Rupa Rupi, Destinasi Wisata Baru bagi Wisatawan Pecinta Kerajinan

this formate

BANDUNG, bisniswisata.co.id: Kota Bandung memiliki destinasi wisata baru untuk pecinta kerajinan, yakni Pasar Kerajinan berkonsep mal bernama Rupa Rupi Handycraft Market di Jalan Ahmad Yani Bandung. Destinasi ini memiliki etalase khusus bagi produk kerajian industri kecil menengah (IKM).

Selain sebagai marketplace, juga diproyeksikan menjadi destinasi wisata baru di Kota Bandung, sekaligus laboratorium bisnis, “Rupa Rupi Handycraft Market diharapkan menjadi daya tarik wisata baru di Bandung. Kami juga membidiknya sebagai marketplace dan Mal pertama menjual berbagai macam aneka kerajinan khas,” papar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bandung, Eric M Atthauriq dalam keterangan tertulis, Jumat (23/02/2018).

Destinasi ini, hasil kolaborasi swasta dan asosiasi. Mal kerajinan ini sejalan program Pemkot Bandung mengembangkan pasar tematik. Apalagi, selama ini penjualan handycraft Kota Bandung belum terpusat, masih menyebar secara sporadis di sejumlah titik. “Dengan pusat penjualan produk handycraft ini diharapkan bisa mempermudah konsumen dan wisatawan mendapatkan produk kerajinan Bandung,” ucapnya.

Bagi pelaku IKM, pusat penjualan terpusat memudahkan mereka menjangkau target pasar. Apalagi, difasilitasi untuk memiliki gerai online di marketplace. “Dengan kolaborasi pemasaran offline dan online, diharapkan IKM bisa mendongkrak pemasaran produk, baik di pasar lokal, regional, maupun global. Keberadaan gerai offline ini juga akan mempermudah buyer untuk menemukan IKM tersebut,” lanjutnya.

Ketua Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (Asephi) Jawa Barat (Jabar), Hedy Yamasari, rencananya pusat perbelanjaan pertama khusus produk kerajinan di Kota Bandung tersebut akan diluncurkan pada awal Mei. Selain perajin, tempat tersebut akan diisi tenant pemasok bahan baku.

“Bukan hanya perajin dari Bandung, tempat ini juga diproyeksikan untuk menaungi IKM dan perajin Jabar pada umumnya. Begitu juga dengan supplier bahan baku kerajinan. Ke depan mal ini juga akan diisi oleh para tenant yang mendukung bahan baku kerajinan, tak hanya Bandung namun juga menaungi para UKM di Jabar. Rencananya grand opening pada Mei mendatang,” katanya.

Dibangunnya pusat perbelanjaan khusus keraninan ini, juga lebih gencar menggelar workshop berkaitan skill membuat karya handycraft. Di samping itu, akan membekalinya pemasaran bisnis. “Harapannya kami produk mereka bisa naik daya saingnya. Karena dengan terpusatnya segala kegiatan, termasuk pengadaan bahan baku, otomatis rantai distribusi menjadi lebih terpangkas,” sambungnya.

Sejauh ini ia memaparkan, ekspor handycraft asal Jabar masih positif kendati terjadi penurunan nilai. Namun ia tetap optimistis, produk kerajinan Jabar masih mendapatkan tempat di mancanegara, khususnya untuk ekspor kawasan Eropa.

Direktur Utama (Dirut) PT Gita Adithya Graha, Henry Purwantoro mengemukakan, sudah saatnya Bandung memiliki pusat perbelanjaan yang secara tematik menjual kerajinan. Ia menyebutkan, mal handycraft ininakan diisi 369 tenant berbagai jenis kerajinan asal Bandung dan luasnya Jabar.

“Sebagai mal khusus kerajinan, kami membidik pembeli tak hanya dari sekup lokal namun juga konsumen dari luar Bandung bahkan hingga mancanegara. Bandung memang sudah saatnya memiliki mal etnik handycraft yang tematik, karena Yogya dan Bali sudah lebih dulu memilikinya,” pungkasnya. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Pentingnya Sarapan Guna Menambah Konsentrasi

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Sarapan penting bagi setiap orang. Kenapa? Karena setiap hari kita sebenarnya berpuasa. Ketika tidur malam sekitar 8-10 jam lamanya, kita tidak mengkonsumsi apapun, sementara organ tubuh tetap bekerja.

Sewaktu kita tidur, energi yang dipakai oleh tubuh untuk menjalankan fungsi metabolisme dan fisiologis itu didapat dari glukosa dalam darah, glikogen liver, dan asam lemak bebas.

“Akibatnya, di pagi hari, kadar gula dalam darah, glikogen dan insulin berkurang drastis. Itu sebabnya kita merasa lemas di pagi hari. Tubuh membutuhkan asupan makanan yang bernutrisi di pagi hari,” kata Dr. Ulul Albab SpOG dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) di Jakarta, belum lama ini dalam rangkaian acara Pekan Sarapan Nasional 2018.

Bagi anak, lanjutnya, sarapan berperan sangat penting untuk mendapatkan asupan makanan agar membentuk energi yang diperlukan untuk beraktifitas sepanjang hari, dan membantu anak lebih berkonsentrasi dalam belajar. Apalagi, sarapan idealnya memenuhi 10-15% kebutuhan gizi harian.

