Oliver Wild Bikin Hidup Bermakna Dengan PSR.

this formate

ULUWATU, bisniswisata.co.id: Oliver Wild tidak merasa terganggu ketika tattoo di tubuhnya menjadi sorotan pengunjung di Pantai Nyang-Nyang, Bali, dimana dia tengah melakukan Personal Social Responsibility (PSR) dengan mengajak turis dan teman-temannya melakukan bersih-bersih pantai, memunguti sampah yang ada dan memasukkannya dalam karung putih di tangan.

“ Orang yang memasang Tattoo di tubuh kerap identik dengan  baru keluar dari penjara karena biasanya tattoo dibikin dalam penjara. Tapi bagi saya tattoo itu untuk investasi dengan mengoleksi tatto di seluruh tubuh kecuali wajah dan leher, “ jelas Oliver Wild, pria asal Jerman yang sudah melanglang buana ke berbagai negara maupun benua untuk bekerja dan menjadi traveler sejati.

Selain tubuhnya sudah ditutupi tattoo dengan nilai ada yang seharga €8000-€9000/ per buah, gambar tattoo yang dipilihnya juga menjelaskan perjalanan hidupnya sebagai traveler. Investasi yang sudah dikeluarkan masih lebih murah dari harga normal karena temannya sendiri yang menjadi seniman tattoo dan memberikannya harga miring.

Saat liburan, sebagian besar wisatawan mengambil foto, mengumpulkan suvenir, atau mengirim kartu pos.  Namun tidak dengan pria Jerman ini, Oliver Wild,  karena dia benar-benar mengoleksi tattoo dan menganggapnya sebagai investasi pribadi.

Kelahiran Gera, dekat Leipzig, Jerman ini  menutupi sebagian besar tubuhnya dengan tattoo dengan tempat-tempat yang dia kunjungi saat dia bepergian keliling dunia.

Ibarat kanvas, maka tubuhnya  di tatoo dengan gambar Patung Liberty dari kunjungannya ke New York, Jembatan Golden Gate (San Francisco), wanita berbikini (Miami), serta roda roulette dan chip judi (Las Vegas). 

Tapi juga ada gambar Yesus dan ibundanya, bunda Maria masing-masing di tangan kiri dan kanannya sesuai dengan agama yang dianutnya sekaligus bukti cintanya pada Yesus, kata Oliver yang akrab disapa Oli.

Di antara banyak karya seni tattoo besar lainnya di tubuhnya, ia juga memiliki tattoo hati seukuran aslinya di dadanya sebagai kenang-kenangan atas pekerjaan yang dilakukannya, membantu operasi jantung.

Dengan hampir 90% tubuhnya dipenuhi tattoo, Oliver Wild mengatakan itu adalah hasrat yang menyakitkan dan sulit, dan itu bukanlah hobi yang murahan.“Beberapa orang mengoleksi prangko. Saya mengoleksi tattoo.

Dia bahkan kini kehabisan kulit untuk ditato, tapi bersikeras dia tidak akan pernah menato wajah, leher atau jemari tangannya. “Saya bekerja secara profesional, jika tidak bisa menyembunyikannya… itu sama saja tidak profesional karena stigma yang ada,” jelasnya.

Tattoo menimbulkan stigma atau bentuk prasangka yang mendiskreditkan atau menolak seseorang atau kelompok karena menganggapnya berbeda dari banyak orang secara umum dan bahkan dianggap alumni penjara di belahan bumi manapun.

Sebagai profesional di sebuah hotel

                  Sebagai seorang perawat

Dari sekian banyak tattoo di tubuhnya, tattoo hati sebagai kenang-kenangan atas pekerjaan yang dilakukannya, membantu operasi jantung memiliki makna tersendiri bagi Oliver Wild. 

Siapa sangka pria bertattoo ini sedikitnya 10 tahun mengabdi di Rumah Sakit mulai dari kuliah hingga mengambil banyak peran di beberapa bagian mulai dari ruang ICU, ruang operasi hingga menangani masyarakat dengan kelainan mental.

“Menangani bagian kesehatan mental membuat saya banyak belajar tentang sebab-akibat dan bagaimana seseorang memiliki sakit mental misalnya kecendrungan menyakiti diri sendiri, ingin bunuh diri atau membunuh orang lain, memperkosa anak-anak kecil dan penyakit kejiwaan lainnya kata Oliver.

