UNWTO dan Infecar Luncurkan Kompetisi Startup Untuk Tekhnologi Hotel

this formate

MADRID, bisniswisata.co.id : Organisasi Pariwisata Dunia (UNWTO) bekerja sama dengan Infecar (Feria de Gran Canaria) untuk mengidentifikasi wirausahawan yang memainkan peran penting dalam membentuk kembali lanskap hotel dan model bisnis baru.

Kompetisi Startup UNWTO untuk Teknologi dan Solusi Pariwisata di Hotel dan Model Bisnis Baru terbuka untuk semua startup atau pengusaha di seluruh dunia.

Kompetisi ini akan memberikan penghargaan kepada 10 finalis dengan solusi terbaik dalam kategori Inovasi dalam Perhotelan Digital dan Model Bisnis serta Dampak Keberlanjutan.

Inovasi dan teknologi dalam industri perhotelan mendefinisikan kembali esensi pengalaman tamu, mengubah hotel menjadi pusat layanan yang dipersonalisasi dan lancar. 

“Dengan pesaingnya, kami mencari startup di tingkat global yang memelopori solusi yang meningkatkan standar kepuasan tamu, efisiensi operasional, dan keberlanjutan untuk hotel dan model bisnis baru,” kata Natalia Bayona, Direktur Eksekutif, Organisasi Pariwisata Dunia (UNWTO).

Menjadi tuan rumah Kompetisi Startup UNWTO untuk tahun kedua berturut-turut di Infecar, dengan fokus khusus pada teknologi dan solusi pariwisata untuk hotel, pihaknya menggarisbawahi dedikasi untuk mendorong keberlanjutan dan inovasi dalam industri penting ini, kata Natalia Santana, Direktur Jenderal Infecar, Feria de Gran Canaria.

Para finalis akan menyampaikan idenya di Tourism Tech Adventures Canarias pada 20 Februari 2024 di Las Palmas de Gran Canaría, dilanjutkan dengan mentoring dari mitra internasional.

Startup pemenang akan menerima dukungan yang disesuaikan, menjadi anggota Jaringan Inovasi UNWTO dengan akses terhadap modal ventura dan sektor swasta, akan menerima peluang beasiswa dari Tourism Online Academy, dan potensi implementasi proyek mereka.

Tentang Kompetisi Startup UNWTO:

UNWTO, melalui Departemen Inovasi, Pendidikan, dan Investasi, telah mengembangkan 14 kompetisi kewirausahaan global (“Kompetisi Startup Pariwisata UNWTO”), dan 11 tantangan spesifik yang telah menghasilkan Jaringan Inovasi dengan lebih dari 7000 Anggota. 

Kompetisi startup UNWTO memicu revolusi di sektor pariwisata, mengarahkannya menuju tingkat kecerdasan, keberlanjutan, dan inovasi yang lebih tinggi. Kompetisi ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendukung startup pionir yang dapat berkontribusi terhadap transformasi industri.

Tentang Infecar:

Infecar atau Feria de Gran Canaria, berdiri sebagai pusat pameran dan konferensi terkemuka yang terletak di Gran Canaria, Spanyol. 

Berkomitmen untuk memajukan pertumbuhan ekonomi, perusahaan ini secara aktif mendorong inovasi dan kolaborasi di berbagai industri melalui acara dan inisiatif.

 

Media Asia Tenggara Bahas Peluang Baru Kerjasama Media Dunia

this formate

Pertemuan media Asean dapat belajar dari pengalaman dan pandangan yang dibagikan oleh media-media dari seluruh dunia.

KUNMING, bisniswisata.co.id: Baru-baru ini, perwakilan media dari Thailand, Laos, Myanmar, dan Kamboja berkumpul di Kunming, ibu kota Provinsi Yunnan, China barat daya, untuk menyampaikan pidato dan berbagi perspektif tentang pengembangan kerja sama media global dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Media Dunia kelima (Yunnan, China) dan Forum Komunikasi Internasional Yunnan kedua.

KTT Media Dunia kelima (Yunnan, China), yang berlangsung hingga Jumat (8/12), diselenggarakan bersama oleh Kantor Berita Xinhua dan pemerintah Provinsi Yunnan. Konferensi tersebut dihadiri oleh lebih dari 300 perwakilan dari sekitar 80 institusi, termasuk media, organisasi internasional, dan wadah pemikir, dari hampir 30 negara dan kawasan.

Pemimpin Redaksi dari Thailand, Watcharin menyebutkan pentingnya kerja sama media. Dia menekankan bahwa China dan Thailand harus menjalin lebih banyak kerja sama, terutama media berita, yang dapat membantu membangun jembatan bagi masyarakat kedua negara untuk memperdalam pemahaman terhadap satu sama lain.

Tema pertemuan tersebut adalah “Meningkatkan Kepercayaan Global, Mendorong Pengembangan Media” (Boosting Global Confidence, Promoting Media Development). Dengan pesatnya perkembangan teknologi, media dari semua negara perlu bekerja sama untuk menghadapi tantangan dan merangkul peluang baru.

Dalam pidatonya di acara pembukaan itu, Wakil Direktur Kantor Berita Laos Sivanxay Siphankham mengatakan, teknologi baru meningkatkan cara-cara baru dalam menyajikan dan memproduksi berita. 

“Dengan evolusi teknologi, jurnalis media harus terus meningkatkan kemampuan, dan organisasi media arus utama harus bekerja sama guna menghasilkan produk berita yang lebih baik.”

Direktur Jenderal Kementerian Informasi Myanmar Thida Tin mengutarakan keyakinannya bahwa Inisiatif Sabuk dan Jalur Sutra bertujuan memperkuat kerja sama dan pertukaran antarnegara.

Di bawah Inisiatif Sabuk dan Jalur Sutra, negara-negara anggota dapat meningkatkan pertukaran informasi dan komunikasi untuk mendorong pembangunan Jalur Sutra Digital.

“Di bawah Inisiatif Sabuk dan Jalur Sutra, saya berharap kerja sama media dapat membawa peluang baru bagi pengembangan media kita.”

Dalam subforum KTT tersebut, Thida Tin dengan antusias berdiskusi dengan media dan kalangan cendekiawan.

Wakil Direktur Jenderal Kantor Berita Khmer Kamboja Khan Sophirom membagikan pandangannya mengenai Bandar Udara Internasional Siem Reap Angkor yang mulai beroperasi di Kamboja tahun ini.