“Anak yang terbiasa sarapan pagi, akan memiliki kemampuan berkonsentrasi yang lebih baik dari pada anak yang tidak terbiasa sarapan, sehingga prestasinya pun akan lebih baik,” ungkapnya.”

Ulul Albab menambahkan jika anak tidak sarapan, biasanya mereka akan merasa lemas atau lesu sebelum tengah hari. Hal ini akan menyebabkan anak sulit berkonsentrasi dan berpikir di dalam kelas. Tubuh dan otak manusia membutuhkan asupan makanan yang bernutrisi di pagi hari.

Menurut data, sebanyak 66% anak Indonesia sarapan dengan gizi yang kurang, dan sebanyak 76,1% anak di Indonesia mempunyai nilai Mutu Gizi Pangan (MGP) yang sangat kurang. Data ini merupakan hasil survei yang telah dilakukan oleh Pergizi Pangan.

Melihat kondisi yang memprihatinkan ini, membuat Mayora Nutrition (Energen) tergerak dan berkomitmen untuk melakukan edukasi, sekaligus berbagi sarapan sehat dan bergizi bagi 2,2 juta anak-anak di Indonesia dalam rangka Pekan Sarapan Nasional 2018.

Anak-anak di Indonesia harus menyadari pentingnya mengkonsumsi sarapan sehat di pagi hari. Sarapan sehat yang penuh nutrisi akan membuat anak dapat berkonsentrasi di dalam kelas, sehingga hal ini mendukung prestasi akademisnya di sekolah.

“Melalui sarapan yang bergizi, maka perut terisi dan anak lebih siap konsentrasi untuk berprestasi dalam menjalankan kegiatan sekolah,” kata Goesnawan, Sales and Marketing Director dari Mayora Healthy Food Division, produsen Energen.

Ia menambahkan Energen ingin berperan serta secara aktif dalam membentuk generasi penerus bangsa yang aktif dan berprestasi, melalui kegiatan berbagi sarapan sehat.

Prof. dr. Ir. Hardinsyah, MS dari Pergizi Pangan menuturkan produk Energen mengandung susu, sereal, telur, sigmavit (vitamin A, B1, B2, B6, B12, D, E, kalsium), dan mineral. Asupan yang terkandung di dalam Energen lebih dari susu, lebih padat karena juga mengandung sereal, serta lebih bernutrisi dari telur dan multivitamin. “Produk ini memenuhi syarat komposisi dari sebuah sarapan sehat yang diperlukan oleh tubuh kita,” ujarnya.

Mengingat pentingnya arti sarapan sehat bagi kemajuan prestasi anak-anak di Indonesia, Mayora Nutrition melalui Energen berkomitmen melakukan edukasi tentang hal ini bagi seluruh masyarakat di Indonesia, terutama anak-anak usia sekolah dasar.

Program edukasi tentang sarapan sehat ini dilakukan melalui berbagai rangkaian kegiatan, termasuk berbagi sarapan sehat untuk 2,2 juta anak sekolah di Indonesia. Lebih dari 3.000 SD akan dilibatkan dalam program edukasi yang pelaksanaannya dilakukan bersama Ikatan Dokter Indonesia di sepanjang 2018.

Selain itu, Energen bekerja sama dengan Pergizi Pangan juga mengadakan kegiatan cek gizi pada anak-anak di sekolah masing-masing. Hal ini juga tak kalah pentingnya agar anak mengetahui kondisi gizi tubuhnya, dan menjadi sadar untuk mengkonsumsi makanan yang bernutrisi setiap hari, terutama saat sarapan di pagi hari.

“Kami berharap kegiatan ini dapat membawa perubahan positif di dalam keluarga Indonesia. Kebiasaan mengonsumsi sarapan yang sehat, akan mendukung terciptanya generasi berprestasi bagi negara ini,” tambah Jonathan Setiadi, Senior Marketing Manager Mayora Nutrition. (Rahmayulis Saleh)
i

Gucci Pamer Replika Kepala di Pekan Mode Milan

this formate

MILAN, bisniswisata.co.id: Rumah mode Gucci memamerkan Koleksi Musim Gugur/Musim Dingin 2018-2019 di Pekan Mode Milan pada Rabu (21/2). Alih-alih memukau karena model baju yang dipamerkan, peragaan busana itu justru membuat audiens ketakutan.

Selama pertunjukan, para model melenggang di catwalk membawa replika kepala yang sangat mirip dengan wajahnya sendiri. Busana rancangan Alessandro Michele yang dikenakan para model pun tidak lebih menarik perhatian dibandingkan aksesoris seram mereka.

Kepala imitasi dengan wajah dan rambut sama persis seperti para model itu adalah karya techno-artisan di sebuah pabrik di Roma. Laman Vogue melaporkan, seluruh kepala tiruan itu dirampungkan dalam waktu enam bulan.

Ada tambahan sejumlah elemen eksentrik selain kepala, seperti para model yang membawa bunglon, ular, bahkan tiruan bayi naga. Audiens yang menyaksikan peragaan busana itu pun segera bereaksi heboh di media sosial.

