Foto arsip dari Kantor Humas Kota Bacolod
MANILA, bisniswisata.co.id: Ayam inasal terkenal dari Kota Bacolod dipanggang selama Festival Ayam Inasal ke-2 pada Mei 2019. Resep ayam panggang dari Visayas Barat ini termasuk di antara hidangan Filipina yang mendapatkan tempat dalam peringkat TasteAtlas April 2026, bersama dengan adobo dan sinigang babi.
Ayam inasal (ayam panggang), sinigang (sup asam), dan adobong manok (semur ayam dengan kecap dan cuka) khas Filipina kembali meraih kemenangan kuliner dengan masuk dalam peringkat terbaru TasteAtlas April 2026.
Inasal berada di peringkat ke-40 dalam daftar hidangan terbaik di dunia dan menduduki peringkat teratas hidangan ayam terbaik di Asia Tenggara, sementara adobong manok berada di peringkat ke-7 dalam kategori tersebut.
Sementara itu, sinigang babi menempati peringkat ke-52 dalam daftar dunia, dengan TasteAtlas menyebut Max’s Restaurant sebagai tempat makan yang menawarkan versi hidangan yang “paling ikonik”.
Variasi hidangan sup Filipina ini, yang populer karena kuahnya yang asam dan gurih, terdiri dari berbagai potongan daging babi yang direbus bersama buah asam jawa.
Di sisi lain, ayam inasal adalah hidangan panggang khas dari Visayas Barat, dan dikenal karena rasa asapnya yang kaya setelah direndam dalam campuran cuka dan berbagai rempah-rempah seperti serai, bawang putih, dan jahe.
“Selama memanggang, daging diolesi dengan minyak yang diresapi annatto yang memberikan warna keemasan yang menggugah selera dan rasa pedas yang unik pada ayam,” tulis TasteAtlas dalam entri hidangan tersebut.
Sekretaris Pariwisata Dita Angara-Mathay pada memuji pengakuan tersebut karena semakin mengangkat tradisi kuliner Filipina di panggung global.
“Masakan Filipina selalu menjadi ekspresi kuat dari identitas kita dan penggerak yang bermakna bagi pariwisata budaya. Setiap hidangan membawa cerita, tradisi, dan kreativitas masyarakat kita, menawarkan koneksi yang lebih dalam kepada pengunjung asing dan lokal melalui cita rasa yang sama,” katanya.
Selain prestise kuliner, Angara-Mathay mengatakan penghargaan semacam itu memberikan dorongan lebih besar bagi Filipina dengan menciptakan peluang bagi sektor tersebut, khususnya petani, produsen makanan, koki, dan pemilik usaha kecil. (PNA)










