Kampanye ‘Aman Bepergian’, Spanyol Pulihkan Kepercayaan Wisatawan

this formate

MADRID, bisniswisata.co.id: Spanyol terus meningkatkan kepercayaan wisatawan dengan menampilkan upaya destinasi terkait langkah-langkah kesehatan dan keselamatan melalui kampanye “Aman Bepergian”

Untuk itu perbatasan Spanyol perlahan dibuka untuk wisatawan internasional, dan pendekatan bertahap untuk liburan musim panas yang diantisipasi.

Kampanye “Aman Bepergian” yang dipelopori oleh  Pariwisata Spanyol berfokus pada dua tujuan utama: pertama, untuk menginformasikan wisatawan tentang persyaratan dan ketentuan saat bepergian ke Spanyol atau negara mana pun dengan  perjalanan yang aman

Tujuan kedua, untuk mendorong para pelancong dan  menginspirasi mereka untuk mengunjungi tujuan.  Melalui kampanye tersebut, Spanyol bertujuan memposisikan dirinya sebagai tujuan yang aman dan menyediakan situs informasi resmi dan terus diperbarui untuk pengunjung di masa mendatang.

Situs mikro khusus kampanye itu adalah platform informatif dan interaktif yang menampilkan informasi terbaru setiap hari dan mencakup semua aspek keselamatan, kesehatan, dan persyaratan masuk.  

Hal ini memungkinkan wisatawan untuk dengan mudah memeriksa persyaratan sebelum bepergian, merencanakan perjalanan mereka, dan mencari ketersediaan layanan wisata.

Situs juga berisi informasi mengenai semua aspek perjalanan aman dari awal perjalanan hingga akhir, dan menjawab pertanyaan yang diajukan sebelum perjalanan, selama, dan setelahnya. 

Wisatawan dapat menemukan semua jenis informasi berdasarkan jenis perjalanan yang mereka rencanakan, apakah mereka mengunjungi Spanyol untuk melihat pantai, pemandangan alam, atau lanskap perkotaan.  Serta informasi mengenai layanan seperti transportasi umum, hotel, restoran, atau perbelanjaan.

Spanyol adalah tujuan dengan kemungkinan tak terbatas, dengan budaya berlapis-lapis yang kaya, pemandangan alam yang menakjubkan, dan gaya hidup perkotaan yang menawan. 

Spanyol menawarkan berbagai pengalaman termasuk belanja kelas atas, hiburan, petualangan, dan pengalaman gourmet dan kemewahan eksklusif menjadikannya tujuan liburan yang ideal untuk keluarga, grup perjalanan, dan individu yang mencari perjalanan yang tak terlupakan.

Perbatasan Spanyol masih tertutup untuk wisatawan dari banyak negara termasuk Arab Saudi dan negara Teluk lainnya.  Namun, Spanyol bertujuan untuk mendedikasikan upayanya dalam menarik wisatawan Saudi melalui aktivitas pemasaran dan hubungan masyarakat yang ditargetkan dan mendorong warga negara Saudi untuk berkunjung begitu perbatasan dibuka. 

 

keamanan-destinasi-karyawan-dan-wisatawan

Amilla Maldives Resort and Residences Investasi Mesin RT-PCR

this formate

MALE. Maladewa, bisniswisata.co.id: Amilla Maldives Resort and Residences telah membuat langkah lebih jauh dalam melindungi resor dari COVID -19, sekaligus meningkatkan pengalaman tamu, dengan akuisisi mesin RT-PCR.

Mesin penguji COVID -19 yang baru memungkinkan tamu Amilla menerima hasilnya hanya dalam satu hingga tiga jam, sedangkan sampel sebelumnya harus diterbangkan ke laboratorium di pulau lain (dengan waktu penyelesaian 12 hingga 18 jam).

Perkembangan baru ini berarti para tamu di resor Baa Atoll tidak perlu lagi melakukan karantina dalam kenyamanan vila mereka yang luas dan taman pribadi semalaman sampai mereka menerima hasil negatif.  

Sebaliknya, pada saat mereka menyegarkan diri, pergi berenang, dan memesan makanan di vila, hasilnya sudah masuk dan mereka bebas mengakses semua fasilitas resor.

Amilla Maladewa telah menawarkan tes PCR gratis pada saat kedatangan ke pulau untuk semua tamu dan staf sejak perbatasan Maladewa dibuka kembali pada Juli 2020. Sejauh ini, Amilla Maladewa telah menginvestasikan lebih dari US$ 150.000 untuk menyediakan tes PCR gratis untuk memberikan ketenangan pikiran dan keamanan bagi tamu dan staf.

Mesin RT-PCR baru telah terbukti sangat berhasil dalam memproses sampel dari para pendatang.  Itu bisa mendapatkan hasil kembali dari grup yang terdiri dari lima tamu hanya dalam satu jam;  10 dalam dua jam dan 15 dalam tiga jam.

Amilla adalah salah satu dari sedikit resor di Maladewa yang menawarkan tingkat perlindungan canggih terhadap COVID -19.  Saat ini, siapa pun yang bepergian ke Maladewa hanya diharuskan untuk mengikuti satu tes PCR 96 jam sebelum naik ke penerbangan keluar mereka, sementara apakah akan melakukan tes tambahan pada saat kedatangan atau tidak diserahkan kepada resor masing-masing untuk memutuskan.