Pengalaman bekerja di rumah sakit juga yang membuat dia kerap melakukan kegiatan Personal Social Reslonsibility          ( PSR) untuk membimbing masyarakat hidup di dunia nyata, memiliki keseimbangan hidup.

Kegiatan di pantai yang baru dilakukannya adalah salah satu bentuk peduli pada masyarakat lainnya sekalipun kegiatan simpel memungut sampah pantai namun berdampak luas pada sustainable tourism.

Kesehatan mental menjadi kritis di era disrupsi karena perubahan cepat dalam teknologi, pekerjaan, dan gaya hidup dapat menyebabkan stres dan ketidakpastian. Merawat kesehatan mental membantunya  mengatasi individu hadapi tantangan, meningkatkan produktivitas, dan menjaga keseimbangan hidup dalam lingkungan yang terus berubah.

Bertugas di ruangan yang menangani masalah kesehatan mental membuat Oliver Wild bersyukur karena itu dia bisa memperbaiki diri dengan prioritaskan waktu untuk diri sendiri, dengan tidur cukup, makan sehat, dan berolahraga.

Menurut dia, penting memiliki jaringan sosial, membangun dukungan dari keluarga, teman, atau komunitas untuk saling mendukung dan terlibat dalam aktivitas yang disukai, karena hal ini dapat meningkatkan mood dan memberikan perasaan pencapaian.

“Tetap realistis terkait tujuan dan harapan untuk menghindari tekanan yang berlebihan. Setiap individu itu unik dan perbaikan kesehatan mental memerlukan pendekatan yang personal dan berkelanjutan “ jelasnya.

Pengalamannya menangani orang-orang yang memiliki gangguan kesehatan mental ini umumnya terjadi pada keluarga broken home, anak sering dihina, dianiaya, dibully oleh orangtua sendiri atau keluarga terdekat lainnya.

“ Oleh karena itu saya ingin menikah dan hidup yang mampu membangun runah tangga yang baik dan istri saya nanti harus bisa hidup bahagia, saya juga bisa hidup bahagia bersamanya,” kata Oliver

Pengalaman bekerja di rumah sakit membekalinya banyak hal terutama untuk berani terjun ke profesi lainnya ke bidang industri pariwisata, dunia hospitality, jadi  manager hotel dan sekarang menjadi manager restoran serta menjadi peselancar  ( Surfer).

Pria yang dalam kesehariannya banyak memiliki talenta dan profesi  ini sesuai komitmennya dalam hal tattoo maka saat berpindah-pindah profesi, semua gambar tubuh itu tertutup oleh seragam sebagai seorang profesional.

 “ Nah pahamkan sekarang mengapa tidak ada tindik dan tattoo di wajah dan dileher saya karena tattoo bukan kriminal dan saya adalah seorang profesional,” katanya mengakhiri pembicaraan.

 

 

 

 

 

Komunitas Bule di Uluwatu Pelopori Bersih-Bersih Pantai Nyang-Nyang

this formate

Oliver Wild (kanan/ duduk) bersama  turis mancanegara di Pantai Nyang-Nyang usai kumpulkan sampah pantai.

ULUWATU, Bali, bisniswisata.co.id: Pria Jerman bernama Oliver Wild berjalan menyusuri pantai Nyang-Nyang, Uluwatu, Bali diikuti oleh teman-teman bulenya dari berbagai negara. Dari 12 orang yang menyertainya hanya ada satu orang Indonesia, karyawan Hotel The Mulia  di kawasan Sawangan, Jl. Raya Nusa Dua Selatan yang ikut memunguti sampah di sepanjang pantai dan mengumpulkannya dalam karung.

Orang Indonesia lainnya, Justin Sabrinsky sibuk mendokumentasikan aktivitas bersih-bersih pantai saat matahari jam lima sore masih bersinar terang. Apalagi ditengah kegiatan bersih-bersih itu ada atraksi para pemain paralayang terjun dari ketinggian bukit di tepi pantai.

Atraksi itu memberikan pemandangan sensasional dan paralayang mendarat di halaman restoran Utilis yang menjadi tempat berkumpul peserta bersih-bersih pantai yang dikomandani Oliver Wild sekaligus tempat pengumpulan beberapa karung sampah yang berhasil diambil.

“ Ini kegiatan community service ke dua yang saya lakukan bersama komunitas bule di Uluwatu. Saya posting ajakan bersih-bersih pantai di Instagram dan sore ini berkumpul 12 orang,” kata Oliver Wild dengan bahasa Inggris yang fasih.