Sebagian orang tampak menyukai apa yang mereka lihat walaupun kebingungan mengapa Gucci menghadirkan konsep demikian. Sementara sejumlah warganet kurang sepakat dan menganggap hal tersebut tidak pada tempatnya.

“Saya suka Gucci tapi bisakah kita kembali ke runway biasa dan bukan ruang operasi dengan model yang membawa replika kepala?” kata Vicky Gill, pemilik akun Twitter @vickygillxo, dikutip dari laman Business Insider, Jumat (23/02/2018). (NDHYK)

Ary Ginanjar: Belief Dan Values Bentuk Karakter Seseorang

this formate

Ary Ginanjar saat memimpin training di Menara 165

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Karakter seseorang sangat tergantung dari keyakinan ( belief) dan nilai-nilai ( values) dalam dirinya. Oleh karena itu training ESQ New Chapter menuntun peserta menemukannya karena menjadi dasar perjalanan hidup seseorang, kata Ary Ginanjar Agustian, pimpinan ESQ Leadership Center hari ini.

“Selama tiga hari dari 23-25 Febuari 2018,  Training  ESQ New Chapter angkatan ke 6 ini akan membantu peserta menemukan belief dan values system dalam dirinya sehingga bisa hidup bahagia, sejahtera dan bebas dari ketakutan,” tambahnya.

Menurut Ary Ginanjar, kegiatan yang berlangsung di Menara 165 ini  diikuti sedikitnya 500 peserta dari berbagai kota di Indonesia maupun dari negri jiran seperti Singapura dan Malaysia.

Training ESQ 165 New Chapter adalah pembaruan dari training ESQ sebelumnya yang telah berusia 16 tahun. Perubahan tersebut antara lain pada desain dan teknologi sistem audio dan visual, juga dengan pendekatan psikologis terbaru.

Peserta bukan sekedar meningkatkan pengetahuan tetapi juga berupaya mendapat hidayah dari Allah karena keyakinan dan keimanan dalam dada adalah hakNya sebagai pencipta manusia dan alam semesta.

Di dunia Barat disebutkan sedikitnya ada enam kebutuhan manusia yaitu kepastian, ketidakpastian, terlihat, relasi dan cinta, pertumbuhan dan kontribusi. Manusia ingin kepastian, misalnya, hidupnya  pasti bahagia, pasti kaya dan seterusnya.

Manusia juga suka ketidakpastian karena itu selalu mencari tantangan baru untuk mendapatkan pengalaman berbeda. Manusia ingin terlihat karena itu kaum wanita suka dengan barang mewah. Hidup juga membutuhkan relasi dan cinta karena keseharian kita berinteraksi dengan orang lain hingga akhirnya membangun keluarga.

Orang juga suka pertumbuhan di segala bidang dan ingin peningkatan dalam hidup atau terus menggali pengetahuan. Setelah itu berkontribusi pada lingkungan dengan beragam kegiatan.

“Kebutuhan dasar yang belum disentuh dunia Barat adalah masalah spiritualitas. Nah dari perjalanan para Nabi alaihissalam yang hidup ribuan tahun lalu maka basic need human sudah termasuk spiritualitas,” jelas Ary Ginanjar, motivator yang juga pengusaha sejumlah jaringan bisnis termasuk mendirikan ESQ Business School.

Nabi Ibrahim A.S.harus menghadapi Raja Namrud yang membakar dirinya hidup-hidup tapi api tidak menjilat tubuhnya sehingga tetap selamat. Dia juga diperintahkan Allah harus memenggal kepala putra semata wayang yaitu Ismail namun tubuh Ismail tidak tersentuh sebaliknya yang terpotong adalah domba.

Nabi Ibrahim juga sudah memiliki belief dan value bahwa hanya Allah SWT yang mampu menghidupkan dan mematikan semua mahluk Nya. Allah SWT perintahkan Nabi Ibrahim AS untuk mencincang 4 burung dan diletakkan di empat bukit yang berbeda.

Setelah itu Nabi Ibrahim diperintahkan Allah SWT untuk memanggil keempat burung tersebut dan satu persatu terbang menghampiri sebagai bukti bahwa Allah SWT mampu mematikan dan menghidupkannya kembali.

Tak pernah puas

Kini orang tidak pernah cukup untuk memenuhi kebutuhannya. Mereka juga hidup dengan ketakutan sehingga dalam pelatihan ini

peserta diajak untuk mengubah paradigma mereka terhadap hidup dan masalah, dengan membongkar 7 core stressor utama yang dalam istilah ESQ disebut sebagai 7 belenggu mental atau 7 mental blok.

“Selama training peserta akan menemukan belief yang membuat seseorang memiliki ketangkasan atau daya tahan mental yang kuat serta value system dimana  perilaku dan langkah ke depan sangat ditentukan values.” kata Ary yang juga tokoh pembangunan karakter dan penggiat transformasi budaya perusahaan.

Output dari pelatihan adalah dimana peserta akhirnya menyadari siapa dirinya, dimana dan mau kemana tujuan hidupnya karena telah menemukan tauhid yang menyatakan keesaan Allah sehingga ketika menghadapi masalah maka sholat dan bersikap sabar yang utama dilakukan.