Rejimen pengujian Amilla tidak hanya berarti para tamu dan anggota timnya dilindungi, tetapi juga membuka tingkat kebebasan yang tak tertandingi bagi para tamu.  Begitu mereka menerima hasil tes mereka, karena mereka dapat menjelajahi pulau yang luas tanpa masker.

Selama waktu yang singkat sementara tamu menunggu hasil tes mereka di Amilla, para staf yang terpisah menyambut mereka, mengantarkan makanan layanan kamar mereka dan membantu dengan hal lain yang mungkin dibutuhkan.  

Para tamu juga diberikan perlengkapan snorkeling agar mereka bisa menikmati lautan sembari menunggu hasil mereka.  Dan jika mereka membutuhkan tes PCR untuk perjalanan pulang mereka, Amilla akan mengatur tes melalui pusat pengujian PCR resmi.

 

Menparekraf Akan Kembangkan Travel Pattern di Provinsi Sulawesi Selatan

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id:  Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan akan mengembangkan  travel pattern (peta perjalanan) bagi wisatawan guna meningkatkan kualitas pariwisata dan ekonomi kreatif di Provinsi Sulawesi Selatan.

Hal tersebut disampaikan Menparekraf Sandiaga saat melakukan pertemuan yang bertajuk KolaborAksi dengan 8 Kepala Daerah, di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Rabu (14/4/2021).

“Saya akan menjadwalkan kunjungan ke Sulawesi untuk mencari travel pattern kalau mendarat di Maros pergerakan wisatanya akan ke mana, pasti tentunya ke Makassar dulu, karena menginapnya di sana, tapi bergeraknya seperti apa kita ingin tahu. Sehingga, nanti bisa kita dokumentasikan dan kita promosikan,” ujar Menparekraf.

Travel pattern tidak hanya dapat memberikan pengalaman lebih bagi wisatawan, tapi mewujudkan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan, sesuai dengan tren wisata ke depan yang cenderung bersifat personalize customize, localize,  dan smaller in size

Customize yang dimaksud wisata minat khusus, mereka datang ke destinasi karena keinginan yang khusus. Personalize dimana wisatawan akan datang dengan keluarga. Localize jarak kunjungan antara tempat tinggal ke destinasi tujuan maksimal 200 hingga 300 km, jadi travel pattern ini perlu kita kembangkan,” kata Sandiaga.

Terakhir smaller in size, memang dari segi kuantitas lebih sedikit dibandingkan sebelum pandemi, tapi kualitas dan dampaknya terhadap lingkungan akan lebih baik. Jadi lebih quality and sustainability,” kata Sandiaga.

Sulawesi Selatan sebagai pintu gerbang kawasan timur Indonesia, memiliki kekayaan alam serta warisan budaya yang luar biasa. Banyak destinasi yang menjadi wisata unggulan bahkan mendunia, seperti Pantai Losari, Benteng Rotterdam, Taman Laut Takabonerate, Pantai Tanjung Bira, Wisata Pallawa, dan lainnya.

Dengan adanya pengembangan travel pattern diharapkan potensi wisata yang ada di Sulawesi Selatan bisa saling terintegrasi, sehingga mampu menghasilkan multiplier effect bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Sulawesi Selatan.

Hadir dalam pertemuan tersebut Bupati Enrekang Muslimin Bando, Walikota Makassar Ramdhan Pomanto, Bupati Kepulauan Selayar M. Basli Ali, Bupati Takalar Syamsari Kitta, Bupati Jeneponto Ikhsan Iskandar, Bupati Maros Andi Syafril Chaidir Syam, dan Bupati Morowali Taslim.

Sementara, Menparekraf didampingi Plt. Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf Frans Teguh, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Event) Kemenparekraf/Baparekraf Rizki Handayani, Direktur Pengembangan Destinasi Regional Kemenparekraf/Baparekraf Wawan Gunawan, dan Direktur Pemasaran Regional I Kemenparekraf/Baparekraf Vinsensius Jemadu.

Dalam pertemuan tersebut para Bupati dan Walikota berkesempatan memaparkan berbagai potensi wisata dan program unggulan dalam mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di wilayah masing-masing. Mulai dari segi atraksi wisata yang dihadirkan, amenitas, serta aksesibilitasnya.

Secara umum para kepala daerah tersebut berharap Menparekraf dapat memberikan dukungan scaling up SDM bagi para pelaku usaha, pengembangan homestay di desa-desa wisata, serta dukungan pelaksanaan event, promosi, dan pemasarannya.

 

Sharjah Umumkan Pedoman Baru Untuk Pelancong

this formate

SHARJAH, UAE, bisniswisata.co.id: Tim The local Emergency, Crisis and Disaster Management Team (ECDMT) setempat di Sharjah telah memperbarui prosedur bagi penumpang yang tiba melalui Bandara Internasional Sharjah, kata sebuah laporan.

Kantor berita WAM melaporkan, wisatawan harus menunjukkan tes PCR Covid-19 negatif sebelum naik dalam jangka waktu tidak melebihi 72 jam sejak tanggal perjalanan, yang sebelumnya berlaku selama 96 jam.  Mereka harus menjalani tes lagi setibanya di Sharjah.

