Cirebon Wistakon, Aplikasi Wisata Mudahkan Wisatawan Blusukan

this formate

CIREBON, bisniswisata.co.id: Tak ingin tertinggal dengan daerah lain di bidang teknologi informasi sekaligus ingin memajukan dunia pariwisata, Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (DKIS) pemerintah Kota Cirebon meluncurkan aplikasi “Cirebon Wistakon”. Aplikasi ini memudahkan para wisatawan blusukan tempat-tempat wisata di kota Cirebon, Jawa Barat.

“Cirebon Wistakon itu bisa diunduh di Play Store bagi para pengguna android, aplikasi ini mempermudah para wisatawan yang akan berkunjung,” kata Kepala DKIS Kota Cirebon, Iing Daiman dalam keterangan tertulis, Rabu (31/1/2018).

Dijelaskan, aplikasi Cirebon Wistakon itu singkatan dari wisata kota Cirebon. Aplikasi tersebut akan menunjukan tempat wisata apa saja di Kota Udang. Penamaan Cirebon Wistakon disesuaikan dengan kearifan lokal. Aplikasi ini sudah dikoneksikan dengan Google Maps untuk mempermudah wisatawan menggunakannya. Selain itu aplikasi dilengkapi berbagai informasi mengenai tempat wisata, hotel, restoran dan lainnya.

“Aplikasi Cirebon Wistakon ini berisi informasi pariwisata antara lain seperti, tempat wisata, hotel, restoran dan juga yang mendukung semua kegiatan wisata,” tuturnya. “Kami koneksikan dengan Google Maps yang akan memandu ke mana wisatawan akan tuju,” lanjutnya.

Demi mewujudkan program “Kota Cerdas”, Pemkot telah membuat beberapa aplikasi dan pada 2018 akan dikembangkan sebanyak delapan aplikasi. Aplikasi tersebut semuanya bertujuan mempermudah pelayanan kepada masyarakat dengan memanfaatkan teknologi. “Tahun 2018 ini kita akan kembangkan delapan aplikasi dalam rangka mendukung program ‘smart city’,” katanya.

Apalagi Kota Cirebon terpilih menjadi Smart City pada tahun 2017 bersama dengan 25 kota lainnya di Indonesia. Sehingga keberadaan program Smart City tentu sangat penting untuk peningkatan layanan serta kesejahteraan masyarakat. Program ini menggabungkan berbagai elemen untuk mewujudkan kota Cirebon lebih maju dengan teknologi yang terus meningkat tanpa meninggalkan kearifan lokal

Dalam Aplikasi Wistakon memuat informasi soal wisata kuliner, wisata alam, wisata sejarah, wisata budaya dan wisata belanja yang ada di Kota Cirebon. Saat membuka pilihan menu, misalnya menu Foods, muncul beberapa makanan yang ada di dalam aplikasi, di antaranya ada Empal Gentong H Apud, Nasi Jamblang Ibu Nur, Mie Koclok Panjunan, dan Baraja Coffe.

Jadi saat membuka sebuah makanan, muncul deskripsi makanan tersebut lengkap disertai harganya. Juga dapat menemukan tempat makanan yang akan dikunjungi, karena di dalamnya sudah ada navigasi yang terhubung ke Google Map.

Aplikasi Cirebon Wistakon ini melengkapi tujuh aplikasi lainnya yang sudah ada di Kota Cirebon. Aplikasi itu Cirebon Lengko (Layanan Elektronik Kesehatan Online), yakni sistem pelayanan antrean online berbasis Android dan informasi berbasis Android ketersediaan ruang rawat inap di RSUD Gunung Jati.

Lalu aplikasi Cirebon Brojol Aja Klalen (Akta Langsung Jadi Kalau Lapor lewat On Line) dengan konsep one day service. Jika dahulu membuat akta selama 14 hari, sekarang dengan lapor melalui internet bisa sehari langsung jadi.

Ada program Cirebon Sedulur (Sistem Elektronik Pelayanan Digital Kelurahan), dan Cirebon Sega Jamblang (Sistem Elekronik Kepegawaian dan Evaluasi Kinerja secara Gamblang) seperti Simpeg, E-Lakip, Tepra dan lainnya.

Program selanjutnya adalah Portal Satin Cirebon Pasti Weru, yakni penyajian informasi Kota Cirebon dalam satu portal. Juga ada program Wadul Bae (Warga Peduli Bocah lan Emboke) yang merupakan konsep penanganan terpadu kekerasan terhadap anak dan perempuan.