Bandar Udara Internasional Siem Reap Angkor dibangun dengan investasi China dan secara resmi dibuka pada 16 Oktober tahun ini.“Dalam upacara pembukaan, kita menyaksikan persahabatan yang mendalam antara Kamboja dan China, dan kita juga melihat kerja sama media Kamboja dan China untuk bersama-sama melaporkan berbagai peristiwa berita,”

Sebagai seorang jurnalis, dia berharap dapat memperkuat kerja sama dengan media dari seluruh dunia, terutama media China, tambah Khan Sophirom.

Dia berharap dapat belajar lebih banyak dari  dan wawasan yang dibagikan oleh media-media dari seluruh dunia pada acara selanjutnya. “Saya ingin membagikan perspektif saya dari Thailand dan Asia Tenggara kepada mereka,” tutur Pemimpin Redaksi Kantor Berita Thailand Watcharin Setakudan.

Menurut Khan Sophirom dia dapat menjalin lebih banyak kerja sama dan pertukaran dengan media yang berpartisipasi dalam KTT tersebut di masa depan.

 

Luang Prabang Power Promosikan Pelestarian Budaya di Kota Warisan Dunia

this formate

VIENTIANE, bisniswisata.co.id: Luang Prabang Power Company Limited (LPCL) menunjukkan komitmen yang mendalam terhadap pelestarian budaya dan keterlibatan masyarakat dan telah ikut selenggarakan upacara Kathin kuno di Luang Prabang, sebuah kota yang dihormati sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.

Inisiatif ini, yang merupakan bagian dari upaya perusahaan yang lebih luas untuk menjunjung tinggi tradisi lokal dan melibatkan tokoh masyarakat penting, menandakan kontribusi besar terhadap restorasi berkelanjutan Wat Longkhoun Srikhounnaram di distrik Chomphet, Provinsi Luang Prabang.

Upacara Kathin, acara tahunan yang dihormati di Wat Longkhoun Srikhounnaram, menampilkan partisipasi dari Luang Prabang Power Company Limited (LPCL) bersama Ibu Bua Phan Duangduen, pemilik apotek terkenal di jantung Luang Prabang.  

Kolaborasi ini menggarisbawahi dedikasi perusahaan untuk mendukung tidak hanya restorasi fisik Wat Longkhoun tetapi juga nilai-nilai spiritual komunitas Luang Prabang.

Kali ini upacara dilakukan untuk melakukan ritual pentahbisan di Wat Longkhoun, meliputi ubosot, ruang latihan dhamma, dan artefak permanen.  

Ini merupakan kesempatan besar bagi umat Buddha Laos dan Thailand untuk berkontribusi dalam pelestarian warisan dunia, menjaga keindahannya sesuai dengan standar Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO).  

Selain itu, turut serta dalam transmisi ajaran Buddha melalui upacara tradisional Kathin,qserta dukungan terhadap pelestarian tradisi budaya di ibu kota kuno Luang Prabang agar tetap lestari seiring berjalannya waktu.

Phra Sombath Somepanno, Kepala Biara Wat Longkhoun Srikhounnaram, mengungkapkan bahwa Wat Longkhoun memiliki tempat penting dalam warisan Buddha di Luang Prabang, dan membuat masyarakat Laos dari berbagai daerah merasa bangga.

Kuil ini memiliki hubungan sejarah yang mendalam dengan Laos, dan komunitas biara, bersama dengan umat awam, berdedikasi untuk mengembangkan Wat Longkhoun menjadi situs warisan Buddha yang indah dan kaya budaya.

Wat Longkhoun

Upaya restorasi yang sedang berlangsung, dimulai pada tahun 2022, meliputi bangunan kuil dan arsitektur kunonya yang tak ternilai harganya, dengan dukungan dan partisipasi aktif dari komunitas Budha setempat.  

Selain itu, tema Kathin untuk kegiatan kebajikan tahun ini berpusat pada tradisi kuno.  Peralatan upacara pemintalan yang digunakan untuk pembuatan pahala adalah alat tenun tradisional yang terbuat dari serat alami.

Sebagai bagian dari manfaat yang didapat dari upacara Kathin tahun ini, kuil tersebut telah menguraikan rencana pembangunan kembali lokasinya, dengan fokus pada tujuh bidang utama: 1.) Konstruksi tembok dan pagar di sekeliling kuil;  2.) Relokasi dapur menjauhi area dekat jalan raya;  3.) Perbaikan jalur internal;  4.) Peningkatan jumlah pohon.

 5.) Pembebasan lahan tambahan untuk pembangunan ruang meditasi dan akomodasi dengan ruang makan bagi praktisi;  6.) Pembangunan pagar pembatas di sekeliling tempat tinggal biksu dan 7.) Pemasangan gerbang masuk candi. 

Upaya ini merupakan bagian integral untuk mempertahankan status candi sebagai Situs Warisan Dunia, sesuai dengan standar UNESCO.

Wat Longkhoun

Selain perbaikan fisik kuil dan arsitektur kunonya, ada rencana penyebaran agama Buddha melalui tiga proyek khusus: Yang pertama adalah sesi meditasi rutin untuk komunitas lokal dan remaja di akhir pekan.  

Yang kedua adalah program novisiat musim panas dan yang ketiga adalah nilai-nilai etika dan moral khusus di kalangan remaja putri, yang mendorong aktivitas di dalam rumah, kuil, komunitas, sekolah, dan lembaga pemerintah.  

Inisiatif ini bertujuan untuk memanfaatkan waktu luang pada waktu istirahat sekolah untuk pembelajaran prinsip-prinsip etika yang bermanfaat, yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Wat Longkhoun, juga dikenal sebagai Wat Longkhoun Srikhounnaram, didirikan pada tahun 1791 pada masa pemerintahan Raja Anouvong.  Kuil ini menerima konsekrasi biara pada tahun 1869. 

Desain keseluruhan Wat Longkhoun menampilkan lukisan mural yang sangat indah di dinding, sementara pintu masuk depan menampilkan gambaran dua prajurit Tiongkok yang diyakini melindungi biksu penghuni kuil dari roh jahat.  

Secara historis, kuil ini memainkan peran penting dalam mempersiapkan Raja Lan Xang sebelum naik takhta.  Calon penguasa diharuskan untuk menahbiskan dan menjalankan masa kebhikkhuan di kuil ini selama tujuh hari.

Wat Longkhoun terdaftar sebagai situs warisan budaya dunia, dan proyek restorasinya telah mendapat persetujuan dari UNESCO.  Komite warisan dunia nasional dan lokal telah memberikan dukungan, bantuan, dan pengawasan penuh perhatian untuk memastikan bahwa rekonstruksi kuil mematuhi standar UNESCO selama proses berlangsung.