Pelaksanaan keputusan tersebut dimulai lima hari setelah dipublikasikan, kata ECDMT dalam sebuah pengumuman. Prosedur yang diperbarui mencerminkan ketajaman Emirat untuk menjaga keselamatan anggota komunitas sesuai dengan prosedur dan persyaratan kesehatan yang memastikan pengendalian penyebaran virus.

Pedoman tersebut juga mencakup kepatuhan terhadap tindakan pencegahan yang dilakukan di negara tujuan dengan keharusan memiliki asuransi kesehatan saat bepergian ke luar negeri.

Asuransi

Dilansir dari ArabTrade Secara terpisah, AXA Gulf mengumumkan bahwa perusahaan mereka menawarkan diskon 20% untuk asuransi perjalanan bagi pelanggan yang divaksinasi.

Salah satu perusahaan asuransi internasional terbesar di Gulf Cooperation Council (GCC) ini meluncurkan diskon promosi 20 persen untuk asuransi perjalanan dengan tujuan mendorong penduduk agar aman dan sehat, sambil juga membantu upaya vaksinasi COVID -19 yang sedang berlangsung di wilayah tersebut.  .

Diskon 20 persen untuk asuransi perjalanan akan tersedia bagi pelanggan yang telah mendapatkan vaksinasi kedua untuk COVID-19.  Penawaran ini hanya akan tersedia pada produk keluar AXA, Travel Smart, yang juga merupakan produk perjalanan terlengkap, untuk perjalanan jarak pendek.  

Untuk memanfaatkan diskon ini, yang perlu dilakukan pelanggan adalah mengonfirmasi bahwa mereka telah divaksinasi penuh dan memberikan tanggal dosis kedua mereka.

Dengan paket Travel Smart AXA, pelanggan akan menikmati berbagai keuntungan, termasuk bantuan darurat medis di seluruh dunia, perlindungan dari kehilangan atau pencurian bagasi pribadi.

Begitu juga kehilangan uang dan paspor pribadi, pembelian barang-barang penting darurat jika terjadi keterlambatan bagasi, penundaan keberangkatan sebagai  akibat kejadian tak terduga, dan biaya pengobatan serta transportasi jika terjadi sakit atau cedera yang tidak disengaja.

sodan-sederhana-tanpa-plastik

GALUNGAN: “Galang Apadang?”

this formate

“BILA Galungan terbatas sebagai hari kemenangan “Dharma”, tidakkah ini berarti Dharma hanya menang sehari saja, pas di hari Galungan, lantas di luar Galungan, Dharma itu “keok” berhadapan dengan “adharma”?” tanya seorang sahabat.

BALI, bisniswisata.co.id: Saat umat muslim melaksanakan ibadah puasa, masyarakat Bali yang Hindu merayakan Galungan di tahun 2021 ini. Prosesi persiapan telah berlangsung sejak Minggu, 11 April dan puncaknya pada hari ini Rabu, 14 April.

Adalah Ketut Sumarta, jurnalis senior di Bali yang saat ini menjabat sebagai “Penyarikan” Majelis Desa Adat di Provinsi Bali, menanggapi pertanyaan seorang sahabat hal Galungan apakah galang apadang?

Menurut Ketut Sumarta, dalam teks tua Sundarigama, — lontar yang menyuratkan tandas pemaknaan serangkaian hari-hari suci Dresta Bali,— begitu benderang membahasakan Galungan sebagai patitis ikang adnyana galang apadang.

Maksudnya adalah “pemusatan pikiran sadar nan suci bersih”. Pemusatan pada apa? Pada Yang Mahasuci Mahabersih, Mahaterang-benderang (galang apadang). Upaya pemusatan ini tentu saja tidak dapat dilakukan tiba-tiba, seketika. Sepatutnya dilatih, dilatih, dan terus dilatih, sehingga jadi terbiasa.

Itu sebab, tradisi laku hidup Bali mau pun penyurat Sundarigama mengingatkan: Galungan dalam rangkaian penuh 60 hari, sejak Tumpek Wariga/Tumpek Uduh/Tumpek Bubuh/Tumpek Pangatag, hingga Buda Kliwon Pahang, Pegat Uwakan.

Bila pikiran dilatih terus berturut-turut saban hari, selama 60 hari (2 x 30 atau 25 + 35 hari), terpusat pada kesucian, maka akan terbentuklah habitat kehidupan sehari-hari yang suci, baik dalam tutur kata maupun tindakan, perilaku.

Laku utama yang disyaratkan dalam melakoni rangkaian panjang 60 hari-hari penting ini adalah: pengheningan pikiran dan batin. Bentuknya, berupa: anuduhakna adnyana sandhi (memusatkan pikiran nan jernih); pasang yoga Samadhi (menghubungkan pikiran dengan sang Mula Awal nan Murni); pasekung ikang adnyana nirmala (menjaga pikiran tetap bersih).

Puncak pemusatan pikiran sadar (adnyana) itu dimampat padatkan lagi pada saat siklus waktu menunjuk ke ruas pekan (wuku) waktu ke-10 Sungsang, ruas pekan (wuku) ke-11, Dunggulan. Tradisi spiritual Bali menyuratkan dengan istilah pasekung kumekas ikang adnyana nirmala, lamakane tan kasurupan dening sang Bhuta Galungan—pengendalian pikiran pada kesucimurnian, supaya tidak tersusupi oleh kegelapan.

