahma dipercaya sebagai dapurnya pulau Bali. Dimana wisatawan yang masuk ke Bali melalui pintu bandara Ngurah Rai terletak di selatan, dan mereka sebagian besar memilih tinggal di hotel yang tersedia di kawasan Badung dan juga Sanur. Sehingga devisa yang masuk ke Bali melalui belahan Bali bagian selatan akan diatur juga bagi tujuh (7) Kabupaten lain yang ada di Bali.

Dan barat sebagai tempatnya Dewa Sangkara merupakan kawasan pengembangan perekonomian khususnya disektor perikanan. Karena Bali barat memiliki wilayah laut yang menghubungkan Bali dengan Jawa. Sehingga dengan diterapkannya konsep padma bhuana ini diharapkan mampu menyeimbangkan Bali.*

Sandiaga Uno Ajak Masyarakat Sukseskan Hari Belanja Brand Lokal 2021

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id:  Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengajak masyarakat menyukseskan Hari Belanja Brand Lokal (HBBL) 2021 yang jatuh pada 5 Mei 2021.

Dalam konferensi pers virtual HBBL 2021 yang bertajuk “Building a Supportive Ecosystem for Local Brands to Scale Up”, Kamis (15/4/2021) Sandiaga mengatakan pandemi COVID-19 memperlihatkan betapa gigihnya masyarakat Indonesia.

Mereka terutama pelaku ekonomi kreatif untuk berkolaborasi, beradaptasi, dan berinovasi. Pandemi ini juga memperlihatkan betapa kuatnya  potensi pasar dalam negeri di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Saya mendukung penuh berbagai inisiatif yang dapat memajukan brand lokal untuk terus berkembang dan menguatkan satu sama lain. Dengan terus mengedepankan strategi inovasi dan kolaborasi,” kata Sandiaga.

Sandiaga mengungkapkan, kampanye ini merupakan salah satu pionir dalam membentuk ekosistem ekonomi kreatif di Indonesia. Pada kampanye HBBL 2020, ada sekitar seribu jenama lokal yang ikut berpartisipasi.

“Tahun ini saya percaya jumlah tersebut bisa tumbuh berlipat ganda,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Sandiaga mengajak para pelaku ekonomi kreatif untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan HBBL 2021. Dengan harapan agar para pelaku ekonomi kreatif dapat mempromosikan bisnisnya dengan cakupan yang lebih luas.

“Maksimalkan kesempatan ini untuk mempromosikan produk kepada masyarakat luas. Bahwa produk lokal tidak kalah istimewanya dengan produk luar negeri,” ungkap Sandiaga.

Sandiaga juga mengajak masyarakat Indonesia untuk selalu mencintai produk lokal dengan selalu menggunakan produk lokal dalam kehidupan sehari-hari. “Mari dukung terus ekonomi kreatif Indonesia dengan berbelanja di Hari Belanja Brand Lokal 2021,” ucap Sandiaga.

Bagi pelaku ekonomi kreatif yang tertarik untuk ikut serta dalam kampanye ini, dapat mendaftarkan diri dengan mengisi formulir registrasi di situs www.hbbl2021.com secara gratis.

 

Aplikasi Perjalanan Terbesar di Asia Tenggara Rencanakan Ekspansi ke Fintech Regional

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Traveloka, perusahaan rintisan perjalanan daring terbesar di Asia Tenggara, berencana meluncurkan layanan keuangan di Thailand dan Vietnam dengan mengincar listing melalui  blank-cheque company.

Dilansir dari Seasia.co, perusahaan Indonesia berusia 9 tahun dimana Expedia dan JD.com China di antara pendukungnya, melihat rebound yang kuat dalam bisnisnya setelah pandemi COVID-19 menghantam permintaan.

Presiden perusahaan, Caesar Indra, mengatakan kepada Reuters dalam sebuah wawancara bahwa bisnis Traveloka di Vietnam telah melampaui level pra-COVID-19, hampir kembali ke level normal di Thailand, dan setengah dari level pra-COVID di Indonesia. 

“Yang terburuk telah terjadi dan sekarang kami bersiap dengan baik untuk tahun 2021. Perjalanan domestik mendorong pemulihan,” katanya.

“Rencananya adalah berinvestasi di fintech secara besar-besaran untuk memungkinkan lebih banyak konsumen melakukan perjalanan di kawasan ini,” kata Indra, seraya menambahkan bahwa bisnis travel telah kembali menguntungkan pada akhir tahun 2020.

Traveloka, yang mengatakan memiliki 40 juta pengguna aktif bulanan, mengembangkan layanan “beli sekarang, bayar nanti” untuk pasar Thailand dan Vietnam.

“Kami baru-baru ini membentuk perusahaan patungan dengan salah satu bank terbesar di Thailand untuk berkolaborasi di bidang fintech,” kata Indra. 

Traveloka, yang memiliki pesaing lokal yang lebih kecil, juga sedang berbicara dengan calon mitra di Vietnam, tetapi Indra menolak menyebutkan nama mitranya

Layanan setara dua tahun Traveloka di Indonesia, diluncurkan setelah perusahaan menyadari bahwa pelanggan akan menunggu hingga hari gajian mereka untuk memesan perjalanan dan telah memfasilitasi lebih dari 6 juta pinjaman, kata Indra.

Tahun lalu, Traveloka meluncurkan kartu kredit “Paylater” dengan beberapa blank-cheque company pinjaman di Indonesia. Ia juga menawarkan layanan asuransi dan manajemen kekayaan.

Indra mengatakan, potensi bisnis sangat besar di Indonesia, ekonomi terbesar di Asia Tenggara, di mana hanya 6% dari 270 juta penduduk yang memiliki kartu kredit.

Ketika ditanya apakah Traveloka dapat membeli bank di Indonesia, seperti perusahaan rintisan lain, untuk memperluas layanan keuangannya, Indra mengatakan, “semua opsi ada di meja.”

Traveloka, juga didukung oleh Sovereign wealth fund GIC Singapura dan firma ventura Indonesia East Ventures serta telah mengembangkan layanan gaya hidup lokalnya di Indonesia, di mana ia menawarkan voucher restoran dan layanan pesan-antar makanan, serta pengujian cepat COVID-19 yang populer.

Indra mengatakan perusahaan tersebut adalah aplikasi review restoran terbesar di Indonesia. Traveloka, yang sedang mempersiapkan listing, sedang melskukan diskusi-diskusi dengan perusahaan akuisisi bertujuan khusus, atau SPAC, untuk listing di AS.

“Pasar kami menjadi lebih menarik karena semakin banyak apresiasi terhadap Asia Tenggara sebagai kawasan yang berkembang, dan dengan mendaftar di AS, kami juga dapat memberikan kesempatan bagi investor AS untuk menjadi bagian dari kisah pertumbuhan Asia Tenggara, ”kata Indra.

Banyak SPAC, perusahaan cangkang yang terdaftar di bursa yang mengumpulkan uang melalui IPO dan bergabung dengan perusahaan dengan membujuk mereka dengan jadwal pencatatan yang lebih pendek, telah mendekati perusahaan rintisan di Asia Tenggara.

Bridgetown Holdings, didukung oleh taipan Asia Richard Li, Provident Acquisition dan Cova Acquisition adalah pesaing Traveloka, dengan potensi valuasi hingga US$5 miliar untuk startup tersebut, kata sebuah sumber. 

Perusahaan tidak segera menanggapi permintaan komentar yang dibuat di luar jam kerja normal AS. Indra menolak berkomentar tetapi mengatakan daftar Indonesia tetap menjadi pilihan.