Istana Kathin

Perwakilan dari Luang Prabang Power Company Limited (LPCL) mengatakan bahwa perusahaan dan karyawannya merasa terhormat telah berpartisipasi dalam upacara pemberian spiritual di Wat Longkhoun. 

Keterlibatan kami dalam tradisi kuno ini tidak hanya menandakan komitmen kami terhadap pelestarian budaya tetapi juga menggarisbawahi dedikasi kami terhadap warisan abadi Luang Prabang.  

Sebagai perusahaan yang berakar kuat di kota bersejarah ini, kami bangga berkontribusi tidak hanya pada upacara sedekah namun juga terus mendukung masyarakat setempat dalam menjaga keajaiban arsitektur, tradisi, dan warisan budaya yang menjadikan Luang Prabang sebagai harta abadi.

Singapura: Kebersihan Pribadi yang Baik Harus Selalu Diperhatikan Selama Perjalanan

this formate

Anggota staf dan pejalan kaki terlihat di luar Rumah Sakit Tan Tock Seng di Singapura pada 30 April 2021. (Foto: CNA/Calvin Oh)

Kementerian Kesehatan Singapura (MOH) memantau dengan cermat gelombang COVID-19 saat ini untuk memastikan kapasitas layanan kesehatan Singapura mampu mengatasinya.

SINGAPURA, bisniswisata.co.id: Musim liburan akhir tahun, dalam nasihat kesehatan bagi para pelancong ke Singapura, Kementerian Kesehatan negara itu  merekomendasikan agar masyarakat mengunjungi dokter mereka empat hingga enam minggu sebelum perjalanan untuk melakukan penilaian risiko kesehatan.  Ini termasuk nasihat mengenai vaksinasi yang diperlukan.

Dilansiir dari cna.com, kebersihan pribadi yang baik harus selalu diperhatikan selama perjalanan dan wisatawan diimbau untuk menghindari kontak dekat dengan mereka yang sedang tidak sehat atau memiliki gejala penyakit menular.

Sekembalinya ke Singapura, mereka yang merasa tidak enak badan atau mengalami gejala pernafasan seperti batuk atau pilek harus memakai masker dan segera mencari pertolongan medis.  Mereka juga harus memberi tahu dokter tentang riwayat perjalanan mereka.

 Gunakan masker 

 Vaksinasi tetap efektif dalam melindungi terhadap penyakit parah, kata Kementerian Kesehatan, yang menyarankan semua orang untuk selalu mengikuti perkembangan vaksin COVID-19 mereka.

 Hal ini mencakup dosis tambahan sekitar satu tahun setelah dosis vaksin terakhir diberikan kepada seseorang yang berusia 60 tahun ke atas, orang yang rentan secara medis, dan penghuni fasilitas perawatan lansia.

Di luar kelompok ini, Kementerian Kesehatan mendorong semua individu berusia enam bulan ke atas untuk menerima dosis tambahan, terutama bagi petugas kesehatan dan anggota rumah tangga atau pengasuh mereka yang rentan secara medis.

Vaksin monovalen COVID-19 Pfizer-BioNTech/Comirnaty dan Moderna/ Spikevax yang diperbarui telah tersedia di pusat pengujian dan vaksinasi bersama Kementerian Kesehatan, Klinik Kesiapsiagaan Kesehatan Masyarakat (PHPC) yang berpartisipasi, dan poliklinik terpilih sejak November 2023, dan terus gratis.

 Informasi lebih lanjut mengenai lokasi situs tersebut dan jenis vaksin yang ditawarkan tersedia secara online.

 Selain selalu mengikuti perkembangan vaksinasi, Kementerian Kesehatan juga merekomendasikan agar masyarakat melakukan tindakan pencegahan, serta tanggung jawab pribadi dan sosial.

 Langkah-langkah tersebut antara lain dengan tetap tinggal di rumah ketika merasa tidak enak badan dan meminimalkan kontak dengan orang lain, terutama mereka yang lebih rentan.

 “Di tempat ramai, terutama jika ventilasinya tidak baik, pertimbangkan untuk memakai masker,” tambah Depkes.

Jumlah kasus rawat inap dan unit perawatan intensif (ICU) karena COVID-19 meningkat di tengah meningkatnya jumlah infeksi, kata Kementerian Kesehatan Singapura (MOH) pada Jumat pekan lalu (8/12).

Perkiraan jumlah kasus COVID-19 pada minggu 26 November hingga 2 Desember naik menjadi 32.035, dibandingkan dengan 22.094 kasus pada minggu sebelumnya.

Rata-rata rawat inap harian akibat COVID-19 juga meningkat menjadi 225 dari 136 pada minggu sebelumnya, dan rata-rata kasus harian di unit perawatan intensif meningkat menjadi empat kasus dibandingkan satu kasus pada minggu sebelumnya.

Kementerian Kesehatan mengatakan jumlah kasus rawat inap dan ICU tidak sebanyak pada masa pandemi. “Hal ini menambah beban kerja rumah sakit kami, yang sudah sibuk,” kata Kementerian Kesehatan, seraya menambahkan bahwa pihaknya sedang memantau dengan cermat perkembangan gelombang ini untuk memastikan bahwa kapasitas layanan kesehatannya mampu mengatasinya.

Meskipun jumlah kasus meningkat, tidak ada indikasi bahwa varian yang beredar secara lokal lebih mudah menular atau menyebabkan penyakit yang lebih parah, tambah kementerian. Ia juga mendesak masyarakat untuk mencari perawatan medis di unit gawat darurat hanya untuk keadaan darurat yang serius atau mengancam jiwa.

 “Hal ini akan menjaga kapasitas rumah sakit kami untuk pasien yang benar-benar membutuhkan perawatan akut di rumah sakit dan memungkinkan mereka yang menderita penyakit parah menerima perawatan tepat waktu.”

Kementerian Kesehatan mengatakan peningkatan jumlah kasus mungkin disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk melemahnya kekebalan penduduk dan meningkatnya perjalanan serta interaksi masyarakat selama perjalanan akhir tahun dan musim perayaan.

Kasus yang terinfeksi oleh JN.1, sublineage dari BA.2.86, saat ini mencakup lebih dari 60 persen kasus COVID-19 di Singapura. Meskipun BA.2.86 dan turunannya telah diklasifikasikan sebagai varian yang menjadi perhatian oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sejak 21 November.

Kementerian menambahkan bahwa saat ini tidak ada indikasi, secara global atau lokal, bahwa BA.2.86 atau JN.1 lebih mudah menular atau menular serta menyebabkan penyakit yang lebih parah dibandingkan varian lain yang beredar.