Wuku ke-11 ini secara mistis dibaca paling “keramat” karena dimaknai sebagai ekadasa pepeking dewata—sebelas arah kesempurnaan sinar terang dewata, yang mencakup 8 arah mata angin + 3 lapis di pusat: atas, bawah, dan tengah. Ini dibaca sebagai momentum ngawindu, menyempurna, untuk mencapai keheningan (sunyata), yang memiliki daya penuh-utuh-seluruh, sehingga dipahami kemahadahsyatannya itu “tak terbatas”: tan patepi (tak bertepi), tan pabungkah (tanpa berpangkal), tan patungtung (tanpa berujung).

Laku menghening ini dilakukan dengan jenek awengi, sehari penuh, hingga esok hari, dinamakan Umanis Galungan.

Inilah inti-sari-pati sujati segenap tradisi keagamaan dalam visi tetua Bali yang dikemas nyata lewat hari-hari suci, terangkai siklis berulang-ulang itu. Melatih mengendalikan pikiran supaya bebas dari balutan mala (noda, gelap) sehingga senantiasa terpusat pada yang nirmala, tiada noda. Dengan pikiran nirmala, hidup pun niscaya menjadi enteng, bebas, merdeka, jujur, apa adanya. Tidak “salah sangka” terhadap kehidupan. Tidak pula “sesat pikir” tentang hidup dalam kehidupan.

Metode atau cara melatih pikiran agar nirmala itu beragam. Bisa dengan metode marerainan secara sosial-budaya-spiritual, atau menempuh jalan spiritual-personal dengan tapa brata yoga samadhi.

Ingat pada momentum hari-hari suci (rerainan), lalu menyiapkan banten; merangkai dedaunan, bunga, buah dalam bentuk yang rapi dan indah; matetuasan dan mareringgitan; mempersembahkan banten dengan rasa lascarya  (tulus ikhlas), adalah cara, bentuk, proses latihan bhakti demi latihan memfokuskan pikiran, hati, dan jiwa pada Yang Nirmala.

Bagi yang terbiasa menjelajah ke dalam diri, melakukan tapa brata yoga samadhi, duduk hening juga merupakan cara, bentuk, proses latihan bhakti, melaksanakan persembahan internal. Bagi yang mampu berderma, berbagi kepada sesama, itu juga merupakan bhakti sosial bermakna spiritual. Tujuan puncaknya satu: menjadikan pikiran nirmala, hati dan jiwa liang galang apadang, terang benderang-cemerlang.

Dia yang pikiran, hati, dan jiwanya telah senantiasa nirmala, galang apadang, bersih, bernas, terang cemerlang, tiada bernoda, tiada berkemelekatan, itulah yang sejatinya telah menang, jaya, unggul dalam kehidupan ini, kini, dan di sini. Karena dalam keseharian hidup dia telah menang atas kehidupan, maka orang sekelas ini tidak perlu lagi berpura-pura menang. Dia tidak perlu lagi pula mengalahkan siapa-siapa di luar “dirinya”. Karena, Yang Suci itu, sesejatinya tidak punya musuh, tiada tandingan, layaknya galang apadang  tak tersentuh noda gelap setitik jentik pun.

Selamat menjalani dan menjalankan Galungan, Sahabat dan Sameton Sami. Dumugi pikiran, hati, dan jiwa Sahabat serta Sameton Sami senantiasa liang galang apadang; kemenangan, kejayaan, keunggulan, senantiasa bersama Anda. Sukses dan Rahayu selalu. *Ketut Sumarta

 

Tujuh Kiat Instagram Untuk Hasilkan Prospek Bisnis hotel Anda

this formate

CYPRUS, bisniswisata.co.id: Tahukah Anda bagaimana orang mencari hotel saat ini?  Mereka mengunjungi platform pencarian / pemesanan hotel untuk menemukan hotel di tujuan mereka. Begitu mereka menemukan beberapa nama, mereka menuju ke Instagram untuk memeriksa hotel.

Mengapa Instagram? Karena mereka tahu di sanalah mereka bisa menemukan foto dan video-bukti kualitas hotel yang mereka ambil.

Apa artinya bagi pelaku bisnis perhotelan ini?Dilansir dari Traveldailynews.com, artinya, Instagram dapat digunakan untuk menarik tamu ke hotel Anda, asalkan Anda tahu apa yang harus diposting untuk mengesankan pencari.

Cara menggunakan Instagram untuk merayu pencari hotel

1. Tunjukkan bagaimana rasanya berada di hotel Anda
Gaya konten umum yang diadopsi oleh sebagian besar pelaku bisnis perhotelan adalah tampilan fasilitas dan kamar di hotel mereka. Meskipun ini, tidak diragukan lagi, penting, ini bukan pemicu emosional yang kuat.

Hal yang Anda butuhkan adalah sesuatu yang menarik emosi penonton. Sesuatu yang membuat mereka menginginkan pengalaman langsung di hotel Anda.

Apa saja contohnya?. Alih-alih memposting hanya kamar tidur Anda, tunjukkan pengalaman tidak biasa yang dialami seseorang di dalamnya. Alih-alih hanya menunjukkan gym Anda, tunjukkan bagaimana instruktur Anda membantu orang dengan bebas.

Di ruang yoga atau spa, biarkan pemirsa melihat upaya ekstra yang Anda lakukan untuk menciptakan pengalaman yang luar biasa.