Bahkan saat ini Kota Cirebon telah memiliki Pusat Pelayanan Terpadu (PPT) yang menjadi percontohan nasional. Di sekolah, siswa diperankan sebagai pelapor dan melapor jika ada kejadian di lingkungannya.

Program lainnya yaitu Cirebon Jeh (Jaringan Edukasi Hukum), yakni untuk edukasi dan penangan masalah hukum dan program lainnya. Diharapkan dengan berbagai program tersebut memudahkan masyarakat untuk mengetahui berbagai informasi yang dimiliki Kota Cirebon terutama berkaitan dengan program Pemerintah Daerah Kota Cirebon. (NDHYK)

Lestarikan Ketoprak, Komunitas Financial Gelar “Arya Penangsang”

this formate

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Komunitas Keuangan Perbankan kembali menggelar seni ketoprak. Pagelaran kali ini memgambil lakon berjudul “Arya Penangsang”. Gelaran ini diselenggarakan di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta, Rabu, 31 Januari 2018 malam ini.

“Semoga kisah Arya Penangsang ini bisa memberikan pelajaran berharga bagi kita bahwa tahta atau kedudukan terkadang mampu membuat orang gelap mata, bahkan terhadap saudaranya sendiri. Semoga, di tahun politik yang sedang sibuk Plikada ini kisah Arya Penangsang tidak sampai terulang lagi di negeri tercinta ini,” ujar Eko B. Supriyanto, Produser Eksekutif Pagelaran Ketoprak dalam siaran pers, Rabu (31/1/2018).

Pagelaran seni ketoprak dimulai pukul 19.00 hingga 22.00 WIB, merupakan setitik upaya pelestarian kesenian tradisi ketoprak, komunitas masyarakat keuangan, perbankan, BUMN, ekonom, Anggota DPR Komisi XI yang membidangi keuangan dan kalangan media massa menyajikan pagelaran ketoprak.

Lakon “Arya Penangsang” ini diramaikan oleh sekitar 50 pemain dari kalangan praktisi dan regulator perbankan, asuransi, multifinance, BUMN, dan media massa. Selain itu, pementasan yang diproduksi oleh #Paragraf Satu Production dan disutradari oleh seniman senior Aris Mukadi ini juga menghadirkan bintang tamu para pemain Srimulat, serta para pemain ketoprak dari Perhimpunan Seniman Wayang Orang dan Ketoprak “Adhi Budaya”.

Beberapa praktisi dan regulator keuangan dan perbankan yang ikut terlibat dalam pagelaran ini antara lain Destry Damayanti (LPS), Anto Prabowo (OJK), Ahmad Fajar (J-trust Bank), Kusumaningtuti S. Soetiono (mantan DK OJK), Benny Purnomo (MNC Bank), Diding S. Anwar (Kadin), Nicolaus Prawiro (Capro), Lisawati (Bank Jasa Jakarta),

Juga Sussie Meilina (MNC Securitas), Frans Rundengan (Andalan Finance), Ilya Avianti (PLN), Handayani (BRI), Muhammad Adil (Bank Sumsel Babel), dan Lies Permana Lestari (Sarinah). Juga, Suwandi (APPI), Juanita Luthan (Securinvest), Susanti (ATM Prima), Nini Sumohandoyo (Prudential), Anggar B. Nuraini (OJK), Rita Mirasari (Danamon), Vera Liem (BCA), Fajar Nugroho (BKraf), dan Danny Hartono (Bank Mas) serta Dumasi Samosir (Asuransi Sinar Mas).

Rencananya Direktur Utama Bank Mandiri, Kartiko Wirjoatmodjo akan main sebagai Sultan Bonang, Kresno Sediarsi (Dirut Bank DKI), Bob T Ananta (BNI) dan sebagai Arya Penangsang, M. Eddy Purnawan (BSBI) dan Evi Afiatin sebagai Ratu Kaliyamat (BPJS Ketenagakerjaan) dan M. Ikhsan (OJK) akan menjadi Hadiwijaya

Kalangan anggota DPR RI ada Andreas Soesatyo dan Indah Kurnia serta kalangan ekonom ada Aviliani (ISEI), Bustanul Arifin (Indef), Nimmi Zulbainarni (ISEI), Ina Primiana (ISEI) dan Komang Savytri (ISEI) serta Arif Budimanta (KEIN)

Dari kalangan media massa ada wartawan senior Kompas Ninok Leksono, Pemimpin Redaksi Bisnis Indonesia Hery Trianto, Direktur Utama Koran Sindo Sururi Alfaruq, Aprevyta, Pimpinan Redaksi Global TV, Pemimpin Redaksi Tempo Budi Setyarso, Wapremred Infobank Karnoto Mohamad, dan beberapa senior editor antara lain Titis Nurdiana (Kontan), Joice (Kompas) dan Tommy Aryanto (Tempo) serta Lahyanto Nadie (Bisnis Indonesia) dan Darto (InfoBank)

“Acara ini dipersembahkan sebagai bentuk kecintaan para sahabat di lingkungan masyarakat keuangan, perbankan, BUMN, serta kalangan media terhadap kesenian tradisi budaya Indonesia, yaitu ketoprak,” ujar Eko B. Supriyanto, Produser Eksekutif Pagelaran Ketoprak “Arya Penangsang”.