Dari sekian banyak tempat wisata pantai di Bali,  Pantai Nyang Nyang di Uluwatu memiliki daya tarik tersendiri terutama pada kebersihan pantai, dan pengunjung tidak ramai. Namun pantai yang nampaknya bersih itu masih banyak bertebaran sampah plastik terutama bungkus snack, botol dan kaleng miniman ringan, sedotan dan sampah lainnya.

Oleh karena itu Oliver yang juga manager restoran La Kantina, sebuah restoran Italia di kawasan Bingin, Uluwatu, memberikan potongan harga pula bagi peserta bersih-bersih pantai untuk makan malam dan menikmati live music di restorannya.

“ Begitu Oli ( panggilan Oliver) mengajak bersih-bersih pantai di Instagramnya saya langsung luangkan waktu sore ini untuk bergabung. Kita perlu action bukan hanya bicara jagalah kebersihan tapi nyatanya pantai tetap kotor tidak terjaga kebersihannya, jadi kita harus sering-sering buat kegiatan sosial  seperti ini “ kata Klara, wisatawan dari Czech Republic biasa disebut Ceko.

Bersama teman wanitanya, dia bergabung menyusuri pantai berwarna putih kekuningan di padukan dengan warna air laut berwarna biru dengan gradasi warna hijau. Sambil menyebar, memungut sampah dan menikmati pemandangan, gadis berbikini dan berwajah usia 20 tahunan ini menikmati kegiatannya. 

“ Usia saya sudah diatas 40 tahun, kegiatan bersih-bersih bagusnya sudah kita perkenalkan sejak anak-anak usia dini. Apa yang kami lakukan bisa dilanjutkan terus dengan masyarakat lokal,”  tambah Klara bersama turis AS. Filipina, Aussi, Mexico, Chili, Itali yang ikut kegiatan mengumpulkan sampah pantai ini.

Mengumpulkan sampah pantai Nyang-Nyang

Hal yang sama diungkapkan pula oleh Ignacio Carvallo dari Chili, peselancar muda yang di negaranya tinggal di tepi pantai pula. Sebagai peselancar yang sejak kecil sudah ikut menjaga pantai, pria yang akrab dipanggil chacha ini mengatakan masyarakat lokal yang terdepan menjaga pelestarian pantainya.

Pantai yang bersih dan pengunjung yang banyak serta tertib akan membawa kesejahteraan penduduknya. “Sebagai turis dan pendatang, kita juga harus respek dengan masyarakat lokal dan laut yang kita cintai sehingga harus dijaga kebersihannya, “ kata Chacha.

Sementara Oke Fahreza, lulusan NHI Bandung yang bekerja di The Mulia Nusa Dua dan kost di Jimbaran bersemangat membantu kegiatan ini. Selain kalangan perhotelan sudah sering melakukan community service membersihkan sampah pantai, baginya aksi lebih penting dari sekedar lipservice.

“ Kerja nyata bersih-bersih pantai sangat dibutuhkan sehingga keindahan pantai-pantai yang kita miliki terjaga. Kalau sudah selesai piknik di pantai tolong sampahnya dikumpulkan dan dibawa lagi jangan jadikan lautan sebagai bak sampahnya,” kata Oke Fahreza.

Seharusnya dalam hati manusia Indonesia sudah ada rasa malu dan rasa bersalah kalau membuang sampah sembarangan apalagi dipantai dan lautan, tambahnya.

“Anak muda didaerah manapun di negeri ini sudah harus memiliki kesadaran untuk menjadi pemuda pelopor kebersihan dari sampah-sampah umum dan dimulai dari diri sendiri mau mengumpulkan sampah yang dihasilkannya sendiri,”  ungkap Oke serius.

Pantai Nyang-Nyang Uluwatu menjadi salah satu pantai indah tersembunyi yang layak di kunjungi saat berada di Bali dan menjadi tempat surfing board wisatawan mancanegara.  Oleh karena itu tindakan Oliver Wild dan komunitasnya ini sangat penting.

Pantai ini berada sebelum Pura Uluwatu dan akses menuju Pantai Nyang Nyang Pecatu tergolong sulit karena lokasi pantai berada di bawah tebing dan untuk menuju pantai bisa dengan motor dengan tikungan tajam atau pengunjung harus menuruni anak tangga yang kemiringannya cukup ekstrim.