2. Sesekali, ceritakan sebuah cerita
Setiap postingan tidak harus mengikuti tema yang sama. Anda dapat mengambil arah baru dengan mencoba postingan bertema cerita.

Untungnya, Instagram memiliki gulungan dan cerita. Sesekali, Anda dapat membuat cerita bergaya carousel yang menampilkan cerita tentang kehidupan seorang tamu di hotel Anda – berpindah dari tempat tidur ke kamar mandi, turun ke kolam renang, kembali ke kamar, lalu ke lapangan tenis. , ruang spa, dll. Jenis posting cerita semacam ini akan selalu memicu keinginan di benak pemirsa.

3. Dapatkan banyak keterlibatan pada posting Anda
Terkait halaman hotel di IG, orang tidak hanya memeriksa postingan dan keluar. Mereka tinggal membaca komentar dan interaksi. Mereka ingin melihat apakah seseorang pernah berada di hotel itu sebelumnya.

Jika ya, apa pengalaman mereka? Seberapa sahkah postingan di halaman; apakah tamu yang dinyatakan sebagai tamu sebenarnya atau beberapa staf berpura-pura menjadi tamu?

Singkatnya, pencari hotel mencari bukti sosial. Jadi, Anda harus memberikannya kepada mereka. Bagaimana Anda menyediakan ini? Anda mulai dengan membeli banyak pengikut Instagram. Saat Anda membeli pengikut Instagram, itu mengatur nada untuk diikuti lebih banyak pengikut organik.

Saat mereka melakukannya, jumlah pengikut Anda secara keseluruhan bertambah, sehingga menimbulkan lebih banyak interaksi pada pos Anda.

Ingat, jika Anda memiliki 10k pengikut, peluang mendapatkan suka dan komentar pada posting Anda lebih tinggi daripada jika Anda hanya memiliki 1k pengikut.

4. Posting testimonial dari tamu
Seperti yang kami katakan di bagian sebelumnya, bukti sosial sangat penting di Instagram. Dan cara lain untuk mendapatkannya adalah melalui umpan balik dan testimonial pelanggan.

Jadi, pastikan Anda melatih staf Anda tentang cara memulai percakapan yang menarik dengan tamu untuk mendapatkan testimonial. Anda kemudian dapat memposting testimonial ini di halaman IG Anda.

Anda juga dapat meyakinkan tamu (dengan insentif, tentu saja) untuk membuat postingan di IG tentang pengalaman mereka, menandai hotel Anda dalam prosesnya. Anda kemudian akan mengambil screenshot posting ini dari halaman tamu dan memposting ulang di halaman Anda. Itu cara lain untuk mendapatkan bukti sosial.

5. Ceritakan kisah di balik bisnis Anda
Setiap bisnis memiliki cerita di baliknya. Sayangnya, kami mengabaikan cerita ini dalam strategi pemasaran konten kami. Anda akan terkejut melihat bagaimana calon tamu dapat tertarik dengan cerita hotel Anda.

Apakah itu cerita tentang arsitektur bangunan, sejarah kota / kota, sumber fasilitas tertentu, alasan di balik beberapa pemasangan atau penghapusan fasilitas, orang-orang ramah yang bekerja di hotel Anda, pengalaman khusus yang hanya diberikan oleh properti Anda. Pikirkan saja kisah menarik dan ceritakan.

6. Mempromosikan atraksi lokal
Para pelaku bisnis perhotelan terkadang lupa bahwa sebagian besar tamu yang mengunjungi tempat mereka tidak hanya datang untuk tidur dan menjelajahi fasilitas mereka. Beberapa dari mereka juga ingin menjelajahi komunitas lokal.

Tapi itu hanya jika mereka tahu ada sesuatu yang menarik atau menarik perhatian di komunitas. Inilah sebabnya mengapa penting untuk mempromosikan tempat atau tujuan menarik di komunitas terdekat Anda.

7. Jangan pernah lupa untuk menampilkan barang-barang terbaru
Apakah Anda baru saja memperbarui kolam renang Anda? Menambahkan area lounge baru? Merenovasi ruang konferensi Anda untuk menampilkan desain dan fasilitas terbaru? Apakah hotel Anda baru saja mendapatkan penghargaan? Jika demikian, silakan bagikan pencapaian ini dengan pengikut IG Anda.

Hal-hal semacam ini dapat membuat tempat usaha Anda menarik dan menarik bagi seseorang yang menjelajahi halaman Anda untuk pertama kalinya.

 

‘Revenge Travel’: Semua yang Perlu Anda Ketahui Tentang Tren Perjalanan Pasca Pandemi  

this formate

JAKARTA,bisniswisata.co.id :Adanya peningkatan dorongan vaksinasi di seluruh dunia, maka kemajuan sedang dibuat dalam sertifikasi status vaksinasi wisatawan, dan negara-negara menjadi jauh lebih menerima untuk menyambut wisatawan.Sekarang ada harapan yang tinggi untuk perjalanan internasiona kembali normal.

Dilansir dari Wego Travel blog, akibatnya adalah istilah ‘perjalanan balas dendam’ arau Revenge Travel akan menjadi tren sepanjang musim panas 2021 dan seterusnya.