Vietnam Muncul Sebagai Hotspot Pariwisata Baru di Asia Tenggara

this formate

Keindahan romantis Hanoi di musim gugur. Foto: Vinh Nguyen

Musim libur akhir tahun, Vietnam mencatat bahwa pariwisata hampir sepenuhnya pulih dari pandemi dan Vietnam menjadi tujuan populer bagi wisatawan ke Asia Tenggara.

HANOI, bisniswisata.co.id: Vietnam dengan cepat menjadi salah satu tujuan paling populer di Asia Tenggara karena wisatawan menikmati beragam lanskap, pantai, sawah pegunungan, dan kota-kota yang ramai di negara tersebut, menurut Tommy Walker, staf penulis untuk situs berita www.dw.com.

Laporan Google Destination Insights menunjukkan bahwa Vietnam merupakan destinasi ketujuh yang paling banyak dicari pada bulan Maret hingga Juni dan satu-satunya negara di Asia Tenggara yang masuk dalam 20 besar.

 “Popularitas Vietnam terlihat dari jumlah kedatangan internasionalnya,” kata Tommy mengutip data Administrasi Pariwisata Nasional Vietnam.

Berdasarkan hal ini, negara ini menerima lebih dari 5,5 juta pengunjung asing dalam enam bulan pertama tahun 2023, melebihi jumlah total kedatangan internasional pada tahun 2022.

 Wisatawan asing meningkat

 Sektor pariwisata Vietnam telah menetapkan target menyambut delapan juta pengunjung hingga sisa tahun 2023, namun negara tersebut memperkirakan jumlah tersebut akan meningkat menjadi 10 juta.

Bobby Nguyen, ketua Rustic Hospitality Group, sebuah agen perjalanan, mengatakan kepada DW bahwa peningkatan tersebut terutama datang dari wisatawan Tiongkok, India, dan Korea.

 “China telah membuka kembali pasar outbound ke Vietnam dan pasar India telah berkembang sejak tahun 2022,” ujarnya.

 Nguyen menambahkan bahwa penggunaan media sosial dan pengaruh kelompok perjalanan besar juga telah membantu meningkatkan popularitas internasional Vietnam.

 “Memiliki banyak saluran komunikasi online seperti Facebook, Instagram, TikTok, atau saluran promosi di Google atau platform jejaring lainnya juga merupakan cara tercepat untuk mempromosikan citra Vietnam di dunia,” ujarnya.

 

Sudut Kawasan Old Quarter Hanoi.  Foto: Huy Pham

Kebijakan visa baru – pendorong pertumbuhan

Menurut Kementerian Keamanan Publik, kebijakan visa baru yang mulai berlaku pada 15 Agustus diharapkan dapat menghidupkan kembali pariwisata dan perhotelan.  

Alih-alih 30 hari, orang yang memiliki e-visa Vietnam dapat masuk dan keluar negara tersebut sebanyak yang mereka mau dalam waktu 90 hari.  Sementara itu, warga negara tertentu kini dapat tinggal selama 45 hari, bukan sebelumnya 15 hari.

 Hoang Nhan Chinh, sekretaris Dewan Penasihat Pariwisata Vietnam, mengatakan kepada pers lokal bahwa kebijakan visa baru dapat membantu Vietnam menyambut 12 juta wisatawan asing tahun ini, jauh melebihi target yang ditetapkan.

 Gary Bowerman, seorang analis pariwisata yang berbasis di Kuala Lumpur, mengatakan kepada DW bahwa perubahan visa akan meningkatkan sektor pariwisata Vietnam.

“Jumlahnya meningkat, dan dalam enam bulan ke depan, Anda akan melihat peningkatan wisatawan ke Vietnam. Saya pikir ini akan sangat kuat, dan Anda akan melihat pertumbuhan, terutama sekarang karena pasar Tiongkok telah kembali,” ujarnya.

 Salah satu nilai jual Vietnam adalah destinasi yang kurang dikenal yang menawarkan peluang pariwisata dan bisnis, kata Bowerman.

 “Sekarang banyak generasi muda yang ingin tahu lebih banyak tentang negara ini. Saya pikir ada banyak hal tentang Vietnam yang belum begitu dikenal. Saya pikir Thailand mungkin lebih dikenal,” tambahnya

Ada rasa penemuan dan mistik tentang Vietnam.  Ini adalah negara tempat orang ingin berinvestasi, tempat mereka ingin berbisnis, dan tempat mereka ingin bepergian.

 

pejalan kaki di sekitar Danau Hoan Kiem.  Foto: Vinh Pham

 Peluang pasar pariwisata sumber baru

 Bagi perusahaan perjalanan di Vietnam, kebijakan visa baru dan prospek kedatangan internasional yang lebih banyak merupakan hal yang menarik, menurut DW.

 “Saya menantikan apa yang akan terjadi,” kata Max Lambert, pemilik Fuse Hostels & Travel, kepada situs berita Jerman.

 Fuse membuka dua hostel di destinasi lokal populer Kota Kuno Hoi An di provinsi Quang Nam akhir tahun lalu, namun Lambert yakin bisnisnya sudah mendekati tingkat sebelum pandemi.

 Menggaungkan sentimen yang sama, Santiago Cabré, manajer umum Meliá Hanoi, mengatakan kepada The Hanoi Times bahwa kebijakan visa baru adalah keputusan yang bijaksana untuk membantu meningkatkan arus wisatawan dan mendukung industri perjalanan.

 “Kami yakin kebijakan visa terbuka akan memfasilitasi kedatangan internasional dan meningkatkan daya saing pariwisata Vietnam dalam beberapa bulan mendatang,” ujarnya.

 “Setelah kebijakan ini berlaku, sektor pariwisata dan pihak berwenang harus bertanggung jawab untuk mempopulerkan kebijakan baru tersebut kepada komunitas internasional melalui berbagai saluran komunikasi,” tambahnya.

 Wisatawan lokal juga berharap bahwa kebijakan visa baru ini akan membantu menarik lebih banyak pasar potensial, terutama dari negara-negara seperti India, yang akan menjadi pasar pariwisata internasional terbesar kedua bagi Vietnam.

 

Biro Imigrasi Manila Perkirakan Kedatangan 1,5 juta Penumpang di Bulan Desember

this formate

MANILA, bisniswisata.co.id: Total kedatangan wisatawan ke Filipina diperkirakan mencapai 1,5 juta orang pada bulan terakhir tahun ini karena kampanye pariwisata yang agresif dari pemerintah, menurut Biro Imigrasi (BI) negara itu.

Hal ini terjadi karena tren perjalanan menunjukkan peningkatan besar jumlah wisatawan pada tahun 2023, kata Komisaris Norman Tansingco dalam sebuah pernyataan.