“Kalau orang Islam dengan melakukan sholat maka dia menjadi fokus, bergerak dan berucap sehingga mencapai kondisi ( state) dimana keadaan dari pikiran, emosi dan perasaan dalam kondisi terbaik untuk pemenuhan kebutuhan hidupnya,” urainya.

Aktivitas di saat training dan rehat siang

Peserta

Pelatihan ESQ New Chapter angkatan 6 ini menggiring alumni training dari Malaysia, Karen Radzi dan seorang anaknya, Jovian dari Kuala Lumpur ikut serta dalam tiga hari sesi pelatihan. Selain Karen, sejumlah peserta dari negaranya serta dari Singapura juga hadir.

“Saya sudah ikut training-training ESQ sejak 10 tahun lalu. Khusus untuk  ESQ New Chapter di Kuala Lumpur juga sudah ikut dua kali tahun lalu. Sekarang ikut lagi mendampingi anak yang baru pertama kali ikut  Sebagai seorang pengusaha muda berusia 31 tahun saya ingin Jovian mampu menjadi pribadi yang lebih baik dengan spiritualitas tinggi,” kata Karen, ibu tiga anak.

Bagi Moh Bayu Akbar, 24, peserta training asal Medan  training ESQ New Chapter dengan suasana yang menyenangkan dan sistem audio visual menarik membuat waktu training selama 8 jam/ hari menjadi tidak membosankan.

“Saya sudah tiga kali ikut training ESQ dan selalu saja ingin belajar lagi. Sebagai sulung dari 5 bersaudara saya harus bisa memberikan keteladanan pada adik-adik,” kata pria yang mulai membangun start-up company dibidang keselamatan kerja.

Irma Susanti, 29,  peserta dari Semarang yang juga pengusaha batik tulis dengan brand Identix, mengatakan baru pelatihan di hari pertama saja dua sudah ingin memboyong suami dan keluarga untuk ikut training juga.

“ Saya baru pulang umroh dengan ESQ Tour dan langsung ikut training karena ingin mendapat pertumbuhan dari sisi kepribadian, spiritualitas dan pengetahuan,” tegas Irma sambil menambahkan akan membawa suami dan putrinya yang berusia 6 tahun untuk umroh Desember mendatang agar mendapatkan pengalaman spiritual seperti dirinya.

Kegiatan yang berlangsung di Menara 165 dengan tulisan Allah di puncaknya yang menyala di malam hari, kata Ary Ginanjar, merupakan tonggak lahirnya karakter bangsa dimana integritas spiritual dibangun.

“Target kami pada 2020 Indonesia memiliki SDM yang berkarakter . Bagaimana mengerjakan segala sesuatu dengan tulus dan ikhlas, menjadikan pekerjaan sebagai pengabdian, berprestasi tinggi disetiap pekerjaan karena Allah,” kata Ary Ginanjar.

Hebat, Krisis Rohingya Tak Lukai Industri Pariwisata

this formate

YANGON, bisniswisata.co.id: Kunjungan turis Myanmar naik 18 persen tahun lalu menjadi 3,44 juta pengunjung, meskipun ada kecaman internasional atas perlakuan terhadap populasi Muslim Rohingya oleh pemerintah Myanmar.

Kementerian Pariwisata dan Pariwisata Myanmar menyatakan telah memperkirakan sekitar 3,5 juta pengunjung tahun lalu, setelah jumlah kedatangan merosot menjadi 2,9 juta pada 2016 dari 4,7 juta dalam 12 bulan sebelumnya.

“Saya pikir jumlahnya meningkat saat kami mengadakan banyak acara promosi, dan pemerintah telah mengizinkan wisatawan untuk melakukan perjalanan ke daerah yang sebelumnya terlarang,” tutur U Myint Htwe, wakil direktur jenderal kementerian Myanmar, dalam sebuah wawancara, sebagaimana dikutip dari Bloomberg, Kamis (22/2/2018).

Data yang bisa diandalkan di Myanmar bisa sulit didapat. Desember 2017, kualitas statistik perbankan negara dipertanyakan Bank Dunia. Sekitar 700.000 Muslim Rohingya meninggalkan Negara Rakhine Myanmar ke negara tetangga Bangladesh sejak Agustus 2017 ketika gerilyawan dari Angkatan Bersenjata Rohani Arakan menyerang 25 pos polisi dan tentara, menewaskan selusin petugas keamanan Myanmar.

Militer menanggapi dengan apa yang mereka sebut sebagai “operasi pembersihan,” dengan laporan pasukan keamanan dan warga Buddha tanpa pandang bulu menyerang orang Rohingya dan membakar desa mereka. Pada bulan November, Sekretaris Negara A.S. Rex Tillerson mengutuk perlakuan Myanmar terhadap Rohingya sebagai sebuah upaya “pembersihan etnis.”

“Kami memperkirakan 3,5 juta pada 2017 namun kami hanya menerima 3,44 juta karena bencana alam dan H1N1,” tutur Myint Htwe, dengan menambahkan bahwa dampak konflik di bagian utara negara bagian Rakhine terbatas karena ini bukan tujuan wisata utama oleh para turis. y”Kami harapkan lebih dari 3,44 juta tahun ini,” sambungnya.