Istilah ini pada dasarnya berarti, setelah dikurung selama setahun, para pelancong di seluruh dunia sekarang mulai merencanakan liburan yang lebih lama, lebih jauh, dan lebih mahal sebagai pembalasan atas karantina virus Corona yang suram dan berkepanjangan.

Karena itu, menurut kami, seperti inilah perjalanan balas dendam setelah COVID-19 dan bagaimana para pelancong akan memutuskan tujuan mereka

Sementara para pelancong sangat ingin untuk kembali ke sana, mengingat kesadaran yang meningkat yang ditimbulkan oleh pandemi, mereka pasti akan mempertimbangkan hal-hal berikut:

Apakah virus menyebar di tempat mereka tinggal?, apakah virus menyebar ke mana mereka ingin pergi?

Bahkan jika para pelancong telah dengan patuh divaksinasi untuk virus korona sebelum perjalanan mereka, kemungkinan besar akan praktekan protokol kesehatan dalam minggu – minggu menjelang keberangkatan mereka.  Negara tujuan bahkan mungkin mengamanatkan mereka untuk melakukannya dengan memakai masker dan aturan jarak sosial.

Pelancong juga akan secara sadar menghindari tujuan dengan tingkat penularan komunitas yang tinggi dan tempat-tempat yang akan menempatkan kesehatan mereka pada risiko yang lebih tinggi.

Harga awalnya akan rendah, tapi tidak lama

Menanggapi ketakutan pandemi, maskapai penerbangan akan tetap beroperasi dalam skenario permintaan yang berkurang, artinya tiket penerbangan pada awalnya akan tersedia dengan harga lebih rendah.  Untuk mempermanis kesepakatan, penerbangan dan hotel juga telah menawarkan kebijakan pembatalan dan penjadwalan ulang yang fleksibel.

Namun, dengan keyakinan yang lebih besar dari kampanye vaksinasi global dan niat untuk bepergian terus meningkat, permintaan tiket penerbangan dan reservasi hotel pasti akan melonjak, dan dengan itu harga meningkat.

Jadi, pelancong yang giat mungkin mempertimbangkan untuk mengamankan penerbangan dan hotel mereka sebelum musim semi 2021 berakhir — sekarang juga — untuk mengejar ketinggalan di global dan untuk memanfaatkan sepenuhnya tarif yang lebih rendah dan kebijakan yang murah hati.

Lebih banyak pembelian perjalanan

Orang-orang akan terus memperhatikan kesehatan dan keselamatan mereka dalam kenyataan pasca-pandemi.  Berkenaan dengan perjalanan, ini berarti masker wajah, pembersih tangan, tisu antibakteri, dan sebagainya praktis akan menjadi barang wajib dan akan tetap demikian di masa mendatang.

Selain itu, karena perjalanan balas dendam berarti melepaskan keinginan untuk bepergian dengan melakukan perjalanan yang lebih jauh dan lebih jauh, beberapa aksesori perjalanan mungkin dijamin untuk membuat penerbangan jarak jauh tersebut jauh lebih dapat ditanggung.

Meskipun sebagian besar orang telah menghemat banyak uang karena pembatalan dan pembatasan perjalanan, banyak yang pada awalnya masih akan berhati-hati tentang pengeluaran karena ekonomi sedang dibangun kembali di seluruh dunia.

Menanggapi hal ini diperkirakan situs web e-commerce membagikan Anda penawaran voucher kupon favorit, untuk mendorong pelanggan terjun dalam hiruk-pikuk perjalanan balas dendam.

Kebersihan adalah utama

Beberapa orang akan berpendapat bahwa cara untuk tetap sehat dan higienis yang diadopsi selama pandemi seharusnya menjadi standar selama ini, dan industri perhotelan  tidak punya pilihan selain mematuhinya.

Meskipun memilih antara hotel dan rental liburan, seperti apartemen berperabot, rumah atau kondominium hadir dengan pro dan kontra sendiri, sebagian besar wisatawan pada awalnya akan tertarik pada merek hotel terpercaya.

Selama pandemi, industri hotel telah melihat dan menekankan pentingnya kerangka kerja yang memastikan standar kebersihan dan kebersihan.  Dalam hal ini, brand hotel  memiliki keunggulan kompetitif  karena mereka telah banyak memasarkan protokol keselamatan dan kebersihan sejak tahun lalu.

Terkurung dalam aktivitas rumah tangga selama tahun 2020 telah membuat banyak wisatawan haus akan ruang terbuka lebar.  Oleh karena itu, banyak orang kemungkinan akan mengidamkan  panggilan alam liar dan membuat rencana untuk mengunjungi alam bebas tahun ini.  Itu juga membuat upaya jarak sosial yang baik.

 Namun, perlu diingat bahwa tujuan luar ruangan mungkin masih menarik kelompok pengunjung yang berpikiran sama karena banyak yang lebih memilih untuk tetap berada di tempat terbuka pada liburan mereka yang telah lama ditunggu.  Ingatlah untuk selalu memperhatikan jaga jarak Anda dan kenakan alat pelindung Anda.

 

Survey: 68% bepergian di Musim Panas ini;  25% akan “Revenge Travel”

this formate

NEWYORK, bisniswisata.co.id: Sedikitnya 67,72% orang Amerika di atas  usia 18 atau hampir 173 juta orang berencana untuk bepergian musim panas ini.  Jika Anda menambahkan anak-anak, angka ini akan melampaui 200 juta orang.  Ini adalah sejumlah besar orang yang akan melakukan perjalanan saat kami terus memerangi pandemi.