Menurut Eko, 50 orang pemain ketoprak “Arya Penangsang” sebagian besar adalah para direksi dan komisaris dari industri perbankan, keuangan, dan BUMN, serta para pemimpin redaksi dan senior editor dari beberapa media massa nasional. Di tengah kesibukan sebagai profesional, mereka masih memiliki kepedulian yang tinggi terhadap kelestarian kesenian tradisional Indonesia.

“Untuk itu, kami memberikan pengharagaan yang setinggi-tingginya kepada beliau-beliau yang berkenan meluangkan waktu serta memberikan dukungan atas terselenggaranya pagelaran ini. Semoga pagelaran ini dapat menyalakan lilin bagi kebudayaan tradisi yang sudah lama redup,” papar Eko B. Supriyanto juga Pemimpin Redaksi Majalah Infobank itu.

Kegigihan para seniman tradisional, seperti Aris Mukadi dan para seniman dari Yayasan Adhi Budaya, untuk melestarikan seni tradisi, menurut Eko, sudah seharusnya dihargai dan diberi kesempatan untuk terus berlanjut bisa mengadakan pentas di banyak tempat. Maka itu, sebagai bentuk kepedulian, hasil dari pementasan tersebut akan disumbangkan untuk pengembangan kesenian tradisi ketoprak Yayasan Adhi Budaya.

“Untuk itu kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para sponsor, donatur, dan semua pihak yang mendukung terselenggaranya acara ini,” ujar Eko. “Acara ini sangat istimewa karena berbarengan dengan kejadian alam gerhana bulan,” tambahnya.

Perebutan Tahta

Pagelaran ketoprak dengan lakon “Arya Penangsang” menceritakan tentang sejarah perebutan tahta Kerajaan Demak pada pertengahan abad 15 yang berlumuran darah. Bermula dari dibunuhnya Raja Demak ke-2, Pangeran Surowiyoto atau Pangeran Sekar, oleh Sunan Prawoto, anak Pangeran Trenggono. Trenggono yang masih bersaudara dengan Pangeran Sekar karena sama-sama anak pendiri Kerajaan Demak, Raden Patah, itu kemudian naik tahta menjadi Raja Demak ke-3 tahun 1521.

Setelah berkuasa selama 25 tahun, pada tahun 1546 Trenggono wafat dan digantikan oleh Sunan Prawoto sebagai Raja Demak ke-4. Di sinilah muncul Arya Penangsang, anak dari Pangeran Sekar. Saat itu, Penangsang atau disebut juga Arya Jipang atau Ji Pang Kang adalah raja di Kadipaten Jipang (Cepu). Penangsang yang menyimpang dendam atas terbunuhnya sang ayah oleh Sunan Prawoto menuntut balas.

Arya Penangsang mengutus orang kepercayaannya, Rangkud, untuk membunuh Sunan Prawoto dengan dibekali Keris Kyai Setan Kober. Keris yang juga menjadi penyebab tewasnya beberapa raja Demak itu akhirnya juga mengakhiri kepemimpinan Sunan Prawoto di Demak. Penangsang pun naik tahta sebagai Raja Demak ke-5 tahun 1549.

Arya Penangsang hanya lima tahun menjadi Raja Demak. Ambisinya yang besar untuk mengalahkan Raja Pajang Hadiwijaya justru berbalik arah. Dia tewas terbunuh secara mengenaskan oleh pasukan Hadiwijaya pada tahun 1554. “Hikmahnya. Semoga dendam politik tidak terus terjadi di Indonesia demi kekuasaan. Sudah waktunya ekonomi menjadi panglima bukan politik yang terus mendendam,” kata Eko B Supriyanto. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Menggairahkan Wisata Kopi Sekitar Candi Borobudur

this formate

MAGELANG, Bisniswisata.co.id: Pengelola Candi Borobudur terus mendorong masyarakat sekitar candi untuk bergerak menggali potensi yang ada demi meningkatkan perekonomian serta kunjungan wisata. Bentuk dorongan salah satunya dengan memberikan bantuan dan pendampingan tentang pengolahan kopi di Dusun Kerug Batur, Desa Majaksingi, Kecamatan Borobudur, Magelang, Jawa Tengah..