Objek Wisata Pantai Nyang Nyang Pecatu yang masih terbilang baru ini memang masih minim fasilitas bagi pengunjung. Sedangkan, potensi wisata pantai ini sangat besar jika dikembangkan. 

Bersih-bersih pantai yang dipelopori wisatawan asing kiranya menjadi inspirasi banyak pihak untuk terus melakukan kerja nyata untuk kepentingan bersama. 

 

Lembah Taibah Company Menandatangani Perjanjian dengan TheNoor dari Malaysia

this formate

RIYADH, bisniswisata.co.id : Taibah Valley Company, yang berafiliasi dengan Universitas Taibah, telah menandatangani kemitraan dengan TheNoor, sebuah perusahaan terkemuka Malaysia di bidang teknologi dan gaya hidup Islami.

TheNoor akan memindahkan kantor pusatnya ke Madinah secara strategis. langkah yang akan menyediakan lingkungan teknis yang merangsang inovasi.

Dilansir dari halalfocus.net, CEO Taibah Valley Dr. Jaber Almutairi menekankan bahwa perjanjian tersebut bertujuan untuk memberikan dukungan kepada perusahaan-perusahaan teknologi, sejalan dengan program Visi Kerajaan 2030 yang meningkatkan investasi dalam ekonomi digital.

Taibah Valley Company, kata dia, berkomitmen membantu TheNoor Company memperluas cakupan layanannya dan terhubung dengan investor dan inovator di wilayah tersebut.

Mohd Izzairi Yamin, CEO TheNoor Company mengatakan perpindahan ke Madinah merupakan keputusan bisnis strategis yang didorong oleh fakta bahwa Madinah merupakan lingkungan yang ideal bagi pertumbuhan perusahaan.

Dia menambahkan, kemitraan dengan Taibah Valley merupakan hasil dari visi bersama mengenai inovasi dan pemberdayaan komunitas Muslim secara global.

Selain itu, katanya, perjanjian TheNoor dengan Taibah Valley akan membuka jalan bagi layanan gaya hidup Islami yang maju dan memperkaya kehidupan seluruh umat Islam melalui kepastian pembangunan berkelanjutan.

Inggris: Mengangkat Keunggulan Malaysia di Panggung Halal Global di Halal Expo London 

this formate

LONDON, bisniswisata.co.id : Keunggulan halal! Malaysia Showcase 2023 kembali hadir di London di Stadion Tottenham Hotspur yang ikonik pada tanggal 1 – 3 Desember 2023. 

Diselenggarakan oleh My Events International dan bekerja sama dengan MATRADE, acara ini tunjukkan kecerdikan Malaysia yang spektakuler di pasar halal global.

Dilansir dari halalfocus.net, Malaysia Showcase Pavilion kembali hadir untuk tahun kedua di Halal Expo London, setelah debut yang sangat sukses. Sambutan dari acara tahun lalu sungguh fenomenal, dan tahun ini menjadi lebih luar biasa lagi.

Hal Ini akan menjadi pertunjukan nyata kecerdikan Malaysia ketika sekitar delapan perusahaan  bergabung dalam paviliun tersebut. Bisnis-bisnis ini, mulai dari usaha kecil dan menengah hingga wirausahawan, mewakili beragam spektrum lanskap kewirausahaan di Malaysia.

Perkembangan signifikan pada pameran tahun ini adalah kemitraan bergengsi dengan Lembaga Koko Malaysia, yang bergabung sebagai Mitra Platinum. Mereka tidak hanya berpartisipasi tapi juga membawa sekelompok perusahaan yang menjanjikan untuk menjadi bagian dari Malaysia Showcase. 

Kemitraan ini memperkuat komitmen acara tersebut untuk mempromosikan sektor halal Malaysia dan memperluas jangkauannya ke cakrawala baru.

Tempatnya adalah Stadion Tottenham Hotspur yang ikonik, London. Langkah berani ini menandakan ekspansi besar ke dalam cakrawala baru pasar halal. 

Dengan memilih lokasi terhormat ini, Malaysia Showcase 2023 bertujuan untuk memikat khalayak yang lebih luas dan memberikan pengalaman halal yang mendalam dalam suasana yang tak terlupakan.

Pameran ini mencakup berbagai sektor, termasuk F&B, perjalanan & pariwisata, keuangan & perbankan, fesyen & kosmetik, logistik, farmasi, suplemen & peralatan medis, serta E-Commerce, Digital & TI, yang mencerminkan kekayaan penawaran Malaysia kepada dunia. 