Dilansir dari pna.com, Tansingco mengatakan bahwa pada kuartal kedua tahun 2023, biro tersebut telah mulai mencatat sekitar 1 juta kedatangan per bulan, jauh dari angka kurang dari 100.000 kedatangan per bulan selama puncak pandemi.

Dia mengatakan, pihaknya mencatat total kedatangan penumpang pada November sebanyak 1.160.699 orang, hampir setengahnya adalah warga negara asing.

Tansingco mengaitkan peningkatan jumlah kedatangan ini dengan “kampanye pariwisata agresif yang dilakukan pemerintah.”. Pada tahun 2023, jumlah penumpang yang datang sepanjang tahun sudah 79 persen lebih tinggi dibandingkan tahun 2022.

Tansingco lebih lanjut mengatakan pariwisata outbound Filipina juga telah bangkit kembali.

Pada bulan November, imigrasi Filipina (BI) mencatat hampir 1,1 juta keberangkatan, mendekati 1,3 juta yang tercatat pada November 2019.

Sementara itu, Tansingco mengatakan mereka telah menambah tenaga kerja mereka, dan telah mengerahkan tim augmentasi dan konter keliling untuk memastikan kelancaran operasional selama musim liburan. 

Keberangkatan

Sementara itu di bandara, awak kapal dan penumpang, serta penumpang Filipina yang akan berangkat diharuskan mendaftar di eTravel.

Penumpang yang dikecualikan dari pendaftaran adalah diplomat asing dan tanggungannya;  pejabat asing dan anggota delegasinya;  pemegang 9(e) visa diplomatik;  dan pemegang paspor diplomatik dan dinas/dinas.

eTravel adalah proyek gabungan imigrasi, Departemen Teknologi Informasi dan Komunikasi, Departemen Pariwisata, dan lembaga pemerintah lainnya serta pemangku kepentingan di industri perjalanan dan pariwisata.

Tansingco mengatakan juga akan menyediakan kios eTravel untuk memungkinkan individu yang tidak memiliki akses ke ponsel pintar atau Internet dapat mendaftar langsung.

 eTravel menggantikan kartu kedatangan dan keberangkatan yang harus diisi oleh penumpang internasional sebelum diperiksa oleh petugas imigrasi. Hal ini mengurangi kebutuhan berbasis kertas dengan menyelaraskan semua kebutuhan data dalam satu platform bersama.

Husein Iskandar: ‘Jangan Abaikan Intelegensia Sosial’

this formate

Husein Iskandar ( foto: dok. pribadi) 

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Intelegensia sosial seseorang sangat dipengaruhi oleh edukasi dan spiritual yang diperoleh dari orangtua dan lingkungan keluarganya. Demikian kesimpulan dari diskusi bersama  Husein Iskandar yang menghabiskan waktunya puluhan tahun dengan kuliah dan merantau di berbagai negara di Eropa.

Di jumpai bersama warga Kolumbia di Jakarta yang merayakan tradisi Hari Lilin Kecil  atau ‘Dia de Las Velitas’ di kediaman resmi Duta Besar Kolombia di Indonesia di Bukit Golf, Pondok Indah, Minggu, Husein yang beristrikan wanita Kolumbia, mantan teman kuliahnya di Jerman mengatakan keprihatinannya soal intelegensia sosial.

“ Kita tunggu saja dari tiga kandidat debat Calon President dan Wakil Presiden apakah ada menyinggung masalah intelegensia sosial ini ? sejauh ini sih belum ada yang menginggung hal ini,” ungkapnya prihatin.

Puluhan tahun tinggal di mancanegara dan kembali di usia pensiun, Husein mengatakan mengapa masalah intelegensia sosial ini menjadi keprihatinannya karena begitu banyak melihat pelanggaran yang dilakukan oleh masyarakat tanpa merasa bersalah padahal akibatnya berujung maut.

“ Di jalanan jutaan motor berseliweran dan pengendaranya juga segala umur baik anak-anak yang belum cukup umur, ibu rumah tangga hingga masyarakat yang tidak memiliki surat izin mengendarai motor,”

Menurut Husein kasus mengendarai motor lawan arah yang kerap berujung maut dengan tabrakan serta kematian sudah hal yang biasa di tanah air. Orangtua memberikan motor pada anak yang belum cukup umur dan tidak memiliki SIM juga bukan hitungan jari tapi sudah menjadi masalah di berbagai daerah.

“ Semua itu karena banyak orang bahkan pemerintah mengabaikan apa yang disebut dengan intelegensia sosial yang justru harus terus dilatih sehingga bisa menjadi pribadi yang teladan dan semua itu dimulai dari rumah,” kata Husein Iskandar, 68 tahun.

Ayah dua anak putri ini mengingatkan bahwa Intelegensia sosial yang buruk dapat tercermin dalam perilaku dan tindakan yang merugikan hubungan sosial. 

Contoh motor melawan arus selain mudah melanggar dan tidak memiliki kedisiplinan, juga disebabkan pelaku hanya berorientasi pada diri sendiri tanpa memperhatikan kepentingan atau kebutuhan orang lain.

“ Masalah ini kalau terjadi pada anak dan tidak diberikan edukasi bahkan hukuman atas pelanggaran dampaknya di saat dewasa nanti akan memiliki kesulitan dalam berkomunikasi dengan efektif atau kurang memperhatikan pandangan dan pendapat orang lain, egois, tidak patuh pada norma-norma sosial  yang umumnya diterima,”

Intelegensia sosial yang buruk akan mengakibatkan hidup seseorang kedepan akan menghadapi konflik yang berulang tanpa upaya untuk menyelesaikannya dengan cara yang konstruktif.

Tipe orang seperti ini dalam jangka panjang tidak mau bekerja sama atau berkontribusi dalam kelompok atau masyarakat, tidak menghormati perbedaan dan bersikap intoleran terhadap keberagaman bahkan bisa bersifat manipulatif, menggunakan manipulasi atau kecerdikan untuk keuntungan pribadi tanpa memperhitungkan dampaknya pada orang lain. 

“ Itu sebabnya pendidikan agama dan kejujuran menjadi penting karena kalau tidak jujur maka kurang  integritas dalam interaksi sosial. Tidak peduli terhadap kesejahteraan bersama, mengabaikan tanggung jawab terhadap kesejahteraan bersama atau lingkungan sekitar,” 

Perilaku-perilaku ini dapat merugikan hubungan sosial dan menciptakan ketegangan dalam masyarakat. Oleh karena itu penting untuk meningkatkan kesadaran sosial dan mempromosikan perilaku yang mendukung kesejahteraan bersama.