The Vacationer memposting Revenge Travel / Summer 2021 Travel Survey, yang dilakukan untuk mengetahui berapa banyak orang Amerika yang akan melakukan perjalanan musim panas ini serta berapa banyak yang berencana untuk melakukan perjalanan lebih banyak untuk mendapatkan Revenge Travel  alias wisara  “balas dendam” akibat COVID -19.

Survei tersebut melibatkan 535 orang dewasa Amerika di atas usia 18 tahun dan dilakukan secara online menggunakan antarmuka / audiens SurveyMonkey atas nama kami pada tanggal 20 Maret 2021,” kata Eric Jones, Instruktur Matematika di Rowan College South Jersey, menganalisis survei tersebut.

Berikut adalah surveynya serta  temuan dengan beberapa statistik utama: https://thevacationer.com/march-2021-travel-survey

  1. Apakah Anda berencana melakukan perjalanan musim panas ini?  jawabnya : Iya.  – 67,72%  , Tidak – 32.28%

Perbandingan Demografis yang Menarik – Hampir 11% lebih banyak pria daripada wanita menyatakan mereka berencana untuk bepergian musim panas ini. 

Hal ini serupa dengan Survei Perjalanan Vaksin COVID-19 kami di mana pria lebih nyaman bepergian saat ini.  Selain itu, Survei Mei 2020 kami juga menunjukkan tren pria yang lebih rela bepergian selama pandemi.

  1. Setelah pandemi COVID-19 resmi berakhir, seberapa sering Anda berencana bepergian?  perjalanan balas dendam akibat minat terpendam karena COVId-19. ? jawabannya, 

lebih dari sebelum COVID-19 capai 25,00% dan kurang dari sebelum COVID-19. sebanyak 16,98% serta sama seperti sebelumnya COVID-19 capai 58,02%

Kesimpulan Utama: 25,00% orang berencana untuk bepergian lebih dari sebelum COVID-19 setelah pandemi resmi berakhir. 

Ini jauh lebih banyak daripada 16,98% yang mengatakan bahwa mereka berencana untuk bepergian lebih sedikit.  Selama setahun terakhir, ada banyak diskusi tentang “perjalanan balas dendam”. 

Artinya, orang-orang telah menahan hasrat perjalanan mereka selama pandemi sehingga mereka berniat untuk “menebusnya” sesegera mungkin.

Perbandingan Demografis yang Menarik – Orang-orang di wilayah pegunungan yang mencakup negara bagian Montana, Idaho, Wyoming, Colorado, New Mexico, Arizona, Utah, dan Nevada adalah yang paling mungkin melakukan perjalanan lebih banyak daripada sebelum COVID-19 setelah pandemi selesai.

Sebanyak  37,84% orang di wilayah ini menyatakan mereka berencana untuk melakukan perjalanan lebih banyak.  Negara bagian ini cenderung lebih terbuka dan berpenduduk lebih sedikit daripada banyak negara bagian lainnya. 

Mereka juga menarik lebih banyak orang yang suka berpetualang sehingga tidak mengherankan jika mereka ingin keluar dan lebih sering bepergian.

  1. Apa yang ingin Anda lakukan agar dapat melakukan perjalanan dengan normal dan aman lagi tanpa batasan?  (Centang Semua yang Berlaku Kecuali Jika Anda Memeriksa Pilihan Terakhir.)

Jawabannya adalah menghabiskan malam di penjara – 16,79%, Tidak bertemu sahabat Anda selama setahun – 22,01%, Tidak makan makanan favorit Anda selama setahun – 24,25%, Tidak berolahraga selama setahun – 23,13%, Tidak berhubungan seks selama setahun – 18,10%, Tak ada satupun.  (Jika mencentang pilihan ini, jangan periksa yang lain) – 38.25%

Kesimpulan Utama: 61,75% orang Amerika atau lebih dari 157 juta orang akan setuju untuk menghabiskan malam di penjara, tidak bertemu sahabat mereka selama setahun, tidak kosumsi makanan favorit mereka selama setahun, tidak berolahraga selama setahun atau tidak berhubungan seks selama setahun untuk bepergian dengan normal dan aman lagi tanpa batasan. 

Banyak orang akan setuju untuk melakukan lebih dari satu hal ini.  Jelaslah bahwa orang-orang sangat ingin bepergian.  Mereka bahkan rela melakukan tugas-tugas abnormal agar bisa kembali normal.

Perbandingan Demografis yang Menarik – Survei menunjukkan bahwa 10% lebih banyak pria daripada wanita akan setuju untuk menghabiskan malam di penjara untuk bepergian secara normal dan aman lagi tanpa batasan. 

Sebaliknya, 6% lebih banyak wanita daripada pria yang setuju untuk tidak berhubungan seks selama setahun untuk tunjangan perjalanan yang sama.  Poin data ini tampaknya sesuai dengan stereotip pria yang ingin merasa “macho” dan lebih mendambakan seks daripada wanita.