Baik Anda seorang pebisnis atau sekadar ingin tahu tentang dunia halal, pameran ini menjanjikan pengalaman yang menarik dan memperkaya pengetahuan tentunya.

 

Bangladesh: Kebijakan Pertama Mengenai Sertifikasi Halal Terungkap

this formate

DHAKA, bisniswisata.co.id : kebijakan sertifikasi halal untuk memfasilitasi produksi lokal dan pemasaran makanan, obat-obatan, dan kosmetik yang sesuai syariah.

Dilansir dari halalfocus.net, mulai saat ini, bisnis yang membuat, mengekspor dan mengimpor barang yang dipasarkan sebagai halal akan memerlukan sertifikasi dan logo terkait, sesuai dengan kebijakan yang telah dikeluarkan oleh Bangladesh Islamic Foundation (BIF).

“Kebijakan ini akan menjadi pedoman sertifikasi halal,” kata Md Abu Saleh Patwary, wakil direktur sertifikasi halal di BIF, yang beroperasi di bawah Kementerian Agama.

Ini adalah kebijakan sertifikasi halal pertama yang dikeluarkan BIF, yang menyusun peraturan tersebut pada tahun 2015 dengan tujuan mempromosikan produk halal sehingga memungkinkan produsen lokal memenuhi permintaan global.

Patwary mengatakan kebijakan tersebut telah melalui perubahan dan penyempurnaan sebelum finalisasi. Dalam kebijakan sertifikasi halalnya, BIF menyatakan akan menerbitkan sertifikat dan logo halal kepada perusahaan atas nama pemerintah. Sertifikasi ini akan berdurasi selama satu tahun.

“Tapi jangka waktunya bisa diperpanjang dua-tiga tahun tergantung standar pabriknya,” demikian bunyi kebijakan yang dikeluarkan. Sesuai kebijakan tersebut, pihak berwenang akan melakukan inspeksi atau verifikasi mendadak untuk memastikan bahwa produk halal yang dipasarkan dibuat sesuai dengan aturan terkait.

BIF mengatakan tidak ada bahan mentah, bahan atau bahan tambahan yang dapat digunakan untuk membuat dan memasarkan makanan atau barang konsumen, kosmetik dan obat-obatan yang tidak halal berdasarkan syariah.

Praktik manufaktur yang baik dan prosedur operasi sanitasi standar juga harus diikuti dalam pembuatan barang tersebut, tambahnya.

Selain itu, tidak ada makanan halal yang dapat diproduksi, diproses, dikemas, disimpan atau diangkut bersama dengan barang-barang yang dilarang oleh hukum Islam, sesuai dengan kebijakan tersebut.

BIF mengatakan obat herbal, Unani dan ayurveda akan dimasukkan dalam sertifikasi halal untuk obat-obatan.
Dikatakan juga bahwa obat-obatan yang menyelamatkan jiwa akan diperlakukan sebagai halal, dan pembuat obat diperbolehkan menggunakan alkohol 0,5 persen sebagai pembawa atau untuk memastikan kualitas obat.

Selain itu, kebijakan tersebut melarang penggunaan lemak atau bagian lain dari hewan terlarang dalam pembuatan kosmetik seperti sabun, sampo, pasta gigi, dan parfum.

Oleh karena itu, sertifikasi halal akan menjadi wajib dalam hal memasarkan kosmetik impor sebagai halal.
Selain itu, tidak ada kosmetik yang berbahaya bagi kesehatan yang akan diterima sebagai halal, kata BIF.

BIF juga menyebutkan biaya tahunan untuk sertifikasi dan logo halal tergantung pada ukuran pabrik dan rumah potong hewan.

Pabrik kecil yang memiliki investasi Tk 1-5 crore harus membayar Tk 5.000 sebagai biaya dan biaya dua kali lipat untuk pabrik dengan investasi sebesar Tk 5 crore hingga Tk 50 crore, sedangkan sekitar Tk 20.000 akan berlaku untuk pabrik besar yang memiliki investasi lebih dari Tk 50 crore.

Sedangkan biaya rumah potong hewan berkisar antara Tk 5.000 hingga Tk 20.000 tergantung kapasitas pengolahannya.Biaya sertifikasi halal untuk hotel dan restoran lokal akan mencapai Tk 2.000, menurut kebijakan tersebut.