Menurut Husein, intelegensi sosial suatu negara sulit diukur secara langsung dan dapat bervariasi tergantung pada metode pengukuran dan parameter yang digunakan. Tidak ada konsensus global mengenai negara mana yang memiliki intelegensia sosial tertinggi tetapi negara-negara Skandinavia seperti Swedia, Denmark, Norwegia, Finlandia dikenal dengan sistem kesejahteraan sosial, partisipasi aktif masyarakat, dan nilai-nilai sosial yang kuat. 

Mengingat semua dimulai dari rumah, maka untuk mendidik anak agar memiliki intelegensia sosial tertinggi. Dapat memberikan contoh yang baik misalnya orangtua mengucapkan kata “tolong” dan “terima kasih” setiap kali meminta bantuan pada anak-anak saat mereka membantu pekerjaan rumah bersama. 

“Tunjukkan perilaku sosial yang positif dan orangtua menjadi contoh yang baik bagi anak-anak, ajarkan empati dan bantu anak-anak memahami perasaan orang lain dan mengembangkan kemampuan empati,”

Selalu melakukan komunikasi dua arah, bersikap terbuka sehingga terjadi pelatihan dan keterampilan komunikasi yang efektif, termasuk mendengarkan dengan baik dan berbicara dengan jelas.

“ Pendidikan budi pekerti jangan dihilangkan dari sekolah-sekolah dan ajarkan nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, toleransi, dan kerjasama. Dorong kolaborasi dan anjurkan anak-anak untuk bekerja sama dalam kelompok, proyek, atau kegiatan sosial,” kata Husein Iskandar.

Orangtua juga perlu mengajarkan anak untuk mempertahankan keseimbangan antara kepentingan pribadi dan kepentingan bersama, serta pentingnya menghormati perbedaan dan ajarkan cara mengatasi konflik dengan cara yang konstruktif dan adil.

Memang, ujarnya, melibatkan anak-anak dalam kegiatan masyarakat untuk mengembangkan keterampilan sosial mereka harus dilatih sejak kecil bahkan dorong partisipasi sosialnya anak-anak untuk aktif jadi sukarelawan.

Husein mengatakan ingin menjadi sukarelawan di Kabupaten Kaimana, Papua Barat karena membaca kiprah Freddy Thie dan Wakil Bupati Hasbullah Furuada yang memberikan pendidikan gratis bagi warganya selama 15 tahun dari tingkat taman kanak-kanak hingga lulus SMA dengan gratis.

“ Pemimpin yang mengutamakan pendidikan dalam program kerjanya sangat tepat dalam membangun sumber daya manusia ( SDM) dengan intelegensia sosial yang tinggi. Saya salut pada Freddy Thie dan Hasbullah atas kebijakannya tersebut, apalagi rumah-runah warga yang rusak dan tidak mampu diperbaiki juga dibantu,” tambahnya.

Kainama adalah sebuah kabupaten yang dijuluki Negeri 1001 Senja karena di kenal lewat lagu Senja di Kaimana yang dinyanyikan oleh Alfian ini mampu menjadi contoh teladan bagi kabupaten lain di Indonesia.

Oleh karena itu Husein akan mendedikasikannya dirinya untuk menjadi guru volunteer, untuk menjadi sukarelawan dan mengajarkan warga Kaimana termasuk intelegensia sosial serta membantu komunitas setempat,” kata pria yang banyak membantu Yayasan anak yatim piatu Kristiani ini.

“Penting untuk memahami bahwa pembentukan intelegensia sosial adalah proses yang berkelanjutan dan melibatkan keterlibatan aktif dari orang tua, guru, dan komunitas sekitar,” tegasnya.

Oleh karena itu, dia tidak ingin menghabiskan waktu tanpa melakukan sesuatu yang berarti bagi hidupnya dan orang banyak. Apalagi Lagu Senja di Kaimana juga memanggil-manggil ;

Kan kuingat selalu kan kukenang selaluSenja indah senja di KaimanaSeiring surya meredupkan sinarDikau datang ke hati berdebar

 

Kedubes Kolombia di Jakarta Rayakan Tradisi ‘Dia de Las Velitas’ Bersama

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Warga Kolumbia di Jakarta merayakan tradisi Hari Lilin Kecil  atau ‘Dia de Las Velitas’ di kediaman resmi Duta Besar Kolombia di Indonesia di Bukit Golf, Pondok Indah bersama keluarga-keluarga yang datang.

Di Bogota, ibukota Kolombia,  dimulainya perayaan tradisional keagamaan ini menandai musim Natal dan menjadi libur nasional. Orang-orang berkumpul di ruang terbuka dan menyalakan lilin kecil bersama sambil berdoa untuk kesuksesan di tahun yang akan datang.

Seiring berjalannya waktu,  hari raya telah kehilangan konotasi keagamaannya dan malah menjadi simbol berkumpulnya orang-orang terkasih dan saling mendoakan.

Pada malam itu orang-orang meletakkan lilin dan lentera di ambang jendela, balkon, beranda, trotoar, jalan, taman, dan alun-alun; singkatnya, di mana pun mereka dapat dilihat. El Dia de las Velitas berasal dari Paus Paulus IX pada tahun 1854 dan menandakan pesta Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Noda. Di Kolombia menyalakan lilin sebagai penghormatan dan rasa hormat.

“Hari ini kita berkumpul dengan orang-orang terkasih dan orang asing berkumpul untuk menyalakan lilin yang menandakan harapan, impian, dan keinginan mereka untuk tahun yang akan datang,” kata Carlos Duenas, Kepala Konselor atau Sekretaris Utama Kedutaan Besar Kolombia di Jakarta, Minggu.

Pemerintahan baru di Kolombia yang terpilih belum mengirimkan Dubes Kolombia untuk RI, namun pihaknya tetap merayakan kegiatan Hari Lilin Kecil ini yang semula awalnya hari raya keagamaan, namun kini telah berkembang menjadi acara budaya Kolombia yang melambangkan cinta, kekeluargaan, dan persahabatan.

Carlos Duenas, First Secretaty, Head of Consular Kedutaan Kolombia di Jakarta

Carlos Duenas yang juga baru satu bulan terakhir bertugas di Jakarta setelah tugasnya di Ghana, Afrika menjelaskan dia sangat senang sekali bisa bertugas di Indonesia khususnya Jakarta sebagai ibukota dan akan menjajaki kerjasama terutama dalam hal pertanian.

“ Hari ini kami membuat kuliner seperti kue keju dari tepung singkong yang banyak tumbuh di Indonesia, juga tepung jagung    ( maizena), kopi dan sama-sama negara yang dilintasi garis Khatulistiwa,” kata Carlos Duanes.

