INTERNATIONAL

Sharjah Umumkan Pedoman Baru Untuk Pelancong

SHARJAH, UAE, bisniswisata.co.id: Tim The local Emergency, Crisis and Disaster Management Team (ECDMT) setempat di Sharjah telah memperbarui prosedur bagi penumpang yang tiba melalui Bandara Internasional Sharjah, kata sebuah laporan.

Kantor berita WAM melaporkan, wisatawan harus menunjukkan tes PCR Covid-19 negatif sebelum naik dalam jangka waktu tidak melebihi 72 jam sejak tanggal perjalanan, yang sebelumnya berlaku selama 96 jam.  Mereka harus menjalani tes lagi setibanya di Sharjah.

Pelaksanaan keputusan tersebut dimulai lima hari setelah dipublikasikan, kata ECDMT dalam sebuah pengumuman. Prosedur yang diperbarui mencerminkan ketajaman Emirat untuk menjaga keselamatan anggota komunitas sesuai dengan prosedur dan persyaratan kesehatan yang memastikan pengendalian penyebaran virus.

Pedoman tersebut juga mencakup kepatuhan terhadap tindakan pencegahan yang dilakukan di negara tujuan dengan keharusan memiliki asuransi kesehatan saat bepergian ke luar negeri.

Asuransi

Dilansir dari ArabTrade Secara terpisah, AXA Gulf mengumumkan bahwa perusahaan mereka menawarkan diskon 20% untuk asuransi perjalanan bagi pelanggan yang divaksinasi.

Salah satu perusahaan asuransi internasional terbesar di Gulf Cooperation Council (GCC) ini meluncurkan diskon promosi 20 persen untuk asuransi perjalanan dengan tujuan mendorong penduduk agar aman dan sehat, sambil juga membantu upaya vaksinasi COVID -19 yang sedang berlangsung di wilayah tersebut.  .

Diskon 20 persen untuk asuransi perjalanan akan tersedia bagi pelanggan yang telah mendapatkan vaksinasi kedua untuk COVID-19.  Penawaran ini hanya akan tersedia pada produk keluar AXA, Travel Smart, yang juga merupakan produk perjalanan terlengkap, untuk perjalanan jarak pendek.  

Untuk memanfaatkan diskon ini, yang perlu dilakukan pelanggan adalah mengonfirmasi bahwa mereka telah divaksinasi penuh dan memberikan tanggal dosis kedua mereka.

Dengan paket Travel Smart AXA, pelanggan akan menikmati berbagai keuntungan, termasuk bantuan darurat medis di seluruh dunia, perlindungan dari kehilangan atau pencurian bagasi pribadi.

Begitu juga kehilangan uang dan paspor pribadi, pembelian barang-barang penting darurat jika terjadi keterlambatan bagasi, penundaan keberangkatan sebagai  akibat kejadian tak terduga, dan biaya pengobatan serta transportasi jika terjadi sakit atau cedera yang tidak disengaja.

Hilda Ansariah Sabri

Hilda Ansariah Sabri, Pendiri, Pemimpin Umum, Pemimpin Redaksi dan pemegang sertifikasi Wartawan Utama Dewan Pers. Saat ini menjabat sebagai Ketua Departemen Pariwisata PWI Pusat ( 2018-2023)