Salah satu Dusun di lereng Pegunungan Menoreh itu, memang memiliki potensi tanaman kopi yang melimpah, sayangnya belum tergarap optimal. “Dusun Kerug Batur kaya tanaman kopi. Selama ini warga hanya menjual kopi mentah kepada konsumen. Kami merangkul warga, memberikan pendampingan, sehingga warga dapat meningkatkan nilai jual kopi dengan pengolahan yang tepat,” jelas General Manager PT. Taman Wisata Candi Borobudur (TWC), Chrisnamurti Adiningrum, Selasa (30/1/2018).

Chrisna berujar, pendampingan pengolahan kopi Dusun Kerug Batur sebetulnya sudah dilakukan sejak 2016. Pihaknya bekerja sama dengan Dinas Pertanian Tanaman Pangan Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Magelang untuk proyek ini.

Kopi Dusun Kerug Batur memiliki ciri khas tersendiri dibandingkan kopi lokal lainnya. Jenis kopi robusta ini, diharapkan menjadi ikon kopi khas Borobudur yang diminati wisatawan. “Komitmen kami membantu lingkungan untuk maju. Di sini ada potensi kopi, kami berharap warga dapat menghasilkan kopi berkualitas yang nantinya bisa menjadi ikon Kopi Borobudur,” ungkapnya.

Chrisna optimistis kopi Dusun Kerug Batur akan banyak peminat. Apalagi didukung dengan potensi wisata alam yang mengagumkan yaitu Punthuk Gajah Mungkur.

Selain memberikan pendampingan dan pelatihan, pihaknya juga memberikan bantuan berupa peralatan pengolahan kopi seperti mesin roasting (alat penggoreng kopi), grider (alat penggilingan kopi), kattel hario (alat perebus kopi), france press (alat pengujian kopi), coffee driper, paper filter, dan seribu batang bibit kopi robusta.

“Kami percaya, masyarakat bisa memanfaatkan bantuan kami ini dengan baik sehingga wisata Kopi di Kerug Batur ini tumbuh. Wisatan bisa bersantai menikmati kopi dan kudapan, bahkan mengetahui secara langsung proses pembuatan kopi,” lontarnya seperti dilansir laman KOmpas.com, Selasa (30/01/2018).

Kepala Desa Majaksingi, B. Budiyono, mengungkapkan kopi Kerug Batur sudah banyak peminat terutama para pencinta kopi robusta meski baru dirintis. Selain rasa kopi khas lereng Menoreh, di dusun ini wisatawan bisa menikmati suasana alam yang masih asri. “Bantuan ini tentu menjadi motivasi kami untuk mengembangkan wisata Kopi Kerug Batur. Peminat kopi kami diharapkan akan lebih banyak lagi,” kata Budiyono. (KMP)

10 Februari 2018, Love and Fabulous Festival 2018

this formate

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Perhelatan musik akbar bertajuk Love and Fabulous Festival (LAFFestival 2018), bakal menghibur warga Ibukota Jakarta. Festival ini menyuguhkan 11 konser musik sekaligus dalam 3 panggung selama satu malam, yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Selatan, pada 10 Februari 2018.

Festival ini membawa sebuah konsep yang sangat unik dan baru pertama kali diadakan di Indonesia “Loveable Project with Fabulous Acts” dimana konsep acara LAFF Festival ini akan menghadirkan 11 konser dalam semalam dan akan dimeriahkan oleh musisi lokal serta internasional dalam 3 area utama panggung dengan sebutan LOVE Stage, HOPE Stage dan PASSION Stage (Panggung Cinta, Panggung Harapan dan Panggung Semangat).

Ada 9 performer beserta kolaborasi personilnya dari total 11 performer musisi nasional dan internasional yang akan tampil dengan konsep yang unik dan menarik. Yakni menantang para musisi untuk menyuguhkan aksi yang berbeda dari biasanya.

Mereka yang siap tampil Antara lain RAISA Handmade Experience, ANDIEN Metamorfosa 2.0. Yura dan Tuan Tuan(RAN, Reza Rahadian, Teza Sumendra), D’Essentials Of Groove (Maliq & D’Essentials & The Groove)

Juga, NEV+ Dea & Sophia Latjuba, Thorn & Roses (Jevin Julian x Random Brothers feat. Neonomora, RamenGvrl, dan Andini), Hening Taifun oleh Barasuara, Anne Marie serta The Brand New Heavies.