Selain keluarga-keluarga Kolombia yang hadir untuk tradisi Hari Lilin Kecil bersama anak-anak mereka,  juga hadir keluarga campuran seperti Husein Iskandar yang beristrikan wanita Kolombia saat sama-sama kuliah di Jerman, ada Mawar, wanita Muslim yang menikah dengan Carlos Camelo, pria asal Kolombia serta Wilson Orlando Loaiza Lopez, Kepala Konsuler Kedubes Venezuela di Indonesia serta tamu undangan lainnya.

Anak-anak dan orang dewasa sama-sama menyukai Hari Lilin Kecil karena ini adalah salah satu waktu yang jarang terjadi dalam setahun di mana mereka bisa bermain api. Misalnya, orang tua akan memberikan korek api kepada anak sulungnya dan mengizinkan anak tersebut mendapat kehormatan menyalakan lilin dan bermain kembang api.

Setelah magrib, anak-anak dan orang dewasa yang datang meletakkan lilin-lilin di bentengi kertas berisi ucapan-ucapan dan doa pada Tuhan. Di Bogota orang dewasa mendapatkan sensasi serupa melalui permainan budaya yang disebut Candelada del Diablo. 

 

Anugerah  Jurnalistik Adinegoro 2023 Mulai Penjurian.

this formate

Rita Sri Hastuti bersama para pemenang Anugerah Jurnalistik Adinegoro tahun lalu.

JAKARTA, bisniswisata.co.id:Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2023 – penghargaan tertinggi untuk karya jurnalistik Indonesia  memasuki masa penjurian, persisnya tanggal 8 Desember 2023 lalu.

‘‘Tujuh orang juri senior dengan latar belakang jurnalistik sudah siap bertugas,“ ujar Rita Sri Hastuti, Ketua Panitia Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2023. 

Ketujuh juri tersebut adalah Wina Armada Sukardi (wartawan, kolektor lukisan/karikatur), Jimmy Silalahi (wartawan, mantan Pengurus Dewan Pers), Artini Soeparmo (wartawan, Dosen LSPR), Kabul Budiono (wartawan, senior di RRI), Priyambodo RH (wartawan, Pengurus LPDS), Tagor Siagian (wartawan foto, dosen), dan Merdi Sofansyah (wartawan, pengamat media sosial). 

Adapun tujuh kategori Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2023 adalah liputan berkedalaman (indepth reporting) media cetak, liputan berkedalaman media siber, liputan berkedalaman media televisi, dan liputan berkedalaman media radio. 

Selain itu, karya foto jurnalistik untuk media cetak dan media siber, karya karikatur opini untuk media cetak dan  media siber, serta karya jurnalistik video media sosial. 

Dari sekitar 400 karya masuk, yang terbanyak kali ini adalah kategori liputan berkedalaman untuk media siber. Pengumuman pemenang akan disampaikan pada awal Januari 2024. Piala dan hadiah kemenangan sebesar Rp 35 juta akan diserahkan kepada pemenang di depan Presiden RI pada Acara Puncak Hari Pers Nasional 2024, tanggal 9 Februari 2024, di Jakarta. 

“Tema Anugerah Jurnalistik Adinegoro kali ini adalah ‘‘Merawat Semangat Kebangsaan dan Demokrasi“.  kata Rita Sri Hastuti. Tema tersebut diangkat dari kutipan Djamaluddin Gelar Datuk Maradjo Sutan Adinegoro pada 1953. Sebagaimana diketahui, Adinegoro yang bernama lengkap Djamaluddin Gelar Datuk Maradjo Sutan, dikenal sebagai perintis jurnalistik Indonesia.  

Pada era tersebut Adinegoro sudah menulis tentang pentingnya merawat semangat kebangsaan dan demokrasi. Tema tersebut sangat relevan dengan persoalan bangsa hingga kini. Tak semata berkaitan dengan politik, tapi bisa lebih luas lagi, bahkan termasuk juga budaya.  

‘‘Anugerah Jurnalistik Adinegoro merupakan apresiasi PWI untuk masyarakat pers yang bekerja dengan semangat profesionalisme. Sebagaimana anugerah olah raga dan anugerah kebudayaan,“ ujar Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Ch Bangun.

Dalam programnya sebagai Ketua Umum PWI Pusat, Henry memang mengutamakan pendidikan. Oleh karena itu, selain mendukung Uji Kompetensi Wartawan (UKW) sebagai program pendidikan, Hendry Ch Bangun juga mendukung Anugerah Jurnalistik Adinegoro.

Apalagi kehadiran Anugerah Jurnalistik Adinegoro di PWI Pusat, mencuat ke permukaan sejak kepemimpinan Margiono dan Hendry Ch Bangun (2008-2013 dan 2013-2018).

 

Andrea Ascorbe: Makanan Sehat dan Mimpi Jadi Konglomerat Resto Tempe di Spanyol

this formate

ULUWATU, bisniswisata.co.id: Andrea Ascorbe sedang duduk di meja dapur terbuka dikelilingi semak dan pepohonan bunga serta beragam mpon-mpon seperti hijaunya daun kunyit, pohon jeruk nipis, pohon cabe, jahe, bunga telang dan sirih.

Asyik menulis dan membuat catatan di notes kecil, wajah bangun tidur tanpa make- up dan kulit putihnya tetap membuatnya tampak cantik, segar dan tersenyum manis menyapa sambil menghentikan aktivitas menulisnya. 

Tinggal di lingkungan villa Maya Rustic di Nyang-Nyang, Uluwatu, Bali yang berdiri seperti sekumpulan rumah kampung dalam satu lingkaran, dapur terbuka berada di halaman tengah yang sekaligus jadi tempat berkumpul untuk makan pagi atau makan malam.

Rupanya Andrea sedang menulis buku resep dari perjalanan travelingnya ke berbagai negara. Seiring gaya hidup dengan makanan yang sehat, maka isi bukunya selain memberikan resep-resep yang mudah dan enak juga berisi cara pintar mengolah sayuran menjadi masakan yang lezat 

“ Buat saya sayuran dan tempe buatan Indonesia adalah masakan sehat yang super. Kalau lihat produk buah dan sayuran di pasar suka sekali karena kualitasnya bagus dan segar-segar,” katanya membuka percakapan.

Wanita berusia 33 tahun asal Spanyol Utara ini lahir dari Ibu kelahiran Kolumbia dan ayah yang berasal dari etnik Basque yang berada di timur laut Spanyol dan barat daya Perancis.