Bangladesh sudah memiliki 179 perusahaan yang telah mendapat sertifikasi halal dari BIF. Perusahaan-perusahaan tersebut memproduksi sekitar 1.800 item, kata Patwary.

Dari perusahaan yang mendapat persetujuan pembuatan dan pemasaran produk halal, 62 perusahaan mengekspor lebih dari 200 produk ke berbagai negara, tambahnya.

Patwary juga mengatakan pasar global untuk barang-barang halal bernilai lebih dari $3 triliun dan diperkirakan akan tumbuh menjadi $7 triliun pada tahun 2025.

Dalam kasus Bangladesh, dia mengatakan tidak ada data mengenai ukuran pasar makanan halal dan barang lainnya.
Namun menurut perkiraan tamunya, ukuran pasar tersebut bernilai beberapa ribu crores taka.

Produk Azerbaijan dipamerkan di Halal Expo di Istanbul

this formate

Gadis Azerbaijan ( foto Istock)

ISTANBUL, bisniswisata.co.id: Republik Azerbaijan, negara sekuler di Kaukasus yang terletak  di persimpangan Eropa dan Asia Barat berpartisipasi  pada Pameran Halal Expo yang diselenggarakan dalam rangka KTT Halal Dunia di Istanbul dengan dukungan Badan Pengembangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Turki.

Azerbaijan juga memamerkan produk-produk perusahaan makanan halal di Azerbaijan seperti dikansir dari pakobserver.net. Negara ini hadirkan daging dan produk daging dari 4 perusahaan pada Halal Expo di Istanbul belum lama ini.

Dalam kunjungannya ke Istanbul, delegasi UKM Azerbaijan juga mengikuti World Halal Summit dengan tema “Gerbang menuju ekonomi halal global: membuka potensi,” lapor Azernews, mengutip SMB.

Pada pertemuan puncak, ketua UKM Orkhan Mamamdov mencatat bahwa UKM adalah kekuatan terdepan di sektor halal dan jasa. Dia juga memberi penjelasan kepada peserta pertemuan puncak tentang dukungan dan layanan yang diberikan oleh UKM serta Forum Bisnis dan Pariwisata Halal Azerbaijan yang akan datang, yang dijadwalkan pada tahun 2024.

Tercatat bahwa UKM terwakili di stand negara pada pertemuan puncak halal yang rutin diadakan di Tatarstan. Hal ini memungkinkan UKM Azerbaijan yang bergerak di bidang industri halal untuk mempromosikan produknya dan menjalin kontak dengan rekan-rekan dari negara lain. Pameran produk halal akan diselenggarakan dalam rangka forum yang akan diadakan di Baku tahun depan.

Cebu Didesak Untuk Promosikan Halal Tourism

this formate

Hotel Dusit Thani Resort di Cebu

KOTA CEBU, bisniswisata.co.id: Cebu perlu membangun fasilitas yang akan mempromosikan pariwisata halal ( halal tourism) untuk menarik lebih dari 200 juta wisatawan dari negara-negara Muslim, termasuk wisatawan dari negara-negara Asia Tenggara seperti Malaysia.

Dilansir dari newsinfo.inquirer.net, Duta Besar Malaysia untuk Filipina Dato Abdul Malek Melvin Castelino mengatakan fasilitas tersebut seharusnya terdapat di hotel, resor, bahkan restoran.

“Kami berupaya agar hal ini diadvokasi di sini [di Cebu], hal ini tentu saja mencakup lebih banyak hotel ramah Muslim, lebih banyak restoran halal, dan rantai pasokan yang mendukung industri halal dan sektor pariwisata,” katanya.

Halal dari Bahasa Arab artinya  diperbolehkan mengacu pada makanan yang disiapkan sesuai dengan aturan dan syariat Islam.

Castelino berada di Cebu minggu lalu untuk bertemu dengan pejabat setempat dan mendorong peningkatan lalu lintas pariwisata antara Malaysia dan Filipina, khususnya dengan Cebu.
“Ini adalah pasar yang belum dimanfaatkan bagi Cebu dan seperti yang Anda tahu, pertumbuhan industri halal secara keseluruhan akan mencapai $7,7 triliun pada tahun 2025, jadi saya pikir negara-negara seperti Filipina dan Malaysia dan tentu saja ASEAN bisa mendapatkan keuntungan dari industri ini,” kata Castelino.