Selain itu, perform spesial untuk menyemarakkan LAFF Festival dari kelompok musikus Kahitsna, yaitu formasi kelompok musik Kahitna dalam versi perempuan. Kelompok ini beranggotakan Radhini, Lala Karmela dan Mikha Tambayong yang akan bernyanyi membawakan lagu-lagu andalan karya Yovie Widiyanto di bawah arahan music director Ava Victoria.

Konsep yang diusung Yovie Widiyanto bersama dengan Berlian Entertainment dan Hype Festival ini nantinya akan menampilkan sebuah kemasan yang baru khusus saat festival musik LAFF berlangsung.

Informasi mengenai harga tiket LAFF Festival serta pembelian tiket dapat melalui situs www.laffestival.com Dengan pilihan kategori tiket: kelas Festival: Rp 850,000. dan Kelas VIP: Rp. 1.750.000. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Air New Zealand Kenalkan Teknologi Traveling di Queensland

this formate

NEW ZEALAND, Bisniswisata.co.id: Banyak cara merencanakan perjalanan wisata, traveling, salah satunya menggunakan teknologi meramal ekspresi wajah. Teknologi canggih itu, diperkenalkan maskapai penerbangan Air New Zealand sebagai salah satu bentuk promosi rute penerbangannya ke Queensland, Australia.

Untuk mengetahui destinasi wisata di Queensland yang cocok didatangi, para pelancong dipersilahkan langsung mengunjungi situs resmi Air New Zealand dan masuk ke dalam sistem Queensland Emotion Scanner.

Setelah masuk ke dalam sistem, kamera komputer atau telepon genggam yang digunakan akan memindai ekspresi bahagia yang diperlihatkan turis. Usai pemindaian ekspresi, situs akan mengajak turis menyaksikan video mengenai keindahan Queensland.

Selama menyaksikan video, ekspresi bahagia yang ditampilkan kembali dipindai kamera. Di akhir video, situs akan memberikan tiga destinasi wisata yang direkomendasikan sesuai dengan ekspresi bahagia turis.

“Sistem ini merupakan terobosan teknologi baru dari kami untuk memberi informasi kepada konsumen mengenai pengalaman berwisata di Queensland,” kata juru bicara Air New Zealand, Annabelle Fowler, seperti yang dilansir Travel and Leisure, Selasa (30/01/2018).

Selain bisa mendapat informasi mengenai destinasi wisata di Queensland, turis juga bisa ikut sayembara berhadian trip ke Great Barrier Reef. Sebelum Queensland Emotion Scanner, maskapai penerbangan ini juga mengenalkan teknologi yang bernama HoloLens. Digunakan oleh pramugarinya, teknologi yang disematkan dalam kacamata itu bisa membuat mereka lebih memahami perasaan penumpang.

Queensland merupakan kawasan padat penduduk ke-tiga di Australia yang berbatasan dengan Samudera Pasifik. Selain menyelam di Great Barrier Reef, turis juga bisa berselancar di Pantai Snapper Rocks atau sekadar berenang di Pantai Broadwater.

Great Barrier Reef juga bukan satu-satunya Situs Warisan Dunia UNESCO di sana. Terdapat pula Hutan Hujan Gondwana, Hutan Hujan Daintree, Pulau Fraser, dan Situs Purba Riversleigh Fossil Mammal.

Jangan lupa untuk berwisata kuliner di sini. Pecinta minuman wine bisa berkunjung ke Southern Queensland Country, Sunshine Coast, Granite Belt, atau Tropical North Queensland. (TNL)

Disayangkan, Kapal Wisata Tanpa Tiket Masuk Taman Nasional Komodo

this formate

KUPANG, Bisniswisata.co.id: Taman Nasional Komodo (TNK) kini semakin ramai dibanjiri wisatawan nusantara maupun mancanegara. Mayoritas wisatawan datang menumpang kapal wisata. Sayangnya, kapal-kapal wisata itu, langsung masuk ke kawasan destinasi unggulan nasional dan terindikasi tidak memiliki tiket. Akibatnya TNK dirugikan karena berkurangnya restribusi pendapatan.

Tak ingin terus kecolongan, pengelola TNK mulai mengawasi kapal-kapal wisata yang langsung masuk tanpa membeli karcis resmi ke kawasan TNK. “Kami mulai mengawasi kapal-kapal yang langsung masuk ke TNK, yang penting bagi kami mereka harus mengantongi tiket masuk,” papar Kepala Otoritas Taman Nasional Komodo (TNK) Sudiyono di Kupang, Selasa (30/1/2018).