 “Ayah saya dari Basque yang berkunjung ke daerah Selatan Kolombia lalu menikah dan memboyong ibu saya ke Spanyol Utara,” kata Andrea menjelaskan asal-usulnya yang unik dimana leluhurnya sudah akrab dengan dunia Gastronomi.

Menurut dia, lidahnya sejak kecil juga sudah banyak mencicipi aneka masakan. Dia juga familiar dengan masakan-masakan keluarga besar yang tinggal di daerah pegunungan Pirenia, pegunungan di Eropa barat daya yang membentuk perbatasan alami antara Perancis dan Spanyol yang terkenal berhawa dingin.

“ Keluarga ayah punya bar dan restoran dan di seberangnya ada restoran China yang juga menjadikan saya seperti anaknya sendiri. Saat saya berusia 7 tahun, saya kerap diperkenalkan sebagai anak tertua keluarga China itu pada pengunjung restorannya,” kata Andrea yang suka minum jamu Indonesia.

Jadilah sejak kecil dia doyan makan dan lidahnya sudah tidak asing dengan masakan Eropa dan China. Lahir dan besar tanpa suka belajar memasak maka saat umur 21 tahun tibalah dia tinggalkan kampung halaman dan keluarga termasuk tetangga China di seberang jalan untuk meniti karir dan bekerja, cari uang sendiri.

                      Andrea Ascorbe ( kanan) 

“ Saya pergi ke Inggris, sekitar 7 jam perjalanan darat dari London dan melamar kerja di Restaurant yang akhirnya membawa saya berprofesi sebagai chef,”

Beruntung kata Andrea, 12 tahun merantau di Inggris dan negara-negara Eropa lainnya, meskipun tidak masuk akademi resmi tapi dia belajar sambil melakukan tugas sebagai chef muda        ( learning by doing) hingga ikut kursus-kursus masak dan punya sertifikat.

Saat pertama kerja di sebuah kota kecil Inggris itu, chef atau koki utamanya adalah orang Thailand sehingga jadilah dia mahir pula diajarkan masakan khas Thai. Setelah itu restaurant yang membuatnya banyak belajar dan dapat ilmu baru adalah bekerja di steak house.

Dia bekerja di restoran steak masih di Inggris, chefnya setiap minggu mengajarkan seluruh staffnya untuk mengenal semua baguan dan nama-nama dari daging sapi asal Australia, New Zealand, Amerika Serikat dan Jepang.

“ Bos dengan sabar menjelaskan karakteristik dari tiap daging sapi darimana hewan itu berasal dan makanan utamanya. Jadi kalau daging sapi AS, banyak makan jagung,” jelasnya.

Pindah ke restoran lain, sang bos yang sekaligus chef utamanya punya pengalaman 20 tahun bekerja di Bali dan memperkenalkannya dengan tempe asal Indonesia. Restoran cukup terkenal di Inggris ini memiliki resep-resep rahasia olahan tempe yang membuat bos harus mengimpor tempe beku ber box-box dari Indonesia.

“ Olahannya seperti tempe rendang-kari dan menu lainnya dijual sangat mahal dan jadi makanan sehat bagi orang-orang kaya yang menjadi langganannya,” kata Andrea 

Sepanjang karirnya 12 tahun bekerja di berbagai macam restoran di Eropa, selama 10 tahun musim dingin ( winter) dia juga menjadi koki kontrak khusus melayani keluarga-keluarga kaya Inggris yang memiliki villa-villa mewah di Pegunungan Alpen.

Selama musim dingin dia akan melayani kebutuhan makan, minum termasuk tea time dari keluarga-keluarga kaya pemilik villa minimal dengan 10 kamar. 

“Liburan keluarga itu akan dihadiri oleh anak, mantu dan cucu-cucu sehingga kita yang tinggal bersama mereka menjadi bagian dari keluarga itu dan di akhir liburan dapat bayaran tinggi,” ungkapnya.

Gaya hidup sehat

Keindahan sajian dari Andrea

Tren konsumsi makanan sehat mencakup peningkatan minat pada makanan bernutrisi tinggi, organik, dan lokal. Orang-orang cenderung lebih memperhatikan label nutrisi, mencari sumber protein nabati, dan mengurangi konsumsi gula tambahan. 

Makanan berbasis tanaman, superfood, dan opsi diet khusus, seperti vegan atau paleo, juga menjadi populer. Kesadaran terhadap keberlanjutan dan etika produksi makanan juga ikut memengaruhi pilihan konsumen.

Hal inilah yang mendasari Andrea untuk mempelajari cara pembuatan tempe di Indonesia dan berharap lima tahun kedepan sudah bisa memiliki restoran menu tempe di Spanyol. Saat ini, ujarnya, kesadarannya yang tinggi untuk mewujudkannya bisa menjadi kontribusi bagi masyarakat Indonesia yang dinilainya serba super dibandingkan negara-negara lain yang dikunjunginya.

“ Jadi begini ceritanya, awal mulanya persis sebelum pandemi global COVID-19 saya tinggal di Filipina satu bulan dan satu bulan kemudian berencana tinggal di Bali. Nah setelah di Bali pandemi ini menyebabkan kami tidak bisa kembali ke Spanyol sehingga 2 tahun tinggal di Bali.

Pandemi mereda dan turis bisa berangsur pulang dari Bali Andrea harus ke Jakarta untuk mengurus dokumen paspor dll di Kedubes Spanyol di ibukota. Saat menunggu paspor jadi itulah dia mencari tahu dimana tempat pembuatan tempe.

“ Saya akhirnya mengisi waktu 2 minggu dengan belajar membuat tempe masih di pinggiran Jakarta. Belajar dan tinggal bersama satu keluarga yang benar-benar mau super berbagi dalam hal tempe. Itu sebabnya saya bilang orang Indonesia senang berbagi,” ungkap Andrea.

Sampai sekarang setelah balik ke negaranya dan kembali di penghujung Tahun 2023 untuk berlibur bersama pasangannya, Alex, Andrea masih akan mewujudkan mimpinya untuk melestarikan tempe di Eropa dengan buka restoran spesial Tempe.

“ Ssst…bos saya dulu yang pernah di Bali punya resep-resep tempe burger yang diajarkan pada saya, belum lagi menu-menu lainnya. Kalau di Indonesia tidak banyak rendang tempe, saya mau jualan di sana ,” ujarnya tergelak. 

Tidak tanggung-tanggung dia juga mau buka laboratorium, pabrik dan menciptakan menu tempe sebanyak mungkin. Okelah Andrea semoga tercapai cita-citamu dan jangan lupa kalau sudah kaya raya dari tempe ya kita sama-sama berlomba berbuat kebaikan untuk masyarakat Indonesia tambah sehat . Aamiin