Tahun 2015, World Travel & Tourism Council memperkirakan perjalanan dan pariwisata Myanmar tumbuh sebesar 8,4 persen pada tahun 2025 untuk menjadi kontributor nomor satu negara untuk produk domestik bruto.

Sebuah laporan pada 2013 tentang Myanmar oleh McKinsey Global Institute, memperkirakan pariwisata dapat menyumbang $14,1 miliar untuk ekonomi Myanmar pada tahun 2030 dan mempekerjakan sekitar 2,3 juta orang. “Pariwisata pada 2017 dipastikan berdampak pada keseluruhan pasar, terutama yang berkaitan dengan pengunjung dari Eropa,” ungkap Enrico Cesenni, CEO Myanmar Strategic Holdings Ltd.

“Hal yang baik adalah kita mengalami lebih banyak pengunjung dari negara-negara ASEAN. Negara-negara Asia Utara seperti China, Jepang dan Korea, juga membawa lebih banyak wisatawan,” sambungnya. (NDHYK)

Presiden Jokowi Sepakat Bangun Bandara di Bali Utara

this formate

DENPASAR, Bisniswisata.co.id: Presiden Joko Widodo menyepakati pembangunan bandara di Bali Utara untuk memajukan Pariwisata Bali. Mengingat, Bali saat ini masih konsentrasi dengan pariwisata. Sehingga permasalahan infrastruktur masih berkaitan dengan pelayanan pariwisata.

“Bali tentu saja masih konsentrasinya masih pariwisata. Hanya memang ada masalah. Misalnya, bandara yang kapasitasnya perlu ditambah,” ungkap Gubernur Bali Made Mangku Pastika dalam keterangan tertulis yang diterima Bisniswisata.co.id di Jakarta, Kamis (22/2/2018).

Dilanjutkan, dalam rapat terbatas antara Presiden dan Gubernur Bali, salah satu faktor pemicu timpangnya pertumbuhan pariwisata di Bali Utara dibandingkan dengan Bali Selatan dikarenakan hanya ada satu bandara internasional di Bali yaitu Bandara Internasional Ngurah Rai di Kabupaten Badung, Bali.

Bandara ini berada di wilayah Bali Selatan. Inilah mengapa masyarakat Bali Utara menginginkan adanya bandara Internasional di Bali Utara. Pembangunan bandara juga mendapat lampu hijau setelah diterbitkannya rekomendasi dari Bupati Buleleng No. 582/Ol/Ekbang tanggal 23 Januari 2017 dan Gubernur Bali terkait pembangunan Bandara Internasional Bali Utara di Buleleng. Rekomendasi bernomor 503/357/TARU-DPUPR tertanggal 24 Januari 2017.

Kepala negara menyerahkan kepada Gubernur Bali untuk menentukan pilihan mengenai pembangunan bandara tersebut. Jika sudah ada kepastian pilihan, Jokowi menyatakan akan dulanjutkan dengan pembangunan. “Nanti kalau Gubernur sudah menentukan pilihan, yang ini baru dilaksanakan. Intinya, untuk pelayanan kepada para turis,” ujarnya.

Gubenur Bali menambahkan sudah ada investor yang siap membangun bandara di Bali Utara. “Terakhir kami sudah mengirimkan surat kepada Presiden pada Oktober 2017, dan Beliau sudah pula menjawab dengan meneruskan permintaan kami tersebut kepada Menteri Perhubungan untuk segera menurunkan penetapan lokasi di laut atau tepi pantai agar pembangunan bisa segera dimulai,” ujar Gubernur.

Hal ini menjadi lebih sejalan lagi setelah Presiden memanggil Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan akhir Januari lalu. Ia mengatakan rencana untuk menggandeng swasta dalam membangun dan mengelola bandara akan segera dikerjakan. “Kita segera akan kerjakan. Semangat kami sudah begitu, akan kami lakukan, jadi swasta bisa hidup,” ujarnya.

Gubernur mengeluarkan Rekomendasi persetujuan untuk rencana lokasi bandara yang nantinya akan dilakukan. Kesesuaian lokasi bandara yang sesuai dengan Pasal 29 Ayat 5 Perda Nomor 6 Tahun 2014 tentang RT/RW Provinsi Bali serta Pergub Bali Nomor 6 Tahun 2014 tentang Sistem Transportasi Nasional pada Tataran Transportasi Wilayah Provinsi Bali.

Menurutnya, proyek bandara ini tidak boleh menggerus sawah produktif. Juga tidak ada penggeseran keberadaan pura-pura, atau situs-situs sejarah di wilayah itu terkait rencana proyek tersebut. Lokasi proyek ini sekitar 19 kilometer arah timur dari Ibu Kota Kabupaten Buleleng di Singaraja.

Warga Buleleng diminta menyiapkan destinasi wisata terbaiknya sekaligus mempersiapkan diri dari sekarang agar bisa bersaing dalam dunia pariwisata sehingga wisatawan akan tertarik untuk datang ke Bali Utara. Selama ini wisatawan hanya tertarik untuk datang di Bali Selatan.

Secara umum, Pulau Bali terbagi menjadi dua wilayah, yakni Bali Selatan dan Bali Utara. Bali terkenal sebagai destinasi wisata favorit bagi wisatawan mancanegara dan dalam negeri. Perekonomian masyarakat Bali naik seiring meningkatnya industri pariwisata di Bali.