Dilanjutkan, pintu masuk kapal-kapal wisata selain dari Labuan Bajo ibu kota Kabupaten Manggarai Barat, juga bisa langsung dari Bima, Nusa Tenggara Barat yang berbatasan dengan wilayah perairan setempat.

Kapal-kapal itu, lanjutnya, wajib membeli tiket masuk sesuai dengan aturan yang berlaku seperti halnya yang masuk melalui Labuan Bajo. “Sekarang ini komunikasi juga sudah lancar sehigga tidak ada alasan lagi untuk tidak bisa membeli tiket,” katanya.

Sudiyono mengatakan akan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan untuk mengatur kembali jalur-jalur laut di kawasan perairan TNK. “Mengingat ada sedikitnya sekitar 300 kapal wisata yang beroperasi melayani wisatawan di perairan TNK,” katanya sambil menambahkan
koordinasi yang dimaksudkan terkait pemberian rambu atau moorings sehingga jalur laut bisa diakui secara internasional.

Selain pengaturan jalur kapal, pihaknya juga menata arus kunjungan wisatawan ke destinasi wisata yang terkenal sebagai satu-satunya habitat satwa purba komodo (varanus komodoensis) yang merupakan salah satu dari tujuh keajaiban dunia (new seven wonders) itu.

Terutama, kata dia, untuk kunjungan wisatawan dalam pola rombongan menggunakan kapal pesiar dengan jumlah mencapai lebih dari 50 orang. “Untuk wisatawan dengan jumlah lebih dari 50 orang kami minta untuk dapat menghubungi kami atau Koperasi Serba Usaha (KSU) Komodo sehingga pelayanannya bisa disiapkan dengan baik,” katanya.

Ia menambahkan, pihaknya dalam sehari bahkan pernah melayani jumlah pengunjung mencapai 1.500 orang yang datang dengan kapal cruise. “Jumlah kunjungan dalam bentuk rombongan memang harus dipersiapkan dan ditata agar ketika masuk kawasan tidak mengganggu habitat satwa komodo itu sendiri,” katanya. (ANT)

Blitar Tawarkan Wisata Unik Bikin Jenang

this formate

BLITAR, Bisniswisata.co.id: Jenang lamaran atau jenang lengket, dalam kultur masyarakat Jawa Timur, menjadi peranti wajib yang harus ada dalam prosesi lamaran. Menurut filosofinya, jenang dipercaya dapat mempererat hubungan kedua calon pengantin. Jenang lamaran juga menjadi simbol komitmen pasangan untuk menjalin hubungan yang serius.

Namun, dari waktu ke waktu, jenang lamaran tak cuma diproduksi ketika ada hajatan besar. Masyarakat mulai memasaknya untuk keperluan konsumsi sehari-hari, seperti teman minum teh. Bahkan dijadikan oleh-oleh.

Salah satu pembuat jenang untuk keperluan buah tangan adalah Hendri Christiawan. Ia punya rumah produksi bernama Omah Jenang Kelapa Sari. Lokasinya di Jalan Masjid Nomor 46, Rejowinangun, Kademangan, Blitar.

Uniknya, di sana, wisatawan tak hanya bisa berbelanja jenang, tapi juga dapat mempelajari seluk-beluk, filosofi, hingga cara membuat jenang. Rumah ini dikenal menjadi tempat wisata edukasi dan telah mendapatkan sertifikat dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

“Kami membuka sekolah jenang. Wisatawan bisa datang untuk kursus. Juga ada yang datang untuk magang. Waktu magangnya macam-macam. Biasanya dua pekan,” ucapnya seperti dilansir laman Tempo.co, Selasa (30/01/2018).

Wisatawan yang berniat magang bisa diajari cara mengolah jenang, cara memasarkan, hingga cara mengatur manajemennya. Kalau tak ingin magang lama-lama, pengunjung tetap bisa mencoba berlatih cara memasak jenang. Mereka diperkenankan masuk ke dapur pembuatannya. Di dapur itu, terdapat tungku besar yang bernama jedi.

Satu jedi dapat menampung 100-125 biji kelapa, 30 kilogram ketan, dan 30 kilogram gula kelapa. Semua komponen itu terus-terusan diaduk supaya lembek dan lengket. Proses pengadukannya kira-kira 7 jam.

Sepanjang hari, produksi jenang terus berlangsung. Jadi wisatawan yang datang bisa menjajal mengaduk jenang di wajan raksasa itu.
Spatula untuk mengaduk dibuat dari kayu khusus, yakni kayu akasia. Begitu pula dengan kayu bakar untuk perapiannya. “Alasannya supaya panasnya tahan lama,” kata Hendri.