Hong Kong Tourism Board ( HKTB) Juarai Ajang MICE Terkemuka Dunia

this formate

HONG KONG, bisniswisata.co.id: Dewan Pariwisata Hong Kong (HKTB) mengumumkan bahwa Hong Kong telah memenangkan IBTM, merek acara Meetings, Incentives, Conventions and Exhibitions (MICE) terkemuka di dunia, untuk menyelenggarakan pameran dagang MICE perdananya IBTM Asia Pasifik 2025, pada Musim Semi 2025 di Hong Kong .

Dilansir dari breakingtravelnews.com, acara ini diharapkan dapat menarik lebih dari 1.500 profesional travel trade dan MICE dari Daratan, Asia Tenggara, India, Jepang, Korea Selatan dan pasar lain di kawasan ini, serta pasar jarak jauh.

Acara ini tidak hanya menyediakan platform yang ideal bagi agen perjalanan, hotel, tempat MICE, atraksi, maskapai penerbangan, dan pelaku industri lainnya di Hong Kong, Daratan dan luar negeri.

Tujuannya untuk menjajaki peluang bisnis, namun juga membantu  konsolidasikan posisi Hong Kong sebagai tempat pertemuan dunia dan memfasilitasi pengembangan wisata MICE di seluruh kawasan Asia-Pasifik.

Dr Pang Yiu-kai, Ketua HKTB, mengatakan, “Keputusan IBTM untuk menjadi tuan rumah pameran dagang perdananya untuk kawasan Asia Pasifik di Hong Kong merupakan bukti kuat akan kedudukan Hong Kong di dunia internasional dan peran uniknya sebagai penghubung besar ke seluruh dunia.

Bay Area (GBA) oleh industri MICE global.

Acara ini tidak hanya akan mendatangkan lebih dari 1.500 pengunjung berprestasi dari industri perjalanan global dan industri MICE ke Hong Kong, namun juga akan menghasilkan informasi positif dari mulut ke mulut melalui pengalaman pribadi mereka.

Hal ini, pada gilirannya, akan membantu menghadirkan lebih banyak acara MICE ke Hong Kong, menciptakan peluang bisnis tanpa batas bagi Hong Kong, kata Vasyl Zhygalo, Direktur Portofolio IBTM

Dia sepakat bahwa Hong Kong adalah pusat MICE internasional. “Hong Kong hadir dengan berbagai keunggulan kompetitif, seperti beragam pilihan tempat, fasilitas transportasi yang nyaman, dan penyediaan dukungan profesional yang komprehensif,” ungkapnya

Secara geografis, kota ini memiliki posisi yang baik sebagai pintu gerbang antara dunia dan Tiongkok Daratan, khususnya kota-kota di GBA, yang menjadikan kota ini sebagai tuan rumah ideal IBTM Asia Pasifik.

“Saya yakin pameran ini akan membantu anggota perdagangan MICE di berbagai pasar untuk menjalin kontak satu sama lain dan menjajaki peluang di kawasan.” kata Vasyl Zhygalo

Confidant Collective dari Hyatt Inclusive Collection Meluncurkan Black Friday, Penawaran Cyber Monday

this formate

Kolam renang tanpa batas di Dreams Corfu Resort & Spa (Foto: Koleksi Inklusif)

NEW JERSEY, bisniswisata.co.id : Confidant Collective dari Hyatt Inclusive Collection , program online penasihat perjalanan dan pusat pendidikan, menawarkan beberapa penawaran menarik bagi pelancong dan penasihat perjalanan untuk liburan komersial mendatang. 

Dilansir dari travelpulse.com, wisatawan dan penasihat perjalanan yang memesan perjalanan dapat mendaftar untuk Rewards Travel 2024 dengan diskon 50 persen jika mereka memesan antara 21 November hingga 28 November 2023. 

Untuk Small Business Saturday, penasihat berkesempatan menerima 300 poin bonus untuk semua pemesanan langsung selama 3 malam atau lebih yang dilakukan antara tanggal 21 November dan 28 November. 

Pada Cyber Monday, 27 November, wisatawan dapat memesan Rewards Travel 2024 dengan diskon 50 persen pada hari terakhir penjualan. Semua pemesanan klien langsung yang dibuat dan didaftarkan oleh penasihat perjalanan pada hari itu menerima bonus 300 poin Confidant Rewards. 

Terakhir, pada Giving Tuesday, 28 November, anggota Confidant Collective dapat mendonasikan poin mereka ke badan amal tertentu, yang akan dicocokkan dengan Collective. 