Disayangkan gurihnya kue industri pariwisata ini lebih banyak dinikmati masyarakat atau pelaku usaha pariwisata di wilayah Bali Selatan. Padahal, Bali Utara juga memiliki destinasi wisata yang tak kalah bagusnya dengan destinasi wisata yang ada di Bali Selatan.

Sementara itu, Presdir PT Bandara Internasional Bali Utara (BIBU), I Made Mangku menambahkan Bandara ini tidak dibangun di atas daratan, melainkan di atas pantai. “Kemungkinan dibangun di darat sangat kecil. Kami akan bangun di lepas pantai,” kata Presdir PT BIBU, I Made Mangku di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (22/2/2018).

Made menjelaskan, yang menjadi alasan dibangunnya badara itu di lepas pantai, lantaran tidak ada lahan yang memadai. Menurut dia, apabila bandara itu tetap dibangun di darat akan menggusur puluhan pure. “Beberapa lokasi di darat kecil kemungkinannya karena (dengan luas bandara) 600 ha radius, ada 33 pura yang harus dipindah dan ada 21 situs jalan permukiman,” ujar dia.

Lokasi di atas pantai, lanjut dia, memiliki beberapa keuntungan. Selain tidak memakan banyak anggaran untuk pembebasan lahan, pembangunan ini diyakini mampu memberikan lapangan usaha tambahan bagi penduduk sekitar. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Pingoo Restaurant, Nikmati Kuliner Ditemani Pinguin

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Ada yang unik dari Pingoo restaurant yang hadir di area Neo Soho Mall, Jakarta Aquarium. Selain bisa memanjakan lidah dengan menikmati kulier istimewa, juga ditemani hewan salju Pinguin sehingga dapat mengenal lebih dekat dengan hewan yang lucu ini

Keunikan yang dimiliki Pingoo Restaurant yakni dengan adanya Feeding Experience dan Pinguin Exhibit, kandang peraga Pinguin dengan menampilkan enam ekor Pinguin Humbolt berikilim subtropis yang lucu dan menggemaskan dilengkapi dengan lingkungan terkontrol yang menyerupai habitat aslinya.

Keberadaan pinguin didukung oleh fasilitas pengolahan air dengan teknologi UV dan ozone mutakhir dan dirancang khusus agar pinguin dapat bebas berekspresi secara alami seperti di alam habitatnya.

Kandang peragaan yang terdapat baik di Jakarta Aquarium dan Pingoo Restaurant dibuat di atas standar kebun binatang dan akuarium dunia yang dikeluarkan oleh Association of Zoos and Aquariums.

Mengutip dari siaran pers, Kamis (22/02/2018), pinguin di Jakarta Aquarium selalu di monitor 24 jam, mendapat asupan makanan dan suplemen yang cukup, dan di rawat oleh para ahli satwa (kurator) dan dokter hewan yang telah berpengalaman menangani pinguin selama puluhan tahun.

Pingoo Restaurant yang merupakan bagian dari Jakarta Aquarium tergabung dalam Taman Safari Indonesia Group, merupakan salah satu area konservasi satwa dan rekreasi keluarga di Indonesia yang berkerjasama dengan Taman Safari dan Aquaria KLCC Malaysia.

Terdiri dari kekayaan dan keanekaragaman hayati (biodiversity) satwa air dan darat Indonesia. Beragam menu yang disajikan dapat dinikmati sesuai dengan kebutuhan pengunjung dan dengan adanya 3 sajian istimewa (Signature Dish) ala Pingoo Restaurant seperti Pingoo Grill Seafood Platter; Original Dory Fish and Chips; dan Mac and Cheese; serta sajian Signature Dessert Valrhona Chocolate Cake.

Ini menu yang khas dan menggugah selera serta paling diminati pecita kuliner antara lain: Squid Ink Aglio Olio pasta, Spaghetti Vongole, Fish n Chips, Seafood Platter, dan Calamari Ring. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Lokasi Syuting Film Black Panther Jadi Obyek Wisata

this formate

HOLLYWOOD, bisniswisata.co.id: Film aksi petualangan Black Panther yang dirilis pada 16 Februari 2018 dan hingga kini masih diputar di gedung bioskop nasional, ternyata menyisakan pertanyaan besar “Benarkah Wakanda itu nyata? Jika benar, di mana Wakanda berada?”

Komikus Stan Lee dan Jack Kirby, adalah pihak yang harus bertanggung jawab atas terciptanya imaji tentang Wakanda. Negara fiksi yang konon berada di sisi timur benua Afrika itu pertama kali tersebut dalam komik terbitan Marvel pada tahun 1966. Film yang mengusung tema superhero ini disutradarai Ryan Coogler.

Film produksi Marvel Studios bercerita tentang kelanjutan dari film Captain Amerika: Civil War. T’Challa yang diperankan Chadwick Boseman, mengetahui bahwa ayahnya telah meninggal dunia. Sehingga dia memutuskan untuk pulang ke kampung halamannya, yakni Wakanda.