Setelah belajar membuat jenang, wisatawan dapat membawanya pulang. Harga jenang itu per kilogram dibanderol Rp 25-30 ribu. Bisa dibawa sebagai buah tangan. Tahan sampai 1 tahun bila disimpan di lemari penyejuk.

Bila ingin mampir ke sana, Omah Jenang Kelapa Sari tak jauh-jauh amat dari Stasiun Blitar. Jaraknya cuma 7 kilometer. Bila ditempuh menggunakan kendaraan, estimasi waktunya kurang lebih 17 menit. Namun hanya bisa dijangkau dengan kendaraan pribadi. Bisa juga dengan ojek online. Tarifnya berkisar Rp 10 ribu. (TMP)

Efektif, Komunitas Sadar Wisata Perlu Diperkuat

this formate

TANJUNGPINANG, Bisniswisata.co.id: Komunitas aktivitas kelompok sadar wisata di sejumlah desa di kawasan Kepulauan Riau, selama ini cukup efektif sehingga perlu diperkuat. Sehingga komunitas ini tetap eksis, bahkan pariwisata di daerah bisa berkembang lebih baik dan berkelanjutan.

“Kreativitas komunitas kelompok sadar wisata dapat melahirkan produk pariwisata yang menarik. Fakta menunjukkan selama ini ada sejumlah desa bangkit dari usaha pariwisata kreatif,” papar Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau, Buralimar di Tanjungpinang, Selasa (30/1/2018).

Buralimar melanjutkan, pihaknya akan bersinergi dengan Dinas Pariwisata kabupaten dan kota agar kelompok sadar wisata lebih banyak di desa-desa yang tersebar di Kepri. “Komunitas Kelompok Sadar Wisata yang kreatif akan menciptakan destinasi wisata baru di desa-desa,” lontarnya seperti dilansir laman Republika.co.id

Beberapa daerah, seperti beberapa desa di Batam, Pulau Penyengat di Tanjungpinang, dan desa-desa di Bintan menunjukkan kemandirian warga mengelola sumber daya alam menjadi kawasan wisata.

Di Bintan, kawasan wisata baru berupa “gurun pasir” menarik perhatian wisatawan domestik dan mancanegara. Di “gurun pasir” tersebut, banyak warga desa yang menjual kebutuhan wisman, termasuk produk kerajinan tangan khas Bintan.

Di Pulau Penyengat, Tanjungpinang, kelompok sadar wisata menyediakan penyewaan pakaian melayu untuk para turis. Kelompok yang terdiri atas para pemuda-pemudi itu juga menjaga lingkungan pulau bersejarah itu tetap bersih.

Sama seperti Bintan, kelompok sadar wisata di Batam membangun kawasan wisata baru. Kawasan pariwisata bahari yang dikemas menarik, dan gencar dipromosikan secara optimal ternyata cukup efektif untuk menggoda wisatawan domestik dan wisman berkunjung ke kawasan wisata baru tersebut.

Seperti, di Kampung Terih, cukup ramai dikunjungi wisatawan. Warga setempat juga dapat memanfaatkan kondisi itu dengan menjual kebutuhan wisatawan. “Dinas Pariwisata tidak dapat berdiri sendiri, melainkan harus bersinergi dengan dinas lainnya dalam mengelola potensi desa dan kampung menjadi kawasan wisata baru yang menarik,” katanya.

Buralimar mengatakan peran warga desa dalam meningkatkan sektor pariwisata sangat besar. Pemberdayaan masyarakat desa melalui pengelolaan potensi desa akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Desa-desa yang indah akan membangkitkan sektor pariwisata. Tingkat kunjungan wisman dapat meningkat, dan memberi dampak positif pada masyarakat desa,” ucapnya. (REP)

Garuda Singgahi 2 Kota di China dari Bali

this formate

KUTA, Bisniswisata.co.id: Maskapai penerbangan Garuda Indonesia membuka rute dari Bali menuju Xian dan Zhengzhou PP (pulang-pergi) China untuk mengakomodasi tingginya permintaan pasar wisatawan dari negeri itu berlibur di Pulau Dewata.

“Tingkat kunjungan wisatawan internasional dari China mencapai 120 juta per tahun di seluruh dunia. Kami sangat optimistis dapat memaksimalkan potensi pasar itu,” kata Direktur Kargo Garuda Indonesia Sigit Muhartono ketika menyambut kedatangan penumpang dari Xian di Terminal Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai di Kuta, Kabupaten Badung, Selasa (30/1/2018).