Penasihat perjalanan akan menerima penghapusan pajak untuk tahun 2023 atas sumbangan mereka. Badan amal paling populer yang para penasihatnya menyumbangkan poin mereka termasuk US Humane Society, Palang Merah Amerika, dan SGK Kanker Payudara. 

Confidant Collective diluncurkan pada Mei 2023 sebagai rangkaian manfaat penasihat perjalanan multi-alat untuk membantu mereka menjual Koleksi Inklusif. Video pelatihan pendidikan, alat pemasaran, dan aplikasi seluler memungkinkan penasihat perjalanan meningkatkan penjualan menyeluruh mereka.

 

Konfrensi Wisata Anggur: Inklusi dan Keberlanjutan bagi Komunitas Lokal

this formate

HONOLULU, bisniswisata.co.id : La Rioja, tujuan wisata anggur yang terkenal, menjadi tuan rumah Konferensi Global UNWTO beberapa waktu lalu tentang Pariwisata Anggur yang pertama . 

Acara ini menekankan pentingnya inklusivitas dan keberlanjutan dalam memberi manfaat bagi komunitas dan wilayah lokal.

Dilansir dari meetings.travel, untuk mencapai pertumbuhan inklusif, khususnya di wilayah pedesaan, sangatlah penting untuk memiliki kebijakan yang jelas dan upaya khusus untuk mengadopsi transformasi dan inovasi digital. 

Dengan pemahaman ini, Konferensi ini menyatukan para pemangku kepentingan dan pemimpin berpengaruh dari industri pariwisata anggur yang sedang berkembang. 

Fokus mereka adalah menangani bidang-bidang penting seperti pendidikan, peningkatan keterampilan, dan pemanfaatan data secara efektif.

Melepaskan Potensi Wisata Wine

Berpartisipasi dalam konferensi UNWTO edisi ke-7 adalah tokoh-tokoh berpengaruh dalam industri anggur, yang mewakili kawasan penghasil anggur yang sedang naik daun dan sudah mapan seperti Argentina, Armenia, Chili, Prancis, Jerman, Portugal, Afrika Selatan, Spanyol, dan Amerika Serikat. 

Amerika Serikat. Selain mengakui semakin populernya wisata anggur, konferensi ini juga menyoroti hambatan-hambatan dalam mengembangkan destinasi yang lebih kompetitif dan mengubah permintaan menjadi kemakmuran ekonomi dan integrasi sosial. 

Sepanjang acara dua hari tersebut, para peserta yang mengikuti lokakarya dan kelas master berpusat pada topik-topik berikut:

Meningkatkan daya saing di kawasan penghasil anggur melibatkan pengakuan pentingnya pengembangan keterampilan dan memperoleh pemahaman komprehensif tentang dampak dan tren wisata anggur. 

Faktor-faktor ini berkontribusi signifikan dalam menciptakan nilai dan promosikan kawasan penghasil anggur.

Para ahli membahas kemajuan keberlanjutan dalam wisata anggur dan penerapan digitalisasi untuk meningkatkan efisiensi operasional, dengan mempertimbangkan pengaruh perubahan iklim terhadap industri ini. 

Topik utama mencakup sinkronisasi pengumpulan data, eksplorasi sumber data baru, penerapan pendekatan inovatif untuk mendiversifikasi penawaran produk, perluasan jangkauan media sosial, pemanfaatan alat digital tercanggih.

Selain juga  pemanfaatan teknologi baru seperti Kecerdasan Buatan ( AI) untuk mendorong penciptaan pengetahuan dan memberikan pengalaman pelanggan yang lancar.

Mendorong pertumbuhan melalui kemitraan kolaboratif: Merangkul inklusivitas dan keberlanjutan.

Acara ini menekankan pentingnya strategi wisata anggur nasional dan lokal dan mendorong diskusi mengenai metode kolaborasi inovatif. 

Melalui serangkaian kelas master, peserta dari 40+ negara berbagi dan meningkatkan pemahaman mereka tentang hubungan antara wisata wine, gastronomi, seni dan budaya, komunikasi dan branding, teknologi baru, pengembangan produk, dan keberlanjutan.

Armenia menerima amphora simbolis dari La Rioja pada upacara penutupan, yang menandakan peran mereka sebagai tuan rumah Konferensi Global Pariwisata Anggur UNWTO ke-8 pada tahun 2024.