Di Wakanda, T’Challa mewarisi kekuasaan ayahnya untuk menjadi pemimpin. Namun banyak orang yang ingin menjatuhkan kekuasaannya. Termasuk musuh lama yang muncul kembali. Dari situlah keberanian T’Challa menjadi seorang raja dan Black Panther diuji.

Namun, menurut info yang dikutip dari Hello Giggles, berikut adalah beberapa lokasi syuting film Black Panther di dunia nyata yang juga bisa dijadikan destinasi wisata Anda berikutnya:

#. Atlanta, Amerika Serikat

Kebanyakan film produksi Marvel syuting di kawasan ini, tepatnya di sebuah studio film bernama Pinewood. Sebut saja film Ant Man, ‘Captain America: Civil War’, dan yang baru akan dirilis yakni ‘Avengers: Infinity War’. Selain studio Pinewood, ada beberapa objek wisata yang juga bisa dikunjungi seperti World of Coca Cola, Atlanta Botanical Garden, Georgia Aquarium, High Museum of Art, sampai Martin Luther King Jr. National Historical Park.

#. Busan, Korea Selatan

Ingat adegan kejar-kejaran dengan mobil di film Black Panther? Menurut salah satu rumah produksi di Korea Selatan, adegan yang menggunakan sekitar 150 unit mobil itu dilakukan di Busan. Bahkan jika jeli, Anda bisa melihat marka tanah kota Busan dalam film ini, seperti Pantai Gwangalli, Jembatan Gwangan, dan Pasar Jagalchi. Juga ini bukan pertama kalinya ada adegan heboh superhero Marvel melakuka syuting di Korea. Ultron sempat mengunjungi Korea untuk memaksa Dr. Helen Cho bekerja untuknya, dan para Avengers pun sempat bertarung di sana.

#. Air Terjun Iguazu, Argentina

Air terjun sensasional Wakanda ternyata benar-benar ada! Namun, Anda harus menempuh perjalanan perbatasan Argentina dan Brasil untuk melihatnya, tepatnya di Air Terjun Iguazu yang pemandangan sangat cantik jelita. Di sekitarnya, pemandangan hijau berupa hutan hujan tropis masih terjaga dengan baik. Kawasan di sekitar Air Terjun Iguazu memang ditetapkan sebagai kawasan Taman Nasional agar air terjun cantik ini tetap terjaga kondisinya. UNESCO menetapkan Air Terjun Iguazu sebagai salah satu World Heritage List. Keajaiban alam di Iguazu menjadi rumah bagi kurang lebih 2.000 spesies flora dan fauna khas Amerika Latin, seperti Jaguar, Howler Monkeys sampai Buaya Cayman. Air Terjun Iguazu ini sering muncul di dalam film Hollywood juga lho. Iguazu pernah menjadi lokasi syuting film Indiana Jones and the Kingdom of the Crystal Skull di tahun 2008, film Captain America: Civil War (2016).

#. Afrika Selatan, Zambia, dan Uganda

Rumah produksi Marzano Film mengonfirmasi bahwa ada beberapa adegan film ‘Black Panther’ yang diambil di sejumlah kawasan benua Afrika, tepatnya di Afrika Selatan, Zambia, dan Uganda. (NDHYK)

Ruko Tua di Singapura Disulap Jadi Hotel Mewah

this formate

SINGAPURA, bisniswisata.co.id: 8M Real Estate mulai memperkenalkan fase pertama restorasi dari proyek properti konservasi, Ann Siang House, Singapura. Melalui pendekatan gaya hidup yang dinamis, bangunan warisan yang dipugar dengan selera tinggi tersebut, dibuka kembali untuk publik pada Maret 2018 2018.

Ann Siang House ini berisi 20 kamar tamu untuk keperluan akomodasi perkotaan. Para tamu bisa bermalam dengan lama menginap atau length of stay sesuai kebutuhan. Bangunan tua ini berada di daerah kantong pecinan dan hanya sepelemparan batu dari pusat bisnis Singapura.

Ann Siang House awalnya merupakan ruko yang dibangun pada 1920. Setelah direstorasi, terdapat perubahan dan penyesuaian terhadap fasilitas di dalam kamar, area umum baru tambahan, penghijauan, perabot khas dan karya seni, serta visi yang berani untuk menonjolkan façade eksterior.

Façade eksterior ini merupakan potret dari sebuah proses rekonfigurasi yang dipimpin oleh Flo Sander dari iThink. Inspirasinya diambil dari labirin jalan-jalan pecinan dan pemandangan lokal untuk memberikan gaya hidup kota yang elegan namun nyaman.

Properti ini juga diklaim menggabungkan unsur-unsur masa lalu dengan masa kini. Kamar-kamar yang luas menawarkan pemandangan alam dan lingkungan yang menawan.

Interior dirancang dengan perabotan buatan tangan, karya seni eklektik dan bak mandi khusus, dengan beberapa kamar dilengkapi dapur kecil lengkap dengan alat memasak, dan balkon pribadi.

Managing Director 8M Real Estate Ashish Manchharam mengatakan, sangat antusias untuk meluncurkan 20 kamar tahap pertama Ann Siang House. “Kami membayangkan properti ini akan menarik penggemar dunia tech-savvy, dan profesional, terhadap destinasi baru dan memperkaya pengalaman perjalanan bisnis mereka,” kata Manchharam dalam keterangan tertulis, Kamis (22/02/2018).