Seperti dilansir laman Antaranews, Sigit yang juga membawahi pengembangan rute internasional Garuda itu menambahkan, ekspansi pasar di maskapai BUMN tersebut diharapkan meningkatkan porsi negeri dengan ikon panda itu yang saat ini mencapai sekitar 35 persen.

Penerbangan dari Bali menuju Xian dilayani dua kali dalam seminggu yakni Senin dan Jumat menggunakan pesawat Airbus A-330 seri 300 dengan kapasitas 360 kursi ekonomi pukul 16.55 WITA dan akan tiba di Xian pukul 00.25 waktu setempat.

Sementara penerbangan Xian menuju Bali juga akan dilayani dua kali dalam setiap minggunya yakni pada hari Selasa dan Sabtu yang dilayani pukul 01.55 waktu setempat dan tiba di Bali pada pukul 08.25 WITA.

Untuk penerbangan dari Bali menuju Zhengzhou akan dilayani tiga kali seminggu yakni Selasa, Kamis dan Minggu menggunakan pesawat Airbus A330-300 dilayani pukul 11.35 WITA dan akan tiba di Zhengzhou pada pukul 18.15 waktu setempat.

Sedangkan rute sebaliknya dari Zhengzhou menuju Bali dilayani setiap Senin, Rabu dan Jumat pukul 00.25 waktu setempat dan akan tiba di Bali pada pukul 07.30 WITA.

Hingga saat ini, Garuda Indonesa telah melayani sejumlah penerbangan langsung ke China di antaranya Jakarta-Guangzhou, Jakarta-Beijing, Jakarta-Shanghai, Denpasar-Beijing, Denpasar-Guangzhou, Denpasar-Shanghai dan Denpasar-Chengdu yang semuanya dilayani pulang pergi (PP).

Penerbangan dari negeri tirai bambu itu menuju Bali juga akan menjadi penghubung untuk rute-rute domestik lainnya, di antaranya Yogyakarta, Makassar, Manado, Labuan Bajo, dan berbagai destinasi wisata domestik lainnya yang saat ini terus dikembangkan oleh pemerintah. (ANT)

Tragis, 10 Turis Menari Erotis di Angkor Wat

this formate

KAMBOJA, Bisniswisata.co.id: Niat berwisata dan bersenang-senang, malah berhadapan dengan hukuman penjara dan denda. Kejadian itu dialami sepuluh turis asal Inggris, Kanada, Norwegia, Belanda dan Selandia Baru yang tengah berlibur di Kamboja, tak menyangka perjalanannya berakhir tragis.

Kini, sepuluh wisatawan mancanegara (wisman) itu tengah menghadapi hukuman satu tahun penjara serta denda 500 dolar per orang, setelah pejabat polisi Kamboja mendapati mereka menari dengan pose yang mengarah pornografi alias erotis di dekat tempat wisata terkenal, Angkor Wat

Kasus sebelumnya juga terjadi yang dilakukan sekitar 77 wisatawan asing. Mereka diringkus setelah polisi menggerebek sebuah vila sewaan di Kamboja, pada hari Kamis dan menemukan peserta menari dalam gaya tak pantas. Namun sebagian besar dari wisatawan dilepaskan, hanya 10 orang yang dikenai hukuman dan menghadapi hukuman satu tahun penjara. Mereka juga dikenai denda sebesar 500 dolar per orang.

Pihak berwenang mengatakan kepada AP, Selasa (30/01/2018) peserta berpartisipasi dalam tarian erotis di kota Siem Reap, di dekat kuil terkenal Angkor Wat. Kuil itu memegang Guinness World Records sebagai struktur keagamaan terbesar di dunia. Para turis itu memasang foto dirinya di posisi menari “pornografi” di media sosial, kata pejabat.

Sepuluh orang yang ditangkap termasuk lima warga negara Inggris, dua orang Kanada, satu pelancong Norwegia, satu pelancong dari Belanda, dan satu turis dari Selandia Baru. Kantor Luar Negeri Inggris saat ini memberikan bantuan kepada lima turis Inggris yang terlibat dalam insiden tersebut saat 10 orang menunggu proses lebih lanjut.

Ini bukan pertama kalinya wisatawan bermasalah di Kamboja karena perilaku yang dianggap tidak pantas. Negara ini telah menangkap beberapa kelompok wisatawan karena berpose telanjan, termasuk tiga orang Prancis yang ditangkap dan dikenakan biaya 750 dolar masing-masing sebelum dideportasi dari negara itu.

Sebagai tempat suci Kuil Angkor Wat harus dihormati pengunjungnya. Mereka yang datang bahkan diminta menghindari pakaian terbuka, seperti pengumuman kuil, dilansir dari Travel and Leisure. (AP)