  1. Bagaimana perasaan Anda saat bepergian sekarang karena Joe Biden adalah presiden?. Jawabannya: Lebih aman.  – 38,81% (hampir 100 juta orang Amerika), Kurang aman.  – 19,78%, Hampir sama.  – 41,42%

 

Searching Travel ke Singapura Melonjak Usai Pembicaraan soal ‘Travel Bubble’

this formate

SINGAPURA, bisniswisata.co.id: Searching tiket tujuan Singapura mengalmenglonjakan signifikan dalam penelusuran perjalanan ke Singapura yang berasal dari Australia, Indonesia, Malaysia, dan Taiwan selama dua minggu terakhir bulan Maret 2021. 

Peningkatan ini terdeteksi di seluruh konsorsium data ADARA, bertepatan dengan pengumuman publik tentang rencana untuk memulihkan perjalanan antara negara-negara itu dengan Singapura.

Dilansir dari Travel Daily Media, Peningkatan paling signifikan dalam pencarian travel ke Singapura terdeteksi dari Australia, yang merupakan negara pertama yang mengumumkan pembicaraan tentang potensi travel bubble bilateral dengan Singapura. 

Dalam dua minggu setelah berita tersebut, penelusuran perjalanan dari Australia ke Singapura mengalami peningkatan pangsa pasar sebesar 34%, dibandingkan dengan volume semua penelusuran ke Singapura pada periode yang sama. 

Sepanjang 15-28 Maret lalu, penelusuran dan pemesanan perjalanan dari Australia ke Singapura juga meningkat, dibandingkan periode sebelumnya (1-14 Maret).

Di negara lain yang juga memulai diskusi seputar pengaturan travel bubble dengan Singapura, peningkatan pencarian perjalanan juga telah terdeteksi untuk jangka waktu yang sama. 

Misalnya, penelusuran perjalanan dari Malaysia dan Indonesia ke Singapura sama-sama mengalami peningkatan pangsa pasar sebesar 19%, sedangkan penelusuran dari Taiwan ke Singapura mengalami peningkatan sebesar 14%.

Di luar negara-negara yang sedang memnahas seputar pengaturan perjalanan bilateral, Denmark dan Uni Emirat Arab juga mengalami peningkatan pangsa pasar pencarian perjalanan global ke Singapura masing-masing sebesar 26% dan 19%.

Pertumbuhan positif dalam penelusuran perjalanan yang berasal dari pasar sumber ini ke Singapura merupakan indikator awal dari permintaan terpendam untuk perjalanan internasional.  

Ketika pengaturan menguat dan lebih banyak pengumuman terwujud dalam beberapa minggu dan bulan mendatang, masih ada lebih banyak potensi perjalanan intra-regional yang secara bertahap akan pulih, karena permintaan travel yang terpendam terakumulasi di sebagian besar tahun 2020 dan awal 2021 dirilis secara bergelombang. 

 

Kuil Angkor Kamboja Tutup Lagi Untuk Menahan Penyebaran COVID-19

this formate

PHNOM PENH, bisniswisata.co.id:  Kuil Angkor  Watt, Kamboja,  situs arkeologi terkenal di dunia ditutup. Semua pengunjung – baik lokal maupun asing – dilarang mengunjungi kuil sekarang hingga 20 April 2021.

Dilansir dari Travel and Leisure Wabah COVID-19 di Kamboja telah mendorong pejabat pemerintah untuk menutup sementara kompleks candi Angkor, tujuan wisata paling populer di negara itu.

Penutupan dua minggu itu adalah yang terbaru dari banyak langkah keamanan yang baru-baru ini diberlakukan sejak Kamboja mulai mengalami lonjakan kasus COVID-19 pada Februari.  

Otoritas Apsara, badan pemerintah yang mengawasi kompleks Candi Angkor, mengatakan bahwa menghentikan sementara semua wisatawan untuk mengunjungi situs arkeologi tersebut merupakan langkah penting dalam menahan penyebaran virus, mengutip  Associated Press.

Kamboja saat ini mengizinkan turis internasional untuk masuk ke negara itu, tetapi pengunjung diharuskan menjalani karantina wajib sebelum bebas bergerak. 

Kementerian Kesehatan melaporkan akhir pekan lalu bahwa Kamboja telah melihat 113 kasus lokal baru dan dua kematian, semuanya ditelusuri kembali ke seorang penduduk asing yang melanggar aturan karantina di sebuah hotel dan pergi ke klub malam pada awal Februari.

Pada 20 Februari, pemerintah mengumumkan rencana penutupan dua minggu semua sekolah umum, bioskop, bar, dan tempat hiburan di ibu kota, Phnom Penh.  Penutupan kemudian diperpanjang di seluruh negeri untuk sekolah, pusat kebugaran, ruang konser, museum, dan tempat berkumpul lainnya.

Penggunaan masker wajah kini diwajibkan di Phnom Penh, dan pada awal bulan ini, jam malam dua minggu mulai pukul 8 malam sampai jam 5 pagi juga diberlakukan di ibukota.  

Empat provinsi terpadat di Kamboja juga menerapkan mandat masker.  Selain itu, pihak berwenang telah menerapkan hukuman pidana yang lebih ketat untuk pelanggaran protokol keselamatan ini.

Dengan populasi sekitar 17 juta, Kamboja telah memutuskan untuk memperluas kampanye vaksinnya, dengan tujuan menginokulasi satu juta orang per bulan mulai April.  

Menurut data dari Johns Hopkins Coronavirus Resource Center, Kamboja mencatat total 3.028 kasus, termasuk 23 kematian, sejak awal pandemi.