Selain menawarkan kamar mewah, Ann Siang House juga menyediakan ruang santai yang luas di setiap lantai agar para tamu dapat memanfaatkan perpanjangan waktu mereka untuk bekerja, bersosialisasi dan bersantai.

Untuk menikmati tampilan dan suasana baru Ann Siang House, Anda harus merogoh kantong sekitar 250 dollar Singapura atau setara Rp 2,580 juta untuk kamar deluxe, Rp 3,613 juta untuk kamar executive, dan Rp 4,6 juta untuk tipe suite. “Fase kedua Ann Siang House akan diresmikan pada paruh pertama tahun 2018,” sambungnya. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Abu Gunung Sinabung Lumpuhkan Aktivitas Turis Asing

this formate

ACEH, bisniswisata.co.id: Dampak erupsi Gunung Sinabung juga menerpa kawasan Aceh, tepatnya di Ketambe. Kawasan yang berada di tenggara Aceh itu merupakan lokasi Taman Nasional (TN) Gunung Leuser, yang mendapat sebutan sebagai salah satu paru-paru dunia.

Dilansir dari Antara, Kamis (22/02/2018) erupsi Gunung Sinabung yang kembali terjadi awal minggu ini membuat sebagian wisatawan mancanegara (wisman) yang ada di Ketambe memilih untuk berdiam di penginapan untuk menghindari abu vulkanik. Sehinga melumpuhkan wisatawan untuk menikmati keindahan alam Indonesia.

Namun, sebagaian pelancong asing lainnya memilih pindah lokasi dengan melakukan eksplorasi dataran tinggi di Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, yang berjarak dua jam perjalanan dengan kendaraan bermotor.

“Wisman yang datang banyak dari Eropa dan Amerika. Mereka yang memilih diam di penginapan ingin menghindari dampak abu vulkanik. Tapi sebagian masih ada yang berkegiatan di Blangkejeren,” kata Johan, salah satu pemilik tempat penginapan di Ketambe.

Pun demikian yang dikatakan oleh Ismail, salah satu pemandu wisata di Taman Nasional Gunung Leuser. Ia mengatakan, erupsi Gunung Sinabung membuat wisman menunda kegiatan arung jeram sampai pendakian. “Wisman yang datang ke sini sudah pasti ingin berwisata alam di hutan tropis, jadi erupsi gunung sangat mempengaruhi kegiatan tersebut,” ujar Ismail.

Seperti diketahui, Ketambe berada di kaki Gunung Leuser di wilayah Aceh Tenggara yang merupakan taman nasional karena mempunyai kombinasi flora dan fauna khas hutan hujan dan hutan tropis.

Walau berada di kaki Gunung Leuser, namun Ketambe juga mendapat serbuan abu vulkanis, karena hembusan angin yang cukup kencang saat erupsi Gunung Sinabung, seperti yang dikatakan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Aceh.

Petugas Pengamat Gunung Sinabung Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), M Nurul Saori, mengatakan erupsi pada Senin (19/2) pagi tersebut lebih besar dari erupsi sebelumnya.

Setelah erups pukul 08.53 WIB, Gunung Sinabung mengalami beberapa erupsi susulan meski frekuensinya lebih rendah. Disebabkan letusannya cukup kuat, erupsi pertama tersebut memunculkan semburan awan panas hingga mencapai 5.000 meter lebih. “Alat ukur kita sempat ‘error’ karena cukup tinggi,” kata Nurul.

Nurul lanjut mengatakan, awan yang keluar dalam erupsi tersebut juga menyebar hingga 4,9 kilometer ke arah Selatan dan mencapai 3,5 kilometer ke arah Timur dan Tenggara. Debu vulkanik dari erupsi Gunung Sinabung itu, terpantau terbang ke arah Selatan dan Barat, sesuai arah tiupan angin saat itu.

Taman Nasional Gunung Leuser melintang seluas 1 juta hektare dari Aceh ke Sumatera Utara. Gunung Leuser yang menjadi ikonnya menjulang dalam ketinggian 3.404 meter di atas permukaan laut. Lahan hijau ini ditetapkan sebagai taman nasional sejak tahun 1980.

Orangutan Sumatera, Badak Sumatera, Harimau Sumatera, Gajah Sumatera, Beruang Madu, Siamang, Rangkong Papan, dan Ajag merupakan sejumlah fauna yang dilindungi di kawasan ini. Totalnya, ada 89 fauna langka yang berhabitat di sini.

Aktor Hollywood sekaligus pecinta alam, Leonardo DiCaprio, pernah bertandang ke Taman Nasional Gunung Leuser pada tahun 2016. Ia datang menggunakan helikopter bersama tiga kawannya yang sesama aktor, Adrien Brody dan Fisher Stevens. Tumpangannya mendarat di halaman SMA Negeri I Ketambe.

Saat itu, Leo dan rombongan ingin mengecek fasilitas dan layanan konservasi gajah dan orangutan. Di tengah perjalanan yang disebut direncanakan dengan mendadak, Leo juga sempat bersantai di atas perahu yang berlayar di Sungai Alas. (NDHYK)